RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Selasa, 27 Juni 2017

Kumpulan Puisi Sri Handayani - TENTANG SEJUMPUT NYERI


TENTANG SEJUMPUT NYERI
By ; Srihan


Ada sejumput sedih dan nyeri bersembunyi
di sudut ruang hatiku
Baru kusadari ada sedih dan nyeri bersarang di sana
Kupandangi dan kurasakan denyut sedih itu

Embun hangat mataku mencair
Lalu kubungkus sedih dan nyeri ini
dengan selembar doa, kuselimuti ia
dengan selembar semangatku

Kuharap di bulan berkah ini
Keajaiban akan datang, sedih dan nyeriku
Kan menjelma sebongkah bahagia
dan semangat yang menyala dalam hidupku

Man jadda wa jadda....
Siapapun yang bersunggguh sungguh
Pasti akan mendapatkannya
Meraih bintang di langit
dan menyimpannya dalam pinggan semangatku
agar ia terus benderang

dan pantang padam....
Hanya lampu mautlah yang mampu memadamkannya
Biarlah ia tetap bersinar di sana

#sejumput_semangatku
29-05-2017





ANTARA SABAR DAN RINDU
By ; Srihan


Aku ingin berenang di bening telaga sukmamu
dan menari di sudut hatimu...
Biarkan kulukis warna warna rinduku ini
pada dinding hatimu

Tapi apa daya, ini musim bertapa
Bagai ulat bertapa menjadi kepompong
yang khidmat bertapa melupakan makan
dan minum...
Ia pun moksa dalam puasa dan pertapaan

Menganyam letih dan kesabaran
Merenda rasa lapar dan dahaga
Pun menutup mata dari hiruk pikuk dunia
Hingga tiba waktunya Alloh memberi hadiah
Sepasang sayap kupu kupu

Kekasih
Mungkin aku tak sesabar ulat bertapa dan berpuasa
Namun hati kecilku pun merindukan hadiah
Sepasang sayap indah...
Agar aku dapat menari lebih indah di sudut hatimu
esok..

Oh, tapi pantaskah itu??
#kota kembang 28-5-2017





DI STASIUN ITU
By ; Srihan

Jalan di sepanjang stasiun itu,
kembali berdecit dilewati si ular besi
Masih ingatkah kau...
ada kenangan yang teringgal di sana

Diantara deru hilir mudik si ular besi itu
Dulu di sana hilir mudik juga deru cinta kita
Deru cinta yang berpacu dengan deru kereta
Kita dulu saling berpandang sangat dalam
bahkan kau tengok juga bening telaga sukmaku

Lalu kau mandi di sana
Di bening telaga sukmaku
Sambil kau ronce rencana masa depan
Kau sematkan mahkota cinta di kepalaku

Lalu kau titipkan sebongkah cinta
di taman hatiku, pesanmu ; pagarilah ia dengan kesetiaan
Ya, kekasih di sini aku menjaganya dengan pagar setiaku

#distasiun_itu
22-05-2017





EDELWEIS LERENG GUNUNG
BY: Srihan


Aku ingin menjadi Edelweis
yang setia tersenyum sepanjang waktu
Walau telah tercerabut dari akarnya
Ia terus tersenyum pada dunia

Ia sanggup menahan dahaga
dalam kering yang menyesakkan tubuhnya
Wajahnya tangguh dam ramah tetap tersenyum
pada dunia....

Ia begitu kuat, tak cengeng dan gugur
Ia konsisten tetap tegar dan terus tersenyum
Walau tubuh telah terpisah dari akarnya
Ia tak layu di hempas musim
Senyumnya abadi tak kenal letih
Ya... Semoga aku mampu menjadi Edelweis
yang tumbuh di lereng gunung hatimu

Biarkan aku tetap tumbuh di sana
Di lereng gunung hatimu...
Aku lah Edelweismu, yang telah kau temukan
dan kau rawat dengan segenap kasihmu

#edelweis_hatimu
24-5-2017





SEBONGKAH RINDU
By; Srihan


Hari ini masih kukantongi sebongkah rindu
dalam kantong hatiku
Ia kubungkus begitu rapi
dengan selembar setiaku

Biarlah ia diam di sini
bersama pertapaanku yang hening...
Biarkan sebongkah rindu ini tertidur lelap
dalam pelukan hangat selimut setiaku
Esok, ia akan kubangunkan

Saat musim semi tiba
Saat kuncup kuncup sukun mekar
di depan rumahku...
Lalu malaikat berbisik,
Pertapaanmu meronce kesabaran
dan memintal benang benang rindu sudah usai

Kekasihmu sudah datang
Bangkitlah dan bangunkan pula sebongkah rindu
yang sedang tertidur di pangkuanmu
Ia harus ikut hadir pada upacara perhelatan cinta

#ttgsebongkah_rindu
23-5-2017




SANG PEREMPUAN
BY ; Srihan

Dibalik kebaya sederhana itu
Diam diam kau simpan berjuta misteri
Keanggunan dan kelembutanmu
Namun juga kau simpan ruh kekuatan,
Kau lahirkan seorang ksatria tangguh
yang menetek pada khuldi indahmu

Anak anak cerdas dan tangguh itu
Bernaung di bawah lengan kasihmu,
Duhai perempuan ....
Lenganmu serupa sayap merpati Syurga
Memeluk hangat anak anakmu..

Di balik stagen dan kain batik anggunmu
Kau simpan, matahari dan rembulan
Kau jinakan matahari buat menjemur padi
dan juga popok bayimu...

Kau bangunkan ayam jantan berkokok
dengan mengibaskan kain batik yang melilit
di ramping dipinggangmu....
Yang kau cuci di pinggir sungai

Lalu kau taklukan malam
Bersama merebahnya tubuh suamimu
Kau jinakan buas nafsu suamimu hanya dengan seulas senyum.serupa senyum rembulan yang wangi
Hingga suamimu yang garang
Lelap terlentang meronce mimpi hingga esok.pagi

Perempuan kau nampak.lemah dan gemulai
Namun kau mampu mendinginkan gemuruh gunung.api
yang.murka saat suamimu meradang

Di balik segala lembutmu
Kau selipkan kekuatan dan kesabaran
yang menjinakan buasnya kehidupan

#aura_ sang perempuan
Kota kembang 28-06-2017





BALADA RONGGENG SRINTIL
By ; Srihan


Engkau gadis bau kencur
Tiba-tiba indah menembang sangat merdunya
gemulai menari, sangat indahnya
Memuja alam desamu yang subur,
Memuja musim yang ramah
yang melimpahkan padi dan buah- buahan
Desamu menjadi surga yang gemah ripah

Perawan Srintil
Gerangan apa yang menggerakanmu
Menembang dan menari...
Wajahmu sontak penuh binar secantik.bidadari
Seluruh warga desamu terkesima padamu
Para penari iri padamu

Wahai perawan bau kencur
Raga sucimu begitu polos dan murni
Ruh "Indang Ronggeng"memilih menitis ditubuh sucimu
Ia inginkan ritual suci buat desamu
Ia tak mau.menitis di tubuh penari lain...
Engkaulah raga yang terpilih

Sayang, banyak mata-mata buaya
Yang liar menatap cantik.dan gemulai tarian
Ronggengmu...
Dan banyak lelaki mabuk mendengar merdu
suaramu..

Srintil, tembang dan tarian ritualmu
Disalah artikan kaum lelaki yang berhati buaya
Mereka ingin melahapmu bulat-bulat...
Srintil, perawan bau kencur
Takdir suratan tanganmu nyatanya tak semanis
Wajah dan senyummu...

Mungkin nasib menjadi getir dan pahit
Tapi itulah skenario lakon hidup
Tetaplah menembang dan menari Srintil
Untuk menyambut musim hujan dan musim panen

#kota kembang 29- 06- 2017




JEMBATAN AIR MATA
By ; Srihan


Sepotong tulang rusuk lelaki,
yang ditiupkan Ruh Illahi. .
Ia menjelma sesosok wanita
Ia jelita, bintang dan bulan tersenyum ramah padanya
Tangannya terampil mengolah sawah
Ia menyulap dedaunan menjadi masakan sedap

Di rahimnya tumbuh kehidupan
Ia berbadan dua, bernyawa dua
Lalu ia pertaruhkan nyawanya demi nyawa yang baru
Sang jabang bayi....

Ia mahluk ajaib di muka bumi
Ia lembut namun sekuat karang laut
Ia penentram jiwa yang rapuh..
Ia teman sejati..

Namun, jika suratan tangannya buram
Bidadari bumi ini menanggung takdir yang pahit
Bahkan ia menyandang memar
Tapak tangan suaminya sendiri...
Ya, pemilik tulang rusuknya sendiri
Menampar dan menyiksanya,
Ia menelan pahit dan getir kehidupan dengan senyum
dan ketabahan

Ia teraniaya...
Duhai bidadari bumi itu terus berjalan
Menyebarangi jembatan air matanya sendiri
Tugas telah di tunaikan mengurus anak
berbakti pada suami....

Jembatan air mata itu membentang
Menanti langkahmu menuju gerbang syurga

Letihnya raga itu lagu lama
yang erat melekat pada pundaknya
Letihnya hati, menguras airmatanya
Lihatlah kebaya dan kain batiknya kini
Tergenang air matanya...

Bidadari bumi itu terus berjalan
Langkahnya lemah terseok-seok
Menapaki kaki kaki langit...
Ia pergi menuju pintu syurga...

Bilur-bilur luka di tubuh dan hatinya
Itulah tiketnya yang membuka gerbang
Pintu syurga...
Selamat jalan bidadari bumi
Perjuangan hidupmu penuh duri
Darah darah yang tercecer dari kakimu
Adalah saksi perjuanganmu yang perih...

#lukasang_bidadari
30 f06-2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar