RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 22 Oktober 2016

Kumpulan Puisi Mahyaruddin - NASKAH ASMARA LALU


* kumbang terasing *
oleh, mahyar dermaga


senandung lirih kumbang kelana si musafir rindu
tersesat dalam labirin perasaan yang beku menusuk
kemana lagi mencari bunga sedang bunga bunga itu tak memandangnya lantaran mungkin corak nya
musim kemarau ia hanya mampu berdoa juga musim dingin dan gugur ia terus berdoa dan terbang tanpa arah
hingga musim semi dia juga berdoa dan terbang mencari bunga yang bunga itu sudi untuk di singgahi dihinggapi nya
namun belum juga ada bunga yang menerima nya penuh cinta dengan sederhana
kumbang yang malang
sejauh ini umur nya namun tak jua ada bunga mau akan nya
kumbang malang
sayap nya telah patah lantatan bunga yang pernah di singgahi meracuni nya hingga lumpuh
namun dalam tatih nya tak ada lelah mengusik untuk mencari sang bunga
walau hati dan sayap nya berulang patah

#pondokteduh_olehku_pengendarabesitua





* Naskah Asmara Lalu *
oleh, mahyar dermaga


semua tentangmu menyakitkan ku
bagai ribuan kaktus gurun bayangmu merambah di kepala dan melubangi akal pikiran ku
sedang lidahmu bagai damaskus menyayat jiwa merobek tiap jengkal mimpi indah yang kurangkai tentangmu
tapi sekarang
semua punah
hangus kelambu cinta yang ku rajut
kau bakar sendiri ladang mimpi itu
tentang mu dan istana sederhana dalam janji itu
sesederhana nya keinginan ku untuk menggandeng tangan mu dalam abadi cintaku
namun telah hancur
lebur oleh caramu
hingga yang tersisa hanya puing arang bara kenangan dan perasaan mati
mati hatiku untuk mu
karna semua tentangmu menyakitkan ku
dan kau tak kan melihat aku lagi
sebab aku telah mati untuk mu

#pondokteduh_olehku_pengendarabesitua





* Kering Rindu *
oleh, mahyar dermaga


tentang ribuan daun yang bergelayut di ranting ranting pohon
kadang tertiup angin kadang pula tersengat matahari kadang juga tersiram hujan
terkadang dimakan ulat atau juga penuh sawang laba laba
tak sedikit pula menjadi kering dan terjatuh
terlepas terhempas terserak diantara riuh kehidupan
hingga rangrang pun enggan mengendus lantaran kering gersang
lalu

apa seperti itu harapan
bergantung lama di antara impian
hingga lapuk dan terjatuh lumpuh terseok pada tangis malam
harapan akan rindu yang belum teraih
daun kering yang menikmati nikmat perih rindu nya yang belum teraih

ada atau tidak nya tampak nya sama saja
hanya selembar daun kering yang tergeletak di antara buah segar

walau demikian
meski terlampar namun mimpi nya tetap berlari pada pucuk pencapaian akan kenyataan di hidup nya

#pondokteduh_olehku_pengendarabesitua





* Ambillah Rindu ku *
oleh, mahyar dermaga


ada makna yang belum ku tahu dien nya meski betah jiwa bertapa pada hikayat nya
ini tentang rasa rindu yang penuhi jiwa ku yang menyayat seperti sembilu namun indah dalam sendu
ada seutas mimpiku pada harapan tentang mu yang lama kusimpan senyum manis kepunyaan mu
lalu apakah hanya berbalut angan kasih tak sampai pada akhir judul nya
ceritaku biasa pada indah perempuan yang biasa
aku hanya mampu berdoa dalam malam tenang
berharap akan kenyataan pada rindu yang ku genggam dapat engkau raih dengan senyuman
wahai perempuan apakah aku harus terus bermimpi
tidak kah sudi bagimu menyapaku hatiku
jiwaku
tersenyum padaku
mengecap sedikit rinduku
mencoba kasih sayangku
mengambil secuil cintaku
ambillah
aku tak lagi mampu menampung luka rindu

#pondokteduh_olehku_pengendarabesitua





* Kopi Payau *
oleh, mahyar dermaga


di pagi yang lenggang si bujang menyeduh kopi nya pada cawan plastik biasa
terseduh pula aroma rindu menyengat khayal di antara sejuk bau kayu tersiram hujan tadi malam
lalu timbul tanya pada tiap adukan di air kopi nya
bila kopi nya kan diseduh oleh perempuan indah pendamping nafas nya yang di hidangkan bersama senyum tulus dari wajah seserhana
kopi nya telah selesai
tak ada yang luar biasa semua tampak biasa seperti biasa menjelang akhir minggu
kopi nya tidak manis juga tidak pahit
deskripsi hidup pada kopi pagi
juga asmara masih mengambang perempuan nya pada ruang misteri

lalu apakah pria yang pagi nya minum susu atau pula jus yang selalu di pandang rindu oleh perempuan perempuan itu
lantas bagaimana dengan nya yang hanya mendecap kopi tubruk

apakah selalu di abaikan?
dunia semakin hilang elok penghuni nya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar