RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Jumat, 19 Oktober 2012

KUKENANG HADIRMU BAGAI TUGU


Jika jarak, waktu dan ruang akan memisahkan raga,
itu adalah hukum alam,
sebuah kesadaran akan hakekat keberadaan senyatanya,
kepatuhan atas tatakrama ,
menghormati segala yang telah terpatri dijiwa,
tapi sejalan dengan itu,
ada rongga yang kosong terlantarkan dan berkecamuk sunyi yang teramat sepi disana,
itupun karena sebuah kesadaran atas tanggung jawab,
menjalani hidup layaknya seorang insan.
Ya, setelah kepergianmu,
tingkap jiwa akan kembali kututup ,
agar tak mudah terjamah nuansa.
Akan kucatat hadirmu dalam pustaka jiwaku,
meski tinggalkan catatan hitam putih.
Lalu dalam tafekur yang khusuk,
kumohonkan kepada Sang Pangeran Welas Asih,
agar dibukakan jalan kesuksesan, dimurahkan segala rezeki dan dihantarkannya jiwamu pada pemilik tulang rusuk yang hilang dulu...
biarlah kukenang hadirmu bagai tugu,
tempatku bercermin dari galau dan sunyi yang menerjang...

----by Mikhael Rajawane.-----
----(M) Tanah rantau, Kamis sore 18 Okt 2012 . 14:47.------

KESEDIHANKU


Ku terdiam pada sebuah penantian
penantian yang tak kunjung terobati
dengan setitik air mata
yang tak kunjung terhapus oleh apapun
ku coba menangis dalam diam
dan tertawa dalam kepedihan
sampai tak ada yang tahu tentang diriku

Oleh : Ci Cyank Bunda Ayah
Tanjungbalai,Sumatera Utara

KEHADIRANMU


Sejujurnya,
file kata kata telah kosong dari sisi hati yang tertinggal,
meski sudah kuduga sebelumnya,
tetap saja ada ruang hampa tertinggal disebelah meja,
kemarin kau ada disana,
meskipun lebih banyak diam ketimbang berbahasa,
tapi hadirmu guratkan berjuta magna,
menjawab gumpalan tanda tanya yang menganga dikalbu,
aku tetap merasa orang yang paling beruntung,
pernah mengundangmu keberanda hatiku,
menyeka sunyi dan menjalin rasa,
mencoba mengurai arti sebuah kebersamaan,
pada harap yang terbengkalai,
bukan salah siapapun jika harus bersisian jalan,
bukankah jalan kehidupan ada ditangan kita masing masing,
hadirmu yang sekelebat,
semoga membawa berkat.....

-----by Mikhael Rajawane.-----
-----(M)Tanah rantau , Jumat sore, 19 Okt 2012 . 18:18.---

KEGAGALANKU


Sepekat tanah liat
kupilin cita cita meskipun tak lagi nyata,
jengah kurasakan ,
sesakkan dada terhimpit lara dan nestapa,
tak sekalipun mampu kuurai,
sepertinya tak berujung hamparan dera ini,
aku terbaring diantara lelah dan jengah,
seperti tak mungkin mengharap cerah,
tak lagi kutemukan jalan membentangkan hasrat,
tertinggal serpihan patahnya ranting kehidupan,
berkali kali aku berteriak,
tapi ratapanku pecah dibibir ombak,
inikah warna jiwa, terperangkap dilembah bayang bayang kehampaan,
ladang hati yang kering kerontang,
satu persatu akan kupunguti gagalku,
merakit harapan yang kubawa dari tanah kelahiran,
jika begitu.....
ijinkanlah kutegakkan wajahku ya Gusti Pangeran Welas Asih,
meski tertatih langkahku tetap kan kuayunkan,
memahatkan jati diri anak negeri...

-----by Mikhael Rajawane.-----
-----(M)Tanah rantau, Kamis malam 18 Okt 2012 . 20:38.-----

HIDUP DI ZONA SORGAWI, SIAPA MAU ?


Suatu hari seorang teman mendatangi seorang Kyai, berharap medapatkan nasehat dan jalan keluar atas berbagai macam kesulitan hidup yang sedang ia alami dan juga dialami oleh kebanyakan orang.



Ada satu nasehat sang Kyai yang ia implementasikan karena betul-betul terkesan dan mampu mengubah kehidupannya dari berbagai kesulitan menuju sebuah jalan terang dan meraih kesuksesan yang seolah tak akan pernah berakhir, apa sih nasehatnya ? penasaran kan ?



Sang Kyai tersebut kemudian bercerita tentang Nabi Adam, " Begini mas, Anda sering dengar kan ceritanya Nabi Adam ?, Beliau waktu pertama diciptakan ditempatkan di Zona Sorgawi, apa sih esensi Sorga itu ? Sebuah suasana kehidupan yang indah mempesona yang ketika kita menginginkan sesuatu, sesuatu itu datang seketika, apapun bentuk keinginan kita semuanya terpenuhi secara cepat dan persis seperti yang kita inginkan tanpa ada cacat atau kesalahan sedikitpun.



Coba bayangkan ya mas, Nabi Adam ketika itu, Beliau sendirian di Sorga kesepian, lalu ia pingin Istri, dikirimlah Hawa untuk menemaninya di Sorga, Adam bersama Hawa benar-benar bahagia bisa bercanda ria, bermesraan dan bercinta kapanpun dan dimana saja gak ada seorangpun yang ngeganggu, ketika lapar ingin Spageti datang Spageti, ingin Burger datang Burger, ketika haus ingin Es Teler datang Es Teler, ingin jalan-jalan datang Pajero Sport Dakar yang masih gress, wis pokoknya semua keinginannya terpenuhi secara cepat, instant dan sempurna, gak pake lama, gak usah kerja, gak capek n gak pusing cari uang duluan, bener-bener ueeeenak tenan.



Terus Allah SWT cuma kasih satu larangan saja, " Jangan Makan Buah Keabadian " karena jika itu kalian makan berarti kalian ingin jadi Tuhan seperti Aku.



Emang dasar sifat manusia, sudah dikasih enak pingin ngrasain yang lebih enak walaupun itu jelas-jelas terlarang, akhirnya dimakanlah Buah Keabadian itu oleh Adam dan Hawa, karena melanggar ya dihukumlah adam dan Hawa, diusirlah keduanya dari Zona Sorgawi ke Zona Duniawi secara terpisah. Karena satu dosa itulah segalanya jadi serba sulit, kalo Adam ingin bercinta harus cari dulu Hawa ditempat yang sangat jauh dan gak jelas alamatnya ( lha wong masih hutan belantara belum ada nama jalan satupun )., mau Spageti harus cari dulu bahan untuk membuat tepung, dan semua bahan pendukungnya lalu diolah, dimasak baru bisa dimakan, repot kan ?, kalo ingin jalan-jalan gak ada mobil, orang yang jual mobil aja belum ada, ya paling cari-cari Kuda Liar yang harus dilawan dan djinakkan dulu baru bisa dipakai jalan-jalan, tambah sulit kan ?



Lebih sulit lagi kita sekarang ini sebagai keturunan Adam yang dosanya sudah gak terhitung lagi, untuk bisa makan secara layak saja kita harus bekerja keras pergi pagi pulang malam, apalagi kalo pingin rumah dan kendaraan bisa-bisa kita harus pergi kerja pagi-pagi pulang pagi lagi, tambah rumit kan ?





Nah, bagaimana caranya supaya kita bisa hidup di Dunia ini tapi berada dalam ZONA SORGAWI, segala bentuk kebutuhan dan keinginan kita terpenuhi GPL,Gak pake Lama ?

Ok ? ternyata syaratnya cuma SATU saja = " JANGAN PERNAH BUAT DOSA, titik ". baik itu dosa kecil apalagi dosa besar, baik itu dosa mata, dosa telinga, dosa tangan, dosa kaki, dosa lisan, dosa kemaluan dan dosa hati serta dosa perbuatan. karena Sorga itu hanya untuk orang yang sudah dibersihkan dari dosa. Ketahuilah jika ini benar-benar mampu kita lakukan, maka kita akan merasakan keajaiban-keajaiban kehidupan laksana di Sorga, segala bentuk kebutuhan dan keinginan kita akan datang secara tiba-tiba diluar kemampuan dan dugaan kita, gak pake lama lagi ! gak percaya ? yuk kita buktikan !



Wah lha mana mungkin kita bisa ? di era digital ini, kemaksiatan itu ada diujung jari ! oh tetap bisa, selama masih ada kemauan yang kuat, pasti bisa, gimana caranya ? niatkan mulai sekarang semaksimal mungkin berhati-hati untuk tidak buat dosa, jangan coba-coba langgar aturan Allah sekecil apapun, berusaha sekuat tenaga melaksanakan segala perintah Allah, kalo masih tergelincir juga ? ya langsung kita istighfar terus kita tobati dan janji gak akan melakukan lagi, lalu segera ikuti dengan amal sholeh yang bisa menghapus dosa misalnya dengan sedekah atau yang lain, gitu aja, mudah kan ? ingat Allah Maha Pengampun dan Maha Penerima Taubat, RahmatNYA selalu mendahului AdzabNYA.



Nah, kalo sudah seperti ini, Tangan Allah akan totalitas menggandeng tangan kita untuk mewujudkan segala impian kita, Pasti !. kita akan dikejar-kejar peluang juga dikejar-kejar uang, segala kemudahan akan datang silih berganti, segala potensi yang kita perlukan juga tiba-tiba datang sesuai planning kita, wis pokoknya semua serba mudah dan indah, persis kayak Adam hidup di Zona Sorgawi ketika belum tercemar dengan dosa.



Sahabat, rupanya nasehat dari sang Kyai diatas benar-benar terpatri dan dilaksanakan betul oleh teman tadi, apa dampak yang terjadi pada dirinya ? dari profesi sebagai seorang TKI Illegal di Malaysia saat ini beliau menjadi Pengusaha Sukses di bidang Properti Syari'ah dan Pendidikan Islam, semua impian-impiannya terwujud dengan begitu mudahnya, benar-benar nyata, subhaanallah.



Jadi ketika kita banyak sekali masalah dan berlarut-larut tak kunjung ketemu solusinya, coba kita intropeksi diri, suami, istri, anak, orang tua, anak buah, atasan semua intropeksi diri, kebiasaan dosa-dosa apa yang masih sering kita lakukan ? lalu semuanya istighfar secara tulus bukan sekedar seremoni doa saja, semuanya bertobat dan berjanji tidak akan mengulang lagi, Yakin solusi akan langsung datang seketika. Ingat Allah itu selalu bikin kita mudah gak pernah mempersulit kita, gak butuh birokrasi yang njelimet n mbulet, langsung sadari diri, tobat, terus ngadu (doa) habis-habisan, pasti langsung dijawab, kalaupun belum terjawab itu artinya sedang diproses, kenapa pake diproses segala? Bisa jadi Allah masih ingin lihat, apakah kita bener-bener pingin tobat atau tobat bohongan. Cepat dan lambatnya proses terkabulnya harapan dan doa kita ya tergantung kesungguhan kita dalam bertobat dari segala kebiasaan berbuat dosa dan maksiat itu.



Nah… ternyata untuk sukses itu mudah dan menjadi kaya raya juga mudah, Cuma satu tok syaratnya, Jangan Buat Dosa, maka Tangan Allah akan terlibat membantu segala upaya dan aktifitas kita, Pasti !



MULIA kita dengan MEMBERI, ABADIKAN yang TERSISA dengan SEDEKAH



Yuk, Kita ikutan Program-Program Amal Sholeh Rutin di Rumah Yatim Indonesia, silahkan dipilih sesuai kemampuan dan selera kita : FOOD for YATIM, PERISAI HIDUP, SEDEKAH DAGING, WAKAF AL-QUR’AN, WAKAF BANGUNAN, WAKAF IKAN, SENYUM ZAKAT, WAKAF SUMUR, dan WAKAF BUSANA SHOLAT. Selengkapnya Klik saja http://www.rumah-yatim-indonesia.org

Kiriman : Ukhti Nisa
Oleh : Rumah Yatim Indonesia

Ust.Aly, Motivator Ideologis, tolong SHARE Ya

DALAM KETIADAAN HARAPAN


Kau
tidak akan percaya jika kukatakan seluruh tenagaku telah terkuras habis,
saat berusaha mengejar gerbong terakhir diroute ini,
meski sesungguhnya aku sudah tak punya hasrat,
buat apa harus membentang asa,
jika toh uraian segala fakta tak ada lagi yang bisa kutata,
katakalah kawan tentang semua ini,
jika kau lebih tau dimana jembatan putus,
dijalan pengabdian ini,
katakanlah kawan,
agar jiwa tak terkurung dibelenggu tanda tanya.
Aku menjadi tidak mengerti semua ini,
sampai akhirnya lenteraku kehabisan cahayanya.
Kau,
tidak akan percaya jika kukatakan semuanya sudah terasa hambar,
tak ada lagi akar,
segala harap telah tiarap,
semua getar kebanggaan telah tenggelam,
didasar kehampaan yang terdalam,
melapuk seiring waktu, menungggu saat yang tak tentu,
memasrahkasn segalanya pada ketiadaan harapan,
meski itu seperti nista yang disengaja,
sungguh kini aku terpenjara disana...

-----by Mikhael Rajawane.-----
-----(M)Tanah rantau, Jumat sore, 19 Okt 2012 . 18:38.-----

MAHA KARYA CINTA

Menghujat cinta,
menabukan segala kata,cara bahkan segalanya tentang cinta,
sungguh kepengecutan yang mencari kambing hitam,
berdiri dibalik bayang bayang ketidakmampuan,
menjamah nisbynya keikhlasan yang hakiki,
siapa pula kita,
bernyali menghakimi hakekat cinta milik Pencipta,
padahal kita cuma pengguna tanpa membaca aturan pakainya,
semua ada aturannya,
dosis untuk setiap insan tentu beda,
siapa pelaku dialah penerima buku,
mengapa melemparkan handuk kepada jemuran,
jika lakon kita yang mainkan.
Cinta adalah cinta,
bersenyawa pada detak jantung pelakunya, siapapun dia.
Siapa pula kita,
menuding cinta menista, menyengsarakan dan bahkan membunuh jiwa,
tengoklah disisi hati lain,
cinta menghidupkan, memberi semangat dan menghijaukan tandusnya jiwa semesta. Cinta adalah keikhlasan memberi apa adanya,
tak pernah berhitung berapa yang diterima.
Cinta adalah maha karya yang menghidupkan hidup lebih hidup.
Cinta adalah segalanya,
hingga kehidupan masih berlanjut.
Berdamailah dengan cinta,
agar ia memberi kedaimaian...

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.-----
-----Makassar sapo terulang, Sabtu pagi 20 Okt 2012 . 08:45.-----

KEIKHLASAN


Semangat pagi
Duhai sang pelantun bait...
apa pula kabarmu,
setelah kita membisukan diri dalam diam yang panjang..
aku menyapamu dalam senyum pagi bertabir awan putih polos apa adanya...
ijinkan aku menyalami kalbumu...
dari istana sunyi retak-retak jiwa ngembara,
kubawa seikat rindu tanpa rasa bahkan tak beraroma,
cuma ini satu satunya endapan dari tapa brata bathin,
meski tak punya arti apalagi nilai ekonomis duniawi,
tak ada sama sekali.
Dengan keikhlasan yang kumiliki,
kuhaturkan pada setiap detak jantungmu,
agar kaupun merasakan bahwa masih ada jantung berdenyut seirama nadimu...
meski rona wajahmu tak pernah bisa kulukis
karena jarak,waktu dan ruang membentangkan tirai dipanca indra.
Namun pada moksa ku saat meraga sukma,
akrab ruhmu dan ruhku bercengkrama,
bersilaturahmi bahkan pernah jua bersilang sengketa..
itulah kita yang hakiki
tanpa perlu saling sakit hati...

-----olehDrs Mustahari Sembiring sang Muham/putra fajar.-----
-----Makassar sapo terulang, Sabtu pagi 20 Okt 2012 . 09:40.---

HUKUMAN TANPA PERADILAN

Aku,
terperangkap senyawa kimia
melunturkan hampir semua warna, bahkan warna dasarpun terbilang,
jika tak segera mendaftar ulang.
Semua alat peraga telah usai uji coba, melunturkan hukum kebiasaan,
catatan antar reaksi itu yang lalai kucermati,
rupanya reaksi bawah sadar mengorbit utama diplanet ini.
Maka tak pelak lagi, warnaku ganjil ditengah semrawutnya kosakata,
entah mana yang sesungguhnya pakem organisasi,
loyalitas tanpa batas atau profesionalisme tawar menawar atau management jendela jauhari,siapa yang perduli
pembiaran atas kelirumologi ini membunuh karakterku ,
bahkan meracuni hati nurani
kadangkala ingin memberontak jadi tirani,
bagaimana ini bisa kualami,
kenapa hingga saat ini dipundakku cuma ada dua melati...,
o..itu karena tak terpenuhi syarat administrasi ,
apalagi sekolahku dibawah pohon bambu yang dikebiri..
pembiaran ini membunuhku lahir bathin,
ketika dengan sistimatis aku digiring kedaerah pembantaian,
maka terjebaklah aku disederhananya tatakrama anak desa...
duhai kau yang masih punya hati nurani,
pantaskah kuterima ganjaran yang tak setimpal ini ?
menjatuhkan hukuman tanpa peradilan sama sekali ?!!
sungguh jasa tak terhimpun , dosa tak berampun...

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang Muham/putra fajar.-----
-----Makassar sapo terulang, Jumat malam 19 Okt 2012 . 21:31.--

MENUJU PELAYANAN PRIMA ( 1 )


Kita sepakat mewujudkan pelayanan prima,
berawal dari pencitraan diri dan organisasi,
...
membersihkan kotoran sosial masyarakat
tentu dengan wadah yang mesti bersih dulu.
Tengoklah kedalam hati nurani satu persatu,
selonggar apa kita menyiapkan legawa,
sesempit mana kita menyisakan KKN,
berpacu untuk maju, aku setuju.
Bertanding diarena dengan sportivitas sejujurnya,
adalah pengejewantahan jiwa TRIBRATA, siapapun boleh menang,
jika belum beruntung mari mendukung yang terbaik.
Organisasi ini mulya, melebihi sang pembawa berita syurga,
alangkah mulya tugas pengabdian Bhayangkara sejati,
terjaga saat semua tertidur,
basah kuyup saat semua berteduh diperapian hangat,
tak putus asa ,saat semua menyerah tak punya jawab atas berlaksa malapetaka karena angkara murka.
Satu kaki dipenjara, satu kaki siap diliang lahat, itulah faktanya.
Fase ini tidak semulus paha wanita,
disana sini bermunculan aksioma,
suka dan tidak suka, itulah warna kehidupan dunia.
Sekarang, mari kita tanya nurani terjujur dalam diri,
seberapa bersih kita menyiapkan alat pembersih kotoran sosial masyarakat kita. Menengok kedalam sukma
perlu kaca benggala,
berani berkata apa adanya....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang Muham/putra fajar.-----
-----Makassar sapo terulang, Sabtu pagi 20 Okt 2012 . 11:37.---

( Serat jiwa untukmu, BHAYANGKARA SEJATI, pelaku organisasi POLRI )

MENUJU PELAYANAN PRIMA ( 2 )

Menuding
adalah sikap pengingkaran kebenaran dan kisi kisi atas sempitnya jiwa legawa, siapapun dia.
Tapi bila fakta nyata,
mestinya kita baca apa adanya,
bukan mengisolir pencetusnya, apalagi mengkebiri segalagalanya,
pembunuhan karakter lalu menempatkannya sebagai oposisi tingkat tinggi.
Cuma karena takut eksistensi terusik orang yang tau jalan sesungguhnya,
alangkah naifnya.
Bagaimana tuan bisa tau diwajahmu ada boneng,
jika tuan tak mau bercermin dikaca benggala.
Bukan mempermalukan tapi menyiapkan penampilan tuan agar lebih bersahaja. Masih difase pembersihan diri dan organisasi,
naif jika mengoreksi pribadi lepas pribadi.
Mulailah dari diri sendiri, katakan benar untuk yang benar,
mari kita bina jika ada salah langkahnya.
Berilah kesempatan bagi yang ikhlas mengabdikan jiwa raganya,
berkata ya untuk ya dan berkata tidak untuk tidak.
Banyak jiwa yang perkasa , dengan Bintang dibahunya ,
aku percaya tuan masih punya hati nurani....
berilah jalan,waktu dan kesempatan,
untuk kutunaikan Sumpah Setiaku sebagai Bhayangkara sejati,
meskipun catatan diri : dikelamkan sebelum ini....

-----oleh Drs Mustahari Sembiring sang muham/putra fajar.-----
-----Makassar sapo terulang, Sabtu tengah hari, 20 Okt 2012 . 12:00.----

( Serat jiwa untukmu, BHAYANGKARA SEJATI, pelaku organisasi POLRI )

Rabu, 17 Oktober 2012

SEMOGA


Buang jauh-jauh rasa putus asa itu....
Buang jauh-jauh rasa kecewa itu....
Buang jauh-jauh rasa sedih itu....
Buang jauh-jauh rasa keseorangan itu....

✔ Ukirlah senyuman dikala kesepian...
✔ Ukirlah senyuman dikala air mata bercucuran...
✔ Ukirlah senyuman dikala dirasakan diri lelah...

Oleh : Ciiembriien Capalera
Jakarta

AKU, ANAK DESA

Kabari aku
jika telah temukan ujung pencarian lintang kemukus yang setiap hari kita hitung rasinya,
lalu bisikkan padaku ,
bagaimana caranya memetik bintang itu,
buat kuselipkan dipundak yang lelah ,
sebab penantian ini sungguh tak adil,
dimana bisa kuistirahatkan sejenak laraku.
Pinjamkan padaku dipan tua
warisan dari mbah buyut yang dulu pernah kau ambil dari peraduan malamku.
Aku ingin rebahkan jiwa raga diatas skenario sang Sutradara,
meski cuma seisapan sebatang rokok,
cukup buatku yang memikul cita cita sederhana anak desa.
Seperti kukatakan,
jika ada jamur yang tumbuh dari lelaku yang tercecer sepanjang perambahan belukar kehidupan ini,
kuharap itu tidak menyemaki jernihnya kalbu
apalagi menghutankan permusuhan diantara kita..
sebab aku cuma anak desa tak punya siapa-siapa...

-----by Perlazank Menthaze.-----
-----(M)Tanah rantau, rabu siang, 17 Okt 2012 . 12:02.---