RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Jumat, 10 April 2015

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari Sembiring - RANJAU RAGA TERJERAT SUKMA



RANJAU RAGA JERAT SUKMA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Terjerembab disini
ranjau raga jerat sukma
lingkaran tanda tanya bertebaran
tak nyana semua itu buatku
tak cuma satu kalimat berikut imbuhannya
hampir semua lembar tersisa dicoreti kalimat tak bermagna

Meranggas nyali satu persatu gelora jiwa gugur sia sia
menumpulkan kata memandulkan semua karsa
terbengkalai rancang bangun kehilangan peta
nasib anak desa tak punya tiang penyangga
begitu naif fakta, dari siapa untuk siapa
sejatinya negeriku sudahkah merdeka

Kengerian ini menanjak hingga titik balik pecahnya goro goro
puncak kehancuran awal sejahtera berkibar panji keadilan
‪#‎Belantaraibukota‬, Selasa, 07032015 = 10:10 wib





SEPENGGAL KEYAKINAN HIDUP HARUS DIMAGNAKAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Kukejar cahaya dari cengkraman gulita
berharap petang ikhlas membentang
tetali jiwa nan terlanjur kusut
pada raga terhanyut
tak banyak citaku
sepenggal keyakinan hidup harus dimagnakan

Sadar sesadar sadarnya bekal cuma tekad
tak rela terus jadi pecundang
mewariskan ketidakberdayaan
tak pernah diperhitungkan
objek ejekan tumpuan pelecehan
tidak !! aku harus menyongsong matahari

Duhai rantauku sarang penyamun hunian para pemangsa
terperangkap disana dipasung raja buta

‪#‎Belantaraibukota‬, Selasa, 07032015 = 07:07 wib





WUJUDKAN MIMPI PALING MIMPI JADI KENYATAAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham

Petakan niat di angkasa
meski hari mulai senja tapi cakra sudah terbuka
saat berkat tak berlimit janganlah pamit
menunggu berbuka saat azan magrib telah menggema
sempurna keyakinan
wujudkan mimpi paling mimpi jadi kenyataan

Bukankah mustahil nisbi pada titik baliknya
saat menyatu tubuh roh dan jiwa
jangan pernah mengakali volume diluar logika
bagaimana bisa memahami nuansa tanpa teory sebelumnya
bukan berarti tahayul apalagi tak ada
pada saatnya semua menjadi gamblang semata

Duhai Gusti Pangeran Welas Asih peliharakan tekad seteguh niat
layakkan hamba mengabdikan diri jadi pekerja di ladang MU

‪#‎Billymoonistanaku‬,Kamis,09032015 = 16:16 wib





DARI TIMUR KITA MULAI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Perjuangan diujung derap
dari timur kita mulai langkah ini
mari menyatukan kata dibawah satu bahasa
siapapun kita terpilih jadi pelakunya
tugas utama, sejahterakan rakyat Indonesia
Pajajaran Baru garis startnya

Modal sudah tersedia
jiwa raga siap melaksanakan titah Paduka
malam ini laksanakan perintah pamungkas seyogiayanya
Blitar kota pertama mesti disapa
legakan lancarkan perjuangan ini
menyemai senyum diseantero negeri

Duh Gusti Pangeran Welas Asih layakkan kami jalani tugas ini
merangkai cinta kasih menyuburkan hati nurani

‪#‎Billymoonistanaku‬,jumat, 10032015 = 18:18 wib




KAU SUGUHKAN HIJAU
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Kau suguhkan hijau
Merentang dihamparkan nurani
Hanyut ku disamudra nostalgia
Menjala tawa pun indahnya sunyi
Serasa masih segar kelakar
Padahal hitam mulai memudar
Ah singkatnya waktu
Tertinggal dan berlalu

Katakanlah sekali lagi saja
Kalimat singkat pengikat
Melahirkan hati terpikat
Akhirnya kita memufakat
Bersama memintal hakekat
Bekal diakhirat

‪#‎Bumiayu‬ Banyumas, Senin,13032015 = 18:18 wib





KUTEMUKAN KEMBALI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Kutemukan wajahku kembali tegak lurus pada hiruk pikuk
Lalu dari segala sudut kemacetan meliliti langkah kaki
Entah bagaimana kudapat memintal hari demi hari dalam lingkaran jenuh
Padahal telah kucoba memilih berbagai alternatif semestinya
Tapi akhirnya kutetap dijalur sama
Suka tak suka mesti menggendong tiap problema tersedia,
Ah kerasnya ibu kota
Siang malam sama saja
Dinadimu kini kumerajut mimpi demi mimpi dalam terjaga
Semoga ku bisa

‪#‎tolcikampek‬,senin,12032015 = 22:10 wib





SETENGAH MALAM KUPELUK
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Setengah malam kupeluk
Bukan diatas mimpi
Sebab netra terlalu lelah
Untung nyali nyala
Bakar raga hingga memerahkan jiwa
Terlupa penat
Perjuangan merebut hakekat
Kita pasti makin dekat

Saat ikhlas melekat
Kita selalu berharap datangnya hikmat
Hingga gelap lewat
Kita bersitatap jelas
Ketika kulihat kau tersenyum
Melangkah pasti
Menjemput matahari

‪#‎Jagorawi‬,senin,12032015 = 23:55wib





SI PESIKAP KUTA KEMULIHENTA
TANEH KARO SI MALEM
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Lanai tekuak manok rumah pulo,
kenca nese embun juma batu
enggo tuhu kerah batang jering mate batang durin
melus me batang pola
andiko biarna e
andiko kuga denga nge

Tatap tambak simbelang tapi ukur lalap la salang
katawari si pesikap kendit ta matawari enggo mbole
bur bar batu tengah kuta bagi bur bar na ukurta
o Dibata Simulia enda kami anak si la serta
mari turang senina si persada arih ukur ras pengodak ta
si pesikap kuta kemulihenta tanah karo si malem

Sepengodak sepengole notoken wari mejile sentudu kata Dibata
mari dage asa ngasupta si baba kiniulin man kuta kemulihenta

‪#‎Billymoonistanaku‬, Jumat malam, 17032015 : 23:00 wib



Terjemahan bebas :
KITA BANGUN TANAH LELUHUR KITA,
TANAH KARO DAMAI INDAH NAN SEJUK


Sudah tak terdengar ayam jantan memanggil ( biasanya ayam jantan akan bersuara setiap pagi hari atau saat saat tertentu untuk mengabarkan sesuatu ) dari kandang peliharaan kelompok rumah yang dibangun didaerah pintu masuk jalan menuju kekampung orang orang karo didataran tinggi Karo. Kelompok rumah tersebut dikenal dengan kelompok RUMAH PULO. Suara ayam jantan tersebut tak terdengar lagi setelah embun pagi tak pernah terlihat lagi didaerah perladangan JUMA BATU ( Satu daerah perladangan yang diusahakan warga kampung untuk ditananami berbagai macam palawija maupun tanaman lainnya, dan daerah perladangan tersebut tanahnya dominan permukaannya dipenuhi dengan bebatuan hasil vulkanologi ribuan tahun lalu ).Embun pagi itu tak terlihat lagi sejak adanya erupsi Gunung Sinabung. Erupsi gunung Sinabung itu telah membakar kering pohon Jengkol dan mematikan pohon pohon durian. Bahkan telah membuat layu pohon kolang kaling ( orang karo mengenalnya dengan sebutan BATANG POLA, karena dari tangkai buahnya diperoleh cairan yang kemudian diproses secara tradisional menjadi gula merah, yang enak dan manis rasanya) Keadaan itu begitu menakutkan dan begitu mengerikan. Tak cuma mengerikan saat gunung Sinabung erupsi tapi juga menimbulkan kekhawatiran kepada masa depan tanah karo simalem. Karena setelah erupsi tersebut, hampir seluruh permukaan tanah yang terkena debu erupsi tak dapat dibudidayakan selama beberapa tahun kedepan.

Ku arahkan pandanganku kearah permukaan Danau yang Luas, tapi hati tetap galau gelisah dan resah ( disalah satu kampung ditanah karo yang bernama KUTA SUSUK TAMBAK SIMBELANG, terdapat sebuah danau yang tercipta ribuan tahun yang lalu, dari hasil vulkanologi yang menghasilkan daerah resapan yang menampung air dari sekelilingnya sehingga terciptalah danau yang indah dan luas disebut oleh masyarakat setempat TAMBAK SIMBELANG. Biasanya muda mudi dan juga tetamu yang sampai kedaerah tersebut akan menyempatkan diri untuk menikmati pemandangan yang teramat indah disekeliling danau tersebut. Jika kita menatap jauh kepermukaan danau, biasanya akan melahirkan rasa damai tenang dan lega. Tapi setelah kejadian erupsi gunung sinabung tersebut, pemandangan itu tak menimbulkan rasa tenang lagi. gelisah tak hilang dari hati nurani.)

Kapan lagi kita perbaiki masa depan generasi penerus karo jika kita tidak memulainya. Jika kita mau mengakuinya dengan jujur dan lapang dada, tengoklah betapa hancurnya TANAH KARO saat ini. Tanahnya dibakar abu panas, menthal manusianya semakin tak jelas, sikap perbuatan generasi penerusnya makin tak dapat dipertanggungjawabkan. Pembangunan yang teramat lambat. Pendidikan yang seadanya dan tertinggal dari daerah daerah lain. Seperti berseraknya bebatuan ditengah tengah kampung kelahiran kita itu pula berseraknya pikiran dan kebersamaan kita saat ini. Tak ada kata sepakat, yang dimunculkan adalah pertentangan dari perbedaan dan perbedaan yang ada diantara kita yang merasa memiliki kaitan langsung atau tak langsung dengan tanah karo. Padahal sesungguhnya PERBEDAAN DAN KEANEKARAGAMAN ITU BISA KITA RANGKAI MENJADI SESUATU YANG INDAH DAN TERAMAT INDAH, LAYAKNYA PELANGI.

KepadaMU Tuhan kami menyerahkan semua persoalan hidup dan kehidupan kami manusia yang tak layak dihadapanMU.
Kepada semua saudara saudariku dimanapun kalian berada, mari kita satukan hati dan misi kita serta kita lakukan dalam sikap dan tindakan nyata untuk mulai merencanakan, melaksanakan dan membangun TANAH KARO, dengan segenap daya upaya yang mampu kita lakukan pribadi lepas pribadi.

Sambil berdoa dan berpengharapan akan datangnya seseorang yang tampil menjadi pelopor membangun tanah kario simalem. Penulis secara rohani telah dapat merasakan dan mendapat petunjuk akan datangnya SANG MATAHARI tersebut. Semoga damai sejahtera dibumi juga menjadi damai sejahtera ditanahn karo simalem.

Bersama sama dalam berbagai perbedaan dengan kemampuan masing masing kita bangun tanah leluhur kita , Tanah Karo Simalem. Semoga Tuhan memampukan kita berbagi berkat nagi sesama. Amin. By Sang muham, salah seorang putra karo yang menyambug hidup ditanah rantau, kampung asal muasal KUTA SUSUK TAMBAK SIMBELANG.




KEDIRI TONGGAK DIRI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Dikota tua ini tiang pancang dirancang tanpa kekang
Bersehati bersihkan nurani
Sekaligus pamit sungkem ijin menata negeri beri pelangi
Senyum nan telah lama terkikis dari bibir kering anak negeri
Kini disemai
Tiap hati tersirami
Tiap nurani dibaharui
Seloka hidup terbenahi
Sejahtera sejahtera sejahtera merdeka

‪#‎Kediritonggakdiri‬,minggu,12032015= 12:00 wib





KEMUNING SENJA PELANGI NURANI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Satu persatu kutata lembaran senja
langit lembayung dibarat adalah isyarat
kata yang mulai layu
janji yang mulai beku
terseok tergontai kutapaki jalan karmaku
tak ada yang patut dipersalahkan
Jika rasa bermuara dibatas karsa kenapa selalu hampa
semusim demi semusim telah usai batas waktu
hampir tak berani kurajut mimpi
kenapa begini potret diri
tak henti menyiangi galau dihati
kemuning senja pelangi nurani

Tak satupun berakhir tanpa magna begitupun hamba
maka padaMU pemilik segalanya kupintakan penghiburan terindah

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu, 19032015 = 18:18 wib





BATU CADAS MAKIN HITAM
MEMBEKUKAN NARAsi
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kau pasti sudah lupa rindu yang ku titipkan
kudengar kabar angin tentang pesta pora
padahal sedang meranggas keharmonisan
batu cadas makin hitam membekukan narasi
kita memang seringkali alpa ketika kereta telah tiba
membiarkan semua terbelenggu dan mati ditempatnya

Masih pantaskah kuharapkan senyum sapa salam
jika sejakmula telah kau beri batas tak bisa kujangkau
coba katakan dimana ujung kusutnya
setauku semua sudah tidak pada alurnya
apa yang tidak semestinya dimiliki kenapa dipanen
kini menikam sukma meracuni cakrawala

Duhai Tuan Paduka berhentilah ceracau merusak sukma
nyali tuan cuma sebatang korek api saja

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu mendung, 19032015 = 17:17 wib




SAAT PENENTUAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Berkemaslah kawan,
kereta masa depan sudah sedia
ini saat penentuan
meletakkan batu pertama atau sirna
perjuangan ini seimbang mencari merdeka
berbambu runcingkan ketulusan keikhlasan

Kita sepakati untuk tidak berangkara murka
pun menghindari tindakan anarkis beraroma iblis
mari melawan sambil tertawa
jangan ada lagi suara tangis
pintu gudang sudah terbuka
demi rakyat adil makmur sejahtera

Sejahtera sejahtera sejahtera merdeka
ini suara keadilan seribu empat puluh lima leluhur nusantara

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu, 19032015 = 16:16 wib




SIAPA PUNYA NEGARA,
NEGARA PUNYA SIAPA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Pagi hadir pucat kelelahan
menggendong malam sarat mistery
anak sajak yatim piatu
para penyair kehilangan kata ,membisu
tiap orang asik mencumbui batu akik
sampai lupa sudah tak berbusana

Paduka mulya bicara dunia seperti preman mabuk oplosan
siapa punya negara, negara punya siapa
satu persatu tanduk merah mulai tumbuh dikepala
teganya Paduka mencungkili hati nurani rakyat Indonesia
mana wajah sederhana merakyat bersahaja dulu terbaca ?
ada apa dengan paduka siapa dibelakang semua

Duhai, cawan ini penggenapan atas wangsit keramat leluhur nusantara
genderang telah dipalu cari tempat berlindung dibawah batu

‪#‎Billymoonistanaku‬, Rabu letih, 22042015 = 08:08 wib





MUSAFIR DIDUNIA SINGGAH SEMENTARA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.

Inilah aku apa adanya
memajang potret senyatanya
serangkaian bio data lugas terbaca
bertutur kata suara jiwa
cinta damai mari melangkah seiring seirama wujudkan cita
menabur kebajikan suburkan cinta kasih sesame

Inilah aku apa adanya
melo terukir sajak gurindam prosakan karsa rasa
dibalik nyata bisa meledak ledak seganas samudra
satu kali mungkin terpedaya jangan untuk kedua
tak niat belanja bila terpaksa kubeli berikut bakulnya
cuma Tuhan nan Kuasa selainnya kita sama manusia

Musafir didunia singgah sementara nuju hakiki sesungguhnya
berdayakan hidup semai kebaikan ketulusan berbuah kebajikan selamanya

‪#‎Billymoonistanaku‬, Jumat pagi, 24042015 = 09:09 wib




GONJANG GANJING INSTITUSI
Karya Drs Mustahari Sembiring


Gonjang ganjing miring
institusiku mengering
tarik ulur meregang syaraf mengencang
garis komando terombang ambing
keraguan menghadang
bhayangkaraku ditantang bertopeng dikekang

Tiga purnama bergulir jiwa korsa terkikir
sejuta tanya resahkan nurani prajurit bhayangkara setia
mau dibawa kemana benteng hati
paduka tak beri tauladan semesti
bintang bintang redup jati diri dipertanyakan
loyalitas profesinalitas diretas kualitas

Aku berdiri diluar diriku sendiri menyambangi institusi
berdiri dibarisan tapi tak masuk hitungan sama sekali

‪#‎Cikeasawalperjuangan‬,Sabtu,25042015 = 08:08 wib
Yeyen Bunda Dilla

Tidak ada komentar:

Posting Komentar