RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Minggu, 05 Juli 2015

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari Sembiring - BANJIR BANDANG TELAGA PECAH


BANJIR BANDANG TELAGA PECAH
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham

Sampurasun
banjir bandang telaga pecah
tanah pasundan sepertiga basah
seperti kurcaci aki aki nini nini tak punya tempat lagi
tetunggulan berkali kali ayo perduli

Gunung halimun melolong ada suara minta tolong
petilasan para suci tenggelam karam
leluhur bersurat tinggalkan isyarat
sunda tak berencana sunda terima bencana
petaka ini luka petaka ini awal mula sararea

Ini bukan seloka tapi nyata adanya
nun jauh dikulit bumi ada pertemuan patahan lempengan
dipaksa memikul sagara waduk jati gede
waktunya dua ratus enam puluh satu malam
tsuname jati gede tenggelamkan sepertiga tanah sunda

Wahai sedulur goro goro negeri dipercepat raja buta
siapa mencari kejujuran datanglah bawa hati
bangun negri mulai dari pajajaran baru
orang sunda dicari cari orang sunda memaafkan
nusantara sejahtera lagi merdeka sejati

‪#‎Billymoonistanaku‬, Sabtu siang, 27062015 = 13:13 wib





PRASASTI HAKIKI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Bagaimana lagi
aku tak berani memasang harap
apalagi menelan ludah

Pertahanan asaku telah roboh
rata dengan kenyataan
sisakan tonggak penyesalan

Kupuisikan suara hati
agar langit mencatatnya
meski terbuang percuma dimata manusia
dikeabadian jelmakan prasasti hakiki

‪#‎Billymoonistanaku‬, Jumat siang, 26062015 = 13:53 wib





MENYIMPAN BAYANG BAYANG
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.

Akupun memahami gelagat
ketika terhidang isyarat perlahan aku cermat
ah kenapa terus saja kuingat ingat

Tak pernah kuhitung kurang tambah silam tertinggal
sebab kusadar alfaku pun bertumpuk
bijaklah kurengkuh jadi hikmat

Maaf jika terus saja kusimpan bayang demi bayang
padahal siang sudah membentang
barangkali juga jejak telah sirna
gelombang hidup nan memaksa

‪#‎Billymoonistanaku‬, Sabtu siang, 04072015 = 10 : 10 wib





MENGHIASI HIDUP DAN KEHIDUPAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham

Mengapa terus saja menyayati hidup
tak pantaskah sesekali merayu sukma
meski pahit lidah terasa, seperti itu cuma sepintas nyata
jauh dilubuk jiwa mestinya terendapkan selaksa melodi
siapa kita diantara kau dan aku

Lama tak bertegur sapa mentah silaturahmi
biar sesekali beradu tatap dimaya, cuma itu tandanya
kita berdiri disudut nurani sendiri sendiri
menterjemahkan nuansa seturut suara sukma
terimalah maafku dikusutnya prilaku

Aku bersenandung diantara lelah jiwa
meratapi malam diguyur pagi, masih adakah gunanya
maka kutekadkan tuju, merengkuh sisa perjalanan
menghiasai hidup dan kehidupan sebisaku
jika sempat tertonton olehmu, berilah aku seruan

‪#‎Billymoonistanaku‬, Sabtu pagi, 04072015 = 07 :07 wib





BOCAH ANGON ANAK GEMBALA
( Bagian 2 - Jati diri )
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Nelangsa terlalu nestapa
diusir permaisuri dikhianati sedulur sendiri
sebatang kara ibunya seorang janda

Putra Mataram dibesar asuhkan Pajajaran
bermahkota dua Jawa Sunda
dianugrahi pundi pundi dua nagara Arab Nusantara

Hidupnya pernah mewah berdampingan kepala negara
diusia belia direngkuhnya banyak tahta wanita harta
hidup foya foya berakhir dilembah cerai berai keluarganya
semua miliknya telah tergadai dineraka
bahkan tubuh miliknya senantiasa disakiti segala petaka
semua teman mencibir hilang percaya ia sebatang kara

‪#‎Billymoonistanaku‬, Jumat, 03072015 = 08:08 wib





BOCAH ANGON ANAK GEMBALA
( Bagian 1- Pendahuluan )
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Sudah tiba waktunya
berkisah tentang bocah angon anak gembala
generasi penerus satria piningit gelarannya

Nama dunianya serupa rumahnya Gatot Kaca
rumahnya pagar batu rimbun hanjuang dan handeliuyum
sembilan puluh tombak dari sesarean Pangeran Jayakarta

Kini rumah itu jatuh sengketa sejalan terpecah rumah tangga
dijemput ibu suri sakti mandraguna duta leluhur jagad semesta
lebak cawene bertanda beringin tiga ada mata airnya
digembleng ditata dikawah candradimuka
seribu empat puluh lima leluhur mengawalnya

‪#‎Billymoonistanaku‬, Kamis, 02072015 = 19:19 wib





MENANTI TETUNGGULAN GUNUNG HALIMUNAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Berkaca kesilam lampau
cerminku retak sejuta
tiap sketsa teriris dilema

Tekadku pengabdian terbaik
sistem melembaga jungkir balik
tradisi mengikat penguasa terjerat
Khatam kujalani tanpa basa basi
satu persatu zolim menggenapi jalannya raja buta
wong sebrang mengiring budak angon jalani pingitannya
menanti tetunggulan gunung halimunan
saat tujuh gunung turut mengundang
nusantara bernafas lega, kita merdeka

‪#‎Billymoonistanaku‬,Kamis, 02072015 = 08:08 wib





KARAM DISAMUDRA KECEWA
Karya Drs Mustahari Sembiring

Inilah akhirnya
semua kutinggalkan dan meninggalkanku
sementara itu waktu telah menyusut

Kusesali mengapa kau menyemai sunyi
membiarkannya porak poranda diserambi
pergi hingga kini tak perduli

Ternyata aku tak pernah sungguh sungguh hadir dihati
meski bertaruh nyawa kugapai pantai
bagaimana aku bisa bertahan diatas buih
menjagai namaku dibahu pasir disapu ombak
sedangkan sesal tertinggal berbalut geram
tegarku karam disamudra kecewa

‪#‎Billymoonistanaku‬, Senin, 30062015 = 21:21 wib
— bersama Penyair Tinta Emas.




AKHIR RIWAYAT
((In Memorial abangtua H. DARMAWAN SEMBIRING(TARMAN)(Alm)
Bandung, Selasa, 07 July 2015 pukul 10:30 wib))
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Abangnda
Telah kau akhiri riwayat gelak gerah pun galau
pada syawal dua puluh jelang siang
bak halilintar kabar itu memekakkan rasa
tanpa isyarat apalagi ucap salam perpisahan

Gelimang suka duka deras menghempas
jalan berliku menanjak terus saja kau lacak
dicatatanku kau telah kehilangan banyak waktu
sepanjang usia mensiasati dunia
tak pernah bisa kau menikmatinya

Abangnda,
pilar sang muham telah kehilangan satu penyangga
ketika nafas belum lagi lega
kau tinggalkan sawah tanpa galangan
teruskan adikku !! isyaratmu seakan

Selamat jalan abang tua remuk rasa tak terkatakan
bahagiamu disorga seperti dijanjikan
berlinang air mata mengantarmu ke alam baqa
maafkan adikmu setulus ikhlasku melepasmu
kutitip doa buat emak bapak kita disorga bahagia

‪#‎Billymoonistanaku‬, Kamis, 09072015 = 08:08 wib






AGAR LUKA TAK PERNAH TERGORESKAN
Karya MS sang muham


Kapan lagi kita memetik kecapi
bersenandung tentang bara kita sulut
sambil berteduh dibawah pinus

Aku merindukan sunyi menghampakan hati
supaya kusadari betapa aku membutuhkanmu
memenjarakanku dengan cemburu

Jika sejarah berulang kan kusunting beberapa adegan
sungguh, episode sengketa itu akan kuhapus
biarlah kubalut dengan diam tanpa dendam
agar luka tak pernah tergoreskan

‪#‎Billymoonistanaku‬, Sabtu mendung, 11072015 = 14:14 wib





SEMPURNA PADA WAKTUNYA
Karya MS sang muham


Biarkan waktu memproses verbal kesaksian
meski kuatir ketakutan cemas ikutannya
bahkan ketika semua mencibir

Raga mungkin hamba nafsu tapi jiwa pelita hidup
jika semua seturut pakemNYA kenapa risau
bagianku bekerja-berdoa selebihnya kodrat

Tak ada yang mustahil telah siap muzijat
yang tinggi direndahkan yang rendah ditinggikan
akhiri penzoliman mari membangun kebajikan
wadah bersih jiwa putih layak terima amanah
dimampukan dilayakkan berkat terindah didunia
semua sempurna pada waktunya

‪#‎Billymoonistanaku‬, Sabtu siang, 11072015 = 12:12 wib





SELAMAT JALAN ABANGTUA
SYURGA MENANTIMU DISANA
(( In Memorial abangtua H.DARMAWAN SEMBIRING (TARMAN)
Bandung, Selasa 07 July 2015 , pukul 10:30 wib ))
oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham


Tak usai kuriwayatkan abangtua
ratap jiwa lara rasa pilar sang muham
kita yang nestapa terhina dari desa
jiwa membaja ditempa nuansa
bermodal tekad merambah nusantara

Pergimu meretas kenang
pilar sang muham jadi terguncang
tuaian mulai menguning kenapa abang berpaling
borongan belum tuntas tapi abg sudah berkemas
kami tak paham cuma bisa bergumam

Selamat jalan abangtua syurga menantimu disana
di alam imanku kulihat emak bapak menjemputmu
sejuta rindu kutitipkan sertamu
ikhlasku penuh menatap senyum ditubuh kaku
selamat berpisah abangtua tak terkira remuknya rasa

Selamat jalan abangtua kuantar jasadmu ke alam baqa
tak terbendung air mata entah harus bagaimana
satukan hati adikku !! pesan akhir darimu
titip rindu buat emak bapak dikeabadian sejatinya
aku kan berkaca siapkan jiwa menuju kesana

‪#‎Billymoonistanaku‬, Kamis malam, 09072015 = 19:19 wib





INI AKU
UTUSLAH AKU
Karya MS sang muham

Pagi ini aku henti
mentari pagi menyapa hangat pelukannya
menyadarkan kodratku tentang penciptaan

Kukemasi segenap kuatir resah pun lelah
kudatang Tuhan menyiapkan hati
berlutut bawa beban dosa berpengharapan di altarMU

Ini aku Tuhan sang pendosa dijalan gulita
ampuni aku layakkan aku mampukan aku
berilah hati putih penuhi welas asih
jadi pekerja diladangMU berbagi berkat dan kebajikan
ini aku utuslah aku

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu pagi , july 12/2015 =07:57 wib




MENANTI SANG PENCERAH
Karya MS sang muham


Menantimu
sendiriku membawa sekeranjang harap
juga serangkaian doa

Sendiriku
berdialog dengan sepi dibelantara sunyi
hiruk pikuk hidup sebising Batavia

Dialogku
kekinian akhir terbaca terasa senyatanya
kenapa kita berlomba saling melupakan
tak lagi ada tempat kebajikan
bersekutu dengan dunia kelam

‪#‎Billymoonistanaku‬, Sabtu sore, July 24/2015 = 16:16 wib





MERAH PUTIH DIDADA
Karya MS sang muham


Masih adakah merah putih didadamu
setelah hidup compang camping oleh zolim
penguasa berebut haram keringat rakyat

Wakil rakyat pesta pora diatas bangkai rakyat
hukum cuma sarang laba laba rajawali tak terjaring disana
keadilan diperjualbelikan, semua sumpah ingkar diujung lidah

Barisan bersenjata main mata dengan raja buta
suara kebenaran tersekat ditenggorokan mahasiswa setelah makan diistana
jaga baya dibuat linglung lontang lantung tanpa kepala

Masih adakah merah putih didadamu
jika hidup telah digadaikan bangga jadi pesakitan
raja buta menyempurnakan buta tulinya
unjuk gigi pamer kuasa semaikan strategi adu domba

Ibu pertiwi mati suri nusantaraku kehilangan muka
aduhai orang yang baik hatinya tetaplah siaga
perjuangan ini suci mengejar merdeka sejati
berbagi kebajikan gemah ripah loh jinawi
merdeka sejahtera sararea

‪#‎Billymoonistanaku‬, Jumat, July 24/2015 = 12:12 wib
— bersama Arya Wijaya Pujawangsa dan Penyair Tinta Emas.





JIKA HARUS TERJADI,
JANGAN TERLIBAT DIDALAMNYA
Karya MS sang muham


Babak akhir
penggenapan uga Siliwangi
alinea uga Jatigede, telaga bedah
carilah pondokan tak terjangkau tsuname buatan

Peristiwanya komplikasi, sang penguasa napak tilas
sambangi daerah merah cabe
alam murka, tiga gunung muntah darah
empat lagi masih menunggu gilirannya

Politik adu domba melanda penjaga tanah dan air
sambil membangunkan arwah penasaran penguasa bersafari
isu isunya sekapur sirih telah disajikan
dua tangan sepuluh jari telah disiapkan mohon dimaafkan

Aduhai, sepak bola kepala manusia janganlah terjadi
pertumpahan darah sesaudara mengiringinya
berdamailah dengan tetangga, kita sebangsa
jika harus terjadi, jangan terlibat didalamnya

‪#‎Billymoonistanaku‬, Rabu, July 22/2015 = 10:10 wib





SUARA WONG SEBERANG
Karya MS sang muham.


Setiap penantian pasti berujung tiba
tinggal bagaimana menyikapi semua tanda tanda
fakta duka lara berhimpit pembuktian semua uga leluhur

Waspadalah saudaraku
kereta ini dikusiri lelaki buta tuli pendendam lagi
tengoklah perbuatannya, mengakui penolakannya sendiri

Tidak perlu menunggu terlalu larut, kita sudah carut marut
sang durjana menjilati ludahnya sendiri
menepuk dada sebab semua insan tutup mata membisu
ibu pertiwi meratapi polah para kurcaci
sekali lagi kuingatkan; cermati uga Siliwangi
ini suara wong seberang, sahabat bocah angon

‪#‎Billymoonistanaku‬, Rabu, July 22/2015 = 08:38 wib





ADA ALAM DISEBERANG MATA
Karya MS sang muham


Siapa memuja dunia , kecewa
terbata bata tangisanya merobek rasa
sungguh menyayat sukma

Rangkaian peristiwa serupa sejarah mencari nyata
cermati semua lelakon, aneh tapi nyata
semua pembuktian ada alam diseberang mata

Peristiwa telah tiba pada titik penyadaran jiwa
bukan harta tahta pun kilau permata
sejarah kebenaran dibuktikan, pencarian wadah jujur setia
seturut waktu semua dilengkapkan bagi nusantaraku
isyaratnya tetunggulan dari gunung halimunan
siapa mencari dituntun leluhur sejati

‪#‎Billymoonistanaku‬, Selasa, July 21/2015 = 17:57 wib





PERJALANAN PERJUANGAN
Karya MS sang muham


Perjalanan ini perjuangan
bukan merebut angka angka pun kilau permata
atau tahta semata

Perjuangan ini tak seberapa
berbanding terbalik fakta fakta nun dibalik bukit dan samudra
saat maya jadi nyata

Garis finish adalah garis awal start sesungguhnya
ketika semua telinga tuli mata buta hati mendua
adu domba propaganda melanda
petaka ditabur dimana mana
insan kamil janganlah terlena
rapatkan barisan keluarga mari siaga berjaga

‪#‎Billymoonistanaku‬, Selasa, July 21/2015 = 09:49 wib





FENOMENA DAN PENGGENAPAN
Karya MS sang muham


Setuju, aku setuju
angin barat sedang membentang kekuatan
benang basah pula hendak ditegakkan
konyol, kita cuma bahan cekikikan, badut dagelan

Pada tataran ini semua hipotesa patah diujung pena
apalagi angkara murka sadis pertontonkan wewenangnya
para jelata tak kuasa insan lain sibuk menggosok mimpinya
raja buta berkuasa, fenomena keseimbangan
penggenapan wahyu leluhur suci ,sanak
pulanglah sebentar ke nusantara jaya
mohon pencerahan Prabu Siliwangi
tutur tinular suci Uga Siliwangi

Bergegaslah sanak dengar dengaran tetunggulan
waduk jati gede bawa bencana petaka tanah sunda
tsuname dari gunung banjir bandang kota Bandung
penguasa merangkul cina bodoh waduk dibangun tergopoh gopoh
dibukit mayit bertumpuk mayat tumbal hakikat
kuburan masal disiapkan raja buta menanggungkan

Isyarat ini berita
Jangka Joyoboyo uga siliwangi terurai uga jati gede
siapa bertelinga mendengar bermata melihat
aku, wong seberang saksinya

‪#‎Billymoonistanaku‬, Rabu, July 15/2015 = 18:58 wib
— bersama Penyair Tinta Emas.




MARI WASPADA
Karya MS sang muham


Aku berada dipojok ruang hampa
memunguti kata bijak terbuang
akan kurangkai jadi kamus

Dibalik kelemahan, segunung taji kurauti
jika tiba saat menjelang, hadirku membawa penawar
dahaga kita terbayarkan

Sekarang hampir tiba saatnya bulan bercahaya
melalui kata tertata kutulis berita
mari waspada jaga keluarga jangan mudah dilaga
raja buta makin jumawa, tanda akhir kedaulatannya

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu, July 26/2015 = 11:41 wib





RENTANG WAKTU
Karya MS sang muham.


Suatu ketika direntang waktu
menyulam waktu
melukis nostalgia biru

Langkah membawa diri seturut naluri kaki
jarak pun meretas pandang
jurang tanpa jembatan

Kini silluit kenang membayang
warna hati tak hendak ganti
entah bagaimana melukis rasa ini
untuk kusunting jadi bukti

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggu, July 26/2015 =11:11 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar