RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Jumat, 26 Februari 2016

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - KAU



Kau

KAu hadir bagai pencuri dihatiku
Memiliki dirimu dalam hidupku
Adalah hal yg sangat membahagiakan
Meski,,,,,
Dirimu adalah hal yg tidak mungkin
Kau adalah mimpi yg tak kunjung tidur
Kau adalah fatamorgana
Kau adalah khayalan yg bisa buat aku tersenyum indah
Kau adalah semangat dalam hidupku
Kau adalah darah yg menyusuri semua nadi nadiku
Kau adalah penghuni relung hatiku yg paling dalam
Kau,,,,,
Selalu hadir dalam ketiadaan
Selalu mancul dalam kehampaan yg hakiki
Rengkuh lembutmu sentiasa aku rasakan
Nyanyian cintamu selalu aku dengarkan
Dalam keheningan yg abadi
Bersama bayangmu,,,,
Aku sentiasa bisa tersenyum menyambut mentari pagi
Aku bisa tertawa menikmati dunia
Aku bisa menyapamu dalam semilirnya angin yg lembut
Kau adalah hidup dalam hidupku
Meski kau cuma khayal semata
Kumohon jangan tinggalkan aku
Dalam bayang bayang gelap yg aku takut melaluinya
Karna kau adalah pelita kecil yg menerangi setiap langkahku
Dimalam yg tak berbintang,,,

:::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku yg indah 24, 2, 2016. 8:40





DALAM PUISI ADA KAMU


Dalam puisi ada kamu
Meski kamu selalu melupakan aku
Dalam puisi kutebus rinduku
Meski tak tuntas tapi aku cukup puas
Dalam puisi aku bercerita
Tentang Indahnya cinta dan sakitnya rindu
Dalam puisi selalu kusebut namamu
Agar tetap bersemayam dalam hatiku
Dalam puisi aku menangis
Meski cuma meringis
Dalam puisi ku selalu berdoa
Agar bayangmu hadir dalam hidupku
Meski cuma bayang semata
Cukup utk membalut duka
Dalam puisi aku bernyanyi
Meski suaraku parau dan merintih
Dalam puisi,,,
Semua menari nari dalam kenangan indah kita
Dalam puisi kuingat nyanyian lagu cinta kita
Agar selalu bersama hingga hari tua
Tapi harapan tinggal harapan
Semua sirna,,,
Karena tradisi, suku dan agama,
Dan perintah orang tua
Dalam puisi kuingat perpisahan kita
Dalam derai air mata kepedihan
Dalam tangis yg tertahan
Dalam lambaian tangan perpisahan
Semua tinggal kenangan
Kenangan manis untuk dikenang
Untukmu selalu rindu yg terindah
Selalu dan selamanya
""""""""""

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku 23, 2, 2016. 10:50
Siantar city kotaku yg indah





BIARKAN


Biarkan aku sembunyi
Dari degup jantungku yg bergemuruh kencang karena rindu
Meski mentari tersenyum indah lihat tingkahku yg tersipu malu
Dan semilir angin yg membelai wajahku yg semerah dadu
Biarkan,,,,,, biarkan
Biarkan Hari hari begitu indah dengan sapamu yg lembut merayu
Mendayu bagai kelopak mawar yg sedang merekah indah
Katakan pada burung yg terbang diangkasa luas
Jika saat ini aku sedang jtuh cinta
Accchhhhh,,,,,,
Terasa begitu indah menyapa hatiku yg gundah gulana
Terasa begitu sakit memendan rindu hingga hatiku terhimpit
Hingga mataku semakin sipit
Semua karena rasa yg begitu indah
Mengetuk dan menyeruak tanpa paksa
Hari hari yg begitu sepi
Hingga hatiku laksana mati
Menanti kepastian yg belum pasti
Oooiiiiiiii,,,,,,
Dimana rasa rindu yg bergemuruh didada
Dimana rasa cinta yg menyesak rasa
Semua saling menunjukkan rasa
Senyum indahmu yg tersungging dibibir
Laksana hamparan gurun pasir luas
Merindukan air bagai fatamorgana
Duh gusti,,,,,,
Sembunyikan aku dari rasa cinta yg indah
Agar abadi selamanya
Dan biarkan rasa rindu ini selalu menyusup didada
Karena cinta adalah anugerah

::::::::::::::::::::::
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar city kotaku yg indah
23, 2, 2016 13:22





Dalam Puisi Ada Doaku

Disetiap doa dan harapanku
Selalu ku berharap indah
Semua kulalui karena cinta dan kasih sayang
Tapi kadang,,,,
Cinta dan kasih sayang berbalas terbalik
Tapi semua akan aku syukuri sebagai nikmatMu ya Allah
Semakin banyak kau beri cobaan
Semakin kuat dan tegar aku menghadapinya
Karena kuyakin,,,
Allah tidak memberi cobaan yg aku tidak mampu memikulnya
Semua itu karena Allah sayang padaku
Aku masih bisa tersenyum menyambut mentari pagi
Aku masih bisa tertawa bersama semua sahabatku
Aku masih bisa melangkah menghirup udaramu
Aku masih bisa melanglang buana menikmati indahnya ciptaanmu
Semua masih bisa aku nikmati dgn rasa syukur
Meski saat ini aku terpuruk dgn masalahku
Tapi aku yakin semua indah pada waktunya
Dipagi yg indah ini,,,
Aku berharap semua insanmu peroleh kebahagiaan
Semua lepas dari masalahnya
Semua bisa tertawa indah dan tersenyum ceria
Meski kadang ada yg berpura pura
Memungkiri masalahnya utk mengelabui org lain
Meski itu sangat menyakitkan baginya
Hidup dalan kepura puraan dan kebohongan
Tapi itu terlepas dari pribadinya yg tdk ingin bebas dari rasa bersyukur
Karena kuyakin semua insanmu memiliki masalah masing masing
Yg org lain tidak ingin mengetahuinya
Karena tidak ada insan yg sempurna di hadapanMU ya Allah
Tapi semua berperan dalam lakonnya masing masing
Karena dunia ini KAU ciptakan sebagai panggung sandiwara
Memerankan lakon nya masing masing
Pagi ini aku berharap,,,,
Biar kan aku terus tersenyum menyambut mentari pagimu
Biarkan aku bernyanyi bersama mekarnya bunga bunga dihalaman hatiku
Biarkan aku terus memiliki cinta dan kasih sayang dihatiku
Dan biarkan aku terus memiliki kenangaan yg indah bersamanya
Biarkan,,,, biarkan,,,,
Kenangan indah itu tetap tumbuh subur dihatiku
Selalu dan selamanya

""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku 23, 2, 2016. 7:33
Siantar city kotaku yg indah




DISAAT DAKU TUA


Anakku
Disaat daku tua,,,,
Bukan lagi diriku yg dulu
Maklumilah diriku
Bersabarlah dalam menghadapiku

Disaat daku menumpahkan kuah sayuran dibajuku
Disaat daku tidak lagi mengingat cara mengikat tali sepatuku
Disaat daku lupa meletakkan sesuatu
Ingatlah,,,,,
Saat saat bagaimana daku mengajarimu membimbingmu untuk melakukannya

Disaat daku dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yg membosankanmu
Bersabarlah mendengarkanku
Jangan memotong ucapanku
Dimasa kecilmu
Daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita
Yang sdh kuceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi

Disaat kubutuh untuk memandikanku janganlah menyalahkanku
Ingatlah dimasa kecilmu bagaimana aku dgn berbagai cara membujukmu untuk mandi

Disaat aku kebingungan menghadapi hal hal baru dan teknologi moderen
Janganlah mentertawakanku,,,,
Renungkanlah bagai mana aku dengan sabarnya menjawab setiap MENGAPA yg kau ajukan saat itu

Disaat kedua kakiku terlalu lemah untuk melangkah
Ulurkanlah tanganmu yg muda dan kuat untuk memapahku
Bagaimana dimasa kecilmu aku membantumu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan

Disaat aku melupakan topik pembicaraan kita
Berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya
Sebenarnya,,,,
Topik pembicaraan bukanlah hal penting bagiku
Asalkan kau berada disisiku untuk mendengarkanku
Aku sudah bahagia,,

Disaat kau melihat diriku menua
Janganlah bersedih,,,
Maklumilah diriku
Dukunglah aku bagaikan aku terhadapmu
Disaat kau mulai belajar tentang kehidupan

:::::::::::::::
Ditulis kembali
Oleh Endang Misnawaty
25, 2, 2016 8:41
Siantar





Luka


Kemana kan kubawa luka hati ini
Luka yg mencabik cabik ulu hatiku
Luka yg memporak porandakan hidupku
Luka yg mengiris nadi nadiku
Luka yg menoreh dan menganga
Hingga kumenangis menyesali diri yg hina dihadapanmu ya Allah
Kemana ku akan pergi,,,,
Membawa duka dan harapan yg sirna
Membaka cinta yg tak sampai
Membawa rindu yg kian mencekam
Membawa bayangan indah masa lalu yg kelam
Kemana,,,,, kemana...?
Lelah kumenyusuri jalan panjang yg tak berujung
Jalan yg selalu membawa aku kesimpang jalan
Tempat kita dulu pernah bertemu
Dan berjanji akan selamanya bersama
Dalam suka dan duka yg berkepanjangan
Tapi semua sirna,,,,,
Harapan indah kandaslah sudah
Kita terlalu patuh pada norma agama
Kita berpisah dipersimpangan jalan
Dengan gengaman yg masih terasa
Dengan air mata kepedihan
Dan kata kata yg sulit terucap
Kita saling melambai
Kau keujung sana...
Dan aku keujung lainnya..
Kita saling menempati tahta
Yang sulit bertemu selamanya
Tapi bisa melihat jelas arah dan tujuannya
Dimana mentari terbit dan tenggelam
Itulah tempat kita sekarang
Meski cinta tak harus selamanya memiliki
Tapi kita saling menyayangi

""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
25, 2, 2016. 7:59
Siantar city kotaku yg indah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar