RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Rabu, 03 Mei 2017

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - REMBULAN MALAM


Rembulan Malam

Kasih
Aku hadir dalam kegelapan malam
Menyusup dalam mimpi indahmu
Memeluk ragamu dalam khayalan tinggi
Dan terbuai dalam pelukan malam
Di sana..
Ada bintang yang berkelip indah
Ada rembulan yang bersinar cerah
Bersama burung- burung malam
Terbang tinggi ke ujung dunia
Mengejar cerita cinta kita
Kasih
Malam malam begini
Ingin kurebahkan diriku di hamparan luas
Di langit yang biru
Ingin ku bercerita tentang indahnya cinta
Terbang tinggi di angkasa bersama burung burung malam
Dan bercanda dengan dinginnya malam
Berteman dengan hembusan angin malam yang berhembus lembut
Yang menyibakkan setiap helai demi helai rambut di keningku
Kasih
Kau dengarkah bunyi detak jantungku
Yang mendesah karena rindu
Dan hembusan nafasku setiap menyebut namamu
Malam malam begini
Ingin ku bercerita tentang indahnya malam yang penuh dengan kerlip bintang dan cahaya rembulan
Tapi semua hanya khayal yang mengambang
Dan gejolak rindu yang kaku
Ach....
Aku mulai bosan berkhayal tentang dirimu
Yang terbang bersama bayang bayang malam
Pergilah..
Tapi bawa serta bayang diriku yang menyusup di relung hatimu
Karena aku adalah takdirmu

=======
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
21 April 2017 23:29
Siantar city





Mentari masih bersinar

Mentari pagi bersinar cerah
Gumpalan awan berarak di langit biru
Burung burung bernyanyi indah
Menari bagai bidadari
Di ujung sana..
Suaramu merdu mendayu
Membangunkan tidurku
Ada desah kerinduan di dalamnya
Aku terpaku...
Dengan rasa yang ada padaku
Ternyata rindumu dan rinduku bersatu dalam nada yang kelabu
Mentari pagi semakin meninggi
Burung burung kembali kesarang
Di sini..
Aku masih menunggumu
Dengan rasa rindu seperti dahulu
Indah dan penuh sahdu
Semua itu untukmu
Awan biru yang berarak indah
Seolah menari lagu kerinduan
Aku di sini
Masih seperti yang dulu
Saat kita tertawa bersama
Dalam canda yang penuh jenaka
Bergurau dalam nada indah
Aku di sini
Dengan rindu rindu yang hampir punah
Karena di makan usia
Ach....
Ternyata aku semakin tua
Dalam penantian panjang yang tak berujung
Kau di ujung sana dan aku di sini
Meski mentari pagi menyinariku
Dan embun menyegarkan ingatanku
Tapi semua hanya bayang bayang indah
Yang pernah kita jalani bersama
Meski rindumu dan rinduku
Masih berdendang dalam lagu cinta
Tapi kita tak mungkin bersama
Karena hujan selalu hadir dalam nyanyian sendu yang berdendang
Dan gelombang laut selalu menghapus setiap kau goreskan namaku dipinggir pantai
Biarlah semua kenangan kita simpan bersama
Dalam goresan indah di kertas kumal yang selalu aku torehkan kenangan kita
Toh penaku hampir kehabisan tinta cinta
Untuk selalu tuliskan setiap cerita kita
Selamat pagi mentari
Semoga kau selalu menyinari setiap cerita cinta kami....

========
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
19 April 2017 07:21
Siantar city





Hujan


Hujan melahirkan rindu yang garing
Ketika tiap tetesnya meresap jauh ke dalam hati
Bersama kenangan indah yang selalu membuncah
Terburai
Pasrah
Di sini ada rindu yang begitu indah untukmu
Bersama kenangan kita dulu yang sendu
Ketika ada tetes hujan di antara keningku
Dengan lembut kau sibakkan dengan tatapan matamu yang penuh pesona
Ach....
Semua kembali datang
Menghempang bagai tabir
Aku lelah
Menanti hujan reda
Karena tiap tetesnya ada rindu yang membara
Pergilah...
Hingga tak tinggalkan sisa
Meski cuma gerimis tipis
Karena hujan selalu melahirkan rindu
Hingga hatiku menjadi sendu
Dan lidahku kelu
Meski tanganku menjadi kaku dan tak bisa memelukmu
Tapi rindu terindah hanya untukmu

======
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
13 April 2017 21:47
Siantar city




MERINDUKAN SENJA


Merindukanmu
Dalam penantian panjang
di senja yang berkabut
Rindu pergi bersama malam
Semakin hari rasa itu semakin pudar
Sirna dibawa angin senja
Burung camar yang terbang tinggi
Jauh di atas angkasa seolah menari
Menikmati senja yang berkabut
Ada rasa rindu yang semakin sirna
Terbawa gelombang tanpa jejak
Aku di sini....
Menantimu dalam ketidak pastian
Merangkai khayal dan angan yang indah
Semua bagai ilusi yang semu
Saling mengejar
Saling berpacu
Ternyata merindukan senja
Memanglah menyiksa
Di antara bias bias cahaya yang merona
Di ujung malam yang hampir datang
Aku di sini
Menantimu seperti dulu
Di senja yang berkabut
Dengan rasa yang hampir punah

======
By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
29 April 2017 23:01
Siantar city




AKU RINDU


Aku rindu pada bintang bintang malam
Yang bersinar indah penuh kedamaian
Aku rindu pada rembulan
Yang membiaskan cahayanya yang temaram
Di sana kulihat ada bayang bayang indah penuh kerinduan yang bertabir angin malam
Katakan jika rindumu dan rinduku terhalang angin malam yang selalu berhembus perlahan
Katakan jika rindu yang kurasakan
Meresap indah di hatimu yang terdalam
Di antara bintang dan rembulan yang bersinar indah
Kita bertemu dalam angan
Sudahlah.....
Bintang dan rembulan takkan datang
Hujan dan badai telah porak porandakan semua angan
Meski biang lala takkan muncul di saat malam
Tapi semua sendu penuh keindahan
Karena dinginnya malam telah memeluk ragaku penuh kehangatan
Sudahlah....
Jangan harap ada cahaya bintang dan rembulan
Karena gerimis tipis menari bagai bidadari malam yang jalang
Seolah memeluk ragaku penuh gairah malam
Hingga ku terlena pasrah tanpa daya
Di antara deru hujan yang bertingkah nakal
Sudahlah..
Malam ini kusimpan rinduku yang bergelora dan ku ikat pita merah
Agar esok hari kupersembahkan untukmu dengan senyum indahku yang merekah
Dan mentari pagi yang tersenyum karena tersipu malu

=======
By Endang Misnawaty
di gubuk tua rumahku
8 Mei 2017 20:58
Siantar city kotaku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar