RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Jumat, 10 April 2015

Kumpulan Puisi Maia Syifa - PUISI BERANTAI ANTARA TOK LAUT DAN MAIA SYIFA {puisi otodidak} (Tema ; Tentang sebuah kerinduan yang mendalam)



PUISI BERANTAI ANTARA TOK LAUT DAN MAIA SYIFA {puisi otodidak}
(Tema ; Tentang sebuah kerinduan yang mendalam)
Disadur kembali oleh : maia syifa


TOK LAUT : Rinduku melintasi waktu yg kian hari menyulut api didadaku....
lagi dimana bidadari sorga mengepakkan sayapnya ?

MAIA SYIFA : Lagi mencari peraduan hati yg ingin mengisi kekosongan jiwa

TOK LAUT : Sekali waktu aku ingin mengepakkan sayapku dan membawamu terbang kelangit jingga untuk menuntaskan gelora yg slalu meggayut di jiwa...dilagit kita pagut bulan agar nirwana terbangun mempadukan hati kita...kau bidadariku yg pernah ada.

MAIA SYIFA : Terkadang sulit tuk menembus batas waktu yang terus menggelayuti jiwa, ingin ku terobos onak duri yg ada, tuk lari kehamparan cakrawala cinta, yg memanjakan ku sedemikian rupa...bersama mu oh Jamrud khatulistiwa..

TOK LAUT : Ulurkan jemarimu agar kubawa terbang ... kita urai isi awan ... kita jahit luka dalam ... siasati harimu yg membelah celah...lalu keluarlah dari sela itu...kutunggu kau di gerbang hatiku.

MAIA SYIFA : Ku berharap waktu itu akan tiba, kita rajut benang2 yg membentang panjang di nirwana, kita salin langkah dan seirama, begitu aku bisa terbang dan mengkepakkan sayap2ku, ku berharap Rajawali ku bisa menyambutku dengan senyum manja dan tanpa embel2 serta atribut yg selalu menghalangi langkahnya..

TOK LAUT : Siap bidadari sorgaku...mawar merah mewangiku...sang kumala siawet muda.

MAIA SYIFA : Indah bersama mu oh Rajawali ku, yg akan tetap terus menjadi inspirasi hidup ku, sehingga aku dapat menatap matahari esok dengan suka cita..

TOK LAUT : Sampai kapanpun kau hidup dalam jiwaku'karna kau bisa menyahuti sisi paling dalam kamar jiwaku

TOK LAUT : Apakah kau yg ada dalam surat takdirku....?

MAIA SYIFA : Aku adalah suratan takdir mu, dan jawaban dari segala doa dan mimpi indah mu...yang menjelma menjadi nyata dan bukan hanya ilusi semata.

TOK LAUT : Aku sedia setia setiap detak detik waktu

MAIA SYIFA : Antara aku, kau dan waktu akan melebur menjadi satu....

TOK LAUT : Semedi puisiku mejalari ruh abadimu ... menyusupi tiap lekuk kasih yg ada ... mengkristal diupuk ubun cinta ... dari cahaya ke cahaya... bertamsya keasalnya ... lathifhatul Zat-Nya ... Duh ... pesona maya dipa ... peraduan mimpi menjadi Haq ... tak ada kata dan bilangan lagi disana ...kau adalh aku ...aku adalah kau ...

MAIA SYIFA : Semedikanlah nyanyian puisi rindu ini menjadi sebuah perhelatan bagi menyatunya dua sisi hati yang terpagut rindu, di kala sang surya akan menampakkan sinarnya dan memantulkan cahayanya pada kearifan cinta kita, cinta ku, cinta mu dan cinta kita berdua....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar