RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Rabu, 30 Mei 2012

SELIMUT SENJA


Senja yang kau pandangi ....
menanti malam yang pernah ku impikan...
kapan kau singgah, bukan tautan cinta untuk disapa.
disini hati, disini kata...
disini rasa, disini makna.

Kehadiranmu...
kehadiranku...
terkadang membelah suasana menjadi usang,
bukan sapamu yang merayu..
bukan candamu yang tersenyum..

Pandanglah aku...disaat mata berkata,
"ada cinta dimatamu pula"
senyumlah kau...dikala rayu tak lagi malu berkata,
"ada sayang dibibirmu pula"

Tak terasa malamku mulai membelai rindumu,
tak terasa waktuku mulai memeluk bayanganmu,
diantara rasa sekata rasa.
duhai malam-malam rahasiaku...
lukislah kanvas ini...
yang berkisah tentang (selimut cinta)

buat'mu bunda'ku — di Kota Jogyakarta


Oleh : Andy Harry'Art
Yogyakarta

JANJI IBLIS


arwah2 penyesat jiwa merasuki AKAL & JIWA manusia
hanya MAKSIAT yg dilakukannya
manusia berselimut DOSA.....
TERIAK.... dia menjerit tenggelam dlm API NERAKA
kau buat manusia melupakan TUHAN
kau buat manusia lalaikan perintahNYA & membuat sesat jalan mereka
kau lumuri mereka dgn DOSA
kau balut tubuh ini dgn DUSTA
kuberjanji padaMU TUHAN
akan mengirimnya kembali ke NERAKA

oh TUHAN yg MULIA
terangilah jalan hidupku
berikan pertolonganMU
berikan cahayaMU dalam HIDUPku...


Oleh : John Rudy Beller DeathmetalSangiblieztlakhnat
Tegal

KECEWA



Apa Kª♍υ tw sakit ini teramat menyayat..
Apa Kª♍υ tw betapa ∂ķΰ sangat kecewa,Kª♍υ ngancurin smua kepercayaan ∂ķΰ ...
Saat ini ku terluka dengan ulah mu.
Haruskah ∂ķΰ memberi mu kesempatan ke2.
Satu y9 kupinta jagn sia2 kan kepercayaan qu dan jangn buat ∂ķΰ kecewa...

Oleh : Muti Tiara
Jakarta

NOSTALGIA YANG SIA SIA


aku pernah menengok di kedangkalan sloki
aromanya semerbak membius diri
mata menyipit agak meram ,
... tapi hati berapi api

aku pandang juga setan setan mengelilingi
melingkar rapi bagai ditengah tersaji hidangan kenduri
wajah mereka terlihat penceng tak sama sisi

aku angkat tinggi tinggi sloki untuk penghormatan

" Sekarang waktunya , kuminum ."

sambil kucolek setan sebelah kananku

" I 'm he man ... , glegek glegek ."

terlewatlah sudah kesia siaan nikmat
hingga hari esok mencibir perbuatan langnat
sesat harusnya terjadi sesaat dan perlu menjadi taat
sekarang lebih baik selalu diingat agar senantiasa tak terulang bejat

Oleh : Deky Budi
Surabaya

IMPIAN SEORANG PRAJURIT


Kau bagai bulan…
Bersinar terangi gelap malam…
Terlihat oleh mataku tanpa penghalang…
Namun kau sulit tergapaikan…
Tapi aku pasti bertahan…
Karena kau tlah memberiku harapan…
Akan cintamu yang hampir mustahil tergapaikan…
Meski ku tahu tak semudah itu tuk menggapaimu...
Karena yang inginkan kau bukan hanya aku…
Engkau PUTRI RAJA yang didamba…
Banyak PANGERAN dan KESATRIA yang mencoba menggapaimu…
Sedangkan aku hanya PRAJURIT tak bernama bagimu…
Ya… Aku memang PRAJURIT tak bernama…
Tak sekuat KESATRIA…
Tak semenawan PANGERAN…
....HANYA SEORANG PEMIMPI DENGAN SEPENGGAL PUISI SAJA...
Namun aku pasti menunggumu…
Menunggu jawaban dari cintaku…

Oleh : Muhammad Toyyib
Bayuates,Jawa Timur

GREATEST LOVE


You bring me laughter when I'm down,
Always there to lift my frown...
You hold me tight when I'm cold,
You'll stand by me till I grow old...
Loving me like no other,
Gentle and sweet just like a mother...

Your love is pure forever true,
Inside my heart is a place for you...
The touch of your lips against my skin,
Softness so smooth brushing along my chin...
Words of compassion forever sweet,
How ever was I so lucky to have meet...

My dearest love I hold so dear,
For never do I have to fear...
Honest and truthful in loving me,
Always and forever it is she...
The woman I love and have given my heart,
To live this life and never depart...

A beauty I found upon thee eye,
Captured my heart and I chose to be by...
Her side through good times and
the bad,
To comfort and love her even when
she's sad...
She is my life she is my love,
She is the greatest gift from up
above...

Oleh : Muhammad Toyyib
Bayuates,Jawa Timur

BAYANG - BAYANG MASA LALU


Dik,
kenapa kau begitu yakin
padahal kemarin,
begitu rapi tertata agenda diri,
malah aku sama sekali tak mengerti,
ketika sudut ketemu sudut,
kau tarik garis melingkar,
panjang sekali,
hingga kedasar sanubari,
jika begitu,
apa mungkin Tuhan dan kita silang sengketa ?,
katanya kita segambar dengan NYA !?
coba sekarang
lengkungkan sanubari,
terus tanyakan pada langit,
dimana garis meridian berhenti ?!,
kalau kau percaya,
kita berada disana,
entah sudah berapa lama,
tapi, apa kita perduli ??
tidak dik, kita bahkan acuh tak acuh......
hingga akhirnya senja tiba,
bayang - bayang itu menyatu dengan asanya....
-----oleh Drs Mustahari Sembiring.------------------------------------------
-----Makassar, Selasa pekat, 30 Mei 2012. Catatan bathin putra Fajar.--

TERBENGKALAI


Maka akupun terbengkalai,
pada adonan semusim,
karena koki kesiangan,
menyajikan menu,
sedangkan meja sudah penuh,
bahkan antrian
mengukir baris didada,
bagaimana mungkin terjadi
jika pagi ini
tak satupun pasar tergelar,
para pedagang alih olah,
memunguti diri sendiri,
mengikuti naluri,
masing - masing memegang tropy,
kemenangan atas mimpi,
tapi aku terlanjur bangun,
sebelum mimpi tuntas,
sungguh menyedihkan,
bahkan tragis,
cuma setengah jadi,
beginikah akhirnya,
pencarian jati diri,
pupus dibatang hari,
sendiri.......
------oleh Drs Mustahari Sembiring.----------------------------------
------Makassar, Selasa 30 Mei 2012. Catatan harian Putra Fajar.--

SAHARA


Senja yang tersisa satu kenangan.
Dikala melantun nada lara.
Setelah ditinggalkan pergi.
Tiada kembali lagi.
Berasmara dilautan empedu.
Pahit membelai kalbu.
Sahara terdiam tanpa cahaya.
Hanya menatap impian hampa.
Bertabur bunga kekeringan.
Berairmata duka membasah jiwa.
Tersedu dibawah bayang luka.

By : zharif
Surabaya

Senin, 28 Mei 2012

IBUKU SAYANG...!!!


Bertahun-tahun ibu mengasuhku.
Bertahun-tahun pula aku tak
berterimakasih.
Aku telah lupa akan jasa ibuku.
Aku telah lupa semua dosaku
pada ibu.
Kutahu Ibu,
тanganmu tak pernah lepas
berharap untukku,
dalam setiap doa yang kau
panjatkan.
Senyummu selalu menyapa,
dalam setiap kata cinta yang
keluar dari lisanmu.
Mata hatimu selalu terjaga dalam
setiap derapku.
Ibu,
Sembilan bulan engkau berjuang
mengandungku,
Engkau bertaruh nyawa
melahirkanku.
Perjuanganmu sungguh berat,
Maafkan aku,
Aku tak pernah berterimakasih
atas jasamu.
Andai aku bisa Ibu,
Kan kubalas seganap cinta dan
kasihmu.
Andai aku mampu Ibu,
Akan kupersembahkan seterang
kilauanmu
Sehangat dekapanmu, Setulus
kasihmu,
dan Sebijak Nasehatmu
Ibu,
Maafkan anakmu ini yang banyak
berdosa padamu.
Sekarang, Aku akan
Berterimakasih padamu
Atas segala jasa yang takkan bisa
aku balas sampai kapanpun
aku selalu sayang pada mu..."ibu...???

by:deep....
Tanjungbalai,Sumatera Utara

CINTA TIDAK MERUBAH SEGALANYA


Kita lahir dengan dua mata di depan wajah kita, kerana kita tidak boleh selalu melihat ke belakang. Tapi pandanglah semua itu ke depan, pandanglah masa depan kita.

Kita dilahirkan dengan 2 buah telinga di kanan dan di kiri, supaya kita dapat mendengarkan semuanya dari dua buah sisi. Untuk berupaya mengumpulkan pujian dan kritikan dan memilih mana yang benar dan mana yang salah.

Kita lahir dengan... otak di dalam tengkorak kepala kita. Sehingga tidak peduli semiskin mana pun kita, kita tetap kaya. Kerana tidak akan ada seorang pun yang dapat mencuri otak kita, fikiran kita dan idea kita. Dan apa yang anda fikirkan dalam otak anda jauh lebih berharga daripada emas dan perhiasan.

Kita lahir dengan 2 mata dan 2 telinga, tapi kita hanya diberi 1 buah mulut. Kerana mulut adalah senjata yang sangat tajam, mulut bisa menyakiti, bisa membunuh, bisa menggoda, dan banyak hal lainnya yang tidak menyenangkan. Sehingga ingatlah bicara sesedikit mungkin tapi lihat dan dengarlah sebanyak-banyaknya.

Kita lahir hanya dengan 1 hati jauh di dalam diri kita. Mengingatkan kita pada penghargaan dan pemberian cinta diharapkan berasal dari hati kita yang paling dalam. Belajar untuk mencintai dan menikmati betapa kita dicintai tapi jangan pernah mengharapkan orang lain untuk mencintai kita seperti kita mencintai dia.

Berilah cinta tanpa meminta balasan dan kita akan menemui cinta yang jauh lebih indah.

Oleh : Gusti Winarni
Tanjungbalai,Sumatera Utara

DI PERSIMPANGAN HARAPAN


saat ini aku adalah orang yang paling bahagia
tapi disatu sisi
aku merasa semakin melaju kejalan yang lebih jauh
jalan yang tak bertepi

tuntun aku untuk menuju jalan yang semakin jauh ini

Oleh : Chinatsu Aishiteru Ichisake (Intan Bayzura)
Tanjungbalai,Sumatera Utara

SEPENGGAL CINTA LUKA


aku pernah mencintai rinai rambut dibalik kerudung
tapi itu sudah lama berlalu
ia telah meninggalkanku disebuah tambatan bimbang
yang tak pernah terang , walau terlihat benderang oleh lampu penerang

sajak tak pernah menyempatkan aku untuk mengajak
menggandengmu menyelami lautan kehidupan nyata
puisi juga tak pernah mengajarkanku mencaci
meskipun kau telah tega meninggalkanku di ujung rindu pilu
setelah apa yang kau perbuat , otakku terasa beku membatu

aku gundah meneriakkan riang dihadapan seorang tercinta yang tenang
badai puting beliung telah mencabut akar pilar pilar dari hati yang gersang
menyergapku , menindihku hingga merah dada ini
demi meraih sebuah nama bersama syair puja puji
semua syair terasa nyinyir , lahir karena tak terpikir

dikedalaman ruang hampapun aku kedinginan
tak bertegur sapa dan tak berbalas kata
hanya menyisakan pantun , penggugah rasa sepi yang santun

cintaku kau anggap sepenggal dusta
oleh perasaan mati putihmu semerbak wangi melati
hingga mereka senang aku terjerembab diruang lembab
lalu mereka mencemooh ," Emang gua pikirin , loe dicuekin ."


Oleh : DEKY BUDI
Surabaya

TANGAN - TANGAN IBLIS


rayap2 iblis menyebar dipenjuru dunia
menyerang beringas menghasut antara manusia
manusia2 yg berkuasa
manusia2 yg bertahta
manusia2 yg perkasa
&
manusia2 gila.....
dunia semakin gelisah
jerit manusia kian meng iba
dunia bagai neraka
azab manusia kan tiba
jelas... dunia diambang jurang malapetaka....!!!!!!

Oleh : John Rudy Beller DeathmetalSangiblieztlakhnat
Tegal

KUPINJAM CATATAN BATHINMU ( serat jiwa untuk Sahabatku IRDAHAYATI)


Sahabat,
jika kupinjam catatan bathin
... dari kepustakaan sanubarimu,
maukah kau
membisikkan cara,
hingga tabahmu melampaui nuansa,
meskipun senja mulai tiba,
kubaca senyummu tetap manis,
padahal pun aku tau,
hatimu menangis,
jiwamu teriris,
laramu berlapis-lapis,
malah kusebut tragis...
duh sahabat,
sungguh, aku malu pada langit
sebab kecengenganku
bagai bocah tak diberi gula gula,
mutung kasarung, mogok bicara
cuma karena tarian erotis dunia
tak sejalan kata hati,
cuma karena sistem lari dari relnya,
aku sudah berteriak selantang sangkakala,
padahal aku lebih banyak diberi nikmat,
bahkan dilengkapi dengan hakikat,
yang tak pernah bisa kau dapat...
duh sahabat,
maukah kau mengajari ketamakanku,
setidaknya, agar bisa kuberi hormat
atas tabahmu menjalani kehidupan,
meski apapun tak kau miliki,
kerna semuanya direnggutkan dari pelukanmu,
ya, ajari aku sahabat
agar bisa aku bersyukur,
menjalani hidup apa adanya.....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.-------------------------------------------
-----Makassar, Minggu Sunyi, 24 Mei 2012. Catatan Bathin putra Fajar.---

MALAM YANG SUNYI


"...Denting denting yang berbunyi
berbunyi di malam yang sunyi
di dinding kamarku
ku tatap foto foto mu

sadarkan diriku dari lamunan panjang
karena terlelap dari cinta yang bergadang
tak terasa malam kini semakin larut
aku terus hanyut di dalam cinta yang lembut

ku masih terjaga dari lamunan cinta
terasa seperti surga walau masih di dunia
sayang kau di mana aku ingin bersama
jangan biarkan ku sendiri dalam asmara membara.."

by : deep..
Tanjungbalai,Sumatera Utara

KESEDIHAN


Waktu yang mempertemukan kita
Waktu juga yang memisahkan kita,
Diakhir perjumpaan kita
air mata tak bisa terbendung
tetes demi tetes air mata jatuh dipipi

Telah banyak yang kita alami bersama
dalam keadaan suka maupun duka,
tetapi perpisahan ini seakan
mengubur semua itu

Akankah kita akan bertemu lagi?
Atau ini yang terakhir,
hatiku tergores kesedihan
yang amat dalam

Akankah kau mengenang
semua yang kita lewati bersama
atau hanya akan
hilang di sapu ombak

Oleh ; Gusti Winarni
Tanjungbalai,Sumatera Utara

KESEDIHAN


Waktu yang mempertemukan kita
Waktu juga yang memisahkan kita,
Diakhir perjumpaan kita
... air mata tak bisa terbendung
tetes demi tetes air mata jatuh dipipi

Telah banyak yang kita alami bersama
dalam keadaan suka maupun duka,
tetapi perpisahan ini seakan
mengubur semua itu

Akankah kita akan bertemu lagi?
Atau ini yang terakhir,
hatiku tergores kesedihan
yang amat dalam

Akankah kau mengenang
semua yang kita lewati bersama
atau hanya akan
hilang di sapu ombak

Oleh ; Gusti Winarni
Tanjungbalai,Sumatera Utara

Jumat, 25 Mei 2012

SETETES TINTA


Bukan hanya sekedar goresan kata
Yg dpt mengungkapkan sebuah cinta
Menumpahkn sgla rsa dlm dada

Tinta...
Jg bkn hanya coretan belaka
Yg dpt melukiskn jg mnggambarkan
Sgala makhluk yg beraneka, kreasi Sang Pencipta

Namun...
Setetes tinta...
Bagi kami Sang Pekerja Seni
Dpt menciptakn sebuah pedang tajam
Dgn cumbuan beribu aksara kata penuh makna
Yg dpt mngoyak demokrasi yg mendekam
Membuka ribuan luka
Luka dri sebuah dunia, jwbn dri sebuah cerita, hrapn dri beribu cita-cita

Wahai penguasa...
Bgitu nyamankah kau di ats sana??
Sehingga kau sprti buta dan lupa
Pada kami rakyat jelata
Yg membuatkan mu singgasana dan mletakkan mu d atas nya....

Oleh : Alie Pratama Rezpector

SAAT KAU TIADA


Di kheningan mlm
Di sejukny embun pagi
Di tengah rintik hujan
Aku selalu terkenang dri mu....

Drimu...
Sosok terhebat dlm hidup q...
Sang pemimpin d jln q...
Penuh kharisma dn pemikiran yg tajam...
Sang pencerah di setiap langkah..

Kau...
Juga yg tak pernh lelah
Mmncari sulitny nafkah
Demi keluarga yg kau sayangi...

Serta yg bgitu tak dpt q lupakan
Semua nasihat mahal mu
Ribuan kata penuh mutiara
Yg slalu terucap khusus bwt q

Kini....
Aq hanya dpt terdiam seribu bahasa
memandangi pusara penuh kenanga
Di temani seonggok kamboja tua
Tak dpt lg q jatuhkan air mata
Hanya do'a yg dpt q berikan
Bagi q ayah tercinta...
Kau slalu d hati q slamanya...

Oleh : Alie Pratama Rezpector

SENANDUNG HATI NURANI


Dek,
sesungguhnya tak ingin kuurai lelah,
apalagi menjabarkan duka lara dan perihnya jiwa,
meskipun bergetaran tulang dan nadiku,
menahankan semua itu,
biarlah kusimpan laksana kodrat,
kujalani sebagai wasiat,
kuterima jadi amanat,
tapi sejalan usia,
ada sisi yang gelap terus merambat,
memuncak dikeseharian waktu,
saat kutemukan diri hampa,
sebab cerai berainya ikatan sanubari,
tarian kepongahan yang dilakonkan,
mabuk kepayang sedarahku,
melampaui alur pikiran sederhanaku,
ketika semua jadi fana,
sebab kemilau harta dunia,
merentas habis kesabaranku diujung waktu,
lalu beribu tanya
mengambang diangkasa jiwa,
beginikah ujung perjuangan,
melata-lata dari dusun kelahiran,
membelah negeri bertaruh nyawa,
sama sekali aku lupa berbenah,
apalagi menyiapkan lumbung padi,
sebab bagiku,
kalianlah harta tak ternilai,
sudah kurelakan tak berbaju zirah,
demi sedarah dan cinta kasihku pada kalian,
hingga kini senja pun tiba,
kutemukan diri bagaikan insan yang papa,
maka inilah senandungku,
barangkali sumbang nadanya, fals melodinya,
tapi kusuarakan dari kalbu terdalam.......


-----oleh Drs Mustahari Sembiring---------------------------------------------------------
-----Ruang kerjaku, Makassar, Jumat sunyi, 25 Mei 2012.catatan poutra Fajar--

MENYIMAK HARGA DIRI


Akupun tidak percaya,
jika kaki masih menjejak bara,
padahal sejak mula bersumpah
tak kan menoleh
apalagi untuk kembali,
menyapa diri,
sebab yakin akan jalan tersurat,
padahal hati semakin berkarat,
lalu
hinakah kembali ?
pantangkah menyimak harga diri ?
meski semua berkata
sungsang jalan kelaziman,
tapi hati pasti tak pernah berdusta !
mengapa menyiksa diri,
bertahan diharga mati,
jika hampa dipenghujung semuanya ?
padahal ujung segalanya,
hakikat jerih payah dan pengorbanan segalanya
adalah bunga bermekaran dihati,
apapun bentuknya...
bagaimanapun aromanya,
cuma sanubari yang mengerti......
kuterima syaratmu, kumaklumi harkatmu
kunanti hingga batas keberadaanku....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.------------------------------------------------------
----- Ruang Kerjaklu, Jumat jelang magrib, 25 Mei 2012. Catatn putra Fajar.--

BADAI ITU TELAH BERLALU


Tidak pernah terpikirkan
Apalagi merencanakan
Semua terjadi begitu cepat nya
Hantaman dari gelombann dan badai
Hampir tak mampu ku bertahan

Penuh dengan derai airmata
Tak tau lagi harus berbuat apa
Namun kasih sayang Allah sunguh tak berbatas
Ditengah hantaman badai masih ada cinta Ilahi ya Rabbi

Kini badai itu telah berlalu
Dengan lemah lunglai ku coba bangkit
Memberi semangat pada anak-anak
Bahwa masih ada kasih dan cinta Ilahi ..

Alhamdulilah ya Allah ...
Mudah2an diriku bisa bangkit kembali .
Menata ulang apa yang telah hancur

Oleh : Dyang Uthy Sinta
Medan,Sumatera Utara

DIA


Q tidak tahu apa yang q mau,tp aku begitu rindu kasih sayangmu,cintamu,tatapan mesra matamu.aku rindu kehangatan dalam kebersamaan.suka dan duka,tawa n canda.AKu begitu rindu dengan semua itu.Dimanakah cintaku sekarang??aku sendiri merasakan kesunyian hatiku.Y ALLAH bukan aku lupa akan kasih sayangMU,aku sadar begitu besar kasih sayang yang ENGKAU limpahkan padaku..tp aku rindu kehadirannya yang bisa menemani n mengisi hari-hariq dg cinta n kasih sayangnya.

Oleh : Dwi Kristin
Surabaya

Kamis, 24 Mei 2012

KITA SEMUA MERASAKANNYA (TRAGEDI PESAWAT SUKHOI)


Kita Tak Akan Pernah Tau
Rencana Sang Kuasa
Kita Juga Tak Akan Pernah Tau
Apa Yang Telah Digariskan-Nya
Sebuah Rencana Untuk Ciptaan-Nya
Hanya Ujian Untuk Sebuah Kehidupan
Dia Yang Telah Menciptakan
Maka Dia Pula Yang Akan Merenggutnya
Cinta Dari Kami Semua
Akan Tetap Ada
Doa Kami
Akan Tetap Terpelihara
Sebagai Modal Kalian Untuk Sang Maha Pencipta
Ayah Dan Ibu Telah Meninggalkan Anak Dan Orang Tercinta
Sahabat Telah Pergi Meninggalkan Sahabatnya
Yakinlah..Wahai Saudara..
Kita Akan Tetap Bisa Bersama Mereka
Karena Kita Semua Merasakannya..

oleh : Qie Qoek
Tanjungbalai,Sumatera Utara

MEMBURU MENTARI


Dimanakah rindu dibatas tabir sunyi.
Dalam memburu mentari yang jauh.
Menggenggam bayu disimpan dalam nyanyian.
Terasa langkah makin laju.
Mengalir airmata dikala sepi.
Tertumpah lara dikamus sejarah.

By : zharif
Surabaya

MUTIARA DO'A


Tuhan
∂ķΰ ingin hidup lebih lama Lªğĭĭ ...
∂ķΰ ingin melihat keindahn dunia ini lebih lama...
Tuhan tolong ∂ķΰ ,bntu ∂ķΰ
Karena nikmat sehatmu y9 kuinginkn...

Oleh : Muti Tiara
Jakatra

JANGAN LUPA


jangan lupa pada teman
jangan lupa pada keluarga
jangan lupa pada tuhan
jangan lupa pada bumi
jangan lupa pada langit
yang selalu ada untuk kita.

cyp...

Oleh : Chairul Younks Panjaitan
Tanjungbalai,Sumatera Utara

KETIKA CINTA TAK LAGI


Hadirmu buatku tabah tuk jalani semua derita .
Senyum mu tenangkan dunia yang ku anggap tragis .
Indah cinta mu buatku terbuai .

Ingatkah kamu?
Ketika dua bintang kita jadikan satu .
Ketika buruk menjadi indah .
Ketika Dosa menjadi satu kata cinta?
Hingga ku rasa jenuh dan mengakhiri .

Mengapa selalu seperti ini?
Karna mungkin cinta tak pnah bisa memihak satu diantara kita .
Mungkin takdir berkata lain dengan impian .
Bukan karna aku tak mengerti,
atau kamu, atau kita juga tak mau mengerti .
Hanya saja,

arght ! :@
Jangan salahkan atas perasaan yang terlanjur terambang .
Jangan salahkan atas perpisahan berkedok penghianatan .
Jika memang ini sebuah keputusan .
Bukan kamu, atau aku, begitu juga kita yang salah .
Tapi yang salah itu cinta kita .
Tapi kenapa cinta harus salah?
Karna cinta ku dan cinta mu, tidaklah benar :)

Oleh : Gusti Winarni
Tanjungbalai,Sumatera Utara

HAI, KAMU....


Tersenyumlah pada orang yang bicara tak nyaman di dengar di depanmu, karena dia sedang mengatakan kekurangan dan kebodohanya..
dan sangat berhati-hatilah kepada orang yang bicara indah dan manis di depanmu, apalagi memujimu, karena dia sedang berusaha menguasaimu....

Oleh : Gusti Winarni
Tanjungbalai,Sumatera Utara

TERTUTUPNYA RASA RAHASIA



selalu ada yang marah dan emosi dengan segala situasi
dan nyamuk nyamuk yang rapat diatas kepalaku
aku perhatikan tak ada kata sepakat tuk saling mengikat
bahkan suratan tangan akan menemui jalan buntu depan jurang
di akhir kisah merasa gelisah
dengan kenyataan tak seperti permintaan
perwujudan asa yang belum juga terasa

mengenai seorang gadis berkaca mata
dan senyumnya yang menawan
membuatku membumbung di awan khayal
seseorang yang tak terlupakan namanya

lalu kulupakan semua kenangan
tentang rasa rahasia
yang membuatku mabuk akan mimpi mimpi menjejali keindahan
hingga kuterbangun karena siuman

kini aku berdiri tuk segera kembali mengabdi
meramaikan dunia dengan segala karya bhakti
tulus seperti rasa rahasiaku yang telah terpeti

Oleh : DEKY BUDI
Surabaya

SEKERING HATI SEMENJAK DITINGGAL KEKASIH


binar suka tlah tega meninggalkan pandangan
hari hari lambat laun menjadi labil
yang tersisa hanya desiran dosa dosa
hingga otak serasa membeku dan tanganpun menjadi lunglai
menyelami hidup yang semakin redup

" Apakah kamu terpingsan dalam kelana era menjemu ? "

melihat gunung gunung tak lagi menghijau
suara cengkerik tak lagi menjadi daya tarik
malah membuat bising serasa asing
kau lihat air terjun yang dulu deras airnya
sekarang tak ada airnya yang berani menampakkan diri
hanya dipenuhi bebatuan padas bersusun

dan sungai sungai yang dulu dapat dilalui perahu
sekarang kering seperti hatimu
semenjak sepeninggal kekasih
kekasih yang entah kemana pergi

Oleh : DEKY BUDI
Surabaya

Selasa, 22 Mei 2012

MUTIARA


Puisi cinta yang dihalaman bercahaya indah.
Kesucian serta kesetiaanmu bagai mutiara.
Memancar terang dari hatimu.
Dalam bersahaja terselip pesona yang terindah.
Teringat selalu seraut wajah.

By : zharif
Surabaya

HIDUP


setulus ucapan yg jujur dan santun....
membuat keyakinan berpaling dan terhipnotis...

jangan ada lagi sandiwara...
biarlah semua bermain dan merekayasa...
sempurnakan diri kita dengan apa adanya...

jangan Dusta...
karena semua akan berbalik...
tak semua yg didengar dan diliat itu benar...
ikuti hati... positif!

jangan merasa tak hidup karena dibebani kekurangan harta....

jangan ada lagi kebohongan...

hadapi semua dengan logika...

jujurlah,,..
sopanlah....
santunlah....
berbagilah,....

yakinlah...
niscaya hati merasa paling kaya dan tentram.....

Oleh : Kartini Mouuts Ajjch
Kisaran,Sumatera Utara

KUNCI KEHIDUPAN


Kuingin jawaban,
atas misteri yang tergelar,
sepanjang jalur tarikan nafas,
meski aku tau,
langkahku terseok seok,
sungguhpun senantiasa fajar,
menyibakkan kebimbangan tak berkeputusan,
tapi raguku berkesinambungan,
ketika tandatanya bertubi tubi meradang,
maka nafas pendekku terhadang,
terapung apung laksana kiambang,
jawablah wahai Pemilik Semesta,
mengapa kuncup bunga tak kembang,
mengapa layu putik tak ranum,
akukah yang menyebabkanya,
atau riwayatlah yang harus kuturutkan....
berilah anak kunci kehidupan,
biar kubuka jalan kepasrahan,
inilah aku
duhai Penguasa Alam....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.-------------------------------
-----Pondok Bambu Batas, Jkt Timur, Minggu 20 Mei 2012.---

HARI - HARI YANG HILANG


Aku menangis,
meratapi hari hari yang hilang,
biarpun
sudah kucoba punguti lalai,
masih saja berceceran tiang waktu,
tak mungkin kususun serapi dulu,
itu pula sesalku,
mengapa kudiamkan tantangan,
padahal semua orang melakukan,
kenapa kubiarkan godaan,
padahal semua orang menikmatinya...
sekarang aku menangis,
meratapi senjaku pergi,
sedang bekalku sedikit sekali,
apa aku berani tinggalkan dunia ini,
dengan bekal cuma seperti saat ini,
sungguh aku menangis,
kehabisan waktu sia sia,
sekarang aku cuma berharap,
Penguasa Waktu masih bermurah hati,
memberiku bonus atau kemurahan hati,
agar nafas ini masih berdegub,
supaya bisa kubayar hutang duniawi,
merajut bekal didunia hakiki..
bantulah aku ya Penguasa Hati,
agar ratapanku tak hilang pupus arti,
agar air mata jadi sungai,
berlayarlah aku kenegri impian.....


-----oleh Drs Mustahari Sembiring.---------------------------------
------Pondok Bambu Batas, Jkt Timur. Minggu. 20 Mei 2012.-----

PUASKANLAH HATIMU


Belum puaskah merajam kalbu,
hingga tega menguliti raga,
memamerkan syahdunya
kemesraan sejoli
menabur racun dilaga,
padahal kuyakin,
darahmu merah saga juga,
tidakkah ada jejak iba,
tertanam sepanjang nostalgia,
haruskah merobek hari,
jika tak ada yang disengketakan,
jika kau belum puas,
tebas saja batang pohonnya,
agar kering hingga kedaun,
tapi cakrawala tetap berusaha tersenyum,
menerima sayatan,
cerca, maki dan bahkan sumpah serapah sekalipun
sebab aku....................!!
sedalam kalbu,
meski tak pernah perdulikan itu....
-----oleh Drs Mustahari Sembiring.-------------------------------------------
-----Makassar, dinihari sunyi, 21 Mei 2012. Catatan harian putra Fajar.---

CATATAN DIDERMAGA AWAN


Sebaiknya,
mampirlah kedermaga awan,
banyak catatan
bahkan serat jiwa
tertata rapi
tak satupun dikurangi,
tak sepatah kata pun ditambahkan,
dalam tata bahasa sederhana,
dengan kalimat sehari-hari,
begitu runut bagai anak tangga,
itu kesaksian,
bukti tulisan,
tak perlu kaca mata,
jika dieja dengan sanubari,
dibaca dengan nurani,
setelah itu, kabarkan padaku
mengapa kita jadi begini,
silang sengketa,
masing-masing keraskan hati,
tak perduli lagi
kalaupun ada, cuma pelengkap sandiwara
kerna pembiaran berlarut-larut
semakin hampa, rentaslah tali jiwa
bahkan kian mati rasa,
semuanya sia sia tak berguna,
duh...begitu tragis peruntungan karma,
terkunci dalam hiruk pikuknya dunia,
aku sudah tak punya kuncinya......

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.----------------------------------------
-----Makassar, Senin sore, 21 Mei 2012. Catatan bathin putra Fajar.---

RIWAYAT DARURATKU


Terima kasih,
silet tajam caci maki
pameran visual arogansi
sarkasme bahasa tubuh
semuanya kunikmati,
dan sekarang
seluruh jiwa luka luka,
bahkan hampir tak sejengkal pun utuh,
koma sadar dan koma lagi,
begitu riwayat daruratku,
selama kau meregang emosimu..
sudah berakhirkah
luapan ego,
nafsu duniawi,
mau menang sendirimu,
kau muntahkan dihadapanku...
terima kasih atas suguhan itu,
sudah kunikmati dunia akhirat....
agar kelak hgukum alam yang berbuat,
siapa yang hianat......
-----oleh Drs Mustahari Sembiring.---------------------------------
-----Pondok Bambu Batas, Jkt Timur, Minggu 20 Mei 2012.------

DAMAI DI BUMI


Bukalah pintu kasih dan sayang.
Agar damai menyelimuti bumi.
Tebarkanlah rindu syahdu sesejuk titis embun dini hari.
Biarkan harum subur dihati.
Walaupun beragam insan.
Saling hormat menghormati perbedaan.
Hijaukan bumi tuhan.

By : zharif
Surabaya

SALAHKAH JALAN KU


Jika ku curahkan cintaku .....
tidak ada lagi kata untuk di ucap
Jika ku ukur perhatian dan dedikasiku
Seakan hanya akulah yang memiliki mu
Jika di hitung loyalitas ku...
kaulah putra tunggal ku ...
negeri ku.......
bangsaku ......
jika kuukur lagi kenyamanan hidup
seakan aku seperti pahlawan 45
penuh berjuang tanpa pamrih
sampai kapan aku seperti pejuang ?????


Oleh : Karyawan Perangin angin
Cianjur

PENJARA KESEDIHAN


Wahai kekasihku,,
bisakah kau mendengarkan aku
walau kini tempat mu jauh berbeda
tak pernah terfikirkan dalam benakku

Aku rindu di dekatmu,,
kini engkau tiada
jauhlah hatiku kau letakan dalam samudra
kni tiada lagi bahagia yang aku rasa
kala hampa di temani duka,,

Tiada yang indah setelah engkau tiad
memukul sepiku, terusik jiwa ku
bebanlah semakin kian ku membisu
apa lah dalam benaku,,

Kau tak mungkin kembali di hadapanku
aku lemah,temanilah walau hanya sejenak
habiskan waktu untuk memikirkan kamu
semakin jauh semakin aku terluka

Ketika semua orang tersenyum dalam selimut bahagia
jatuhlah aku,air mata di pipiku
tiadaa yang menghapus tiada yang mengobati
engkau telah prgi, engkau telah mati
tinggalkan mulut yang terbungkam
penjara kesedihan


Oleh :Gusti Winarni
Tanjungbalai,Sumatera Utara

HAMPA



Ku langkahkan kaki ini dalam kegelapan...
Tanpa ku tau arah...
Dengan membawa segenap luka yang kau tinggal...
Langit telah berubah menjadi gelap berkelabu...
Setelah kau pergi tinggalkan ku...
Mawar merah yang dulu kelihatan indah...
Sekarang berubah menjadi Layu...

Dahulu kau yang telah meluluhkan hati ku...
Sehingga ku dapat mencintaimu...
Tapi kini kau telah pergi meninggalkan ku...
Aku memang mempunyai banyak kekurangan...
Dan aku bukanlah manusia yang sempurna...

Rasanya ku ingin terbang bebas...
Mencari cinta yang lain...
Tapi mana mungkin ku sanggup melakukan itu...
Setelah Sayap-sayap ku tlah patah karena mu...
Bayangan mu selalu menghantui ku...

Ini lah penghujung cintaku...
Inilah akhir perjalanan kisah cintaku...
Tuhan...
Bila ini yang terbaik aku merelakanya...
Jangan tumbuhkan rasa benci di dalam hati ini...
Meski sakit yang ku rasa...
Berikan senyuman pada ku...
Agar aku dapat bertahan disini...

Oleh :Gusti Winarni
Tanjungbalai,Sumatera Utara

BUNGA DALAM SEPI


Tertunduk pasrah dalam dilema.
Setelah tiada lagi tawa ria mengiringi cinta.
Dalam sepi bunga menitis airmata.
Semusim dalam destinasi yang hampa.
Tersedu dipenantian.
Melara dalam belaian jiwa yang resah.


By : zharif
Surabaya

BUNGA DALAM SEPI


Tertunduk pasrah dalam dilema.
Setelah tiada lagi tawa ria mengiringi cinta.
Dalam sepi bunga menitis airmata.
Semusim dalam destinasi yang hampa.
... Tersedu dipenantian.
Melara dalam belaian jiwa yang resah.


By : zharif
Surabaya

Sabtu, 19 Mei 2012

SYAIR KITA


Indah dalam kata yang sunyi

Sembunyi dalam jalinan kasih

Hasrat hati dalam tau...tan

Tergores fatwa lewat aksara cinta

Dua hati saling menyapa

Dua jiwa saling menyatu

Pekikan rindu saling bertalu

Dalam irama suci nan nan merayu


Oleh: Anie Inayah
Subang

KATAKAN DAN BUKTIKAN KETULUSAN CINTA ITU


aku menangkap seberkas sinar terbesit dari dalam hatimu
kilatan sinar sekejab sebuah harapan impian
terwujud dari keberanian ucapku melaju memecahkan batu rindu

aku ragu jerat jala pintaku telah mengenaimu
bahkan tak kutemukan tanda tanda dari isyarat pernyataan perasaanmu
yang kutemukan hanya amarah amarah mengembangnya rasa
bersama puisi puisi dan sajak sajak pembakar emosi jiwa asmara


Oleh : Deky Budi
Surabaya

KONFLIK BATHIN


ma'af itu belum terjaga dari tidur panjangnya
untuk segera menemui konsekuensi perbuatanya

ketakutannya sendiri menghantui setiap langkah maju kemuka
tak ada upaya tuk melewati apa yang dirasa
stagnan hampir tak mengambil peranan
kaki tak bergeming
walau hati terbesit keinginan merinding

tuan yang ditunggu adalah keberanian
bersama tekad menuju keputusan benar
tidak hanya menunggu dalam diam kebimbangan
berlarut larut melepaskan kesempatan menghiasi dunia

Oleh : Deky Budi
Surabaya

KENANGAN BERPUSARA


Dalam kabut dingin memeluk kenangan.
Membelai rindu yang tiada.
Sang purnama hilang cahaya.
Haruman mekar dijambangan terkubur dipusara.
Dan bunganya menebar terhembus bayu.
Bersama airmata dilingkar do'a suci.

By : zharif
Surabaya

SATU UKIRAN CINTA


Telah berbunga cinta ini ditalian mimpi.
Tiada berakhir tanpa senyuman.
Tercipta satu ukiran dihalaman asmara.
Alunan suara rindu menjejak kenangan.
Terlena dipangkuan nada syahdu.
Jalinan ini membungakan nyata.

By : zharif
Surabaya