RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Kamis, 12 Juni 2014

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari Sembiring - KU PILIH DIAM MENGUNCI HATI



KUPILIH DIAM MENGUNCI HATI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Aku berkali kali kehilangan
jangan minta kutelisik lara pada luka lama
jujur semua catatan sudah lupa
apalagi penunjuk arah merunut masa silam
sungguh tak sanggub kusangga syak wasangka
penghianatan kebohongan dan kepalsuan menikamku berkali kali
kini kupilih jalan diam mengunci hati

Jika sekarang harus kehilangan lagi aku tak perduli
aku bertanya, apaku yang hilang
nyatanya apapun tak kumiliki

Tapi faktanya benar benar hilang
apa yang bukan milikku

‪#‎Belantara‬ alas tua, Selasa, 03/06/2014 = 16:26 wib




LESAP TAK BERBERITA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Meski dalam diam kau pahat sejuta tata bahasa
menata kalimat dalam cakrawala diluar dimensi logika
mengirimkannya dengan khusuk selantun mantera dan doa tahajud.

Pun beralaskan sejuta hakekat,
gurindam hati semua tak bisa memungkirinya ,
kami pun percaya diammu dalam teduh yang bertirakat.
Tapi hadirmu meski tanpa kata adalah sejuta hikmat berbuah tauladan,
sejujurnya terasa ada yang hilang dari sukma
saat kau lesap tak berberita, ada apa tuan paduka,
kenapa tak bertutur sapa, setidaknya tinggalkan kata .
agar bahtera tak kehilangan ABK nya.

Maapkan lancang hamba menegur paduka,
terasa menyesak didada jika tak terucap kata,
meski salamku tak lagi punya arti bagi paduka,
tapi namamu abadi kucatat direlung terdalam sukma selama-lamanya

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Senin, 02/06/2014 = 09:29 wib. — bersama Wahyu Sumut Kembara.





AKU CUMA SEBUTIR DEBU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Netra dibutapaksa angkuhnya dunia
sungguh ku tak berdaya

Mata bathin kehilangan cahaya bertumpuk hitam putih noda
kristalisasi tipu daya angkara murka semua bilik disana meruahkan dosa
hanyut dalam permainan para durjana melata lata jalanku
jatuh dan jatuh lagi tertawaan dan cerca pencinta dunia fana
sungguh aku tak berdaya

Dalam ketiadaberdayaan kujalani karmaku
kuhimpun yakinku teguh
tetap berpengharapan padaMU Gusti Pangeran Welas Asih
aku yang cuma sebutir debu
janganlah tersia sia dalam kebutaan dan ketidakberdayaanku
sungguh kasihanilah hambaMU........

# Pondok bambu istanaku, Senin, 02/06/2014 = 08:08 wib — bersama Enni Novita dan 19 lainnya.




MABUK OPLOSAN JANJI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Aku telah melucuti sebagian besar mimpi
saat jatuh dan terjatuh lagi
mengejar seribu janji
mulut mulut tanpa pedal rem
mabuk oplosan janji insan berlabel dewan terhormat
ternyata kita semua terpedaya

Screening test uji kelayakan bahkan fakta integritas sepintas
lekas lekas dikemasi simpan rapi
itulah hebatnya negeri ini, pemurah dan baik hati
apalagi jika telah mengantongi mandat, putra pribumi
merasa halal hakimi saudaranya sedang mencari Tuhan
barangkali berjihad dan bertindak atas nama Tuhan lain

Duh Gusti Pengeran Welas Asih bertambah besar ummat Dajjal
pengikut dan ummatnya kebal
jaga kaki dan hatiku tetap setia menyembahMU

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Minggu, 01/06/2014 = 20:02 wib — bersama Neysha dan Nde Karo.




KITA SEPAKATI KAU INGKARI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kemarin kita masih bersama meraih malam,
sambil berhitung perkalian hati
malah kusunting kalimat penutup
agar tak lalai menyiangi rasa
kita sepakati
kita berjanji

Beberapa saat simpul kuat tertambat
tak pula jarak meregang hasrat
sayang tabiat lebih kuat
kata sepakat tak lagi diingat

Sekarang kenanglah malam berlalu
kedepan jangan biarkan hati mengharu biru

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Minggu, 08/06/2014 =20:50 wib




KEMARAHAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kemarahan adalah magma hidup
membakar norma bahkan nyali hakiki
kesungguhan ekstrim meluap luap
melambung tinggi melampaui logika
membawa binasa
perbuatan percuma

Kemarahan melangit dikehidupan insan
memisahkan berdiriku kemudian
bersengketa karena terluka
meski tak pernah disengaja

Mari kita sudahi seteru ini
kujalani senjaku dengan damai

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Minggu, 08/06/2014 = 16:16 wib — bersama Nurekal Ekal dan 19 lainnya.




LAHIR TANPA KATA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Usahlah mengembangkan sayapsayap rindu lagi
gerimis mulai turun menyapa bumi
antaran senja pun telah tiba
seperangkat lara luka nestapa
sisa rasa didada
lahir tanpa kata

Memahami gelagat adalah mufakat
sebab jalanmu masih teramat panjang
semula kukira sanggub mendampingi seperjalanan
dugaku keliru pada kesungguhanmu

Berjalanlah terus tak usah toleh lagi kebelakang
biar kubangun tugu catatan perjalanan waktu

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Sabtu 07/06/2014 = 18:38 wib





CERMIN RETAK SEJUTA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kudengar umpatanmu pekakkan telinga
caci maki sumpah serapah berbau sampah
muntah tumpah ruah sesal bertambah
mengobrak abrik catatan dengan kedongkolan
jatuhkan vonnis orang lain biadab semua
seakan diri korban keganasan tanpa sengketa

Apa ia umpatanmu benar adanya
setelah diam gaung suara berbalik arahnya
memukul air ditempayan meludah kelangit pula
tak sadar cerminmu retak sejuta

Apa yang kau beri apapula kau dapatkan
ketimbang berteriak diam pasti lebih bijaksana

‪#‎Pondok‬ bambu istakaku, Sabtu, 07/05/2014 = 13:00wib





MARI MERANCANG PERDAMAIAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Hidup tak cuma berhitung untung rugi
menikmati laba bereporia
lupa sesama
tenggelam kedasar ego tak terkendali
lalu pongah diketinggian hati nurani
sungguh kesia siaan abadi

Setiap satuan punya ukuran
batas batas nyata tiap mahluk hidup
perjanjian kekal dengan karmanya
lalu kembali kerumah kekal

Mari ulurkan tangan semaikan senyum tebarkan perdamaian
kutambahi kekuranganmu sempurnakan kelemahanku
bahu membahu mewujudkan damai sejahtera didunia

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Sabtu, 07/05/2014 = 09:00 wib




MAAPKAN SINGGAHKU INGIN MERUBAH MARTABAT
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.

Sulit bagiku menata rasa
jika semua harus berbenturan diujung sengketa
menyimpul angan angan diatas awan
sembari menuntun langkah menapaki janji
sementara kau suguhkan kebohongan
padahal perjuangan ini demi masa depanmu

Mungkin sebaiknya kuurungkan saja niat semula
kutarik kembali bahasa terucap
agar leluasa jalanmu nyatakan diri
kuletakkan laraku dipemberhentian ini

Tuntaskan niat hasrat dan tekad tetaplah bulat
maapkan singgahku ingin merubah martabat

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Jumat, 06/05/2014 = 16:46 wib





SONETA PALSU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Tentang kita :
kusiapkan diri menyusuri peta kau miliki
mengejar nyata penuh duri
aku tau diri, kusesuaikan hati
petamu rekayasa penuh sandiwara
kelinci percobaankah aku

Kusiapkan solusi untuk jalani hari
kau suguhkan soneta palsu belaka
kupertaruhkan segalanya demi kenyamanan sementara
kau anggab aku tak tau apa apa

Aku tertinggal didepan kemana kau kususuli
sumpah palsu janji teringkari takkan merubah suara hati
cukup sampai disini petamu kukembalikan kini
aku mohon diri benahi senja kumiliki

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Jumat, 06/05/2014 =13:13 wib




KEYAKINAN HAKIKI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Tersisih dirembang senja
mencari aksara bertuahkan sorga
bahkan jadi gelandangan jiwa mengikuti raga
mengapa tak jera
menggenggam bara
hati nan lara

Serupa berjalan sendirian ditengah hiruk pikuk kota
banyak teman tertawa
apalagi menumpuk jerami noda
mau dibawa kemana

Biarlah aku tetap begini menyandang beban diri
hitungan peruntungan sudah pasti
kuyakini hakiki

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Jumat, 06/05/2014 = 09:09 wib




WANITA BERHATI SELUAS SAMUDRA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kekasih hati
kuajak kau melancong kesewindu nostalgia
ketika kesederhanaan bagian kebersamaan
tak pernah terbayangkan kemilau atau redup nuansa senja
bersama menapaki hari indah rasanya
bahkan ketika nestapa melanda kita masih bisa tertawa
betapa kubersyukur berdampingan denganmu

Bersama kita berarung jeram menata hari
tak sekalipun kudengar keluhmu
bahkan wajahmu tak berkerut ketika kusut

Duh Gusti Pangeran Welas Asih,
terimakasih KAU kirim wanita berhati seluas samudra
jadi ibu anak anakku

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Senin, 16/06/2014 =22:02 wib




SENGKETA CINTA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.
( Kudedikasikan buat sahabat Puri Cinta di Kalimantan Timur )


Jagad raya alam semesta dicipta dengan cinta
anugrah istimewa Sang Maha Cinta
dimahkotakan khusus bagi insan ciptaan tanganNYA
mengalir dijiwa warnai tiap sendi kehidupan manusia
hidup terasa lebih hidup
hakekat cinta maha mulya tak dimiliki ciptaan lainnya

Dikemas dalam misteri perjodohan di maha panggung dunia
episode pencarian tulang rusuk sejatinya
babak pencarian lahirkan sengketa syak wasangka
lantaran tak sejodoh tulang rusuk dan patahannya
sengketa cinta tak pernah usai sejak purbakala
sayangnya tidak ada penghadilan cinta

Jika tak sejodoh tulang rusuk dengan pangkalnya mengapa murka
proses phinis pemurnian cinta sajikan fakta suka - duka
ada bahagia warnai mahligai abadi pencari cinta sejati
lara nestapa berujung hampa petualang cinta palsu

Ragam aktualisasi diri pencari tulang rusuk sejati
tangis dan tawa warnai Maha Panggung Sandiwara hidup didunia
Mestinya memohon dalam kerendahan pada Sang Maha Cinta
pertemukan tulang rusuk dengan pangkal sejatinya

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Minggu, 15/06/2014 = 14:14 wib — bersama Puri Cinta.





SENGKETA TULANG RUSUK DAN PEMILIKNYA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Sengketa rasa warisan purba sesali fakta dibait penutupnya
mengapa dan mengapa berjuta tanya tak temukan jawab sempurna
dua sukma dilarung nestapa tak ada obatnya
tak perduli apa siapa penyebabnya
menuai buah pahit kebersamaan disemai bersama

Saat sengketa tak temukan kedewasaan
api membara lahirkan dendam kesumat tiada tara
tuding menuding obral keburukan sarat kebencian
sumpah serampah tercurah laiknya sampah didada
menajiskan sang mantan seakan tak pernah mesra
bersyukur telah pisah selama ini bukan saling cinta
apa jadinya jika terus bersama

Akan ada pagi lain membawa warna
tata nostalgia jadikan guru tuturi langkah kemuka
jangan tersandung dua kali pada batu yang sama
kunci utama mohonkan pada Sang Maha Cinta
pertemukan tulang rusuk dengan pemiliknya

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Minggu, 15/06/2014 = 11:31 wib — bersama Dheana Fauziah dan 19 lainnya.





SALAM DEMOKRASI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Pesta sudah dimulai,
mari sanak ki sanak nyatakan suara hati
hak demokrasi insani jangan ditunggangi
jika mau dibeli tak punya harga diri
bukan intres pribadi tapi demi masa depan bangsa ini
jangan terombang ambing dengarkan kata hati

Mengapa siapkan arena ini bukan pertandingan
para dewasa mengasah pedang layaknya perang
semangat gotong royong ompong melompong
para sakti siapkan ajian saketi pemusnah keji
ini kompetisi mari beradu konsepsi
kita bangsa beradab junjung tinggi hak azasi
petarung sejati kalah menang saling menghormati

Pilihan genap dan ganjil tak ada lain lagi
suka tak suka cuma ini jangan jadi banci
dibilik nanti panggil Gusti Pangeran terangi pilihan hati
memilah terbaik dari yang baik
salam demokrasi

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Minggu, 15/06/2014 = 10:10 wib




SYAIR DUNIA FANA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Jangan katakan apapun
hingga fajar mengusap malam
jejak jejak terbaca kaku dinadi biru
harga diri telah lama terjajah didada
lara itu milikku sungguh nestapa itu kepunyaanku
kulestarikan ditiap kata kalimat serupa mantera
mengantarku tinggalkan ketiadaan

Jangan tuliskan apapun
dinding sukma jenuh kata kata
syair picisan pemerah bibir semata
banyak insan tergelincir disana

Setelah memahami dunia kucari jawab misteri selimuti diri
mengapa harus terjadi, ada apa dibalik fakta
duh Gusti Pangeran Welas Asih berilah peta
pencerahan menuju jalan keabadian

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Jumat, 13/06/2014 = 13:03 wib




SIMPAN CATATAN SELARASKAN RITME BERIKUTNYA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Lahir bathin sehat wal afiat
kedamaian mengalir ditaman hati lingkupi sanubari
keabadian hakiki Gusti Pangeran Welas Asih senantiasa disana

Jangan tangisi embun pagi menyisi
usah iri air mengalir dialurnya
jangan halang halangi welas asih tercurah dari lubuk hati
usah ditunda ulurkan tangan empaty simpaty partisipasi
ada musim panen tuaian benih disemai seturut karma Illahi
segala sesuatunya sempurna nyata saat waktunya tiba
pasrah berserah jalani takdir Illahi

Jangan menyesali tak bertepi nasi jadi bubur kini
cari cara ubah bubur jadi panganan sempurna istimewa
simpan catatan dipustaka jiwa selaraskan ritme berikutnya
tetap eling Gusti Pangeran jangan lari dari skenarioNYA
disiapkan dimampukan dicurahkanNYA welas asih atas jiwa

‪#‎Poondok‬ bambu istanaku, Jumat, 13/06/2014 = 09:09 wib —




MENJALANI SEBABAK KARMA ILLAHI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham

Kata sepakat sudah tak mujarab
jejak retak terbakar nurani tersedak
benih silaturahmi mandul disanubari
tak sempat aktualisasi
lantas semuanya sungsang berbalik arah
kebencian, kedengkian ,permusuhan malang melintang

Bagaimana mungkin membangun nisby
dinyata saja terus menyemai sengketa
tak yakin itu kita
dari nafas yang sewarna

Haruskah asing segala rupa bahkan lupa siapa kita
entah untuk apa semua, tak ada bekal dibawa
disini cuma jalani sebabak karma Illahi

‪#‎Belantara‬ alas tua Batavia, Kamis, 12/06/2014 = 17:17 wib



HILANG ASA BERKUBANG JELAGA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Dan aku tersesat lagi
pada peta hasil karyaku
parahnya aku merasa sah saja menyesatkan diri
padahal babak penutup selalu diakhiri penyesalan
menabung noda lahirkan gelisah
ditempat lain ada hati terlukai

Dan aku hilang asa berkubang jelaga
memanjakan nafsu lagi dan lagi
terjebak ranjau nikmat sesaat
duhai betapa najisku

Aku letih Gusti Pangeran Welas Asih dijajah angkara murka
ampunkan bebalku terus dan terus mendukakan ruh yang KAU titipkan
pada ragaku, sungguh jangan biarkan ku terus dijajah kedaginganku

‪#‎Belantara‬ alas tua Batavia, Kamis, 12/06/2014 = 14:04 wib





HITAM SERUPA ARANG
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.

Semakin hilang
direnggut kelam liar
tak berdaya sesat dialas tua
saat angkara murka merajam raga
malam malam penuh ratapan
jiwa papa

Putra kegelapan berteriak menang
diujung kakinya insan malang terlentang
raga terbelenggu nafsu meradang
hitam serupa arang

Duh Gusti Pangeran Welas Asih, kenapa tetap diam
lelahku bersusun tumpuk, ulurkan tangan kasihMU

‪#‎Belantara‬ Alas tua Batavia, Kamis,12/06/2014 = 08:48 wib





SALAM DEMOKRASI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.



Pesta sudah dimulai,
mari sanak ki sanak nyatakan suara hati
hak demokrasi insani jangan ditunggangi
jika mau dibeli tak punya harga diri
bukan intres pribadi tapi demi masa depan bangsa ini
jangan terombang ambing dengarkan kata hati


Mengapa siapkan arena ini bukan pertandingan
para dewasa mengasah pedang layaknya perang
semangat gotong royong ompong melompong
para sakti siapkan ajian saketi pemusnah keji
ini kompetisi mari beradu konsepsi
kita bangsa beradab junjung tinggi hak azasi
petarung sejati kalah menang saling menghormati


Pilihan genap dan ganjil tak ada lain lagi
suka tak suka cuma ini jangan jadi banci
dibilik nanti panggil Gusti Pangeran terangi pilihan hati
memilah terbaik dari yang baik
salam demokrasi

#Pondok bambu istanaku, Minggu, 15/06/2014 = 10:10 wib —




PERJALANAN PULANG
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Harus kuakui jujur keberadaan nestapaku
sunyinya ruang kalbu
bertumpuk resah beraduk gelisah
lalu semua seperti kehilangan selera
dalam perjalanan pulang kepangkal kalbu
membawa kecewa bermandikan air mata
kau tetap tak merasa alfa

Meski teramat sulit temukan jalan pulang
jejak kejujuran keikhlasan telah merimba
aku tetap pulang
lelah jadi pecundang

Jangan perdulikan jatuh bangunku mencari jati diri
kupesankan serat jiwa jangan lekas berburuk sangka

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Sabtu, 21/06/2014=20:20 wib




SETELAH SENJA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Senja melambaikan pesona
kini menatap sisa harap
pengabdian terbengkalai
status kusut masai
langkah dipaksa henti disini
tak punya nyali atau pencerahan tingkat tinggi
untuk apa semua ini

Patah sepatah patahnya
penggalah dibuang payah
menelan kebodohan tanpa daya
belum ada pemenang melawan institusi

Setelah senja gulita malam menanti baqa
sadarkan jiwa pertanggungjawabkan tiap inci lakon raga

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Rabu, 18/06/2014 = 09:00 wib




SETELAH SENJA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Senja melambaikan pesona
kini menatap sisa harap
pengabdian terbengkalai
status kusut masai
langkah dipaksa henti disini
tak punya nyali atau pencerahan tingkat tinggi
untuk apa semua ini

Patah sepatah patahnya
penggalah dibuang payah
menelan kebodohan tanpa daya
belum ada pemenang melawan institusi

Setelah senja gulita malam menanti baqa
sadarkan jiwa pertanggungjawabkan tiap inci lakon raga

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Rabu, 18/06/2014 = 09:00 wib




TERJAJAH EMOSI DIPASUNG DUNIAWI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Musim dan waktu tak pernah bersahabat lagi,
jalan trotoar gedung bangunan semua jadi asing
berlari sesuka hati tinggalkan sepi
berceceran nyali kehilangan energi
apa sesungguhnya dicari
berpacu lupakan nurani
terjajah emosi dipasung duniawi

Kegersangan nurani lahirkan ego pribadi
hampa terbentang jadi ladang
segala sesuatu diukur dengan riba
disekelilingku manusia latah haus kuasa

Kehadiran minum kopi di bumi didaulat layaknya abadi
sang penyesat sukses melunturkan hakekat hidup setelah kematian
segeralah istifar kembali ke jalan kebenaran hakiki

‪#‎Trunojoyokosongtiga‬, Kamis, 26/06/2014





PILIH DIAM ATAU BICARA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Jika diam itu emas
sudah lama jiwa raga meng-emas

Jika tak selamanya diam itu emas
sudah lama jiwa raga diluar kemas

Diam atau bicara pilih diantaranya
harga diri diobral suka suka

Penilaian jatuh pada objek terbaca
positif negatif terserah juri saja
objektifitas tinggal teori belaka
dunia kita ajang sengketa

Singkirkan dulu gajah didepan mata
sebelum menyoal debu diseberang sana

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Rabu, 25/06/2014





VONIS BERSALAH
Karya Drs Mustahari Sembiring


Menjatuhkan vonis bersalah itu mudah
semudah menelan air ludah
tapi mari mendekat kita bedah
kenapa insan berbuat salah
teliti perlakuan sesama yang sudah sudah
dera kehidupan menghimpit terpaksa menyerah
diujung lelah tak ada celah nekad berharamjadah
Jika semua jalan dibuntukan apa kata kita
saran tindak tak banyak berguna
cendrung cari selamat saja
siapa pembela insan papa

Sekarang hidup atau mati sama saja
tinggalkan dilema sama juga hianati jiwa

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Rabu, 25/06/2014





TERSURAT SEJAK MULA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Datanglah bersama jiwa
akan kututuri warna dasar manusia
siapapun dia seturut gambarNYA
tentu dikemas memerankan satu bagian dimahapanggung dunia

Kenapa ragu menjuduli kelahiran
cuma lantaran sederet ketidakpastian
atau sebab lawasnya kissah yang mewarna diraga
atau ragukah paduka pada pastinya janji Mahacinta

Siapapun kita
sudah ada namanya
tersurat sejak mula
langkah rezeki pertemuan dan maut

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 24/06/2014




KATAKAN PADAKU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Katakan padaku tentang kejujuran
kejujuran berbuah diperbuatan
perbuatan dikeseharian
ketika bersilaturahmi
silaturahmi dengan hati
hati penuh kasih

Katakan padaku tentang keikhlasan
keikhlasan terima kenyataan
kenyataan apa adanya
apa adanya seturut kemampuan
kemampuan mentalenta didiri
talenta dari sang Maha Ikhlas Maha Jujur

Katakan dengan jujur dan ikhlas fenomena zaman
masih adakah tempat menyemai bibit cinta itu

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Rabu, 25/06/2014




MENANTI JANJI TAK PASTI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Terima kasih masih sudi menanti janji
kesepakatan musim kemarau latah
barangkali ini suratan
disisi lain fajar mulai tenggelam
tapi hidup tak boleh karam
pagi datang setelah malam

Sejujurnya akan kuterima apapun kalimatmu
akhirnya suara jiwa merintih tak sudi berbagi
ini tak boleh terjadi tapi bagaimana lagi
dengan tak berdaya aku tutup mata
Pilihan ini bercabang ingkari suara nurani
ajari aku disudut mana mesti berdiri

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 24/06/2014




KETIKA AKU BUTA TULI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Ketika aku buta tuli
ratap penuh harap, lolong perih merintih
tatapan mata penuh iba, tangisan anak tuna wisma
sama sekali tak pernah kudengar kulihat
cerita hidup mereka kubaca di pos kota
kusaksikan di TV tragedi kerap terjadi
aku pun tak perduli

Tapi ini rahasia :
katanya bisnis organ tubuh manusia lumayan juga
tawar menawar diatas sepuluh jari malam hari
siapa hilang siapa pula yang cari
siapapun tak perduli

Jika aku buta tuli apa kalian pernah bercermin diri
jangan jangan hati nurani sudah lama mati

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 24/06/2014



AKU HILANG
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kunyatakan aku hilang,
tukar tempat kealam sejajar
usah dicari
teka teki silang luar kendali
ini bukan tragedi
kembara diri sisi lain dilorong waktu

Sekarang aku pulang
bawa segenggam niscaya
pastilah terlalu asing
antara ada dan tiada

Bacalah Kitab Suci, kebenaran itu sejati
jangan berharap indah didunia fana ini

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 24/06/2014





MEMAHAMI PERANAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.-


Tak guna paparkan nestapa pun lara
mengering sukma tercecer diwajah kota
meski tak pernah menyepakati babak ini
sekarang episode sedang dimainkan
silahkan lakonkan peran
seyogianya jangan terlalu berimpropisasi
tetaplah dijalur sepatutnya

Memahami peranan adalah kisi kisi kedewasaan iman
melakonkannya pada kordinat kewajaran cermin kebijksanaan
tiap insan adalah harmoni keseimbangan
orkesta maha panggung dunia

Mari berbagi indah, tak ada yang kan dibawa dari dunia
asesoris dunia fana jangan mengaburkan jalan ke Syurga

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 28/06/2014




BERUJUNG SAMA ; TIDAK BISA !!
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Terperangkap dilema biru
kamus kehilangan kata
bagaimana lagi merangkai kalimat
menyuarakan hasrat
segala upaya maksimal ukurannya
tiap kemungkinan pun diimplementasikan
semua berujung sama : tidak bisa !!

Setengah rentang pengabdian adalah masa penantian
penzoliman karier pembunuhan karakter bersiasat licik
seakan tak ada apa apa tapi diputus urat nadinya
patah asa didera derita hasil rekayasa

Sekarang aku henti mengermis pun berharap pada manusia
pasrah berserah apapun kehendak NYA dalam hidupku

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 29/06/2014




JIKA MASIH ADA WAKTU TERSISA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Serat jiwa ini untukmu,
berbaris inginku mengucap kata
sayangnya terbentur nuansa dipojok romantika
memaksa diri menelan pahitnya kenyataan
percaturan rasa pergumulan nurani
terhidang tiap hari

Bagaimana jika kita bertukar lakon sandiwara
agar terjawab apa dicari apa didapat
merangkai sikap merancang langkah kedepan
dalam lingkaran berbagi rasa

Jika masih ada waktu tersisa diepisode kehidupan
ingin kutitipkan kejujuran keikhlasan diberanda asa mu

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 29/06/2014





TOLERANSI MELANGGENGKAN LANGKAH SEIRAMA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muhan


Mengantarkanmu kealam kewajaran adalah tujuan
berlumur hitam putih resiko tersedia
berkorban seimbang kata kunci
silang sengketa jadi butir mutiara
syak wasangka bumbu suka duka
toleransi melanggengkan langkah seirama

Katakanlah bahasakan ikhlas sejujurnya
pahit manis adalah rasa sewajarnya
kebohongan kepalsuan bibit angkara murka diraga
mengapa harus berdusta ?

Tanyakan nurani area suka dan tak suka dijiwa
jika tak suka dicubit - jangan mencubit !

‪#‎Poondokbambuistanaku‬,Minggu, 29/06/2014




MARI RAPATKAN BARISAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Woiii...
anak laut dari selatan
tengoklah pantai dah ramai sorak sorai
derap tepuk tangan pecahkan hening laut dan samudra
pedang api dari sorot mata tuan menyala nyala bakar angkara murka,
gaya tuan bukan sombong bukan angkuh tapi gagah nian

Mana dadamu ini dadaku,
aku cucu penguasa bukit barisan menyeru dari tanah rantau rimba persilatan
ayo bangunkan terunamu
ayo bersoleklah putri tuntunan junjung buih, nini tua putri hijau
mari rapatkan barisan,
mengawal nusantara penuh berdaulat

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Senin, 30/06/2014





KUTITIPKAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kutitipkan suara nurani buatmu
meski tak bersampul kado merah jambu
murni mengalir dari telaga kalbu
bening lelaku titian langkah saat kelana raga
kitab terbuka segambar jiwa
itulah adanya tak ada sandiwara

Kutitipkan kalimat dibalik senyum diprofilku
gurat gurat diwajah adalah peta berliku jalan hidupku
legam dimuka adalah juga lara nestapa hanguskan raga
jika sempat ejalah kalimat dengan magna tersirat

Tiap kata terucap lelaku perbuat mengalir dialur insani
kelak bermuara dipadang azhar menanti saat penghakiman
smoga kita diantara jiwa terselamatkan, amin





SENYUM SAPA SALAM
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham
.

Jangan semaikan dusta diberanda kita
kelak berbuah petaka tak tertara
bahkan seringkali mencederai rasa
sebab satu dusta akan ditutupi dengan sekian dusta
menghutani nurani jadi rimba syakwasangka
saat terjebak disana tersesat jiwa raga

Datanglah membawa hati terbuka
memposisikan diri seadanya jauh lebih lega
tiap insan menjaga posisi berdirinya mengerti keberadaannya
kau terima adaku kuterima adamu

Moment singgah didunia isilah dengan sejuta magna
indahnya hidup jika senyum sapa salam mekar dimana mana

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Senin, 30/06/2014




KEGAGALAN ATAU JALAN TAKDIR
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Katakanlah sesuatu
pengingkaran suara hati
menggigil kejujuran disudut kenang
setega malam mengusir siang
pada saat saat akhir keberuntungan
kucatat bertinta merah pada buku kehidupan

Masih terus kujalani kalimat tertinggal
mungkin lebih persis kegagalan ketimbang jalan takdir
sejujurnya apapun label namanya tak beda
tetap tinggalkan lara sisakan nestapa

Bagaimanapun tak mungkin membersihkan masa lalu
semustahil mengulangnya kembali, sejatinya hidup jalan terus

‪#‎Belantaraibukotalepasmalam‬, Selasa, 22/07/2014 = 23:23 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar