RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Senin, 19 Mei 2014

Kumpulan Puisi Kalyana Tantri-MASIH ADA


KENAPA HARUS SAYA?

sulit ku menemukan rasa
diujung tarian senja
aku yang dulu adalah pemuja
bila tanpamu semua seakan tanpa asa

kini laraku kian menganga
karena senyum kemunafikan tanpa iba
para pengkhianat cinta menari di atas luka
dan setiap tetes air mata yang jatuh
selalu menyisipkan tanya,kenapa harus saya
yang harus selalu menelan duka lara

meski lelah tuk mencari jawabnya
tapi pasti kan selalu ada
keajaiban dibalik do'a

oleh:Kalyana Tantri 16/05/2014 05:49
Jakarta



MASIH ADA


mencoba mencari arti diri
di antara belai hina sang pujaan
mungkinkah ku hanya pelarian
dan ku tetap bertahan dgn perasaan bodoh ini
ah..ternyata masih ada
selalu ada dan tetap ada
rasa yg terus ku pelihara
tumbuh indah di relungnya
meski ku hnya sesaat baginya
for mr.lonely679

oleh:Kalyana Tantri 16/05/2014 05:49
Jakarta

Kamis, 15 Mei 2014

Kumpulan Puisi Dion Syaif Saen - JUNJUNGAN KASIH IBUKU UNTUK TUHAN


Kidung
Kaum-kaum melepas buana
Dialam sepi dia meregang
Diatas angin mereka lupa berjalan
Kuduku mulai merinding
Sampaikanlah salam padanya
Dan sejenak singgah dari ujung mata angin dari barat. Biar kunyanyikan kutub buana yang hilang untuknya

Sufi meremah bathinku bagai daun kering, aku telah lama mati juga
Tanpa mereka mengenali dan menamai nisanku. Akulah kidung dari Timur

----------------------------------------------------

ARB, hendak kemana Engkau bawa ranah politikmu

Hatta Rajasa legowo bujuk rayuan prabowo.
Joko wi, masih mencari kawan abadi

Demokrat menunggu moment saja
Hanura agaknya berpura-pura

Nasdem tahu diri dan adem adem
PKS curi-curi kesempatan
PKB mulai uevoria
PDI-P mendekati potensi yang mau oposisi
Gerindra makin mengibarkan denderang, bagai popor senapan mesin,
Golkar terserabut dari akar
PAN terlalu bangga diusung

--------------
Sungaiku sayang hilir kemuara
Walau bebatuan merontah ingin terbawa, atau kaki kali yang diam

Sungai sendu tanpa arus
Bagan-bagan tempati ikan bebatuan
Yang berlindung dari hujatan
Ingin apa hendak air mengalir
Jika kemarau tak jelas

Sungaiku mengajariku lebih arif
Dari saat hujan membebaninya
Tumpah seketika
Robeklah tanggul
Berlari berkejaran kerikil berlumit keujung. Akulah sungai tiada bertepi

----------------




JUNJUNGAN KASIH IBUKU UNTUK TUHAN
Karya : dion syaif saen


kalung nirwana
kaca menjadi beling
gelas retak dua puluh rupiah bertaruh
kenangan yang berbunga-bunga
tat kala buaiyan kasih ibuku
meletakkan ragaku diatas pahanya

junjungan kasih
denting waktu, aku mulai terbiasa
kepada air matanya
saat dia menanak nasi

demi kristal dari kelopaknya
menjadi mutiara kasihnya
alangkah nista hidup
tanpa melihatnya tergurai senyum

antara hujan dan matahari
setelah tanah basah kering kembali
malaikat hadir menegur junjunganku
kenapa Ibu menangis?
mengapa masih kau terbiasa dengan mata sunyi
menambatkanku semulia malaikat kecil
untuk sebuah kehidupan yang serupa

kau bangun istana Cinta
engkau lahirkan dari kesederhanaan
dan aku melanjutkan kehidupan baru
yang dikahwatirkan banyak manusia
mana kala, saat fajar mulai nampak
kemana kemanusiaan akan hilang?

kau tidurkan aku dari ayunan
sarung Cerita dari nenekku dulu
ibumu yang juga sama denganmu
atau kau buai aku dalam sebuah nama
segerai matahari bergelayut diantara ranting dedaunan
kemuliaan yang mana aku tak pandai menegur bening matanya?

adalah air susumu
merintih saat aku mulai jengah
dan marah ingin minta lebih
kau perah
kau tak putus asa
kau bujuk aku
kau manjakan aku dengan nama yang indah
kau rayu aku
kau peluk dan kau lebur dalam sukmamu

aku mulai takut
dan menjaga malam-malam
yang mulai hening
sementara Ibuku tak sempat menikmati mimpinya

dan mulai merasakan kelenjar matamu
dari kantong menjadikannya sembab basah seketika
sementara subuh menjajal jarak fajar dan tersisanya tidurmu
dan kau bagi kasih, Cinta yang tak pernah pupus
saat matahari diufuk melewati bunga kemuning ditepi
hingga akhir hari dilukiskan
antara matahari dan awan disertai hujan
semua terbenam, semua larut
semua bisu, semua dianugeraghi satu-satu titipan
dan malam bergelayut didahimu yang tulus

-------------------------



Begitu dalam       
Bagai peniti menjajali kancingku terbuang,
Begitu munafik
Seperti gundah yang dililiti
Dipundi-pundi materialistik
Begitu kuat
Mencabutku ditengkukku
Yan lama tertimpah dalam langkah
Berayun, namun kujajaki juga
Dan begitu mudah aku meraih bulan
Dari pembual.
Begitu dalam
Tertanam sedikit darahnya tercecer


By : Dion Syaif Saen
Bantaeng, Sulawesi Selatan





APA KHABAR DUNIA ?

Disini menjemuhkan
Tak ada tanda-tanda yang lahir secara alami. Semua meniru-niru
Peradaban yang disumbal oleh jejak perlawanan kaum borjuis. Memaknai hidup selera sendiri.

Apa kabar saudara yang berteduh
Diantara bukit tak bercemara?
Disetiap hari yang merelakan satu kantong amarah terbuang percuma
Hilang kendali, tiada mengenali
Hanya ada sisa mimpi.
Apa kabar disana? Diantara tipu daya?

By : Dion Syaif Saen
Bantaeng, Sulawesi Selatan

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari sembiring - CATATAN KEJUJURAN DI AWAN


TATA KRAMA DI DUNIA MAYA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Konyol
hari gene masih saja pakai kacamata kompeni
menakar orang lain sesuka hati
jatuhkan vonnis tak pakai jurisprodensi
bahkan tanpa basa basi berani komentar sesuka hati
meski didahului kata maaf, tetap saja kata katamu biadab
hati hati, kita sudah merdeka, berabe kau nanti

Kampungan
ngakunya gaul lulusan perguruan tinggi
bahkan berstatus pegawai republik ini
menuding muka orang diberanda dunia maya
ketika kau lahir aku sudah biasa menuliskan kalimat bersayap
kedangkalan pengalamanmu jangan jadi acuan
apalagi menjatuhkan penilaian

Meski didunia maya tentu ada tata kramanya, tidak asal bicara
jika merasa tulisanku plagiat ajukan pidana saja
atau tuan kutuntut melanggar pasal 335 KUH pidana
tuan menimbulkan rasa tidak suka atau mencemarkan nama baik saya

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Kamis, 15/05/2014 = 13:13 wib — bersama Rusdin Udin.




JALANI KODRAT SETURUT RAHMAT
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Aku tak kan bertanya pada langit,
atau pada tiap orang fasih mengenalmu
tidak juga pada sederet nama pengagummu,
kutanyakan langsung pada sebingkai hati nurani, milikmu
tentang kejujuran - keikhlasan merenda waktu
juga tentang alasanmu tetap bertahan
menjalani sepenggal kehidupan
padahal tak kau temukan pencarianmu
malah seringkali menuai sengketa berujung lara

Tiap insan punya konsepsi jalani hidup kehidupan
selaraskan dipanggung dunia
tanya nurani sebelum jalani konsepsi adalah bijak
jika tak suka dicubit ya jangan mencubit

Tak berani janjikan senyum apalagi gelak tawa diakhir cerita
jalani kodrat seturut rahmat sembari terus menabung hakekat
janjiNYA tak pernah berubah kuyakini sepenuh hati
senyumku kan jadi senyummu adalah juga senyum kita

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku,Kamis, 15/05/2014 = 11:31 wib





CATATAN KEJUJURAN DIAWAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Kita pernah berjanji untuk tidak saling membenci,
apa nyatanya kini
bahkan kita tidak lagi saling memahami

Kita pernah berjanji akan terus menjaga hati,
apa yang terjadi kini
jika bisa kita tak sudi se matahari lagi

Kita pernah berjanji takkan saling mendustai
bacalah catatan kejujuran diawan
semua rekayasa sandiwara belaka

Jika terus saja menata alasan pembenaran diri
kapan kita punya jati diri
mari membuka hati
bersikap tutur apa adanya, wajar tanpa alas an

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Rabu,14/05/2014=22:22wib





KENAPA HARUS BERDUSTA DARI KITA UNTUK KITA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham


Kita tak usah bersilang pendapat lagi,
lebih baik kita aturkan jarak berdiri
terlalu letih pengorbanan bathin tak diberi arti
malah serupa mainan baru dibeli
akhirnya cuma jadi penghuni laci
untuk apa lagi

Sekarang tunjukkan padaku rangkaian janjimu
jangan cuma lipstik pemerah bibir semata
tak perlu bersumpah mengukur langit
atau bersikukuh menghitung bintangnya

Aku tak memerlukan sejumlah saksi atau juga alat bukti
ini soal hati, soal suara didada
bersahutan satu sama lain kenyataan sesungguhnya
kenapa harus berdusta dari kita untuk kita

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku,Rabu,14/05/2014= 22:02 wib





MENYATU DENGAN TOLERANSI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Terima kasih kau masih terus mengundangku,
mencoba menghitung jejak tertinggal
daya pun terjungkal
sulit sekali menyamakan langkah hati
mungkin karena kubungkus terlalu rapi
kuhidangkan sesantun nurani

Sesunguhnya tak banyak yang bisa kuriwayatkan
hanya hampa jiwa jika cuma mengandalkan logika
tapi tidak bijaksana jika semata mata mensiasati rasa
sarat kepentingan dititipkan disana

Berhentilah mencariku
sebab sesungguhnya aku telah menyatu dengan toleransi

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Rabu,14/05/2014=21:21wib




MENANGKAP SINAR DISIANG HARI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Kukemas rinduku berceceran diujung senja,
menyusuri jalan setapak menuju hakekat,
diperlukan pengorbanan lahir bathin,
mengatakan tidak pada rintihan jiwa
sebab nyatanya semua cuma fatamorgana
masing masing dengan kepentingannya
tapi sayang, cuma memikirkan bagiannya
sedang diri terbiarkan meronda malam
dan bilik bilik hati terbebani

Ternyata memang muskil menangkap sinar disiang hari
terang yang memancar ditelan nuansa
kembali ketitik awal
menyesali yang terjadi

Maafkan jika mentari menyentakkan lamunanmu
sebab sesungguhnya itulah butir butir doa

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Rabu,14/05/2014=20:20wib





MARI BERDAMAI ULURKAN TANGAN PERSAUDARAAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.


Maafkan aku telah lalai menambat hasrat
akhirnya hanyut diujung kalut
ada suara gaduh menambah keruh
ada sapa niscaya teduhkan asa
akhirnya aku sadar dipermainkan rasa
duh dunia maya


Maafkan aku telah lepas kontrol
menyambut siraman bensin dengan api kemarahan
legam sekujur jiwa
aku telah kehilangan kosa kata
cuma lantaran terusik tutur kata
memang tidak pada tempatnya menakar sesiapa
tapi untuk apa ikut menjadi sama
duh Gusti Pangeran Welas Asih ampunkan aku

Mari berdamai ulurkan tangan persaudaraan
bersama kita katakan " Indonesia Bisa "
sebab kita memang pewaris peradaban manusia termulya
tanah kita tanah syurga mari kita jaga bersama

‪#‎Pondok‬ bambu istanaku, Kamis, 15/05/2014=20:40 wib






PANTAI PANJANG DAN GUNUNG BUKIT BARISAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.

Rinduku tergiring ke silam
landai pasir putih sejauh mata memandang
pohon cemara melambaikan sunyi
ritme alam dibuai tabuhan ombak
disela teriakan manis anak nelayan
biru langit dilukis persis hamparan samudra raya
duh...pantai panjang nan elok rupa

Ada catatan biru tertinggal disana
dibalik gunung gemunung bukit barisan
ujung jalan yang berkelok dipojok rasa
hati tertambat disana entah berapa lama

Jejak kaki mungkin lesap tapi jejak bathin abadi
seberapa panjang jalan kuukur sebegitulah alfa kuukir
andai usia tak lagi kupunya, sudilah memaafkan noda

‪#‎Pondok bambu istanaku, Jumat,16/05/2014 = 06:06 wib




BOARDING SEBELUM KEBENARAN DINYATAKAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham

Bangunlah dek,           
hari sudah meninggi waktu
kemasi nurani jemput ridho Illahi
biarkan bilik hati sepi dipertapaan
kita persiapkan jalan kebenaran
waktunya sedikit lagi dinyatakan
jangan ketiduran dilorong usia

Buka jendela nurani seluas samudra
insan memang aneka rupa-citra rangkul semua
tiap pribadi unggul diposisi seturut titah Illahi
satu ditambah satu tak pernah nol, tetap dua sengketa
senyum tanpa prasangka sambut jemput angkara murka
rindu dendam keadilan serahkan pada Sang Maha Adil
lakonkan peran sesuai naskah diri hindari basa basi

Bergegaslah dek,
kita harus boarding sebelum kebenaran dinyatakan

‪#‎Pondok bambu istanaku, Sabtu,17/05/2014 = 13:03 wib





EPISODE KEHIDUPAN ANAK DESA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.

Tak ada lagi bunga kata kata
sendi sendi kehidupan nyata dipasung kecewa
episode berlarut lahirkan berjuta tanda tanya
alur karmapala belum berakhir dimuara
mewujud dalam nyata; wajah sejuta luka
lengkapi sisi kehidupan, sematkan tanggung jawab didada terbuka
pro-contra dimaha panggung kehidupan ; asing tabukan kehadiran
lengkapi nestapa, buntukan jalan pengabdian

Apalah dayaku duh Gusti Pangeran Welas Asih,
siapakah diri hingga merasa iri
sebutir debu mengotori jagad ciptaanMU
mengapa aku merasa layak, merasa berhak bahkan berani berontak

Duh Gusti Pangeran Welas Asih, ampunkan jumawaku
ijinkan kurebahkan jiwa raga memohon welas asihMU
mampukan hamba berperan nyata dimaha panggung Tribrata
sungguh kupercaya tak ada yang mustahil bagiMU

‪#‎Pondok bambu istanaku, Sabtu, 17/05/2014 = 09:29 wib




ANAK RANTAU KENYANG DERITA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham
( Kado sederhana untuk abangnda Siamir Marulafau , HBD ke 56 )

Jejak terukir disepanjang desahan nafas
nyata berguna bagi pengembara dunia sastra
bahkan sepanjang napak tilasku
telah kusunting berjuta magna hidup dan kehidupan
kurajut jadi selendang maya kupetik laksana mawar saga
kusimpan laksana mirah delima

Tak hendak busungkan dada jiwamu merunduk berilmu padi
padahal tuan singa manggala anak rantau kenyang derita
putra Nias tak banyak serupa tak ada nyali aku bersitatap dengan tuan
betapa dangkal tutur sapaku hanya untuk ucapkan salam bagimu

Teruslah berbuat duhai lelana jiwa menyemai harkat bertujuan hakikat
meski dunia tak memberi tempat benih kau semai tabungan akhirat
kucatat aksimu tauladan penuh tarekat...

Semoga Pemilik Hidup dan kehidupan memampukan
memberkati tiap langkahmu

‪#‎Pondok bambu istanaku, Minggu, 18/05/2014 = 08:18wib — bersama Siamir Marulafau.




GORO - GORO ATAU TARIAN ALAM GUNCANGAN BUMI
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.-

Sebuah pilihan buah simalakama
setengah petinggi negeri harus lengser bumi
goro goro berlipat ngeri zaman revolusi
pembalasan tunas tunas muda golongan kiri
atau tarian alam guncangan bumi menganga karamkan ibukota
benturan lempengan lapisan bumi maha dahsyat

Tawar menawar terus dilakoni                             
sedekah bumi pengorbanan sejati atau harus terjadi
duh leluhur nusantara mohonlah upaya
lalukan maha bencana ini dengan sewajarnya
sebisanya jangan tinggalkan luka benih dendam kesumat didada
meski ayat ayat Ronggowarsito ini harus digenapi

Garis finish dan garis start tinggal sejumlah jari
jangan lalai cermati tiap tembang dari bumi
jika terjadi, segeralah lari ke selatan : tanah pasundan
kukatakan yang disampaikan, kusuratkan yang diisyaratkan

‪#‎Pondok bambu istanaku, Sabtu, 17/05/2014 = 22:42 wib






MENUNGGU SAAT DINYATAKAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.

Mari bersamaku memangku hayat
bulatkan tekad berbuat amal
bukan haramkan harta jangan kemaruk dunia
semua kan ditambahkan hitungannya
seturut hitungan apa adanya
pundi pundi itu milik dunia
titipan semata

Tengoklah catatan sejarah purbakala
dimana disimpan untaian jamrud permata
sirnakah adanya
lebur ditelan usia
tercecer sepanjang khatulistiwa
rapi tersusun digudang tanpa logika

Sesuai janji semua akan tercurah dibagi merata
siapa berakal hendaklah percaya
kunci dipegang Putra Cahaya Satria Piningit
sudah hadir tunggu saat dinyatakan

‪#‎Pondok bambu istanaku, Minggu,18/05/2014 = 20:20 wib




KEMANA JIWA RAGA DIBAWA TUNTASKAN WAKTU TERSISA
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.
( Kudedikasikan untuk sahabatku Nurekal Ekal )

Begitu beratkah sunyi menggelembung didadamu
hingga berbisik pun kau tak berani,
ataukah ini sebuah isyarat hati
potret nyali diujung tragedi
lembaran hidup tuaian buah pohon tersemai
cuma kau dan Tuhanmu memahami
rahasia hati ini.....

Jika mengganjal diujung hati
mengapa terus saja bersembunyi dibalik tradisi
hidup bukan cuma mengais rezeki
membabibuta terabas segalagalanya
padahal kelak kau panen akibatnya

Menghitung salah benar asal muasal tidaklah bijaksana
hentilah sejenak, tolehkan kepala mengeja secukupnya
kemana jiwa raga dibawa menuntaskan waktu tersisa

‪#‎Pondok bambu istanaku, Senin, 19/05/2014 = 15:15 wib — bersama Nurekal Ekal.




SUARA KEJUJURAN
Karya Drs Mustahari Sembiring sang muham.-

Kesampingkan bendera predikat diri insan religi
mari menatap diri dari sudut termurni suara kejujuran
seringkali aku merasa telah selesai menimba keyakinan
padahal yakinku baru seujung kuku,
kurasa cukuplah imanku diatas rata rata
padahal imanku tak sebesar biji sawi saja

Duh Gusti Pangeran Welas Asih,            
diterpa angin timur batu imanku runtuh
dilanda gempa didada yakinku cerai berai
disambangi lara nestapa keluh kesahku laiknya insan kafir
dibenturkan problema aku putus asa
masih layakkah kutengadahkan muka ?
berharap ampunan Maha KasihMU

Angkara murka menempatkanku dipersimpangan kebimbangan
ulurkanlah tangan kasihMU selamatkan jiwa ragaku

‪#‎Pondok bambu istanaku, Senin, 19/05/2014 = 11:00 wib

Kumpulan Puisi - LUmbang KAyung - AKU MERINDUKANMU SAHABAT


Seseorang Berkata ke pada ku.
Jangan biasakan Membenarkan yang biasa,
Tapi biasakan lah untuk berbuat benar.

----------------------------


# AKU MERINDUKAN MU SAHABAT #


Ku luahkan jua Hasrat ini,
Belaikan setiab rasa Rindu,
Yang lama ku Nanti,
Dari Waktu ke Waktu,
Hingga aku kembali di sini.

Tak ku Uaraikan kekecewaan,
Tiada terdenar Tangisan,
Dan tiada Kata Cemoohan,
Dalam setiab Goresan,
yang ku tulis dari setiab Kenangan.

Canda ku untuk bersama,
kepada Dia kamu dan mereka,
yang Menemani dalam setiab kata,
Menemani dalam berbagi Rasa,
walau hanya di dalam Bayangan Maya.

Ku Ukirkan juga Kerinduan ini,
Menjadi kan sebuah Bukti,
Bahwa aku tak sendiri,
dalam Menjalani Hidup ini,
Yang berjalan atas kehendak Illahi.

Dari setiab Rahmat dan Doa,
Ada Harapan ku yang meminta,
Untuk kita Dapat Berjumpa,
Sebagai tanda Bukti Sahabat Setia,
Dalam Canda dan Tawa Dunia nyata.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 13:05:2014)




# BERTEMANKAN SEPI #


Tiada lagi suara manja,
semua Hilang seketika,
Bagai Raga tak bernama,
Meniti Hidup Bersama Lara,
Tiada lagi kesan yang tersisa.

Entah kemana perginya Rindu,
Menjadi Ratab di dalam Kalbu,
Sedangkan Cinta seakan Beku,
Menyiksa Raga sepanjang Waktu,
Hingga langkah entah kemana lagi Menuju.
Ku sapa Mentari Pagi,
Kenapa Burung2 tak lagi bernyanyi,
Sedangkan Waktu tak memberi ku arti,
Senja menepi tinggalkan Mentari,
Bersama Malam ku Urai sepi dan Sunyi.

Kepada Bintang2 ku bertanya,
Adakah Rembulan akan menjelama,
Menerangi malam Gelab Gulita,
Memberi Warna Setiab Rupa,
Yang becahya di depan Mata.

Kesunyian ini tak jua pergi,
Kasendirian menjadi teman abadi,
diantara Dingin dan Sepi,
Ku nantikan Cinta dapat bersemi,
Yang kan memberi arti akan Hidupku ini.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 19:05:2014)




# JEMPUT LAH NYAWA KU INI YA ILLAHI #


Hilang kini tak Berkesan,
Kasih Sayang dan kehangatan,
Hampa di dalam kepedihan,
Tiada terasa lagi sentuhan,
Tenggelam di dalam Lamunan.

Kesedihan kini meraja Lela,
Mendera Rasa yang merana,
Tembang2 Lara pun mengema,
Meraung Menembus luasnya Angkasa,
Namun tangisan Batin tak kuncung Reda.

Kenapa Angan hanya berteman Mimpi,
Derai jiwa bagai tak berarti,
Tenggelam dalam Dingin dan Sepi,
Melangkah pun tiada tujuan Pasti,
Bagai Hidup tak berarti Lagi.

Ingin Rasanya ku berlari,
Menjauh dari derita ini,
Tinggalkan Janji Cinta nan Suci,
yang tak dapat aku Pungkiri,
Sejak kepergianmu Kepangkuan Illahi.

Dengarlah Doa Suci ini Tuhan,
Walau berteman Bayang dan Angan,
Hingga saat nanti ku bersama kematian,
Ku ingin Kami Engkau kembali Pertemukan,
Di Taman Sorga yang Engkau Muliakan.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 25:05:2014)



# JOKO DAN KALA MULIA #

Lelah ku menatap tangisan,
Letih ku mendengar Keluhan,
Namun tiada yang memberi Harapan,
Kepedihan tak dapat Terluahkan,
Di dalam dasar Penderitaan.

Ku cari mereka yang perduli,
Nemun mereka menepi dan Pergi,
Ku cari pelangi yang penuh Warna Warni,
Pelangi tak memberi jawapan pasti,
Yang teringat Hanya seponggol Janji.

Bagai tenggelam di dalam Bayang,
Sebuah Harapan pun Melayang,
Dalam mencari Kasih Sayang,
Namun Janji mereka tak kunjung Datang,
Hilang Bersama Dusta mereka yang panjang.

Kini ku seakan dapat Bermimpi kembali,
Ku harap Mimpi ini menjadi Pasti,
Kala Kesederhanaan nya Menemani,
Di kala Kejujuran nya Menerangi,
Bersama Ketulusan yang sudah Terbukti.

Ku yakin hanya dia pengobat derita,
Yang berjuang dengan Suka dan Rela,
Menghapus Tangis Derita yang Melanda,
Di Tanah Persada Nusantara Indonesia,
Bersama Kesederhanaan nya yang Sudah ternama di Dunia.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 31:05:2014)




# JOKO DAN KALA MULIA #


Lelah ku menatap tangisan,
Letih ku mendengar Keluhan,
Namun tiada yang memberi Harapan,
Kepedihan tak dapat Terluahkan,
Di dalam dasar Penderitaan.

Ku cari mereka yang perduli,
Nemun mereka menepi dan Pergi,
Ku cari pelangi yang penuh Warna Warni,
Pelangi tak memberi jawapan pasti,
Yang teringat Hanya seponggol Janji.

Bagai tenggelam di dalam Bayang,
Sebuah Harapan pun Melayang,
Dalam mencari Kasih Sayang,
Namun Janji mereka tak kunjung Datang,
Hilang Bersama Dusta mereka yang panjang.

Kini ku seakan dapat Bermimpi kembali,
Ku harap Mimpi ini menjadi Pasti,
Kala Kesederhanaan nya Menemani,
Di kala Kejujuran nya Menerangi,
Bersama Ketulusan yang sudah Terbukti.

Ku yakin hanya dia pengobat derita,
Yang berjuang dengan Suka dan Rela,
Menghapus Tangis Derita yang Melanda,
Di Tanah Persada Nusantara Indonesia,
Bersama Kesederhanaan nya yang Sudah ternama di Dunia.

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai 31:05:2014)

Kumpulan Puisi Topan Kejora - SEPERTI SEMUT


SEPERTI SEMUT

Biarlah aku seperti semut saja, cinta
Kerja sepenuh jiwa membangun istana

Selalu ikhlas berbagi segala penjuru
Menyabung nyawa demi setitik madu

Lekat di dinding berlumut cakrawala
Gigih mensiasati terjal lembah segala

Namun adakah terbersit padamu
Waktu aku terapung di regukan itu?

Telah aku tebarkan secuil pesona-Nya
Pada puisiku yang selalu takluk dan fana

Biarlah aku seperti semut saja, Balqis
Merungkai nafas Al-Quran dan Al-Hadits

***
Topan Wahyudi Asri,
Sijangkung – Kalimantan Barat,
Indonesia ; 2014.




NAFSU

Ada seekor cicak,
menanti kupu-kupu terjebak.

Kibasan waktu berdecak,
nanarkan hasrat sang cicak.

***
Topan Wahyudi Asri,
Sijangkung – Kalimantan Barat.
Indonesia ; 2014.




AKU RAPOPO

Sejak kau tinggalkan bulan lalu dengan dengking
Yang menusuk jantung. Matahari tetap cemerlang
Dan rembulan semakin terang bersama gemintang
Aku pun merelakanmu tanpa tatapan pungguk
Tanpa hiasan kunang-kunang kala siang
Kau tahu, aku rapopo cah Ayu?

----------------------------------
Catatan :
*Rapopo: Bermaksud bahwa dia sebenarnya merasa sesuatu yang sedih atau memalukan tetapi dia berusaha untuk tetap tegar dan kuat; Tidak apa-apa ; santai aja :)
*cah Ayu: satu panggilan yang sangat mesara, sangat menghargai,dan sangat menyanjung untuk seorang Wanita yang sangat di cintainya.

***
Topan Wahyudi Asri,
Sijangkung – Kalimantan Barat
Indonesia ; 2014.

Kumpulan Puisi Soniaa Veronicha Itu Ag - RUANG HATIMU


KU PERTAHAN KAN DEMI CINTA


Tak pernah kau sadari betapa sesakit ini diriku setia terhadap mu
Tetesan air mata yang menetes di pipi ku tak pernah berhenti sa,at orang yang ku cintai berusaha berdusta
Walo kadang itu demi kebaikan semata

Sesakit apapun yang ku rasa kan sa,at ini
Aku berusaha untuk meng,ikhlaskan nya
Ingin ku gapai cintaku yang hakiki
Ingin ku gapai kluarga yang hakiki supaya hidup ku penuh arti

Biar kan ku melihat mu saja
Walo kejujuran ku,kesetia,an ku,kasih sayang ku tak pernah ada harga nya sedikit pun
Namun aku sungguh bahagia bisa mendampingi mu dalam suka dan duka ku
Karena aku yakin kau lah tulang rusuk ku

Aku disini akan selalu bersabar dan menanti
Walo perih rasa jiwa batin ku ini
Namun aku tak kuasa akan kemauan mu dan ke egoan mu yang tinngi
Ke angkuhan mu membuat aku takut akan kehilangan mu lagi

Aku tak mau tersakiti lagi
Aku tak ingin kau pergi lagi
Aku pertahan kan demi cinta yang abadi
Dikehidupan yang akan datang ku akan temui kebahagoan walo harus bercucuran air mata seperti ini

Biar kau tau betapa tulus nya aku mencintai mu
Dari awal aku memilih mu untuk jadi pendampung hidup kuKehidupan ini keras dan lunak
Tapi biar kan mereka yang merasakan dan menilai nya
Ku cuma ingin menjadi yang terbaik untuk mu selama nya hanya untuk mu kasih ku
yang abadi

Doa ku akan selalu untuk mu
Duhai belahan jiwa raga ku
Kasih mu hanya pada mu
selama nya hanya untuk mu seorang dihatiku
Sampai nafas ini lepas dari ragaku

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
WAGIR NGALAM
15:05:2014
PUISI INI KU BERIKAN UNTUK SUAMI TERCINTA MAS WER MENYO'AN AN





KIASAN HATI KU UNTUK MUSAYANG


YA ALLAH,,,,
Sungguh bersyukur nya diri ku karena telah engkau pertemukan aku dengan dia
Setelah itu kau berikan rasa percaya diri ku
Hari ke hari rasa sayang nya tubuh di dalam
jiwa ku
Semua atas izin dan ridho mu aku dan dia akhir nya saling menyayangi dan mencinta,,

Kini,,,,
Setelah rasa itu bersemayam disetia nadiku
Dia harus pergi demi masa depan ku
Kangen rindu jadi satu
Hanya kabar yang hanya bisa kau berikan padaku
Walo rasa ini terberat untuk namun ku ikhlas demi cita cita dan mimpi mu

YA ALLAH,,,
Sebatas mana kasih yang suci
Tak akan surut dan berhenti
Seperti hal nya waktu dulu
Kau telah berjanji akan selalu menjagaku

Walo kini diri mu tak lagi ada di samping ku
Doa ku yang selalu ada di hembusan nafas ku
Terkadang air mata yang menetes menjadi saksi bisuku
Betapa berat berjauhan degan mu

Sungguh aku tak kuasa berpisah dengan mu
Kangen rindu campur aduh jadi satu
Bayangan diri mu yang selalu ada di wajah ku
Terasa sesak jiwa di dada ku
Melihat mu berkata hidup ini adalah perjuangan sayang walo jarak dan waktu yang tk mungkin lagi untuk kita bertemu

Oh diriku,,,,,
Kenapa berjauhan yang aku alami
Betapa kasih sayang nya yang kini ku rindukan disetiap hari
Seperti hal nya waktu kita masih kenalan disenja hari
Dirimu begitu manja mngutara kan ungkapan cinta dan isi hati

Kapan kah bisa ku ulang masa masa dulu bersama mu
Sa,at kita bergenggaman tangan dengan mesra nya pada waktu itu
Sampai takbir cinta dan ikatan cinta mnjadi muara kasih mu
Dalam ikatan cinta yang hakiki untuk selama lama nya kita akan selalu bersatu

Semoga cincin ini menjadi makna tersendiri buat kehidupan ku
Antara diriku dan dia yang menjadi satu
Yang tak mungkin berpisah di telan waktu
Walaopun coba,an itu datang kapan saja didepan ku
Kita akan tetap bersatu sampai azal memisahkan jiwa raga ku
Doaku pada mu yang kurindui oh kekasih hatiku yang seberang sana

BY SONIIA VERONICHA ITU AG
WAGIR NGALAM
15:05:2014





JIWA YANG BERGELORA


Terkadang menilai seseorang itu dilihat dari segi pendidikan nya
Kamu lulusan apa kerja dimana sekarang punya usaha apa
Wah bagus banget penampilan kamu
Itu lah yang sering kali kerap. pertanya,an di telingga kita

Akan tetapi kamu tidak pernah mengerti
Kadang bukan orang yang pendidikan nya tinggi yang mempunyai sebuah prestasi
Bahkan di acungkan jempolnya
Tetapi mereka yang punya imajinasi yang pintar dan berkualitas

Bermodal kan kepinteran dan talenta nya
Terkadang apa yang tidak mungkin itu jadi mngkin
Pada dasar nya mereka lah yang mampu menghasil kan sebuah karya yang lebih bagus daripda mereka yang mempuyai ijazah tinggi

Namun sayang nya tak sedikit diantara kalian yang suka mencemo,oh saudara sendiri
Buat apa kerja begituan malu maluin keluarga,malu ach punya temen kayak kamu kerja kamu gitu pakean kamu gk gaul
Bukan merk dan kerja,n yang punya jabtan sayang yang harus di hormati
Karena kehidupan ini pwnuh liku liku

Mereka yang hidupnya dijalanan
Mereka yang tidur nya di kolong jembatan
Mereka yang cuma beralaskan koran
Mereka itu lebih mulia karena mereka kebanyakan toleransi dan menghargai jerih payah orang lain itu ada

rasa syukur mereka lebih tinggi
Dia mampu menerima hidup yang apa ada nya
Tanpa membeban kan siapa pun juga
Belajar hidup dari mereka membuat kita lebih.menyayangi sesama teman,saudara bahkan orang yang kita cintai sekaligus,,,

Kesombongan riya,iri dan merendah kan orang lain tidak lah sepatut nya kita lakukan
Coba lah kita lihat banyak ayam kampus di mana mana
Itu adalah bilangan yang tidak patut di contoh dan di lakukan
Jadilah pribadi untuk diri sendiri
Yang mampu menjadi inspirasi bagi generasi bangsa dan negri mu

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
WAGIR NGALAM
12:05:2014





RUANG HATI MU


Izin kan lah diri ku ini utuk bersandar di pundak mu
Izin kan lah diriku ini untuk menjadi penerang gelap nya muara kasih mu
Izin kan lah diriku ini untuk selalu menjaga dalam suka dan duka mu
Karena hanya kau yang selalu ada di setiap hembusan nafas ku

Ku tulis kan coretan tinta berlukis kan na mu
Agar engkau tau dan mengerti akan perasa,an ku ini pada mu
Aku disini yang selalu di bayangi akan wajah manis mu
Lembut tutur kata mu nan elok dan budi pekerti mu

Rintik,an air hujan ini
Menjadi memory terindah akan dirimu dihati ini
Kau berjalan di deras nya hujan demi sebuah mimpi
Aku disini.yang menanti dengan sepenuh hati
Sampai engkau kembali lagi di sisi

Tiada yang mampu.mengantikan kasih sayang mu
Tiada yang bisa menukar nya dengan sebuah emas berlian
Tiada yang sanggup untuk mengubah penantian ini
Karena kau satu selama lama nya

Duhai belahan jiwaku
Pelipur lara dikala resah ku
Penyemanggat hidup dikala ku terjatuh
Penabur senyum dikala diri ini gundah gulana
Kau lah yang mampu mengisi ruang hati ku

Birunya langit itu
Tak akan bisa menghapus cinta kita
Panas nya terik matahari ini
Tak mampu menjadi penghalang muara kasih kita
Karena kau lah pemilik jiwa raga ku ini
Tiada satupun yang bisa mendekati dan mengusik nya
Hanya kau selama nya hanya untuk mu seorang
Oh puja,an jiwa dan ragaku yang jauh disana

BY SONIAAA VERONICHA ITU AG
WAGIR NGALAM
12:05:2014





SETETES AIR MATA


Mencintai tidak harus berderaikan air mata
terpuruk di kala disakiti
Sakit disaat di khianati
Termenung disaat dia sudah melupakan.sebuah janji
Namun dengan ikhlas semua itu akan hilang dari beban pikiran

Jangan memgeluh kenapa tidak di beri kabar
Jangan muram ketika meluhat di lagi terbakar emosi
Jangan kau tunjukan wajah cantik mu murung
Perlihatkan senyum ikhlas mu pada dia yang kau rindui

Tiada asa yang tidak mungkin
Karena kaum hawa begitu pekat dan lembut perasa,an dan naluri nya
Dia akan mejerit ketika sang puja,an hati tak pernah perhatian
Seorang wanita itu lebih suka dikasih perhatian dari pada emas permata

Tanpa kita sadari terkadang kau buat luka hati nya
Dengan ucapan,tingkah laku dan juga bisa dengan kenyata,an hidup
Orang yang kalian alian cintai sayangi dia terlahir dari rahim wanita juga
Dan ibu kita juga seorang wanita,jangan kau buat orang yang menyanyagi kita menetes kan air mata kalo tidak inginibu kita menetes kan air mata juga

Bersabar lah menjalani hidup ini
Sayang dia orang mnyintai mu lahir dan batin
Hilang kan lah orang yamg ingin manghancurkan kehidupan mu
Dia yang akan srlalu menanti mu walo tetesan air mata selalu menetes karena mu

Buat lah dia tersenyum seperti terbit nya mentari pagi
Yang dari unjung timur sampai unjung barat
Begitupun diri mu jaga lah dia sampai akhir hayat
Walo liku liku hidup yang harus di perjuangkan
Karena dia selalu menanti mu dengan ke ikhlasan jiwa raga nya

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
WAGIR NGALAM
12:05:2014





KASIH MU MENGHIASI RUANG HATIKU


Betapa perjalan ini penuh tanda tanya
Kadang kita berpikir mencintai itu bagai romi dan july
Yang senantiasa selalu bersama bahagia dalam suka dan duka
Namun ternyata semua itu terkadang hanya kiasan dan khayalan semata

Kasih sayang mu yang kau berikan diruang hatiku
Membuat aku semakin tak perdaya karena mu
Kau ibarat kumbang yang menghiasi ruang cinta
Pesona mu sungguh indah di kelopak cintaku

Kau semaikan kata dan cinta hanya untuk ku seorang
Sungguh aku bersyukur tulus nya cinta mu
Awan biru yang menjadi saksi perjalan hidup ini
Tersenyum simpul melihat kebahagia,zn kuta disini

Andae waktu cepat berlalu
Ingin rasa nya ku genggam jari jemari mu
Sementara cuma memandangi album foto mu
Sebagai simbul betapa ku selalu merindukan diri mu

Ku disini skan selalu setia hanya untuk mu seorang
Ku disini akan perjuang kan cinta ini demi kehidupan kita yang masih panjang
Ku disini kan selalu mendoakan mu hamya diriu seorang
Semoga hari esuk lentera itu kian terang benderang
Seperti ndah nya sang kabut awan

BY SONIAA VERONICHA ITU AG
WAGIR NGALAM
12:05:2014




KERINDUAN INI MENYIKSAKU

Dalam benak ku tak pernah terbayang bila akan jauh dari mu
Bila malam di temani sang bintang
Bila pagi di temani sang bayu pagi
Hari hari ku kini terasa kesepian
Tiada lagi ku dengar suaramu yang begitu mengoda

Kesepian ku bukan lah takdir
Jauh dari mu bukan lah dirimu menjauh
Namun semua karena sebuah impian dan cita cita
Kau ingin kembali dengan membawa kebahagia,an

Ku lihat sang awan di balik kabut mega
aku pandangi indah nya sinar bayu
Ingin aku teriak memanggil nama mu
Namun ku tak kuasa karena ku sadar kau tiada,lagi di samping ku

Sedang apakah diri mu yang disana
Apakah engkau juga merindukan ku
Seperti hal nya diriku yang disiniRasa sepi,jenuh berjengkerama dalam hari dan memory ku
Sungguh aku tak kuasa jauh dari mu

Batin ingin berontak,,,
Namun siapa kah yang akan mendegar kan nya
Jiwa ku menanggis namun taukah engkau aku disini bersedih
Begitu cepat kau tinggal kan diriku sendiri
Akan kau merasa apa yang ku rasa

Panas nya mentari hari ini
Menjadikan diriku mengerti
Hari esuk lusa ada yang lebih abadi
Aku tak mungkin terus menerus bermurung diri

Aku disini akan setia menanti mu sampai
engkau kembali kita bercanda tawa seperti dulu lagi
Lihat lah aku tersenyum tak bersedih lagi
Karena kau lah kekasih ku yang tak pernah terganti
Sampai akhir hayat ku nanti

SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
05:08:2014





KIDUNG PANTUN


Daerah batu daerah pariwisata,,
Songgoriti,selekta,jatimpark namanya
kalo situan hendak bertamasya
Tak perlu jauh jauh di batu malang lah tempat nya

Daerah payung terkenal romantis nya
bakar jagung dipinggir jalan budaya nya
Mari silahkan si tuan dan si nyonya
Kota batu malang sungguh sejuk hawa nya

Gunung pandreman terkenal buat mendaki
Yang datang silih berganti
ketinggian nya sudah tidak asing lagi
Dari atas puncak panorama batu indah sekali

Beli pandan di pasar minggu
Tidak lupa membeli bunga
Yang lagi baca maff saya mengganggu
Yuk kita jalin silahturrahim lewat uadara

Berbagi cerita itu biasa
Berbagi gosip akan membuat orang lain terluka
Mari kita gunakan sepositif waktu kita
Karena hari esuk tidak akan tau di balik ini semua

Salam santun dari nia
Genggam erat persaudara,an
Bila ada salah khilaf yang nia sengaja
Lahir dan batin nia mohon maff

SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANRWJO WAGIR NGALAM
05:08:2015





BILA AKU BUKAN UNTUK MU
JAUHILAH DIRIKU


Kasih,,,,
Tak selama nya yang manis akan berbuah manis
Tak selama nya yang masam rasa nya,masam pula
Cinta ku bukan lah seperti buah
Yang dapat kau petik bila,matang dan kau tinggal kan bila,masam

Rasa,ini tak pernah mengada gada dan tak pernah ku rekayasa
Semua,kasih sayang ku yang tulus sepwrti dalam nya hatiku
Tau kah engkau aku disini selalu merindukan mu
Merindukan sosok bahkan bayangan mu dikala canda dan tawamu
Bergema di penjuru sudut halaman mu

Kau yang terindah bagi diriku
Bila aku bukan lah yang terindah buat mu
Bila aku selalu mengecewakan mu
Bila,aku tak sepadan dengan alur pemikiran mu
Lepas lah aku seperti diri mu melepas tali benang layang layang itu

Cinta ini tak akan pernah memaksa siapapun juga,untuk minta di kasihani,,,
Rasa ini tulus tak pernah meminta lebih dari apa yang apa ada nya sebelum nya
Genggaman ini selalu ku pegang teguh sampai akhir nyawa ini memishkan raga
Semua demi sebuah kasih yang tulus untuk mu duhai puja,an hatiku

Kasih diri ini tak sanggup jauh dari mu
Berat ,sesak rasa nya dada ini.kau tinggal kan aku di sini
Cuma,byangan mu yang sering kali melintasi depan wajah ku
Sungguh aku tak kuasa,menahan tanggis yang ada

Diri ini belum sanggu untuk menjadi yang terbaik dan sempurna
Namun diri ku akan berusaha untuk menjadi yang terkhir bagi kehidupan mu
Hanya doaku yang selalu mengiringi perjalan mu kasih,,,
Aku yakin suatu hari ada yang lebih baik untuk kita merenda dalam suka dan duka
Teruntuk mu yang terkasih bahagia bisa menemani perjalanan cintamu,,,

SONIAA VERONICHA ITU AG
NDENOK PANDANREJO WAGIR NGALAM
05:08:2014