RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 23 April 2016

Kumpulan puisi Aninditiya Eka Wiryatman - BAYANG BAYANG


BERTUTUTUTUTUE
:En,


Aku lihat wajah belitung sedang asyik menyantap dodol betawi, kerumunan angsa dan harimau bertengger penuh cemburu. Menyusun beribu cara agar dodol segera bisa di santap angsa dan harimau.

Tak habis di akal angsa dan harimau bersatu berseru saling sana saling sini saling salingan karena ingin mengalahkan eling.

Lihat! Wajah belitung nampak murung, di tikung sana sini di cium divisum namun tetap asyik menyantap dodol betawi.

Ah! Celoteh angsa kepada harimau:wajah belitung semakin murung bukan takut malah semakin bersetamina bersetubuh dengan cint
a.
En, perang mulai ditabuh





ENTAH KENTUT ATAU IYA


Kugelar
Kardus dan jerami
Kupejam
Telinga dan hati

Entah kentut atau iya
Baunya surga
Luar biasa
Hingga aku bangun buka mata

Ternyata......
Disebelahku kuda nill
Sedang kentut lewat mulut
Luar biasa..nikmat tak terkira
Antara surga dan surga
Tengah-tengahnya surga

Alhamdulillah nikmat syukur
Atas karunia kentut disebelahku
Terimakasih Ya Allah Engkau telah memberi nikmat luar biasa

Seandainya dia tidak kentut???

En, nikmat itu rupa-rupa

1010 2th





BAYANG-BAYANG

Tidak seperti biasa
Setelah hujan datang
Setelah isa yasin kubaca
Tiba-tiba bayang melayang

Ilusikah
Kucingkah
Tikuskah
Atau dirimu En

Semoga kau tenang
Tenang di alam kuburmu
Biar aku juga tenang
Kapan-kapan aku nyusul

Tapi
Aku ingin
Hidup seribu tahun lagi
Aku ingin
Menikmati tatap mentari

En, apakah kau tadi hadir

1010 2th





KALAU MAU KAYA JADILAH SEPERTI GAYUS

Nak, Kalau kau ingin hidup kaya dan enak, ubahlah cita-citamu segera. Tak usah lagi jadi dokter, pilot, insinyur, atau semua cita-cita standar. Kau cukup jadi PNS (pegawai negeri sipil), lewat pintu belakang. Lalu jadilah kau Super GAYUS. Tak perlu ragu apalagi bimbang. Korupsilah yang banyak. Jangan tanggung-tanggung. Jutaan itu recehan. Ratusan juta itu mainan. Milyaran itu hanya kelas Gayus. Triliyunan itu baru SuperGayus

Hukum? Ah, itu cuma mainan Bisa diatur di belakang tembok. Toh gak bakal disita itu semua uangmu. Tinggal cuap-cuap meyakinkan sambil tempelkan angpao. Mereka silau dan cuma uang receh yang mereka rampas. Dan kau tetap kaya raya.

Penjara? Alah, itu bisa diatur Tinggal sebut berapa lama kau mau. Anggap saja penjara itu tempat singgah, tinggal sulap langsung jadi hotel mewah. Kalau bosan kau bisa rekreasi ke Bali atau sekalian ke luar negeri. Soal sipir juga gampang. Tinggal kau sumpal pakai receh mereka sudah bungkam.

Ini beneran, Nak Penegak hukum di negeri ini bongkok Bagai boneka yang bisa kau beli dan mainkan. Asal kau punya fulus maka semua bisa jadi mulus. Makanya jangan ragu, korupsilah yang banyak Garong, jangan tanggung-tanggung. Aparat penegak hukum, nanti semuanya bisa diatur.

_____
Kozanah
27 Januari 2011

Rabu, 20 April 2016

Kumpulan Puisi LUmbang KAyung - AKU HARUS MELANGKAH


# AKU HARUS MELANGKAH #

Wahai mentari,
Sinar mu menerangi pagi,
Namun mengapa kau sembunyi,
Atau tak ingin menghiasi hari,
Bersama mendung yang menyelimuti,

Di mana kicau mu burung burung,
Kenapa tak ku dengar kau benyanyi,
Atau engkau enggan bersenandung,
Untuk menghibur pagi yang tak cerah ini.

Aku telah bangun dari mimpi mimpi,
Terjaga dari pejaman kelopak mata,
Dan melang kah untuk menepati janji,
Demi kebutuhan hidup di dunia,
Sebelum tubuh ini lemah dan akhir nya mati,
Kembali kepada tuhan yang maha kuasa.

Aku masih menanti mu mentari,
Aku masih menanti burung burung berkicau,
Untuk merangi dan menghibur langkah kaki ku ini.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 07:04:2016




# TIADA YANG INGIN SENDIRI #

Aku ingin bersama bintang2,
Terbuai di dalam kelam,
Terdiam bersama bayang bayang,
Bila ku dapat ingat masa yang silam,
Untuk mencari kasih dan sayang,
Yang membuat ku terpuruk di gelapnya malam.

Langkah ku tak jua ku temui,
Walau terus mencari dan mencari,
Apakah itu impian tak pasti,
Atau hanya sekedar mimpi mimpi,
Yang kan terus menemani,
Hingga ku dapat nikmati pejaman mata ku ini.

Malam ini ku ingin bertanya,
Tentang hidup yang ku rasa,
Dan aku tak tau jawaban di minta,
Atau hanya menjadi sekedar duga,
Yang kan membuat penuh prasangka,
Dalam mengenal arti sebenar nya cinta.

Jalan ini masih panjang untuk ku lakui,
Bukan hanya sekedar malam ini,
Atau esok hari,
Yang kan pasti terus menanti,
Bersama selimut embun embun pagi,
Dalam menyambut hadir nya mentari,
Melepas kan sunyi dan sepi malam yang ku lalui.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 03:04:2016




# AKU BUKAN PEMIMPI MALAM #


Ahh,,
aku cukup resah,
semua yang ku tadah,
di simpang jalan patah,
tapi aku ta tak gegabah,
hanya tertinggal dan tak menyerah tabah.

malam ini,
siapa yang sembunyi,
mimpi yang ku nanti,
tak jelas pasti,
malam ini,
aku masih sendiri.

Pungguk tetap merindukan rembulan,
ini jalan yang ku lalui,
tiada janji yang dapat abadi kawan,
mimpi semalam ku jua tak pasti,
mungkin kah ku tagih lagi,
dan ini langgkah yang ku jalani.

maaf kasih dan sayang,
aku tak mampu,
indah yang nama nya bintang,
hanya menambah rindu,
tapi mungkin kah aku dapat bertandang,
menemui impian yang mungkin tak pasti,
hingga nant masih ku nanti.

By ; LUmbang KAyung
Tanjung Balai 31;03;2016





# SEMANGKIN PUSING #


Pusing,,,
Pikiran bagai baling baling,
Rambut ku jadi keriting,
Tapi jangan dulu gunting,
Aku lagi pusing,
Memikirkan rambut yang jadi keriting.

Semua bisa bicara,
Hanya bla bla,
Lalu katanya setia,
Sebenar nya dusta,
Lelucon belaka,
Seperti sudah biasa saja.

Itu ini salah,
Pikiran ku kian memarah,
Terasa bagai rendah,
Tapi tak mudah,
Mungkin menang atau kalah,
Jadi serba salah.

Aku sebenarnya mengerti,
Namun tak dapat ku pahami,
Siapa yang ber janji,
Siapa yang tersakiti,
Lalu dapat sekedar rejeki,
Dan ingkar lagi,
Seperti mimpi mimpi.

Akh,,,,
Sudah lah,
Aku kian pusing,
Dan rambut ku bertambah keriting.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 12:04:2016





# MENGAPA TERJADI BERULANG KALI #


Ingin ku berdiri,
Lalu berlari,
Bau busuk di sana sini,
Tapi sudah biasa terjadi,
Bahkan berulang ulang kali,
Menjadi kan ku kencing berdiri,
Di negri ku sendiri.

Tapi ada tanya,
Di balik singgasana,
Di balik derita,
Dan entah siapa yang tertawa,
Siapa pula menderita,
Semua itu bagai di balik sandiwara.

Mana keluguan itu,
Katanya itu sudah lama berlalu,
Tapi masih tetap tertipu,
Lalu kenapa diam membisu,
Dengan sejuta beban rasa malu,
Tertidur pulas di dalam kelambu.

Jika sudah lumrah terjadi,
Mengapa terus menyakiti,
Bahkan berulang ulang kali,
Hingga saat ini aku tak mengerti,
Rasa sakit terus menggerogoti,
Dalam kemunafikan orang orang terhormat di negri ku ini.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 13:04:2016





# SALAH KAH AKU #


Salah kah aku,
Bila menjauh dari mu,
Salah kah aku,
Bila ingin melupa kan mu,
Aku tak ingin lagi terbelenggu rindu,
Oleh karena jarak dan waktu.

Ku tahu ini bukan salah mu,
Ini salah ku,
Yang tak bisa memberi apa yang kamu,
Seperti dia yang dapat memberi apa yang kau mau.

Aku tahu,
Aku memang tak pantas untuk mu,
Tak pantas menyemai cinta mu,
Juga tak dapat memberikan kebahagiaan untuk mu.

Biar ku lebur semua lamunan,.
Impian tak kan menjadi kenyataan,
Dan aku ingin sendirian,
Menyibak semua kenangan,
Yang belum dapat ku tepis kan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 13:04:2016





# MIMPI YANG KUNANTI #


Malam ini,
Ku coba membuang rasa malu,
Tapi aku bagai bermimpi,
Untuk bisa memberi kebahagian buat mu.

Malam terasa panjang di lalui,
Sedang pagi belum memberi arti,
Dan siapalah diri ku ini,
Yang hanya diam di dalam gelab dan sepi.

Bulan telah hilang,
Bukan karena berselimutkan awan,
Dan aku bagai terbang melayang,
Di setiab reruntuhan impian.

Samudra tak dapat ku lalui,
Hidup hanya sebatas di mampu,
Dan aku hanya dapat bermimpi,
Dari semua yang masih ku rindu.

Terima kasih kawan,
Kau telah melebur kesunyian,
Hanya ada sebuah harapan,
Semoga kita kelak dapat di pertemukan tuhan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 11:04:2016





# KEMARAU HATI #


Rasa ini telah mengering,
Debu debu terbang,
Di hati ada bimbang,
Saat mata ini memandang.

Bunga bunga telah layu,
Tak mekar seperti dahulu,
Dan hujan yang ku tunggu,
Tak ingin membasahi ku.

Kemarau kian menyiksa dahaga,
Tak terlihat lagi senyuman sempurna,
Yang dulu menawan menghiasi rupa,
Di antara canda canda ceria.

Kupu kupu entah kemana kini,
Mungkin sembunyi dari panas mentari,
Atau bunga telah layu tak mewangi,
Hingga kupu kupu tak lagi terbang menari.

Redalah kau kemarau,
Basahi lah sang hujan,
Biar bunga di hati tak lagi layu,
Bersama kupu kupu yang menghiasi taman,
Taman dari sebuah impian ku.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 09:04:2016





# BUNGA KEMUNING #


Kemuning,,,
Kuntum mungil bagai melati,
Engkau dulu begitu di puji,
Hiasi taman indah mewangi,
Kehormatan bagi mempelai putri.
Kemuning,,,
Kini engkau entah kemana,
Kini engkau tak lagi di puja,
Tak ubah akhlak wanita,
Yang kian memudar peradapan nya.

Kemuning,,,
Engkau tak lagi ku temui,
Tak dapat ku cium lagi harum mewangi,
Hadir lah engkau kembali,
Hiasi bumi pertiwi ini.

Kemuning,,,
Aku menanti,
Di sini,
Dalam impian hati,
Yang masih menemani rasa ini.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 09:04:2016





# KE EGOAN #

Ingin ku lepas,
Panas membara di dalam dada,
Dan aku terhimbas,
Ambisi yang mulai menyala,
Bagai di angkasa bebas,
Terbang mencapai ketinggian murka.

Tersendak dengan kenyataan,
Mengkejar hampa ke khilapan,
Diam aku menyulam ke salahan,
Yang datang dari keraguan.

Sungai sungai masih mengalir,
Sang angin masih membelai raga ini,
Dan aku coba berpikir,
Mungkin kah ku dapat berlari,
Dari kesalahan yang terus mengkejar,
Dari semua mimpi mimpi.

Terima kasih ke egoan,
Kau bagai tuhan setiap kesalahan,
Namun masih ada bahagianya kemuliaan,
Menemani iman yang di ridukan sebenar nya Tuhan.




# BUNGA DI TAMAN #

Bunga indah di taman,
Harum mewangi berduri,
Kini hati telah tertawan,
Namun niat tak dapat tercapai.

Bunga berduri menawan,
Lukai tangan yang menggapai,
Kini tinggal seberkas angan,
Mengenang bunga sepanjang hari.

Bunga indah mekar terjaga,
Di siram oleh tangan yang punya,
Bagai mana hendak ku memilikinya,
Taman ku tak indah juga tak sempurna.

Bunga berduri bunga pujaan,
Indah menawan tak dapat di lupa,
Biar hanya menjadi kenangan,
Namun melahirkan cinta di dalam dada.

Bunga di taman bunga lamunan,
Harum mewangi indah rupawan,
Biarpun hanya sekedar impian,
Ku berharap bunga rupawan tidak terabai kan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 20:04:2016





# PETEMUAN YANG DI NANTI #

Selamat pagi mentari,
Kau penerang hati ini,
Hilangkan sepi,
Hadir kan warna warni,
Bersama embun embun pagi,
Secerah hati ini.

Kini baru dapat ku rasa,
Apa yang selama ini ku damba,
Hilang rasa kecewa,
Bila bertatapan mata,
Dan aku terpesona,
Walau sekejab saja.
Aku yang tergoda,
Bagai gila,
Karena aku suka,
Karena aku cinta,
Aku sayang dia,
Selama nya.

Terima kasih tuhan,
Kau kembali kan Dia impian,
Yang telah lama berjauhan,
Membuat ku mabuk dalam kerinduan,
di dalam kehampaan,
Menanti cahaya rembulan,
Yang kini kembali engkau pertemukan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 20:04:2016





# PERTEMUAN MEMBAWA CINTA #


Ku ingat kisah lama,
Di saat bermain bersama,
Penuh canda dan tawa,
Tiada rasa curiga,
Juga cemburu buta,
Yang tiadak ada alasan nya,
Hingga kita tumbuh menjadi remaja.

Waktu itu telah berlalu,
Kita terpisah jarak dan waktu,
Kadang ada rasa rindu,
Ingin kembali bersama mu,
Namun keinginan tak semudah itu,
Dan aku hanya dapat menunggu.

Namun tiada di sangka,
Kita dapat berjumpa,
Di usia yang sudah dewasa,
Melahir kan sesuatu di dalam dada,
Mungkin karena ku ingat kisah lama,
Atau kau yang tumbuh begitu jelita,
Hingga mengundang rasa cinta.

Kau kini bagai matahari,
Menyinari indahnya pagi,
Yang membuat hati ku ini,
Tak ingin berpisah lagi,
Hingga nanti,
Kita bersama kisah cinta abadi.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 19:04:2016





# KU YAKIN MASIH ADA KAMU KAWAN #


Tuan yang berdasi,
Masih dapat ku kagumi,
Tuan yang berbaju besi,
Mungkin aku masih berani,
Mumpung sebelum ku mati,
Berulang kembali terjadi,
Walau tampa ada teman yang menemani,
Dalam perjalanan hidup ku ini.

Mimpi ku masih bermimpi,
Rasa apa yang di alami,
Kurasa cukup menyakiti,
Tapi kamu masih tak percaya diri,
Hingga malam sepenuh nya mereka miliki,
Atau kah selamanya ini sampai nanti.

Aku juga tak dapat memahami,
Namun akan ku lalui,
Hingga nanti kau pun tak mengerti,
Siapa diri ini,
Yang diam dalam sepi,
Sendiri tiada yang menemani.

Selamat malam kawan,
Aku dan kamu tak sendirian,
Dalam menghadapi malam,
Menghadapi rembulan,
Yang kian meresahkan,
Dari setiap keresahan kawan,,,,.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 18:04:2016





# PANTUN TAK MENYAMBUNG #


Di sana gunung,
Di sini panci,
Hati ku bingung,
Lagi bermimpi.

Buah mangga di makan srigala,
Anaj ayam mandi di kali,
Salah sedikit sudah biasa,
Salah banyak ulangi lagi,

Naik kuda menuju muara,
Memetik bunga pakai senapang,
Sudah lama rasa nya tidak berjumpa,
Jangan lah diri datang bertandang.

Ada semut ada gulai,
Naik kereta api kepekan raya,
Kalau lah tujuan telah tercapai.
Beli roti di makan bersama sama.

Pohon bambu beranak rebung,
Rebung bermiang gatal rasanya,
Memang lah pantun ku tidak bersambung,
Jangan lah marah tapi boleh tertawa.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 17:04:2016





# BIARKAN SAJA #


Aku ingin tertawa,
Selagi ku bisa tertawa,
Aku ingin bicara,
Selagi ku bisa bicara.

Aku ingin bernyanyi,
Selagi ku bisa bernyanyi,
Aku ingin menari,
Selagi ku bisa menari.

Jika kamu tak suka mendengar nya,
Tutup saja kamu punya telinga,
Jika kamu tak ingin melihat nya,
Anggap saja mata mu buta,
Walau ku tak tau siapa kamu sebenarnya,
Yang sembunyi di antara mereka.

Ini hak yang ku miliki,
Tidak menyakiti,
Juga tidak membuat mu rugi,
Tapi kenapa iri,
Dengan langkah ku sendiri.

Kamu bukan tuhan,
Seenak nya saja memberi hukuman,
Kepada siapa yang membuat mu tak senang,
Lalu kenyang di dalam kebencian.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 18:04:2016




# TER IRIS KEMBALI #


Teriris lagi,
Luka yang pernah kau goreskan,
Berdarah kembali,
Perih nya coba ku tahan,
Hingga sampai nanti,
Aku hilang bersama keheningan,
Membawa luka yang telah kau beri.

Entah bagai mana rasanya,
Hidup bagai tersiksa,
Ingin ku melepas amarah di dada,
Tapi aku tidak berdaya,
Ya,,, mungkin karena sayang dan cinta,
Atau karena janji seiya sekata.

Ya tuhan,,,
Dapat kah aku bertahan,
Tolong beri ku lagi kesabaran,
Untuk menjaga sebuah kesetiaan,
Menjaga sebuah ikatan,
Di dalam membina kehidupan,
Yang kian bertambah perih ku rasa kan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 17:04:2016





# SEBENAR NYA TIDAK TAKUT #


Aku salut,
Tapi bukan takut,
Ahhhh besarabut,
Gaji 50000 pun aku ikut,
Tapi jangan ribut,
Masih banyak takut jadi sakit perut,
Karena perjalanan hidup masih berlanjut,
Hingga di jemput sang maut.

By : LUmbang KAyung
Tanjung balai 16:04:2016





# DALAM KEGELAPAN #


Ak menatap gelap,
Di jalan licin berbatu,
Terkadan aku tersilap,
Dalam setiap langkah kaki ku.

Sesekali aku terjatuh,
Lalu bangkit lagi,
Menggores luka yang belum sembuh,
Tapi sepertinya aku tak perduli,
Walau sering terdengar nafas mengeluh,
Namun aku masih bersama kegelapan ini.

Aku tak tau,
Bagai mana aku harus pergi,
Meninggal kan masa lalu,
Yang terus menghantui,
Yang membuat ku kian ragu,
Dari sertiap cahaya yang menerangi.

Aku masih dalam kegelapan,
Kian tersesat di setiap simpang jalan,
Demi sebuah tujuan,
Tujuan yang belum dapat ku temukan,
Walau aku kini kian kelelahan,
Di dalam ke bimbangan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 15:04:2016





# JANGAN LAGI #


Lucu sungguh si anak kelinci,
Hendak memakan salak berduri,
Kalau lah sudah senang di hati,
Tak mungkin ada rasanya benci.

Burung berkicau di pagi hari,
Hinggap sekejap di dahan mangga,
Sudah baik jangan sakiti lagi,
Nanti bisa membawa bencana.

Manis sungguh buah rambutan,
Di makan oleh anak melayu,
Jikala sudah maaf di berikan,
Jangan lagi hidup mengganggu.

Sudah sudah jangan teruskan,
Jika di terus kan membawa petaka,
Jangan suka mencari kesalahan,
Nanti merusak iman di dada.

Tajam sungguh sembilu bambu,
Membuat luka pergelang tangan,
Jika ingin menambah ilmu,
Cari yang benar dari kesalahan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 14:04:2016





# INI AKU BUKAN KAMU #

Senyap kau melukai,
Tapi bagiku tak berarti,
Namun ku coba untuk memahami,
Apa yang engkau kehendaki,
Pada diri ini.

Sudah berulang kali,
Ini terjadi,
Di saat aku pergi,
Di saat ku langkah kan kaki,
Kau mencari,
Tak ubah nya se orang pencuri,
Yang sok berani,
Tapi sebenar nya banci.

Di belakang ku,
Aku tiada arti nya bagi mu,
Di depan ku,
Kau tersenyum memilu,
Tiada ada rasa malu,
Di dalam pikiran mu.

Sebenar nya aku tak tau,
Siapa diri mu,
Mungkin sekelompok orang orang itu,
Orang orang bodoh lugu dan dungu,
Yang ingin mengajari ku,
Dari segala yang ku mau,
Seakan diri ini adalah kamu.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 14:04:2016




# SEBATAS KE SANGGUPAN #


Aku yang di sini,
Ingin terus berlari,
Hingga aku lelah sendiri,
Lalu aku berdiri,
Menatap ilusi,
Yang jauh di ballik mimpi.

Dapat kah ku menerus kan,
Impian yang ada di pikiran,
Dan jiwa ku lelah dalam kebimbangan,
Menatap sang awan,
Yang jauh dari pandangan,
Pandangan kehidupan.

Ku tau taman mgijau,
Indah memukau,
Di situ ada tarian kupu kupu,
Menemani bunga bunga yang tak layu,
Mungkin kah aku mampu,
Melintasi gunung gunung dan laut yang biru.

Ini yang ku mampu,
Itu yang dapat ku lukakan,
Namun bukan untuk menunggu,
Aku masih berjalan perlahan lahan,
Menuju indah nya taman hati mu,
Hingga nanti perjalanan ini tak dapat lagi ku terus kan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 23:04:2016





# DALAM GELAB MALAM #

Di gelap nya malam,
Aku kesepian,
Lalu ku tatap kelam,
Bersama dingin yang ku rasakan,
Seakan akan menikam,
Merobek di dalam keheningan.

Ingin ku gapai seberkas cahaya,
Jauh di sudut pandangan,
Namun apa daya,
Semua dalam kehampaan,
Dan aku tak juga dapat rasakan asmara,
Dalam menepis keheningan.

Aku ingin bernyanyi,
Tinggal kan sepi,
Lupakan dingin nya hari,
Biar keringat membasahi,
Dan lelah memanjakan mata ini,
Lalu resah pun terhenti.

Malam,
Sebenar nya aku tak ingin sendiri,
Diam di dalam kelam,
Terpuruk merenungi hari hari,
Lalu tenggelam,
Bersama impian yang tak juga ku miliki.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 22:04:2016





# HABIS GELAP TIMBULLAH TERANG DAN GELAB KEMBALI #


Di sana sini,
Terdengar puja dan puji,
Buat seorang putri,
Pengharum nama negri,
Hingga di sebut ibu pertiwi,
Se indah melati.

Dari gelab ia menjelma,
Membawa hak kepada wanita,
Bukan sekedar menjadi ibu rumah tangga,
Wanita juga harus kokoh dan perkasa,
Untuk nusantara,
Tanah air Indonesia.

Kini jalan telah terang,
Semua dapat menari,
Berlari dan berdendang,
Dengan alunan suara hati,
Hingga mentari pung datang,
Memberi cahaya sepanjang hari.

Ibu kita Kartini,
Dapat kah kau melihat kini,
Apa yang terjadi kepada generasi,
Di klap malam dan diskotik mereka menari dan bernyanyi,
Hanya pakai byk mini,
Mereka pun menjual harga diri,
Hingga habis gelab timbul terang dan gelap kembali.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 21:04:2016




# DALAM HAMPA #


Setelah sekian lama,
Aku tak mampu berkata kata,
Mencoba ungkap kan sebuah rasa,
Dalam mencari makna,
Tentang dilema cerita cinta,
Yang telah lama bermanja.

Hari ini,
Ku coba ulangi lagi,
Walau sekedar menghibur diri,
Luah kan semua hasrat di hati,
Yang lama tenggelam dalam sepi,
Diam dalam menghitung hari hari.

Masih dapat ku rasa panas nya mentari,
Masih ku rasa dingin nya malam,
Namun semua bagai tak berarti,
Hanya berselimut kan kelam dalam diam,
Dalam mencari yang belum dapat ku miliki,
Lalu terpuruk di remang malam temaram.

Ibarat kan kata kata,
Aku tak bersuara,
Ibarat kan mata,
Aku bagai buta,
Lalu ku ku coba untuk meraba,
Namun aku tak jua dapat merasa.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 23:05:2016

Kumpulan Puisi Emmy Metamorfossa - SEJATIKU


Haruskah
----------------


diam ditebar mengumpan
sedang rindu rindu telah menggelepar
gelegarkan saja petir
pecahkan bendung waktu yang tak bermuara
haruskah menganyam sepi demi sehelai rindu
jika hanya jasad pilu kan terbaring
haruskah memilin hari demi hari
menjadikannya temali mengekang hati
sedang hati telah terpasung
di tiang harap cinta tak berwujud
titiplah bisik itu pada hembus angin
ramaikan jiwa yang keseorangan

El
‪#‎dimessepi‬#
130416





SEJATIKU
---------------\


pasih kuning ngelaras
pucuk daun di ranggas kemarau
tiada janji kan tertagih
karena cintaku tak berpamrih
sedangkan daun gugur tak pernah membenci angin..

‪#‎el‬#
dimesssepi
090416



KIAN GELAP
-------------------


Selembar kertas sabar menerima
Sebatang pena siap memberi
Hati luka tercelup darah
Pikir tersekat ribuan duka
Tinta menetes hitamkan lantai
Merambat naik hitamkan dinding
Menjalar gelapkan langit langit padamkan lampu
Tangis pecah di kebisuan
Kertas lumat terbasahkan
Kamar ku gelap tanpa terlelap

‪#‎dimesssepi‬#
030416





Terkenang Kiriman Spirit


Bicara saja tentang dahan kering di ranggas pokok aking.
Mana ada hujan di bilik bilik ?
Bahkan embun tak bisa hinggapi pelang pecinta ruang.

Lihat keluar,.
Meski siang berkalang peluh,. Kesejukan beriring silih suluh.
Itulah cinta.

_terimakasih
‪#‎El‬#




BADAI
----------


Badai itu
yang membawa bermilyar butir cemburu
telah merubah wajah pantai
Angin kencang riuh gemuruh
bergulat saling mengadukan rasa
Menyisakan porak poranda
dan semilir kering kepiluan
Walau pantai akan kembali asri
jangan ada badai lagi

‪#‎dimesssepi‬#
010416





RISAU
----------


hujan deras tepian jurang
malam gelap rembulan terlelap
armadamu besar tertatih perlahan
merayap membelah pekat hutan
hati hati sayang..

‪#‎dimesssepi‬#
Kisaran,170416





Pengakuan di jumat siang


Kedamaian justru dapat ku pelajari dari sahabat sahabat baruku yang sangar namun berhati putih.
Mereka yang sudah ditempah dengan perjalanan dan ujian hidup yang aku sendiri sulit membayangkan.
Mereka mengajariku bersikap baik, berdamai dengan diri sendiri, mencintai sesama dan dunia, dengan cara yang sebenarnya, BUKAN DENGAN SAPA SENYUM YANG SEKEDAR BASA BASI.

Jika seseorang ingin meng unfrend fb ku, 😊 yah silahkan saja, aku masih mengaku dia temanku karena aku masih menghargainya, tapi kalau dia tak kenan lagi ya gak apa apa..
Jangankan disapu, kemarin fb ku dibunuh orang, hilang semua dataku karyaku, gambarku, aku biasa saja.Dan seseorang yang sayang padaku membuatkan fb baru.
Aku ambil positif nya saja, aku gak harus marepet atau repot repot, karena lawan yang ingin membunuhku itu yang telah membantuku melenyapkan teman yang sudah tak ingin kutemani lagi. Dan di fb baru ku ini aku tinggal memilih saja teman yang kurasa masih pantas kutemani, karena mereka masih ku hargai, JUJUR AKU TAK PINTAR BASA BASI,.

Pada teman yang dimana kita memulai dari RANAH SENI, mari kita tunjukkan dan tingkatkan kwalitas karya dengan saling belajar dan mengajari.
Dan saling mengkoreksi diri.
Kalau Saya sih lebih berusaha membersihkan hati sendiri, karena ingin menyamakan perasaan pribadi pada pribadi orang lain hanya akan menimbulkan penyakit hati, dan itu rasanya sangat pedih. Itulah yang sedang saya pelajari dan saya perbaiki saat ini.

Salam sejahtera,santun siang.
Rahayu Rahayu Rahayu

Dimessepi
150616




PUISIMU BUAH HATIMU
--------------------------------------


puisimu buah hatimu
cacat tubuhnya cacatlah mentalnya
ia tak bicara tentang kesempurnaan
ia lebih memilih kelengkapan

tiada berkurang separas wajah
meski kau cungkil kedua kornea matanya
selagi tersisa putih dan kelopaknya

tetap terbaca seonggok raga
meski kau penggal sebelah lengannya
dan kau gantung angka dua di bahunya

puisimu buah hatimu
ia takkan bicara tentang pesanmu
ia lebih memilih mengenalkan namamu
nama ibu beranak cacat

Kisaran, 210416
‪#‎dimesssepi‬#



Kumpulan Puisi Sugidi Ptayitno - TERKURUNG


EMPRIT
:sugidi prayitno


Sebelum magrib
Burung emprit singgah
Berjamaah bersama doa anak jalan
Kemudian aku diam di sampingnya
Kudengar bisik
" apalah kita, kita hanya emprit di luas tanpa batas, cukup kutemu makan sudah cukup."

______
Sugidi Prayitno
Rawa pasung 04 April 2016





TERKURUNG
:Sugidi Prayitno


Setelah datang ruang
Kenari bernyanyi riang
Menyambut musim disarang
Sendiri sendiri dan tenang

Semusim belum rubah
Hanya jendela tak berjubah
Meniadakan pintu dan celah
Pelan kenari mati berjedah

Sudahlah, kenari ibarat kita
Dia perlu bebas bersuara
Tanpa tanya dan rupa
Terkekang hanyalah cara

______
Sugidi Prayitno
Bekasi 03 April 2016





RITMIS
:Sugidi Prayitno


Sebelum kuterlelap
Kudekap bayangmu
Lalu kuisyaratkan rasa
Pada jarak semesta
Yang telah kubisik sajak rumi
Dalam pernyataan cinta

Bersabarlah, seperti bintang
Digema bias cahaya
Yang mendendangkan ketabahan
Meskipun berjarak waktu
Dan rindu terus bersemi
Di setiap musim berganti

____
Sugidi Prayitno
Bekasi 03 April 2016





BERJUTA SEMOGA
:sugidi p


Ik, jarak semakin menguatkan langkah untuk terus berjalan saling mengisi kekurang dan menyingkirkan lamat yang menempel erat pada landung.

Begitu juga kerinduan yang teramat dalam mengendap dalam dada. Sedang bulan terus berjalan diatas satu mimpi yang sama antara engkau dan aku untuk saling juang.

Disaat jarak dan waktu semakin dekat mengaamiini kerinduan, tetaplah kokoh ik, meski tak sekokoh karang yang dihantam ombak, setidaknya kokoh seperti doa-doa yang senantiasa terucap tanpa lelah.

Aku selalu merindukanmu dengan banyak doa dan berjuta semoga. Seperti itu cara menjagamu dan semoga kelak rindu bisa lebih dari sekedar peluk.

_______
Sugidi Prayitno
Bekasi 03 April 2016






BIMO DAN RIFQI
:sugidi p


Sekali waktu aku mengobrol di kolong kumuh rawa pasung dari sore sampai malam bersama bimo dan rifqi bocah mungil berbadan ceking.

Tiada tempat layak berteduh, tiada bapak ibu berkeluh, hanya Tuhan tempat segala gundah dan amarah:gumahnya dalam mata yang berair.

Kini hanya kita bertiga, aku, bimo dan rifqi manusia yang berjarak umur teramat jauh untuk kumengerti kisah pilu bercampur ilu.

Tak kuasa kutinggal berdua tanpaku dan mereka yang mengerti. Sebab perjalan ini harus kulanjut, hanya beberapa lembar uang dan nasi yang kutinggal. Semoga ada yang mampu lagi mengurai derai tangismu. Nanti esok atau lusa kan kudengar lagi kisahmu.

______
Sugidi Prayitno
Bekasi, Rawa Pasung 07 April 2016





TANAH LELUHUR
:sugidi p


Saat maja masih di hutan
Sebelum wijaya berkoar berontak
Sayap kekar patih mengepak tajam
Menghunus jejak belantara
Meratakan peradaban angkuh
Hingga darah tak lagi tercurah

Lalu aku ini siapa!
Berdiri angkuh di tanah darah!
Sedang tombak tak lagi kupegang
Hanya ilusi masa silam perjuangan
Yang meninabobokan keserakahan?

_______
Sugidi Prayitno
Bekasi 04 April 2016






SUJUD


Di ujung sujud malam yang sepi
Aku tertahan dalam derai air mata

_____
Sugidi Prayitno
Bekasi 04 April 2016


Rabu, 13 April 2016

Kumpulan Puisi Qee Shaqayeq - AKU MERINDUKANMU SAAT INI HINGGA NANTI


AKU MERINDUMU SAAT INI HINGGA NANTI

kau tahu? aku hanya bisa terdiam menggamit bayangmu dibenakku
aku hanya bisa menikmati senyummu yang masih lekat dianganku
aku hanya bisa bertanya kabarmu pada angin yang menghampiriku
aku hanya bisa mengukir namamu pada sebuah batu tempat sandaranku
aku hanya bisa mendengar suaramu yang masih terngiang ditelingaku

sejak saat kau pergi tanpa mengucap satu huruf saja
sejak saat kau tiba-tiba menghilang dan tak tahu harus kucari kemana
sejak saat kau hanya menitipkan kenangan-kenangan yang tak kutahu itu adalah akhir kita

aku mengerti kepergianmu bukan tanpa alasan
bahkan ketika kau katakan kau tak ingin aku bersedih kala itu
aku mengerti mungkin itulah alasanmu menghilang
kau tak ingin membuatku terluka...
tapi, apa kau mengerti jika kehilanganmu tanpa alasan lebih membekaskan luka?
apa kau mengerti jika itu ternyata jauh lebih menyakitkan?
ah, tidak...kau pasti tidak mengerti.

tapi semoga kau mengerti,
Aku masih merindumu saat ini hingga nanti.



--------------



Sekarang, setelah sekian lama kita tak bersua...
Dan bayang-bayang lamat-lamat menghilang...
Sebuah kenang menerpa tiba-tiba...
Memunculkan dirimu utuh, sempurna...

Aaahhhh.....

Kau masih pandai mengusik rupanya.
Rindumu itu masih mengharum disebalik wajah jingga..
Menawanku dalam warna serupa...

Esok...
Masihkah untuk kita???

Kumpulan Puisi Urs Meliala - PASIR BERBISIK


Kemarau

Aku selalu bimbang bagaimana menguapkan telaga aksaramu, hingga menjadi awan yang mengundang hujan agar basah kering kerinduanku

‪#‎insan‬ terpilih#





Syal usang

Masih saja gigil ini menusuk
Hingga paksa ingsutku di tepian pagi
Sedangkan syal biru kemarin
Kini tinggal robekan usang

Beranjakku tak bisa jauh
Rerimbun perdu naungi mimpiku

FnNf.06-04-2016




Pasir


Berbisik pada alur debur ombak kiranya sudi sampaikan kecup pada bibir pantai, sebab pasir kian cemburu

FnNf.02-04-2016





Hayal


Menyaksikan kepedihan asa yang merangkak di tebing-tebing tandus hayal
Ia berpeluh darah amarah kepada kenyata'an
Kaki dan tangan rapuh itu kian nestapa merambati dinding terjal
Kian lusuh dan compang-camping baju tekadnya
Kemudian petir sang takdir hadang langkahnya yang fakir
Hempaskan belulang sadarnya ke alam nyata
Lalu hujan yang lama mengeram tetaskan butiran kristal, kuyupkan seluruh rongga dadanya
Dalam lelah ia pasrah, bertangan basah memunguti butiran kerinduan

FnNf.02-04-2016






Gerimis

Pada gerimis tengah hari, terpapar
ribu rona rumit tergilas hari
Kemana payung rajut pasrah dulu, mengapa
hendak kau usir pula siang
Setelah pagi yang mematahkan sayap
Hendakkah membakar senja
Sedang jingga itu tabungan
Pergilah kesaung bakti
Hidupi hidup hingga mati, bukan karena
gerimis ini rambu jalan petaka

FnNf, 11-04-2016




Menengadahlah


Menengadahlah, dengan hati diubun-ubun mu
Niscaya bumi selebar tapak kakimu

Menengadahlah? dengan hati diubun-ubun mu
Hingga mati jasad berkalang nafsu

Menengadahlah, dengan hati diubun-ubun mu
Maka surga dan neraka pun milikmu

Menengadahlah, dengan hati diubun-ubun mu
Kenali sang arif sejatimu

FnNf.15-04-2016






Air


Mengalir diarus landai
Terhempas dicurug terjal
Menampar pipi tebing berlumut
Dan berebut kamar dirongga tepian

Hanya sekedar berputar
Memelintir dedaunan yang turut hanyut
Berdendang dipelukan kerikil
Sesekali melumat pasir mengambang

Hening rebah dimuara
Berselimut bakau dan nyanyian camar
Lalu menyatu kediri ombak, mengecup pasir pantai yang memutih kulit kerang
Apakah ia bermetamorfosa pada ujud yang sama?

FnNf.14-04-2016

Kumpulan Puisi Amoy Moy - BANTAL GULING BUSUK


Bantal guling busuk
By: amoy


Lelah letih sudah mencari rizki di bumi pertiwi
Matahari mulai memanaskan diri, hingga keringat tak sampai terilap lagi
Hingga, Senja merubah langit memadukan bulan dan bintang seirama untuk keluar
Terbayarkan sudah penat seharian, tersungkur ke tempat tidur
Menikmati kasur empuk berseprai warna warni ceria merona
Sejuk mata memandang, ketika pelukan bantal guling di dekap badan
Bantal guling yang berbentuk kan tabung , membuat tidur jadi terkesan
Bantal guling sudah mendarah daging ,tak nyenyak tidur tanpa guling di samping





S2
By: amoy


Gambaran pendidikan ku kini lebih tinggi
Tidak cukup dengan gelar stra Satu yang ku punya
Ingin jauh melangkah ke tingkat selanjutnya
Menggali ilmu yang di punya ,meraih cita yang di tuliskan
Lalu memberi ke tunas bangsa berikutnya , bahwa ilmu harus di teruskan
Gelar master yang di inginkan sejak motifator memberi arahan untuk melanjutkan pendidikan
Doa di sela sela sujud ku terakhir agar semua dapat tercapai
Tak lupa juga restu ibu dan ayah agar semua di mudahkan





Lagi dan lagi tobat nya Kupu kupu malam
BY: Amoy Moy


Di kejauhan sepanjang jalan
Pohon pohon rindang menutup biasan bulan
Angin malam buat pohon bergoyong
Kodok dengan lantang memanggil hujan
Suara lantunan ayat suci al quran di tartilkan
Di gubuk bambu tersentuh tanah liat
Si empunya seorang kupu kupu malam ,berdandan untuk di jadikan kepuasan semalam
Beraksi di kala malam mencari hidung belang di lampu remang remang
Dosa nya tidak mampu di pikul bahu
Kesadaran atas perbuatan yang memalukan dia lampiaskan di kala sepertiga malam
Memohon ampun pada maha pencipta penguasan siang dan malam
Isak tangis selalu bercucuran di saat si kupu kupu pulang teringat dosa yang baru dia lakukan
Demi menghidupi kebutuhan di kota metropolitan
Ayat suci al quran tak pernah di lewatkan
Sisa sisa tangis tertinggal di al quran peninggalan ayah dan ibu untuk di amalkan sepanjang hayat
Tobatan nya hanya beberapa jam , pekerjaan nya tidak bisa dia tinggalkan
Walau hukuman akhirat dia pahami, atas perbuatan dosa yang tarus di perbuat





Tidur dengan khayal
By: amoy


Andai takdir bisa kita rangkai dengan kehendak hati
Mungkin orang orang sudah memproklamasikan keinginnan nya
Keinginan yang tak tercapai di utarakan lewat khayal
Khayal yang tak pernah menentang waktu kan berakhir
Khayal menembus asa yang tak tercapai
Khayal tidak pandang tempat untuk merajutnya
Bebas berkhayal apa saja , mengeyampingkan kehendak tuhan
Tidur dengan khayal hal mengasyikkan jiwa kesepian
Terpuaskan oleh khayal yang tak pernah tercapai jadi kenyataan
Sesekali bosan hidup di dunia khayal
Tidak ada pertarungan berambisius untuk mengalahkan lawan
Tokoh utama hanya si pengkhayal, alur cerita sudah di tentukan
Ending cerita berakhir dengan happy ending
Kasian dengan pemimpi, berharap jadi kenyataan





Menunggu cinta
By: amoy


Menyepi diantara kerimunan pemuda pemudi di mabuk asmara
Terlihat bahagia menggenggam tangan sang kasih
Warna ceria tertawa bersama berbagi keluh dan tawa seirama
Aku menunggu saat sang surya keluar dari persembunyiaan yang panjang
Menata kembali serpihan hati yang telah lama tidak dihiasi bunga bunga cinta
Saat hati pernah di dustai,dan tertutup sampai kini
Saat malam yang sepi aku terniang akan lima kata yaitu CINTA
Hadir di tengah tengah jalan kehidupan ,ikut mewarnai setiap goresan yang akan di lukiskan




Kembalikan pada ku
oleh : amoy

Baru saja aku menyemai harapan ,Yang ku yakini pasti tercapai
Ideologi ku tentang harapan berbulan bulan berdomisili setiap langkah akan ku gerakkan
Percaya akan sebuah kata yang di bumbui dengan kehidupan masa depan yang telah terangkai
Untuk menggantungkan harapan pada bendera kemenangan akan di kibarkan
Kini menggorogoti nadi nadi di sekujur badan
Napas terhenti untuk berlari, mengulang setiap kata adakah yang salah??
Apakah nalar ku yang tak bekerja untuk memahami setiap untaian kata masuk ke gendang telinga??
Seakan angan yang dulu sulit untuk di genggam, berharap menjadi titik temu untuk sebuah harapan
Setiap tikungan jalan tersirat Tanya yang belum di temukan jawaban
Masih menerka untuk apa semua perhatian dan motifasi besar yang dia sampaikan??
Tuhan, sekali lagi ku mengadu di sepertiga malam yang panjang
Agar ku temukan jawaban dari sebuah persoalan ,sehingga air mata ini berhenti untuk berderai
Menanggung kekecewaan yang begitu dalam…
Tuhan…
Ku bersimpuh di sajadah yang terbentang luas ini
Membiarkan setiap deraian air mata yang tak mampu tertahan, sejak ku terima kabar
Menyesakkan batin, menutup keceriaan dan tawa di hari penuh berkah
Tuhan..
Jangan ambil semua harapan itu dari diri ku
Harapan itu menjadi penguat semangat ku , di saat mereka melambaikan tangan untuk menyerah duluan
Dan aku masih berdiri tegak dengan lantang dan rasa percaya diri yang kuat
Bahwa aku pasti bisa….
Ku mohon, ku mohon ku mohon kembalikan harapan itu pada ku
Hanya itu doa setiap sujud lima waktu ku
Ya Allah….





MENJAUH
BY: Amoy Moy

Tergerak keinginan hati untuk meninggalkan semua ini
Berdiskusi pada hati, ku temukan jawaban pasti
Tentang hati yang tidak berpenghuni
Menjauh dari semua jalan untuk memikirkan mu
Menjauh dari tatapan penuh kasih dan sayang
Menjauh dari perhatian yang kau tuangkan lewat kata maupun perbuatan
Semua itu tergambarkan lewat untaian pena yang ku jadikan syair penuh irama cinta
Lelah letih aku mengabdikan cinta ku pada mu
Namun , kau tak pernah anggap semua nya serius
Terpaksa aku pergi ,,,,
Membawa cinta yang suci



Kamis, 07 April 2016

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari sembiring - PETA NURANI


PETA NURANI
Karya MS sang muham


Duhai, aku telah terpikat rembulan
mengejar awan dibatas teman
kini nyeri tersisa dihati

Maafkan alfaku menterjemahkan isyarat
pun lalaiku memposisikan diri
mestinya tak perlu haru biru ini

Meski gontai tetap kutapaki jalan diri
ujung ke ujung kenyataan memetakan nurani
bukankah berbagi tak selalu harap kembali
mengapa mesti menganyam memori lagi
aku kan tau diri

‪#‎Billymoonistanaku‬, Seninpagi, Maret 28/2016 = 06:06 wib




NANDE
Karya MS sang muham


Nande,
berebut pilih hati bertindih sedih
silam terkenang seraut wajah teduh milikmu
mengambangkan tetes bening dipelopak mata
rindu tak terperi

Nande,
jauh langkah tinggalkan ladang terindah
betapa inginku mendengar bujuk suaramu
bahkan sesekali amarah cinta
membakar semangat membulatkan tekad

Nande,
hukum keabadian merentang jarak pemisahan
tersisa kenang tak mungkin terulang
tinggal berharap kelak kembali bersama terang
kukemas rinduku dibait doa

NB: Nande( Bhs Karo ) = ibu
‪#‎Billymoonistanaku‬, Rabumalam, April 06/2016 = 20:20 wib




EROSI TOLERANSI
Karya MS sang muham

Langit tegang sepi
jiwa jiwa mati suri
anak negeri halusinasi dibuai mimpi

Bara mencekam membakar simpul semesta
tiap langkah raja buta bawa bencana
sebab negeri telah digadaikannya

Rangkaian penggenapan riwayat negeri seram sekali
resah ketakutan telah menebalkan rasa di jiwa
erosi mengikis toleransi manusiawi
tengok saja pemegang kuasa si zolim tipu daya
rakyat bukan lagi panglima di negerinya

Duhai leluhur pendiri negeri
menitislah kewadah anak bangsa sejati
akhiri derita nusantara
proklamirkan merdeka sejahtera sararea
kembalikan kejayaan nusantara semestinya

‪#‎Billymoonistanaku‬, Seninsunyi, April 04/2016 = 17:00 wib





TERJALNYA KENYATAAN
Karya MS sang muham


Lelah
menapaki terjalnya kenyataan
berbaurnya takdir dan nasib di badan

Seberkas sinar dibatas harapan
hampir tak mampu singkirkan kelam siasat dunia
terantuk terjerembab lalu bangun lagi

Duh Gusti Pangeran
tuntun langkah kecil ini
tertatih terus mendaki carut marutnya duniawi
mampukan kugapai hakiki insani

‪#‎Billymoonistanaku‬, Seninsiang, April 04/2016 = 16:16 wib




LAGU SUNYI
Karya MS Sang Muham


Masih terlalu dini hari
melantunkan tembang
meski lagu sunyi

Maafkan ketidakmampuanku memilah rasa
padahal terangterangan cuma basa basi
biarlah ku terima seolah nyata

Sejak awal kusadari tembang ku lagu sunyi
ikut dibarisan tak masuk hitungan
tapi cuma itu milikku
tak ada yang keliru, inilah melodi hidupku

‪#‎Lbkcawene‬, Senindinihari, April 11/2016=00:49wib





MUJIZAT TERSURAT
Karya MS sang muham


Aku tetap kan menanti meyakini sepenuh hati
biar pun segala mustahil menghadang
dan gugus nalar serta logika kehabisan kosa kata

Segala sesuatu telah dimandulkan dilajur pengabdianku
mujizat satu satunya tersisa dilembah iman
harapan itu kusimpul mati dijalan hidupku

Jika masih tersedia jalan itu pasti bukan takdirku
pasrah berserah menanti sebuah keajaiban
mujizat tersurat di jalur amanah jalan berlimpah hakikat

Duh Gusti Pangeran Penguasa segala pakem
layakkan mampukan wadah berbagi kebajikan
mengembalikan kejayaan nusantara
menatalayakkan tatanan jagad raya
persiapkan jalan keabadaian bagi Imam Mahdi

‪#‎Belantarabatavia‬, Rabusiang, April 13/2016 = 12:12 wib





LENTERAKU
Karya MS Sang Muham


Jika lenteraku redup
tolong tuangkan cahaya
setidaknya masih bisa berkedip

Sudah amat jauh petualangan jiwa ini
waktu menghutani jalan setapak
tak mungkin berbalik arah tuju

Seluruh harap tertumpu pada pasrah
untuk kali ini saja janganlah keliru
ijinkan kutebus alfa membalut bilur luka
sebelum waktu habis tersita

‪#‎Lebakcawene‬, senindinihari, April 11/2016 = 00:25wib






PROSA HATI NURANI
Karya MS sang muham


Bacalah aku
serangkaian prosa hati nurani
koreksilah tata bahasa lirik dan pemagnaannya

Tiap halaman terbuka tanpa tirai
mengemuka dari kedalaman nurani sejati
niat ingsun getuk tular kebajikan

Duh anak bangsa coba toleh ke kanan kiri
mencicipi pahit getirnya melanjutkan hidup esok tak pasti
berdialog tanpa suara dengan wajah polos anak desa
sudah jadi siapa kita ditengah ketidakberdayaannya

Tiap insan lazim menata pribadi alangkah bijak jika peduli
siapa peduli nusantara jika bukan anak bangsa
sempatkan waktu dengarkan keluh kesah ibu pertiwi
hutang melilit pinggang tanah air dibarter mahkota

‪#‎Billymoonistanaku‬, Sabtusiang, April 09/2016 = 13:13 wib





PERDAMAIAN NURANI
Karya MS Sang muham


Mengenang silam sejurus waktu
serenteng pilu berbaur gelak memuncak
begitu sajakah catatan itu terkikis
padahal waktu sempat terenda
lukisan diri diepisode kebersamaan

Andai harus dipertanggungjawabkan adegan per adegan
betapa rumit mengeja hitam putih
menimbang rasa dan asa
maka ijinkanlah kuringkas saja bahasa
maukah kau menyeimbangkan segala nyata

Pada level pencerahan kuterima kini aku sesali
betapa dungunya diri diperbudak duniawi
melahirkan sengketa demi sengketa
bahkan tak jarang menorehkan luka
tak berujung terbawa hingga ke kinian

Kepadamu insan pemilik asa nan pernah terusik
segenap jiwa serendah sembah raga kuhaturkan maaf
agar karma tak memberati langkah kita
menyongsong prosa diri seturut harapan hati
andai esok masih kita temui

‪#‎Billymoonistanaku‬, Kamismalam, April 07/2016 = 23:23 wib




ENERGI PEMBERIAN ILLAHI
Karya MS sang muham


Jika Trisula wedha telah didada
wadah telah karomah
jalan diri pun seturut amanah
kapan mulai

Negeri telah dikuasai monyet putih
putra mahkota termakan mantera meraga sukma
nusantara jadi telur diujung tanduk
tinggal tunggu telaga bedah

Duh leluhur suci, keprihatinan ini mesti terjadi
sungguh kami akan mulai, pinjami kami bekal duniawi
energi dibayar energi pemberian Illahi
percikkanlah air brajamusti
sebelum lolongan minta tolong gunung halimun kumandang
ijinkan tanah Pajajaran terang benerang

‪#‎Billymoonistanaku‬, Selasamalam, April 19/2016 = 19 :19 wib





BERPUASA HASRAT DEMI HAKIKAT
Karya MS sang muham


Kakang kawah adi ari ari bersamaku
berpuasa hasrat demi hakikat
relakan hidup berkarat

Sambil menanti saat tepat
sudah tak bisa mufakat
pembuktian kebenaran sasmita jiwa

Maafkan jika aku alfa menimbang rasa
jalan ini terlalu lurus untuk dijejaki
biarkan kulunasi kodrat diri
pemangku tugas amanah
mengembalikan kejayaan nusantara

‪#‎Billymoonistanaku‬, Selasamagrib, April 19/2016 = 18:18 wib





RAPUH
Karya MS Sang muham


Aku termangu diujung malam
satu persatu nuansa mewujud gelombang
hanyutkan kenang pada sisi tak tembus pandang

Rapuh berdiriku ketika asa kehilangan harap
dibelenggu waktu pada dekade tak menentu
masih tersisa ragu menyambut senja tanpa lagu

Duh Gusti Pangeran Maha Kasih betapa-ku tak berdaya
meletakkan keyakinan di janji manis MU
padahal begitu banyak fakta sasmita kuterima
ampunkan ragu-ku Gusti pun kecengengan-ku
layakkan mampukan jiwaku tetap setia pada MU

‪#‎Billymoonistanaku‬, Minggumalam, April 17/2016 = 23:23 wib




SAMUDRA KASIH
Karya MS sang muham

Kekasih hati
betapa banyak aku berhutang kasih padamu
sungguh takkan sanggub kulunasi itu

Fakta dan nyata merangkai peristiwa suka duka
resah gelisah teduh di hatimu nan seluas samudra
sejujurnya aku malu betapa subur bayangan dusta dibalik mata

Kekasih hati
dalam diam yang sarat penyesalan
ketika mimpi membawamu menghitung waktu
dari hati terdalam kumohonkan maaf nan tulus ikhlas
agar bahtera kita tetap berlayar disamudra penuh kasih

‪#‎Billymoonistanku‬,Kamismalam, April 14/2016 = 22:22 wib

Kumpulan Puisi Riri Eka Putri - TITIP RINDU


***TITIP RINDU***

Ku sisir malam tanpa kelam
Ku lukis kelam tanpa rembulan
Hanya ntuk mencumbu dg bayang mu
Andai kau tau hati ku
Hanya kerinduan dlm nyanyian sunyi
Bayangan wajah mu semakin mendekat
Menepi di ilusi hati
Ku coba menggapai
Namun tangan ku tak sampai

Kini......
Hanya pada sebait puisi ku titip Rindu
Ku semat kan cinta di penghujung waktu
Dlm bias Rindu kau makin menghilang

Aku terpana dlm titian asmara
Cinta yg semakin semu
Di batas khatulistiwa
Hati tergores dan perih
Hilang bersama bias malam

Wahai hati....
Kenapa tak juga kau pahami
Tentang Rindu yg kian mmbelenggu
Ttg cinta yg semakin mengikat ku.
Akan kah ini akan menjadi kisah bisu





***DI ATAS SAJADAH CINTA KU***


Di atas sajadah panjang cinta ku
Menghabis kan malam bercinta dg MU
Mengisi lorong hampa jiwa ku
Mendekap Qalbu di pertiga malam

Lirih sendu kata terucap
Berharap balasan cinta dan keagungan NYA

Jemari ini menari bertasbih
Mengharap Ridho dlm alunan Do'a

Jiwa ini begitu hina nya
Tak sebanding dg jutaan Rahmat MU

YA ILlahi Rabbi.....
Aku yg selalu berharap cinta MU
Namun aku tak sanggup menandingi kekasih MU
Hati ku tak seputih hati kekasih MU
Jiwa ini tak tegar
Rasa ini rapuh

YA Illahi Rabbi.....
Bila ku tak mampu menandingi kekasih MU
Izin kan lah aku menjadi Bidadari syurga itu.




MOTHER HOW ARE YOU TODAY


Ku tatap koloni awan di langit
Terbentang luas keindahan yg nyata
Awan yg tak pernah meninggalkan langit biru

Negri di awan......
Di sini kumenitip rindu
Di negeri antah berantah
Negeri tanpa batas yg tiada kesedihan kutemui.

Teringat oleh ku cerita masa lalu
Saat ibu meninabobokan ku ttg keindahan negri di awan, tentang peri peri cantik dan Raja yg bijaksana
Taman yg indah bagai di syurga
Seakan membangunkan aku dari mimpi panjang.

Seharus nya saat ini ibu ada disini menemani ku bermanja di ujung petang ku
Kini....aku sendiri di sini. Bercerita dg bayangan mu
Namun cerita mu hanya masalalu

Ibu kini kuterpaku di sini
Hanya bulir bening ini yg selalu setia menemani.
Ku pandangi kembali langit biru
Terlintas bayangan mu
Oh....ibu.....
Negeri di awan telah membawa mu pergi.




***AKU MASIH DI SINI***

Aku masih di sini menikmati indah nya pantai ini , bercerita dg buih ombak
Mendekap erat sang bayu

Aku masih sahabat mu
Tiada yg berubah disini
Jalan ini masih ku lalui
Walaw berbeda pesona nya kini

Kealfaan itu bukan ku sengaja
Terkadang kuberada di suatu moment
Yg membuat ku tak bisa mampir untuk cerita kita. Aku sering bingung di persimpangan

Sahabat sejati takkan pernah meninggalkan mu. ia bagaikan rembulan yg menyinari malam
Kicauan camar itu masih mendendangkan
Lagu memory meski berbeda irama nya kini
Karena ingin menggapai Ridho Illahi Robb





***CERITA KITA***


Di lembaran ini ingin ku tulis sebuah lagu
Untuk mu , lagu tembang kenangan dulu
Namun aku tang sanggup. Mengeja kata yg semakin ku tak mengerti

Di lembaran ini ingin ku bercerita lagi dg mu
Tentang kisah kisah lalu. Sanggup kah aku??
Mengulang semua kenangan itu yg tak mungkin ku dekap lagi , namun aku tak kuasa ntuk mengakhiri semua ini

Ada resah menyatu di sini membalut sisi hati
Aku yg tak berdaya kini
Jalan mana yg harus ku lalui
Mungkinkah takdir ini membawa ku pergi?
Atau Rasa ini membawa ku kembali?

Aku bingung di persimpangan
Jalan itu semakin berliku dan penuh duri
Oh Rasa.... Ajar kan aku untuk memilih
Haruskah bertahan atau pergi.





***REMBULAN***

Ku temui rembulan di pekat nya kelam
Di sisi kelam ku hantar kan harapan
Setitik cahaya membuat ku malu
Dlm dekapan rindu yg semakin mengikat ku

Kunang kunang malam menari lah bersama ku. Iringi lentik gemulai tinta resah ku
Yg kian mengikat perih jiwa ini

Di sini di peraduan ini kutata mimpi iringi irama hati, terkadang rasa ini tak bisa ku pungkiri.....
Rembulan....tersenyumlah hanya untuk satu hati. Jangan lenakan aku dlm remang cahaya mu

Aku tak kuasa dg iringan tinta ini
Biar kan ku terbangun dari mimpi mimpi
Sebelum terik membelai lamunan ku
Yg ketika ku terjaga ku temukan kecewa itu





***DI MANAKAH SYURGA ITU***

Dlm pekat nya kelam ku berdiri
Mencari Ridho Illahi Rabb
Walau tertatih langkah ini
Di saat 3 belenggu syetan terus mengikat
Ku tuntun jiwa ini untuk duduk dari pembaringan
Ku langkahkan kaki menuju air suci
Walau terkadang langkah ini terbelenggu lagi
Menggapai sajadah itu.

YA Illahi Rabb.....
Jangan belenggu aku dg dunia ini
Lepaskan lah semua nafsu itu
Betapa ku ingin setabah khadijah
Setaqwa Aisyah......
Namun aku hanya hamba MU yg lemah

Jalan yg ku tempuh kini bagai menggenggam bara api
Aku takut bila genggaman itu terlepas
Cahaya mu yg selalu ku ingin kan
Di penghujung malam ini aku mohon kpd MU
Izinkan aku untuk selalu di jalan MU

Ya ILlahi Rabb

Wahai Dzat yg maha membolak balikan hati
Jgn kau lengah kan aku setelah engkau beri hidayah
Teguh kan diri ini di atas agama mu
Biar ku dekap sunnah itu
Karena jalan itu yg membawa damai ku

Ya ILlahi Rabb....
Di manakah pintu Syurga itu???





***Di BATAS WAKTU***


Di sini di peraduan sepi ku gantungkan harap
Mengikis semua kenangan tentang kita
Ku coba balut luka itu di sini
Di pelantara rindu jiwa ini menjerit

Jalanan ini masih ku lalui seperti dulu
Tawa canda itu masih terngiang merdu
Walaw terkadang sedikit haru
Aku masih di sini
Menyulam sisi mimpi yg ku cabik sendiri

lorong jiwa kian terbelah.....
Ku coba menyatukan lagi namun ku tak sanggup. hati ini begitu rapuh nya
Biarkan lah rembulan itu selalu bersinar
Hingga waktu itu kembali menyapa

Berguru lah kpd matahari....
Di saat cinta nya di halangi oleh awan
Dia tetap tersenyum kpd bumi
Di batas waktu yg kian mendekat
Terkadang hujan pun dtg menghalangi
Tapi kebersamaan mereka tetap abadi





***SANGGUP KAH AKU***

YA ILLAHI.....
Dlm kegelapan malam ku mencari jati diri
Mencoba berlari dari bisikan nafsu
Menutup semua lembaran cerita
Mengikis asa yg sesakan dada

YA ILLAHI Rabb ......
Di mihgrab MU aku bersujud
Menengadah hiba
Ku serahkan jiwa raga ini
Pada sebait Do'a aku berbisik lirih
Di manakah jalan itu...

Aku......
Sanggupkah diri ini menutup semua cerita
Mengikis asa melupakan semua kenangan
Kembali ke jalan MU
Menengglamkan semua mimpi ku

YA ILLAHI.......
Tuntun jiwa ini.....
Menuju jalan MU
Tanpa ku harus berpaling lagi
Walaw terkadang bisikan itu menyapa

Oh jiwa....
Apa lagi yg kau cari di sini
Jangan lenakan aku dlm mimpi semu
Menyatulah dg hati
Berikrarlah dg diri.




***PUING PUING RASA***


Semilir malam ini menusuk pilu ku
Saat ku lihat kembali potret mu
Ketika malam semakin pekat
Kau semakin asing bagi ku

Bayangan mu selalu saja menari
Di antara puing puing rasa yg mulai terkikis
Menikam qalbu ku sematkan cerita lalu

Sering ku bertanya kepada langit biru
Saat cinta ku kau gantung di awan
Bila memang rasa ini hanya untuk mu
Beri aku kesempatan walaw hanya bercumbu dengan bayangan mu.

Menarilah bersama ku
Mengitari langit biru
Saat kaki kita sejajar dengan awan
Ku titip kan rasa yg kian membelenggu

Tapi bila rasa itu telah semakin terkikis
Lepaskan ikatan ku
Biarkan ku berlari di deras nya hujan
Namun seribu malam itu kan kurajut
Menjadi sulaman.





***ILUSI ***


Telah ku bisikan kepada jiwa
Tentang hari yg tak mugkin ku daki
Tentang cerita yg hanya ilusi

Ku bertanya kepada diri
Di mana rasa itu bersembunyi
Pada hangat sinar mentari
Kenapa gerimis selalu menghalangi

Lalu ku kabarkan kepada petang
Sinar keemasan memeluk ku mesra
Seketika jiwa ku melayang
Lalu ku temui malam bersama kelam
Apakah rembulan menitip salam

Seketika jiwa ini terdiam
Akan kah masih ada harapan
Tentang cerita cinta semalam
Ketika ku pandangi sekilas bayangan mu
Yg datang bertamu dalam ilusi ku

Aku yg terlena dlm tarian mu
Diri ini terbelenggu dalam dekapan itu
Mencoba menjauh berlari dlm kelam
Namun aku tak mampu





***RUANG WAKTU***


Aku berjalan diremang cahaya purnama
Kunang kunang pesonakan malam
Kidung malam pun bersenda lirih
Menunggu kau datang satukan jemari kita

Aku yg terpasung dlm pesona mu
Menunggu mu dlm ruang dan waktu
Setiaku selalu di sini walaw terkadang lelah itu menyapa





****SUNYI****

Petang ku beranjak menemui senja
Kidung rindu iringi ilusi jiwa
Telah ku tanyakan kepada asa
Masih tertuliskah nama ku di sana

Oh jiwa yang semakin terkesima
Di ruang maya makin terlena
Telah ku titip pesan pada rembulan
Andai ku tak datang temui malam

Ketika malam tak menjumpai pagi
Biar ku titip rindu pada setitik embun

Di batas khatulistiwa ku berdiri
Merangkai aksara menuai makna
Mungkinkah rasa itu juga kan sama.





***KIDUNG SUNYI***

Di titian asa ku reguk tangis
Mencoba berlari tinggalkan kenangan
Dlm rintihan pilu hati bertanya
Adakah rasa itu kan sama

Aku yg tersiksa kini
Dlm hentakan rindu ku makin terluka
Luka yg semakin menganga

Duhai hati
Salah kah aku bila rasa itu ada
Haruskah bait ini menuai cerca

Kini ku menggenggam asa yg kian sirna
Karena jalan yang kita lalui sudah berbeda
Biarkan lah kidung sunyi ini temani ku
Di senja yg memerah ku menunggu mu.




***MAHA CINTA***


Karena aku mencintai mu
Aku melupakan mu
Karena rasa sayang yg begitu dlm
Aku menjauh dari mu
Karena aku lebih mencintai NYA

Dulu aku begitu berharap pada mu
Kita selalu bersama menghabiskan waktu
Sehingga aku melupakan NYA

MAHA CINTA....
Genggam erat tangan ini
Agar aku hanya mencintai dia karena MU
Biar rasa ini semakin menjauh dan pergi
Jauh ke sudut mimpi yg tak terealiti





***SAHABAT***


Aku yg tersisih kini
Ku rengkuh tanya dlm kesendirian
Ku balut iman berkaca impian
Berjalan di lorong sunyi
Mencari jati diri

DIMANAKAH JALAN ITU..

Di sini kuberdiri
Berkawan dg bayangan diri
Ku singkirkan ilalang tangan ku berdarah
Ku arungi samudra ini
Seakan menggenggam bara api

Sahabat......
Andai jalan yg ku lalui penuh duri
Aku telah rela dg diri ini
Walau terkadang penuh misteri

Sahabat....
Tuntun jiwa ini menuju lembah sunnah itu
Tiada kuperduli dg indah nya dunia
Walaw tersisih diri ini
Karena hadir ku hanya untuk mengabdi
Kpd NYA





**PERAHU KU BERPENDAYUNG TASBIH**

Berlayar dlm naungan NYA
Damaikan lautan jiwa
Berlayarlah terus ketitik makna
Walau rintangan kian membentang
Bara api pun sering di genggam
Teruslah kayuh perahu kecil ini

Nahkoda ku......
Arungi terus lautan api itu
Jemari mu dan jemari ku kian menyatu
Melalui jalan yang penuh liku
Langkah ini takkan lelah
Walau ada cerca menyapa
Di lembah sunnah ku pautkan jiwa

Walau ada rasa tersisih
Walau menggenggam bara api
Jiwa ini selalu tegar
Nyanyian burung malam biarkanlah
Berdendang di jalan yg kita lalui

Teruslah pegang kemudi itu
Kita kan terus berlayar menuju lembah sunnah
Mendekap erat asa kita
Seiring harapan esok hari
Di hari perhitungan itu nanti

OH...MAHA CINTA......
Rengkuhlah biduk kecil ini
Dlm mengarungi samudra kasih MU
Walaw badai sering menyapa
Dlm perjalanan Tasbih bergema





***GERIMIS DI KOTA KU***

Pagi ini sepi , kicauan burung enggan bernyanyi, pagi ini tanpa mentari menemani
Rumput pun enggan bergoyang.

Aku seakan bermain dengan hentakan rindu
Tirai pelupuk ku mengalir lagi
Bersenandung lah ranah hilangkan sunyi dlm diri ini.

Bila malam bertabur bintang hati ini teriris luka. Bila jalan bertabur duri kaki ini tertusuk perih.
Bila putik rekah melayu. Seperti hilang harapan ku.

Kini aku menangis tanpa suara
Bercerita pada embun pagi
Sematkan luka pd sang bayu
Aku yg tak pernah kau rindu

Daun daun melayang sendu
Gugur sebelum waktu nya
Gerimis di kota ini berlalulah
Biarkan cerita ini laksana mimpi tiada arti.

Oh.....semoga hari ini berlalulah
Kau hanya terpaku menatap pilu ku.
Tanpa bulir rindu acuh kan ku





***LUKA***

Sepi yg mencekam saat kubasuh luka itu sendiri ,walaw di temani bintang bintang,
Ku coba membelai mengelus perih yg kian
Mengangakan luka.

Aku yg sendiri menyisir kelam bersama malam , aku yg sendiri mengobati perih luka sendiri , dan selalu mencoba menjauh dan pergi , dari belenggu rasa yg ku tak mengerti

Kunang kunang cinta , kau selalu temaniku dlm bimbang , membangunkan semua kenangan.

Mengapa tak kau biarkan rasa itu pergi
Biarkan ku lalui jalan terjal yg penuh duri
Jgn menggapai ku ntuk kembali
Karena bagiku kau adalah misteri

Jangan tanyakan aku pada rembulan
Biarkan malam menenglamkan mimpi itu.





***KABUT DI UJUNG PETANG***

Biarkan lah petang ini kian berkabut
Setitik embun itu sudah cukup sejukan jiwa ku, embun yg selalu temani tatkala gersang menggelayuti hati....

Mentari.....disini aku selalu menanti
Walaw sedikit kehangatan yg kau beri,
Biarkan lah kupu kupu itu hinggap sesuka nya, kelopak ku hanya berharap tetesan embun mu,

Biarkan bunga bunga itu cemburu
Menuai kilaf dlm kuncup nya

Bait bait ini adalah teman ku yg setia
Mengajarkan ku melukis kanvas hati
Mengulum senyum menoleh hiba

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - LEMBAYUNG SENJA


MENTARIKU

Siangku berpeluh penuh harap
Keringat bercucur sekujur tubuh
Langkah kaki yg lemah semakin tertatih menapaki jalan terjal
Aku disini,,,,
Dengan doa doa sakral memujamu
Dengan bait bait selembut alunan bayu aku lafazkan
Hari semakin panas,,,
Ketika mentari memancarkan cahayanya kebumiku
Aku dipanggang bagai jelaga digurunmu
Langkah langkah lunglai mulai melemah
Diteriknya mentari aku berteriak
Inikah keadilan untukku.?
Aku terpana dengan fatamorgana yg semu
Terperangkap dalam kegalauan yg tak bertemu
Tertatih melangkah,,,,
Menyusuri jalan setapak di lorong buntu
Panas,,,,,,
Mentari tetap berpijar meski aku selalu berteriak
Langkah yang semakin lunglai
Tertatih lemah tak berdaya
Mentari yang kurindukan menghangati tubuhku
Kini membakarku dalam perjalanan panjang yg tak pasti.!
Aku lelah berteriak tanpa kata yg jelas
Karena diriku semakin lemah tertatih menyusuri setiap lorong buntu
Ingin rasanya,,Awan diatas sana
Menangis utk kegalauan ku
Membasahi tubuhku yg semakin kerontang tanpa asa
Menyelimuti diriku dengan kesejukan yg kudamba
Menghiburku dengan biang lala yg penuh warna
Memberi arti untuk senyumku yg hampir punah
Acccchhhh, ,,,,
Haruskah aku menyerah tanpa kata
Dipanasnya mentarimu yg semakin menyala
Menghitamkan tubuhku bagai jelaga
Hitam legam tanpa warna

"""""""""""""
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
Siantar city kota tercintaku
30 maret 2016 14:03





LEMBAYUNG SENJA


Lembayung senja yg temaram
Memancarkan cahaya sendu yang begitu sahdu
Dibebatuan yg begitu tajam
Kulangkahkan kakiku tanpa arah dan tujuan
Mendaki bukit dan pegunungan tinggi
Hingga kulelah tanpa daya
Angin semilir berhembus lembut
Tapi buatku terbang melayang
Keangkasa tinggi yg penuh dengan awan
Aku bagai debu yg melayang jauh tanpa arah
Mencarimu dialam antah berantah
Kasih,,,,,
Senja indah ini...
Ingatkan aku pada dirimu yg jauh disana
Dibalik gunung dan bebukitan yg hijau
Tersenyum penuh arti untuk kemenanganmu
Kasih,,,,,
Lambaian tangan perpisahan
Ternyata sangat indah aku rasakan
Seindah cabikan srigala yg mencabik cabik tubuhku
Hingga aku bercecar kesemua arah
Luka yang semakin luka...
Memerah tanpa darah,,,
Pedih hingga kumeringis
Dengan tatapanmu yg pongah
Seakan kau adalah penguasa alam tanpa jiwa
Tertawa penuh kemenangan utk kekalahanku

""""""""""""""
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar cty kotaku yg indah
27 maret 2016 18:00




BIMBANG


Saat tangan kasihmu menyentuh hatiku
Begitu indah dan menyejukkan
Bagai terbang melayang membubung di angkasa luas yg tinggi
Semua bagai bidadari yg menari dgn gerakan gemulai
Indah dan sangat mengagumkan
Tatkala senyum manismu hadir menghiasi taman hatiku
Semua bagai terbang,
Indah,,,,
Aku terpesona pada bayangan indah yg menggoda
Meski dirimu hanya khayalan dalam hati yg terdalam
Semua bagai nyata jika dirimu ada disampingku
Duhai,,,,,
Jangan goda aku dengan senyum indah yg memabukkan
Karena saat ini aku sedang terkapar dimabuk cinta
Hingga kuterlena tak berdaya diranjang usang yg hampir roboh
Jangan belai aku dgn jemarimu yg lembut menyusuri setiap anak rambutku yg tergerai
Hingga aku terlena karena cinta
Jangan nyanyikan lagu cinta saat aku berbaring di kakimu
Hinggaku terbuai bermimpi indah dengan nyenyaknya
Duhai,,,,,
Kasihku didunia khayal yg selalu menghiburku
Hingga ku selalu tersenyum dan hampir gila karena cintamu
Hari hari yang selalu aku lewati,,,
Dengan hati dan perasaan cinta karenamu
Semua membuat aku hampir gila karenamu
Meski hatiku selalu bimbang dan bertanya
Adakah dirimu didunia nyata.?
Tapi semua aku tepiskan karena senyummu terlalu lugu
Kata mesramu selalu mengetuk pintu hatiku
Dan bertanya.?
Masih adakah ruang hatimu untukku.?
Agar kumenyusup direlung hatimu
Dan selalu bernyanyi lagu cinta untukmu.?
Dan selalu kujawab....
Masuklah dengan hembusan nafasku
Yg selalu menyebut namamu dalam setiap detak nafasku
Bersemayamlah disana hingga aku tak berdaya karena renta
Dan kita mati bersama dalam alunan cinta yg indah
""""""""""""

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Siantar kotaku yg indah 5
5 april 2016. 15:49





April yg berduka


Aku ga tau,,,,,,
Mau menangis atau menjerit
Kehilangan dirimu yg sdh kuanggap bagian dari keluargaku
Miu yg selalu nemani aku sholat
Miu yg selalu nemani aku main fb disofa
Miu yg selalu naik tempat tidur utk banguni aku
Miu yg selalu minta digendong ketika aku baru plg dari mana mana
Miu yg selalu minta dimanja sama siapa aja dirumah
Mgkn ga ada miu sebaik dirimu lg yg kujumpai
Miu yg ga pernah nyuri ikan dimeja
Miuku yg manis,,,,,
Aku pasti akan merindukanmu setiap waktu
Karena cuma dirimu temanku dirumah tatkali semua org pergi
Kita selalu bercanda bersama
Kau selalu nemani aku masak didapur
Dan selalu berusaha ganggu aku
Ketika ada ikan yg harus aku bersihkan
Dengan sabar kau selalu nunggu sampai ikan selesai digoreng
Aku pasti merindukan saat2 kita selalu bersama
Saat2 dimana dirimu minta dipeluk
Saat dirimu pulang tengah malam dan cakar2 jendela kaca
Dan saat aku goyangkan kunci rumah
Kau berlari kepintu depan seolah dirimu tau aku bukakan pintu utk dirimu
Miuku yg baik,,,,,
Aku ga tau air mataku ga mau berhenti krn kehilangan dirimu
Kk nisa juga selalu nangis sambil korek lobang untuk kuburmu
Ga ada lagi yg masuk kamar kk nisa utk curi ditempat tidurnya
Dan kau selalu nurut sama kk nisa dimana harus tidur
Meski cuma dialas sarung biar seprei kk nisa ga kotor
Sekarang ga ada lagi yg ngeong2 minta makan sambil ciumi kaki
Dan ga ada lagi yg tidur cuek di sofa tatkala sdh kenyang
Miu sayangku,,,,,
Ga sesedih ini waktu mimi hilang dicuri org
Kaupun dulu ikut sedih karena kawan tidurmu hilang
Ku a mau makan lihat piring mimi kosong
Dan kau juga ga bergairah waktu mimi hilang dicuri org
Sekarang giliranu ningalkan aku dengan kenanan indah
Sengaja kuburmu ditaman biar aku selalu ingat dirimu yg selalu manja
Bg arif lg survey kehutan saat ini
Klo plg dia pasti nangis juga krn dirimu sdh ga ada
Dia yg rajin kasi makan dirimu setiap saat
Sampe ikan dimeja habis dikasi kedirimu
Dia yg selalu bilang sama dirimu
Sono duduk main fb sama mamak saat dirimu ganggui dia ngetik
Dan seolah ngerti kau terus loncat ke sofa dimana aku duduk
Dia nanti pasti nangis klo plg dari hutan
Karena ga ada temannya bercanda nonton tv
Ga ada yg dimasukkan keselimutnya lagi
Saat hujan deras karena takut kau kedinginan
Ga ada yg dipeluk peluknya lagi saat dia nonton tv
Kenangan terindah bersamamu mgkn ga pernah hilang
Kau slalu duduk disampingku nunggui aku selesai sholat
Kadang juga kau ikut duduk disajadah hingga aku harus mengalah
Miu yg pasti kurindukan ,,,,,,
Semoga Allah akan berikan kucing sebaik dirimu utkku dan keluargaaku
Semoga tempatmu di surga ya sayang
Kami yang sangat mencintaimu
Saat ini sangat berduka kehilanganmu
Miuku sayang selamat jalan anakku tercinta
Mungkin Allah lebih mencintaimu

""""""
Aprl yg kelabu utkku
3, 4, 2016 jam 8:21
Sintar




Harapanku


Malam menyiram makam
Rintik hujan makin merintih
Daun ketapang kian hari kian menguning dan kering
Dan jatuh dikaki telanjang lelaki tua
Ingat,,,
Koruptor tidak pernah setia
Dia selalu menghianati bangsa
Singgasananya,,,,,
Adalah batang pisang roboh
Jiwanya,,,,
Adalah pelepah pisang busuk
Haruskah aku bersujud dikakinya
Sembari menghirup bau busuk
Yg datang dari kolong ranjangnya.?
Dan ketika sang idola datang,,,,
Ahok sang petarung garang
Ingin memberantas semua kemunafikan
Mengapa banyak yang menghalang.?
Tidak inginkah ada perubahan utk negeri tercintaku ini.?
Sedang kuingin,,,,
Banyak ahok ahok yg lain disetiap daerah
Yang dengan berani memberantas semua kebatilan yg ada
Dengan keberanian yg ada diujung asanya
Dengan tekad ingin memakmurkan rakyatnya.?
Mengapa diam,,,,,
Mengapa menyerang.?
Haruskah perjuangan ini putus dengan perbedaan agama
Haruskah kita terpisah dengan perbedaan suku dan ras yg berbeda
Jangan munafik pada diri sendiri yg tidak pernah berbuat
Perjuangan itu sangat berat
Perjuangan itu membutuhkan pengorbanan
Mampukah dirimu berkorban utk negaramu tanpa jasa
Yg harus kau pundak sendiri dgn tangis dan air mata.?
Mengapa hanya bisa berkata kata dan menghujat
Disaat org lain berbuat utk negaranya
Achhhh,,,,
Aku bingung,,,,
Disaat idolaku berjuang mengapa semua orang menyerang.?
Hanya doa dan harapan yg bisa aku panjatkan
Semoga kau menang melawan kebatilan
Majulah petarungku,,,,
Indahkan ibukotaku,,,

"""""""""""
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
Siantar city kota tercintaku
31 maret 2016. 20:23





Mentariku

Pagiku hilang sudah melayang
Mentari telah tinggi dìperaduan
Diantara awan awan yang bertebaran
Dilangit tinggi yang membentang
Aku lelah menanti malam
Yang menghadirkan bintang dan rembulan
Disana kan kulihat wajah alam yang temaram
Bintang yang berkelip indah
Memancarkan cahaya yang begitu sahdu untuk mengenangmu
Blan yang membias indah dengan cahaya ke emasannya
Mengingatkan aku akan indah senyummu
Yang selalu menggoda aku untuk tersenyum
Senyum indah yang berbinar buat hatiku berdebar debar
Duhai mentari indahku
Hangatkan kehidupanku dengan cahayamu yang bersinar indah
Sampaaikan salamku pada bulan dan bintang diujung dunia
Biarkan aku menikmati hangatnya cahayamu
Dengan rasa syukur yang tiada berbatas
Duhai bintang dan rembulan
Bersiaplah menyongsong salam sang mentari senja
Yang akan mengubah indahnya dunia
Dengan awan awan yang bergantungan diantaranya
Dengan bias yang selalu melenakan dunia
Duhai hati yang merindu
Jangan biarkan tangisku semakin sendu
Karena tidak bertemu dengan mu
Diujung lorong yang selalu kita lewati bersama
Lorong gelap tanpa lentera
Duhai kasihku diujung malam
Bawa aku dalam angan yang temaram
Agar ku terlelap dalam mimpi semu yang selalu kita ciptakan bersama
Dalam gelapnya malam
Dalam sakitnya rindu
Diujung malam yang tak pernah berbinar
Karena mimpi telah usai

"""""""""""
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
Siantar city kota tercintaku
13 april 2016 / 11:25

Kumpulan Puisi Sebaris Luka Disisi Senja - PROSA JIWA


TENTANGMU

Dan dengan apa aku menjagamu
Ketika kutau kau se'elok itu
Apakah rapuh ragaku mampu beradu waktu
Untuk bisa menciptakan bahagia se'elok parasmu
Bagiku kau laksana piala yang terbuat dari kaca
Dan aku tak tau dimana aku harus menempatkanmu
Sebab sesak rongga dadaku seolah tak mampu untuk menyamai pesonamu
Dan aku juga merasa tak bisa
Jika kau berharap aku ungkapkan perasaanku kedalam bait-bait sahdu
Sebab
Aku terlalu kaku untuk bahasa palsu berbentuk rayu
Namun suatu waktu
Jika ada waktu untuk aku dan dirimu dalam lingkaran temu
Aku pasti akan mengatakan
"Aku tak salah memilihmu dan kaulah cintaku"

Cikarang 30 maret 2016
24ck





PROSA JIWA


Jika aku adalah aksara
Aku harap kau tak salah ketika membacanya
Sebab abjad-abjad yang terlihat mata
Seringkali biaskan makna dalam tanya
Jika aku sebuah bahasa
Yang kudamba, ada sesorang yang bisa menerjemahkanku
Dalam bait sederhana namun tak menghilangkan makna sesungguhnya
Meski hitam dan bernoda sekalipun
Biarkan aku seperti adanya
Bila aku sebuah suara
Jangan biarkan aku teriak
Sebab bagi yang tak suka
Suaraku mungkin bisa merusak suasana
Walau itu yang sebenarnya
Seandainya kau beranggapan jika aku ada
Dalam sebuah kehidupan yang nyata
Sentuh aku, dan belai aku dengan kelembutan yang kau punya
Agar risau jiwaku sirna
Dan aku bisa kembali maknai bahagia
Sebagai sesuatu yang nyata
Setelah aku merasa kehilanganya

Cikarang 29 maret 2016
24ck





LUKA


Panggil saja aku Luka
Kau tak tak perlu mengerti aku
Dan biarkan aku mencoba mengartikan semua
Dari sudut pandangku meski berbeda
Kau juga tak perlu risau dengan semua rangkaian kata yang aku punya
Dan anggap saja semua hanyalah rentetan aksara yang siapapun bisa menuliskanya
Dan bahkan ketika aku mencaci maki semua
Anggap saja aku hanya orang gila yang tengah kehilangan apa yang dicintainya
Jika kau bersikeras ingin menemuiku
Cari aku di ujung senja
Karna aku pasti disana
Mengadu pada sang pemilik waktu
Tentang semua yang aku cinta
Dan tentu saja
Tentang lukaku atas dunia

Cikarang 28 maret 2016





DUA SISI MATA UANG


Aku hanya ingin mengungkapkan kejujuran
Meski kejujuran itu aku temukan disetumpuk kebohongan
Mungkin kejujuran itu hanya sebuah tulisan
Dimana yang mengerti kejujuran tersebut
Hanya dia yang menuliskan
Sementara mereka yang membaca
Masih berkutat diantara tanda tanya yang tak terjabarkan
Mungkin siapapun bisa menerka apa yang mereka baca dari tulisan yang ditemukan
Namun benarkah bila yang mereka artikan itu sama dengan apa yang diharap dari yang menuliskan?
Ahh sementara kita lupakan dulu arti kejujuran
Karna kejujuran hanyalah sisa sisa dari kebohongan yang termakan tanpa sadar
Karna bila kita terlalu memanjakan kejujuran
Tanpa sadar kita tengah membohongi perasaan

Cikarang 05 april 2016





BIAS ASA

Bungkamlah mulutku
Ketika aku mulai bicara tentang cinta
Ku tau kau mampu
Membuatku bisu
Tutuplah mataku
Disaat aku mulai melihat semua rasa
Itu sama
Kuyakin kau bisa
Membuatku bicara tentang logika
Renggutlah hasratku
Agar resah yang kupunya
Tak setubuhi angan dengan akal
Kuyakin kau mampu
Mengikat jiwaku
Hingga aku tau
Malaikat jiwaku tak berlalu
Dalam putih nuansamu

Cikarang 4 april 2016
24ck





KARNA AKU LELAKI


Jika lelaki pantas menangis
Mungkin tak ada lagi kemarau hati
Yang selama ini menjadi musim tanpa henti
Semua larut
Seiring tetesan deras dari kelopak mata
Yang mengisaratkan mendung dihati
Jika lelaki pantas menangis
Mungkin seluruh nada urung menjadi simfony
Sebab
Jeritan hati ini telah mampu di dengar dan bahkan membuat mereka tak bisa mendengar suara yang lain lagi
Seluruh lembaran hidup yang ada
Bisa saja urung menjadi cerita
Karna
Lelaki yang sebenarnya pun miliki sisi lembut yang menggugah hati
Sayangnya aku lelelaki
Aku yang seharusnya menjadi tempatmu bersandar
Manakala hatimu dirundung sepi
Dan aku lelaki
Yang harus bisa menjagamu
Juga melindungimu dari kerasnya hari
Meski tanpa janji

Cikarang 02 april 2016






LELAKI MATI


Aku lelaki yang telah mati
Dari hatimu di sebuah pagi
Aku lelaki yang telah mati
Pada cerita yang coba kau ingkari
Dan kau lebih memilih sembunyi
Aku lelaki yang telah mati
Tak usah kau cari dalam imagi
Biarkan aku menjadi arti yang diterjemahkan oleh naluri

Cikarang 1april 2016
24ck





CINTAKU


Aku ingin tau bagaimana caramu mencintaiku
Akankah kau juga bisa mencintai seluruh kekuranganku
Sama halnya ketika kau menginginkan cintaku sebagai sesuatu yang lebih menurutmu
Dan mungkinkah kau tetap pada cintamu
Seandainya aku yang kau cintai
Tak lagi bisa berkata akupun mencintaimu
Karna aku lebih suka memberikan seluruh waktuku untuk berusaha menjadi cintamu
Dibandingkan berkata-kata aku mencintaimu
Sebab, aku takut
Kau tak memahami bagaimana aku menunjukan cara mencintaimu
Dan seandainya cintaku itu bisu
Akankah kau berusaha belajar sebuah bahasa
Yang hanya bisa dimengerti olehku dan dirimu ?
Jika begitu
Tunggu aku diujung waktu
Disaat langit berwarna biru
Dan aku telah selesai belajar bagaimana cara mencintaimu

Cikarang 31 maret 2016
24ck





LUKA

Panggil saja aku Luka
Kau tak tak perlu mengerti aku
Dan biarkan aku mencoba mengartikan semua
Dari sudut pandangku meski berbeda
Kau juga tak perlu risau dengan semua rangkaian kata yang aku punya
Dan anggap saja semua hanyalah rentetan aksara yang siapapun bisa menuliskanya
Dan bahkan ketika aku mencaci maki semua
Anggap saja aku hanya orang gila yang tengah kehilangan apa yang dicintainya
Jika kau bersikeras ingin menemuiku
Cari aku di ujung senja
Karna aku pasti disana
Mengadu pada sang pemilik waktu
Tentang semua yang aku cinta
Dan tentu saja
Tentang lukaku atas dunia

Cikarang 28 maret 2016





MATI CINTA(ku)


Mungkin kau lebih suka menyebutnya dengan cinta
Dan aku lebih suka menganggap cinta dengan sakit jiwa
Kenapa?
Ketika cinta berbuah rindu dan aku harus memikulnya
Aku tak kuasa untuk menahan beban berat rindu itu
Dan dalam kerinduanku
Aku sering kali kehilangan akal sehatku
Hinga tanpa sadar aku nikmati itu sebagai bagian tergilaku
Dan bila kau merasa cinta itu sebagai harapanmu
Aku lebih senang menganggap cinta itu sebagai kematianku,
Karna dari cinta aku berusaha untuk terus hidup
Dan dalam kehidupanku
Aku di matikan oleh cintaku

Sumpiuh 12 april 2016
24ck






DENDANG KEPAYANG


Sepertinya ada yang kamu lupa
Jika aku itu ada dari sebuah luka
Lalu apa arti hadirmu bagiku menurutmu?
Apa kau fikir kehadiranmu untuk sempurnakan lukaku
Bukan sayang!
Kau kuharapkan ada dalam kehidupanku bukan sebagai pelengkap kenyataan
Karna kenyataan itu tak bisa berkawan dengan perasaan
Dan kenyataan itu selalu berharap aku bisa menerima dia apapun keadaanya
Lantas
Dimana arti dari perasaanku padamu?
Apa kau fikir aku tak menitipkan pilu disela kerinduanku
Aku rindu sayang
Rindu seseorang yang mengatakan
"Akulah yang kau sayang"
Dan akulah ahir dari sebuah kenyataan !

Kebumen 14 april 2016
24ck





BENARKAH ITU AKU


Tanyakan dulu pada hatimu
Benarkah itu aku
Yang sembunyi dan mengendap dalam rongga dadamu
Atau itu semua hanya sebentuk simpati
Karna kau berusaha mengerti akan aku
Dan tanpa sadar kau terperangkap dalam imagimu
Tanyakan pula pada jiwamu
Yakinkah yang kau butuhkan itu aku?
Aku yang jauh dari rayu dan lebih memuja bisu
Apakah kekakuanku itu tak mematahkan pesonamu
Jika benar aku
Yakinkan pada seluruh sendi dalam dirimu
Jika akulah terbaik untukmu
Dan biarkan aku tetap menjadi diriku
Sebagaimana kau tahu

Kebumen 14 april 2016
24ck





DENGAR PINTAKU

Berikan padaku penamu
Akan kugurat di dinding waku
Tentang kita
Tentang indahnya cinta kita yang durjana
Biar terbaca
Oleh mereka yang bisa,
Meski bukan sebentuk sastra
Berikan padaku hatimu
Akan kulukiskan semua perasaanku
Dalam sketsa rindu
Biar mereka yang buta melihat
Ini tentang hati
Bukan hanya tentang warna yang lebam membiru kisahkan pilu
Berikan padaku cintamu
Untuk kuremukan menjadi abu
Berharap suatu ketika kau tahu
Jika cinta itu abstrak dan semu
Hingga untuk melihatnya butuh waktu
Dan butuh keberanian untuk bisa membuat segenggam debu
Bisa menjadi mercusuar penunjuk arah tanpa mengenal waktu

Kebumen 15 april 2016
24ck





CINTA / KEHILANGAN


Tak usah kau cari arti dari cinta
Bila kau masih beranggapan jika cintalah yang bisa membuatmu bahagia
Karna dalam cinta tak ada penjabaran sempurna tentang bahagia
Yang ada hanyalah pengorbanan,
Kenyataan, bahwasanya cinta itu tak seindah yang kita bayangkan
Dan cinta selalu tempati hampa tanpa ruang
Hingga ia tak bisa kita buktikan Ketika kita masih nyawa dikandung badan
Yang pasti
Cinta adalah sebuah kehilangan
Sebab dari sebuah kehilangan
Kita akan tau seberapa besar cinta yang kita miliki, setelah kita ditinggalkan orang yang kita sayang

cikarang 20 april 2016
24ck




BATAS TAK BERBATAS


Berapa lama lagi aku mesti mencoba
Untuk membuatmu berarti
Sedangkan didepanku
Bulan telah enggan bersinar
Dan mentari seakan enggan berpijar
Andai aku mampu bertahan,
Mungkinkah kao bisa merasakan....?
Seluruh rasa ini,
Segala keinginan ini!
Hingga apa yang pernah kita ikrarkan
Bisa terwujud dalam kenyataan.
Atau bahkan mati lebih dahulu mejemputku
Menghempaskan khayal dan kenyataan!

Bekasi 15 nov 2011
24ck

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - TAK HABIS PIKIR



AKU BUKAN SASTRAWAN
Oleh :siamir marulafau


apakah aku seorang penyair atau sastrawan
itu bukan masalah bagiku
aku hanya menyair dan dikatakan penyair
aku bukan sastrawan
mengapa dikau masaalahkan?
sungguhkah aku seorang sastrawan?
belum tentu dikira ...
aku hanya menyair dengan syairku membahana di setiap sudut kota
aku menyair bukan untuk diriku
aku menyair untuk umatku
bukan untuk membuat namaku tershohor di negeriku
aku bukan sastrawan tapi aku hanya penyair dengan ulasan puitisku
terserah apakah dikau menyebutku sastrawan atau tidak
tak akan menjadi masalah bagiku
aku hanya menyair dengan sepenuh hati
kucurahkan pada insan duniawi
tak kemana kata-kata kuukir sampai dunia bergulir
terserah teori apa dikau gunakan dalam analisis puisiku
puisiku adalah diriku terangkai dalam renungan masa lalu
masa sekarang pun terulas dalam puitisku
apakah dikau kira aku ini sastrawan?
aku hanya mempublikasikan syairku
dibaca dunia publik atau tidak hanyalah Tuhan yang tahu
dipikir-dipikir syairku melantunkan rasa cemburu
tak akan selalu begitu karena syairku tetesan darahku
mengalir di lubuk perasaan yang dalam hanyut di muara sungai tak bertepi
mengharungi hamparan lautan tak berpilar
sampai dunia goncang membias dalam lara setiap insan
apakah mungkin?
terserah di mata dunia sepanjang dunia tak kabur dalam pikiran
meskipun alam tak bersahabat
puisiku selalu memanjat di tiang layar berkembang
sampai pincalan berlabuh di daratan yang tak bertuan

sm/31/03/2016@siamir.marulafau





==TRAVELING LOVE==

My love never goes away from wherever you go
As long as this world is for us both
But it never hurts you before and after
Though you have been away from me for so long
Surely i will keep a promise to fetch
My travel for the love
Nobody inside i know except you at all
If you are really in love
And you might not do so to leave me alone
Come back to me my dear
Let sea dry and the mountain will break into pieces
That my love is not like others'
For you are at the top of my mind
And the fuel of my heart,which has been touched
Never scandal of bad deed is done since we are in love
Be sure of what i say, my dear
Promise me to be back as soon as possible
For i am unable to stand up for the lives
Because you are the flower of my lives
Which has been planted and grown up at the river bank
The flower is kept up and put in the love
I seldom come back home to remind
And feel unhappy because of missing the love
You are really the sun providing lightning
Wherever i go that the love is in my heart
For so long be waited up to die,my dear
Come back to me for i am now in the suffering
While the the autumn shows to drop the leaves
All the hope are missing at all
Please do say hello to my love for once and twice
That i am in your side be always
It is obviously urged whenever you contact me
My love is indeed for you and for those whom i hate
Let me say something and sing the song for the love
That my love is for you all and that what i say before and after
Keep my love up to die
Keep my love up to die

sm/31/03/2016,copyright




TAK HABIS PIKIR
Oleh :siamir marulafau


aku tak habis pikir pada embun dikau hembus
membuat pikiranku basah
tak akan mengungkap lagi kebencian masa lalu
di sanalah aku berteduh dan berpikir

aku hanya menunggu
sampai dikau mengukir harapanku
senantiasa aku bukan basa basi
tak akan megoyak daun-daun dikau bentangkan dengan tangan kananmu
percayalah..
aku bukan pecundang dalam kemesraan
akan kubelai dalam kalbu
seiring dikau melirik rinduku yang tak kunjung sampai di sebuah pulau

sm/30/03/2016@siamir.marulafau




SINAR YANG REDUP
Oleh :siamir marulafau


jika dikau menganggap diriku sebagai mentarimu
mengapa dikau menelan sinarku sampai tak akan bisa lagi menerangi bumiku
apa salahku?
aku tak akan bertarung dengan cahaya-cahaya rembulan tak menggapai hasratku
tak akan menyelimuti impianku
mungkinkah dikau?
biarkan malam gelap kujelajahi dalam petualanganku
cahayamu mengukir deritaku
tak akan terkubur dalam tanah tak bersuluh

jika sinar dikau biaskan dalam jiwaku
membakar harapanku
apa dosaku?
aku sungguh tak mengenang ucapanmu
meskipun merayuku bertahun-tahun dalam impian semu

sungguh kutahu...
apa isi hatimu menduakan helai nafasku sampai terbujur hancur
tapi duniaku semakin sempit dalam asmara tak memburu
ucapan terakhirku sebelum jiwaku diduakan di atas karang tak bersalju

sm/07/04/2016/siamir.marulafau.@yahoo.com





SINAR YANG REDUP
Oleh :siamir marulafau


jika dikau menganggap diriku sebagai mentarimu
mengapa dikau menelan sinarku sampai tak akan bisa lagi menerangi bumiku
apa salahku?
aku tak akan bertarung dengan cahaya-cahaya rembulan tak menggapai hasratku
tak akan menyelimuti impianku
mungkinkah dikau?
biarkan malam gelap kujelajahi dalam petualanganku
cahayamu mengukir deritaku
tak akan terkubur dalam tanah tak bersuluh

jika sinar dikau biaskan dalam jiwaku
membakar harapanku
apa dosaku?
aku sungguh tak mengenang ucapanmu
meskipun merayuku bertahun-tahun dalam impian semu

sungguh kutahu...
apa isi hatimu menduakan helai nafasku sampai terbujur hancur
tapi duniaku semakin sempit dalam asmara tak memburu
ucapan terakhirku sebelum jiwaku diduakan di atas karang tak bersalju

sm/07/04/2016/siamir.marulafau.@yahoo.com





JIKA MENTARI TAK TERBIT
Oleh :siamir marulafau


angin spoi menghembus galauku tak terhingga
pohon-pohon pun menyanyi di malam shahdu
aku terbuai dengan janji mulusmu
mengorbitkan negeri ini sampai ke ufuk timur

mentari menghadangmu
sinarnya terlalu panas untuk diterobos
rakyat mengkritik perut-perut mereka dengan piring kosong
harapan tenggelam di dasar laut

meskipun aku berenang
nafas sepertinya tak akan tergapai di permukaan
ikan-ikan pun tak dapat membantu menyelam akan harapan
karang dasar laut semakin tajam

jika aku tenggelam
apakah yang dapat dilakukan?
nelayan pun tak akan dapat menyelam sepanjang lautan mengganas
harapan semua kering

mulut berbuih...
tak tertampung dengan deburan ombak memecah di atas karang lapar
mengoceh di atas pincalan tak berpilar
sirna dalam kegelapan seiring mentari tak sanggup lagi terbit

sm/05/04/2016/siamir.marulafau@yahoo.com





ONLY ONCE IN MY LOVE

Never i have betrayed my love
Since you are once in my heart
You are the fresh water of my lives
Is like the leaves

Wherever i go i sing a song for the love
It can't be concealed
For you are the fuel of lives
Because of you i am the man of love

Never i have found that such kind of love
Though i do travel to whole the world
Never i find out who you are
You are the best of all in my heart

The song i sing is for you all
All my poetic words urged for the sake of love
Never have been betrayed once
Only once in my love to gain

Never i tell lie to express
To those who believe me once to say the love
For this earth is witnesses
Not for all of them

Say something about my love
For once in my lives that i am really in the love
No one in mind except
Because it was from my born till to die

My dear, say something about my love
Never i break promise to say
That be a sample for the love purified
That love affairs is as beautiful as the blue sky

Though the lighting of love fades away
It comes to appear once in my dream
For it never makes disappointed to wait
And the love will speak frankly

That really be convinced till the sea dries
It looks like rose to give perfume
For the lives is in paradise
Only once in my love to gain whatever i like

sm/05/04/2016,copyright





==CUKUP SEKALI LAIN KALI JANGAN==
Oleh :siamir marulafau


tak akan ada pembatas di antara kita
membias rindumu selalu dalam relung
menantikan kasih tak kunjung datang
mengapa dikau berpaling ke hulu?

seiring aku di muara
menjala ikan sehari semalam
tapi tak akan kudapat seperti dahulu kala
apa yang dikau ingatkan?

akan selalu kutunggu sampai mentari terbenam
di ufuk barat pun tak ada bayangan
di kala mentari terbenam
hanya suaramu menggema sampai jalaku terkoyak

hati pun penasaran
kadang tertegun dengan cahaya rembulan
meskipun cahayanya hanya berbayang
pikiranku tak akan menghitung butiran pasir lagi

cukup sekali aku merasa
di kala dikau berpaling menggenggam sinar mentari
tapi hanya helai nafasku kukirimkan
moga rinduku akan tersalur di penantian

sm/04/04/2016/siamir.marulafau@yahoo.com





==APA YANG KAU TAHU TENTANG SYAIRKU?==
Oleh : siamir marulafau


aku bukan pencundang dalam syairku
hanya menitipkan pesan dan kesan
meskipun kritikan pedas melanda aksaraku
aku hanya seorang penyair menggores se batang pohon
seiring pohonnya tak rimbun dengan daun-daun gugur
ditelan musim dingin

aku yakin syairku tak akan meneteskan air garam dalam luka
kritikan pedas bagaikan durian
aku yakin durinya tak akan melukai
meskipun aku hanya sebuah mentimun ketimpa durimu tajam

syairku buah pikiranku
syairku jati diriku membias dalam jiwaku
akan kutulis syairku
kurangkai dengan kata puitis merujuk teoriku

apakah teori betul?
aku pun tak tahu hanya kritikus yang tahu
siapa pengkritik puisiku?
akan saya ulas dengan teori struktur

aku pun tak perduli
jika teori hanya satu tak berpadu
seiring puisiku berisikan karakter jiwaku
aku harus tahu apakah teorimu bulat untuk puisiku

tak akan tentu jika dikau menebak puitisku
makna tersirat di balik tersurat pun akan kabur jika teorimu tak jelas bagiku
apa lagi eydku ...
tak akan kutulis dengan sesuka hatiku

sm/01/03/2016/siamir.marulafau3.yahoo.com





==NO THINGS BE WORRIED ABOUT==

The only thing i worry about is solidarity
Is not like the sun shining from the East
Wherever i go the lightning will be coming to visit
While humanity is a brother of man at all

But no one cares of it
Supposed there will be,the lives will be prosperous
And the life seems so fare to enjoy
Why not?
Since my poetic words will urge the truth
Because the mankind is precious to exist

But many of them forgot to think so
Only the moon that they hope for the lighting
Mean while the creatures smile to agree
So as the man thinks and thinks

Because this world is bright for them
If the mutual understanding would be applied
I need the peace...
For the long life will be there to wait

The grace of Lord will be there to keep up
Until the mankind will have long life to stay
Even the earth will be ready to sing a song
As long as the man is on my surface

And the hell is so far away to burn
The heaven will greet them to live in
All are smiling , all are smiling
That be hoped at the end of the lives to run

So as to make man realize
What extravagant lives created by Him
For the mankind runs as long as the breath is on the air
Sooner or later that is experienced existing

sm/31/03/2016,copyright





API DAN CAHAYA
Oleh :siamir marulafau


bumi-Ku panas meraung-raung
langit gelap gulita tiba-tiba datang

manusia terheran-heran
awan hanya senyum seketika

bumi-Ku mengering menjerit
manusia terheran-heran

air bumi pun enggan mencucurkan dirinya
apakah dikau basah kuyup?

gunung mulai bergoncang
terhempas sampai ujung dunia

jika bumi tak mau menerima jasad-mu
mau ke mana dikau dikubur?

aku juga terheran-heran
lebih baik pindah ke planet lain

apakah mungnkin itu?
tak akan mungkin di atas langit

jika dikau sujud di atas bumi-Ku
api pun tak akan menyala terus menerus

cahayanya lembut bagaikan salju
mengelus sampai dikau tersenyum

sm/13/042016/siamir.marulafau@yahoo.com




TERGODA SETAN
Oleh :siamir marulafau


jika surga ini dijatuhkan Tuhan ke bumi
apa kata manusia?
aku hanya menyimak bicara mereka
berlomba-lombalah mereka masuk kedalamnya
saya hanya menonton
tapi jika neraka dinampakan pada mereka
bagaimana jadinya?
mereka akan ketakutan
tapi mereka tak enggan berbuat dosa
mereka selalu tak terpikir apa bahayanya
kehidupan dunia serba ada
membuat pikiran tak terpikir apa jadinya
semuanya tergoda syetan
ah,neraka ada-ada saja
urusannya nanti saja dan aku sama sekali tak percaya
apakah dikau sudah masuk ke dalamnya?
surga dunia mengukir keindahan
aku rasakan dengan sesungguhnya tanpa mengenal siapa pun juga
halal atau tidak urusan belaka
aku hanya memanjat bulan-bulan purnama bercahaya
sungguh tak berguna jika dikau hanya mengkritik saja

sm/11/04/2016/siamir.marulafau2@yahoo.com





TAK BERCAHAYA LAGI
Oleh :siamir marulafau


impianku tenggelam di malam tak bercahaya
aku hanya menyelimuti diriku dengan sehelai selimut
itu pun tak bisa bercakap
hanya suara jangkrik kedengaran
meskipun kuping kubuka dengan lebar-lebar
malam sunyi hanya menjadi teman
bunga ros pun tak berkembang
angin sepoi melintas sekejap
aromanya semerbak terhirup sampai ujung dunia
tapi jasadnya tak kunjung datang
hanya tetesan air mata kucucurkan
sampai bulan purnama tak akan muncul di permukaan
aku jadi penasaran
mengapa malam sesunyi ini diam terus menerus
sementara embun tak menyiram kegalauan
tak habis pikir kiranya
aku menyendiri di malam sunyi tak terbayangkan
mungkinkah aku kehilangan?
tak akan pernah kembali ke pangkuan
kembang ros-nya menghilang dan hanya senyum simpul tersisa

sm/11/04/2016/siamir.marulafau2@yahoo.com





MY LOVE NEVER RUNS AWAY

Though my bones go to snap in the moonless land
My breath is in your soul always
For it never runs away from the lives wherever you go
As long as this world is not broken into pieces
God only knows what i really do
He knows wherever i put on the love
He knows whom i love
For i never break my promise to keep
Since my childhood till to die that you are the fuel of my heart
You are the fruits of my garden
And i have no words to commend
If you keep it so in lives
I do say more than thousands words to express
It is really romantic that i kiss you from my place
But not in a palace because i am a simple one to keep the love
I am the love really
To be or not to be that the love is in yours
While my love is never in others' to move but in your heart
That my love is not like the rainbow
It runs wherever you are and it runs wherever you are

sm/11/04/2016,copyright





KASIH SEDINGIN SALJU
Oleh :siamir marulafau


helai nafasku tak akan menghemus rindumu
meskipun dikau berulang kali menudingku seorang pencundang dalam kasih dan cintamu

aku senantiasa tak membiarkan aromamu sirna
ditelan angin sepoi
aku hanya mengingatkan kasih dikau semai bagaikan intan di dasar laut dan tak akan dapat digapai dengan anganan tak berujung

meskipun dikau menjerit
memanggil namaku di tepi pantai berlumuran pasir
aku hanya tertanam di dalam pasir
tak akan dapat berlayar di pulau lain

sepanjang rinduku membahana dalam jiwa
akan kutebus jika nyiur melambai
bernyayi dan mengatakan aku adalah pendamping
niscaya suaraku membias dalam relung seiring rindumu tertampung dengan bibirku sedingin salju

sm/20/04/2016@siamir.marulafau





A ROSE IN THY LIFE

No wind won't be whispering to listen how far thy love there will be
Since it was the love which i discovered when i was a child
My childhood is full of memory
That there are so many leaves speaking to say thy love
I am really in the love not because of her beauty
But it is the love comes out from the bottom of my feeling
From heart to heart that is still urging
Though the love is considered as a blind
Not at all i experienced once because she was really a rose
Which never betrays me for a while
But she can keep a promise to love
She looks like a fresh waterfall watering my desire of love
She will be in life and death friend to side me
In the spring that the rose will be blooming to express thy love
It is a really romantic...
Wherever i go the rose is seemed to follow and blooming
Never be forgotten since i was born
This world seems to be beautiful because of her perfume
Never i miss during my departure to any countries
Because her smile is used to be dreamed
Oh, my love, oh, my love
Where are you now?
I will be in the same world as you are in now
Never i forgot to remind me for the love
Because you are a part of thy blood
Never be separated from the skin
You are not the autumn to make me fall
But thy love is really in yours since the childhood
I remember, i remember from now up to then

sm/19/04/2016,copyright





LANTUNAN AL-QUR'AN
Oleh :siamir marulafau


air mataku tak akan tertampung lagi dengan hamparan lautan
di kala kumendengar lantunan Al-Quran
seandainya surga akan diturunkan Allah di bumi ini
apa yang bakal terjadi?

insan pun akan berebut
mencari kamar masing-masing terbuat dari pilar-pilar emas dan intan berlian
sungguh indahnya surga Allah
terukir dalam ayat menggema sampai ujung dunia
jika dikau patuh pada-Ku, Allah
akan kumasukan dikau dalam surga terhindar dari neraka
ayat-ayat-Ku sesungguhnya menggema pada setiap insan
iman dipertebal dan hartamu dalam pembelaan agama-Ku,Allah

niscaya Allah tak akan berbohong pada apa yang dijanjikan
membias sampai akhir zaman
insan tak akan terlena dalam lantunan Qur'an
moga-moga bermanfaat dan barokah karena Allah

sm/18/04/2016@siamir.marulafau





SPARKLING LIGHT


Only sparkling light be with thy fellow
In the mean time i burst out of grasping love
Though i am waiting through the door
Never she comes out to gaze
For she promises me always
Really she has no light to make me happy

I should be patient to wait
Since life seems so fair
And who knows there will be a change
Hoping so for the next

Sm/19/04/2016,Copyright





TERSIMPAN
Oleh :siamir marulafau


cahayamu tak akan sirna
sepanjang kilauannya
membara dalam lara

rindu akan tergapai
jika cahaya matamu
membias dalam jiwa

tapi aku
penasaran sungguh
pertemuan hanya sekejap
bayangan melintas

hanya aromamu
tersimpan dalam kalbu
sepanjang nafasku
tak menghilang
di dunia maya kelam

sm/19/04/2016@siamir marulafau




LANTUNAN AL-QUR'AN
Oleh :siamir marulafau


air mataku tak akan tertampung lagi dengan hamparan lautan
di kala kumendengar lantunan Al-Quran
seandainya surga akan diturunkan Allah di bumi ini
apa yang bakal terjadi?

insan pun akan berebut
mencari kamar masing-masing terbuat dari pilar-pilar emas dan intan berlian
sungguh indahnya surga Allah
terukir dalam ayat menggema sampai ujung dunia

jika dikau patuh pada-Ku, Allah
akan kumasukan dikau dalam surga terhindar dari neraka
ayat-ayat-Ku sesungguhnya menggema pada setiap insan
iman dipertebal dan hartamu dalam pembelaan agama-Ku,Allah

niscaya Allah tak akan berbohong pada apa yang dijanjikan
membias sampai akhir zaman
insan tak akan terlena dalam lantunan Qur'an
moga-moga bermanfaat dan barokah karena Allah

sm/18/04/2016@siamir.marulafau





JANGAN DURHAKA
Oleh :siamir marulafau


aku hanya mengenang diriku
aku dalam kandunganmu 9 bulan lamanya

aku hanya terduduk di dalam kegelapan
aku tak tahu apa-apa

aku hanya tercipta dari segumpal darah
apakah mungkin aku seperti ini?

aku hanya mengenang diriku
siang malam dikau bawa ke sana ke mari

apakah mungkin aku seperti ini?
aku bertanya selalu pada diriku

apakah mungkin aku lahir tanpa dikau?
dari mana aku?

mau ke mana aku?
untuk apa aku hidup?

aku hanya mengingatkan diriku
enggan berpaling padamu

sungguh dikau berbudi buat diriku
tak akan durhaka padamu

takut, takut, takut
pintu surga tertutup

sm/14/042016/siamir.marulafau




MOONLESS LOVE

Never your smile is thrown away like rubish
For it makes my lives be unable to stay for so long
While this world is for us at all
No matter how deep your love there will be
Just keep it up as long as my breath is running in the air
And never my love fades away from
Since it comes up whenever you are in my heart
I used to remember wherever i travel by
Though you are so far away
It is not like a moonless night
I merely grasp the lighting you promised
So far my longing is not for others
Except when my ship is drown caused by stormy night
I stand up still to send my smile
For your love is in my soul till to die

Sm/22/04/2016,copyright





GELAR
Oleh: siamir marulafau


apalah arti sebuah nama jika maknanya
tak terukir di hati setiap insan
kGELAR
Oleh: siamir marulafau

apalah arti sebuah nama jika maknanya
tak terukir di hati setiap insan
karena ilmunya hanyut di muara sungai

tergulung ombak pantai ke hamparan lautan tak bertuan
berkemas-kemaslah mengantar daun-daun tak rapuh dan tak tergores dengan tinta merah

gelarmu hanya penghias angka-angka
tak terbaca sampai ujung dunia
apakah mungkin nama itu terukir di prasasti kelak?

jika dikau yakin nama itu hanya pembalut luka sementara luka dikau derita menganga
sungguh pedih perih tak ada obat
nama tinggal nama
hanya gelar mengikat sayap sementara pesawatnya tak bisa terbang

sm/23/04/2016/Siamir Marulafauarena ilmunya hanyut di muara sungai

tergulung ombak pantai ke hamparan lautan tak bertuan
berkemas-kemaslah mengantar daun-daun tak rapuh dan tak tergores dengan tinta merah

gelarmu hanya penghias angka-angka
tak terbaca sampai ujung dunia
apakah mungkin nama itu terukir di prasasti kelak?

jika dikau yakin nama itu hanya pembalut luka sementara luka dikau derita menganga
sungguh pedih perih tak ada obat
nama tinggal nama
hanya gelar mengikat sayap sementara pesawatnya tak bisa terbang

sm/23/04/2016/Siamir Marulafau





A MOTHER'S LOVE


I merely call you as a mother
For you are a mother of my country
To cover all my sorrow when the sky is dark
I only remind myself
It is really imagined how difficult you are to look after me
9 months in your womb that i was in
You bring me everywhere to go all days and nights
Even you climb the mountain and walk on the street to valley
And cross the sea by ship

I only remind myself...
You are really a mother to gain love
Which never i forgot up to die
Wherever i go i use to remember you
You look like a tree with full of leaves and blooming
You are a mother of my soul
Who provides me lightning wherever i go to run the lives

You are really in my mind
And never i forgot till to die
Though the sea is dried that your name is in my soul
That your love never be put away from my heart
It is a really talk derived from my deep heart
Whereas the lighting is coming from your breath
And it makes the lives be bright for futurity
Never i forgot , never i forgot
Who you are in my heart since you the mother of mine
Never betrays me since i was born
Only to gain the love, only to gain the love
Let God be with you till your breath is not singing in the air

sm/22/04/2016,copyright





KASIH SEORANG IBU
Oleh :siamir marulafau


aku menyandang sebuah gelar memanggilmu jadi ibu
ibu pertiwi dalam negeriku
menyelimuti suka dukaku di kala langit tak membiru
aku hanya mengingatkan diriku
berbayang sungguh dikau pikul membesarkan diriku
aku berdiam 9 bulan lamanya dalam kandunganmu
gunung dikau daki jurang pun dijalani lautan pun diseberangi
aku mengingatkan diriku selalu

wahai, Ibu...
sungguh dikau membesarkanku
ibu berjuang demi mengukir kehidupanku
sepertinya dikau menanam sebuah pohon dengan daun rimbun
membias dalam kalbu
aku tak akan melupakan jasamu

meskipun dunia bergulir jadi debu
panggilan seorang ibu tak akan sirna sepanjang zaman
terukir diprasasti jika nafasmu tak mendengung
namamu tertanam pada sanubariku

wahai, Ibu
tak akan mungkin duniaku bersinar tanpa suaramu
membuat hidupku bercahaya di malam gelap tak berbintang
mengukir dukaku jadi terang benderang
tak akan dilupakan selamanya

bukan duka semata dikau biaskan sinar lembayung
negeri tercinta pun bersinar bagaikan surga
cinta dan kasihmu tak akan sirna dalam diriku
sinar dan cahayamu menguatkan pilar-pilar kehidupan bangsaku
tak akan dilupakan sampai kutertanam di tanah tak bersuluh

sm/21/04/2016/siamir.marulafau@yahoo.com





SEKAPUR SIRIH
Oleh :siamir marulafau


"Seorang penyair tak perlu bangga dengan karya puisinya sendiri tapi pesan dan kesan yang disampaikanlah yang paling penting merujuk pada kenangan sebelum atau sesudah nafas tak mendengung lagi di alam fana tak kekal dan abadi"

(pdlc/21/04/2016)





TATA KRAMA
Oleh :siamir marulafau

aku hanya terduduk termenung
mencoba melupakan kisah masa lalu
sepertinya terurai di pagi hari
di kala sinar mentari menyinar di celah-celah kehidupan masa kini

aku tak akan banyak berbuat lagi
karakter manusia dunia ini sangat memilukan hati
mengapa demikian?
tingkah laku sangat berbeda di zaman dulu

menyapa orang tua berbudi baik
tak akan seorang pun berpaling dan meludah
arahnya pendidikan semakin tumpul
pisaunya belum diasah dengan batu pegunungan

jika bersapa dengan orang tua dulu
jiwa raga merendah dan tak akan berbilang semaunya
sekarang zaman canggih
siapa dikau dan siapa aku?

sm/23/04/2016/siamir.marulafau@yahoo.com