RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Selasa, 27 Juni 2017

Kumpulan Puisi Emmy Metamorfossa - DUNGU DIAM MERINDU


TANGGOLAM (TENGGELAM)
Oleh : Bandi Teater'O


Bapak-bapak, ibu-ibu, abang, kakak, adik-adikku,
Kalian harus percaya,
bahwa mimpi sering kali membawa bencana.
Bencana yang akhirnya tumbuh menjadi perampok akal sehat yang ganas.
Menggasak habis cinta yang bersemi.

Mimpi kau kejar ?
Ah .. naif sekali dirimu.

Kuceritakan istriku yang hilang di laut.
Yang tak ku tahu namanya.

Orang-orang cemooh, katanya aku gila.
Yaa .. aku gila,
Lantas kegilaan ini membuatku bebas membiarkan orang-orang yang kucintai tenggelam juga.
Hilang dirampok laut.

Jangan tinggalkan mereka atau jangan biarkan mereka meninggalkanmu.
Hidup indah karena bersama.

Dan jangan gila karena mimpi, sebab ketika kau sadar ..
Dia telah jauh,
Tak kembali,
Tak kembali.

Bingkisan yang membungkus bencana
Bencana pada duka yang tanggolam...
Tanggolam
Tanggolam

Aku merasakan duka menyeruak pada ruang dukaku,
Berpesta sebebas bebasnya. Aku merasakan dingin sepi kesepian.
Menyesali mimpi yang membuainya.
Melayarkannya di laut maut.
Wahai duka, hentikan hentakan yang menyeret-nyeret langkah-langkah menemuimu, mereka mencari kebahagiaan di peta yang terkubur semu.

Hai, saudaraku, apa yang kau cari ... apa yang kau nikmati yang tak kau nikmati, apa yang kau percaya yang orang tak percaya .. di sini aku,, kita semua sama .. duka, duka.

Aku melihat mimpi hanyut,
aku melihat kau hanyut. Tanggolam .. tanggolam ....

Kiriman : Emmy Metamorfosa
Gedung Olah Raga Kisaran
220517





DUNGU DIAM MERINDU
by, Emmy


Batu itu. Kera dan upil itu
Diam dungu di sudut ruang pikiranmu

Sampai akhirnya ..

Lepas liar di tajam kata-katamu
pecundang di riuh gelak mata-matamu

Masih pada pekat kedunguan
Batu itu. Kera dan upil itu,
menghidu .. sisa sisa rindumu

Kisaran, 260517





MAWAR RINDU
by: Emmy


Malam ini,
Digiring nyali yang terbiasa sembunyi
Kurekah kelopak-kelopak rindu --membiru
Layangku sebatas luruh, Tuan..
Kepak sayap, itu kau punya.

Kisaran, 140717




SELAMAT ULANG TAHUN


Langkahmu, ciptakan jejak jalan setapak. Dari helai-helai hari yang gugur berdaun tanggal. Terus melangkah mengikut pola waktu; berputar melingkar spiral.

Hari ini. Hinggap langkahmu di hujung lingkaran lama sekaligus pangkal lingkaran baru.

Selamat ku ucap buatmu. Atas kisahmu sejauh ini. Yang kau gores di atas jalan setapak. Bertinta aneka warna. Seperti warna dedaun tanggal yang gugur.. merah, putih dan jingga. Pagi, siang dan senja. Suka, ceria dan duka. Asa, nyata dan kecewa. Kubaca sebagai "indah".

Terimakasih ku hatur padamu.
Telah turut warnai hariku, hari kita semua. Pada putaran galaksi mini. Yang kau namai Silahturahmi. 🎁 ✉

** Semoga sehat dan bahagia selalu , Saudaraku Mama BiriUrs Melialalaa **

Hanya berkado sesisir pisang rebus dan secangkir kopi. Kuhantar di akhir pesta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar