RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Kamis, 10 Juli 2014

Kumpulan Puisi LUmbang KAyung - KUPASRAH DIJALAN MU


# MASIH INGATKAH KITA #

Telah lama dalam kebimbangan,
Menangis bukanlah Jawaban,
Hanya ada Rongsokan,
Tersisa bersama Kebosanan,
Yang Masih Menyapakan Harapan.

Perjalanan Masih Panjang,
Penomena Hidup Luas terbentang,
Teka teki Misteri Alam pun mulai Hilang,
Yang di Batasi oleh Jarak Pandang,
Bersama Adat Budaya yang dulu Gemilang.

Kini tinggal menunggu Hari,
Dalam menentukan Negri ini,
Yang Goncang karena Ambisi,
Yang Salah Tak lagi di salahi,
Hanya Hati yang menjadi Mata Nurani.

Bacalah Buku yang ada,
Ingat kisah2 nyata,
Yang begitu menyiksa,
Jiwa Raga Seorang anak Bangsa,
Yang Hilang entah di mana Rimbanya.

Kita bukanlah Buta,
Tuli masih tersapa,
Bisu Masih dapat bersuara
Namun mengapa menjadi Lupa,
Semua yang terjadi di Nusantara Indonesia.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 08:07:2014)





# KU PASRAH DI JALAN MU #

Ingin rasanya Mengubur Bayang Hitam,
Di antara sinar Lampu2 Malam,
yang membuat diri ini Tenggelam,
Terjerumus di lembah yang Dalam,
Menjadikan hidup di Remang yang Kelam.

Subhanallah,
Aku Manusia yang bersalah,
Namun ku tak mau hidup ini Pasrah,
Dari setiab perjalan dan Kisah,
Yang ku lalui tampa Lelah.

Subahanallah,
Hanya kepada mu ya Allah,
Aku Menyerah dan Berserah,
Agar hidup ini penuh Istiqomah.
Terhindar dari pebuatan yang Salah.

Di Bulan yang Suci ini,
ku Jikirkan nama mu di Hati,
Agar Kesehatan ini Engkau Rahmati,
Dalam menjalani Hidup sebelum Mati,
Yang selamanya Milikmu Ya Robbi.

Terimalah Sembah ku,
Dalam sujut ku Memuja mu,
Yang penuh Doa di Kalbu,
Agar mendapat tempat di Sorgamu,
Yang Kau janjikan kepada Hamba2 mu.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 08:07:2014)

-------------------------------------

Kita tinggal menunggu Hari,
Besok di Larang Golput Lagi,
Jangan lupa Tanya Hati Nurani,
Karena Itu menjadi penentu Nanti,
Siapa Calon Presiden yang di Cintai.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 08:07:2014)





# HANCUR DUNIA KARENA MANUSIA #


Bum bam suara letusan,
Tapi bukan suara Petasan,
Yang terlihat di kejauhan,
Terdengar begitu Memilukan,
Tentang banyaknya Kematian.

Kabut Hitam batasi jarak pandang,
Nyaring terdengar teriakan Perang,
Berdendang Riang bagaikan Pejuang,
Syair Sang pemimpin Berhati Binatang,
Hilangkan rasa kasih dan Sayang.

Panas Membara kobaran api menyala,
Darah Bercucuran di mana2,
Berserakan tubuh2 tak bernyawa,
Tinggalkan tangisan yang masih Tersisa,
Jajikan Impian yang kian Binasa.

Entah di mana keadilan Dunia,
Apakah saat nya Pamerkan Senjata,
agar dapat menjadi Negara Pekasa,
Yang bisa berbuat Semena2,
Kepada Manusia di Negara2 lain nya.

Inilah Azab Dunia,
Kiamat kecil sudah Melanda
Yang hancur Karena Ilmu Manusia,
Demi Derajat Harta dan kekayaannya,
Hingga kepada Tuhan pun ia telah Lupa.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 18:07:2014)





# DUHAI #

Duhai Rembulan,
jangan engkau sembunyikan,
Cahaya mu di balik awan,
Biar dapat ku Rasakan,
Indahnya Impian.

Duhai Nyanyian Hampa,
Kemana Cinta yang ku puja,
Biar berdendang Nyanyian Asmara,
Tarikan Indah nya Gelora,
Dalam Jiwa yang kian Lara.

Duhai Indahnya Mimpi2,
Jangan lah engkau pergi,
Tinggalkan aku sendiri,
Tampa Indahnya Hari,
Kala Malam Kian sepi.

Duhai Malam,
Beriku walau seberkas sinar Temaram,
Jangan Biarkan Hati ku Kelam,
Tenggelam dalam Bayang Hitam,
Larut dan Tenggelam.

Entah kemana Rembulan,
Tinggalkan ku di Kehampaan,
Tampa Nyanyian Kemesraan,
Tiada Mimpi yang ku nantikan,
Di antara Indahnya Kehidupan.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 27:07:2014)





# MALAM INI #


Malam ini,
Tak ingin ku pergi,
Walau sendiri,
Berteman kan sepi,
Terbelenggu Rintihan Hati.

Entah kemana Bintang2,
Rembulan ku nanti menghilang,
Angin dingin pun bertandang,
Menemani angan yang terbang,
Hilang dalam Bayang2,

Hanya embun2,
menyelimuti setiab kegelisahan,
Dalam kesendrian,
Yang terbuai Angan,
Terkulai hilang Arah Tujuan,

Andai kau Tahu,
Aku selalu menati mu,
Dari setiab Rindu,
Yang datang mencumbu,
Rasa Cinta yang mulai membeku.

Inikah arti sebuah Janji,
Yang kini masih ku nanti,
Beresama Embun yang membasahi,
Mimpi2 yang tak Pernah pasti,
Di Malam Dingin sunyi sepi ini.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 26:07:2014)




# HILANG KEBAHAGIAAN #

Terdengar sayub Takbir menggema,
Melantun manja di Telinga,
Dan Burung2 yang bercanda,
Menambah Lara di dalam Dada,
Di kala indahnya Hari Raya tiba.

Ku tatap mentari pagi,
Ku raba Jiwa Sanubari,
Mengapa aku masih disini,
Merenungi Perihnya diri,
Yang tiada pernah Henti.

Kemana Kebahagian Pergi,
Apakah telah terkubur Mati,
Yang tersisa hanyalah Mimpi,
Menemani Lamunan Terhenti,
Berharab Hadirnya Sang Bidadari.

Tangisan ku tampa Suara,
Begitu sangat menyiksa,
Dan deraian tetes Air Mata,
Mengalir perlahan tiada terasa,
Bersama Jiwa yang kehilangan Cinta.

Entah kemana Arah kan ku tuju,
Langkah kan Cinta yang kian Beku,
Hanya mengharab di Mimpi Semu,
Menatap Impian aku tak mampu,
Kala Lumpur basah Melumuri Kaki kehidupan ku.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 28:07:2014)




# KEMAAFAN #

Musim2 silih berganti,
Panas dan Hujan di lalui,
Kadang ada tangis Hati,
Kadang ada tawa menemani,
Hiasi perjalanan kehidupan ini.

Ku nikmati arti kesabaran,
Di saat Bulan Rhamadan,
Hingga mancapai kemenangan,
Dalam menjalani satu kawajiban.

Swara takbir kini Sayub menggema,
Memanggil ku untuk ikut bersama,
Merayakan Indahnya Hari Raya,
Yang melahirkan Rasa Bahagia,
Namun Dosa2 Seakan menjelma.

Ku Kutip setiab kepingan Hati,
Lalu Coba ku Rekat kembali,
Hingga kini dapat ku sadari,
Ke Khilapan menjadi kesalahan Diri,
Yang kadang tak dapat ku Sadari.

Ku ulurankan tangan Kemaafan,
Atas salah yang pernah di lakukan,
Agar terobat setiab Kepedihan,
Dalam menjalani Kehidupan,
Di Hari raya yang Allah muliakan,

SEALAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SWL 1435 H,
MINAL AIDIL WALFAIZIN, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN.

BY : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 28:07:2014)

Kumpulan Puisi Den Bagus Lukas Atmadja - AYOH !



MUNGKIN!

sepi,teman tak lagi berimaji ,mungkin dalam jagat lain,mereka berimaji

dalam kubur,pada malaikat
mereka bersyair jerit.

di pertanggung jawabkan syair-syair yang mereka tulis.

______
Den Bagus Lucas Atmadja
12 Mei 2012 linglung anjing


-----------------------------------

ayoh!


bukankah ini judi, jadi mending kita pilih .

satu tusuk, satu mimpi.

ayoh milih.

tutup hati
tutup mata
tutup telinga
tutup mulut
tutup nafsu

Diam, datang dan pilih.
tak usah peduli jadi tidaknya pilihan
.
sebab kita masih diberi waktu oleh Tuhan untuk memilih.

ayoh!

________
Den Bagus Lucas Atmadja

-----------------------------------------------

Ah Teori!
aku memilih diam pada gerombolan teori diatas bumi NKRI

muak
pada bau bangke.

sudahlah
injak saja lidahmu

saammna sajjjaaaa jual negeri ini.

_______
Den Bagus Lucas Atmadja
05 Juli 2014




HORMAT SAJA KAU TAK MAU!

Apa lagi berjuang memegang senjata
berlumur darah.
____
Paman Lucas
16 Agustus 2014





KICAU INANG

bukan
bukan
tak mau miskin

dini hari
debu bersemedi pagi

bukan
bukan

______
Den Bagus Lucas Atmadj
01/09/2014





INI HARI

inu ini hari udah malam
unang masih suka telanjang
dikontrakan berdua lonte muda
engramnya bangunkan ayam berkokok

ini hari
bujang menelan mani
ah tak peduli tiga kali onani
asal hasrat terpenuhi
sebab tak bisa beli

inu ina ini
malam
aku tau
aku sedang jatuh cinta pada Rizqi gadis atas rumah

_____________
Den Bagus Lucas Atmadja
03/09/2014





RAJA DIRAJA

topeng ungu
warnanya
baju mewah bentuknya
raja diraja pesta pora
minum bensin solar dan oli
dimeja makan

coklat
pasata
jerit
derita
bawah nastapa

raja baru
diam
tersenyum

ada apa

ada dia
yang mau

_______
Den Bagus Lucas Atmadja
02/09/2014

Kumpulan Puisi Topan Kejora - MENJELANG TERBENAM


Permisi mas Ahmed El Hasby.... Numpang menyandarkan lagi sebuah puisi sederhana ya? semoga rekan RPS berkenan...

DENGARLAH

tak aku seorang rumi
laksana sufi sarat madah maknawi
pun tak setara attar si penebar wangi
yang lebih memahami bijak bestari
membagi sayang tiada berbilang
membasuh kesuraman berkurun
hanya serpihan khayyam aku
murni menjadi segumpal empedu
demi kesempurnaan wujudku

dan pada bulan termegah ini
demi bilik-bilik di diriku yang sunyi
dan selaut pasang kasihku padamu
dengarlah wahai walau selintas
kecap lidahku petuah semelayu
lepas serupa denting gambus
yang merindu suara gendang
untuk sepotong lagu di dagu
melodi yang tak sempurna merdu
pun tak jejak di gemeretap syahdu

wahai kalian yang tidak memahami
jalan itu memang bukan ini dan itu
sabar adalah kunci amalanmu
dari hilangnya sebarang bunyi
hingga tertuang lagi silau matahari
selayaknya ganjaran tiada berbatas
mesti dikau fahami sebelum melintas

-----------------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia, Ramadhan - 1435 H

— di Kota Singkawang.



MENJELANG TERBENAM


nikmat menyongsong jelang terbenam
bersama letupan hasrat terpendam
berganjar tempias hingga langit tujuh
antara juadah yang memanjakan lidah
pun antara gelas-gelas yang memeluh
untuk longgarkan lafas yang tercekat
sebagai kelayakan berkaitnya nikmat
yang sepatutnya engkau dapat
hadirnya tanpa alpa bersama tanda
pada nada yang dibentangkan sayap senja

tahniah
telah dikau mamah rupa-rupa
yaitu secuil petah serupa mereka
sebelum engkau dan sesudah kalian
yang berkebat penderitaan dan ketiadaan
namun bersulam kilau keteguhan iman
dan jika pada diriku juga dirimu
kerap kita sandingtandingkan
di senin dan kamis
demi setuang manis
tidaklah lebih dari sepotong awan
atas nama indah di kesenyapan

namun ingatlah wahai
usah lama bersulang bersimbah basah
sebab lengah menanda padah
hingga terlewatlah sebentang faedah
tuntaskanlah teraju ke ranah makkah
dengan rakaat dan janji berka’bah
untuk mempersunting hakiki
demi jodoh setelah mati

------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Ramadhan ; 1435 H.





Puisi ini terinspirasi dari nukilan yang dipersembahkan umi Hanom Ibrahim Lubis pada 7 Juli 3:24 – 3:26 dengan tajuk MUNAJAT RAMADHAN.
Semoga dan semoga saja rekan RPS berkenan...

AKU LIRIHKAN LAGI

karena jarak yang kian tersarung
sebab keinginan yang terus terasah
dan ketiadaanku yang melulurkan kepastian
serta tak mau berbagi dengan kehampaan

kau tahu
sebelum diriku terbujur kaku
dan hanya dikenal pada catatan berbatu
maka izinkanlah aku lirihkan kembali
nukilan yang barusan engkau semai
yang memang berkilau tak andai-andai
dalam munajat ramadhan yang terjurai
sebab itulah kini inginku pun tersadai
dalam doa-doa bersayap
harap mamahlah dalam senyap

ya Rahman ya Rahim
berkat ihram ramadhan yang tersarung
terkurunglah kami berbalut untung
berkat kebaikan-Mu yang melimpah-ruah
yang tak dapat kiranya kami sanggah
maka dengan segala kerendahan
sudilah dengarkan lirih pengharapan
duhai Engkau Yang Maha Mengabulkan

ya Fattahu ya Aliim
bantulah kami mengalirkan pedih
dalam tamsya syahdu bersimbah pelagi
atas kehendak yang mampir
menempelkan aromamu berlapis suam
pada jejak yang kami tinggalkan diam
hingga tak kekurangan kasih sayang-Mu
dan bantulah kami
memahami masnawi yang menyentuh hati

ya Rabbul Jalil
jangan biarkan kami dininabobokkan pulas
terkulai lemas terpasung di panas
hingga senja yang memungut subuh
terhadap nasib tak hendak mengeluh
sebab tak mau singgah ke pantai lidah
kami berlindung pada-Mu
saat gelap dan terang
sehingga mana mungkin
dari-Mu kami membangkang

ya Raafi ya Mu’izz
untuk air susu yang menimbus kemarau
dan halalkan jua tiap tetes peluh itu
yang atas izin-Mu
kami masih menapak di guratan waktu
berilah jerih payah itu ganjaran surga-Mu
pada yang ada dan telah tiada
sebab tiadalah kami dapat membalasnya
begitupun untuk kerabat dan sahabat
serta guru-guru kami yang hebat
satukanlah kami sekarang dan nanti
di rindang-Mu nan hakiki

ya Dzul Jalaali Wal Ikraam
di bulan yang merimbun
jejakan kami di seribu bulan
hingga ke perjanjian embun
panjangkanlah sua kami bermusim
jadikan air mata ini mata air
duhai Awwal wahai Aakhir
perkenankan kami pada kemenangan
hanya menuju kemenangan

--------------------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Ramadhan ; 1435 H.
— di Kota Singkawang.





RINDUKANMU


rindukanmu kasih terkasih
asmara ini bak beralun ombak
deburannya bergolak gerak
tak dapat kutolak
buih berbuih mencecah rintih

pada saat tidak bersua
sebab jarak membatasi pandang
terbanglah rindu julang-menjulang
yang pada kedua kepaknya
ditumbuhi bulu-bulu janji setia
dengan warna patah-patahan igauan

alahai
pilin berpilin mengepang tanya
tak mungkin rancu dalam benda
tak mungkin rubuh dalam ada
aku kejar dikau lewat bunyi
mengepungmu lewat puisi-puisi
agar tak diterkam si nafas dengki

aduh mak senyumnya
bak tiara bertahta permata
decakku dihumban pesonanya
mencecah rindu menganak pasang
terpancang sayang jelang menjelang
makanya usaha dan doaku berenda renda
supaya kejora lekas memunggahkan bintang
datang berdulangan sirih dan pinang

------------------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia ; 2014.
— di Kota Singkawang.






PADA RASA DAN DOA


dan inilah risau yang membumbung itu
ketika hari mendulang waktu
saat gelap dan terang menjuntai pilu
sebab terhempas tempias pintaku
kemudian mendesau di sekitar rumahmu
lalu melumut di dinding singgasanamu

kau tahu
jika remuk redam kau bicara gaza
maka perihku lebih luas dari samudera
jika air matamu menggenangi palestina
maka amarahku pun membadai di asia
kemudian melumat seantero arabia
tapi siapalah engkau dan aku
cuma kuasa merangkai sepasang rindu
yang memunggahkan duka cita benua
dengan doa-doa dan sayap patahnya

aku tahu engkau pun lebih tahu
kitalah jua yang suci dalam debu
sebab kita tak berlainan tuan
maka biar kubentangkan kenyataan
tersibak kesalahan menjadi pertanyaan:
kemenangan apa patut di kibarkan
bila beribu subuh tak tertunaikan
sedang berjuta ashar tak menggiurkan
terhadap isya pun terpamer kekaraman

maka marilah merapat menjunjung tadah
kita rentangkan tangan selebar arafah
memikul doa dengan al-misbahah
untuk tiap lembar nafas saudara di gaza:
Ya Hayyu Ya Qayyum,
Ya Hayyu Ya Qayyum,
Ya Hayyu Ya Qayyum,
seperti di Badar dan Khandaq dan Tabuk
titahkanlah ribuan malaikat-Mu mengamuk

Ya Hayyu Ya Qayyum,
ringankan penderitaan saudara kami di sana
tumbuhkan generasinya sehijau belantara raya
hingga padanya lebatlah Jihad fii Sabilillah
tautkan selalu kasih kami yang berka’bah
Ya Hayyu Ya Qayyum,
jangan biarkan kami diijabkabulkan acuh
pada kezaliman yang melibas sesyahadat kukuh
dan izinkan jiwaraga kaum ini meluruh
sebagai mujahidin mukhlisin atau syuhada
serta bebaskan kami dari fatamorgana
hingga buta pada segala marka
wahai Dzat yang mengolah surga dan neraka
ijabahlah sebab ini risau yang terpilih

amiin Ya Rabbal’alamiin saudaraku
tak lupa izinkan kupumpung nafasmu
yang pada engkau kasihku berkilau
wahai debu-debu sebelum berlalu
wahai suci yang senang bersembunyi
wahai sangsi yang memandang sesekali
wahai pikat yang setengah memberi
dan pengembara yang memahami kisah
akulah tempat khilaf melipatkan salah

-------------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat;
Indonesia – Ramadhan: 1435 H.
— di Kota Singkawang.




SUSU UNTUK KALIAN


ini kutuang untuk kalian
perahan susu kambing arabica kesayangan
sebagai penyembuh dan penyubur kegigihan
sebab cakrawala dirampas bertujuh turunan
serta mega yang terburai ditabur kehitaman

reguklah wahai saudaraku
sambil berkejuran kita menukar haru
dan bersiasat dalam perjanjian berdarah
seperti masa saat berkah melimpah ruah
yang memutihkan mata firaun di laut merah
bukankah telah terdedah pada setiap sejarah
maka biarlah wahai ketuban pecah sendiri
dan memunggahkan aroma rummi
kemudian lindap di telapak hari

aduhai kawan yang memberiku kata
kaujulurkan tanganmu kelabu
hingga mana mungkin aku
melambaikan tangan kepadamu
apatah lagi meniadakanmu dalam ada

------------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Ramadhan ; 1435 H.
— di Kota Singkawang.




KAMI TAKKAN KALAH


berkurun sudah
tapi kami tak pernah kalah
walau kau kepung dari segala arah
dan kau ciptakan kiamat tak sudah
menggurah Gaza dengan darah
tak sedetikpun kami menyerah

burung-burung besimu boleh akrobat
lalu memburaikan mega dan cakrawala
dengan warna yang kau pinjam dari neraka
dan kaki-kaki bajamu juga boleh melesat
kemudian mendedahkan kengerian terhebat
mengundang decak pilu hingga tujuh penjuru
lantaran dunia yakin betapa biadabnya kamu
namun hingga puas armada perangmu
berpesta pora di Gaza yang luka bernanah
tak terbetik pun lolongan mereka menyerah

hingga atas nama kemanusiaan
kami pun berbondong-bondong turun ke jalan
sebagian berdoa sebagian menyalakan lilin
sambil menahan perih kami yang berpilin
untuk tiap tetes darah dan luka menganga
untuk tiap butir air mata dan nyawa tak berdosa
yang kau tebar di setiap jengkal Gaza
yang pada mereka engkau paksakan menyerah
tapi kembali kau salah!
sebab mereka memang tak kenal kalah

adakah masih engkau diteropongmu?
para raja diraja dan jenderal di singgasana
yang padaku mengaku adidaya
jika kalian memiliki rasa manusia
maka pejamkanlah matamu yang buta
dan dengarlah wahai dengarlah
buluh perindu ibu-ibu Gaza
melantunkan sepotong lagu di dagu
sambil meniupi ubun-ubun bayi yang tersisa

begini kiranya senandungnya:
“tidur-tidurlah wahai kemala
buah hati kebanggaan ayahanda
walau pun udara beku seketika
dan langit hitam terbelah dua
kemudian tanah rekah berubah merah
gagah gagahlah jangan menyerah
nyatalah kita pemilik Gaza yang syah
dan kita takkan pernah kalah”

***
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Ramadhan ; 1435 H.
— di Kota Singkawang.




KANGEN

aku merantau dalam kasihmu semilir
demi menggusur sepiku dari hulu ke hilir
cuma ini bukan sekedar perkara kasih sayang
bukan pula tentang rindu yang lama melayang
ini adalah bagian dari halaman kegembiraan
dalam kitab yang berjudul impian dan harapan

sementara itu biarlah kutuliskan saja dulu
kerinduan dengan kesedihan bulan sepenggal
dan merangkainya di halaman yang masih tersisa
atau jika tak kuasa saat pagi dan petang menyapa
maka biarlah rindu terwakilkan lagu nestapa
menyamar kecipak pada lubuk bertakung seru

aku yakin engkau pun memahami kisah
seperti yang telah terdedah menjadi sejarah
bahwa jodoh tak pernah mendustai perkawinan
sebagaimana hidup tak pernah lalai pada kematian
maka dari itu lebatkan saja hujan munajat
dan jangan sampai gerak hatimu berkhianat
setidak-tidaknya ingatan tak kehilangan sasaran

aduhai dinda utusan kayangan
sebab mustajab malam seribu bulan
yang karenanya maka lena kukorbankan
jaga kutegakkan tak peduli engah kelelahan
terlaunglah semua rindu yang berhamburan
melambung hingga menembus awan kesekian
untuk merayu belas kasih Tuhan
demi desir kerinduanku yang berkelindan

---------------------------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Ramadhan ; 1435 H.
— di Kota Singkawang.




LEBARANKAH DI TANAH DAN AWAN BERDARAH?


Satu Syawal kali ini bertakung sendu, adakah lebaran
di tanah dan awan berdarah?
Jelas terlihat kau mengetuk pintu bagi pemilik hati
dengan patah-patah ucapan dan sorot mata lembab
pun pada penaku yang tangkas mencari
kertas dan tinta.
Nampak olehku langitmu merah darah.
Dunia sedang dilanda kekalutan dan air mata
alam semesta merintih, tak terlihat dan terdengarkah?
sementara angin menggoncang-goncang jubahku
dan memelas.
Aku tak bisa acuh, kuyakin kau pun begitu.
Jika demikian adanya, mari kita berangkat malam nanti
lindap menembus kabut.
Akan lebih baik jika langkah kita dimamah rintik
agar tak meninggalkan jejak selamat jalan kepada mereka
yang tertidur pulas.
Satu Syawal kali ini bertakung sendu, adakah lebaran
di tanah dan awan berdarah?
Jelas terlihat perjalananmu beringsut di udara sengketa
menyepi dan terburai, terpampang jua
sekolah dan masjid dan rumahsakitmu diterjang sangsai
menciptakan amsal warna yang tak semestinya:
semerah saga.
Oh, jantungku berdebar!
-----------------------------------------------------------------

TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Ramadhan ; 1435 H.
— di Kota Singkawang.




TERINGAT AKU PESAN PUTIH


Teringat aku pesan putih dan tersebutlah
tujuhpuluh dua kali berantai iqamu al-shalah

Lalu kularut di al-muzammil duapuluh
terpesonalah di al-an’am satuempatsatu
terpacak di al-baqarah hingga berdarah
dan terobati oleh ketetapan at-taubah
dawat dan lidahku pun kelu bersanggah

Teringat aku pesan putih dan tersebutlah
tujuhpuluh dua kali berantai iqamu al-shalah
setiap akarnya mengakar menobat berkah
----------------------------------------------

TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Ramadhan ke-28; 1435 H.
— di Kota Singkawang.




SEMILIR TAKBIR


Semilir takbir,
membiakkan rindu
sungguh
detak dan rentak
lafas kemenangan itu
bak jantung bayi
parah pilu membasah
terkenangkanmu pasrah
sampai beroktaf serak
dalam puja-puji
berka’bah

Semilir takbir,
meriah usai gema Adzan
seperti
pancaran mata
malaikat-malaikat mungil
di sisiku dan kamu
yang tengah memahami
betapa megah dan syahdu
kemenangan ini

Semilir takbir,
dan ketuban rindu
pecahlah sudah
saat mereka bertanya:
“mana ayah
atau
kemana ibu”
sungguh
yang padaku dan kamu
hanya mampu
membenamkan sang kumala
dalam-dalam di dada
sembari lirih berkata:
“esok bangun pagi-pagi
dan kenakan pakaian barumu”

Semilir takbir,
ada wangi merasuk
ada tanya tak terjawab
terantuk qalbu
sebab merindu
seperti mengayuh perahu
menuju tepian jauh

------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat – Indonesia
Menuju 1 Syawal 1435 H.




SUATU PAGI DI GAZA SELEPAS HUJAN LETUSAN


Setelah hujan letusan meronda malam
langit kelabu turun dari mata air lebam
terdedah dendam berjuta siang malam,
takbir bergetar mengkafani jasad syuhada
mujahid muda menuliskan puisi di atasnya.

----------------------------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Syawal; 1435 H.





BAHASA TANJUNG

kulihat di cermin beralun
langit membuka dadanya
tatkala semilir merebah
membelai wajah bertakung
mengayun julung-julung
yang khusuk menyulam
koyakan yang tercabik
oleh dendam kesumat
dan tak pernah berjarak
bagai tombak ombak

aduhai biduk jiwaku
berlayarlah sudah
di cermin compang-camping
menuju dermaga harubiru
pada bentangan langit-Mu
yang terburai nafsu hitam
sisa umat akhir zaman

sukmaku meluruh
dan air mata menyaru
benang berdebu dan kaku
berwarna hitam berkedam
lalu ikut menyulam buih payau
dan bila mungkin berharap
keramahan tawar mencurah
dari langit berparas rajuk
saban pagi dan petang
yang semakin renta

tak peduli aku
siapa pun engkau
dengar dan dengarlah
yang zalim harus disanggah
tak ada kata mengalah
jika saudara seaqidah diratah
maka itu kusentuh hatimu
dengan lidah dan muncung
julung-julung tanjung
yang terasah dan runcing
oleh kerisauan membatu

inilah tahun amarah membadai
tanpa ampun kita babak-belur
maka jahanamlah engkau
yang tak mengenal diri
pun nasib saudaramu sendiri
sebab telah ditandai merah
pada keningmu dan aku

------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat;
Indonesia – 2014.
— di Kota Singkawang.




MENJEMPUTMU


Lautan teduh
waktu yang tepat
untuk menjemputmu.

Tapi dikau jauh, beribu jauh
mengundang gundah.

Cuaca sedang bersahabat
untuk mendayung sampan
demi menjemput impian dan harapan.

Namun, kupasti babak-belur
saat berada di tengah lautan
manakala syafaq melulur
sebab kemarau berpanjangan.

Wahai dikau yang menunggu
dan membuihkan rindu
tabahlah berarus waktu.

Bila hari itu tiba
tak kepalang camar memandang
sebab debaran kasihku memanjang
hingga nafas terakhir di hela.

------------------------------------
TWA,
Kalimantan Barat,
Indonesia – Syawal 1435 H.

Kumpulan Pusi Soniaa Veronicha Itu AG - PERHATIANMU SAYANG YANG KUHARAPKAN



PERHATIAN MU SAYANG YANG KU
HARAP KAN


Kadang apa yang kita impikan tak sesuai dengan apa yang kita rasa kan
Tanggis kesedihan kadang tak bisa terbendung hanya karena ingin diperhatikan seperti yang lain nya,,,
Kadang diri ku seperrti tiada arti nya
Kasih sayang perhatian ku hanya bertepuk sebelah tangan ku

Dalam gelap nya malam ku menanggisi perjalanan hidup ku,,,
Ada kala nya ku termenung,terisak tanggis semua kardna orang yang kita sayang yang tak pernah mengimbangi jasih sayang kita hanya karena rasa egois

Tuhan andae saja engkau tau betapa hati ini tak bisa jauh dari nya
Mungkin dia tau dan akan mengerti akan arti sebuah perhatian dari orang lain
Ku coba menepis malam ku dengan senyuman rindu ku
Namun ku tak kuasa membendung air mataku ini

Oh tuhan
Betapa berat perjalan cinta dan hidup ku
Ku coba yang terbaik namun ku selalu dianggap nya seorang yang tak pernah ia hargai
Ingin menjerit,teriak namun pada siapa lagi diri iniencurah kan usi hati ini
Lelah diri ini,,,
Andae saja ku bisa memilih ku akan memilih untuk kembali kepangkuan mu ya ALLAH,,
Tak kuat menahan berat nya beban hidup ku
Namun ku harus bertahan demi sebuah impian ku,,,
Ya allah tunjukan lah jalan yang engkau ridhoi,,,

Biar lah rasa ini ku bawa sendiri pedih pilu nya diri ku
Karena mungkin ku belum yang terbaik untuk nya,,

BY: SONIA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
05:07:2014





LUKA HATI KU


Masih ku ingat dalam bayangan ku
Sa,at kau putus kan aku
Betapa hancur jiwa lara ku
Semua pengorbanan ku hanya lah sia sia bagi ku

Oh puja,an hatiku
Mengapa kau beri harapan palsu mu pada ku
Setelah sekian lama aky mengenal mu
bercanda tertawa dalam buaian rindu ku
Kau tinggal kan aku hanya karena materiku

Oh dunia
Dimanakah keadilan mu
Pada siapa dan kemana aku luap kan perasa,an hatiku
Dia yang ku cintai,yang kusayangi telah membuat aku terluka pilu
Di ujung rayuan nya yang manis tetapi semua palsu

Kejam nya dikau kau lukai hatiku
Kejam nya dikau kau buat tak berdaya diriku
Kejam nya rayuan mu sehingga ku terima cinta mu

Andae ku tau semua itu semy
Andae ku tau bahwa hadir mu hanya unruk menyakiti ku
Andae dari semula ku tau kau suka cari yang baru
Tak akan mugkin keluka,an ini ada pada diriku

Kesunyian jiwa kini bersama ku kembali
Kehampa,an hati kini tiada yang mengisi lagi
Kau telah pergi dengan yang lain nya
Setelah kau tau diriku tak sebanding dengan nya

Kau yang dulu ku kenal tak sebanding dengan kecantikan wajah mu
Budi pekerti mu cuma hanya sebagai pembalut luka laraku
Kejam nya kau lukai aku
Akan ku bawa kemana lyka hati ku ini
Ingin menjerit tapi pada siapa, kau begitu kejam meninggal kan aku tanpa alasan yang pasti

Semua hanya karena materi dan materi
Itulah harga diri mu yang bisa kau ganti dengan materi
Semoga tidak ada lagi yang menyakiti ku
Setelah kepergian mu ini
Cukup diri mu yang membuat luka hati ku
Kenyata,an ini sungguh menyiksa batin ku
Namun aku harus ikhlas karena,inilah takdir hidup ku

BY SONIIA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
07:07:2014





WAHAI SANG AWAN BIRU


Sinar mu menyinari disetiap penjuru pelosok persada mu
Kehangatan mu ku sambut dengan panas nya diseluruh tubuh ku
Bias sinar mu tak mampu kupandangi oleh pandangan mata ku
Kilauan mu sungguh mengetar kan kalbu ku

Kau indah nan indah yang selalu menghiasai hari hari ku
Di baluti deburan ombak yang sejuk nan indah dipantai itu
Ku tatapi kupandangi wajah mu yang cerah secerah hati ku
Sungguh ingin ku gapai diri mu nzmun tiada,kutak pernah mampu

Mendung pun akan segera tiba,,,
Panas pun akan tertutup kabut nya
wajah mu nan muram yang tak mampu kau bendung karena nya
Akan tetapi kau sungguh gigih untuk tetap setia menemani hari hari nya

Membuat orang yang melihat nya menjadi gembira
Membuat orang yang lalu lalang menjadi semakin ceria
Menjadikan semua menjadi nyata
Kau lah sang awan yang tiada pernah jenuh untuk menemani disetiap luka nya

Tak akan ada yang mampu mengantikan tempat mu
Tak akan ada yang mampu membuat tanggis mu
Karena engkau lah sang awan biru yang mampu bertahta
Dalam kilauan kabut awan yang indah dan bercaya

Kau temani hari hari nya hingga mentari terbenam dari ufuk barat
Setiap yang melihat mu pasti dia akan bergegas untuk melangkah kan kaki nya
Menyelusuri kehidupan untuk mengais riski nya
Tanpa kenal lelah ia bertahan melalui nya
Sungguh ku tak mampu melukis kan dengan kata kata
Kau lah saksi perjalan ku untuk mengapai ridho nya

Semoga hari esuk masih ada,jalan yang lebih baik dari sebelum nya
Ingin ku gapai kesederhana,an ini dengan apa ada nya
Ku belajar dari sebelum nya
walo seditik kita harus menghargai apa yang kita punya
Pada mu sang awan.ku tulis kan rangkaian kata

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK. PANDANREJO WAGIR NGALAM
07:07:2014




KAU BAGIAN DARI MASA LALUKU


Dulu aku pernah ada rasa sayang terhadap mu
Yang membuat aku terkadang sulit untuk berjauhan
Karwna kehadiran mu selalu memberi warna dalam kehidupan ku
Aku tak perdaya menolak cinta mu

Oh dewi,,,
Nama mu kian indah di telingga ku
Lembut nya suara mu megetar kan kalbu ku
Wajah mu kian hadir dipelupuk mataku
Hingga,aku susah untuk pejam kan malam ku

Kau berikan kasih dalam hidupku
Kau warnai hariku dengan canda tawamu
Kini kau hanya lah bayangan di depan ku
Kau tinggal kan aku dengan keluka,an di jiwaku

Kau telah memilih yang lebih bisa membuat mu bahagia
Kau menjauh tanpa kabar tanpa berita
Setelah sekian lama nya kita menjalin asmara
Aku pikir kau lah wanita yang paling ku sempurna

Namun aku salah setelah kepergian mu
Aku jumpai kekasih ku yang dulu
Yang sampai kini selalu setia menantikan kehadiran ku
Mungkin aku salah dan khilaf mengabaikan ketulusan cinta nya
Setelah ku dapati kembali ku tak skan melepas nya kembali
Dan tak akan aku ulangi untuk mrngenang bersama mu

Karena kau hanya lah masa lalu
Yang tak pernah tulus ikhlas kepadaku
Akan ku pedam kenangan kelabu
Selama bersama mu oh dewi ku
Semoga aku bahagia bersama si dia
Yang rela menantikan kehadiran ku bertahun tahun lama nya

Pengorbanan dia yang begitu besar
Yang tidak pernah membandingkan dengan yang lain nya
Karena ada yang lebih sayang dari mu
Yang selalu meminta maff apabila dia melakukan ke kehilafan kata nya
Sungguh dia lah wanita yang bijak dan santun apa ada nya
Doaku untuk mu sayang ku sepajang nafas masih berdeyut
Kau ku jaga dan tak akan ku beiar kan orang menyakiti mu
Kebahagia,an ku sa,at sa,at bersama mu
Sampai akhir menutup mata ini

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK WAGIR NGALAM
07:07:2014





YAKIN LAH KEBAHAGI,AN ADA
BERSAMA MU


Seiring perjalan cinta,yang penuh liku liku nya cerita
Kudapati kerinduan ini yang semakin dalam kurasakan
Kau yang di timur aku yang di barat
Terhalang samudra yang tiada lagi kutemui

Dari sebuah kesalahan masa lalu
Menjadikan diri kita lebih berhati hati dan lebih dewasa
Dalam menyikapi ujian yang datang kapan dan di mana saja
Tak perduli tua muda bahkan anak secil sekalipun
Bila datang nya ujian tiba tiada yang dapat menolak nya

Dari egoisan diri aku belajar banyak
Akan arti sebuah kesabaran
Cinta itu unik indah dan sungguh mempesona
Kata kata nya,saja bisa membuat kuta kadang terbuai oleh rayuan nya
Yang belum tentu kita,tahu bahkan kita rasa kan seperti apa cinta yang sesungguh nya

Manis pahit nya cinta adalah bumbu dalam rumus keseharian nya
Di campur rasa cemburu kadang yang tanpa melihat fajta dan logika
Kadang karena cemburu nya pasangan kita asa yang nekad sampai berbuat diluar kendali kita

Sebenar nya rumus cinta itu
kejujuran terbuka dan saling pengertian antara,satu dengan yang lain nya
Dari situ kita bisa melihat bahwa kita masih lebih baik diantara orang yang kadang iseng terhadap kita

Tulang rusuk tiada dan tsk mungkin terganti kan oleh siapa saja
Pasti akan kita temukan walo kita harus ngejoblo, walo kita haeus gonta ganti pacar ,putus nyambung,,
Dan bila kita yakin bahwa dia lah pasangan kita
Tidak ada,yang tak mungkin
Kebahagia,an itu pasti kalian gapai

Tidak perduli jarak yang berjauhan
Tidak perduli pengorbanan nya sebesar apa
Karena cinta tidak melihat besar dan kecil nya,kaya dan miskin nya
Tampan dan cantik nya
Akan tetapi akan melihat hati dan bydi pekerti nya

Yang mampu menerima kekurangan pasangan nya sebgai pelengkap kesempurna,an akan sebuah cinta yang apa ada nya
Semoga,kebahagia,an senantiasa bersama kalian sahabat ku
Jadikan cinta mu seindah bunga tang selalu harum dan mewanggi di seoanjang masa
Sampai kelak engjau menjadi kakek dan nenek
Bahagia buat mu selalu





KE IKHLASAN HATI

Assallamu,allaikum warrohmatullahi
wabbarrokatuh,,,
Bissmillah,,

Bila mentari kian diatas awan
Keringatpun kian jatuh bercucuran
Rasa haus dahaga tiada dihiraukan
Semua ia lakukan degn ke ikhlsan,,,,,
Untuk mengepai ridho illahi yang penuh berkah dibulan ramadhan,,,

Tak perduli panas hujan menguyur di badan
Namun tujuan hidup itu harus terwujud kan
Ikhlas hati dalam menjalani suatu pekerja,an
Itu adalah salah satu wujud kita mampu menjadi yang terbaik buat masa depan
Tak kenal lelah selalu optimis menjalani nya
Hari esuk pasti kebahagi,an yang kau dapat

Siap yang msu hidup susah
Siapa,yang msu melewati segala ujian nya
Siapa yang selalu mensyukuri akan anugrah nya
Ridhoi illahi akan selalu ada di setiap hembusan nafas kita ini

Jangan berkecil hati karena jadi seorang penggangguran
Jangan kau sombong kan diri karena hidup di lingkungab yang kaya
Jangan kau pamer kan kerja mu di kantoran
Semua itu sama di hadapan ALLAH
Kita,semua,makhluk yang tiada sempurna dihadapan Allah

Syukuri dan nikmatilah apa yang kita punya
Sedekah kan sebagian dari milik kita buat mereka yang di luar sana
Allah tidak akan menyurut kan riski mu saudaraku
Akan tetapi ALLAH akan memberkahi mu karena engkau bekerja di jalan nya
Penuh kasih sayang terhadap sesama mu

Semoga kita senantiasa menjadi yg lebih baik dan selalu dilindungi tuhan
Dalm mencari riski dan segala permasalahan
dipermudahkan,,,
amin amin amin yarrobballalamin

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK WAGIR NGALAM
07:07:2014




SEDEKAH KAN LAH SEBAGIAN HARTA
MU WAHAI SAUDARAKU


Bumi menanggis meminta pertolongan
Doa untaian kata semoga cepat menjadi reda
engkau lah wahai.negri GAZA
Kau berjuang fissabbillillah dijalan nya

Saudara ku yang tercinta
Jangan kau bahagia diatas tanggisan saudaramu sendiri
Jangan kau berfoya foya berebut membeli busana untuk hari raya
Akan tetapi berikan lah sedikit hartamu untuk meringan kan beban mereka

Dia yang berjuang di jalan ALLAH
Lebih membutuh kan uluran tangan dan doa mu
Kau bisa,berhamburan uang berfoya foya
Tapi tidak kah sedikit dirimu merasa iba untuk mereka yang disana

Kain kafan yang mereka butuh kan
Tak akan cukup walo itu juta,an
yang mati sahid itu ratusan
Mari kita buka hati nurani kita

Buat apa baju baru,,,
Buat apa serba ada bila kita melihat disana menanggis iba akibat ulah kaum zionis israel

Mari kita sisihkan sebagian harta kita
Kita doakan sauadara seiman kita
Semoga ketabahan,iman dan taqwa yang mereka punya
Untuk trus memperyahan kan bumi nya yaitu GAZA PALESTINA

Kita ibarat bisa makan
Akan tetapi belum tentu sauadara kita makan
Kita bisa berkecukupan keluar masuk mall
belum tentu saudara kita bertahan hidup atau juga bisa menghembuskan nafas nya

Kapan saja senjata itu pasti ada
Mari lah wahai saudara ku kita lebih peka lagi
Riski itu datang nya dari ILLAHI ROBBI
Tak akan pernah surut dan mati
Karena kita tetap berusaha dan berdoa setiap hari
Pasti keajaiban akan datang memghampiri

Bantu lah dia walo itu sebesar butiran debu
doakan mereka supaya mendapat tempat yang layak nanti nya
Jangan kau kikir karena takut kehilangan hartamu
Sedekah kan lah buat mereka yang memerlukan uluran dari mu
Harapan dan doa ku semoga GAZA akan cepat berlalu
Sehingga kedamaian yang akan kau temui kembali di negri mu

BY SONIAA BERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
15:07:2015






BERIKAN LAH KESEMPATAN PADA NYA


Ketika kejujuran disalah gunakan
Cuma penyesalan yang dia dapatkan
Kata ma,af pun tiada di dengarkan
Apalagi di beri kesempatan untuk mengungkap kan

Cinta jangan kau selip kan dusta
Karena itu akan membuat diri mu sendiri terluka
Kau tidak lagi dipercaya
Yang ada dan pasti kau akan ditinggal kan nya

Cinta itu indah bila kita bisa menggenggam nya
Tapi cinta bisa bikin pusing kepala karena api yang kau main kan dengan sendiri nya
Pasangan mu cuma butuh untuk kau jujur pada nya

Banyak.yang bilang dunia nyata ya nyata
Dunia maya ya maya
Sebenar anggapan itu salah besar ada nya
Karena menyintai pasangan kita harus lah lahir batin yang apa ada nya

Jangan kau merasa bahwa pasangan mu tidak tau
Akan tetapi TUHAN mu akanemjadi saksi mu
Walo hanya di dunia maya apa yang kau lakukan pasti akan dirasa kan juga oleh pasangan mu
Berpikirlah yang bijak demi orang yang kalian cintai seumur hidup mu

Jangan kau korban kan srgala nya karena keegoisan mu
Kau lupakan semua demi mendapat kan yang baru
Dia yang telah bersusah payah membangun mahlgai cintamu selama bertahun tahun
Hanya kau hancurkan seditik saja karena kau merasa yang paling bisa dan bisa

Saling mema,af kan itu akan lebih mulia
Jangan ada dendam semua oasti dapat ujian yang sama sepertimu
Hanya semi dan jorak nya ragam nya lah yang berbeda
Bersyukur lah ujian itu datang pada mu

Jangan kau hujat dia
jangan kau lukai dia
Jangan merasa dirimu.yamg paling benar pada nya
Dia yang setia menunggu mu sampai akhir melepas raga nya

Semua orang punya ke khilafan kesalahan
Mema,afkan jalan yang terbaik
Jadikan.ini sebagai hal terindah dalam cinta mu
Jangan kau pergi hanya karena dunia maya yang akan membawa mu kejalan sesat nanti
Kembali lah pada cinta mu yang nyata
Semoga kata maaf dan kebahagia,an yang kau dapati nya

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
15:07:2014






YA GAZA YA PALESTINA


Gemuruh suaramu kian terdengar menjerit kesakitan
Butiran peluru itu kian menghantam disekujur badan
Tiada pernah pandang dari segala usia
Engkau hembusan sejatamu demi sebuah angkara murka mu wahai kaum yahudi

Bumi palestina adalah bumi yang paling suci
semua orang tau akan itu semua
Sementara engkau wahai kaum yahudi
kau lempar kan ke egoisan mu hanya untuk kepentingan semata

Lihat lah jeritan si kecil yang tak berdosa
Lihat lah semua bergelimpangan akibat ulah mu yang durjana
Kau bumi hanggus kan negri palestina
Tanpa kau pandang bulu mereka itu siapa

Dimana kah hati nurani mu wahai sesama hamba nya
Dimana kah perasa,an mu ketika kau gencar kan sejata mu memembus seluruh tubuh nya
Kau begitu keci dan keci yang tiada mengenal arti dosa
Dia juga saudara mu jua karena semua dengan satu tujuan.yang sama

Ya ALLAH ya robbi berikan mereka surga tempat nya
Semua berlumuran darah mengharap iba
Kau hujat kan senjata mu ketika bulan suci tiba
Tanpa menyerah dia terus perjuangan kan bumi palestina

Ya GAZA kau sungguh mulia
Perjuangan sungguh tiada tara
Demi negri mu kau rela menahan haus dan dahaga
Ketika lawan mu terus menyerang kau sempatkan untuk memenuhi keqajiban nya

Subbannallah yang mulia ,,,
Angkat lah derejat nya para suhadaq yang gugur dimedan peperangan
Kau meraung menjerit ketika hembusan didada
Air mata ini tak kuasa untuk melihat nya

Sungguh kejam dan kejam itulah wahai kau kaum yahudi
Dirimu berjiwa manusia tpi hatimu kerdil bagai srigala
Kau porak poranda kan semua umat muslim yang disana
Bom nuklir kau ledakan sebagai simbol kau telah bangga

Damaikan lah ya ALLAH bumi palestina
Agar tidak lagi ada pertumpahan darah disana
Bayi anak kecil dari penjuru usia menanggis histeris karena senjata
Badan merinding melihat itu seperti mimpi belaka

YA ALLAH ,,,
Berikan lah yang terbaik untuk GAZA
Hentikan kan hujatan sejata dia yang tak berdosa
Sampai kapan kau akan menembuskan sejata sejata mu kepada nya
Ingat lah wahai para yahudi dia juga manusia seperti mu
Yang mempunyai akal pikiran seperti mu

Sadar kan lah para yahudi itu
Supaya tidak ada,lagi yang jadi korban nya
Betapa hati ini menanggis tak berdaya
Hanya doa yang bisa ku titip kan pada nya
Semoga perjuangan mu mendapat tempat terindah mat mu adalah mati sahid
Dan surga lah tempat yang tepat bagi mu ya saudarauku yang di GAZA
Tawakal iman kau tanfguhkan keyakinan mu untuk mempertahan kan bumi mu
Karena itu adalah amanat dari TUHAN MU

BY:SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK. PANDANREJO WAGIR NGALAM
15:07:2014




MUNGKIH KAH

Sering kita jumpai seseorang lebih suka memonis orang lain,pribadi orang lain
Di bandingkan mengintropeksi diri nya sendiri
Mengujat,menghakimi,itu kadang suatu hsl.yang teramat biasa bagi nya
Namun pernah kah tidak kah terpikir oleh nya betapa orang yang di hakimi,di hujat nya semudah dan seindah lontaran dari bibir nya

sahabat ku yang terkasih
Dalam renungan diri kadang air mata lah yang tak kuasa untuk membendung nya
Betapa banyak ke alpa'an diri yang sudah kita perbuat
Dalam bentuk ucapan,lisan,kata,bahkan tanp kita sadari ringan tangan pun itu acap kali terjadi

Pernah kah kita menyadari itu duhai sahabat ku
Membaca buku tujuan nya untuk bertambah nya ilmu
Nsmun pada hakekat nya dunia internet cuma hanya sebagai simbul tutup keterpuruk,an seseorang

Telah banyak kita lihat betapa hati ini meronta
Yang di bawah umur sering kali hidup seperti pasangan suami istri
Yang mereka tidak akan pernah tau tujuan hidup yang lebih hakiki
Dalam pikiran nya hidup hanyalah sekali ini

Untuk apa kalo tidak buat bersenang senang,,
Untuk apa harus bersusah payah sedang orang tuaku masih cukup memberikan fasilitas untuk ku
Ada kah diantara kalian seperti itu duhai sahabatku

Mungkinkah kau selama nya hidup dengan bayang bayang mu
Mungkinkah kau selama nya hidup dengan fata morga mu
Mungkin kah itu jalan yang terbaik untuk mu
Yakin dan percayalah kita,kau bahkan para sahabat ku masih bisa sukses bila kita yakin dan kita niatihati ini dengan ketulusan untuk yang lebih baik

Mentari itu akan selalu berwarna biru
Kabut itu akan selalu napak cerah nya
Bulan itu akan selalu menyinari persada nya
Begitupun dengan kehidupan kita selahi kita mau berusaha pasti ada jalan untuk kita
Sukses selalu buat para pencinta syair

Rangkaian ini lah yang sering terdengar di telingga kita
berbaur,merajut dalam canda dan tawa nya
Menghadapi keras dan hiruk pikuk nya
Kehidupan yang di desa,dikota,diperantaoan
Terus semangat mengapai cita cita ku sahabatku
Doa,niat adalah awal dari segala galanya
Salam santun

BY,SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
23:10:2014





BETAPA AKU TAK BERDAYA


Ingin ku menjerit sekuat tenaga ku,,
Saat dirimu menanggis mengiringi langkahku
Namun apa hendak dikata untuk ku
Suratan takdir lah yang harus berjauhan dengan mu

Namun yakin lah sayang aku selalu ada dalam hembusan nafas mu
Lewat doa yang ku berikan di setiap malam ku
Karena hanya engkau lah damba'an dan pelipur lara ku
Dalam suka dan duka yang telah kita lalui tanpa mengenal lelah dan waktu
Diriku sungguh tak berdaya menatap mu
Dengan deraian air mata yang telah kau jatuhkan dipipi mu
Ingin aku mengusap nya untuk mu
Namun aku takut akan tertinggal karena waktu

Aku sadar ini adalah bagian dari kesabaran setiap insan
Aku rela walo harus berpisah demi meninggal kan orang yang aku sayang
Aku telah pasrah kan jiwa dan raga andai ini suratan dari nya
Namun aku tetap berjuang melawan takdir bahwa hari esuk tidak akan ada lagi perpisahan diantara kita

Cukup kali yang terakhir untuk selama nya
Tidak akan ada lagi tanggisan yang metes untuk yang kedua kali nya
Karena engkau lah nafas kehidupan ku
Dalam pusara cintamu kau tanam kan kasih sayang mu
Yang tulus ikhlas,akan yang apa ada nya

Lihat lah ku sini merangkai kata hanya untuk muAgar engkau tiada lagi bersedih lagi
Agar engkau selalu melihat ku tertawa dan bergurau
Dalam senandung gitar mu kau yanyikan lagu hanya untuk ku
Sungguh bahagia nya aku mengenang itu
Oh kekasih dunia akhirat ku

BY:SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
23:10:2014





SELEMBUT KASIH MU


Terlalu banyak yang ku temui selama dengan mu
Suka dan duka yang kian datang silih berganti pada ku
Namun ku coba bersabar dan selalu menjadi yang terbaik untuk mu
Karena aku yakin engkau lah mutiara kasihku

Sepanjang nafas ini belum lah berhenti
Sepanjang air itu tidak lah surut
Sepanjang masih ada jalan untuk kita lewati
Disitu lah ke indahan yang kita dapati

Dalam deras nya hujan kau pandangi diriku
Senyum simpul mu meleleh kan hatiku
Sembari tetesan air mata yang telah jatuh di bahu mu
Betapa diriku tak sanggup berjauhan dengan mu

Ingin ku mengulang masa itu
Namun ku tak berdaya akan berganti nya waktu
Ingin ku selalu berdekatan dengan mu
Namun hendak di kata semua pasti ada masa nya

Aku sadari begitu berarti dirimu
Betapa diriku tak ingin melepas kan mu
Betapa diri ini hampa tanpa dirimu
Namun yakin dan percayalah
Hari esuk ada kebahagi,an tersendiri antara kau dan.aku
Untuk kita selama lama nya

Karena ketulusan cintamu
Telah mengajar kan aku betapa kita harus
menghargai pasangan kita
Dalam suka dan duka nya
Dalam tawa dan tanggis nya
Dalam ujian dan segala hadiah nya

Dalam cara kita menjaga dan mensyukuri nya
Aku akan selalu menanti mu sampai kelak kita berjumpa lagi
Dalam genggaman tanganmu yang indah penuh dengan cintamu
Doa ku ku disini hanya untuk mu seorang kasihku yang abadi

SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
23:10:2014





SAMUDRA CINTA

kasih jangan lah kau tunduhkan wajahmu
Dalam indah nya sang awan
Ingin diri ini melukiskan cerita untuk mu
Betapa diri ini tak bisa jauh dari mu

Aku tau itu pilihan mu
Walo dirimu bukan lah pendamping dalam hidup ku
Sungguh diriku tak berdaya karena mu
Tanggisan ini lah saksi bisuku

Ku datang untuk terakhir kali nya padamu
Untuk mengucap kan hari bahagiamu
Isak tanggis dalam batin ku
Disa'at aku genggam tangan mu

Kau lihatkan ke anggunan wajahmu
Dengan suara lirih diri ku meninggal pestamu
Sungguh tak kuasa menolak takdir hidupku
Namun ini lah yang terjadi pada diriku

Aku bayangkan setelah sekian lama nya
Kita mengarungi samudra cinta
Untuk selalu setia dalam suka dan duka
Kini.semua hanyalah bayangku saja

Doa kan aku kasih ku ,,
Semoga diriku kuat mrnjalani hariku
Dan cepat menemukan penganti dirimu
Yang seperti mu setia menemani perjalanan hidup&cintaku
Teruntuk mu terkasih abadiku

BY Soniaa Veronicha Itu Ag
NDENOK PANDANREJO NGALAM WAGIR
01:11:2014




KAU YANG TERINDAH

Mengagumi mu adalah caraku untuk melihat mu
Rasa gejolak jiwaku kian bergetar karena rasa hatiku
Walo terkadang aku tak mampu
Untuk bertegur sapa dengan mu

Ingin diri ini hidup bersamamu
Ingin kau selalu ada disisiku
Semakin ku ingin mendekati mu
Semakin diriku berdosa bila menyanyangimu

Andai kau seperti dulu
Andae kau tak seperti ini
Andae gejolk cintaku kau mengerti
Pasti kau akan tau betapa tulus nya aku padamu

Aku disini telah menyimpan rindu.untuk mu
Aku disini selalu di bayangi oleh wajahmu
Aku disini tak bisa hidup.tanpa mu
Kasih mengapa kau tak pernah mengerti itu

Aku hanya bisa memandangi foto mu
Aku hanya bisa melihat beranda mu
Aku hanya bisa mendoakan mu
Semoga kau hidup bahagia dengan.pilihan hatimu itu

Biarkan aku sendiri
Dalam sunyi sepi nya hari
Esuk hari semoga kebahagia,an kan ku dapati
Yang mampu menemaniku disetiap sepiku
Walo tak.seprti.mu namun mampu mengisi ruang hatiku

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
14:11:2014

Kumpulan Syair Nur Aini Natakusuma - WAKTU




WAKTU

Waktuku adalah hari ini. Aku akan memulainya dengan ucapan syukur dan senyuman bukan kritik. Akan kuhargai setiap detik, menit, dan jam, karena tak sedetik pun dapat ditarik kembali.

..............
Hari ini tidak akan kusia-siakan, seperti waktu lalu yang terbuang percuma.

Hari ini takkan kuisi dengan kecemasan tentang apa yang akan terjadi esok. Akan kupakai waktuku untuk membuat sesuatu yang kuidamkan terjadi.

Hari ini aku belajar lagi untuk mengubah diri sendiri.

Hari ini akan kuisi dengan karya. Kutinggalkan angan-angan yang selalu menyatakan: “Aku akan melakukan sesuatu jika keadaan berubah.” Jikalau keadaan tetap sama, dengan kemurahan-Nya aku tetap akan sukses dengan apa yang ada padaku.

Hari ini aku akan berhenti berkata: “Aku tidak punya waktu”. Karena aku tahu, aku tidak pernah mempunyai waktu untuk apapun. Jika aku ingin memiliki waktu, aku harus meluangkannya.

Hari ini akan kulalui seolah hari akhirku akan tiba. Akan kulakukan yang terbaik dan tidak akan ditunda sampai besok karena esok belum tentu ada.

SelamatSiang, Selamat Beraktivitas !!.........................................................
Nur Aini NK 07.07.2014




KETULUSAN KASIH


Coba kau rasakan semilirnya angin yang berhembus dari lereng gunung yang hijau itu, hiruplah dengan ketenangam jiwa. Kuibaratkan kasih sayangku seperti angin penyejuk raga. Meskipun tanpa wujud, namun dapat kau rasa kesejukannya. Seperti mentari yang tulus, dan tak pernah ingkar janji. Slalu hadir dikala malam menepi, memberi hangatnya pada bumi. Dan juga laksana bertaburnya bintang bak pelukis malam. Memberi nuansa yang indah dikala mentari sembunyikan diri. Kasih...Itulah tulusku ingin seperti mereka. Tiada penghianatan kegelisahan dan keresahan............................ ................................. .....

Nur Aini NK 07.07.2014




AKU MASIH DI SINI

walau aku tak bisa bernyanyi merdu '
walau angin kabarku jarang menghampir mu'
di sini aku seperti gunung '
selalu menyimpan setiap senyuman manismu '

selalu rindu tatapan matamu '
dan takan berpindah walaupun angin berlalu '
dan kabut menyelimuti '
masih ada jejak langkahmu disini '

yang selalu menyemangati hari-2 ku '
aku masih disini untukmu '



---------------------------------------------------

Jangan membuat keputusan ketika hatimu galau atau sedang emosi.
Karena situasi seperti ini kita sulit untuk berpikir dengan jernih.
Lebih baik tenangkan diri sambil berdo'a memohon petunjuk yang terbaik dari ALLAH.
Semoga ada jalan terbaik yang membuat segalanya menjadi lebih indah dan bermanfaat.

Nur Aini NK 04.07.2014
--------------------------------------------------------------

“Cinta adalah suatu anugerah yang diberikan oleh Tuhan kepada setiap manusia, jagalah cinta sebelum cinta itu pergi” “Cinta yang tulus akan selalu memiliki alasan untuk mempertahankan meskipun sedang diuji dalam cobaan yang bisa saja memisahkan” *Semoga sahabat sekalian dipertemukan dengan cinta yangtulus karena Allah.. Dan bisa melewati segala ujian dari-Nya .

04.07.2014





"ATAS NAMA CINTA"


Sebelum cinta menemuiku, Selama pintu hati masih terbuka, Sebelum mata hati bisu, Selama itu pula ku harus pahami cinta. Entah apa yang terjadi dalam diriku, Mengubah jalan pikiranku, Mengubah jalan hidupku, Mengubah sikap kasar dalam diriku, Perubahan sangat berarti bagiku. Percikan Cinta Dari Engkau, Melengkapi segala kekurangan. Percikan Cinta Dari Engkau, Menghangatkan suasana hatiku. Percikan Cinta Dari Engkau, Memberi kasih yang berarti. Percikan Cinta Dari Engkau, Memberi sesuatu yang berharga. Hingga kini ku bahagia,
Bersama dirimu .. Bersama harapanmu …
Memahami paruh waktu meski terasa sunyi tanpamu disisi.
Pasti kita ‘kan bertemu .. Bersatu dalam hidup bersama atas nama Cinta dan atas Ridho-NYA

...........................................................................NA,NK 23072014



PEDIHNYA KEHILANGAN

KEHILANGAN...
Sebuah kenyataan yang menyakitkan.
Amat memilukan.
Benar-benar tidak mengenakkan.
Sungguh menyayat hati.
Pedihnya bukan kepalang.
Tak seorang pun akan merasa senang jika kehilangan sesuatu yang disukainya atau seseorang yang dicintainya.
Maka, siapa pun akan menjaga segala miliknya agar tidak hilang dari genggaman.
Bila perlu ia akan mengerahkan segala kekuatannya agar semua miliknya tetap utuh.
Namun, sekeraas apa pun usaha seseorang, jika Allah sudah menghendaki hal itu hilang, tak ada yang bisa menahannya.

Kawan, pernahkah merasa kehilangan?
Seperti apa perasaanmu?
Kita pernah mengalaminya.
Kita pernah kehilangan orang yang kita kasihi dan hormati untuk selamanya (kakek, guru, saudara, dan kawan saya).
Kita juga sering kehilangan suatu benda yang kita senangi dan sukai.
Kita pun lumayan sering kehilangan selera makan.
Rasanya sedih sekali.
Hati sakit bagai diiris-iris sembilu.
Dunia seakan gelap dan runtuh.
Terasa separuh jiwa seolah pergi dan terbang (lagu Anang banget :D).
Air mata meleleh tak bisa dibendung.
Berhari-hari saya diliputi perasaan hampa yang menyiksa.
Ingatan kita selalu tertuju pada hal yang telah hilang.
Berlebihan banget ya?

Begitulah... kehilangan sungguh menyedihkan.
Benar-benar kenyataan yang pahit.
Tapi, jika mau merenung, sebenarnya kita bisa mengambil hikmah dari sebuah kejadian KEHILANGAN.

Kesimpulannya bahwa KEHILANGAN bisa memberi beberapa pelajaran berharga pada kita.
Hakikatnya semua yang kita miliki di dunia ini hanya pemberian. Kita terlahir ke dunia tanpa membawa apa pun. Harta benda yang kita miliki dan seseorang yang kita cintai hanyalah titipan dari Allah. Jika Allah berkehendak mengambilnya kembali, kita tak bisa berbuat apa-apa. Hal itu sebenarnya harus lebih meyakinkan kita bahwa Allah Mahakuasa. Kita hanyalah hamba lemah yang tidak berdaya dan tidak punya apa-apa.

"Ketika Allah mengambil suatu hal dari kita, pasti Allah akan menggantinya dengan suatu hal yang jauh lebih baik". Ya, memang terbukti begitu. Ingat, tidak selamanya kita hidup dalam kepedihan gara-gara kehilangan. Akan ada kebahagiaan setelah penderitaan. Akan ada kemudahan dibalik kesulitan. Akhirnya kita diajari untuk ikhlas, sabar, dan yakin dengan janji-Nya.

-----
Sahabatku Yang dimuliakan Allah,

Ya Allah, muliakanlah sahabat-sahabat Kami, Berikanlah Kami pasangan yang setia,
mewujudkan keluarga sakinah mawaddah warahmah.

Kelak masukkanlah Kami disurga yang terindah.."

Aamiin Ya Robbal Alamin.......................................................................... NA.NK 23072014






CINTA DAN FISIKA


Semenjak bertemu denganmu, energi statik benih cintamu telah mengejutkan gaya pegas jantungku, sehingga jantungku berdetak tak beraturan bagaikan gelombang bunyi gendang yang tak beraturan saat aku berada beberapa meter darimu. Refleksi cahaya cintamu telah membunuh urat mataku sehinga membiaskan bayangan wajahmu yang selalu di otakku. Pancaran Radiasi Pesonamu membuat otakku tidak bisa berpikir rasional, sehingga elektro magnet dalam hatiku terpengaruh gelombang magnet cintamu.

Sejak Saat itu, atom-atom penyusun cinta ini kian mengumpul karena gaya listrik statik dan energi Potensial di hatiku.

Saat jauh darimu, partikel-partikel cintaku tidak bisa diam sehinga melakukan tumbukan-tumbukan lenting sempurna dan menghasilkan energi rindu dengan rumus E =MC2, yang mana M adalah Masa waktu dimana semakin lama semakin jauh darimu maka energi rinduku semakin bertambah besar.

Sedangkan C adalah Cintaku padamu yang berbanding lurus dengan Energi rinduku.

Usaha untuk memberikan gaya lorenzt-ku padamu telah kuberikan dengan FL = i B Sin ØØ.

Mudah-mudahan dengan penurunan rumus cintaku padamu dapat memahami pemuaian cintaku padamu dan peningkatan massa jenis cintaku agar tekanan cinta dalam hatiku bisa setimbang setelah bereaksi dengan cahaya cintamu. Dimana bila FL adalah gaya cintaku padamu akan berbanding lurus dengan i (arus listrik cintaku) dan B adalah besarnya medan magnet dalam hatiku dan arah sudut refleksi cinta dengan Sin.

I : Intensitas
L : Listrik
O : Optik
V : Kecepatan
E : Energi

U : Usaha

Semoga cintaku dan cintamu seperti Atom dan Elecktron yang tidak dapat di pisahkan satu sama lain.




MENGUKIR ZIKIR DEMI CINTA


Hari demi hari, kurangkai dzikir tak hanya di bibir, tapi juga di hati. Meski kutahu, mungkin tak utuh sepanjang waktu, karena rapuhku. Padahal semestinya dzikir tak pernah terusir, bahkan di saat fikir dan ikhtiar menjalankan tugasnya, dari awal hingga akhir.

Saat tubuh merebah, baru CINTA menumbuh. Tersadar akan dosa kecil dan besar, dosa yang nyata dan tersamar. Entah kenapa harus demikian. Kenapa harus disadarkan dengan teguran. Padahal tak semestinya menunggu nikmat sehat diangkat, lalu saat sakit baru CINTA kembali tertaut.

Tapi inilah aku, wanita rapuh yang baru mengeja CINTA, mencobanya menjadi biasa, namun seringkali kembali terlena oleh dunia, dan CINTA pun kembali sulit terasa.

Benar kiranya bahwa meski di sirami air dari tujuh samudera, bahkan di kucuri air hujan dari tujuh langit pun, CINTA tak akan tumbuh, jika hati tetap dinahkodai kehendak buta. Tak kan tumbuh jika hati dikunci dengan gelimang dosa. Tak kan tumbuh jika hati dibasuh nafsu selalu, diselimuti keangkuhan wujud pengusiran jatidiri penghambaan. Tak kan tumbuh, tak kan.

Maka aku bahagia jika air mata berlinang saat mensyukuri nikmatmu, bukankah air mata ini adalah kado CINTA. Aku bahagia jika air mata berlinang saat teringat dosa dan memohon ampun Kepada Mu, bukankah ini juga sedikit tanda CINTA. Maka, jangan biarkan hatiku beku, tanpa CINTA. Hingga tak ada lagi air mata, yang bisa menjaga anggota tubuh yang terbasuh, haram terjilat api neraka.

Berikan aku tetap bersyukur menikmati cinta atas ridhoMU hingga halalku dan hembusan nafas terakhirku Ya Robii... Ya Allah Terangilah hati dan pikiran ini agar mampu melihat bila lisan ini telah melakukan kesalahan, bila mata ini pernah melihat hal yang Engkau haramkan, bila pendengaran ini pernah mendengar yang Engkau larang, bila tangan ini pernah menyentuh yang Engkau haramkan dan bila kaki ini pernah melangkah kepada tempat yang Engkau haramkan. Ampunilah hamba ya Rabb.

Ya Allah Ampunilah kesalahan-kesalahanku yang besar maupun yang kecil, yang berat maupun yang ringan, yang sengaja maupun yang tidak dan yang tampak maupun yang tersembunyi.

Ya Allah Bimbinglah diriku selalu agar mampu berjalan sesuai syariatMu.

Jika diriku telah atau sedang berjalan menjauh dariMu, mohon bimbinglah agar mampu berjalan kembali kepadaMu ya Rabb.

Ya Allah Ampunilah kesalahan-kesalahan orangtuaku,
Ya Allah Kabulkan doa-doa kami, keluarga kami, saudara kami, sahabat kami

Aamiin. YRA

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari Sembiring - MENGETUK SENJA



KALAH - MENANG KITA TETAP BERSAUDARA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Apakah kita masih sepakat
menghitung bintang mengukur langit
merancangbangun pondasi jiwa
diatas pasir dipantai kehidupan
berharap mampu menangkis taupan
tetap kokoh didera badai samudra

Betapa banyak cerdik pandai para sakti putra negeri
tak adakah lagi punya hati nurani
meng-estafetkan obor leluhur pendiri negeri
berani mati mensejahterakan rakyat semesta

Duhai, para maha putra negeri tercinta
kalah menang kita tetap bersaudara

‪#‎Pondokbambuistanaku‬,Sabtu,05/07/2014 = 18:28 wib





MEMUNGUTI HIKMAH TERCECER
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku tak yakin kau temukan
pencarian nisby
kemuskilan penuh teka teki
apalagi jika ini cuma jurus melarikan diri
badai kehidupan buah dari topan ditabur
harga dari ego, tagihan rohani harus dilunasi

Seringkali kita buta tapi cekatan menghitung laba
tak ikhlas ulurkan tangan malah menuding suka suka
semua orang harus berempati untuk kita
memamerkan luka layaknya derita tersakit didunia
menoleh kebelakang bukan memasung diri dimasa silam
belajar memunguti hikmah tercecer terabaikan disana

Berhentilah mengeluh apalagi berteriak teriak serupa orang gila
terima dengan bijaksana simpan dan tata dipustaka jiwa

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 05/07/2014 = 14:00 wib




MENGETUK SENJA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kau datang mengetuk senja
bawa luka
dan sederet lara sarat nestapa
mengusutkan jiwa raga
tiba tiba menghidangkannya
tak perduli tanpa basa basi
sesaat aku kehilangan jati diri

Bukan tidak percaya tapi waspada
sejuta kata terucap satu kunci mesti ikhlas
dengarkan suara jiwa
padankan notasi diraga

Senjaku terpana terhipnotis pesona tanpa kata
maka topanglah juga berdiriku menyanggamu
‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 05/07/2014 = 08:08 wib




MENJEMPUT SUNYI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Saat perjalanan pulang
denyut nadi kota tersendat dijejali bising armada
hiruk pikuk saling berlomba
satu persatu sunyi menyembul dari trotoar
tak mampu kuhindari
kesendirian telah mengaborsinya disepanjang jalan

Masih terus kueja dijiwa
percaya tidak percaya jika ini nyata
pijar lampu kota bersaksi kebenarannya
lalu kembali pudar ditikam nuansa
ah, barangkali ini cuma fatamorgana
silluit hitam selintas malam semata

Kupetakan suara jiwa dibarisan kata kata
agar esok masih bisa kurasa meski cuma terbaca

‪#‎Belantaraibukota‬, Jumat, 04/07/2014 =20:30 wib




TOPENG
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Topeng
menyamarkan siapa kita dimata mereka
ada rahasia dibalik rahasia
sejuta hikayat mesti ditiliksandikan
serupa hidup dibalik bayang bayang
perlukah kita pasang menutup keterusterangan

Ketika sapa kita jaba, jembatan dibangun sengaja
topeng serupa penutup wajah aslinya
masih adakah buruk sangka dibalik syakwasangka
jika kesepakatan terjalin apa adanya

Kita amini berdiri pada posisi saling menghormati
saatnya meletakkan topeng samarkan diri

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 06/07/2014 = 16:16 wib




JANGANLAH PADAM
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Janganlah padam,
meski cuma temaram
terangi mata kaki
menyusuri sepi
jejak jejak tertinggal dari raibnya pundi pundi dijanjikan
dalam pengabdian

Bulat keyakinan
telah kututup sesi pengemisan pada sesama insan
diminggu pagi kuletakkan dibawah altar rumahMU
inilah aku si pendosa tak tau diri , ampunilah

Tetap kupegang teguh janji pengharapanMU
meski dunia menolak mencercaku

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 05/07/2014 = 23:43 wib




SIAPA MENGHIANANTI SIAPA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Belati terhunus lepas menikam dalam
sayatkan luka sekujur jiwa sisakan perih
menurutmu adilkah sayatan itu
sajikan pilihan ganda semua janjikan lara
kalimat terucap disudut bibir seperti tak bernada
siapa menghiananti siapa ?

Ya, barangkali lebih baik tidak usah tau
fakta itu menjalar disekujur raga lahirkan kehampaan
meski kita sepakat tetap menjaga hati
sejujurnya sekarang kutuai rasa kehilangan kehampaan ketiadaan

Seperti ikrar, kita tak perlu saling membenci menyalahkan menghindari
tapi aku tak janji, entah sanggub entah tidak kujalani

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 08/07/2014 = 10:10 wib





KANDAS DITERAS
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku masih tak percaya pada berita
kusangsikan sejuta kalimat tertera
bahkan ketika bersua bertatap mata, masih kuragukan
suara kejujuran, sembilu menyayat kalbu
paparan kenyataan, remukkan senyuman
pengakuan diri membakar nurani
fakta ini menyakitkan

Ah,aku kandas diteras
memutar kemudi sama juga mematahkan nyali
sajian dilema pedang bermata dua
apapun pilihanku, tetap luka

Ingin kularung suara hati, misteri kehidupan
dalam kosong tak berbeban kutertatih berlalu

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 08/07/2014 = 09:00 wib




MEMAHAMI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.
( Kudedikasikan buat adikku Wahyu Lisna di Bengkulu )


Pencarian kedunia asa
tak pernah temukan kata penutup
apalagi kalimat sempurna
setelah tiba disana kitapun segera sadar ternyata kita baru saja mulai.

Adikku
memahami orang lain jauh lebih mudah daripada memahami diri sendiri
jangan buat dirimu menjadi asing bagi dirimu sendiri

Apapun kata orang
kau pasti adalah orang paling benar menafsirkan siapa dirimu
jadilah dirimu sendiri penuh dengan kesabaran
jadilah wanita berhati seluas samudra

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Senin,07/07/2014 = 06:36 wib




KEJARLAH KEJERNIHAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Bersama malam kurajut kalimat
tentang hati nurani
tentang suara jiwa
tentang serat ketulusan dari lubuk hati terdalam asa insan
lalu kutitipkan pada tetesan embun
berharap kau eja meski sekejap pada dini hari diawal waktu

Ingin kubahasakan tiap rasa yang bertumpuk didada
sayangnya aku tak punya banyak kata dipustaka jiwa
tak perduli apa kata orang tentang niscaya kusuratkan
aku lega kuyakini benih kusemai bertunas cahaya

Aku tak memintamu menoleh kebelakang kejarlah kejernihan
akan kupercikkan cahaya saat gulita melingkupi auramu

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 06/07/2014 = 22:32 wib





SERUPA PERAHU PATAH KEMUDI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Dalam kenang putih
begitu hanyut diri
serupa perahu patah kemudi pada kecepatan tinggi
samudra rasa tak bertepi
henti saat tak lagi ada energi
momentum itu ketika mengejar mimpi yang kau sematkan dihati

Semakin tak kumengerti
pemahaman tak serupa milik kita
kenapa harus mengorbankan sepihak lara
jika kita pelaku kita pula korbannya

Nampaknya ketidakmengertianku adalah tujuan
baiklah kujaga kupertahankan demi layaknya kebersamaan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 06/07/2014 = 21:51 wib





KULETAKKAN DIBAWAH SALIB ISA ALMASIH
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Saat bimbang kronis
arifkah berbagi nestapa
bijakkah di peti eskan saja
jujur seringkali diam diam ku beringsut lesap
membangun rumah sunyi sepi lalu berdiam diri disana
menangis sejadi jadinya tanpa suara tanpa air mata

Sering juga kupaparkan garis jiwa nyata seadanya
entah apa reaksi spontan saat hantaran terhidang
benang kusut didada sedikit lega ketika kalimat jadi mantera
cuma itu kubisa selebihnya kuletakkan dibawah Salib Isa Almasih
seturut firmanNYA ; kudatang berbeban berat letih lesu penuh luka

Wajah jiwa pemulung kata memilih dialog diruang sukma
tak hendak lari dari fakta tapi duluan menunggu dipenghujung hakikat

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Kamis, 10/07/2014 =17:47 wib



AKU KITAB TERBUKA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku kitab terbuka mudah dibaca
berbahasa ibu sefasih lidah berucap
prosa liris bukan gurindam atau kalimat bersayap
menggunakan kata dasar
mengapa pula harus didakwa menyimpan kata rahasia
bukankah sekali baca langsung memahaminya

Kukira kau salah tafsir atau salah baca
meski sederhana mesti juga teliti titik komanya
perlu penghayatan saat membaca
sarat magna tersurat, ada hikmat tersirat

Aku tetap kitab terbuka buatmu sepanjang asa
jika tak memahami selaiknya bertanya

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Rabu, 09/07/2014 = 09:09 wib




MENATAP TERSENYUM
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Akhirnya kau tegakkan juga muka
menatap dengan senyum penuh tanda tanya
bermekaran tafsir dari sana
senyum kepuasan, kecewa,mengejek atau bahkan tidak satupun diantaranya, cuma kau yang tau arti sesungguhnya.

Teruslah tersenyum sahabat
agar daun daun layu segar kembali

Sembunyikan rintih jiwa dilipatan kerut muka
kemas rapi gemuruh sukma
sebab menjerit histeria pun tak banyak gunanya

Tegakkan muka menatap tersenyum lelakon penghuni dunia
merekam sikap mulya lalu mengejawantahkannya
memberi sedikit dari ketiadaan lebih mulya ketimbang memberi banyak dari kelebihan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Kamis, 10/07/2014 = 16:06 wib —




MENGEJAR BAYANG BAYANG
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Sekarang tampil dengan cadar muka
bertukar nama Senandung Hening pula
lalu mengejar bayang bayangku
untuk apa lakukan itu ??.

Aku cuma silluit hitam selintas malam.
tak mungkin memenjarakan jiwa ragaku diperangkap senandung heningmu..
bukankah sapa pernah kita jaga tapi kau meronta,
merengek rengek seperti anak balita kehilangan permennya.
kenapa kenapa kenapa ?

.
Kembalilah ke jati diri memastikan berdiri
hidup cuma sekali dan singgah medang kopi.
kenapa dibuat ganjil sekali....

Tak hendak bersihkan diri apalagi lari sembunyi
tapi niat kau bawa beraroma cyanida
aku kecewa

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Kamis 10/07/2014 = 22:00 wib





BROMOCORAH DUNIA PENIKMAT SESAAT
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Ya rasa itu kini sirna dari sukma
hanyut diderasnya arus goda
tenggelam dijebakan kubangan sorga dunia

Demi kelanjutan hidup selamat jiwaraga
belantara ibukota pilihan pelarian petualangan
bromocorah dunia penikmat sesaat
mengubur kesilaman menumpuk kemaksiatan
gayung bersambut sekrup ketemu mur nya
malaikat dunia kegelapan menyandingkannya

Semula kuikuti saja sembari nikmati dosa
mual jiwa meronta rupanya kau utusan neraka
pergi enyahlah dari sisi gelap kehidupanku
nyatanya hadirmu membawa petaka pun nestapa
Duh Gusti Pangeran Welas Asih ampunkan dosaku
mampukan menangkan hamba dalam pertempuran bathin ini

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Kamis, 10/07/2014 = 10:10 wib




KAULAH TULANG RUSUKKU, AKULAH TULANG PANGKALNYA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Menabur harap diujung senyum menggoda
tampil aduhai pake buka buka
membayang lembah ngarai tubuh sintal tebar pesona
tak perlu menghafal mantera pemikat jiwa
lampirkan kode pin atau nomer hp saja
kumbang berbagai niat mengobral kata

Duhai insan tulang rusuk tercipta
menggadaikan panorama didunia maya mengapa
simpan pesona dibalik aura berbalut iman sahaja
dibawah telapak kakimu tersimpan surga

Sejauh rantau kutuju jalan kuukur diberkah cinta kasihmu
dunia hampa tak ada gairah bahkan mati tanpa hadirmu
duhai kaulah tulang rusukku akulah tulang pangkalnya

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Jumat,11/07/2014 = 09:09 wib





BERBAGI HAKIKAT BAGIKU TIRAKAT
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Mengenangkan nostalgia perih merintih
tanah rantau memerah
terbakar nafsu dan amarah
berkubang noda
jiwa limbung
hati nurani terkatung katung

Menanam kasih diantara semak duri
patut bangga atau sumpahi diri
disisi gelap asmaramu kunyalakan lilin
tetap berkedip meski berkali kali kau padamkan

Mungkin aku keliru menata ulang tujuan hidup bertingkah laku
sebelah mata memandangku itupun aku tau
terima kasih tak kuharap, berbagi hakikat bagiku tirakat

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 12/07/2014 = 11:00 wib





BERPERAN BIJAKSANA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Hari ini mungkin berhasil cuci diri
mengemas tabiat berbalut sutra utama
memadankan sikap laiknya bersahaja
mematut wajah disalon terkemuka
lalu tampil beda didunia maya sungguh luar biasa
pesonamu runtuhkan tegarnya asa

Percaya diri modal utama hidup ini
iringi rendah hati agar lebih mawas diri
hari ini lanjutan hari kemarin, hitam putih diri tercatat rapi dilangit
untuk apa jumawa, asesoris dunia bersifat sementara

Pada saatnya kita menuai benih disemai sepanjang cerita
jika bijak : terima lapang dada itulah karma

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 12/07/2014 = 09:09 wib




MENIMBANG RASA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Pada tataran rasa
sungguh kau tidak bijaksana
tentukan pilihan patahkan semua rencana semula
tak sedikit pun kau beri aku muka
mengusirku begitu saja
seketika asaku terlunta lunta

Sejauh ini tak kubuat cacat cela
mengapa tak sedikitpun kau ucap penutup kata
telah kau bentangkan luka menganga lara
sikapmu bicara : hadirku tak banyak faedahnya

Seturut kata semula, katakanlah sepahit apapun adanya
kini aku pamit, jaga langkahmu, cobalah menghargai tiap kata

‪#‎Belantaraibukota‬, Rabu, 09/07/2014 = 21:21 wib





SUARA KEJERNIHAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Untuk apa menabur kata
jika tak pernah mewujud kalimat
tiap isyarat terucap tercatat dipustaka langit
pada siklus keseimbangan, hitam putih sejajar seimbang
neraca keadilan hidup dan kehidupan
kepastian pertanggungjawaban tiap insan

Dalam sadar sesadar sadarnya kurangkai kata
hadir dengan kalimat bersayap moga terserap
pada patahan kalimat tertentu kuselipkan suara jiwa
suara kejernihan memancar dari nurani terdalam

Tiap pribadi berhak menafsir isyarat tersurat seturut kaidah
semoga kalimat kutabur tumbuh subur indahkan kebersamaan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Rabu, 09/07/2014 =10:40 wib —





RIMBA RASA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Sekarang pasti kau lebih memahami
arti kasih sayang,
setelah waktu mengajakmu menakar hati
dalam pencarian jati dirimu.

Tapi itulah anehnya perasaan
dalam kesendirian sesungguhny ia tumbuh subur
bahkan kini menjadi rimba disanubarimu.

Sayangnya waktu telah merentangkan jarak
melahirkan keterasingan.

Perasaan itu menyisakan rasa perih
dilengkung hati nurani
akhhhh.

‪#‎Belantaraibukotatengahmalam‬, Rabu,09/07/2014 = 23:32 wib




BERILAH ISYARAT
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Isyarat tersurat pun tersirat nihil
tak satu pun sampai dikalbu
padahal telah kubuka tingkap tingkap jiwa
berharap kau tinggalkan tanda tanda
menuntun langkahku menujumu
meski gemetar raga limbung selimbung limbungnya

Barangkali isyarat itu bukan untukku
sadar diri kusapu dadaku inilah peruntungan badan
lalu bagaimana mungkin aku tau kau menunggu
aku kehilangan kata darimana harus memulainya

Jika masih ada waktu tersisa buatku menebus alfa
ijinkan kutelusuri jejakmu ,berilah aba aba untuk itu

‪#‎Belantarabatavia‬, Minggu, 13/07/2014 = 11:31 wib




KUKEMBALIKAN JANJI TERUCAP
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Tetap kupegang janjimu
menuntaskan harap diujung bahagia
setelah lilin menyala berikrar tak kan melupa
meski jalan kita berbeda
dengan yakin terucap kata; kita bertemu disana
bersama menuntaskan cita cita

Sekarang jarak membentang menjurang
bahkan sapa salamku bias diberanda jiwa
kita seperti tak kenal saja
asesoris dunia memisahkan kita

Ingin ku kembali ke silam masa lalu
agar dapat kukembalikan kata janji kau titipkan
agar kita tak terbebani di kekinian

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 15/07/2014





APA KATA KITA TENTANG PRAHARA DIJALUR GAZA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Di jalur Gaza
kudengar ratapan pilu tangisan ibu
anak balitanya terkapar bersimbah darah
meregang nyawa dipangkuan tak berdaya
tujuh lubang peluru menembus dada hingga kepala
dua langkah kemuka didepan mata
lelaki tua bersorban putih suami tercinta tergeletak tak bergerak
wajahnya hancur dihantam mortir gila
dia sendiri kehilangan sebelah kakinya
disayat pecahan missil jarak jauh milik para durjana
duh ibu, suara ratapanmu serupa ratapan emakku

Di Jalur Gaza
mata dunia dicelikkan Sang Pencipta
Dajjal mempertontonkan kebiadabannya
apa kata nurani kita ?

Di Jalur Gaza
dajjalisasi iblisator tragedi kemanusiaan dipertontonkan
darah merah tercecer disana serupa darah kita
apa kata nurani kita ?

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Selasa, 15/07/2014 =10:40 wib




RATAPAN DIJALUR GAZA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Di Gaza
selembar nyawa tak berharga
lebih murah dari aqua

Sengketa salah eja tafsir berbeda ditebus nyawa
jumawa penguasa kroni dajjal pertontonkan kebiadabannya
anak anak tergeletak dadanya remuk ditembus peluru
wanita tak berdaya meregang nyawa pecah kepala
para durjana bangga umumkan sekian nyawa direnggutnya
mesin pembunuh ciptaan manusia musnahkan sesama
duhai saudaraku hentikan menghakimi sesama

Darah mengalir ditubuh insan berwarna merah sama
warisan sejoli Maha Leluhur Adam dan Hawa
adalah Tulang rusuk dan pangkalnya
darah merah itu tercecer sia sia di Gaza
adalah darah kita semua

Untuk sesama insan Tuhan di Gaza
mari tundukkan kepala apapun agama kepercayaan nya
Tuhan ampunkan kebiadaban sesama insan ini
tolong hentikan pembantaian ini, amin

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Senin, 14/07/2014 = 09:39 wib





MENEGAKKAN MUKA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Perang bathin terbuka mereda diujung kuasa
pertempuran tak seimbang dilembah pengabdian
sungguh kekalahanku telah dicatat dibuku anumerta
secara manusia telah hancur karier mandul tak berdaya
bathinku tak terima, gerilya jiwa tetap nyala
dalam diam kurangkai doa mohon keadilanNYA

Langit keindahan kini mulai semburatkan cahaya kemenangan
janji leluhur isyaratkan kemakmuran kemasyuran kupercaya
saat berbagi memahatkan senyum diwajah para duafa
ijinkan kutegakkan muka setelah tertunduk begitu lama

Jika boleh ijinkan putra fajar kibarkan bendera,
sederet waktu dipenghujung pengabdian Tribrata
seturut ridhoMU nyatalah mujijatMU dalam kehidupanku

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 13/07/2014 = 21:41 wib





SEBATAS PELENGKAP PENDERITA
Karya Drs Mustahari Sembiring


Akhirnya terbaca nyata
adaku cuma sebatas pelengkap penderita
seringkali seumpama boneka
kini aku kehilangan kata kata
bahkan tak kumiliki cukup logika
terlanjur kutata kalimat dipustaka jiwa

Rupanya apapun dalil kusuguhkan tetap muskil
kejujuran keikhlasan kusemai selalu kau nilai ganjil
hatiku lebur lalu diam tanpa nada panggil
setelah nostalgia kau cungkil dipojok waktu ragaku menggigil

Demi leluasamu menggapai bintang biarlah aku terhilang
setumpuk janji pernah terucap ijinkan kujadikan kenang
semoga diujung gulita ini masih ada terang

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Rabu, 16/07/2014 = 22:13 wib





AKU BUKAN MEREKA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Untuk apa merancang sua
jika sengketa menganga diantaranya
telah pupus logika tuk cerna niat terbaca
tetap saja kau duga kurancang tipu daya
setelah semua asa kujelmakan di rasa
mengapa menjustifikasiku begitu nista ?

Jika disilam kau temukan kelam
mestikah kutanggung haram
sepertinya semua insan tersua berjiwa bara
lalu menempatkan berdiriku sama rata
padahal aku bukan mereka

Sebaiknya kuurungkan saja kata sebelum menyata
maafkan lancangku berbagi cerita begitu terbuka

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Rabu, 16/07/2014 = 19:30 wib




KUPELUK TRIBRATA SAKTI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Salam Tribrata Jendral
lama kurajut kata sebisa bisanya
berharap mampu jembatani suara hati
tapi selalu saja buyar sebelum terangkai nyata
kalimatku sumbang tak memenuhi tata krama
bergema cuma direlung dada
milikku semata

Salam Jagratara Jendral
pernah kuimpikan bergayut ditemali terjuntai
dengan penuh harap kunanti saat
hingga kini kutermangu diposisiku
terlupakan diluar barisan

Disenja pengabdian akupun harus tau diri
berdiriku keliru langkahku sungsangi tradisi
tetap kujaga hati tak ingin ingkari sumpah sejati
kupeluk Tribrata sakti jalani sisa pengabdian ini

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Jumat, 18/07/2014 = 10:40





SEGERA BENAHI KITA MELANGKAH LAGI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Meratapi sepi
apa masih punya arti
tumpah ruang banjiri relung sanubari
merambati tiang logika
mengaburkan tiap fakta
untuk apa ?

Mari siasati sepi beraroma sunyi
berdialog dengan nurani
memajang nostalgia tak terkecuali
segera benahi kita melangkah lagi

Hidup adalah hidup jika beranjak meski cuma secenti
lakukan sepenuh hati selebihnya serahkan pada Illahi

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Jumat, 18/07/2014 = 08:28 wib




SIASAT DUNIA HIDANGKAN HAMPA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Malam menghidangkan hampa
menyeruak dari sisi jiwa
semua sepertinya tak berguna
lumpuh logika
tak berfungsi rasa
apapun kugagas berujung sia sia

Kupahami situasi ini siasat dunia
goyahkan keyakinan
menebar kecewa putus asa lalu akhiri sapa
makin dalam tertanam dalam keterpurukan

Sebaiknya beranjak dari sini hindari sunyi
mengejar niscaya dialam pesona mimpi seribu bunga
aku takkan membuang waktu
disana aku menunggu

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Kamis, 17/07/2014 = 23:43 wib





RINDUKU PATAH
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku rindu nuansa biru
di Candi Baru
terpikir cuma sebatas mata memandang
setapak demi setapak melipat jarak
tak ada risau ketika itu
mungkin sembunyi dilipatan masa depan

Tak percaya jika nuansa itu usang dimakan waktu
tiba tiba saja memutih rambut dikepala
kristalisasi semangat merapuh di asa
mengemuka ketika dada dipenuhi kecewa

Rinduku patah tak temukan jalan seperti layaknya
tragis suratan diri miris penuh misteri
bahkan kini kehilangan semua kebersamaan
asesoris dunia memisahkan

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Kamis, 17/07/2014 = 22:22 wib




DIJUAL TANPA HARGA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku tergadai diujung kasihan
berdiri bulu roma menaksir janji
bahasa tanpa magna
tak lunas hutang piutang ditebus dusta
anak desa patuh kodratnya
dijual tanpa harga

Inilah jadinya ujung pengabdian
tak turuti pakem penguasa
jalan ditempat atau mati dalam hidupnya
belum saatnya berharap keadilan

Tak usah terlalu menghitung kebenaran
sebaiknya simpanlah jadi tabungan
bekal dikehidupan setelah kematian
ujung pengharapan setiap orang beriman

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Minggu, 20/07/2014




TULANG RUSUK KEMBALI KEPANGKALNYA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.

Berhitung tentang plus/minus cinta
pada sketsa kadaluarsa
menggantang kata sia sia
bahkan lahirkan kesumat membara
nyala api didada
hanguskan logika

Bijak jika cinta berbuah mahkota rasa
langkah rezeki pertemuan maut ditanganNYA
tulang rusuk kembali kepangkalnya
tak perlu ada sengketa

Apapun jejaknya dikalbu jika sudah masa lalu biarlah berlalu
simpan dalam dalam jadikan pupuk persaudaraan
mari hapus lara dan pilu
melangkah kedepan dalam kedamaian

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 18/07/2014






BERHARAP KERIKIL JADI PERMATA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Ingin kukembalikan titipanmu
sebongkah mimpi semu
melapuk ditumpukan dilema
kubawa kemana mana
kerna tetap berharap kerikil jadi permata
pada keajaiban kata cinta

Meski kini kita telah melupa
sekian banyak berkas tertinggal berisi sumpah
menyemak kotori beranda
kenapa tak bisa kujadikan sampah

Jika masih ada waktu kita kembali kenuansa silam tanpa rasa
ingin kuselesaikan tambah kurang diantara kita
agar pustaka jiwa tak terkotori kecewa
hitam putih kita anggab impas saja

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 18/07/2014




SENJA YANG SAMA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Senja telah bertautkan malam
isyaratkan insan surut kelengkung ketiadaan
terhampar nuansa tanpa warna
membentang kenang tanpa penghalang
ketika jarak waktu dan ruang terlampaui
begitu jauh asa pergi tinggalkan raga menggigil sendiri

Meski senja tak pernah serupa
ditorehkannya berbagai cerita
mewarna sepanjang kata
seringkali tinggalkan air mata

Pada senja yang sama kau dimana
mengapa hati tak mau melupa ?

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Sabtu, 19/07/2014




MALAM MERINTIH PEDIH
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Malam merajuk merangkul sunyi
pergi tak bertujuan pasti
tinggalkan bertumpuk tanya
tak satupun temukan jawab
begitu rapuh asa
tak sejalan rasa

Malam merintih pedih
menggigil dipucuk cemara
semua terlupa
hidup seperti sebatang kara

Duh Gusti Pangeran Welas Asih bermurah hatilah padaku,
setelah lelah dibatas asa kudatang berbeban letih lesu lara nestapa
diujung kasut MU kuberharap pencerahan, ampunilah dosaku

‪#‎Pondokbambuistanaku‬,Jumat, 18/07/2014 =




DOA DAN HARAPAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Jangan lelah berpengharapan
meski muskil ditataran logika
tak ada jalannya dihitungan insan penuh alfa
itulah ke Maha an sang Esa
kunci kecil diselibkanNYA dilubuk terdalam sebuah mukjijat
ada rahasia dibalik rahasia
tak ada yang tak mungkin bagiNYA.

Tiap kalimat terucap adalah mantera
tak sepotong kata pun alfa dari perhatianNYA
tetaplah berucap
disepanjang bait doamu lahir harapan baru
Amin.......

‪#‎Pondokbambuistanaku‬, Jumat, 18/07/2014 = 19:19 wib