RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Minggu, 05 Juli 2015

Kumpulan Puisi Airi Cha - UNTUKMU AYAH


UNTUKMU AYAH


Aku ingin berada pada masa, saat aku belumlah dewasa. Bergelanyut manja di lenganmu, ayah.
Sehangat mentari dan sebebas burung terbang.
Waktu bergulir, aku tumbuh mendewasa bersama kasih sayang dan tetesan peluhmu, ayah. Sungguh sampai saat ini tak mampu kumembalasnya.

Di pundakmu, ayah. Terpikul tanggung jawab padaku, sebagai buah hati titipan Illahi. Aku hanya mampu menemani, hingga takdir Illahi berbicara kepada kita.

Ayah, maafkan anakmu. Bahagia itu belumlah mampu kuberi dalam bentuk materi. Walau kutahu materi tiadalah arti bagimu. Namun, sebagai putri kesayangan ayah, betapa inginya aku mewujudkan segala mimpi ayah yang tertunda.

Ayah ...
Kuingin, Illahi mengizinkanmu lebih lama lagi di sisiku. Bila mampu kupinta untuk selamanya.
Ayah ...
Kasih ini tak akan usang dan lekang di makan sang waktu.
Bilik Ku, 260615.






DI DALAM KEHENINGAN

Lalu pada dini hari, semilir angin menusuk menyelusup poripori. Tiada terhiraukan pada dingin mendekap tubuh. Angkasa bertabur gemintang, dedaun melambai dalam kelembutan malam.

Dari malam keheningannya ku puja, menentramkan jiwa. Menyadarkanku pada sesaatnya dunia fana, bahwa aku bukan siapasiapa. Bahwa aku adalah si penanggung rahasia diri, titipan Illahi.

Lalu pada dini hari, tercipta dendang hati. Terlahir dari nurani kebenaran sejati. Aku dengan fitrahku sebagai insan sempurna, mengakui kebesaran Mu sebagai yang Maha sempurna.

Airi, Agoestoes 2015.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar