RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Senin, 31 Maret 2014

Kumpulan Tembang Kata Nur Aini Natakusima - BELAJAR MEMAHAMI KARAKTER


BELAJAR MEMAHAMI KARAKTER".............
Belajar memahami.

Memahami perbedaan karakter, perbedaan daya pikir, perbedaan orientasi, perbedaan latar belakang dan perbedaan persepsi. Memang tidak mudah namun perlu dipelajari dengan kesungguhan maka hidup akan terasa lebih berwarna dan membahagiakan. Sungguh dengan memahami, masalah akan sedikit muncul. Janganlah membesarkan suatu masalah yang akan menyulut kebencian kepada diri sendiri dan juga untuk orang lain. Nikmati hidup dengan Ibadah dan penuh rasa bersyukur pada-Nya.

Oleh : Nur Aini Natakusuma




HADIRNYA CINTA BARU

Kau mungkin menghilang dari pandangank
Tetapi tidak dari hatiku
Kau mungkin jauh dari jangkauanku
Tapi tidak dari fikiranku
Kehadiranmu dalam hidupku
Membawa sejuta pijar lentera
Senyuman, canda tawa, serta cintamu
Mampu menyembuhkan lukaku dimasa lalu
Kaulah yang membuatku bangkit dan percaya lagi akan arti dan makna dari cinta yang lama sudah hilang, sudah terkuburkan
semoga cintaku yang baru ini dapat menyirami kegersangan hari-hariku,
seperti gersangnya pohon yang akar-akarnya kurang kuat untuk menopang batang pohon besar,
ambisi cinta yang membakar jiwa
Akan aku sirami dan aku rawat cintaku yang baru ini dengan doa, ketulusan,
kejujuran dan kesholehan,
agar cintaku mendapatkan selalu RidhoNYA hingga halalku
Agar terasa nyaman dan indah pada waktunya. Aamiin YRA
.
Karya; Nur Aini Natakusuma...
04072013
Jakarta




MENUMPANG RINDU DI ANGIN LALU

Masih terasa dingin nya lembut bayu menyapa.
Seakan kau masih disisiku hangat dan dingin hembusan nafasmu.
Bagaikan sang halilintar
Mengejutkan ku dari terlena.
Datang dan pergi Seiring alunan ombak berlari
Pijar langit berganti warna.
Bermusim ombak ku tak terasa.
Sekilas panasnya mentari
Cintamu ku semat direlung hati.
Dijendela kamar hatimu
Ku menumpang rindu diangin lalu.
Dan ku titip senyum dan doaku
PadaMu Kau lindungi dia selalu.

Karya: Nur Aini Natakusuma
NA.NK... 11032014
Jakarta




CINTAMU TAK DAPAT KU MILIKI


Sekuat apapun perjuanganku Untuk memenangkan hatimu. Berharap cintamu Hanya untukku Namun semua hanya anganku Cintamu tak dapt ku miliki Karna aku bukan pilihan hati . Ada orang lain lagi Yg kau pilih menjadi penjaga hati. Dgn hati kecewa Aku tak mampu meraih cinta Yg slama ini aku damba Menjadi kekasih setia Namun kini harapanku sia-sia. .


Oleh : Nur Aini Natakusuma
Jakarta
NA... 23022014




LELAKI JUGA INGIN DI MENGERTI


Jika Kamu menganggap Lelakimu adalah pelindung,Maka berjalanlah di sampingnya,bukan di depan untuk mendahului atau di belakang untuk di pecundangi.. Lelaki itu keras,tapi ketika Ia menyayangi ssorang.. Maka ia bisa menjadi lemah bahkan hancur hanya karena patah hati.. Lelaki itu kebanyakan tak suka di atur2,maka Bahasa yang paling mudah agar Ia mengerti adalah memahami apa yang Ia butuhkan,bukan memerintah atas apa yang kita mau,apalagi memaksakan.. Cemburunya adalah perlindungan berupa kekhawatiran dan takut kehilangan yang kadang Ia sendiripun tak bisa menjelaskan. Kenapa cemburu itu ada? meski caranya terkadang berlebihan. ...... Lelaki sejati, adalah ia yang tak akan membiarkan wanitanya menangis karena hal apapun. Bukan hanya wanita yang ingin di mengerti, lelakipun sama ingin di mengerti bahkan ia lebih manja daripada wanita

By : Nur Aini Natakusuma




“AKAN KUCARI NAMAMU DALAM SAJADAH SEPERTIGA MALAMKU“.


Cinta dalam diamku, Haruskah kau tahu jika aku mencintaimu.. KURASA TIDAK, Karena cinta itu tak bisa terungkap agar bisa terlihat.. hanya bisa dirasa dalam hati, Bukan aku tak berani mengurai.. Tapi aku takut salah dalam menempatkannya, Karena apa yang menurutku baik, Belum tentu baik menurut-Nya.. Aku ingin yang terbaik untuk Robbku Sebenarnya.. Acuhku bukan berarti mengabaikanmu.. Diamku bukan berarti tak mengingatmu... Karena akpun insan biasa..... Ada perasaan...Ada keinginan.... Ada harapan... Namun aku merasa diri belum pantas untuk itu..... Biar ras ini tercipta, Kusimpan disudut hati, Hanya ALLAH saja yang tahu.... Kuterbangkan sayap anganku ke Angkasa, Agar nafsu tak menyeretku inginkan cinta.... Akan kucari namamu disepertiga malamku...... Aku harap kaulah yang tertulis di Lauhul Mahfudz untukku...... Jikapun bukan.... Tak mengapa aku percaya takdir-Nya adalah yang terbaik u ntukku..... Aamiin yaa Robbal Alamiin....

09012014
Oleh : Nur Aini Natakusuma
Jakarta

Kumpulan Tembang Kata Wira Ara Sudibyo - CINTA


CINTA

matahari membangun kan ku dari mimpi..
gelap nya malam telah tiba di ujung senja..
ku rangkai bait kata demi cinta..
untuk menyambut kasih tak tertunda...

hakikat cinta ialah rintihan panjang..
yang dilakukan oleh lautan kasih sayang
ia adalah cucuran airmata kesedihan dan menjadi langit pikiran tak terbatas.
ia adalah senyuman cerai, kebun kebun bunga dari jiwa..

kelam lembut hati berkelabu menjadi sepasag bola mata yang indah..
hanya airmata yang menghiasi nya.,
dari ke ilhaman cinta nya itu sendiri.,.,.

by wira ara sudibyo.
tanjungbalai



HUJAN TERAKHIR INI UNTUK MU,


rintihan tangis ini adalah rintihan hujan sayang.
beribu berlian pun turun ke bumi.
cerita hati kian terkubur mati.
hanya cucuran senja menemani.

kubaca cerita ini..
seperti roda dalam ikatan.
arah air seperti permadani yang hilang..
angan cita dan asa..
terkubur dalam satu kebencian.
hanya celoteh bibir yang tidak beraturan..
'

by wira ara sudibyo.
tanjungbalai

Kumpulan Syair Dion Syaif Saen - JOKER DENGAN KARTU YANG BERBEDA


JOKER DENGAN KARTU YANG BERBEDA
Karya : dion syaif saen


dilipatan berbendera dan berwarna lusuh
satu kartu tertuang,,dan satunya tertelungkup pasrah
malam menikamnya, sandaran Joker mulai roboh dan bagai keripik
sambil mengunyah permen karet,,kartu lain mulai berhamburan.Menata kembali langkah joker, anai-ani menghiasinya, subuh ditelan pagi,,jendela dibairkan tertutup rapat. daun cemangi kadang berhamburan jua
bukan salah kartu hitam yang berdaun kecil,,
hanya Tumpahnya air ketuban ibunya dia berdosa, dan takut di kutuk
joker memamah kembali pinang suduhan tradisi, saat berkunjung diantara petak-petak kampung yang berujung jalan tanah dan berembun, tubuh joker kuyup,,tempatnya berpijak digenangi sepayoh air hujan
dia menyiakan satu jengkal jarak dari bianatang yang bergetah dan gatal,
sambil mengurus kartu-kartu lain,,untuk turut terhindar dari kuyupnya dan binatang latah yang memamah apa saja.
joker melihat lukisan yang menempel disudut ruangan tamu, matanya tak berkedip, dia ingin mendekat,,hanya saja,,si Tuan Rumah keburu keluar, dengan senampan tertata gelas-gelas cantik bermotif,,,teh hangat peleas dingin,,,kartu lain berjaga disudut bibir,,agar terasa hangat,,, dan ikut mengusir dingin, Joker kembali melihat dan tertuju pada sudut ruangan itu,, yah lukisan itu,,,kenapa ada disini? cukup dengan gerakan tambahan,,sambil menggeser dan memeprbaiki duduknya, berbasa basi dengan rombongan kartu lain,,yang diam bagai kenduri, mau pecah,,dan riuh,,tumpah,dan berserakan,,, Joker, apa hendak kau cari ditempat yang begitu jauh ini? tuan rumah menata komunikasi,,dengan berhati-hati,,,Joker" menjawab dengan hanya selembaut angin dicelah bukit,,,saya hanya kebetulan lewat,,dan mencari satu kehilangan,, dari sebuah peritiwa yang tercuri olehku,,,apakah karena Joker,,merasa sesuatu di ruangan ini?,,,ahh,,tidak,,tidak,,,matanya dialihkan kembali,,,,saya kebetulan saja,dan ingin melewati bebeukitan yang tertadah hujan dekat dusun sebelah,,dan saya enggan untuk berbalik arah,,kuteruska perjalananku,,sampai aku menemukan sejenak berlindung dari hujan yang tadi mengguyur,," dan ada apa hendak ada kabar baik,,dengan segerombol kartu yang bersamaan dengan bunga dan bentuk serta warna yang berbeda mengikutimu,,,?,,mereka hanya ingin mengetahui seolah-olah,,dan mengikuti siapa saja,,sebab mereka hanya sebuah alat dan pedoman dan petunjuk utuk, semua akrtu dari kehidupan ini,,,"
terdiam,,dan mencermati satu persatu kartu,,dia menegertukan keningnya,,satu kartu dikenali,,keucut,,dan berangka ganjil,,,sampai dimana kita tadi?,,,menghapus ingaannya,,.." delapan langkah Joker,, menuju lukisan,,tanpa izin dari pemiliknya,,,dia menatap,,tanpa yakin kartu lain mengintipnya,,,dan tuan ruamh hanya diam terpaku,,menatap tubuh joker yang basa dikepalanya,,,,Joker mengingat satu penanda lagi,,dan menemukan sesuatu yang lain,,dan akan diceritakan kembali kpada wulan,,kekasihnya,,,dan kepada samudera,,dan angin,,bahwa dia masih membutuhkan alamat semesta yang bergaris lain,,,,dan sementra diluar langit cerah,,hujan reda,,,anai-ani hilang,,Joker pamit,,di ikuti kartu yang berada disamping joker,,berdesakan keluar,,,,Joker hanya melirik dengan senyum basa basi,,,joker tahu kelakuan dan kebiasaan mereka,,,Tuan,,,sangat baik,,dan murah hati,,,dan satu lagi,,Tuan begitu pandai,,menghargai sebuah karya,,dan Tuan berselera seni tinggi,,,jika kelak saya akan kesini,,,Tuan masihkah bersedia menerima kunjunganku?,,,"Datanglah,,,dan kapan saja,,akan aku suguhkan kembali teh wangi asli,,dan anggur,," mereka berpamitan,,,dan melangkah disisi jalan yang basah,, joker tanpa kata pun, dengan mereka,,yang selalu saja berujar tanpa alasan,,dan mengikuti langkah sebelumnya,, menuju pulang,,,
bersambung lagi,,,,,,,,,,,,,,joker dengtan cerita selanjutnya




SUMPAH, AKU BERLINDUNG DARI MATA JOKER


Ekspestasi,,aktualisasi,
Menjadi sensi dan seksi
Walau kadang tak bersaksi
Jadah! bagai ingin ilusi dan sensasi

Pragmatis, kritis
Tanpa analisis,
Akhirnya ciri dan tabiatnya narsis
Selalu ingin eksis

Merasa
Perasa
Dan merekayasa

Penuh intrik, taktik
Dan kadang menggelitik
Alih alih ingin dipuji cantik
Namun dia adalah syahwat pemantik
Dan sepi putingnya-pun dipetik"






JOKER DAN PETONG
Karya : dion syaif saen


sebentar lagi hari menukik diterka rumput yang terlena
tahukah kau apa yang ku risaukan? joker mengajak petong untuk berinterkasi secara baik," walau kadang petong hanya menggeleng, dan mengangguk.

kau lihat sepasang merpati yang terbang rendah, lalu mengikat hati pasangannya, membiarkan bergegas ketepi senja yang berangsur menjamahnya? atau kau coba dengar baik-baik, senandung anak sungai yang mengalir dengan tenang, tanpa di buat-buat, dia tetap teduh dan mencari kerendahan, agar tidak memaksakan kehendaknya,,begitu realistis kan?
" tapi aku ragu pada mereka, dan sungai, sementara kulihat sebentuk wajah yang pucat, dan meletakkan masalahnya yang biru' Petong mulai bergairah menjwab," semenjak, kutemui satu kehidupan, dan satu kawanan, aku terjebak, bagai belukar melilit kaki dan pikiranku, kalut, dan meragukan mereka, lalu aku meninggalkan, setapak, dilereng-lereng yang kutemui, dan bertemu satu kawanan, sekelompok yang ber-ujar kepadaku,"jangan membiasakan hal-hal yang melumpuhkan kekuatan dan kemanusiaanmu, yang teramat peka', akulah kesangsian itu,," joker menatapnya serius, dan terkecat sejenak, petong adalah bagian yang di istilahkan oran-orang, sebagai penanda zaman yang tak bersisik, namun dia pandai membungkam, dia cerdas dalam membingkai, walau lukisan yang disempurnakannya, adalah tujuan tak berupaya untuk melestarikannya,,atau meletakkan sebingkai di Ruang tetamu yang bergerah, sebab musim semakin menidrukan hujan.

petong adalah sifat kecurangan, dan sifat empati, dari kelompok manusia lain, Joker mengajaknya merakit satu bambu, untuk menuju keseberang. wal hasil, semua tanpa dikendalikan, mereka meminjam, rakit yang sesuai muat dua orang. Joker diam, matahri merenggus keduanya, kepalanya ditutup setelan sesuai anggukan kepalanya berlindung dari terika,,awan bergeser,,joker menceritakan silsilah awan yang mulai berakhir dan kembali menumpuk air bumi yang tercemar sekalipun. Dunia ini aneh,kata petong, menatap kesisi rimbun pohon pesisir bertanah cokelat. "aku selalu emragukan awan, dan hujan, seperti meragukan komponen-komponen yang yang nantinya akan berteriak lebih lama menerjang dan membalas kematian surti, tempo hari," aku meragukan mereka yang bersekongkol, dan pura-pura ramah kepadaku, justru aku lebih memelih berkawan walau tak sebanding dengan kawan-kawanmu joker," aku memlih selera asalku di saksikan, dan terlahir tanpa disambut senyum oleh mereka, hanya seripit mata ibuku, yang memicing dan menahan sakit, perih dan mengajakku untuk bangkit dan segera keluar pada kehidupan baru. "dan aku bertanya kepada mereka, kalian dari mana ? dan kulihat sisi kehidupan hilang, sejengkal jarak dari Pembukaan ketuban pecah ibuku, dan sepinya kuterka dalam kebiasaanku bersama dengan Tuhan, kini aku merasa sendiri, merakit hidup dan merangkai sesempurna langit dan surga yang dilengkapi apa saja, justru aku ragu pada dunia yang brengsek ini." petong mulai tak terkendali, Joker, mengingat, keterpurukan dari sisi hidup manusia, adalah ketika, kekecewaan, naluri kritis, ingin menyudahi, dan menyempurnakan
Hidup yang meski tak mutlak,,namun Petong bukan tipe seperti yang aku kenal,dari akrtu-kartu lain, dia begitu tulus, walau kadang dijadikan alat semata, sebab dia tak bisa menetap dalam satu kerangkeng, atau kebiakanyang di olah oleh nalar, sebatas hanya mencoba mengerjakan apa yang menurutnya lebih pantas,"

"kita sudah hamir sampai, mengusik kedalaman jiwa dan gumam masing-masing, perjalanan ditempuh hampir satu jam,,sebab air bergairah membalikan rakit sampan yang sederhana, dengan bambu-bambu kecil, mereka bersiap-siap, untuk sampai ketepi, dan jemput hujan gerimis, mereka bergegeas, sebelum hujan mendahului memaksa mereka untuk kuyup.





GULUNGAN KERTAS DIGENGGAMAN JOKER
Karya : dion syaif saen


poteng menyusur satu kalimat,,lama ditatap, dan sesekali dia menghela nafas,,,lalu kembali dengan gerakan semula, Petong melihat seksama, dari jarak yang tidak cukup terlalu jauh,naum terlindung dibalik, cela-cela cicip lubang papan kayu Compeng....."apakah aku tidak salah membacakannya? atau akrena aku mulai rabun? poteng bicara sendiri,," tapi kayaknya ini adalah penggalan sepotong dari unsur kata pembeda dari ciri,,dan karakternya,,serta tinta yang digunakan,"

ahh" bukan,,hem,,kayaknya begitu deh,,,bukan,,,hemm,,,dia bicara dan seperti main naskah monolog saja,,,atau ada yang senagaja sama, atau meniru,,atau juga,,,,,????dia berdiri,mondar mandir lagi,,"telunjuknya di jidat,,seolah berpikir,,hemm,,manggut, manggut,,,seperti mengerti, namun,,,::secara seksama dia, kembali manatap membacanya,," pikirannya mulai bercabang,,bersandar telak di petong," ini senagaja ditaruh disini, kayaknya,,petong menjebakku," tapi,,,perasaan, Petong, juga sering kulihat,,tak jarang melakukan hal kegiatan dengan menulis huruf besar, dan kecil,,lalu ada tanda garis datarnya,,,Ahh" maafkan saya petong,,saya menuduhmu tapi dalam pikiran untuk sementara,,,:

dia mencermati sekeliling, mata poteng,,tertuju disudut ruangan yang berbeda,,disana ada alamat lain, tentang asal huruf,dan kalimat ini.,,,tapi ini pada kertas yang sama, ukuran sama, tapi hurufnya lebih beraturan, dan kayaknya diprint,,,tapi yang disana, tulisan,,dan hurufnya berbeda-beda,,kalimatnya juga sepertinya sengau,,dan bagai pelumas licin, dan bertenaga,,,dibuatnya kalang kabut,,dan kucari satu pasang helai, kertas yang terbungkam sendiri di tepi meja,,namun Tiba-tiba,,,poteng,tersenyum,,sambil menjentikkan telunjuknya,,pertanda sudah memahami,,dan mengetahui,"petong pura-pura hadir tanpa mengetahui gerak, gerik poteng,,,kertas yang tadi ku taruh diujung meja ini,, dimana?,,poteng tersenyum bangga, nah tuh kan,,saya bilang apa,,:pasti kau," sambil menatap petong,,yang pura-pura bingung,,," mereka saling menyertakan nalar dan ide berikutnya,,siapa yang terjebak,,dan siapa yang memasang perangkap,,sama-sama kuat dalam berargument,,dan ber_akting,,,saat Tiba-tiba Joker masuk,,dengan kertas digemgamannya kecilnya tergulung," ini kan yang kalian maksud???semua diam,,dan terpasung. bagai menancap dipapan kayu dengan balok.",



Oleh : Dion Syaif Saen
Bantaeng, Sulawesi Selatan





RENCANA BULUS PETONG DAN POTENG TERHADAP JOKER
Karya : dion syaif saen


eitss,,,kenapa petong menyerobot saja,?
aku pangling lihat mata penawar syahwatku,"
terus apa yang kau intip disetiap cela, dan ruang nalurimu
yang berkutat pada permasalahan yang belum tuntas? poteng sok tahu
seolah menggurui sejenak, walau bahasanya dipinjam,"ahh" kau mengarang lagi kata petong," iya justru kan kamu juga pernah mencuri bij mata dan naluriku? apa? saya mencuri pensil,dan menuduhku melampaui batasan kemungkinan kita berpkir sama?" petong bangkit, melupakan Perempuan bermata indah,"menenggelamkan syahwatnya"? puihhh, bagai puding yang basi, kau menyuguhkanku,......!!!

pertengkaran mereka sebenarnya sepele, Ada yang hanya sebatas mengundang tawa, atau sekedar melepaskan penat, ada juga yang kurang menerima perlakuan dan bentuk secara bahasa tubuh dan komunikasi yang bersumber pada saling memancang tembok, dan rekayasa,,atau apologi sebagai penolongnya. " hahahahaha,: Joker tersenyum menceritakan adegan baru dengan petong, dan poteng, maka beranjaklah kedusun sejenak, ambillah tongkat yang tertancap, sebab disana ada wasiat terkait, berbagai macam cara menagnulir dan cara menjawab serangan badai dan serbuan apapun."petong menoleh ke petong, enggan," poteng menangkap secara bijak, Ahh" biarlah saya saja menyelesaikan pertiakian ini, biarlah tongkat itu diambil sama petong, sebab dia memang perlu, dan sangat butuh dengan cara bagaimana berpegang pada kendali, dan cara menajwab badai." Petong melotot, mata berkecimpun didasar hitam mata poteng, Alisnya kembali mengkerut,,,SSssstt,,,, jangan berisik, persoalan kalian belum sejauh kupahami, adalah bagian pengendali badai, namun karena saya takut mengajak kalian kelereng, sambil melihat senja begitu dia terbenam, agar kau tahu bagaimana proses MAtahari dinamai sebja dan apa saja, ditunggui para manusia yang menceritakan bentuk dan cara dia terbenam, Joker" menyela, pertiakaian mereka lagi, yang sebanrnya tak layak, dipisahkan, hanya akrena petong adalah karakter merasa lebih pintar, Poteng juga merasa lebih tahu dan berpengalaman," namun mereka sama-sama pincang dan sangat berphak pada diri dan pendapat mereka masing-masing."hingga solusinya adalah, Joker" harus mencoba mengusik benalu mereka, dengan memecah pikirannya,antara memilih mengambil tongkat wasiat,,atau bersamanya menegur senja dan belajar dari teriknya, ndan caranya berteduh padam dibalik petang.

petong dan poteng, dua sifat yang saling terkait,,dan saling membutuhkan, mereka adalah pikrian serak serak, lalu dikawinkan, menjadi lebur,satu seolah menjadi pembeda antara pikiran dan analogi yang berbeda dan mencoba mau beringkarnasi menjadi pengetahuan"

dua sisi, dua mata uang, dua kepentingan, sewindu dan bertahun, menjadi kegairahan, dan malam, yang melumpuhkannya, hingag suatau waktu mereka berpadu,dan bertalu, ingin mengikat Joker" lalu dibuang kelubang yang telah disiapkannya, namun Joker, tahu dia dalam ancaman, dan dalam incaran,,namun Joker mencoba tenang, Pura-pura tidak tahu, "

apa lagi yang kita tunggu," sementara kita ini, sudah mampu berjalan juag dengan tengkuk, apa yang diharap disini, jika hanya sebatang sepi dari harapan semu, hanya buatan dan rakitan, dan kemudian kita diterlantarkan dengan serak-serak pikiran, di adu, dan dijadikan jelmaan sesuai keinginan Joker", dimana dia hanya duduk, diam, dan berkelana tak tahu arah, Petong mulai jengah, Poteng berpikir sejenak," jangan,,jangan sekarang,,kita tunggu dia lengah, Kita nantikan saat malam, dan kita tahu diamana dia biasa bersembunyi,,dan menghabiskan waktunya yang sendiri,dan pura-pura tegar," poteng menunggu moment,,,dimana kita harus beranjak dari sisi Joker," tanpa harus membunuhnya,", tapi,justru saya makin khawatir,,dia akan selalu ada,,saat tertentu,kadang saya merasa sesuatu bahwa dia tahu,,,Ahhhhaa'''..ityu hanya perasaanmu saja,,Poteng mencoba menguatkan petong yang muali takut,,dan waspada,,sederhana saja, kalau kita mau menghilangkan jejak-jejak Luka dari tusukan sebatang belati ini, ( dia menggemgam sebuah pisau ), hhhaa" petong mundur,,dan merasa takut,,kkkk,aaaauuu,,,,,kau mau merusak rencana awal kita? petong -panik,,sambil mengegragas rambutnya,, pusing dan sangat panik,,,"usah, kau risau,,ini kan rencana kita bersama,,kenapa tiba-tiba kau menjadi pengecut?,,,entah apa kejadian selanjutnya,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,masihkah mereka bersama dengan rencana awal,,menghilangkan Joker? atau,,,Joker mencoba melerai dan menghentikan rencana mereka terhadapnya,,,ataukah Joker terbunuh?,,,bersambung,...........................





SIASAT JOKER, KEPADA PETONG
Karya : dion syaif saen


dia main tebak-tebakan sama petong
poteng bingung, matanya melacak
tawa joker" pecah, petong makin asyyk saja, entah jenaka apa joker mainkan, sampai petong terpingkal-pingkal. Poteng menjadi Lugu"!
sampai dimana kita tadi? Joker menanyakan arah matanya, lalu berdiam sejenak, Jeleklah kehidupan ini, jika keseriusan kita tumpangi dengan wajah-wajah munafik seperti poteng,,,tumben,:
Poteng diam,biasanya kau begitu menggebu-gebu, lalu kau sunduli dengan pengetahuan barumu, gelitik petong ke poteng,: joker hanya menyaksikan, kening poteng mengerinyit mulus didahinya.

menggulum bibirnya seperti banci yang tergoda lelaki putih dan bersih,,,haahahahaahahahahahahah"""lucu juga akhirnya, sebab poteng menjadi perempuan cantik yang mudah patah hati, Joker' mencandainya' ,,,Poteng masih saja merasa di olok,dan dikhianati sipetong kawannya yang sering diajak berekongkol. jenaka Joker berhasil mengubah

suasana hati dan pikiran poteng,"mulai merasa ada kebencian sama petong, " joker melepaskan nafasnya sehela angin menyambar lengan bajunya. mengubah posisinya, sambil meraih sebatang cerutu buatan khas, yang dicampur daun tembakau gurih, biar tambah melayang lebih jauh, keinginan dan harapan joker, kemana sekiranya dia beranjak sore ini,,agar dua topeng ini, Petong dan poteng, tidak mengikutinya?" rencana sesaat buyar, hujan menderet kelantai tanah, menembus atap jerami, ditempat biasanya mereka menghadang pemabuk gila, dan kisanak yang kesasar arah jalannya. ditempat berbangku bambu, bertiang setengah kayu, duduk bersila, melihat kejujuran embun dan padi, hendak menguning, namun butuh kekuatan untuk menjaga sesalnya petani, sebab burung simungil menjumpai diujung patuknya,,sepadi biji, terkelupas,,atau memanjakan paruhnya dengan setangkai buah padi,,untuk kawan-kawannya juga,

angin menembus betis dan gaun padi yang beranjak panen
nasehat alam melanjutkan kisah Joker,ingin tahu siasatnya sendiri
terhadap dua kehidupan manusia yang berbeda namun mampu membuat kesepekatan, agar bisa melawan joker, dan menghilangkannya, mereka bebas berpesta,,dan merobek kain-kain sutra yang dijaga Joker ditempa mereka, diaman Dsudut ruangan Joker memajang lukisan indah yang berharga,,serta tirai sutra halus yang dijahit langsung dengan tangan gemulai istrinya yang telah lama mennggalkannya, karena mati disaat perjuangan melawan kemiskinan meraihnya dengan bulan,dia sudah tiada dan tak berdaya, lalu mati sia-sia. Petong sering mlihat joker, duduk merenung, mencuri pandang kebatas kain sutra, sambil mengisi matanya dengan linangan air mata, atau saat waktu berganti malam,dia memandangi lukisan didingding dekat ruang tamu,,,samping lemari kecil,,berjejeran bukti-bukti sejarah perjalanan dan beberapa kisah tokoh dunia yang berhenti mencari kebenaran,,atau mati saat menemukan kebenarannya.

sore merambah,poteng tanpa sepatah kata,,seperti kalah perang,,dia mulai memusuhi petong,,dan bergegeas cepat didiepan, dengan tanah becek disendal jepitnya membagi perak tanah yang gersang. petong mulai merasa, Joker, melangkah melajur sisi rumput,,sambil bersiul mengajak angin kembali melambaikan daun dan padi yang akan mulai dipanen, dibelakangnya petong hanya merasa bersalah apa? tanyanya,,sambil melihat kedepan poteng sudah jauh, dibalik pohon rindang batas ladang petani tetangga sebelahnya.

hemmm" Joker" kiranya kutahu kau menjebakku,,tapi,,,biarlah poteng memang sifatnya begitu,,selalu temprament,,dia sendiri yang mau dimengerti,,atau terlalu tergesa-gesa, berawal dari beberapa perisitiwa, dan semua dia merasa tahu. hemm poteng kawanku, maafkan aku,,,ini ulah Joker" sambil melangkah,petong berpikir,,dan mencari alasan pembelaan,,,,,,seiring rintik dikaki dan pundak mereka, magrib merambah, tubuh mereka lelah, malam menggantikannya, suluh dinyalakan, kunang-kunang mencari mengedipkan cahanya.

kunang-kunang tak bersayap
dion syaif saen
pada gelap, kemilaumu berserakan, mengundang harapan
menguatkan kekelan malam seandai.
namun bagiamana aku mengenalimu
atau menangkap cahayamu sementara semalam kau ditembaki
dan diburu, dimasukkan kekresek plastik
atau dalam toples,sayapmu patah berderek dikaki-kaki mungilmu
hanya beberapa ekor kujaga setiap malam
melipurkan sendu kelabu anak-anak yang kehilangan ibunya
atau seorang remaja Cintanya ditolak.
ratusan tahun berbakti pada gelap, cahaymu setengah berwarna kemilau hijau, menambat gadis pilihan kaum adam yang baru puber pertama kali
dikau yang berselimut pecah
apa jua hendak kengerian kau sangsikan
selama musim anai-anai, menghasut kunang yang berkabun
oleh tamannya yang kehilangan sayapnya.
hingga kedip satangkai cahayanyapun enggan, dia perih
dia sakit
dia patah hatinya. dalam toples dia dikurung
dalam dunia dia dihasut
dalam kebebasannya dia digempur
berakhirlah musim hujan
barulah berani menjauh dari sembunyi
berpisah dengan kawannya lalu dia menepi disisi daun liar
tumbuh di kaki dan akar pohon congkak yang muak'
untuk para pemuak."
bagai kemilau yang mengacau
hilang sekejap lalu berkejaran kedekat cahaya yang palsu
ditengah derai seorang, dia menelikung
dan bergerak perlahan memuja kembali
sendulah kisah, sakitlah hatinya
pudarlah warnanya
pulanglah dengan kegersangan
mengadu kebulan, bulanpun enggan
kunang mendamba kembali sayapnya
seperti manusia ingin dibaluti kasih sayang
bagai merpati yang disiuli
ibarat kekasih ingin dijaga dan dibela
kunang berpisah dari sayapnya
dia termangu pada mendung
kepada langit dia membingkai air matanya
agar jagad menjawabnya
tapi bulan cemburu.
pada kelam, kemana hendak kau terbang?

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - TERHEMPAS OMBAK


MATI RASA
Oleh :siamir marulafau


sepertinya hasrat sirna di telan ombak
hasrat lubuk mendalam berkarat sudah
seiring raga menyisir senja berkepanjangan
rasa hidup tertelan rayap sementara nafsu
...tertelan masa

sepertinya hasrat sirna terhempas
...dengan gelombang laut menerpa daratan
sementara nafsu mendekap dalam sukma
pasir-pasir membalut mata sang kepompong
...berpetualang di tanah gersang

sinar mentari redup sekejap
redup tak berdaya di kala belut mencari arah
tak satu pun makhluk dunia tahu kepastian
mengapa rasa dalam relung mati dirasa
sementara pencinta terkesima dalam binasa

sm/31032014



TERHEMPAS OMBAK
Oleh :siamir marulafau


deburan ombak melangkah selalu
di penantian kusanjung sepanjang langkah teratur
meskipun kakimu basah kuyup
kunantikan langkahmu membujuk rayu

kusemai dalam pasir pantai mengukir istana cinta
kubukakan pintu risau sirna selalu
berniat membunuh dikau tak tergapaian
....karena insan makhluk sejati dunia tak berdosa
terhempas ombak berbilang tidak seiring tanganmu
...melambaikan kerinduan

hasrat tergapai dengan senyum membalut luka
lukaku sembuh tidak sepanjang tegapai pantai tidak
anganku nyata walaupun amarah menderu sampai
...ke tepian

sm/31032014



CINTA BERSEMI
Oleh :siamir marulafau


cinta kau lukiskan di atas pasir mengurai rasa rindu berkepanjangan dalam hidup sepanjang bunga mawar tertelan sudah dalam sukma petanda bahwa kau dan aku dalam satu darah, senafas dalam dunia maya yang kelam

percayalah...
cinta bersemi di saat nyiur di pantai melambaikan hasrat,mengulurkan tangan kanan di kala deburan ombak menyiprak ke tepian seiring pasir tantai mengukir cinta sejati indah permai dalam lubuk perasaan mendalam sampai akhir zaman

sm30032014



SENTUHAN BIRAHI
Oleh :siamir marulafau


nafasku mendesah di atas langit Tuhan
nafasku tersendak kadang dalam anganan
bayangan malaikat berhamburan di pintu
...surga sepanjang tanganku, jemariku
mencari arah

rasa pilu sirna sudah sepertinya kuberada
di taman firdaus indah
siapa rasa?

siapa mendesah dengan sari madu kumengerang
siapa tahu rasa indah terbayangkan tidak
sepanjang raga berhimpit dengan bunga mawar
...jelita semerbak dari kayangan

cinta hasrat tergapai sudah dengan berahi
...rembulan malam di kala angin spoi-spoi
di saat derau hujan rintik membasahi bumi
sepertinya belut berenang di kolam rahim menganga
sempit indah bagaikan pintu surga

sm/31032014



NAFSU
Oleh :siamir marulafau


"ngesex paling enak di dunia tapi paling panas nerakanya jika salah jalan, makanya hati-hati dengan bunga mawar berkembang tersentuh dengan tongkat tak bermata"

(Puisi /sm/30032014)



SINAR HARAPAN
Oleh :siamir marulafau


meskipun bulan tak bisa kugengggam
tapi senyumanmu menawan hatiku
menyinari seluruh harapnku seiring sinar
...remulan malam membangunkan
rasa piluku padamu sepertinya impiaku
sirna tidak dalam pelukan jiwamu

sungguh kuyakin akan dikau menyelimuti
seluruh harapanku yang sirna masa lalu
berlabuh ke tepian sampai aku terhempas
..dengan deburan ombak tak berpilar

sungguh mnegesankan ucapanmu
...dalam sukma membahana pada setiap
...pelukan petanda bahwa kau tersemai
dalam ragaku sampai akhir zaman

sm/30032014



TERUKIRNYA SEBUAH KISAH
Oleh :siamir marulafau


sepertinya kusebut namamu
kusapa tanpa bayangan
kucakap tanpa raga
ke mana kau berdiam?
bertahun sudah namamu terukir
...dalam jiwaku
tapi tak satu pun aksara
tergores dalam pandangan
tak satu pun tinta terurai dalam
...dada , kecuali setangkai bunga
kau ukirkan dalam jiwa

aku sungguh tertegun dengan
...bayangan menjelma dalam
...impian kugapai kadang samar
apakah kau sungguh menjauh?
tapi tak apalah kodrat Illahi
menentukan kelak bakal jadi
... impian semata

sm/30032014



SEBUAH KISAH
Oleh :siamir marulafau


senyumlah sepuas hatimu
meskipun aku membalasnya tidak
tapi kuselalu rindu akan untaian
...kata-kata mesramu sepanjang
dunia tak bergetar
tapi kau akan tahu nantinya
bahwa kuselalu berada dalam
setiap untain kata-kata kau semai
di taman harapan di kala aku
mengenang akan dikau

percayalah...
wahai manisku
kau manis semanis madu dalam untaian
seiring manismu mencekam rasa pilu
...tiada tara kurenung setiap saat
sementara wajahmu berbayang sudah
...dalam impian tapi tak berbayang
di pelupuk mata

sm/30//



SENTUHAN BIRAHI
Oleh :siamir marulafau


nafasku mendesah di atas langit Tuhan
nafasku tersendak kadang dalam anganan
bayangan malaikat berhamburan di pintu
...surga sepanjang tanganku, jemariku
mencari arah

rasa pilu sirna sudah sepertinya kuberada
di taman firdaus indah
siapa rasa?

siapa mendesah dengan sari madu kumengerang
siapa tahu rasa indah terbayangkan tidak
sepanjang raga berhimpit dengan bunga mawar
...jelita semerbak dari kayangan

cinta hasrat tergapai sudah dengan berahi
...rembulan malam di kala angin spoi-spoi
di saat derau hujan rintik membasahi bumi
sepertinya belut berenang di kolam rahim menganga
sempit indah bagaikan pintu surga

sm/31032014



SINAR HARAPAN
Oleh :siamir marulafau


meskipun bulan tak bisa kugengggam
tapi senyumanmu menawan hatiku
menyinari seluruh harapnku seiring sinar

...remulan malam membangunkan
rasa piluku padamu sepertinya impiaku
sirna tidak dalam pelukan jiwamu

sungguh kuyakin akan dikau menyelimuti
seluruh harapanku yang sirna masa lalu
berlabuh ke tepian sampai aku terhempas
..dengan deburan ombak tak berpilar

sungguh mnegesankan ucapanmu
...dalam sukma membahana pada setiap
...pelukan petanda bahwa kau tersemai
dalam ragaku sampai akhir zaman

sm/30032014


DIAM
Oleh :siamir marulafau


hidupku bagaikan perahu
terombang-ambing diterpa hamparan lautan
...dengan deburan ombak memecah sampai
goyang, menjerit sampai airmata berlinang
sampai bahteraku terhempas dirundung badai
berkepanjangan di kala permukaan laut bersabat
tidak

sungguh tidak mengenal sahabat
menggunting dalam lipatan
sungguh kejam sampai dunia menjerit dalam duka
...asmara bergelora di atas perahu tanpa tiang layar
terdiam, tertegun

sm/31032014



BISAKAH AKU SELAMAT?
Oleh :siamir marulafau


mengapa kau tidak selamat?
mengapa kau gusar?
mengapa kau pilu?
mengapa kau risau?

selamatkan dirimu
sebelum juru selamat menjemput
sebelum turun ke bumi
juru selamat bakal sugguh datang
...bila anda menyelamatkan dirimu

Christ, juru selamat
penyelamat bagi orang mau selamat
Christ tidak mau turun,menyelamatkan
...orang yang tak mau selamat
selamat di dunia, akhirat
menanti di penantian sampai
juru selamat senyum kepada hambanya

sm/31032014



DUNIA INI APA?
Oleh :siamir marulafau


dunia bulat
dunia bagaikan bola
bola berputar
berputar terus menerus
berhenti tidak
siapa suka dunia?
dunia tempat makhluk
dunia tempat bernaung
dunia hiasan
dunia menyisir senja
dunia tak abadi

siapa cinta dunia?
bakal benci akhirat
tak dapat dibiarkan
kehidupan dunia menipu
memperdaya
menyenangkan kadang
dikejar makin menjauh
dicari makin sempit
si kaya bertambah kaya
si miskin tambah miskin
keadilan berhamburan
ketegasan makin loyo
dunia kejam kadang
bukan basa basi
dunia nyata dalam aksara
penyair ribut belaka

sm/31032014



PENGERTIAN TEATER :
siamir marulafau/31032014


Teater berasal dari theatron yang artinya Teater(bahasa Inggris:theater atau theatre, bahasa Perancis the'a'tre berasal dari kata theatron dari bahasa Yunani, yang berarti "tempat untuk menonton").Teater adalah istilah lain dari drama, tetapi dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah, penafsiran, penggarapan, penyajian atau pementasan atau proses pemahaman atau penikmatan dari publik atau audience(biasa pembaca,pendengar, penonton, pengamat,kritikus atau peneliti).Proses penjadian drama ke teater disebut proses teater atau disingkat berteater. Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit adalah sebagai drama(kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan oleh orang banyak dan didasarkan pada naskah, baik tidak tertulis maupun yang tertulis).Dalam arti luas teater adalaha segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang, ketoprak, ludruk dan lain-lain.Dalam arti luas teater adalah segala pertunjukan yang ditonton orang banyak.Ada pun unsur-unsurnya antara lain, naskaah atau cerita, aktor&aktris , sutradara, penata panggung, penata cahaya, penata rias, penata kostum.

BEBERAPA KRITERIA YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM PENJURIAN AKTOR&AKTRIS DI ATAS PENTAS

1.Kesesuaian isi cerita dengan tema
2.Ketetapan waktu dalam pementasan
3.Pemeranan(penjiwaan peran/akting, artikulasi, intonasi, kreatifitas improvisasi)
4.Penyutradaraan(bloking, pengadeganan,motivasi)
5.Artistik(setting, kostum, make up,tata cahaya)

ASPEK PENILAIAN :

1.Tema cerita ----------------0-100
2.Pemeranan -----------------0-100
3.Penyutradaraan------------0- 100
4.Artistik ------------------------0-100
5.Kemasan Pertunjukan ----0- 100
6.Kedisiplinan-----------------0- 100

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari Sembiring - JEJAK LUKA SEPANJANG RIMBA RASA


JEJAK LUKA SEPANJANG RIMBA RASA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Mungkin menurutmu biasa
sewajar surya menyapa pagi
jalani kebiasaan
atau tunaikan kewajiban
senyatanya benih itu menghutan diberanda hati
kebuasan raja rimba bertahta disana,
anggrek seribu bulan maha karya sejuta pesona
melengkapi warna pelangi jejakmu

Pencarian jati diri tekad merubah strata insani
menenggelamkan masa berlalu
saat terjaga usia telah senja
jejak jejak luka masih terbaca disepanjang rimba rasa
melupakannya tak semudah menorehkan kisahnya
tetap mengenangnya sungguh tidak bijaksana
kuyakin kau tak kenal lagi rimba yang kau terlantarkan

# Pondok bambu istanaku, Sabtu, 29/03/2014=15:45wib



NDARAMI KEMALEMEN ATE
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Enngo bun wari ndai nande,bapa
si man ayaken terus ku ayaki
lanai ku gejab enggo ndauh pasar ku jingkangi
ndaram ndarami taneh ersuki,
entah je kari aku banci jumpa ras kemalemen pusuh ateku,
bagi pengajarindu kami sanga kitik-kitik denga,
daramilah kemalemen ate suh ku kesunduten doni enda,anakku nindu
genduari enggo antusi kami nande,bapa
bas Dibata ngenca lit kemalemen ate...

Adi bage, ma enggo malem dage atendu duana nande,bapa
adi enggo kam leben ndahi Dibata ndai,
peseh dage pingko-pingko kami anak si melumang,
persada arih anakndu si pitu sada dalanen,
se pengodak se pengole kata Dibata si perlebe
gelah jumpa ras kemalemen ate, ukur serbut pe enggo nese
bagem dage nande,bapa berkat kami ku gereja
rende ersurak megiken kata Dibata, sentudu ras PeratenNA

# Pondok bambu istanaku, Minggu,30/03/2014=08:18wib



Terjemahan bebas kedalam bahas indonesia :
MENCARI KETENANGAN HATI


Hari telah senja ibu,bapa
kukejar terus apa yang harus kukejar
tak terasa telah jauh kaki melangkah
mencari bumi kedamaian hati
mungkin disana bisa kutemukan ketenangan hati,
seperti yang ibu, bapa ajarkan dulu
carilah kedamaian hati hingga keujung bumi,anakku
sekarang telah kami pahami,ibu bapa
hanya didalam Tuhan ada kedamaian

Jika begitu, berarti kini sudah tenanglah jiwamu ibu,bapa
kerna telah duluan kau menghadap Tuhan,
sampaikanlah suara hati kami anak-anakmu yang kau tinggalkan,
satukanlah hati kami anakmu tujuh sekandung
seiring sejalan mendahulukan Firman Tuhan
agar damai hati, lenyaplah angkara murka
begitulah ibu,bapa kini kami akan ke gereja
bernyanyi sukaria mendengarkan firmanNYA, seturut perintahNYA

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Minggu, 30/03/2014=08:18wib



SYAIR JIWA LUKA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.-


Syairmu tetesan airmata
mengkristal dilubuk sukma
maafkan telah terlalu dangkal kuukur
betapa dungunya aku menakar suara jiwa,
apalagi mencoba memeluk rahasia dibalik rahasia
sungguh,
maafkan keluguanku menterjemahkan isyarat

Jika masih kau beri waktu,
ijinkan kurangkai ulang lukisanku,
aku berjanji,
takkan kutai yang tak kusemai
hingga pintu ikhlas terbuka
kita bertemu disana

‪#‎Belantara‬ ibukota,Jumat,28/03/2014=00:00wib



JALAN BUNTU KEHIDUPAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Pencarian pada rangkaian hening,
menapaki alam bawah sadar,
bergelantungan segala kata diserabutnya akar kehidupan
menghentikan gelombang , memutus hentakan
hingga uzur diujung waktu
itulah jalan buntu

Pencarian pada rongga kosong,
jiwa kelana tak temukan jawab
sebab kunci penyelesaian tertinggal dikampung halaman ruh,
tempat dimana setiap jiwa bermuara,
perjalanan nisby sebuah history,hakikinya insani
sebelum mengahadap Illahi
anak tangga menuju surgawi

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku,Minggu,30/03/2014=22:52wib



SEBUAH KENYATAAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Melukisku digenangan air keruh,
sungguh lahirkan kisruh
aku kehilangan tempat berteduh
dari subuh hingga subuh
serupa menyayatkan luka sembilu buluh
letihku payah
alamku goyah

Membasuh muka diair comberan
jelmakan kebencian
sejak awal pertautan
telah dipasang barikade permusuhan
ditengah perjalanan bertaburan keraguan
sisakan tega menikamkan pisau menyayat kebersamaan
inilah kenyataan

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku,Senin nyepi,31/03/2014=09:39wib



JALAN BUNTU KEHIDUPAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Pencarian pada rangkaian hening,
menapaki alam bawah sadar,
bergelantungan segala kata diserabutnya akar kehidupan
menghentikan gelombang , memutus hentakan
hingga uzur diujung waktu
itulah jalan buntu

Pencarian pada rongga kosong,
jiwa kelana tak temukan jawab
sebab kunci penyelesaian tertinggal dikampung halaman ruh,
tempat dimana setiap jiwa bermuara,
perjalanan nisby sebuah history,hakikinya insani
sebelum mengahadap Illahi
anak tangga menuju surgawi

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku,Minggu,30/03/2014=22:52wib

Kumpulan Tembang Kata Yeyen Bunda Dilla - SKETSA RINDU DI ALTAR SEPI


Ku coba menelantar kan bayang bayang semu.....
Namun gundah yg slalu datang walau tak di undang....
Mencoba mrasuk jiwa dalam diam ku....
Memberi warna yg takjelas smua hampa....
Kosong tanpa makna....
Di sekliling hanya nyanyian burung yg bersenandung....
Menyusup dalam diri bagai meracuni jiwa yg sedang hampa....
Tawa riang seperti sayup terngiang.....
Kegundahan yg smakin menyesak kan dada....
Perih rasa menusuk tajam di hati bagai tak bernurani....
Enggan pergi....
Selalu menghampiri....
Ku bagai terbelenggu tanpa ikatan....
Terasa senyap walaw di keramaian...
Jiwaku rapuh dan goyah menahan sesal....

------------------------------------------


Rinduku akan kasih...
Menoreh luka di atas luka...
Membuat aku smaki sengsara...
Menghentakkan gejolak se akan berontak...
Tak M̲̣̣̣̥ά̲̣̥υ̲̣̥ terpenjara sepi...
Tak M̲̣̣̣̥ά̲̣̥υ̲̣̥ terbelenggu rindu....
Kasih...
Adakah kau rasakan perasaan yg sama...??
Menjerit tanpa suara, menangis tanpa air mata...
Merona, meronta, hanya dalam kiasan semata....
Cintaku yg hilang menggores "uka yg teramat dalam...

By: YEYEN BUNDA DILLA
AKU YG KESEPIAN
P.Siantar 30 Maret 2014




* YANG TERSAYANG*

begitu berat ήƔª ku hapus bayang mu dari benak ku....
Jangan biarkan diam mu menggores luka di langit hati...
Karena aq pun tak pernah ŧ̲αυ͡ kapan aq mencintai mu....
Lebih dari pngagum....
Kini ku bertahan dengan semak ήƔª hati yg gundah....
Mngundang gelisah rindu yg tak terpaut....
Membuat ku terluka...
Walau sebenar ήƔª kau ŧ̲αυ͡ rindu yg terdalam untuk mu...
Yg belum terungkap...
Berteman sepi dengan pekat nyya malam...
Embun pun tak ƪa̲̅ǧɪ̣̇ mnyapa pajar...
Serdadu h̲̣̣̣̥υ̲̣̥jɑ̣̣̝̇̇n̤̥̈̊ pun menyerbu tanpa pandang bulu...
Kepiluan pun tak berahir...
Terpuruk d̲̅ά̲̣̣η terhempas tanpa penghalang...


------------------------------------------



Lorong itu begitu sempit...
Pengap, sesak, laksana api dalam sekam yg tak membakar tapi menghangus kan...
Riuh rentak nadi bergejolak...
Seakan napas yg akan mninggalkan raga...
Aq terdiam, termangu, se olah tiada sapaan яåήԍ yg berlalu lalang... Aq gontai, aq Lunglai...
Masi ada kah harapan untuk ku meraih asa yg tertinggal, asa yg terbuang sia sia d̲̅ά̲̣̣η percuma... Derita ku....
Masih enggan kah engkau mninggal kan ku...
Membiarkan ku bahagia walau sejenak..??
Berdiri di tengah tengah ke putus asaan...


By: YEYEN BUNDA DILLA
P.Siantar 30 Maret 2014

Kumpulan Tembang Kata Yusaku Kudo - GADIS PINGITAN


Gadis pingitanku melambai dr bilik tak bertirai,melempar snyum celah rumah tak berjendelA.bulan telah menampakkan sinarnya,wajah yang slma ini menggangguku sendu
Kenapa gerangan.?bisakan bulan bercerita?seolah tak terpisahkan bibir mengatup air mata berderai.
Membangunkan otak yg tidur bertanya!..ingin ku raih ku peluk sang bulan apa daya bulan di pagari dinding tinggi.menandakan bahwa dirix dipingit,1 saja dia rindu

-------------------------------------------
selangsa perapian melolo berkedip mengobarkan api dendam di hati, melahap menelan bangsal-bangsal tirani,sorak jerit dr mulut tak merelkan bangsal itu di jejal si jago merh.kobaran smkin membumbung sigap setap warga trut memdamkan kemarhan yg bergejolk mendendam
Sosok mata itu tlah tiba.kuning bercahya,dgan seruan memekakkan telinga, diamku di keramaian menuntaskan kobarAn amarah di hati.kutatap!bagaimna nasib kami?

-------------------------------------------

Salahkah ku berharap menggenggam padi berbulir merah?slahkah jika dirimu bgitu ku inginkn?apa aku yg mengiba?.bkan! smua karna kasih,
Tak hirau seruan orang,yg mengganggu nyenyak di tidurku, aku ingin bertemu,dismpingmu berbagi dganmu,yg menyeru dan berseru adkah kau tau arti kehilangan dan berharap? tawaqkalku pdmu tuhan,dktkat jarak yg jauh di antra kami..

-------------------------------------------

Salahkah ku berharap menggenggam padi berbulir merah?slahkah jika dirimu bgitu ku inginkn?apa aku yg mengiba?.bkan! smua karna kasih,
Tak hirau seruan orang,yg mengganggu nyenyak di tidurku, aku ingin bertemu,dismpingmu berbagi dganmu,yg menyeru dan berseru adkah kau tau arti kehilangan dan berharap? tawaqkalku pdmu tuhan,dktkat jarak yg jauh di antra kami..

-------------------------------------------

Pagiku tersentak oleh rinduku yg menggebu,msih ingatku dirimu msih di medan perjuanganmu,ku sapa dr Hpku,slamat pagi bwtmu. Matahri yg malu kini sejengkal di keplaku,melukiskn snyuM smngtmu. Bayngku,planglah bawa berita gmbira,kemenangan yg hakiki.
Sayup kudgar denting jam berdetak bisikn sisa semalm,bgitu menyentuh jatuh pilu dimataku,legenda akn terukir pahatan jsamu melukis sejrahmu,juangmu

-------------------------------------------

pesta sdh mlai,irama gendang sdah ditabuh mendendangkan suara hati rakyat,ini pesta kita dan untuk kita.
Gaun,sepatu kaca tdak di butuhkan di sini.Ribuan bola mata tertuju padmu,merka2 yg akan memilihmu berikan rasa aman,damai pada merka jagan janji yg kau tabur.
Disuatu kelak dirimu akan duduk di sana ingatlah klw kursi itu bukan milikmu semata,ingat mereka yg memberimu kursi itu!jgn bri mreka hrapn2 wahay bpk/ibu

-------------------------------------------

Ku sendiri lg,tanpa dirinya di sini, menentrmkan hati yg resah, dadaku sesak,ku tau sibukmu skrng,hari penobtanmu di ujung mata kelilipan semgat,itu yg bisa ku beri di balik do'a2 tulus,mengharap bambu sermpun kita bersama,
Ku harap menerti aku yg sperti ini,bkan smta2 mengganggu dirimu rindu,resah,takut, campur aduk di ulu hati.sekapur sirih mhon maafku tenglah melangkh krna aku sllu di smpingmu,dr jauh kudo'a kanmu

-------------------------------------------


mengintip sang camar!menguntit dara berdandan melukis wajahnya di rias sang rembulan,memoles bibir seksi merona pipi malu.
Gaun merah muda membalut tubuh seksi menadah bibir gemelintir menggiurkan hasrat kelakianku..bidadari mulai bersolek sanggul di padu,.kuajak menerawang angan yg dirasuki setan penguNtit..ahkk andai ku bisa menikmati tubuh sesaat, ku dekap kucium aroma perwan,sosok amata terbelalak menindih bulan.

-------------------------------------------


Dlm kabUt kesunyian malm diriku di bgunkan malaikat surga,walau sekedar berucap buwat saNg ayah "slmat istrahat ayah".tertundukku menguras resah di hati,diingatkan penjaga malm yg panjng,setengah lunglai di kantuk langkh ini menuju kedalm gelapx malm tak bertepi.
Dingin menusuk tulang,menggetar kan rambut di tengkuk.imamku tlah memanggilku maka,bergegaslah hendk tunaikan hajatmu,pertengah malm ini,sujdku untkmu ayah!

-------------------------------------------

Benarkah istlah itu tiada gading yg tak retak?benarkah bahwa hati manusia itu susah di terka adanya?
Lalu kemana hendak mengadukan
Setumpk cela yg mendengkur hebat.
Manusianya sibuk sendiri dgan 100 aktivitas seakan hdupnya berkekal,
Klw gading bisa retak kenapa hati manusia keras membatu?jauh dr sadar bahwa besok akan mati,sya bukan menggurui hanya memberi. Lambang bulan sabit itu bukan skedar penghias menara mesjid

------------------------------------------

.
Karya : Yusaku Kudo
Depok

Kumpulan Tembang kata Juank Hadapi - AKU, KAMU DAN DIA


AKU KAMU & DIA

Aku...
Masih Terjerumus Dalam Cinta Tiada Guna...
Masih Berembunkan Hangatnya Kesetiaan Yang Tiada Guna...
Masih Terdiam Dalam Kebahagiaan Yang Tiada Guna Jua...

Kamu...
Bahagia Diantara Gelapnya Langkah...
Tersenyum Disaat Hujan Ditengah Hari...
Menatap Kesedihan Disaat Kesedihan Tiada Pernah Ada Padamu...

Dia...
Membuang Bayang Diantara Gelap...
Menutup Tirai Disaat Melambai...
Dan Membakar Nama Disaat Mentari Mulai Membenamkan Diri...

--------------------------------------------------------------------

Siapa Lagi Yang Akan Kumiliki....
Apa Harus Menunggu Putihnya Warna Pelangi...
Dan Hilangnya Kejora Dipermukaan Langit...
Meski Aku Tahu SAAT & KETIKA...
Jikalau Dapat Kusempurnakan Cinta...
Dari Balik Tembok Usang Yang Terpisah & Terasing...
Dan Jikalau Hadirku Untuk Selamanya...
Maka Tiada Lagi Namanya Sengsara...
Bersenandung Jiwa Seperti Didalam Istana...
Bergurau Manja Diatas Singgasana...
Seakan Cinta Tiada Pernah Hilang...
Walau Tiada Pernah Terpandang...
Siapa Lagi Kini Yang Dapat Dipercaya...
Sedang Rindu Berada Dibalik Yang Tak Pernah Terkira...
Dan Kusengtaja Sembunyikan Segalanya Dari Mata...
Hingga Abadilah Tiba Untuk Selamanya...

--------------------------------------------------------------------

Azura...
Kaulah Sinaran Ditepian Gelap...
Menerangi Sisi Batin...
Yang Hilang Arah Tujuan...
Azura...
Kau Adalah Kehangatan Yang Menjelma Diantara Senyum...
Tika Hujan Hadir Membawa Kesejukan...
Dan Kau Menjadi Petunjuk Disaat Arah Itu Mulai Bimbang...
Azura...
Siapa Kamu...?
Hanya Sebuah Nama Yang Tertulis Tanpa Raga...
Membawa Sejuta Tanya Tanpa Jawab...
Dan Tertutup Angin Tanpa Aroma...
Azura...
Kaulah Sinaran Hidup...

Juank Hadapi
29 Maret 2014
06:17 wib


Jumat, 28 Maret 2014

UNTAIAN HATI SEORANG ISTRI


YA allah ya tuhan ku, ,,
Bila ini sebagai ujian ku,,,jadikn lah penerang dlm bahtera kluarga ku,,,
Bila mna ini hadiah terindah atas ujian dan teguran mu,, syujud syukur.
Ku berikn degan segala rasa ini pada mu,

Engkau yang mmpertemukn kami,, egkau yang mberikn rasa ini ,,
Engkau yang meridhoi hubungan kami,,
Dan egkau pula yag telah menghalal kan hubugan kami.

Persatukan lah ikatan cinta suci ini,,
walo terkdag airmata mngiringi,,,,perjalanan hidup ini,, namun aku yakin ya allah ini atas kuasa mu,

Hamba sangat lah mnyintai suami ku,,
Seperti hal nya waktu egkau pertemukn dulu,,
Rahmati lah rumhtgga kami,,, walo ujian silih berganti mnghampiriku,, namun hamba yakin ya allah suatu saat egkau hadir ka kebhgian kami dan suami kami,,,,

Ya allah,,,, ampunilah aku jika aku bersalah,,semua karena aku sangat sayang terhadap suamiku ya allah,, hanya dia yang ku punya,,,, harta cintaku,,,cuma dia ya allah,,,
Dengar lah doaku ya allah,aku sangat menyayangi dia,,,
Hingga nafas terakhir ku,,,

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
WAGIR NGALAM
27:03:2014

Kumpulan Puisi LUmbang KAyung - MENGUKIR KECEWA


# MENGUKIR KECEWA #


Setetes embun Di Hati dan Impian,
Membasahi sebuah kekecewaan,
Yang telah lama kau berikan,
Kala Jiwa ini penuh Harapan,
Melahirkan Sucinya kemaafan.

Tak kan lelah ku membina,
Cinta yang tertanam di Dada,
Agar selalu dapat terjaga,
kala ke Egoan mu datang Melanda,
Meremuk Rasa Gelora di Jiwa.

Senyuman ini Beriring Tagisan,
Tersembunyi bersama Kekecewaan,
Kala Tawa Canda Menyikab Kenangan,
Mengukir Gelisah yang telah kau berikan,
Yang kini ku Jadika sebuah Pelajaran.

Inilah arti Kesucian Cinta,
Ku jaga dengan sepenuh Rasa,
Walau Rasa cemburu ku melanda,
Kala dirimu ada bersamanya,
Bersenda Gurau di depan Mata,

Ku Ukir jua Rasa Kecewa,
Merawat Cinta yang telah Terbina,
Agar menjadi Tauladannya Jiwa,
Hingga Nanti kau menjadi yang Soleha,
Di dalam Rumah Tangga yang penuh Bahagia.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 26:03:2014)




# DOA DAN HARAPAN #

Sungguh ku terpesona,
Manjamu yang menggoda,
Sayang mu yang terasa,
Hingga Siang dan Malam ku Berdoa,
Untuk selamanya saling menjaga Rasa.

Namun semua hanya bagaikan Mimpi,
Cinta yang ku damba hanyalah Ilusi,
Kala kesendirian Menemani,
Dalam Sunyi coba mencari Arti,
Penuh Harapan di Sanubari.

Sungguh tak pernah ku menduga,
Semua menjdi Sia sia,
Impian yang telah ku damba,
Hanya membuat Angan Kecewa,
Kala Rindu ini mulai Mendera.

Memang semua salahku,
Yang mudah jatuh Cinta padamu,
Memuja mu di kala ku Rindu,
Bayangkan semua Cumbu Rayu,
Kala Asmara menemani Hasrat ku.

Mungkin ku harus bertahan,
menanti Manja dang Sayang mu ku miliki,
Di dalam setiab Doa dan Harapan.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 24:03:2014)





# DI LARANG GOLPUT #


Dilarang untuk menjadi Golput,
karena Golput adalah perbuatan yang tak terpuji,
Juga Orang2 yang kehilangan Masa Depan,
yang tak mempunyai Cita2.
Bila ada yang memberimu ambil saja,
Karena Pilihan mu Tak da yang bisa tau,
Dan Bila si kaya tak memberi mu,
Beri saja suaramu buat si miskin.
Dan bila tak ada Teman dan Saudara yang ingat kepadamu,
maka pilihlah dia yang tak pernah kamu Kenal sema sekalipun.
Karena Golput telah di Haramkan di Tanah persada Indonesia.
Terpujilah Kamu yang mengerti atas semua ini.
Wassalam

By : Lumbang KAyung




# KARENA SAPAMU #


Ku sentuhkan Aksara Untuk mu,
Menyemai Rindu yang hampir Beku,
Yang terpisah oleh Jarak dan Waktu,
Kala ku di tengah luasnya lautan nan Biru.

Kini ku dengar sapamu Lagi,
Menemani Hari2 ku yang telah Sepi,
Yang Hampir Hilang di dalam Hati,
Dalam menjalani Hari2,
Hingga Nanti keluasnya Lautan ku kembali.

Terima kasih ku Panjatkan,
Rindu kembali ku Uraikan,
Walau dari sebuah Goresan,
Yang kan ku jadikan jalinan Ikatan,
Dari Arti sebuah persahabatan.

Sapamu telah bangkitkan Asa ku,
Sapamu kembali menggoda ku,
Karena Sapamu ku Rindukan Kamu,
Karena Sapamu Hati tak jadi Beku,
Dan sembunyi bersama Bayangan Kelabu.

Inilah aku untuk mu,
Coba Menemani mimpi semu,
yang lahir dari Relung Sukmaku,
Untuk dapat menghibur Hari2 mu,
Hingga kelak kita Bisa dapat Bertemu.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 06:04:2014)




# SELAMAT PAGI MENTARI #

Embun semalam telah menghilang,
Kala Mentari mulai bersinar Terang,
Burung2 yang berkicau Riang,
Bercanda diantara Celah Ranting2,
Sebuah Pohon di padang Ilalang.

Selamat Pagi Mentari,
Di Uput Timur kau Bersinar lagi,
Menerangi Hari,
Manjakan burung2 untuk Bernyanyi,
Kicau kan tentang Kehidupan Ini.

Nun terlihat Jauh di sana,
Petani dengan Cangkulnya,
Penuh semangat menggapai Asa,
Menanam benih yang ia Punya,
Hingga Nanti menjelang senja.

Ini lah Ke Indahan,
Berpadu dengan sebuah Harapan,
Terbentang Asri Menawan,
memukau mebawa Angan,
Hayal ini pun merajuk Kebahagiaan.

Sentuhan sebuah Harapan,
Yang terbangunkan Oleh Keindahan,
Dan Kicau burung2 yang Menawan,
Akan kah Hilang di timpa Kerakusan,
Kala Manusia terbius Oleh kemajuan Jaman.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 06:04:2014)

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - RINDU YANG SEPI


RASA ITU BEGITU INDAH,,,,,

Akulah rasa,,,,
Yang selalu hiasi kehidupanmu
Dikala suka dan duka
Dikala sedih dan gembira
Dikala kau marah dan tertawa
Aku selalu hadir untukmu....
Menghiasi kehidupanmu,,,
Akulah rasa,,,,
Yg selalu hadir dihatimu
Yg selalu setia menemanimu
Dalam galaunya hati..
Dalam suka cita yg membara
Dalam kepedihan yg menghimpit dada,,,
Akulah rasa,,
Yang selalu ada dihatimu
Yang selalu setia menemani hari harimu
Suka dan duka, ,,,
Aku selalu ada,,,
Aku akan selalu setia menemani mu
Meski kau tak inginkan aku
Aku takkan perduli....
Karena aku adalah sahabat setiamu
Yang setia menemani hari harimu
Yang indah dan penuh duka
Aku akan selalu bersamamu...

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 26-3-2014 21:20




RINDU YANG SEPI

Ada rindu dicelah celah sepi,
Sepi yang garing dengan aroma gurun
Terbuai dalan alunan khayal
Sepi disini bagai berkabut...
Dengan daun kering yang hampir gugur
Resah,,,,
Hati yang resah....
Bagai fatamorgana
Rindu yang sepi tanpa tepi
Rindu yang garing tanpa rasa
Disini rinduku terluka
Rindu yang resah tanpa arah
Melangkah,,,,,
Dengan tujuan yang tidak pasti
Mencari jati diri sejati
Hati gelisah menghitung angka
Usiaku sudah diambang batas
Menyerah,,,
Kuharus pasrah
Inilah batas rindu yang tersisa
Rindu rindu yang kelabu
Rindu yang garing,,,,
Berteman sepi yang panjang
Meniti hari yang begitu sepi
Sendiri,,,
Duhai rindu yang sepi
Disini aku selalu menanti
Berteman sepi yang begitu panjang


by Endang Misnawaty
digubuk tua rumahku
Siantar city 27/3/2014 21:16




MASIHKAH ADA HARAPAN.....

Kemarin Bulan tak bersinar
Kelam,,,,
Temaram,,,,
Namun hatiku cerah
Secerah harapanku,,,,,,

Kemarin masih kuingat
Kau ada disisiku
Aku bahagia....
Jiwaku damai
Tentram,,,,

Kini....
Aku tak tau kau dimana
Aku kehilangan
Aku resah
Aku gelisah
Harapan kini kembali kelam
Malampun kembali temaram
Hati ini kembali seperti malam semalam
Namun,,,
Cinta ini kan tetap kusimpam
Sampai akhir jaman...

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
Siantar city 31- 3-2014 10:30




SENJA KELABU

Disatu senja kelabu
Didataran yg kering kerontang
Debu debu bertaburan
Angin berhembus kencang
Semua bagai berpacu
Pamer kekuatan,,,,,
Hujan rintik mulai datang
Terhembus angin kencang
Senja kelabu semakin kelabu
Malampun merayap datang
Dengan kesepian yg kelam
Gelap gulita menghadang
Disini,,,,,
Kusepi tanpa teman
Dengan lilin sebagai penerangan
Karena PLN selalu padam
Duhai,,,,,,,
Hatiku semakin kelam
Dengan bayangmu yg selalu datang
Ingin kutepis semua kenangan
Tapi malam semakin kelam
Seperti gelapnya malam tanpa penerangan
Duhai,,,,,
Pergilah bayang bayang
Seperti senja menuju malam
Jangan huni hatiku dgn bayangmu
Yg setia mengikut setiap langkahku

By Endang Misnawaty digubuk tua rumahku
Siantar city 8/3/2014 18:41




ADA RINDU


Udara malam yang mencekam
Bintang yg gemerlap
Rembulan yang bersinar indah
Semua ingatkan ttg dirimu
Ada kasih,,,,
Ada cinta,,,,
Tapi tiada pertemuan.....
Begitu indah nyanyian malam
Burung berkicau
Angin berdesir lembut
Embun dingin yg mencekam
Begitu indah rasa rindu
Berdegup kencang direlung hatiku

Me : Endang Misnawaty
Gubuk tua rumahku
6/3/2014 18:43




LELAH


Lelah ku berkhayal ttg dirimu
Yang selalu menari dan membayang dip
Seakan masa lalu yg mengejar
Ku lelah,,,,,
Ku terjaga dari mimpi indah
Tentang dirimu yang semu....
Kuingin lupakan bayangmu
Kuingin hapus kenangan indah itu
Tapi bayangmu mengejarku
Seolah tak ingin tuk kulupakan
Aku lelah tuk kebohongan yg mendera
Kebohongan yg selalu kau teriakkan
Hingga aku selalu lemah
Lemah dan tak berdaya....

Me : Endang Misnawaty

Gubuk tua rumahku
6/3/2014 18:43


SENJA YANG BERKABUT

Senja yg berkabut
Ingatkan aku pada wajah lesunya
Yg tak bergairah...
Yg putus asa....
Semua berkecamuk dihatinya
Tergambar jelas diraut wajahnya
Bersembunyi dibalik mega merah jingga
Jika kau butuh aku....?
Aku ada disini
Bersemayam direlung hatimu yg kelam
Karna ku takkan biarkan
Kau melangkah sendiri dlm kesepian...

Me : Endang Misnawaty

Gubuk tua rumahku
6/3/2014 18:43




DERAI HUJAN

Derai hujan dimalam yang dingin
Kaburkan bayangmu yang semu
Menepis dikabut tipis
Hingga buat aku meringis
Duhhhh,,,,,,
Dingin malam yang mencekam
Hingga kulupa sudah malam
Duhai hati yang galau..
Jangan biarkan kudelete
Namamu dari hatiku...
Hingga kulupa semua ttg kamu

Oleh : Endang Misnawaty
Siantar,Sumatera Utara




MENTARIKU MALU – MALU


Mentari pagi yg malas bersinar
Tertutup awan gelap dikotaku
Menutup relung hatiku
Menutup keceriaanku
Menutup semua bahagiaku

Negeriku berduka....
Oleh banjir yg meraja lela
Bandang yg tak mengenal lelah
Menerjang semua yg dia suka...
Pegunungan semua kompak bernyanyi....
Ada yg batuk dan muntah lahar
Ada yg lontarkan awan panasnya...
Semua bertingkah buat susah....

Kini kudengar ada gempa.....
Bencana apalagi ini tuhan.??
Satu demi satu KAU perlihatkan
Kuasamu yg tak tertandingi oleh siapapun
Tak terkalahkan oleh apapun....
Maafkan kami....
Ampunkan kami...
Hambamu yg penuh dosa dan salah
Yang merusak alammu dengan merajalela
Menghancurkan ciptaanmu yg sangat indah
Tangan tangan kami yg serakah
Yang tidak pernah puas dengan berkah...

Kini kusadari,,,,
Ku harus intropeksi diri....
Mengapa alammu tak seindah dulu
Karna tangan kami yang selalu tak terkendali
Merusak dan merampas keindahan
Yang kau ciptakan tuk kami nikmati...

Ampunkan kami tuhan
Hentikan semua kemarahanmu
Pada hambamu yang serakah atas berkahmu
Pagi ini kuingin lihat mentari
Bersinar seperti dulu lagi
Menghangatkan bumiku yang indah
Menghiasi langitmu yang biru cerah
Jangan biarkan mentariku malu malu
Tuk tunjukkan keindahan ciptaanmu

By Endang Misnawaty di gubuk tua rumahku
Siantar city 23-2-2014 09:03




SELAMAT TINGGAL SEMUANYA


Meski hatiku berat untuk melangkah
Kuharus melangkah juga...????
Meski kusayang kamu,,,,,
Dan kamu sayang aku...
Tapi kita memang harus berpisah
Jarak yg mesti kita tempuh masih panjang...??

Sedih dan duka berpisah denganmu
Begitu banyak cerita diantara kita..
Cerita duka,,,,
Cerita indah,,,,
Juga cerita kehidupan....???
Disana ada cinta,,,,
Ada bahagia,,,
Juga ada yang tersakiti,,,,?
Semua membaur menjadi satu,,,
Ahhh,,,,,,,
Desember biru yang kelabu
Akhir cerita mu begitu memilukan
Hujan dan badai mengisi semua ceritamu
Disaat kubutuh dirimu,,,
Tuk bertemu dengan semua sahabatmu
Hujan selalu mengguyur hari harimu
Hanya tinggal sehari kehadiranmu
Berilah kami cerita indah utk mengingatmu.???
Agar ditahun depan tetap harum namamu..

Desember biru yg kelabu
Semoga kepergianmu bawa bahagia hatiku...
Dan semua sahabatku....

By Endang misnawaty
Siantar, Di gubuk tua rumahku 30-12-2013 20:36

YAKINLAH BAHWA KITA ITU SATU


sakit hatiku seperti roda berdarah dingin sayangku..
kini hati ini telah tertusuk duri yang berceceran sayang ku
kemana lagi langkah kaki ini menuntunmu...
sementara tinta mu masih berceceran di kertas putih itu.,.

cinta suci ini slalu menutupi cinta ini dari debu jalanan bercorak hitam sayang ku.,.
haruskah ku bersih kan itu semua..
harus kah ku hapus itu semua..
rintih ku slalu bangga akan untuk mu wahai insan pujangga ku..
janji itu...
kepercayaan itu..
selalu bercerita indah akan perjalanan ini..

ingatlah satu arti sayang ku..
cinta itu akan indah ketika kita memiliki satu tujuan yang indah..
dan bersama dalam suka dan duka...
asam manis itu slalu memberikan warna dalam perjalanan cinta ini..
seperti roda yang selalu berputar seperti mana semestinya..


by wira ara sudibyo
tanjungbalai.

Senin, 24 Maret 2014

Kumpulan Puisi Tiada - MONOLOG KEDAMAIAN BISIKAN ANGIN MALAM


DIRI

hujan telah reda
hujan yang kehilangan nyanyian katak
engkau pun membungkuk dan melihat
sekeping bulan mengambang di atas baskom itu
bulan itu, sebongkah batu yang melayari malam-malammu
bulan yang kini mengambang di hadapanmu
apakah tanganmu sampai menyentuhnya?

tampias jatuh memburaikan bayangan bulan
engkau beringsut dan tak sanggup menyusun kepingan ilusi
dan di tubir itu, apa lagi yang kau tunggu?

detak-detik jam terus memburu
sebuah bangku lapuk terperi di sudut matamu
kemana ia melangkah,
selain menuju kebinasaan lain yang tak kau mengerti?
hitam yang tak serupa bayangan, atau
putih yang tak sejernih harapan?
sampai kau benar-benar merasa tersesat dalam lipatan mimpi-mimpimu;
dan tak sanggup lagi bertanya senyata apa hidup yang kau jalani

Desember, 2011



MONOLOG KEDAMAIAN BISIKAN ANGIN MALAM


Seorang durjana menikmati tiada
dari titian semesta yang memenjarakan asa
Airmatanya berbait doa, bersenandung
mengandung syair cinta — sirna.
Lalu harapnya berserah pada doa segala

Sendiri, damainya mengarungi mimpi
indah tentang kegelapan yang takkan dimengerti
oleh anda semua, tuan-puan

Megahnya nyata hanya fatamorgana, baginya
dalam gelap ia berimajinasi, bebicara pada Tuhannya sendiri

Kita ini berasal dari tiada, umpatnya
tak perlu kiranya berambisi
seolah dirimu tuhan yang bebas menghakimi

Keadilan hanya wacana orang-orang munafik
yang mendustakan diri atas nama Tuhan dan politik
Dan cinta yang suci telah berevolusi
menjadi ceceran mani yang dibuang sana-sini

Malam makin sunyi, damainya
makin hidup bersama cumbuan secangkir kopi

Mataram, 4 januari 2014

-------------------------------


suara-suara itu terus bersahutan
memenuhi seluruh ruang opini
di meja-meja birokrat
di ruang-ruang rapat wakil rakyat
bahkan tersebar di koran koran
tentang siapa yang mau berurusan dengan mereka
pun ditenderkan. disupport dana besar besaran
diseminarkan di hotel dan restoran
dibuat lokakarya, workshop
tentang bagaimana menghadapi situasi demikian
kelas-kelas motivasi bertebaran
tapi nasib para nelayan, dan
buruh-kulinya tak pernah berubah


Oleh : Tiada

Kumpulan Tembang Kata Juank Hadapi - AKU TERINGAT


AKU TERINGAT


LelahKu Terlelap Dibahu Nakalmu...
Dengan Jari2 Manis Indah...
Kau Belai Aku Disenyum Merah Sapamu...
Dan Lelahku Masih Terlelap Syahdu...

Salahkah Bila Ku Terjaga...
Walau Raga Terkulai Layu...
Kan Kucari Tongkat Kecil Penyangga Langkah...
Agar Ikhlas Menghampiri Tika Jarak Mulai Terjalani...

Padamu Yang Terindah...
Bila Nanti Jubah Itu Berganti Warna...
Dan Tak Terpandang Tatapan...
Kau Tetap Yang Terindah...

JUANK HADAPI
24 Maret 2014
01:40 wib




GORESAN TIADA ARTI


Kau Bagaikan Lentera Kehilangan Minyaknya...
Semakin Meredup Cahaya Yang Kau Berikan...
Laksana Yang Tak Terumpamakan...
Laksana Yang Tak Terandaikan...
Siapa Kamu Lentera Kecil...?
lilin Kah Atau Lampu Minyak Kah...
Kenapa Redup Itu Mengalir Kejiwa...
Hingga Bentuk Mu Pun Aku Tiada Ingat Lagi...
Ohh...
Aku Tersadar...
Kiranya Tirai Tiada Hitam...
Kiranya Hitam Berteman Mentari...
Pasti kau Kan Kembali Bercahaya...




AKU RINDU

Meski Kata Tiada Terucap...
Meski Jabat Tiada Bergenggaman...
Dan Meski Udara Tiada Mau Menyapa...
Namun Binaran Mata Ini Selalu Mengucap...
Bahwa Aku Rindu...

Bukan Rindu Kemunafikan...
Bukan Pula Rindu Yang Sesaat...
Dan Bukan Pula Rindu Samar Bayangan...
Namun Rindu Keikhlasan Dari Hati...
Yang Tiada Pernah Tersapa Keindahan Mentari Pagi...

JUANK HADAPI
23 MARET 2014
17:00 wib



ANDAI SAJA

Andai Aku Bisa Merangkai Kata2 Indah
Yang Ada Didalam Hati
Kan Kujadikan Seikat Kembang
Yang Akan Kupersembahkan Hanya Untukmu...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




KERINDUAN

Akankah Kerinduan Ini Akan Berakhir Dengan Keindahan...???
Akankah Kerinduan Ini Akan Berakhir Dengan Keikhlasan...???
Atau Mungkin Kerinduan Ini Tak Kan Berujung...???

Aku Hanya Berharap & Berdoa Semoga ALLAH Memberikan Yang Terbaik Untukku & Hidupku...
Amin....

Oleh : JUANK HADAPI
Tanjungbalai,Sumatera Utara




HATIKU, AKU MOHON MAAF


Menangislah Hati
Aku Takkan Menghentikanmu Menangis...

... Berteriaklah Hati
Andai Semua Bisa Meringankan Beban Cintamu...

Ini Bukan Yang Pertama Kali Aku Membuatmu Tergores...
Ini Adalah Yang Kesekian Kali Aku Melukaimu...

Setelah Kusadari...
Kau Masih Belum Siap Untuk Menerima Cinta...
Kau Masih Belum Sanggup Tergores Oleh Cinta...

Maafkan Aku Yang Terlalu Memaksakan Kehendak...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




KESEMPURNAAN KU HANYA ADA PADAMU


Bukan Hanya Ucapan Tapi Ini Kenyataan...
Bukan Hanya Himbauan Tapi Ini Kebenaran...
Bukan Hanya Dibibir Tapi Tulus Dari Hati...

Dalam Kesendirian Aku Merasa Rapuh...
Dalam Keramaian Aku merasa Patah...
Dalam Gelap Aku Merasa Berada Ditepi Jurang...
Dalam Terang Aku Merasa Buta Akan Hati...

Namun Kehadiran Sang Bidadari Telah Mengubah Semua Yang Menjadi Kegalauan Hati...

Bidadari...
Bangunkan Aku Dari Tidur Panjang Yang Selama Ini Menyiksaku...
Sambut Aku Dari Lubang Yang Semakin Dalam Yang Sudah Hampir Menguburku...

Bidadari...
Apakah Kau Yang Diutus Untuk Menemaniku...
Apakah Kau Yang Akan Mengembalikan Semangat Cinta Yang Sudah Mulai Terkikis Oleh Air Kehidupan Ku...

Bidadari...
Kaulah Yang Akan Menyempurnakan Kehidupanku...

By : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara
Sabtu/24 Maret 2012
Pukul : 02.05




BURUNGKU


Tertunduk Malu...
Tak Mampu Menatap Cahaya...
Enggan Mengepakkan Sayap Lagi...
Dan Ingin Melepas Penghargaan Yang Ada Didadanya...

Serasa Ingin Meninggalkan Sangkar Yang Sudah Bertahun Ditempatinya...
Namun Dihati Masih Ada Harapan Untuk Tinggal...
Sebab Dia Tak Mampu Meninggalkan Anak2nya Dalam Kesengsaraan...

Karna Apa...?

Mungkin Dikarenakan Tuannya Sendiri...
Yang Tak Mampu Menjaganya Dengan Baik...
Mungkin Dikarenakan Tetangganya Tuannya...
Yang Selalu Menghina Dan Mencaci Dirinya...

Semangtlah Burungku...
Kembalilah Menentang Cahaya...
Kembalilah Disegani Oleh Tetanggamu...

Teruntuk Sang GARUDAKU...
By : Juank Hadapi
Tanjungbalai
Sabtu, 17 Maret 2012
Pukul : 09.51




AYAH

Kesunyian Kini Terasa Dihati...
Kehilangan Ku Kini Tak Mungkin Kembali...

Kumerasa Seperti Mimpi...
Ternyata Semua Nyata...

Kini Ku Tak Mendapatkan Lagi Kasih Sayang Itu...
Hanya DOA Yang Bisa Ku Kirim...
Semoga Arwahmu Diterima Disisi ALLAH SWT...
Aminn...
(Terbingkis Buat Alm. Ayahanda Tercinta MAHMUD THAHIR PANJAITAN...)

Kamis
15 Maret 2012
22.01

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




BIMBANG YANG CEMAS KAN CINTA


Kebimbangan Hati Yang Menunggu Ketidakpastian...
Kecemasan Hati Yang Menungu Kehampaan...
Kegelisahan Hati Yang Menunggu Kesengsaraan...

Hati...
Apakah Harus Ikut Terluka Dikarenakan Perasaan...

Jiwa & Raga...
Apakah Harus Berdarah Oleh Hati & Perasaan...

Aku Yang Mengalami...
Maka Aku Harus Memperbaiki....

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




PENYESALAN YANG TERLAMBAT


Maafkan Aku Yang Sengaja Melukai Hatimu...
Andai Saja Aku Tau Sakit Yang Kau Rasa
Aku Ingin Rasa Sakit Itu Berbalik Kepadaku...

Semua Kulakukan Karena Aku Sayang & Cinta Padamu...
Kalau Boleh Ku Ikuti Keegoisanku...
Pasti Kau Dapat Kumiliki....

Namun Tidak Kulakaukan
Karena Aku Ingin Cinta Yang Tulus Darimu Bukan Karena Dipaksa...

Gadis...
Pernahkah Ada Sedikit Dihatimu Rasa Sayang Untukku Rasa Cinta Untukku...

Kumohon Padamu Hilangkan Rasa Itu
Dan Buang Jau Aku Dari Kehidupanmu...

Ini Adalah Kata2 Terakhirku Untukmu...

Selamat Tinggal Kasih Yang Tak Pernah Terungkap....

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




TERUCAP


Maaf Yang Berulang Kali Terucap
Kini Harus Terucap Lagi...
Namun Ini Adalah Maaf Yang Terakhir Terucap
Walau Tak Mampu Mengucap Disaat Menatap...
Selamat Tinggal Kenangan...
Dan Nanti Disaat Mentari Terbit...
Kau Akan Hilang Dalam Ingatan...
Walau Terasa Sulit Untuk Dilupakan...
Dan Doa Yang Terucap Hanya
KEBAHAGIAAN & TERCAPAINYA SEMUA KEINGINAN...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara





KEIKHLASAN HATI SEBAGAI TEMPAT PERSINGGAHAN HATI


Kepergian Ini Hanya Tuk Sembuhkan Luka DiHati...
Luka Yang Teramat Dalam...
Dikarenakan Cinta Yang Tak Bertuan...

Apakah Memang Sudah Ditakdirkan...
Hati Ini Hanya Untuk Persinggahan Hati Yang Tersakiti...
Hati Ini Hanya Untuk Menyembuhkan Hati Yang Terluka...
Tanpa Singgah Untuk Selamanya...

Cinta Bukan Untuk Dipermainkan...
Namun Dijaga Dan Disirami Dengan Kasih Sayang...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




MELUPAKAN KASIH YANG TERSAYANG


Melupakan Semuanya
Melupakan Segalanya
Meninggalkan Semuanya
Meninggalkan Segalanya
Kerelaan Itu Demi Tuk Kebahagiaanmu...
Selamat Tinggal Kasih Yang Terkasih...
Selamat Tinggal Sayang Yang Tersayang..

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




TANGAN SI MALAIKAT


Sayatan Yang Memilukan Disaat Hati Menyendiri Ditepian Jurang ...
Dan Mengabarkan Keindahan Syahdu Kata2 Yang Penuh Mutiara...
Lalu Terbawa Hembusan Angin Yang Terlahir Dari Dada...
Dan Berharap Kan Sampai Keistana Cinta Yang Mulai Rapuh Akan Usia...
Darah Yang Mulai Turun Dari Tepian Mata Yang Indah Kini Tak Lagi Terbendung...
Seakan Merindukan Tangan2 Malaikat Menampung Setiap Tetesnya...
Kakiku Kini Tinggal Selangkah Untuk Menuju Kehidupan Yang Tak Terbatas..
Kembali Berharap Sambutan Tangan Simalaikat....

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




TERLUKA & SAKIT


Kenapa Harus Menyimpan Jika Memang Ada...
Kenapa Harus Menghindar Jika Memang Ada...
Kenapa Harus Terpisah Jika Memang Rasa Itu Ada...

Terluka Memang Terluka...
Sakit Memang Sakit...
Apakah Harus Terus Terluka...
Apakah Harus Terus Sakit...

Jika Memang Ingin Merasakan Bahagia...
Harus Siap Dengan Namanya Terluka & Sakit...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




SEBENING CINTA SELEMBUT SAYANG


Sebening Cinta Yang Tulus Apakah Ada Tujuan...
Selembut Sayang Yang Jujur Apakah Ada Arah...
Cinta Yang Hadir Bukan Suatu Permainan...
Melainkan Tulus Dan Bertujuan...
Sayang Yang Datang Bukan Tipuan...
Namun Jujur Dan Terarah...

Sambut Sayang Dan Cinta Itu...
Jika Memang Ada Dihati...
Tinggalkan Keduanya...
Bila Tidak Dibutuhkan Lagi...

Mendung Selalu Hadir Diraut Wajah...
Tika Sayang Dan Cinta Itu Tak Lagi Diperdulikan...
Hujan Pun Kan Turun Dialiran Pipi...
Tika Sayang Dan Cinta Itu Tak Disambut Dengan Keikhlasan...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




KEINDAHAN & KESEJUKAN


Aku Beku Tanpa Hangatnya Kasih Sayangmu...
Aku Mancair Tanpa Sejuknya Cintamu...
Aku Sunyi Tanpa Kau Disisiku...
Aku Hilang Arah Bila Tanganku Terlepas Dari Tanganmu...

Aku Hanya Pengemis Tanpa Baju...
Yang Meminta Tanpa Diberi...
Yang Berjalan Dibawah Teriknya Panas Sang Cahaya...
Yang Mengharap Tanpa Diberi...

Aku Berjalan Menuju Kasih Sayangmu...
Aku Berjalan Menuju Cintamu...
Namun Terhenti Dipekarangan Hatimu

Aku Memang Salah...
Menyanyangimu Tanpa Keindahan...
Mencintaimu Tanpa Kesejukan...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




KERINDUAN MENGHAMPIRIKU

Kerinduan Itu Kembali Menghampiri...
Apakah Hati Ini Sanggup Menerimanya...
Atau Harus Ku Acuhkan...?

Maafku Buat Hati Yang Terpilih...
Hati Ini Kembali Merindukanmu...
Walau Sudah Ku Coba Untuk Bersabar...
Walau Sudah Ku Coba Untuk Menghindar...
Namun KERINDUAN ITU KEMBALI MENGHAMPIRI...

Hati Yang Terpilih...
Kau Boleh Menghinaku...
Kau Boleh Mencaciku...
Agar Kerinduan Hati Ini Tak Kembali Lagi Menghampiri...

Aku Memang Tak Sanggup Untuk Menggapai Bulan...
Tapi Aku Sanggup Untuk Membawa Keindahan Bulan Kehadapanmu...

Oleh : JUANK HADAPI
Tanjungbalai,Sumatera Utara




MIMPI YANG TELAH HILANG

Mimpi Yang Telah Hilang...
Membuat Air Mata Tak Mampu Dibendung...
Membuat Kesedihan Tak Mampu Ditahan...
Membuat Matahari Seakan Tak Muncul...
Membuat Malam Semakin Panjang Gelapnya...

Mimpi Yang Telah Hilang...
Seperti Malam Merindukan Sang Embun...
Seperti Malam Merindukan Suara2 Penghuni Malam...
Seperti Malam Merindukan Sang Pencerah...

Mimpi Yang Telah Hilang...
Kapankah Akan Kembali...?
Kapankah Akan Hadir Mengisi Tidur Lelapku...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




KEINDAHAN YANG TERLEWATKAN

Angin Itu Kembali Menerpa Wajah...
Tatkala Hati Sedang Dibalut Indahnya Kemelut Kasih...
Dan Indahnya Endapan Lara...
Ku Akui Kesalahan Itu Berawal Dari Asyiknya Keindahan...
Sehingga Diri Terlena Olehnya
Dan Membawaku Keujung Tebing Yang Curang...
Meski Pun Keindahan Itu awal Dari Kesalahan...
Namun Akan Ku Ingat Dan Menjaga Keindahan Itu...
Sampai Nanti Keindahan Itu Kembali Mendekap Dan Memeluk Erat Hatiku...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




KIDUNG CINTA DIAMBANG SENJA


Peluklah Tubuhku Dalam Bayang...
Menangislah Didadaku Dalam Bayang...
Karena MaLam Ini Kau Takkan Lagi Kumiliki...

Air Mata Ini Akan Menjadi Satu Saksi...
Dan Perpisahan Ini Pasti Lebih Berarti...
Karena Semua Telah Kembali Seperti Semula Lagi...

Kukan Mulai Dari Awal...
Atau Mungkin Tidak Akan Pernah Mengulang Lagi...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




MA'AF


Maaf...
Untuk Perhatian Yang Terlalu Berlebihan...
Maaf...
Untuk Amarah Yang Terusik...
Maaf...
Untuk Tercurahnya Keegoisan Ini...

Walau Maaf Takkan Mengembalikan Senyum Yang Manis...
Walau Maaf Takkan Mengembalikan Keceriaan Yang Indah...

Walau Harus Menunggu...
Walau Harus Menanti...
Untuk Beberapa Waktu Yang Tak Pasti Kapan...


Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai Sumatera Utara




TERIMA KASIH UNTUK HATI YANG TERPILIH


Senyummu Takkan Terganti...
Manismu Takkan Ternikmati...
Maafmu Takkan Memberi...

Kerinduan Ini Hanyut Terbawa Angin...
Bak Secarik Kertas Yang Terbakar & Debunya Berserakan Dihati...

Semuanya Hancur Berhamburan & Tenggelam Kedalam Laut Yang Tak Berdasar...

Keinginan Yang Dulu Terpendam...
Kini Telah Kukabulkan...
Demi Kebaikan & Demi Kasih Sayang...

Aku Hanya Lelaki Yang Mencintai...
Namun Tak Pantas Untuk Dicintai...

Terima Kasih Untuk Hati Yang Terpilih...
Terima Kasih Untuk Waktu Yang Tak Terbatas...
Terima Kasih Untuk Kesunyian & Kegelapan...
Kini Ku Kembalai Kini Ku Kembali Mengisi Ruangmu Yang Kosong...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai Sumatera Utara




AYAH


Dari Kejauhan Aku Menatapmu
Tak Sadar Kumeneteskan Air Mata...
Asa Ku Yang Ingin Berjumpa Denganmu
Tak Kan Pernah Pudar...

Dikesendirian Malam Aku Selalu Mengingatmu
Mengingat Semua Apa Yang Pernah Terucap Untukku...
Mengingat Semua Kebaikan Yang Tersimpan Dibenakku

Tak Terasa Sudah 3 Bulan 10 Hari Kita Berpisah
Namun Sampai Kapan Pun Aku Takkan Pernah Lupa Denganmu...

Walau Sekarang Hanya Doa Yang Mampu Kusembahkan
Semoga Diterima Disisi NYA...

Amin....

Teruntuk Alm.Ayahanda Tercinta

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara




BUNGA KU

Bunga...
Demi Kasih & Sayangku
Aku Rela Kau Disirami Orang...

Demi Kasih & Sayangku
Aku Rela Kau Disentuh Orang...

Demi Kasih & Sayangku
Aku Rela Kau Diciumi Orang...

Namun Aku Tak Rela
Apabila Kau Dipetik Orang

Duhai Bungaku...
Kau Kan Ku Jaga Disiang & Malamku...
Ditidur & Mimpiku..
Dan Hingga Ku Terjaga...

Oleh : Juank Hadapi
Tanjungbalai,Sumatera Utara


Minggu, 23 Maret 2014

Kumpulan Tembang Kata Yusaku Kudo - BIMBANG


cinta yang ingin ku tulis bukan cinta biasa,bgtu bnyak cinta,kutak ingin dia ragu,sesungguhnya cintaku bkan di atas kerts,ada jwabnya yakin!menunggu suatu jawab..
Masa merubah segala,kutak mahu mereka tertawa,jiwa slalu berkata
Kasih itu kan hadir tiada yg menduga.pasrah.yakin jawab itu akan datang.getarannya terasa.andai bisa pujangga merubahnya biar tiada yg terluka tak mungkin

----------------------------------------------



Biduk terkatung2,bidk layr kertas, kuingin dirmu disampngku
Menidurkn jiwa yg lelah ini, bidadriku!Seprti biasa kutunggu dirmu di perduan 2 insan berpeluk kasih,Malm ini kuingin berdua, datnglah!Pakai gaunmu,yg dulu pernh kubri masihkh kau simpan?Di bawah pijar lampu,pancran rona Wajhmu mengalhkn buln bercumbu,
Drahku pujangg mengalir menikmti pesona bibrmu sensual.Kau cantk malm ini

----------------------------------------------



Rinai rintik hujan di pucuk cemara
Pikiran kosong menerawang
Di jendelaku hujan memercik datar
Rindu sminggu tak terbayar,

Hitam pekat wajah malam sendiri
Malarutkan ubun2 memecah pikir
Adakah engkau mengenangku atau cuma datang mencumbuku?
Disaat hujan berbndong-bondong!

Mungkinkah kau jatuhkan ciummu hingga ku terbuai?..

----------------------------------------------



Luka terllu dlm buat dibalut.Terllu sakit buat dikenaNg dlm sepi,kau yg membuat luka ini dan kau yg mengobti!Kau datang dan pergi dlm hidpku Kau buka ttp jendela hti yg dlu pernh kau buka buatku. Meskikhku mengiba dmi kasih? Bukn sifatku, dan engkau tau itu. Beling sudah kau tancapkan,pntu sudah kau ttup dan kau kembli menghrap pintu itu aku buka!Dmi tuhan jgan pakskan.

----------------------------------------------



Pagi ku semai selasih,fajar meNguning..awan berarak halus melukis birunya langit,damai yang kurasa bagai mta air pagi yg sejuk, tak kurasa sisa tangis semalam menduduki mataku,memerah..
aktivitas mulai di lakonkan insan. Subuhku ditingglkn Dmi datangnya pagi nan indah ini,masih terdngar suara dengkur anak adam,dr sesaknya kramaian..inilah pagiku bgaimn pagimu?..

----------------------------------------------



SunGguh suatu kebimbangan diriku menaruh hati ini,kresahnku seakan seakan melukis smuax.takut,sedih kehilangan dirimu,kutaksanggup..
Satu hari,jam,bahkan detik tiada tau kbrmu bagaikan manusia gila,nyiur melambai menari angin ku tanya,bumi menapak ku sapa pada siapa ku taruh getar2 hati ini.
Malm berkhotbah seruan nyanyian bidadari.menggodaku.!

----------------------------------------------



Hari ini dia datang lgi dngn snyum sinis di bibirnya,mencoba mengerti
Namun,tampran dihati mengndang petir,kilat di keheningan,malu!!
Ku hanya bisa diam seribu bhasa,
Dgan tangan terbuka kau menggandeng tangan,rasa kusemat
Kutitib ihklas di hatimu,cintai dia
Kucoba membujuk hati yg menangis
Namun,ku kalaut di keramaian nyanyian syahdu,.kini kau berlalu di mataku meninggalkan bayang di plipis,ku takpantas!

----------------------------------------------


Silih datng bergnti msalah yg ter beban dipundkmu,hingga pulngmu
Takpernh ku dpatkan,larut mlam,.
Ku ingin!Kuingn berbagi dganmu
Mengganti bban lelah di pundakmu.
Pergimu meninggalkn resah dihati
selmtkan dirinya,bimbing dlm lngkahx,tuhanku pintaku!Waktu lelapmu kini sering diluar. Menngisku,berbagilah bersamaku! Jarak ni trlalu jauh kutemph bwtmu namn,yakinlh dirku bersammu bserta do'a2ku!ayah

----------------------------------------------



 Rawut wajh kotku anth brantah
Kta damai yg dlu diimpikn stiap penghux sdah tiada lg,Kkejamn,ank jalnn,kemskinn jd ssran mutlak bg pnganut dmokrsi,Soldrits hilng, musnh hausx jbatn Janji2,trus di lntr lidah busukmu Halal haram tiada kau toleh lagi Dimn kota dmai yg pernh kau sbut?Bohong! Bohong! Smua dmi dirmu,bkn krna rakytm Tidkkh kau liht air mta mrka? Adkah kau raskn pans trik membkr kulit merka?.allohu'aklam td

----------------------------------------------


Aku kenal dirimu,juga ga tau dimana rumahmu,namun tetapi kenapa hati ini berkata kamu itu buatku?disaat km diam risau hatiku
Disaat kamu bicara saya seperti ular di patok palu diam seribu bhsa,banyak kta yang ingin terucap tp ketakutanku meluap saat diriku ingin mengatakannya..tp malm ini ingin ku utrakan,bidadariku aku syng sm kmu,aku ingin melihatmu tua bersamaku,dan mati di pangkuanmu,
Hingga ajal itU tiba.!

----------------------------------------------


Setitik bening putih mulai bejatuhan tatkala mathari menyongsong ufuk timur.kupacu kuda mesinku menikungi jalanan pagi,yang mulai ramai dgan aktivitas manusiax, basah tak dpt di tolak malang tak kunjung di raih,.
Dgan tertatih menujuku pada sbuah branda kecil,bintik itu kian deras..
Hasssiuuuu!!flu menghmpiri kuhangtkan tbuh dgn sepotong rokok sisa semlam..
Menunggu redanya sng hujan.

Karya : Yusaku Kudo
Depok

Kumpulan Puisi Maia Syifa - BACA AKU


SPEKULASI HATI

Celoteh burung dipagi hari
seperti mengintimidasi ku
menatapku dengan penuh tanya
dan sarat makna
Aku terperosok masuk ke dalam
ruang bawah sadarku
apakah aku sedang dalam posisi tidur
atau terjaga
Apakah aku sedang bermimpi
atau berkhayal
apakah ini mimpi buruk
atau mimpi indah yang akan terwujud
Tuhan...
Bantu aku menemukan jalanku
dimana titian yang pernah ku pijak,
dimana batu tempatku berjijak
Ku ayun langkah tapi tak lagi berirama
mana yang kanan dan mana yang kiri
Ku dulukan hati nurani,
tapi akalku berhenti
ku temukan hati
tapi aku tak sanggup untuk berspekulasi
biarlah ku jalani,
walaupun akhirnya aku harus mati berdiri
.
Jumat,21032014
By : Maia Syifa




BACA AKU

Kemelut jiwa
ku hempaskan dibebatuan karang terjal mimpiku
ku berontak tapi tak nampak
ku menjerit tapi tak kelihatan sakit
ku menangis tapi tak meringis
aku sakit tapi tak berada di rumah sakit
aku sesak nafas tapi masih sanggup tuk bernafas
Pelan tapi pasti
aku telah mengadakan pengingkaran diri
pengingkaran yang aku sendiri tak pernah mengerti
Tuhan...
Tunjukkan aku cara berdiri yang benar
diatas kakiku yang goyah
didalam pandanganku yang nanar
dipersimpangan hati yang bercadar
dan dari mimpiku yang berakar
Baca aku Tuhan
baca hatiku
baca pikiranku
baca jiwaku
baca semua yang ada pada diriku
ku pastikan KAU lebih tau
apa yang terbaik untukku...

Senin,17032014
By : Maia Syifa


Maia Syifa
Tanjungbalai,Sumatera Utara





KU PETIK DIAMKU

Malamku menggila
jiwaku cetar membahana
labil ku meronta
rindu ku meraba

ku sapu wajahku yang penuh deru
ku petik diamku dalam lamunan mu
ku cari dalam ejaan kata
ada sesuatu disana
ku singsingkan sekat serat jiwaku yang buntu

Duhai malamku yang kelam
mandikan aku dengan cahaya haru biru mu yang terang
biar semua kelihatan indah

walau kenyataannya mataku telah buta karena mu
karena cinta yang tak pernah padam oleh sinarmu
dibawah naungan langit biru mu yang terus menyelimuti jiwaku
didekapan hangat sentuhan aura panas mentarimu
disitu ku rebahkan nafas jiwaku yang gusar
gusar karena kealpaan bathin yang telah tersesat.

JUMAT,11042014
BY : MAIA SYIFA





SEMBURAT MERAH JINGGA


Semburat merah jingga
jiwaku membahana
menerjang ombak samudera jiwa
menelanjangi ku dengan penuh makna dan Tanya

terjawab atau tidak
namun bathin ku tetap gundah gulana.
Dimana sisa sisa penghujung jiwaku yang tegar,
dimana langkah ku yang megah,
dimana aku sekarang berada
aku pun tak tau.
Apakah dinegri antah berantah
atau di dunia khayal

jiwaku hilang ditelan halusinasi
jiwaku singgah dipersinggahan yang kokoh
yang selalu menanti walau tak pasti
membimbing langkahku
walau aku tak sanggup tuk berdiri

Langkahku patah patah
kakiku goyah
tapi aku tetap tegar
setegar batu karang dihantam gelombang

Aku, kau dan entah siapapun disana
berjibaku menuju jalan buntu tanpa pintu
aku merasa sekarat
mungkin karena aku telah menjadi seorang pengkhianat.

JUMAT,11042014
BY : MAIA SYIFA
Tanjungbalai,Sumatera Utara



MEMBACA DALAM DIAM

Aku menterjemahkan mu dalam diam
dalam dirimu ku temukan banyak ejaan yang lepas
banyak kata yang tak tuntas
banyak kalimat yang tak jelas

Aku membacamu dalam diam
diam bukan aku tak mengerti
diam bukan aku tak perduli
diam karena aku tak ingin berlari
Aku diam karena dalam diam ku
banyak makna yang sangat berarti
berarti buatmu
berarti buatku
dan berarti buat kelangsungan malaikat malaikat hati.

Terkadang aku lupa memaknai hati
aku lupa siapa diriku ini
pada saat aku menemukan jati diri

sadarkan aku tuhan dengan kepekatan hati
dimana riuh rendahnya gelora
telah menggulungku bergelinding kesana kemari
merinding tak bergeming
dininabobokkan oleh alunan jiwa
siap membawaku terbang kenirwana.

SELASA,15042014
BY : MAIA SYIFA




WALAU KU TAK MAMPU

Ku meradang,
menerawang
menerjang gelombang
mengitari awang awang
disenja yang mulai menghilang
Hilangkan resah,
hilangkan gundah
hilangkan semua sedih dan susah
Hilangkan paras wajahku dimatamu
hilangkan aku difikiranmu
walaupun tak mampu

karena dirimu selalu bercumbu dengan bayanganku
ku sadari tak mungkin mampu
semampu apapun kau menyeru dihadapanku
tak kan terhapus jejakku di nadimu
karena aku adalah aliran darahmu.....

SENIN,14042014
BY : MAIA SYIFA