RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Minggu, 25 Maret 2012

KAU PERGI TANPA SEMPAT UCAPKAN PAMIT


Menyadari semua kini,
tak lagi pada tempatnya,
mungkin saja hatiku,
yang salah menilai semua ini,
untuk sementara,
aku tak ingin mendengar cinta,
ia hanya memberi derita tanpa suka,
jangan berkata lagi,
aku tak ingin mendegar apa-apa,
jagan berkata padaku tentang dusta,
tentang indahnya buaian mimpi,
sekarang semuanya berubah,
tatkala kau menghancurkan hatiku,
apakah setiap hati yang tercipta,
akan ikut terhapus,
dengan setiap rasa yang patah?
memberi duri tanpa harum,
menusuk hati mengutuk kalbu,
itulah yang kurasa saat ini,
mengapa derita,
lebih senang menyanjungku,
daripada mengembirakanku?
sekarang aku putuskan,
tak ingin lagi memutar memori ini,
rinainya selalu membawa kenangan,
yang perih tentang luka,
kini kau tetap melangkah pergi,
tanpa sempat ucapkan pamit dan salam.......

By.4lm@ Ms
Makassar 21 febr 2012.....
Tentang kepergianmu,,,,

KENYATAAN


Hujan,,,,,
Deras mengucur dengan tiba2
Serasa tau gelayut duka yang kurasa
... Ikut bersedih menambah perih dijiwa
Bak airmata yang tumpah di pipiku ini
Menerima kekalahanku memperjuangkan hidupku sendiri
Aku,,,,,,
Telah berjuang semampuku
Sudah melawan sebisaku
Sudah berdoa di setiap waktuku
Tapi inilah takdir Tuhanku
Cobaan berat tapi kuyakin kan berlalu
Aku,,,,
Harus setegar batu karang di lautan
Tiada terkikis oleh ombak n gelombang
Tiada menyerah walau badai menyerang
Hampir saja diri ini mati rasa
Mati kreasi dan juga karya
Karna raga yang tak lagi sekuat baja
Petualanganku,,,,
Akan ku sudahi
Pengembaraanku akan ku akhiri
Demi diri sendiri demi raga ini
Demi ibuku yang menyayangi
Demi semua orang2 yang kusayangi
Yang selalu menanti dengan bimbang hati
Kenyataannya bumi pertiwilah yang setia menanti

By.Dezzta DeasyaDekkixx BoengaReock
PONOROGO JATIM

AYAH


Ku rindu belain kasihmu
ku rindu kasihmu
ku ingin kau datang
... walau hanya dalam mimpi

sungguh besar pengorbananmu
demi ibu dan keluarga
namun belum sempat
ku membalas semau budimu
Allah telah memanggilmu

ku rindu ayah....
ku rindu akan hadirnya dirimu.....
ayah,,,,
hanya doa yang bisa
ku panjatkan untukmu
smoga Allah menempatkan
ayah disyurga amin

Oleh : Rya Raya
Tegalan, Jawa Tengah

ENTAH!!!


Akankah kata maafmu
Mampu menembus dalamnya luka yang kurasa
????????????????????????????
Akankah janji menyesalmu
Mampu kembalikan senyuman yang telah lama hilanG
... ????????????????????????????
Akankah tetes airmata
Mampu mengurai kembali hancurnya mimipi manis itu
????????????????????????????

ENTAH!!!
Oleh : Dezzta DeasyaDekkixx BoengaReock

SENDIRI


Biarkann aku sendirii... untukk kali ini
aku ingin sendiri...
melupakan segenap pemikiran yang ku lalui..

biarkan aku di sini ...
meratapi segala kesalahan yg telah terjadi....
kesalahan yg sulit dimengerti...

sendiri.... aku butuhh ini
butuhh waktu umtuk melupakan ini
melupakan segala kenangan indah
di malam yang surii,,....

Sendiri untuk melupakan mu
melupakann rasakuu padamu
melupakann SEMUANYA......

------ AKHIRR ------

BY: rrd
Tanjungbalai,Sumatera Utara
tnggal:19-02-2012

SEMBILU BERMATA SERIBU


Dimana kau dapatkan,
sembilu bermata seribu
begitu tajam mengiris sukma..?

Dimana kau pelajari jurus,
memotong , menyayat dan melukai,
telak diulu hati..?

Dimana kau sembunyikan nurani,
raib lenyap tak tersisa sama sekali,
memandang kelam sekalian alam,
sak wasangka meliliti segenap panca indra...?
pohon nurani kering kerontang meranggas,
begitu hampa hidup ini...?

Aku masih berdiri termangu,
dipojok gelap yang terlupakan....?!

-----oleh Drs Mustahari Sembiring-----
-----Makassar, minggu malam, 19 Februari 2012. Begitu sepi kota ini.---

SAATKU TERDIAM


Kurebahkan raga disini,
di ranjang ke hampaan tanpamu,
kucoba pejamkan mata,
agar cpt bertemu dnganmu lewat mimpi,
karna kutau takkan pernah bertemu lewat nyata,
aku memilih untuk menyembunyikan rasa rinduku,
dari padaku jujur,
dan membuatku menangis,
saatku terdiam padmu,
baru kau tau,,,,,,,,
betapa sakitnya karna di diamkan,
diam adalah saat dimana aku sudah tak tahan deganmu.

-----么Ɩ ℳ么.ℳs-----
-----Makssar 24 Maret 2012,Di mess tempatku berteduh-----

RASA YANG KUPUNYA


Kenangan bersamamu kuakui memang luar biasa,
tapi sakit yang kau berikan pun,
tak kalah luar biasanya,
kau tak tau rasa apa yang kupunya,
begitu juga dengan dirimu,
kau takkan tau rasa apa yang ku punya,
yang kau tau dulu aku takut ke hilanganmu,
tapi................
sekarang semuanya telah berbeda,
kau tercipta bukan untukku,
dan kusadari itu semua,
karna hakikat untuk mencintaimu,
sudah tak ada lagi,,,,,,,,,

-----么Ɩ ℳ么.ℳs-----
-----Makassar 25 Maret 2012-----

JANGAN MEMAKSAKAN BERLAYAR SEBELUM NACHODA MEMBERI ABA ABA


Inilah jadinya,
diawali dengan sandiwara,
berakhir dengan tragedy melodrama...
entah siapa subjek, siapa objek
campur baur tak jelas tujuannya,
tiba tiba kau menghardik dengan geram,
padahal alurmu yang kujalankan,
karena kau mencoba bersandiwara,
demi harga diri, gengsi anak kota
senjata makan tuan kini,
kau terluka oleh badikmu sendiri,
pantaskah menghukumku begitu rupa,
diamku bukan trik sandiwara,
tapi pengendapan atas kenaifan yang kau suguhkan,
jangan membangunkan singa,
jurus yang kau punya baru seujung ekornya,
segeralah berbenah, tak perlu tergesa gesa
jangan memaksakan berlayar,
jika nachoda belum memberi aba aba,
lebih bijak, ikuti saja alurnya
sebelum kau tersiksa.
-----oleh Drs Mustahari Sembiring.----
-----Makassar, hijaunya Karebosi, Minggu sore, 25 Maret 2012.---

CATATAN DILANGIT


Ini malam pertama,
sejak siang menggantungkan nada,
betapa sumbang irama,
berserabutan ditimpali bising kota,
bahkan dari kamarku,
masih bisa kudengar ratapanmu,
pertarungan nurani,
mempertahankan harga diri,
padahal sudah lama,
tak ada lagi....
sayangnya, kau tak mengerti
perang ini adalah milikmu,
bahkan lokasinyapun rapat terkunci,
jauh didasar hati,
aku cuma tak mengerti,
begitu mahalnya egomu,
mengalir disepanjang nadi,
membuat kau lupa diri,
bahwa semua ini demi kau,
sungguh demi menemukan jati diri,
entah kau pahami, entahpun tidak
mestinya kau tanyakan pada langit,
sebab catatannya jujur tak berpihak,
tapi selalu saja kau curigai,
sungguh aku tak mengerti....
----oleh Drs Mustahari Sembiring.----
----Makassar, Minggu dini hari, 25 Maret 2012. Catatan nurani putra Fajar.

HANYUT DIKOLAM SENDIRI


Jika benar sesuai teori,
mestinya kau senang,
karena kau menang,
pengganggumu sudah hilang,
jadi, yang pasti kini bebas
kemana saja,
mau apa saja,
semau diri,
apa kata hati !!
dua tiga langkah kedepan,
kukira aku masih disini,
melihat dengan mata kepala sendiri,
apa yang akan terjadi ?
fase ini adalah proses,
suka atau tak suka harus dilewati,
sayangnya kau tak punya peta diri,
sehingga tanpa disadari,
kau hanyut dikolammu sendiri,
hingga kini.....

---oleh Drs Mustahari Sembiring.----
---Makassar, Minggu dini hari, 25 Maret 2012.---

BHAYANGKARA NEGARA ( 1 )


Kuusung banggaku penuh,
tumpah ruah didada anak desa,
menapaki rantau jawa,
dicandi baru kutempa,
jadi Perwira...

Dimedan laga kugelar ,
segala bekal ilmu lengkap dipustaka jiwa,
tunaikan tugas suci Bhayangkara negara,
nada irama pelangi rupa rupa,
cetak biru kehidupan kusimpan dalam dada,
gonjang ganjing rivalitas,persaingan perbawa
cuma kusaksikan dengan mata kepala,
bekal itu tak kuwarisi dari leluhurku,
aku tak tergoda kataku,
meski kucium aroma beku,
tapi tetap kuyakinkan berdiriku,
seperti yang kubaca disetiap buku,
organisasi ini solid kataku,
ada pengelola staf,
ada pelaksana oprasional,
ada unsur pendukung utama,
ada unsur pimpinan, pembantu pimpinan...
pokoknya tak satupun tugas organisasi terabaikan...
siapa berbuat apa bertanggung jawab kemana,
jelas terbagi rata disana,
kembang itu mekar didadaku,
kuayunkan langkah dengan kepastian,
kesetiananku tak bisa ditawar tawar lagi,
cita cita anak desa jadi polisi,
terkabul kini....
Terima Kasih Ya Tuhanku....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring.----
-----Makassar, Minggu pagi, 25 Maret 2012. Catatan pribadi putra Fajar.-

BHAYANGKARA NEGARA (2)


Pekalongan,
pesisir utara tanah jawa
kutapakkan kaki disini,
lalu bergeser sedepa,
kota Batang,
kunyatakan jati diri
Pamapta terbaik,
Kapolsek Terbaik,
kuterima jurus baru diMegamendung,
ditempa jadi pendekar sakti,
penjaga kedamaian negeri ini,
pilar penegak hukum pedang keadilan,
Reserse, ya Sang Pemburu Kejahatan
aku turun gunung dengan pasti,
lulusan terbaik kusandang didada,
satu persatu jurus kuamalkan,
melupakan pamrih,
kuterima apa adanya,
bukankah aku abdi , melayani !!
tugasku melindungi, tameng keadilan !!
keberadaanku mengayomi, tentramkan negeri !!
Garba terdepan penegak hukum, dengan hati nurani
tekadku pengabdian terbaik,
kucatatatkan jalanku tak bernoda,
keluguan anak desa....

----oleh Drs Mustahari Sembiring.---
----Makassar, Minggu jelang siang, 25 Maret 2012. Catatan pribadi Putra Fajar.-