RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Kumpulan Puisi Hadi Ad-Daif - BERSAMA RERUNTUHAN


BERSAMA RERUNTUHAN MALAM
Oleh hadi lombok.


Di pojok tembok
atas sajadah
masa depan terkuak
menjelma resah
salju,bara api dan bayu
menjadi satu dalam qolbu
rindu,
sedu
menyatu di gelapnya minggu

------------------------------
Atas nama tuhan..
Atas nama cinta
atas nama masa
atas nama mu adinda

menjadi alasanku untuk bertahan hidup.
Dan karena kau ada aku ada
ada untuk cinta yang tak redup
menuju istana sang pencita..


Oleh : Hadi Ad-dhaif
Selong, Nusa Tenggara Barat,





---------------------------

Bersama reruntuhan malam..
Oleh hadi lombok.
Di pojok tembok
atas sajadah
masa depan terkuak
menjelma resah
salju,bara api dan bayu
menjadi satu dalam qolbu
rindu,
sedu
menyatu di gelapnya minggu
----------------------------

BUKAN SEKEDAR PUSI
oleh.hadi Lombok


goresanku bukan hanya kata saja
akan tetapi itulah wakil jeritan jiwa.
Yang terendam,terbakar oleh pergulatan dunia.
Oleh lara,hingga cinta.

Bukan aku tak menerima hidup ini
namun hanya seperti inilah hidupku terasa ada.





ELEGI PAGI DI KOTA SANTRI
oleh;hadi Lombok


nada malam mulai tengelam
nada pagi mulai terekam
balutan hijab suci sang kelam
kini tersenyum jelas walau terdiam.

Sang pagi berkata inilah senyum baruku.
Sekelompok dara menari di tengah reruntuhan masa kemarin,
jemari lenting mengelus qolbu.
Hingga intuisi menghempas membentuk elegi pagiku.

Tuhan adakah berkahku detik ini?






DI TENGAH PERPERANGAN MASA DEPAN
Hadi Lombok


masa depan terasa jadi nerakaq di sudut kota ini.
Beribu mimpi datang dan sirna seketika.
Jahaty jilatan siang menyiksa hati.
Sekeping doa menanti senja.
Berharap masa depan cerah bak surga dlm imaji..




SAJAK RAPUH
Hadi lombok


inginku mengapai surga dengan cepat.
Namun aku tak mampu mempercepat masa.
Takdir tuhan tak bisa ku terka.
Dengan imaji dan bahasa jiwa.
Kadang aku igin hidup seribu tahun.
Namun kerapuhan menyekapku jadi diam dan mengikuti alurrr

Kumpulan Tembang Kata Andi Jering - CINTA DI UJUNG JALAN



Lupa kan aku jgn pernah kau harap kn cinta yg indah dari ku
lupa kan aku ku punya cinta lain yg tak bisa untuk ku tinggal kan

Oleh : Andy Jering

-----------------------------------

Ku lewati malam tanpa mu
tanpa senyum mu
tanpa indah nya bola mata mu
semua berakhir dgn kepedihan
Cinta yg tak semesti nya
harus ku akhiri dgn pengkhianatn dari mu

----------------

AQ tak mwu lukai Qmu
tubuh Qu butuh Qmu
tapi tak bisa rasa kn lgi
rusak sudah aQ

Oleh : Andy Jering
Tanjungbalai,Sumatera Utara

Kumpulan Puisi Tosa Santosa - TERGULING WAKTU


**-- orang kaya mati
orang miskin mati
orang kuat mati
orang lemah mati
orang sehat mati
orang sakit cepat mati
orang tua mati
orang mudapun juga mati
maka
belajar menghargai hidup ingat mati
yang pasti hanya mati
tidak ada harta yang dibawa mati
untuk apa rakus jika besok mati
berani hidup karena tahu akan mati --**

Oleh : Tosa SanTosa

----------------------------------
**-- naif rasanya jika kugambarkan cantikmu
aneh dan lucu
engkau nyata
tatapmu sayu malu
anak rambut luruh tak teratur
berhamburan tertiup angin
gemerlap bundar pandangmu
menerjunkan jiwa di kedalaman tanpa dasar
sesak nafas tersengal seperti tenggelam
detak berlari sejuta tenaga
tanpa kata
senyummu melukis cerita
daku terpuruk asmara
satu langkah berat
seribu jejak di belakang terbahak mengejek
amboi
terbakar kelu nyeri sembilu
punahkan hamba untuk rasa nan tak terduga --**
-d*m-

Oleh : Tosa SanTosa

-----------------------------------------

**-- tergulung waktu
lupa jika pernah ada sepenggal rasa
lalu pupus
mengais-ngais angin
matahari berbinar
namun terlanjur gamang enggan luka
oo..
hati memang sedang tak bertaut --**

Oleh : Tosa SanTosa
Yogyakatra


-----------------


**-- terdengar lantang teriakmu
slogan-slogan bercampur amarah berhamburan
menggelegar memecah ruang sunyi
tercengang bingung
lalu hambar lesu kala tersirat tanya
untuk apa ?
tudingan tanpa tamparan di wajah sendiri
teriakan tanpa isi
protes tanpa laku
jelas terbungkus ambisi
jentik-jentik menggeliat bakal nyamuk penghisap darah bangsa

aku rindu
alunan kata dalam irama indah bak asmara membara
kuat bermakna
menghujam di setiap nurani
memacu detak perjuangan
rela dalam syukur
lalu
memahat perubahan dengan wibawa
memperbaiki warna lalai
bijak bestari

senja turun di pangkuan
butir-butir asa masih mengalir
layaknya kali kecil di pematang bersisian hijaumu menantang
amboi..
pelankan jeritan bisingmu
sekiranya bangau akan enggan turun mematuk hama
cerialah sang pujangga nan merambah mencabik gulma
saat menanti bulir emas
tersenyum simpul berkalung digdaya --**


Oleh : Tosa SanTosa
Yogyakatra

Kumpulan Puisi Masita Shanti - MENGALAH MESKI TAK RELA



MENGALAH MESKI TAK RELA


Habis sudah kata tuk kuteriakkan
pendengaranmu telah tertutup oleh suara desahnya yang manja

habis sudah air mata tuk kutuangkan
matamu telah tertutup oleh kecantikan dan keindahannya yang memabukkanmu

tak akan ada lagi yang bisa menjernihkan pikiranmu
tsunami hasratmu tengah membuncah keruhkan hati nuranimu

cukup sudah kuyakinkanmu tuk memilih
dan cukup sudah kubersabar u/ waktu yg kubuang percuma tuk menanti insyafmu

kini biarkan kupergi dengan sayatan hati yang terluka
memilih mengalah meski tak rela

membiarkanmu bahagia dengan kebahagiaan semu yg tengah memabukkanmu





MIMPI


Aku menemuimu lagi diam2
sembunyi2
bagai musang dikandang ayam tengah malam
mengendap2
dengan dada berdebar dan harap2 cemas
aku menemuimu lagi diam2
diujung malam dilebatnya rimba bawah sadarku.

Karya : Masita Shanti

-----------------------------------------------

Kabut pagi
sungguh terlalu dingin yg dibawa kabut pagi ini
mengusik lelap tidurku menggigil
lemas dibawah sehelai selimut kusut yg tak lagi harum

Karya : Masita Shanti

-------------------------------

Biarkan kunikmati derasnya waktu yang mengalir memutari zaman...
Aku menginginkan saat2 seperti ini bahkan jauh sebelum kumengenal duka dan air mata
bahkan jauh sebelum kumengenal tawa dan bahagia...

Karya : Masita Shanti
Talakar, Sulawesi Selatan




RINDU SEBERAT KA’BAH
Karya : Masita Shanti


kadang berkecil hati
saat melihat mereka yg mampu
bolak-balik Mekkah dengan mudahnya

dan semakin miskinlah aku dari sudut pandangq sendiri
semakin malanglah aku dari sudut pikirq sendiri

kadang hanya bisa merintih lirih
oh Tuhan...sungguh rinduku seberat Ka'bah
mungkinkah suatu saat nanti
aku bisa melihat dan menyentuhnya

meski hanya sebatas Umrah
sungguh rinduku hanya u/ menyentuh Ka'bah.




Kepergianmu tak hanya membawa serta harapan terindahku
tapi juga membawa bait2 yg selama ini selalu mampu mengisi kekosonganku...

----------------------------------------------

Setelah 4 kali putus sambung aku melepas kepergianmu yg tak qketahui ternyata u/ yg terakhir kalinya...
Karena setelah itu aku sah jadi milik orang lain.
jika ada hal yg sgt ingin qtanyakn trakhir kalinya padamu.
Q hanya ingin tahu,apa aku pernah berarti dalam hidupmu meski hanya sekejap saja?
Apa kau pernah merasakan separuh dari rasa sakit yg qrasakn krn tak bisa memilikimu utuh seperti inginku...???


Karya : Masita Shanti
Talakar, Sulawesi Selatan


---------------------

Aku tak pernah bisa melukiskan gambaran masa depan dalam impianku pada kanvas hidup ini ketika kau tak ada disisiku...
Kehilanganmu akan memenuhi kanvas hidupku dgn warna hitam yang menggelapkan mata...

Minggu, 24 Agustus 2014

Kumpulan Puisi Maia Syifa - BUKAN ILLUSI


BUKAN ILUSI


Ingatkah dikau
dikala sang surya menyapa hari hari ku
disitu ada diam segunung rindu
dalam tata bahasa yang tak terjemahkan

siapa,
apa,
kemana
dan dimana...
terjawabkan sudah
tanya saja apa yang mau ditanya
dan aku akan menjawab semuanya semau ku

aku tak tertutup awan lagi
aku tak berada diantara mega mega
aku tak terkendali
karena aku bukan ilusi
tetapi...
aku akan tetap disini menunggumu
menghabiskan sisa sisa waktu hidup ku

Rabu,20082014
By : Maia Syifa




GORESAN KU


Ku bangun jiwa ku sudah
Yang telah lama padam
Dari perapian yang temaram

Aku telah terbakar
Bersama kertas buram yang ku tulis
Terlena...
Terpedaya...
Terpidana...
Dan termakan kata kata

Ku pilah pilah, aku tak pintar memilah
Ku bagi bagi, aku tak kuat berbagi
Ku berusaha menanti, tapi aku tak bisa berjanji

Sangat dalam kata kata yang ku buat
Namun tak sedalam perasaan ini padamu
Mengerti atau tak mengerti
Aku tak butuh kamu harus mengerti
Yang aku butuh adalah
Kamu selamanya ada di hatiku
Bersamaku,
Dan mencintaiku
Walau ternyata kamu hanya ada dalam Goresan ku.

Jumat,29082014
By : Maia Syifa




ILUSI JIWAKU


Ilusi jiwaku berpeluh berperang melawan arus
ku baca lagi catatan kaki diary hidupku
penuh liku dan berbiku
ku tuntut diri menyelesaikan kisah yang tak bersudah

Perangpun ku mulai
tapi tak kan pernah ku akhiri
karena aku tak ingin semua berakhir

menepis asa bercampur dusta dan cerita,
bersama sensasi rasa yang tercipta
nan indah bergelora
potret diri terbaca dari tatapan jiwa,
terekam dari sudut mata bathin

Genggam rasa ini dalam dalam
dan terjemahkan lebih dalam
nikmati apa adanya
karena semua akan punya cerita dengan sendiri
ku yakin nanti disana,
pasti akan ada cerita selanjutnya...

kamis,09102014
By: Maia Syifa





MEMBELAH DIRI


Disaat aku harus bersiteru dengan waktu
Disitulah aku harus membelah diriku
menjadi beberapa bagian
dan fokus pada satu tujuan
yaitu Kenyataan...

kenyataan bahwa ada dirimu
dan akan selalu ada
didalam perjalanan hidupku

Bersemayam di hatiku
Bertengger di kepalaku
dan mengalir didalam aliran darahku
karena kamu akan tetap menjadi bayangan ku

Kamis,09102014
By: Maia Syifa





DATANG PADAKU


Baca aku,
tanpa harus membuka diary ku

kenali aku,
tanpa harus membuka topeng ku

pahami aku,
tanpa harus ku pinta

mengertilah padaku,
tanpa harus ku ucapkan

sayangi aku,
bukan karena kau kasihan pada ku

datanglah padaku,
karena aku tau,
kau memang membutuhkan ku.

Minggu,16112014
By : Maia Syifa




AKU TETAP DI BERANDA


Tikar kumuh akan tetap menjadi saksi bisu bagi sang penguasa
Basuh hati dan jiwa agar tetap ada diberanda

Kirimi aku setangkai aroma rindu yang menusuk sukma
Ku janji ku akan tetap berada 2 hasta disekelebat kerlingan matamu

Disana...disini....
dan dimana saja,
ku tak kan berkisar sedetik pun dari pandangan mu
jiwa dan rasa mu tetap menjaga ku di sela hembusan cerutu mu

kata tetap beradu makna
dan mengukir cerita dibalik syair jiwa

Rabu,19112014
By : Maia Syifa




YA RABB

Ku sebut namaMU di setiap waktu
KAMU ada di setiap detak jantung ku
dan di setiap helaan nafas ku

Aku terus mengkaji ulang diriku
merevisi langkah langkah ku
dan mengintrospeksi kata kata ku
Ku temukan banyak kesalahan
dan kealpaan disitu

namun aku tak pernah lelah
dan tak akan pernah bosan
memohon ampunan MU

Aku tau banyak kesalahan ku
bejibun mungkin dosa ku
aku sadar akan hal itu
aku berharap dan bermohon
jangan jauh dari ku
ya RABB

====================
03122014
By : Maia Syifa

Kumpulan Tembang Kata Juank Hadapi - LARA AKAN IBAKU


LARA AKAN IBAKU

Dalam Kecupan Manis Sang Dewi Cinta...
Terbuai Kembali Ketundukanku Pada Sorot Binar Mata Tanpa Pandangan...
Kosong Yang Menyelimuti Setiap Waktuku...
Dan Hampa Menjadi Sahabat Dekatku...

Mengapa Dewiku Kian Merejam Kehidupannya...
Apakah Alam ini Sengaja Menghujam Derai Langkahnya...
Atau Memang Perangkap Kehidupan Sudah Merangkul Jiwanya....

Letihnya Sudah Rasa Ibaku...
Namun Tangan Ini Terlalu Pendek Tuk Meraihnya...
Hanya Tangisanku Yang Tiada Arti...
Kembali Membasuh Lara Akan Ibaku...

Juank Hadapi
18 Agustus 2014
18:35 wib





---------------------------------------------

Dunia Ini Hanya Persiapan Untuk Dunia Selanjutnya...
Yang Kita Harapkan Bahwa Kita Hidup saling Mencintai Dan Dicintai...
Dan Aku Akan Mencarimu...
Melewati Seribu Dunia...
Dan Sepuluh Ribu Kehidupan...
Sampai Aku Akan Menemukanmu...
Dan Aku Akan Menunggu diseluruh Kehidupan Itu...





...MALAMKU DAN KEINGINANKU...

Malam...
Matamu Kian Memancarkan Sinarnya...
Mengajak Aku Terus Melangkah Jauh...
Meski Gelap Menjadi Penjahat Tanpa Senjata...
Binaran Indah Matamu Tak Membuat Aku surut Dalam Genggaman Luka Itu...
Darah Yang Terus Membuntuti Perjalanan...
Dan Kelemasan Menjadi Sandaran Ikhlas Ranting2 Manja...
Kau Adalah Malamku Yang Selalu Tersenyum...
Menanti Ketukan Suara Dari Pintu Mahligai Tanpa Penghuni...

Juank Hadapi
30 Agustus 2014
22:48 wib




KEJORA DIUPUK KERINDUAN


Kejora...
Lembut Sinarmu Dibelai Mentari...
Menghantar Bayang Tuk Hadir Dalam Angan...
Menepis Prasangka Hati Diupuk Kerinduan...

Kejora...
Kusimpan Indah Kata - Kata Syahdu...
Luapan Hasrat Rindu Dari Ilalang Manja Belaian...
Harap Hanya Akan Menjadi Jembatan Tak Beralas...
Menanti Kejora Diujung Pandangan...

Kejora...
Kusimpan Rinduku Bersama Sinarmu Ditepian Makna Tanpa Ungkapan...

---------------------

Hamparan Luka Ternoda Akan Asmara...
Bergelut Dengan Pesona Indah Tangisan Senja...
Piluku Pun Merajut Asa Dalam Diam...
Meski Ucapku Melangkah Tanpa Prasangka...
Dimana Kan Kusemai Rindu Yang Kuntumnya Tak Mekar...
Atau Aku Harus Mengusap Lagi Debu Dipinggiran Bibir...
Yang Tebalnya Penghalang Maksud Dari Kata...
Dan Berakhir Dengan Bibir Yang Tertutup Rapi.



---------------


Disaat Semua Hilang...
Disaat Semua Pergi...
Disaat Semua Lenyap...
Dan Disaat Semua Terdiam...

Kau Tiba Dengan Sinaran Senyummu...
Memberi Cahaya Dipandangan Gelap Masa Lalu...
Menuntun Langkah Yang Berhenti Ditepian Kepasrahan...
Kau Adalah Kejora Dibalik Nyiur Sinaran Rembulan...


------------------

Ketika Cinta Terlepas Dengan Ikhlas Maka Bersabarlah Karna Akan Hadir Cinta Yang Benar2 Ikhlas Menerima Cinta Yang Ikhlas Juga...


--------------------------


Biarkan Malam Menenun Mimpi Yang Indah...
Lalu Biarkan Mimpi Mencuri Tidurmu...
Aku Diam Dan Berbicara Dalam Suara Dan Biarkanlah Diammu Berbicara Untukku...
Dan Berakhir Dipikiranku Yang Gelisah Akan Melintasi Semua Batas...

-----------------------

Embun Diranting Cemara...Perlahan Mulai Mengering Disaat Mentari Memamerkan Kemilau Indah Cahayanya...
Dan Sang Embun Berani Hadir Ketika Malam Kembali Menjadi Sahabat Terdekat Walau Malam Hanya Seketika...


Juank Hadapi
03 September 2014
00:43 wib

----------------------------

Izinkan Aku Membawa Harapan Ini Kedalam Mimpi2 Ku Yang Tiada Pernah Menjadi Kenyataan & Izinkan Aku Membalut Kerinduan Ini Dengan Luka2 Yg Tiada Pernah Sembuh..

--------------------

Sahabat Pernah Berkata
"Kejar Cintamu...."
Namun Dari Belakang Sahabatku Yang Mengejar cintaku Untuk Cintanya...





*** MENJADI YANG UTAMA ***


Menjadi yang utama itu tak harus selalu tampil dihadapan
Yang selalu terjadi justeru ia yang berada dibelakang
Menjadi pendorong menuju kemajuan
Menggagas ide dan masukan cemerlang...

Menjadi yang utama tak harus selalu berpangkat
Tapi justeru ia yang berderajat
Derajat sebagai sahabat ataupun saudara
Menjadi tumpuan dikala lara...

Menjadi yang utama juga tak harus berharta
Tapi ia yang punya keterampilan dalam berkarya
Karya dalam kata dan Karya dalam usaha
Menjadi pengobat dikala keterpurukan melanda...

Menjadi yang utama
Kadang cukup menjadi dirimu sebagaimana kamu adanya
Dengan Karya, Cinta dan Cita yang kamu punya.

By : Wahyu Sumut Kembara
Peacefull memory - Cafe Ceria
Kamis, 30 Oktober 2014
Tanjungbalai - Sumatera Utara





Selagi Rupa & Jabatan Menjadi Tujuan...Keikhlasan Dalam Cinta Tidak Akan Pernah Menyatu...
Namun Yakinlah Bahwa Cinta Itu Mempunyai Tujuannya Masing2 Yang Pasti Akan Ditemuinya...

------------------------------------------------

Terhias Sudah Lembaran Hati
Dengan Bait2 Doa Tak Terucap
Mengawali Lantunan Syair Yang Meronta
Akan Makna Tanpa Tujuan...

Prasangkaku Mengalir Lamban
Mengintip Setiap Gerak Bibir
Yang Membisu Digelap Langkah
Dan Diantara Doa Tiada Bersalah

Kini...
Aku Sendiri...
Terikat Dengan Benang Kasat Mata
Mengikat Erat Langkah Dan Tujuan

AKU & PRASANGKAKU DIANTARA DOA YANG TAK BERSALAH...

----------------------------------------

Kau Masih Dalam Ingatan...Meski Asa Itu Jauh Dari Cahaya Indah...Namun Kenangan Akan Selalu Memberi Satu Senyum Di Saat Mentari Melambaikan Tangannya...

-------------------------------------------------

Teruntuk Langit Yang Kian Mendung Diatas Gubahanku...
Lihatlah Tepian Rumah Tetangga Yang Berpanas Tanpa Peneduh...
Dan Kegersangan Diantara Tumbuhan Yang Hampir Punah...
Kini Lihatlah Rumahku Yang Dihiasi Kesegaran Tanpa Batasan...
Penuh Dengan Celoteh Riang Manja Penghuninya...
Namun...
Mengapa Kini Tetanggaku Merampas Kesegaran itu...
Dan Membawanya Kehalaman Istana Merdekanya...
Aku Diam Karena Aku Sudah Tidak Diizinkan Lagi Menempati Rumahku...
Jagalah Rumahku Wahai Tetangga Baruku...
Berikan Kesegaran Kembali Kerumah Itu Bukan Diistana Yang Mulai Indah Sekarang Ini...

---------------------------------


DUKAKU DIBALIK SELAYAR HITAM WAJAHMU...
MEMUTUS ALIRAN SYAIR DISEPERTIGA MAKSUD...
ANTARA SATU ATAU DUA ATAU HANYA SATU...
PELEPAS DAHAGA DARI ASAP SIGUNUNG TAK BERNYALI...
KULEPAS NAHKODA DIMALAM PURNAMA...
DAN KULAMBAI JEMARI IRINGAN TANPA SYARAT DAN SENYUM KECIL SIPENGHUNI MALAM...





*** SAATNYA KAPAL BERLABUH LAGI ***

Seiras kurenung
Selaras menampi kata
Yang keluar adalah kalimat karena kasih
Membenteng arus-arus dilemma

Gelombang terasa sudah menjulang
Haruskah menanti ombak menutup diri...?
Menatap kapal terombang-ambing pecah kendali
lalu hanyut dan tenggelam dipusaran yang membenam
Duhai... Terlalu banyak awak kapal yang terkorban...

Aku tak faham haluan kendali
Yang kutahu saudaraku resah hati
Menatap labuhan yang sudah siap dijejaki
Sedang nampan belum jua terisi...

Akh... Renjana palung hati
Terserahlah jika Awak disangka ingin jadi Kerani
Yang kutahu hari tak lagi pagi
Dan mentaripun telah meninggi
sudah saatnya kapal berlabuh lagi...

Seiras kurenung
Selaras menampi kata
Hanya inilah yang tertuang dalam bahasa raga.

By : Wahyu Sumut Kembara
Serindan Bestari - Kincah Hati.
Sabtu, 1 November 2014
Asahan - Sumatera Utara.



------------------------


Untuk Nama Yang Tak Mampu Ku Ucap...

Kita Saling Kenal...
Saling Berbagi Suka & Duka...
Saling Memahami...
Dan Saling Mengerti...

Ketika Aku Ingin Meraihmu...
Kerap Duri2 Indah Menambah Aliran Darah Di Sela2 Jemari Ku Yang Angkuh...
Angkuh Akan Ketidakberdayaan Hati Ini...

Untuk Sebuah Nama Yang Tak Mampu Ku Ucap...
Kau Adalah Hiasan Didalam Goresan Syairku...
Menata Indah Setiap Sudut Hidupku...
Kini Biarlah Impian Itu Ku Kubur Dalam Ingatan...
Hingga Nanti Air Mata Tak Lagi Mengalir Sesering Mungkin...


--------------------------------

Diamku Adalah Berbicara Padamu...Dan Nadaku Bukan Lantunan Lagu Merayu Kasihmu...Namun Senyumku Menanti Rindu Akan Senyummu...

------------------------

Dengarlah...
Dan Pahamilah...
Setiap Langkah Yang Kutuju...
Meski Goresan Yang Kubuat...
Berasal Dari Air Tinta Lautan Biru...
Dianya Tak Kan Sanggup Melampaui Goresan Yang Berasal Dari Sitinta Emas....


-----------------

Kita Kenal
Kita Bermain
Kita Bercanda
Kadang Kita Saling Marah
Tapi Kita Tetap Berkarya Bersama
Inilah Karya Kita
Sejak Kenal
Hingga Kau Tiada

Karyamu : GALANG




Biarlah Malam Ku Memeluk Raga Yang Mengadukan Kisahnya Pada Rintik Salju Yang Tak Terundang...
Dan Biarlah Siang Ku Memejamkan Matanya Tika Aku Tersadar Dari Belaian Yang Tak Pernah Tersentuh...

-----------------------


Didalam Catatan Lamunanku...
Berulang Kali Kuhimpit Nama Dari Kenangan Yang Berkesudahan...
Menghela Nafas Saat Kesendirian Bercampur Desiran Lembut Sang Angin Malam...
Sudahlah...
Aku Ingin Berlalu Meninggalkan Catatan Harian Lamunan Itu



WANITA KU


Jaga Ucapmu Tika Aku Berbicara...
Jaga Egomu Tika Aku Menggenggam Jemarimu...
Jaga Tubuhmu Saat Aku Ingin Memelukmu...
Bisakah, Mampukah Kau Wanitaku...

Aku Hidup Dengan Untaian Kata2 Yang Tiada Pernah Bermakna...
Kau Hidup Dengan Sentilan Kata Yang Begitu Merdu...
Namun Ingatlah...
Setiap Kata Yang Tiada Bermakna...
Ianya Lahir Dari Pikiran Yang Jujur Adanya...


-------------------------



Disaat Gerimis Mulai Meniduri Hamparan Bumi...Disaat Itu Pula Aku Menanyakan Hati...Dimana Kau Berada...Karna Kuingin Melindungimu Dari Kedinginan...


----------------------------



Desiran Angin Malam Kembali Memeluk Erat Raga Seakan Dianya Menangis Sembari Berkata "Kamu Sudah Lelah Karna Cinta Maka Temuilah Cinta Terakhirmu Agar Aku Bisa Tersenyum"
"MULAI JANGAN MUNDUR"

-----------------------



Untaian Kata Ditepi Nyiur Pulau Manja...Ditepis Syahdu Lamunan Penghuni Malam...Dan Berbisik Lembut Tanpa Terucap...Bahwa Kelam Masih Berteman Dengan Senyuman..

---------------------


Cintaku Lelah Dipenghujung Kata..Berteman Lara Didalam Langkah..Bersimpuh Lemah Ditengah Keramaian Dan Tertidur Diantara Bayang Yang Berpaling Ketika Menyapa...


------------------

Kasih...
Tau Kah Kau...?
Ada Seribu Tanya Yg Ingin Kulontarkan...
Tapi Lidah Ini Kaku Terdiam...
Sebab Akan Ada Derai Tetesan Mutiara Indah Yg Mengalir Disenyummu Yg Syahdu....


------------------------------

Aku Masih Berada Dalam Lingkaran Kerinduan...
Sedih Senang Bahagia Duka Semua Ada Didalamnya...
Tapi Aku Masih Tetap Bisa Tersenyum....
Saat Engkau Melangkahkan Kakimu Menuju Singgasana Kebahagiaan...
Pesanku...
Jangan Kau Tertunduk Pilu Dengan Deraian Air Mata...
Pandanglah Kedepan Dan Lihat Ada Aku Yang Masih Duduk Didepan...
Dengan Senyumku Yang Kau Rindukan Selama Ini...




SEMALAM DALAM LAMUNAN

Merindu Bukan Kemauanku...
Melainkan Kemauan Hati...
Yang Letih Mengharap Sapaan Indah...
Dari Sosok Ucapan Yang Terlintas Dihayalan...

Kamu Bukan Yang Terindah...
Namun Kamu Mampu Menggugah...
Saat Hati Disibukkan Dengan Penentuan Arah...
Senyummu Hadir Sebagai Anugrah Penuntun Langkah...


-----------------------------

Keindahan Rembulan Kini Tak Terlihat Lagi...Sebab Mendung Malam Kembali Berjalan Seiring Detik Yg Terdiam...





AKU & KAU YANG JAUH DISANA

Kau Yang Jauh Disana...
Masihkah Rembulan Itu Menemanimu...?
Yang Selalu Memberi Terang Dalam Kertas Goresan Hati...
Yang Selalu Memberi Cahaya Pada Penamu Yang Terbata...
Yang Memberi Sedikit Kemilau Pada Lembutnya Si Air Mata

Aku Yang Jauh Disini...
Bersandar Ditepian Rembulan Tuk Melepas Rindu...
Dan Melihat Jemari Lembutmu Dikanvas Kasih Sayang...
Menuliskan Pengaduanmu Pada Malam Yang Akan Berakhir...



-----------------------


Kau Yg Membuat Kerinduan Ini...
Menjadikan Aku Bagai Lalang Yg Menanti Kesejukan Dari Sang Angin...
Terimalah Arti Senyum Ini Sebagai Utusan Dari Rasa Yang Tak Sentuh...


-------------------


Hati Bertanya Kepada Jiwa...
Apakah Ini Benar, Atau Hanya Sebatas Fhatamorgana Disenja Hari...
Dan Disaat Malam Mulai Menjelma...
Semua Lenyap Tiada Sisa...


-------------------


Gemerlap Malam Dihamparan Peraduan Kasih...
Menjadi Lebih Syahdu Dengan Deraian Angin Menusuk Sum2 Hati...
Kau...
Adalah Suatu Goresan Yang Menjadi Cerita Malamku...
Merajut Rinduku Disepertiga Malam...
Menaruh Senyum Tanpa Nyata...
Namun Kau Selalu Ada...
Disaat Malamku Terselimut Awan Mendung...
Kehangatan Ingatku Menjadikan Raga Tegar Menerpa Dingin Yang Merajalela...
Dan Kau adalah Segumpal Cahaya Yang Memancarkan Kehangatan Dari Balik Tirai Mimpimu...
Andai Ini Kisah Yang Tertulis Untuk selamanya...
Aku Akan Jadikan Sebuah Cerita Yang Tiada Pernah Berakhir.

Kumpulan Puisi Ayit Ray - LAILA


LAILA

Diharum mori jazamu
Tertulis namamu laila
Tinggalkan dunia dengan cinta dipadang sahara

Mata air tak lagi dinanti
Berjalan sendiri arungi lembah mimpi

Oh..laila
Kupanggil digunduk tanahmu
Kubuang kembang
Kusingkirkan sesaji
dan kubaca mantra sakti
Untukmu laila

Meski dingin tak lagi kurasa
Maka kuraba dengan doa mantra

Taman nirwana untukmu
kenangan dan cerita

___________
sugidi prayitno ( Ayit Ray)
kota_gersang 2014/22/08





SESAL


Menjadi bayang
di tengah siang
Gemuruhnya ingin berjumpa
Rasanya ingin memadu madu, seperti dulu.

Engkau pergi tinggalkanku seorang diri
lewati malam tanpa hangat

Lewati apa saja bersama bayang
Putramu memanggilmu ayah

Memang engkau ayah bagi dia dan ini salah yang harus kutebus dengan rindu

Maafkan sesalku
Tinggalkan sepi dalam umur tak lagi muda

______
Sugidi prayitno (Ayit Ray)
Kota_gersang 2014/22/08





KELANA SUNYI


Sudahi saja dunia puisimu ray, untuk apa merangkai kata yang berimaji rasa.
Sedangkan dia tak butuh lagi teka-teki puisi darimu
Sumbang, diujung belati tak terasah, menguliti malam.
Wahai! Perempuan senja hujan
Apa, dendangmu begitu indah hingga ray terkapar mayat diranjang bayangmu?
Atau, kau siram ray dengan manimu, lumuri wajah dengan kemaluanmu
Hingga ray tak lagi berimaji padamu, wahai! Perempuan senja hujan.
Gejolakmu membunuhnya

________
sugidi p (ayit ray)
kota_gersang 2014/22/08





BUNGA GODA KUMBANG

Tiba-tiba kau menjadi bunga
Manis senyummu
Goda kumbang menghisap
Ya! Kau bunga jalan
Rapih berhias manis surgawi
Diremang sudut sepi
Asyik tawar setangkaimu
Kumbang tak ragu
Meski dalamnya layu
Meski dalamnya tak mau
Bunga jalan inginkan uang
Lembaran demi apa saja
Bahagia sedihkah
Kumbang tak peduli
Asal manis terhisap
Lembaran dicari kembali
Sepertinya tak kan usai
Sebab warisan ini
Mandat abadi

________
sugidi p(ayit ray)
kota_mimpi 2014/24/08




JANGAN LUPA!

Kembang pete tanda cinta yang tercekik.

Budak jempol aku padamu
Oh..laila, surga mungkin telah kau nikmat, namun keparat masih menari telanjang atas namamu "HAM".

Oh..kembang pete.
Tak usah sekolah, cinta kau dapat, jadi pejabat tinggi yang merakyat.

Oh..laila harum tegak adilmu masih kucium.

__________
sugidi prayitno ( ayit ray)
‪#‎IndonesiaMenolakLupa‬
2014/08/26 kota_tua




AWAN SENJA KINANTHI


Jangan bersedih putriku
Langitmu hiasi harimu
Meski mendung dan panas
Namun kau beri aku teduh

Cepatlah besar putriku
Ingin rasa, aku menggendongmu
Memelukmu dengan sayang
Memanjamu dengan cinta

Aku masih disini
Mendengar tangis air matamu
Setiap malam kau hadir
Dengan tawa mungil tanpa gores dosa

Aku akan kembali

________
Sugidi p (Ayit Ray)
Jakarta_16 september 2014



LAYANG-LAYANG PUTUS

Mari berkhianat
Lumpuhkan sahwat
Kencangkan ikat pinggang
Lari kencang
Terobos barisan bangsat

Yang lupa bertambah
Yang gila menggila
Lupa semakin beringas
Beringas menindas loyalitas
Tiada batas
Balas ucap bedebah rakyat

Balas budi tiada arti
Cekik melarat
Dalam tawa
dia yang berkuasa
Senang tiada tara

Terulang lagi
Peristiwa penjajah
Sebagai umpan kekuasaan
Melarat, hanya menangis

Dia bilang, negeri ini hanya milik mereka!

______
Sugidi p
Jakarta_16 september 2014



SALMIA

Masihku ingat wajahmu
Kala hujan engkau berlari
Teriakkan sayang pada alam
Tarian memutar searah bumi
Rambut tangan dan kaki
Seirama daun bergoyang
Terlena aku pada luwes gerakmu
Hingga tak mampu bibir mengucap
Aku sayang padamu

Salmia, sampai kapan
Aku mencintaimu

___________________________
Sugidi prayitno (Ayit Ray)
Jakarta_20 september 2014




ADA YANG LEBIH INDAH

Aku seperti air dalam genangan
Yang terselip diantara celah sempit
Untuk berkhayal tidak mudah
Walau harus berlari telanjang
Seperti anak kecil merindukan hujan

Saat lelah datang sebagai teman setia
Yang hadir tanpa kenal waktu
Terkadang harus diam
Dengan mereka yang berpasangan

Namun ada cerita dibelakang
Yang lebih indah dijabarkan
Dalam hitung matematika
Seperti rasa dan nafsu
Yang mengikis persendian

Kubiarkan
Bulan bersinar
Tanpa ada yang menikmati

_____________
Sugidi Prayitno (Ayit Ray)
Cengkareng 23 November 2013





TANPAMU RINDU

Seandainya hujan
Mampu ku tampung
Rintiknya akanku bawah
Sebagai rindu tanpamu

Kuserahkan rintik
kugenggam sakit
Meski tubuhmu semu
Dan membiru

Adalah Rindu kejam
Yang ku jalani di penantian panjang
Dengan do'a, mimpi yang terbuang
Kuhampiri bayangmu, meski kau tak tau
Bahwa aku merindu kelembutan jiwamu

__________
Sugidi Prayitno (Ayit Ray)
Cengkareng Negalsari 05/12/2013




TERPAKSA WANGI SENJA
:ayu


Satukan jiwa yang tak ada rasa
Kau bangun istana di atas luka
Wàlau indah terpandang sempurna
Namun batin terkikis, amarah bara

Aku ingin dia tau
Namun hanya diam batu
Ingin lari entah kemana
Diri tertahan dalam rimba

Lepas! Aku dalam ikat
Yang tak lagi kau rawat
Terlentang merana tanpa harum bunga
Jazad tubuh kau siram dengan cuka

Kemana lari
Air mata tak mampu aku tampung
Hanya do'a sembah
Pada Sang Pemberi Rasa
Semoga yang terbaik itu ada

________________
Sugidi Prayitno (Ayit Ray)
Jakarta 24 september 2014





MASIH SALMIA


Saat pertama kali kau datang
Wajahmu bulan lima belas
Anggun dan menawan
Tak jemu kupandang

Hinggaku beranikan diri
Menyodorkan tangan padamu
Dengan lembut tangan manis
Dan bibir terbata sebut nama
Hatiku bergetar, keringat tumpah
Rasa terbalas nama dan rupa

Salmia, namamu
Nama yang selaluku ingat
Nama yang telah terukir di dalam hati

Meski waktu beri jeda pada kita
Namun itu buat lega tak terkira

Sebagai cerita di tumpuk
Dalam lembar buku aksara
Yang kuberi judul 'Salmia'

__________
Sugidi prayitno ( Ayit Ray)
2014/09/23 jakarta_kebon kacang




DELAMAN DUA EMPAT

Satu dan lima
Kosong dan sembilan
Dua dan empat
Perjalanan cerita tanpa koma
Kusimpan dalam doa
Berselimut sayap mega
Menembus awan kata
Aku diam
Aku berjalan
Ada Harap
Tersimpan
Dilembar putih
Untukku gores seindah mungkin
Bidadari dan malaikat
Setia menemani luka
Kini dan selamanya
Dua dan empat

______
Sugidi prayitno [Ayit Ray]
Jakarta_kota tua





WANITA MANA

Wanita mana, yang mau bersetubuh dengan dzikir dan do'a dariku saat aku jauh

Lamat tubuh mengering, bersarang dekil, mengayuh pedal asa, wanita mana yang mau membasuh lamat, saat raga mulai terbakan bara

Ayun jerit merontah perih
Tiada lagi iba kasih bersarang di hati
Membalas pesan tak lagi seindah pagi

Hanya do'a dan pasrah
Saat usaha terkayuh jauh
Padanya wanita

_______
Sugidi prayitno (Ayit Ray)
23 september 2014

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - RINDU YANG INDAH


RINDU YANG INDAH


Kusapa kau dalam angin senja
Semilir rasamu menyejukkan sukma
Aku terbuai dalam hembusan rasa
Ngilu rasa hati mengingatmu yang jauh disana...
Dalam mahligai cinta yang indah
Hay,,,,,rindu yang indah....
Yang porak porandakan hatiku hingga berkecai
Hancur binasa tak bersisa
Luluh lantakkan hingga binasa

Rindu yang indah telah terbawa angin senja
Dalam hembusan nuansa tak berwarna
Berderai hingga musnahkan segalanya
Kini hatiku telah kehilangan semuanya
Rindu dan rasa yang sangat indah
Tinggallah mimpi dan khayalan indah

Bersama angin senja yg berhembus temaran rasa
Aku terhempas tak berdaya
Dalam gelimang asa yang hampir musnah
Duh hatiku yang merana
Memendam rindu yang sangat indah
Untukmu belahan hatiku yang tercinta
Dengar rindu suaramu yang suka marah
Lihat senyummu yg penuh makna
Duh angin senja
Sampaikan rinduku yang terindah
Jangan sampai aku menyerah kalah...

-----------------------------
By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
19 agustus 1014 19:41
Siantar city kotaku




KUTAU......


Hati bisa bicara tanpa kata
Dan sayang tetaplah sayang
Walau tak terucap dengan kata...
Tapi,,,,
Bila satu rasa itu melimpah ruah
Tak salah bukan...?
Jika kubisikkan pelan..
AKU SAYANG KAMU,,,,,,,,

By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku
21 agustus 2014 12:11




KU INGIN,,,


Ketika kulelah.....
Ku ingin rebah dibahumu
Agar semua lelahku sirna dalam degup jantungmu..
Ketika kubersedih,,,,,,,
Kuingin ada dalam pelukmu
Agar semua kesedihan membaur dalam dirimu
Ketika kumenangis,,,,,,
Kuingin jari jemarimu mengusap air mataku
Agar semua kesedihan sirna ditelapak tanganmu
Ketika aku merindu.....
Kuingin kau ada disampingku
Agar jiwaku tenang dan damai
Ketika aku marah.....
Kuingin engkau sabarkan aku
Agar emosi yang membakar sirna jadi salju
Ketika aku ragu,,,,,,,
Kuingin kau genggam tanganku
Agar kudamai dalam dekap tanganmu
Menatapmu dalam kedamaian
Melihat senyummu dalam keresahan
Semua begitu indah dalam hidupku
Ahhhh.....
Kiranya semua hanya khayal semata
Karena dirimu tak kunjung nyata

,,,,,,,,,,,,,,
By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku yg indah
Siantar city kotaku 23 agustus 2014 20:27




KAU......

Tak pernah kau tanya...
Apakah aku bergumul dengan waktu
Untuk selalu bersamamu.....
Kadang aku terbang tinggi
Melayang keangkasa yang jauh untuk berbenah
Kiranya kuhanya temui awan
yang beriring memantulkan cahaya mentari
Ketika kusapa mentari pagi
Kuhanya dapati indah binarnya...
Kini kuberlari bagai kereta menempuh jarak
Mengejar dan mengejar impian indah bersamamu
Hingga kulelah terkapar tak berdaya
Lautan khayal terbentang luas
Namun semua hanya mimpi bagai fatamorgana
Lelah,,,,,aku lelah....
Hingga aku harus pasrah...
Terkapar tak berdaya
Mentari yg kurindu hanya menerangiku
Tanpa bisa memberi kehangatan untukku
Karna kotaku diliputi mendung yang gelap
Dan gerimis tipispun mengguyurnya
Akhirnya aku menggigil kedinginan
Tanpa kau disampingku....

::::::::::::::::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku 28 agustus 2014 10:49

-----------------------------

Haruskah,,,,
Kau ku gulung gulung...
Kulipat lipat hingga bisa masuk ke dalam dompetku
Agar aku bisa bawa dirimu kemana aku pergi..??
Hingga rindu yg ada selalu terbayar dengan kehadiranmu selalu..
Naifnya hidup ini..

.....
Kau
::::::::::::::::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku 28 agustus 2014 10:49




CINTA ITU,,,,,,,


Mencintaimu,,,,,,
Sangat menyakitkan
Seperti menggenggam bara api....
Merindukanmu,,,,,,
Sangat indah,,,
Meski hanya bisa memandangmu
Lewat khayal yang semu
Menyayangimu....
Tanpa bisa menyentuhmu
Mendambakanmu....
Tanpa bisa memilikimu
Membuat aku,,,,
seperti orang gila yang kehilangan arah
Ingin kumenyerah.....
Pasrah dan tak berdaya
Meninggalkan semua yang ada,,,
Senyummu,,,,
Kasih sayangmu
Dan cintamu yang kelabu
Semua berkecamuk dihatiku
Haruskah aku pamit dari hidupmu....?

"""""""""""""""""
By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
25 agustus 2014 21:55
Siantar city kotaku




KETIKA…


Ketika kau bertanya
Masih adakah rindumu utkku..?
Dengan yakin aku jawab
Jika rindu yg indah ini hanya untukmu...

Ketika kau bertanya...
Masih adakah ruang dihatimu untukku
Dengan yakin aku menjawab
Jika ruang hatiku hanya menyimpan namamu

Ketika kau bertanya.....
Adakah arti dari kehadiranku utkmu.?
Dengan yakin aku menjawab.
Jika aku selalu merindukan kehadiranmu

Tapi ketika aku merindukanmu
Kuhanya bisa berkhayal
Jika kamu ada disisiku
Menemani hari hari sepiku
Kan kusimpan rapi rindu yg indah ini hanya untukmu
Selalu dan selamanya.

:::::::::::::::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku 3september 2014 19:44





KENANGAN MANIS BERSAMAMU

Malam ini...
Kuingin rebah kan kepalaku dibahumu
Agar semua rindu sirna menjadi abu
Kuingin peluk erat tubuhmu
Agar semua beban menyatu denganmu
Kuingin jari jemarimu usap rambutku
Agar semua asa menjelma menjadi nyata
Kuingin candamu yg lugu
Hingga aku senyum tersipu
Kuingin senyum manismu
Agar damai rasa hatiku
Tapi semua hanya semu
Khayalku yang meninggi mengingatmu
Rinduku yg membuncah ingin bersamamu
Rasa rasa yang sirna....
Semua terbang melayang bersamamu
Sepi.....
Hanya khayal dan bayangmu
Hanya kenangan bersamamu
Candamu....
Tawamu....
Marahmu...
Cintamu..
Kasih sayangmu
Dan semua perhatianmu...
Kenangan manis itu
Kan kusimpan dihatiku
Tak seorangpun bisa menggantikanmu
Karna kau segalanya bagiku...

::::::::::::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku
3 september 2014 22:38





LELAH,,,


Lelah aku melangkah,,,
Menyusuri jalan yang berliku liku
Menyongsong kehidupan yang belum pasti denganmu
Terkapar dan tak berdaya
Menangis,,,,
Menjerit,,,,
Meski suaraku parau
Namun kau tak perduli....
Kau melangkah dengan pasti
Tinggalkan aku sendiri
Dengan tangisan pilu
Memohon agar kau tetap bersamaku
Tapi semua sia sia,,,
Dengan acuh kau tetap melangkah
Sepi,,,,,
Ini yang aku rasakan tanpamu..
Tanpa bayangmu,,,
Cuma air mata yg menemani dipipi
Dan hampir kering,,,
Sedih,,,,,,
Ini yang ada dihatiku
Saat kurindu,,,kau entah dimana.??
Kasih,,,,,
Masihkah kau menjadi penghuni hatiku.???

""""""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
15/9/2014 21:01
Siantar city kotaku




LUKA

Sayatan demi sayatan
Kau toreh ditubuhku yang semakin lemah
Luka semakin luka
Tergores pisau ke egoisanmu
Kemunafikanmu dan kebohonganmu....
Meski air mataku mengering
Tapi hatiku menjerit pilu tak terperi
Hampa.....
Pasrah...
Dan tak berdaya....
Luka semakin luka
Meski rasa tak terperi
Aku masih sanggup tersenyum
Untuk luka yang kau goreskan dihatiku
Menangis
Menjerit
Dan meraung.....
Hingga suaraku parau
Namun luka semakin luka
Meski ia tidak berdarah...?
Kau sadarikah......
Luka yang kau goreskan
Akan semakin menganga
Dengan tingkahmu yang semakin jalang
Acchhh.....
Persetan denganmu
Meski pisau ke egoisan kau goreskan
Namun aku akan semakin tegar
Menyongsong kehidupan yang pahit bersamamu
Karena mentari pagi kan selalu menyinari kehidupanku
Dan rembulan malam membiaskan temaramnya utkku
Dan rintik hujan mendinginkan hatiku
Dan angin senja yang semilir menyejukkan hatiku
Pergilah dengan ke egoisanmu
Dengan kemunafikanmu dan kebohonganmu
Semua kan berakhir dengan damai
Tanpa kau ada disisiku
Luka yang semakin luka
Meski menganga tanpa darah
Kan menjadi saksi bisu untuk kehidupanku

""""""""""""""
BY Endang Misnawaty
Di Gubuk tua rumahku
21/9/2014 11:13
Siantar city kotaku



RINDU YANG INDAH.....


Ada rindu yang indah untukmu
Rindu yang tiada bertepi
Rindu yang selalu menyertai
Dalam Hidup dan kehidupanku
Disini,,,,
Dihatiku yang sepi
Kau ada dalam kisi kisi hati
Tertanam indah dalam hati
Meski sesekali menyeruak
Namun rindu tak pernah sirna untukmu
Untukmu dan selalu untukmu
Rindu yang indah
Meski kadang hilang terbawa bayu
Namun kembali ke keabadian
Yang tak pernah redup dan sirna
Selalu indah dan sangat indah
Hingga aku harus menangis untuk rindu yang terindah
Yang sulit terwujud oleh waktu
Rindu yang indah...
Hanya ada dalam hati
Tersimpan dalam sanubari
Indah dan terpatri...

"""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku 19/9/2014 21:04
Untukmu belahan jiwaku





UNTUK SEBUAH NAMA


Akankah,,,,,,
Bulan bersinar diantara rintiknya hujan
Bintang memancarkan cahaya gemerlapnya
Diantara mendung hitam yang membentang
Jalan sepi....
Hujan mengguyur kotaku
Rintik hujan menghalangi langkahku
Petir saling sahut menyahut
Meramaikan langit yang temaram
Disini,,,,
Aku menanti keajaiban
Tentang cerita cinta yang terhalang
Oleh tradisi dan agama....
Adakah kau masih mengingatku.??
Saat kita berdiri diantara ratusan org
Yang mendengar alunan lagu opera batak
Yang mengalun tentang cinta dan perpisahan...?
Disini....
Dukaku lahir...
Saat kuingat dirimu yang entah dimana
Maafkan aku kasih....
Telah pergi tinggalkan dirimu sendiri
Bukan aku sengaja menoreh luka untukmu
Aku sayang kamu...
Juga sayang orang tuaku,,,,,
Bagai makan buah simalakama
Aku harus memilih satu diantara keduanya
Kuharap....
Kau membaca tulisanku ini
Entah dimana kau temui nanti
Bahwa aku masih disini
Mengingatmu dan masa lalu kita
Cinta memang tidak harus memiliki
Karena cinta harus rela berkorban
Untuk orang yang kita sayangi..
Salam rinduku untukmu selalu
Semoga dirimu bahagia seperti diriku
Disini,,,,
Disudut hati paling dalam
Pernah kusimpam namamu
Selalu dan selamanya
Bahwa cinta tak mungkin bersatu


""""""""""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
25/9/2014 19:34
Siantar city kotaku
UNTUK SEBUAH NAMA





RESAH


Hari hari berlalu tanpa pamit
Cerita suka duka saling menimpali
Disini....
Hatiku bagai elang yang ingin terbang
Merambah dunia luas yg terbentang
Luka luka lama menganga
Perih....
Meski senyumku tersimpul
Tapi hati bagai kaca yang berderai
Disini hatiku....
Menangis tak bersuara
Menyesal akan semua yang terjadi
Menoleh kebelakang takkan berarti
Disini hatiku semakin luka
Meski tak berdarah dan bernanah
Namun perih tiada terkira
Cerita demi cerita bersambung
Bagai drama yg dipentaskan
Aku yang semakin terluka....
Tak sanggup menitikkan air mata
Menangis bagai pungguk rindukan bulan
Mengharap mentari esok kan bersinar
Menghantar kehangatan yang abadi
Tapi...
Akankah ada mentari.?
Sedang mendung begitu gelap mengitari
Dan hujan rintik ikut menari
Hatiku bagai alam yang berkecamuk
Resah,,,
Gelisah,,,,,
Dan hampir pasrah tak berdaya..
Akhirnya aku terkapar
Dengan guntur yang menggelegar

"""""""""""""" "
By Endang Misnawaty
Di Gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku
24/9/2014 20:14





GORESANKU


Huruf demi huruf aku rangkai menjadi kata
Kata indah yang penuh makna
Aku gubah dengan jari jemariku yang makin lemah
Sungguh,,,,,,,
Semua gubahan kata ini aku rangkai hanya untukmu
Gubahan kata cinta yang begitu indah
Alunan kata rindu yang begitu sendu
Semua aku persembahkan hanya untukmu
Malam semakin larut,,,
Gelap yang semakin pekat
Tapi rasa rindu semakin menggebu
Semua hanya untukmu,,,
Kidung kidung malam
Menyanyikan syair lirih yang mencekam
Terpesona oleh alunan angin yang semilir indah
Sungguh,,,,,,,
Rindu ini hanya untukmu,,,
Begitu indah dan berarti dalam makna yang dalam
Sajak sajak cinta kugantung dalam lentera malam
Pekat yang dipekatkan
Lentera semakin redup....
Sajak sajak cinta hampir padam
Gelap,,,,,,
Cahaya rembulan sembunyi dibalik awan
Disini......
Rindu rindu indah yang tak bertepi
Terpacak dalam lautan lara
Tertulis dengan pena yang hampir pudar
Duh,,,,,,,
Rindu yang kuselipkan dalam hati
Kiranya hadir dalam malam yang sepi
Untukmu,,,,
Belahan jiwaku
Syair cinta ini hanya untukmu.

""""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 2 okt 2014 0:10
Kudedikasikan untuk sahabatku tersayang
Roulina Hutagalung di menado





BERSAMAMU


Bersamamu,,,,
Aku lalui padang tandus yang gersang
Lautan yang berombak kencang
Badai yang menerbangkan bangunan
Taufan yang meluluhlantakkan daratan
Bersamamu,,,,,
Kunikmati indahnya kasih sayang
Kurasakan indahnya cinta yang terpendam
Damainya hati bersama senyummu
Rindunya hati mengenang dirimu
Kecutnya hati melihat marahmu
Bersamamu,,,,,
Semua bagai mimpi indahku
Terkapar dipadang tandus tak bertuan
Terjebak dalam lorong sempit yang gelap gulita
Terpasung dalam lautan lara
Menanti dipantai rusak tak bertuan
Bersamamu,,,,
Bagai mimpi difatamorgana alam
Tertidur pulas hingga lupa malam
Hingga mentari sentakkan mimpi
Lupa senyum dan lupa tawa
Menangis hilangkan derita
Mimpi mimpi indah
Terbawa angin yang semilir
Bersamamu,,,,,
Begitu indah
Meski luka yang tergores begitu parah
Hingga lupa jika derita telah menyiksa
Senyum dan tangis saling menyapa
Inilah hidup yang sungguh papa
Bersamamu,,,,,
Aku belajar kehidupan yang sesungguhnya
Jika hidup harus selalu disyukuri
Karena Allah telah berikan yang terbaik untuk kita nikmati
Bersamamu,,,,,
Aku selalu ucapkan syukur
Jika engkau adalah berkah untukku
Tempat aku belajar arti kehidupan yang sesungguhnyao
Bersamamu,,,,
Aku bahagia..

""""""""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 1 okt 2014 20:34



BERSAMAMU,,,,


Gelombang demi gelombang kehidupan
Kujalani selama 32 tahun bersamamu
Riak dan ombak saling berdebur
Kerikil tajam saling memacu kehidupan
Tawa dan canda saling menyapa
Tangis dan luka saling mendera
Bahagia dan kepahitan hidup juga menjelma
Ada kata yg salah pernah teruntai
Begitu juga kata maaf yang berantai
Terima kasihku padamu suamiku
Yang selalu mengerti kemauanku
Aku yang manja
Aku yang selalu penuh keegoisan
Aku yang ingin dimengerti
Semua kau mengerti
Terima kasih untukmu suamiku
Untuk semua yang telah kita jalani
Meski kadang gelombang pasang menerjang
Atau taufan kencang menghempang
Tapi kita selalu kuat dan saling mengikat
Terima kasihku padamu suamiku
Untuk ku dan sahabatku tercinta
Kau telah berikan warna kami bernostalgia
Chesto 3 IPA 1 Digubuk kita tercinta
Dan melepaskan kepak melanglang buana bersama
Hingga kami bisa bercanda dan bercengkrama
Hari ini hari bahagia kita
Semoga abadi selamanya
Kita bersama dalam suka dan duka
Sekali lagi terima kasih suamiku tercinta
Telah berikan warna untuk kehidupan kita

""""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
3 okt 2014 4:33
Siantar city





DIA,,,,,

Yang mencintai aku..
Yang menyayangi aku..
Selalu menjaga hatiku
Selalu menjaga perasaanku
Selalu mengusap air mataku
Kala kumenangis
Selalu menghibur aku
Kala kubersedih
Selalu merengkuh aku
Disaat ku lemah...

Dia,,,,
Yang selalu menghibur aku
Disaat hatiku galau
Yang selalu menasehati aku
Disaat aku bersalah
Yang selalu mengingatkan aku
Disaat aku lupa
Yang selalu tersenyum
Hingga aku bahagia
Yang selalu tertawa
Hingga hatiku damai bersamanya
Tapi
Kadang juga dia marah
Hingga hatiku kecut dibuatnya
Suka dan duka
Saling menjelma
Karena tiada kesempurnaan
Dalam kehidupan
Tapi
Kucoba bersyukur untuk semuanya
Karena hidup untuk dijalani
Bukan untuk disesali
Karena kehidupan tidak selalu
Seiring dan sejalan
Tiada kesempurnaan dalam kehidupan

""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku 11/10/2014
Siantar city 19:43 Tuhan jagakan Dia,Dia Kekasihku 'Kan Tetap Milikku,Aku...


---------------------------------------------

Saat begini.....
Kurindu dirimu yang entah dimana
Seolah mengembara dinegeri asing
Jauh,,,,,
Saat begini....
Kuingin kau ada disisiku
Menemani hari hariku
Dalam suka dan duka
Dengan canda dan tawa
Saat begini,,,,
Kurindu senyummu yang manis
Tawamu yang garing
Tapi kurindu juga marahmu yang melengking
Hingga kulari pontang panting
Saat begini,,,,
Kurindu rengkuh tanganmu
Menyusuri jalan kota yang sepi
Berjalan beriringan dengan tawa yg ceria
Hingga kita lupa senja telah tiba
Saat begini,,,,
Kurindu dirimu yang entah dimana
Berkelana melanglang buana
Menyusuri jalan sepi sendiri..
Saat begini,,,,
Kau juga harus tau...
Aku disini selalu menantimu
Dengan cinta dan kasihku

"""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 12/10/2014 22:51




BUATMU

Kasih,,,,,
Sepi masih berteman denganku....
Kerinduan ini kian membukit
Tapi kau tak mau mengerti
Dengan semua perasaanku
Kasih,,,,,,
Aku tersenyum buat bayang bayangmu
Aku tertawa tergelak gelak
Karena melihat penderitaanku
Yang kian berkembang biak
Toch,,,
Kuman cinta itu tidak mati
Meskipun kumatikan dengan puisi
Masih bermekaran bunga suci putih
Kasih,,,,,
Sekarang aku tak punya apa apa lagi
Selain senyum dan hati perih
Semua keindahan telah pergi
Meninggalkan aku sendiri
Kasih,,,,
Cinta putih itu kau lemparkan
Lewat senyummu yang mempesona
Dan matamu bercerita cita rasa
Dibalik dadamu yang menggebu gebu
Kasih,,,,,
Entah telah berapa tahun
Waktu yang cukup lama buatku
Tapi,,,,
Melati putih itu tetap berseri
Bahkan semakin indah mewangi
Kasih,,,,,,
Apakah kau tau....?
Mataku yang menyimpan resah
Cermin jiwa yang putus asa
Karena khayalku tk kunjung nyata.

"""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 18/10/2014 19:3
My first love





CINTA


Tok laut bertanya....
Apa makna dari cinta
Dan apa definisi dari cinta.?
Bagiku,,,,
Cinta adalah anugrah...
Cinta datang dan pergi tanpa kita sadari
Cinta membuat kita bersedih ataupun bahagia
Cinta bisa menyakiti dan bisa mengobati
Cinta adalah anugrah
Kita bisa mencintai dgn tulus dan ikhlas
Tanpa pamrih.....
Membahagiakan seksama tanpa dia minta
Dan bisa meninggalkan tanpa bekas sedikitpun jua..
Cinta juga sangat kejam....
Dia bisa membunuh tanpa pedang..
Dia bisa menusuk tanpa duri
Dia bisa meracuni orang hingga mati
Cinta.....
Begitu banyak makna dan fungsimu
Juga begitu banyak mudaratmu
Kita tidak bisa pungkiri
Kapan cinta datang dan pergi
Kapan dia mengobati dan membunuh hingga mati
Tapi kuselalu berharap
Cinta selalu tumbuh dihatiku
Bersemi dan berkembang biak
Menari dan bernyanyi menghiburku
Karna kusendiri tak tau.
Cinta itu bentuknya seperti apa.?
Tapi kubisa merasakan kedatangan dan kepergiannya
Kutak bisa sentuh wujud dan bentuknya
Tapi itulah cinta.....
Yang selalu buat aku tertawa juga menangis
Yang bisa buat hatiku merindu
Yang bisa buat aku berharap
Jika cinta adalah anugrah buat diriku
Juga buat mereka semua.

""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar citu 22/10/2014 9:54
Ku dedikasikan tuk tok laut ( SYAMSUL RIZAL )




PESONA


Sepasang mata redup redup rembulan
Dijambangan mekar dari rasa
Mempolesi bibir bibir telaga
Dalam bayang bayang cemasnya
Pesona gairah yang purba
Tik tok tik tok,,,,,,
Waktu jadi batu
dengan jambrut merah delima
Bibir bibir luka berdusta
Jari jemari mengeram ganas
Mencekau menentang panas
Dalam pesona ada gairah
Tapi,,,,,
Cuma selaksa,,,

Warna alam melintas dikepala
Buih buih pesona melebur
Bersama angin dibatas cakrawala
Adalah batas permainan dunia
Dan kita lupa jadinya
Mata dan kaki jadi saksi
Menyelinapkan poros bumi dalam pesona
Ada kepala yang lelah,,,,
Diantara kunang kunang seribu warna
Pesona jadi mati karena pasti,,,,

Biar tak kudengar, ,,,
Adu pedang dengan pedang
Ranting ranting patah
Sungai berubah warna karena darah
Bumi merah,,,,,.
Semua terampas,,,,
Tercampak,,,,
Menggelepar,,,,
Dunia ini bayang bayang hitam..
Yang harus selalu kupundak
Pasrah,,,,,,
Karena memang telah terjadi
Karena dunia,,,
Adalah permainan mereka yang serakah..

""""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 23/10/2014 17:53




ASAKU,,,,,,


Ketika kebenaran telah terkuak
Harapan kembali sirna
Hati nurani bagai tonggak batu yg dingin mencekam
Kasih sayang terkoyak oleh ke egoisan
Belas kasih sirna oleh keangkuhan
Ohhhh,,,,,
Dimana asaku....
Dimana harapku....
Benarkah merah putih telah terkoyak
Terbuai oleh keserakahan.??
Benarkah,,,,,
Garudaku telah terbang mengepakkan sayapnya
Tinggalkan negeri yang porak poranda..??
Kini,,,,kedamaian yang dinanti kan tiba
Bergerak dan bersigap menuju kedamaian
Bangsaku yang kehilangan arah
Merecau,,,menghujat dan melaknat sesamanya
Dimana kedamaian itu.??
Dimana kasih sayang itu
Keegoisan dan keserakahan berlomba
Semua saling berpacu
Tanpa menyadari sesungguhnya
Kita semua telah kalah
Kita semua telah tertinggal
Oleh kesadaran sendiri
Merah putih yang selalu berkibar
Penyeimbang semua tantangan
Garudaku yang gagah
Menjadi panutan
Bersigaplah
Bersiaplah
Kita bertempur bukan melawan musuh
Tapi melawan bangsa sendiri...
Ciptakan Indonesia damai dan dirindukan
Kibarkan semangat perjuangan
Agar semua damai dan tentram
Indonesiaku..
Kurindu kedamaianmu
Kurindu kemakmuranmu
Kurindu semangat juangmu
Damailah bangsaku
Sumpah pemuda gaungkan kemenanganmu.
Semua bisa jika berusaha.

""""""""
BY Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 28/10/2014 16:06




TENTANG CERITA

Kala cinta cerita duka
Semua bagai nestapa,,,,
Kala rindu berbuah luka
Semua bagai neraka
Kau cabik semua anganku yang tersisa
Kau rampas semua bahagiaku yg ada
Sakit...
Perih,,,,
Pilu,,,,
Semua silih berganti
Bagai musim dinegeri dongeng
Luka yang semakin luka
Tercabik kebohongan yang nyata
Kata manis yang dusta
Semua bagai racun yang memangsa
Cabikan demi cabikan
Tinggalkan luka yang berdarah
Achhh,,,,,
Kekejaman semakin nyata
Tercipta karena cinta
Cinta yang berbuah duka
Berlari dan terus berlari
Tinggalkan semua yang ada
Cerita duka yang dusta
Kini,,,,,
Semua tinggal cerita
Dan kenangan tentang luka
Luka yang kian berdarah
Luka yang perih
Luka yang bawa kenangan
Kenangan indah telah sirna
Tercabik oleh kebohongan yang nista
Terbakar kecemburuan yang melanda
Semua kini tinggal cerita

"""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
siantar city 30/10/2014 18:36





MALAM MINGGU

Bintang menguak cahaya
Rembulan malam hilang ditelan kabut hitam
Malam lenggang
Malam minggu kelabu
Malam sepi
Saat kupandang awan
Hatiku ikut ber arak
Menuju jalan yg sepi
Tanpa bintang gumintang
Tersaput awan hitam
Achhh,,,,,
Mengapa malam begini sepi
Mengapa hati begini perih
Embun,,,,,,,
Adakah titik titikmu
Akan melekat dihatiku.?
Membasahi hatiku yang kering
Menyegarkan kenangan indahku
Agar kuncup kuncup cinta itu mekar kembali.?

"""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 1/11/2014 21:11





HUJAN


Disela rintik itu
Kulihat matamu berbinar
Bibirmu tersenyum indah
Aku tersipu,,,,,
Waktu kau tatap mata ini
Seakan dirimu bicara
Tentang cinta dan bahagia
Curahan hujan
Memekarkan kuncup kuncup hati yang lugu
Saat itu,,,,
Kita berpayungkan hati
Sesekali rambut didahiku tersibak
Oleh desir angin yang bertiup lembut
Sesekali kita lewati kembang yang menyemak
Dijalanan sepi...
Yang selalu kita lewati
Jika musim itu tiba
Tapi,,,,
Semua hanya kenangan sepi
Yang tidak pernah bertemu
Selalu dan selamanya
Kenangan ini bersamaku

""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 1/11/2014 20:36H





SENANDUNG RINDU


Kasih,,,,,
Ciptakan suatu tembang sunyi
Tentang diriku,,,,,
Agar kau dapat rasakan kesepianku
Kasih,,,,,
Senandungkan rinduku
Agar kau tau
Betapa rindunya hatiku.
Lagukan nyanyian indahku
Kasih,,,,,,
Tapi jangan kau kira
Air mataku akan tertumpah
Untuk sakitnya duka
Tidak,,,,,!?
Aku akan menangis
Hanya untuk indahnya cinta

"""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Medio nopember
1/11/2014 20:16




NOPEMBER KELABU

Ingin kuteriakkan pada dunia
Jika saat ini hatiku ingin menangis
Tapi air mataku telah kering
Seperti telaga dimusim kemarau
Nopember kelabu
Jangan bawa aku dalam asamu
Karena ku tak ingin bersamamu
Tapi kau memaksaku....
Menyeretku dalam duka
Aku menyerah...
Pasrah,,,,
Mungkin ini yang terbaik untukku
Agar ku menyadari
Betapa hari hariku terbuang tanpa makna
Kini kau datang dengan wajah baru
Memaksaku menurut kehendakmu
Meski ku berteriak
Tapi semua sia sia
Kau tetap hadir...
Dan selalu hadir,,,
Nopember kelabu
Kau selalu ingatkanku
Pada sosok yang menimbulkan luka
Luka yg selalu perih
Kuingin cepatlah berlalu
Agar ku terbebas dari belenggu
Nopember kelabu
Wajah duka yg membayangiku
..
""""""""""
By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
siantar city 1/11/2014 8:40




KURINDU PULANG KETANAH LELUHURKU


Sahabat fbku terkasih,,,,,!?
Adakah yg tinggal di kota solo.?
Mau kah menolongku mencarikan makam kakekku
Raden SUBAGIO SUPARTO
Di komplek makam kraton kota solo.
Kisah sedih seorang anak kolong
Yang merindukan leluhurnya,,,
Semoga ada keluarga yg membaca kerinduanku ini.

By Endang Misnawaty
Dikota siantar 3/11/2014 22:02





SELAMAT TINGGAL SEMUA

Saat aku merenung,,,
Barisan khayal berbaur kacau
Kepalsuan bertebaran dalam dirimu
Menembus lautan dukaku yang paling dalam
Antara kau dan aku
Achhhh,,,,,
Biarlah hati ini bercerita
Tentang indahnya cinta dan kasih sayang
Tentang pahitnya luka dan penghianatan
Berjuta kabut mengusik perlahan
Jiwa ini diam,,,,
Membisu,,,,,,,
Kehidupan semakin gersang
Kelam dan semakin sendu
Akhirnya,,,,
Tubuh letih ini berteriak
SELAMAT TINGGAL SEMUA,,,,,,,

""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 4/11/2014 20:54


---------------------------------------------------



Ingin kusampaikan seikat kembang merah
Dipusaramu yang begitu sepi tanpa lentera
Hanya air mata dan doa
Yang terucap dari bunda
Semoga allah mengampuni semua dosamu
Mengampuni semua kesalahanmu
Diberikan tempat terbaik untukmu
Selamat ulang tahun ananda
Meski dunia kita telah berbeda
Tapi kamu tetap anak bunda
Yang telah memberi warna
Pada persahabat yang begitu indah
Semoga bahagia disisinya

"""""""""
Kasih bunda utkmu
Ananda Bahtiar efendy
5/11/2014




AKHIRNYA

Kupandang cahaya rembulan kian redup
Sinar malampun kian sendu
Di wajahmu kutemukan duka
Awan hitam kian menebal dilangit biru
Benih kebencian mulai menebar
Saat cintamu mulai bersemi
Kasih,,,,,,
Saat itu kuterima kata maafmu
Lukaku bagai tersaput
Tapi,,,,
Ternyata itu hanya sementara
Karna akhirnya
Kabut pemisah menebal jua
Kasih yang dulu kudamba
Akhirnya pudar,,,,

""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 4/11/2014 20:39





KURINDU PULANG KETANAH LELUHURKU

Sahabat fbku terkasih,,,,,!?
Adakah yg tinggal di kota solo.?
Mau kah menolongku mencarikan makam kakekku
Raden SUBAGIO SUPARTO
Di komplek makam kraton kota solo.
Kisah sedih seorang anak kolong
Yang merindukan leluhurnya,,,
Semoga ada keluarga yg membaca kerinduanku ini.

By Endang Misnawaty
Dikota siantar 3/11/2014 22:02




INDAHNYA PERSAHABATAN,,,,

Kadang bersahabat itu tidak harus memandang
Suku, agama dan bangsa,,,,!?
Karena allah menciptakan kita itu sama dari segumpal darah
Saling mengunjngi dan silaturahmi adalah keindahan tersendiri menjadi sahabat sejati,,,
Selamat pagi LAURENT dan THOBIAS dimanapun sekarang kalian berada.

By Endang Misnawaty
Dikota siantar 3/11/2014 22:02




INDAHNYA MENTARIKU

Pagi ini aku kesiangan
Setelah tadi malam terbuai oleh khayal
Berlanjut menjadi mimpi yang indah
Ketika aku menoleh padanya....
Betapa aku terkejut,,,!?
Kiranya ia telah hadir
Bahkan,,,
Kini dengan segala keindahannya
Dan,,,,
Dialah Mentari,,,,,
Seindah batu pualam
Seanggun senyummu
Seteduh tatapanmu
Selembut belaianmu
Dan,,,,
Dialah Surya...
Darinya,,,
Serta darimu,,,,
Aku dapatkan kekuatan
Untuk menerjang sejuta badai
Yg selalu menghalangi perjalanan
Menuju suatu cita cita hidup,

""""""""""""
By Endang misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 21/11/2014 9:45




DIRIMU

Kau hadir,,,,,
Selalu hadir,,,
Disaat aku menutup pintu hatiku
Kau selalu menyapaku
Dengan lembut katamu
Dengan kasih sayangmu
Kau selalu hadir disaat aku ingin melupakanmu
Mengapa dirimu tidak pernah jemu
Untuk selalu hadir dalam bayang bayang malam
Dalam kelebat mentari pagi
Dalam hembusan angin yang berdesir lembut
Dalam kehidupan nyataku...?
Aku yang selalu terbuai dalam mimpi indah berkepanjangan
Yang selalu berlari dari bayang semu dirimu
Kini terkapar lemah tak berdaya
Kau selalu hadir dalam hidupku
Meski hanya bayang semata
Tapi suaramu bagai riak yg menggetarkan jiwaku
Symponi merdu ingatkan aku padamu
Jika cintamu memang untukku
Jika sayangmu memang untukku
Aku tau dan sangat tau
Tapi kuharus melupakanmu
Karena garis kita memang berbeda.!?
Meski aku juga sangat sayang padamu
Tapi itu harus kita simpan bersama
Disudut hati yang paling dalam
Biarkan aku melangkah sendiri
Jangan biarkan bayang dirimu
Selalu mengikuti setiap langkahku
Jangan biarkan suaramu mendayu
Menggetarkan hatiku yg beku
Relakan kepergianku tanpa izinmu
Relakan kubawa cinta dan kasih sayangmu
Kan kujaga sampai akhir hayatku

""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 21/11/2014 15:16h





KEPALSUAN

Katakan dinegeri mana ada dusta
Yang bernyali bagai hewan
Semua pudar tanpa harapan
Berlari kencang bagai awan
Menerjang dan menerpa semua yang ada
Beringas,,,,
Tanpa rasa
Hati yang pasrah tanpa nyali
Akan terkikis oleh keganasan
Dan janji palsu yg memukau.

""""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
Siantar city 27/11/2014 19:13





RINDU YANG TERHEMPAS


Ingin kuteriakkan padamu
Betapa kesepian kini tumbuh subur
Menjelajah kisi kisi hatiku
Namun semua bagai beku

Angin malam yg menerjang
Menyerunak bagai hempangan
Menerbangkan rindu yang bergantungan
Senja Terhempas
kelam pasrah dan tak berdaya
lembayung senja yg merona
Menggoda bagai perawan jalang
Bergincu tebal dijalanan
Berjajar bagai tontonan
Malam malam begini,,,
Kurindu seraut wajah sendu milikmu
Yang terhempang bagai batu diterjalnya bukit padas
Dingin,,,,
Sedingin hatiku,,,,
Rindu rindu indah menjadi milikmu
Yang terbungkus dinginnya malam
Sekelam malam yg gelap
Segelap malam yg berawan
Accchhh,,,,
Biarlah malam jadi lain
Tanpa seberkas rindu yang palsu

:::::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 27/11/2014 19:00

Kumplan Puisi Drs. Mustahari Sembiring - MEREBUT KEMERDEKAAN SEJATI



MEREBUT KEMERDEKAAN SEJATI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Sampai disini aku henti
aku tak mau mundur lagi setengah mati
ambillah semua asesoris dunia yang berhasil kau curi
aku tak perduli lagi
setelah itu kutegarkan hati atau binasa sama sekali
hari ini kan kurebut kemerdekaan sejati

Memerdekakan hati nurani muskil tanpa kuasa Illahi
mengalahkan nafsu duniawi pilihan pribadi lepas pribadi
memerdekakan sesama insani tugas mulia paling manusiawi
hari ini mari instrospeksi diri kibarkan bendera hati nurani

Sekali merdeka tetaplah merdeka sekalipun dunia mencibirkannya
kibarkan panji kasih kalahkan penguasa dunia

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 17/08/2014 = 12:12 wib




BERJUANG MEREBUT DIRI SENDIRI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Siagalah perlajang mentas
sang muham putra tanah karo simalem
cucu cicit Ratu Junjung Buih tergelar Putri Hijau
siapkan 'rawit tumbuk ladamu' lekat dipinggang
kita akan maju berjuang merebut diri sendiri
pertempuran ini abadi dimedan perang hati nurani

Sudah terlalu lama angkara murka menjajah jiwa
diperbudak nafsu ego tirani duniawi
bahkan hak kemanusiaan hampir tertanggalkan
siapa memenangkan perang ini resiko terkalahkan didunia

Darah putra karo darah pemburu 'mela mulih adi la rulih'
kumpulkan hasil buruan buah buah kasih dalam perbuatan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 16/08/2014 = 22:02 wib
Catatan :
'rawit tumbuk lada' =bhs karo=sejenis pisau ciri khas senjata orang karo
'mela mulih adi la rulih'=bhs karo=malu pulang jika tak berhasil




TERKUBUR TANPA PUSARA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muiham


Akan kuhapus jejak
bahkan aroma udara sekalipun
pada titik keseimbangan nol
sebab selisih perhitungan adalah awal kekeliruan
ketika memadankan kebersamaan dengan keterpaksaan
lalu menarik kesimpulan tanpa pertimbangan

Pada sisi gelap kehidupan berbayang perbuatan
terlalu banyak terkubur tanpa pusara
ketidakadilan terhadap diri sendiri terus merimba
mencari celah menyalip ditikungan

Jika masih ada waktu pulanglah kemasa lalu
sejarah menyinggahi masa kini bekal mawas diri

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 19/08/2014 = 10:10 wib




MENEMPATKANMU PADA SISI GELAP KEHIDUPAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Menempatkanmu pada sisi gelap kehidupan adalah pilihan
tak ada upaya paksa
tak ada rekayasa
jika boleh jujur apa adanya
ketika kusadari kekinian
semua sudah terjadi, masing masing melakonkan perannya

Menyesali kenyataan sia sia
serupa memahat awan
saat fakta tak sewarna suara jiwa
sebaiknya kita berkaca, kilas balik jalan kehidupan
Meski jalan kita tempuh adalah arah saling menjauh
masih kutaruh harapan bertemu dimuara keabadiaan

‪#‎Bandara‬ Sepinggan, Balikpapan, Kaltim, 20/08/2014 : 11:11 wib





TERKUBUR TANPA PUSARA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muiham


Akan kuhapus jejak
bahkan aroma udara sekalipun
pada titik keseimbangan nol
sebab selisih perhitungan adalah awal kekeliruan
ketika memadankan kebersamaan dengan keterpaksaan
lalu menarik kesimpulan tanpa pertimbangan

Pada sisi gelap kehidupan berbayang perbuatan
terlalu banyak terkubur tanpa pusara
ketidakadilan terhadap diri sendiri terus merimba
mencari celah menyalip ditikungan

Jika masih ada waktu pulanglah kemasa lalu
sejarah menyinggahi masa kini bekal mawas diri

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 19/08/2014 = 10:10 wib





AKU KARAM DILAUTAN PENUH PENYESALAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Jalan ditempuh makin menjauh
hampir tak menyisakan kesepakatan
satu persatu akhirnya memang harus menepi
mestinya tak secepat ini
senja hampir tak sisakan cahaya
ketika malam memeluk sunyi tak perdulikan janji

Saat kutatap dengan tenang kedalam nurani
putih awan dikalbu mengembun dipelupuk mata
dataran jiwa dipenuhi kabut tenggelamkan rasa
aku karam dilautan penuh penyesalan

Bagaimana kutata jalan pulang tak ada rambu
meski kubenahi tutur hati tetap tak bertepi

‪#‎Swissbellhoteltarakan‬, Kaltim,Sabtu,23/08/2014 = 03:03wib





NYATA ATAU ILLUSI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Larut dijejak silam
masih tak kupahami makna peristiwa
kesinambungan tiap napak tilas kehidupan
mengapa begitu nyata ?
malam menapaki kelam larutkan sunyi
sisakan nyeri diulu hati

Jejak jejak segambar terlukis ditiang waktu
menatanya dengan seksama ternyata sebuah legenda
mengenangnya lahirkan berlaksa pemaknaan
bahkan cairkan embun dipelupuk mata

Seringkali aku terjebak pada nuansa serupa tapi tak sama
dan itu pintu awal mengantarku memahami nyata atau illusi

‪#‎Swissbellhoteltarakan‬, Kalimantan Timur, Jumat, 23/08/2014 = 23:23 wib




SINGGAH SEMENTARA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Membiarkan waktu berlalu menyudut laku
adalah nyata yang fana
terbiarkan mewujud sengketa
siapapun pasti temukan lelah
pada singgah sementara
ketika kata tak temukan ruas kalimatnya

Disini aku menanti
pada kolom sunyi sepi
tak ingin membiarkan semuanya berlalu pergi
sebatangkarakan diri

Untukmu tiap insan pemilik nurani
mulailah berdialog dan nyatakan diri

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 26/08/2014 = 19:29 wib




TERPULANG PADA KODRAT
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Katakan apa maumu
jangan tinggalkan masa penuh tanda tanya
hari hari akan layu
jika tak mendengar nyanyian pengukur waktu
sedangkan diri seperti mati suri
mengapa tidak perduli

Kuletakkan satu persatu niat
ketika suatu saat diri hampa
tak tertanggungkan azab
meski kita harus terima

Jangan janjikan hujan jika terang siang menantang
sebab segala sesuatunya akan terpulang pada kodratnya

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 26/08/2014 = 10:10 wib





MANISNYA PENANTIAN BUAH PASRAH BERSERAH
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Lama aku menunggu
saat pintu berderit terkuak dibuka lelana
dan silluit bayangmu nyata disitu
adalah kau
andaikata bisa kurengkuh kenangan tersisa
meski tak mungkin menjelmakan wujud seutuhnya

Penantian ini semakin memanjang diseret fakta
malah sepertinya sengaja dibumbui nestapa
tapi sejujurnya hati telah keram mati rasa
serupa padi puso bunganya

Pada kilometer terakhir jalan berliku penuh debu
dijanjikan kitab suci manisnya penantian buah pasrah berserah

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 26/08/2014 = 13:33 wib




TEMBANG SENJA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Singgah dipelataran keseharian
menitipkan salam kembang setaman
semula cuma menyeka sunyi
memilah rasa terlanjur pergi
hijaumu serupa bocah
kenapa sudah payah

Tembang telah ditabuh senja terus bergulir
apa mungkin jalan sudah terukir
melintasinya seperti tersihir
terjawab pada bait akhir

Biar kuseka peluh mengombak disepanjang jalan terjal
memungutinya layaknya temukan mustika

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 24/08/2014 = 22:22 wib




GUNDAHKU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku tak berharap kabarmu lagi
telah kau simpul jawab untuk tiap tanya
kali ini biarlah kuhanyutkan saja gundahku
serupa mawas diri
bercermin untuk koreksi
jika jalan ini semakin hilang kendali

Takkan kusemai kebencian disela belukar kemunafikan
jalani apa adanya lebih dari sekedar tradisi semata
syair terurai bernotasi sumbang bernada sengau
tapi lagu tetap harus dikumandangkan

Pada titik pasrah nan berserah hidup mengalir pada alurnya
saat mana Sang Khalik menyelaraskan harmonisasi kehidupan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Jumat, 29/08/2014 = 23:23wib





PELANGI KEHIDUPAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kita renta diasa
selalu saja lunglai diterkam curiga,
padahal jiwa menuntun sukma mengalir pada alurnya
mari coba membuka langit kehidupan
agar pelangi leluasa melukis
indah tiada tara
sekarang bernafaslah dengan bijak
supaya bumi tak ragu menopangmu
dengan setia

Serupa keseimbangan anak timbangan
kita,alam semesta dan Sang Pencipta

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 30/08/2014 = 14:14 wib





MENGAMINKAN AKSARA JIWA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku bersekutu denganmu
mengaminkan aksara jiwa
itulah nyata sesungguhnya
lahir dari kedalaman nurani kejujuran,
meski seringkali raga tak ikhlas menerima
alur hidup mengalir seturut karma

Maha bijak Gusti Pangeran Welas Asih anugrahkan kebebasan
insan penerima pencerahan tentukan pilihan seturut RidhoNYA

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu,30/08/2014 = 21:21wib




SENYUM PENUH RAHASIA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Ijinkan kupinjam tangguhmu merenda waktu
padahal kutau jalan berliku penuh debu
sejujurnya diam diam kerap kusunting
senyum penuh rahasia diberandamu
lalu aku tersipu malu menatap rentanya jiwaku

Ah,sahabat hidup memang menawarkan pilihan,
tapi suratan tetap milik Sang Khalik
pada titik itu kita tak punya pilihan
mestinya segera tafekur
pasrah berserah sambil terus melangkah

Kita berdiri didua sisi dunia,
tapi jiwa kerap saling menyapa
semoga tabah hingga penutup riwayat kita tanda tangani diujung usia

‪#‎Trunojoyosapoterulang‬, Senin, 01/09/2014 = 11:11 wib — bersama Irdha





MASIH PANTASKAH KUPESANKAN HARAP
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Masih pantaskah kupesankan harap
dari lenyapmu tanpa isyarat
padahal tak kubuat cacat
kuikhlaskan luka supaya langkahmu derap
seribu cerita sumbang kutitipkan angin lalu
tetap saja kau nista aku

Menjaga berdirimu tegar tanpa bayangan penuh tantangan
tetap kujalani demi selaraskan langkah kaki
lalu apalagi perintahmu tak kulakoni
kau ingkar janji tapi aku kau jatuhi hukuman

Kenapa jadi pengecut tak punya muka
untuk apa sengketa ijinkan kuundur diri saja

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 31/08/2014 = 23:23 wib





KATA DARI LORONG RAHASIA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Mengapa terus saja membodohi rakyat semesta
tuan penguasa ahli pencak silat tutur kata
masa iya tiba tiba sampeyan kehilangan kosa kata
lalu jingkrak jingkrak sambil mencak mencak
kotak katik bolak balik harga BBM naik
semua jungkir balik

Kuserukan kata dari lorong rahasia leluhur pendiri bangsa
raja buta memerintah dengan pedang bermata sejuta
masa sulit menghadang negeriku tunggang langgang
alam murka ditelannya setengah warga

Wahai telinga dengarkalah tak lama lagi bencana tiba
bersiap siaplah lalu berlindung ditanah pasundan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 31/08/2014 = 23:00 wib





INILAH AKU DARI SISI KEMANUSIAAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku sempat meragu diujung waktu
ketika hardikan memekakkan telinga menikam inti jiwa
aku terkapar penuh luka berhamburan caci maki dan umpatan
tergiring masuk perangkap pelemah sukma
sampai akhirnya menyimpulkan nuansa
kenapa harus nestapa ?

Dalam sadar sesadarsadarnya kutakar peruntungan
bukankah telah kutebus alfa sekian panjang merana
buru buru kuhaturkan maaf atas naifku mengukur takdir
inilah aku dari sisi kemanusiaanku

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 31/08/2014 = 18.00 wib




BENCANA NUSANTARA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Ada suara gemuruh ditimur rasa
layaknya guntur memecah senja
siapa waspada
terus terjaga
percaya sabda
berlarilah ketanah sunda

Bencana itu malapetaka seumur hidup tak terlupa
tak terhindarkan siapa saja dilantaknya
langit bumi terima apa adanya
tak kuasa menadah amarah Sang Perkasa

Duh, andai bencana ini bisa menyisi jadilah Sabda Sang Perkasa
selamatkan generasi muda membangun nusantara jaya

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 02/09/2014 = 12:12 wib





KUPAHAT DIRI DITIANG HATI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Kudakwa kau keliru menafsir senja
sebab aku bukan cahaya
bukankah telah kupahat diri ditiang hati
tak kulebihkan dan tak kukurangi
periksalah teliti
tak pernah kutopengi nurani

Tiliksandimu bekukan awan bening diujung netra
begitu naifkah warna diri hingga harus dikuliti
padahal setulus hati seputih nurani telah kubingkai karsa
sayangnya terbaca sungsang dan salah eja

Berapa pun nilai kau cantumkan pada lukisan nyata kuterima
sebab hitam putih dan panas dingin cuma takaran semata

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Senin, 01/09/2014 = 22:02 wib




GUNDAHKU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku tak berharap kabarmu lagi
telah kau simpul jawab untuk tiap tanya
kali ini biarlah kuhanyutkan saja gundahku
serupa mawas diri
bercermin untuk koreksi
jika jalan ini semakin hilang kendali

Takkan kusemai kebencian disela belukar kemunafikan
jalani apa adanya lebih dari sekedar tradisi semata
syair terurai bernotasi sumbang bernada sengau
tapi lagu tetap harus dikumandangkan

Pada titik pasrah nan berserah hidup mengalir pada alurnya
saat mana Sang Khalik menyelaraskan harmonisasi kehidupan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Jumat, 29/08/2014 = 23:23wib




PELANGI KEHIDUPAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kita renta diasa
selalu saja lunglai diterkam curiga,
padahal jiwa menuntun sukma mengalir pada alurnya
mari coba membuka langit kehidupan
agar pelangi leluasa melukis
indah tiada tara
sekarang bernafaslah dengan bijak
supaya bumi tak ragu menopangmu
dengan setia

Serupa keseimbangan anak timbangan
kita,alam semesta dan Sang Pencipta

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 30/08/2014 = 14:14 wib





MENGAMINKAN AKSARA JIWA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku bersekutu denganmu
mengaminkan aksara jiwa
itulah nyata sesungguhnya
lahir dari kedalaman nurani kejujuran,
meski seringkali raga tak ikhlas menerima
alur hidup mengalir seturut karma

Maha bijak Gusti Pangeran Welas Asih anugrahkan kebebasan
insan penerima pencerahan tentukan pilihan seturut RidhoNYA

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu,30/08/2014 = 21:21wib





INILAH AKU DARI SISI KEMANUSIAAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku sempat meragu diujung waktu
ketika hardikan memekakkan telinga menikam inti jiwa
aku terkapar penuh luka berhamburan caci maki dan umpatan
tergiring masuk perangkap pelemah sukma
sampai akhirnya menyimpulkan nuansa
kenapa harus nestapa ?

Dalam sadar sesadarsadarnya kutakar peruntungan
bukankah telah kutebus alfa sekian panjang merana
buru buru kuhaturkan maaf atas naifku mengukur takdir
inilah aku dari sisi kemanusiaanku

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 31/08/2014 = 18.00 wib





KATA DARI LORONG RAHASIA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Mengapa terus saja membodohi rakyat semesta
tuan penguasa ahli pencak silat tutur kata
masa iya tiba tiba sampeyan kehilangan kosa kata
lalu jingkrak jingkrak sambil mencak mencak
kotak katik bolak balik harga BBM naik
semua jungkir balik

Kuserukan kata dari lorong rahasia leluhur pendiri bangsa
raja buta memerintah dengan pedang bermata sejuta
masa sulit menghadang negeriku tunggang langgang
alam murka ditelannya setengah warga

Wahai telinga dengarkalah tak lama lagi bencana tiba
bersiap siaplah lalu berlindung ditanah pasundan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 31/08/2014 = 23:00 wib





MASIH PANTASKAH KUPESANKAN HARAP
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Masih pantaskah kupesankan harap
dari lenyapmu tanpa isyarat
padahal tak kubuat cacat
kuikhlaskan luka supaya langkahmu derap
seribu cerita sumbang kutitipkan angin lalu
tetap saja kau nista aku

Menjaga berdirimu tegar tanpa bayangan penuh tantangan
tetap kujalani demi selaraskan langkah kaki
lalu apalagi perintahmu tak kulakoni
kau ingkar janji tapi aku kau jatuhi hukuman

Kenapa jadi pengecut tak punya muka
untuk apa sengketa ijinkan kuundur diri saja

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 31/08/2014 = 23:23 wib





SENYUM PENUH RAHASIA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Ijinkan kupinjam tangguhmu merenda waktu
padahal kutau jalan berliku penuh debu
sejujurnya diam diam kerap kusunting
senyum penuh rahasia diberandamu
lalu aku tersipu malu menatap rentanya jiwaku

Ah,sahabat hidup memang menawarkan pilihan,
tapi suratan tetap milik Sang Khalik
pada titik itu kita tak punya pilihan
mestinya segera tafekur
pasrah berserah sambil terus melangkah

Kita berdiri didua sisi dunia,
tapi jiwa kerap saling menyapa
semoga tabah hingga penutup riwayat kita tanda tangani diujung usia

‪#‎Trunojoyosapoterulang‬, Senin, 01/09/2014 = 11:11 wib — bersama Irdha Hayati.





KUPAHAT DIRI DITIANG HATI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Kudakwa kau keliru menafsir senja
sebab aku bukan cahaya
bukankah telah kupahat diri ditiang hati
tak kulebihkan dan tak kukurangi
periksalah teliti
tak pernah kutopengi nurani

Tiliksandimu bekukan awan bening diujung netra
begitu naifkah warna diri hingga harus dikuliti
padahal setulus hati seputih nurani telah kubingkai karsa
sayangnya terbaca sungsang dan salah eja

Berapa pun nilai kau cantumkan pada lukisan nyata kuterima
sebab hitam putih dan panas dingin cuma takaran semata

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Senin, 01/09/2014 = 22:02 wib





BENCANA NUSANTARA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Ada suara gemuruh ditimur rasa
layaknya guntur memecah senja
siapa waspada
terus terjaga
percaya sabda
berlarilah ketanah sunda

Bencana itu malapetaka seumur hidup tak terlupa
tak terhindarkan siapa saja dilantaknya
langit bumi terima apa adanya
tak kuasa menadah amarah Sang Perkasa

Duh, andai bencana ini bisa menyisi jadilah Sabda Sang Perkasa
selamatkan generasi muda membangun nusantara jaya

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 02/09/2014 = 12:12 wib




MERANGKAI PERSAUDARAAN JAGAD SEMESTA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham

.
Insan kehilangan kemanusiaan
angkara murka berjaya merajalela
harkat martabat sekarat nyawa tak berharga
sengketa sederhana diakhiri perang saudara
negara adi kuasa bangga berbuat suka suka
senjata pemusnah sesama dicipta dimana mana

manusia hilang mahkota kemulyaan
jumawa menindas sesama
puas tepuk dada insan lemah sekarat diujung kakinya
kemanakah sirnanya nurani ciptaan paling mulya ?

Bukankah kita sejurai sepoyang pewaris leluhur Adam Hawa ?
duhai indahnya dunia kita rangkai persaudaraan jagad semesta

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Rabu, 03/09/2014 = 08:08 wib — bersama Bambang Eka Prasetya.





RINDUKU KANDAS DILORONG WAKTU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Rinduku kandas dilorong waktu
serupa insan kehilangan akal ; dinolkan
rajawali patah sayap
diterjang peluru pemburu berdasi penguasa
tertawa puas menginjak harkat martabat sekarat
jumawa semua kursi bisa dibeli

Kusudahi rinduku menyisakan perih nurani luka disiram cuka
menuai zolim kecewa putus asa diladang pengabdian
kubenahi senja tersisa segenap karsa prajurit dilucuti senjata
pasrah berserah kuletakkan dibawah Salib Golgota

Bagaimana kukemas rindu ini agar tak liar jadi dendam
masih ada mukjijat selama nafas menghuni badan ; berpengharapan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Kamis, 04/09/2014 = 11:11 wib — bersama Siamir Marulafau dan 19 lainnya.






BARA DICAWAN ASMARA
Karya Drs Mustahari Sembiring Sang muham.


Membaca gelagat hati bergulat
ragu menghadang tapi raga tak hendak dilarang
berawal dilema berakhir problema
sedianya manis tanpa sengketa
waktu melaju tak mau tau
kau hidangkan bara dicawan asmara

Masih mampu kureguk nestapa meski telah kau nista
sayang ikhlasku kau bayar tikaman tanpa jeda
pada halte terujung aku mundur terhuyunghuyung
hati bertanya apa salahku, mengapa setega itu

Sewindu telah berlalu tak selesai kubenahi hatiku
bersama hilangmu telah kau bawa asmaraku

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Jumat,05/09/2014 = 08:08 wib






INILAH AKU SI PENDOSA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Seminggu waktu berlalu dalam sekejab
bertumpuk tindih alfa
mengkristalkan dosa dilumbung jiwa
jiwa renta seringkali dibudakkan raga
ditingkah dunia makin menggila
aku menjadi bagian sipendosa

Kini kudatang Gusti Pangeran Welas Asih
rebah pasrah berserah diujung kasut MU
ampuni tahirkan noda dosaku
kuatkan mampukan kutetap berjalan seturut kehendak MU

Inilah aku, sipendosa jatuh dan jatuh lagi dilumpur yang sama
jangan hitung salah alfa dan dosaku duh Gusti Pangeran Welas Asih

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 07/09/2014 = 12:12 wib






TERDAMPAR DIPULAU JIWA TANPA NAMA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham,.


Telah kuikhlaskan malam menimbun kelam
bahkan tak setitik pun lagi cahaya
hingga ruang ruang hampa
sejauh mata gulita nyata
terdampar dipulau jiwa tanpa nama
terlupakan kemudian
Maafkan jika sesekali kusebut namamu
dari lantun rindu disudut hatiku
getar getar senada tak mampu ku reda
mengemuka jadi pancaran jiwa

Tak usah risaukan galauku
telah kumahfumi kodratku

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Senin,08/09/2014 = 12:12 wib





THEMA HIDUPKU TIDAK POPULAIR
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Telah kubukukan masa masa jadi cerita
tanpa revisi tanpa suntingan sama sekali
mengalir adanya apa bukan apa adanya
berkali kali gagal mencantumkan kata pengantar
bahkan nyaris tanpa tajuk
thema hidupku tidak populair

Pada titik sadar akan datang dan pergi
kupejamkan mata menatap jauh kerelung sukma
hampir genap lembaran mencatat hitam putih jalan kubuat
menapaki kodrat sekaligus mengukir hikmat

Serupa biji tumbuh menjadi sebatang pohon dibelukar
mengejar matahari mengakar kebumi jalani kodrati

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu,27/09/2014 = 11:11 wib