RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Kamis, 26 Januari 2017

Kumpulan Puisi LUmbang KAyung - AKU RINDU


BILA AKU MAMPU,
CINTA KU ADALAH IBADAH,
BUAK KAMU DAN DAN AKU,
DENGAN ILHAM MAWADAH SAKINAH DAN WAROHMAH.

By : LUmbang Kayung


--------------------------------


Buat apa bicara,
Bila tak sanggup memikul beban,
Kan lebih baik tersenyum tampa suara,
Dari pada nenjadi kegelisahan ,
Yang selamanya bertatahta di dada,
Bila itu bukan untuk kebersamaan.

Aku cinta Indonesia,
Aku cinta Pancasila,
Bukan angkara yang menjadikan kami murka.

By : LUmbang KAyung





# AKU RINDU #


Hujan turun lagi,
Aku sendiri,
Sunyi dan sepi,
Semoga dapat ku lalui,
Di malam ini,
Sebelum terbit nya mentari.

Ada lamunan,
Menemani lelah ini,
Walau berteman kan hujan,
Aku masih menanti embun pagi,
Biar pun kini di dalam kegelisahan,
Aku terus menanti.

Selamat malam lamunan,
Selamat malam kenangan,
Di dalam kerinduan,
Dalam kegersangan,
Aku menanti impian,
Bersemi menemami kebahagiaan.

Mungkin langkah ku telah terhenti,
Jalan ku berbatu,
Aku pun tak dapat berlari,
Mengejar sepintas banyangan semu,
Tentang mimpi yang ku nananti,
Menemani setiap pejaman kelopak mata ku.

By : LUmbang KAyung




# SEBERKAS IMPIAN #


Di cerah nya mentari pagi.
Ku gapai kan impian,
Aku ingin berlari,
Mengejar kehidupan,
Mengejar janji janji,
Untuk menggapai ke bahagiaan.

Akan kah ku melambung tinggi,
Akan kah ku tembus awan awan,
Di antara pelangi,
Ku tulis kan nada kemenangan,
Dari setiap buayan mimpi,
Yang menemani rembulan.

Burung burung kian berdendang,
Embun embun kini menghilang,
Aku sadar dari lamunan yang datang,
Tak mungkin ku terbang tinggi melayang,
Tak akan terhapus rasa bimbang,
Meninggal kan bayang bayang.

Terima kasih Illahi,
Aku masih mampu berjalan,
Di atas telapak kaki ini,
Yang ingin menggapai seberkas harapan,
Walau keringat ini terus membasahi,
Walau memikul beratnya beban kehidupan.

By : LUmbang KAyung.
Tanjung Balai 12:02:2017




# SENYUM MANIS MU #

Dalam duka,
Ku tinggal kan cinta,
Dalam suka ria,
Ku kabar kan bahagia,
Supaya tiada air mata,
Menetes di wajah mu nan manja.

Semua ini ku lakukan,
Dari rasa sayang,
Ke ikhlasan,
Kesetiaan yang tak menghilang,
Akan menjadi perjuangan,
Perjuangan ku yang panjang.

Terus lah memberi kan ku,
Indah senyum manis mu,
Hanya itu yang ku mau,
Yang selalu ku rindu,
Dari mu,
Bidadari surga ku.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 13:02:2017






# AKU TAK LUPA #

Demi indonesia,
Demi pancasila,
Dan demi bineka tunggal ika,
Agama di sini hanya lima,
Ahok komonis nyata,
Ahhh bagai mana Bpk presiden kita?,
Apakah ulama yang cinta di indonesia,
Menjadi tumbal negara,
Atau itu sudah mulai biasa.
Dari sikap mereka itu semua,
Dan yang aku tau hanya,
Aku cinta pancasila dan indonesia.

By : LUmbang KAyung





# DAHULU PERNAH ADA DERITA #


Dahulu pernah ada,
Pejuang pembela bangsa,
Pahlawan pembela Pancasila,
Walau berbeda suku dan agama,
Demi merah putih Indonesia,
Mereka rela berkoban kan nyawa.

Dahulu pernah terjadi,
Pemghianatan Pki,
Pancasila di hina dan di caci,
Merah putih di nodai,
Sedang kan Indonesia di dustai,
Meninggal kan kenangan derita Pahlawan Repolusi,

Kini telah terjadi,
Rakyat di adu domba,
Ulama tersakiti,
Teror meraja lela,
Atau ini semua sudah menjadi budaya NKRI,
Sedang kan sang pemimpin diam saja.

Aku hanya bisa bersuara,
Aku hanya bisa berdoa,
Semoga merah putih dan pancasila,
Tak lagi ternoda dan di nista,
Dan semoga aku tak lupa,
Derita yang pernah terjadi di Nusantara Indonesia.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 10 : 02 : 2017





# SAYANG KU TAK PERNAH HILANG #


Debur ombak berlalu,
Lebur menghantam tajamnya karang,
Dan sang bayu pun mederu,
Mengiringi burung burung berdendang,
Namun di situ ada air mata duka pilu,
Menatap luasnya lautan yang terbentang.

Ku coba untuk menyapa,
Ku coba untuk bertanya,
Ku hiburkan dendang asa,
Namun lebur bersama air mata,
Dan hilang besama lara,
Tenggelam tampa suara.

Entah sampai kapan,
Tangisan itu reda,
Atau sampai tenggelam nya rembulan,
Aku tetap menemani nya,
Menatap lautan,
Mengenang kasih nya yang kini tiada.

Lihat lah aku disini,
Rasa lah cinta yang pernah ku beri,
Untuk apa menangis lagi,
Kembali lah kepelukan ku ini,
Dan mari kita ulang kembali,
Rasa cinta yang pernah kita miliki.

Buang lah duka lara itu,
Mari kembali bersama ku,
Karena aku tak kan jemu,
Menyanyangi mu sepanjang waktu,
Semua itu telah ku laku kan untuk mu,
Semenjak diri nya kau pilih menjadi kekasih hati mu.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 09 : 02 : 2017





# INSAN DAN MALAM #


Lelah ku menerpa,
Embun yang menyelimuti,
Kunang kunang yang memberi cahaya,
Tak memberi ku simpati,
Tentang arti gelora,
Yang kian mengundang sepi.

Entah apa arti mimpi,
Yang melelap kan ku nanti,
Di malam ini,
Dan ku sambut pagi,
Walau dinginnya malam ini,
Kian menghantui.

Tapi yang ku tau,
Esok mentari kan menemaniku,
Bangun kan ku,
Sadar kan ku dari mimpi semu,
Mimpi yang bisa menjadi kan ku ragu,
Tentang gita cita rindu.

Esok ku kan melangkah lagi,
Menerobos mimpi,
Mimpi mimpi yang tak ku mengerti,
Yang akan terus menemani,
Menemani ku di malam ini,
Hingga esok mentari menagih janji.

By : LUmbang KAyung





# UMPAMA MENTARI #


Andai aku kamu,
Apa yang kau mau,
Tentang sepi ku,
Hening membisu,
Nyanyian jangkrik kan mengusik mu,
Di malam kelabu.

Aku juga rindu,
Saling merayu,
Bercumbu,
Juga tentang waktu,
Yang terus mengganggu,
Menjadikan perjuangan ku dan kamu.

Tapi entah di mana,
Ku cari impian ini,
Impian yang bisa menjadi nyata,
Terus kan menemani,
Rasakan asmara,
Bersama kebahagiaan yang ku cari.

Namun kini,
Embun menyelimuti,
Dan lamunan ini,
Melahir kan satu janji,
Seumpama mentari,
Selamanya ku menyinari pagi.

By : LUmbang KAyung




# AKU MULAI LUMPUH #


Terkapar,
aku terdampar,
Hingar,
Bingar,
Tampa sadar,
Kini telah menjadi kabar.
Rapuh,
Runtuh,
Luluh,
Aku terjatuh,
Dan ku coba lagi Menempuh,
Bersama kaki ku yang kian Lumpuh.
Aku cemas,
Aku lemas,
Gejolak yang kian memanas,
Tak jua dapat tertumpas,
Sementara aku mulai terhempas,
Di tajam Bebatuan Cadas.
Selamat siang dunia,
Selamat siang Nusantara,
Segores Catatan Kini kian murka,
Dalam melawan huru hara,
Yang semangkin meraja lela,
Di dunia Dalam Nusantara Indonesia.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 20:02:2017





# MENINGGALKAN SENJA #


Mendung,
di mana mentari,
Apakah dia berselubung,
Sembunyi di langit tinggi,
Atau dia bingung,
Menatap Kehidupan ini.

Hujan,
Akankah membasahi bumi,
Batasi sebuah perjalanan,
Mengundang mimpi mimpi,
Dalam lamunan,
Di dalam hasrat hati.

Entah bagai mana cerita malam,
Senja kiang menghilang,
Dan sinar mentari telah tenggelam,
Bersama rasa bimbang,
Di saat menatap malam temaram,
Di antara tarian cahaya kunang kunang.

Biarlah resah yang bebicara,
Biarlah pungguk yang bersuara,
Aku Hanya manusia biasa,
Yang larut dalam jeritan jiwa,
Jiwa yang terlunta lunta,
Di kala malam meninggalkan mentari senja.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 03:032017





# MISTERI CINTA #


Aku berlari,
Dalam petualangan,
Menelusuri pantai,
Menerobos hutan,
Hanya mencari sebuah misteri,
hingga ku terkapar keletihan.

Ku coba mengukir bebatuan,
Dalam kelelahan,
Namu tiada yang dapat ku gambarkan,
Semua hanya menjadi goresan,
Goresan kekecewaan,
Yang tak dapat ku kabar kan.

Di mana?,
Sebening embun,
Biar dapat ku baca,
Arti sebuah ke bahagiaan,
Yang ku damba,
Yang ku impikan.

Aku kian leleh berkorban,
Misteri tak jua ku pecah kan,
Atau ini sudah menjadi takdir kehidupan,
Yang hanya menelan kekecewaan,
Di dalam mencari ke bahagianan,
Impian yang selama ini ku dambakan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 02:03:2017





# SEBELUM MENTARI TENGGELAM #

sayup terdengar.
Nun di kejauhan.
Deru air mengalir.
Di balik bebatuan.
Dan di dalam sadar.
Ku kagumi keindahan.

ku tatap lagit yang tinggi,
Berhiaskan warna warni pelangi,
Dan aku tak sendiri.
Kicau burung burung menemani.
Menari terbang kesana kemari.
Di antara pohon pohon yang tinggi.

Aku terpesona.
Rasanya tak ingin pergi.
Walau hari mulai senja.
Walau diri mu Tak menemani.
Ada kekaguman yang terus menggoda.
Bersama redupnya sinar mentari.

Sebelum ku beranjak pergi.
Ku sebut nama mu.
Ku tulis kan syair puisi.
Tentang kasih sayang kau dan aku.
Juga tentang keindahan yang kan abadi.
Di dalam belaian hembusan sang bayu.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 27:02:2017





# CINTA KU BAYANGAN MU #


Kemana pun aku pergi,
Bayang mu terus menemani,
Tiada berhenti,
terus mengikuti,
Hingga kini,
Bersama ku di sini.

Kepada siapa ku bertanya,
Kepada angin ku kabarkan,
Kepada dinding batu yang menggema,
Ku kabarkan kerinduan,
Ku luah kan derita di dada,
Di dalam kesendirian.

Harus bagai mana,
Menikmati Kabut yang menyelimuti,
Sedangkan Impian dan asa,
Hilang bersama mentari,
Dalam dilema rasa,
Cinta yang tak dapat ku pungkiri.

Salah kah aku,
Hanyut bersama bayang mu,
Berdosa kah aku,
Bila aku rindu,
Sedangkan aku tak kan Mampu,
Untuk dapat memiliki mu.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 26:02:2017





# RUMPUN KEBERSAMAAN #

Daun daun berguguran,
angin berhembus perlahan,
Apakah pohon kekeringan,
Atau kemarau berkepanjangan,
Sedangkan mendung membawa hujan,
Dan aku telah lelah berpikir semalaman.

Masih ada pohon baru,
Tumbuh dan mulai bersemi,
Di situ,
Di dalam hati,
Di hati mu,
Para penerus generasi.

Angin kan berhembus bagai kan topan,
Hujan kan turun Mengikis pegunungan,
Dapat kah kita hentikan,
Atau sekedar menjadi tontonan,
Sementara Mereka tertawa cengengesan,
Duduk di singgasana kepikunan.

Mari kita ulurkan tangan,
Lengan baju kita singsingkan,
menyambung napas yang berjauhan,
Memberikan Satu kehidupan,
Yang telah di berikan tuhan,
Hingga derita nusantara dapat terhentikan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 24:02:2017





# MARI KAWAN #

Apa yang dapat ku rasa,
sang bayu membelai ku,
irama Tawa dan canda,
Mengundang rasa pilu,
Entah mengapa,
Tapi semua tau.

Aku dapat melihat Kesana,
Aku bisa mendengar nya,
Dari Tanah nusantara,
Bergejolak rasa kecewa,
Bergemuruh di dalam dada,
Tentang mereka aku dan kita.

Apa sebenarnya terjadi,
Aku mulai tak mengerti,
Agama yang di nodoi,
Ke agungan nusantara tersakiti,
Tapi mereka masih dapat tertawa tertiwi,
Atas air mata Negara nya sendiri.

Mari kawan,
Kita bina ke aneka ragaman,
Kita bina adat budaya yang berketuhanan,
Kita tidak saling mencari kesalahan,
Dari Semua kekecewaan,
Yang sudah di tentukan tuhan sebagai Ujian.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 23:02:2017

Kump[ulan Puisi Randy Handy - MADAH UNTUK WANITAKU


MADAH UNTUK WANITAKU


Serupa pujian sang pujangga
Madahku hanya untukmu wanita
Tak harus diksi terangkai mesra
Ini hanya tuangan dari rasa

" Kau adalah bidadari sorga
Yang diturunkan Maha Kuasa
Menjelma jadi manusia
Temani aku di dunia "

Hanya padamu saja
Kuberikan semua cinta
Walau harus dengan nyawa
Demi segala gala

Hanya untukmu saja
Kuberikan syair cinta
Seperti madah pujangga
Yang memuja wanitanya

Bgr,10012017





PANCARAN SYAHWATI


Aku disin!
Diam sendiri menanti pagi
Duduk bersama malam sepi
Bicara tentang mimpi tadi

Ini untuk kesekian kali
Mimpiku geli sekali
Bukan komedi,bukan pula parodi
Tapi ini yang terjadi

Dia datang dibalik pelangi
Dengan senyum tak tampak gigi
Wangipun seharum melati
Pancarkan aroma syahwati

Kusambut dengan senang hati
Wajahnyapun kudekati
Tapi mengapa terjadi
Kok aku malah dicium sapi.

Bgr,11012017





CINTA SEBENING EMBUN PAGI


Larik larik cahya purnama
Menerobos celah dedaunan
Biasnya memanjang
Berpendar di rerumputan

Di rerumputan itu
Disiram bias purnama
Nampak embun pagi
Yang datang menemani

Menemani rindu yang terjaga
Kepadamu wanitaku
Ini jadi inspirasi
Ku tuliskan kata hati

"Cintaku sebening embun pagi"
Bgr,12012017




BUKAN COWOK GALAU

Aku lari
Sembunyi
Ada gigi
Seringai

Hampir saja keplintir
Untung sempat kepikir
Kalau tak ngelak ke pinggir
Bisa jadi mangsa Vampir

Tuh,lihat mak Lampir
Dia cengar cengir
Dikiranya aku pandir
Senang dia taksir

Gak la yau
Aku bukan cowok galau
Hanya karena angpau
Terjerat pelukan Dikau

Bgr,130117





BUKAN COWOK GALAU


Aku lari
Sembunyi
Ada gigi
Seringai

Hampir saja keplintir
Untung sempat kepikir
Kalau tak ngelak ke pinggir
Bisa jadi mangsa Vampir

Tuh,lihat mak Lampir
Dia cengar cengir
Dikiranya aku pandir
Senang dia taksir

Gak la yau
Aku bukan cowok galau
Hanya karena angpau
Terjerat pelukan Dikau

Bgr,130117





CINTA SEBENING EMBUN PAGI


Larik larik cahya purnama
Menerobos celah dedaunan
Biasnya memanjang
Berpendar di rerumputan

Di rerumputan itu
Disiram bias purnama
Nampak embun pagi
Yang datang menemani

Menemani rindu yang terjaga
Kepadamu wanitaku
Ini jadi inspirasi
Ku tuliskan kata hati

"Cintaku sebening embun pagi"
Bgr,12012017

Senin, 23 Januari 2017

Kumpulan Cermin (Cerita Mini) Asrial Mirza - KETIKA BUDAYA TERCABUT DARI AKARNYA


SEORANG LELAKI DAN SEBOTOL BENZIN.
Oleh : Asrial Mirza


Siang di halte jalan Cokroaminoto Kisaran atawa di depan Sekolah Dasar,aku duduk setelah memarkirkan sepeda motor. Berselang beberapa saat punggung ini terhenyak di bangku batu yang panjang, seorang lelaki tua dengan tongkat besi steenles ditangan kirinya, duduk sebalahku..Rasanya aku termasuk orang yang tidak beretika juga sombong sekali, jika aku tidak menyapa lelaki yang duduk terengah-engah di sebelahku. " Bapak tadi dari mana.....?' ujarku membuka percakapan. Selanjutnya bapak tua ini bertutur kalau dia sedang olahraga jalan. Rumah tempat dia tinggal hanya sekitar 100 meter dari posisi kami yang tengah berbincang. " Beginilah kalau sudah tua, baru jalan sedikit saja terasa capek. Makanya hidup terlalu lama juga tidak ada guna, kalau kita tidak bisa lagi berbuat apa-apa. Menurut lelaki tua yang baru kukenal ini, dia hanya berdua saja tinggal di rumah bersama istrinya. Mereka makan dengan berlangganan sayur rantang. Tidak ada ikan apalagi daging, karena vegetarian. Sementara anak-anaknya sudah hidup dengan keluarga masing-masing, ada yang di Kisaran dan tempat-tempat lainnya. Sedangkan wanita yang masih setia mendampinginya tersebut kini berusia 85 tahun. Sedangkan dia sendiri baru saja merayakan ulang tahun yang ke 94." Saya sudah hidup di Kota Kisaran melewati beberapa zaman dan Kisaran ini adalah daerah yang sangat aman. Meskipun di tempat-tempat lain terjadi kekacauan, tetapi di Kisaran tetap aman. Masa saya dulu, kami berkawan tidak lihat suku, bangsa dan agama juga materi. Makanya pergaulan itu sangat nyaman dan indah. " Dulu kami pergi bersama-sama naik lereng(sepeda) lihat Ronggeng, karena masa itu belum banyak jenis hiburan. Beda dengan anak-anak zaman sekarang, kalau sudah kaya sedikit menjadi sombong. Pembicaraan kami terhenti, ketika seorang teman yang melintas dan sebelumnya kumintai tolong belikan SEBOTOL BENZIN, telah datang. Ketika aku mengisi tangki sepeda motor dengan benzin tadi, lelaki tua inipun beranjak pergi, meski tau di mana rumahnya, tetapi aku lupa menanyakan siapa namanya. Yang masih kuingat ketika disela-sela pembicaraan kami dia menyebutkan nama orang tuanya. " Ayahku Chin Beng.! Dan akupun menimpalinya bahwa sejak kecil sudah dengar nama Chin Beng, namun tidak kenal orangnya. Yang pasti tanah Chin Beng ada di hampir sepanjang sisi sungai Silau di Kota Kisaran. SEORANG LELAKI DAN SEBOTOL BENZIN, itulah kuasa ALLLAH, karena mogok kehabisan minyak, aku dipertemukan dengan lelaki tua turunan Tionghoa.


AKU DAN KEHIDUPAN
Oleh : Asrial Mirza


KEMARIN 30 September 2016. Allah memberiku umur genap 56 Tahun, diberinya pula seorang istri setia yang bernama Halimatussa'diah,dan dilengkapi dengan anak-anak yang tercinta, Asyifa Rizvi Al-Miraza(Mhs Psikologi USU), Baina Salsabila Al-Miraza( Siswa MAN Kisaran), M.Yusril Ihza Al-Miraza Hasibuan(Siswa MTSN) dan Ahmad Zidane Ukhrowi Al-Miraza Hasubuan(Almarhum). Suhanalllah Walhamdulillah Walaailaa Haillalahu Wallahu Akbar. Setiap tiba pada hari, tanggal dan bulan kelahiran, aku tidak mengingat usia yang sudah kulewati, tetapi yang paling terpikir adalah" Berapa umur yang masih tersisa yang akan kujalani.



BIROKRAT SEJATI
Oleh : Asrial Mirza


ENTAH angin apa dan bertiup dari arah mana aku tidak tahu. Juga tidak punya keinginan untuk mencari tahu. Kalau tiba-tiba orang-orang mulai bicara tentang suksesi kepemimpinan di Kabupaten Asahan. Entah siapa yang memulai dan entah siapa pula yang menyahuti aku tidak mengerti. Dan tidak juga coba untuk mengerti untuk persoalan yang satu ini. Hanya saja, secara jujur aku akui kalau membicarakan tentang suksesi adalah sangat menarik minat dan hati. Setidaknya bagi diriku secara pribadi. Begitupun ada rasa heran terbersit jauh di dalam lubuk hati, mengapa suksesi sudah dibicarakan sepagi ini. Bukankah Drs.H.Taufan Gama Simatupang MAP dan H.Surya BSc belum satu tahun menjalani priode ke II. Ini pertanda apa. Ini gejala apa. Atau orang-orang sudah tidak sabar untuk menduduki kursi nomor satu di Asahan. Atau juga ini adalah wujud dari sebuah kegelisahan dari masyarakat yang menginginkan(mungkin) merindukan perobahan pada daerah ini secara cepat dan signifikan. Akibatnya mereka sedikit kehilangan rasa sungkan pada keberadaan Bupati yang masa jabatannya berakhir tahun 2021 yang akan datang. Namun, harus diakui bahwa keinginan akan sebuah perubahan rasanya sangat manusiawi dan juga kebutuhan. Menyikapi bola salju yang sudah mulai menggelinding. kalau boleh dan tidak tabu, aku juga punya sebuah harapan. Harapan itu adalah, Bupati Asahan yang akan datang hendaknya dari kalangan Pengusaha atau Profesional. Ini merupakan sebuah tawaran dan membuka sedikit ruang kesempatan bagi yang ingin mengabdi buat Asahan. Karena, almarhum Drs.H.Risuddin dua priode memimpin Asahan dan Drs.H.Taufan Gama Simatupang MAP tengah menjalani priode yang ke II jadi Bupati dan keduanya sama-sama birokrat sejati. Siapa yang menjadi jagoan anda....!






TALENTA
Oleh : Asrial Mirza


SUATU ketika salah seorang sahabatku bertandang ke rumah dan menyampaikan keluhannya. Konon dia kesal, karena anak-anaknya sama sekali tidak memiliki talenta. Meskipun aku kecewa dengan sikapnya yang kuanggap kurang mensyukuri nikmat, namun aku berupaya untuk menjadi pendengar yang baik. Karena menurut hematku, jika dia kubantah, kekesalannya akan bertambah satu lagi, yakni sama aku.

TALENTA, yang orang-orang dulu menyebutnya sebagai bakat, bukanlah sesuatu yang istimewa dan kuar biasa. Sebab orang yang berbakat tidak serta merta menjadi hebat, tanpa berlatih dengan gigih, tekun serta sabar. Dan inilah sebenarnya rahasia itu. Bakat mungkin cukup 10 perosen saja, tetapi porsi latihan yang 90 perosennya. Kalau kata orang bijak, lancar kaji karena diulang, enak makanan karena dikunyah.

SEPERTI kataku tadi, dia tidak kubantah, tapi kuberikan gambaran dan pemahaman. Dengan alasan, agar dia tidak sesat karena kufur terhadap nikmat. Mendengar wejanganku ini, kuamati rasa kesalnya mulai memudar. Keadaan tersebut memang kuharapkan, sehingga aku bisa lebih leluasa dalam memberi pencerahan. Sahabatku yang marah dan kecewa, adalah gambaran prilaku umum para orang tua yang tidak bisa menerima kenyataan. Bahwa semua harapan belum tentu bisa menjadi kenyataan. Tetapi justru kenyataan sering terjadi dari yang bukan kita harapkan. aku katakan itu padanya, bukan berarti ada pemutar balikan fakta. Ini adalah sebuah kenyataan yang tentu saja bisa dibuktikan.
KETIKA, di tahun 1978, Tatan Daniel, Uli Famza Marpaung(Ramli Marpaung) Asrial Mirza(ketua sanggar) dan kawan-kawan lainnya berkutat di Sanggar Laras dan punya nama di Sumatera Utara. Eddie Karsito masih selengean dan tidak punya karya apa-apa. Jamak saja memang, karena di Sanggar Laras tidak hanya seniman yang berkumpul, tapi instelatir listrik juga ada. Kondisi tersebut mungkin saja akan terjadi hingga hari ini, kalau saja Asrial dan Eddie ditahun1981 tidak hijrah ke Jakarta.

MELIHAT kenyataan hari ini, Eddie sudah membuka lebar-lebar mata kita, bahwa TALENTA atau BAKAT itu penting tapi bukanlah segala-galanya. Karena latihan yang tiada henti serta semangat juang yang tinggi, akhirnya menjadikan dia orang daerah yang berprestasi di ibu kota. Kenyataan yang lain adalah, seorang Asrial Mirza yang ditahun 1980-an karya-karya sastranya menghiasi halaman-halaman media, hari ini tetap biasa-biasa saja.
SAHABATKU tadi akhirnya menarik nafas lega, gambaran dan pemahaman yang kubentang di hadapannya, ternyata telah menyadarkan dirinya yang selama ini dibebani persepsi yang salah. Seperti apa yang diungkapkan Khalil Qibran dalam sajaknya tentang posisi seorang anak, " Kau hanya bisa memiliki dirinya tetapi tidak bisa memiliki jiwanya."






KETIKA BUDAYA TERCABUT DARI AKARNYA
Oleh : Asrial Mirza


Ketika budaya sudah tercabut dari akarnya, anak bangsa ini menjadi gamang, terombang ambing dan melayang antara bumi dan langit. keramah tamahan yang dulu kini menjelma menjadi marah-marah, kepedulian yang dulu kini berobah tidak mau tau dan harga diri tidak lebih mahal dari sebungkus rokok. saatnya kita harus gelisah,kalau boleh meminjam kata-kata bijak almarhum ws. rendra siburung merak," orang-orang harus dibangunkan, kenyataan harus dikabarkan" dan yang terjaga dan masih bersikap siaga beramai-ramai memukul kentongan bertalu-talu, agar semua makhluk tersadar bahwa kebersamaan jauh lebih penting dari sikap keakuan dan arogansi yang kini justru sedang mengakar. ketika budaya sudah tercabut dari akarnya, mari kita hujamkan niat sedalam-dalamnya, bahwa hidup punya titik pemberhentian, sebelum lembar buku ditutup dan nyala pelita dipadamkan, sebaiknya kita wariskan sebuah catatan, bahwa doeloe bangsa ini begitu akrab, sehingga gunungpun bisa dipindahkan. wasssalam !






SEMANGAT
Oleh : Asrial Mirza


SEMANGAT, sepenggal kata ini memiliki khasiat yang begitu manjur melebihi obat produksi pabrik manapun atau dari segelas air sejuk yang sudah dimunajadkan tabib sholih di kampung seberang. Rasanya Istilah ini tidak berlebihan jika aku berikan kepada sekelompok orang-orang yang kini tengah bergelora syahwat berkeseniannya bak benzin tersulut api, sehingga tidak perduli meskipun sebentar lagi harga bbm akan melambung tinggi.

Adalah komunitas yayasan sahabat tiga puluh, ruang pekerja seni tanjungbalai, sanggar tari tiara intan, ketua pwi, knpi asahan. dokter yazid sabri, kepala man kisaran makmur sukri dan ratusan pencinta budaya yang sama-sama mengikatkan tali bathin dengan eddie karsito. Akhir-akhir ini kerap bertemu dan bersilaturrahim dalam bingkai merangkai kembali tali-tali seni dan budaya yang kusut dan yang berserakan. Hal itu dikarena sebuah prinsip yang sama, bahwa hidup dengan agama menjadi terarah, hidup dengan ilmu menjadi terarah dan hidup dengan seni menjadi indah.

Sedangkan bagi aku pribadi, kebersamaan ini adalah sebuah reuni sejak kami melangkah meninggalkan "sanggar laras" puluhan tahun yang silam sehingg membuhulkan rindu yang sangat dalam, meskipun sekarang suasananya jauh lebih ramai. Semuanya terharu mendapati kenyataan ini, karena hanya karena campur tangan Allah maka pertemuan terjadi, karena rasa sukacita kawan-kawan yang berkumpul dan bersinergi meneriakkan," Seni Pemersatu Jiwa" dan dengan semangat ini lalu eddie karsito mengajak kawan-kawan merajut mimpi untuk merilis sebua film kolosal tentang sejarah KOELI KONTRAK TEMPO DOELOE, dengan title " Annimie In Buiten Gewesten" yang Insya Allah penggarapannya berlokasi hampir seluruhnya di Asahan.

Inilah kerangka dari semangat itu, sebuah produksi film yang masih dalam wujud tataran ide, yang akan berubah nyata apabila banyak tangan-tangan terulur untuk menyambutnya, terutama dari saudara-saudara kita yang berdarah jawa(ma'af,boekan primordial). Pertanyaannya tentu saja adalah, mengapa stressing kita tertuju pada sudara-saudara kita yang sekarang mengguyubkan diri pada putra jawa kelahiran sumatera(Pujakesuma) dan organisasi suku jawa yang lain, karena film ini bertutur tentang bagaimana sejarah sampainya kakek dan nenek buyut mereka sampai di sumatera. Karena kata orang bijak, bangsa yang besar adalah bangsa yang ingat akan sejarahnya dan Boeng Karno ngomong" Jas merah, jangan melupaka sejarah.
TRAH(garis keturunan) tidak selamanya harus berasal dari darah biru,
karena pada akhirnya keberhasilan seseorang tidak semata-mata ditentukan turunan siapa, tapi bagaimana kita berjuang dengan disertai doa. Seperti ungkapa populer juragan sepuh Inggris, Churchil, " Saya tidak mau dipajang seperti banteng aduan yang martabatnya ditentukan kebesaran masa lalu". Maka sudah saatnya saudara-saudara kita bangga, karena sebagai anak manusia yang terlahir dari TRAH-TRAH biasa, tapi kini muncul menjelma menjadi orang-orang yang luar biasa dan sukses. "Annimie In Buiten Gewesten" adalah film anda, film kami dan film kita, maka kami undang seluruh masyarakat Asahan yang tua dan muda, khususnya yang punya benang merah dengan uyut kakung dan uyut putri," PAIJO dan PAIJAH" yang menorehkan sejaRah kelahiran anak, cucu dan cicitnya di tanah Sumatera, untuk bergandengan tangan bahu membahu mewujudkan mimpi tentang film ini menjadi nyata. Semoga Allah bersama kita, amiiin !




USWAH
Oleh : Asrial Mirza


"USWAH", artinya contoh atawa panutan atawajuga teladan. Begitulah keseharian Rasulullah bersikap. Ini bukan dongeng, karena kabar tentang sikap nabi yang humanis ini, bisa kita temukan pada lembar-lembar kitab suci al qur'an dan al hadits. Sehingga, bukan hanya sebab kenabian dan kerasulan beliau maka ummat mengaguminya, tetapi justru sikap dan prilaku yang sangat-sangat terpuji itu menjadikan beliau diidolakan kaum muslimin maupun kaum-kaum lainnya. Kalau dalam bahasa kinian, beliau itu disegani oleh kawan dan lawan.

LALU, siapakah pemimpin kita yang bisa dijadikan panutan saat ini, mungkin kira-kira demikian pertanyaan yang ada dibenak setiap anak bangsa. Pertanyaan normatif namun sulit untuk dijawab. Ironis memang, kalau diantara 250 juta rakyat Indonesia, kita tidak menemukan seorangpun pemimpin yang bisa dijadikan panutan. Inilah kenyataan itu, kenyataan yang membuat hati kita bagai teriris sembilu. Siapakah yang salah dan siapa yang mau disalahkan terhadap kondisi ini?

KONON, sebelum bangkit dan menjadi besar seperti sekarang ini, Korea Selatan adalah negara yang parah dan payah. Perekonomian berantakan, tingginya angka pengangguran dan kriminalitas sudah sampai pada titik nadir. Kondisi yang terakhir ini sebenarnya merupakan hubungan sebab akibat dari carut marutnya ekonomi. Sama dengan penyakit diabetes(gula) stadium empat, akan serta merta merusak jaringan-jaringan syaraf lain yang ada dalam tubuh. Sehingga pada akhirnya akan lumpuh dan mati.
ADA dua masalah utama yang mereka temukan, dari sekian banyak persoalan negara yang mereka kumpulkan. Yakni moral dan pendidikan.
Dua virus besar ini mereka terapi dengan program-program yang begitu signifikan. beberapa tahun kemudian, hasilnya sungguh luar biasa, Korea Selatan muncul sebagai raksasa dunia yang baru dalam bidang industri.

KETIKA kita bicara moral, tentu ada etika dan estetika di sana. Etika itu adalah adab yang bersendikan syara', sedang estetika adalah budi pekerti yang baik dengan berlandaskan budaya. Tampaknya inilah yang menjadi permasalah kita. Permasalah yang terjadi pada kalangan pemimpin dan rakyatnya. Jika penyakit ini tidak segera ditangani secara sungguh-sungguh dan serius, entah bagaiman nasib bangsa da negara ini. Mari kita contoh Korea. Kalau untuk yang baik, rasa-rasanya tidak harus malu mengopek pada orang lain. Apa artinya sok pintar, kalau sebenarnya kita memang belum pintar. Bangkitlah budaya bangsaku, bangkitlah negeriku Indonesia tercinta. SEMOGA !




SUNGAI
Oleh : Asrial Mirza


SUNGAI, adalah cerukan tanah yang dialiri air yang mengalir dari hulu ke hilir dan akhirnya bermuara ke laut. Meskipun liukannya bagaikan ular raksasa yang menakutkan, namun sejuknya air sungai membawa perarasaan menjadi tentram dan damai. Sungai memang penuh misteri, tapi sungai juga sumber kehidupan dan inspirasi. Sesaat anganku menerawang, mengingat seorang lelaki tua yang bermukim di tanah jawa dan kini sudah pergi menemui khaliqnya. Sayup-sayup terasa menerobos masuk gendang telingaku lantunan suara penyanyi kroncong dengan vibrasi yang menggelora " Bengawan Solo, riwayatmu kini, sedari dulu jadi perhatian insani. Musim kemarau, tak seberapa airmu, dimusim hujan air mengalir sampai jauh. Mata airmu dari solo, terkurung gunung seribu, air mengalir sampai jauh, akhirnya ke laut. Itu perahu, riwayatnya dulu, kaum pedagang slalu naik itu perahu." demikian sang maestro kroncong Indonesia almarhum Gesang, bertutur dalam syair lagu BENGAWAN SOLO. Gesang memang sudah tiada, tapi lagu Bengawan Solo dan karya-karyanya yang lain, tetap hidup di hati penggemarnya.

DI TEPI sungai Asahan sore tadi, cuaca redup dan angin sepoi-sepoi menerpa tubuhku. Sementara itu, persis di depan, samping kiri dan kananku, berjajar kawan-kawan dari Yayasan Sahabat Tiga puluh Kisaran dan komunitas ruang pekerja seni tanjungbalai, bersilaturrahim. Pertemuan ini entah untuk yang keberapa, tapi untuk ditepian sungai Asahan merupakan yang pertama. Sejenak semuanya terhanyut dalam suasana, seperti hanyutnya sampah-sampah yang mencemari sungai ini. Nun di seberang sungai, pada pertemuan sungai Asahan denga sungai Silau, ada dangau yang dibangun sebagai saksi sejarah. Menurut penuturan Wan Kumis(bukan Iwan Fals) konon, di tempat itu doeloe Sultan Asahan Pertama dinobatkan. TENTANG KOTA TANJUNGBALAI DAN SUNGAINYA, juga sudah diabadikan oleh seniman lokal dalan sebuah syair lagu. Lagu dengan irama dan rentak melayu ini, sungguh enak didengar, walau popularitasnya tidak sampai menandingi lagu Bengawan Solo.

"TANJUNGBALAI, salah satu kota di Asahan, menurut sejarah balai terletak di ujung tanjung, di pinggir kotanya sungai mengalir titinya yang panjang, lintasan nelayan menambah indahnya kota yang sakti, penduduknya ramai sopan santun budi bahasanya, seolah-olah kita sudah berkenalan lama. Duhaaai... adik jagalah nama kotamu ini, jadikanlah ia, agar menjadi kota yang sakti"(maaf, kalau syair lagunya kurang pas, karena saya tak hafal bukan bermaksud untuk melecehkan).

SUNGAI ASAHAN yang mengalir tenang, adalah saksi bisu pertemuan puluhan anak-anak manusia sore tadi. Sejuknya air sungai, sesejuk hati kami yang bertekad mewujudkan mimpi-mimpi menjadi nyata. Ada rasa syukur, rasa sukacita dan haru. Karena, di tengah hiruk pikuknya pertarungan memperjuangkan nasib dan kehidupan, ternyata masih ada orang-orang yang tetap menggeliat dan punya kepedulian. Mudah-mudahan komunitas ini bukan orang-orang terakhir yang punya kepedulian dan kegelisahan. Tapi sebahagian kecil dari ribuan bahkan jutaan orang-orang yang tetap merindukan sebuah perubahan. Genderang budaya kembali ditabuh, tarian Gubang harap dipergelarkan, agar kita tidak sempat lupa dan anak cucu paham sejarah nenek moyangnya. Lestarikan alam dan jagalah budaya!

KISARAN

Senin, 09 Januari 2017

Kumpulan Puisi Sabrina Kirana - KEMBALI


KEMBALI

Hari ini dia kembali
Menyapaku sepenuh hati
Bertanya kabar menyejukkan hati
Mesti sakit berkali kali
Mengapa masih peduli
Meski aku hanya tempat berhenti
Untuk memuaskan hati
Bodohnya aku menerimamu
Sore ini engkau berlalu
Hilang seperti hantu
Ada apa dengan hatiku?
Bantu aku melupakanmu

Medan, 30 Desember 2016
By Sabrina





SEBERKAS SINAR


Bias cahaya menerangi malam
Remang remang memberi harapan
Mebawa asa pada malam yang kelam
Hei... Kamu... Yang disana
Dalam hati aku menyukaimu
Dalam diam aku mencintaimu
Tapi cinta itu pergi bersama bayangmu
Hingga aku tertidur lelap
Berharap bertemu denganmu
Walau dalam mimpi

Medan, 29Desember2016
For qazima

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - KAU


KAU
Karya : Endang Misnawaty


Kau bagai darah,,,,
Yang mengaliri setiap nadiku
Berdesir indah bagai mimpi yang tak bertepi
Terbuai aku dengan senyum semu yang hampir punah
Kau bagai bintang dilangit yang tinggi
Menyinari setiap langkah kakiku
Yang menyusuri gelapnya malam
Bersinar bagai rembulan
Yang memancarkan cahaya indahnya
Dibirunya langit yang semakin temaram
Begitu indah ,,,,
Bagai lukisan yang tak terkuaskan oleh aksara
Diam membisu tapi penuh makna
Yang selalu mengisi setiap relung hatiku




RINDU TERINDAH HANYA UNTUKMU

Ada rindu diantara bintang bintang malam yang berkerlip dihitamnya awan.
Ada tangis yang tertahan karena rindu yang berkepanjangan.
Disini rindu itu terperangkap dalam dinding batu..
Tanpa lentera yang menyala.
Hanya kerlip bintang yang bertabur diangkasa luas...
Semua begitu indah...
Tenang dan penuh kedamaian..
Desiran angin malam begitu lembut menyapa..
Seakan ingin berbaur dengan keindahan
Dan rindu rindu yang begitu garing..
Binatang malam ikut bernyanyi mendendangkan lagu kerinduan..
Rindu rindu yang sakral seolah tak ingin terlupakan..
Rindu seakan nyanyian dewa yang bergelayut ditinggi nya bintang bintang malam.
Bersandar di dinding tebing yang curam.
Rindu yang indah dendangkan arti cinta dan kasih sayang..
Disini ...
Rinduku terpacak untukmu..
Terpaut dalam dinding beku yang dipengapkan..
Terpasung dalam lingkaran cintamu

By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku
Siantar 13 jan 2017 06.34




PERBEDAAN


Ketika ada perbedaan
Seharusnya kita menyikapi dengan kepala dingin dan ketenangan
Bukan dengan permusuhan dan saling melupakan
Toh periuk kita, kita yang memikirkan
Biarkan mereka saling mengadu kekuatan dan menunjukkan kekuasaan
Dan kuasa TUHAN yang akan memberi hukuman
Percayalah,,,,,
TUHAN itu maha segalanya DIA hanya sedang menguji umatnya
Perbedaan itu sangat indah jika disikapi dengan kasih sayang
Begitu juga dalam rumah kita bukan negara kita
Yang satu hobby nonton tv yang satu hobby main fb
Tapi mereka akan beranjak bersama jika malam telah tiba
Mencari mimpi mimpi indah dalam tidur malam yang lelap
Karena esok mereka harus berjuang
Mencari bekal kehidupan dan kebahagiaan
Semua akan indah pada waktunya
Dan jangan larut dalam permusuhan memperebutkan kekuasaan
Karena kita hanya manusia rendahan yang hanya menerima dampak mereka
Dan jangan bermusuhan karena mereka yang disana
Kita tidak tau ada apa disebalik itu semua
Tapi aku akan selalu bersyukur akan sikapmu yang memusuhi aku karena perbedaan
Karena bagiku perbedaan itu indah
Jangankan negara, rumah tangga dan saudara
Toh bayi siam yang dilahirkan bersama ada bedanya,!
Tapi aku tetap bersyukur juga karena aku dan dirimu berbeda
Tapi aku akan tetap menghargai siapa saja makhluk TUHAN didunia
Karena aku hanya sebutir debu dihadapannya
Yang akan terbang melayang dibuminya yang indah
Perbedaan itu indah,,,
Seperti kau suka minum teh sedang aku suka minum kopi
Tapi kita akan tetap menggunakan gula agar hidup ini manis
Semanis perbedaan yang TUHAN ciptakan untuk kita
Perbedaan itu indah,,,,,
Seperti sambal dengan kolak
Meski yang satu pedas dan yang satu manis
Tapi tetap disukai semua orang
Meski cabenya berbeda ada yg merah dan hijau
Ada yang kecil dan ada yang besar
Dan gulanya juga berbeda ada yang merah dan putih
Ada yang berpasir dan bergumpal
Yaaaaahhhh,,,,, sudahlah
jangan kita debatkan perbedaan lagi
Karena harga cabe sudah membumbung tinggi
Kita harus tetap tersenyum dan mensyukuri
Karena cabe juga sedang tersenyum
Melihat tingkah kita yang selalu salah tingkah
Karena sengketa mereka

==========
By Endang Misnawaty
Digubuk tua rumahku Siantar city kota tercintaku
19 januari 2017. 8:12


Kumpulan Puisi Aulia Zack Lee - PENGHUJUNG WAKTU


SELAYANG PANDANG


Jangan mengajaku berdebat apa itu cinta
Karna artikulasi cinta bisa saja berbeda bagi tiap jiwa
Sedangkan cinta itu sendiri tak cukup hanya dijabarkan dengan kata kata
Meski banyak kata yang mungkin bisa wakili cinta
Jangan pula mengguruiku tentang perasaan
Meski kau merasa hidupmu lebih berarti dari kehidupanku yang kau lihat sekarang
Karna menurut yang kudengar
Hidup itu kehidupan
Tak cukup sekedar hidup
Agar dianggap berkehidupan
Jika mampu!
Berilah hidup pada kehidupan
Baru kita mulai bicara perasaan
Jangan pula menceramahiku tentang keyakinan
Meski yang kau lihat dariku terlalu jalang
Karna jika bicara keyakinan
Itu lebih sensitif dari cinta juga kehidupan
Sebab dalam keyakinan
Ada sebuah titik dari vertikal ke horisontal dan vertikal yang searah vertikal
Semoga kau faham sayang!

Kebumen 04 Januari 2017
24ck




OPERA


Tuliskan saja pada dinding masa
Tentang aku yang gila
Tentang bagaimana aku buatmu terluka
Apa kau pikir aku takut semua orang membacanya ?
Hingga memberikan cemo'oh pada diriku dan mereka mengatakan padaku
" aku gila"
Maaf...!
Apapun mereka menyebutnya
Aku telah terbiasa memerankan peran yang selama ini kau tatap dalam pandangan mata
Dan bahkan ketika kau berharap diriku menjadi sempurna juga satu-satunya orang yang bisa berikanmu cinta
Apakah kau benar-benar bisa menjadi sebuah setia
Dimana akulah satu-satunya lelaki yang kau cinta
Tanpa dogma yang mengatakan hanya aku yang mampu setia

Kebumen 02 Januari 2016
24ck





TTM (teka teki masa)

Jika dalam hidup
Apa yang kita temukan tak seperti yang kita harapkan
Haruskah kita terus menyalahkan hidup dan beranggapan bahwa Tuhan tak adil dalam memberikan kebahagiaan ?
Sementara kita seringkali melepas/mengacuhkan kebahagiaan yang telah kita miliki
Karna kita beranggapan ada bahagia yang lebih dari apa yang kita rasakan sekarang
Lantas apa arti kebahagiaan ?
Sebuah cita-cita
Atau sesuatu yang kita inginkan
Jika itu yang kita inginkan
Haruskah kita menunggu esok
Dalam waktu yang berbias samar
Sedangkan saat ini hanya kita anggap hal biasa yang tak pernah kita perhitungkan
Yang besar kemungkinan pada esok menjadi sesal

Kebumen 01 Januari 2017
24ck





PENGHUJUNG WAKTU


Karna sehebat dan setajam apapun anak panah
Ia butuh busur dan seseorang untuk melepaskan dia pada sasarannya
Karna tanpa itu semua
Dia bukan apa apa
Dan dia takkan mampu melukai siapapun
Bahkan dia sendiri tak tau arah yang ditujunya
Begitu juga aku
Aku akan menikmati bisu
Manakala riuh rendah waktu
Tak mampu memberikan optimisme itu
Pada sebuah sasaran tepat dimana disitu ada bahagiaku
Dan kamu!
Jadilah busur
Sekaligus pemegang busur itu
Agar aku mampu menembus tepat bahagia yang ingin kita bidik disisi waktu

Kebumen 31 Desember 2016
24ck





IJINKAN AKU BERDUSTA


Untuk kali ini saja
Ijinkan aku berdusta
Tentang perasaanku
Tentang yang kumiliki dalam jiwa
Apa kau beranggapan aku terlalu mendramatisir suasana?
Hingga yang muncul diantara tatapan matamu adalah sesuatu yang nyata
Sementara apa yang kumiliki dan kurasakan
Tak sepenuhnya bisa kau fahami sebagai sebuah rasa
Aku sama seperti mu
Berharap kita bisa dipertemukan dalam sebuah suasana, di antara rentetan bahagia tanpa jeda
Namun ketika kau bertanya kapan itu semua menjelma
Sekali lagi ijinkan aku berdusta
"Setiap saat aku merasakanya"

Kebumen 31 Desember 2016
24ck





SEMUA YANG BERLALU


Dalam hidup aku pernah punya satu kesempatan untuk mencintaimu dan memilikimu
Dan aku bangga akan itu
Meski yang kupilih akhirnya semakin menjauhkanku dari dirimu
Hingga ahirnya aku harus merelakan kesempatan itu berlalu
Awalnya aku berfikir itulah kesalahan terbesar dalam hidupku
Dan sempat pula kuratapi kepergianmu tanpa lalu
Namun kesempatan sebenarnya bukan cuma saat itu
Karna apapun yang dapat kumiliki darimu
Aku pernah begitu menikmati bahagiaku bersamamu
Dan bila pada suatu ketika semua itu harus sirna dari hidupku
Setidaknya aku pernah memilikimu
Dan aku yakin engkaupun sama rasakan itu

Sumpiuh 26 DESEMBER 2016
24ck





SEMUA YANG BERLALU


Dalam hidup aku pernah punya satu kesempatan untuk mencintaimu dan memilikimu
Dan aku bangga akan itu
Meski yang kupilih akhirnya semakin menjauhkanku dari dirimu
Hingga ahirnya aku harus merelakan kesempatan itu berlalu
Awalnya aku berfikir itulah kesalahan terbesar dalam hidupku
Dan sempat pula kuratapi kepergianmu tanpa lalu
Namun kesempatan sebenarnya bukan cuma saat itu
Karna apapun yang dapat kumiliki darimu
Aku pernah begitu menikmati bahagiaku bersamamu
Dan bila pada suatu ketika semua itu harus sirna dari hidupku
Setidaknya aku pernah memilikimu
Dan aku yakin engkaupun sama rasakan itu

Sumpiuh 26 DESEMBER 2016
24ck





SKETSA BISU


Sengaja kugurat semu warna cintaku
Agar tak setiap orang bisa menikmati cintaku itu
Meski kadang itu semua menimbulkan pertanyaan pada yang menatapku
Tapi biarlah!
Sebab, aku berharap ada di tiap imaji yang mampu mengusik nalar para penyaksiku
Apa kau pikir aku membohongimu....?
Sama sekali tidak!
Karna yang kau butuh hanya nalar
Juga naluri yang akan menuntunmu pada cintaku
Bukan sekedar hasrat yang menggiring pilu
Ketika kau tak mampu menyempurnakan sketsaku yang memang bisu

Sumpiuh 25 Desember 2016
24ck




PALSU


Jika hanya memberikan siksaan rindu
Aku pernah tak binasa didera jarak ruang dan waktu
Apa kau pikir cintamu mampu membunuhku ?
Jika hanya semu bayangmu
Apakah kau beranggapan itu semua mampu memberikan utuh keyakinan atasku
Sementara nyata yang kini ku anggap berlalu
Pernah memberikan janji
Dan aku memilih mengubur semua itu
Maaf !
Jangan pernah kotori putih hatimu
Dengan segenggam harapan dalam semu
Karna dalam kenyataan
Aku telah membunuh ragu
Dan sengaja aku hitamkan mata hatiku
Agar putih itu benar benar berarti untuk hidupku

Wayhalim 19 Januari 2017 OTW PALEMBANG
24ck





SENANDUNG CINTAKU


Suatu ketika , aku ingin ada di dekapmu
Untuk berkata "aku mencintaimu"
Terlepas apakah kau sama mencintaiku
Atau bahkan hanya aku yang menikmati cintaku padamu
Setidaknya aku mempunyai sebuah keberanian untuk mengungkapkan perasaanku
Dan aku tak peduli apapun jawabmu
Bagiku cinta bukan sesuatu yang harus kupertanyakan
Karna aku terlanjur percaya pada naluriku
Akan siapa yang dicintainya
Dan yang pasti cintaku mengerti
Apa yang dia rasa
Dan dia juga faham siapa yang dicintainya

Jakabaring Palembang 20 Januari 2017
24ck






HANYA SOAL WAKTU


Aku sama sekali tak sempat berfikir
Apakah kau kan mampu mencintaiku sepenuh hatimu
Karna yang ada dalam hatiku saat ini hanya bagaimana caranya aku mampu memberikan bahagia itu padamu tanpa jemu
Tanpa batas yang memberikan kita jarak
Hingga dengan terpaksa kita nikmati rasa pilu dari rindu
Aku tau kini kau tengah berjibaku dengan perasaanmu
Tentang cinta juga perasaan yang ada dijiwamu
Serta bagaimana kau mampu menipu perasaanmu
Ini tentang kejujuran
Ini hanya soal waktu
Karna tanpa disadari kejujuran itu hanya bias semu dari kebohongan yang dipertemukan jemu
Yang tanpa dipintapun semua akan kau tunjukan padaku

Palembang 21 Januari 2017
24ck





KELU


Jika kau merasa bisa nikmati cemburumu
Lalu dimana kau nikmati cintamu
Sekedar imajinasi dalam hati
Atau sebuah asa esok hari
Karena tanpa kita sadari
Kita telah terjebak diantara ruang sepi
Yang tersudut diantara semua keinginan hati
Jika kau temukan bahagiamu diantara resah jiwaku
Apakah kau berniat membangunkan kembali cintaku yang terbujur kaku
Sementara ditiap kenyataanmu
Tak pernah ada aku dalam temu
Apa bahagia itu seperti itu
Sekedar bayang semu
Tanpa perlu risau batas ruang dan waktu

Palembang 23 Januari 2017
24ck

Kumpulan Puisi Ade Saputra Sunankaligandu - BULIR SYAIR KITA


♡SYAIR YANG TERPENGGAL♡

Semilir angin senja buai lena
Hembusnya membelai ulu kalbu
Lembut, menjala samudera jiwa
Jatuh, bersimpuh di palung rindu

Merona, warna cahaya mayapada
Lukisan pelangi penghias cakrawala
Kidung ombak mengalun merdu
Sukma rasa bermandikan syahdu

Kepak sayap angan lintasi batas langit
Terbang melayang ke taman surgawi
Hantarkan syair mimpi tak berbait
Buah karya sari pati hati

Lelap, syair mimpi di pelukan cinta
Bertilam permadani sutra asa
Hangat, berselimut jubah asmara
Dalam istana nirwana maya

Entah mengapa ?
Seketika langit gundah gulana
Pekik halilintar mencabik awan
Pecah, hingga remah rintik hujan

Warna mayapada hanya gulita
Lukisan di cakrawala punah terhapus
Untaian syair mimpi sirna makna
Terpenggal garis pemutus

Terpatung, berbalut nestapa
Ratapi sepenggal syair mimpi
Gambaran rupa samudera jiwa
Bertintakan sari pati hati

Biarlah,
Kan kukemas dalam legenda
Kan kurengkuh meski tak utuh
Suatu tanda, syair mimpi pernah kurenda

#DewaBumiRaflesia_05_01_17





♡ ARMADA TAK LAGI DI DERMAGA ♡

Lembayung senja di kaki langit
Semburat cahaya warnai mega
Taburkan rerona ufuk jingga
Surya tenggelam ke dasar laut
Seketika, gulita warnai mayapada
Cakrawala tak lagi perkasa
Gemapun sirna dilarung ombak
Sia-sia meski teriak hingga serak
Angin, hadir berwajah dingin
Sapa asa rupa arca
Diam, dibungkam cadar nestapa
Atau, telah letih mengutip angan
Yang kutahu,
Denting waktu terus melaju
Berotasi pada poros yang sama
Namun, masih jua harus kueja
Biarkan saja,
Serunai badai samudera
Lolongnya, nyaring menggelegar
Sebab, armada tak gentar tuk berlayar
Samudera kan bersahaja
Sebab, musim telah berganti
Lihatlah, armada tinggalkan dermaga

Tuk arungi lautan janji
#DewaBumiRaflesia_03_01_17




♡ BULIR SYAIR KITA ♡


Biarkan, angin nan menghapus
Guratan syair yang kuukir
Pada tiap helai desir semilir
Bila penat kala berhembus

Derai debu tak lagi rupa batu
Menelisik di sudut netra
Pecah membuncah bening telaga
Bukan, bukan karena itu

Geloranya di rongga dada
Ketika syair berwarna jingga
Aksaranya kian meronta
Meski di kubur dalam pusara

Pejamkan saja
Agar netra tak buta
Berkelahi dengan cahaya
Menantang terangnya surya

Aku hanya setetes embun
Tak mampu pupus dahaga
Atau penawar luka menganga
Sejenak kan sirna tertiup angin

Itukah, rupa yang kau kira
Sedang kau tahu rerona asa
Tiadakan usai mengukir syair
Selama darah masih mengalir
#DewaBumiRaflesia_01_01_17





♡ MENANTI SANG BAYU BAWA CERITA ♡


Malam kian lelap di beranda sunyi
Hantar jiwa-jiwa lena ke altar mimpi
Semilir angin lembut merayu
Hingga dedaun tertunduk malu

Aku masih terjaga dalam gulana
Mengeja rasa yang terbungkus kata
Ketika kusapa rembulan di balik awan
Sebab Binarnya buat ku tertawan

Entahlah, usah kau tanya
Mungkin cinta bukan matematika
Hingga tak terukur dengan skala logika
Sebab cinta sari pati samudera rasa

Entahlah, akupun tak tahu
Tanya saja pada cermin kaca
Akan kau lihat rerona air muka
Ketika paras ayu tersipu malu

Sebab, yang aku tahu
Benalu rindu kian bersemi
Penuhi lorong hati
Menjalar di setiap langkah waktu

Entahlah, sang bayu tak bawa berita
Hanya diam tak jawab tanya
Namun aku tahu
Desirnya terbalut jubah rindu

#DewaBumiRaflesia_26_12_16

Kumpulan Puisi Hany Juwita - LETIH


L E T I H


Hempasan angin flora

mendekap putik dan tunas-tunas.

Aku legam dalam letih mengais hara

tuk ganjal kehidupan yang mengalir sungai

Hanju_06 12 16




LONELY


Meluangkan waktu sejenak untuk diri sendiri, semoga mampu menciptakan damai dalam hatiku. Itulah pikiran yang membuatku berani menyendiri.
Di tempat asing aku menyatu dengan pohon dan sungai. Berbaur dengan gerombolan capung di padang rumput. Malamnya aku bernyanyi lagu, 'Bersama Bintang' ditemani kunang-kunang.
Ahirnya dada yang sesak karena rindu dapat teratasi ketika aku berhasil beradaptasi. Udara baru mengalir mengisi relung hatiku yang hampa.
Lalu...
Aku bertemu dengan tarzan, dia menyelamatkanku dari kejaran T-rex, dan aku jatuh cinta padanya.

290916_Juwita

Kumpulan Puisi Emmy Metamorfossa - MENCINTAIMU


DO'A
by: Emmy


Pagi itu, hatiku begitu gemuruh.
Dia.. perempuan tetanggaku menuduhku sedang berdoa.
Ku anggap itu fitnah.
Aku hanya tidak setuju kalau ia menjemur tikar di atas sumur.
Bahaya bagi anak anak, kalau sampai duduk di atasnya.
Maka ia menuduhku sedang berdo'a, mengharap celaka.
Mestinya aku tidak bicara tentang bahaya, karena "ucapan adalah doa" katanya.
Sungguh aku tidak sedang berdo'a.

Dan kekhawatiranku harus kalah dengan sang maha kuasa maha penjaga yang mereka punya.
Segala telah terpasrah padaNya.
Maka jangan bicara bahaya karena "ucapan adalah do'a" katanya berulang.
Gemuruh hati kubawa berlalu.

Senja ku pulang bersama lelah.
Darahku berdesir jantungku berdebar.
Ramai orang mengisi halaman.
Tenda kursi bendera duka berkibar.
Serasa beku kedua tungkai, terbujur kaku si anak comel menggemaskan.
Isak tangis laksana petir memecah telinga.

Si anak nyemplung sumur, dikira tikar datar terbentang.

Tanganku gemetar hatiku menggelepar inginku menampar.
Mencekik lehernya meremas mulutnya menanyakan di mana sang maha kuasa yang mereka punya?.

Betapa ku muak dengan isak yang membelenggu tangis raung seorang ibu, demi cinta yang tak boleh melebihi pada sosok sang imajiner.
Dengan air mata sepanas bara kukatakan padanya, sungguh aku tidak pernah berdo'a.
Dan ku pergi tak kembali..

Kisaran, 261216





MENCINTAIMU
by: Emmy


merindumu
bayangan cintaku

bahagia, kau bersarang di hatiku
bahagia, ku bagian dari hatimu

harapan -- keinginan
ialah racun pembunuh

menunggu -- bertemu
itu urusan waktu

aku mencintaimu
sayangi aku

itu saja

Kisaran,171216




LAMPU TAMAN


tebar cahaya temaram
tuai serangga gemulai

~emmy~
Kisaran,130117





PULANG


Ketika lautmu terasa tandus
angkasa maya menyamun angin.
Berdayunglah ke pulau teduh
hamparan terindah tujuan pulang.
Dirimu sendiri.

Emmy
Kisaran, 090202
#menyusun_kepingan_cermin





ARAHKU
by: Emmy


ketika mata kananku berumpama, mata kiri berasa mual ingin muntah.
ketika mata kiriku berkata-kata, mata kananku sedikit marah.
namun senyumku satu.
bak biduk kecil berlayar - harungi samudra dunia, searah nurani.
secara yang kupahami sendiri.

Kisaran,160217





BUSANA DENGKI
by; Emmy

Busana nian rapih
membalut diri,

Namun hati
menyimpan iri,

Setipis kulit ari
selubung jiwa dengki,

Sebak beruarai pedih
siung siung terkelupasi,

Kemana sembunyi wajah
busana suci tersingkap sudah.

Kisaran, 010217

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - MUTIARA CINTA


==KEILMUAN==
Karya : siamir marulafau


Hanya duduk termenung
Ulasan katamu bagaikan jarum
Menusuk di setiap kulitku
Ketajamannya merambat di urat nadiku
Sungguh tak kusangka
Ucapanmu tak membias dalam setiap jiwa
Bagai angin puting beliung
Menghempaskan harapan di atas karang tak berpilar
Disambar deburan ombak
Jasad hanyut ditelan gulungan ombak
Tak satu pun pincalan mengkail jasad
Senantiasa dunia gelap
Langit pun tak bersahabat
Di kala dikau membelah lautan tanpa pikir panjang
Merasa dirimu tak akan hanyut
Tergulung dalam jurang karang terjal
Patahan karang menjulang menikam sukmamu
Sampai tercebur di lembah fitnah
Mengklaim insan bodoh
Insan bukan malaikat
Hanya Tuhan menggariskan keilmuan
Dunia tak seberapa dalam perhitungan
Jika kesombongan jadi peluru menembus kulitmu

sm/09/01/2017





==GUBUK DERITA SEJUTA RASA==
Karya :siamir marulafau


Apakah mungkin berlalu
Derita tanpa henti-hentinya
Jendelanya tercabik-cabik termakan rayap
Hanya lampu teplok menyuluh
Di malam hari tak akan kuraba
Denyutan jantung tersentak
Meskipun impian bagaikan istana
Tak akan mungkin seribu jendela terpasang
Hanya daun rumbia melambaikan tangan
Tak seorang pun menoleh ke depan
Pintu-pintunya roboh
Diterpa angin yang memilukan hati
Sanubari pun mencekam
Nasib terhanyut dengan semilir angin
Air mata tertuang di pipi selalu basah
Rintihan dengan gundah gulana
Di celah-celah tepah rapuh
Tak memikat kesenangan dunia sekejap
Sinar membias di atas atap usang
Dari waktu ke waktu terasa tak nyaman
Hanya kutunggu saatnya roboh
Termenung di kala sinar tak lagi menerang
Di temaram malam kusajikan
Ikan-ikan tak berminyak
Kulahap dengan hati perih pedih
Hanya tinggal kenangan jika ajal menjemput
Terkubur di hamparan tanah diam
Meskipun denyutan nadi masih bergetar
Bayangan-Mu tersemai dalam jiwa
Sepanjang napas tak menerawang

sm/08/01/2017





Wajib Dibaca:

Opini Dalam Sastra
Oleh :siamir marulafau


Diharapkan bagi setiap Admin grup atau para permirsa yang membaca sebuah karya sastra apakah itu puisi,cerpen atau novel harus benar-benar meneliti dan menelaah karya sastra itu menyangkut pada tema, diksi, dan lain sebagainya terkait unsur-unsur puisi yang ditulis oleh penyair, dan jangan emosi dikedepankan oleh pembaca dalam menafsir bentuk dan makna karya sastra itu serta menghukum karya sastra itu adalah 100 % tidak bagus, dan kemudian menghapusnya dalam grup.Ingat, sebuah novel bertajuk"The lady Chartley's Lover" oleh D.H.Laurence yang dituding bahwa novel ini tidak bagus karena cerita novel ini keporno-pornoan, dan akhirnya setelah diamati dan dianalisis denga baik, novel ini termasuk novel yang paling baik sehingga pengarangnya mendapat hadiah Nobel.

Diharapkan adanya kiritik yang sehat dan segar sehingga penyair tak merasa dipojokkan dan lain
sebagainya karena ini adalah karya sastra yang bersifat relatif dan sukar untuk menemukan titik pangkalnya.Maka dengan demikian, kita sebagai pembaca atau pengkeritik harus berlapang dada dalam mengritik karya sastra itu dengan santun membuat sang penyair sadar akan kesalahannya.Kita sebagai pembaca harus tahu bahwa karya sastra yang dianggap tidak baik belum tentu tidak baik, dan kemungkinan ada unsur yang misterius di balik yang tersurat oleh pengarangnya.

Saya rasa ulasan yang sedikit ini akan mengubah cakrawala pemikiran dan tafsiran kita sebagai pembaca dan kritikus sastra di tanah air.Maksih.(Penyair Dalam Lingkaran Cinta/08/01/2016@siamir)





A FLYING BIRD


I am not a bird
to fly everywhere
in the day time and night
I merely find out
what place is for to settle
caused by the hard storm
I hardly could fly
Since my wings are broken
my heart seems not be like
what i guess
Once i fly
Remembrance in mind
That's life be useless without wings
And other birds will sneer to gaze
My power of love seems collapsed
To find out the tress is hard to sit on
I nearly fall down, i nearly fall down
No power to stand on
though the sky is bright
None of birds comes to me
and gives me fruits
I am really starving
For they mock me
While they are on the rocks
without gazing even a single minute

sm/08/01/2017,copyright





== GAYA DALAM SENJA ==
Karya :Siamir Marulafau


Apa pun gayamu dikau suguhkan
Tak akan tergiur jika senyummu hanya membidik kantong-kantong tebal

Di kala gerimis tak menetes lagi di kasur sutra
Hanya erangan dalam bayangan tersanjung
Rembulan malam menitip kasih
Tak sampai di penantian
Tak berkelip,sirna ditelan petir di kala senja

sm/07/01/2016





==TAK TERANGKUL LAGI ==
Karya :Siamir Marulafau


Jika tak sanggup lagi merangkul rinduku,lebih baik kumenerawang di langit biru

Sebelum kujatuh di ujung pohon bambu kulitku kubalut dengan awan

Walaupun angin menghembus kasihku selalu
Tak akan berpaling sampai bintang tak berkelip lagi
Di kala dikau melirik pada sinar lembayung

sm/05/01/2017





=BLUE SKY==


I am in the blue sky
to grasp your breath
though you are not there

My image is for you all
Since the sky is not dark
To say my longing

Whereas the wind will come there
To convey my greeting
And i don't say good bye
For me longing is really existed

sm/04/12/2016





==NAPASKU BUKAN UNTUKMU==
Karya:siamir marulafau


Jika dirimu enggan bersatu dalam jiwaku,enyahlah dalam napasku
Napasku untukTuhanku
Bukan untuk dirimu
Jika dikau selalu mengotori cinta suciku
Tak akan dikau gapai sampai usia lanjut
Dunia tak akan senyum lagi melihat dirimu
Angin sepoi pun ikut menghembus
Cintamu tak kan membias dalam diriku

sm/03/01/2016





==APALAH SEBUAH CINCIN==
Krya :siamir marulafau


Di pernikahan cicinmu mengkilat bagaikan sinar
Mejelang kematian cicinmu memudar
Cincinmu tak lagi mengukir keindahan cinta
Mengukir fitnah di lembah dosa

sm/03/01/2017





==HARAPAN TAHUN BARU==
Karya : Siamir Marulafau


Aku hanya menyulam tahun baruku
Dengan harapan tak sirna di ujung pohon bambu
Meskipun angin kencang menghembus
Tak akan patah sepanjang tahun
Jika kesatuan dan persatuan di negaraku bersatu
Walaupun di akarnya membelit ular-ular politikus
Anggaplah angin sepoi menghembus
Kehidupan akan tegak bagaikan pohon pinus
Tak akan menyenggol yang satu dengan yang satu
Lurus membentangkan dalam rana hukum

sm /02/01/2017





OPINI DALAM ASPEK ILMU :
Oleh :siamir marulafau


Dunia pendidikan berkiblat untuk mencari ilmu dalam upaya untuk menambah "Sumber Daya Manusia"(SDM).Ilmu itu ada dua kategori untuk mencapainya,yaitu : 1.Ilmu yang dicapai melalui pendidikan formil,dan 2.Ilmu yang dicapai melalu pendidikan Non-formil.
Ilmu yang formil ini lebih cenderung mengikat pada satu sistem untuk mengalahkan ilmu didapat melalui yang non formil berkaitan dengan legitimasi dalam administrasi suatu lembaga apakah S1,S2,S3 atau S teller.Pendek kata,setinggi langit pun ilmu seseorang jika tak formil,maka lirikan mata orang kan masih membelok ke yang memiliki legitimasi pendidikan yang formil,apakah bodoh atau tidak tak jadi masalah.
Makanya,banyak orang berduyun-duyun untuk mengambil pendidikan yang formil untuk mendapat legitimasi dalam mencapai satu tujuan.Masalah berkualitas atau tidak,masalah no3 tapi yang paling penting berhasil mencapai tujuan.
Tapi ada juga sebahagian orang yang sudah mencapai pendidikan S3 dan sudah merasa ilmunya setinggi langit padahal baru sampai ke bumi,dan menganggap semua orang bodoh dan tak mampu sebagaimana yang dipikirkan.Tapi jika ditelusuri,yang dianggap bodoh ini sudah masuk dalam cakrawala Nasional dan bahkan Internasional dan sudah mendunia dalam aspek keilmuannya.Keilmuannya sudah mencapai bulan bahkan mau pindah ke Matahari supaya lebih panas lagi.
Saya sebagai dosen senior FIB USU(Penyair Dalam Lingkaran Cinta) mengklaim bahwa orang seperti itu adalah termasuk orang yang paling BODOH dan bisa disebut sebagai "KODOK DALAM TEMPURUNG),dan dia harus memakai kaca mata tebal untuk meneropong orang-orang di sekitarnya.Jika kaca matanya kurang tebal, dia harus masuk ke OPTICAL untuk membeli kaca mata yang tebal lagi,
Wajib diingat bahwa ilmu sastra itu adalah ilmu yang cakrawalanya luas dan relatif luas,dan tak bisa kita mengukur sejauh mana,dan setinggi berapa seseorang yang belajar sastra memiliki ilmu sastra.Dengan demikian,kita tak bisa merendahkan seseorang siapa pun dia.Seseorang itu bisa saja lebih tinggi ilmunya dari kita.Contohnya : Seseorang itu lebih banyak karya-karyanya dibaca orang daripada kita,dan kemungkinan banyak teori-teori sastra yang diketahuinya.Kemungkinan banyak juga ilmu yang berkaitan dengan sastra yang dipelajarinya,seperti :Ilmu fisafat Sastra,Psikologi Sastra,Sosio sastra,Kritik Sastra,Sastra Bandingan,Sastra Modern,dan banyak ragam-ragam sastra yang dikuasainya.Sementara kita (yang menganggap rendah seseorang,karya dan buku kita saja pun tak pernah dibaca orang alias tak mampu,padahal diri kita SOMBONG.Terpikir saya,seorang kritikus Muda di negara ini bernama NARUDIN PITUIN baru tamat S1 dalam ilmu sastra tapi ilmunya segudang bangat,dan tak merasa SOMBONG.Saya melihat dan membaca Saudara Narudin Pituin atas keaktifannya mengkritik dan melihat beberapa karya penyair di negeri ini untuk dikritik berdasarkan ilmu yang dia peroleh dalam Proses Pembelajaran Sastra(PBM) terlihat sangat matang dan mantap.
Wajib diingat dan dihargai seorang pengarang dan kritikus Sastra,ilmunya sudah melebihi Doktor sastra yang bergelimang dalam dunia sastra,dan menurut pengamatan saya orang yang berbakat,ahli dalam penulisan karya sastra sudah kebanyakan memiliki ilmu teori Sastra yang memadai.Sedangkan yang sudah Doktor dalam ilmu sastra,kelihatan banyak yang tak mampu menulis karya sastra,dan mereka hanya mampu memahami jenis teori sastra bahkan merekayasa dan merusak teori yang sudah ada,hehehehe.Demikianlah ulasan yang singkat ini dipaparkan pada para permirsah di tanah air supaya mereka yang terkena ulasan ini harus sadar bahwa "DUNIA INI TIDAK SELEBAR DAUN KELOR". Untuk itu,wajib belajar
sampai ke liang lahat.Makasih.(Pdlc/09/01/2017)
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapanKomentariBagikan




==HAPPY NEW YEAR 2017==


I wish to be in 2016 still
But it left me behind
So i will be in 2017
I wish my age be more younger
My age seems to be older
Is it possible to grasp the young age?
I merely say happy new year for all
For sweet memory of the year becomes a remembrance
Never i forget in the lives
Though the year has gone away
Never i forget in the lives
And I have written down on my note
The new year i visit is really a perfume
To exchange all the features in lives
I really welcome to be bright in a hope
It is like a sun shining
It looks fresh for human advantage
Whereas the lives will be bright
The new year is a moonlight for all
I wish it to be from now and then
That's the new year of 2017 be a new change
To say good bye for 2016

sm/31/12/2016





== MUTIARA CINTA==
Karya : Siamir Marulafau


Sinarmu membias dalam raga
Tak menghanguskan harapan
Meskipun berlayar sampai ujung dunia
Tiang layar tak akan patah
Di kala alam besahabat

Jika rindumu menerawang di angkasa luar
Hidup akan terombang ambing di tengah lautan
Seiring pulau belum tergapai
Hanya hati gusar menyelam di dasar laut tak berkarang
Sungguh yakin dikau permata dan mutiara di lubuk hati mendalam

sm/29/13/2016





==MY TRUE LOVE ==


My desire is to grasp the love
You promise for one till trice

But never comes to reach my mind
Since you are the love

You are the moon of my heart
To give the lighting
Which never fades away

Let the sun knows how far my love be there
To give lightning till the sea is drying

And none of the winds blows my love
Since you are the fuel of my heart

As long this earth is not broken into pieces
As long as my breath is in yours

And only God knows
Of what it is in the lives of mine

For the sake of urging the love
Looks like snow to cover the truth

sm/27/12/2016,copyright





==CINTAMU SESUCI HATIKU==
Karya :siamir marulafau


Alunan suaraku hanya menitip rindu
Jika hatimu suci sesuci hatiku
Tak akan berpaling semenit pun
Jika kulbumu bersemayam dalam napasku

Hanya aku yang tahu
Mengukir kasih dalam relung
Sembari sinar menyerap hidupku
Berbayang sekejap selalu
Di kala rusuk kiriku menyelam dalam dadamu
Akan kubelai dengan kasih mesra
Sampai terbenam di tanah tak bersuluh

sm/27/12/2016





==REMEMBRANCE SMILE==


When you are smiling
My heart becomes happy
As long as this world is not broken
And you might not forget to draw
I use to wait for
And the smile you provide makes me remember my past
Which is inseparable fom the lives
Wherever I go I bring it always
To remind my fate
That's great I appreciate
Since your smile never hurts me
Though you are so far away from my side
And I know how great love I gain
From the smile I dreamed
Not only,but it brings up my hope
That's what I gaze from time to time

sm/27/12/2016,copyright





==KISAH BULAN DESEMBER==
Karya : Siamir Marulafau


Bulan kusulam beberapa bulan
Bulan desember tinggal kenangan
Akan sirna di tahun 2017
Bulan kutanam di bawah pohon jati
Jati diriku tersemai,mengukir kenangan
Dosa dan kebajikan mengendap
Di akhir bulan kucatat siapa namamu dan namaku ?

Sungguh setahun lamanya kutandai
Tertulis di daun-daun cemara
Di kala napas tak menerawang di langit cerah
Tuhan hanya tahu di mana aku dan kau
Rahasia tak tenggelam di aras-Nya
Kisah bulan desember terbentang di bumi
Tuhan
Kompas buat insan mulia

sm/27/12/2016





==RINDU YANG MENGENDAP==
Karya : Siamir Marulafau

Di helai napasmu mengendap rindu
Meskipun bayanganmu samar di temaram malam
Telah tertanam di bawah akar pohon kusemai

Walaupun tak merambat di lubuk hatiku
Aromamu mengukir keindahan
Kekokohan ranting dikau panjat membuat harapan tak gusar
Hanyalah angin sepoi menghembuskan kejatuhan
Sepanjang jalan kenangan

Tercatat dalam erangan
Membahana sepanjang masa
Jika biasmu melingkar dalam ingatan
Sepanjang hayat di kandung badan
Sepanjang napas tak bergulir dengan lumpur di bawah tanah

sm/25/12/2016




==WHEN DESIRE COMES==


What will be happening
If the desire comes together?

No winds can stop blowing
No waves can resist

And no fire can burn
No ice can make it cold

Even everything can be suffice
To make the body get pleasure

The desire comes up
And the eyes will be dreaming

Sometimes the voice will be arising
To make desire more flying

That can not be avoided in lives
In the note of living that flesh is united

sm/10/01/2017,copyright





==JANGAN DIAJARI BERENANG==
Karya: siamir marulafau


Aku ini seekor ikan
Mengharungi lautan
Menjelajahi karang-karang terjal
Tak usah dikau ajari aku berenang
Meskipun dikau pakai alat
Alat itu tak sanggup bertahan
Mengapa dikau sombong
Lautan rumahku
Lumut karang berbisik-bisik
Semuanya ikan dapat berenang
Teori berenang membias dalam darah
Teori renangmu masih ingusan
Mengapa dikau ajari aku berenang
Sungguh tak tahu diuntung dikau
Untung nafasmu menerawang di air garam
Sungguh dikau tak malu
Kembalilah di alammu
Wahai manusia...
Jangan berenang terlalu lama
Oksigen akan dicabut
Lautan akan membeku
Tak satu pun ikan-ikan menjadi pelindung

sm/15/01/2017





OPINI DALAM PENULISAN KARYA SASTRA,KARYA ILMIAH DAN RISET:
Oleh :siamir marulafau


Ada beberapa karya yang dikenal berhubung karena dipublikasikan baik di tingkat Nasional maupun Internasional,seperti :Karya sastra dan Penelitaian(Riset).Lantas apa perbedaan dari kedua publikasi itu?
Jika karya sastra disebut di atas dan dipublikasikan di tingkat Nasional dan Internasional berarti merupakan karya seseorang yang telah dibaca dan diakui oleh pembaca nasional dan dunia dan bahkan karya itu bisa diangkat di layar TV Nasional dan Internasional,dan apalagi jika karya dimaksud diterbitkan dalam Ontologi Karya Sastra,seprti:ONTOLOGI PUISI NASIONAL/ DUNIA.
Sementara Riset atau penelitaian suatu tulisan yang merujuk pada pembuktian dan penemukan masalah yang dikemukakan dan lantas diterbitkan dan dipublikasikan sesuai dengan ketetapan satu lembaga pemerintah(DIKTI).Penelitian ini juga tergatung apakah bersifat mandiri atau pergrup atau dengan istilah HIBAH BERSAING.
Seseorang yang telah berhasil meneliti,dan lantas penelitiannya dikatakan sudah tingkat Internasional atau sesuatu karya ilmiah yang ditulisnya dan di terbitkan di Journal Internasional.Kemudian, timbul pertanyaan.Apakah memang benar karya ilmiah yang diterbitkan di Journal Internasional itu termasuk Journal Internasional yang hanya dalam wilayah Asia atau bagaimana?Apakah termasuk journal Internasional seluruh dunia atau bagaimana?
Tapi jika seseorang menulis karya ilmiah dan membuat riset dan kemudian menemukan suatu temuan yang spesifik untuk bermanfaat pada manusia di seluruh dunia,iya patuh diangkat jempol dan diagungkan sebagai Peneliti(Researher) dan Ilmuan
(Scientist).Maksih(pdlc/14/01/2017)





==KISAH TAK TERULANG LAGI==
Karya: siamir marulafau


Tak akan ada lagi daun-daun
Melukiskan cintaku
Sepanjang kasihmu tak membias dalam jiwaku
Sepertinya batang pohon dikau tebang
Tak berdaun dan berbuah menimpa diriku
di tanah gersang

Tak ada air meneteskan cinta
Kasihku tak akan terdampar lagi di bibirmu
Meskipun dihias dengan lipstik
Namun kisah cintaku tak akan terulang lagi
Jika hanya anganan disemai sebelum tertidur
di tanah yang tak bersuluh

sm/14/01/2017





==YOU MUST THINK==


When The stars have no lighting
What should we do in lives?

When the sun is not shining
What should we do in lives?

When the is drying
What should we do in lives?

When this earth is broken into pieces?
What should we do in lives?

When This earth has no water inside
What we should do in lives?

When the body has no breath
What should we do then?

sm/13/01/2017,copyright





===DERASNYA AIR DALAM RINDU===
Karya: siamirmarulafau


Aku tak akan berpaling menyulam senyummu
Jika dikau mengukir harapanku
Sepanjang air di atas daun tak mengalir ke hulu
Akan kugapai di muara sungai dengan derasnya air membasahi rinduku

sm/13/01/2017





What is the theory of literature?
By :Marulafau,siamir


The theory of literature is a discipline of literary knowledge that study about how to analyse a literary work systematically based on literary theory.The learners of English literature is generally invited to study literary methods of how to analyse and read a literary work whether it is a poem,a novel,a short story or other kinds of literary works.

By studying literary theory,students of literature will broaden their knowledge in case of learning literary methods,whereas it relates to
some technical analysis of a literary work such as: Semiotic,Structural,Formalistic,Hermeneutic and other kinds of methods or literary approaches to analyse and appreciate a literary work.

To choose a specific method or approach of literature depends on the subject matter of discussion,related to a research by a researcher since the objective case analysed varies in terms of the analysis.This may presumably cause the reader finds it difficult to determine and choose which the best method or approach is applied.

(pdlc/11/01/2017)





==KEPERGIAN TANPA PESAN==
Karya: siamir marulafau


Misalkan aku seorang penyair
Hanya mengulas aksara puitis
Apakah mungkin aku menerbangkan kata-kataku di atas langit?
Tak akan mungkin terjadi

Jika langit berhimpit dengan bumi
Sepanjang dunia tak senyum lagi
Aksara akan terbenam di dasar laut
Bila membelah lautan tak berkesudahan
Di saat garamnya pahit
Tak akan tertelan sampai mati

Kiranya kehidupan sekejap
Mengapa terlena?
Apakah pasrah padaTuhan-Ku?
Tak mencuat harapan di atas bukit
Jika ikhtiar dilepaskan
Akan terbang tanpa pesan ke sana ke mari

sm/10/01/2016



WAJIB DIINGAT!


Ilmu sastra ini sangat luas jangkauannya,dan tidak bisa mengukur kompetensi seseorang untuk ilmu sastra.Sejauh mana seseorang itu mengetahui ilmu sastra yang termasuk di dalamnya"TEORI SASTRA"(The Theory of Literature).

Seseorang yang menganggap dirinya mampu mengajar dan menguasai Teori Sastra akan tidak sama dengan seseorang yang produktif menulis karya sastra.
Seseorang yang banyak memproduksi karya sastra akan lebih banyak mengetahui dan menguasai Teori Sastra,dan apalagi jika dia berasal dari lembaga pembelajaran ilmu sastra,dan bukan karena latar belakang pendidikannya berijazah S1,S2, dan S3.
Tapi namun demikian,ada juga sebahagian penulis karya sastra yang latar belakang ilmunya dalam penulisan karya sastra bukan berasal dari lembaga pembelajaran sastra tapi dia lebih unggul dalam penulisan karya sastra.Dia hanya bermodalkan inspirasi,imajinasi dan kemampuan kebahasaan yang mengacu pada bakat penulisan karya sastra.

Dengan adanya penjelasan di atas,maka kita harus sadar bahwa sekali-sekali tidak boleh merasa diri kita hebat dan pintar mengukur kemampuan seseorang apakah dia mampu atau tidak.Saya cendrung mengatakan dan berpikir bahwa kemampuan seseorang dalam menguasai dan megajar teori sastra adalah dengan menghasilkan karya sastra yang banyak dan terbaca oleh publik.

Dengan kesimpulan bahwa orang yang menganggap dirinya ahli dalam teori sastra dan tidak pernah menghasikan dan memproduktif karya sastra adalah "OMONG

KOSONG".(pdlc/12/01/2017)




==BUTA=
Karya :siamir marulafau


Sungguh mata menerang
Bagaikan sinar menyinari bumi
Malam hari kurindukan kehadiranmu
Meskipun rembulan bercahaya
Hanya menerang di mata sekejap
Jika mata hati tak menoleh
Dunia tak akan senyum lagi
Apakah mata hatimu tajam setajam pisau?
Tak akan menikam di celah-celah rumah bertepah
Hanya meneropong bintang bercahaya
Tak buta di tembok istana kupanjat
Akan buta pada semut-semut di seberang lautan
Mataku dan matamu sungguh tak sama
Meskipun kacanya tak berlian
Kaca hatiku tajam bagaikan jarum
Menikam pada setiap relung
Jika kacanya terbuka
Menerang di segala penjuru,menerang di segala penjuru

sm/12/01/2016





==SULTANKU==
Karya :siamir marulafau


Membayang setiap huruf
Pewaris budaya melayu
Mengukir setiap langkah
Ingatan tak sirna
Setiap warisan dikau emban
Rasa berpuluh tahun menghilang
Tak ada pengganti
Guruku menghimpun
Syair deemi syair
Terurai padasetiap kata
Dikenang sepanjang masa
Tak terabaikan
Melayu tak berkesudahan
Meskipun tulang belulang merapuh
Pilar warisanmu kokoh
Hingga jasad tertanam
Teringat sultan pengayom
Melayu berbudaya
Menyebar ke nusantara
Hingga tertanam di tanah tak bersuluh
Fatwah terhimpun
Berkembang sepanjang masa

sm/11/01/2017





==KASIH TERHEMBUS==
Karya : siamir marulafau


Apakah ada salahku?
Mengapa di kau sia-siakan aku?
Sepertinya ada udang di balik batu
Aku hanya menuntut hakku
Badanku keropos berkeriput
Menyulam cintamu siang malam
Sepertinya cincin dikau semai di jariku tak memudar
Kalung emas dikau kalungkan dileherku tak putus
Tapi cinta dan kasihku dikau hembus
Angin tak akan sampai hati menghempaskan cintaku
Jika tak senang pulangkan saja pada orang tuaku
Aku bukan kembang dibiarkan tak tersiram
Aku haus akan siraman kepompong kuemban dalam hidup
Tega benar membiarkan lara tersanjung di karang terjal
Akan jatuh tanpa ada pegangan
Di kala deburan ombak tak mampu lagi menyiram kegalauanku
Sepertinya dikau tak mengukir kasihku
Tak akan dapat dipandang di hamparan lautan
Meskipun tangan kananmu melambai
Tak akan berpaling lagi...
Akan kupergi jauh tanpa pesan

sm/11/01/2017





==HARAPAN RUNTUH==
Karya: siamir marulafau


Ingatanmu untukku
Hanya bayang-bayang

Kasihmu untukku
Hanya sepintas

Tak menyerap relung
Senyummu sinis

Tak mengikat tali hatiku
Meskipun kejengkelan terusik

Sinarnya redup
Di malam hari tak bercahaya

Bintang redup
Walaupun pelangi merangkul

Kasihmu sirna
Dompetku menangis

Terguras,terguras habis
Sampai terhempas di daratan sunyi

Di kala langit runtuh :
Menyengat dalam sanubari

sm/12/01/2016




===MUNGKINKAH===
Karya: siamir marulafau


(Sebuah puisi Renungan kepada Tuhan)
Sungguh merugi diriku
Bila yang kulihat di sekelilingku
Bersinarkan cahaya rembulan
Meskipun tak menggapainya
Mau ke mana bertanya?
Seiring dunia berbayang sekejap
Apakah salah jika bertanya
Sepanjang aksaraku menyisir renungan
Di mana langit kujunjung
Mengamanahkan pada insan
Sementara kutanamkan
Kisah dalam ceritaku
Menggugah hati sesama
Jika mendaki bukit
Seharusnya melihat ke bawah
Mungkinkah
Aku mengingat selalu
Kebesaran-Nya dalam menciptakan bumi dan langit
Menerang ke sagala penjuru
Dengan sinar-Mu menggapai petunjuk
Bersyukurlah selalu
Dengan ayat-ayat-Mu
Mungkinkah
Mengingatkan selalu
Insan tak akan sirna sekejap
Napas akan tak selamanya bersemayam dalam jiwa
Kejujuran akan tertebas dengan kebohongan
Sesuatu ciptaan-Nya tak abadi
Yang barangkali tak terpikir
Mungkinkah
Teringat selalu
Sungguh terpuji kebesaran-Mu
Dengan asma-Mu kusanjung
Insan bersyukur dan tawadhu
Atas qodar dan taqdir kujemput
Dengan sujudku pada-Mu
Mungkinkah
Termasuk hamba-MU
Terbingkai dalam surga-Mu
Kubaca dalam kitab-Mu
Kulantunkan dengan ikhlas
Sesungguhnya insan termulia
Hapuskanlah dosa-dosaku
Jalan terbaik bagi diriku
Dengan memuja nama-Mu
Di malam rembulan syahdu
Tak akan ada renunganku selain kepada-Mu
1/3 malam sujudku,takbirku untuk-Mu
Kumohon keampunan atas dosaku
Tak ada jalan benar selain petunjuk-Mu
Akan tak ada selain zat-Mu
Kurenugkan akan kebesaran-Mu
Takbir-ku dan sujud-ku menghadap kepada-Mu
Allahu Akbar...

sm/18/01/2017
(Mutiara :Penyair Dalam lingkaran Cinta
demi kelurgaku,selamat dunia akirat)





==FISABILILLAH==
Karya :siamir marulafau


Di ujung pedangmu
Darahku bersimpul
Membela agama haq
Tak akan berlari dan mundur sekejap

Niscaya Sinar mengintai
Surga terpampang
Neraka tertutup
Langit dan bumi bertasbih

Lautan terbelah
Rembulan redup sekejap
Darahmu halal
Mengalir ke surga
Terang benderang

sm/24/01/2017




==KEHAUSAN==
Karya :siamir marulafau


Di ujung dunia pun tak ketemu
Terkapar di padang pasir
Sanubari remuk
Tak terkendali di kala aroma sirna
Kehausan makin meninggi
Kelelahan mencekam

Angin berbisik-bisik
Mau ke mana dikau?
Jika dikau kembang menyegarkan hati
kembangkanlah tunasmu
Sungguh haus di temaran malam
Tak dingin memanas setiap waktu

sm/23/01/2017




OPINI DALAM ILMU SASTRA :
Oleh :siamir marulafau


Salah satu drama yang ditampilkan dan ditulis oleh pengarang Inggris William Shakespeare adalah bertajuk "HAMLET".Kisah dama ini juga sangat memberikan dampak yang positif bagi para pembaca di seluruh dunia bahwa keinginan seseoarng dalam meraih kekuasaan adalah sangat besar sehingga hal demikian membuat kefatalan bagi dirinya sendiri.

"Hamlet" adalah sebuah drama yang amat populer di Inggris dan bahkan sangat digemari oleh para pembaca di seluruh dunia.Mahasiswa pun tak ketinggalan untuk mengangkat 'Play' ini menjadi objek penelitian dalam penulisan skripsi karena ceritanya yang amat menarik dan memberikan ajaran moral bagi kehidupan manusia dibumi.

Kisah singkat yang dapat dipetik dari darma ini adalah menggambarkan bagaimana seorang tokoh bernama Claudius merebut takhta kerajaan di tangan seoarng raja Denmark dalam memimpin kerajaan Denmark,yang seyogianya kerajaan tersebut dipimpin oleh seorang raja yang profesionil dan disukai orang,yaitu Bapaknya,Hamlet.Tetapi karena faktor ambisi dan libido yang amat tinggi dalam upaya memimpin suatu negara,Claudius (Paman Hamlet) membunuh bapak Hamlet kemudian mengawini Ibunya,Hamlet sehingga timbulah rasa kedendaman mendalam dalam diri Hamlet.Maka Hamlet membunuh Claudius(Hamlet killed Claudius because Claudius killed his father and married his mother).Makanya,drama ini dianggap sebagai "Tragedi Pembalasan"(Tragedy of Revenge).

Nah,sekarang kemungkinan timbul pertanyaan,apakah pembunuhan ini diperbolehkan dalam sendi keagamaan?Penokohan yang digambarkan oleh Skakespeare adalah sungguh tragis dan melibatkan para tokoh dalam drama ini sebagai orang bejat.Jika dipandang dari segi ajaran Kristen,maka hal pembunuhan adalah salah satu dosa yang paling besar,dan begitu juga dari sudut pandagan agama lainnya.

Kesimpulan yang dapat ditarik dari drama ini adalah manusia seharusnya tak boleh saling dendam dan membunuh sesamanya hanya disebabkan karena ingin meraih "KEKUASAAN"(Authority).Hal ini sangat terlarang dalam berbagai sudut pandang,dan juga dari segi kehidupan/ kemanusiaan(LIFE/HUMANITY).Pdlc/23/01/2017

===============================
William Shakespeare telah menulis play sebanyak 38 play dan telah dibaca oleh pdlc sebanyak 26 play.




OPINI DALAM SASTRA:
Oleh :siamir marulafau


Dalam kesusasteraan Inggris tercatat bahwa salah satu karya William Shakespear yang lahir di Stratford On Avon,England,23-4-1564-1664 bertajuk"THE TEMPEST",mengkisahkan kepada umat bahwa dua orang bersaudara terlibat dalam ambisi memimpin satu negara.Banyak rakyat yang memilik Prosperous menjadi Raja dalam satu negara ketimbang adik kandungnya bernama Antonio.

Ternyata, Antonio sangat ambisi memimpin negara dengan berbagai langkah ditempuh sehingga membuat berbagai perencanaan untuk memusnahkan saudaranya,Prosperous supaya tidak memimpin Kota Milan.Tapi kenyataannya,Antonio gagal dan akhirnya terjalinlah kedamaian diantara mereka bahwa yang patuh memimpinn kota Milan adalah Prosperous disebabkan karena kinerji dan watak yang baik dalam membela dan memperhatikan
rakyat.

Sebagai kesipulan bahwa pemimpin yang baik bukan karena ganteng,kaya,dan lain sebagainya tetapi pemimpin harus mampu mengayomi masyarakat dan rakyatnya.Karya sastra ini sangat bermutu dalam menentukan sikap sebagai pencalonan pemimpin dalam satu negara supaya visi & misi tercapai dimasa akan datang.

Dalam karya ini juga tercatat kepada kita bahwa hanya disebabkan ambisi dalam memperebutkan kepemimpinan, saudara kandung rela membunuh saudara kandungnya sendiri walaupun hanya dalam perencanaan.Maka pengarang,William Shakespeare mengingatkan kepada umat supaya "JANGAN TERLALU AMBISI DI DUNIA INI"(Man may not be too ambitious in this world)

pdlc/23/01/2017




==MEMBAKAR SENJA==
Karya :siamir marulafau


Di ujung usia berteduh
Kelelahan menguap tabir
Rintihan terkapar
Tak bermusim lagi

Sepertinya senja terbenam
Akan tak berputar di ufuk timur
Sinarnya bakal redup
Awan-awan tak bergumpal lagi

Dunia tak memanas lagi
Hanya cahaya rembulan bertemaran malam
Menggapai sasaran sebelum tertidur
Mau ke mana harapan ini?

Tak akan tergiur dengan sinar
Prasasti terukir nama membayang
Tuhan,Pencipta alam
Kembali ke pangkuan-Nya

sm/23/01/2017





==HATI SEMAKIN MENJAUH==
Karya :siamir marulafau


Jika dikau tak mengenalku
Aku pun lebih tak mengenalmu
Jika senyummu terukir bagaikan duri dalam relung

Sungguh aku pun semakin menjauh
Mencari dunia baru sampai aksara puisiku terbang di langit biru
Tak usah lagi kembali padaku
Karena kembang baru akan menyusup dalam hidupku

sm/23/01/2017





==KEHANCURAN==
Karya :siamir marulafau


Di ujung kehancuran
Rupiahku melemah
Semakin tak terasa
Tak bisa bersaing
Hanya berceloteh
Di kala daya tak seberapa
Akan kemana kubelanjakan?

Mengukir kepedihan
Mencabik kekuatan
Kelemahan memuncak selalu
Tak bisa naik gunung
Apa yang kuperbuat?
Hanya melahap di tong sampah
Daya beli terukur
Menahan perut kosong
Melirik pada pring kosong
Apakah bunuh diri?
Tuhan tak akan ridho

sm/24/01/2017





A LITERARY OPINION:
Marulafau,siamir


William Shakespeare,who was born in Straford On Avon ,England had written a play entitled "ROMEO AND JULIET",a fine story talks about a true love.This story had made many people,especially the young generations regarding that this play is a part of their life for expressing the love,WHO ARE IN LOVE whereas it reminds them to love.

"Romeo and Juliet" is the name of the play,which brings the name of the main characters.The readers really feel interesting to read because of telling the story of love by the writer,which is hardly found in today's time.Juliet is really more beautiful than Rosalind,another girl who is in love with Romeo.Romeo does not love Rosalind,he only loves Juliet though the two parents of these couples have not a same idea if Romeo and Juliet are in married.
Shortly, though Romeo and Juliet are in love but the love does not bring them happiness because of misunderstanding caused by their parents' hatred each other so as to bring them in the world of destructiveness by committing suicide.

As a matter of fat,this story will be a teaching moral for those who are in love that they should keep their love well so that life will have a meaning instead murdering one's self.More or less,man should be able to give the real meaning of love,which is inseparable from the lives indicates the target of living.

(Pdlc/24/01/2017)





===SASTRA DI NEGARAKU==
Oleh :siamir marulafau


Aku tak habis pikir nasib para penyair,sastrawan,cerpenis,novelis di negara ini kayak tak berarti.Paling sediki lirikan mata pun jadi.Setelah menulis puisi dan cerpen dan beberapa jenis karya sastra lainnya,saya amati bahwa keperdulian pemerintah pada keberhasilan satrawan dan penyair di negeri ini sangat minim untuk memberikan dukungan semacam tak serius.
Jika dilihat perkembangan dan kemajuan sastra di negara Barat sangat berbeda dengan di negara kita ini.Kita lihat bahwa setiap pemerintah di negara Barat sangat mendukung keaktifan dan keberhasilan para sastrawan sepeti halnya di Inggris,Amerika dan beberapa bahagian benua Eropa lainnya.Sepertinya penyair dan Sastrawan selalu diberi semangat dengan memberikan hadiah seperti : Hadiah Novel,Publizer Prize,dan lain sebagainya.Penulis-penulis novel,puisi,play, seperti William Faulkner,Heming Way,John Steinbeck,William Shakespeare,Jane Austen,Nathaniel Hathorne,Herman Merville,Jame Joyce ,Albert Camus,Samuel Beckett,Rudyard Kipling, Christin Anne Porten,Edgar Allan Poe,Sylvia Plath,Achibald Macleuis ,Carld Sanburg,William Charlos William ,D.H.Laurence dan beberapa pengarang terkemuka lainnya yang tidak disebut namanya.

Sementara di negara kita ini banyak sekali pakar-pakar dan ahli dalam penulisan karya sastra,seperti Marah Rusli,S.T.Ali Syahbana,Rosihan Anwar,Chairil Anwar,Prof.Dr.Hamka,W,S Rendra,Sutardji Goulsum Bahri,N.H. Dini, Amir Hamzah,Pramoedia Anata Tour,Situr Sitomorang,dll yang dianggap mendapat HADIAH NOBEL.Maka kadang-kadang hati bertanya,mengapa tidak sedemikian diharapkan semacam di negara Barat?Bagaimana kita bisa maju jika hak sedemikian tidak begitu diperhatikan?Penghargaan dalam penulisan karya sastra adalah sangat penting dalam mendukung penulisan karya seni.Janganlah menulis karya sastra itu hanya disebabkan LIKE-nya saja atau menulis karya sastra seperti PANAS-PANAS TAHI AYAM saja.Paling sedikit Pemerintah di negara ini melirik siapa pengarang-pengarang /penyair yang top di negara ini,khususnya pada zaman modren ini.

(pdlc/21/01/2016)





==BIARLAH BINTANG TAK BRKELIP==
Karya :siamir marulafau


Di keheningan malam kutermenung
Di kala satu pun bintang tak berkelip

Hanya kegalauan menghampiri relung
Melirik pada hamparan lautan bersemi

Deburan ombak pantai cermin berbisik-bisik
Menantikan waktu berputar tahun ketahun

Sepertinya senja berbayang
Di saat temaram malam mengintai hidup

Hanya kasih dan cintaku pada-Mu
Sujudku pada-Mu

Doaku pada-Mu berhias setiap waktu
Di malam sepi 01/01/2017

sm/22/01/2017





==MENGAPA KAU BUTA==
Karya :siamir marulafau

Di temaram malam
Tak akan kubutakan mataku
Meskipun samar-samar penglihatanku
Asalkan hatiku tak akan buta
Melihat negaraku
Melihat rakyatku

jangan sampai melahap di tong sampah
Jangan sampai tertindas
Jangan sampai mengemis
Sepanjang aksara puisiku meneropong di atas langit
Akan kusebut namamu penyayom pada semut-semut di bawah pohon kayu

sm/21/01/2017





HIMBAUAN :


"JIKA NAFSU SUDAH MEMBARA DAN MENINGGI,MAKA LIBIDONYA PUN SUDAH TINGGI,AKAN TAK PERDULI LAGI SIAPA DI MUKA, DI BELAKANG DAN DI SAMPING,MENERKAM BAGAIKAN EMPAT KAKI"(pdlc/21/02/2017)





===KEGAGALAN CINTA===
Karya :siamir marulafau


Bertahun sudah akar pohon
Dikau semayamkan dalam relung
Merambat sampai ke pelupuk mata
Menjalar sampai ke saluran darah

Darahku pun tak dingin lagi
Jika kasih dikau ukir membayang selalu
Apakah mungkin kasihku tenggelam?
Tak akan dapat lautan di pandang

Taka akan dapat digapai
Jika cinta dan kasihmu menjalar di atas pelepah daun
Akan terhempas di tanah gersang
Meskipun deburan ombak menerpa jasadku

Cinta dan kasihku tak akan sirna
Tak akan terhempas di lembah kenangan
Hanya tetesan air mata bercerita pada kepedihan derita
Kututurkan di gubuk sejuta rasa

Meskipun istana beribu jendela kusuguhkan
Hanya hiasan dunia tak tergapai senyum menawan
Mengapa dikau kembang melayu sesudahnya?
Di kala diriku terhempas dilembah sunyi tak berdosa

Mungkinkah...
Mungkinkah kita bersatu kembali?
Kegagalanku membuat dunia tak tersenyum
Jiran tetangga mengutuk

Di saat rinduku tak berselimut lagi
Di temaram malam menyepi
Dengan kegagalan cinta di malam gerimis tak menetes lagi
Apa salahku,apa dosaku?

Tuturkanlah dengan ikhlas dan ridho
Sebelum jasadku tertanam di tanah tak bersuluh
Sebelum tulang belulangku merapuh di tanah diam
Sebelum napasku menerawang di luar bumi kupijak

sm/21/01/2017





===RINDU TAK TERSIRAM===
Karya : siamir marulafau


Jika bersatu dengan dikau
Seolah-olah langit dan bumi bersatu
Sungguh tak ada garis pemisah
Dalam relung kurenung

Sepertinya kau adalah kulitku
Dagingku akan copot dimakan ulat
Jika tak berhimpit denganmu
Sungguh indah senjaku tak mau terbenam

Jika bersua denganmu
Karena kembang dikau tanam
Telah mekar dalam sanubariku
Meskipun tak tersiran di temaram malam syahdu

sm/20/01/2017





TEORY SASTRA DAN KARYA SASTRA
Oleh:siamir marulafau


Pengertian teory sastra akan tidak asing lagi diketahui oleh para penyair si tanah air bahwa jangkauan teori sastra tidak lain mengambarkan teory apa yang paling sesuai dipakai oleh seseorang dalam menganalisis sebuah karya sastra,apakah itu sebuah puisi,cerpen,novel dan lain sebagainya.Sedangkan karya sastra adalah karya seni yang diciptakan oleh seseorang berdasarkan kemampuan,bakat dan kemampuan kebahasaan sebagai media dalam menciptakan karya sastra itu,disamping seseorang telah menguasai beberapa disiplin ilmu berkaitan dengan penciptaan dan pemahaman karya sastra,seperti :Ilmu Kritik Sastra, Teori Sastra, Filsafat Sastra,Psykologi Sastra, Sosio Sastra,dll.

Apakah Seseorang disebut ahli dalam ilmu sastra jika hanya tahu tentang teori Sastra?Tapi dalam tulisan yang singkat ini,wajib diketahui bahwa seseorang yang ahli dalam teori sastra belum tentu ahli dalam menciptakan karya sastra karena ini menyangkut pada BAKAT(Talent).Sebagai contoh di Indonesia ini,banyak yang ahli dalam menguasai teori sastra tapi tak bisa menulis karya satra,dan fakta ini dapat dilihat diberbagai Universitas/Perguruan Tinggi di tanah air tak mampu menghasilkan karya sastra,dan hanya mampu mengajar karya sastra atau menghabiskan jadwal yang tercantum di KRS setiap smester kepada mahasiswa dengan menggunakan referensi seperti : "The Theory of Literature" by Rene Wellek& Austin Warrent,dan "Pengantar Teori sastra"oleh Dr.A,Teew,dan beberapa referensi lainnya oleh pakar-pakar ahli Teori Sastra.

Dengan demikian,janganlah terlalu bangga jika dirinya hanya mengetahui sedikit ilmu Teori Sastra karena dalam pikiran saya bahwa seseorang yang mampu menulis dan menciptakan karya sastra sudah dapat dianggap menguasai teori sastra,tapi ini tergantung pada pribadi seseorang.Sedangkan yang ahli dalam teori sastra dan tak mampu menulis karya sastra berarti keilmuannya dalam ilmu sastra belum lengkap.Dengan pengertian bahwa Jika seseorang ahli dalam teori sastra dan kemudian mampu dan berbakat dalam penulisan karya sastra,maka itulah orang disebut SEORANG YANG PRODUKTIF,contohnya :Penyair,Penterjemah dan Kritikus Muda di Indonesia,Naruddin Pituin telah menunjukkan kemampuannya dalam menulis,menterjemahkan,mengkritik karya sastra berbagai penyair (Tak termasuk karya Penyair Dalam Lingkaran Cinta) serta menguasai Teori Sastra dan beberpa disiplin ilmu sastra lainnya seperti apa yang telah ditulis dan dipublikasikan dalam berbagai judul.Makanya orang sudah produktif dalam menciptakan karya sastra dan mengkritik karya sastra adalah seseorang berkualitas dalam ilmu sastra apalagi ilmu sastra ini bersifat DINAMIKA.Terlebih-lebih jika seseorang itu sudah menulis karya sastra di tingkat Nasional dan Internasional, dan paling tidak karyanya sudah dibaca orang tercantum dalam Antologi Puisi Nasional maupun Antologi Puisi Internasional baik perorang atau pergrup.Makanya asumsi seseorang pakar yang saya ketahui mengatakan bahwa seseorang yang ahli dalam pengajaran teori sastra sepertinya :"Nakhoda sebuah kapal tanpa kompas",karena seseorang itu tidak produktif,dengan kata lain bahwa Teori itu hanya omong doang jika dibanding praktek ke lapangan,iya apa tidak?

(pdlc/20/01/2017)





==TANDA KASIH==
Karya : siamir marulafau


Kasihmu tak akan kemana
Akan kubelai dengan mesra
Meskipun jenis berbeda
Rasa rindu antara sesama
Membahana di alam bebas

Daun-daun pun ikut tersenyum
Melambaikan tangan menyisir kasih
Tak akan terlupan sampai badan dikandung tanah
Akan kubawa di mana saja

Meskipun tembok pembatas tinggi menjulang
Kawat duri akan lembut selembut kapas
Persahabatan terjalin sudah
Kasih mengasihi fatwah Illahi
Sepanjang raga tak terpendam di tanah diam

sm/19/01/2017





==REDUP==
Karya :siamir marulafau


Malamku tak bercahaya lagi
Bintang tak berkelip
Rindu terhempas di hamparan lautan tak berpilar

Meskipun deburan ombak memangil selalu
Aku tetap diam
Menyisir senyum di atas karang terjal
Di kala burung camar menghempaskan sayap

Tapi sanubariku tak mampu menggapai pantai
Karena sayapku amat berat
Tetesan kasih tak terukir di temaram malam
Tak akan syahdu dalam relung
Di kala alam tak bersahabat lagi

sm/19/01/2017





==KEEP SILENT==


To keep silent is better than to grumble
Whereas people like us

That's the way how to gather around
Do this way as a good as you think

To keep silent looks like gold
And makes us happy with those in lives

Instead of doing grumbling
We had better sleep all days

And find out our dream
To signify what had happened around

Since this world is for us all
And we are the actors to play on

sm/18/01/2017,copyright





== A CUP OF COFFEE==


How nice the coffee is
As long as the sugar has not been away
So far i drink for a while
To taste whether it has touched my feeling
Whether it will be sweet or not
The coffee is not bitter at all
To taste it for twice
To keep in mind for the next day
How it will be later to taste
So far no complaint
So far no questioning
Everything has been successful in drink
That's what i like to be
Be sure of its figures
How nice the coffee is
Sometimes it is bitter or nice to taste
As long as the water not to dry
As long as the world not to be spoiled
That's what i like to be

sm/18/01/2017,copyright





==IF THE NATURE GETS ANGRY==


Be impossible if the stars
comes down to fetch me

Since there is no way to do it
And the sun does not speak

It only gets angry
Why should i come down to give my shining

So as the moon speaks
Why should i come down to give lighting

And the sea will be angry
By saying i will come to destroy

Since you and me are not friends
For the love is far away

You never put the love in a good way
That we are just the same

As the creation of Radiant claim
To give the message for the man

And may not let them think uselessly
For we are all parts of nature

That must be in the love
If not, all are nihilistic

sm/18/01/2016,copyright





==THE FUEL OF MY HEART==

Only you and me are smiling
For the sun is shining
Since the love i say that you are mine
I am the lover that yours

No separation between you and me
While whispering about the love
Let the lives be grown by the love
From the childhood we adopted

That the love is a hope
For our lives be happy till to die
Even if the sea is drying
Let us walk on it and try to express the love
From now and then we are friends

That the love be in life and death
Never be separated
I promise you are the fuel my heart
You are the leaves on the tree in my lives
To be a shelter of mine
Since now up to then
Never be separated to die

sm/18/01/2017





==HARAPAN TAK RETAK==
Karya : siamir marulafau


Rintihan terakhirku
Meluncur di atas daun-daun kering
Membuat harapan tak kering
Sampai daunnya basah dan terjatuh di atas tanah kering

Tak akan tersemai di dalam hamparan tanah lumpur
Sebelum napas menerawang di langit tinggi
Meskipun tulang belulangku merapuh tak bisa berpuitis
Akan senantiasa mengukir bahagia kelak
Jika bumi runtuh setelah mahsyar

sm/17/01/2017





OPINI DALAM SASTRA :
Oleh :siamir marulafau


Robert Frost adalah seorang pengarang Amerika,dia memenangkan Publizer dalam penulis karya sastra,yaitu puisi.Salah satu puisinya yang bagus dibaca adalah bertajuk"Stopping By Woods on The Snowing Evening",dan satu lagi puisinya yang terbaik adalah bertajuk"The Road was not Taken".

Robert Frost adalah seorang penyair yang selalu menyatu dengan alam.Dia seorang petani dan suka berladang dan pergi berpetualang untuk meperkaya inspirasinya dalam penulisan.Setelah dia kembali dari Prancis dan beberapa benua Eropah lainnya,dia banyak menulis puisi tetang kepergiannya yang membuat dia terkenal.

Memahami puisi Robert Frost tidaklah begitu sulit,dan dia selalu menggunakan bahasa yang sederhana yang sangat puitis.Konsep penulisan puisinya selalu dilatarbelakangi dengan alam,yang pada pokoknya,dia mengatakan bahwa alam adalah bahagian dari kehidupan manusia yang tak terpisahkan.Maka manusia harus berbuat sesuatu berdasarkan alam sebelum manusia meninggalkan alam dan sebaliknya juga manusia harus konsisten terhadap apa yang dipikirkan dan apa yang diperbuat dalam menentukan sikap.

(pdlc/17/01/2017)





==MENGAPA RAGU?==
Karya :siamir marulafau


Tak akan ada lagi yang lebih tulus
Meskipun mawar-mawar kembang meliputi
langit
Langkah kakiku akan kaku
Jika suaramu dan kasihmu tak bersenandung dalam relung

Hanya dikau dan aku berdiam di bumi
Menghitung bintang satu

Hanyalah satu bintang berkelip
Menyulam kerinduan tak ragu

Ketulusan hati tak akan membeku
Meskipun salju tebal setebal gunung
Akan kudaki dan kusemayamkan cemara dengan kembang

Keraguanmu hanya bayangan
Tak akan mencuat di langit biru mebuatku palsu
Tak kecewa derap langkahmu menantikan pelangi merangkul kasih

Tetesan air matamu menyiram harapanku
Akan menjadi air mandi bagi keseluruhan jiwaku

Tak usah bertanya lagi...
Bintang satu akan menerang di malam rembulan shahdu

sm/17/01/2017





==DEBURAN DANAU==
Karya : siamir marulafau


Meskipun hatinya belum putih tapi sinar pemikiran dan kasihnya membias di atas danau sepanjang gunung tak meletus

Deburan ombak di danau pun akn bersua
Awan akan menyelimuti kerinduan di alam luas
Dengan senja tergapai bahagia

Tuhan akan melihat perhatian kepada alam
Keindahan alam bersenandung sampai akhir hayat

sm/17/01/2017