RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Rabu, 11 Februari 2015

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - BIARKAN



BIARKAN

Biarkan mentari sembunyi dibalik awan
Meski mega mega tetap menghiasinya
Biasnya redup seredup hatiku
Cahayanya temaram segelap Lembayung Senja Di Awan
Duhai,,,,
Mengapa rindu rindu berkecamuk didada
Sedang hati ini duka nestapa
Gelisah dan gulana
Hati gelisah bagai dipenjara
Duhai
Mengapa rindu rindu tak pernah reda
Meski angin mamiri menumpaskannya
Dan gelombang laut menghempas hingga berkecai
Hancur dan binasa
Lantunan semilirnya angin
Bagai kidung yg memelas hati yg berduka
Duhai
Apakah harus kukubur rindu rindu yang indah
Hingga tak berbekas dgn nisan diatasnya
Bertulis dengan kata indah yg lara
Seorang insan yg berduka karena cinta
Bertabur kembang mawar yg beraneka warna
Dengan harumnya yg mempesona
Duhai
Bayangmu selalu mengiring perjalananku
Kasih sayangmu selalu membahagiakan aku
Cintamu membuat aku bagai melayang
Terbang keangkasa luas
Hingga aku bagai bidadari diantara awan
Yang menghiasi cakrawala
Duhai
Disini aku dengan segala rindu
Menanti bayang bayang semu
Yang membahagiakan aku
Hinggaku terlena dipelukan khayal
Mentariku bersinarlah
Hingga kuhangat dgn cahayamu
"""""""""""""""

By Endang Misnawaty II
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 27/1/2014 11:25
Kau yg tersayang
kisaran
larut melipat pagi.....



ASA YANG SIRNA

ketika malam menjelang
Gelap yg temaram hiasi langitku
Tanpa bintang dan rembulan
Kunang kunang berterbangan
Menyinari hatiku yang sedang kelam
Ada rindu yang terpendam
Jauh diujung malam
Rindu rindu yg sirna
Oleh gelapnya malam tanpa bintang
Rembulan bersembunyi dibalik awan hitam
Semua hilang dan temaram
Rindu rindu hilang
Terbang bersama angin yg jalang
Tanpa bekas terbang melayang
Jauh diujung malam
Dimana rindu yang semalam
Mengapa hilang ditengah malam
Aku yang kesepian
Tanpa bintang dan rembulan
Hanya kunang kunang yang berterbangan
Dengan cahaya yang gemerlapan
Disini ada rindu
Terpaku dilubuk hatiku
Dalam dan kelam
Bersemayam diujung malam
Menanti rembulan dan gumintang
Yg bertebaran dilangit kelam
Rindu rindu yang sirna
Telah sirna terbawa angin senja
Duhai,,,,
Hati yang merindu
Jangan biarkan aku tersipu malu
Karna bintangpun telah berlalu
Dan rembulan tersenyum ragu
""""""""""""

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 3/2/2015 19:37


------------------


Ya rob....
Aku hanya sebutir debu diantara hambamu
Yg selalu bersujud mohon ampunan darimu
Semakin aku melanglang buana dibumimu
Semakin aku merasa kerdil dihadapanmu
Aku terbang melayang diangkasamu
Aku menyusuri lautanmu
Dengan hiasan ombak yg bergulung indah
Namun sangat menakutkanku
Ternyata aku sangat kerdil dihadapanmu
Bagai sebutir jarah yang tak berharga
Kapanpun bisa terhempas dibelahan bumimu
Aku makin merasa sangat kerdil ya rob
Meski kulihat keindahan ciptaanmu
Ada langit diatas langit
Ada awan diatas awan
Meski diatas sangat indah
Bercumbu dengan awan putih bagai bidadari
Namun kita tidak menyadari
Ternyata awan hitam telah menanti
Yang siap mengguncang dan menghempas
Mencabik tubuhku tanpa bekas
Aku menyadari betapa kerdilnya aku kini
Diantara semua ciptaanmu ya Rob
Kau tunjukkan kuasamu utk aku nikmati
Kau beri aku rezeki untuk aku nikmati
Tapi semua itu agar kumenyadari
Betapa kerdilnya aku kini
Yang harus selalu tunduk atas kuasamu
Yg harus selalu memohon pertolonganmu
Karena aku semakin menyadari
Betapa kuasamu sungguh agung

Ada langit diatas langit
Yg menyimpan sejuta misteri utk aku renungkan
Betapa hidup ini sungguh rumit
Tapi mesti dijalani...
Alhamdullillah ya Rob
Kesempatan telah kau beri
Untuk aku nikmati dan syukuri

By Endang Misnawaty II
Di gubuk tua rumahku
Siantar city 14/2/2015 7:01




Ketika kulelah


Ketika kulelah....
Kuingin ada didekatmu
Merajut cerita tentang masa depan yang indah
Bernyanyi dengan burung yang bersenandung merdu
Ketika kulelah,,,,
Kuingin rebah dibidangnya dadamu
Mendengarkan senandung degup jantungmu
Membaui aroma tubuhmu
Ketika kulelah,,,,,
Kuingin dirimu bimbing langkahku yg lemah
Menuruni terjalnya dinding jurang yg curam
Dengan jemari tanganmu yg kokoh
Ketika kulelah,,,,,
Kuingin ada disisimu
Memandang cahaya rembulan yg temaram
Menghitung bintang gumintang yg bercahaya
Ketika kulelah,,,,
Kuingin dengar sapa lembutmu
Menyapa diriku yg lunglai tanpa gairah
Hingga tertidur dipangkuanmu
Ketika kulelah,,,,,
Aku seakan ingin berteriak
Menghalau semua yg kubenci
Enyah dari kehidupanku
Ketika kulelah,,,,,
Aku rindu kamu

Yang selalu menggenggam jemariku
Dan menyabarkan aku dan menyemangati aku
Jika semua masalah kan berlalu
Ketika kulelah.....
Ternyata aku sendiri tidur dan bermimpi
Tanpa kau ada disini
Disepinya malam ini...
""""""""""""
Endang Misnawaty II
di gubuk tua rumahku
Siantar city 22/2/2015 21:03





Tidak ada komentar:

Posting Komentar