RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Jumat, 30 November 2012

TAFAKKUR


Tafakkur,beristidhafah,dan termenung
dimalam yang dingin ini
diatas tikar kecil yang kududuki
beberapa saat untuk menikmati kesendirianku
dalam bermunajat kepadaMu ya Rabb...
yang jiwaku ada ditanganMu
menghitung hari-hari yang telah kulalui
dan menghitung hari-hari
yang tinggal berapa lama lagi yang akan kujalani

selama ini apa yang telah aku lakukan ya Rabb...
apakah telah banyak kebaikan yang aku lakukan
atau malah sebaliknya
dan nantinya apa yang harus kubawa
untuk menghadapMu
apakah catatan yang kubawa
penuh dengan noda hitam atau abu-abu
hanya Engkaulah yang tahu...

Terkadang perjalanan hidup yang kita jalani
penuh dengan lika liku dan onak duri
Tergantung bagaimana kita menyikapi
dan mengambil hikmah dari perjalanan ini
Tapi yang pasti
semoga semua langkah yang kuambil
dan yang harus kujalani
adalah Restu dan RidhoMu ya Rab...
Sehingga aku tak salah jalan
dan melangkah pasti PASTI dengan IzinMu....

Oleh : Maia Syifa
Tanjungbalai,Sumatera Utara

PENANTIAN BERBATAS WAKTU


Melelahkan
mencoba samakan ritme
tak senada cendrung tarung rasa

Esok
tentukan hari ini warnanya
sebab hati terlanjur kehilangan jati dirimu

Aku masih berdiri disini
menyelaraskan karsa, berita dan fakta
jika benar : tak ingin kehilangan segalanya
mari samakan persepsi, katakan apa adanya
datanglah kepadaku : disini, hari ini !!

Penantian berbatas waktu jelang kadaluarsa
aku tak mau terpedaya pada tutur kata semata
maka : datanglah dengan damai, putihkan segala jelaga
kutunggu ditempat kau meninggalkan aku...

----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.-----
----(K) Makassar sapo terulang, Kamis pagi 28 Nov 2012.---

BENALU JIWA

Mengapa murka dibatas senja,
bukankah penjumlahan lebih membiaskan angkara murka,

Taburkanlah welas asih tiap detiknya,
tak usah berpikir kembaliannya,
setidaknya jangan menyuburkan bibit sengketa,
dihati kita.

Tafekurlah kedalam telaga sukma,
memilah suku kata, palingkan muka dari ajakan sipenista,
jangan beri tempat buat benalu jiwa,
kelak ia meracuninya.

Pesonamu adalah kelemahlembutan,
mengalahkan dunia sebelah mata,
tak perlu menyayatkan luka.

Membangun arena buat petarung adalah bait awal pertikaian,
menebarkan sengketa sengaja atau tak sengaja.,
menuai lara giliran berikutnya.

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.-----
-----(K) Makassar sapo terulang, kamis siang 29 November 2012.---

( Terinspirasi oleh tulisan sahabatku : SANG BIDADARI PENGEMBARA )

SERAT JIWA BUAT PELANTUN RINDU

Duhai pelantun rindu,
betapa putih tulus mantera terucap,
laksana embun pagi memanjakan bumi ,
dedaunan pun takjub akan ikhlasmu ,

Meski mentari esok pagi bisa saja memerahkan salamnya,
tapi bait bait doamu memeluk syahdu simpul jiwa,

Betapa meranggasnya jiwa yang melenakan adamu
betapa merugi insan yang mengalfakanmu ,
meski apapun yang melandasi langkahnya,

Adalah sebuah awal dari penyesalan yang tak berbuku,
sebab telah melalaikan cintamu...

andai kumiliki ikhlas seputih relamu,
akan kujaga seumur hidupku...

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.----
-----(I) Makassar sapo terulang, Kamis malam, 29 Nov 2012.---

DISISI GELAP ASMARAMU


Aku datang,
membawa segenggam hasrat
barangkali mampu mengeringkan linangan air mata
meskipun cuma sementara,
disisi gelap asmaramu......

Aku datang,
membawa sejumput damai, dari pustaka jiwa putih
saat kau ijinkan kutelusuri relung sunyi sanubarimu,
kunyalakan lentera usang,
meskipun cuma setitik cahaya,
disisi gelap asmaramu....

Aku akan pergi,
membawa seluruh kecewaku, kujadikan penanda lara
sebab sinisnya jawabmu,
menanggapi ikhlasku menuturkan tata krama,
meski aku cuma sejenak berdiri,
disisi gelap asmaramu....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.----
-----(I) Makassar sapo terulang, Kamis malam, 29 Nov 2012.---

SKETSA AKHIR BULAN


Dipenghujung bulan ini,
aneka corak membatikkan rasa didada,
dari sketsa hingga gambar nyata bianglala
menyapaku pagi ini

Aku terpanggil untuk rebah meluruskan tirakat,
melucuti segala hasrat,
meskipun gemetar terasa hingga sukma hakikat
aku harus kuat

Maka kini, bimbang menakar kokohnya tirani
antara iman dan nafsu duniawi
dimana mesti berdiri
agar tak berbayang diri sendiri

Setelah malam menemani tapa jiwa terlena
sejujurnya, pagi tak menawarkan kata
bahkan sejak tadi, terombang ambing raga
tak tau harus bagaimana....

----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/ putra fajar.----
----(I) Makassar sapo terulang , Jumat pagi, 30 Nov 2012.-----

SIMPUL KETIDAKPASTIAN

Kucatatkan irama jantungku
pada getar dedaunan mengurai bayu,
meskipun raga teramat lelah
bertarung jeram hidup berkejaran
menguras asa hingga lelah terpuruk tak berdaya....

Kurangkai kata beraksara tanda tanya
meleburkan janji terbengkalai disudut kepalsuan
meski sekian jauh kaki menapaki kebisuan diri
bersama atau tanpa kehadiranmu....

Kutuntaskan segala simpul ketidakpastian menjuntai
agar tak lagi merangkai bencana,
dijalan kehidupan......

----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham / putra fajar.----
----(I) Makassar sapo terulang, Jumat siang, 30 Nov 2012.-----

PESAN UNTUK SEMUA ORANG


Jika Suatu Saat Orang Yang Kau Sayank Melakukan Hal Yang Dapat Membuat Mu Sakit Hati , Jangan Pernah Menyalah Kan NyA Hanya Kerna Dia Menyakiti Hati Mu & Jangan Marahi Dia Atas Apa Yang Telah Di Lakukan Nya Pada Mu .
Sadarilah , Dia Melakukan Hal Itu Kerna Kehendak Nya & Kerna Dia Juga Ingin Mencari Ke'Bahagia'an Nya.

Jadi Untuk Apa Kau Marah Jika Semua Hal Itu Dapat Membuat Dia Bahagia ^_^

Kerna Inti Dari Sebuah Percindaan Adalah
Membuat Pasangan Kita Bahagia ^_^

Oleh : Úÿá ÊmäÑg CûŸá

AIRMATA GAZA


dari airmata yang jernih mengalir derita.
tangis menyayat kehilangan.
segala keindahan dihancurkan.
semua kedamaian dimusnahkan.
awan abu menghujani bumi gaza.
bersama titis darah terakhir.
berjihad dijalan yang diridho'i.
hapuskanlah segala kekerasan didunia.
dari genggaman kezaliman.

by : zharif
surabaya

SEMUA


Indahnya keduniawian mengukung tali hati suci
Semua terikat ketat erat didalam
Berpadu alam khayal tiada kan habis
Semua dan semua akal sehat terkunci

Semua telah bersemayam dijiwa
Semua t'lah dirasakan
Ramuan yang membius nalar
Takkan mudah ku larutkan

- Revi Yankovich
Cibitung Bekasi Jum'at 30 Nov 2012

MELANGKAH SENDIRIAN


dibawah terik mentari kepanasan.
melangkah ditepian hari memikul beban.
semangatnya menjadi sumber ilham.
penat serta lelah tiada dirasa.
selagi ada cahaya harapan.
dikorbankan jiwa raga demi kehidupan.
tiada sanak saudara menemani.
berjalan sendiri menembusi mimpi.
terpaan bayu menghiris jiwanya.
hingga diakhir hayat tetap berjuang.

by : zharif
surabaya

KARENAMU


Bukan Siapa Dirimu Yang Menaklukkanku,
Tapi Kerendahan Hatimu,
Aq Tunduk Untuk Mencintaimu.

Oleh : Is Tria Fusnof
Depok

SETETES RINDU UTK MU


Ku rekatkan rindu didedaunan ketika embun menjatuhi
Ku rahasiakan ditiap butir air mata ku
Hingga bulan mengubahmya menjadi kerlip indah menyerupai kejora lalu terhimpun bagai lantunan doa n terbang keangkasa raya
Mungkin waktu yang akan mengubahnya menjadi gerimis membasahi berlembar lembar rindu yang begitu syahdu.......
Dlam pelukan hangat penuh cintaa

Awan hitam yang berarak sampaikn pada nya .. Disini aku masih setia menanti nya .....
Sampai kapanpun aq akan tetap menanti diri mu....
Seandainya engkau tahu .... Betapa besar aku menyayabgi mu
Nama mu terukir indah di dasar hati q ..... yaa hanya nama mu yang ada di hati ku ....
Engkau tak kan pernah tergantikan oleh siapapun .....
Rindu ini sungguh berbisa ... Yang akan membunuh ku
Ku hembuskan seluruh nafas q..
Agar sampe kepada mu....
N kamu bisa merasakan yang sama seperti yang ku rasakan ....kasiiiiih..
Rindu ini hanya utk mu ......

By marsela
Medan,Sumatera Utara
30 Nopemer 2012 ...

AKU SELINGKUH



aku tau apa yang
kurasakan ini salah

aku tau apa yang
kurasakan ini
membuat sakit

aku tau apa
kurasakan ini
bisa merubah
dunia kita

aku tau apa yang
kurasakan ini
nyata

akan kukatakan
apa yang kurasakan

aku sudah
selingkuh

Denting Kemuning
*jkt 11007

Rabu, 28 November 2012

BERAPA HARGA SORGA KITA ?


Sahabat, betapa persoalan kemiskinan di Negara kita ini semakin ‘njelimet seperti benang ruwet’, bukan kita tidak punya tokoh dan pakar yang jago dibidang Ekonomi dan Moneter, ribuan tokoh muda lahir sebagai motivator ternama yang kaya raya
, para Ulama kita juga tampir mentereng dan ngetrend seolah menjadi simbol kemajuan ummat, ratusan kebijakan pemerintah yang lahir dari orang-orang jenius pun sudah diterapkan.

Namun pemandangan indah disetiap lampu merah, masih banyak saudara-saudara kita yang mengais-ngais sedekah dengan dengan berbagai ulah yang membuat kita seringkali terpaksa mengalah mengeluarkan sedekah.

“ Siapapun dan sejenius apapun Pemimpin kita, selama SISTEM Kenegaraan dan Moneter kita masih membebek bahkan dikendalikan oleh SISTEM DAJJAL, maka kesejahteraan menyeluruh untuk bangsa ini hanyalah sebuah KATA-KATA INDAH belaka “

Tapi apapun yang terjadi tetap harus kita syukuri, sambil kita ikut berfikir dan berbuat untuk mencari jalan keluar, kita harus syukuri keberadaan saudara-saudara kita yang masih mau meminta sedekah kita, walau kebanyakan kita TERPAKSA memberikan sedekah itu, ya kan ngaku hayooo!

Wah jadi gak dapat nilai dong disisi Allah kalo kita gak ikhlas atau terpaksa kasih sedekah ? siapa bilang ? Sedekah itu Kewajiban sekaligus kebutuhan kita karena fungsinya adalah MEMBERSIHKAN HARTA kita, siapa sih diantara kita yang penghasilannya 100% bersih dan halal ketika kita masih hidup disebuah Kawasan yang tidak menerapkan 100% Sistem Allah SWT, siapa diantara kita yang tidak pernah sedetikpun korupsi waktu dalam bekerja? Siapa yang jujur 100% ketika mengiklankan kualitas barang atau mempresentasikan sebuah produk dan jasa ? siapakah yang berani jujur memberitahukan harga beli barang yang kita jual kepada pembeli ? siapakah yang tidak pernah dipaksa ‘memberi hadiah’ kepada oknum yang ikut memuluskan dan memenangkan Tender Besar kita, yang kita sendiri tidak berdaya melawannya ? atau siapa yang tidak tergiur mendapatkan atau merasa ‘kecipratan hadiah’ itu ? ya ya ya….inilah Akibat Sistem Dajjal yang sudah merasuk diseluruh lini aktifitas kita

Disinilah fungsi Sedekah itu beraksi. Jadi sama seperti kita Sholat, ya gak mungkin toh kita mau sholat nunggu hati kita ikhlas dulu baru kita sholat, wah cilaka !

Kisah kali ini, akan membuat kita lebih banyak bersyukur atas apa yang sudah kita dapatkan

----------------------------------------------

Sebuat saja namanya pak Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan.



Usai mereka membayar semua barang belanjaan. Tangan-tangan mereka sarat dengan plastik belanjaan. Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, “Beri kami sedekah, Bu!”



Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1.000 rupiah.



Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala ia tahu jumlahnya dan ternyata itu tidak mencukupi kebutuhannya, ia kemudian menguncupkan jari-jarinya dan ia arahkan ke arah mulutnya, kemudian ia memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke arah mulutnya. Seolah ia berkata dengan bahasa isyarat, “Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan.”



Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, “Tidak…tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!”



Ironisnya, meski ia tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang adalah tanggal ia menerima gajian dari perusahaannya, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekeningnya.



Ia sudah berada di depan ATM. Ia masukkan kartu ke dalam mesin tersebut. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncullah beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.



Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Kemudian uang itu ia lipat menjadi kecil dan ia berniat untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.



Budiman menarik uang itu. Lalu saat sang wanita melihat nilai uang yang ia terima betapa giranganya dia. Ia berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan:



“Alhamdulillah… Alhamdulillah… Alhamdulillah… terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rohmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga…!”



Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putrid kecilnya, “Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga!”



Deg!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian meraka berdua yang berlari menyebrang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.



Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini berkaca-kaca dan istrinyapun mengetahui itu. “Ada apa Pak?” istrinya bertanya.



Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan, “Aku baru saja menambahkan sedekah kapada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!”



Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman menyatakan bahwa ia member tambahan sedekah kepada wanita pengemis, namun Budiman melanjutkan kalimatnya, “Bu, aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdallah barkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaaang sekali ia berdoa!



Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt. sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat mengecek saldo dan ternyata di sana ada sejumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat malihat saldo itu, aku hanya mengangguk-ngangguk dan tersenyum. Aku lupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdallah.



Bu, aku malu kepada Allah! Dia hanya menerima 10 ribu tapi begitu bersyukurnya kepada Allah dan berterima kasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdallah.”



Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba.



Jadi, berapa kira-kira harga Sorga kita ? ya, sebesar kesyukuran kita disetiap detik.



“Sesungguhnya Allah telah memberikan banyak karuniakepada manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” (Al-Baqarah :243)



MULIA kita dengan MEMBERI, ABADIKAN yang TERSISA dengan SEDEKAH

Kiriman : Uhti Nisa
Oleh : Rumah Yatim Indonesia

MENANTI MUJIZAT


Aku tergopoh gopoh,
mengejar alinea hidup yang semakin samar,
ditangan sejawat yang bermartabat,
hingga jalanku jatuhnya tak tepat,
idealisme tinggi

Kentara sekali atur mengatur ini
meski telah kulemparkan harga diri
tergantung lurus dibahtera Illahi
sebab apapun yang kulakukan berujung buntu
kini pasrahku kuarahkan tanpa syarat
bukan kehendakku, jadilah kehendak MU Gusti Pangeran

hitunganku terbatas, senja telah lepas
tapi rencanaku bukan Rencana MU Gusti Pangeran,
mujizat itulah yang kunantiakn dengan setia,
dalam pasang surut Iman Taqwaku.....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.-----
-----(K) Makassar sapo terulang, Rabu malam 28 Nov 2012.---

NEGERI YANG HILANG


nyiur melambai sambut riak gelombang samudera.
diwarnakan biru berpasirkan putih.
pandang langit setinggi mungkin.
angin masih bertiup menembus bumi.
awan berarak menari tarian hujan.
diiringi suara merdu unggas.
bersemi rumpun bunga diantara nusa.
dihiasi gunung serta berbukit dan lembah kehijauan.
mengalir dibawahnya sungai dan mata air jernih.
sebuah negeri indah nan elok sejahtera.
dengan ragam suku budaya nan rancak.
kedamaian salam sejahtera selalu terjaga.
namun negeri itu tinggal impian belaka.

by : zharif
surabaya

SEMUA UNTUK MU

Terbang bersama sang bintang…
Menghirup stmosfer yang sejuk…
Melanglang buana ke alam bebas…
Itu semua yang kurasakan…
Ketika ku melihat wajah manismu…

Melodi indah kulantunkan…
Senyuman manis kuberikan…
Tembok cina ku ambil hanya untukmu…
Karena ku bahagia bila melihatmu tersenyum…
Karena semua untuk kamu…
Ya… Semua untuk kamu…

Aku biarkan perasaan ini…
Aku menunggu perasaan ini…
Karena aku hanya ingin kau tersenyum…
Tersenyum manis kepadaku…
Bukan karena keterpaksaan…

Pukulan keras menghantam ragaku…
Aliran listrik menyetrum jiwaku…
Terjatuh dari lantai teringgi…
Itulah yang ku mulai rasakan…
Ketika aku tahu…
Engkau telah memiliki seorang kekasih…
Sakit…sakit…sakit sekali…

Senyuman yang kau berikan selama ini…
Itu apa??
Ternyata kekasihnya ada di belakang ku…
Yang tersenyum juga…
Serasa hati ini di remas oleh tangan mu…
Walau kau tidak tahu perasaanku…
Perasaan yang selama ini aku rasakan…

Oleh : Agung Suharmanto
Tanjungbalai,Sumatera Utara

MATIKU DAN MATIMU


senja datang menggenggam diri
kabut gulita akan membutakan mata ini
ketika itu kesedihan dan rasa sakit tak perlu dirisaukan lagi
tidurpun jadi istimewa , menjadikan kita abadi

apakah itu pertanda menjadikan mati ?
tidak ... , jangan pedulikan pencabutan hak hayati
hadapi ... , isi harimu dengan kegiatan berarti
sampaikan ... , amalan ibadahmu semasa hidup dibumi

mati adalah raga yang menemui tepi
diakhir kembara , mentoknya mimpi mimpi
tapi kebajikkan dan ilmu yang berguna kekallah nanti
sebagai peninggalan bermanfaat yang dikenang , selama kita pergi

Oleh : Deky Budi
Surabaya

HANYA ITU SAJA


Ku coba berfikir secara nyata
untuk apa tembang itu harus a
da?
disaat ku butuhkan irama berlagu tentang kita berdua
tetapi engkau memutus iramanya

Oleh: Revi Yankovich
Cibitung

SELAMAT JALAN


Mungkin ku terlalu naif menafsirkan kegundahanmu
tapi inilah satu-satu yang kumiliki untuk engkau lihat
jika itu bukan karena kata hatiku
tak akan pernah ada lagi tercipta tembang ini untukmu
maafkan jika kini ku membisu

- Revi Yankovich -

Cibitung 27 November 2012

DAERAH SENJA


"...DI DAERAH SENJA ITU...
KU LIHAT DUA ALAM BERTUKAR...
CAHAYA KIAN KELAM...
DI TELAN KEGELAPAN MALAM...
MENYAKSIKAN SANG REMBULAN...
MENGAMBIL TUGAS SANG MENTARI...
DAN JUGA KEJORA BERSINAR...
MENEMAN SETIA BERSAMA...
TEGARKAH AKU TEMUI LAGI...
DAERAH YANG SAMA DI KEMUDIAN HARI...
ATAU DI SINI IA BERAKHIR...
HARI INI...
SAAT INI...
KELAM...
GELAP...
HILANG..."

Oleh : An Dark
Kuantan
27/11/2012
[AN] IN MEMORIES

CATATAN TERBENGKALAI


Kutitipkan catatan terbengkalai ini padamu,
meski tak banyak cerita tentang lelahnya sebuah harapan hampa
senja luruh dibelenggu ego.

Aku pernah berdiri disisi gelap hidupmu,
tak lagi mampu berhikmat
meski cuma sebait kata.

Setelah sekian asa patah didera caci makimu
setiap lipatan waktu kosong
saat kita coba samakan langkah,
menjalani hari yang tandus ditanah rantau.

Sekarang aku pamit,
kembaliku laksana tentara kalah perang,
kumohon ikhlasmu melapangkan pintu maaf.

Semoga selepas kepergianku,
catatan terbengkalai tak lagi bebani diri...

---oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham / putra fajar.----
---(Pengayoman) Makassar sapo terulang, Selasa dini hari, 28 Nov 2012.----

KALIAN TETAP INDAH SESUAI PORSINYA

Sudah kutata jiwa,
Kusimpan serumpun cerita,
kuseka airmata walau hujan telah sembunyikannya...

Dua lebih kuat dari satu,
Itu yang kutahu,
Saling menguatkan hati
Bukan saling cerita benci...

Kenapa memujuk hati untuk tetap bersedih..?
Sedang jiwa kian merasa letih...!
Tidaklah mengapa bagiku kian tersisih,
Sebab aku puas telah usahakan kasih.

Walau senyumku tiada artinya,
Meski ucapku bagai tak berguna,
Dan hadirku bak tercela,
Tak perlu menuntut cinta,
Sebab dihatiku kalian tetap indah sesuai porsinya...

Aku tak akan menuntut perhatian,
Sebab tak ingin memberi beban,
Dan ada ku tak harus dimanjakan dengan kenangan.

By : Wahyu Sumut Kembara
Rabu, 29 Desember 2012, ( Alternatif Akal )
Tanjungbalai - Sumatera Utara.

HILANGKU KARENA DIPINTA


Penjelasanku kini kaku..
Kalimatku tak mencapai hati kalian..
Kita kukata keluarga namun masih asing bagi kalian..
Dimataku kita semua satu, namun tidak untuk kalian..
Tak guna lagi ku ucap marahku karena sayang..
Sebab bagi kalian itu sebuah permusuhan...

Aku tak mampu berkata apa..
Sebab kornea telah berkaca - kaca..
Tersendat suara saat hendak menyapa..
Khawatir aku bicara seperti orang gila...

Kini izinkan kukosongkan diri..
Walau kalian tetap dihati..
Aku bukan ingin membenci..
Cuma sekedar mengasing diri..
Kembali hilang dan tak memandang...

Jangan beri aku kilah..
Sebab kini aku lelah...

Tetaplah tak bicara..
Sebab hilangku karena dipinta..
Dan Semoga kalian tetap gembira.

By : Wahyu Sumut Kembara
Tanjungbalai, 28 Desember 2012 ( Alternatif Akal )
Sumatera Utara.

INILAH AKU


Jika kau tanya siapa aku...
Aku bukanlah siapa-siapa,
Cuma seseorang yang hadir saat kau perlukan saja...

Bukan...
Aku bukan orang super,
Bagai dalam cerita dongeng dahulu kala...

Jika kau cari dimana aku...
Aku selalu ada,
Meski buruk pandangmu terhadapku,
Tapi aku berusaha siap untuk membantu sulitmu...

Aku bukan orang kaya...
Bukan pula seperti Mc.Gyver yang faham fungsi sekelilingnya...
Aku adalah aku,
Yang kadang kau tepis,
Dan kau ingat saat butuhmu...

Aku tidak butuh pengakuanmu,
kasih sayangmu sudah lebih dari cukup bagiku,
Sebab pengakuan yang terbaik hanyalah dari TUHAN_ku...

Nikmati hidupmu,
Dan inilah aku.

By : Wahyu Sumut Kembara
Tanjungbalai,Sumatera Utara
Rabu, 04 Januari 2012,
( geliat jelang Pagi )

SELAMAT BERPISAH KEKASIH


Perjalanan kemarin sangat indah terasa
Karena ada sayangmu di tiap rasaku
Panas dan hujanpun terasa indah
Karena engkau sering ucap kata-kata mesramu

Kau sangat mencintai aku...!
Terasa di manja bila sering kau kata
Rindu kepadaku...:)
Mata ini bersinar bahagia di tiap jaga aku

Iiiiiinnnnnnddddddddaaaaah sekaliiii !!

Hari berganti bersama putaran alam ini
Sedikit demi sedikit semua terasa memudar
Bahagia di hati mula terasa sirna bersama waktu
Kenapa sayang ada apa dengan cintamu ??

Renungan matamu tiada lagi ada sinar cinta ke aku
Guraumu tiada seikhlas dan semesra dulu
Ada kebisuan bila kita bersama tiada lagi candamu
Getar cintamu tiada terasa sudah di hati ku
Pudar,pudar,pudar sudah! Mengapa ??!

Kini setelah semua kepahitan aku rasakan
Kau bermohon diri berlalu dari hati ini
Hanya kata maaf engkau lafazkan
Kini baru ku tahu hatimu sudah mendua

Biarlah aku relakan kau pergi
Bersama cinta hatimu
Biarku rawat rawan hati ini
Bersama cinta hanya untukNYA Maha Esa

Selamat berpisah kekasih!
Niatku dalam hati rapuh ini...

Oleh : Putra Pengembara
Bantoel, Yogyakarta

Senin, 26 November 2012

SINEMA DINI HARI


menimpuk bumi dlm lembut ia menjelma diri ..
lihatlah dn bacalah dlm detak sarat dgn makna disetatus cARUT MARUT Gubuk ini,,
OooooOOO bait bait syair satu dilorong diawan kabut dri pandangan para mata yg tajam.,
kan kugulung dn kugulung dngn wadahku yg sdh tertancap dlm ..
dn kubiarkan ia dlm tegag bak bagai gunung api, tpi ingatlah kan kuentak dngn kaki dibawah mantraku dlm keikhlas pikiran memory diri ,dn kubiarkan ia tau dlm diri yg tlah tertebas oleh dunia persilatan walau itu dunia mimpi...

Oleh : Ganda Gali Rangga

CAHAYA UNTUKKU


Dalam gelap aku merangkak,
Dalam sunyi aku berbisik,
Dalam doa aku berharap..
Tuk temukan setitik sinar suci
Kan kuraih dan kugenggam..
Kuresapi tiap rasa yang mengalir di nadiku,
Berpacu dengan detak jantungku.,
Mengiringi tiap nafas kehidupanku,
Mengisi ruang hati,jiwa dan pikiraku..
Kan terpancar dari diri
Cahaya abadi penguat hati...

By: Dhinie lienryz sps

Dhinie ♥ Pancar

RINAI KEMARIN


kemarin hanya ada dalam peran yang hilang...
bukan kisah pula untuk dinyatakan kini
namun kau masih saja tetap merayap diantara dahan.
kemarin hanya hujan dalam peran yang rinai...
bukan kasih pula untuk dikatakan kini.
namun aku masih tetap merayu diantara dahaga.
kini ada diantara hilang...
kini ada diantara rinai...
hujan mu masih saja tetap setia dalam cinta..
tentang kemarin dan kini yang ada dalam hilangnya rinai cinta

Oleh : Andy Harry Andy'Art
Yogyakarta

DO'A KU


cintai aku hanya karena Allah
sayangi aku seperti
engkau menyayangi diri mu sendiri
seperti engkau menyayangi ibu dan bapak mu
seperti kau menyayangi keluarga mu
terima aku apa adanya
bimbing aku menuju jalan Allah
dan jadikan hubungan kita menjadi
hubungan yang diRidhoii oleh Allah

Oleh : Rika Pratiwi Siregar
Tanjungbalai,Sumatera Utara

BIARLAH


ketika kesenyapan itu
hadir
diantara
kau
dan ...
aku

biarlah
indahnya kerinduan
bergetar
memenuhi
ruang_ruang
yang terbawa oleh nuansanya

Oleh : Denting Kemuning
Surabaya

CINTA INI


cintaiku adalah,belajar..karena itu kurasa wajar,kau lakukan semua dengan benar.
pupuk kepercayaan hingga besar,ku taruh di sanubari suci yang paling dasar..bunuh angkuh itu jangan biarkan terlempar,walau kau tau tak mudah buatku ber-ujar " sabar".
indah saat ku menanti,hati untuk ku sayangi..karna di sini,ku yakin saat ku dapatkan kebahagiaan sejati..
telah lama kunanti,hati suci yang kan redakan segala emosi..tempat cemburu,rindu,resah,gelisah,sayangi,cintaiku selama ini.
tak ada satu yang coba tuk mampu,terima segala kekurangan itu..mungkin wajah yang kurang tampan,keadaan yang tidak memungkinkan,atau mungkin ini buah dari dosa yang ku lakukan alias hukuman,tuhan!

Oleh : Syairlendra Arai
Jakarta

KEMERDEKAAN DIRI

Kusapa malam yang tak ramah padaku
Ternyata aku masih ragu untuk mencari pembenaran diri
Disepanjang lorong waktu yang mulai habis kujalani
Mencari.....Mencari.....
Dan terus mencari.....
Namun semuanya tak pasti dan masih bergerigi
Tuhan.....
Kusebut nama-Mu ditengah kealpaanku
Maju mundurnya langkahku adalah kehendak-Mu
Apakah aku harus maju dengan segala konsekwensiku
Atau aku harus mundur dengan sisa-sisa tenaga dan pengharapanku
Untuk apa dan untuk siapakah aku harus melakukan semua ini
Apakah untuk mencari kemerdekaan diri
Atau hanya sekedar sensasi peningkatan diri dikemudian hari.....?

Oleh : Maia Syifa
Tanjungbalai,Sumatera Utara

IN MEMORIES


"...MENANAM RASA...
GHAIBKAN SIMPULAN DUSTA...
YANG TERSEBAR SELUAS BELANTARA...
MEROBEK HALUS MEKAR DEWATA...
TERKESIMA SUKMA...
DERAIAN HUJAN MATA...
BERSAMA JASAD SEMATA...
SENDIRI DURJA...
SENDIRIAN MERASA...
SEBUAH CINTA...
SECEBIS BAHAGIA...
SEGORES DERITA..."

Oleh : An Dark
Kuantan

HATRED


"...SEKUNTUM BUNGA ITU...
MEKAR IA DI SAHARA HATI...
DI RAGUT LAYU...
DI GENGGAM HANCUR...
LALU KU SIRAM IA...
LAJU BERSAMA PILU...
DENGAN HUJAN AIR MATA..."

Oleh : An Dark
Kuantan

MENGAPA TIDAK BERUBAH


Malam larut tanpa catatan
menggantung diparit depan rumah,
tak ada yang kurubah, tak ada yang merubah.

Tapi rerumputan hijau dihalaman sudah beberapa kali ganti daun,
kenapa masih tak jua berubah.

Semakin dalam tenggelammu dijalan kesia siaan,
sampai kapan ?

Mengapa melucuti alfaku satu demi satu
padahal seluruh tubuhmu penuh noda.
Mengapa terjemahkan ramah tamahku sebagai ketidak berdayaan ,
Lalu mengacungkan telunjuk
padahal tiga jari menunjuk kewajahmu.

Malam semakin larut tapi wajahku masih carut marut,
penuh tanda tanya...

----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.---
----(I) Makassar sapo terulang, Minggu dinihari, 25 Nov 2012 . 01:11.--

JIKA KAU BERANI


Siapa yang peduli ketika diri meranggas diujung negeri,
sebab semua insan punya kesibukan,
tak tersisa buat menyapa dilema, apalagi tak ada untungnya.

Siapa yang perduli saat karakter mati dikebiri ,
diarak ditengah nagari, layaknya pecundang tertangkap basah ,
menyatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

Jangan coba coba mencari cari alasan pembenar,
lima gerbong kereta aku bisa siapkan.
Jangan coba katakan , kami cuma bisa berdoa
sebab tak ada yang bisa kami lakukan.

Untung saja malam cukup bijaksana ,
diselimutinya dengan temaram wajah kalian.
Tak bisa kukenali satu demi satu lagi.

Jika kau berani,
acungkan jarimu tepat saat matahari terbit,
jika esok masih diijinkan NYA kita sapa...

----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.----
----(I) Makassar sapo terulang, Minggu dinihari, 24 Nov 2012 . 01:35.---

MENGAPA, MENGAPA, MENGAPA


Mengapa memaksaku memulai napak tilas jiwa
mengembarai pesona bayang bayang jingga
sejak awal kusapa kotamu tak ramah bahkan marah .
Padahal ditengah jalan kau membelot
nyasarkan diri seakan mati suri
diujung tak berdayaku memagari hati dari goda dan sepi.

Mengapa semua gagasan, komitmen dan etiket kebersamaan
kau tampik seakan semua pasti berlarik sejajar
tak ada yang sungsang apalagi jadi penghalang,
sebab pikirmu segala sesuatu ada ditangan kirimu,
cuma sejauh kerlingan satu mata, semua rebah tak berdaya.
Padahal cuma tipu daya
sebab kau simpan beberapa wajah dibalik kutang mahalmu buatan luar negeri.

Sebenarnya sejak semula semua aku tau,
tapi rasa tampil didepan kalahkan logika,
sebab rayumu anak panah menembus sepiku.

Jika begitu ,
kenapa mencaci maki semua langkahmu
cuma karena tak seirama maumu, bijaksanakah itu.

Kita berdiri didua tempat disatu nuansa,
mana mungkin cuma aku pesakitannya.

Sekarang,
aku kehabisan tanda baca,
aku pamit saja.

----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.----
----(I) Makassar sapo terulang, Minggu dinihari 24 Nov 2012. 02:07.--

DAUN DAN AKAR


Dipagi ini kita janjikan pertemuan,
mengakurkan tanya dedaunan dengan teriakan akar beringin,
semoga masih ada kebersamaanya, dalam segala keberbedaannya.

Hijau bernas menari nari mengejar matahari,
hujan dan panas sama bergunanya menghijaukan daun kebanggaan hutan.

Kenapa denganmu sang akar ,
menghunjam ganas menikam bumi,
lemah lembut hadirmu pecahkan karang bahkan cadas hitam kehidupan.

Bukankah kebawah sama nilainya dengan keatas .

Jika dedaunan kebanggaan hutan pesonanya menandingi pelangi,
maka akar bergerak gemulai tak kasat mata tapi pasti ia berusaha.
Segala terpa ditahannya,
hidup dan kehidupan bertumpu pada gigihnya memeluk bumi.

Mengapa lupa diri,
tak mampu mencontoh kisah sederhana ini...

---oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.---
---(K) Makassar sapo terulang, Minggu pagi 24 Nov 2012. 08:27.--

DATANG TAMPAK MUKA PULANG TAMPAK PUNGGUNG


Hampir habis waktuku disini,
tersisa cuma beberapa putaran matahari lagi ,
saatnya kuucapkan kata pamit,
padamu nyanyian kota yang tak ramah,
padamu barisan hati nurani yang menjagaku selama ini.

Jangan tanya mengapa,
sebab jawabnya kucari hingga penghujung usia.

Tak banyak yang bisa kupahatkan disini,
malah nyaris tak punya arti.

Tapi aku bahagia, telah sampai keujung Tanah Toraja,
menyapa adat istiadat menyalami bebatuan tanah suci adat kebesaran.
Semalaman aku terus saja diburu, begitu banyak jiwa minta disempurnakan,
aku tak kuasa.

Aku pun bangga berdialog dengan situs purbakala,
memanjakan diri disegarnya air terjun Bantimurung,
sambil menyaksikan tarian sakral sejuta kupu kupu disana.

Masih nyata terasa mentari senja dipantai losari nan kesohor,
tapi Akkarena menyimpan berjuta nostalgia.

Kini,
selamat tinggal semuanya,
jangan hapus namaku disepanjang garis pantai,
dibutiran pasir putihmu.

Jika usia masih tersisa,
ijinkan aku menyapamu dalam bahasa lebih bersahaja...

---oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.----
---(K) Makassar sapo terulang, Minggu pagi 25 Nov 2012. 10:16.--

JANJI KEHIDUPAN


Duhai penembang duka,
Kristalkan laramu dijati diri,
biarkan bersusun tindih dengan asa yang terbilang,
jangan ratapi berlalunya tapi tata pilunya didada,
simpan rapi dipustaka jiwa, endapkan didasar sanubari,
agar kelak berbuah kesabaran, cinta kasih dan ketajaman rasa yang tiara tara...

Dari luka itu mengalir cinta yang teruji,
biarkan kalbu menyusuri alur pakemnya.

Kita toh cuma wayang kenapa selalu bimbang,
dari koyaknya hati memancar cinta yang ikhlas , mengerti dan memahami...
dari perih dan pedih tumbuh pasrah yang sejujurnya.

Setelah terkapar kita bangkit terus mengejar,
kenapa terus saja menoleh kemasa lalu jika membuat terantuk kakimu,

Baju ternoda bisa dicuci,
cinta yang suci milikmu abadi.

Janji kehidupan pasti dipenuhi,
tulang rusukmu pasti digenapi...

---oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.---
---(K) Makassar sapo terulang, Minggu jelang siang, 25 Nov 2012.--

(Terinspirasi oleh status sahabatku : DARMA RASPATI )

PRAJURIT BHAYANGKARA, BERGELAR ANUMERTA SEBELUM WAFATNYA

Sampai kapan kumampu menegakkan panji panji,
jika seluruh negeri basah dengan air mata,
bahkan tempat menyemai harap pun telah terendam,
oleh ego kemunafikan....

Andai saja kau tau luka dalam pengabdianku,
terlalu panjang dera, teka teki silang yang terpasang ,
belum lagi jebakan,
sitem yang sebelah mata,
ditangan penggeraknya,
menggiringku terencana,
bunuh diri atau pembunuhan karakter
hasilnya sama : tak layak dipromosikan...

Antara ada dan tiada
aku sudah terbiasa jadi bola,
bahkan barangkali senyatanya aku sudah tiada
tapi azal belum menjemput , inilah faktanya
prajurit bhayangkara bergelar anumerta sebelum wafatnya....

---oleh Drs Mustahari Sembiring sang Muham/putra fajar.---
---(K) Makassar sapo terulang, Minggu siang 25 Nov 2012.--

CATATAN UNTUK PELANTUN SENDU


Duhai penembang serat maharani....
setiamu memelihara rasa,asa
menyimpannya dibilik seribu abad,
adalah bukti putihnya cinta hakiki...

Bergetar ruh ku haturkan hormat,
atas serat jiwa yang terpahat...
entah bisa entah tidak kutauladani untuk memoryku..

Bravoo sahabat,
tembangmu adalah serat jiwa semurni doa...

---oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.----
---(K)Makassar sapo terulang, Senin pagi 26 Nov 2012 . 05:46.---

KADALUARSA DALAM PEMBIARAN


Mengapa,
remukkan hatiku
hanya untuk sebuah dusta diatas dusta

Mengapa,
terus mengejar
hanya untuk melunasi dendam bertindih dendam

Mengapa,
mengeraskan hati nurani,
hanya untuk menjaga gengsi diatas harga diri

Semua rebah pada waktunya
tak kuasa menahan beban bathin terperangkap lara
lalu semakin kadaluarsa dalam pembiaran,
sikap, tutur kata bahkan gaya terkontaminasi sempurna
tak pernah ada : sadar lalu hidup normal, seadanya
sampai penguasa kegelapan memanen tuaiannya
sedangkan jiwa raga rentan ditelan usia....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.----
-----(K)Makassar sapo terulang, Senin malam 26 November 2012.--

PATAH SAYAP MALAM


Harumnya bunga cinta disirami gerimis.
tatkala senja mengukir cahaya suram.
dan malam resah mengibaskan sayapnya.
puisi cinta hilang maknanya ditepian hari.
tersimpan kenangan bersama malam kecundang.
pesona asmara terbakar dan terlerai.
luka hati yang tidak berhenti.
dalam kekalutan jiwa dimana cahaya.
tertumpah lara dan tersingkir dari titian makna yang setia.
sirnalah seri bunga indah.
bersama sendu irama tangisan.
malam yang telah dinodai.
sejarah purnama menjadi saksi.
patahlah sayap asmara.

by : zharif
surabaya

PUTERI SALJU

terciptalah cinta dititis embun dinihari.
kepada sang puteri cinta sejati.
bila mata terpejam lena dan bayu bertiup dingin.
mengutuskan rindu yang abadi.
kepada puteri kusanjung tinggi.
menjadi ilham dan lambang cinta duniawi.
berdiri bersahaja bak venus sang dewi cinta murni.
sinar kesucian bercahaya laksana mentari pagi.
bermekaran rumpun hijau menyapa hari.
puteri sejati kasihnya tiada pernah mati.

by : zharif
Surabaya

Sabtu, 24 November 2012

RASA


inikah kata yg mesti kubalas..?
apakah mejamu dn mejaku tlah bernoda, ada sesuatu yang sangat jelas disini, yg membuat ku harus bangkit dari tempat duduk walaupun kuharus berdiri diatas lumpur hidup sekalipun.
bara dalam salju,, kutau amarah tak akan diam kuingatkan itu,,ah begitu banyak tersebar tanda tanya tentang kehidupan yg harus diburu.
di sini...kumasih bisa camkan itu.
disini kuselalu dan selalu saja kumengupdate otakku.
disini kulebih suka diam dengan semua kebodohanku dari pada kupintar dengan semua keegoisanku.

Oleh : Ganda Gali Rangga

DAMAI BERSAMAMU


keheningan malam dengarlah sapaku
bawalah diriku kealam damaimu
hembuskan nafasmu tuk sejukan jiwaku
agar kurasakan damai bersamamu

keheningan malam bukakanlah mataku
dari semua mimpi & khayalku
terbesit dikalbuku kedamaian itu
agar kurasakan damai bersamamu

mengapa terjadi…
semua tragedi…
hilangnya nurani…
tebarkan emosi…

keheningan malam hadirkan damaimu
utk lepaskan duka nestapaku
berikan jalanmu tuk gapai harapanku

damai selalu……

tlah lama kucari…
hilang tak berarti…

Oleh : John Rudy Beller DeathmetalSangiblieztlakhnat

AKHIRNYA


Sekian banyak lorong-lorong waktu yang telah kita lalui dan terlewati
Sekian banyak waktu yang terbuang dan kita biarkan sia-sia
Sekian banyak kata dan cita-cita yang kita biarkan mengangnga
dan sekian lama semua itu kita biarkan tanpa kabar berita dan canda tawa
Akhirnya.....
Penantian panjang itu datang jua
Semua angan-angan dan impian telah terwujud
Semua harapan dan keinginan telah menjadi nyata
Kenyataan yang selama ini kasat mata dan remang-remang
telah menjadi terang benderang
yang selama ini hanyalah ilusi dan mimpi disiang hari
Sekarang kamu nyata didepanku
Jujur ku akui aku menikmatinya
Aku menikmati saat-saat indah bersamamu
dan aku juga menikmati saat-saat indah tanpamu didalam lamunanku
Ada sesuatu dirongga dada ini yang aku tak mengerti maknanya
Ada rasa haru biru berbaur menjadi satu
satu tujuan.....satu impian.....
satu hasrat dan gejolak telah membuncah ke langit cakrawala cinta
memadu padankan dua hati dalam satu makna cerita
cerita yang telah lama hilang dan tertunda
kini ingin minta pertanggungjawaban untuk diselesaikan
dalam babak dan episode berikutnya
akankah episode berikut ini dapat menjadi indah pada waktunya.....

Oleh : Maia Syifa
Tanjungbalai,Sumatera Utara