RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Senin, 12 Oktober 2015

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - DIMANA


Dimana

Kemana kucari dirimu yg tersaput bayang bayang
Lelah sudah kuberjalan menyusuri jalan kenangan
Hingga kakiku tak berdaya
Tertatih ku melangkah
Diantara sepinya hati dan kenangan
Dimana...?
Bayang wajahmu yg tersenyum manis untukku
Panas mentari yang membakar tubuhku
Hingga legam tak berwarna
Derasnya hujan basahi tubuhku
Hingga menggigil kedinginan
Kerasnya badai hancurkan tubuhku
Hingga hancur tak berbentuk
Kencangnya angin terbangkan serpihan tubuhku
Yg berterbangan bagai debu diangkasa luas
Inikah aku tanpa dirimu disisiku
Sepi yg garing bagai musim panas berkepanjangan
Acccccchhhh......
Aku lelah..
Ingin kuberbaring dihamparan rumput yg hijau
Merenda kenangan bersamamu yg tak pernah pupus dibalik indahnya kenangan
Tapi dirimu dimana.??
Adakah kau masih bersemayam dihatiku
Menempati kisi kisi hatiku yg terdalam
Dan menari dikelopak mataku yg tak bisa terpejam
Aku lelah mencari bayangmu diantara hamparan debu yg berterbangan
Berdendang dgn lagu yg sumbang
Dgn nyanyian tanpa nada
Di iringi dawai tanpa petikan beraturan
Duhai...
Dimana dirimu....?
Kini aku semakin lelah dan tak berdaya
Pasrah.......

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
11 okt 2015 11;01





ADA RINDU


Ada rindu dibalik debu
Berselubung asap kelabu
Temaran cahayanya bagai orang buta yg tertatih
Tanpa arah tujuan
Rindu ini untukmu
Tapi bagai mentari yg tersembul malu malu
Dibalik cahaya yg begitu temaram
Wajahmu terukir disana bagai pencuri
Yang telah mencuri hati dan perhatianku
Hingga aku sangat kehilangan
Akan bayang dirimu yg entah dimana
Kusapa pagi ini
Tapi semua tersaput asap tebal
Hingga ku kehilangan arah
Dan jatuh tak berdaya
Rindu yg semakin bergelora
Tapi dirimu entah dimana
Kutitip kementari... Mentari malu
Kutitip ke awan,,,,awan semakin kelabu
Kiranya kutitip bayu yg berdesir
Hingga kurasakan desirannya
Begitu lembut dan menggairahkan
Disini..
Rinduku semakin indah
Itu semua hanya untukmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar