RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 29 Agustus 2015

Kumpulan Puisi Sugidi Prayitno - TITIK DUA


TITIK DUA (..)
Sugidi Prayitno


Sudah terlalu lama aku menunggu cinta lahir dari rahim seorang ibu.
Lalu bagaimana aku harus belajar mencintainya, jika aku lupa cara menjaga hatinya, terlebih jika cinta sangatlah asing, seolah-olah aku nyaris tak mengenalinya.

Inilah cinta yang mana aku hidup dan
berdiri. Dimana hanya sedikit orang yang mencoba mengerti.

Bahkan sudah terlalu rumit untuk mengartikan keberadaan cinta yang kunanti, banyak yang merasa tak perlu
Untuk memikirkannya, tetapi selalu saja membuat beban seolah terombak begitu jauh kedasar rasa.

kadang aku harus bercumbu dengan pena dan kertas sampai aku lupa kehadiran cinta yang telah lama aku nanti. Namun itu semua sungguh tak berarti, jika aku harus menerima kenyataan, cinta yang aku tunggu telah lahir dan harus aku rawat.

Sebab menjadi orang baik dan mampu berdiri sendiri tanpa cinta adalah bencana, walau bencana itu seringkali terasa legit dan membawaku ke dalam dunia yang penuh kesenangan semata..

Aku tak akan pernah mengerti arah cinta kan berlabuh. Yang aku tau, aku harus terus belajar menjaga cinta agar tak terluka, titik dua (..)

_____
Bekasi
Malam, 17 Agustus 2015



NEGERI YANG BERHENTI BERCERITA
:sugidi prayitno


Anak-anak mati kelaparan
Di negeri yang akan merayakan kemerdekaannya/ pengangguran mulai menghiasi pinggir jalan/ apa lagi kemiskinan mulai jadi alasan para pejabat berpesta/ ini negeri bukan ladang kepentingan/ ini negeri dari jerih payah darah/ krisis diambang mata/ krisis mulai terasa/ krisis seperti bom/ meledak kapan saja/ tanpa tau air mata.

Senyum anak-anak tak pernah bisa terganti/ mereka adalah harapan disaat negeri mulai mati/ disaat negeri harus menerima kenyataan akan bencana/ mereka akan terus tersenyum.untukmu aku dan mimpi.

Negeri yang mulai berhenti bercerita
Negeri yang hilang jati diri
Negeri yang dulu dibanggakan
Kini tinggal cerita, untuk generasi sakit

___
sugidi Prayitno
----------------------------------------





KONSEP PERTAMA CINTA
:sugidi prayitno


Hari ini untuk pagi dan pelangi
Embun kayu dan batu
Tak Sempurna cinta
Apa lagi surya
Tak Sempurna
Cinta kebohongan dusta muna
Akhirnya pisah
Sedih dikala sendiri
Tak Sempurna cinta
Angin daun dan mimpi
Hanya ilusi
Tak harap iba
Apa lagi cinta
Libas jalan sunyi
Sendiri
Yang kan terjadi
Biarlah terjadi
Tanpa atas nama salah
Jalan tak peduli
Kaki tak peduli
Tak kan ada yang peduli
Sesal hanyalah iblis yang setia
Jalan masih panjang
Tak harus Sempurna
Hari ini saja sedihmu berlabuh
Lalu tambatkan tali pada dermaga
Esok berlayarlah arungi luas lautmu
Aku disisi doa-doa untukmu

_______
Kebumen 2015
Sugidi Prayitno






NEGERI YANG BERHENTI BERCERITA
:sugidi prayitno


Anak-anak mati kelaparan
Di negeri yang akan merayakan kemerdekaannya/ pengangguran mulai menghiasi pinggir jalan/ apa lagi kemiskinan mulai jadi alasan para pejabat berpesta/ ini negeri bukan ladang kepentingan/ ini negeri dari jerih payah darah/ krisis diambang mata/ krisis mulai terasa/ krisis seperti bom/ meledak kapan saja/ tanpa tau air mata.

Senyum anak-anak tak pernah bisa terganti/ mereka adalah harapan disaat negeri mulai mati/ disaat negeri harus menerima kenyataan akan bencana/ mereka akan terus tersenyum.untukmu aku dan mimpi.

Negeri yang mulai berhenti bercerita
Negeri yang hilang jati diri
Negeri yang dulu dibanggakan
Kini tinggal cerita, untuk generasi sakit

___
sugidi Prayitno

Tidak ada komentar:

Posting Komentar