RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Senin, 22 Desember 2014

Kumpulan Puisi Airi Cha - PEREMPUAN BERMAHKOTA


*PEREMPUAN BERMAHKOTA*

Emak
Hari ini teruntu Mu
Teruntuk semua perempuan
Yang bergelar ibu

Emak
Ribuan detik yang terlewati
Adalah kasih sayang Mu
Tetesan peluh merupakan
Nafas hidup atas cinta Mu

Emak
Nanda tak akan memberimu
Setangkai bunga
Karna itu terlalu lumrah
Tapi hati nanda adalah istana Mu
tempat emak bertahta
Begitu berartinya hadir emak
Dihidup nanda

Untaian puisi seiring doa ini
Sebagai selimut dari nanda
Ditidur panjang emak
Dan ini kado rindu nanda mak

MEDAN,221214
*PEMBARINGAN ABADI EMAK 310507*





*BIDADARI MALAM*

Kelam menemani melintas malam
Waktu yang berputar adalah peluhmu
Nafsu adalah perhiasan
Pada setiap desahan untuk setiap rintihan
Disetiap persinggahan ranjangmu
Beraroma rupa wajah wajah buas
Pemangsa setiap lekuk tubuhmu

Mereka tak kan mengejamu
Dengan keindahan puja
Selain syair syair birahi
Pada senyum mendusta hatimu
Lebih menyakitkan dari sebilah pedang

Setiap desah dan rintih merupakan
Syurga tak terkira bagi pemangsamu
Tiada cinta disana tak jua keikhlasan
Mungkin lebih tepatnya keterpaksaan
Ketidak berpihakan atas hidup yang dipilih
Mungkin jalinan nasib membedakan
Apakah engkau salah dimana kesalahanmu
Bagaimana dengan sang pemangsa
Atau perempuan sipemangsa
Mengapa mereka terbiarkan lelakinya
Memangsa dirimu

Air mata dan tangis hatimu
Tak perna menjadikanmu benar
Dimata mereka putihmu tetap saja hitam
Dan semakin kelam

Padamu Bidadari Malam
Hanya nurani pengaku diri putihmu
Dihidup yang terpilih
Asa akan puja tiada harap
Caci dan maki lebih mendekat

Pada akhir kau insyaf
Gelar ini abadi tersemat
Laksana mahkota kelam yang baka

MEDAN,191214



Kumoulan Puisi Siamir Marulafau - TINTA BIRU


TINTA BIRU
Oleh:siamir marulafau


kutak sanggup lagi menelan rindu
meskipun air liurku mengalir bagaikan air terjun
kutetap menanti kehadiranmu
kupeluk dikau semesra masa lalu
di kala laraku tak terhempas
sepanjang duniaku tak akan kabur
walaupun dikau tak hadir dalam jiwaku
air mataku membasahi pipiku
siang malam terpikir membacamu
sepertinya dikau tak melukai diriku
kuukir dengan tinta berwarna biru
tak akan pudar selamanya
sampai aku terkapar di muara sungai tak bertepi

sm/20/12/2014@siamir




SEBATANG KARA
Oleh :siamir marulafau


sepertinya nafasku tersendat
tak bisa lagi kududuk di atas karang menjulang tinggi di langit biru
kuhanya tersenyum sekejap
di kala lara terhempas di sinar mentari kugenggam
jiwaku pun terkapar...
kuinginkan gunung merangkul jiwa
hidupku bagaikan kunang
menerawang di atas awan tak berpilar
deburan ombak tak akan sanggup lagi menyiram pilu
kusemayamkan dalam dada
meskipun suaraku menggema
memanggil namamu kuemban dalam harapan
sepertinya rinduku tak tergapai di pelataran
seiring hasrat menggapai tak akan sesudahnya
di mana pun dikau berada...
aksaraku akan membias dalam gerak
sepanjang petualaganku di rantau orang
jiwa ragaku tak tahu diserahkan ke mana?
apakah kutanam di tanah diam tak bertuan?
sungguh memukau sanubari tak henti-hetinya

sm/19/12/2014@siamir





Lua-lua d6d6
Oleh :siamir marulafau


Hakh6 ubee wa'aurigu natenga Kh6u
Ba na6wa6 sa tenga kh6gu
Ba dau'bee baniha b6'6
Ba b6i aniasa he
Ba b6i faigi-faigi
Na it6r6 t6d6u at6
Ba'6 angerai-ngeraig6
Bahawisa fa'as6khi
Bahawisa wa'ami

sm/22/12/2014@siamir





LARA
Oleh :siamir marulafau


meskipun wajahmu
tak secantik
bidadari yang
kuinginkan

tapi laramu mendekap
dalam laraku
seiring katamu
seirama dengan
kataku

helai nafasmu
bersatu dengan nafasku
di kala kubersemedi
dalam relungmu

dikala dagingku
bersemayam dalam
jasadmu
aku pun tak akan
berpaling sepanjang
dunia tak hancur
ditelan rayap
keropos sampai
akhir tahun

sm/22/12/2014@siamir





SUNYI
Oleh :siamir marulafau


kasih di balik tirai
terungkap dalam asmara
menggelora di penantian
terdampar di tepi pantai
di kala pasir putih menyanyi
menyanyi dengan sukaria
sang penyair terpesona
akan diukir dalam bingkai
sunyiku ditelan derita
tawaku terdiam sekejap
malamku tak sanggup dirangkul
meskipun bintang cerah
aroma piluku tak akan sirna
sinar meredup ...
apa salahku?
kubertanya selalu
mengapa nafasmu sirna dalam
...nafasku?
sungguh kutak kejam
sungguh tak menyakitimu
tapi dikau tak meresapi kepedihanku
perih sungguh laraku tersanjung
meskipun dikau tak bersamaku
kukenang sepanjang sinarmu tak sirna
....dalam kalbu
sungguhkah itu?
hanya Tuhan tahu...

sm/21/12/2014@siamir






MEMBACA SEBUAH PUISI
Oleh :siamir marulafau


Kadang pembaca membaca sebuah puisi hanya membaca puisi begitu saja tanpa memperhatikan diksi dan makna oleh pembacanya.Oleh karena itu, sering dijumpai tafsiran yang menyalah dan tidak sesuai dengan apa yang ungkapkan oleh penyairnya.Seperti apa yang ditulis oleh Penyair Dalam Lingkaran Cinta tentang sebuah puisi bertajuk"HARI IBU YANG MULIA".Ada sebahagian pembaca menafsirkan dan tak tahu makna dan tujuan serta diksi dan pengungkapan seorang penyair seperti :

"Hahaha,salah tafsir. Kasih yang diuraikan di sini kasih anak pada ibu hanya sepanjang galah dan tak sedepak tapi kasih Ibu iya "Sepanjang jalan", dan ini kadang yang tak dimengerti oleh sang anak.Maka anak2 itu dibina dan diarahkan supaya jangan masuk neraka karena melawan sama Ibu".(Tafsiran seperti ini merupakan kelalaian pembaca dalam memaknai sebuah kata yang dugunakan oleh sang penyair).Makasih.





HARI IBU YANG MULIA
Oleh :siamir marulafau


Hari ini hari Ibu
Hari yang mulia
Kasih tak sedepak
Kasih sepanjang galah
Kasih kuukir di kerudungmu
Kucium tanganmu
Menunduk di hadapanmu
Ibuku, tempat mengadu
Kasih terurai dalam
..sanubariku
Meskipun kuhidup setinggi
...langit biru
Kasihku tersemai dalam kalbu
Terlupakan sungguh tidak
...akan wajahmu
Di mana pun kuberada kutetap
...mengenangmu
Karena titipan kasihmu
...merangkul jiwaku
Di kala aku duduk
Ku selalu berbayang akan
...petuahmu
Kutak akan hidup bagaikan
...tunas
Jika dikau tak menyelimutiku
Kusadar akan diriku
Surgaku di bawah telapak kakimu

sm/22/12/2014@siamir





PANEN
Oleh :siamir marulafau


panenmu merekah
buah mengukir lelah
hasil tertuai
orang kampung berpesta
penyair tersenyum
syair membahana
burung pipit terbang
sawah ladang basah
harapan tak sirna
semangat berkobar
langit tersenyum
bumi gemetar
hujan mengguyur
petir bersua
gemuruh kabur
lingkar sepeda berputar
menelusuri perairan
orang kampung terpesona
Ompung Lela Jingga...
siapa?
speda pun terkekeh kekeh
amat senang...

sm/21/12/2014@siamir





KEMBANG
Oleh :siamir marulafau


meskipun nafasku tersendat satu dua tiga
kutetap tak melupakan akan dikau di penantian
seiring sinar membias dalam jiwa
di kala kembang mengeluskan seulas senyum
mengukir senja yang kelabu
kutak akan kubiarkan dikau hanyut dalam
...genangan air mata
sepanjang duniaku terbayang jua
jika demikian, aku bukan kepompong kehausan
...akan kasih dengan janji mulus semulus salju
kuyakin salju dikau rangkul akan meleleh ke tepian
sepanjang gunung kudaki tak akan meletus
...sampai akhir zaman

sm/20/12/2014@siamir






KASIH TAK AKAN CAIR
Oleh :siamir marulafau


meskipun daratan lautan diguyur hujan
rinduku akan dikau tak akan sirna
sepanjang daratan tak akan cair dalam harapan
sepanjang lautan tak meluap sampai ke kutubnya
biarkanlan daun-daun berguguran
biarkanlah pohon-pohon bertumbangan
asalkan pilar kasih kita semai tak akan pudar
di kala rasa pilu akan kasih terkenang
...tak akan menyeberang ke pegunungan
tak akan melintas di atas lautan
terhempas badai berkepanjangan....

sm/21/12/2014@siamir






PELUKAN HATI
Oleh :siamir marulafau


janda atau gadis tak mengapa lah asalkan laraku tersentuh dengan kenikmatan sepertinya bulu kuduku naik di atas langit yang biru dan baru aku tahu prinsipnya jua sama dengan aku bahwasanya lajang atau duda pun tak mengapa asalkan berbaik budi denganku sepanjang laraku tersentuh dengan rangkuman salju mengerang di atas kasur lembut selembut salju

sm/22/12/2014@siamir





CASTLE
By :siamir marulafau


You look like the happy prince
The castle you stay rebuilt in golden age
Whereas the people think to be happy
To share with no for others'
To think over and over with no meaning
Selfish is the majority
What should be a hope given to societies
If there is nothing to be promising
Though the sky can be grasped for futurity
Bu, no man seems to agree with
Since life is beautiful to think
To enjoy until the end of soul going away
Before and after life come to sleep
Miles away before to sleep
Miles away before to sleep
Until the world would be destroyed to be dust
No one agree to these all
Because life is so valuable...
While others are eager to be improved
For selfish is the poison of all
Solidarity is the golden thought of man
To be supposed to bring at the end
Because life is for only a while
No one is absolutely eternal to survive
Belief or not to be...
Depends on personality
Since the world is imitation only

sm/22/12/2014@siamir





HARAPAN
Oleh :siamir marulafau


tak ada air garam yang mengasini diriku lagi jika deburan ombak tak akan menyentuh bibir pantai
tak ada luka yang perih menyegat di hati
tak ada angin hujan mengguyur harapanku lagi di kala senja menjelajahi tanah diam sampai kuterkapar berdiam diri

...
sungguh senjaku akan terkapar jika harapan tak akan membias di penantian seiring jiwa berkobar sampai kuterkapar di atas awan tak berpilar

sm/22/12/2014





BERKAIL
Oleh :siamir marulafau


aku menunggu berjam-jam
mengkail di tepi sungai
satu pun ikan tak akan kudapat
di kala senandungku di gerayangi
rasa pilu pun kian bertambah
tak bisa lagi aku merangkulnya
apa yang kudapat?
hanya tetesan air mata
...berlinang ke tepian
sepertinya harapan putus di pelataran
tak bagaikan benang putus
...akan masih dapat disambung...
jika kasih akan dikau memutus
jiwa terasa menerawang di atas air
tak ada sampan lagi kudayung
penyelamat jiwa...
sungguh terampung kasih kusemai
di kala semilir angin pun berpaling
...menghembus harapan ke tepian
terkapar di tebing...

sm/22/12/2014@siamir




KASIH IBU
Oleh :siamir maulafau


setetes air susuku
kusuguhkan dikau
kubesarkan dari tunas
mengembang menjadi
kembang
...

kasihku tak bisa
tak bisa diukur
kasihku sepanjang
jalan kenangan
tersemai pada
helai nafas

kubaringkan di kala
sembilan bulan dalam
kandungan
kubawa berlari
mendaki se tapak jalan
kubawa jalan di atas
pegunungan
kugendong ke lembah
pegunugan
merenungkan nasib
sampai kapan dikau
berkembang?

kasihku bagaikan air
tak dapat dibelah
tak dapat diukur dengan
takaran...
sungguh kasihku terpendam
pada setiap urat nadi
pada setiap darah mengalir
ke muara

sm/23/12/2014@siamir




TJOET NYA'DHIEN
Oleh :siamir marulafau


namamu terukir di prasasti
namamu tersemai dalam setiap relung
namamu tak terlupakan...
namamu tercantol dalam jiwa insani
namamu mengalir dari hulu ke muara sungai
mengalir tanpa basa basi
karena dikau mawar bangsa
mawar bertunas mengembang pada setiap masa
namamu merangkai semangat
berkobar demi perjuangan
sanubari sungguh rela dalam pengorbanan
namamu tersanjung bagaikan ibu pertiwi
di telapak tanganmu tersurat nasib bangsa
sungguh aromamu mewangi bagaikan perfum
tercium di pelosok-pelosok
tumpah darahmu membias dalam setiap jiwa
perjuangan...
perdamaian...
persatuan....
gilang gemilang di lubuk perasaan setiap insan
menggapai merdeka tanah air bersejarah
sepanjang negara lempang dari belenggu penjajahan

sm/22/12/2014@siamir

Kamis, 04 Desember 2014

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari Sembiring - PERGILAH, TAK PERLU MENUNGGU IKHLASKU


PERGILAH,
TAK PERLU MENUNGGU IKHLASKU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Untuk kali ini
bisakah kita muka ketemu muka
bicara hati ke hati tanggalkan basa basi
untuk apa terus bersandiwara

Sejak mula kita tau siapa kita
kita sepakati melebur jiwa
sejak itu kata ikhlas sudah terambil paksa
meski mulutku tidak bicara, bukan ku tak tau apa apa
seringkali mataku kau tutupi dengan jari terbuka
Tiap kutanya tanpa mendakwa,jawabmu selalu lagu lama

Pergilah tak perlu menunggu ikhlasku
maafkan jika hadirku tak seindah mimpimu
semua catatan kutitipkan ditiang waktu
abadi jadi saksi bisu

‪#‎Billymoonistanakau‬, Rabu malam,03/12/2014 =20:20 wib





MENGAPA MENCARIKU LAGI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Mengapa mencariku lagi
pergiku sesaat setelah pamitmu
bertahan aku redam, pergi aku sakit hati
nestapaku mengharu biru

Bagaimana mungkin kucurahkan suara hati
baru ku mulai, kau hujani dusta diatas dusta
kupilih diam kutawarkan keterusterangan apapun terjadi
apa adanya meski pahit kenyataannya
saat kutanya tanpa mendakwa kau berkelit berlagu lama
tak ingin bersengketa, kusimpan duka berbingkai air mata

Barangkali biarlah tetap begini
dalam kesendirian mari menilik jauh kelubuk hati
jarak dan waktu jadi saksi sekaligus mengadili
untuk kembali aku sudah tak tau jalan lagi

‪#‎Billymoonistanaku‬,Kamis, 04/11/2014 =14:14 wib
— bersama Icha Dewi dan 19 lainnya.





KENANGAN ABADI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Senja membawa berita
hanyut dikedalaman hati nurani
sisakan sesimpul senyum diujung bibir sesaat nyata
seringkali lahirkan nestapa perih tak terperi

Andai cerita bisa kutata ulang diruang sukma sekali pun
ingin kumusyawarahkan lini awal kejadian
menata posisi berdiri diantara kita
seiring sejalan meski tak senada
atau merubah skenario cerita tanpa dilengkapi rasa
agar berdiri kita tetap sama meski dihujani sengketa

Terlanjur cerita telah dibingkai digaris nyata
kenangan itu abadi tak tau kemana muaranya
misteri hidup dan kehidupan milik kita
tak perlu merubahnya jadi benih dilemma

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu, 07/12/2014r = 21:21 wib





JANGAN KIRIMI AKU JANJI TANPA FAKTA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Jangan kirimi aku sejuta puja
atas kata tereja
bedebahpun tertawa jumawa
melecehkan nasib hamba
sahaja pengemis dirumah sendiri
katanya negeri penuh demokrasi

Jangan kirimi aku sejuta puji
atas ingkar terjalani
jika rekayasa kau bilang suratan diri
dibawa kemana negeri ini

Jangan pernah percaya pada janji tanpa fakta
jamak serupa tapi tak sama lihatlah buahnya

‪#‎Billymoonistanaku‬, Kamis, 11/12/2014 = 09:09 wib





TOLONG SEMPURNAKAN DOAKU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Tak pernah sempurna doaku
menipis seturut nyata hidup
retak retak
bebenturan cadas duniawi
insan fana ditunggangi angkara murka
ikut jadi pemrakarsa

Seberapa lama lagi aku sanggupi
bertahan diderasnya kepentingan
tak banyak teman
kebenaran yang ditinggalkan

Jika harus memilih aku sudah tak punya pilihan
tolong sempurnakan doaku

‪#‎Billymoonistanaku‬, Rabu, 10/12/2014 = 16:16 wib




HATI TERKEPUNG
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Jangan kabari aku lagi
beritamu menggoncangkan sanubari
semakin rapuh tempat bergantung
hati terkepung
catatan tercecer sepanjang usia
terbuang percuma

Jangan kabari aku lagi
tak mampu kuberdamai dengan suara nurani
selalu saja sisakan lara
dari kisah tanpa muara

Jangan kabari aku lagi
sebaiknya tutup saja buku diri

‪#‎Billymoonistanaku‬, Senin, 15/12/2014






PANGGILANKU BERBALAS GEMA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang Muham


Setelah kau lesap
kudapati diriku tenggelam diselimuti gelap
terkapar redam seremuk remuknya
tak berdaya serupa mati suri saja
masih kupanggil namamu
tinggal itu memory tersisa dalam kalbu
Kau sisakan tanya nan tak pernah terjawab
lembar kenangan basah kuyup air mata
jalan takdir memaksaku terus merayap
meski sanubari menjerit hati hampa

Pencarianku berujung sia sia panggilanku berbalas gema
kini senja menyapa aku harus bagaimana

‪#‎Billymoonistanaku‬,Senin,15/12/2014






ZIARAH KEBAJIKAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham
.

Masih saja ku jumawa
merasa layak tapi kenapa tak disana
serupa sebayaku pegang simpul tongkat komando ditangannya
selalu tampil dimuka
semua mata tertuju padanya
sepatutnya penuh wibawa

Ternyata aku cuma insan dilayakkan diplanet Tuhan
sebutir debu dilingkaran maha besar antariksa
kelana hina diberi kesempatan
ziarah kebajikan dibumi persada

Inilah aku Tuhan pendosa yang dilayakkan
kasihanilah jiwaku ampuni dosaku pelihara imanku

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu, 14/12/2014




TANGGALKAN EGO PRIBADI,
MARI MENANGKAN HATI NURANI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Pagi terhidang bawa terang
sapa mentari hangatkan segenap penghuni
telah usai episode malam kini cerahkan hati
tengok ikhlasnya surya
beranjak dan songsong harapan terbilang
carilah agar mendapatkannya

Bertumpuk realita sejajar usia
tiap individu adalah residu tak terkecuali
tanggalkan ego pribadi mari menangkan hati nurani
cukupkan anda punya syukuri pemberianNYA

Pedomani Kitab Suci rambu rambu hidup dibumi
tak ada abadi insan datang dan pergi

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu, 14/12/2014 = 07:07 wib

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - GERIMIS


GERIMIS

Gerimis tipis pupuskan langkahku bertemu denganmu
Dalam bayang bayang kelabu
Kau selalu memanggilku
Tersenyum penuh arti yang begitu indah
Senyum yang selalu damaikan hati dan perasaanku
Awan kelabu yang hampir gelap
Sirnakan pandangku untukmu
Gelap dan sangat berawan...
Disini,,,,
Aku berharap
Akankah mentari muncul dibalik mega mendung yang gelap
Sedang biang lala tersenyum manis diujung sana
Berwarna yang sangat kusuka...
Hujan gerimis begini
Kurindu rengkuh hangatmu
Yang menggairahkan alamku
Tapi kutau kau tak mungkin muncul
Karna mendung hitam menghalangi cahayamu...
Sedang biang lala selalu menari dan bernyanyi
Diujung senja yg kelabu
Haruskah kugantungkan harapanku
Disetiap warna yang menggulir mempesona...?
Sedang kau disana
Berharap kan menemuiku
Dalam hangatnya pelukmu,,,,
Dan akupun berharap ada dalam pelukmu
Yang hangat menggairahkan jiwaku
Accchh,,,,,,
Gerimis tipis datang lagi
Selalu dan selalu menghalangi kita untuk bertemu
Bersabarlah....
Mungkin esok kau muncul dengan cahayamu yang mempesona
Dan hangatmu yang menggairahkan jiwa
Mentariku,,,,,
Kurindu kehangatanmu

"""""""""""""""
By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
Siantar city 4/12/2014 8:01



LANGIT MALAM

Kutatap rembulan cahayanya temaram
Langit hitam yang berawan
Namun indah meski tak berbintang
Disana,,,
Kumelihat senyummu
Meski tak manis namun cukup sinis
Hingga kulupa menggantung mimpi manis
Malam malam begini
Kuingin rengkuh bayangmu
Yang berbatas awan tipis
Kuingin rebahkan kepalaku dipundakmu
Hingga semua resah menyatu
Bagai mimpi yang berpadu
Tapi gerimis tipis menyapu
Semua harap dan anganku
Semua sirna bagai debu...
Malam malam begini
Ingin kuberlabuh dihatimu
Tapi awan hitam menyapu semua anganku
Sirna,,,,,,,
Bagai bayang bayang hitam yang kelam
Temaram,,,,
Tapi kni kau datang
Ulurkan tangan kasihmu
Tatkala hatiku hampir beku
Karna terlalu lama menunggu
Ku hanya termangu
Masih mampukah aku...
Untuk selalu mencintaimu...

""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 3/12/2014 22:34




DISINI

Disini aku selalu menantimu
Dalam gelapnya lorong tanpa lampu
Semua begitu sepi
Bagai hidup tanpa mimpi
Malam malam begini
Aku rindu seraut wajah milikmu
Aku rindu sesungging senyum manismu
Semua dimana...?
Hilang tanpa arah
Hilang tanpa tujuan
Bahkan kau telah bawa hatiku
Bawa cinta dan kasih sayangku...
Hingga ku kehilangan semuanya
Tolong,,,,
Bawa kembali cinta dan kasih sayangku
Jangan sembunyikan hatiku
Direlung hatimu,,
Karna kuakan kesepian tanpanya.

""""""""""""""
By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
2/12/2014 16:59
Siantar city


--------------


jadilah dirimu sendiri,,,,
Jangan pernah berubah karena orang lain




RAGAM NYA BERSAHABAT


Kalau mau MENIPU kok tanggung kali ya.??
Ditelpon ga diangkat,,,,di sms ga dijawab..
Janji cuma seminggu utk biaya berobat
Sudah sebulan lebih ga ada kabarnya
Diajak ketemu ga mau utk minta penjelasan..
Apa mmg tipenya suka menipu orang ya....??
Soalnya ada juga yg sudah ketipu
Padahal yg ditipunya orgnya susah pula itu....
Bicaranya selalu menyudutkan orang lain
Seolah dirinya yg paling hebat,,,,
Ohhhhh,,,,,
Sahabatku sayang,,,,,
Rendahnya nilai persahabatanmu
Ditolong dalam kesusahan
Tapi tak berterima kasih pd yg menolongmu
Pesanku untukmu,,,,
Kembalikanlah pada tangan yang sudah memberi kedalam tanganmu
Aku jadi malu krn sdh memberi refensi pd orang yg menolongmu...
Maaf edisi kesal karena merasa dibohongi sahabat sendiri.
Kpd Admin,,,jgn dimasukkan ke Blog ya...?
Krn ini bukan puisi hanya menyalurkan kekesalan saja.





NAMAMU

Kusebut namamu dalam doa malamku
Agar kau selalu ada dalam hatiku
Meski jarak antara kita begitu jauh
Tapi serasa kau ada disini
Menemani hari hariku
Menjaga kala tidurku
Mendekap dengan tangan kokohmu
Malam malam begini
Dirimu selalu hadir dalam tidur lelapku
Meski semu...
Tapi kau nyata dalam khayalku
Mengisi hari hariku hingga punya arti
"""""""""""""""

By Endang Misnawaty II
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku
20/12/2014 0:17

Kumpulan Tembang Kata Youthma All Qausha Aruan - TAK LAGI TERTAHAN


TAK LAGI TERTAHAN
Karya : Youthma All Qausha Aruan



m u n g k i n
SANG PENGUASA RAYA

sediakan RANSUM
di HAMPARAN GELAP

akan KU GENGGAM
RANAH PRAHARA hitam merah

Kisaran, Sumatera Utara







INI JALAN ITU

selama ZEBRA turun ke Jalan
yang lalu lalang pun bak JERAPAH berleher panjang

terkabar aksi atraksI
hingga bulan desember di tanggal enam

entah ini akan sebagai binaan disiplin
ataukah target visi ber misi dan aman

begitu agaknya apa mengapa
rangkaian indah lintas berNegara




........jika tak lagi bertahan arah jalan yang tepat

JANGAN SALAHKAN
angin ataupun putaran bumi

# alasan selalu makin pintar menyusun kata dari huruf yang sama...

----------------------------------

entah berapa kali......

NADA dan VOICE VOKAL-KU
kau sangka hardik di Rentak MARS

namun jika itu kelak ada lagi cobalah kutip SYAIR tersampaikan

agar jelas akankah itu kejutkan BINAR CINTA-MU atau SAPAAN INDAH tuk kau nikmati
karna...
dibalik itu ADA PADAHAL
BETAPA MEMBLUDAKNYA
dorongan semangat KASIH SAYANG-KU PADA-MU

"aaAAuuUUOOOOOOO......"

# seiring jerit Tarzan........



-----------------------

kata Oppung....
ketika itu yang masih ku ingat
>>>

(diantara ucapannya)
suatu waktu nanti
dikala sudah ada yang namanya Facebook

jika ada seOrang Lelaki, ungkapkan Sedih dan Galau di Statusnya
itu tandanya dia berharap Wanita memBujuknya

dan jika....
Seorang Wanita Ungkapakan Sedih, Pilu, Galau, dsb
maka.....
tak salah lagi
dia berharap ada Pria yang Memujuknya yang sesuai dengan Mau Pilihannya....

# namun......

tentu ada namun nya
yaitu.....

Ngaca jugalah terlebih dahulu sebelum Memulainya....

HAAHAAHAAAAA......

"tarrr songooni ma hira2.."





"RAMAI-KU SEPI"


kehabisan hitungan detik waktu direntetan detak hujan di-seng tak berplafon
dehem tadi tak bersahut
batuk kecil berulang terbalas gaung

gulungan berfilter ketiga
antrian rapat legakan hasrat

sekilas kutanya asbak dan meja
tentang bagaimana ku-wujudkan malam ini cinta

diantara lelap permaisuri
dan ke-asyikan ku menyentuh digit facebook ini

pilihan indah habiskan nikmat rangkulan malam

-------o o-------
Youthma.A.Q.Aruan
kisaran larut.......





"INANG nami"


tak tertemui lagi......
bahkan hingga kini dan nanti

diRangkulan SANG PEMILIK KEHIDUPAN, kami berharap Bahagia-mu Sempurna menuju ketika SORGA selamanya

Doa kami Mohon serta Harap
atas Perkenan Duhai Ya ROBB

Kumpulan Puisi Srymasta Sinulingga - SINETRON TANPA JUDUL


SINETRON TANPA JUDUL
Karya : Srymasta Sinulingga



Akting..
Kumainkan peranku sebaik yg ku bisa
Seperti dalam ceritera Upik abu, pinokio, bahkan Cinderella
Sampai aku lupa, Kau tau.. Aku bukan diriku

Akting..
Kau khayalkan sesedih-sedihnya kisah cinta
Agar menetes si air mata 'tuk membuat pemirsa percaya,seolah ini nyata
Demi menghayati peran dalam skenario
Kisah cinta yang penuh dusta

Kau atau aku kah pemeran utama
Kau atau aku kah pemeran pembantunya
Sama saja.. tanpa kita,kisah ini takkan ada

Meski terkadang kita benci memerankannya
kita tak bisa berhenti menjadi pemainnya

Oh.. Ya.. Bisa kah kau tanya sang sutradara?
Sinetron ini, apa judulnya..?


Kumpulan Puisi Maia Syifa - KAU ITU ADALAH AKU


KAU ITU ADALAH AKU

Jangan berkeluh kesah
Jangan bermuram durja
Pujuk hati dan pikiran mu tuk melihat realita

Kenyataan yang ada bahwa KAU adalah pengukir cerita
pengukir rasa dan juga pengukir cinta yang tercipta
dari tatanan hidup yang penuh makna dan warna

Perjalanan panjang dalam hidup mu
adalah saksi bisu waktu yang mengiringi langkah mu

KAU adalah nuansa yang tercipta dari untaian kata kata
KAU tercipta dan besar
dari arus bolak balik gelombang samudera yang menerpa

Sekuat dan seberani apa KAU bertahan
itu semua tergantung kekuatan alami
yang bersemayam di dalam dirimu

Dan KAU itu adalah AKU

=============================
27112014
By : Maia Syifa
Tanjungbalai,Sumatera Utara




KRAM OTAK

Sesibuk apapun diriku,
Namun aku tak mampu
Menghentikan Otak ku
yang terus sibuk memikirkan dirimu

Dan maafkan lah aku...
Jika hadir ku
tak seindah mimpi mu...

10122014
Maia Syifa





BICARAKAN PADA KU TENTANG APA SAJA

Sayang...
Huruf demi huruf ku satukan
menjadi sederet kata berbasis cerita
dan ku rangkai menjadi bermakna

Sayang...
Bicarakan padaku tentang apa saja,
tentang kesedihan,
tentang kerinduan,
tentang keindahan,
tentang keinginan,
dan tentang hasrat yang terpendam
dari keinginan hidup yang tak pernah berkesudahan

Sayang....
Rasa tak bisa ditukar ...
Kasih tak bisa ditawar...
Cinta biarkan berakar...
dan semangat biarkan berkobar...

Sayang...
Di lubuk hati ku yang paling dalam
banyak kata yang ku bungkam dan terpendam
Ku coba memaknai hakikat
dan ku coba mempelajari rasa
Tapi aku tetap belum juga bisa memahami seutuhnya

Sayang...
Rasa mu dan rasa ku
bergelantungan di ujung rindu
Membakar dan membahana di perapian rasa
Tetap terus ku coba memaknai hakikat
Tapi ujung tombaknya selalu tak berkesudahan

Sayang...
Simpan dan sisipkan rindu ini sedalam dalamnya
Sedalam mungkin yang bisa kau sembunyikan

Sayang...
Di langit biru ku satukan asa dan rasa yang menggebu
ditelan senja yang menggelayut
dinginnya angin malam
Ku larut terbawa emosi jiwa yang membuncah
Ku tak temukan solusinya
Tapi ku yakin semuanya pasti punya makna
dan punya cerita nantinya disana.

Rabu, 10122014
By : Maia Syifa

Sabtu, 29 November 2014

Kumpulan Tembang Kata OZ - DESA KAMI


DESA KAMI

sepuluh tahun lalu sudah
ketika wakil rakyat datang ke desa kami
ia menjanjikan penerangan di desa kami yang terpencil
yah
itu sepuluh tahun lalu
dan hingga kini kami masih menggunakan lampu minyak

lima tahun lalu ada seorang lagi datang ke desa
dan berjanji akan jernihnya air di desa kami
yah
Itu lima tahun lalu
dan kini kami masih menikmati mata air yang keruh di kaki bukit

tahun ini pasti ada yang datang lagi!


----------------------------


terlalu pagi tuk berkelahi dengan waktu
si kecil dan gitar tua peninggalan ayahnya
menyenandungkan lagu penyayat hati di pagi yang mendung
suaranya merdu ku rasa
begitu tenang dan lembut
ada yang bergejolak dalam dirinya
seolah ingin berkata satu hal
tapi ia tak mampu menjelaskan
ia ingin sekolah tapi ia tak punya biaya
ia terus berdendang hingga langit merah jambu
ada rasa lelah tapi ia menahan
ia pengamen kecil

-------------

BAK HUJAN

Ini bukan sajak pemberontakan
bukan teriakan keji pada pemimpin yang bedebah
yang duduk nyaman di kursi berputar
katanya demokrasi
tapi bertindak otoriter
hingga di balas dengan anarki
apa ini !!
Inikah restorasi?
Awas, awas
Pembual tersenyum sinis bagai sampah
pecundang !
tertawa terbahak dalam duka nestapa kaum jelata
ini bukan pemberontakan
ini teriakan pilu
dari mereka yang salah memilihmu
bukan pemberontakan


Karya : Oz

Kumpulan Tembang kata Muhammad Rawindra Syah Khan - PLEASE FORGIVE ME


Aku selalu ingin menjadi mimpi indah dalam tidurmu
aku selalu ingin menjadi sesuatu yg mungkin bisa kau rindu
karena hidup ku selalu merapuh tanpa dirimu

Aku ingin menjadi sesuatu yg selalu bisa membuat mu bahagia
aku ingin kau tahu bahwa diriku selalu memujamu
tanpa kehadiran dirimu diriku sepi dan waktu yang seakan merantai hati

Kau seperti nyanyian dalam hatiku
yg memanggil rindu ku pada dirimu
seperti syair dalam nadiku dan mengalir dalam jiwaku

Hanya dirimu yg bisa membuatku tenang
tanpa dirimu aku merasa hilang
dan sepi, dan sepi
--------------------------



If I was able to restore the past, maybe I'll change the mistake I have ever done to you, but yet I am just a man who is never perfect, and at this time I am only able to pronounce words when I am sorry to know that all that has been late, but I am going to continue to learn to change attitudes and mistakes of the past and the future, I am still going to pray that in the future you will get the better of me and once again from the bottom of my heart and from body and soul, I just want to apologize for my behavior and error I have done to you ...... (PLEASE FORGIVE mE).


Oleh : Muhammad Rawindra Syah Khan

Kumpulan Puisi Aidah Lembayungsenja - KEINDAHAN MALAM


KEINDAHAN MALAM
Karya : Aidah Lembayungsenja


Hening
Bening
Mengaca
Membaca
Sebuah roda kehidupan
Merebah dipekatnya malam
Bermuhasabah dikeheningan nan sunyi
Agar hidup yang penuh misteri tiada tersembunyi
Membuka semua indah namaNya
Mentartilkan AsmaNya
Bersenandung bersama malamNya

Hongkong,27112014





KAMBOJA DI NISAN HATIMU
:Aidah Lembayungsenja


Kamboja menemani di nisan samping peristirahatan terakhirmu
Aku terpaku begitu setia ia
Mewangi membaur ditanah merah itu
Buaian kidung kematian
Olah lisan menuju nisan
Jangan biarkan ia kemarau
Ambil kesejukan dibawahnya

Derap langkah menuju gerbang senja
Insan manalagi yang akan mengelak

Nisan bertulis nama
Isyarat kau kembali keperaduan hakiki
Salam perpisahan sebuah pertemuan
Akan kita lalui dimana kehidupab terus berjalan
Nisan bukan suatu barang yang ditakutkan

Hampiri diri untuk bercermin
Aku ini siapa
Tiada rupa tiada benda yang dibawa
Ini semua bekal kita menuju Sang Khaliq
Mampukah kita berserah sedang sombong diri mengubur sifat tanahmu
Untukku biarlah abadi namaku di nisan tak bernama itu

Hongkong,29 11 2014

Kamis, 27 November 2014

Kumpulan Puisi Mukarrom - UNTUKNYA


UNTUKNYA
Karya : Mukarrom


Jika ini benar
pasti ada disana
jika ini tak benar
aku ingin jalan untuknya
birkan ia berlalu
ia hanya kenangan masa lalu
teringat kadang
benci datang
tapi sayang
ia masih ku sayang
‪#‎merindu_untuknya‬





MENTARI BELUM TENGGELAM
oleh: morjal


Birkan ia berlalu
ia hanya masa lalu
tatap ke depan
di sana ada jalan
mentari belum tenggelam
harapan akan selalu ada
meski nantinya telah malm
rembulan hadir dgn cahayanya
sang pencipta tak memberi kita jalan gelap
hanya kita yang memilih jaln yang salah
kembali dan coba tatap
persimpangan mana tempat kita salah





MAAF
Karya : Mukarrom


Kau datang dgn janji palsumu
mudahnya aku percaya
kau datang dgn janji palsumu
tapi sayang...
Keyakinanku telah gugur
maafkn aku...
Meskipun kau memeinta
mungkin aku akan berpikir 2 kali untuk mempercayainya
‪#‎trauma‬

Senin, 24 November 2014

Kumpulan Pusi Kiki Soraya - KELU


KELU

Mungkin aksara kita kini, tiada beradu padu
adakah resah ini, kembali dapat mencumbu rayu
dikala lafadz kita benar-benar terasa kelu?

~ Kiki Soraya ~ Jakarta, 19 Juli 2014 03:24 WIB






BILAKAH


kendatipun rasa sayangku terlanjur berkeping
ada keinginan untuk ku tata kembali
layangkan beribu harap, bilakah terjadi kembali seperti tatanan yang pernah ku genggam itu?
serpihan rasa nan berserak terasa melelahkan, buncahkan benak ke penjuru raga
kerana setitik asapun dirasa tak cukup?

Kiki Soraya Jakarta, 26 Oktober 2014 20:03 WIB


-----------------

Untuk sesaat, tiada rangkaian kalimat yang ku semat
Biarkan ia memuai hingga lega-kan rongga-rongga benak
Biarkan ia kembali kepada induk kalimat yang mengikat, dan hangati kembali tatanan itu ke-esokan harinya.

K ~ S ~ J
16 Desember 2014 22:49 WIB

------------


Bukan megahnya tatanan aksara yang terangkai terang bagai bintang gemintang dapat menggugah netra memandang lekat
Bukan pula lihai jemarimu memaksakan keindahan tatanan yang ingin menarik diri ini agar tersenyum?
Lalu apa inginku?
Sederhanakan aksaramu?
Agar ku tahu kejujuranmu dalam merangkai kalimat itu bukan: plagiat.

K ~ S ~ J
Pondok Kelapa, 20 Desember 2014 19:45 WIB


---------------


1
Sketsa usang enggan terunggah, jika hatinya tak jua: tergugah.
2
Padamkan hasratmu untuk kali ini, agar ku kembali: sendiri.

K ~ S ~ J
20 Desember 2014

Kumpulan Pusi Emmy Metamorfosa‎ - SEHABIS SORE


SEHABIS SORE
Karya : Emmy Metamorfosa


Lembayung kuning berbaur jingga
Utusan senja
Panji malam yang akan segera tiba






MANTANKU ANAK MEDAN
Karya : Emmy Metamorfosa


DIA YG NGAKU NYA ANAK MEDAN
WALAU CUMA MEDAN PINGGIRAN

DIA YG PUNYA PRINSIP TAK TERGOYAHKAN
RELA MATI DEMI KAWAN
WALAU RUMAH TANGGA JADI TARUHAN
WALAU PUTRA TUNGGAL TERLANTARKAN

DIA YG MERASA ANAK MEDAN
MODAL PERGAULAN YAKIN JAYA MASA DEPAN
PERGAULAN JALANAN JADI HARAPAN

DIA YG MERASA TAMPAN
TAK PERLU LAMA MENGGANTI PASANGAN
DAN TERBUKTI DIRIKU TIADA TERGGANTIKAN

DIA SEKARANG RASAKAN
BAGAI MAYAT BERJALAN DI LORONG GRAHA PESAKITAN
MERASA KESEPIAN DI TENGAH KERAMAIAN
BERKERABAT DENGAN PARA BEGUNDAL
KU TAK INGIN BALAS DENDAM
KU TAK MUNGKIN MAIN TANGAN
SEPERTI YG DIA AJARKAN

KU HANYA INGIN DIA MENGUNYAH KESALAHAN
KUNYAH TERUS TANPA BISA DIA TELAN
KARENA KU TIADA BISA MEMAAFKAN
DIA SI ANAK MEDAN
YANG RELA HANCUR DEMI KAWAN

goresan amatiran; Nov 2014




KU KULI

Ku kerja demi uang
Uang untuk makan

Bayarlah tenagaku
Jangan beli harga diriku
Atur waktuku
Jangan renggut hari hariku
Tunjukkan kewajibanku
Jangan belenggu kehidupanku

Nov;2014


Karya : Emmy Metamorfosa
Kisaran, Sumatera Utara,





.........................KAMPUNGKU....................

Pemandangan...,
Tugas menggambar yang selalu bu guru berikan
Kuas dan pewarna sudah ku bancurkan
Mulai ku layang kan lamunan

Kampungku
Tiada gunung biru dengan matari kuning di tengahnya
Tiada sungai dan sampan kecil di atasnya
Tiada sawang kuning hijau membentang
Tiada pantai landai dengan nyiur melambai

Kampungku
Yang ada rumah rumah tumbuh bak cendawan
Jalan jalan dengan beratus persimpangan
Tiap gang berjejel para pendatang

Kicau kacer hilang,berganti "tin tin"kendaraan
Pelimbahan menggenang debu beterbangan
Yaaahhhhh....
Kuasku kering di tangan
Kanvasku diam dalam tatapan

Kampungku
Tiada yang bisa ku lukiskan

Karya : Emmy Metamorfosa
Kisaran, Sumatera Utara,




MALAM KU


Bukan rinai seruling mengiris kalbu
hanya lengkingan Lae tenggen di lapo ujung simpang

Bukan sesengguk pungguk di puncak dahan
hanya derum motor tak kenal rambu tak tau aturan

Bukan bintang gemerlap di langit beribu
hanya awan gelap memaksaku menutup pintu

Malam,yah..malam malam ku
Selalu begitu,selalu dan begitu
Serasa vonis tanpa palu
Merindu pada siapapun aku tak tau

Malam,malam malam ku
Yah hanya begitu selalu

gORESAN aMATIRAN
Kisaran;Nov 2014


--------------------


Gedung megah bertingkat
Penuh ruang bersekat sekat
Langkah tertambat,badan terikat
Pikiran pun tumpat

Banyak rasa tak terungkap
Tak banyak kata bisa tersurat
Tapi apa mau di ucap
Disini ku mencari,disini ku mendapat
Sekepal nasi untuk ku suap

gORESAN aMATIRAN;Kisaran;awal Des 2014





BERSAMANYA
Karya : Emmy Metamorfosa


Mampukah aku jadi pelangi siang nya
Bisakah aku jadi bintang malam nya
Jadikanlah aku kunang kunang dikesepianya




ANTARA ADA DAN TIADA


Antara ada dan tiada
"asa"di dalam jiwa
Laksana pajar dan senja
Sekali gairah sekali pasrah

Jenuh bertabir gelak tawa

Antara ada dan tiada
Harapan danrencana

Raga melayang bersayap usia
Hari berganti besok,besok menjelma lusa
Entah apa selanjutnya
Entahlah................


------------------

Remaja putri berjilbab
Mesra bergandeng remaja putra
Masuk hotel tak lama keluar
Short time!

Maafkan aku Baginda Nabi
Karena tak pande berjilbab
Dari remaja hingga begini tua
Karena ku takut terkoyak
Dimuka"



----o KEMARUK

entah dari mana
Asal Bahasa tersebut

entah ketika gimana akan muncul serasa gak jelas apa mengapa nya...........

TAPI..........
sedang di GANDRUNGI saat2 ini

ITU YANG PASTI

----------------


Pengintai yang indah
Mengendap ngendap dibalik pelepah kelapa
Kala ku terjaga dia mengintip di sudut jendela
Pangeran malam

gORESAN aMATIRAN
Kisaran;Des 2014

Jumat, 21 November 2014

Kumpulan Puisi Azhari Str - TANGKAP HATI - TANGKAP HATI


TANGKAP HATI – TANGKAP HATI (1)

Dor dor dor
Aku aku kamu kamu
Aku aku, kamu kamu
Aku aku kamu kamu
Kita-kita, kita-kita (3x)
Jadi mawas
Mawas-mawas, mawas-mawas!
Jadi mawas dgn kita..
Hati-hati, hati-hati!
Tangkap-tangkap tangkap-tangkap
Tangkap hati, tangkap hati
(kita jadi mawas dgn kita)

*dkat akhir 10/14 (az- masih, pasca pesta rakyat )



TANGKAP HATI – TANGKAP HATI (2)

Tangkap-tangkap, tangkap-tangkap
Tangkap hati, tangkap hati
Jadi kita, jadi kita
Jadi hati, jadi hati
Jadi cinta bagi kita
Jadi cinta bagi dia
Jadi cinta bagi kami
Jadi cinta bagi dia
Jadi cinta bagi Dia (Nya)
Jadi cinta bagi bumi
ibu pertiwi, bumi ini...

(dekat akhir 10/14, pasca pesta rakyat )
Jadi cinta bagi


Oleh : Azhari Str
Tanjungbalai,Sumatera Utara

Kumpulan Puisi Samsul Hadi - GADIS TUA BERKERUDUNG KELAM


Generasi yang terlupakan#
kami bersuara kau tanggapi dgn senyum terpaksa,
kami bercerita kau anggap itumah cerita biasa,
kau penguasa yg tak paham keiginan jiwa,
kami generasi bukan igin d puji,di dengarkan namun d mengerti ttng suara jerit jiwa.
Kami kau elakan seolah tak ada celah buat kami untuk negara.
Sumpah pemuda hy momok belaka.

Beri kami sedikit kesempatan untuk merubah indonesia tercinta#saam pemuda indon


--------------------------------


Cahaya di ujung jiwa.
Setiap diam menjelma kosong
segala rasa menjelma asa
cita-cita tersangkut terpotong
tertindas janji-janji lama

ketika semuanya sirna
bias jiwa menyala
membakar penghalang cahaya
hingga ujung jiwa tgar dan memilih untuk tetap mencinta ,

gadis tua berkerudung kelam*

Oleh : Samsul Hadi
Selong, Nusa Tenggara Barat




NEGERI PARA PEMIMPI
oleh samsul hadi lombok.


Negeriku negeri subur makmur
negeriku negeri kaya akan mimpi
laut hutan dan tambang besar
memberi mimpi yg besar kpd sang perindu kesejahteraan walau dlm hati,
negeriku negeri mimpi,
negeriku negeri yg senang akan hal yg baru,
negeriku bangsanya bercorak seperti mimpi di sianf bolong,
negeriku potret surga fakta neraka dlm jiwa,
negeriku bermimpilah bermimpilah bersama

Kumpulan Puisi Mardiana Ukhti - OLEH SEBAB ITU AKU MENCACIMU


OLEH SEBAB ITU AKU MENCACIMU

Cukup sudah!
telah kau serabut akarku, kau gunduli sehelai demi sehelai
lalu kau tegakkan tanpa sandaran.
Bukan gugur daun-daun oleh sebab aku mencacimu
tapi lihatlah
kau biarkan aku mengais setitik air ditanah tandus
yang telah kau kuras habis
tak bersisa!

Borneo,20.11.14
Oleh: mardianaukhti@gmail.com

----------------------

Suara kami hilang begitu saja
ditelan oleh perselingkuhan
antara jabatan dan keserakahan itu kata ''Arini Hidajati''

kembali terngiang-ngiang ditelingaku
jelas sekali pelan menusuk hati kecilku
ataukah itu karena''kami'' hanya ''Rakyat Kecil''?!

Aih! betapa beratnya menyimpan ketidakadilan yang kita lihat.

Borneo, 18.11.14
Oleh: mardianaukhti@gmail.com

Senin, 17 November 2014

Kumpulan Pusi Adipati Anzar - GORESAN RASA


~GORESAN RASA~

sejimpit ingin ku
lelah panjang menanti tampi

debu bercampur remah
ku pilih yang lekat
di kulit telapak keriput dan tanah gersang

penanak nasi retak
mengusung ikrar selubung jiwa ku menyibak tirai tirai
buktikan mimpi bukan tidur lagi

----------------o

17nov2014
KOTA KISARAN 03.45


-------------------


tapak kaki ku kapalan
betis keras mengembang
celingak celinguk berjalan jauh

terik hujan embun dan angin
setia kerap menemani jenuh juga juga merangkul rajin walau yang bukan pangkal pandai ku

keringat tumpah berlebihan
haus lapar kian terasa

senja ku tak terasa sudah kini

ku salam BERANDA mu
RUANG PEKERJA SENI
izinkan DAKU
REHAT dan MENIKMATI


-------------------------


>>> GAJAH GAJAH LIAR
beradu hempas

tak sekedar PELANDUK TUNGGANG LANGGANG

tapi SEMUA BERANTAKAN





"HIDUP ANU"


DUNIA masih tiada henti
sudah entah berapa PUSING dari TUJUH KELILING

ALAM memancar kian GEMERLAP
BURUNG dan GUNUNG tercengkeram LIAR SYAHWAT

-kisaran kota 17.37-


-------------------

kicau kecil burung
tak lagi menyambut pagi

serak kering nanyian alam meliris sumbang sambutkan akan hadirnya sang mentari
terkabar penghuni negeri
menyeberang samudera jauh

RINDU KU bertemu dimata terpejam
saat ku buka pandang pun hilang


kisaran ASAHAN
25nov2014 01.30






JERIT BUNGKAM
Karya : Adipati Anzara


sang jelata papa

lakukan lah
dan usah berhenti......

meski hati ku luka
meski jiwa ku lara

kepuasan itu
jika harus terpenuhi oleh ku

dan andai kali ini
agar sesal tidak suatu waktu nanti.........


------------------------------

.....mencapai
k e t i n g g i a n
tidaklah mudah
sebab
berpijak ditumpuan kokoh pun terasa bagai melayang
namun
kerugian semakin besar jika gagal dikarenakan tak kuasa mengawal perasaan
02. 17


----------------------


saat diketika itu dulu

galah panjang dan patok lele bagian indah keseharian kita

tak perduli kau wanita
tidak perdulikan aku pria
kita berkeringat dan tertawa
karena kita kuda tunggangnya

sekarang itu masing-masing menjauh dan pergi

tapi di ingatan ku
masih jelas seperti apa ingus mu menyapu atas bibir hingga pipi

olehnya pula
rindu ku terasa mengepit malam ini di temani gerimis

bising menghibur seng berlobang


----------------------------


kenapa kita
berada pada JENUH yang seandainya BETAH.....

dewasa ku awet di gelagat belia

aku lengang dikeramaian
hingar bingar ku pongah di senandung sunyi

kini ku berada disaat lalu


# kedai nangka
seharusnya berlalau
29nov2014 17.00

Oleh : Adipati Anzara
Kisaran,Sumatera Utara





"ADA DITAMBAH KAH"


adipati anzara
05nov2014 03.45
mutiara KISARAN
**

desakan WAKTU yang
memaksa ku tambah gundah

satu per satu
ku penggal sebisanya mengkupas mungkin demi mungkin

henyakkan sangka ke seandai hingga di keajaiban tiada tara

masa kan kandas.....

buntelan proco gaun, pekakas dapur, lampin dan kopiah pirang

tak jua nampak arah
hijrah kemana

bocah taruna ku
bernyanyi temani si kakak nina

aku dan cinta ku
berpandang hampa
kehabisan jawab bahkan Tanya





AMPUN ITU MASIH
oleh: Adipati Anzara
kisaran 09nov2014 11,23
-----o

jari tak sanggup menghitung
walau itu seramai kita
waktu tak berani berjanji
andai pun dia tak ingkar pasti

namun.......
saat tak ingin
jika tuk berlama-lama

lembah itu
memang gelap dan dalam
dan cinta mu ada digelimangnya

kuatkan hati
tuk memapah langkah mu
percayalah...
senyum masih menyambut mu
di pinggir tebing sadar tuk tempat bersandar


----------------------


....entah berapa banyak
TANYA di sangka dari sejumlah ada

jika itu walau diranah bila
bukankah kelak bertanda jawab

namun itulah
tersembunyi dijauhnya jalan ini
menyimpan harapan

DIA beri terasa pasti.....
# jiwa tersapa nurani



-------------------------

"DISINI KETIKA ITU DATANG"
oleh: Adipati Anzara
09nov2014 02.30 WIB


terjamah risau dilarut malam
ego nya hasrat belasah ingat ku

rentan....
menggelepar.....
kecamuk tak terlerai.....
tersengal dihayal tak beralas


-----------------

JAWAB KU TANYA MU
kisaran larut
16des2014


takarlah
tak mau ku......
agar seberapa ingin
terlihat sejelasnya

tanyakan jawab
bisik hati mu.....
benarkan entah
atau ucapkan yang lain



------------------------

tikus got gelisah
tak tentu arah......
kelewar
pun singgah gak bilang2
aku tak mau ketinggalan turut serta dengan terkesima
hingga mata berkedip seakan lupa......
--------o tersapu aroma dan lekuk indah mu yang entah itu sengaja atau bukan terpersembahkan dihadap pandang sini
sekelebat nalar ku serasa minta
kesekira bisa ajak lah aku....
atau datanglah kelak kapan ke bilik inbox...
jika pun tidak layangkan lewat multimedia dari sana...
terawang ini kini
dirangkul binal desakan ragam sangka berangan
aku semakin kuat menunggu seiring menambah gerimis malam ini......


-----------------------

......jutaan angan
kerap penuhi hayal
tersusun indah diTalam Sajian

bumi dan isinya
terukir manis dilembaran kata
bahkan kulit langit
ikut lengkapi paparan

begitulah.....
kini Zaman melangkah Cepat
kayak Mie Instant yang serba cepat

siram dan hangatkan
kemudian Santap

segitunya terlihat
yang terlalu mudah lelah lunglai

beranggap tawaran
terwujudkan telat.....




---------------


kusadari.....
kata Selamat HARI IBU yang ku-sampaikan
terlalu banyak disegenap SIKAP dan LAKU DIRI ini TAK SEINDAH ITU
"AMPUNKAN daku OH IBU....."

d
a
n
.
.
.
.

(diantara ini semua, juga bagian sesungguh menyiangi ruang sadar dibongkahan Rasa)


Minggu, 16 November 2014

Kumpulan Tembang Kata Rany Maharani - IKHLAS


Jangan kamu berpikir apa yg kamu dapatkan,sebelum kamu berpikir apa yg sudah kamu berikan

---------------------

Berkaryalah dengan appa yang orang suka .jangan dengan yang kamu suka.


Oleh : Rany Mahrani
Kisaran, Sumatera Utara






HARI HARI KU

Disaat keheningan malam kutersentak dari tidurku seperti ada yang memanggil nama propesiku. Kuayunlangkah penuh dengan sejuta tanya.aku terharu ketika melihat sepasang bola melepaskan kristal bening dengan seraut wajah penuh pengharapan.
Kusalam dan sapa penuh santun,kurangkul dan kupapah menuju tempat untuk mewujudkan segala oimpian dan harapannya.Disana kujawab semua keinginan itu,sampai ahirnya sepasang bola itu memancarkan cahaya kebahagiaan senyum penuh makna yang dalam disaat mendengar suara lengkingan penuh arti "SALAM AKU TELAH DATANG SESUAI DENGAN JANJIKU ,TERIMA KASIH PADA JIWA PENOLONGKU"



Oleh : Rany Mahrani
Kisaran, Sumatera Utara

Kumpulan Sajak Cinta Tok Laut - ANJING MAJIKANKU


SAJAK SAJAK CINTA TOK LAUT

Anjing majikanku cukup patuh
Siap mengawal sampai subuh
Kencing ditilam berak diranjang
Baunya menyengit bukan kepalang
Namun majikanku cukup sayang
Karena bisa membuat monyet-monyet takut dikandang
Anjing majikanku disukai banyak orang
Sebab gonggongannya terdengar dari ujug kampung sampai pedesa'an
Yang ingin mencuri harus pamitan
Bisa aman asal diberi daging rusa jantan
Anjing majikanku memang populer
Karna majikannya juga orang teler
Anjing majikanku memang sedikit cantik
Karena hobbynya juga suka mengelitik
Anjing majikanku memang nyentrik
Karena setiap hari sering disuntik
Agar tahan dikritik

Pelantaran Gudang belacan,2014


-----------------------------

Nyonya-nyonya menor dengan dua handphone ditangan
Melenggangkan krincing gelang emas murni curian
Mencoba melirik lelaki bersorban yang istirahat diperaduan
Sttt...
jangan menatapnya dengan mata tajam
Sebab tak saatnya hijrah sekarang
Hm...
Nyonya menor memang aduhai
Punya laki dua tuwasan
Tak 'kan kau temukan dilembaran koran
Sebab artikelnya salah editan

------------------------------
Seorang bocah bertutur kepadaku disebuah pelantaran gudang belacan ;

Bapakku memang seorang penata yang kreatif
Setiap enam jam sekali beliau pasti merobah peralatan dirumah kami
Kadang tempat bawang ia tukar ketempat garasi mobil
Kadang meja ia tukar ketempat tidur
Kadang tempat celana dalam ia tukar keruang tamu

Pernah aku bertanya ;
Pak....
Laci tempat uang ini koq nggak pernah dipindah-pindah

Lalu beliau menjawab;
Itu tak boleh dipindah dan dibuka
Kecuali jika aku mangkat nanti

Aku terdiam dan berkata-kata dalam hati ;
Hm...rupanya bapakku selain penata yang baik...beliau juga punya hobby mengkoleksi semua jenis uang...dari recehan sampai ratusan....dari mantra sampai ramuan...





Wajahmu kulihat terpajang di jidat para petinggi
Menjadi langkah nyonya nyonya menor yang ber haq tinggi
Napsu para birahi memuncak menatapmu dengan arus bertegangan tinggi
Bersiul menggoda dengan sinandung sufi

Hm...
Kong...jangan begitu napsu...
Yang marah belum tentu bisu
Kemarin kulihat dia menikmati susu
Sttttt.....hm...
-------------------------

Didalam buku harianku
Kusimpan deru ombak pantai
Yang dari kemarin gelisah
Menjenguk daftar isinya

---------------

Ketika aku mampir dipadepokanmu
Ada hasrat dalam hati ingin membangunkan semadimu
Hoi hulubalang....
Kalau tamasyamu masih jauh ...
Izinkan aku melukismu sekedar bukti aku tlah berkunjung kepadepokanmu
Dan sebagai bukti nanti setelah kepulanganku
Hm....
Mungkin tafsir lukisanku keliru
Kamu semadi membangun tiang pancang dunia
Atau berzikir memuja Ilhiyat-Nya..
Hm...


Oleh : Tok Laut
Tanjungbalai,Sumatera Utara



Kugambar bulan diarus air
Tangkahan berang
Ku'ukir mentari diteriknya siang
Bianglala merajuk
Kujaring bayu figelombang
Badai topan amarah
Kudekap asa diatas dilema
Lembaran hati berguguran
Ah...puisi ini begitu menakutkan

---------------------------

Pendar renjana beringsut rasuk sukma
Erlola menyeruput manisnya nista
Jangan lambaikan amarah
Aku masih rindu tikar kumuh yang kau gelar diberanda



-------------------------------
Asa'mu kan patah tak ber'arah
Darahmu yang sentak'kan nadi
Adalah luluhlantak emosi jiwa
Yang kan mengapung bagai bahtera hilang kemudi
Jeruk telah bertabur bunga
Pias ringkih rangka sebentar lagi akan bersemayam dalam nada
Akan brrpaling wajahmu dari jagad roh bumi maya
Klinik tak sempat kau lewati
Rentak suara paduka tak'kan pernah lagi menyala
Saat itu akan kau dengar bisikku dalam senandung lagu diakhir nafasmu






cinta bak seganas ombak melulur tanah
merebah pantai kehamparan buih
menikam hati kepusar bumi
gelora haru biru menahan prahara rindu
terkesima dalam linangan air mata
menetes bak embun dikekang ranting kasih
yang serapuh hampanya jiwa

gerai rambut tak lagi diterpa angin
karna beliung tertahan di dahan kering
gerah mendekam dada
bergetar dibelantara jiwa
mengurai mimpi yang semalam
disinar fajar hati yang terhenti bersinar

--------------------------


rindu gerogoti jiwa ditiap detik
bayangi napas citaku
tak pernah ada baju cemas meski upuk senja mulai tiba
embun adalah adalah naluri air mata alam
akan terus mensajakkan lagu kasih yang kutulis
dari kejauhan kucium aroma wangimu
akan menghias semerbaknya alam maya
kutatap wajah ranting yang melukis elegy pagi firasatku
tumbuh bagaikan bunga langka dari sorga
yang akan memberi kesejukan dan damai tiada tara
kalian adalah motivasi untuk semua realitas hidup
terima kasih atas sajak juangmu membela pamflet cinta kita
Teruslah berlari putra-putra sang pajarku
nikmati jam sembilan pagimu hingga panjangnya rentang senja
akan membelai penuh warna
kasih tak terhingga bagi titisan simpul kasihku nanti
puisi inilah hartaku tuk melebihi jelang doaku untukmu




ANYALLAH BAYA


Degup jantung malam getarkan tubuh kotaku yg telanjang
Birahi bising jalanan cumbui lugunya persimpangan
Tuntaslah peraduan titi tabayang bersama napsu pantai yang gersang
Terkulai lega pada pelabuhan tikar pandan
Pada kamis malam yg malang

Duh perempuan perempuan kebaya
Yang meliuk liar diatas tenda beca pak tua
Kau memang kulihat terus bergegas
Memasuki pintu gerbang tanpa hiasan bunga kenanga
Renjis rampai tepak tembaga
Merajuk meninggalkan tangisnya
Duh perempuan perempuan setengah baya
Ribuan andung sinandung ibu ibu tua
Memang sedang koor mendendangkan tembang paduka " anyallah baya "

Dari ; SAJAK SAJAK CINTA TOK LAUT





PINTU GERBANG

Celah jendela qalbu yang terbuka pada rumah puisi
Nampakkan potretmu yang kemarin kusuguhi mimpi
Tangisi cumbu kita yang kemarin mati suri
Disini tak ada lagi liris senandung sufi menjadi dendang direntak tari
Tenggelamkah semadiku kearus api
Yang senantiasa menyulut perang suci
Aku didua gerbangmu hari ini

TOK LAUT





SOROT MATA PUISI TOK LAUT


Jelang hari jadi tanah paduka (tanjungbalai ) 27 Desember 2014

Maha karya budaya melayu yang terpahat erat adalah referensi ketajaman rohani. Spiritual dan eksistensi budaya adalah puncak estetika nenek moyang kita. Bangunan ornamen melayu adalah syimbol phylosofis yang kini hampir sirna dan yang masih tersisa;
Bale
Tepak sirih
gurindam
Pantun
dan hikayatnya adalah inspirasi yang tak pernah kering ditimba, bagaikan pemikiran universal dan bijaksana "Sultan Alaidin Syah Johan " yang bergelar " Al Qahar " ( sang penakluk) telah meniti lorong lorong penuh makna menapaki petunjuk paripurna dari kerajaan Iskandar Muda berbekal ajaran suci Islam kita.

Dari ujung tanjung kami datang
Menyusun sembah serumpun salam
Menjunjung tepak adat dan resam
Singgah juga kepekan gambang

Salam kepada yang Maha
Adalah gaung puji
Ikhtiar untukmu para tuan dan puan

Dipulau marwah ini adalah temalu negri melayu
Salam kepada datuk segala hang
Segala tuah dengan sumpahnya
Salam kepada tubuh segala ruh
Segala jimat dan petuahnya

Ribuan tuah jadi aksara
Bercerita kepada laut
Bersembang disajak
Mengatur layar mengubah sega

Kita pancang marwah kepada nurani
Melayu takkan hilang dibumi
Bersemat bersama jiwa gurindam hakiki
Berbaju hikayat dan budi
Meski kotaku seperti bulan yang terluka'
Kami para pekerja seni tetap membawa perban membalut liangnya'
Dan mengagungkanmu dijelang hari jadimu

BALAYAR SATUJUAN
BATAMBAT SATANGKAHAN

Jabatku
TOK LAUT & Community


-------------------------

Tugas "neo korteks" adalah " berpikir, berbicara, melihat dan mencipta. Otak ini merupakan tempat kecerdasan anda.

Di otak ini pulalah bersemayam kecerdasan yang lebih tinggi, intuisi....

Intuisi adalah kemampuan menerima informasi yang tidak dapat diterima oleh panca indra .

Yok berkunjung kekamar puisi metafisis ... mungkin disana ada informasi itu hehe ...

KAMAR PUISI METAFISIS

Khalil gibran pernah berkata;
Tujuh kali aku pernah mencela jiwaku
Pertama kali aku melihatnya lemah
Kedua kali aku melihatnya ia berjoget dihadapan orang lumpuh
Ketiga sampai ketujuh katanya kita melihat berkali kali tanpa membagi bagi...





JEJAK LANGKAH " SULTAN ALAYDIN SYAH JOHAN
PENDIRI
KOTA ANJUNGBALAI 27 Desember 1620 - 27 Desember 2014
____________________________________________________ TOK LAUT


Jelang hari jadi tanah paduka (tanjungbalai ) 27 Desember 2014
____________________________________________________

Maha karya budaya melayu yang terpahat erat adalah referensi ketajaman rohani. Spiritual dan eksistensi budaya adalah puncak estetika nenek moyang kita. Bangunan ornamen melayu adalah syimbol phylosofis yang kini hampir sirna dan yang masih tersisa;
Bale
Tepak sirih
gurindam
Pantun
dan hikayatnya adalah inspirasi yang tak pernah kering ditimba, bagaikan pemikiran universal dan bijaksana "Sultan Alaidin Syah Johan " yang bergelar " Al Qahar " ( sang penakluk) telah meniti lorong lorong penuh makna menapaki petunjuk paripurna dari kerajaan Iskandar Muda berbekal ajaran suci Islam kita.

Dari ujung tanjung kami datang
Menyusun sembah serumpun salam
Menjunjung tepak adat dan resam
Singgah juga kepekan gambang

Salam kepada yang Maha
Adalah gaung puji
Ikhtiar untukmu para tuan dan puan

Dipulau marwah ini adalah temalu negri melayu
Salam kepada datuk segala hang
Segala tuah dengan sumpahnya
Salam kepada tubuh segala ruh
Segala jimat dan petuahnya

Ribuan tuah jadi aksara
Bercerita kepada laut
Bersembang disajak
Mengatur layar mengubah sega

Kita pancang marwah kepada nurani
Melayu takkan hilang dibumi
Bersemat bersama jiwa gurindam hakiki
Berbaju hikayat dan budi

Meski kotaku seperti bulan yang terluka'
Kami para pekerja seni tetap membawa perban membalut liangnya'
Dan mengagungkanmu dijelang hari jadimu

BALAYAR SATUJUAN
BATAMBAT SATANGKAHAN

Jabatku
TOK LAUT & Community


--------------------------

Pujangga/politikus AMIR SYAKIB ARSELAN pernah bertutur 'bahwa ; Selama ada hidup maka ia merupakan arena perjuangan untuk memperebutkan kekekalan hidup itu. Dan syarat kemenangan perjuangan harus terbina diatas kebensran dan haq, sehingga terhimpun didalamnya dua kekuatan raksasa' yakni kekustan mareial ( maddyah) dan kekuatan moral ( adabyah )

Dari paparan diatas jelaslah bahwa menciptakan keseimbangan itu sebenarnya bukanlah kerja ringan' tidak pula mudah'membutuhkan waktu'memrrlukan usaha terus menerus dan memssuki proses.

Kacamata kita saat ini kita arahkan sejenak kepada komunitas " pekerja seni " khususnya di kota tanjungbalai atau ruang lingkup sumatera utara' bahkan kalau perlu skala nasional. Kita melihat bahwa keseimbangan antara kebutuhan hidup lahir dan batin para pekerja seni belum seimbang. Sebahagian besar komunitas pekerja seni masih disebut sebagai kerja batin, realitas hidup sebagai pekerja seni belum mampu menghidupkan ekonomi keluarga 'meski dari sebahagian kecil ada yg mampu menempati ruang dan waktu keseimbangan itu. Rendra dizamannya juga pernah bertutur bahwa "tidak sedikit para pekerja seni yang memilih pekerjaan untuk menutupi kehidupan sehari hari dan menjadiksn kesenian proyek kebutuhan batin saja.

Renungan ;
Berkecimpung dalam dunia seni amat membutuhkan motivasi dan tidak boleh larut oleh suasana, hanyut oleh keadaan, sebaliknya tidak berusaha mengolah keadaan.

Kita sedang dalam perjalanan, dengan demikian segala sesuatu yang menjadi tantangan tidak harus membuat kita surut kebelakang dan kecut untuk mengolah keadaan.

Tak ada panen raya bagi komunitas seniman' meski pesta akbar sekalipun akan digelar.

POLITIK ADALAH SENI MELIHAT PELUANG
TOK LAUT


--------------

Ma ..senja hampir tiba ...
Begitu muda siang kita ...
Tangan hari menggenggam mentari bak bulan dibintang fajar
Rebahlah dipangkuan kami hai gugusan bima sakti

Kami ingin menompangkan kasih diteduh simpul hatimu
Yang kan payungi senja kami nanti
Istana hati kami begitu rapuh tanpa bidadari

Ma ... tolong cabuti ubanku yang mulai memutih

Yakinlah ... sajak rambutku ini begitu putih
melebihi cahaya mimpimu

Tentang bunga langka yang jatuh dari sorgawi ini
Aku tinggal meng"amin" kan doamu

Ma ... esok masih ada pagi ...
Duhamu bergegaslah mengejar sajadah hatimu ...
Alunkan puisi hati kita diberbisik pinta kita
Ma ... aku mengurai mimpi kita dulu ya...
Diperaduan malam dan tahajjud cinta ...
Ma ...

Rabu, 12 November 2014

Kumpulan Puisi Dede Andriani - AKU TAK BISA APA - APA


AKU TAK BISA APA APA


Disaat kau membisu
Aku tak bisa apa apa
Disaat kau terbujur kaku
Aku tak bisa apa apa
Disaat kau tak bisa lagi apa apa
Aku juga tak bisa apa apa

Aku tak bisa menolong mu
Apalagi untuk membantu mu
Karena aku tak bisa apa apa

Aku tak bisa apa apa
Disaat darah mu telah beku
Aku tak bisa apa apa
Disaat tubuh mu tlah kaku

Maafkan aku...
Karena aku tak bisa apa apa





WALAU SEDETIK


Bagaikan terbakar api
Bagaikan terhempas dan hancur berkeping keping
Air mata tak bisa terbendung
Terus... Dan terus mengalir
Melihat kau tak berdaya

Kau yang biasanya menjagaku
Dengan jasmani mu yg gagah
Kini tiada lagi ku lihat
Yang ku lihat hanyalah jasad yang terbujur kaku
Dengan darah yang beku

Mata yang tertutup
Bibir yang terkatup
Kini tak mampu lagi kau buka
Walau hanya sedetik....





WAKTU


Waktu memang bisa merubah segalanya
Tapi waktu juga bisa menetapkan segalanya
Waktu bisa menyimpan segalanya
Tapi waktu juga bisa mengungkapkan segalanya

Mungkin waktu tak bisa bicara
Tapi waktu bisa berkata
Mungkin waktu tak bisa melihat
Tapi waktu bisa merasakan

Waktu adalah waktu
Yang selalu tau dan mengerti
Apa yang terjadi dalam hidup ini...





DENGAN PUISI

Dengan puisi aku bertanya
Kapan aku bisa mendapatkan mu
Dengan puisi aku menangis
Aku takkan pernah mendapatkan mu
Dengan puisi aku mengenang
Itu hanya sebuah cita cita

Dengan puisi aku tersenyum
Melihat kau bahagia
Dengan puisi aku tertawa
Keabadian yang tak bisa ku dapat
Dengan puisi aku berdoa
Semoga kekal selamanya...





HARAPAN HAMPA


Knpa kau hdir dan mnggoreskan tinta hitam di kertas kosong ku?
Kenapa kau tulis crita...
Seakan kau punya tulisan indah
Knpa kau ukir tulisan mu seindah mungkin
Pdhal itu tk brarti ap2
Ap karena hanya ingin mencoreng saja?
Atau ingin singgah sbentar saja?
Atau mungkin...
Kau ingin melukis... Dgan tanpa warna

Kau lelaki gagah
Kau seorang lelaki yg sdah mngenalkan ku...
Bagaimana kau harus mngetahui sikap mu...

Martabat mu...
Jabatan mu...
Dan juga pangkat mu....
Mgkin sudah mnutup mata bathin mu..
Utk tdk bnar2 tulus mngenal sseorang

Aku kagum...
Saat kamu ingin berteman dgan ku
Yg bukan siapa2
Dan Yg bukan ap2

Tapi pada saat nie juga..
Kau tlah menyadarkan aku..
Dan telah mengenalkan aku
Betapa sakit nya jadi driku
Sblum aku jadi "siapa"

--------------------------

memori ku..
sayang ku...

masih terlintas di benak ku..
tentang masa lalu yang tak kan prnah kmbali lagi
jika di kenang
andai di ingat
masih di simpan
memori yang tanpa virus utk mnghncurkan nya
sangat terjaga
bahkan terjaga...
tidak akan rusak
tdak akan lecet sdikitpun
bahkan tak akan hilang
ckup sdtik untuk memutar kmbali memori itu
btuh seumur hdup untuk mlupakan nya
janji-Nya itu pasti
janji-Nya itu tak prnah mleset
janji-Nya itu tak prnah ingkar
janji-Nya itu akan tepat pada waktu nya
pada hari..tanggal..bulan..tahun..jam...menit..bahkan detik
smuanya tepat dan akurat

pada saat itu pula..
memori itu berakhir dgan sad ending
dgan ktiadaan pmlik memori nya

air mata... jangan di tanya
rasa sedih.. itu pasti
rasa tk ingin brpisah.. itu ada
nada tersedu sedu.. sangat jelas
jejak tertatih... sangat tampak
bahkan sampai lemah tak berdaya..


----------------------

mungkin memang ku cinta
mungkin memang ku sesali
pernah tak hiraukan rasamu
dulu..
aku hanya ingkari
kata hatiku saja
tapi mengapa kini
cinta datang terlambat ....



Karya : Dede Andriani
Tanjungbalai,Sumatera Utara






SEDETIK


aku baru saja mengenal mu
wahai seorang pria
aku baru saja mengetahui mu
wahai kaum adam

berawal dari ujung jari yg berkisah singkat
seakan tak munafik untuk mengetahuimu
siapa kamu?
aku cukup tau
bagaimana kamu?
belum cukup ku tau
apa profesi mu?
aku tau..

begitu juga dengan mu untuk tau tntang diriku

kabar mu..
stiap hari bagaikan kicauan brung yg tak kenal waktu
suaramu...
slalu trdengar dri bisikan elektronik yg slalu menghubungkan aku dn kamu

seakan tak menutup kemungkinan
rasa bunga ingin mekar mengikuti perasaan itu ada...
bahkan senyuman mentari bila terlihat
akan indah bagaika melihat warna pelangi

aku rindu kamu..
kamu yg bru aku kenal
kamu yg baru aku tau

butuh waktu untuk mmpercayai nya





SEKEJAP


begitu mudah untuk mu
datang dan singgah utk brteduh di hati ku
dlam rintikan derai hujan yg turun
ku lindungi drimu dgn ksih syg yg ku punya
kasih syang yg sudah lama bergelut dalam linangan air mata

kau tlah mnemukan kunci hati yg tlah lama tertutup
kau tlah tmukan itu
kau dtg..
kau singgahi..
kau temui..
kau coba akrab..
menyapa...
melihat..
mendengarkan kisah silam ny

namun...
sekelip mata kau pun pergi
pergi mninggalkan hati ku
yg tlah kau buka...
pergi mninggalkan crita dn knangan yg ad di dlm nya
prgi... tiada bekas sama sekali
bekas jejak mu pun tk trlihat

ap sbnrnya yg kau ingin kan
dri aku yg bukn siapa2 nie
ap sbnrnya yg kau ingin kan
dri aku yg bru sja kau knal

apa?
apa?


--------------------

Ya Allah...
Hanya dengan takdir dan kuasa Mu
Hamba bisa mnjadi sseorg yg tlah Engkau rncana kan..
Ridhoi lah stiap langkah hamba
Lindungi lah hamba dri org2 yg ingin mendzolimi hamba
Lindungi pula kedua org tua dn kluarga hamba ya Allah
Ya Allah ...
Brikan lah hamba ksempatan agar hamba bisa membanggakan kdua org tua hamba...




"MENGENANG"
Karya : Dede Andriani

Di temani dgan sbungkus cemilan ringan dan sgelas air putih
Ku coba membuka lembar kisah silam yg pnuh dgn kenangan indah
Dgan canda dan tawa
Smpai tak terasa barisan gigi mulai muncul pada mulut masing masing...


Kisah itu hanya bisa di kenang
Tak bisa untuk di ulang
Karena waktu... Tak mampu lagi mnemani ku kembali pada kisah itu

Waktu hanya bisa mnemani ku untuk berjalan dan menatap ke depan

Stelah waktu itu berlalu
Kita hanya bisa ber andai andai
Dan Tak sadar sesekali penyesalan pun singgah...

Mngenang masa lalu
Memang lah penuh dgan kngan mnis dn pahit...

Dan merancang masa dpan adlah hal terbaik untuk kehidupan
Walaupun akhirnya Allah juga yg mnentukan...