RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Rabu, 23 November 2016

Kumpulan Pusi Kiki Soraya - TENTANG SUNYINYA


Tentang dunianya


Carutnya tak terhingga, tergambar hanya bagi para pencerita
Bukan, bukan itu yang ia cipta dan bukanlah keinginannya
Separuh masa yang ia lalui, terjalnya tubir impian yang tak dapat ia lalui, begitulah sang pengembara sunyi, tanpa teman yang mengerti?
Apatah kerana tirai dusta yang selubungi kesahajaanmu tuan?
Entahlah aku tak ingin menyesap terlalu dalam dan itu tak mungkin?

♥ KSJ ♥
Ck, 21 November 2016 20:16 WIB






Tentang sunyinya


Ada kalimat resah yang tertimbun diantara carutnya kekata
Saat gundah terlampau erat didekap, mengalirlah anak kalimat nan ambigu
Seakan pilu hanya milik dirinya, seakan seribu duka kerap duduk dalam benaknya
Rasa nyeri kerap mematahkan rindu yang tak lagi tinggal di dalamnya.

♥ KSJ ♥
Ck, 21 November 2016 20:00 WIB

Minggu, 13 November 2016

Kumpulan Puisi Sabrina Kirana - HAMBAR


HAMBAR

Tiada terasa 1 dasawarsa telah berlalu
Membina hubungan yang dulu tanpa restu
Kini baru kusadari ada rasa jemu
Sehingga engkau tak menghiraukanku
Apakah ini balasan dari masa lalu
Mencintai tanpa rasa sungguh
Hingga kini masih tetap teguh
Bertahan agar semua tetap utuh
Entah mengapa timbul rasa
Bahwa engkau tiada cinta
Atau karena rasaku saja
Tetapi itu nyata kurasa
Di sana engkau berdusta
Dengan sengaja
Tapi aku masih terima
Mungkin suatu saat timbul perih
Melupakah semua jerih
Susa payah untuk menerimamu apa adanya
Namun kini semua tiada berharga
Dimatamu
Maafkan aku sayangku
Suatu saat aku berlalu

Sabrina kirana
Medan, 11 November 2016





ARTI SEBUAH KEHIDUPAN


Sesaat termenung memikirkan hidup
Sejenak terdiam merenung hari
Akankah esok masih ada
Apakah sama dengan hari kemarin
Banyak hal yang ingin dilakukan
Banyak keinginan yang mau dicapai
Kemampuan yang terbatas
Membuat semua seakan tanpa bekas
Aku berharap esok akan lebih baik dari hari ini
Aku berharap semua akan baik baik saja
Jika besok keinginanku tercapai
Aku akan membuat sengum dibibirmu
Jika esok aku berjaya
Aku akan mengajakmu unuk ber raya
Sudahlah...
Tak usah kau dengar kataku
Yang perlu dilakukan adalah
Positif thinking and positif action

By sabrina galu chandra kirana
Medan, 4 November 2016

Minggu, 06 November 2016

Kumpulan Puisi Hany Juwita - I WILL


MIMPI NISBI

Malam kian larut. Suara alam. Nyaman. Tentram
Langit menggelar ruang kembara
Aku mengembara dalam beberapa menit, hanya dalam hitungan detik
Kau datang di mimpiku saat matahari tertidur, bulan mendengkur
Adakah aku di mimpimu?
Mimpiku adalah mimpi Ratu di singgasana
Dalam tidur aku bahkan sempat menulis puisi
Walau mimpi cuma keindahan maya
Tapi kekasih, aku bahagia

031116_Hanju



I WILL•••

Aku langit kosong dan kau matahari nya.
Aku gugusan bintang dan kau cahayanya.
Kau puisi,aku tentu penyair nya ☺
Selalu hadir bagai intuisi.
Oase bagi musafir.
Awan bagi hujan.
P!ease, ini bukan gombal.
Hanya saja terkadang ini memang harus aku lakukan.
Aku pernah bagai akar putus dan bagai pohon tumbang.
Bagai malam tanpa pagi dan seperti siang tanpa matahari.
Luka merharu biru.
Begitu sulit menggambar sampul lewat metafora.
Tapi cinta adalah gerak yang indah.
Jadikan abadi dalam hati.

√17 september 2016-juwita.





ANGIN MALAM

Bulan memendarkan cahaya keperakan
Meremangi malam yang dingin
Angin mendesir menggugurkan daunan rambutan
Menghalau mendung
Bergulung-gulung menelan bulan dan bintang-bintang
Dalam gelap
Tampak bulan bercahaya
Muncul sekejap, kemudian hilang
Bercahaya lagi, lalu hilang lagi
Begitu terus berulang kali
Angin mendesir, sayup
Suaranya merdu
Rajin. Berirama

Lombok, 041016_Juwita

Rabu, 02 November 2016

Kumpulan Puisi LUmbang KAYung - BERITA LARA


# BERITA LARA #

Hilang,
Jauh sudah kenangan,
Bimbang,
Masihkah ada impian,
Yang hanya tinggal bayang,
Menemani kesorangan.

Langkahpun terhenti,
Dingin malam menyelimuti,
Hujan yang tak berhenti,
Basahi kesunyian ini,
Dan hanya seberkas cahaya menerangi,
Gelab nya rasa di hati.

Entah kemana lagi,
Ku kabar kan berita lara,
Atau aku terus di sini,
Di lembah ruang rasa,
Di antara onak duri,
Yang telah melukai kesetian cinta.

Malam ini,
Aku tak dapat pergi,
Tinggalkan sunyi dan sepi,
Tinggal kan lara di hati,
Yang kian terus menelusuri,
Di setiap detak jantung ku ini.

By : LUmbang KAyung
30 : 10 : 2016





# DI RENUNG SENYI #


Aku menanti,
Sepasang hati bersemi,
Yang telah ku mimpi,
Di dalam hidup ini,
Dan mungkin kah dapat ku miliki,
Atau itu sekedar ilusi.

Esok mentari kan kembali,
Kembali menyinari pagi,
Aku tak lagi ingin terus bermimpi,
Mengejar impian yang ingin ku miliki,
Yang sampai hari ini,
Tak jua bersemi.

Kemana lagi ku harus pergi,
Menjejaki perjalanan hidup ini,
Namun tak jua rembulan menerangi,
Menghangati rasa di hati,
Hati yang sering di dustai,
Janji seorang lelaki.

Hanya malam yang tau,
Rembulan tertutup awan berlalu,
Meronai sepi ku,
Menemani bayang ku,
Di gelap remang malam kelabu,
Di dalam rindu ku.

By : LUmbang KAYung




# KITA SATU INDONESIA #


Aku bagai mimpi,
Kematian itu pasti,
Tiada janji,
itu cuma pengubat hati,
Dalam bayangan ini,
Yang kan menjadi janji.

Selamat malam kecudang,
Impian bukan mimpi bertandang,
Di padang ilalang,
Jangan di undanag,
Karena semua impian itu merangsang,
Karena semua bukan menjadi yang terbuang.

Ku kan isi,
Semua kemerdekaan ini,
Hingga nanti,
Dunia mengerti,
Apa yang ku miliki,
Apa yang tak kamu pahami.

Di tanah yang kaya,
Aku ingin bersuara,
Ini karena mereka,
Yang telah berjasa,
Yang telah mengorbankan nyawanya,
Hanya karena untuk Indonesia tercinta.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 12:11:2016




# BAYANG #

Bayang,
Kau bias di sinar terang,
Hilang,
Melayang,
Bersama bintang bintang,
Lalu kau pun hadir menyapa remang remang,

Bayang ku,
Bayang mu,
Terlerai jarak dan waktu,
Mengibaskan rasa rindu,
Yang kini kian memebelenggu,
Bersemai di dalam dada ku.

Namun mengapa,
Rembulan enggan menyapa,
Memberi ku seberkas cahaya,
Bangkit kan sebuah rasa,
Dan aku pun larut terpesona,
Bersama hayal yang menggoda.

Bayang kau terus mengikuti,
Setiap langkah kaki,
Setiap lentik jemari,
Walau tampa ku sadari,
Aku termenung menanti,
Rembulan berikan sinarnya malam ini.

By : LUmbang KAyung
( 15 : 11 2016 )




# SELAMAT DATANG MENTARI #


Selamat datang mentari,
Seindah secerah pagi,
Burung burung yang bernyanyi,
Embun embun meninggal kan hari,
Hari hari ku pun menagih janji,
Mengejar asa sepenggal rejeki.

Selamat tinggal mimpi,
Selamat tinggal dingin dan sepi,
Aku harus langkah kan kaki ini,
Bukan mengejar ambisi,
Hanya sebuah impian pasti,
Yang menanti bersama mentari.

By : LUmbang KAyung




# TERIMA KASIH #


Rasanya,
Aku enggan bersuara,
Untuk menyapa,
Dapat merasa apa yang di rasa,
Dan aku merasa bangga,
Bukan nya aku kecewa.

Usia ku umpama wakktu,
Bagai kan lagu,
Karena aku juga memuja mu,
Dengan setulus rasa rindu,
Bersama musim musim yang terus berlalu,
Dan tak jua kau lupa kan aku.

Malam ini,
Terima kasih ku tak terbagi,
Bukan hanya sekali,
Ku kau beri mimpi mimpi,
Yang ingin selamanya ku miliki,
Hingga nanti tuhan memberi ku jawapan pasti.

Hanya denga rasa di jiwa,
Aku pun ingin menyapa,
Kepada dia kamu dan mereka,
Ceritakan tentang usia hidup manusia,
Bersama ultah yang terlupa,
Dan aku pun merasa kamulah sahabat yang setia.

TERIMA KASIH
By : LUmbang KAyung

Kumpulan Puisi Drs Mustahari Sembiring - TETALI JIWA


TETALI JIWA
Karya MS Sang Muham

Ada yang tak bisa kusisihkan
meski jarak pun waktu telah menghadang netra
bahkan caci cerca mewarnai nuansa
ketika ego tegak menantang
entah siapa jadi pemenang

sekarang banyak waktu terhidang
diam-diam kupunguti rasa tercecer
kubangun jadi menara hati

selintas waktu selayang pandang
tengoklah lukisan ini
pelangi yang kita anyam
berilah catatan dengan hati lapang
meneguhkan tetali jiwa

#Billymoonistanaku, Rabuwage-pagi, Okt 26/2016 = 07:07 wib




CATATAN HARIAN
UNTUK AHMAD HU
Karya MS Sang Muham


Beberapa kali kusimak manteramu
aku tetap tak memahami rohnya
kucoba bersahabat tetap kehilangan bayang bayang

ketika telah kutemukan jejakmu
saat itu pula kehilangan seluruh magnanya
bagaimana ini

kini paham lah aku
aku bukan kau dan kau bukan aku
sejak itu kucoba mensejajarkan langkah jiwa
aku ikut dalam terbangmu
meski tak sampai ke jenjang akhir

aku tetap di sini di tempat aku berdiri
teruslah berkata kata meski sejuta tanya menyandera
kita berjumpa di langit bahasa

#Billymoonistanaku, Selasakliwon-malam, Nov 01/2016 = 20:20 wib





KATA SAMBUTAN
UNTUK MUKLIS PUNA
Karya MS Sang muham


Rupanya kau baru pulang dari langit kawan
sejuta cahaya mengekor di belakangmu
taburan mantera terucap dari mulut alam

tapi kenapa kau begitu geram
warna nafasmu jingga kemerah merahan
pasti bukan karena sengketa tak terselesaikan

barangkali tanpa kau sadari
berceceran catatan dari saku celana tuamu
tengok sandal jepit kau pakai tertukar
kanan kiri sama sama kanan

maaf jika sambutanku kurang mesra kawan
peran kulakonkan menantangku berantagonis
kau pasti mahfum maha panggung itu
ya sudah sekali lagi terima kasih
akan kupahat kalimatmu di belahan jiwaku

#Billymoonistanaku, Seninwage-malam, Okt 31/2016 = 20:20 wib





KAGUM
Karya MS Sang Muham


Duhai sahabat
kau kah abjad terakhir sebuah tanya

begitu banyak tanda baca menyelimuti hari harimu
kukira kau sudah patah galah
ketika kau menyuruhku menunggu di halte tak bertuan

aku telah kehilangan kosa kata
tiap ruas waktu kau eja dengan bahasa jiwa
akhirnya kupahami inilah fatamorgana hidupmu

sungguh kuacungkan kagum dari lembah terdalam nurani
teruslah semai kata agar bertunas kalimat di ranah khatulistiwa

kita akan terus berjumpa di lembah kalimat bersayap
semoga kau tak jengah menatap ke-naif-an ku

#Billymoonistanaku, Seninwage-siang, Okt 31/2016 = 14:14 wib





MENANTI WELAS ASIH
Karya MS Sang Muham


Setengah usia menyambangi beranda asih
di altar nurani menggigil menanti
tapi pelataranMU tetap sunyi senyap
betapa sebatang kara jiwa serupa terbiarkan tak perduli
duh Gusti Pangeran tak adakah welas tersisa buatku ?

kemana lagi tempatku berkeluh kesah
pintu pintu terkunci gerbang harap berkarat
janganlah biarkan jiwaku melarat ?

duh Gusti Pangeran halte akhir tempat menanti
raga nista jiwa penuh dosa kemana kubawa
lelah letih kupikul hingga senja usia
dengan sisa semangat kulambaikan pengharapan
ijinkan kupeluk cahaya sebelum tutup usia

kitab suciku mencatat jalan keadilan hakiki
janji manis pasti di genapi
takdir itu kunanti

#Billymoonistanaku, Seninwage-siang, Okt 31/2016 = 11:11 wib





PENANTIAN PANJANG
Karya MS Sang Muham


Menggeledah malam bilik per bilik
resah lahir di ujung ragu
harapan tercecer di sepanjang trotoar waktu

mungkin nada doaku kelewat lirih
tak pernah bisa sepenuhnya bulatkan tekad
pantas tak sekalipun bathin bersambut
lalu segala sesuatu seperti biasa biasa saja
padahal aku menanti harap di sana

lebih separuh usia kusiapkan menunggu
sebuah janji perbaikan hidup hakiki
meski kini belum terwakili
tetap kuyakin semua akan tergenapi

#Billymoonistanaku, Minggipon-malam, Okt 30/2016 = 23:23 wib





BIAS-BIAS KEBERSAMAAN
Karya MS Sang Muham


Sepanjang kebersamaan mengalir rasa beraroma mesra
bahkan seringkali bernuansa jingga
pelik menganalisa

siapa dengan siapa
saat jebakan di mana mana
bahkan palung mengintip di tikungan rasa
sampai kapan mampu di terka
banyak insan terpleset di sana

lalu ranting kebersamaan mengering
putik kembang gugur tak pernah mekar
tersisa murka amarah bahkan sengketa
nostalgia membawa luka membumi di jiwa
ringkihnya kebersamaan

#Billymoonistanaku, Minggupon-pagi, Okt 30/2016 = 07:07 wib





RIWAYAT NUSANTARA
Karya MS Sang Muham


Aku akan terus mencari
mengumpulkan bukti-bukti
merangkai rantai riwayat nusantara

banyak yang di temukan
banyak yang di pungkiri
banyak yang di belokkan
banyak yang di gadaikan

ujung kebenaran tersimpul di awal perjuangan
serupa benang kusut senafas ritme kehidupan
langkah demi langkah menyemai kebajikan
membentangkan cahaya jamrud khatulistiwa
mengukir senyum di wajah anak bangsa

#Billymoonistanaku, Sabtupahing-malam, Okt 29/2016 = 20:20 wib





RASA TERCIPTA
Karya MS Sang Muham


Tak kupungkiri rasa tercipta
ketika kaki menjejak ruang hampa
menggenapi takdir ranah kehidupan

untuk apa berhitung menerka-nerka
jika kalimat tercipta perpaduan kecewa
siapa berbuat apa tak ada beda

bagiku jejak-jejak telah menuturkan jalan karma
terima kasih telah mengisi peran semestinya
hitam putih kenangan adalah fakta
kutata di pustaka hati
sempurna indah pelangi jiwa

#Billymoonistanaku, Jumatklegi-malam, Okt 28/2016 = 22:22 wib





RASA TAK TERBACA
Karya MS Sang Muham


Aku mengundang hujan
menghapus catatan payah berbuah gelisah
meringankan asa memikul fakta tersurat

kali ini
ijinkan kukatakan rasa tak terbaca
perihnya kegagalan demi kegagalan
pilunya di tinggal di lupakan
di biarkan karam di samudra pengabdian

hujan tak pernah menimbang hitam putihku
sudi menghampiri alirkan kesejukan
tapi sunyi sering menyelinap di sana
mengajak bertandang ke silam terkenang
tinggalkan embun membeku di pelupuk mata

#Billymoonistanaku, Sabtupahing-pagi, Okt 29/2016 = 06:46 wib





CATATAN PAHIT
Karya MS Sang Muham


Menghitung tumpukan sepi
tak percaya jika waktu telah menelantarkan logika
terbius tembang beraroma dusta

sungguh bisa kubaca permainan itu
berharap waktu menuntun nurani pahami isyarat hati
meski seringkali sembilu menyayatkan luka

tetap kurapikan kata tercecer sepanjang trotoar masa
kupahami serupa sebuah karma
catatan pahit sebuah keyakinan
melunasi alfa tercipta

#Billymoonistanaku, Jumatlegi-sore, Okt 28/2016 = 16:16 wib




MENJARING SYURGA
Karya MS Sang Muham


Melupa silam
serupa upaya melebur baja
melupa kenang
seperti menarikan layang-layang
melupa luka
bisa meski terpahat cacat cela

melupa kata
sama saja memasung jiwa
membungkam nurani
mematikan hakiki insani

kata adalah nafasku menjaring syurga
suara kejujuran jati diri
tapak suci jejak rohani
sang muham sejati

#Billymoonistanaku, Rabulegi-pagi, Nov 02/2016 = 08:48 wib





JALAN KARMA ANAK DESA
Karya MS Sang Muham


Sahabat hati
sapamu meluluhlantakkan karang raga
embun membeku dipelupuk mata

biar waktu menjawab semuanya
yakin kita kan kembali memanen tawa
sebelum kita menutup mata

sahabat hati,
suatu ketika kan kuurai lembah jiwa
riwayat luka anak desa meniti cita
bangga membusuk di titian pengabdian
penzoliman institusi ingkari sumpah suci
tak hidup tapi juga tak mati

simpanlah catatan ini jadi bukti
simpan rapi di pustaka nurani
kelak saat kembali kan kulukis serupa pelangi
jalan karma sang muham sejati

#Billymoonistanaku, rabulegi-pagi, Nov 02/2016 = 10:10 wib





SEGUMPAL RINDU
Karya MS Sang Muham


Meski tak ada kalimat tersurat
jiwaku menangkap tersirat
betapa rindu itu menggumpalkan kenang
silam takkan terbuang
jejak bersamamu sahabat hati

jarak waktu dan ruang menghadang
jalan hidup centang prenang
waktu belum datang

ada saat bersama
ada saat tak bertatap muka
pandu jiwa leluasa menyapa sukma
dahulu adalah kemarin berbalut nuansa
jika sudah tiba saatnya kan kutuai kata berbunga mega

#Billymoonistanaku, Rabulegi-pagi, Nov 02/2016 = 09:49 wib




SKETSA UNTUK AHMAD AL FAUZY
Karya MS Sang Muham


Aku berdiri paling depan
hadap muka dengan muka
tanpa kata
ketika caci maki sumpah serapah memecahkan telinga
diikuti air comberan kencing kuda dalam kemasan pecah di kepala

aku sudah dua jam disana
sebelum insan berjubah putih membanjiri ibu kota
berbaris rapi rapatkan pasukan di cekoki santiaji
kita mengawal saudara kita sebangsa setanah air sampaikan aspirasi
tak boleh begini tak boleh begitu

magrib batas akhir orasi berjemaah
kesepakatan itu diterjang, aku tetap diam saja
malam bertandang insan berjubah putih pulang
aku ikhlas mengantar supaya jalan lancar
bahkan hingga larut malam aku masih siaga disana

Duuuuueeeerrrr hening malam pecah di Penjaringan
motor dan rumah kecil tempatku mengabdi di bakar massa
teman sejawat terkapar berlumuran darah
alfa mart di jarah di rusak membabi buta
bedil dan senapanku bisu tak boleh bicara

Siapa berbuat apa
aku cuma prajurit jalankan amanat Tribrata
sandang pangan segala atribut kupakai milik negara
kita sesama anak bangsa kenapa mau di adu domba
tuturi aku bagaimana mesti menempatkan diri

#Billymoonistanaku, Minggukliwon-sore, Nov 06/2016 = 16:16 wib





MENANTI DENGAN SETIA
Karya MS Sang Muham


Pagi ini
di pojok altarMU kutafakur menunduk dalam
menatap jauh ke bilik sukma hitam kelam
kemunafikan penuh kebohongan bertopeng badut sandiwara
budak nafsu angkara murka

jiwaku hanyut di lantunan lagu rohani
embun membeku di pelupuk mata
setetes demi setetes mengalir dan pecah di dada
satu persatu dosa mengemuka
duh Gusti Pangeran ampunilah hambaMU

jalan di depan penuh tantangan dan tanda tanya
di bawah kaki salib itu keletakkan semua
rencana Tuhan kutunggu dengan setia

#Billymoonistanaku, Minggukliwon-siang, Nov 06/2016 = 10:10 wib




NEGERIKU BERBUDAYA PELANGI
Karya MS Sang Muham


Menambal sulam kain lapuk
sabar-akal mesti berembuk
jari jemari rawan tertusuk
kain penambal mesti di bentuk
simpul benang longgar jangan kencang pun jangan

tapi cuma itulah adanya
tak hendak cuci tangan mesti bagaimana
nuansa serupa perca
para punggawa menepuk dada tak sadar diri cacat cela
seluruh nusa di dera diam pun terimbas tak perduli

aduhai negeriku ber bhinneka tunggal ika
nusantaraku indah berbudaya pelangi
jamrud khatulistiwa di ikat Panca sila
mari berbenah membangun nusantara jaya

#Billymoonistanaku, Seninlegi-siang, Nov 07/2016 = 13:53 wib





CATUR PANDITA RAJA
Karya MS Sang Muham


Menonton permainan catur
langkah kuda menyilang di ubun-ubun bangsa
mahkota raja tergeletak di trotoar Jakarta

para bidak merangsek mengumbar hasrat
perwira berniaga di kepala naga
sang mentri enggan menuturkan kebenaran

jalan ini menuju remis
sebab semua sudut di kawal bangsa lelembut
pandita raja kehilangan wibawa
jual telur pada pengemis kota
di balik pagar ketika malam gelap gulita

#Billymoonistanaku, Kamiswage-sore, Nov 10/2016 = 18:18 wib





TERIMAKASIH PARA PAHLAWAN INDONESIA


Jejak yang kau tinggalkan adalah jalan setapak menuju nusantara jaya dan tugas tanggung jawab kami mewujudkan Indonesia menjadi Mercu Suar Dunia,

by Sang Muham .





PELANGI KEHIDUPAN
Karya MS Sang Muham


Berjalan di penghujung waktu tersisa
berbekal serpihan harap
episode diri bercorak nasib atau takdir

merancang bangun peruntungan sebentuk upaya
batas logika terlampaui sisakan pasrah
bahwa hidup sejatinya tersurat

jatuh bangun sepanjang pengabdian tersekenariokan
apapun itu sudah suratan
giliran diri menata nurani
duh Gusti Pangeran kuat mampukan peran kujalankan
pelangi kehidupan jembatan jiwa

#Billymoonistanaku, Rabupon-malam, Nov 09/2016 = 21:21 wib





CATUR PANDITA RAJA
IBU PERTIWI BERDUKA
Karya MS Sang Muham


Kemarin pertandingan remis ada hujan gerimis
mestinya kuncung tiga langkah kedepan
seribu pion mengepung alun-alun

paduka raja terancam
perdana menteri mengambil posisi lurus dengan istana
dua kuda mengahadang jalan terbuka

paduka raja ambil ancang-ancang menyambangi punggawa
benteng bocor di sulam dengan garam
anak ayam di umpan di pinggir sarang elang
ular sanca mematuk dirinya sendiri

musang putih berbaris berlagak pagar nusa
ular cobra menunggu giliran sehabis hujan
pion kehilangan logika seperti lebah di rusak sarangnya
mengamuk membabi buta mengobrak abrik apa saja
api menyala dari desa merambat hingga pusat kota

ibu kota rata dengan tanah ratap tangis tak terperi
nusantaraku porak poranda
ibu pertiwi berduka

#Billymoonistanaku, Minggupahing-malam, Nov 13/2016 = 18:18 wib




KETIKA NADA JIWA SEIRAMA
Karya MS Sang Muham


Tak satu pun berlabel kebetulan
tiap pertemuan pasti ada yang mempertemukan
sejuta magna tersirat seturut rasa

ketika nada jiwa seirama di sukma
merekah kuncup di ritme malam
ada rahasia di balik rahasia biarlah tetap di dada

datanglah menyambangi silaturahmi
entah siapa pun di ujung cerita
semoga kelak pelangi terukir nyata
ketika sua di alam nyata

#Billymoonistanaku, Seninpon-malam, Nov 14/2016 = 23:30 wib




DI RUANG SEPI
Karya MS Sang Muham


Dalam diam mengunjungi catatan
lembaran cerita di silam terkenang
kutemukan diri bagai pelita kehilangan cahaya

serupa layangan putus benang
tersangkut di ranting kering pohon cemara kotamu
terbiarkan compang camping di robek waktu

takdir atau nasib samar di ujung mata
langkah kaki menghanyutkan diri semakin jauh
sendiri kutapaki hitam putih memory insani
pahitnya kenyataan meluluh lantakkan harapan

kini kala sepi bertandang ruang waktu merenggang
embun membeku di netra menetes kedada
jatuh bangun jalan diri membentuk karang jiwa
duh Gusti Pangeran di ridho-MU kugantung harapan pasti

#Billymoonistanaku, Seninpon-malam, Nov 14/2016 = 22:22 wib





MENUNGGU
Karya MS Sang Muham


Menunggu
waktu terulur sejauh rasa
terbelenggu dilema di batas asa

melingkar-lingkar di ranah nuansa
menggiring angan mewujud sebingkai fakta
timbul tenggelam harapan di tabir usia

upaya karsa usaha derifat ikhtiar manusiawi
tak berujung hingga menutup mata
di ruang hening lantunkan doa sepenuh jiwa
janji-Nya tak berubah abadi selamanya

dahulu sekarang esok hingga akhir masa
sabar menunggu memupuk pengharapan
senyata keyakinan penantian pasti di wujudkan
Gusti Pangeran takkan mengecewakan

#Billymoonistanaku, seninpon-malam, Nov 15/2016 = 21:21 wib





SEKAT RASA
Karya MS Sang Muham


Tiap kali aku datang membawa kenang
kita berselisih simpang
tau tau kau sudah jauh menghilang

banyak sekali yang ingin ku paparkan
mengurai sekat melerai sengketa jiwa
menegaskan rasa ketika bersama

sekarang aku cuma bisa bergumam dalam diam
tak mungkin kupunguti kalimat tercecer silam
ketika bahasa sudah rapuh di magna
sebab bagimu semua cuma sandiwara

ternyata kita masih berdiri di dua ujung rasa
terpaut oleh kesadaran suara kebenaran
di mana semestinya kita menempatkan hati
agar hati tak merasa di zolimi

#Billymoonistanaku, Minggupahing-malam, Nov 13/2016 = 20:20 wib




NDAHNYA KEBERSAMAAN
Karya MS Sang Muham


Belajar dari bibir ombak
terus setia mengejar pantai
meskipun begitu payahnya menggapai harapan itu

bertandanglah keberanda jiwa
kita selesaikan kata disana

kalimat telah berceceran sepanjang kenangan
bahkan menyemak di halte hati
masihkah kau percaya pada kata yang dulu kutitipkan
semoga waktu masih memberikan kesempatan
betapa inginku mewujudkan kalimat
indahnya kebersamaan

#Billymoonistanaku, Rabukliwon-malam, Nov 16/2016 = 20:02 wib




SKETSA NURANI
Karya MS Sang Muham


Menanti suka cita sejarak usia
putik bunga menyuburkan harapan di dada
janganlah layu sebelum semerbak mewangi

kemarau panjang menghadang
kerapkali nyali terombang ambing kehilangan kendali
luruskan pinta wujudkan harum sejati

yakin seteguh karang tak goyah di hempas badai
harap penuh berbalut doa
raga lelah jiwa tak runtuh di dera derita dunia
kabulkanlah Gusti Pangeran harapan ini suci kodrati

#Billymoonistanaku, rabukliwon-sore, Nov 16/2016 = 15:15 wib




CATATAN NURANI
Karya MS Sang Muham


Meski mudah bersilat kata
meramu sikap penuh sandiwara
jangan padamkan suara hati

meski samar kata nurani
berilah rongga bagi hati
mencatat jujur warna terjadi

andaipun raga terseok meniti usia
biarlah catatan jadi nostalgia
memory abadi di pustaka jiwa
sebelum ajal menjemput usia

#Billymoonistanaku, Rabukliwon-malam, Nov 16/2016 = 22:22 wib




SUARA HATI
Karya bersama MS Sang Muham -
Junita Binsi Kembaren


Aku hanya bisa berkata
tak semua suara hati terungkap di kata
mengental di rasa
ritme tertata di pustaka jiwa

benar bagiku
tak mesti serupa bagimu

waktu tak pernah salah pun ingkar
pasti berputar sesuai alurnya
meski waktu takkan pernah kembali menyambangi usia

mari menanti di halte kejujuran
menunggu jawab atas kebenaran suara hati

#Billymoon-pancurbatu, Rabukliwon-malam, Nov 16/2016 = 21:21 wib




PINTU HATI
Karya MS Sang Muham


Aku menunggu di ujung mantera itu
perjalanan panjang mengupas waktu
mengulum rindu di senja biru

saat nafiri telah di tiup
batas asa telah sia-sia

mampukah kita meramu kalimat
jika jalan telah terbebat
pintu telah terkunci
selamanya buat selamanya

#Billymoonistanaku, Kamislegi-sore, Nov 17/2016 = 17:47 wib





MARTIR DI TANAH BORNEO
Karya MS Sang Muham


Darah merah berhamburan di tanah Borneo
ratap tangis pecah di dada
si bocah ingusan berwajah polos
tak paham politik tak paham nista menista tak tau silang sengketa
terkapar tak berdaya sekujur tubuh luka
akhirnya pulang kerumah Bapa di Syurga
puaskah kita ?

Baru saja ia bercengkrama dengan Sang Isa Almasih
cerianya lenyap seketika bom molotop membakar sekujur tubuhnya
kebencian meluluh lantakkan cinta angkara murka merenggut nyawa
puaskah kita ??

Nusantaraku merdeka karena Bhinneka Tunggal Ika
agamaku agamamu siapa yang punya
anak negeri ke arab araban hilang jati diri
Tuhanmu Tuhanku apa bedanya
negeri ini tanah air kita bangsa ini bangsamu jua
kitab suci mana melegalkan tindakan paduka
kenapa kita sejuta umat diam saja

darah suci si bocah martir
menebus egomu egoku ego kita
sengketa silang kata cuma lahirkan malapetaka
mari henti sejenak tinggalkan hiruk pikuk tak guna
berebut tulang tanpa daging siapa yang jaya
dajjal tertawa melecehkan pertikaian anak cucu Adam Hawa
puaskah kita ???

Nusantaraku Nusantaramu memanggil
tengok kanan kiri benahi diri
sadarkah kita di jajah iblis pemecah belah
jangan jadi jongos di rumah sendiri
sebelum bumi menuntut dari debu kembali ke tanah
cukupkah bekal kita ????

aku yang cuma debu melambaikan bendera putih
tak hendak menggurui cuma curahan hati
ibu pertiwi berduka mari menghiburnya
mewarnai Nusantara seindah pelangi senja
kita bertemu di indahnya kebersamaan
merdeka merdeka merdeka sejahtera sararea

#Billymoonistanaku, Kamislegi-sore, Nov 17/2016 = 15:15 wib





PELABUHAN HATI
Karya MS Sang Muham


Ahh
aku memang telah menambatkan diri di dermaga
pelabuhan hati
terikat tanpa temali

sembari lena dalam sunyi
kulantunkan mantera pencerah jiwa
semoga asa tak salah menyingkap rasa

disana ingin kuhabiskan waktuku
mengarungi samudra kasih
bahtera abadi
ditanjung hati tak bertepi
bersamamu kekasih jiwa raga

#Billymnoonistanaku, Kamislegi-siang, Nov 17/2016 = 13:31 wib





JALAN SETAPAK MENUJU KEIKHLASAN
Karya MS Sang muham


Serupa penggalah patah renta asa menjangkau mega
hati hanyut di buai jiwa lara
entah bagaimana mesti merangkai kata
bercerita pada tabir malam
hati gundah gulana

Lelah mengukur jarak kesabaran
raga di bentur tumpang tindih keseharian
terseok langkah menapaki kenyataan

Berharap halte pemberhentian
karsa upaya laksana pelita kehilangan cahaya
di jalan rapuh raga bersimpuh
duh Gusti Pangeran bukakan cakrawala kesabaran
jalan setapak menuju keikhlasan

#Billymoonistanaku, Mingguwage-malam, Nov 20/2016 = 21:21 wib




TITIK TEMU
Karya MS Sang Muham


Kau mengajakku melupa laknat
padahal dendammu masih kesumat
menghitung waktu kapan membalas hianat

Kau menantangku meringkas sabar
keberadaan kita masih jauh dari katagori sadar
berlagak puasa padahal tak sanggup lapar

Kau memprovokasiku memberontak pada keadaan
tapi kau sendiri buang badan
lihat situasi lalu buru-buru cuci tangan

Sampai di sini jalan kita sungsang arah
tak perlu gundah sengketa susah payah
mari kembali ketitik temu jalan tengah
meramu perbedaan tentukan denah
jangan sampai kita mati langkah

#Billymoonistanaku, Mingguwage-malam, Nov 20/2016 = 23:03 wib




HUJAN DI KOTAKU
Karya MS Sang Muham


Hujan sore
menitipkan sunyi
jauh kedasar lubuk hati

Hujan sore
berkolaburasi dengan sepi
mengajakku mengunjungi nostalgia

Hujan sore
berlalu sisakan kabut sutra di netra
aku terperangkap di lembah angan-angan
terbiarkan hanyut
sendiri

#Billymoonistanaku, Mingguwage-sore, Nov 20/2016 = 16:36 wib



TIRAI NURANI
Karya MS Sang Muham


Berkali-kali kau panggil nurani
tersanjung rasa di hitung ada
sayangnya aku datang kau telah hilang

di halte mana mesti kutunggu
hadirkan warna apa adanya
aku janji akan tetap berdiri di posisi tirai hati

tak apalah jika tak berkenan bersitatap rasa
kuterima serupa suratan
jalan kita memang berbeda
asal jangan kau tebar potret jelaga
nostalgia biru di terotoar kotamu

#Billytmoonistanaku, Mingguwage-sore, Nov 20/2016 = 15:45 wib




ANUGRAH SYURGAWI
Karya MS Sang Muham

Pohon cinta
tegak perkasa
menepis segala dilema pun angkara murka

Pohon cinta
tumbuh subur
di ladang hati ikhlas panjang sabar berpagar kasih

Pohon cinta
coba tengok di dada masih kah ada
hidup sia-sia kerontang jiwa hampa rasa pelihara semestinya

Pohon cinta
anugrah syurgawi milik insan berakar di nurani
rantai rasa melebihi baja mengikat jiwa insan nusantara
muara segala doa tirakat manusiawi mengerti harum sejati

#Billymoonistanaku, Mingguwage-pagi, Nov 20/2016 = 08:58 wib




LINGKARAN PERASAAN
Karya MS Sang Muham


Aduh, kau memaksaku mati langkah
terjebak di lingkaran perasaan
sedari tadi mengitari ruang sepi
mencari bayang bayang sendiri

sejujurnya hingga kini tak tau mana ujung mana akhir episode ini
tapi terlanjur telah kau simpul kalimat
padahal satu kata pun belum kau suguhkan

tiba-tiba waktu telah merampas segala nada
inilah jadinya tembang tanpa irama

ya sudahlah
di lembaran esok sebaiknya kita awali dari hulu
supaya di hilir kita tak perlu mengayuh hasrat

#Billymoonistanaku, Sabtupon-malam, Nov 19/2016 =20:20 wib



SAAT MEMBAYAR HUTANG
Karya MS Sang Muham


Haruskah kita berhitung disini
menimbang alfa, culfa atau sengaja
menafsir kicau burung gagak mengabarkan kematian
lalu sibuk mencuci tangan di depan altar
padahal kitalah pengantin sakaratul maut itu

Satu persatu orang kehilangan akal sehat
di kiranya bisa selamat
kita sama-sama akan tammat

saatnya membayar hutang
di tagih kebenaran hakiki hakim sejati
tak seorang pun luput pengadilan ini
tinggal menunggu hari
berjaga-jagalah mawas diri

#Billymoonistanaku, Sabtupon-malam, Nov 19/2016 = 19:19 wib




NAFIRI DOA
Karya bersama Barus DM dan
MS Sang Muham


Kubahasakan kembali
doa dan harapan pekerja Tuhan

Tetaplah semangat dalam mengabdi
wahai PERWIRA sejati

Jangan pernah takut Caci maki dan intervensi
turuti hati nurani
tegakkan hukum negeri ini
sampai engkau dimutasi
ke markas besar yang abadi

Manteramu menyejuk-semangati hati berkarat
nafiri doamu cahaya pelita menuntun diri
untukmu sobat : terima kasih tak bertepi

#Billymoonistanaku, Sabtupon-jelangsiang, Nov 19/2016 = 11:11 wib




LADANG NURANI
Karya MS Sang Muham


Semakin kukejar semakin jauh ia berlari
tapi tak lekang dari sisi
terus saja tikamkan nyeri
akhirnya mati hati
kenapa begini

dalil kesabaran khatam di diri
petatah petitih tak mempan lagi
tandus ladang nurani

Duh Gusti Pangeran pemegang segala kunci
kuatkan hamba mampukan kujalani
ujian hidup tirakat manusiawi
menabung bekal perjalanan hakiki
seturut kodrat insani

#Billymoonistanaku, Sabtupon-pagi, Nov 19/2016 = 10:30 wib



SUARA NURANI
Karya bersama MS Sang Muham dan
Junita Binsi Kembaren


Sekuat bisa ku selami tiap nuansa
menafsir tersurat pun tersirat
jujur tak bisa ku jejak hatimu

lelah payah aku goyah
sesaat hangat tiba-tiba tak perduli pada rasa
aku terasing di belenggu kecewa

buru-buru kusembunyikan luka hati
meski kerap embun membeku di netra sesakkan dada

aku hanya manusia biasa
merintih saat di tikam perih
tertawa ceria hati berbunga-bunga kala bahagia

aku berharap arti nyata kebersamaan itu
jawab atas rindu yang berkarat

#Billymoonpancurbatu, Jumatpahing-malam, Nov 18/2016 = 23:03 wib




DIALEG JIWA
Karya MS Sang Muham


Sahabat hati
kuundang kau membaca catatan
menterjemahkan kata seturut dialeg jiwa
meringkas jalan panjang serupa suratan
peta diri merambah kehidupan

jika kau yakin kita kemarin adalah kita kini
mari meramu rasa dalam adonan tanpa jelaga
terurai dalam polosnya suku kata

aku percaya netra mampu menjawab segala tanya
menata fakta kepustaka nostalgia
singkirkan duri mengganjal di dada
pun luka tikaman tanpa sengaja
di nurani terdalam ukirlah kata maaf

#Billymoonistanaku, Jumatpahing-malam, Nov 18/2016 = 21:21 wib




SIKLUS RASA
Karya MS Sang Muham


Seringkali anak panah mencecar dada
menyayatkan keharuan sepanjang berita
tak ada perduli kenapa
diri terus di berondong curiga

barangkali cuma diam
satu-satunya cara meredam resah
meski hati tetap terluka
nada-nada tak lagi seirama
membeku detak jiwa

serupa mawar terluka
patah helai terkulai tak berdaya
bernapas kecewa jalani fakta
putik lain menunggu giliran
siklus rasa rekaan manusia

#Billymoonistanaku, Jumatpahing-sore, Nov 18/2016 = 16:16 wib




KESETIAAN INSANI
Karya MS Sang Muham


Menetapkan rancang hati satu kali
menurun mendaki lika liku duniawi
jalani tanpa basa basi yakini imani

tolehlah kebelakang sesekali
tapi kaki terus menapak di jalan diri
syukuri berkat di beri

kita adalah wayang kafilah dunia ini
nasib takdir suratan Illahi
pahit manis tawa tangis symphoni pribadi
keseimbangan keadilan Sang Pencipta itu pasti
pikirkan hidup di keabadian setelah kontrak berakhir disini

#Billymoonistanaku, Jumatpahing-pagi, Nov 18/2016 = 09:39 wib




PEDANG KASIH BERMATA SEJUTA
Karya MS Sang Muham


Pedang terhunus
dada terbakar dendam membara
mendidih darah menghentak sadar terkapar
koyak rasa
limbung taqwa di takar tanpa logika

Seluruh nusa di kejar
kemanusiaan tertebas emosi
berjemaah menghujat kalimat antah berantah

Pedang kita hanya untuk membela kebenaran
terhunus tangan angkara murka bawa malapetaka

Sarungkan pedangmu sobat
mari menabur kebajikan
pedang kasih bermata sejuta

#Billymoonistanaku, Selasalegi-malam, Nov 22/2016 = 20:02 wib



LANGIT MULAI SEPI
Karya MS Sang Muham


Menipis udara di ubun ubun cakrawalaku
dada renta nafas terhela
ritme jantung sumbang terkoyak fatamorgana
letih langkah
kasut usang kehilangan alas

Langit mulai sepi mencekam
cuaca pancaroba kabarkan berjuta syak wasangka
tumpang tindih gelisah lahirkan resah

Duh leluhur suci rapatkan barisan bencana tak terelakkan
kodrat alami sabda Illahi bukti semesta milik-Nya

Kabari kami masih menjejak bumi
setidaknya menghindari api
kemana - kapan selamatkan diri

#Billymoonistanaku, Seninkliwon-malam, Nov 21/2016 = 20:02 wib





BAHTERA NURANI
Karya MS Sang Muham


Aku pamit
menjemput syurga
tabungan di keabadian

ikutlah denganku menganyam niat
meraut taubat
hari mulai senja

Waspada belenggu dunia
transit semata
maha panggung sandiwara
kesia-siaan di ujung segala niscaya
insan hakiki mengerti harum sejati

Perahu ini bahtera nurani
cuma sekali henti di tujuan pasti

#Billymoonistanaku, Mingguwage-malam, Nov 20/2016 = 24:00 wib





SECARIK BERITA MEROBEK ASA
Karya MS Sang Muham


Kuterima pesanmu tanpa kata
menghidangkan buah malakama
secarik berita merobek asa

Persimpangan tanpa tanda
kemana kubawa tanya

Gemetar raga di terpa kecewa tak terkira
tak kusalahkan jalanmu meretas nuansa
menjawab tantangan dunia fana
hati retak sejuta
perih menjelma

Bagaimana mesti kujawab aku kehabisan bahasa
maafkan ketidakmampuanku menyiapkan bekal dunia
hingga memaksamu menutup muka

#Billymoonistanaku, Rabupahing-sore, Nov 23/2016 = 18:08 wib





KENANGAN MERAH JINGGA
Karya MS Sang Muham


Pelangi yang kita renda perlahan memudar
tertiup ganasnya perjuangan hidup
menyisakan kenangan merah jingga

Benturan demi benturan menghempas sukma
tak sanggub kau membujuk raga
jalani derita gegoda dunia fana
lalu membulatkan tekad berlaku tega
kembali kelembah tanpa bayangan

Jika kau tanya, aku pasti tak rela
sekaligus aku tak berdaya

Teruslah melangkah meski karenanya penggalah patah
kejarlah hasrat jika itu jalan terdekat

Mungkin rentang waktu akan menuntunku melupa ingat
biar kucatat ini gagalku meyakinkan niat
entahlah esok masih mampukah aku bersitatap

#Billymoonistanaku, Rabupahing-malam, Nov 23/2016 = 19:19 wib





SEKARANG AKU BERSERAH
MUJIZAT-MU KUTUNGGU
Karya MS Sang Muham


Menjaring hayal
ku siapkan bakul anyaman harap
sambil ku bujuk langkah terus menapaki kebenaran

Al kisah mimpi merangkai cita
bertahan di jalan buntu atau di buntukan
kata kitab suci sabar tak berujung
berdialog dengan waktu
resah beradu

Di persimpangan tegarku meleleh
benteng ego rebah
lumpuh jiwa raga payah serupa menyerah
keseharian mati langkah

Sekarang aku berserah
mujizat-MU kutunggu

#Billymoonistanaku, Rabupahing-siang, Nov 23/2016 = 11:41 wib





BERKEMAS JIWA RAGA
Karya MS Sang Muham


Wasiat ini kutulis pada jam terakhir
kemasi jiwa raga
kita akan kedatangan tamu bukan tetangga
tak bisa di tolak
jendela ruang muka terbuka

Sibuk berebut gula gula
seisi rumah di jarah angkara murka

Sangkakala sang pewahyu sudah di tiup
pelacur berjubah merah maron di atas singa berkepala tujuh
menenggak darah merah ulurkan tangan bencana

Sekali lagi : kemasi jiwa raga
sebelum pintu kasihan tertutup selamanya
atau tertinggal menikmati bencana di alam semesta

#Billymoonistanaku, Selasalegi-malam, Nov 22/2016 = 22:22 wib





SIASAT POLITIK VERSI KURCACI
Karya MS Sang Muham


Dendam kesumat
bertahta di dada bermahkota harga diri
berbumbu kebenaran kitab suci
halal semua cara demi jihad beraroma noda
siapa membela apa

Siasat politik di balut cantik
kurcaci setengah mati punggawa menikmati

Zaman gila semakin cepat di genapi insan gelap mata
masih ada bencana lebih dahsyat
api membakar ibu kota merambat dari desa
permainan sepak bola kepala ada juga
menunggu sukarelawan jadi pemainnya

Anak negeri dengarkan Jasmerahnya pendiri bangsa
ketimbang berebut tulang tanpa daging
mari berkemas urusi halaman sendiri

#Billymoonistanaku, Selasalegi-malam, Nov 22/2016 = 21:51 wib





RACUN BERLABEL OBAT
Karya MS ang Muham


Ibu pertiwi sekarat
terbaring parah luka sepanjang khatulistiwa
meradang sisa tikaman sesama anak bangsa
cemar ternoda karsa tak pakai logika
anak bangsa berkiblat istiadat tetangga

Racun berlabel obat
ditelan bulat bulat

Penghuni bumi selain manusia tak terima
ibu pertiwi, rumahnya terus di cerca
pembalasan pasti ada tunggu waktunya

Dajjal, arsitek segala angkara murka kibarkan bendera
insan loba mendapat posisi di muka
waspada, eling berdiri di mana
ikut angkara murka ataukah setia memihak kebenaran sejati
ajal tak menunggu sadarmu menjemput usia

#Billymoonistanaku, Selasalegi-malam, Nov 22/2016 = 20:50 wib

Kumpulan Puisi Sri Handayani - KIDUNG. RINDU


KIDUNG. RINDU
By : srihan

Bagai dawai Rebab yang di gesek
ekot kuda
Merdu denting rindumu tenang mengalun
Merenangi malam sunyi ...
Bangunkan rembulan tidur

Dan malam jadi terjaga
Napas malam jadi tak lena
Pungguk pun tak pejam mata
Batinmu sibuk melukis pertemuan rindu
di negeri bunga ...

Rindumu kangmas terbingkai sunyi malam

Ia sibuk menari -nari bersama semerbak wangi Wijaya kusumah yang merekah sempurna ...
Bagai rindumu kangmas
Berhati hari kau titipkan rindumu
bergayut di awan kelabu ....

Kapankah ia kan jatuh mencair
Menjadi hujan cinta ...
yang suburkan kelopak kelopak bunga
di taman hati .....
Kangmas esok turunkanlah rindumu
dari awan itu..
Biarkan ia mencair di sini

#kota kembang
30-10-2016





POTRET MALAM
By : Srihan


Anjing itu melolong lagi
Ia menangis dengan tangisan pilu
Rembulan enggan muncul
Karena awan hitam menghalanginya
Bumi basah di basuh hujan

Benar malam ini begitu sunyi
Seekor jangkrikpun enggan bernyanyi
Dendangkan kidung malam ...
Ia sedang lelap bersama mimpinya
Menari dan berpesta di negeri bulan

Di sungai yang penuh itu
tak terdengar koor kodok yang riang
bersyukur atas air sungai yang melimpah
Dalam hening malam ini
Sekawanan ikan
masih tetap khusuk berdzikir.
Mengagungkan Asma Nya

Sungguh malam hening yang khidmat
Lantunan pujian untuk Nya
Tetap menggema di darat, di sungai
di udara. ...semua memuji Asma Suci Nya
Subhaballoh

Sang pungguk itu tetap setia.menjaga malam dalam madah dan do'a
dengan sabar menanti kerlingan
Rembulan jelita ...

#jita kembang 28-10-2016

Kumpulan Puisi Emmy Metamorfosa - PATUNG



PATUNG
by, Emmy


dia rela turun,
berharap iman kalian naik.

Kisaran,291016





MIMPI'KAN MU
by: Emmy

,
hingga kini kutak pernah tahu
bagaimana bisa,
kau ada di sini
tak lagi rasa canggung dan ragu
bagaimana bisa,
senda gurau kita seakan pernah
,

kurasa getar jiwa raga
kala tatapmu menerobos lunak bola mataku, membasahi rongga dada sejuk bermuara di palung hati
bagaimana bisa,
kau ada di sini
tempat di mana cinta pertamaku berada
pada dimensi berbeda
alam mimpi
bagaimana bisa,
kanda?

,
Kisaran, 021116




~wanita berkain letih~
BERIRING EMBUN
by: Emmy


sapa kilau di jerjak jendela pagi
hingga salam pendar di pucuk daun dinihari
mengembun peluh sepenjuru pori-pori
demi nyawa terisi, jua naungan pelepas letih
benderang lampu suryakan ruang, siangkan malam
lengkung sebak lukis pelangi

Kisaran, 081116




Tema: Rembulan
Judul: PANGERAN MALAM
Karya: Emmy Metamorfosa


Pesonamu candra, temaram
di singgasana mega sutra
beriring kerlip dayang gemintang
tatap lembut pancarkan terang.

Pilu mengiris lolong srigala
di tepi jurang tebing tatapan
gema mendayu melintas ngarai
gambaran rindunya teramat luka.

Sesengguk isak pungguk
di ranggas dahan melapuk
mata bundar binar mengerjap
isyarat dambanya tak terucap.

Pucuk ilalang mabuk kepayang
hatinya merindu dendam
ingin menusuk dari belakang.

Pesonamu candra, cipta selaksa angan.

Kisaran,280916




ADA TIADA
by, emmy


Aku
Terlukai
Angin

Kisaran,191116





TANYAMU
by, Emmy Metamorfosa


Kala kau melihatku
lalu tanya
siapa?
,

Kala kau mengenalku
kau tanya
beda?
,

Kala kau tau kuberbeda
kau tanya
mengapa?
,

Kala kau tau kukecewa
kau tanya
sebabnya?
,

Kala ku tunjukkan dengan rasa
kau tanya
untuk apa?
,

Kini sinis mata padaku terarah
aku tanya
mengapa kau bertanya?

Kisaran, 181116

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - DI UJUNG KEMATIAN


==TAK SEPEDAS CABE RAWIT==
Karya : siamir marulafau


Aku bukan cabe rawit
Pedas bagi semua orang
Hanya mengukir aksara
Tak menyelinap di hati setiap insan
Pedas tak akan seberapa
Tak akan bisa diukur dengan pikiran

Jika diselami
Akan membias pada kebajikan
Tuturan tak bagaikan benang
Akan kelihatan tak setinggi sebelah
Akan dapat ditarik ke mana-mana
Sepanjang tak putus dalam lara





==BERSASTRA=
KARYA :SIAMIR MARULAFAU


SIAPA YANG IKUT BERPUISI DENGAN AKU
AKAN MENDAPAT ILMU PERPUISIAN YANG LUAS SELUAS LAUTAN
TAK AKAN MENJERUMUSKAN DALAM LEMBAH DOSA
AKAN MEMBINA MANUSIA MENGUKIR SENIMAN
BIARKAN KRITIKUS SASTRA MENGOMEL
BIARKANLAH MEREKA MENILAI BENAR ATAU TIDAK
BIARKANLAH MULUT MEREKA BERBUIH SEBANYAK BUIH DI LAUTAN
BIARKANLAH GOREAN TINTA MEREKA BERTUMPAHAN DI HAMPARAN LAUTAN
TETAPLAH ANDA MENULIS BERSAMA PENYAIR DALAM LINGKARAN CINTA
CINTAILAH SASTRA...
SATUKANLAH PERASAANMU DENGAN SENI SASTRA
AKAN DIKAU KETAHUI MAKNA TERSIRAT DI BALIK TERSURAT
PUISI ADALAH CETUSAN PERASAAN MENDALAM PARA PENYAIR SEBAGAI SENIMAN

SASTRA ADALAH KARYA SENI
HARGANYA MAHAL
BERSASTRALAH SAMPAI AKHIR ZAMAN
IKUTILAH PERKEMBANGAN KARYA SASTRA DARI ZAMAN KE ZAMAN

BILA BELAJAR SASTRA :
BELAJARLAH ILMU FILSAFAT
BELAJARLAH ILMU TEORI DAN SEJARAH SASTRA
BELAJARLAH ILMU KRITIK SASTRA
JANGANLAH MENGIRA SASTRA ITU MUDAH
MAKIN TINGGI ILMU BAHASA DIMILIKI MAKIN TINGGI ILMU SASTRA DIGAPAI
JANGANLAH MENGIRA MENGERITIK SEBUAH KARYA SASTRA MUDAH
JANGANLAH MENGIRA MENGAJAR SASTRA DI SEBUAH LEMBAGA SUDAH HEBAT
JIKA TAK MENULIS KARYA SASTRA BAGAIKAN WAJAH TAK BERMEKAP
LOYO SELOYO LOYONYA DAN AKAN MENJADI LONTONG BAGI SEMUA ORANG

TULISKANLAH KARYA SASTRA SEBAGAI JATI DIRI ANDA
SEBGAIA HASIL KREASI ANDA
SEBAGAI HASIL EKSPRESI DI KALA TERTANAM DI TANAH TAK BERSULUH KELAK

INGATLAH KARYA SASTRA KARYA SENI
KARYA PENUH DENGAN INSPIRASI EKSPRESI
KARYA YANG TUMBUH DARI LUBUK HATI MENDALAM
TAK DAPAT DITIRU DICIPLAK SEENAKNYA SAJA
MENULIS KARYA SASTRA BUKANLAH BERMAKSUD TERKENAL
APALAH ITU SEBUAH NAMA?
KARYA SASTRA DITULIS MEMUPUK JATI DIRI DIKENANG SEPANJANG MASA
BUKAN DITULIS UNTUK KOMERSIAL
BUKAN DITULIS UNTUK KAYA
PENYAIR BUKAN BERKEHENDAK JADI KAYA
HANYA KAYA UNTUK SENI TAK TERLUPAKAN DALAM LARA

JIKA ANDA BERSASTRA
DUNIA AKAN TERSENYUM
DAUN_DAUN AKAN MENYANYI TAK GUGUR DI SETIAP RANTING
TANAMKANLAH JIWAMU DALAM SASTRA
LEBURKAN PERASAANMU DALAM MEMILIH KATA
BERKATALAH DAN SUSUNLAH KATA -KATA DENGAN TEPAT DAN BAIK

MARILAH BERSASTRA MARILAH BERSASTRA MARILAH BERSASTRA

sm/30/10/2016





==SUMPAHKU==
karya :siamir marulafau


Sumpah pemudaku
Sumpah serapahku
Di kala negeriku bersenandung
Aku akan berlindung
Memegang sumpahku
Dengan janjiku :

Aku tetap bersatu
Satu tanah air
Satu jiwaku
Satu bahasaku
Satu benderaku
Satu bangsaku

Kebulatan jiwaku
Berdaulat untuk bangsaku
Kuperjuangkan dengan tetesan darahku
Terlepas dari belenggu penjajah bangsaku

sm/29/10/2016





===KOTA BANDUNG===
Karya:siamir marulafau


Meskipun air matamu menggantung
Kota bandung tak akan rapuh
Doa mengukir kesucian pada Tuhanmu
Seiring mendung memandang kalbu
Jika umat tak sujud pada-Ku
Dunia akan kusiram dengan debu
Ingatlah selalu kata suci-Ku pada kitab-Ku

sm/29/10/2016





==DI UJUNG KEMATIAN==
Karya :siamir marulafau


DIRGAHAYU KEMATIAN SEORANG,PENYAIR DALAM LINGKARAN CINTA
TENGGELAM DALAM TANAH TAK BERSULUH
MENANTIKAN SINAR MAHSHAR DI PENANTIAN
DALAM PERTIMBANGAN DOSA DAN KEBAJIKAN
SEPANJANG DUNIA TAK BERGULIR JADI DEBU
ALLAHU AKBAR

sm/29/10/2016





==DAUN RIMBUN==
Karya : siamir marulafau


Hanyalah daun-daun merimbun
Bersahat dalam hidupku
Meskipun mereka berjatuhan satu persatu

Hanyalah senyum kulemparkan membalut dukaku
Sepanjang dunia tak bergulir jadi debu
Tak akan kugulung kubakar di sinar panas menggelepur
Walaupun tak membias sepanjang hidup
Di kala air mata mendung
Tak akan kuhanyutkan di sungai keruh
Di saat daun-daun menyanyi bernapas sujud pada Tuhanku

sm/29/10/2016





==KASIH TAK TERSIA-SIAKAN==
Karya :siamir marulafau


Di manapun kau sembunyi akan kucari
Setinggi langit pun akan kuterbang
Sedalam lautan pun akan kuselami
Sejauh mata memandang pun akan kuteropong
Jika rindu melongsor di tebing tak berpilar

Seiring kasih tak tertanam dalam lara
Akan tenggelam di dasar laut tak berkarang
Tak akan ada yang dapat dipegang
Jika rindu terbenam
Dalam perhitungan, jasad tak akan merapung di atas hamparan lautan terbentang

Jika kasih terabaikan...
Jiwa raga akan dileburkan dalam napas
Sepanjang kau dan aku tak bernapas di alam barzakh

sm/28/10/2016




==KEKUFURAN ==
Karya : Siamir Marulafau


Siangku menggulung harapan
Perut bedendang
Pantun tak terucap
Meskipun kuhibur dengan kata puitis
Hanya mengingat jasad tak menerima

Jika perut menyanyi kesiangan
Dahaga menitip pesan
Aku sungguh melahap
Beras pun sirna
Beban hidup tak terpikulkan
Sepanjang negeriku kebanjiran
Pohon padi pun menangis tanpa air mata
Rakyat pun menjerit...
Semua tanaman tumbang
Apa dosaku?
Apakah bertanya pada rumput bergoyang?
Kenapa tak pada sebatang pohon padi saja?
Dia kan bergoyang juga
Tumbang karena ulah :
Ulah penista pelecehan penghinaan
Tuhan pun geleng kepala
Akan kubolak balikan bumi-Ku
Jika kufur nikmat

sm/01/11/2016





==KERTAS BERHARGA==
Karya :Siamir Marulafau


Pagiku mengubur duka
Galau sirna
Di tepi pantai menyanyi
Nyiur pun ikut menyanyi
Menanti sinar di Ufuk Timur
Tak akan dapat dicegah

Lembaran kertas berharga
Mengukir bahagia
Gilang gemilang di pasar-pasar
Sepanjang kantong tebal
Tak akan layu dalam sebulan
Tergapai dalam impian
Membias pada setiap waktu

sm/02/12/2016





=== JIHAD==
Karya :siamir marulafau


Aku hanya berkemas-kemas dengan puisiku
Sebelum ajal menempuh gerbang jalan tak ada ujung
Meskipun gelap tanah tak bersuluh
Kebajikan menyiram tanah seram dengan air wudhu
Di kala napas tak menerawang
Salatku membalut amarah-MU
Sujudku menggapai surga-Mu
Terbentang di langit ke 7
Tak akan dusta di sisi-Mu
Ayat-ayat tak kunista dalam kalbu
Sepanjang bumi-Mu tak bergulir jadi debu
Akan kubelai dengan napas dan diriku

sm/04/11/2016





==MULUTMU HARIMAUMU==
Karya :siamir marulafau


Hanya jati diriku tertinggal
Nama tak akan tersebut lagi
Di kala penistaan kuukir
Sepertinya makan buah simalakaman
Aku tak habis pikir
Mengapa terucap aksara kitab suci
Apakah pelecehan?
Apakah penghinaan?
Apakah penistaan?
Tak akan bisa kujawab lagi
Sepertinya diriku tergelincir di lembah berlumpur
Ternoda dalam kehidupan
Kujalin nama baik sesungguhnya
Bagaikan tiang layar patah diterpa badai
Tak akan kugapai hasrat kepemimpinan
Semut-semut menggigit kakiku
Tak akan bisa berjalan lagi
Mau ke mana aku?
Binasalah diriku dalam kehancuran
Apakah Tuhan bisa memamaafkan aku?
Siapa tahu kiranya
Sinarku tak akan membias lagi
Hanyalah jeruji besi menyaksikan rintihanku
Semua umat menyeringai, mengejekku
Tak akan ada harapan lagi
Surah Almaidah 51 terucap dibohongi
Sungguh tercela diriku
Tak akan kusesali lagi diriku terhunus pisau tajam
Mematikan langkah gerak menanam sebuh pohon rimbun
Kusiram dengan bensin
Terbakar terbakar terbakar

sm/03/10/2016





==NAMA YANG TERTITIP==


Karya:siamir marulafau
Hanya menitipkan nama di atas pusara
Terukir diprasasti setiap pahlawan
Pembela bangsa dan negara
Di setiap pohon berdiri tegak
Daun-daun tak menyanyi lagi

Menangis tanpa air mata
Tertahankan di kala jasad tertanam
Hanyalah nama terukir dan tak merapuh
Di kala harapan tergapai di medan perang
Tanda jasa tersemai di atas rerumputan
Menebal di setiap sudut kota

Meskipun angin bertiup kencang
Pilar bangsa tak akan terhempas
Di kala sanubari bersatu
Dari satu pohon kepohon lain
Tak akan tumbang sampai akhir zaman

sm/10/11/2016





==PAHLAWAN==
Karya :siamir marulafau


Aku seorang pahlawan
Bunga bangsa
Gugur di medan perang

Darah kuteteskan
Kutumpahkan di bumi pertiwi tercinta
Tanah airku ...
Tanah tumpah darahku
Tanah tumpah darah bangsaku

10 November tanggal kemenanganku
Meskipun nyawa kupertaruhkan
Membela bangsa tergapai
Sampai setetes darah menetes pun
Menjadi tinta pelukis rasa perih pedih

Tak akan terselubung
Gentir pahitnya perjuangan
Tak akan sirna sepanjang hayat
Perjuangan gilang gemilang dari sabang sampai merauke
Berjuang sampai generasi ke generasi

sm/10/11/2016





==SURAM==
Karya :siamir marulafau


Cantikmu hanya mengukir duka
Tak merangkai ranting, berpatahan
Di kala musim gugur menyebar ke daratan
Keindahan alam tak seperti masa lalu
Semuanya suram
Tak bergairah
Meskipun kembang semerbak mewangi
Hanya temaram malam mengisahkan rindu
Semua sirna ditelan kepompong
Tak tergapai di grimis malam
Merintik dalam kalbu

sm/09/11/2016





==PARADISE FOUND==

The role of sex is not like a football game to play
It needs time to seduce
One with another should be patient
Though the sky is too dark
Since its pleasure can't be measured
For it brings positive health to mankind
Like Adam and Eve enjoyed the fruits
Though The paradise was faded away
Because of Satanic affection to spoil
All hope is missing to stand for
That's the desire drawn unbearable
If it can't be avoided
So as to make conscious
Who you are and who i am in the jungle of paradise

sm/08/11/2016,copyright





==THE ROLE OF SEX==


I can say that sex is important in life
As long as my breath is running
And this world will not be smiling if it is not fulfilled
Be impossible to leave it away
Though it is regarded as a taboo
The mankind is a complete creature
For making love is natural
It is like skin and flesh
That never be inseparable
How can the man be simultaneously grown up
Without having sex is useless
That it looks like water needed
For every man needs it
And supplied it for the entertainment
Pleasure of sex is merely plays a role in lives
When there is a sex there will be a health there
Everybody draws it and likes it
It looks like fruits in the garden of paradise
No body dislikes it
Do you like sex?
It is not a taboo as what is thought
It is not merely giving a pleasure
But it is for the human need to survive
To make mankind to live in peaceful world

sm/07/11/2016




==JASA YANG TERKENANG==
Karya : siamir marulafau


Aku hanya mengenang jasamu
Terukir di prasasti
Membiaskan sinar dalam jiwa setiap insan
Bangsaku cemerlang
Bebas dari belenggu penjajahan
Bebas berkarya
Perjuanganmu di ujung bambu runcing
Mengukir kesatuan
Bagaikan pohon rimbun di tengah hutan
Pelindung pada setiap umat
Tak akan sengsara di atas ranting tak melapuk sepanjang masa
Meskipun naik turun susah
Perjuangan dari masa ke masa bagai air sungai mengalir
Siang malam bersatu dari pulau ke pulau

sm/11/11/2016




==YOU ARE MY START==


You are my star
To give lighting
No days and night, remembering
For my breath is in yours

Wherever to go there will be a hearth
To send a message
As an exchange of lives
Since my love is like lighting

To call for an intimate
To keep a frienship for live
Not only this I submit
From the bottom of hearth

sm/12/12/2016




==MENGAPA DIAM?==
Karya : Siamir Marulafau


Mengapa dikau diam saja
Mondar mandir mencari alasan
Rakyat penasaran atas langkah-langkah
Harus diproses ...
Hukumnya ada tak ke mana
Jika Tuhan marah
Apa jadinya?
Rakyat pun marah
Punya kuping mata pikiran perasaan
Jika hukum sirna
Rakyat tak akan percaya lagi
Dikantongi manusia-manusia tak bertanggungjawab

sm/14/11/2016





==APAKAH AKU BERCELOTEH DENGAN IKAN?==


Aku tak sepertinya berceloteh dengan ikan-ikan
Hanya mengukir rasa pilu
Akan ucapan kuukir dalam pelecehan
Kesadaran akan mencuat di angkasa
Langit biru pun tersenyum
Apa omonganmu nak?
Sungguh menggegerkan umat
Semut-semut saja tak akan marah
Tak akan menggigit antara sesamanya
Jika kasihmu membias pada setiap helai daun
Membangun rasa kebersamaan
Pikir pikir. Pikir

sm/14/11/2016





FORUM RELIGI :

Tausiah singkat disampaikan oleh Al-Udstz,siamir marulafau,Drs,M.Hum pada permisah di tanah air bertajuk"Al-QUR'AN ITU ADALAH KITAB SUCI".

A.S.W.W.
Saudara kaum muslimin dan muslimat rahima kumullah.
Ada pun tausiah singkat ini disampaikan bahwa Al-Qur'an itu adalah kitab suci yang diturunkan Allah SWT kepada Nabi Muhammad s.a.w.yang harus dijaga kesuciannya,dan tidak boleh dilecehkan atau dinista.Jika pelecehan dan penistaan dijumpai dalam kehidupan manusia maka ini sangat tercela di sisi Allah s w t karena kitab ini adalah sumber dari segala sumber hukum yang harus diamalkan oleh kaum muslimin muslimat yang khusus bagi islam.
Yang paling tercela di sisi Allah s w t adalah orang-orang ahli kitab dan musyrik dalam mempergunakan ayat-ayat Al-Qur'an dalam kehidupan sebagaima Allah berfirman dalam Qur'an ,Surat Al-Bayyinah:6 bahwa sungguh orang-orang yang kafir dari golongan Ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik(akan masuk) neraka jahanam;mereka kekal di dalamnya selama-lamanya".
Dari firman Allah di atas, dikatakan bahwa ahli kitab dan musyrik itu,juga tergolong orang islam yang mengaku islam dan tahu tentang isi dan makna Al-Qur'an tapi dengan sengaja menutupi kebenaran isi kandungan Al-qur'an atau dengan sengaja membelokan pengertian dan makna Al-Quran demi mencapai kepentingan dalam kehidupan dunia dan sesungguhnya merekalah orang-orang yang murka di sisi Allah SWT.
Dalam hal ini,wajib diingat bahwa oang-orang islam yang dengan sengaja membela seseorang baik yang islam maupun yang non-islam dalam
pelecehan dan penistaan Al-Qur'an adalah tergolong dalam ahli kitab dan sesungguhnya mereka tergolong orang -orang yang kafir dan musyrik di sisi Allah SWT.
Konon pula jika ada salah seorang yang non-islam dalam pelecehan penistaan Al-Qur'an bahwa kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad s.a.w jika berucap dibohongi oleh kitab sebagai alat dipergunakan oleh seseorang muslim tersebut di atas,maka Allah akan tak berterima dan sesungguhnya Allah menggolongkan seseorang itu adalah kafir,dan jika Allah marah akan membuat bencana pada umat dalam sekejap sebagai siksaan atas kemurkaan.Maka Majelis Ulama dalam satu negara dianggap sebagai penerus, penerapan Al-Qur'an kepada umat islam sebagai pedoman atau tuntutan pada umat islam khususnya harus dipatuhi karena mereka inilah termasuk "Ulil Amrin Mingkum" sesuai dengan firmn Allah "Waatiullaha Waatiul Rasul Wa Ulil Amrin mingkum"(=Patuhlah kepada Allah dan Rasul dan Ulil Amrin Mingkum).Ada pun pengertian Ulil Amrin Mingkum itu adalah orang-orang yang menjalankan perkaranya Allah,yaitu termasuk perintah,larangan dan sejarah yang ada dalam Qur'an sebagai sumber dari segala sumber hukum yang menuntun umat islam ke jalan yang benar terhindar dari neraka dan masuk surga Allah.Maka umat islam itu wajib membela agama, yang termasuk di dalamnya Al-Qur'an diturunkan oleh Allah di muka bumi ini supaya terhindar dari siksaan dan bencana dari Allah SWT.
Demikianlah tausiah singkat yang dapat disampaikan dan jika dalam tausiah ini ada kekurangan dan kelebihan dalam penulisan dan pengucapan,mohon dimaafkan karena tak hamba Allah yang sempurna di dunia yang fana ini tapi wajib disampaikan.Moga bermanfaat dan barokah.Aamiin.

sm/14/11/2016 I





==MY NEW PRESIDENT==


You are my new president
You look like a strong tree
With beautiful roots
As what i dreamed
As what i imagined to give fresh
Where the people are regarding to think so and so
Never i think hatred
Never i say i like
Many people do think objection
If it is not like what i think
Depends on how the tree looks like
If it has fine leaves to protect
The aunts will not be dying for the sun shining
Whereas the sheep are the followers
That you might have to think all days and nights
For they like you ,they like if
You are not like the king of OZYMANDIAS :
Expressed by Shelley,he is a selfish
Without thinking others
He just likes his castle
That will be a hate for some other days
You are my new president
That be a dream for all
You are the leader of us all
Humanity,solidarity and justice is on your hand
Wherever you go your people are in inside
Never a promise be broken into pieces
You are a fine leader and has justice for them
Don't let the aunts move to another places
To find the fresh living under the tree
You are a pillar of my country
That should be respected from time to time
I keep this message always
Since you are a mirror of lives
Who might not be a border line for other lives
To come out and enter your country
For mankind's right,to get a right
You are a kindhearted as the window of love
In the world of authority
All be successful to lead
If the mercy of love be like flowers to apply
That's a hope for all be dreamed

sm/13/11/2016,copyright




==TERSANGKA==
Karya;siamir marulafau


JIKA PENISTAAN AYAT-AYAT TUHAN BELUM TUNTAS
AKSARA PUISIKU AKAN BERTEBARAN DI ANGKASA
TINTA-TINTA AKAN BANGKIT KEMBALI
TAK AKAN MAU MENGGORES MAKNA PUITIS
TINTANYA PUN BERTUMPAHAN DI LAUTAN TAK BERPILAR
JIKA TAK TERBELENGGU DUNIA AKAN TERSENYUM
YANG MISKIN SEMAKIN MISKIN
YANG KAYA SEMAKIN KAYA
YANG BERPANGKAT SEMAKIN AROGAN
YANG GELANDANGAN SEMAKIN MERAUNG
YANG TERSANGKA SEMAKIN MERAJALELA
HUKUM SEMAKIN TUMPUL KE ATAS
SEMAKIN TAJAM KE BAWAH
AKU BUKAN KRITIS
HANYALAH SEORANG PENYAIR
MENGGORES APA YANG ADA DALAM HATI
MELIHAT GEJOLA MANUSIA SEMAKIN MEMBARA
TAK TENTU ARAH BICARA,NGAWUR
JATI DIRI SEMAKIN TAK BERHARGA
YANG SALAH JADI BENAR
YANG BENAR DIKALI-KALIKAN JADI SALAH
INILAH PETUAH NEGERI KUDAMBAK
MEMBELOK PINCALAN MENYEBRANG LAUTAN
ASAL DIRI LOLOS DARI CENGKRAMAN
TAK BAGAIKAN SINGA DALAM PERJUANGAN
TEROMBANG AMBING DI TENGAH LAUTAN
TINGGAL MENUNGGU BENCANA TUHAN
PENYESALAN AKAN TERBIT DI UFUK TIMUR TAK BERSINAR

SM/16/11/2016




==BUAH HATI==
Karya : siamir marulafau


Hanya memetik di atas pohon rimbun
Meskipun tak merasai
Aromamu membias dalam rindu
jika dunia tersenyum
Kuukir sampai tak merapuh
Seiring pohon dikau semai
Tak akan tumbang dalam impian
Akan kugapai dalam napas suci

sm/16/11/2016




==TAK AKAN ADA YANG LAIN==
Karya : Siamir Marulafau


Hanya kau dan aku ada di bumi
Cinta dan kasih terbingkai
Terukir dari kutub ke kutub
Sepanjang dunia tak bergulir
Meskipun tulang belulangku merapuh
Di kala rindu kunanti
Sebelum napas terbang ke langit

sm/15/11/2016




==CINTA BUKAN SEMBARANG CINTA==
Karya : siamir marulafau


Aku bukan mengekspesikan cinta
Aku hanya mengingatkan ...
Cinta terbentang di alam yang luas
Sepanjang dunia menerima
Pohon-pohon tak akan tumbang
Jika akar kusemai dalam sukma
Tak merapuh ditendang banjir bandang
Meskipun deras airnya kuat
Tah akan hanyut sampai ke muara
Bukan aku jadi sampah terbuang
Hanyut dengan cipratan air sungai mengalir
Walaupun berhenti selangkah dua langkah
Aku tak memperhitungkan
Sejauh mana langkah kujalankan
Dalam krisis moral kubentang
Apa kata dunia?
Hukum tak terselubung dalam gua-gua gelap
Sinarnya akan membias
Sepanjang pikiran tak tergores dengan tinta merah
Rakyat tak akan diam
Jika suara bungkam
Percayalah,kehidupan semakin meningkat
Kritis pun tak akan berserak di tong sampah
Perkenankanlah suara rakyat
Membangkitkan semangat di tanah gersang
Hanya padamu jualah bercurhat

sm/15/11/2016




==KESANGSIAN CINTA==
Karya :siamir marulafau


Aku hanya yakin cinta pada diriku
Tak akan kupercayai cinta dan kasihmu
Membias bagai sinar menyinar dalam kalbu
Kadang buta kadang gelap
Di tengah malam kuimpikan
Tak meluas seluas lautan cinta kugapai
Tak membayang sejauh langit kujelajahi
Tergantung ke mana arahnya
Penasaran selalu...
Apakah terwujud atau tidak
Pada akhir kataku puitis tak membeku

sm/17/11/2016




==TUMPUL VS TAJAM==
Karya :siamir marulafau


Tumpul ke atas
Tajam ke bawah
Terserah padamu
Jika dikau paku
Paku terus menerus
Sampai tak bisa dicabut
Jika tak dipaku
Hukumnya tak menembus
Meskipun paku berkarat
Akan sampai ke hulu
Jika tak dipaku terus
Aku tak akan pulang ke hulu
Biarkan jasadku membusuk terus
Meskipun pakunya tumpul
Akan dipaku terus
Jika menjerit, menjerit terus
Aku tak mau tahu
Akan kuasah terus menerus
sampai pakunya tak tumpul
Jika kantongmu berisi kutu busuk
Akan semakin tak perduli lagi
Mau ke mana dikau mengadu?
Semua serba tak tumpul
Jika tak mau tumpul
Kebalkan kulitmu sampai tak tertusuk
Jangan dikau panggil tukang kusuk
Peluru akan menembus kulitmu
Jika peluruku tajam
Hengkang saja dari negeriku
Aku tak mau tahu
Siapa dikau,apakah musuh
Jika perusuh sungguh
Akan kubidik pakai peluru
Dan aku tak semakin takut
Jika aku jadi musuh
Hanyalah Tuhan pelindungku
Asal jangan pakai ayat-ayat Tuhanku

sm/19/11/2016



==PEMETAAN BAHASA==
Karya :siamirmarulafau


Bahasaku terukir kata
Kusandang dalam sapaan
Berbahasa lingkaran budaya
Pemetaan terbias dalam penggunaan
Mengukir kebersamaan
Data akan menjadi akar penyempurnaan
Terucap indah menyatu dalam lara
Sepanjang dunia bahasa beraroma
Pusat kajian nasional menggema
Terukir dalam ulasan setiap insan

sm/18/11/2016



==HUKUMNYA DI MANA?==
Karya : siamir marulafau


Dikau kira menikam napasmu
Dengan penodaan agamaku
Hanya hukum kupertaruhkan
Jika tidak leherku pun akan kutebas
Jika dikau tak meringkuk di jerujik
Terkapar terkapar terkapar
Tak seekor pun nyamuk akan menggigitmu
Di kala dunia tak mengenal arommu
Hanyalah tikus-tikus kelaparan
Menyanyikan lagu bersamamu
Jika bintang di langit cerah dan bercahaya
Tertutup dengan rembulan purnama
Di kala air mata rakyat bercampur :
Dari waktu ke waktu

sm/18/11/2016




THE ROLE OF LOVE


No words except if i am in the love
As long as you whisper in my ears
Never i say no
Since the love you give is not like a rainbow
Though it never brings a flower of spring
I am still under the tree to pick
And i used to wait
Even though it never comes up for a while
Only in my dream i meet
To touch my heart for waiting
For the first i might not delay to see
Since the love is precious
To complete the lives of mankind
Because of its lightning
And the star speaks and gives lighting
To make this life be more bright
That never be put off from man's living

sm/18/11/2016,copyright




==SENTUHAN CINTA==
Karya:siamir marulafau


AKU HANYA MENCETUSKAN RASA PILUKU
DALAM LAMPU TERSELUBUNG
MESKIPUN CAHAYANYA BERKELIP-KELIP SELALU
TAPI HARAPAN TAK AKAN SIRNA
SEPANJANG LAMPU TAK JATUH
TAK AKAN MEMBAKAR JASADKU
SAMPAI TERTANAM DI TANAH TAK BERSULUH
KASIHKU AKAN KUTITIP SEPANJANG WAKTU
JIKA RINDUMU MELINGKAR DALAM SANUBARIKU
TAK AKAN LAYU SEPANJANG DUNIA TAK JADI DEBU

sm/23/11/2016





==LIKU-LIKU HIDUP==
Karya: siamir marulafau


SIAPA YANG BERANI MENJAWAB?
JIKA AKU SUKA SAMA KAU
MAU APA?
TUHAN SAJA PUN TIDAK BISA MELARANG
MAU APA?
APALAGI MANUSIA DUNIA INI
SEKARANG TERGANTUNG PADA ANDA
APAKAH DIKAU SUKA HIDUP BERSAMAKU ATAU TIDAK?
MAU APA LAGI?
JIKA AKU BERTANGGUNG JAWAB SAMA KAU
MAU APA LAGI?
APA LAGI DIKAU CARI?
SUNGGUH DIKAU MENCARI GANTENG SAJA
BELUM TENTU...
UNTUK APA GANTENG JIKA KANTONGNYA KOSONG
HANYA BERKATONG BERISI KUTU BUSUK
SEDANGKAN DIKAU CARI
BERKANTONG TEBAL
BERMOBIL MEWAH
PUNYA RUMAH ISTIWEWA
MAU APA LAGI?
AKU PUN TAK MAU PADA GADIS/JANDA SEMBARANG
JIKA HANYA BERDANDANG SAJA
TUKANG CERITA SAMA TETANGGA
UNTUK APA?
TAK MENGURUS RUMAH TANGGA
HANYA DUIT SAJA MAU TANPA KASIH SAYANG
YANG CANTIK,BERMAKE-UP SAJA KERJANYA
UNTUK APA?
BIARPUN CANTIK BAGAIKAN BIDADARI
URUSAN RANJANG LEMAH
TAK BERGAIRAH,EGOISH
LOYO DAN TAK MENYENANGKAN
UNTUK APA?
HANYA BERGAYA SAJA YANG TAHU
MAKAN DIRESTAURAN MAHAL PULA
MATA DUITAN
RAKUS BENAR, NYESAL
APAKAH INI NASIB?
TAK ADA URUSAN LAGI
HENGKANG DI RUMAH TANGGA INI
JIKA TIDAK?
AKU AKAN HENGKANG SELAMANYA
TAK AKAN BERSUA LAGI
ITULAH KONTEKS PUISIKU
BAK TAHU SAJA SUPAYA DIKAU TAHU SIAPA AKU
BUKAN SEMBARANG LAKI DIKAU JEMUR DI ATAS KARANG BERLUMUT

sm/22/11/2016





==WHAT FOR I WRITE?==


I don't mean that i am the right
I don't mean that i'll be a fame
I don't mean that i will be a rich to write
I don't mean that i will be praised
I don't mean that i will be the best
But what i mean is that :
My work will be an impression
My work will be an expression
My work will be read and appreciated
My work will be kept in mind
My work will be a good lesson
My work will find the truth
My work will be a mirror
My work will be a sample of lives
Therefore, i should write
Therefore, i should personify
Therefore, I should publish
So as to cover the meaning
So as to distribute the poem written
So as to give suggestion
So on and so on and so on

sm/22/11/2016,copyright





==MERIMBUN==
Karya : Siamir Marulafau


Sinarnya membias
Membakar tidak dalam perjuangan
Jika pantulannya tak menghanguskan
Kehidupan mengalir bagai air sungai
Singgah muara tanpa dayung
Biduku akan menggapai ke tepian
Terbawa arus tanpa lelah

Meskipun tak pakai layar
Harapan akan tergapai
Jika keutuhan,kesatuan tertanam dalam akar
Pohon di tepi sungai pun kokoh
Membesar berbuah
Itulah kupetik setiap harinya
Dengan daun-daun merimbun
Pelindung sukma

sm/22/11/2016





==TALI AIR==
Karya : Siamir Marulafau


Aku adalah langit
Kau adalah bumi
Meskipun tak terhimpit
Lara bersatu dalam napas
Sepanjang gerimis tak menetes
Biarkan sinar bertebar
Pikiran bersatu
Ragam mengukir sukaduka
Tali air tak mengalir
Tak membasahi bumi
Jika kedua sanubari tak segar
Akan membawa api
Lara akan tersiksa karena birahi

sm/21/11/2016

Kumpulan Puisi Iqbal Al Javpad - SUMPAH PEMUDA


★JALAN RUHANI★
Karya: Iqbal Al Javpad



Dalam perjalan (dunia), kita menuju galian (kubur)
Semuanya datang mendekat pada kami dari ketiadaan
Kematian akan menyapa kita dan kebangkitan akan mengumpulkan kita, dengan taqwalah kebanggaan, bukan dengan harta dan kehormatan

kebahagiaan akan diperoleh bagi orang yang mampu mengalahkan dan mengendalikan nafsunya
Sebaliknya, penderitaan akan didapat orang yang menjadi tawanan nafsu dan mau mengikuti keinginannya
Maka

Nasehatilah orang lain dengan tindakanmu dan jangan nasehati mereka dengan ucapanmu, malulah kepada Allah seperti dekatnya Ia denganmu dan takutlah padanya sesuai dengan besar kekuasaannya padamu

Ngawi, 23-10-2016





SUMPAH PEMUDA
karya: Iqbal Al Javpad

Membangun negeri dengan generasi muda yang baik
Membangun perekonomian Negara dengan generasi muda yang jujur
Menjunjung tinggi martabat bangsa dengan generasi muda yang berakhlak mulia
Menjaga keutuhan NKRI dengan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan bangsa
Tunjukkan kepada dunia bahwa kita mampu berkompeten
Tunjukkan kepada dunia bahwa kita bisa sejajar dengan adikuasa dunia
Tunjukkan bahwa kita mampu bersaing di pasar internasional
Ayolah generasi muda, kita bangkitkan bangsa kita dari keterpurukan yang selama ini menyelimuti masyarakat kita
Jangan sampai kita terkecoh akibat kecerobohan kita
Demi cita-cita dan tujuan bangsa kita yang terpendam berabad-abad lamanya
Marilah kita ucapkan ikrar sumpah pemuda
"Kami putera-puteri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air indonesia
Kami putera-puteri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia
Kami putera-puteri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia

#28_oktober_2016
Ngawi, 28-08-2016

Kumpulan Puisi Alex Wahyu - TULISAN DI PENGHUJUNG USIA


"Tulisan Di Penghujung Usia"

Kembali, kuperuntunkan sajak,
Mengingat disaat kuracik imajinasi ini dengan kisah sederhana
Perjalanan fiksi yang akan kujadikan tolak ukur untuk masa tua nanti.
Kicauan burung dan senja
Bersama ronanya aku menuliskan kisah ini dibawah pepohonan, Diantara tabur bunga, secangkir kopi dan sebungkus rokok.
Inilah hadiahku saat perpisahan nanti.

Tempat dimana nanti aku akan menikmatinya, bersepeda dan beribadah, Rukuk dan Sujud dihadapa-NYA. bersama ia yang menjadi ikatanku kelak, dan dengan semangkuk umbi bakar.

Kicauan burung yang hadir setiap paginya
Bersyair dengan terangan-terangan
Dalam bentuk diam, ia memadukannya menjadi satu Bertemakan cinta dan kasih sayang Rindu dan berbagai alasan dari rasa yang teramat dalam
Nun tertuang satu per satu hingga kuasa tak lagi mampu diredam.

Langkah-langkah pelan menuju lorong-lorong sempit berlentera pelapah kurma,
Dinding batu yang lembab, rintik air mengalir perlahan membentuk petunjuk,
Ikutilah kasih, aku menunggumu di dalam ruangan itu,
Telah kusediakan untukmu beberapa sajian sederhana,
Segelas minuman mentol hangat, sepiring kurma dan buah tin kering.

~Alek Wahyu~




"Kampung Halaman"

Sungai yang mengalir di bawahnya

Istana megah berdiri kokoh dengan cahaya sejauh mata memandang
Kilauan para Bidadari dan Bidadara
Pelayan yang rendah hati dengan senyum nun menenangkan.
Teduh Pandangnnya, Cantik parasnya
Elok lakunya, dan siap menemani hingga kematian tak lagi dapat dirasa.

yah, Kelak di kampung halaman
Tempat yang sama sekali belum pernah di kunjungi
Keindahan yang sama sekali belum pernah terlihat
Aroma yang sama sekali belum pernah tercium
Dan penghuni yang sama sekali belum pernah terbayangkan
Ada yang merasa bahagia dan senantiasa Bersyukur
Ada yang takut guna mempertanggung jawabkan semua kelalaian semasa hidup

yah, Kelak dan kelak
Di hari pembangkitan
Semua tumbuh layaknya bunga
Fisik yang menyerupai ayahnya Adam bagi lelaki, dan menyerupai Ibunya Hawa bagi yang perempuan
Paras yang menyerupai Yusuf
Dan Hati yang menyerupai Ayyub

Semua digiring kehadapan Rabbnya
Ada yang tersenyum ada pula yang tertunduk
Menanti giliran dengan buku Amal yang bertebangan
Dari arah kanan, kiri dan belakang

Hari kebangkitan, hari pembalasan
Timbangan yang akan menentukan nasib
Timbangan yang akan membawa kita menuju tempat terakhir Surga atau Neraka
Kampung halaman dengan segala Kenikmatan (Surga)
Kampung halaman dengan segala Kemurkaan (Neraka).

~Alek Wahyu~




"Inginku untukmu, suara"


Kau menyapaku dengan lugunya
Senyuman manis kau peruntunkan, Hadir disela-sela peraduan malam
Hujan yang membisikan rindumu
Geliat sapa kau hantarkan dengan seuntai kata

Inginmu untukku, suara.

Bolehkah aku meminta sesuatu padamu?
Tentu, akan aku usahakan. lantas, apa yang kau inginkan dariku?
Apakah kau inginkan aku bernyanyi untukmu?
Apakah kau inginkan aku Berpuisi untukmu?
Apakah kau inginkan aku menuliskan kata-kata yang berkasih sayang?
Apa yang kau inginkan dariku?

yang aku inginkan darimu bukanlah nyanyian,
yang aku inginkan darimu bukanlah bacaan dari puisi-puisimu
dan yang aku inginkan darimu bukanlah racikan kata-kata manja yang berkasih sayang
yang aku inginkan darimu ialah
"Aku ingin mendengar suaramu membaca Al-Qur'an"

~Alek Wahyu~

Kumpulan Puisi Urs Meliala - MAWAR


Mawar


Dari jendela manakah angin menghantar, aroma keringatmu sesaki bilikku duhai mawar
Ingatanku juga gusar, pastikan telah menutup pintu dan pagar
Anganku bersikejar dengan angin, yang pada tikungan jatuh gemetar
Mungkin karena kantuk, atau mabuk aroma laut
debar ini bagai gaung gelombang memukul karang, dan akal terhempas dipelukan pasir pantai
Pecah membuncah syaraf sadar, diiring riuh celoteh camar
Ijinkan aku menangisi sesal duhai mawar
Atau biarkan bilikku terbakar, untuk lunasi salah yang sengaja

FnNf.23-10-2016




Musim hujan


Deras hujan di musim ini, meluap
Pada dangkalnya alur tutur, membanjir
Salahkan lumpur dan pasir, terseret

Jujurnya hujan di musim ini, membasuh
Desain warna dan ornamen, paras
Sebegini cuma faham luhur, pribadi

Aku, akuan budi tenteram, dagelan
Menanti dendam pada keyakinan, hujan

FnNf.17-11-2016

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - INGAT KAMU


INGAT KAMU

Mentari pagi yang bersinar lembut
Dibalik awan yang bergumpal hitam
Menyinari bumiku dengan tersipu malu
Saat mana,,,,,
Syair sebuah lagu mengalun indah
Lembut,,
Indah,,,,
Namun hampa,,,,
Achhh
Bila kau hendak tersenyum
Tersenyumlah,,,
Tapi jangan tersenyum tentang perpisahan kita
Bila kau hendak menangis
Menangislah,,,,tentang perpisahan kita
Setelah itu
Janganlah tersenyum seperti sedia kala
Hingga kita lupa berdua
Aku tau benar lagu itu,,,,,
Tergubah dengan nada perpisahan
Dengan syair,,,
Kemelut yang ada pada kita
Dengan melodi,,,
Rintihan duka kita
Lagu ini,,,,,
Selalu terdengar bersama gemercik air mataku
Jangan salahkan pertemuan,,,
Jangan salahkan perpisahan,,,,
Kita berpisah memang karena adat tradisi dan agama
Dan perintah orang tua,,,,
Cinta itu tidak harus memiliki

==========
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar city
26 okt 2016 7:52





JANGAN ADA TANYA


Jangan kau tanya,,,,,
jika rindu yang kusimpan
Telah lebur karena rintik hujan yang berderai
Telah padam karena hujan badai yang memporak porandakan
Telah sirna karena panasnya mentari pagi
Jangan kau tanya,,,,
Jika kasih yang kupendam
Telah pudar karena pengkhianatan
Telah hilang karena kecurangan
Jangan,,,,
Jangan kau tanya lagi,,,
Jika perduli ku kau abaikan
Jika perhatian ku kau persetankan
Jangan bertanya lagi,,,
Mengapa aku pergi
Mengapa aku menjauh
Dan melupakan semua kenangan yang pernah kita rajut bersama
Karena dihatiku ada luka
Meski luka tanpa darah tapi mungkin sangat parah,,,
Hingga aku menangis dan ingin melupakan semuanya
Dirimu,,,,
Cintamu,,,
Kasih sayangmu,,,,
Dan semua perhatianmu padaku
Jangan,,,,
Jangan bertanya lagi
Mengapa aku menjauh dan ingin melupakan mu
Dan semuanya tentang dirimu
Meski ada cinta yang bersemayam dihatiku
Ada rindu yang menghiasi hidupku
Tapi jangan kau bertanya mengapa aku menjauh,,,
Dan ingin melupakanmu, ,

"""""""""
By Endang Misnawaty Digubuk tua rumahku
Siantar city 31 okt 2016. 19:25





ADA RASA YANG INDAH


Ada rasa di antara rintik hujan gerimis
Mengisi setiap kisi hati yang rindu
Berdegup kencang bagai kereta lari tanpa jarak
Berdesir bagai angin yg berhembus kencang
Katakanlah,,,,,
Rasa itu begitu indah
Mengisi setiap senyum yang terbingkai
Mengisi setiap tawa indah yang berderai
Di tengah gerimis tipis
Ada rindu yg tersingkap
Di balik awan hitam yang mengambang
Di tengah deburan ombak dilautan
Indahnya rindu,,,
Bagai mimpi yang kian bersambung
Mengorak senyum dibibir sumbang tanpa suara
Berdegup,,,,
Bagai genderang cinta yang begitu indah
Penuh bunga bunga
Bagai taman sang permaisuri raja
Menari kian kencang dengan gelang kaki yg bergemerincing indah
Di sini,,,,
Di hatiku,,,,
Ada rindu terindah hanya untukmu,,,

==============
By Endang Misnawaty Digubuk tua rumahku
Siantar 30 okt 2016 19:06




Rajawali


Tuhan,,,,,,
Biarkan sayapku mengepak terbang kelangitmu yang tinggi
Terbang menyeberangi lautan,,,
Pulau dan benua
Aku ingin terbang tinggi meninggalkan semua sakit hati
Tangis dan serpihan hatiku yang luka
Tuhan,,,,,
Biarkan saat ini aku menangis
Meraung dengan suaraku yang bergegap gempita
Memecah kesunyian malam yang hening
Membawa luka dan sakit hati
Tuhan,,,,
Izinkan mentarimu tetap menghangati tubuhku
Dan air hujanmu membasahi tubuhku
Agar aku membaur dengan duniamu
Menggelepar penuh amarah dan murka
Hingga sayap indahku patah dan aku terluka
Tuhan,,,,,
Mentari yang kuharap ternyata membakar tubuhku
Hingga diriku penuh amarah
Dan hujan yang kunanti
Ternyata badai yang memporak porandakan duniamu
Sayapku patah dan terluka
Hingga rajawali yang gagah kini lemah
Terkulai pasrah,,,,
Tuhan,,,,
Jika sayapku patah ,,
Apakah aku harus menyerah.!.?
Pasrah dan lemah
Karena aku rajawali yang gagah
Yang harus mengharungi dunia
Mengepak sayap dibirunya langitmu yang indah
Tuhan,,,,
Biarkan aku tetap berharap indah
Meski sebelah sayapku patah,,,

==========
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar city
12 nov 2016
13:05




UNTUKMU,,,,

Kau adalah darah,,,,
Yang mengalir di setiap nadiku
Memberi semangat dan kehidupan yang indah untukku
Kau adalah air,,,,
Yang memberi ke sejukan tatkala panasnya mentari membakar tubuhku
Membasahi setiap jengkal tubuhku dengan kesejukan nya
Kau adalah mentari,,,,
Yang memberi cahaya indah dan kehangatan
Tatkala tubuhku menggigil kedinginan
Kau adalah rembulan,,,,
Yang membiaskan cahaya indah
Tatkala malam telah menjelang
Tetaplah menjadi mentariku,,,
Yang menghangatkan tubuhku ketika siang menjelang
Tetaplah menjadi rembulanku,,,
Yang membiaskan cahaya tatkala aku berjalan pulang
Tetaplah menjadi darahku,,
Yang selalu mengalir disetiap nadiku
Memberi semangat indahku
Dalam kehidupanku
Dan tetaplah menjadi air,,,
Yang selalu mendinginkan disaat aku marah
Dan meredam emosiku yang membabi buta karena rasa yang ada
Dan jadilah Rajawaliku,,,,,,
Yang setiap saat mengepakkan sayap untuk melindungiku
Merengkuhku dalam gemuruhnya hati yang bimbang
Dan melindungiku dari apapun juga yang datang
Jadilah Rajawaliku,,,
Yang memberi aku kedamaian dan rasa tenang
Agar aku bisa selalu tersenyum indah
Menyongsong mentari pagi yang indah
Dan semua harapan, ,,,,

=========
By Endang Misnawaty Digubuk tua rumahku
Siantar city kota tercintaku 15 nov 2016 13:07
Untuk yang selalu tersayang




SAHABAT

Aku bangga memilikimu sebagai seorang sahabat
Setidaknya kita masih bermartabat
Dan hidup dengan terhormat
Perjalanan panjang yang kita lalui bersama
Dengan rintangan yang begitu menegangkan
Penuh dengan intrik dan hujatan
Tapi kita masih bisa tersenyum dengan kemenangan
Setidaknya kita masih punya harga diri
Karena tidak menjual diri dengan materi
Meski saat ini aku sedih
Tapi aku masih bisa tersenyum
Setidaknya aku masih setia dengan norma norma persahabatan kita
Mungkin itu lebih baik dan sangat berharga
Dari tergadai dengan rupiah
Aku disini dan masih disini menjadi sahabat setiamu
Dalam suka dan dukaku
Dalam tangis dan tawaku
Meski alam sangat kejam
Tapi tidak pernah memudarkan arti persahabatan kita
Kau dengan senyum manismu
Selalu ramah menyapa siapa saja yang kau jumpa
Tapi alam tidak bersahabat dengan kita
Masih banyak yang tergadai dengan rupiah
Menjual diri dengan materi yang tidak seberapa
Menangis siantarku,,,,
Dengan hujan yang gegap gempita
Mungkin hanya begitulah harga diri manusia
Yang serakah dengan amanah
Tetaplah menjadi bintang dilangit,,,
Menyinari bumi dengan cahayanya
Tetaplah menjadi rembulan dibirunya awan
Yang memberi keindahan dilangit yang tinggi
Tetaplah menjadi mentari
Yang memberi kehangatan dibumi yang indah
Dan tetaplah menjadi sahabat
Karena tempatmu selalu dihati
Selalu dan selamanya..

============
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar city
17 nov 2016 7:30
Siantar city kotaku tercinta




LELAH,,,


Aku lelah,,,,,,
Terjerat dalam duka
Perih yang kurasa serasa selaksa
Ingin menangis menjerit dan berteriak
Tapi semua sia sia karena suaraku kini parau
Menangis ,,,,
Meratap,,,,,
Semua tiada arti
Menyesal mungkin bukan jalan terbaik
Tapi menyesalkan itu yang menyakitkan
Hati dan perasaanku hancur berderai
Kotaku tidak membutuhkan orang cerdas,,,,
Kotaku tidak membutuhkan orang idealis...
Kotaku tidak membutuhkan pejuang
Kotaku hanya membutuhkan Raja uang
Semua tergadai...
Prinsip dan harga diri berkecai
Melebur dalam kepalsuan
Terpana dalam penghianatan,,,
Menangislah,,,
Jika engkau masih bisa menangis
Berteriaklah,,,
Jika engkau masih bisa berteriak
Setelah itu berjuanglah untuk kehidupanmu yang akan datang
Karena kotaku cuma membutuhkan otot otot yang kuat
Bukan pemikiran yang mencerahkan
Menangislah,,,
Untuk kemiskinan yang panjang
Jangan berburuk sangka untuk orang yang berjalan jalan
Jangan kau tanyakan atau guncingkan
Karena semua sudah menjadi pilihan
Masa depan dan kehidupan terbentang didepan
Melangkahlah,,,,,
Susurilah jalan kehidupan yang panjang
Jangan mengeluh karena sudah pilihan
Kotaku tidak membutuhkan kecerdasan
Kotaku tidak membutuhkan pejuang
Kotaku cuma membutuhkan uang
Nikmatilah jalan yang terbentang didepan
Jangan tangisi masa depan yang suram
Karena semua sudah suratan

========
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar city
18 nov 2016 12:39
Kotaku kelabu




BERHENTI BERHARAP


Nak,,,,,,,,,
Berhenti lah berharap,,,
Pada mentari pagi yang akan menerangi dunia esok hari
Mungkin mendung tebal kan menghalangi cahayanya
Dan gerimis tipis akan turun
Berhenti lah berharap,,,,,
Pada hangatnya mentari pagi yang akan menghangati tubuhmu
Karena cuaca akan sangat dingin dan membeku kan,,,,
Nak,,,,,,,
Berhenti lah berharap...
Pada hujan yang akan membasahi bumimu
Mungki esok hari mentari akan muncul
Dan menyinari dunia dengan kehangatannya
membakar semua yang ada diatasnya
Mengering kan mata air di celah bukit yang akan kau lalui
Nak,,,,,,,
Tataplah dunia dengan keindahan disetiap sudutnya
Jangan berpaku pada satu arah didepanmu
Karena disetiap sudut ada arah arah indah untuk tempatmu melangkah
Tersenyumlah menyongsong harapan indahmu
Karena senyum akan melahirkan ketenangan
Kedamaian dan kebahagiaan,,,
Buang semua galau dijurang yang kau lalui
Karena dia akan selalu membebani
Semangatlah melangkah,,,,,
Karena masa depanmu masih panjang
Dan kehidupan keras ada didepan
Terjang dan lawanlah dengan ke imanan
Karena iman membentengi semua kemungkaran
Nak,,,,,,,,
Berhentilah jika dirimu lelah
Karena lelah ada batasnya
Bersujudlah pada tuhanmu,,,,,,
serahkan diri pasrahkan jiwa
Agar dirimu selalu bahagia,,,,
Nak,,,,,
Berhentilah berharap
Pada burung burung yang berkicau indah
Mungkin juga dia menunjukkan arah yang salah
Dan engkau akan kecewa,,,
Melangkah lah dengan kata hatimu karena dia penunjuk arah
Bersabarlah kala bersusah mungkin dia jalannya berkah
Tersenyumlah pada dunia
Karena dia teman yang setia,,,
Nak,,,,,
Jangan lupa berdoa karena dia pembawa bahagia
Membawamu tuk masuk surga,,,,

""""""""
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar city
21 nov 2016. 5:58
Subuhku indah