RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Jumat, 29 Desember 2017

Kumpulan Puisi Fatircool - CINTA GILA



Nyanyian hati
Mengusik jiwa
Terpatri diri
Pada janji
Mengalun syahdu irama cinta
Menghantar diri kepuncak kerinduan
Dengar..
Dengar lah gemuruh hati itu
Lihat..
Lihat lah gelora dahsyat rasa itu
Jiwa bergejolak
Pikiran tak berarah
Nafas terengah
Rindu menjadi..
Emosi tak terkendali
Segitunya kah,
Rasa ini akan mu???
Aku hanya bisa diam,
Sembari berkaca.

CINTA GILA
Medan, 28122017
Fatircool,
Yv, (YuliaVebian)






Riuhnya dunia, tak terindahkan
Diri berkabut tersampaikan
Tertikam jantung oleh rindu
Merusak kalbu akan mu

Wahai sang pemberi rindu
Hentikan desir kalbu
Yang terlalu mengusik ku
Hingga waktu seperti beku

Sejenak rintik meratap kemarau
Mengintip diujung mata sendu
Kala rindu menyala kembali
Sepi permainkan hati

Kusematkan rindu dalam doa
Agar sampai dihati nya
Raga menanti
Rindu yang penuh janji

RINDU
Medan,
211217
Fatircool
Yv, (YuliaVebian)

Kumpulan Puisi Idrus - KUN



Kun
By: Idrus


Dilangit aku berdiri
Mencari jati diri
Kebumi aku menunduk
Usir laknat terkutuk

Kelangit aku dikubur
Sorban baluti jasad
Dibumi aku melantur
Buang laku ku bejad

Langit kulenyap
Bumi kukasap
Tiada kuharap
Pasrah kuratap

Jaya sempurna
Se kali kata
Kun
Jadilah

Tok Dalang
28/12/2017
corner cafe





DUA DUNIA
karya: IDRUS


Tuan berdiri mondar mandir
Mengajari kami si pandir
Melayu kau kata
Ini Indonesia
Bukan Tuan empunya

Tau ku punya darah
Satu rumpun itu nyata
Namun aku Indonesia
Penghafal kitab keramat
Firman bangsa Belanda

Di Negerimu mudah tuan
Tidak di Negeriku
Negeriku mudah tuan
Tidak di Negerimu
Usahamu bagus tuan
Aku termangu

Borneo berdarah
Badik tercabut dari warangka
Bahasa mati

Tok dalang
28 / 12 /2018
Dialog borneo ke 13 tahun 2017





Nek monyang
Karya: Idrus


Merdekalah tuan
Aku sudah merdeka
Dia juga merdeka
Merdeka kita bertiga
Ajak yang lain tuan
Karena aku melayu
Tuan melayu
Dia melayu
Walau mereka kata
Aku bugis
Tuan jawa
Dia sunda

Jayalah tuan
Aku sudah jaya
Dia juga jaya
Ajaklah kami berjaya
Kita bertiga serumpun
Walau mereka bilang
Aku Indonesia
Tuan Malaysia
Dia Berunai

Aku
Dia dan Tuan
Bangsa Melayu
Tak akan hilang ditelan waktu
28/12/2017
Tok Dalang





seperti inikah haibun?..
mohon pencerahan..


NUH
by: Idrus


Bahtera diatas gunung
Tunggu laut mendaki
Merangkak berhati-hati
Penumpang duduk termenung
Gajah memeluk Badak
Singa menari ikut Biawak
Kuda meriang
Hari mulai siang
Badai berlalu
Arus menuju hilir
Penumpang riang tertawa malu
Bahtera segera minggir
Jutaan mulut menganga
Jemur gandum dibawah hujan
Manusia mati

Teras rumah 28/12/2017. 00:00Wib
Tok Dalang.



-----------------------------


Terkadang anda sering mengatakan orang yang menulis semaunya
"BOCOR HALUS"

Tetapi menurutku

sebenarnya anda yang " BOCOR HALUS " Karena tidak bisa mengerti apa yang disampaikan lewat tulisannya.

#akungomongapee
Tok Dalang



-----------------------------



BIS DALAM ASONGAN
Idrus


Lomba memburu untung
Jajanan menggelantung
Jari kekar membusung
Dalam Biskota melambung
Demi kasih yang mengandung
Bertahan engkau meraung

Lepas satu dapat seribu
Panas terik tak mengganggu
Wajah bertengger debu
Mulut dan tangan mengaju
Penumpang tetap bisu
Tak buat kau berlalu
Berharap ada yang luluh

Sikecil merengek manja
Pada ibu dia meminta
Ambilkan satu atau dua
Cemberut ibu mengalah
Uang mengintip dari celana
Dirumah beras tiada
Buah simalakama

Engkau dan dia
Diskusi dalam dilema.
Sementara aku?.
Mengurut dada
Diam seribu bahasa
Semoga kalian bahagia

Terminal bis Sungai Pinyuh
27 Desember 2017
Tok Dalang

Minggu, 10 Desember 2017

Kumpulan Puisi Sri Handayani - RATAPAN SEBUAH TOPENG


RATAPAN SEBUAH TOPENG
By ; Srihan


Sejak kursi panas itu dapat kau beli Tuan
Lalu kau bersahabat denganku
Kemana saja kau pergi aku selalu bersamamu Bahkan saat kau bangun dari tidurmu
Kau sibuk mencari aku ...
dan kau melekatkan aku di wajahmu

Di depan cermin kau selaraskan
aku dengan kulit wajahmu ...
Lalu kita sama-sama belajar
Bagaimana cara "memasang senyum terbaik"
untuk dipasang dalam rapat -rapat penting
Juga untuk pertemuan- pertemuan diplomasi
Sungguh sebuah senyuman yang spektakuler

Tuan,
Sungguh aku sedih dan cemburu
Mengapa kau pasangkan aku di wajahmu
Hanya pada saat saat penting saja
Atau pada saat gawat dan kepepet saja
Aku kau letakan di wajahmu ...

Saat kau di rumah
buru-buru Kau melepasku ...
Kepada istrimu dan anak anakmu
Kau tersenyum natural.saja
Kau tak butuh menambal senyummu
yang kurang manis dan kurang greget itu
Kau tak butuh menempelkan aku
Di wajahmu ...
Mengapa Tuan ..
.
Tuan, Sungguh aku sangat cemburu
Ketika kau mencium mesra istri dan anakmu
Mengapa kau melepasku ..
Padahal bukankah aku adalah sebentuk topeng yang tampan
Bahkan lebih tampan dari wajah aslimu

Tuan, mengapa aku hanya boleh ikut cium pipi dengan musuh politikmu saja
Seusai kau berjabat tangan ...
Tapi aku tak boleh ikut mencium istri dan anakmu ?

Tuan, kadang aku lelah menemanimu
Mengikuti hari harimu yang rumit
Penuh intrik dan siasat ...
Aku pening Tuan ...
Kadang aku ingin beristirahat sehari saja
Tapi sejak kau menjadi pemilik kursi panas itu
Kau tak pernah berani keluar rumah
Tanpa menempelkan aku di wajahmu

Tuan, terkadang terpikir olehku
Aku ingin berubah menjadi topeng Badut saja
Bukan topeng Tampan seperti sekarang ini
Agar kau geli melihatku
dan lagi tak mau memakaiku

Ah, Tuan aku sangat lelah
Menemanimu berkolusi dengan siasat busuk
Bahkan kadang aku ingin muntah
Mendengar janji-janji palsumu yang berbusa
dari mulutmu ....
Sungguh Tuan, aku sangat lelah...
Aku berharap semoga Tuan segera pensiun
Agar Tuan tak membutuhkan aku lagi
Sebentuk Topeng tampan yang membuatmu
Terhormat, di kagumi dan di segani ...

#srihan _ratapan_sebuah_topeng
Kota kembang, 03-12-2017





DO'A HANGAT SEPIRING NASI GORENG
By ; Srihan


Nak, maaf cuma sepiring nasi goreng
yang emak.siapkan untukmu
dan segelas teh panas saja
Makanlah nak, sebelum kau berangkat

Pada bulir-bulir nasi itu nak
Telah kubacakan doa agar setelah sarapan
Tuhan, menyehatkan dan mencerdaskanmu nak...
Bukan makanan mewah sarapanmu nak
Cuma sepiring nasi goreng ...

Tapi ini adalah nasi yang diberkahi
Batin dan ruhmu.akan menjadi kuat
dan peka nak ...
Tajam pikiranmu, tajam hatimu
Hingga mampu kau bedakan antara yang hak
dan yang batil ....

Minumlah teh hangat itu nak,
Agar hangat perutmu
Bergegas berangkatlah nak
Kawan dan guru gurumu telah menunggu
di sana...

Nak, periksalah ban sepedamu
agar lancar perjalananmu ...
Pergilah nak, setumpuk ilmu menanti
untuk kau jemput

#srihan_doapagi_sepiring
Nasi goreng
Kota kembang,02-12-2017





SURAT UNTUK TUAN
(yang kutitipkan pada siklon Dahlia)
By ; Srihan


Tuan, tolong hentikan dulu pestamu itu
Lihat angin puting beliung itu mengamuk.
di mana-mana ...
Banjir menggenangi wargamu di sana
Jerit tangis dan air mata telah tumpah di sana

Tuan, mengapa masih berpesta
Dengar guntur dan petir menyambar-nyambar
negeri kita ....
Lihat dan dengar mereka menangis
Meratapi rumahnya yang hancur di terbangkan Puting Beliung dan di hempas banjir

Tuan dengarlah tangisan itu sangat pilu
Tuan, tengoklah mereka sebentar saja
Jangan habiskan makanan pesta itu tuan
Sedikit saja, tolong sisakan buat mereka

Lihatlah tuan
Gunung Agung di Bali, ia mengamuk
Memberontak memuntahkan lahar kemarahan
Begitu murkanya gunung itu meradang

Tengoklah langit pertiwi tuan
Ia menangis pilu ...
Tubuh pertiwi dipenuhi luka luka
yang semakin parah, digerogoti bencana
Tuan, bangunlah dari mabukmu

Bangunlah tuan ....
Mari beristigfar, mungkin ini teguran
Atau mungkin juga azab dariNya
atas dosa dosa.kita yang menggunung

#srihan_surat_utk tuan
Kota kembang ,02-12-2017





TOPENG DAN JUBAH
By ; Srihan


Mengapa begitu berat
Tuan melepas topeng-topeng itu,
Mengapa begitu berat
Tuan menanggalkan jubah keserakahan
yang bersulam dosa, dan berenda kemunafikan

Bukankah Jubah itu sangat berat
Menggelayuti pundakmu Tuan
Dan bahumu lecet bahkan berdarah
dan bernanah pula

Benar, dengan topeng dan jubah itu
Kita bisa membeli dunia
Kehormatan pun kemewahan hidup

Tapi Kita lupa, topeng dan jubah itu
Sangat mahal harganya ...
Harga diri, nama baik dan kejujuran kita
Telah kita gadaikan demi topeng
dan jubah jumawa itu ....

Tuan, sudah bahagiakah dengan topeng
dan Jubah kebesaran itu
Kursi panas , singgasana itu kini milikmu
Tapi sejak kau duduk di sana
Mata hatimu menjadi buta, tak kau lihat
Orang -orang kecil menjerit kelaparan

Pun kau menjadi tuli tuan
Tak kau dengar gelegar gunung api
yang meletus
Tanah longsor dan gelegak banjir
Yang menggenangi tanah persada

Duhai Tuan, topeng, jubah dan kursi itu
Sungguh telah nembekukan nuranimu
Serupa batu ....

#srihan
Kota kembang 01-12-2017





TUHAN MENEGURMU DENGAN
BAHASA ALAM
By ;Srihan


Setiap saat Tuhan mengetuk pintu hatimu
Namun selalu terkunci,
Entah kau sedang di mana

Dengan kasihnya, Tuhan menegurmu
atas dosa dan khilafmu
Namun kau selalu berlagak dungu

Lalu Tuhan menegurmu.dengan bahasa alam
Bumi begolak dan mendidih, melahirkan gempa dan longsor ....
Bahkan bumi mendidih sangat panasnya
Hingga gunung meletus melelehkan lahar

Alam kecewa atas kesombonganmu
Alam marah akan keangkara murkaanmu
Mahkota dan Tahtamu kau salah gunakan
Kau tipu dan bohongi orang orang kecil

Langit pun sengit dan turut marah
Ia menghardik bumi dengan guntur dan petir
Bumi gemetar, hujan tercurah dahsyat
Banjir di mana- mana ....
Bayu yang lembut dan ramah
Berubah badai dahsyat mengamuk
Gerakan ombak yang murka menyapu
Rumah rumah nelayan ....

Dengar, itu adalah bahasa Tuhan
Untuk menegurmu Tuan,
Atas kesombonganmu
Atas keserakahan dan kekufuranmu
Atas dusta dan licikmu terhadap orang orang kecil yang kau makan dan kau rampas haknya

Setiap saat Tuhan datang
Mengetuk pintu hatimu,
Namun setiap saat kau pun tak pernah ada
di gubuk hatimu
Mungkin kau sedang bertamasya bersama
Para setan di sana

Tuan, tak perlu gusar
Jika hari ini Tuhan menegurmu
dengan bahasa alam yang murka
Jika esok harta dan tahtamu ikut terseret
Alam yang murka maka insyaflah
akan timbunan dosa dan kesombonganmu

#Tuhan_menegurmu_denganbahasaalam
Kota kembang,2-12-2017





POTRET MALAM (YANG SURAM)
By ; Srihan


Pada malam hitam yang melebarkan sayapnya
Kunang dan kelelawar khusuk bertasbih
Juga gemintang setiap kedipannya
mengagungkan Asmanya ...

Tapi Tuan,
Apa yang tuan lakukan
Tuan asyik berpesta syahwat
di tempat mewah itu ...
Tuan tinggalkan istri dan anak-anak
Tuan bilang "ada rapat"

Tuan, dengan bangga kau kalungi istrimu
dengan bara api yang amat panas
Kau suapi anak-anakmu bubur nanah
yang menjijikkan ...
Hingga istri dan anakmu tak kenal Tuhan
Tak kenal rumah ibadah ....

Tuan,
Benar sekarang semua orang hormat kepadamu
Tapi mereka bukan menghormati dirimu
Mereka cuma hormat pada jabatanmu
Esok jika jabatanmu dicopot
Masih hormatkah semua orang padamu ??
Jika mereka sadar bahwa selama ini
Kau telah menipu dan membodohi mereka
Masih bisakah mereka hormat
dan tesenyum ramah kepadamu ??

Tuan,
Sebenarnya dimanakah nuranimu
Tergadaikan seharga kursi yang kau duduki ?
Nyamankah singgasana itu tuan
Tapi kursi itu adalah bangku neraka
Yang mematikan akal sehat, juga imanmu

Tuan, tidak malukah kau
Sedangkan seekor jangkrik saja
Dia menghabiskan malam dengan bertasbih
Mengagungkan Asmanya
Mengapa kau belum juga pulang
dan tubuhmu pulas dalam pelukan dosa
Sedang istrimu gelisah menunggumu

#srihan_Potretsuram_suatumalam
02-12-2017





TUHAN MENEGURMU DENGAN
BAHASA ALAM
By ;Srihan


Setiap saat Tuhan mengetuk pintu hatimu
Namun selalu terkunci,
Entah kau sedang di mana

Dengan kasihnya, Tuhan menegurmu
atas dosa dan khilafmu
Namun kau selalu berlagak dungu

Lalu Tuhan menegurmu.dengan bahasa alam
Bumi begolak dan mendidih, melahirkan gempa dan longsor ....
Bahkan bumi mendidih sangat panasnya
Hingga gunung meletus melelehkan lahar

Alam kecewa atas kesombonganmu
Alam marah akan keangkara murkaanmu
Mahkota dan Tahtamu kau salah gunakan
Kau tipu dan bohongi orang orang kecil

Langit pun sengit dan turut marah
Ia menghardik bumi dengan guntur dan petir
Bumi gemetar, hujan tercurah dahsyat
Banjir di mana- mana ....
Bayu yang lembut dan ramah
Berubah badai dahsyat mengamuk
Gerakan ombak yang murka menyapu
Rumah rumah nelayan ....

Dengar, itu adalah bahasa Tuhan
Untuk menegurmu Tuan,
Atas kesombonganmu
Atas keserakahan dan kekufuranmu
Atas dusta dan licikmu terhadap orang orang kecil yang kau makan dan kau rampas haknya

Setiap saat Tuhan datang
Mengetuk pintu hatimu,
Namun setiap saat kau pun tak pernah ada
di gubuk hatimu
Mungkin kau sedang bertamasya bersama
Para setan di sana

Tuan, tak perlu gusar
Jika hari ini Tuhan menegurmu
dengan bahasa alam yang murka
Jika esok harta dan tahtamu ikut terseret
Alam yang murka maka insyaflah
akan timbunan dosa dan kesombonganmu

#Tuhan_menegurmu_denganbahasaalam
Kota kembang,2-12-2017





TOPENG DAN JUBAH
By ; Srihan


Mengapa begitu berat
Tuan melepas topeng-topeng itu,
Mengapa begitu berat
Tuan menanggalkan jubah keserakahan
yang bersulam dosa, dan berenda kemunafikan

Bukankah Jubah itu sangat berat
Menggelayuti pundakmu Tuan
Dan bahumu lecet bahkan berdarah
dan bernanah pula

Benar, dengan topeng dan jubah itu
Kita bisa membeli dunia
Kehormatan pun kemewahan hidup

Tapi Kita lupa, topeng dan jubah itu
Sangat mahal harganya ...
Harga diri, nama baik dan kejujuran kita telah
Kita gadaikan demi topeng
dan jubah jumawa itu ....

Tuan, sudah bahagiakah dengan topeng
dan Jubah kebesaran itu
Kursi panas , singgasana itu kini milikmu
Tapi sejak kau duduk di sana
Mata hatimu menjadi buta, tak kau lihat
Orang -orang kecil menjerit kelaparan

Pun kau menjadi tuli tuan
Tak kau dengar gelegar gunung api
yang meletus
Tanah longsor dan gelegak banjir
Yang menggenangi tanah persada

Duhai Tuan, topeng, jubah dan kursi itu
Sungguh telah nembekukan nuranimu
Serupa batu ....

#srihan
Kota kembang 01-12-2017





MUSYAFIR YANG KEHAUSAN
By: Srihan


Para musyafir itu kepanasan dan kehausan ...
dalam perjalanan hidup, begitu melelahkan
Kesulitan hidup mengikis dan menipiskan iman mereka ...
Lalu mereka berlomba lomba menuju lautan
Mereka asyik meneguk air aut yang asin
Semakin diminum semakin haus rasanya
Tak disadari perut mereka kembung
Busung membengkak ...

Mereka lupa bahwa tak boleh minum air laut
Tapi mereka malas minum air sungai
yang nampak lebih sedikit dari air lautan
Nafsu serakah menguasai jiwa dan darah mereka ....

Mereka sibuk berlomba ingin mengeduk
air lautan untuk dimiliki
Setan tertawa terbahak- bahak
Setan menyuntik vaksin angkara murka

Pada hati dan pikiran mereka
Karena mereka terlupa berwudhu
Begitu mudah setan membuat perjanjian
dengan mereka ...
Setan dan mereka sudah berjabat tangan
dan saling menanda tangani surat perjanjian
Untuk kejayaan tahta dan seonggok harta
yang sesungguhnya adalah batu bara
dari neraka ...

Saat iman terkikis habis ...
Setan meraja di dalam dada
Harta dan tahta tergenggam
Api neraka yang menyala
sudah menunggu mereka
Wahai para musyafir yang imannya hilang
dihempas bujuk rayu Setan

#srihan _musyafir kehausan
Kota kembang 14-12-2017





HAMPA DAN KOSONG
By ; Srihan


Saat kau merasa hampa dan kosong ,
maka ambilah cerminmu
Bercerminlah mengapa kau kosong
Mengapa kau hampa...

Mengapa kau hidup,
Untuk apa kau hidup, apa yang Tuhan tugaskan di pundakmu.?
Sudahkah kau melaksanakannya
Ataukah kau lalai pada tugas itu ??

Jangan -jangan kau terlalu asyik
mengejar ambisimu
dan kau tergila gila.pada dunia
Kau sibuk mengejar-ngejar tahta dan harta
Kau haus pujian dan sanjungan manusia
yang sebenarnya bukan hakmu

Diam diam kau lupakan Tuhan
Kau jauhi Tuhan ...
Sebelum Tuhan menegurmu dengan penyakit dan musibah ....
Kau benar benar lupa pada Tuhanmu

Mengapa menjadi kosong dan hampa
Karena kau telah memadatkan hatimu
dengan ghiroh dan hasrat duniawi
dan tak kau sisakan sedikit saja ruang
Untuk mengagungkan Tuhanmu

Wahai ....
Cepatlah beristigfar ...
Kemana esok kau akan pulang
Jika bukan pada Tuhanmu ...
Kepada siapakah kau akan memohon pertolongan saat musibah menimpamu
Juga siapa yang akan menyembuhkanmu saat kau sakit...
Hanya Tuhanmu, ya Tuhanmu ...
Mengapa hatimu tak tergerak untuk bersujud memohon ampunan atas kelalaian
dan kealpaanmu yang menggunung

Astagfirullohal adzim ....

#srihan_hampa dan kosong
14-12-2017




MARI MENENGOK SEJARAH
By ; Srihan


Merasa pintar namun sangatlah bodoh
Melegalkan kejahiliyahan yang haram ,
Merendahkan ahlak manusia
Lebih hina dari binatang

Wahai Bapak yang mulia
Apa tak kau cermati
ketika musim kawin kucing dan anjing tiba
Kucing dan anjing jantan itu
Tak pernah salah bidik, mereka mengejar betina untuk menyalurkan ghirohnya

Sejak jaman nabi Adam pun
Tak pernah ada kucing jantan kawin dengan sesamanya , juga ayam, bebek,
kambing dan Sapi tak pernah saling menyalurkan syahwat pada sesama jantan ...
dan hewan betina pun sama
Tak sudi jatuh cinta pada sesama betina

Lalu kegilaan jaman macam apa ini
Yang kini terjadi, manusia sudah semakin rusak moralnya ...
Lelaki menyukai lelaki secara syahwat
Pun juga wanita,
Dan hukum negara diam
Bahkan merestui kegilaan ini ...

Bapak yang mulia
Mungkin iman Bapak sudah menipis
dan tak takut lagi pada Tuhan ...
Tapi apa Bapak tidak malu
Pada binatang binatang itu
Mereka patuh dan taat pada kodrat
Jantan membutuhkan betina

Bapak yang mulia
Apa Bapak belum pernah mendengar sejarah
Tentang kaum homo seks dan Lesbian
pada jaman nabi Luth AS,
Tuhan sangat membenci dan murka
Pada golongan itu ....

Lalu adzab yang pedih itu datang
Allah turunkan hujan batu dari neraka
Hujan batu yang dahsyat dan pedih ..

Benarkah Bapak, merindukan hujan batu
bencana alam dan adzab Allah yang maha pedih di negeri tercinta ini pak ....
Sanggupkah kita menerima rangkaian adzab itu....

Sedangkan Tuhan sudah menegur kita
dengan angin badai Cempaka dan Dahlia gunung meletus
Bahkan gempa yang menewaskan jiwa ...
Mari kita berintrospeksi Bapak yang Mulia

Hak azasi itu, ada pagarnya
Mengapa kita menentang kodrat Illahi
Mengapa kejahiliyahan harus di bela,
Dilindungi dan di halalkan
Sedangkan di mata Allah itu haram

Wahai mari belajar dan menengok
pada sejarah Nabi Luth
Sejarah pedih itu tak perlu diteruskan ...
dan tak perlu terulang lagi ...

#renungan sore _srihan
21-12-2017

Kumpulan Puisi Gagah Rianto - TULANG RUSUKKU



Sang nona
Masih lagi terngiang dikepalaku
Tentang suaramu yang merayuku
Kata-kata mesramu waktu itu
Telah meluluh lantakkan hatiku

Bergetar sekujur tubuhku
Bahagia aku karenanya

Sang nona
Kau buatku terbuai
Seketika aku terlena
Bahagia yang tak terkira
Hingga menembus cakrawala
Lalu
Kubisikkan kata cinta diangkasa
Membisingkan namun tak bersuara
Kupanggil namamu
Berharap kau mendengar jeritan hati ini
Yang merintih menahan rindu

Sang nona
Kutuliskan namamu
Didalam puisiku
Bersama sendu dan rindu
Maaf jika kata-katanya terlihat sedikit kaku
Sajak ini dari hatiku
Kuberikan untukmu

Melaka,10 desember 2017





Telah aku hamburkan kata-kata rindu ke jagad semesta
Membisingkan namun tak bersuara
Apakah kau mendengar jeritan hati ini
Yang merintih menanggung rindu
Kupanggil namamu
Kupanggil namamu
Dan kau tetap membisu

Mengapa kau begitu sungkan padaku
Mengapa kau begitu malu untuk mengakui perasaanmu
Jangan terlalu kaku kasihku
Andai kau tau
Cintaku teramat besar padamu
Tak terhitung
Tak terjangkau
Lalu,mengapa kau masih meragu pada hatiku
Sambutlah kasihku
Jadilah tulang rusukku yang bengkok itu

Tulang rusukku
Karya gagah rianto






Ibu
Sebagaimana lihainya aku dalam merangkai bait-bait puisi cinta
Namun mengapa penaku tak mampu menorehkan lirik-lirik puisi untukmu

Jari jemariku gemetar
Penaku terhuyung
Tak mampu mengimajinasikan sosokmu bersama syair-syair indah

Kepalaku buntu
Hatiku kaku
Lidahku membisu

Ibu
Lelahku menerawang semesta
Namun tidak aku temukan kata-kata indah

Ibu
Teriakku pada langit
Tetap saja tak aku dapatkan kata-kata
Malah dihujaninya pula tubuhku dengan kehampaan

Teriakku pada pantai
Hanya ombak yang bergulung-gulung yang aku pandang
Gemercik air laut yang menghantam batu karang melompat dan membasahi wajah

Aku pun kembali pulang
Dengan tangang kosong tak membawa apa-apa
Sendiri bersama sepi
Tanpa sadar pagi berganti malam
Terjaga aku hingga larut

Bersama pekatnya malam
Dari jendela kamarku yang sedikit terbuka
Aku menikmati bintang gemintang di angkasa
Kertasku masih lagi tak memiliki kata-kata

Lalu
Seekor kupu-kupu hinggap dipenaku
Lirih berkata
"Apa yang kau lamunkan wahai anak muda?Bentangkanlah sajadahmu,sebab ibumu tak membutuhkan sebuah puisi.Beribadahla,kau masih bisa memanjatkan doa pada Yang Maha Esa untuk ibumu."

Ibu
Sebuah maha karya terindah dari Yang Kuasa

Lambang ketulusan
Melaka,9 desember 2017






Tuhanku
Tak pernah aku meminta pengakuan atas kelakuan baik yang selama ini aku tunjukkan
Tak pernah aku harapkan sanjungan atas apa-apa yang telah aku berikan

Tak pernah aku menadahkan tangan dan mengemis balasan,pujian dan kehormatan

Tapi mengapa dunia ini membenciku hanya karena sebuah kesalahan
Bahkan hidup ini menghukum diriku atas kesalahan yang sama sekali tak pernah aku lakukan

Tuhanku
Tak ada yang mampu bersembunyi dari pandanganMu
Langit dan bumi tak luput dari penglihatanMu
Begitupun aku dan hatiku
Janganlah Engkau salah menduga
Sedikitpun aku tak menyimpan sesal didalam dadaku
Atas ketetapan-ketetapan yang telah kau tetapkan dalam hidupku
Bahkan tak jarang aku mencela diriku sendiri sebab tak mampu menerima ketentuan yang telah tertulis pada takdirku dengan rela dan lapang dada

Berkali-kali aku redam amarah dihatiku karena ketidakadilan dunia
Sebab siapalah aku ini
Hanya seorang insan biasa
Yang juga bisa luka dan patah
Jika diterpa dengan beribu masalah

Tuhanku
Hidup memang kejam
Aku pernah dipaksanya menelan pahitnya empedu secara mentah-mentah
Begitulah yang aku rasa
Tak tertahankan
Sampai-sampai airmata jatuh tak terbendung lagi
Mencurah dan membasahi pipi

Namun aku tak ingin meragu terhadap janji-janjiMu
Pasti ada bahagia di ujung jalanan berliku yang tengah aku arungi saat ini

Tuhanku
Bantulah aku untuk tetap meyakini bahwa sabar itu memang tiada batasannya
Aku percaya padaMu
Semoga mendung cepat berlalu
Dan pelangi itu dapat menyinari harapanku kembali
Tak akan aku biarkan hujan menghapus impian yang telah aku susun sedemikian rapi

Harapanku hanya padaMu
Melaka,7 desember 2017






Ketika aku diam
Itu hanya caraku untuk terbiasa tanpa hadirmu
Untuk apa aku terus berseru perihal rindu
Kenyataannya bukan akulah inginmu
Berjuang sendiri
Cinta sepihak
Hanya akan membuatku
Semakin tenggelam kedasar harapan hatiku sendiri
Kini ijinkan aku pergi
Bukan untuk mengakhiri
Hanya membatasi

Sekeras apapun aku berjuang
Sedikitpun kau tak pernah menghargai
Maka,pantaskah aku terus mempertahankan hatimu
Yang aku sendiripun tak pernah tau
Nama siapa yang terukir didalamnya
Kau pun seakan tak mau tau
Besarnya cintaku untukmu
Kesungguhanku tak nyata bagimu
Hadirku tak pernah kau anggap ada
Dan akan aku akhiri sampai disini saja
Terima kasih
Untuk segala luka yang pernah kau cipta
Aku melepasmu
Pergilah kemanapun kau mau
Aku takkan mengganggumu lagi
Tidak akan lagi

Dan jika dimasa yang akan datang kau tak bahagia
Itu adalah cara semesta membalas setiap perlakuan burukmu terhadapku
Entah apa yang ada didepan sana
Semoga kau tidak keliru dalam melangkah
Hatimu harus tetap tabah
Meskipun kelak kau diterpa musibah
Jangan pernah menyerah
Sebab doaku selalu menyertai setiap langkah kakimu
Untukmu yang tak sempat aku miliki
Hidup ini hanya sekali
Siapapun nanti yang akan kau temui
Berhentilah untuk terus menyakiti
MELAKA,20 desember 2017

Karma itu ada






Lelah aku dalam berjuang
Mengharapkanmu yang kepastiannya masih menyimpan tanya
Yang tak lebih dari kemungkinan
Seketika aku sadar
Kau hanyalah angan
Dan takkan pernah mungkin bisa kumiliki
Sebab kau dan aku bagaikan langit dan bumi
Begitu jelas perbedaannya
Hingga tak ada alasan dan penjelasan untuk bisa menyatukan kita
Semoga kau mengerti
Pergiku bukan aku tak cinta
Aku hanya tahu diri
Bahwa aku tak akan pernah bisa mengenggam cintamu
Sampai kapanpun
Takkan bisa

Semesta maafkan aku
Karena pernah begitu bising menyuarakan namanya dalam 1/3 malamku
Biarkan sipecundang ini kesepian
Jika perlu
Tikamlah jantungku dengan rindu yang menggebu-gebu
Hingga aku mati bila perlu
Terkubur bersama pilu

Aku menyerah
Melaka,23 desember 2017





Aku lelah
Benar sungguh lelah
Letih aku dengan tingkah laku manusia
Bosan aku dengan asmara
Mengapa Tuhan memberiku naskah dengan cerita yang begitu rumit
Terlalu perih hati
Ingin sekali aku pergi
Meninggalkan hidup
Lari dari kenyataan-kenyataan yang begitu menyakitkan
Diriku penuh luka dan air mata
Tiada siapa yang peduli akan hal itu
Aku sendiri
Hampir lupa bagaimana rasanya bercinta
Bagaimana nikmatnya bahagia
Sebab derita masih saja menyapa
Membuat luka semakin menganga
Aku penat Tuhan
Aku nelangsa berdiri didunia yang fana
Tak sanggup lagi aku melangkah
Aku hilang arah
Aku hilang tujuan
Semua pengharapan
Segala impian
Tiada satupun yang kesampaian
Biarlah
Biarlah
Seperti ini
Aku hidup
Namun seperti mati
Tak punya mimpi
Tak punya cinta
Tidak ada
Dan aku ini siapa

PASRAH
MELAKA,30 DESEMBER 2017

Kumpulan Puisi Mohammad As'adi - BERHEMBUS ANGIN



Berhembus angin

Berhembusan angin, gunungku melepaskan dingin
Kau datang seperti berintik-rintik hujan
Ingin aku menyelimutimu dalam gigil
Sajakmu seperti gemuruh sunyi
Menapaki nafasnya sendiri
:perempuan gunung menegur sapa
Dengan rambut ilalang dan mata embun
-bagiku adalah rahasia, seperti semesta cinta
Kutulis namamu dalam jarak yang menikam –

Temanggung 2017





Seberkas Cahaya


Seberkas cahaya selembut kata penyair merindu
Memantul dari genangan sisa hujan tadi sore
Menyusupi dedaunan dan bunga-bunga
Kaulah penyeka butiran-butiran resahku

Senyap berlalu lalang selalu
Berkerudung senja
:Kita tak pernah lupa
Pada merah jingga diatas lautan pasir
Di antara menara-menara tinggi
Kita saling merindu setiap senja
Mereguk wewangian yang menjalari pintu-pintu Nabawi
Sambil kita mengeja kembali cinta kita
Dengan terbata melafalkan Alif

Temanggung 2017





Secangkir Kopi


Pahit, manis dan aromatik
Tersaji pagi ini
Bersama aroma kemenyan dan daun tembakau
Langit yang tenang
Mengayuh sunyi yang rindu

Menyeduh secangkir kopi
Menyeduh waktu sebelum beku
Seberkas kenangan
Membangkikan kelembutan embun
Kubiarkan kepekatan mengendap
-Aku berdzikir di dalamnya
Memaknai secangkir kopi
Yang tak bosan-bosan menghangatkan
waktu dalam gigil
membuat rinduku
menjelma jadi hujan-

Temanggung 2017





Menjelang Tahun Politik


Menjelang tahun politik
Pengemis
Gelandangan
Pedagan kaki lima
Tukang becak
Petani
Seniman
Dan kita semua
Adalah Raja !
:Bersiap tangan diatas
Mengucurkan
Kertas bernama suara
Pada peminta-minta

Bagaimana aku bisa melupakan
Ketika tebaran kata wangi bunga
Ketika mereka minta-minta
Sambil berdiri diatas panggung
Memainkan sandiwara

Dan bagaimana bisa aku melupakannya
Ketika akhirnya kita ditikam berkali-kali
Dengan perut tak pernah bisa kenyang
Hati teriris pilu oleh negeri yang kalut

Temanggung 2017





Selepas Badai


Langit masih menyisakan gundahnya dan gigil yang tersembunyi. Sunyi kata menggelamkan kecemasan daun-daun dan rerumputan yang kelelahan selepas badai.-Aku jadi teringat antara Padangbai-Lembar, saat badai di tengah lautan, gelombang pasang menerjang perahu kami. Birunya samodra dan gugusan pulau-pulau batu karang hilang harmoni, camar-camar pun bersembunyi dikejar ketakutan. Hanya kecemasan dalam gigil, tersisa setelah badai-

Semesta tak pernah menjanjikan langit selalu biru, dan angin selalu selembut sutra, dan mawar yang mekar sepanjang masa.Bagaimana bisa kita terpesona angin yang menghantam dan senja yang menakutkan, kemudian berlari-lari menerobos hujan yang gemuruh ?
: Jiwa ketika kembali pada jiwa, takzim pada semesta, badai menjelma musik dalam kersyahduan menebarkan sajak-sajak cinta dan mengelebatkan wajah perempuan pujaan.

Aku disini, selepas badai, ingin mendekapmu dalam hangat rindu dan nyanyian sajak-sajakku. Menari dalam tarian sufi sambil mengenang
bagaimana kita berdekapan jiwa di Arafah , merenda cinta dan rindu yang kerdil, menepikan diri dalam percintaan agung bersama Nya.

Temanggung 2017





Kau Bilang

Langit hendak runtuh
Dan angin menebarkan kegetiran-kegetiran
Disini, di dada ini ada gemuruh
Mampukan aku membusungkan dada
Sambil merajut impianku kembali ?

Di perbukitan-perbukitan gundul
kutebarkan cintaku
Di sungai-sungai keruh
ku hanyutkan segala rindu
dan dibebatuan-bebatuan besar
aku rebahkan jiwaku

Langit pun gemertak
Badai gunung sebentar lagi datang
Dedaunan dan reranting mulai gelisah
: kemana kita bersembunyi ? katamu
-berdiamlah pada sajak-sajakku
tak ada tempat lebih aman –

Aku rebah
Aku rebah dipelukan kegelapan
Gunung yang pernah kusebut rumah kedamaian
Berulang-ulang menghunus parang kemarahan
Dan bilang padaku :
Aku makin terjajah !

Temanggung 2017





Hanyut aku


Hujan yang gemuruh
Menjebakku dalam rindu
Bagai cinta remaja
kegelisahan menebar jaring
Dan hanyut aku
Dalam bencana
Jiwaku yang luruh
Pada kau yang bersajak

Temanggung 2017





Musim yang kalut


-Bencana meluapkan bahnya
Berulang-ulang
Pada kita yang selalu menantang malam
Kita tak punya perahu Nuh
atau tongkat Musa
lalu hanyut….hanyut kita
pada sungai-sungai air mata-

Musim menggigil
Berjuta panah dari langit
Menghujam dada busung kita
Dendam kelamnya dari gunung
Meliarkan mata air
Dan bukit-bukitnya
Mengalirkan kesumat
Ke kota-kota
Tak berampun
Dan setelah lelah
Menyemaikan amarah liarnya
Langit bertambah sunyi
Dan menggigilkan

Temanggung 2017





Yerusalem adalah Palestina


Langit mengguyur bumi nan merah, darah Palestina
Adalah anggur surga , mengalir wewangian syuhada
Baitulmuqaddis, Bandaraya Palestina
Dibawah sepatu lars Israel dan seringai Amerika raya
Para perempuannya melahirkan martir-martir syuhada

Wahai Wafa Idris, Darin Abu Aisyah, Ayat Akhras
Andalib Takafka, Hiba Daraghmih, Hamadi Tasyir Jaradat
Reem Salih Riyashi, Zainab Abu Salim , Mirvat Massud
Dan Fatimah Umar Mahmud Najar
:leburkan jiwa dan darah kalian pada bunga-bunga yang mekar
Di padang pasir berdarah. Dari langit surgamu kalian tiupkan
Ruh pejuang, ruh penjaga Al aqsa
Jiwa berkobar kalian para perempuan Palestina wahai
Adalah ruh langit yang menggelegakkan jihad semesta
Kalian memang tinggal nama
Tapi menjelma jadi sang penyulut
Api yang tak pernah padam

Palestina wahai, aku mendengar sayatan jiwa anak-anak terluka
: pedih semesta seperti angin yang tak berhenti bertiup
Palestina wahai, aku mendengar rintih pedih perempuan-perempuanmu
: zionis serta mata elang Amerika adalah derap iblis, yang pasti terbakar
Didasar gurun pasir Gaza, karena air mata dan rintih pilu serta
hembusan nafas terakhir para syuhada adalah Palestina. Yerusalem adalah
Palestina. Tak boleh !...tak boleh ada yang mengeratnya. Yerusalem
adalah Palestina.

Temanggung 2017






Balada Tempe Bongkrek


Setiap pagi lelaki tujuh puluh tahun usianya
Di sebuah sudut Pasar Kliwon mangkalnya
-sudah dua puluh tahun disini- katanya

Isterinya sudah lama lumpuh
Kedua anak lelakinya entah dimana
Katanya jadi kuli kasar di Jakarta
Tapi tak pernah pulang

Tempe bongkrek, jadi nafasnya
Tempe bongkrek pengemas jiwanya
Dan tempe bongkrek adalah darah mengalir
Yang mendorongnya menjelajah kota
-rematik dan encok menggerogoti tubuhku
Tak kuat lagi kaki bergerak menelusuri jalanan kota-
katanya lagi

Duapuluh tahun
di bawah tiang listrik sudut Pasar Kliwon
ia menjemput waktu yang makin sempit
dengan setampah tempe bongkrek

Setiap pagi ketika lewat, aku menghitungnya
Hanya sepuluh potong
Siang hari kuhitung lagi
Masih sepuluh potong
Sore hari kuhitung lagi
Tinggal Sembilan potong
Dua ribu lima ratus untuk makan dan kulakan
-Sepuluh ribu rupiah kotor rata-rata sehari kudapat-

Sudut Pasar Kliwon, di bawah tiang listrik
Kini setiap pagi bertanya-tanya kemana gerangan
Pejuang sejati itu ?
: Aku bilang terusir dari ladangnya
Ia terusir dari kehidupannya
Ia terusir dari jiwanya sendiri
Ia terus oleh spanduk dan papan-papan nama
Larangan berjualan di trotoar
Bersama ratusan jiwa terdera lainnya

Aku jadi seperti orang gila
Berpidato menyanyikan lagu sakit jiwa
: Ayo kenang mereka wahai para wakil rakyat
Ayo kenang mereka wahai penguasa negeri
Ayo kenang mereka
Kenang ……
Kenang dengan air mata
Dan kibarkan bendera setengah tiang

Temanggung 2017





Balada Tempe Bongkrek


Setiap pagi lelaki tujuh puluh tahun usianya
Di sebuah sudut Pasar Kliwon mangkalnya
-sudah dua puluh tahun disini- katanya
Isterinya sudah lama lumpuh
Kedua anak lelakinya entah dimana
Katanya jadi kuli kasar di Jakarta
Tapi tak pernah pulang

Tempe bongkrek, jadi nafasnya
Tempe bongkrek pengemas jiwanya
Dan tempe bongkrek adalah darah mengalir
Yang mendorongnya menjelajah kota
-rematik dan encok menggerogoti tubuhku
Tak kuat lagi kaki bergerak menelusuri jalanan kota-
katanya lagi

Duapuluh tahun
di bawah tiang listrik sudut Pasar Kliwon
ia menjemput waktu yang makin sempit
dengan setampah tempe bongkrek

Setiap pagi ketika lewat, aku menghitungnya
Hanya sepuluh potong
Siang hari kuhitung lagi
Masih sepuluh potong
Sore hari kuhitung lagi
Tinggal Sembilan potong
Dua ribu lima ratus untuk makan dan kulakan
-Sepuluh ribu rupiah kotor rata-rata sehari kudapat-

Sudut Pasar Kliwon, di bawah tiang listrik
Kini setiap pagi bertanya-tanya kemana gerangan
Pejuang sejati itu ?
: Aku bilang terusir dari ladangnya
Ia terusir dari kehidupannya
Ia terusir dari jiwanya sendiri
Ia terus oleh spanduk dan papan-papan nama
Larangan berjualan di trotoar
Bersama ratusan jiwa terdera lainnya

Aku jadi seperti orang gila
Berpidato menyanyikan lagu sakit jiwa
: Ayo kenang mereka wahai para wakil rakyat
Ayo kenang mereka wahai penguasa negeri
Ayo kenang mereka
Kenang ……
Kenang dengan air mata
Dan kibarkan bendera setengah tiang

Temanggung 2017

Kumpulan Puisi Puji Astuti - BIAS BAHAGIA



BENCANA DI KOTAKU


Tetes air dari karuniaMu
mengguyur kota tanpa jeda waktu
berhari dilingkari rada gigil dan nyeri
cuaca tanpa basa-basi menghakimi bumi

Kotaku terlimpahkan air bah
merendam sewilayah dan daerah
kelebihan takaran tumpah ruah melanda desa dan kota
menerjang apapun yang ada di depan mata

Jembatan roboh terputus
tanggul pun jebol tak kuasa menahan arus
tanah gelimang longsor mengubur
doa dan doa kini dimunajatkan
untuk keselamatan dan terhindarkan dari murka alam kali ini

Badai CEMPAKA mengintai di atas awan
melintasi dari benua seberang
puting beliung memporanda terjangnya
membantai tak mengenal belas kasihan

Sematkan waspada saudaraku
sigap dan berjalin jemari 'tuk saling membahu
kita adalah satu untuk semua
di atas duka ada hati kami yang terluka
dikau tidak sendiri menanggung beban ini

~ Puji Astuti ~
Jogja tergenang
28112017





BIAS BAHAGIA

Rindu
Bertajuk sendu
Merambah biduk jiwaku
Detik ini mungkinkah bertemu

Kugapai seiring bias senja
Menitik rinai gerimis
Membasah kalbu
Sendu

Indah
Tiada tersanggah
Kenangan kita rangkum
Dalam senyawa hati berteduh

Gemuruh riuh laju rindu
Tergapai riak berlabuh
Tergenggam erat
Lekat

Cinta
Kini termiliki
Mimpi menghias hari
Tiada lagi keraguan hati

Berjalan bersama damai rasa
Genggam hangatkan jiwa
Hilanglah gigil
Raga

~ Puji Astuti ~
Jogja, 27112017





MENANTI PERPISAHAN
#Kolaborasi : Ria Mi, Yulia Roza dan Puji Astuti


*YR
Mengapa kau menangis?
Padahal kumasih di sini
Kini ku bingung menentukan siapa di antara kita yang paling sedih

Kau tahu?
Hari yang kita anggap tidak berarti
Kini menjadi sangat berharga

Apa yang mampu kulakukan?
Pabila perpisahan itu telah tiba
Ku ingin selalu bersamamu
Ku juga ingin selalu tersenyum bersamamu

Seperti sang mentari yang terbit di ufuk barat
Yang memancarkan keceriaan dan kehangatanya

Ku ingin memberikan semuanya
Agar selalu bersamamu

Meski kita akan berpisah di masa depan
Namun kupercaya, suatu saat kita akan kembali bersama

Ku tak akan lupa waktu yang kita habiskan bersama

Ku harap, kita akan selalu tersenyum
Hingga perpisahan itu tiba
Dimana kita saling melambaikan tangan

Apa yang mampu kulakukan?
Pabila kau terus saja menangis?
Tersenyumlah!
Sang waktu masih terlalu panjang untuk kau tangisi
Dan aku masih di sini
Hingga tiba saatnya kita melambaikan tangan
Sembari saling tersenyum untuk terakhir kalinya

**PA
Meski kita akan berpisah dalam waktu lama

Betapa pun itu mencengkeram kalbu ini
Namun harus kita lalui

Kebersamaan yang telah terlewati jangan kau lupakan

Karena aku sungguh mencintaimu dengan segenap hati ini

Biarlah kenangan ini menjadi teman dalam perjalananku

Tersenyumlah untukku
Dan kuharap, bukan 'tuk yang terakhir kalinya
Namun untuk perpisahan yang harus terjadi ini

Kutitipkan cintaku padamu
Dan akan kubawa cintamu sepanjang waktuku

Simpanlah semua kenangan kita, sampai nanti kita akan merajut rindu yang tertunda

*YR
Kini kutersadar bahwa semua pertemuan akan ada perpisahan
Jua semua awal akan ada akhirnya

Mungkin kau belum menyadarinya
Semua waktu yang kita lalui sangatlah berharga

Hingga tiba-tiba kau menyadari perpisahan itu telah di ufuk mata

Kita saling melambaikan tangan
Meski air mata mengaliri pipi
Kita tetap tersenyum

Kita berpisah
Meninggalkan kenangan

Di tengah kesedihan
Kita terkadang kehilangan kata-kata

Seperti kucing yang kehilangan arah pulang
Aku menjadi bingung dan membisu

Ketika kita bertemu kembali
Hanya satu kata yang ingin kucapkan padamu
Terimakasih...

Bahkan pabila ku dipenuhi luka
Ku ingin selalu bersamamu
Setidaknya ku memiliki kenangan saat bersamamu
Dan ku selalu merasa... Kau... Ada di sini..

***RM
Ingatlah!
Sapu tangan ini
Pernah terisi isak tangismu
Dan isak tangisku
Kala semua harus terjadi
Aku tetap bersama
Dalam suka dukamu

Jika disuatu masa kita sempat bersua
Itu adalah harapku jua
Sepi kini, tak ada tawamu
Tertawalah!
Menangislah!
Meski jarak memisahkan kita
Namun tidak dengan hati kita

Kau boleh melambaikan tangan
Namun hati mari berjabat
Inilah caraku mengenang rasa
Agar tak terlupakan semua kenangan

*
Andai terkabulkan satu harapku..
Ku ingin selalu bersamamu...
Berbagi suka dan duka bersama...

Tidak akan ada kenangan yang kita tinggalkan bersama sapu tanganmu itu...

Meski merelakan peta impian yang akan sirna...
Aku tidak akan bersedih...
Karena bersama denganmu..
Ku bisa meraih lebih banyak impian yang lebih indah...

Selamat tinggal....
Terimakasih...
Ku tak ingin mendengar ucapan itu...

Yang inginku dengar adalah...
Aku menyayangimu...
Tersenyumlah...

Karena ku tak ingin ada kata perpisahan diantara kita..

**
Kita telah mengisi hati dengan cinta tulus
itu adalah hal terindah selama hidupku

Jangan tersakiti karena jeda waktu yang singkat ini

Kepergianku untuk menjemput impian kita kasih
Tersenyumlah untukku

Bagai mentari yang menyinari bumi, itulah berharganya senyumanmu

Ku ikuti langkah kaki dengan iringan bayangmu
temani aku di waktu yang selalu bergulir ini cinta

Aku menyayangimu
Aku mencintaimu
Seperti ungkapan yang ingin selalu kudengar dari bibirmu

Tersenyumlah untukku... Selamanya!

~ 02102017 ~




TERPUTUS


Kau pinang cintaku dengan segenggam rasa
melangkah bersama mengarungi indah dan manisnya dunia
menjadikan aku mutiara terindah
menjaga untaian kasih sepanjang usia

Namun mengapa kini terbalik
manisnya madu menjadi empedu
mutiara indah tinggallah seonggok sampah
indahnya layang-layang cinta akhirnya terputus jua

Rinai hujan di musin kemarau
tak mungkin menyejukkan dera kecewa hati
pergilah mengejar ke mana arah angin
yang akan membawa layang-layang cintamu

Hilanglah dari kerjapnya mata
segalanya telah berakhir seperti mimpi
menghancurkan harapan hati
sirnalah yang ada menjadi tiada lagi

Aku masih menunggu rintik-rintik di musim ini
akan melantakkan bayang layang-layang kertas
'tuk menemukan hati tulus suci
mengajakku ke altar kasih sejati

~ Puji Astuti ~
Jogja, 06122017





SAKITNYA MASIH ADA


Kuntum mawar segar meramu pagi berseri
seekor belalang masih enggan terbangun di kelopak merekah
kiranya telah usai bermimpi di malam nan dingin
menggeliat penuh nikmatnya rasa raga

Pemuda tampan berlenggang bersiul
rasa batinnya dipenuhi kuncup-kuncup kerinduan
senja kemarin hatinya luluh dipeluk sang bidadari
seakan dunia ini tidak ada lagi warna kelam

Bunga mawar indah perlambang kasih
dipetiknya untuk kekasih pujaan
namun jari tertusuk duri tajam
'tak dihiraukan darah mengucur merah

Bunga terbungkus selengang cinta
dipersembahkan dengan harapan nyata
memetik buah kehidupan bersama
di permadani suci dan abadi

Tertambat hati meluluhkan logika
menipu mata mengoyak rasa
harapan melambung terhujam kecewa
dipermainkan bidadari ternyata telah mendua

Sedu sedan kalbu tersakiti pilu
menanyakan apakah salahku?
kesucian cinta tersambar perihnya kenyataan
kiranya dewi durjana hati

Mawarku masih tergenggam
sakitnya pun masih terasa ada
saat memetik tangkainya
kini berpadu dengan sakitnya sembilu di dadaku

~ Puji Astuti ~
Jogja, 05122017





CINTA PERTAMAKU

Sepagi ini aku ingin segera sampai di sekolah
sejak semalam ada rindu yang menggayuti jiwa
seakan ada ujian semester
sesak dadaku mengiringi langkah kakiku

Pucuk dicinta ulam pun tiba
sepasang mata binar ada di dekat pagar
senyum terlempar sangat manis
menambah parah deru detak nadiku

Engkau begitu mempesonaku
menghilangkan segala resah jika bertemu
ungkapan rindu selalu tertuju
untukmu kakak kelasku

Gayung bersambut di perahu kertas
kau menjemput rasa hatiku di batas was-was
seandainya cinta bertepuk sebelah tangan
betapa akan remuk redam jiwaku yang telah tertawan

Gelora cinta milik remaja
kau dan aku di antara berjuta rasa
memupuk rindu dan kasih biru
di sela bertumpuknya buku-buku

Merajut hari untuk membingkai mimpi
semoga esok selalu bisa seperti ini
saling memberi harapan dan motivasi
cinta kita akan menjadi prasasti yang abadi

~ Puji Astuti ~
Jogja, 05122017





KOPI DI ANTARA RINDU


Beberapa purnama telah berlalu
menelanjangi hari-hariku yang terpuruk luka
serangkaian cambuk rindu melukai dinding kalbu
seakan roboh segala ketegaran jiwa
di batas keinginanku untuk bertemu

Lara ini sungguh membunuhku
jika kau memang cinta kembalilah
setumpuk sampah air mata telah terkuras
hanya untuk melepas pucuk-pucuk daun rindu

Terdengar di lubuk batinmu
hari ini kita akan berjumpa
di taman asri seperti saat pertama
bias-bias cinta menaungi dua hati

Duhai belahan jiwa
jangan lagi permainkan bilah rasa
renggut semua tirai kelambu
kala menghalangi rengkuh impian kita yang satu

Aku suguhkan kopi di cangkir penuh kasih
manis melekat di kerongkongan nikmat
melumat segala ragu di dadamu
meramu rindu di antara tetesnya kopimu

~ Puji Astuti ~
Jogja, 05122017





TIADA SENDIRI LAGI


Di tepi pantai senja hari
berdebur ombak memecah pasir putih
tersentuh seulas senyum menghampiri
detak jantung terasa kencang berlari

Sapamu menggelitik kalbu
hadir cinta di pandang pertamaku
ternyata engkau teman kecilku dulu
yang selalu bersama di kala bermain, bercanda menghabiskan waktu

Kini kita berjumpa setelah sekian lama
kau pun masih sendiri sama sepertiku jua

Duhai kenangan,
kembali menyulut hati dengan kasih
menjadi cinta masa remaja
memberi bunga-bunga bahagia

Di malam rembulan keemasan
ucap lirih cintamu melambungkan asaku
kebahagiaan ini serasa sempurna
setelah sekian lama mengembara

Kesendirian tiada lagi
kutemukan arti dalam hidupku
dikaulah yang kucari selama ini
membawa cinta saat purnama ke dua
di kala memancarkan sinar begitu indahnya

~ Puji Astuti ~
Jogja, 02122017





TERJERAT

Meretaskan segala kekuatanku
untuk bisa mengalihkan segala perasaan ini
bergelimang harta tak menjanjikan bahagia
namun ikatan noktah ini meleburkan raga

Cintamu berbaur kekerasan
melupakan kelembutan kasih
jauh dari kepedulian rasa
melumpuhkan asaku saat telah terjerat padamu

Ingin kuakhiri namun tiada berdaya
melihat mungilnya redup mata hatiku tercinta
tiada tahu beban ibunya
berjuang hidup demi untuknya

Sangkar kemilau megah indah
mengapa begitu kesakitan aku di dalamnya
hampa hati bergulung dera jiwa
kubertahan tersenyum demi intan kecilku

Sampai kapan ini akan berakhir?
tiada jawaban yang aku temukan

~ Puji Astuti ~
Jogja, 02122017





HUJAN MALAM


Di antara rinai deras hujan malam
segurat kenangan kembali menghiasi kisi hati
relung kalbuku sangat merindu
di batas jangkauanku akan jauhmu

Bahagia kita rajut waktu lalu
meremahkan pucuk-pucuk rimpang terumbu
kegelisahan ini mencabik memory
apakah rasa ini sama dengan rasamu?

Malam berkolaborasi dengan sepoi dingin
berstatuskan kepak mimpi di ujung sepi
meleburkan mani-manik resah
harapanku, usai hujan nanti kita bisa bertemu

Cukuplah pejamkan mataku
Untuk melintasi rotasi malam bergelimang makin pekat
Duhai,
cahaya cintamu menjadi lilin
kala badai berkecamuk di dada
melerai perasaan atas sisa keraguanku

Rinai hampir surutkan derasnya
mengapa aku masih bertanya sendiri
akankah engkau akan segera kembali
membalut kerinduan yang begitu mendera ini

~ Puji Astuti ~
Jogja_30112017




SEMBUHKAN LUKAKU


Begitu remuk redam gulana kurasakan
terik siang ini pun sudah tak terhiraukan lagi
aku berjalan menyusuri tepian hulu sungai
tempat kita bertemu waktu dulu

Gamang perasaan saat ini
menelusuri perjalanan cinta ternodai
gemetar bibir menahan pilu
menyeruak di tengah gemericiknya air mengalir

Tetes demi tetes
mengalir air bening di pipi
sesak dalam dadaku
beginikah perihnya tersayat hati

Bersimbah darah merah
sirna semua kepercayaan
hilang keceriaan
semua karena pengkhianatan

Seiring perjuangan jiwa terkoyak
melepaskan kenangan bersamamu
terselip doa
datangnya seorang dokter cinta
untuk bisa menyembuhkan lukaku yang sudah terlanjur dalam

~ Puji Astuti ~
Jogja, 11122017





HANYA UNTUKMU


Pernahkah aku meminta lebih
untuk meneguhkan arti sebuah pengorbanan
tanpa bilah keraguan yang merancu
melangkah kaki bersama di sisimu

Sekian hari, minggu, bulan dan tahun
hidupku terpaku padamu
segenap perasaan tiada paling
bertakhta di hati hanya ada satu nama

Membelah lintas perjalanan
melalui kesekian kali purnama di antara mega
adalah kebahagiaan yang terpancar
mendulang cinta di hamparan indahnya

Debur ombak di kecipak pantai
buih membasuh jemari kaki
bentang membiru tanpa batas
merengkuh gelora rasa dalam dada

Semua itu kurasakan
kunikmati dengan kebanggaan tersendiri
tiada kusesal tanpa alasan
karena engkau adalah anugerah paling sempurna

Hati kuberikan
jiwa sejatiku tertanamkan
duhai, pelengkap tulang rusukku
hanya untukmu segalanya yang ada padaku

~ Puji Astuti ~
Jogja, 12122017





BELAHAN JIWA


Munajat doa selalu ibu lantunkan
tanpa jeda seiring tumbuhnya usiamu nak
berjalanlah dengan arah kiblatmu
santunlah kepada sesamamu

Dengarlah, semua kata bijak yang kau resap
luhurlah tingkah senyum dan sapa
rangkul kebencian sumpah serapah
tunduk pada tetua di mana kau berada

Ingat tanah yang kau pijak bukan tempat kelahiran
hargai keasingan baru menyapamu
jaga harga diri negerimu
itulah bekal dari ibu untukmu

Raihlah setinggi langit cita untuk dibawa pulang
semat gigihnya perjuangan ayahmu
peluh mengguyur wajah penuh gurat
pertanda tiada kenal akan lelah

Bawa selalu nama besar keluarga
jangan permainkan kata yang tak pantas
suaramu adalah kepribadianmu
bertahanlah untuk kemajuanmu

Belahan jiwaku
peluk ibu dalam doamu
mengalirlah ketegaranku
di setiap detak nadi jantungmu anakku

~ Puji Astuti ~
Jogja, 12122017





LAGUKU


Denting dawai kudengar semerdu alunan melodi
melesap sekujur nadi
mengalir di resap-resap raga ini
melantakkan perasaan yang menggantung

Syair kutorehkan di selip nada
indah mendayu memerih sembilu
aksara-aksara memainkan kata
tersusunlah larik-larik sebuah cerita

Kupetik gitar di sebuah senja merah saga
mengalun lirih tanpa jeda
pejam mata tersungging senyum manismu
di anganku kau menemani menyanyikan laguku

Rinduku menyeruak kembali
di bait-bait sendu memilu
mengiris dalam bilah luka
serasa ada tetes bening di pipiku

Terus berlalu lagu demi lagu
menguras semua emosi jiwa
mendeburkan gelora kalbu merana
dan kuakhiri di ujung syair seakan tak percaya
bahwa aku kini sedang terluka.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 12122017





DEKAP RINDU


Rindu kian menggayut hari-hariku
terpendam makin dalam menyeret gelisah
senyum dan tawamu seakan dekat
melambungkan jiwa yang sedang terpesona

Saat kita luangkan waktu
meleburkan kasih di temaram senja
taman bunga tempat yang paling asri
untuk saling mencurahkan isi hati

Duduk bersanding di ayunan cinta
dekap rindu sekian lama tak bersua
semilir angin sibak gerai rambutmu
seiring deru kalbu semakin menggebu

Jagalah hati kekasihku
kita ikuti alunan denting keyakinan
impian pasti menjadi kenyataan
untuk menjadi satu memulai hidup baru

Kemarilah
semat jemari ini
jangan lepaskan
biarkan selalu tergenggam
saat melangkah bersama menggapai cita

~ Puji Astuti~
Jogja, 12122017





WAKTU SINGKAT BERSAMAMU


Mega itu betapa indahnya di antara lembayung senja ini
seiring jemari kita saling tergenggam
menguatkan kerapuhan ragamu kekasihku
jangan teteskan air mata itu lagi, karena aku tak sanggup 'tuk melihatnya

Ingatkah saat bahagia
bunga dan cinta milik berdua
senyum, tawa ceria tiada berduka
itulah indahnya kebersamaan kita

Hari berlalu penuh perjuangan hidup
detik per detik adalah sangat berharga
untukku yang begitu mencintaimu
dengan segala lebih dan kekurangan itu

Sandarkan lelah ragamu di dadaku
tenggelamkan segala beban di batinmu
engkaulah permataku
bersamamu selalu adalah impian terakhirku

Aku tak mau melewatkan sedikit pun
waktu singkat bersamamu
hanya Tuhan yang paling tahu
segala apapun terjadi adalah kehendakNya

Seandainya ada pertukaran rasa
ingin aku yang menerima derita ragamu
tersenyumlah kekasih
di antara pilinan kesakitan yang makin melemahkanmu

YAA ROBBI,
berikan aku waktu lebih lama
untuk bersama belahan jiwaku
kuatkah aku mengarungi hidup jika tanpa dia
saat Engkau memanggilnya untuk segera kembali pulang.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 12122017





TETES CINTA DUSTA


Masih kupertahankan jalinan kasih
walaupun tersakiti lembaran harianku setiap waktu
kata-kata bermanis madu
melekat di bibirmu 'tuk meyakinkanku

Mendulang kesabaran belum berujung usai
makin pahit tetes cinta dustamu
bermain kata, menghujamkan belati perih
menanamkan kepiluan teramat dalam

Di mana pinangan indah dulu merekah
mengayun rasa, membungkus tirai bahagia
kini tergantikan merejam sakit di dada
menghancurkan impian tinggi yang pernah kulambungkan

Pengorbanan cinta mahal terbeli
meskipun sakit senantiasa tersaji suci
masih tersematkan sebuah harapan
titik kesadaranmu
betapa aku selalu ada di sini
untukmu yang telah mengikat seluruh jiwa dan hati

~ Puji Astuti ~
Jogja, 20122017





TERBUNUH CINTA


Sangatlah ringan langkah kaki ini
menyentuh rerumputan masih basah
semalam hujan telah merinaikan tetesnya
sesegar dada ini menghirup udara pagi

Kusambut cerah mentari
di saat hangat senyum bibirmu menyapaku
terbius akal dan realita diri
seakan kompromi tak bisa berdamai lagi

Mengapa kau begitu penuh pesona?
meracik segala yang belum pernah aku rasa
rindu, resah dan gelora ada di sini
dalam lubuk hati mulai terbunuh cinta

Ingin kukekang bayangmu di tiang kalbuku
untuk selalu bisa kusentuh dan kurengkuh
sepanjang hari dan selama waktu
diriku sungguh telah tersandera siksa olehmu

Menyatulah dengan sukmaku
hanya satu akan bersanding di hidupku
mengarungi rotasi takdir berdua
mengikat jiwa sampai nyawa yang memisahkan kita

~ Puji Astuti ~
Jogja, 19122017





ANGANMU

Akankah masih untukku
debar-debar kegelisahan di rentang jarak
saat kerinduan tersentuh angan melayang
menyusupi hati dan rasa kita yang sama

Bintang di langit kita tatap bersama
walau aku sendiri di sini dan kau di sana
tersebut ada bintang hilang di lingkaran rumpunnya
kau sanjung aku sebagai pencurinya

Mencuri hati dan jiwamu karena cinta
menggulung lipatan kasih sepanjang malam
tak peduli gigil menyusup dinding tulang
kehangatan lesap kalbu menghangatkan syahdu

Lembaran angan meremas jemari
terucap bisik-bisik menggelora rasa
peluk kasih sempurnakan gubahan nada
menciptakan ritme melankolis sebuah karya
nyanyian cinta dari seberang kota yang berbeda.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 19122017





MAWAR KERING


Masih tersimpan kelopak bunga mawarmu
begitu mengiris hati setiap melihatnya
namun tak ingin kubuang begitu saja
walaupun telah kering dan tak wangi lagi

Seperti air mata ini
mengering seiring waktu bergulir merentan
mengikuti desir jiwa setiap detiknya
mengenang pelabuhan cinta yang telah pergi selamanya

Di taman bunga kala itu tidak kusangka
adalah pelukan terakhir kau berikan
kepergianmu meruntuhkan rantai hidupku
dalam bejana kepiluan yang teramat panjang

Saat dua purnama berlalu
kegelisahanku masih sama
menggerus palung kalbu terasa ngilu
akankah mampu aku tanpamu sampai hari yang kutuju.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 19122017




TIADA LAIN


Dengarlah duhai,
kita memilih melepas cinta ini
walaupun terjalin kisah yang telah memadah
namun ada sekeping hati tersakiti

Lihatlah linangan air matanya
begitu lugu dan memilu
permata hatimu yang masih merindu
bayangan ibunya kala malam tiba

Peluk raganya dengan kasihmu
jaga rentan jiwanya jangan sampai terluka
bimbinglah agar di matanya selalu ada bahagia
dialah motivasi cinta tuk ketegaran hatimu

Hidupmu utuh untuknya
titipan cinta kasih kau dan ibunya
biarlah kini aku mengalah
demi rasa kehilangannya yang belum bisa menerima nyata

Di hati hanya ada satu
seorang wanita penopang kedamaian batinnya
memeluk semua dera kegelisahan
tiada lain itulah ibunya yang kini telah tiada untuk selamanya

~ Puji Astuti ~
Jogja, 23122017





KAU CINTA SEJATIKU


Pertama melihatmu saat semester lalu
kau duduk termenung di taman kampus
penuh duka terpampang di wajahmu
betapa ingin aku lepas kepedihanmu

Singkat cerita kini kau jadi kekasihku
meronakan pelangi setiap bertemu
bercanda melebur rasa
betapa penuh bahagia tapal batas tepian asa

Kisah kita bagai Romy dan Yuli
tak terpisahkan oleh gelombang penghalang
badai asmara lebih kencang dalam dada
mengalahkan deru ombak pantai utara

Manis madu di cawan kita minum
sepiring berdua menikmati pesona dunia
fatamorgana terbiaskan akan kasih ini
begitu melepah pada kenyataan

Inilah cinta sejatiku
kukubur segala ketidakmungkinan
untuk kita bisa lewati lorong-lorong kehidupan
bersama pasti akan tercapai semua impian

Rengkuh jiwamu
kupeluk resah hatimu
genggaman jemariku rasakanlah
kehangatan ini kupersembahkan hanya untukmu kekasihku.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 23122017





AKU RELAKAN


Binaran kasih kutangkap dengan jelas
di matamu dan kerling matanya
begitu menyatu dan merindu
sangat menahan gelora saat itu

Dikau pendamping hidup halalku
namun ada benih cinta terlayang untuknya
bisa kurasakan dan tak terelakkan
dua hati ingin melabuhkan derai mimpi

Inilah cinta segitiga yang terjadi
aku tak sanggup melihat kesedihannya
sepanjang hari merenda pernik-pernik kasih
untukmu pelengkap rusukku

Kurelakan dengan segenap hati
jalinan itu menjadi tak terlarang lagi
kuserahkan separuh jiwaku yang kutitipkan
untuknya agar bisa turut bahagia

Ridho ILAHI merestui segalanya
jangan sia-siakan yang telah tertuliskan
simpan sepucuk ragu di hatimu
karena aku tetaplah sama dari dahulu

Dunia ini tidaklah abadi
'tak mengapa cinta terbagi dua
asalkan jangan saling menyakiti
berjalan seiring, menyayangi dan melindungi.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 24122017





DERMAGA AKHIR


Pengembaraan di perjuangan cinta
terik mentari semakin melantakkan gelora hati
saat pencarian terasa telah pupus
kegamangan menipiskan jeruji keyakinan

Bulan kemarin kau hadir
menggelisahkan debar jantungku
seakan bermimpi telah menerimamu
serta kusuntingkan kasih ini di dadamu

Kini kau telah menjadi kekasih halalku
memiliki seluruh kehidupanku
menyelimuti di setiap gigil malam
mengecupku saat pagi menyembulkan keemasan berhias tetes embunnya

Lengkap kayuh perahuku
bernahkodakan penuh cinta yang dalam
dermaga akhirku telah bersandar
di bejana kasih suci hatimu hanya untukku

Menyatulah rasa
peluk raga tanpa ragu
kita arungi samudera rindu
melarungkan desah kalbu yang semakin menderu dan berpacu.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 24122017





RESTU IBU


Berlinang air mataku
di saat kau melamarku untuk menjadi istrimu
sekian lama menyatukan hati dan rasa
perjuangan untuk wujudkan bahagia

Datanglah kepada ibuku
meminta restu di telapak kakinya
hanyalah dia yang kini kumiliki
satu-satunya penopang jiwaku saat ini

Kekasihku
peluk ibu untuk mendapat izinnya
agar lancar perjalanan kita
senyum ibu adalah senyumku juga

Tenteram hati dan kalbuku
menjadi pendamping hidupmu
satu hati dalam menjalani sunah Nabi
semoga langgeng dalam ridho ILAHI

~ Puji Astuti ~
Jogja, 24122017





HARUSKAH BERAKHIR


Telah jauh perjalanan mengarungi rotasi
menerjang gelombang pasang surut romansa kehidupan
jatuh bangun dalam menggapai tingginya impian
atas nama cinta mengikatkan sebuah benang merah maghligai indah

Betapa bodohnya aku
di sertakannya setetes racun di bejana kasih kita
melantakkan hati yang mulai mengarang
lebam oleh cabikan-cabikan dusta

Dulu senyaman semilir angin di pelukmu
kini jengah penuh kegersangan
keindahan malam-malam bersamamu
berganti kesendirian dan gigil kedinginan

Masihkah kau mencinta
di batas kehampaanku
yang menanti tanpa kepastian
di atas luka ada luka yang kini menganga

Tiada lagi senyum erotis
canda lenyap entah ke mana
haruskah berakhir dayung perahu
kandas di dermaga kesakitan, memporak porandakan bahtera kebahagiaan.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 23122017





BUKAN JODOHKU

Aku ungkapkan dengan keyakinan
keinginanku untuk bersanding denganmu
kau yang telah memasung hati dan rasaku
saat berjumpa di sela waktu terluang
selalu kusimpan rapat di dalam jiwa

Entah mengapa tak bisa kupalingkan
perasaan ini kepada yang lain
sedangkan isi hatimu aku pun belum tahu
bersediakah engkau menjadi pelabuhanku

Siang malam gelora ini semakin membara
merenggut setiap sudut hari menjadi terisi kegelisahan
tak mampu menghilangkan sinar citramu
adakah nanti mimpi menjelma nyata

Tertahan napas dan kelu lidahku
mendengar jawaban dari mungil bibirmu
cintaku terlarang sudah
segera cincin pertunangan akan melingkar di jarimu

Sungguh kau tercipta tidak untukku
takdir menuliskan dirimu bukan jodohku
harapan asaku melayang terbang
seperti mega kelabu berarak tersapu bayu

Tinggallah kesendirian ini
untaian kasih kandas tak bertepi
di batas senja terasa ada kehampaan
meluruhkan kepingan hatiku yang kini terejam kekecewaan.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 23122017





ELEGI CINTA YANG KAU BAWA


Gerimis mengurung dera gigilku
mengapa hari tak seindah kemarin
mendung masih mengantung di langit
sesekali halilintar terdengar menggelegar

Aku merenungi pesanmu semalam
bahwa rindu kita ini sama
melayung resah dan mengukir debar di dada
setiap memejamkan mata yang hadir adalah getargelisah

Pagi kasih
sapamu dari telepon genggam
senyumku memulas di sudut bibir bergetar
aku ingin kau segera hadir di sini

Sungguh indah elegi cinta yang kau bawa
seranum anggur merah tersaji di cawan madu
titik lesahku menunggu dirimu
melabuhkan rasa di batas cakrawala senja
melembayung sinar temaram menuju peraduan malam

Mimpi segera menari
kecup rayu melambungkan separuh jiwa
manik-manik rasa melekati tirai kalbu
membawa terbang seluruh asa
kumaknai tiap jengkal waktu yang ada.

~ Puji Astuti ~
Jogja, 22122017





SATU RASA


Hadirmu membuat ada pelangi di kalbu
sedangkan kemarin masih berwarna abu-adu di dadaku
semenjak itu terasa indah rona dunia
bersenandung nada nyanyian cinta

Tiap senja pun, selalu hangat sapamu
mengantar mimpi penuh bunga wangi kasturi
lelapku terbawa manisnya madu rindu
membalut segenap kegelisahan

Namun, benarkah kita satu rasa?
sering terlintas pertanyaan di hati
kehilanganmu adalah runtuhnya hari-hariku
seakan tak sanggup jika aku tanpamu

Duhai pemilik kasih
ketentraman ini biarkan tetap di sini
hadirmu sebagai pembasuh kegersangan
teteskan air sejuk di setiap tutur kata
dirimu adalah penuntun langkah arah kakiku

Lemahku akan terganti ketegaran
kusutku terberai oleh bijak yang kau bawa
kebodohanku terhapus karna bimbingmu
gamitlah selalu keresahan ini
dalam peluk cinta dan ketulusan kita berdua

~ Puji Astuti ~
Jogja, 20122017

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - SWEET MEMORIES



SWEET MEMORIES

Every man can keep sweet memories in life
That brings expression to the mind of man
Seems to be like lighting of heart to heart blooming like flowers
That life should be in memories though it is for a while

Let keep sweet memories in the lives
So as to make life be impressed
That might have indicated remembering
For improving better life in the world of humanity

Sweet memory is a precious and beautiful individual psychology
That makes thought be more intelligent that keeps up human relation ship
Is like a rope be tide up to one with another
Might not be separable from the lives

Keep sweet memories in life that will be a candle in the mid night
To show how beautiful memories be there to gaze
Since memories seems like a part of human heart to express
That should be kept well wherever to go around

Sweet memories seems like a dream in the nightmare
That makes life be interesting to act
Showing how something like good deeds be in human life
To evoke the feeling of generousity

Create sweet memories in life as long as the breath be in the flesh
Whereas life will be more impressed up to die
That this world will be singing to greet
Before miles to go sleeping in the silent land

sm/25/11/2017,copyright





TENDER TOUCH OF LOVE
siamir marulafau


Every creature has to love each other in the world
Since they are creation of God having holy soul
Tender touch of love is something valuable
That arises human prestige in life though it is for a while
Keep tender of love well, , ,keep tender of love well
So as to make love be more elegant and harmony
That makes nature be more bright
Caused by tender touch of love that seems like sparkling stars
Whereas all creatures are in the love each other
That love is purely love to keep human relation between one with another
Might have brought a good function amongst
That the tender touch of love seems like water fall
Coming down from the banks of valley spraying hope of love
Which seems like a red red rose blooming in the spring
Whereas the insects are flying to catch their beauty all days and nights
Since the tender of love is touched
Keep tender of love well,,,,keep tender of love well
So as to make this world be more comfortable
Whereas the stars in the sky are dancing to greet
That the tender of love be touched in the lives

sm/19/11/2017,copyright





A LEADER IS THE BUILDER OF HOPE


Every man wants to be a leader of one country
Many people hope a leader be a responsible one
Though there is no perfect of human being created
But the hope for choosing a leader be looked like a lighting

To be a leader is not an easy work for creating a hope
Societies would be well and gain welfare,,,,
If a leader is on the right man in the right place
That the country be led will be blooming as like blooming flowers

Choose a good leader be as the builder of hope
That the life seems to be peaceful from the first time till to the end
With no corruption,collusion and nepotism that be a hatred
Whereas people dislike if he or she will be a bad typical person doing bad deeds

To be a leader is a precious person be choosen
That might bring a hope for the better future in the lives
Whereas the life will be in saved and sound like living in heaven
That a leader,certainly be a hope to build up a country

Let the country be led by a professional leader
So as to improve the way of life,city and a place of settling as well
That a leader is a creative and kindhearted person for societies
Which seems like a tree with many green leaves protecting life from sun light

That the hope of having a leader,,,that the hope of having a leader
Which seems like beautiful moon sparkling the light in the dark of night
And all the world surrounding will be smiling caused by lightening
Even God will be giving a glory for the blessings on the life of man living

sm/24/11/2017,copyright






Ekstasi abadi
Siamir marulafau


Cinta berada dalam sentuhan perasaan batin tampak seperti ekstasi abadi
Yang mungkin tak terpisahkan dari kehidupan manusia
Selama Roh Kudus berada dalam daging
Itu seperti daffodil emas dalam kehidupan dimanapun manusia berada di sana untuk tinggal di

Ekstasi Abadi adalah perasaan yang mengagumkan yang ditanam dalam hidup manusia
Itu mungkin membawa keuntungan untuk mendapatkan tujuan manusia
Yang tidak dapat disembunyikan meskipun berada dalam perasaan batin
Untuk menciptakan apa yang harus ada dalam pertumbuhan kehidupan manusia

Biarkan hidup berada dalam ekstasi abadi bahwa hidup tampaknya seperti kendaraan
Untuk menjalankan hidup sampai mati sebagai tugas manusia hidup
Bahwa mungkin timbul aktivitas sensual deriving dari perasaan manusia
Yang positif berharap sebagai kebutuhan penting

Ekstasi Abadi adalah rahasia yang sangat berharga dalam kehidupan manusia
Karena itu adalah bagian dari fisik manusia yang mungkin membawa tidak ada emosi untuk mendapatkan
Bahwa itu membangkitkan cahaya cinta terhadap manusia hidup
Yang muncul dari kelahiran sampai mati

Jauhkan ekstasi abadi dalam hidup yang membuat hidup menjadi lebih elogant
Itu tampak seperti mawar tumbuh di malam hari
Menyemprotkan parfum kepada orang lain yang membuat hidup menjadi lebih damai
Untuk mengatakan bagaimana hidup berada dalam ekstasi abadi

Yang mungkin tidak seperti orang lain di dunia ekstasi
Untuk menjaga sampai mati,,,, untuk tetap sampai mati,,,, untuk menjaga sampai mati
Yang membuat hidup dalam harmoni sekali dalam hidup
Yang membuat hidup dalam harmoni sekali dalam hidup

sm/09/12/2017,copyright





IMAGINATION
siamir mraulafau


Imagination is a part of human mind as a result
That being thought to gain everything be imagined
Which is a must for creating something through imagination
Without imagination life will be like sharp knife

When man creates something,he uses to have brain
And imagination is a part of brain to have a support doing
That brings improvement in running the lives
Which seems like flowers growing

That creates a loveliness in the lives of man
Imagination is a valuable ornament be like a machine to operate
That this world is completely possessed to achieve
Whereas imagination is a basic to gain the success

Keep a good in life that be as a sun light
To enlighten lives wherever to go though the nature seems grey
With no brightening clouds but the earth is still in bright
As long as the earth be a fellow of us running the lives

Don't throw imagination away in the dustbin
That makes life be so stupid ,,,that makes life be so stupid
That should be arranged like flowers growing
Whereas this world will be smiling to see how deep imagination there will be

sm/09/12/2017,copyright
Suka • Balas • Baru saja • Telah disunting





LOVE IS THE LIGHT OF LIFE
siamir marulafau


Love is a precious blessing from the Almighty
That can not be separated from human life
Which brings light to the lives
Even in the night and days that looks like stars sparkling

Without love life seems to be dull and no spirit
Since love is the flowers of lives growing in the garden of spring
Wherever to travel,love be always in the lighting
As long as the sea is not drying

Love is spontaneously comes up from the bottom of heart
That can not be changed from one heart to heart
Which seems like a moon providing lighting in the moonless night
That all the sitting birds in the trees singing to see how deep love possessed

Keep love be like lighting that brings happiness in the lives
And it might be a heave to human lives
As long as the breath be there in the blood
To say the love is brightening,,,,to say the love is brightening

Keep love be as the light of life that life has a meaning to love
Otherwise life looks like a cave without lighting
That makes everything be unsaved and stiff with no color of lighting
So as to keep love before going to sleep

As a memory drawing impression of lives,,,as a memory drawing impression of lives
That might be like a candle in the night to enlighten the lives
Which seems beautiful as beautiful as daffodils under the trees beneath the hills
To say love as the light of life,,,to say love as the light of life

sm/09/12/2017,copyright





PALESTIN :BERJUANGLAH
siamir marulafau


Hanya bulan sabit yang tak senyum
Semua bintang-bintang di langit meluapkan rasa tak gembira
Menyinari bumi dengan kilauan amat dahsyat dan mengharukan
Mata manusia pun terpelongo
Di kala batu meteor menyembur
Mau ke mana manusia bumi di Palestin
Jika Israel mengganas seperti harimau hutan kelaparan
Keparat,,,,keparat,,,keparat
Kami tak akan lebih tak perduli lagi
Jika hak bersemayam dalam daging dipotong-potong
Diinjak-injak,,,,dan sungguh menaburkan garam dalam luka
Menganga di setiap sudut kota
Mau ke mana hidup ini disimpan?
Jika hak,sendi kepercayaan dilecehkan
Tak akan mungkin dibiarkan,,,,,
Para penyair sedunia pun bangkit
Para ulama pun tertegun,,,,,mengapa dan apa?
Dengan Palestina,,,,,penderitaan terus menerus
Tak akan dibiarkan,,,,
Rangkaikanlah kesatuan dalam memulihkan penyakit jahanam
Memusnahkan makhluk beriman
Di pintu surga akan terurai kembang teratai
Menyabut para suhada
Allahu Akbar,,,,Allahu Akbar,,,Allahu Akbar

sm/08/12/2017





AMBROSIA
siamir marulafau


How can man be separated from ambrosia
It is a major consumer to taste that brings health
For that is a golden flowers seems to be grown
Specifically for the ancient ancestors in Greek Mythology

Ambrosia is a great consumption that be appreciated well
That brings peaceful heart to man
When it grows like daffodil on the land that will be sparkling
All days and nights be a like salt in human lives

It looks a red apple to be consumed
That brings reconciliation to mankind in the lives
Where it might be praised like a precious fruit and god of wine
Seems like to be in Greek Mythology

What seems to be ambrosia will be benefit
That all mankind be humble before the deities as creator of ambrosia
To be kept in life,which secures the greediest of all
That mankind might not be forgetful to praise Lord

Keep something be ambrosial in life
That life seems be pretty rather than has no ambrosia in life
It is the one,which be found in life,,,it is the one,which be found in life
To complete nutrient for the sake of improving life

sm/06/12/2017,copyright





ROMANCING MINDS


From her passionate eyes there will be a lighting of love
Which makes romancing in my minds
That her love is really pasionate invites my feeling be in the love
That i use to appreciate always in the night and day

Romancing minds is not a psychological
dsturbance
It derived from conceptual and inner heart
Which spraying love from heart to heart seems like red apples
And no one has the same color of love as what has been drawn

I dare say so since the love struck thy mind will be a beautiful flower in the lives
That might have brought a good fortune in thy life
Whereas thy mind should be in romancing as long as this belongs to us
While all the creatures,flora and fauna will be witneses

Romancing minds will be a precious deed if it comes from heart to heart
And avoids hatred,oppression,injustice and violence in the lives
That this world will be smiling to gaze
And the sky will be singing with wandering clouds to welcome the presence of romancing love

Keep life be in romancing mind that brings unlucky for human lives
That seems like a planted flowers in the garden of spring
Whereas the Almighty will be in the happiness from the radiant claims
As long as the sun will be giving light for enlightening

That the world is being occupied felt like paradise
Romancing minds is a part of human life since it is like a magnetic
To attract human interest and desire to rebuild up live to achieve happiness
That should be struggled till to die before the holy soul be going away

sm/06/12/2017copyright





WHEN I MEET MARIAM
siamir marulafau


When i meet Mariam,the mother of Christ
It struck thy mind for she is the real mother
Whom i believe in the holy books
She has a great effort to rebuild up the name Christ
As the lord of christian praised from time to time
Never be missed in thy heart ,,, never be missed in thy heart
For reminding thy heart to acknowledge all surrounding
That she is the saver of Christ from the baby born up to be the messenger of God
That he is really Christ for all christian belief,for Islam as Isya prophet
That no one rejects for his coming,thus he is a prophet
That should be believed as the kid of Mariam,born all of sudden
That showing a miracle of Lord from the radiant claim
To state he is the holy child for providing message
So as to be believed seems like the growing flowers from the garden of paradise
Keep well in mind, Mariam is a holly mother of Christ
That should be appreciated with no commit adultery with other except miracle
God merely knows what He knows,,,,,
Maria is the mother of Christ,,,,Maria is the mother of Christ
Never be betrayed ,sneered and blackmailed
For she is a real mother of struggling and sustaining good name of Christ
Be kept in mind ,,,be kept in mind how she suffers a lot of mocking
Since the baby born she provided, as a precious gift of Lord
That is a real miracle,,,,that is a real miracle,,,,that is a real miracle
For i keep in mind wherever to travel in all over the world
Where She is the source of precious history of Christ born from previous time to further age
Keep the name of Mariam in the belief
So as to bring a grace and glory of Lord toward mankind
For on the day of giving birth of Christ be the a gold age of the world
And the world will be smiling all days and nights to gaze
How beautiful the world on its surface till the sea is drying and stop its waves
That no one will be in the stock of hell,,,,but in the heaven merely
Since the rebirth of Christ for all be secured from the sin

sm/04/12/2017,copyright





Mimpi saya di bulan desember
Siamir marulafau


Mimpi saya di bulan desember yang menjadi
Untuk bulan ini adalah yang terakhir dari setiap tahun
Tidak pernah aku rindu dalam hatimu untuk mengingatkan bahwa Kristus sebagai satu, yang saya memuji untuk
Jadilah di hatimu selamanya,,, tidak pernah dirindukan karena dia adalah Tuhan memberikan berkah
Sebagai Orang Kristen, dipuji oleh nama Nabi
Yang harus diikuti oleh orang-orang Kristen
Tidak heran betapa hebatnya dia sebagai utusan dari klaim yang berseri-seri
Sedangkan semua pengikut berada dalam harapan surga
Karena dia adalah penyelamat dari semua tanpa melawan
Bahwa Dia benar-benar orang yang akan menjadi dalam periode usianya sampai mati
Bahwa tidak ada seorangpun yang akan memuji kecuali ketika menjadi seorang Kristen.
Adapun orang-orang yang beriman harus menepati janji-nya di dalam hati.
Bahwa dunia ini akan tersenyum selama matahari bersinar dan mencerahkan
Di mana wajahnya datang ke dunia ini akan seperti bintang berkilau di malam gelap
Sejak berita dibawa tampak seperti lilin yang menyediakan cahaya
Aku tahu siapa dia,,,, aku tahu siapa dia,,, aku tahu siapa dia
Dia benar-benar penyelamat manusia pada dekade terakhir
Di mana semua makhluk akan berada di kacau lebih jauh dan meminta bantuan
Dia akan datang ke bumi untuk mengamankan pengikutnya
Siapa yang mungkin menjadi pengikut yang dia suka
Karena para pengikut, yang tidak memiliki dosa dan melakukan kebaikan
Hidup di alam semesta karena keputusannya membuat bagi orang-orang yang mengikutinya
Sebagai Utusan Allah yang menunjukkan jalan lurus ke surga
Dan itulah dia yang akan menjadi orang yang saya percaya sampai mati
Itu mungkin membawa saya ke surga dan menunjukkan cara yang baik sebanyak mungkin
Bulan Desember ini, berada dalam sentuhan pikiran di mana pun untuk melakukan perjalanan
Hari Natal itu, pada hari ia disalibkan sebagai momen penting
Tidak pernah terjawab oleh pengikut, sebagai Kristen sebagai hari yang brilian
Untuk semua pengikut ingat bahwa Kristus juga pernah dalam kebangkitan
Yang mungkin tidak terlupakan, yang dipuji untuk keselamatan manusia hidup
Menjaga Nama Lord of Christian Percaya,,, menjaga nama Tuhan iman kristen
Jadi untuk membawa berita, keselamatan, kebahagiaan di surga Tuhan
Sebelum bermil-mil pergi tidur di tanah diam,,, sebelum bermil-mil pergi tidur di tanah diam

sm/04/12/2017,copyright





BULAN YANG SIRNA
siamir marulafau


Bulan ini bulan yang ranum dalam impian
Bulan akhir tahun
Memisahkan aku dari bulan sebelumnya
Akan kusyukuri,,,,
Apa pun katanya
Terbias dalam akhir -akhir tahun
Biarlah dia,bulan berlalu
Hatiku tak akan ke mana
Sepanjang tahun tak mengundurkan diri
Merangkul segala harapan
Akan kusemai di tahun berikutnya
Atas nama Tuhan
Memberi isyarat,,,,
Aku akan waspada selalu
Terkendali dari segala hal tak beraroma kebajikan

sm/03/12/2017





DREAM OF FUTURE
siamir marulafau


Dream never be put off away from the lives
It is a precious beautiful flower for sleeping
But it shows a great fortune in man's life
What we dream will be a fact in future

Give meaning of dream you gain
So as to make life be sure of what will be in furure
And it is an image for grasping idealistic
To cover meaning of life

Dream is beautiful for a moment life
That sleeping is nice to achieve progress
It sometimes comes up to be true
Whether it is in politic,humanity,justice or injustice

That evokes a desire to gain something
Which might not be a hope but a fact
That's dream of future might be a target
To keep in mind and heart before sleeping

Keep a good dream for future well
That might arise to the fact
Be sure everything what you dream
Not merely in imagination for a while

Build up your dream as well as possible
Be like a bunch of flowers be kept and planted in the garden
That dream in the future will be like heaven
Though it comes up for a moment while sleeping in the nightmare

sm/02/12/2017,copyright





MINDS MANUFACTURES MIRACLES
siamir marulafau


This life seems like a vehicle
That might have gone everywhere it likes
With full of blessings covering with grace
That enable man to do what he likes

That's a really a message
Be uttered from one generation to another
So as to keep in mind that life seems like manufacturig
That minds be manufactured miracles

If not,life be felt as a dull
With no spirit to evoke desire to do
What man likes to act in the lives
As the access of doing what is being done

Build up minds manufacturing as miracles
That life will straightly be fine
With no a handicap to struggle for the sake of manufacturing
Minds is a central input to organize things be wished to do

Minds manufactures miracles is an amazing image
That arises struggling of human lives
As discerned be as like a plated tree in a dessert land
It might be drying before blooming

Without doing some efforts to reconstructive
That manufacturing is a must build up in minds
So as to improve what is being thought
In the futurity,life will be smiling to achieve a target

sm/02/12/2017,copyright





ROMANCING SOULS
siamir marulafau


Never life be inseparable from love
Since it is covered with souls
And life should be in romantic that be a real fantastic
To keep love to one with another seems like heaven
As long as to romancing love be kept in heart to heart

No wonder if man be in the love
Since he has a feeling of love
So as to put the life in loveliness
That brings romantic life in the lives
To make life be more meaningful

Keep romancing loves in life as long as the breath be in the flesh
That life be really in be romantic that seems like a rose in the evening
That sparkling wherever life be run
Though it is just for a while like the waves coming up to the beach

Life without romancing is like a night without stars
That life be felt dull with no spirit
Which seems like drying flowers on desserted land

That life be in loveliness
To bring happiness while holy soul be in the blood
Where this world be assumed like paradise to live in
That romancing loves is really a lighting enlightening lives

Romancing love is graceful deed
Should be in growth
That evokes feeling of love in romancing
Indicating mutual understanding between one with another
So as to keep deepest human relation ship among
Since human brings are in the sake clay be created in different color of souls

sm/02/12/2017,copyright





RISING ASPIRATIONS
siamir marulafau


Rising aspiration is not existed always in man's life
Since it is a brother of talent in every human life
That what is really dreamed as an ideology will be coming up
But not always,and it is good one for creating aspiration

Rising aspiration is like a rising sun provides sun light
That enlightens the lives living on the earth as a whole
It enlightens all the creatures,including flowers be beautiful
Whereas the seeds of flowers will be singing to attract

That all creatures be thankful to Almighty
Who makes happy and harmony in lives being living in universe
That all the things be created for the man all
And it is not only an image but the fact be seen as poetic words urged

Keep rising aspiration in life as a spirit to evoke interest
That man might have brought improvement in the lives
Be a kindhearted and hard working man to sustain for all
That all aspirations be in heaven

So as to run the life really needs aspiration be arisen
That this world will be smiling to gaze
As long as the breath is in the flesh to keep up holy soul
Where the Gangga river will be in flow identifying the fact

To keep rising aspiration in life is a precious medal that seems like a gold
That keeps improvement of spirit in life to be as a lighting
Which might not be put off away from heart and mind
Before going to sleep forever,,,before going to sleep for ever

sm/19/11/2017,copyright





LOFTY IDEALS
siamir marulafau


It is the highest image in lives
Revealed in human heart that becomes idealistic
That should be in the pursuit as long as this world belongs to us
Whereas the life be felt more in loveliness

Create lofty ideals in life so as to improve life progress
That might be like blooming flowers growing in the garden
To make man be in realistic,no in fatal attraction

Lofty ideals is graceful vision and mission
That might have been like a stem of a tree
That be a basic aim in life
To bring ideals into a realistic world
Coherrented with others to achieve targets in the lives

Lofty ideals is no merely like a fantastic
That brings no profit,but be in advantage to gain meaning
Life therefore be in idealistic meaningful

Create ideal be loftiful in the lives
So as to make life be more sharper as a sharper nife
And makes man be more intellectual as an angel

Life without lofty ideals is like a house without roofd

sm/02/12/2017,copyright





SPIRITUAL AWAKENING
siamir marulafau


Spiritual awakening never be in out side of man's living
Since it is deriving from the inner heart
It is a precious abstract feeling coming up from human organ
That might be like as a lighting

Keep spiritual awakening in lives so as to bring good will
That man might be successful to achieve
Which never be put off away from the lives
Spraying a feeling of struggling

Spiritual awakening seems like a driving force in human physical
That evokes a feeling of desire to build up a progress
Which might be seemed like a supernatural power
To access all wishes that man wants a hope

Build up a spiritual awakening in lives so as to arise simultaneously desire to gain
That this world will be smiling to gaze
Caused that spiritual awakening is a golden daffodil

Which brings success to human life
Though its color looks like the blue sky
But it evokes a hope sometimes in life
Since life moves like a wheel

That is like a spiritual awakening stuck in man'slives
Which might be a flower growing in mind to achieve seeds
Even though it a abstract spiritual awakening
Brings satisfied result to man for the sake of struggling

sm/02/12/2017,copyright





Nektar cinta
Siamir marulafau


Tidak ada orang yang menghindari nektar cinta
Ini adalah semacam berkah akan dikonsumsi
Itu akan membawa minuman yang lezat untuk kehidupan
Mungkin memiliki substansi yang sangat baik

Menikmati memiliki nektar cinta
Selama napas dalam darah
Siapa yang tahu dunia ini akan hancur berkeping-keping
Nektar cinta akan memudar

Karena hidup ini hanya untuk sesaat
Seperti sekelompok bunga berada di pulau terpencil
Itu tidak bisa mabuk sementara tubuh sedang dalam kesehatan
Nektar harus jatuh cinta untuk menikmati

Itu adalah minuman yang sangat baik dicintai
Selama hidup berada di sumur
Yang mungkin datang ke mimpi
Membuat hidup menjadi nyaman

Dari waktu ke waktu, itu adalah keinginan sejati
Karena tidak ada kebencian untuk memiliki nektar cinta
Apakah itu mabuk atau tidak
Tapi cinta adalah manis seperti nektar dalam kehidupan

Yang membawa menghargai dunia untuk pria itu
Untuk menikmati hidup daripada menjadi korps
Minum lebih baik untuk sedikit
Karena itu lezat seperti hidup di surga

sm/29/11/2017,copyright





VICTORIOUS VERACITY


Every creature has different attitude
And with different behaviour created in the lives
Since life should be victorious veracity though the life seems like a bubble
That brings a real meaning to complete

Every man in this world wants victory so as to improve lives
That be an impression to know who he is
Which might bring him be creative
And this is the nature be found as long as the breath in the lives

Even though the life be in difficulty, man should find out victorious veracity
To bring his life for a high prestige
That makes life be more improved in fiturity
That's why spirit should be well blooming like flowers growing

Keep victorious veracity in life as long as the holy soul be in the lives
So as to make life be more complete
That man be really active in doing activities
Life without victorious veracity seems like a night without sparkling light
Whereas it sounds dull with no brightening

Therefore,it should be in victorious veracity
That life will be in saved and loveliness
Which might bring self-confidence to human life
Whereas this world will be smiling to gaze rather than to sneer

sm/29/11/2017,copyright





Kepekaan


Setiap orang memiliki kepekaan dalam hidup
Selama nafas berada dalam daging
Meskipun hidup ini untuk sementara waktu
Untuk merasa oleh hati berada dalam sensitivitas

Dan itulah sifat manusia menjadi sensitif
Untuk membuat dia dapat menciptakan sesuatu yang dia lihat
Dengan orang yang berbeda dengan sensitivitas yang berbeda
Untuk merasakan segala sesuatu yang dia makan

Tidak heran jika manusia memiliki kemampuan yang berbeda
Karena manusia memiliki kemampuan yang berbeda
Yang tampaknya begitu banyak ukuran berbeda dengan kualitas yang berbeda
Dan hanya untuk menjaga dan membuat hanya hal yang sama

Ciptakan rasa kepekaan sehingga segala sesuatu di " untuk melihat
Itu akan membawa kreativitas yang baik selama hidup berada di kemuliaan Yang Mahakuasa
Untuk memberikan berkah untuk kehidupan yang bersamaan
Dan itu adalah upaya yang berharga untuk mencapai kehidupan

Kepekaan adalah kualitas yang dapat dibuat
Daripada membuat hal-hal yang tak memenuhi syarat
Yang mengindikasikan bagaimana manusia bisa melakukan apa yang dia lakukan selama dia memiliki keinginan untuk melakukan
Dan untuk memberi tahu betapa kesabaran dia mengacu pada kemampuannya dengan kepekaan

Mari kita harus menjaga kepekaan dalam hidup sehingga untuk membawa perasaan yang baik
Sementara perasaan mendalam berada dalam hati ke hati
Berbagi kemampuan dengan memiliki rasa kepekaan
Yang membawa hubungan manusia yang baik di antara digambar sebagai pencahayaan untuk menjalankan kehidupan

sm/29/11/2017,copyright





MAGNANIMITY


Magnanimity is a gracious motivation found in lives
That life be invited obtain magnanimity
To ensure man be a kindhearted to others surroundng
That's the positive outlooks be seen as a loyality

Magnanimity is a valuable thing found in the mind and heart
That can keep a high prestige of mankind's lives
Which seems like a golden daffodil in the garden of spring
Which might not be concealed as an ego of lives

Keep magnanimity if life so as to bring a good friendship
That be drawn as good behavior for grasping good deeds
Otherwise,all things be done will be useless regarded
As to show a gracious motivation for the sake of running lives

Create magnanimity in life as a source of love
That makes others be convinced to estimate that he or she is pretty
Rather than to be inconsistent to responsible everything
And that's a real fantastic as long as the life be in lighting

Man sometimes be magnanimous among others
Which the character is drawn from the beginning up to die
That be accepted caused by environment
To show life be in various to live in

Let's keep magnanimity in lives so as to build up consistent friendship
That brings happiness as long as this world is not broken into pieces
Which makes all creatures be no frustrated
Rather than to kill one with another without having magnanimity

sm/29/11/2017,copyright





EARNEST ENDEAVOUR


No one of the human beings has no earnest endeavour
As long he is a human with having thought
That providing helping of spirit in the lives
Makes human beings be more active to achieve something in life

Earnest endeavor is a glory providing
That God might have given blessings for the achievement
Whereas the grace is on the hand of man
That makes life be in enjoyment to find out valuable

Life seems to find out everything surrounding
That the efforts of doing something is really in earnest endeavour
Which should make a change in man's life
That seems like a growing tree from the first start to great blooming

And this is a actual test of human mind and feeling
Of how he or she is able to do some efforts of trying sophisticated things
That asking whether be patient or not
Though everything be done is just for a moment

Which seems like waves of the sea coming up to the beach
It is sometimes missing but simultaneously coming up always
To identify how precious endeavor be there coming
That's the nature of man to act as long as there has been efforts

To achieve something though it is hard to achieve
As human beings should be able to touch so as to gain satisfaction
That man should keep an earnest endeavor in lives
As a target of achievement in lives,,,as a target of achievement in lives

sm/29/11/2017,copyright





RISING ASPIRATIONS
siamir marulafau


Rising aspiration is not existed always in man's life
Since it is a brother of talent in every human life
That what is really dreamed as an ideology will be coming up
But not always,and it is good one for creating aspiration

Rising aspiration is like a rising sun provides sun light
That enlightens the lives living on the earth as a whole
It enlightens all the creatures,including flowers be beautiful
Whereas the seeds of flowers will be singing to attract

That all creatures be thankful to Almighty
Who makes happy and harmony in lives being living in universe
That all the things be created for the man all
And it is not only an image but the fact be seen as poetic words urged

Keep rising aspiration in life as a spirit to evoke interest
That man might have brought improvement in the lives
Be a kindhearted and hard working man to sustain for all
That all aspirations be in heaven

So as to run the life really needs aspiration be arisen
That this world will be smiling to gaze
As long as the breath is in the flesh to keep up holy soul
Where the Gangga river will be in flow identifying the fact

To keep rising aspiration in life is a precious medal that seems like a gold
That keeps improvement of spirit in life to be as a lighting
Which might not be put off away from heart and mind
Before going to sleep forever,,,before going to sleep for ever

sm/19/11/2017,copyright




RUMPUT KERING DI TANAH GERSANG
siamir marulafau


Ranting dikau patahkan
Membuat melodi kasih berhamburan
Daun-daun akan menguning sepanang masa
Jika biji ditaburkan di tanah gersang

Butiran-butiran cinta akan berserakkan
Sepanjang rumputnya tak palsu
Meskipun lara tersanjung di karang tak berlumut
Hamparan lautan kujelajahi akan mengering

Kepedihan hatimu akan tersemai di tanah tandus
Jika iringan melodi kasihmu tak bermuara
Akan sungainya meluap
Tak akan dapat terbendung sepanjang gerimis
Menghanyutkan kegalauan

Dan aku pun akan terbenam
Di kala tebing tak terpijakkan
Akan tergelincir sepanjang masa
Membuat cahaya hidup bagaikan seekor belalang
Hanya menenggek di atas rumput kering
Menelusuri butiran -butiran cinta di atas rumput tetangga

sm/16/12/2017





SYDNEY


Kutatap kota-mu berukir keindahan
Tertegun dengan aromamu indah permai
Gedung pencakar langit menyapa
Di kala laut biru tenang menyandar ketepian

Hanya rasa kerinduan bertahun sudah
Tergapai dalam kalbu sepanjang penerbangan kesampaian
Bercanda lara dengan gedung opera dikau tatap
Menjulur ke laut hanyut menghempaskan kerinduan

Kutataplah dikau sekarang
Meskipun dalam usia senja
Tak akan sirna sepanjang masa
Jika bayanganmu membuat fakta
Akan tersemai dalam dada sepanjang napas tak menyeberang

sm/19/12/2017





DI SINAR MENTARI PANAS
siamir marulafau


Hanya kegalauanku menyandar di atas sampan
Terkulai napas di semilir angin pantai
Sanubari teriris akan kerinduan
Di kala deburan ombak menyapa di atas karang tak berlumut

Gedung pencakar langit terdiam
Apa dan siapa syairku kualamatkan?
Hanya gelombang laut berbuih mengukir keindahan
Di kala langit kutatap cerah

Tak seorang pun menyerap kerinduan di atas pasir gersang
Rumput pun mengering terus menerus
Di saat sinar mentari memanas
Membuat suasana tandus di tepi laut terhempas

sm/19/12/2017
Foto Siamir Marulafau.
Siamir Marulafau






TELAGA
siamir marulafau


Bisikannya tak akan terhempas
Meskipun angin menghembus
Kata-kata dikau ukirkan merangkul kerinduan
Sepanjang ilalang berbisik melambaikan tangan

Cinta bersemayam selalu dalam napas
Sepanjang telaga tak mengering
Akan menyisir rindu ketepian

sm/28/12/2017





SALAM
siamir marulafau


PUISI SATU BARIS :Jangan dibiarkan napasku menyalam tangan-tangan jahil sepanjang dunia utuh sebelum mati

sm/27/12/2017




MERAPAT KE NO I :SUDAH KIAN ADA
siamir marulafau


Aku bukan berjalan di negeri langit
Hanya berceloteh dengan awan bergumpal
Mentari akan terbit,,,,dan bersinar
Meskipun sinarnya menghilang,,,,

Perjuangan sumutku akan tak ke mana
Sepanjang napas tak sirna
Sumut bukan sembarang,,,orang ,,,bukan sembarang hiasan
Pemimpin no 1 bagaikan berlian di temaram malam

Semut-semut di tanah gersang akan dapat berjalan
Tanpa suluh,,,,tanpa suluh
Daerahku bersinar,,,cermerlang di atas perjuangan
Pilihanku untuk sumut mengukir kemajuan

Akan terpilih,,,,akan terpilih
Siapa dan untuk siapa?
Sumut bukan sembarang ,,,,,bukan sembarang
Memilih pilihan yang handal,,,bersih bagaikan secarik kertas putih
Meskipun 2 tahun lamanya memimpin
Berbuat banyak bagaikan daun merimbun di sudut kota
Dukunglah,,,,dukunglah,,,dukunglah,,,

sm/27/12/2017




GELOMBANG LIAR
siamir marulafau

Berenanglah dikau mengharungi samudra
Laut biruku mengukir gelombang tak memutus
Ikan-ikan berenang melambaikan tangan
Bersahat pada semua orang

Menyapa dalam dunia maya
Berceloteh pada pengkail ikan
Janganlah memusnahkan ikan-ikan di samudra bahari indah
Napasmu akan tergulung dengan ombak

Memecah di atas pantai dengan selancar menghempas
Tak akan perduli siapa kau dan aku
Jika ikan hiu menerkam ikan-ikan tak berdosa
Di samudraku tersemai gelombang memutih dalam lara

Sepanjang buih gelombang tak mengganas
Pengkail ikan terdampar di terali besi
Jika gelombang laut samudra bahariku tak dihiraukan
Akan memusnahkan semua pincalan tanpa nama

sm/26/12/2017





DI KALA HUJAN MENYAPA
siamir marulafau


Di kala hujan menyapa dan tersenyum
Lara teriris sudah,,,,
Gunung pun berteriak
Kabut menyelimuti duka

Meskipun terhempas di tanah gersang
Napas tersengat ,,,di kala langit tak membiru lagi
Hasrat terdampar di atas pasir
Bahtera gulung layar

Nelayan menjerit,,,,
Kapan badai berakhir
Samudera bahari berbayang,,,samar,,,samar
Periuk-periuk berguling-guling

Api tak akan menyala lagi
Perut semakin kosong
Piring-piring tak berisi,,,,terhempas,,,terhempas
Hanya tetesan air mata terisi gelas kosong

Semuanya buta,,,,semuanya buta,,,,semuanya buta
Apa dikau pikirkan?
Hanya kayuh sampan terdampar dan patah
Tak akan kutunggu dan sebelum dan sesudahnya

sm/26/12/2017





PASIR PUTIH
siamir marulafau


Pasir pulau negeri pociku putih
Memutih bagaikan salju dilereng bukit
Hari bahariku pun terasa indah bagaikan surga
Tak akan terbang sampai ujung dunia

Jika pasir itu tak dibiarkan berkelana
Di daratan tetangga mengukir duka
Jika terhempas dengan angin badai mengganas
Akibat kantong kering tak beralaskan

Mau kemana harapan bangsa?
Jika pasir-pasir tersemai di dasar laut berhamburan
Siapa akan dituntut kemudian?
Tak satu pun deburan gelombang berceloteh

Hanya rasa kedongkolan bermunculan
Apa dan siapa penyairnya?
Indonesiaku negeri bahari tercinta
Berpotensi alam mengukir bahagia

Sepanjang akal pikiran sehat
Mau kemana kutaburkan pasir-pasir putih ini?
Hanya nilainya miliaran,,,
Apakah berguna untuk kehidupan ?

Meskipun lautku tak mengering
Pasir-pasir putihku tak berkelana sepanjang masa
Jika cinta kasih kugenggam dengan rakyat melarat
Jangan musnah sampai terbakar,,,

sm/23/12/2017





LAUTKU TAK AKAN KERING
siamir marulafau


Lautku tak akan kering
Meskipun kapal-kapal asing membludak
Menghitung untung di atas karang terjal
Sepanjang mata hatiku terang benderang

Memantau selalu di mercusuar
Tak berkelip lagi,,,tak berkelip lagi,,,tak berkelip lagi
Tak sebatang karang laut merapuh
Apa pun dikau petik di dasar lautku

Tuhan akan tahu,apa isi hatimu
Jika lautku diteteskan racun
Pada semua ikan mengaung dan bermatian
Apakah itu kehendakmu?

Aku hanya menerjangkan peluru
Berabad lamanya kuingat akan racunmu
Jika kapalmu tak mengukir keindahan bahariku
Akan terbakar hanyut di dasar laut

Dan tak akan dikau musnahkan
Teripang-teripang terduduk bersujud
Memnita ampun dan petunjuk
Di kau kail tanpa seizin tuanku

Tenggelamlah di dasar laut
Akan memupuk karat sepanjang waktu
Dan doaku tergapai sudah di ujung tanduk
Meskipun dikau bermuka batu

sm/23/12/2017





KARANG PANTAI
siamir marulafau


Mengukir suka dan duka
Menenggelamkan rasa kegalauan
Jika lautku tak membiru lagi
Karang-karag pun ikut menceloteh

Mengapa karang lautku tak tajam lagi
Pertanyaanmu betul sekali
Hanya ikan hiu bersarang di bawa laut
Di kala laut tak bergelombang lagi

Meskipun air lautnya tak membahari
Harapan akan berbayang sejauh pulau ditempuh
Dengan dayung sampan patah
Meskipun kailnya tajam,tak akan ada arti

Sepanjang layarku terhembus angin badai
Di semenanjung teluk kutatap
Kapal-kapal ikan memburu isi laut
Para nelayan gigit jari

Dibiarkan atau tidak?
Terserah,,,terserah,,,terserah
Jika demikian hati nuranimu
Membiarkan perut kelaparan

Biarkan karang pantai berceloteh :
"Sungguh dunia kejam,mematikan ikan-ikan
Di bawah karang laut tersemai kerakusan,
beribu ekor ikan hiu memgganas,memangsa"

Perikemanusiaan sirna dihantam badai
Tak akan dapat berkelana lagi
Semua harapan terbakar
Terdampar di muara sungai,tak mengalir ke laut lagi

sm/23/12/2017





NEGARAKU BERIBU PULAU
siamir marulafau


Negaraku beribu-ribu pulau
Melambaikan tangan dengan karang tak berlumut
Mengucap selamat datang 'Bahari"
Mengukir keindahan diatas pasir putih

Dengan deburan ombak memecah
Sampai sanubari tergelincir di atas kapal merapat ke tepian
Di kala nyiur melamai di pantai
Dengan semilir angin menghembus

Tak akan terbelenggu ,,,sampai berlabuh
Akan kutatap setiap pulau membayang dalam kalbu
Pulauku,,, pulau amat kurindu
Meskipun jauh kutempuh,,,meskipun jauh kutempuh

Tak akan kubiarkan terkuras
Terkuras dengan tangan jahil membuat hati galau
Sampai tetesan darah kutanamkan di atas pulau -pulau tak bersalju

Akan kuapakan ini pulau?
Mengucap semua makhluk berbahari di laut biru
Sepanjang pulau tak akan sirna di kala langit tak tergapai
Sepanjang lautku tak kering
Menghempaskan jasad tak berbudi

sm23/12/2017





LAUTKU BIRU
siamir marulafau


Lautku biru bagaikan langit biru
Meluas sampai ujung dunia
Ikan-ikan bergelimpahan di bawah karang
Kuselamatkan sampai tetesan darah mengalir

Lautku membiru mengumpan kail bermata biru
Akan kudamparkan pincalan berlabuh
Beribu pulau terindah dengan karang menjulang tinggi
Dengan pantai pasir putih mengukir bahari

Di deburan ombak menyisir kelalahan
Di kala mentari bersinar menyinari
Tak akan membiarkan lautku membeku
Sepanjang napasku tertuang di atas garam tak berembun

Biarkanlah lautku mengalir ke pulau-pulau
Di sana akan berkelana dengan kail tajam
Menghempaskan manusia tak bertanggung jawab
Akan dibakar sampai terapung di atas laut biru memanas

sm/23/12/2017





NURTURE YOUR HEART WITH RAPTURE
siamir marulafau


No one avoids life from rapture
Since life needs exchange in the lives
Where life has a sensitive organ
That might bring sensation to achieve raptura

Let your heart be in nurture
So as to keep beautiful life with no difficulty
Let it be blossomed like daffodil blooming under the tree beneath the hills
That sparkling like stars in the night

Makes your heart be in nurture
With full of green leaves to cover the lives
That brings a fresh to run
Where the world be in the smiling to gaze

That it is a must to make heart be in rapture
So that life will be in boredom
Which leads life be more meaningful
To avoid hell that has no aim

Let this heart be like a calm sea with has no waves
That you ship be saved to anchor
Up to the island be smiling to accept
That your heart is really in rapture

Let your heart be in peaceful to achieve rapture
Since it is a part of human organ
To show how your heart be in the nurture
That might be inseparable from your heart up the end of life

sm/23/12/2017,copyright





SERENITY
siamir marulafau


Life needs serenity while living
Which brings no sounds from every corner of lives
That provides calmness in activities
Whereas life be more fixed

Without having disturbing from one side to another
Away from a noise to a peaceful place
That let it be flown from the lives
As long as it be controlled with having no effect

Let serenity no be missed away
With no disturbance be kept in the lives
If there is no,how can lives be peaceful
That should not be thrown away from

Serenity is a essential things be kept in mind
Since it provides with no sound like a thunder storm
That makes life be no more calm
Which seems like a sparkling light in the night

If serenity be kept calmly
Life be more and more improved
Since the mind will be in the soothed
Might brain be in a good color of thought

Let serenity be in mind
That brings a meaningful to do action
To achieve the target of is being done
With serenity be in surround without sound

sm/23/12/2017,copyright





SPREAD LOVE AND LIGHT


Love is a flower of man's lives
That is a precious gift by Lord
Love is an exchange gift given from one to another
Every corner of lives that love spread like lighting

Let love spreads like growing flowers
That might be in the need of watering
So as to make life be meanigful
Is not like the dark night

Let life be in love with having light
To avoid boredom in the lives
Though lives be so poor

sm/23/12/2017,copyright





LAUGHTER IS THE LUSTER OF LIFE


Life seems be beautiful with a laughter
Might bring happiness with having lifeless
That creates the luster of life
It is like a melody found in every live

Even the poor bursts into laughter
That is a right for every man
To laugh as long as the world be smiling
That brings a joy to run the lives

Which might not be in the sadness
Like the sun providing light
To create a laughter will be like blooming flower
With has no a feeling of negative

To think over and over what this world looks like
To soothe the mind that achieve the calm
That looks like a medicine to cure
With no side effect to man's lives

By laughter lives seems like a calm sea
With no waves roaring from side to side
That life be luster with no enemies make life be peaceful
To forget life problem in any angles

Even friends will be close in the lives
To attract attention for human relation
That should be in burst of laughter
Whereas life will be like a blooming rose

sm/23/12/2017,copyright





AKU HADIR IBU
Siamir Marulafau


Aku hadir di pangkuanmu,Ibu
Tak akan sirna sepanjang hayat di kandung badan
Tak akan terlupakan sepanjang masa
Sesungguhnya kasih dikau suguhkan tersemai dalam dada

Tak akan lenyap begitu saja
Di hari ibu mengukir keindahan,,,
Langit tersenyum di kala tugas teremban
Hari-hari membesarkan jiwa raga

Dari merah ke titik putih
Membesar sampai senja mengukir bahagia
Tak ada siang dan malam menanggung derita
Menjinjing,menggendong sejak dalam kandungan

Membawa berjalan mendaki dan menuruni lembah
Tak merasa lelah,,, tak merasa lelah
Kasih sayang tertuang,,,tertuang,,,tertuang

Bumi pun menggeletar di kala kasih bersinar
Sepertinya malam kujelajahi menerang
Bagaikan bintang berkelip sepanjang malam
Dengan titipan kasih mengendap dalam darah

sm/22/12/2017





Ketika hatimu jatuh cinta
Siamir marulafau


Tidak ada yang menolak cinta
Ini adalah hiasan yang berharga dalam hidup
Aku cinta di mana pun aku bepergian di dunia
Karena Anda adalah cinta anda
Yang tidak terpisahkan dari kehidupan kamu
Anda adalah mawar dari hidup anda dalam setiap hari dan malam
Karena Anda menjadi bahan bakar hati anda
Itu terlihat seperti bunga di taman musim semi
Tidak pernah saya melanggar janji saya untuk mendorong cinta
Tidak hanya dari bibir
Tapi itu datang dari hati ke hati
Yang mungkin tidak dipertukarkan
Saya dalam cinta untuk mengungkapkan perasaan terdalam
Untuk membuat orang lain tahu aku dalam cinta
Biarkan cinta anda berada dalam hidup anda selama dunia ini milik kita
Selama laut tidak mengering, sayangku
Aku dalam cinta,,, aku dalam cinta
Yang sulit untuk mendorong
Dan itu hanya akan berada di dalam perasaan batin
Itu mungkin tidak seperti jatuh air tanpa kesan

sm/21/12/2017,copyright




RING IN THE NEW YEAR
siamir marulafau


Thy soul will be in the new year
Perhaps is not as the same as the previous
Since its color is good smell
Though it has not yet come to my cottage

I feel as its color touches thy mind
For its perfume arises good smell through my nose
And i confess that is not false dream
To improve my spirit to visit the year

Though it is not the year of my birth
I should have to respect its coming
That i never break a promise in the lives
That the is a real gold in thy life

Let ring the new year that everything will be exchanged
And it might be not as the same as the previous
To brig the live be more better in the future
I hope so for the next year,,,I hope so for the next year

sm/30/12/2017,copyright





BIDDING ADIEU TO THE YEAR
siamir marulafau


How can I separate thy self from the previous year
Since it reminds me always
For it a apart of my blood to react
That might not be forgotten up to die

It makes me amazed to state
That the perfume of the previous year is still in thy lung
How can it be left far behind the lives
It looks like a standing palm tree in the garden of spring

That has been planted in lives for 12 months
I have to say good bye as for the last utterance
That the final door of saying good bye
So as to visit the new year,2018

Let spirit bidding adieu to the year
So as to improve the life in the future
That all the world bee seen will be smiling to gaze
Whereas all the mistakes should be missing

That God will be smiling in radiant claims
While man should need apologize
That's the glory of Lord be accepted
Otherwise,all the creatures will not be saved

Let life be in bidding adieu to the year
So as to say how harmony of life there will be
As long as the breath be in with holy soul
To make mankind be more realize to gain the meaning of the year

sm/30/12/2017,copyright





LOFTY IDEALS
samir marulafau


Lofty ideals should be in the life man
As long as it deals with breath
To bring high a prestige being living
That indicates man having a mottos

Let life be in lofty ideals that life seems so fair
With no worries to examine
That it is really a main goal for living
Though the life is like a rainbow

Let life be in lofty ideas that looks like a booming flower
In the garden of spring that might be picked up
So as to fill up emptiness of life
When the coarse thought covered the mind

Let lofty ideals be a sample of life to run
As long as this world is a fellow of us
Before the death comes to fetch
That looks life spring flowers to provide the seeds

Whereas the man will be entertained
To acknowledge how beautiful life there is
That lofty ideas will be covering dreams
While the man can be united from one place to another

Keep lofty ideals in life to gain colorful dreams
Which might be the lighting in the lives
And be a golden daffodil in man's Lives
As long as the breath be in the blood

sm/30/12/2017,copyright





SANCTITY
siamir marulafau


Every man be created should be in sanctity
A heart of man should be like that
That be inspired by holy soul provided
Whereas Almighty gives it as a precious

Let life be purified and nurtured
That makes man be beautiful as ornament
As long as the breath be in the flesh
And God will be giving blessing as well

Life should be in sanctity that be a like heaven
To come and enter the paradise with holy brain
With no sin to bring,,,with no sin to bring
That God will be smiling to gaze

Sanctity is like a weapon to run the lives
That might brings a fortune to save the life
Otherwise,God will be angry
And rejects the coming of mankind to enter paradise

Keep life be in sanctity that life be well in peace
That blessings be in right and left hand
Whereas God is the mercy of all
No one will be executed if the sanctity be in mind

Sanctity is valuable ornament of life
Since it is a worth for the man's lives
It looks a clean blue sky
That gives a real goal to achieve in the lives

sm/30/12/2017,copyright





SCATTER KINDNESS
siamir marulafau


Never scatter kindness be separated from the lives
Since it is a gold of lives
That might be a fine dream to be searched
And be like a moon light in the night

Let life be in kindness and spread from life to life
Regarding as large sea to be explored
Scatter kindness is a brilliant ideas
That provides happiness to man's lives

How can it be inseparable?
That bring a lighting every year
To keep a good relationship to others
That makes this world be smiling

Let life be in scatter kindness that life be as like a booming flower
Which its tree will be a strength of man
Planted in the garden of spring,,,planted in the garden of spring
As if the leaves will be the pearl of kindness

Let keep scatter kindness in lives that makes life be more flexible
To keep human relationship from one with another
And it will be growing like daffodils under the trees beneath the hills
That might not bring worried to man's lives

Scatter kindness is like a candle of lives
To enlighten the lives wherever to travel
And be a like a stick when walking in the mid night
So as to bring loveliness in life being settling in universe

sm/30/12/2017,copyright


----------------------------------------------


Puisi satu bait : Semua aksara puisiku tertanam dalam napasku selama mendengung dalam dagingku
sm/30/12/2017