Sabtu, 31 Januari 2015
Kumpulan Puisi Yeyen Bunda Dilla - RINDU
**RINDU**
Terik nya mentari tak goyahkan jiwa yg sedang di landa nestapa Rindu.....
wajah itu begitu Lekat terlihat.....
senyum mu yg tak manis selalu mengganggu kalbu....
tawa canda mu yg tak Lucu selalu terngiang di telingaku....
engkau lah lelaki yg tak banyak memuji....
engkau bukan idaman tiap wanita....
namun: kau bisa meluluh lantakkan jiwa yg kosong kurang gelora.....
kw juga bisa mengisi hati yg dahaga kasih sayang....
kau bagai dewa yg tanpa mahkota.....
kw bagai pujangga tanpa 'sya'ir'.....
kini aku tak tau kau dimana....??
sedang apa....??
dan dengan siapa....??
Rindu pun hanyut di bawa arus yg tak pasang...
By: YBD (GEGANA)
P.Siantar.....
**SEMU**
tanpa wujud kw bayangi aku....
tanpa suara kau rayu aku....
dengan kerlingan mata lewat tulisan mu kau nyatakan simpati mu terhadap ku.....
hari demi hari slalu kau menyapaku lewat tulisan....
aku bingung aku acuh....
tak bosan kau menyapa ku....
siapa dirimu aku tak tau....
ujud semu....
rayuan kosong.....
kau ingin menyirami bunga layu.....
namun telagamu kering....
kau penuh harap ingin menghidup kan hati yg hampir mati...
namun tak mampu....
penerangan cahayamu mulai redup di kalah kan rembulan yg sedang purnsma....
kau tak henti berusaha...
ingin mengalah kan smua yg nyata......
semu tanpa bayang tanpa sinaran....
tapi kau tetap hadir dalam angan walau sepintas.....
BY:YBD
Siantar tengah malam...
Senin, 26 Januari 2015
Kump[ulan Puisi Tok Laut - PAMPLET PUISI
Sebesar itukah salahku dimata kalian
Jika aku terlanjur mengendrai awan menapak langit mimpi
Padahal diluar sepengetahuanmu karna itulah bintang dapat kujemput untukmu
Sajakku memang angin tanpa warna
Yang menyusup keperut bumi membelah petala
Sudahilah memberhalakan keyakinan disudut lingkaran
Sebab takkan dapat kau raba dimana ujung dan pangkalnya
Puisi kita sedang direnda takdir
Menuju jalan yang tiada tara
Namun keyakinanmu adalah tonggak sejarah bagimu tapi tidak untukku
Aku adalah aku
--------------------------------------
Puisiku ujur menapak ujung senja
Gerbang selamat datang telah dipajang
Tak ada kalungan bunga dan bunga rampai
Sendiri berjalan menapak kaki pematang
Pamlet yang pernah dipajang
Dibaca selintas bayang
Sebentar lagi mimpi itu pasti datang
Jika mata terpejam
Bangunan gapura yang kalian bangun diatas keindahan
Takkan mungkin dapat kukunjungi meski lewat impian
Pintaku tolehkanlah pandangmu
Kegenerasi terkecilku
Sebab ialah pelipur laraku semasa melewati takdirku
----------------------------------
Kata demi kata yang kau untai
Hanya agar berharap ia akan menjadi puisi yang kan tuntas membelai sorga
Tetapi kau lupa
Allah mengusir Adam dan Hawa dari sorga juga hanya karena salah menafsirkan makna kata dalam melihat susunannya
Ingat...
Jika rangkaian kata kata yang kau anyam menjadi tikar kemuliaan' tidaklah sulit bagi Allah untuk menggulungnya kembali 'karena sajakmu mungkin terlalu picisan dimata sang malaikat pengintai.
Kata kata yang begitu apik kau susun juga bukan tak mungkin terlontar dari lidah kedengkian yang telah lama dipertapaan.
Bukan menjadi cahaya lagi...tetapi menjadi kobaran api
Jika itu terjadi kata katamu akan hangus dan tak dapat dikenali lagi
Kau akan seperti batang gaharu yang terbakar disenja yang sedang mati suri
TOK LAUT
Hoi Hulubalang
Ketika mimpi rebah dibahumu
Samadimu usai membelai pundakku
Keterjagaanku lengkingkan suara itu kelangit
Hoi Hulubalang ... bangun ...
Diraja sang ratu telah menjenguk kita
Mereka sedang menunggu di kapal besar Humaniora dipelabuhan penuh makna
Hoi Hulubalang ... bangunlah...
Buat : seni pemersatu jiwa
TOK LAUT COMMUNITY
--------------------
Duh ...
Mambang laut tidak lagi berasap dupa
Lautpun kering tak bermantra
Srigala digerhana darah penuh luka
Hembuskan bau amis langit nista
Hanyutkan lancang mayang tapa sugi
Ber' marawal hitam tepak keranda
Digerbang mati surinya tanah paduka
Duh ...
Pangeran diraja
Lama nian tertidur pulas ditikar pandan yg bukan lagi milik kita
Duh ...
-------------------------
Srigala malam digerhana darah
Mengendap senyap dibalik kursi
Melototi satu persatu pejenggot bertongkat
Yang sedang menghela asap cerutu para dewa
Di ruh kelamnya malam yg berendeng gerhana bulan
Adalah hidangan pengantin srigala menyirup darah penuh dahaga
Gendang dan aungan nyanyi kita akan kutabuh untukmu
Suluh bambu keramat akan kusulut untukmu
Selendang karma akan kubentang dialtarmu
Sajen dan dupa akan kubakar bersama menyanmu
Hoi .... srigala malamku ... tunjukkan buasmu ...
Agar elektron proton dan neutron mengaliri gejolak
Menghiasi sisi sejarah dipelantaran tangkahan moyang kita
Jika kau hengkang hai srigala malam
Cakarku akan mengkosek wajahmu
Menerkamlah bersama buasmu
TOK LAUT
Yang sedang membaca tulisan ini adalah pemeran utama dari naskah yg sedang kita gagas bersama.
Saat ini kamu adalah pemeran utama sebagai bunga langka.
Camera
Action
Mulai...
Sang Bunga langka :
Mas...maafkan aku...langitpun kugulung untukmu ,namun hari hariku adalah kesalahan alam menempatkanku disitu...aku mengerti...aku tak sekuat batu karang yg siap menghempang gelombang dari ganasnya hempangan samudera yg terus menuai badai...hari hariku tak seindah yg kau bayangkan...aku berada didua persimpangan...disatu sisi aku tak mampu menahan rasa rinduku padamu....tetapi disisi lain aku tak sanggup menjadikan diriku sebagai orang kedua dikehidupanmu....
Cut...
Ada suara yg mengambang yg mempengaruhi jiwa sang bunga langka
Suara prolog:
Bunga
Biarkan petir menghunjam lubuk hati
Biarkan gemuruh ombak menerpa kepanaan jiwa
Biarkan topan badai menghantam pinggiran pantai telaga cinta
Asalkan rumah tua puisi cinta kita aman dari amukan angka angka
Cut.....
---------------------------------
Dulu kita manjakan hari hari dipajarnya pagi
Dulu selalu kita urai tawa hingga cekikikan kelangit tinggi
Dulu kita sering menjulang cita kemega bintang
Dulu kita jarang menoleh kebelakang
Dulu kita terus bergegas meninggalkan jejak
Dulu kita cukup kokoh bergulat dengan semua lintasan peristiwa
Dulu ego kita melebihi jagad roh bumi tempat kita berdiri
Dulu kita cukup enteng menepis kebimbangan
Dulu kita cukup royal mengumbar waktu
Dulu tak pernah terbayangkan' akan kita temui pamflet nostalgia
Dulu kita kurang teliti menela'ah dusta
Dulu kita kurang cermat memvonis cinta
Dulu tangispun tak terasa menoreh luka
Dulu rindu hanya lintasan seketika
Dulu memang memori masa lalu
Sejarahpun ada karna masa lalu
Dan kita semua berada disitu
Ketika senja menghampiri kita
Lantas kita seakan tersentak dan termagu
Ingin menoleh kebelakang tapi terasa malu
Sebab kita sudah terlalu jauh meninggalkannya dan hanya sekali kali menjenguknya
Menjenguk masa lalu yg dulu
Membutuhkan tensga dan waktu
Dan kita khawatir ruang waktu kita tak cukup pula untuknya
Ah...sendi tulangku sudah mulai terasa sesekali ngilu
Ah...renungan dan khayalkupun selalu merasuki qalbu
Kupandangi potret potret yg ada dibilik hatiku
Memang ada bekas luka namun oretannya seperti garis manis tiada tara
Hm...mungkin kegundahan dan kerinduan yg menutup mata hatiku hingga semua serasa indah menatapnya
Wow....senja kulihat hampir meredup menjelang malam
Aku butuh suluh menerangi jalan
Suluh itu hanya bisa kudapat diseperempat tengah malam
Semua orang antrian dan saling rebutan
Sebab audisi tahajjud cukup berat untuk masuk keseperampat final
Dan banyak orang yang tak dapat ikut mendaftar
Koneksi dan tipu muslihat sulit dilakukan
Sebab juribya tak bisa disogok pakai uang
Dan para pemenangpun hanya memang orang orang pilihan
Anugerah CAHAYA yg menggiurkan adalah ENERGY MAHA ZAT
Aku atau engkaukah yg akan meraih penganugerahan itu
Hm....
--------------------------------
Sahabat adalah sosok yg paling merasakan kebahagiaan hidup, sebab sahabat tidak akan mau masuk terlalu dalam pada wilayah yg dapat membahsyakan hati, prilaku spesifik, dan bisikan jiwa. Sahabat lebih fokus pada prinsip prinsip dasar dan berkutat dalam pencapaian...seperti arus yg detas dalam membentuk gerakan...
---------------------------
Kebahagiaan adalah minyak wangi termahal dan selalu bisa bermamfaat bagi sekitarnya' jika kita mau meng-oles-kannya pada mereka' namun rupanya tidak semua orang yang diberi bunga akan mencium aroma wanginya, tetapi ada satu dua yg lebih fokus melihat durinya.
----------------------------
Seandainya gerhana darah yg pernah menyulut luka dilahar gunung jiwaku bisa menuntaskan dendammu, berikan aku ruang waktu membayarnya untukmu
---------------------------
* Part 2.
SAJAK SAJAK CINTA TOK LAUT
dalam
DERU OMBAK DAN GEMURUH LAUTKU
Di seribu sembilan ratus delapan puluh lima
Pamplet cinta itu kita bai'at jadi puisi dupa
Kita sulut bara bersama menyan para panglima
Kita tabur rampai dialtar kain tiga warna
Mayang bungkus yang disuguhkan para bayan
Kita sambut dengan renjis sisilinjuang
Maka bersimpuhlah puisi kita dilutut sitali arus
Sebagai mantra pamit tuk kenderai lancang
Bersama panglima hitam sibatu karang
Sinandong ela ela dan sibangsi tunggal
Iringi sajak kita sampai kemuara sungai
Tuk melepas kita kelaut lepas
Dialun samudera kita coba menghempang badai
Kita terus memujuk ombak untuk menjadi buih
Kita jelang angin keupuk cakrawala agar terus senyum mesra
Namun kita juga harus ikhlas dihempas gelombang hingga kadang hampir kemulut pusaran
Menjelang malam kadang kita diterpa pucatnya bulan tanpa cahaya bintang
Hujan kadang menjadi selimut malam yg membuat kaku bibir
Hingga doa gemeretak disela lidah yg gemetar
Kadang kita semua harus berlutut dibawah arus irama takdir
Ketika senja mulai bergegas menjelang malam
Anginpun berhembus begitu tenang
Dari ulu kemudi terdengar suara sang nahoda
Buang jangkar' kita rehat sebentar
Seribu sembilan ratus delapan puluh Sembilan
Matahari menikam wajahku
Mataku binar pitam
Terlempar keujung kajang
Jalanku menggawang
Hampiri jendela seribu sembilan ratus delapan puluh Sembilan
Kubuka jendela seribu sembilan ratus delapan puluh sembilan
Tatapku lelah menrrobos ujung lautan
Kumenoleh kekiri
Kulihat cicirudang jermal hinggap diujung haluan
Kuamati komat kamit dan sungutnya
Kulambai bersama seru yang kupunya
Iapun lalu terbang dan bertengger diatas pundakku
Ia rapatkan celatuknya ketelingaku dan berbisik
" ...elang laut ada diistana jantung hati kita, simerak merajuk diganjang rimba"
.
Hoi ganjang rimba
Hoi api dan laut
Hoi kumala yang berada dilubuk emas
Dimana kau ...
Cicurut
Cicorot
Cicirudang
Sajak kita dipecundang
Katapak
Katipik
Katupuk katampi
Kita terus bersajak dibantal guling dan ludah basi
Tung tung tung
Tung tung tung tung
Tung tung tung
Tung tung tung tung
Tak tau juntung
Nung ning nang
Par pur par par
Nung ning nang
Par pur par par
Nasibmu timbunan kapar
Neng neng pong ...
Disuatu pagi di ujung haluan " alang jermal " bertutur kepada para anak sampan
Neng neng pong
Hilang tali pusat wak ulong
Neng neng pong
Jadi tali pangikat dibuat tekong
Cak cak umpan
Wak ongah masang umpan
Cak cak umpan
Ikan dapat tinggal tulang
Mata pancing yang telanjang tercebur dilautan
Bersama benang merah yang sudah kekuning kuningan
Dihempas ribuan buih dan percik menggelikan
Kepiting batu tertawa cekikikan
Melihat sungut wak ulong dan wak ongah yg sudah mulai idan
Hm.......
Kumpulan Puisi Airi Cha - ILALANG
"ILALANG"
Karya : Airi Cha
Angin yang menerpa atas hujan semalam, memporak daun hingga terkulai. Begitu hebat menghempas badainya. Keindahan padang tampak hijau, liuk ilalang seirama angin, tak lagi terlihat karna guyur hujan mematahkan helai helai daun.
Ilalang tak lagi kering, namun basah mengakibat ilalang mematah.
Mentari seakan sembunyi, awan menyertainya.
Semilir angin bukan lagi tembang sunyi padang ilalang, melainkan syair syair kala ilalang mulai menguning kemudian mengering. Kisahmu ilalang usai sampai disini.
Medan, 161214
--------------------------------------
Pandangku jatuh dicemara belajar tumbuh. Daun melambai tertiup semilir angin senja. Hati merajut tanya diri, bagaimana hidupmu cemara ? Sudah berapa ribu detik kau nikmati hidup dalam kefanaan ini ?
Sementara aku sang pendosa, tersibuk menikmati hidup. Bermandi dosa dengan senyum bangga akan fana.
Beribu detik terlampaui, hidupku hidupku hidupku. Celaka aku dosa ini telah melebur.
Melupa sang kekasih, ya kekasih mari senja ini kita bercumbu dipantai saja bersama cemara yang bertumbuh. Dengan hatiku serta rasaMu rasa yang satu. Sertakan juga deburan ombak dan semilir angin.
Hari ini cumbui aku, biarkan aku terlena dihamparan pasir pasir menyamak dosaku, membilas kealpaanku ombak datang menepi.
Aku dan alam ini ingin selaras bertasbih dengan Mu.
Biarkan pendosa ini melarut, hingga aku tiada lagi.
Oleh : Airi Cha
Banda Aceh, 160115
"MUNGKIN"
Mungkin kau bukan mawar tetapi setengah kumbang
Dan pandang berpasang mata
Tiada menginginkanmu ada ditengah taman
Tersisih dari hidup yang tak kau pinta
Tetapi itu janji meniti yang kau mau
Kau bukan mawar atau setengah kumbang
Kenali dirimu
Menjadi mawar harum atau kumbang tangguh
Setidaknya takdir bukan untuk dinikmati
Dimana sebahagian dapat kau rubah
Menjadi takdirmu sendiri
Dirimu bukanlah mawar tetapi tidak juga kumbang
Medan,270115.....
"PELANGI HATIKU"
Aku memiliki pohon hati
Cabang ranting dan daunya
Penuh warna warni
Hitam dengan kelamnya
Putih beserta kesucianya
Berpadu merah kuning hijau
Laksana pelangi dilangit biru
Masihkah kau ingin mencoraknya
Medan,310115....
MENITI AWANG-AWANG
"WAKTU"
Hari ini
Aku masih bercanda
Bersama sang waktu yang bergulir
Merajut mimpi dalam asa
Pada hidup yang kupunya
Hingga jantung ini tak lagi berdetak
Rohku terlepas dan jasadku
Terbujur kaku tiada bernyawa
Dan aku tiada lagi
"Dini hari,010215.....
Pertunjukan keliling Sumatera dari Teater Keliling dimulai dari kota Palembang, Kamis (20/11) di Gedung Graha Budaya, Taman Budaya Jakabaring, Palembang.
SIMPANG TIGA PERTOKOAN
Lelaki itu berdiri disudut jalan
Simpang tiga pertokoan
Mata sayunya menatap nanar
Mungkin tentang esok
Mungkin hari ini
Mungkin juga tidak keduanya
Tatapnya tepat menusuk ulu hatiku
Langkahku terhenti
Saat berserobot pandang denganya
Dan hatiku bergetar
Seketika dapat merasa apa yang kau rasa
Aku sama dengan dirimu
Hanya takdir saja yang membedakan
Medan, 040215
"RAJUT"
Telusur rindu diemperan hati
Mengais ngais tuk temui jejak kasih
Agar tersulam kalbu
Sayang
Benang kusut tak terajut
Karna bayang hatimu tersamar
Dibalik kelambu tak tersibak
Relung tertusuk tajamnya
Namun motip hatimu
Tak sempat tersulam emas
Tercari cari celah hatimu
sisi mana bisa tersematkan
Kembali keemperan hatimu
Menunggu menunggu dan menunggu
Sampai kelambumu tersibak
Dan liatlah sipengait ini
Medan,020215....
TEGUR
Kemarin Engkau menyapaku
Lewat setangkai mawar kehidupan
Aku tersentuh duri dan menyadarkanku
Sombongnya aku atas hidup
Pada nikmat dalam kefanaan
Kemarin Engkau menyapaku
Aku tersadar
Aku hampa tak bermaya
Semua kepunyaan Nya
Kemarin aku dengan kesombonganku
Kesombongan yang bukan miliku
Medan, 140215.
MENGARTIKAN CINTAMU
Kau mengemas asmara dalam balutan cinta semu
Membingkainya dalam semalam
Membiarkanya bertahta diantara nafsu dan dusta
Figura cintamu membentuk kenikmatan sementara
Terpampang terpajang lalu terbuang
Cintamu tak ubah bagai gincu merah
Melekat dibibir merekah
Memudar kala dilumat nafsu membara
Bagaimana lagi aku mengartikan dirimu
Cintamu adalah istana pasir ditepi pantai
Melebur luruh terbawa buih buih ombak
Kau adalah pecinta semalam
Menabur aroma pengundang birahi
Memaksa nafsu mengauli diri
Kau melupa untuk memakai hati
Aku tak tau bagaimana mengartikan lagi
Dirimu nyaman mengemas cinta
Dalam kubangan lumpur dosa
Menikmatinya dengan bangga
Dalam rasa sebagai penabur cinta
Medan, 150215.
"PELANGI HATIKU"
Aku memiliki pohon hati
Cabang ranting dan daunya
Penuh warna warni
Hitam dengan kelamnya
Putih beserta kesucianya
Berpadu merah kuning hijau
Laksana pelangi dilangit biru
Masihkah kau ingin mencoraknya
Medan,310115....
KUDETA BABU
Iyeeeeemmmm
Ya nyah
Tolong ambilkan air
Iyeeeeemmmm
Ya nyah
Sekalian bawakan buah
Iyeeeeemmmm
Ya iya nyah
Jangan lupa air cuci tanganya
Iyeeeeemmmm
Iya nyonyaaaaaaaa
Iyem cuma punya dua tangan
Cuma punya dua kaki
Punya rasa capek punya punya rasa letih
Yang terpenting Iyem manusia
Juga punya hati pengen dihargai
Mbok ya nyonya belajar mandiri
Yang ringan ringan kerjakan sendiri
Sekali kali nyonya juga harus pakai hati
Iyeeeeemmmm
Guduuubbbrrrraaaakkk
Nyah nyah nyonyaaaaaaa
Kok pingsan nyah
Medan,170215.
ADA AKU WALAU BUKAN BUNDAMU
Nak mari sini
Biar kupeluk sehangat bunda mendekapmu
Walau kau bukan lahir dari rahimku
Namun aku juga bisa membagi kasihku
Nak mari duduk dipangkuanku
Kan kukisahkan kidung tentang hidupmu
Jangan katakan tuhan tak berpihak
Tataplah esok dengan keyakinan dihatimu
Lalu singkirkan segala duka dan duri dalam babak babak hidupmu
Nak genggam erat tanganku jangan lepaskan
Aku akan bersamamu mengarungi samudera kehidupan
Sampai bahteramu bersandar dipelabuhan
Nak jangan menangis lagi
Ada aku walau bukan bundamu
Medan, 221213.
ARTI CINTA
Bagaimana mengartikan cinta
Tiada kutahu
Bagiku hanyalah
Padanya kulihat dan rasakan syurga
Lahanku menyemai bibit bibit kasih penuh keihklasan
Hingga masa waktu memisahkan
Bagiku itu cinta
Medan, 150215.
KAKTUS
Kaktus melambungkanku
Anganku melayang pada padang tandus
Ditanah bebatu penuh debu
Berdiri tegak sedikit terkesan congkak
Duri durimu tercagak bak ujung ujung jarum
Tersusun indah laksana barisan para punggawa
Kaktus
Jika diibaratkan seorang dara
Kau adalah mahluk langka
Tak sembarang lelaki mampu menjamah
Butuh keberanian didalam darah
Kaktus
Kau satu dari sekian tumbuhan
Dipadang kering kau mampu menyimpan air
Sanggup bertahan menantang
Kaktus
Tuhan menciptamu sebagai pelambang
Agar insan manusia dapat belajar
Mengeja hidup dari tumbuhmu
Medan, 190215.
Kumpulan Puisi Srymasta Sinulingga - AKU GILA
~Aku Gila~
Karya : Srymasta Sinulingga
Mungkin saja memang aku 'tlah gila..
Tp jgn katakan itu
usah utarakan
entah mengapa dan kenapa
mungkin saja memang aku masih gila..
Tapi jangan risaukan itu
usah ragukan
entah mengapa dan kenapa
aku memang 'tlah begitu
tanpa pernah berharap berhenti gila
dan mengakui berhenti gila
entah mengapa dan kenapa gila..
Sampai kapan aku gila?
Tanpa bisa menghindarinya
karena gila!
--------------------------------------
Hari telah siang..
Masa depan belum dpt jua kugambarkan.. Hanya tersisa sedikit khayalan dipenghujung mimpi bertajuk ragu..
Diantara cerita memilukanmu yg menakutiku..
Meski tak berarti kau berhenti merangkul pundakku tuk melangkah..
Tetap saja, keraguan mulai menakutiku
Hoaaaaah..... Kadang serasa tak dapat lg ku hempaskan nafas membuang berat sesaknya menghela beban didada...
Kemana harus kuadukan..?
Mengeluhkan padamu,hanya akan membuatmu semakin terpukul!
Biarlah sendiri kupikul!
Mengurasi pedih dari dada,dengan bersyukur... :')
Oleh : Srymasta Sinulingga
Sabtu, 24 Januari 2015
Kum[pulan Tembang Kata Juank Hadapi - AKU DAN PERASAANKU
Aku Dan Perasaanku...
Menghantui Berjuta Impian Dan Harapan...
Menghujam Beribu Tanya Dibenak Kosongku...
Tentang Ada Yang Masih Kosong...
Dan Kosong Yang Kian Tetap Kosong...
Aku Dan Perasaanku...
Dilangkah Yang Tiada Tau Kapan Akan Berhenti Dititik Kecerahan....
Oleh : Juank Hadapi
ANTARA KAU, AKU DAN CINTA YANG TERTINGGAL
Kau Ciptakan Kembali Rindu Dihatiku
Kau Nyalakan Kembali Api Cinta Dihatiku
Namun Tiada Mampu Ku Menghindar
Karna Getaran Cinta Itu Yang Kian Membara
Dan Kehadiranmu Teramat Menyejukkan Jiwa
Bunga Cintamu Sangat Tulus Dan Suci
Begitu Indah Dan Mekar Disanubari Jiwa
Bunga Bila Nanti Ku Melukai Hati
Kan Ku Sulam Kembali Cintamu
Direlung Hatiku Yang Terdalam
Dan Semoga Hatimu Seiring Bersama
Bagaikan Alunan Gitar Yang Senada Dan Seirama
----------------------------------
Asa Ku Terinjak Sebuah Kepasrahan...Lukaku Beriring Dengan Keikhlasan Dan Kau Harapan Yang Tertinggal Didalam Mimpi...
Dan Peluklah Tubuhku Menangislah Didadaku Karna Malam Ini Kau Tak Lagi Kumiliki Dan Biarlah Air Mata Ini Akan Jadi Saksi Untuk Perpisahan Yang Menyakitkan...
-----------------
Syairku Tak Beraksara...
Mengalir Lembut Dibutiran Tinta Hitam...
Bersandar Diantara Dinding Kanvas Yang Tak Berwarna...
Namun Tetap Menghias Diingatan Walau Tanpa Tertulis Dengan Indah..
===============
Kereta Senja Mengakhiri Perjalanan Ini...
Berhenti Disatu Titik Dengan Peluh Berserakan...
Ditemani Nyanyian Riang Para Armada Burung Dilangit Remang...
Dan Menghantar Lelah Diperaduan Yang Tak Bersuara...
TULISANKU TERHIMPIT RINDUKU
Buku Kecil Dan Usang Itu...
Berikhlas Hati Bercumbu Dengan Jemari...
Berselimut Muara Kasih Yang Tak Sampai...
Berpeluk Dengan Embun Kesedihan...
Tulisanku Terhimpit Rinduku...
Terus Menari Lentik Jari Hitam...
Dihiasi Sebentuk Cincin Kenangan...
Dan Sapu Tangan Putih Penghapus Lara...
Tulisanku Terhimpit Rinduku...
Dikamar Kecil Dibalik Bukit Kotor...
Berteman Bau Yang Setia Disisi...
Dan Daun Pisang Sebagai Alas Rebah Ku...
Kumpulan Puisi Ida Shea Babad Bluack - SUAMI KU
Suamiku
Karya : Ida Shea Babad Bluack
Kau insan yang aku Cintai
Tulus kasihmu memanjakanKu
Kau selalu ada untuk melindungi
Padamu ku serahkan seluruh hidupku
Bagiku Kau adalah Raja
Sebagai permaisuri engkau selalu ku puja
Untukmu ku rela lakukan apa saja
Cintamu akan selalu ku jaga sepenuh jiwa
Hari-harimu kau selalu gigih bekerJa
Berjuang untuk menafkahi keluarga
Bersama cintamu aku akan selalu setia
Melayani hidupmu dengan penuh cinta
Tuhan, jagalah dia dari segala bahaya
Hindarkan dia dari segala goda'an
Sertakan separuh nyawaku bersamanya
Dan berilah dia kesabaran serta kemudahan
Setiap Doa-doa yang aku panjatkan
Mengiringi setiap tetes kringatmu yg bercucuran
Di sini aku dalam kesendirian
Menantimu dengan penuh harapan dan kerinduan
Suamiku Tercinta: Wahyou Tishter Babad Bluack
Mencari arti kebahagiaan
Karya : Ida Shea Babad Bluack
Aku terdiam, terperangah akan sebuah misteri
Tanda tanya akan sebuah arti kebahagiaan
Dalam hidupKu yang merasa tak ada arti
Karena aku serasa begitu jauh dari kata kebahagiaan
Ku kepakan sayap dan terbang ke langit..
Yang ada hanya awan dan kesunyian
Ku gayuh perahu dan pergi ke tengah laut..
Hanya ombak dan angin yang melah membuat keriuhan
Lalu harus kemana aku mencari akan arti kebahagiaan
Satu rasa yang begitu sulit untuk aku temukan
Haruskah aku berputus asa dengan keadaan
Tetap menjalani hidup tanpa tau arti sebuah kebahagiaan
Akhirnya ku temukan sebuah jawaban
Yang akan menjawab semua pertanyaan
Dirimulah yang selama ini ku harapkan
Karena kau dan cintamu adalah sumber kebahagiaan
Cintamu tak akan pernah terganti
Kekal dalam hati dan jiwaku
Kau akan selalu menjadi arti
Arti kebahagiaan dalam hidupku
I L heart emoticon ve Y heart emoticon u : Wahyou Tishter Babad Bluack
Kumpulan Tembang Kata Nurkarim Nehe - GELIAT JIWA
Embun kian deras menetes
Memagut bumi di ujung jemari
Dingin.
Oleh : Nurkarim Nehe
---------------------------------
Maaf bila kuusik tafakurmu dalam hingar tiada bertepi ini. Andai kau tahu bahwa dunia ini hanya kita berdua isinya...
Oleh : Nurkarim Nehe
--------------------------------
Kuguit jendela hatimu dengan ujung jemari; mengurai rasa jemu yang terendap. Ingin kudekap pinggul malam gemulai terseok menjemput dinihari, sebait mantera kususun membasuh ingin...
Oleh : Nurkarim Nehe
--------------------
TETAP
Sepi merambati malam ke tepi dinihari, lentera melambai di sudut bilik, memicingkan mata lelah di atas selembar kertas usang.
Begitu tetap kulakukan bila ruang waktu bergulir di antara luruh embun, kita dipisahkan oleh luntur tinta dan mata lelah.
Sekian lama surat itu, tetap kubaca di dalam belenggu hasrat menelan butir butir air RahmanMu.
Oleh : Nurkarim Nehe
-------------------
Seperti dinihari lalu
Kau setia menemaniku
Rembulan
MENGADU
Menghempas penat seharian di ujung asma malam
Rembulan pulang dijemput dingin dinihari
Langkah kian terkantuk meniti trotoar kusam, sejemput harap terbuka pintu
Bini tersenyum di ambang
Tiada rayu kecuali luluh tempatku mengadu
Biniku.
Pulanglah bulan
Biarkan kami menanti semburat fajar, dalam kasih-NYA.
Kumpulan Tembang Kata Nila Wati - LAGU KU
Kutulis lagu ini ...bait demi bait...cerita ttg kita ....terpakur ku dlm renung dan doa....akankah....hadir ....ia...sang hyang surya .....
Oleh : Nila Wati
----------------------------------
Kesadaran adalah matahari ...kesabaran adalah bumi
Oleh : Nila Wati
----------------------------------
Kesadaran adalah matahari ..kesabaran adalah bumi
Oleh : Nila Wati
Rabu, 14 Januari 2015
Kumpulan Puisi Ucok Stiker - KAU DALAM INGATANKU
KAU DALAM INGATANKU
Oleh;ucok stiker.
dlm ku duduk dan sendri
kubertanya pada ingatanku
memandang dlm hayalanku
berbisik pda kesunyian hatiku
didlm kau berkta pda rasaku
terhenyak dlm kesadaranku
mengalir,menetes dlm rasaku
tuk mengenang dlm kenangan
kupandang jauh dlm pandangan
menatap dlm tatapan
merasa dlm perasaan
mengingkat dlm genggaman
berlari tuk mengejar siapa...?
menyapa pada siapa...?
termenung mengenang
KAU DALAM INGATANKU
12/01/2015. 15,49.wib
WAKTUNYA TELAH TIBA
Oleh;ucok stiker.
sayup sayup terdengar panggilanMU
kulangkahkan niatku tuk menemuiMU
rasa kenginanku dan rasa bersalahku padaMU
dengan elusan air yg bersih membuatku ada padaMU
kutegakkan niat dan driku
kupanggil rasa keingnanku
rasa kehadiranMU ada didadaku
ku coba mengeluhkan rasa didadaku
berdri dihadapanMU
kusujut didepanMU
bersimpuh didekatMU
merintih,menjerit dan meminta belaskasianMU
siapakah aku,dimanakah aku
kau yg tau dan maha tau
kukan slalu patuh padaMU
karna WAKTUNYA TELAH TIBA
12/01/2015. 15,04.wib
MENANTANG SEPI
oleh;ucok stiker.
berjln dlm keheningan
mengeluhan dlm keramaian
merintih dlm jeritan
berkta dlm tangisan
sepi kerap dtg kian slalu
dikeheningan dan keramaian
kucba mendobrak kebekuan hati
kucba menantang rasanya sepi
kau kan terus menusuk kelemahan
kau menelan rasanya keindahan
ku kan slalu berdiri melangkah
menantang rasanya sepi
12/01/2015. 14.28.wib
MENANTANG SEPI
oleh;ucok stiker.
berjln dlm keheningan
mengeluhan dlm keramaian
merintih dlm jeritan
berkta dlm tangisan
sepi kerap dtg kian slalu
dikeheningan dan keramaian
kucba mendobrak kebekuan hati
kucba menantang rasanya sepi
kau kan terus menusuk kelemahan
kau menelan rasanya keindahan
ku kan slalu berdiri melangkah
menantang rasanya sepi
12/01/2015. 14.28.wib
Senin, 12 Januari 2015
Kumpulan Puisi Topan Kejora - TAFAKUR
TAFAKUR
Karya : Topan Kejora
khawatir, terlampau berat diusung
hingga mahluk yang mudah terbujuk
dan gemar mengacungkan telunjuk
terpilih sebagai pewaris titah suciMu
sebelas bintang, matahari dan bulan
tanpa ragu berlutut menghormatimu
sebab amanah suci yang enggan dipikul
langit, bumi dan gemunung termenung
(duhai yang Mahasempurna
ampuni sombong dan bodohku!)
wahai! tatkala tenaga semakin uzur
pun bertambah beban tiap kedipan
sebab proses kodrat sebagai kafilah
berbekal tajam lidah tersarung madah
yang lindap terkepung penjuru maut
bagai gerak kiambang bertaut
entahlah, sujudmu sendiri
terbujur pun aku sendiri
(pemilik mushaf al-firdaus
ampuniku sebelum Kau akhiri)
-------------------------------------------
TWA, 031015;
Borneo – Indonesia.
DEBURAN PANTAI
Aku deburan
kau pantai
Berangin, berhujan, bersalju dan beku
dari gelap hingga terang tak peduli.
Aku senantiasa mendekapmu
dan kau sambut aku tak mengenal hari.
Untuk mengetahui indahnya pantai,
harus bersih pasir serta teduh membiru lautmu.
Jika semakin riuh canda, dahsyatlah pesona itu,
jika semakin jenuh tatapan, pesonamu kecundang.
Tapi,
aku tak peduli,
hadirku selalu setia menemani
hingga semua penilaian mahluk mati.
Sebab daku impian
sedang dikau harapan.
----------------------------------
TWA; 110115,
Borneo – Indonesia.
YANG SEBATANG
Yang padaku padamu
Ada sumbu tersulut ilmu
Meleleh biar di batang tubuh
Makbul doa terang cahayanya
Teguh tegaklah engkau member
Yang suram butacahaya butalah dia
Yang disapa tak berbunyi
Yang asal berani asal jadi adanya
Yang lepaslah kau dari kelam hitamnya
Terkunci terkancing mara, Alhamdu …
Berkat kebaikan Sang Empunya Cahaya
--------------------------------------------------
TWA; 160115, Borneo – Indonesia.
LANGIT MASIH MEMBATIK
Tik tik tik, tak siangmalam
Rebah air langit-Mu
Sejuklah ubun-ubunku
Asalmuasal kun fayakun
Rintik lebat kutadah
Faedah menapak bumi
Kita miliki
ya kita ya aku ya kau
Tik tik tik, tak siangmalam
sejak dahulu nafasnya sama, dengus kita
yang beda. Bayangkan kalau tak diberi samasekali
mau jadi apa bumi, tak bersemi birahi batang tubuh insani
yang padaku padamu padakita
pasti kering dan mati!
-----------------------------
Topan Wahyudi Asri,
230115 ; Borneo – Indonesia.
Ilustrasi: www.lightinthebox.com
PENYULAM CAHAYA
Ketukan-ketukan cair akhirnya menjadi deras
tatkala mahluk si gandabisa mulai khusyuk
menabur kemilau bahasa sebesar zarah
pada sepetak lahan kosong putih suci
dalam sunyi kepungan cahaya
sambil mereguk tangis
Tanpa prasangka
kemudian berharap agar detak
yang selalu sulung tak mentakdirkan
yatim di keriuhan tetes berujung decak payah
bersarung suam mesranya rindu La Ilaha Illallah
hingga ke sumsum doa Muhammadar Rasulullah
Matahari tidak berseri
Bulan tidak bercahaya
Khidir menangkis tanya
Penyair membakar diri
mencantum cahaya
di alif ya bata ya
Ya kata ya kita
kun aku
tak kunjung
Seujung kuku Kun-Nya
----------------------------------------------
Topan Wahyudi Asri,
060215; Borneo – Indonesia.
Ilustrasi: pendoasion.wordpress.com
Kumpulan Puisi Yusaku Kudo - BAHAGIAMU SAHABATKU
Bahagiamu sahabatku!!
By:A.M Rizal Asril(yusaku kudo)
Sahabatku!!
Kulihat bingtang dlm gelap.
Sinaran itu indah bak permata
Namun,sinara itu kini hilang..
Cari..slalu ku cari..
Kini sinar itu berada di wajahmu.
Malm ini ku larut dalam bahagia.
Seperti dirimu yang kini larut.
Ceria..
Tawa..
Tiada terlihat kerut meraut di wajahmu.
Malm ini dimana malm merubah hidupmu.
Dgan keluarga dan cinta..
Namun,satu dlm pinta ingatlah diriku sbgai shabatmu..
Sahabatku!
Kutuntun dirimu dalam do'aku
berhaati2lah dlm mengarungi lautan samutra..
Jgan biarkan kapalmu oleng..
Singgahi..sambangi..masa depan.
Dalam do'a di kejauhan..
MAafku hadirku yang takbisa.
Namun,bahagiamu sekrng adalh bahagiaku sobat..
#selamat menempuh hidup yang baru..SAMAWA ridho ilahi...aamiin#
Tuhan aku bisa!!
By:A.M Rizal Asril(yusaku kudo)
Tuhan....
Engkau beri aku hidup..
Engkau beri aku kemampuan..
Engkau selip di jiwaku kemauan.
Tentu itu ada maksd untuk diriku..
untuk semua insan..
Engkau papah diriku dari buaian
Engkau beri aku jalan.
Petunjukmu tak pernah keliru..
Dan yakinku..
Tuhan aku pasti bisa..
Bisa melewati semua rintangmu..
Engkau bimbing aku
Dari jalan yang terpuruk..
Engkau angkat drajatku dr kehinaan.
Engkau tunjuki kalau aku bisa.
Engkau dewasakan diri ini,dengan permaslahn remajaku.
Krikil tajam,caci,hina kejam dunia.
Kau beri sabar dalm jiwa..
Engkau tempatku ngadu!
Engkau tempatku meminta!
Dan padamu aku akan kembali!
Smua sdah kau atur untukku!
Maha adil dirimu tuhan!
Kuasamu atas diriku.
Tempatku berserah diri!
Dari coba dan dera!
Maka,karuniailah hidupku.
Penuhi harapan dan citaku!
Katakan pada dunia,bahwa aku bisa
......Dan akhiratmulah kekalku....
------------------------------------
Aku kalut di persimpangan..
Jiwaku resah dalm kerinduan..
Hati menangis dlam mengenang
Gundahku!
Lamunan sesaatku!
Getar bibir di kulum
Terasa hangat mengalir
Di ujung mata..
Walau tak dapat ku sampaikan
Namun,kusangat kehilangan.
Begitu terlambatnya ku sadari
Hadirmu sungguh berarti..
Untuk memanti terlambat sudah.
Bakti ini selalu untukmu
Takkan pernah habis di kikis waktu
Meski jauh ku merasa kita sama,
Kita dekat,kita bicara,hati berkata.
Tuhan..kita bersua
Kumpulan Puisi Aidah Lembayung Senja - AURA WANITA
AURA WANITA
Karya : Aidah Lembayung Senja
Apakah aku terlalu cantik
Akui saja wajah menarik
Arungi sampai tak berkutik
Asal jangan coba tertarik
Anggun sungguh buatku melirik
Ampuni segala macam syirik
Agungkan doa agar tak musyrik
Ahh kau memamg menarik
Ampas kopi dipagi hari
Ambung kekasih pujaan hati
Aku puas semua pasti
Arahkan langkah tujuan terbukti
Angin yang mengusik rindu
Artikan selembar kain kelambu
Ayu mata berwarna biru
Anggaplah gadis sutra ungu
Anjasana menderu dalam kalbu
Aku bernyanyi riang berseru
Amankan gejolak hati mengharu
Ambil hikmahnya dan berlalu
Hong kong, 09 01 2015
Kumpulan Puisi Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga - PELUKAN KELAM
PELUKAN KELAM
Karya : Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga
Apa kau kira aku tak bisa terluka
Dengan cerita yang selama ini ada
Bahkan hembusan lirih sang bayupun
Itu mampu membuatku tersedak dalam pilu
Lantas apa artinya hadirmu untukku ...?
Sebagai pelengkap lara
Atau sebuah luka pada wujud berbeda
Maaf,
Aku sama sekali tak pernah berharap membuatmu terluka
Tapi
Apakah kau berfikir jika aku adalah seorang pesakitan
Yang divonis mati oleh kenyataan
Hingga selalu saja apa yang kutemukan
Adalah sebuah pesimisme dalam kelam
Aku tau optimis itu perlu
Namun
Sepatutnya ada kenyataan sebagai tujuan
Sekali lagi
Aku memilih diam
KEBUMEN 09 Januari 2015
SAJAK JIWA
Karya : Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga
Jika kau percaya pada apa yang kau rasakan
Seharusnya kau tetap berpegang pada sebuah keyakinan
Tentang cinta kita
Tentang perasaan kita yang hingga kini
Kita nikmati dan mampu membuat kita rasakan bahagia
Aku takkan bisa lakukan apapun
Bahkan sesuatu yang kita anggap sederhana
Karna apa..?
Aku manusia biasa
Yang rapuh menyulam asa
Manakala kepercayaan yang melingkarinya
Tak lagi bisa memberikan pola
Pada rasa yang sering kali
Tak berbidang dan sering menjadi kasat mata
Itu sebabnya ku jadikan kau ada
Sebagai sebuah inspirasi pada jiwa
Sumpiuh 05 januari 2015
SAJAK JIWA
Karya : Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga
Jika kau percaya pada apa yang kau rasakan
Seharusnya kau tetap berpegang pada sebuah keyakinan
Tentang cinta kita
Tentang perasaan kita yang hingga kini
Kita nikmati dan mampu membuat kita rasakan bahagia
Aku takkan bisa lakukan apapun
Bahkan sesuatu yang kita anggap sederhana
Karna apa..?
Aku manusia biasa
Yang rapuh menyulam asa
Manakala kepercayaan yang melingkarinya
Tak lagi bisa memberikan pola
Pada rasa yang sering kali
Tak berbidang dan sering menjadi kasat mata
Itu sebabnya ku jadikan kau ada
Sebagai sebuah inspirasi pada jiwa
Sumpiuh 05 januari 2015
BIAS MERADANG
Karya : Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga
Aku akan tetap diam
Meskipun sejuta belati
Kau tancapkan tepat pada ulu hati dan lukai perasaan
Karna apa?
Aku terlalu sering nengemas luka
Pada selembar rapuh perasaan
Biar, biarkan aku meradang
Hingga sakitnya luka
Tak lagi kurasakan sebagai beban,
Kau mungkin awam
Atau kau mencoba bermain perasaan
Tapi ingat!
Aku tak pernah meninggalkanmu tenggelam dalam hampa hidup dalam kenyataan
KEBUMEN 08 Januari 2015
SABDA CINTA
Karya : Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga
Apakah kao masih menungguku disana?
Di sebuah taman indah penuh harapan
Ketika putik mulai berbunga
Saat kelopak mulai mekar
Berikan aroma pembius nalar!
Apakah kao masih mencintaku?
Disaat rapuh gerogoti tubuhku,
Ketika jauh mendekap langkahmu!
Memberikan ragu atas cintamu,
Bukankah tak ada yang salah,
Antara cintaku dan cintamu
Maka katakanlah pada hati dan jiwamu
Aku selalu ada diantara sadar dan mimpimu!
Tabanan 13 july 2012
CINTA MATI
Karya : Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga
Aku mengambilnya dengan hati
Jika kau ingin mencampakanya
Kau hanya perlu membuat aku MATI
Saat ini, esok hari, dan suatu ketika nanti
KEBUMEN 16 Januari 2015
KANGEN
Karya : Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga
Perhatikan aku
Cobalah hayati tiap maknaku
Agar misteri yang disimpan
Tak lagi menjadi kisah memilukan
Kau
Semoga masih terjaga
Ketika penting damai malam
Menyenandungkan lagu kenangan
Aku
Aku yg menghayati gelap nuansa
Mencoba merangkai bait doa
Berharap tercipta sebuah bahagia
Bahagia ku
Bahagiamu
Dan akankah pada suatu ketika
Kau menjelma menjadi nyata
Bawakanku setangkup bahagia,,,,?
Cibitung 20 feb 2011
DIMENSI RUANG
Karya : Zack-Lee Pangeran-badunk Penikmatmasa-pemimpisurga
Cobalah kau tutup mata
Lalu bukalah gerbang rasamu
Sebagai penglihatan
Resapi seluruh naluri
Hingga seluruh nada
Bisa kau tangkap tanpa menyentuhnya
Rasakan getaran getaran yang datang
Dan kuaklah pandang
Dalam mata terpejam
Benarkah yang bersinar terang itu bintang
Atau siluet masa yang terbentur khayal
Hingga memberikan fatamorgana di penghujung petang
KEBUMEN 15 Januari 2015
JAWAB AKU BERTANYA
Karya : Zack-Lee Shank Pembunuh-Ragu
Dan ketika bertambahnya usia tak membuat kita jadi dewasa
Apa yang sebenarnya salah dari itu semua ....?
Apa karna kita terlahir sebagai manusia dengan segala kena'ifan dan ke egoisan kita
Atau memang dewasa itu bukan faktor usia ?
Dan benarkah rasa takut kehilanganpun
Mampu memberikan pengaruh besar pada pemikiran kita
Sehingga kedewasaan yang semestinya
Hanya mampu menjadi cerita yang melengkapi hidup dengan seluruh rangkaian problematika nya ....?
Maaf,
Aku sama sekali tak bermaksud menggurui
Tapi alangkah lebih baiknya
Jika kita saling menjaga
Berjalan beriringan
Meski pada kenyataanya kita miliki tujuan berbeda
Namun, apa salahnya jika kita coba melangkah bersama
Dalam sebuah jalan
Karna tujuan berbeda
Tak berarti kita tak bisa satu arah untuk melangkah bersama
23 Januari 2015 KEBUMEN
UNTUK KISAH SEMALAM
Karya : Zack-Lee Shank Pembunuh-Ragu
Karna aku bukan bintang
Jadi wajar bila tak mampu berikan terang
Dan ketika kau menganggapku sebagai sebuah harapan
Maka akupun sibuk menebarkan khayal bersama tinggi harapan
Agar Dia sempurna menjadi sebuah impian
Namun
Mimpi tinggalah mimpi
Manakala fajar menjelang
Aku harus berpulang pada kenyataan!
Walaupun mimpi semalam begitu indah untuk dikenang
Tapi
Sempurnakah dia sebagai kenyataan?
"Cobalah maknai sebagai sebuah pertanyaan
Dan aku yakin kau telah miliki sebuah jawaban"
KEBUMEN 22 Januari 2015
SAUJANA
Karya : Zack-Lee Shank Pembunuh-Ragu
Sesuatu yang kau katakan
Dan itu semua tak pernah kulakukan
Adalah sebuah tuduhan
Dan mengertikah dirimu jika itu sering melukai perasaan?
Memang aku jalang
Tapi apapun yang kulakukan
Itu bukan untuk mencari pembenaran
Ataupun berharap ada belas kasih
Yang seseorang berikan
Agar aku dianggap benar
Aku akan tetap sepertiku
Meski harus terbuang
KEBUMEN 20 Januari 2015
COBA KAU RASAKAN
Karya : Zack-Lee Shank Pembunuh-Ragu
Bagaimana kau bisa merasa mencintaiku
Sementara kau sendiri tak pernah mengerti apa yang kau cintai
Dan bagai mana caraku mencintai
Lantas apa yang kan kau ucapkan
Pada waktu, manakala ia menyuguhkan pahit perpisahan
Apa kau mengerti arti kehilangan.....?
Dan mungkinkah kau faham
Jika aku tak seperti yang kau lihat dalam mata telanjang
Aku memang kenyataan
Akupun memang jalang
Tapi aku tak butuh harapan
Seandainya itu berupa khayalan
Aku tahu kenyataan kadang dianggap kejam
Tapi lebih kejam lagi
Harapan yang terkadang sering tak seperti yang kita khayalkan
KEBUMEN 19 Januari 2015
Langganan:
Postingan (Atom)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)

.png)
.png)
.png)
.png)