RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 31 Maret 2012

TANGISKU TUK ANDRYANTI


Kau laksana embun
Memberi kesegaran pagi
Menghentakkan hati kering
Jiwa yang haus

Kau Bak bidadari
Ayumu menyapa mentari
Hangatmu memberi
Hati yang kelam dan sunyi

Kau terangi lentera hidupku
kau mampu membuka senyumku
Dari lara yang ku derita
Dari kuka yang melekat dihatiku

Andryanti nama yang indah
Seindah purnama dilangit
Yang mampu beri lentera
Dikegelapan malam

Tapi kini kau cabut
Senyum dalam hidupku
Kau beranjak pergi
Tinggalkan luka dihati

Seribu maafku hantarkan
Dengan tetesan air mata
Ku mohon padamu adhek
Jangan pergi dari Rya Raya

♥ Rya Andry Pirzhia Raya ♥
Tegalan, Jawa Tengah
31 March 2012

DIAM


Ku terpuruk dalam lara
Perih menghantam jantungku
Anginpun enggan mendekat
Memberi kesejukan pagi

Ku diam tanpa suara
Walaupun ombak dan karang
Bergemeruh disisi hatiku
Ku diam

Kau pergi bawa ragaku
Meninggalkan rasa resah
Ku bagai tak bernyawa
Dalam keterpurukanku

Ku diam laksana batu
Tak peduli diinjak injak
Tapi tetap kukuh,tegar
Menancap erat dibumi

Dalam diamku memendam
Rasa kecewa akan dikau
Disaat lara merambat dihati
Kau pergi tanpa kata

♥ Rya Andry Pirzhia Raya ♥
Tegalan, Jawa Tengah
31 March 2012
tukmu Andryanti my sister

MELEBIHI BATAS KEWAJARAN


Baiklah,
jika kuakhiri bicara dini,
apakah henti gerak nisbi,
meski malam berganti siang,
bersusun bulan hingga ke tahun,
aku tak yakin,
nyatakan diri,
apalagi setahuku,
tiap kali berlalu cerita baru,
pahammu melebihi batas kewajaran,
bahkan seringkali meluberi fakta,
hingga samar kenyataan awalnya,
yang ada cuma persengketaan,
tak berujung kesepahaman,
sampai kapan kita diamkan,
kerna jika bejana telah penuh,
niscaya luber juga isinya,
meresahkan tiap jengkal jiwa,
sebab tak ada penutup kalimatnya,
siapa diantara kita
patut jadi juru kunci,
agar tak musnah rasa ini......

---oleh Drs Mustahari Sembiring.-------------------------------------------
---Makassar, 31 Maret 2012. catatan diskusi putra fajar.------------

PATAH DIUJUNG CEMBURU


Jika ini alinea penutup,
maka akan kucatat
segenap kesimpulan
atas bait bait yang teranyam,
jauh sebelum sajak kusandingkan,
melebihi syahdunya, pilunya
bahkan melebihi catatan sebelumnya,
sebab kini aku suka,
mestikah kukatakan
bahwa sebening embun kata hatiku,
sejak pertama menyusun kata,
jauh sebelum kalimat tersusun,
bahkan sebelum beradu siang dengan siang,
gema panggilan sudah dikumandangkan,
memenuhi cawan cawan pengembaraan,
meskipun sepanjang jalan kerikil,
lahirkan luka bahkan lara,
tapi kenapa masih saja
malam ketemu malam....
ternyata sengketa itu menyamakan irama,
tak sadar dipatrikannya jiwa
pada berbedanya segala irama,
apalagi rapuhmu luruh,
patah diujung cemburu buta,
mengasumsikan fatamorgana sesungguhnya,
maka runyamlah semua kesimpulan,
padahal tak ada benarnya......

---oleh Drs Mustahari Sembiring.----------------------------------------
---Makassar, 31 Maret 2012. catatan diskusi putra Fajar.-------------

TETAPLAH DISINI



Dik,
mari dekatlah kesisi nurani,
jangan terlalu menjauhi ,
apalagi mau pergi,
tinggalkan kebun belum tersiangi,
tegakah memungkiri janji,
membasuh satu dengan satu,
memulihkan jalan takdir,
tertatih pun rela,
demi setitik cahaya,
yang belum pernah ada,
apalagi singgah disukma.....
Dik,
sekarang kan sudah bertunas,
pohon asa tak lagi meranggas,
setidaknya ,
janji hijaumu adalah terang,
atas malam yang gulitakan jiwa
janganlah pergi,
terbengkalaikan segala karsa,
meranggas nanti batang cemara,
aku tak percaya,
meski kuyakinkan pada sikap,
tapi benarkah kenyataannya....
Dik,
jangan pergi tinggalkan halaman,
sebab tak ada apapun disana,
meski cuma jadi pertanda.....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.--------------------------------
-----Makassar, 31 Maret 2012. Catatan suara jiwa putra Fajar.-

MENGAPA AKU HARUS TAHU


Sore ini,
ada tingkap hati merapuh,
seirama rintik,
ratapannya ,
tiris kepangkuan bumi,
yang juga sepi,
dikunci tanya
yang tak berjawab
diantara kita,
sejak mula

Sore ini,
kusesali diri,
mengapa harus tau,
rincian kerjamu,
jika itu mendukakan jiwa,
tapi terlanjur,
aku sudah tau,
apa lagi yang mau kutanya,
mestinya ada salam santun darimu,
jika kau punya hati,
selama ini....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.-------------------------------
-----Makassar, 31 Maret 2012. Catatan luka putra Fajar.-------

BAHAGIA MU, DAMAIKAN KU


Jika nanti
tawa menjemput memeluk Mu
ingatlah...
aku ada disini turut trsenyum untukmu...
& Bila aku mulai lemah tak kuasa berdiri,
Maka... teruskanlah berjalan
biarkan aku mengayuh dlm sepiku
Lalu peluklah bahagiamu disana
meski tnpaku.....

Hrp Ku
Mg Pertemuan ini jgnlah Lekas Pergi
n mg jg Damai bahgia Sllu
mngiringi langkah
Cita Cinta-Mu.............


Oleh : IVANT JACKO
~ Blora
Reff IJ : 30/03/12

MENTARI KU


maafkan daku,
tiada bisa kita bersua malam ini..
padahal...
aku sangat merinduimu..

Krn....
pagi buta aku tlah bergegas pergi
sementara engkau...
masih bermimpi di peraduan cinta..
seharian sibuk berjibaku dengan tumpukan2 rutinitas
hingga tak sempat ku
memandangmu..

Aku penat,
letih dikerinduan-mu..
srasa ingin ku bercumbu mesra dengan sinarmu
Tapi...
terlanjur senja berlalu
& malam tlah mnjemput

Kini Baru Ku sedari
Trnyata ku tlah lelah
hgga gelaplah sudah Indra Ku,
hanya kerlip lampu
srta kobaran kepul asap rokok d'tangan
yg menerpa kerinduan Ku
pada Mu..

Matahariku.. apakah besok kita kan bersua..?
Jawab ku......
pasti kan ku tunggui kamu
Esok,
Lusa,
nanti & Seterusnya
Hingga terlelap dlm Tidur Panjang KU..........^_*

Oleh : IVANT JACKO
~ Blora
Reff IJ : 30/03/12 (00.06WIB)

BAHAGIA MU, DAMAIKAN KU


maafkan daku,
tiada bisa kita bersua malam ini..
padahal...
aku sangat merinduimu..

Krn....
pagi buta aku tlah bergegas pergi
sementara engkau...
masih bermimpi di peraduan cinta..
seharian sibuk berjibaku dengan tumpukan2 rutinitas
hingga tak sempat ku
memandangmu..

Aku penat,
letih dikerinduan-mu..
srasa ingin ku bercumbu mesra dengan sinarmu
Tapi...
terlanjur senja berlalu
& malam tlah mnjemput

Kini Baru Ku sedari
Trnyata ku tlah lelah
hgga gelaplah sudah Indra Ku,
hanya kerlip lampu
srta kobaran kepul asap rokok d'tangan
yg menerpa kerinduan Ku
pada Mu..

Matahariku.. apakah besok kita kan bersua..?
Jawab ku......
pasti kan ku tunggui kamu
Esok,
Lusa,
nanti & Seterusnya
Hingga terlelap dlm Tidur Panjang KU..........^_*

Oleh : IVANT JACKO
~ Blora
Reff IJ : 30/03/12 (00.06WIB)

ANGIN MALAM


Mlm smkn larut......
Desir anginpun kian trasa.....
Mnerpa tmani jiwa ku yg sepi
Saat ku lepaskan lelah

Mgknkah Egkau rasakan
Sentuhan rasa yg sm dgn ku...??
Krn Ku tk mw lge...
D'bayangi mimpi2 histeri....

Terpuruk ku
Dlm lembah penantian
Terjebak Asa ku yg tak kunjung datang
Harus kah ku
Hempaskan smua angan ku tanpa mu....??
Hrskah kuLepaskan smua crita d'antara kita.....??
Nmun ....
smkin ku coba Trasa smkin dekat saja
bayangan mu.....

Wahai Angin Malam....
Sampaikan lah salam ku tuk'Nya
Bisikanlah sebaris kata sayang ku
& terbangkanlah Mimpi2 ku Pada'Nya...........*_~.........

Oleh : IVANT JACKO
~ Blora : IJ , 30/03/2012 (00.10 WIB)~

JIKA TAKDIR


smula cma kamu yg aq ingnkn,cm kamu yg kuharapkn n kamu kamu dan kamu

tp jln itu penuh rintangan hingga sulit aq mnembus pananya drimu...

kita hnya bsa beucp synk,nmun cinta kita sulit tuk diutarakan

kta hnya bsa mengarapkn sejuta impian nmun knytaaan ta bsa kita dptkn
kmu yg tlh beri aq hidup hnya bsa aq genggam dlm bibir ini dan maaf aq blum bs mlibatkn hati
trmkash bintangku,smga engkau msih mau jdi cahaya kecilku wlau seribu badai dan awn klam mnghimpitmu

slm santun

Oleh : M Pengunduh Sang
Bandung

SAYANG


Dengan cinta kepada mu ... manapun kau berada.
Hatiku Maha mengirim kepadamu.
laut yang luas dan pegunungan tinggi
Memisahkan kau dari ku

Melihat foto-foto mu dan aku
Tampaknya membawa mu menghilang
Tapi mendengar lagu kami sedang dimainkan
Membawa dirimu dekat yang paling.

Aku ingat kita menari untuk lagu itu,
Di bawah bayangan pohon.
Hari itu di taman bersama-sama,
Roh kita berjalan liar dan bebas.

Setiap kali aku merasa suram,
diriku kau tidak bisa tidak tersenyum.
Meskipun tidak berlangsung selamanya,
Setidaknya itu berlangsung untuk sementara waktu.


Oleh : Muhammad Rawindra Syah Khan
Kisaran

SELAMAT ULANG TAHUN, ANAKKU


Segala puji bagi Allah, yang awal tanpa yang awal sebelum-Nya, yang akhir tanpa yang akhir sesudah-Nya. Mahasuci AsmaNya, Mahatampak AnugrahNya.

Ya Allah. Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarganya. Shalawat yang awalnya tidak terbatas, yang batasnya tidak berujung, dan akhirnya tidak berhingga.

Ya Allah. Anugerahkan kepadaku kelangsungan hidup anakku, panjangkan usianya, sehatkan badann...ya, akhlaknya, agamanya, sejahterakan jiwa dan raganya, alirkan rezekinya melalui tanganku, anugerahkan kepadanya kecerdasan akal dan kebeningan hati.

Bantulah aku, mendidiknya, berbuat baik kepadanya dari sisiMu. Jadikan anakku, mendekatiku, menyayangiku, mencintaiku. Jadikan anakku, orang yang baik dan takwa, yang punya pandangan dan pendengaran yang taat kepadaMu, yang mencintai dan setia kepada kekasihMu, Muhammad.

Berikan semua itu dengan petunjuk dan rahmatMu, berikan kepada kami apa yang terbaik di dunia dan akhirat. Amin

Selamat ulang tahun anakku


Oleh : YUNI KURNIATI
Bogor

IZINKAN


Izinkan ku menyentuh
Rasa yang menggetarkan hati
Di sudut ruang hatimu
Di jendela kecil cintamu

Izinkan ku tatap pesonamu
Yang membuat kelu lidah
Tak mampu berkata
Ada detak cinta dihatiku

Izinkan ku ketuk hatimu
Biarkan rasa ku masuk
Di dalam ruang hampa jiwa
Jiwa yang haus asa

Izinkan ku sirami hatimu
Dengan sentuhan lembut cinta
Seputih kasih tulus
Segenap jiwa yang lapang

Izinkan ku peluk bayangmu
Dalam tabir dawai mimpi
Yang menemani sunyi malam
Dalam Sandaran lelahku

Izinkan ku mencintaimu
Walau takkan bisa kumiliki
Rasa asa cintamu
Tercipta bukan untukku

♥ Rya Rezy Aulia Raya ♥
Tegalan, Jawa Tengah
30 Maret 2011

LUKISAN PENGORBANAN


Kukejar,
seluruh kepasrahan kuhaturkan,
abaikan segala dera,
meski kerap meliliti jiwa,
tak kuperdulikan,
azab dan sengsara,
sebab inilah adanya,
sepenuh rasa, karsa dan upaya
disetiap relung asa,
yang aku punya...
tapi mengapa sia sia,
atau memang inilah lukisan,
pada tiap detik pengorbanan,
meski sesungguhnya tak seirama harapan,
sebab segala keputusan,
kembali pada kehendak Pangeran,
diri cuma insan,
menjalankan peran,
dijalan karma kehidupan,
Duh...Pangeran Pemilik Segala Milik,
berilah secercah pengharapan,
agar lentera tetap menyala,
ditengah gelapnya dunia fana....

---oleh Drs Mustahari Sembiring.--------------------------------------
---Makassar, jumat 30 Maret 2012. Catatan lelah putra Fajar.--

Jumat, 30 Maret 2012

KORBAN SIA - SIA


Kemarin malam,
darah mengucur dari kepala,
nanar pandangan mata,
terhuyung huyung,
lalu jatuh terjerembab,
darah merah seorang Perwira Polisi,
ditengah hujan batu dikotaku,
ketika ego jalanan merajalela,
siapa yang diperjuangkan,
siapa korban selanjutnya,
entah bagaimana mesti kulukiskan magna,
tak cukup cuma jawab,
itu resiko tugas,
sebab ketika pulang penuh luka,
anaknya bertanya : Bapak kenapa ?
berbaju abdi negara, jalankan tugas bangsa
tapi berbuah luka,kenapa ?
siapa pelakunya ?
Sang Perwira, tak punya jawabnya,
mulutnya rapat terkunci,tegarkan diri
kenapa kita diadu domba,
kau dan aku adalah kita,
kita semua bersaudara, meski bhinneka
Polisi adalah rakyat,mahasiswa,
bahkan bisa siapa saja.......
tapi kenapa memurkai diri,
membela kepentingan siapakah kita,
dalam kalutnya dunia fana, sementara ....

---oleh Drs Mustahari Sembiring.----------------------------------
---Makassar, 30 Maret 2012. Catatan luka putra Fajar.-------

KESEPAKATAN JIWA


Sepagi ini,
kau suguhkan berita panas,
membakar sukma yang welas,
bahkan aku,
belum sempat sarapan pagi,
diberandaku gelisah,
bertaburan resah tak nyata,
sebab ragumu pun menggantung,
tentang siapa aku, siapa kita
sejak awal, pertengahan hingga diujung rasa,
bukankah sudah jelas semua,
disepakati satu tanda,
agar bahasa tak membias,
agar sikap tak menyekap,
biar tertata rongga disukma,
apa adanya....
Bukankah catatan dilangit nyata,
mana awal lalu kemana ujungnya,
jika hati kita merajuk,
berkatalah selurus telunjuk,
dan sesekali tengoklah jauh kedasar sanubari,
disana ada kejujuran, keikhlasan bahkan rela
sejak semua kita nyatakan......
sejak semula kita iyakan.

---oleh Drs Mustahari Sembiring.-------------------------------------------------
---Makassar, jumat tegang, 30 Maret 2012. Catatan harian putra Fajar .-

SISA WAKTUKU


Kalau kuhitung waktuku,
tinggal beberapa depa dari niatmu,
seperti kukatakan,
kiat seorang petualang,
tabrak lari,
atau sebuah simulasikah ini ?
kukira kau benar,
untuk apa mengeja kata,
esok kau duga lebih bahagia,
bersama lang lang buana,
dinegeri antah berantah,
sumpah, aku lupa
rupanya kuberhadapan dengan jelaga,
apa mau dikata,
hati nurani pun tumpul,
atau bahkan sudah sirna,
lalu kalau sudah demikian,
mari kita duduk manis,
menyerahkan segala cuaca, nuansa
pada sang Ghoib,
akhir perjalanan bianglala....
-----oleh Drs Mustahari Sembiring.-----------------------------------------------
-----Makassar, Jumat malam, 30 Maret 2012. Catatan rahasia putra fajar.---

BELAJAR MEMAAFKAN DIRI SENDIRI


Aku sungguh tak mengerti,
kenapa ada insan sepertimu,
bahkan untuk memaafkan diri sendiri,
kau sudah tak punya waktu,
malah lebih memilih murka,
daripada menata persiapan,
apa yang mau kau bawa,
bekal perjalanan menuju awan,
melebarkan jurang noda,
padahal sekarang saja
tenggelammu sudah tak terukur,
kenapa pula mengejar angin,
kenegeri kepala singa,
mari kubantu menyelesaikan kemurkaan,
mana yang ingin kau remukkan,
awal atau akhir,
sebab manapun pilihanmu,
adalah catatan panjang kelukaan,
memang sekarang kau tegar,
tapi , ingatlah pesanku :
pada titik nadir,
airmatamu tak berakhir,
terus menerus mengalir keulu hati,
hingga kering hati nurani,
takkan lagi kau temui beningnya hati,
meski tempayan berlumut disana sini,
sungguh, hukum keseimbangan harus tergenapi,
pada setiap karma insani.....

---oleh Drs Mustahari Sembiring.--------------------------------------------------
--- Makassar, Jumat malam, 30 Marets 2012. catatan mantra putra Fajar.--

DENYUT NADIKU SIMPANG SIUR


Sejenak,
tolong ukur denyut nadiku,
mengapa iramanya simpang siur,
kadang merah malah seringkali biru,
lalu tekanan darahku,
pasang surut tak beraturan,
pertanda apa pula ini,
separah inikah kisah,
riwayat perbincangan sepihak,
nada-nada yang seirama,
telah rebah rata tanah,
masing-masing dengan kehendak hatinya,
tak perduli lainnya,
melunturkan setiap hikmat,
sepanjang hamparan niat,
malah semakin tak kupahami,
inikah kodrat.....
---oleh Drs Mustahari Sembiring.-----------------------
---Makassar, Jumat malam, 30 Maret 2012. catatan malam putra Fajar.

KENYATAAN


Pahit rasa lidahku
kelu membeku dihati
Jauh ku bawa asaku
Ke syurga ku tempatkan

Perih menyayat jiwaku
Berdarah air mataku
Terbakar api neraka
Ngilu dijantungku

Semua bagai mimpi
Saat kau tampar hatiku
Dengan pengkhianatanmu
Yang mampu buatku terpuruk

Haruskah ku kecap
Rasa sakit yang menghantam
Tak adakah lilin kecil
Yang mampu terangi hati

Pedih nian kenyataan
Bagai tercampakkan
Dari bilur bidadari
Yang ku impikan

♥ Rya Andry Pirzhia Raya ♥
Tegalan, Jawa Tengah
31 March 2013

Pahit rasa lidahku
kelu membeku dihati
Jauh ku bawa asaku
Ke syurga ku tempatkan

Perih menyayat jiwaku
Berdarah air mataku
Terbakar api neraka
Ngilu dijantungku

Semua bagai mimpi
Saat kau tampar hatiku
Dengan pengkhianatanmu
Yang mampu buatku terpuruk

Haruskah ku kecap
Rasa sakit yang menghantam
Tak adakah lilin kecil
Yang mampu terangi hati

Pedih nian kenyataan
Bagai tercampakkan
Dari bilur bidadari
Yang ku impikan

♥ Rya Andry Pirzhia Raya ♥
Tegalan, Jawa Tengah
31 March 2013

MEMELUK REMBULAN DALAM IMPIAN


Diantara serbuk debu malam.
Ketika lafaz rindu tiada tercurah.
Hanyalah gundah membelai jiwa.
Nyanyian sepi lantunkan lagu lara.
Tak ada lagi riak gelombang asmara.
Mendekap bayang semu dalam tirai kepalsuan.
Memeluk rembulan dikala kegelapan.
Tersedar khayal di imaji impian.
Bertepuk sebelah tangan puspa berguguran.
Gerhana luka cinta.

By : zharif
Surabaya

LELAH


Ku berjalan diatas bara
Tanpa alas ku berpijak
Tanpa rasa ku tatap
Sang mentari pagi

Ku tepiskan sgala asa
Ku renggut kecapan alam
Yang berbisik keras
Menampar relung jiwaku

Ku kuatkan mata api
Tuk menaungi kasih
Walau jantung terasa sesak
Ku tetap sinari jalanmu

Taqi kini letih ragaku
Lelah mata hatiku
Tuk tetap menahan senyum
Senyum luka jiwaku

♥ Rya Andry Pirzhia Raya ♥
Tegalan, Jawa Tengah
31 March 2012

Kamis, 29 Maret 2012

KENANGAN KITA


Setelah tertutup pintu harapan.
Dan terlerai ikatan diantara kita.
Mengapa kini harus berjumpa lagi.
Hanya menambah beban derita dalam dada.
Tak perlu lagi bercerita tentang dirimu.
Kutahu kau bahagia bersamanya.
Hapuskan saja kenangan cinta kita.

Oleh : Zharif Vmars Xingeriszeus
Surabaya

??????????


Ketika awan mulai gelap merayap
Saat gelegar halilintar yang datang bersahutan mulai mengusik telingaku
Hawa dinginpun perlahan mulai menusuk kalbu
Suasana itu...kian menambah keresahanku
Mengapa semuanya seolah-olah acuh tak perduli akan diriku yang gundah
Bimbang akan hari esok dan sedih karena jalanku hanya sebatas angan
Meskipun jiwa raga terus kupacu, lahir dan bathin kupaksa menerjang
Sebuah keadaan yang aku dambakan, hinga kini tak kunjung datang
Saat aku berdoa kepada-Mu, berharap menjadi insan yang berguna
Berguna bagi seluruh umat manusia dimuka bumi ini
Dan berharap menjadi pribadi yang sempurna dimata-Mu
Memohon agar kebaikan selalu mendekat kepadaku
Memohon agar dijauhkan dari segala keburukan didunia ini
Tuhan...masihkah Engkau menyimpan rahasia-Mu....???
Sudikah Engakau segera menceritakannya kepadaku...???
Tidak inginkah rahasia-Mu itu kuketahui sekarang, mengapa...???
Terkadang sempat terlintas tanya dalam benakku
Mungkinkah rahasia-Nya memang tidak ada untukku...???
Ketika semangat terus menggebu, rahasia-Mu itu pasti kutemukan
Dan apa yang menjadi kudambaanku, sudah tidak lagi sebatas angan

___Maha Gita___
Curup Bengkulu, 21 Februari 2012. Rengkuhan waktu tanpa batas...

PENANTIAN DALAM SUNYI


Degup hati berdegup sendu
Terpojok di sudut hati yang suram
Terbesit cermin taja...m menghunjam
Menusuk jantung menggores luka

Mendayung hari dalam sulaman rindu
Ukiran kata wakilkan jiwa
Berjejerkan kalam dalam bait
Dalam tautan bimbang dan gelisa

Letih hati dalam penantian
Gemercik hujan basahi bumi qolbhu
Sepi selimuti aliran nadiku
Terpuruk sendiri dalam lamunan

Oleh: Anie Inayah
Subang

AIR MATA PERSAHABATAN


Kawan dngarlah jerit batin yg terasa hampa....
Dmna dia shabat yg dulu slalu ada...
Kemana dia yg dlu slalu brsama....
Ingatkah kawan...
Kala brsama smua terasa indah...
Kala sndiri hidup jadi sunyi....
Saat2 brsama trasa bgtu mahal...

Masih adakah rindu tuk mrawat cnda....
Masih adakah wktu tuk bersua kmbali dalam mwarnai nilai2 kemesrahan....
Ingin brtanya tapi tiada jwaban...
Ingin ttap brdiri tpi harga diri tiada arti...

Biarlah kaki mlangkah dngan sgenap prtanyaan...
Biarlah angin brhembus pngiring sang pngembara...

Berangkat dngan cinta...
Berjalan dngan cinta...
Semoga brkumpul kenbali dngan suasana cinta...
Untuk mu sahabat yg mbenci ku...


By:arief love estha
Depok 2 Tengah, Jawa Barat,

HATI - HATI ADA KEGILAAN


Diluar sana berteriak dengan gaya nya
Sorot mata penuh nafsu ...
Dengan cara nya penuh kegilaan
Mencoba menjerat para wanita

Ternyata ...manusia penuh nafsu durjana
Permainkan wanita dengan kata2 yang tak sewajarnya
Jangan biarkan dia ada disini ...
Agar tidak tercemari ...

Kegilaan nya membabi buta ...
Mencoba terus rayu kaum wanita
Dengan kata2 yang tak pantas
Kami wanita bukan untuk dipermainkan

Mari kita saling menjaga
Harkat dan martabat ...
Jangan lah hancurkan harga diri

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Medan,Sumatera Utara

HARAPAN


Jika kuiringi harimu dg hujan air mataku
Apakah itu kan hentikan langkahmu
Dan kembali membalut luka hatimu
Degan kecup kasih tulusku..

Aku mengharapkan awan
Meneduhi setiap Siangmu
Yang terlewati tanpa adaku
dan pelangi disudut harimu
javascript:void(0)
Karena aku merelakan
Seluruh hatiku tak terganti rapuh
Terus Memeluk..
Cintamu dalam pilu

Oleh : Pelangi Aisyah
Sby 27.3.12

RINDU SYAHDU


Betapa indah bila merasai asmara.
Alangkah syahdu sebuah rindu dibalut setia.
Lagu cinta merdu mengalun dijiwa.
Bila dua hati bersatu puspa semerbak.
Bersemi bunga menjulang harumnya.
Menjadi suatu kenangan
Tiada terlupa.
Sedetikpun tak akan sirna dari ingatan.

By : zharif
Surabaya

KASIH SETIA


Alangkah bahagia hati bila mendapat kekasih setia.
Yang penuh keikhlasan serta sayang.
Lambang cinta nan sejati.
Selembut sutera.
Sejernih embun dini hari.
Seindah pelangi.
Saling padukan satu janji.
Kepuncak mahligai biru.
Betapa indahnya berbunga ditaman impian.

By : zharif
Surabaya

DESAH KALBU UNTUKMU


Aku masih seperti yang dulu
saat pertama kali bertemu
penuh cinta dan berjuta kasih sayang
memandang penuh pesona
memeluk penuh kerinduan
mencium penuh kemesraan

Aku masih sama
duduk memikirkanmu
berjalan menggandengmu
berucap mengikutimu
berhijab bagai bidadarimu

Aku seperti dirimu
menitikkan air mata penyesalan
menangis dalam doa
mengharap akan taqdir
kebersamaan zaujah
ikatlah aku dalam tulisan taqdirmu
agar lelah ini bersandar padamu

Lembaran hatiku
hanya gambaran sisa-sisa jeda pilu
tergurat dengan tinta merah
m a r a h....kegundahan

Dihamparan jingga rona senja
ku simpan rapi sebuah obsesi
itu untuk kau
yang senyum semanis madu surga abadi
sejuk tak terganti

Biarlah air mata ini
mewakili perihnya perpisahan
dan kutelan setulus janjimu
janji menikmati waktu
bersama menautkan jemari
kasih sayang nan sejati
menuju singgasana rumput biru
berbunga cinta
tempat dimana ada
aku dan kau

jika saja bisa kudengar suaramu
mungkin nyawa ini tak semerana merahmu
yang kecewa akan keadaan
tapi mungkin cintamu
tlah menghilang hari demi hari
Biarlah aku tetap disini
berhenti di tempat cintamu bersemi
menunggumu akan setia pada janji
keyakinanku tak tergantikan dengan yang lain
Allah menyaksikan betapa aku menjaga
rasa dan kehormatan ini
sesuai janjiku....
dan semoga Malaikat menangis
memohon pada-Nya
agar pulih kita bersatu lagi
Amin..........

Oleh : CYang Uthy Fatimah

YANG TAK BERUJUNG


Hembusan sang bayu menghantar ku
Dalam peraduan malam ...
Kenapa hati ini harus bergetar .
... Dalam sentuhan lembut nya sang bayu
Mengapa harus merasakan ...
Ketika ku ingin segera menghilang
Dan menjauh dari mu ...
Karena angan dan asa yang ada ..
Hanya lah mimpi yang tak berujung ...

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Medan,Sumatera Utara

DAMAI HATI


Damai hati memeluk qolbhu
Menyiram jiwa melumat rasa...

Kilauan kasih pancarkan... jiwa merona
Nyalakan dengan lantunan Asma_MU...

Wahai...yang menyambung segala patah
Bimbinglah hati ini agar selalu ikhlas ketentuan_Mu...

Wahai...yang menemani semua yang tersendiri
Selamatkan raga ini dari kegelapan kepada terang...

Ya Illahi Robb...
Sungguh...Engkau maha penyantun lagi maha penyayang
Ampunilah hamba_Mu ini dari segala khilaf...

Aaamiin Ya Robb...

Oleh: Anie Inayah
Subang

DEMO BBM


Saudaraku apa yang kita dapat dari hasil Demo,
apakah harga BBM akan turun?
apakah kalian dapat untung?
terus apa penah kita berfikir siapa yang kita rugikan?
boleh saja Demo dan mengeluarkan unek-unek,
tapi pada tempatnya,
pantaskah kita demo di jln raya,
sementara banyak orang yang melintas di jalan itu,
yang tidak punya salah dan masalah dalam kenaikan harga BBM.

-----么Ɩ ℳ么.ℳs-----
-----Makassar 27 Maret 2012-----

KALA MENTARI TENGGELAM


Di barat senja sudah mulai sendu
Di tepi pantai nan sepi ..
Jauh menatap tanpa ujung
Mentari tenggelam tinggalkan ku sendiri

Awan lembayung mulai gelap
Setapak demi setapak kulangkahkan kaki
Menuju jalan tak berujung
Tanpa ada tanda asa yang membentang

Senja segera berakhir ...
Bersama gelap yang segera datang
Angin laut yang berhembus kencang
Membawa hati yang sedang duka .

Hempasan gelombang masih membara
Penuh amarah dan gelisah
Menanti dalam kesepian ..
Menatap sedih dalam kehampaan .

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Medan,Sumatera Utara

LENTERA KEHABISAN DUPA


Tahu kan lampu sentir,
lentera atau dian,
sebutan pada segala ucapan
tapi itulah adanya,
tetap menerangi sekitarnya,
berebutan dengan kelam,
dunia kegelapan rahasia dibalik rahasia
terserah,
dimana kita menempatkannya,
tapi lentera akan tetap menyala,
bila asanya ada,
nampaknya diam tak bergerak,
sebab ia memerlukan dupa,
berilah padanya ketulusan,
setetes teduh dari kejujuran,
agar lentera tetap bersinar,
sebelum dunia kegelapan merampas cahaya,
seperti itulah kini adanya,
jangan desak terus, tembok dibelakangnya....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.--------------------------------------------------
-----Makassar, bersama nyanyian pohon cemara, 27 Maret 2012.------------

MATEMATIKA RASA


Lapisan atmosfir didada lepas,
menipis terkikis,
meski belum habis,
tapi makin tipis,
miris.....

Perkalian matematika disukma,
menyalahi berita,
dipaksa membaca,
tapi hampa,
akhirnya....

Seperti tarik tambang,
membiarkan luka tetap meradang,
atau cuma kiat pialang,
memesan kandang,
lalu terbang....

--oleh Drs mustahari Sembiring.-------------------
--Makassar, ujung kota sunyi, 27 Maret 2012.----

AKU MENYERAH


Kalau kau punya hati,
lihatlah bilik mulai sepi,
daun mulai lunglai,
berjejer tanda tanya,
menggerus segala percaya,
siapa memulai apa,
tapi kenapa tak percaya,
bahasaku telah kering,
sungguh,
kugambar rasa apa adanya,
malah kau suruh aku eja,
sementara perhitungan lama,
belum pernah satupun kutagihkan,
bertumpuk luka diatas luka,
untuk apa selalu dibuka,
kini apa jadinya,
pintamu ringan bagiku,
tapi pernyataanmu biru,
meluluhlantakkan segala rasa, kepasrahan
bahkan melahirkan aksioma,
aku sudah tak percaya diri....
lebih tepatnya,
untuk apa menumpuk luka,
jika ujung jalan buntu semata...
aku menyerah.....

---oleh Drs Mustahari Sembiring.-----------
---Makassar, Batas kota, 27 Maret 2012.---

MARI MENIMBANG RASA


Tidak setuju, tolak
kenaikan BBM tdk relevans,
menyengsarakan rakyat,
tidak berpihak pada rakyat kecil,
BBM naik, harga harga juga naik
tolakkkk, tidak setuju, tidak adil
dimana mana mengacungkan tinju,
jalanan macet seribu waktu,
lalu lintas terpaku, beku
supir angkot hingga pete pete, taksi bahkan metromini
morat marit setoran,
kantong tipis dibawa pulang,
sembako terhambat, harga meningkat
pedagang terhalang, kesempatan melayang..
pelajar terlantar, pegawai terlambat
semua lini lintang pukang,
sembako langka ditempatnya,
pedagang sembunyi pulang,
transportasi buntu disimpul keramaian...
dan semua harga melambung,
kegiatan sosial ekonomi putus sambung,
para pelajar, pegawai, karyawan terperangkap
sampaikah hakekat yang diusung,
sebandingkah BBM naik,
jika harus dibayar dengan bertumpuk kepincangan,
mari menimbang rasa ,
sebab kitalah Panglima negara,
Kedaulatan rakyat diatas segala galanya,
rakyat mana yang kita bela,
jika caranya ANARKIS belaka ?
kenapa menggunakan kaca mata kuda,
bicaralah dengan HATI NURANI,
demi kedamaian negeri ini,
milik kita bersama......
-----oleh Drs Mustahari Sembiring.------------------------
----Makassar, 28 Maret 2012. Catatan putraq Fajar.--

IZINKAN AKU BERTANYA


kalau bukan karena awan,
pastilah hari masih terang,
kalau bukan karena kawan,
pastilah hati sudah meradang

Bukan jalanya yang berliku
tapi nanarnya pandangan mata
bukan watakku untuk menipu
tapi itulah kenyataannya

Jangan ditunggu langit yang biru,
bisa nanti mendung tiba tiba,
jangan ditunggu hambar hatimu,
bisa nanti menyesal akhirnya,

Sejak semula belum ada sampulnya,
kenapa kini disobek semua,
sejak semula belum yakin tujuannya,
kenapa kini dendam membara

---oleh Drs Mustahari Sembiring---------------------------
---Makassar, batas kota sunyi, 27 Maret 2012.--------

Selasa, 27 Maret 2012

TERLINDAS TANPA BALAS


Ketika jarak mulai menenggelamkan ingatan,
rindu adalah pematik yang menghangatkan kenangan,
cinta ini sempurna,
tetapi rindu begitu sederhana,
sesederhana cintaku yang sempurna,
aku ibarat kupu-kupu,
yang terbujur kaku pada lintasan waktu,
terlindas tanpa balas,
tercabik dalam sebuah kubik.

-----么Ɩ ℳ么.ℳs-----
-----Makassar 27 Maret 2012,Catatan cinta Putri Melaci-----

AKULAH PERINDU


Kadang aku merasa rinduku bunga perdu,
membiarkan sarinya terbang ditiup angin,
lalu jatuh di kelopak bunga lain,
tapi harapan hanyalah harapan,
harapan yang mulai membangunkan,
mata seribu bulan,
aku masih naif.........
menganggapmu sebagai berhala,
Di sana,,,,,,,
di ujung jalan tanpa cahaya,
rindu yang buta menemukan rumahnya,
Ya,,,,,,,,,,
akulah perindu,
perindu yang senantiasa menyemat namamu,
disetiap kuncup do'aku,
mungkinkah rindu adalah jalan,
untukku pulang ke pada masa silamku.

-----么Ɩ ℳ么.ℳs-----
-----Makassar 27 Maret 2012-----

LUKA BERUJUNG DO'A



Ketika sajak kian menyederhanakan jarak,
tak terasa waktu luruh mendewasakan rindu,,,,,,
Sebenarnya apa yang sedang kurindukan?
Senja, cuaca seusai hujan, Kau,atau sebuah pertemuan?
Kau tahu sayang,
seperti apa wujud rindu?
Ialah luka yang berujung doa,
lihatlah kekasih........
hatiku tertata ulang senyaman yang kau mau,
karena rindu adalah rasa ingin pulang,
karna tak selamanya rindu menebar jarak pada lengan ini,
bisa saja lewat sepasang mata,
atau mungkin kelak rindu akan membunuh sepi,
dengan caranya sendiri,
sebab raga fana ini tak sanggup mengekalkan.

-----么Ɩ ℳ么.ℳs-----
-----Makassar 27 Maret 2012-----

DESAH KALBU UNTUKMU


Aku masih seperti yang dulu
saat pertama kali bertemu
penuh cinta dan berjuta kasih sayang
memandang penuh pesona
memeluk penuh kerinduan
mencium penuh kemesraan

Aku masih sama
duduk memikirkanmu
berjalan menggandengmu
berucap mengikutimu
berhijab bagai bidadarimu

Aku seperti dirimu
menitikkan air mata penyesalan
menangis dalam doa
mengharap akan taqdir
kebersamaan zaujah
ikatlah aku dalam tulisan taqdirmu
agar lelah ini bersandar padamu

Lembaran hatiku
hanya gambaran sisa-sisa jeda pilu
tergurat dengan tinta merah
m a r a h....kegundahan

Dihamparan jingga rona senja
ku simpan rapi sebuah obsesi
itu untuk kau
yang senyum semanis madu surga abadi
sejuk tak terganti

Biarlah air mata ini
mewakili perihnya perpisahan
dan kutelan setulus janjimu
janji menikmati waktu
bersama menautkan jemari
kasih sayang nan sejati
menuju singgasana rumput biru
berbunga cinta
tempat dimana ada
aku dan kau

jika saja bisa kudengar suaramu
mungkin nyawa ini tak semerana merahmu
yang kecewa akan keadaan
tapi mungkin cintamu
tlah menghilang hari demi hari
Biarlah aku tetap disini
berhenti di tempat cintamu bersemi
menunggumu akan setia pada janji
keyakinanku tak tergantikan dengan yang lain
Allah menyaksikan betapa aku menjaga
rasa dan kehormatan ini
sesuai janjiku....
dan semoga Malaikat menangis
memohon pada-Nya
agar pulih kita bersatu lagi
Amin..........

Oleh : CYang Uthy Fatimah

JANGAN PERGI


Jangan pergi
apalagi dengan sebongkah sunyi,
kerna diri perlukan lentera,
tuk terangi jalannya hati,
jalan panjang tak berujung,
jangan pula kelak tersandung,
sesali diri

Jangan pergi,
membawa segumpal gundah,
semakin jauh semakin resah nanti,
sebab yang dicari,
ada disini,
dibalik bayang bayang keraguan,
karena itulah proses,
mata ujian buat kenaikan,
jangan ditinggalkan terbengkalai,
benahilah yang ada

Jangan pergi,
lebih bijak buka hati,
meletakkan galau, resah bahkan lelah
diberanda hati,
tengadahkan kalbu, lurus kepada NYA
niscaya lukamu dibalur NYA,
lelahmu dihilangkan NYA,
harapanmu diperbahurui NYA...

----oleh Drs Mustahari Sembiring.----------------------
----Makassar, 27 Maret 2012. Catatan khusus putra Fajar.--

KUTERIMA TITIPAN MALAM


Sekarang aku terjaga,
hentakanmu membangunkan mimpiku,
seketika itu juga,
semua telah tiada,sirna
sebab malam mengabarkan hampa,
dititipkannya pada rembulan separuh,
dan dengan saksi bintang,
kuterima jua suguhanmu,
meski dengan terbata bata,
kan kususuri jalan pulang,
hingga tiba digaris awal hadirku,
dikotamu...
Akupun tau sengajamu,
seakan tak pernah singgah
disana...
Meski aku tak suka terjaga,
namun semua mimpi telah sirna,
meninggalkan rongga hampa,
dan semua kesempatanku,
telah kau rampas dengan sepihak,
mematungkan jiwa layaknya pemula,
inikah upah atas ketulusanku,
setelah semua bilik kubuka,
dan kau patahkan kuncinya.....
sebelum pamit, kutitp mantera jiwa
agar kelak Sang Ghoib,
tak membalaskan mata ganti mata....

------oleh Drs Mustahari Sembiring.--------------------------
------Makassar, Bersama rintih cemara, 26 Maret 2012.----
------Serat jiwa luka putra Fajar------------------------------

MENGEJA SUNYI, SEIKAT MIMPI


Terima kasih,
telah mengundangku mengeja sunyi,
diselingi canda sunyi yang sesunyi sunyinya,
bahkan ikhlasmu kubaca putih,
menawarkan perenungan,
dan tak lupa,
seikat mimpi dicahaya sukma,
juga , terima kasih setulusnya
telah mengijinkanku bermimpi,
meski tetap terjaga,
dan aku yakin,
kau pasti tau jawabnya,
dengan segala keterbatasanku,
tak mungkin kujanjikan itu,
ya,...tetaplah jadi rembulan,
setidaknya dalam bait bait mimpiku,
agar bisa kucatat nostalgia,
bahwa aku pernah bermimpi
dan malah berbuah mimpi lagi,
disepanjang tembang yang kau lantunkan,
meski isyaratku,
tetap saja jadi teka teki...
entahlah.....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.------------------------------------
-----Makassar, setelah kuterima pernyataanmu, 26 Maret 2012.---
-----Serat jiwa putra fajar, bagian akhir sebuah catatan.------------

MERAIH MIMPI


Tolong bantu aku,
memilih malam atau siang,
menentukan maju atau mundur,
bersikap tulus atau akal bulus,
berkata apa adanya atau bersandiwara,
tapi putuskanlah secara adil,
agar jangan ada yang terluka....
dan kuharap,
hatiku juga perlu diberi hak seperlunya,
meski cuma sebatas kenang,
sebab meraihmu adalah mimpi,
semakin kukejar ,
malah menjauh kau lari.....
sungguh, tolong bantu aku
menata kata agar santun kalimatnya,
menjaga sikap agar tidak menyakiti,
menyiapkan perbuatan seturut kemauan,
jika boleh,
tanyakan pula pada raut wajahku,
sejuta kata yang tersirat dari jiwa,
taukah sesungguhnya,
ujung kata penutup
sudah disematkan dirongga kalbu,
andai kau tau itu...
asal jangan kau minta
aku relakan kau jadi sesaji Batara kala
jadi, tolonglah aku....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.---------------------------------------
-----Makassar, senin malam, 26 Maret 2012. Serat jiwa putra fajar.---