Rabu, 02 Januari 2019
Kumpulan Puisi Julinar Sinaga - HILANG DI TERPA BADAI
Album puisi #BidaraJingga2018
HILANG DI TERPA BADAI
By: Julinar Sinaga #Juliet
Bersama malam
papaku hilang diterpa badai
Tak lagi terbujur kaku
tubuh membeku, hilang
menjadi bangkai dilautan
Jeritan anak sang pangeran
mati terdiam tangis dikenang
gemuruh ombak riuh menerjang
angin kencang kapal tenggelam
Karang runtuh terkikis
ketika laut memangsa ditepis
menjerit lantang gemuruh tangis
badai membentang ditelan habis
Jika papa meninggal nama
laut samudra terhempas menerpa
bunga bunga cinta mengenangnya
kenangan ada tersimpan jua
kenangan itu mati belantara
kusam ditepi tak bernyawa lagi
#JeritanAnakPantai
Tg.Balai, 231218
18.27 wib
BERITA LARA
By: Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Segenap hatiku
Luluh lantak
mendengar kabarmu
di pembaringan
terkulai layu
Semangatlah..
Wahai pengasih rindu
kuatkan jiwamu
bersama doa-doa ku
meminta
di penghujung waktu
bersama senyum tangisku
memuja
Tuhan menyediakan takdir
karena Kau dan Aku
mampu untuk bertahan
di pemusiman kisi- kisi RINDU
Pemuja sunyi, 181018
Medan city, 02.02 wib
PERCIKAN RINDU
By: Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Mendung yang kau tabur
tak merintikkan hujan
ketika tersembunyi
di pemusiman pagi
Namun meredupkan
ketika ku terdiam
di pemusiman Rindu,
menantang hujan
begitu lebat
sedang senyumku
tak lagi membujuk rayu
dalam percikan rindu
yang tak jua redup
meredakan tangisku
#MentengIndah Selasa, 221018/11.58 wib
BIDARA SUNYI
By : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Ketika kau mentiadakanku
Ku tetap tersenyum
membezukmu
di purnama kelabu
Bukankah remember itu
Kau bagai perindu sunyi
menantangku ..
lalu merayuku ..
di atas puing-puing
Menara Rindu..
Nyanyian sunyi,
medan 110818 /14.00
TERLENA DI CAHAYA
BULAN SEPAROH JIWA
By : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Lengah aku
diperjalanan panjang
terdiam seketika
tak berkutik seribu bahasa
ntah dimana pemberhentiannya
Di remang-remang
malam
kereta melaju tua
malam gelap gulita
rembulan separoh
terpotong terbelah dua
tak terlihat senyum cerah
sang adinda
Menguning warna
bajumu berliris kemuning raya
Separoh cahaya melirik jua
dalam kereta menepis malam
Dan terdiam seribu kata
mengapa malam ?
membiarkannya terlena
terdiam seribu kata
di bulan separoh tak
bernama
Minggu 050119/21.59, medan
SEPERTI PAGI BERLAPIS SALJU
By : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Dingin mencekam dipagian hujan
terbujur kaku aku diam membeku
Seperti pagi berlapiskan salju
dinding atap basah menadah
hujan membentang langit kelabu
Aku merayumu dikebekuan rindu
Bibir- bibir ini terasa kaku
mengalir urat nadi disekujur tubuh
tulang- tulang tangan kaki membeku
tak terhiraukan lagi kabut kelabu
merayu langit biru tertutup awan hitam
seisi bumi ini menjadi beku
Selimut salju merayu tubuh ini
dinginnya pagi tak menghangat lagi
karena aku merayumu diantara
kebekuan - kebekuan rindu
seperti pagi berlapiskan salju
Telaga sunyi, Medan, jumat 111018
BUMI BERPIJAK DI KAKI LANGITMU
By :Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
KAU lah mataram sunyi
yang senantiasa hadir
dikalimat rindu
memikatku di pegunungan
cinta
mereda rupa bertakhta jiwa
Seisi jagad raya tahu
Piawaimu sedang menggelora
dalam keAgungan
Sang Maha Kuasa
Cintaku padaMu Ya Robb..
mengurai Qolbu
di mu'zijat cinta
mencari dan menyebut
namaMu
sepanjang masa
Izinkan aku menghadirkan
kembali
mengisi alam jagad raya ini
menapak bumi
berdiri di pegunungan kaki
langitMu
Menjemput kemuliaanMu
dalam hadirku
bumi berpijak di kaki langitMu
Maha Rindu :030119/10.14
Sumatera utara
SAJAK BUNIAN
By : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Terperangkap di hening sunyi
nyaris kuterjerat di pekat malam
mata ini menari- nari terperangah
dalam diam
Andai humoris terlintas menyapa
singgah bertatap muka
bukankah cermin memantau
saat ketawa , bayangnya diam
seribu bahasa
Jangan jerat aku di bunian sunyimu
hiburlah aku, seperti kau lerai dalam
membuzuk rayu memikat sepi
Seandainya waktu menyempatkan kita
duduk di beranda malam
masih kusediakan senyum untukmu
pengisi tabir pengikat kebisuan.
Talawi sunyi, 040119/07.54
JANUARI MEMBIRU,
DIPASIR PUTIH PANTAI 2019
By: Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Antara langit dan lautku
dipantai pasir putih membiru
aku menunggu cintamu
memanggilku
diperhempasan ombak
samudera pantai
Seberang lautan biru
rinduku, rindumu
menyatu menakar langit
ketika kita berpiawai rindu
ada sepi dalam tangis
Rindu yang tak pernah habis
kharisma yang tak pernah pergi
karena kekuatan cinta
dan rindu memanggil kita
bersatu laut dan langitku
Tuhan menyapa kita
dalam waktu dan rencana
Dipantai pasir putih
waktuku tak pernah usam
dan aku tahu
kau akan datang menjemput
rinduku
tiada berakhir dalam misteri
cinta
seribu satu malam
menjemput rindu
berkepanjangan
Sumatera utara 03-01-19/11.42 wib
#PantaiPasirPutih
Rising Star • 9 Januari pukul 15.40
KEPADA ADIK ANGKATKU
Dr Thica Reny 😭😭
Doaku mengiringi kepergianmu berpulang keRahmatullah..
Selamat jalan untukmu selamanya 😭🙏🥀
Catatan sepenggal namamu #DrThicaReny
By : kakanda Julinar Sinaga
Mungkin saat ini aku masih terdiam, seribu bahasa tak terlontarkan, kata sekilaspun tak terucapkan.
Aku mencarimu, tapi tak kutemukan.
Yang senantiasa mengkabarkan rindu dimalam hari dan membangunkan pagi di subuh buta, saat kakanda masih diperantauan di Jakarta.
Dunia tak seindah daun kelor, tapi facebook mempertemukan kita diberanda, lewat kata dan dunia maya, masih kakanda ingat kita dipertemukan juga akhirnya, dalam sebuah kasih dan sayang, yang kau seorang Dokter, memerlukan tuntunan dan perhatian.
Kita ketemu di rindu masa, akhirnya lokasi Manado ke Jakarta di tempuh untuk berbagi kisah dan kasih diperantauan..
Banyak hal yang kita temukan saat itu, adikku
sayang.
Kau seperti bidadari peri, senyum dan bicaramu bermalaikat hati, tulus dan suci ,dan kakandamu ini tetap merumpunkan hati dikejauhan, memperhatikanmu bersama princesmu..
Keluh kesah kita senantiasa mengabadikan cinta dan sayang dalam sebuah kerinduan..
Kakanda pamit balik ke Medan saat itu.
Namun bathinmu tidak kuat jika ku jauh darimu,
kesedihanmu kesedihanku,
Sedang aku rindu anak,bapak,emak sekeluarga.
dan kamu hanya bersama princes kecilmu, dan senantiasa tak luput selalu mendoakan mama dan papamu di surga.
Thica Reny, mana suara senyummu sayang?
Kenapa tak kudengar lagi penghibur malamku?
Kenapa tak kau bangunkan lagi dari tidur pulasku ?
Sunyi yang kurasakan, hingga aku terdiam 😭 terbangun dari mimpi malam, mendengar kabarmu yang kujeritkan dalam doa berkepanjangan..
Ada sentuhan kalbumu yang membuatku tangguh, untuk kita menjadi wanita kuat atas kata- kata nasehat yang tersampaikan.
Ada sekilas doa yang ku jama'ahkan padamu.
Adindaku Dr thica Reny !
Maafkan kakandamu, yang tak dapat membezukmu kemaren lalu.
Aku masih ingat penyampaianmu...
Kakanda, rindu aku ingin pulang menatapmu.
Aku tak mampu membendung tangis di siang ini, mengubur hati yang membisu.
Yang terbayang pesan-pesanmu adalah amanah jiwa memanjatkan doa-doa.
Ya Allah..aku tak kuat merangkai kata saat ini.
Leukimia, telah merenggut nyawanya .
Dadaku masih sesak dalam tangisan rindu.
Adikku , Dr bidadari Thica Reny !!
Seiring doa dan tangisku, mengurai senyum salam kerinduan dikejauhan,
Hanya ada mimpi yang kutemukan nanti, membangunkanku kembali atas tidur panjangmu yang tak dapat lagi kita ketemu untuk selamanya..
Selamat jalan adikku sayang 😭🥀😭
Doaku menyertaimu..
Allahumma Ya Robby Ya Robbal'alamin
Ya Rohman Ya Rohhiiim...
Catatan hati
Buat Dr Thica Reny
(🥀❤Manado❤🥀)
Rabu 090119 / 15.26 wib
Salam : Kakandamu
Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
ROMEO DAN JULIET
By : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Masihkah tertinggal senyummu
ketika malam berpesan waktu
dalam sejarah Cinta dan hidupku
Penuh duri dan ranjau
kau titip hadirmu bersamaku
dalam kesabaran membentang rindu
Masihkah tertinggal waktumu
memaparkan kisah sejarah cinta
beralkisah mengarungi dunia jiwa
saat tangisan dalam sepi
nyanyian sunyi kau nikmati
lewat cerita-cerita kemaren lalu
yang masih terpenggal rindu
Kutitip waktu untukmu
dibisikan nada-nada rindu
bias senyum hadirmu dihariku
dalam kharisma jiwa menyatu
cerita kita terpaparkan sudah
menenggelamkan cinta bersejarah
Sejarah cinta di Medan Kota
memaparkan kita di sana
Perjalanan indah beralkisah
Kembali pergi meninggalkannya
Medan Kota 250718/ 15.40 wib
" SELIMUT KABUT "
By : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Pernahkah kau tahu
secuil janji berikrar di sini
menyampaikan pesanmu
yang masih tersimpan
di puncak gunung mahameru
di awan tebal selimut kabut kelabu
Aku bertepi bersemboyan janji
menunggu tanpa kehadiranmu lagi
seakan fanaku masih menerawang kini
kisi kisi kenangan rindu bertapak surya
di tengah sepoi- sepoinya angin kehijauan
menenggelamkan jiwa raga membara
Pernahkah kau tahu
Saat itu puncak kehijauan menerpa hujan
kita berpapasan di langit membeku
berlalu terbang singgah ke negeri awan
memegang erat terjun payung membentang
Kita damai berpeluh rindu saling berpegangan
Tapi, semuanya hilang di tepis misteri
bayangan itu tidak terlihat lagi
kenangan itu menjadi puing- puing kelabu
hanya singgah sebatas ilusi mati
sedang aku hanya menatapmu
di ujung kabut Selimut Rindu
Puncak mahameru , 030118/14.47
TERJEREMBAB DI REL
KHATULISTIWA
By : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Aku terjerembab di hamparan
kasihmu
terjatuh dan terbangun di muara
rel-rel lintasan khatulistiwa
Sedang manusia dan manusia
tak peduli, tak menghiraukanku
saat sepi menelantar rindu
menyatu
Tuhan masih membatas jarak
Tuhan pasti tau jalan kita
bertemu
bukan ku hanyut menyanjung
kisah
cinta Rama dan shinta
Sedang aku mengisahkan rindu
rindu bermuara di ujung kalbu
perjalanan kisah Romeo dan
Juliet
Ketika ku terbelantara sunyi
membezuk rayu rindumu
bagaikan remuk redam hati
membeku
menanti kabarmu di ujung
waktu
dalam sepimu jua di sana
bak dahaga laksamana jiwa
membahana sukma
Sukma yang kau tabur
menyemai,
membelenggu di tengah
samudera
sedang ombak masih menakar
laut
di pengasingan rindu terpaku
Bukan ku ratap tangisan sunyi
sepenggal naungan hati
membuaiku
terjerembab di muara hatimu
meratap sunyi di buai rindu
Bukan ku melaknat cinta
di lalap cerita maharmu
berfenomena
Tapi aku terjerembab di rel-rel
sebuah khatulistiwa
Jemputlah rinduku kembali
Sebab aku tak bertuan di sini
Medan Sumut City
Lapangan merdeka
Minggu, 041118
"SIMBA"
SI PENYAKSI CINTA BERTUAN ROMEO
By : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Simba ..
andai kau dengar suaraku
masih bernafaskah rinduku
sedang rindu dibawa pergi
mati rindu bersama tuan kasihmu
Simba..
Kaulah pengasih cinta
menyanjung dirahim rindu
dua berkasih
Romeo Juliet bertasbih
dan seketika jua
Kau penyaksi bisu
menyaksikan pelihara rindu
penantian seberang membujuk rayu
menghantar krmbali dipenghujung kalbu
Simba,
seandainya Tuanmu pergi
Aku berpamit cinta dalam sejenak
jangan kau sunyi meninggalkan suri
lembutnya halus si bulu anggoramu
memancar kuning berpaut cahya
menghantar sepiku di prahara rindu
Pelangi jingga
Sebab kami masih menapak langit
Tak tahu Tuan menunggu
sampai kapanpun itu
dan aku akan mengukir mimpi
yang masih terpenggal menyimpan
namamu
untuk kita bertemu dipenghujung waktu
Simba, senyumku untukmu
Sampaikan pada Tuanmu
#MahaRindu
Sabtu 221218 /11.50 wib
#JULIET
SEPERTI MU'ZIJAT SURI
EDELWEIS MENGABADI
By :Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Asmara Cinta yang kau taburkan
bersyair mendendang Rindu
di kediaman tumpukan taman
Edelweis
Saat bukit- bukit pegunungan
mengisahkan kita diperbukitan
cinta
memeluk kerinduan taman suri
sejagat jiwa cinta mengabadi
Senyum penikmat menderai lara
tak kan mati ditelan usia senja
kala cinta menyembunyikan kata
dan kini
kau pergi meraut rona-rona zaman
dikediaman negeri paman syam
mengebut kota menata usia
sepenggal kata menitip sebuah
nama
Bukankah syairmu merindukan
malam
masih menakar langit dalam
hunusan doa membukit
menakar waktu, kita beranjak
menumpuk rindu selangit
menakar sukma disanjung syair
cinta menjua
Resah menyapamu dalam diam
dan kau membisik dikebisuan
malam
menyapaku dipenghujung mimpi
seperti mu'zijat suri
seperti dikerinduan taman
syurgawi
Edelweis mu masih kugenggam
menanti hadirmu dikerinduan
mencekam
berpulang waktu menuju penghias
siang dan malam
#MengisahkanCintaDalamSuri
selasa, 111218/08.48 wib
SEBUTIR CABAI PEDASNYA TUAN
Karya : Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Jangan kau cabir aku
dalam cangkarmu
karena bibirku merangkas
sebutir cabai nan pedas
Cukup kau tahu tuan
sebutir cabai beranak pinak jika ditelan
pedas yang kau makan
kau muntahkan dilorong-lorong bumi
tetap tumbuh menabur biji jutawan
Semai yang kau tanam
pupuk yang kau tuai
tanpa keringat tumbuh kering kerontang
tanpa kebasahan lalu membusuk tertelan
ulat ulat menjilir malam
Cukup kau tahu tuan
sebutir cabai merangsang amarah
jika tak kau tanam ditanah gambus
akan mati di ilalang pinggiran tepi
terhunus
Magelang, 180118/14.00
Album puisi #MengenangWafatnyaAyah1988_2019
#SangAyah_AlmArujiNongahSinaga
PERKENALKAN
LELAKI PERTAMA ITU ADALAH AYAHKU
Perkenalkan
Lelaki pertama itu adalah ayahku
Cinta pertama untuk ku.
Kamu tahu bagaimana dia menjagaku?
Kamu tahu bagaimana dia mengajariku
tentang banyak hal?
Wajar.
Jika ayah khawatir tentangku.
tentang anak nya yang masih menjadi tanggung jawabnya.
Wajar.
Jika ayah memarahiku.
karena aku adalah seorang wanita yang sangat rawan jika ditinggal sendirian.
Wajar.
Jika ayah sedih karenaku.
Sebab, aku adalah seseorang yang di akhirat kelak mengurangi atau justru menambah hisabnya.
Aku sayang ayahku.
Yang tadinya dia masih bisa menyaksikan diriku tumbuh berkembang.
Yang masih bisa merawatku tanpa pamrih selain ibu.
Yang membanting tulang tuk membiayai kebutuhan serta pendidikan anak-anaknya.
Yang mencari nafkah tuk kelanjutan hidup keluarganya.
Kini, semuanya menjadi kenangan.
Antara aku dan ayah.
Lelaki itu pergi meninggalkanku.
Karena Allah lebih menyayanginya.
Ayah?
Mengapa engkau begitu cepat meninggalkanku?
Ayah pernah berjanji.
Untuk bangkit dan segera menemaniku di hari esok.
Tapi? Nyatanya ayah justru mengingkarinya.
Apakah ayah tak ingin melihat anakmu kelak sukses dan disandingkan dengan laki-laki lain selain dirimu?
Entah itu pilihan ibu, ataukah dari diriku sendiri?
Ayah, kadang aku berbicara di dalam do’a.
Agar bertemu denganmu walau dalam mimpi.
Meskipun, disaat aku terbangun air mata tak dapat ku bendung.
Namun aku merasa rindu ku terbayarkan setelahnya.
Ayah.
Maafkan aku jika pernah membuatmu kecewa.
Yang tak bisa menjaga nama b
Aku tak akan membuatmu meneteskanaikmu.
Namun, aku berjanji. air mata di alam sana karena aku adalah anakmu yang senantiasa mendoakanmu.
#SentuhanJiwa
#SqngMahaCinta
#DoakuPadaSangAyah
Maha Rindu,/Medan, 080119/04.25 wib
Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Untuk kamu, Yang sempat hadir.
" ROMEO "
Apa kabar Romeo..?
Sudah lama kita tak jumpa.
Jangankan berjumpa, saling sapa pun sudah tidak. Aku maklumi itu semua. Aku menghargai kehidupanmu, dan kau? entahlah masih peduli dengan hidupku atau tidak.
Mungkin kamu akan bertanya,
kenapa aku menulis ini semua?
Jika kau mengira, karena aku ingin mencuri perhatianmu tentu tidak. Untuk apa. Lalu jika kau mengira, aku ingin mendramatisir keadaan itupun tidak. Sama sekali tidak.
Aku menulis semua ini hanya karena rindu.
Tak pernahkah kau merasakannya juga?
Aku harap kau sempat merindukanku walau hanya semalam. Setidaknya kau mengingat bagaimana aku tertawa lalu menangis. Setidaknya kau mengingat bagaimana susahnya berusaha dan mudahnya menyerah.
Cinta kita hanyalah cinta lambang keabadian. Cinta yang tumbuh dibawah atap kampus
Cinta yang terus tumbuh hanya karena memandang dari jauh.
Cinta yang terus tumbuh ketika kita bertukar sapa dalam senyum.
Cinta yang terus tumbuh karena pipiku merona setiap kali mendengar namamu.
Manis. Aku masih bisa merasakannya walaupun hanya sedikit mengingatnya.
Aku masih ingat betapa lucunya saat pertama kali aku melihatmu. Kita terlihat canggung.
saat ketemu 21 juli 2018. Lalu saling tersenyum sesudahnya.
Aku hanya bisa bersembunyi wajah dibalik kerudungku.Lalu kau tegur sapa, berpaling gemetar saat kita berjabat tangan, senyum anak medan.
Kau tidak tahu, seberapa banyak aku tersenyum saat itu..
Aku tidak peduli, apakah aku cinta pertamamu atau bukan. Aku menyimpan memori dalam hidupmu atau tidak. Yang aku tahu aku merasakannya. Cukup aku.
Kau juga bukan kekasih pertamaku atau kedua. Tapi percayalah. Kau membuatku mengenal banyak hal untuk pertama kalinya. Kau membuat aku belajar untuk pertama kalinya.
Kau orang pertama yang membuatku merasa berharga dan merasa dihargai. Kau membuat aku merasa bahwa aku adalah seseorang yang patut diperjuangkan. Wanita tangguh yang harus kuat, tabah dan tegar menjalani hidup.
Untuk kamu, yang sempat hadir Romeo !
Maaf aku sempat membuatmu muak.
Dengan sikapku yang kekanak-kanakan.
Yang sering mengeluh, yang sering berdrama dengan segala masalah.
Kau selalu mengingatkanku. Dan lagi, aku terlambat menyadarinya.
Aku tau aku salah, tapi siapa yang peduli saat itu.
Yang aku tau hanya, cinta itu menyakitkan ketika kamu pergi. Itu saja. Bodoh? Iya.
Sangat bodoh. Kadang aku pun hanya tertawa bila mengingatnya.
Perjalanan kita amat sangat lucu ternyata.
Perjalanan kita masih panjang. Berproses pada alam yang masih menata dan meniti kehidupan
Aku ingat, kita memulai dengan cara yang salah. Entah aku, atau kamu. Tapi aku tak ingin menyalahkan siapapun, karena untuk masalah perasaan semua orang akan merasa benar. Meskipun penuh kebohongan dan ketidakpedulian. Cukup aku saja yang tau maksud semuanya.
Perjalanan memang kadang membuat aku terbang lalu jatuh. Dan kamu telah menjadi perjalananku. Hidup kadang terasa manis seperti gula yang aku beli di taman hiburan, tapi ada masanya terasa pahit sama seperti aku yg tidak sengaja menyesap ampas kopi. Dan kamu telah menjadi keduanya di saat yang bersamaan. Sekali lagi, terimakasih. Untuk pernah hadir lalu pergi. Dan untuk sempat memulai lalu mengakhiri.
Untuk kamu, yang sempat hadir Romeo !
Aku tadi bilang bahwa aku merindukanmu,
tapi setelah aku menulis ini semua aku tak lagi merasakannya.
Aku sedang tersenyum, percayalah.
Aku bahagia. Tak perlu aku yang merindukanmu lagi.
Tugasku sudah cukup. Tugasku kini pergi lalu menghilang. Untuk tak saling mengenal akan lebih baik, mungkin?
Hahaha aku hanya bercanda.
Aku tidak kekanak kanakan lagi. Aku hanya berharap aku dan kamu baik baik saja.
Kita bahagia bersama, di jalan yang berbeda.
Dan harapan terakhirku adalah suatu saat aku dapat bertemu kamu, dengan senyuman.
Tak ada lagi kecanggungan. Lalu berbincang dalam cara canda tawa kedewasaan.
Semua akan menjadi indah pada waktunya.
Aku hanya bisa mendoakanmu dari jarak jauh.
Dan itu cukup buatku bahagia mendoakanmu selalu agar kau tetap tersenyum dan bahagia disana. Hanya satu kusampaikan padamu ,
Jika beritamu sakit, mohon hubungi dan kabari aku. Karena aku turut merasakan bagaimana sakitnya rintihan badan diperantauan.
Aku bisa tersenyum setelah kamu membuat aku menangis.
Rinduku hanya mengingat sepenggal namamu
yang selalu hadir didalam mimpi, dan saat ketika nanti kita dipertemukan kembali dalam mencapai impian,
ketika kita masih punya harapan untuk dapat dipertemukan dalam waktu yang ditentukan.
Itu karena Allah yang menentukan segala cara kehendak-NYA.
Untuk kamu. Yang sempat hadir.
Aku merasa cukup. Dan aku pergi.
Terima kasih buat catatan kita 2018
Izinkan salamku pergi 2019 menanti esok dipenghujung waktu
#TulisanKisahRomanZamanNow2019
#Tentang_ROMEOdanJULIET
#PenulisTidakAkanPernahBerakhir
#CeritaTertinggal2018
Salam anak medan
Rabu 271218, 09.13 wib
Julinar Sinaga
#Juliet/#BidaraJingga
Kumpulan Puisi Idrus Jungkat - AMARAH
AMARAH
"Idrus Jungkat"
Mendidih cairan kepala
Saat kornea menganga
Teriak Lelaki durja, pecahkan telinga
Darahku menggelagak
Kepal tangan menghentak
Tusukan belati masa lalu
kembali mengoyak waktu
dan kamu bukan penyembuh
Semoga asa menimang cinta
Mewujud dalam mantra
Laa ilaha illallah
( Jungkat 3 Januari 2018)
GAIRAH
"Idrus Jungkat"
Tenggelamku di peluk-Mu
Melepas rindu membuncah
Telanjanglah agar aku bergairah.
Bahagia yang ku harap
Derita tak ku ratap
Kuingin bersama-Mu
menertawai tatasurya.
Penjarakan aku
agar tak pergi dari-Mu
( Jungkat 3 Januari 2018 )
MAAF
" Idrus Jungkat"
Jika ada khilafku
Maaf kusembahkan
Ku tak bisa merangkai kata
luluhkan hati-Mu
Cukuplah embun mengikis amarah
agar tak benci menyemai jiwa
Andai ucapku sakiti rasa
Izinkan kusentuh dengan canda
Inginku menatap kembali
Tawa-Mu memecah sunyi
Mendengar sapa-Mu pada alam
Berbagi cinta dan kasih sayang
Umpama tingkahku menoreh luka
Berikan waktu mengobati
dengan air mata penyesalan
Kan kusarungkan pisauku
Kubiarkan bersemayam
hingga maut menjelang
Bila waktu berpihak
Hadirlah disisi walau sekejap
Dampingi jiwakusaat tubuh terbujur kaku
Cintaku tak pudar
meski amarah mengolah makar
(Jungkat 03 Januari 2018)
OPLET
"Idrus Jungkat"
Satusatu Oplet berangkat
Penumpang duduk merapat
Pasrah pada nahkoda
mengantar sampai tujuan, tiada aral di jalan
Pelan namun pasti
Oplet wara wiri
Berharap sesuap nasi
dari penumpang di pagi hari
Bersama karat membasahi bumi
Oplet berderit..
Karena beban dia menjerit
Terpaksa melawan sanggup
Berjuang menantang maut
Pada akhirnya semaput
Roda terus berputar
Suara Adzan menjelang fajar
Oplet mengadu sabar
Nahkoda berkelakar
"Allahuakbar"
( Terminal Jungkat 4 Januari 2018)
KAWAN
"Idrus Jungkat"
Tak tahu Lawan
Tak tahu Kawan
Siapa Lawan
Siapa Kawan
Kawan jadi Lawan
Lawan jadi Kawan
Kawan mungkin Lawan
Lawan jelas Lawan
Bisa jadi; Kawan Kawan
Lawan Lawan
Lawan Kawan
Kawan Lawan
La katakata Lawan
Al Pate Kawan
Wanca,Wanda,Wawan
Lawan atau Kawan?..
Ridwan,Marwan,Iwan
Kawan atau Lawan?..
Masa bodo!
Kawan atau Lawan
Kita tetap Kawan
#tok_dalang
27 Oktober 2018
GERBANG NERAKA
"Idrus Jungkat"
Hei! adakah kau kan berlutut?.
Pada jiwa yang hampir semaput.
Atau kau tetap angkuh?
Hingga lupa pada peluh.
Jika saja; langit itu menimpaku
Bisa jadi aku jadi bisa
menemukan sekeping hati, yang mengerti akan arti sebuah pengorbanan
.
Hei! adakah kau kan berkata?
Pada jiwa yang hampir patah.
Atau kau kan bertahan
Sampai lupa arti kesabaran
Andai bumi ini menelanku
Bisa jadi aku jadi bisa
Menemukan sepotong asa, yang mengerti akan arti sebuah perjuangan
Semoga.
.
#Tok_dalang
7 November 2018 .O1:56
Kalimantan
" Idrus Jungkat"
Di atas langit Kalimantan
Ku berharap pada awan
Segera mengantarku menggapai impian.
Di bawah langit Kalimantan
Ku berharap pada hutan
Segera menjemputku dengan damai
Bersama perahu-perahu sungai
Di atas langit Kalimantan
Kulihat Kapuas tersenyum
Pada kami yang melayang
Dengan teriaknya yang merdu
Segeralah terjun, berenang di atas perutku, kita melepas rindu
Cgk-Ptk 10:40 wib
20: November 2018
AL-BADRUN
"Idrus Jungkat '
Bangku itu membelai pundakku
Ditemani ribuan fikir dan zikir, antara jiwa-jiwa pasrah
Mega mengintip dari lubang jendela
Melambai dengan tangan putihnya
"Sampaikan salamku pada Muhammad kekasih Tuhan"
Hari ini ribuan tahun lalu,
tangisan pertamanya menggetarkan dunia.
Suara beradu di corong telinga
Deru mesin dan kata-kata
Dua bahasa yang satunya tak kumengerti
Merayu jiwa untuk patuh
Supaya selamat tiba di dermaga akhir
Alhamdulillah
Di atas Singa terbang
Aku ucapkan
" Selamat Ulang Tahun Rasul pilihan"
Lion 737 JT 0712 5B
20 November 2018
10:15 WIB
Tarian maut
"Idrus Jungkat"
Cakrawala di ufuk barat
Rendah lalu pergi
Teriak silih berganti
Alunkan suara melodi
Panggil dan terus memanggil
Memanggil tuk berdansa
Meliuk ikuti sabda
Menari turut irama
Syair baku jadi pandu
Waktu tak boleh lalu
Cakrawala di ufuk barat
Menghilang berganti malam
Lelap, pejam mata tengkurap
Sehari laku jadi buku
Memory jutaan tera
Tak mungkin terbuka
Hingga saat kan tiba
Sekretarisku
Sampaikan salam rinduku
Pada Dia yang peduli
Cinta, sayang ,tulus tiada pamrih
Kelak ingin ku berdua
Bercanda di taman bunga
EUFORIA
" Idrus Jungkat"
Pesta tahunan kalangan bawah
Rayaraya orang desa
Hilir mudik riang gembira
Pada beban sedikit lupa
Anak Isteri tertawa renyah.
Pesta rakyat adat budaya
Robo robo empunya nama
Kenang sejarah dahulu kala
Dg Manambon punya cerita
Pertama datang ke kota Mempawah
Pesta meriah rakyat jelata
Para petinggi ikut berbangga
Diatas panggung Tuan bertitah
Senyum angkuh berucap sabda
Paling benar seolah olah.
Sabdamu buatku muntah.
Tidakkah Tuan membuka mata?
Ribuan cela di alam desa
Gubuk reyot si miskin papah
Tak hirau Tuan pada mereka.
( Segedong 16 November 2017 )
SEMOGA
" Idrus Jungkat"
Pernah kulupa kalau Kau ada
Mengisi hariku setiap waktu.
Dengan belai-Mu kuberjalan
menjemput asa yang pergi
Terima kasih Kau kembali.
Yok ,kita berdansa
Geleng-gelang kepala.
Basahi bibirku, untuk terus menyebut nama-Mu, membelai wajah indah-Mu, mencium mesra dahi-Mu
Izinkan aku berdendang
Hingga jiwaku melayang
( Jungkat 4 Januari 2018 )
TARIAN ZIKIR
"Idrus Jungkat'
Di sajadah kubersimpuh
Mengharap cinta-Mu
Tak henti aku merayu
Mengajak Kau bercumbu, di tilam dinginnya subuh
Kasih..
Biarkan air meluruh
di kelopak mata batinku
Biarlah ku bersandar di pundak-Mu
Nikmati kedamaian dan ketenangan
Di paha-Mu kuberbaring
Desah tak pernah usai
Siang malam seiring
Sayang-Mu kasih kutuai
Kusimpan dan kusemai
Di ladang cinta yang luas
Kasih
Jangan berhenti menari
Bukakan jendela pagi
Mari kita berdendang
Nikmati jagadraya
S'moga kita bersanding
di Taman Jannatunna'im
( Jungkat 4 Januari 2018 )
Kumpulan Puisi MS Sang Muham - SENANDUNG HATI NURANI
SENANDUNG HATI NURANI
Karya MS Sang Muham
Perih pedih hati merintih
terbiarkan sukma tindih menindih
terhimpit duka salju menitik di telaga sedih
Ku dengar nafiri memanggil penuh hikmat
hidup berbeban berat menapaki jalan kodrat
ya Tuhan ku datang dosaku menekan berat
Symponi rohani senandung hati nurani
lagu kehidupan sarat luka nurani
Di depan altar-Mu ku sujud penuh bimbang
damaikan hatiku di minggu yang tenang
#Billymoonistanaku, Mingguwage, Des 30-2018 = 07:47 wib
TUJUAN
Karya MS Sang Muham
Apa pun yang akan ku lakukan
Di penghujung aku harus menentukan tujuan
#Puisiduabaris, Batavia, 12272018 .--
NUSANTARA JADI GARANG
Karya MS Sang Muham
Kemana kita kan berlari
jika bumi berguncang geliat ibu pertiwi
tak ada tempat bersembunyi
Kita masih berdiri bahkan ketawa ketiwi
sebelum senja melambat dan matahari berhenti
ketika segalanya menjadi ngeri luluh lantak bumi
Sekarang takut mulai terhidang
nusantara jadi garang
Semua adalah rangkuman peristiwa
membayar alfa yang kita punya
#Billymoonistanaku, Kamislegi, Des 27-2018 = 15:05 wib
HARI BARU SEMANGAT BARU
Karya MS Sang Muham
Kalender akan menjadi usang
terbuang lalu berganti pandang
serangkaian perjalanan kini terbentang panjang
kisah kasih drama kehidupan
penuh intrik jadi catatan
Pengharapan kadang terjegal seringkali terpental
terasa semakin jauh tapi juga dangkal
patah penggalah tapi tersambung kembali
bertumpuk nestapa beradu dalam nyali
nostalgia setahun kita lalui
Ya Desember akan berlalu
tinggalkan kenangan bertumpuk nyeri dan pilu
jadilah prasasti dalam hidup memahatkan tugu
Apapun kita mesti melangkah maju
menapaki hari-hari penuh debu
merangkai cita cinta dan pengharapan baru
Kepada-Mu Gusti Pangeran aku berserah
merangkai pengharapan lalu pasrah
mampukan kuhadapi hari-hariku tanpa menyerah
#Billymoonistanaku, Kamislegi, Des 27-2018 = 07:00 wib
BERSERAH DIRI
Karya MS Sang Muham
Desember telah hampir berlalu
lonceng natal bertalu-talu
memanggil kau dan aku
datang dan menyerahkan diri
pasrah berserah berpengharapan dalam imani
Inilah aku Gusti Pangeran
terbata-bata penuh luka dan hilang harapan
raih lah jiwaku rengkuh dalam pelukan
Inilah aku Gusti Pangeran
penuh dosa berlumur penyesalan
ampuni tahirkan layakkan terima pengampunan
#Billymoonistanaku, Kamislegi, Des 27-2018 = 06:16 wib
MENGGANTUNG RINDU
Karya MS Sang Muham
Ku gantungkan rindu di pintu telaga
berharap bayang datang menyapa
supaya tak terbiarkan hati kecewa
Berharap banyak pada bisikan bayu
meski kerap kali hilang tersapu
tetap ku dekap di sudut hatiku
Biarkan ku raih hati putih salju
sembari menutup waktu dalam sahdu
Ku tutup dengan sejuta rindu
bagimu yang pernah mengisi hatiku
#Billymoonistanaku, Selasawage, Des 25-2018 = 20:40 wib
SEBAB - AKIBAT
Karya MS Sang Muham
Semua orang meratapi nestapa melanda
tak pernah bertanya mengapa alam tega
atau pertiwi sudah tak cinta
Apa pun musabab sepertinya alam murka
merentangkan bencana serupa tega
siapa bertanya mengapa Karakatau angkat bicara
Jika segala kebaikan semesta di sangka malapetaka
maka kita semakin menyiksa Nusantara
Jika pergeseran kerak bumi kita catat pembawa celaka
maka kita semakin menyiksa alam semesta
#Billymoonistanaku, Selasawage, Des 25-2018 = 18:18 wib
BENCANA TAK TERDUGA
Karya MS Sang Muham
Begitu pahit kenyataan
tak terbentung nestapa penuh ketidakpastian
sepertinya renta segala doa pun pengharapan
Tanpa aba-aba malapetaka datang melanda
serupa pencuri merenggut harta benda
haruskah kita bertanya siapa kita
Malapetaka belum usai ada bencana tak terduga
Jakarta porak poranda rumah kita disana
Duh Gusti Pangeran Penguasa diatas Penguasa
berilah kami jalan untuk menyelamatkan jiwa
#Billymoonistanaku, Selasawage, Des 25-2018 = 17:27 wib
TAHUN BARU 2019
Karya MS Sang Muham
Memasuki gerbang kehidupan baru dunia
sejuta coba merajam sukma
sungguh aku lupa berdiri dimana
Setegar karang ku coba berdiri
goyah jua kapal oleng tergenangi
terombang ambing kini
Duh Gusti Pangeran welas asih
jagakan hati tetap putih
Kepada-Mu jua hati ku tujukan
agar raga tak menyimpang jalan
#Billymoonistanaku, Kamis, Jan 03-2019 = 21:41 wib
BERILAH PENCERAHAN
SETITIK CAHAYA
Karya MS Sang Muham
Diam menyusuri malam
seperti terkunci jalur kalam
membeku hati meradang nurani dalam kelam
Diam dalam remang-remang gelap
terbiarkan sekitarku udara menusuk kalap
hati terpenjara raga pun terlelap
Duh Gusti Penguasa di atas penguasa
berilah pencerahan setitik cahaya
Ketika segalanya meruncing dalam uji coba
sungguh aku terkapar dan tak berdaya
#Billymoonistanaku, Kamis, Jan 03-2019 = 21: 21 wib
KEMANA RISALAH AKAN KU BAWA
Karya bersama Nur Siha Mustofa
dan MS Sang Muham
Kemana risalah akan kubawa
jika deranya semakin menganga
ketika torehan tinta hampir sirna
tuk merangkai kata pada pelepah doa
Jauh sudah kaki menapaki jalan diri
tebing hati tandus bergetar hati nurani
bagaimana lagi merancang doa serupa nafiri
Oh semogalah tiada putus asa
selama hayat di kandung raga
Tuhan mengasihi semua hambaNya
Kepada-Mu Gusti Pangeran Maha Kasih
simpul doa terjulur memohonkan welas asih
#Belantaraibukota, Senin, Jan 28-2019 = 11:11 wib
KEIKHLASAN
Karya MS Sang Muham
Kemana kata mesti ku bawa
jika jalan lurus telah sirna
dan aku kesasar di jalan yang aku buka
Setelah pinta berbuku di batas permohonan
tinggal tersisi raga di tepi jalan
menanti tanpa harapan dalam kesepian
Begitulah kalimat tersurat
begitu juga niat tersirat
Ikhlaskan rasa sebagaimana layaknya
jangan sesalkan peristiwa sesuai cerita
#Billymoonistanaku, Senin, Jan 28-2019 = 06:36 wib
SEHARI UNTUK LIMA TAHUN BERIKUTNYA
Karya MS Sang Muham
Percuma merajam sukma bersengketa
cuma lantaran sehari memilih permata
lalu kita bersakwasangka selama-lamanya
Hati-hati memilih suara jiwa
sehari untuk derita lima tahun selanjutnya
apalagi uang panas cuma senilai segelas kopi saja
Teliti telisik lalu di pilih di balik bilik
keluar pagar kita kembali tertawa cekikik
Siapapun pemenang pastilah anak bangsa
mari dukung dengan bekerja nyata
#Billymoonistanaku, Minggu, Jan 27-2019 = 11:44 wib
MELALUI JALUR HATI
Karya MS Sang Muham
Seperti mengupas kacang lalu membuang kulitnya
kau campakkan rasa ke pembaringan asa
bahkan setelah segala sesuatunya tak berdaya
Sesungguhnya naif sekali
ketika getar jiwa mesti kufur di lidah api
dan kita masih saja bersengketa soal diri
Mari sekali lagi berjabat tangan
barangkali masih ada jalan
Sebelum semua pintu terkunci
kita berbelok melalui jalur hati
#Billymoonistanaku, Minggu, Jan 27-2019 = 11:11 wib
SIAPA KITA
Karya bersama Hendra Suryadi
dan MS Sang Muham
Bunga langka bunga raflesia
beda dengan bunga kamboja
orang sudah pulang tamasya
juragan baru pulang kerja
Untuk apa mengumpulkan perca
cuma penghapus setitik noda
buat apa merancang cerita
jika niscaya tak pernah ada
Mari menanam membenihkan harapan
semogalah tunas membatangkan impian
teruslah menyiangi ketidakpastian
barangkali suatu saat melahirkan kenikmatan
Bagianku menabur menanam keyakinan
tunas dan tumbuhnya seturut kehendak Tuhan
#Belantaraibukota, Sabtu, Jan 26-2019 = 11:51 wib
SILATURAHIM DALAM GERHANA
Karya MS Sang Muham
Meski langka berjumpa sua
namun adakalanya bersatu bahkan satu kata
ketika bianglala mencatat karya
silaturahim dalam gerhana
dan kita terkagum kagum pada nuasa
alangkah indah panorama
Begitulah Gusti Pangeran bersabda lewat nyata
selalu saja kita tercengang goyang kepala
bagi insan sadar atas kebesaran dan kuasa-Nya
Mari merangkai kata seturut kalimat hakikat
mengharap berkat hingga kiamat
niscaya insan selamat terima nikmat
#Billymoonistanaku, Sabtu, Jan 26-2019 = 09:39 wib
NASIB DAN TAKDIR
Karya MS Sang Muham
Mengapa terus saja merenungi malam
padahal hari telah meninggi waktu
melupakan temaram yang kelam
barangkali telah terpikat pada sejuta perayu
kenapa terus saja rasa terpendam
menanti kesia siaan bahkan sesuatu yang wagu
Cobalah menerima siklus atau setidaknya sebuah takdir
saat pagi merayu cahaya mentari bersinar
pertanda siang datang semangat pun hadir
Jika sang lelana berlalu tak harus di tangisi
pastikan sesuatu berlaku seturut hakiki
nasib dan takdir tak bisa di pungkiri
#Billymoonistanaku, Sabtu, Jan 26-2019 = 07:37 wib
KETIKA DI TITIK AKHIR
Karya bersama Balqis Putry Aprillia
dan MS Sang Muham
Hanya mampu berserah
ketika jiwa mulai berpasrah
lelah dalam satu perjalanan
di batas akhir sebuah kebersamaan
Kepada-Nya Sang Kholik
jiwa raga berbalik
Di sana ada kasunyatan
dari indahnya sebuah kebersamaan
meski semua harus di lepaskan
jiwa tenang dalam keabadian
Tenang jiwa dan raga
akhir dari segala galanya di dunia
tenang berpasrah seturut doa
di sisi-Nya yang Maha Segalanya
Kepada-Mu Gusti Pangeran Maha di atas Maha
tubuh jiwa dan roh datang dengan hampa
menanti keputusan adil tanpa syak wasangka
#Belantaraibukota, Jumat, Jan 25-2019 = 07:47 wib
P E N G U A S A
Karya bersama Balqis Putry Aprillia
dan MS Sang Muham
Penguasa
lupa jati diri siapa
teriakan lantang
suara hentakan menerjang
Nama semakin berkibar
lupa asal luas belukar
teriakan mencekik di ujung leher
lupa derajat ketika bertengger
Menghunus lidah setajam pisau
merebahkan rakyat serupa hutan bakau
nyawa di kibas rasa merantau
naluri musnah terlilit santau(guna guna)
Peradaban dunia meraja lela
hilang marwah tiada berharga
demi nafsu pangkat kuasa
kiblat lupa serakah di mana mana
Pulanglah tuan kepangkuan semesta
batas akhir tiap insan manusia
pengadilan menanti di sana
#Belantaraibukota, Jumat, Jan 25-2019 = 06:36 wib
DI BATAS RASA JIWA TERBEBAS
Karya bersama Balqis Putry Aprillia
dan MS Sang Muham
Ada kesabaran ketika hati mulai lelah
ada candu ridho itu karena-Mu
ada selayang pandang menjulang
ada keabadian pastinya di batas akhir
Di mana jiwa akan terbebas
saat rasa mulai terlepas
bebas terbang di awan
dalam keabadian di sisi TUHAN nan Penyayang.
Lepas bebas serupa embun
lesap mengangkasa ke dunia kesudahan
di jemput cahaya keabadian
Lalu bertemu pada suatu titik
tak ada lagi titik balik
berserah berharap pada yang Khalik
#Belantaraibukota, Jumat, Jan 25-2019 = 06:06 wib
TERASA LELAH
Karya bersama Balqis Putry Aprillia
dan MS Sang Muham
Terasa amat lelah
beban dan amanah
terpikul di jiwa
menindih raga
Semakin tak terduga
beban jiwa mencacah rasa
mengikat melilit sukma
Entah sampai kapan akan berujung
jika hati terus murung
hidup yang terkungkung
#Belantaraibukota, Kamis , Jan 24-2019 = 20:10 wib
SUARA DUNIA
Karya MS Sang Muham
Tak pernah puas bahkan semakin merasuk sukma
setelah selangkah ingin selebihnya
kemudian ingin semua
Tak pernah ada batas
ketika nafsu merangsek hingga tuntas
lupa diri lupa jiwa lupa hakekat manusia terbatas
Mengagungkan suara serupa mengangguk pada kuasa
sekedar melepaskan tenggorokan dari dahaga
Pada akhirnya akan kecewa
sebab hanyut di kancah dunia
#Billymoonistanaku, Kamis, Jan 24-2019 = 19:49 wib
PADA HATI YANG SEBENARNYA
Karya bersama Shahlyla Tawfiqa Aashirya
dan MS Sang Muham
Alangkah maya
semua sisi terbelah dua
lalu kemana lagi kita bertanya
jika tanya cuma soal basa basi belaka
menyempurnakan petaka di jiwa
Pada hati yang sebenarnya
Alangkah nyata
berbaring di sisi kegelapan bersama rasa
dimana kita bisa temukan jawab seadanya
Pada hati yang sebenarnya
#Belantaraibukota, Kamis, Jan 24-2019 = 10:30 wib
PANJI AKHIR
Karya bersama Fajriudin
dan MS Sang Muham
Jalan rupa kita berbeda
sama yakini baik
baikmu, indifidual apologis
baikku, mayoritas dan universal
Panji akhir rupamu, kemana..?
panji akhir rupaku, sama rupa kita semua, ibu pertiwi...
Begitulah kalimat telah tersurat
meluruskan niat demi hakikat
mencapai hasrat yang tak pernah tammat
Mari menata diri benahi pribadi
berbagi kasih melengkapi jalan diri
#Belantaribukota, Kamis, 24-2019 = 10:05 wib
SUARA SANUBARI
Karya MS Sang Muham
Begitu dekat
desah nafas tersendat berat
tarik ulur janji mengapa tak di ikat
Jalan tertatih menuju letih
sepertinya tak kuat beban terus menindih
kepada-Mu Gusti Pangeran aku merintih
Berapa lama lagi menanti
masih sanggubkah ku jangkau suara hati
Mampukanlah aku duh Gusti Pangeran
jalani kodrat laksanakan nasib insan kebanyakan
#Billymoonistanaku, Kamis, Jan 23-2019 = 08:08 wib
BERBALIK BERTUKAR RUPA
Karya MS Sang Muham
Cuma lantaran ku tak mampu memuaskan raga
kau berbalik bertukar rupa
menyelinap di jalan lurus di depan mata
Aku sudah katakan apa adanya
bahkan berikrar mengucap sumpah sepenuh jiwa
tetap saja kau berlalu enggan tinggalkan angkara
Untuk apa menumpuk jelaga datangnya dari durjana
jika bersabar jalan lurus pasti ada
Aku mesti bijak menatap dari sudut peran berbeda
kita memainkan adegan dengan peran tak serupa
#Billymoonistanaku, Rabu, Jan 23-2019 = 09:09 wib
KITA MEMANG BEDA
Karya MS Sang Muham
Jika aku menyebut nama
sebuah rentetan nostalgia terpapar di sana
jauh melegenda rasa terbawa ikut serta
Barangkali tak begitu denganmu
terlalu banyak wajah berderet catatan di buku
hingga samar rasa di hati yang beku
Lama kutimbang rasa akhirnya aku terjaga
kita memang beda meski tak harus bersengketa
Jika suatu saat bersua dalam kancah berbeda
ku harap kita masih bisa saling menyapa
#Billymoonistanaku, Rabu, Jan 23-2019 = 08:28 wib
ZAMAN KALABENDU
Karya MS Sang Muham
Mengatakan apa adanya berupa fakta langka
tak banyak yang berlapang dada terima
bahkan menampik serupa cemooh pun buruk sangka
Zaman tak berpihak lawan licik mensiasati
menjungkir balikkan segala informasi
tersingkir diri salah posisi malah jadi harakiri
Zaman kalabendu semua bertopeng penuh sandiwara
waspada dan hati-hati jangan ikut terbawa-bawa
Tetapkan hati teruslah berjaga-jaga
sang pembawa cahaya akan tiba
#Billymoonistanaku, Rabu, Jan 23-2019 = 06:46 wib
ASMARA PATAH
Karya MS Sang Muham
(Kudedikasikan buat sahabatku HN di Tangerang)
Segenggam harap tercecer sia-sia terbuang percuma
terbengkalai asmara patah di dera niscaya
bulir air mata mengalir di ujung netra
Suaraku menghiba tak sampai pada tempatnya
kering kerongkongan kelu lidahku meminta
pandainya tuan bersilat kata melakukan tipu daya
Kini hatiku beku terkurung rasa seribu duka
pasrah berserah raga tak berdaya
Maapkan kini aku harus pergi mencari diriku
namaku tak tertulis di buku hatimu
#Billymoonistanaku, Selasa, Jan 22-2019 = 20:30 wib
SIAPA MENABUR IA MENUAI
Karya MS Sang Muham
Kita boleh berencana
keputusan akhir Gusti Pangeran punya
tetaplah bersyukur sebab indah pada waktunya
Percaya saja pada sabda-Nya
tak mungkin ada durjana apalagi petaka
rancangan-Nya pasti damai sejahtera
Siapa menabur ia menuai
sebab akibat karma yang sesuai
Mari menyemai cinta kasih
lahir dari hati yang bersih
#Billymoonistanaku, Selasa, Jan 22-2019 = 18:18 wib
SEPENUH JIWA
Karya MS Sang Muham
Sepenuh jiwa segenap jiwa raga merangkai cita-cita
keputusan akhir menyerah pada kodrati manusia
#Puisiduabaris, Batavia, 01222019 = 10:10 wib
MENGEJAR BERKAT
Karya MS Sang Muham
Layak sebagai manusia
rentang hati kadang menciut
kini kembali tebar pesona
mengejar berkat memperoleh hikmat
#Puisiempatbaris, Batavia 01222019 = 10:01 wib
MARI PULANG
Karya MS Sang Muham
Mari pulang bersama tiupan angin senja
mesti beralih ke tata rupa
tak tertinggal walau langkah satu dua
Kita rangkai kembali angan tertera
meluruskan jalan bagi sesama
upahmu besar di syurga
Sesuai janji tersurat
kita mesti sepakat
Kita bersatu meski tidak satu
seiring sejalan di jalur kereta menuju nusantara baru
#Billymoonistanaku, Selasa, Jan 22-2019 = 09:39 wib
DALAM KEINDAHAN JIWA
Karya bersama Reni Kusumaningrum
dan MS Sang Muham
Angan terangkai laksana asa yang tertuang
takkan sia-sia jika jemari kan menggenggam
memeluknya dalam keindahan jiwa di serambi keiklasan
senyumi hari dengan penuh kepasrahan pada Sang Pelukis Jagat Raya
sukmapun kan tentram selamanya
Satu persatu kata ku rangkai dalam mantera
semoga magna terpapar dalam doa
wujud ketulusan keikhlasan dari sukma
Tetap utuh jiwa raga jalani kodrat manusia
bersama keteguhan hati merangkai kata
berharap hakikat menjelma
#Belantaraibukota, Selasa, Jan 22-2019 = 09:29 wib
JANJI TERUCAP
Karya MS Sang Muham
Mengenangmu dalam serumpun nostalgia
ada sendu merapat di dada
bersama nada pilu meremangkan salju di netra
Hingga kini aku masih belum juga bisa terjaga
masih kuingat janji terucap di antara canda
meski jalan kita beda itu masih tertera
Bersabarlah sejenak pasti peruntungan berpihak
setidaknya memberikan senyum meski sejenak
Ada saatnya menunaikan janji terucap
melanggengkan jiwa hingga mata tertutup
#Billymoonistanaku, Selasa, Jan 22-2019 = 08:58 wib
KESADARAN
Karya MS Sang Muham
Aku pun seringkali kesasar
menumpuk angan hayal yang buyar
dalam sia-sia yang pudar
Aku hanyut pada diam yang panjang
serupa anak kecil tak di beri kacang
hingga kutemukan diri dalam jiwa yang telanjang
Sekarang mari pulang
benahi jalan yang berlubang
Gusti Pangeran sungguh Welas Asih
kutemukan diri dalam jiwa yang bersih
#Billymoonistanaku, Selasa Jan 22-2019 = 07:27 wib
JIKA KITA MASIH SEHALUAN
Karya MS Sang Muham
Berhari hari ku merenung
menghitung segala resah lelah pun nestapa
sudah tak terkira air mata
membuat hati jadi mengambang
kini ada pencerahan semata
mengubah gelap jadi terang
Kutunggu jawaban sebuah kepastian
tak lagi janji menutupi keraguan
kasihanilah aku Gusti Pangeran
Jika kita masih sehaluan
tujuan kita menuju ke bulan
#Billymoonistanaku, Senin, Jan 21-2019 = 15:05 wib
MEMENDAM RASA
Karya MS Sang Muham
Lama memendam rasa
memuncak di ubun dunia
terombang ambing di samudra luas mayapada
gamang rasa
ke pincut tenggang rasa
terbakar asmara kelana
Kekasih betapa aku tak bisa lupa
terikat pada sumpah setia
hidup di penghujung senja
Dalam ragu yang betul betul kaku
aku berseru dan menyebut nama-Mu
#Billymoonistanaku, Senin, Jan 21-2019 = 08:58 wib
BUKU KEHIDUPAN
Karya MS Sang Muham
Sungguh aku melupa
hingga pagi menghadirkan nuansa
meninggalkan fatamorgana serta sejuta cerita lama
lalu tiba-tiba saja membekas fakta
berhamburan kata juga serumpun bunga
HBD tanpa pesta
Iya ini memang hari jadi
peneguhan atas diri dan juga pribadi
melintasi usia jalani kodrat insan hakiki
Salam bagimu Roh Jiwa Ragaku
Gusti Pangeran merangkumnya dalam Buku
#Billymoonistanaku, Senin, Jan 21-2019 = 07:27 wib
Kumpulan Puisi Genoveva Manohara - SATU HARI SAJA
SATU HARI SAJA
Rindu
Janganlah kau mengusikku
Satu hari saja
Biarlah kunikmati hari ini
Tanpa rindu padanya
Tanpa ingat senyumnya
Cinta
Pergilah sesaat saja
Hari ini aku libur mencintainya
Aku hanya ingin mencintai Tuhanku saja
Kekasih
Aku janji besuk
Akan merindukanmu dobel porsi
Akan mencintaimu lebih lagi
Gk, 20190101
(Genoveva Manohara)
DUKA
Dalam pelukan cahaya senja
Berselimutkan harum bau dupa
Kutermangu menjamah pusaramu
Yang terkasih
Rinduku menggelepar pada tanah rekah yang basah
Berhias kamboja
Bertudung jingga di batas cakrawala
Di lembah sunyi arakan bidadari menangis
Mencipta gerimis
Pun diriku bercucuran darah
Menahan resah terkenang akanmu
Yang terkasih
Masih sanggupkah aku terbang
Dengan sayap sebelah yang patah
Masih bisakah kugapai riangmu
Dalam bisuku tanpa adamu
Lalu masih berapa lama lagi duka ini setia menemaniku
Gk, 20181229
(Genoveva Manohara)
DESEMBER
Pada rintik hujanmu Desember
Kutitipkan sepotong hati
Yang penuh lubang rindu
Dengan luka lebam tergores nelangsa
Tanpa teriak kecewa dan tetesan air mata
Pada dinginmu Desember
Kupajangkan sebuah nama
Yang padanya kusulam cinta dengan benang sutra ungu
Kubingkai dengan rindu yang menggebu
Biar semua orang tahu
Padanya kutaruh seluruh hasratku
Pada senjamu Desember
Kutuliskan cerita nestapa
Tentang cinta yang terbagi
Tentang rindu yang tak terperi
Namun tetap memberi arti
Dan kusimpan abadi sampai akhir nanti
Gk, 20181228
(Genoveva Manohara)
KIDUNG RINDU
Aku menemukan bayangmu
Pada gelap malam yang berbalur sepi
Di antara riuh angin yang berbisik
Kidung rindu mengalun pilu
Menggema dari pelataran hati lembah sunyi
Dalam duduk diam kumerenda hati
Kusulam janji sambil menghitung hari
Berpuluh purnama kulewati sendiri
Kutabur mimpi pada semak rindu hati
Kekasih
Aku masih di sini bila engkau kembali
Gk, 20181226
(Genoveva Manohara)
AKU MENEMUKAN-MU
Akhirnya aku menemukan-Mu cinta
Dalam belantara luas pengembaraanku
Di laut lepas pelayaranku
Pada gunung gunung terjal pendakianku
Di lembah lembah sunyi pencarianku
Kutemukan cinta yang sederhana
Cinta yang sempurna
Cinta yang agung mulia
CintaMu padaku sungguh luar biasa
Hingga kulihat pelangi kasihMu
Nyata dalam hidupku
Gk, 20190102
(Genoveva Manohara)
AJARKAN PADAKU
Tuan
Ajarkan padaku tersenyum
Telah lama tersisih tawa dari bibirku
Aku terbiasa mengecap manisnya tuba
Sampai lidahku kelu bibirku kaku
Tuan
Ajarkan padaku tentang cinta
Sekian lama aku berjalan dalam lembah sunyi padang gersang seorang diri
Sampai aku lupa rasa dicintai
Lupa cara mencintai
Gk, 20190107
(Genoveva Manohara)
MELANGKAH BERSAMA
Nak, kemarilah duduk dekat Ibu
Lihatlah jalan di depan penuh tanjakan berliku
Kau tahu artinya
Di depan akan ada banyak cobaan dan hambatan
Tapi semua tak ada artinya bagiku
Selama kau masih bersamaku
Kaulah kubu benteng pertahananku
Untukmu badai kan kuterjang ombak kutantang
Tak ada aral yang sanggup melintang di jalanku
Nak, maafkan Ibu yang tak bisa menyediakan cinta yang sempurna
Cintaku cinta yang pincang
Cinta yang tak layak dikenang
Kaulah korban terbesar yang kupersembahkan diatas altar keegoisanku
Korban keegoisan Bapakmu juga orang orang dewasa disekitarmu
Nak, mari kugendong dalam hangat kasihku
Peluk erat Ibu
Kita melangkah bersama mewujudkan semua mimpimu
Lewat kokoh lengan Ibu raih angan yang kau bentangkan
Jangan biarkan tenggelam meski mentari lepas terbenam
Gk, 20190105
(Genoveva Manohara)
TUAN PEMILIK SENYUM REKAH
Tuan pemilik senyum rekah
Rinduku membuncah pada lengkung bibirmu
Yang mampu menghajar gundah
Aku memujamu sebagai manusia setengah Dewa
Pada diammu kutitipkan hitam putih kisah hidupku
Pada lembut tatapmu kulukis luka batinku
Tuan pemilik senyum rekah
Semalam kulihat rembulan tenggelam di matamu
Kuhanyut dalam cahaya magis senyummu
Sebegitu dekat aku padamu hingga mampu melihat kedalaman hatimu
Tuan yang selalu kurindu
Aku mencintaimu dalam bisu
Gk, 20190104
(Genoveva Manohara)
ATI LOLA
Saiki wis ambal warsa
Nanging ati iki isih tetep lola
Raga tanpa kanthi pepujaning ati
Tansyah nglangut ing sak dawane wengi
Ing pucuking angin
Ana suwara dumeling
Kapang kabuncang ati kumleyang
Aku samar nyawang mendung angendanu
Kaya kaya anggawa sasmita ala
Aku sumelang tresnaku nangsang ing pucuking awar awar
Mangka durung kober kawedar
Duh panguripan
Tega temen nyawang aku
Kang kekes lan njedindil
Awit ambrol tangisku
Dadi banjir bandang tanpa irama
Ngrubuhake payoning ati
Kendang sakehing kekuatanku
Duh Gusti
Welasana wak mami
Gk, 20190103
(Genoveva Manohara)
TELAH PERGI
Bumi berguncang pepat mengendap
Langit menggelegar tumpah air mata duka
Tiba tiba aku tergagap di kehampaan relung terdalam
Tak ada tempat berpijak
Terombang ambing aku dalam duka yang sangat
Berputar putar tanpa kendali tanpa arah
Telah pergi
Telah pergi seorang kekasih hati
Dari padang belantara sepiku
Dari lembah sunyi hatiku
Telah pergi
Telah pergi seorang kekasih hati
Membawa setumpuk kisah kasih
Juga menoreh luka di hati
Telah pergi
Telah pergi seorang kekasih hati
Gk, 20190117
(Genoveva Manohara)
SENYUMMU
Kuseduh kopi hitam di pagiku yang bisu
Kuaduk dalam puncak didih yang melelehkan kebekuan rindu
Kumenemukan senyummu di antara aroma kopi pagiku
Hangat pipiku karna senyum rekahmu
Senyummu menyeretku dalam ambigu
Penuh kenyataan yang ternyata hanya fatamorgana belaka
Antara ada dan tiada kuterima begitu nyata
Tanpa kecewa meski lara tercipta
Dalam diam tercipta cinta yang agung
Cinta penuh selubung
Kukemas rasaku dalam bait puisi bisu
Aku begitu puas boleh mencintai bayangmu
Aku menjaga hati dan rasaku hanya untukmu
Gk, 20190116
(Genoveva Manohara)
HUJAN RINDU
Hujan dan rindu
Adalah kolaborasi yang menikam jiwa
Mencipta gerimis di mata
Tapi kemarau panjang menjelma di hati
Meranggas sukmaku tanpa hadirmu
Nda
Sampai kapan kau berdiam diri
Sedang hujan rindu selalu membanjiri
Menenggelamkanku dalam kubang sunyi
Sampai kapan kuharus menunggu
Kutup hati untuk menyatu
Nda
Pada rintik hujan kali ini
Kutitipkan rindu untukmu
Kusulam harapku tanpa malu
Bila hujan reda nanti
Kau datang menghampiri
Gk, 20190114
(Genoveva Manohara)
Kamis, 13 Desember 2018
Kumpulan Puisi Idrus Jungkat - KORUPTOR
KORUPTOR
" Idrus Jungkat"
Bola api menghantam hati
Mata menganga di depan jeruji
Pendosa tersenyum menyambut pagi.
Ah!
Percuma.
Negeri ini milik Raksasa
Orang lapar dianggap maling
Pembunuh katanya sinting
Kuli negara gila jabatan
Kuli tinta tak punya koran
Menjilat pantat si bangsat
Agar di pundak bertengger pangkat.
Pada akhirnya kualat.
Di balik jeruji dia tersenyum
Seperti Anjing mendapat daging
Andai aku Raja
Kupancung depan Buaya
#tok_dalang
19-9-2018
AL-BADRUN
"Idrus Jungkat '
Bersandar ditemani ribuan fikir dan zikir,
antara jiwa-jiwa pasrah
Mega mengintip di lubang jendela
Melambai dengan tangan putihnya
"Sampaikan salamku pada Muhammad kekasih Tuhan"
Hari ini ribuan tahun lalu,
tangisan pertamanya menggetarkan dunia
Hari ini ,di atas Singa terbang
Aku ucapkan
" Selamat Ulang Tahun Rasul pilihan"
Lion 737 JT 0712 5B
20 November 2018
10:15 WIB
Kumpulan Puisi Ahmad Effendi Sibarani - TAK PUNYA OTAK TAK PUNYA HATI
Puisi untuk Keluhan Masyarakatku :
## PUISI SULITNYA AIR ##
oleh : Ahmad Effendi SIBARANI
Ku langkah kaki ku menapaki tanah.Menyisir batu tajam yang menghiasi bumiku.
Sesekali aku berkumpul dengan masyarakat
Bersama pelanggan yang membakar kesusahanku.
Disepanjang jalan aku disapa dengan kemunafikan.
Langkah-langkahku seirama dengan penghianatan yang mereka tawarkan.
Aku tak mampu mengambil sebuah keputusan.
Aku merintih, mengeluh tapi tak lagi diperdulikan.
Kadang Aku menangis tapi tak lagi diperhatikan.
Bahkan teriakanku yang hampir memutuskan pita suaraku tak lagi didengarkan oleh mereka.
Aku yang katanya bersaudara dengan mereka.
Tapi kesakitanku, kesakitan para pelanggan menjadi hiburan bagi keangkuhan mereka.
Aku yang katanya bagian dari mereka, tapi harapanku di pupus oleh mereka.
Negeri yang katanya serpihan syurga serta Banyaknya AIR dimana mana.
Tapi mereka mematahkan sayap-sayap malaikatnya.
Negeri yang katanya merdeka, Tanah dan Air jadi andalan, tapi mereka tak perduli terhadap sesamanya.
Serpihan syurga yang hanya menawarkan derita dan air mata.
## Hidup Penuh Kepalsuan ##
Jangan Menyerah Meskipun Hidup Ini Susah kawan
Buktikan bahwa Kita Mampu Melawan Dunia.
Buktikan Bahwa Dunia Salah Memilih Lawan Mainannya.
Jadilah Dirimu Sendiri kawan Jangan Jadi Orang Lain
Lebih Baik Menjadi Versi Pertama Dirimu Sendiri Dari pada Versi Kedua milik Orang Lain.
Aku Akan Tetap Menjadi Diriku Sendiri. Camkan Itu kawan.
Aku Akan Kuat. Aku Akan Sanggup, sebab Ibuku Melahirkan Seorang Pejuang Bukan Seorang Pecundang.
Puisi :
## TAK PUNYA OTAK TAK PUNYA HATI ##
Oleh : Ahmad Effendi Sibarani
Samar-samar suara orang bergunjing
Menggunjingi tetangga seolah-olah dia lah yang alim dan bersihnya
Mereka tak sadar sedang makan bangkai, bangkai saudaranya sendiri. bau amisnya yang tersebar di rumah tetangga sekitar
Mereka sendiri tidak punya hati dan otak. Berkumpul dan ngobrol seolah-olah tak bersalah.
Mungkin tak punya hati dan tak punya otak
Mereka masih bersama, tapi sering berbeda pendapat.
Otak tak punya hati, dan hati tak punya otak
Hati beranggapan kalau otak begitu kejam
Dan, otak sendiri menganggap kalau hati itu begitu dungu.
Mereka berkontemplasi, dan berkompetisi
Menguasai hak hak orang lain tanpa mau peduli.
Jangan kamu anggap kamu yang memiliki.
Tanah air bumi pertiwi.
Ingat lah suatu hari nanti kau juga akan mati.
Semua akan kembali, Otak tidak lagi berfungsi, penyakit hati masih tetap terpatri.
Otak mencekikmu agar membinasakan, mengalihkan pikiran
Tapi hati terus mengucurkan sayang, mengalirkan pengampunan.
# Jangan Miskinkan Kami #
Bukan keinginan kami untuk hidup miskin
bukan juga taqdir menjadikan kami miskin
Dan bukan Tuhan yang memiskin
Kami miskin
karena orang tua kami miskin
orang tua kami miskin karena
orang tua orang tua kami juga miskin
Sekolah
Kami tak sempat
biaya selangit tak mampu kami pikul
beban kami terlalu berat
Orang tua kami harus kami hidupi
bukannya menghidupi kami.
Kami miskin
karena bodoh dan
dibodohi para tukang pembodoh
Pembodoh itu
berkuasa. Pembodoh itu
memperkaya dirinya. Pembodoh itu
tidak memikirkan kita. Memikirkan
keluarganya, kerabat dan kroni- kroninya Pembodoh itu kehilangan
pikirannya.
Kami lahir di tanah surga
tanah digali ada emas surgawi
tambang ada di mana-mana dari minyak bumi, batubara, perak tembaga ada di mana mana
Kemana uang kami
Mengapa tanah kami di kuras orang lain
Mana pemimpin kami
Mana janjimu
Mana kesempatan kami.
"Aku Ingin Menjadi Anggota Legislatif Penghianat"
Oleh : Ahmad Effendi Sibarani
Aku ingin menjadi Anggota Legislatif, DPR kata orang namanya.
yang diutus nafsu yang menggebu-gebu kepadamu
Aku Tak peduli apa katamu
Kursi adalah targetku
Kursi tetap bisa kubeli
Aku tak bisa bersalah
Karena aku adalah kesalahan.
Aku berhak menyakitimu, mencacimu, menghianatimu
Dan bahkan mengadu-dombamu.
Kebenaran ada di kakiku
Kejujuran telah kutinggalkan saat kursi ini tlah kudapatkan.
Kesopanan telah kutinggalkan dibawah tempat tidurku
Dan keuangan tetap memilihku serta mengusungku supaya diduduk di DPR.
## NASIB DIRI ##
Oleh : AE. Sibarani
Hidupku
Terlalu Monoton
Tapi Terpaksa Kujalani
Hidup Monoton Tanpa Arti Ini
Semua Tempat Terasa Sepi Dan Menyesakkan.
Tak Ada Inovasi . . .
Hanya Rutinitas Sehari-hari Yang Membosankanya Setengah Mati.
Mungkin Inilah Hidupku . . .
Membosankan Seperti Upacara Bendera Hari Senin
Terlalu Sunyi Seperti Opera Van Java..
Akhhhh....Opera Van Java Selalu Diakhiri Dengan Riuh Tepuk Tangan para Penonton
Sedangkan Hidupku . . .??
Aku Ingin Sedikit Inovasi, Kreasi bahkan Motivasi.
Aku Ingin Menjadi Rambo
Melawan Tentara Sekompi Penuh Tapi Tidak Mati
Aku Ingin Seperti James Bond !
Berkharisma Tinggi Dan Dikelilingi Para Wanita Seksi.
Aku Benci Diriku Sendiri. Aku Benci Hidupku Sendiri.
Aku Benci Teman, Kawan dan Sahabat Yang Tertawa Mendengarkan Lelucon dan Puisiku ini Dariku Padahal Aku Tau Pokoknya Nggak Lucu.
#bang_toyyib_lagi_kesal
Puisi :
### BENCANA DI NEGERIKU ###
Pohon beterbangan air laut pun tumpah
Bak air yang di tumpahkan
Karena….
Kemarahan sang pencipta.
Semua orang berlari
Berlari tanpa melihat ke belakang
Tak perduli dengan orang yang mereka cintai.
Hanya tangisan yang ada
Tanpa ada perubahan
Bukan hanya letusan gunung merapi atau tsunami.
Banyak bencana sekarang yg terjadi
Aku hanya bisa melihat, terpaku dan terdiam serta berdoa.
Mungkin Laut lagi marah ...
Mungkin juga Gunung lagi gelisah...
Negara Indonesia pun resah...
Kami mohon padamu Tuhan
Jangan lah ini terjadi lagi ..
Segala cobaan kau berikan
Dengan sekuat hati menerima kenyataan
Kami hanya manusia biasa
Dan tak luput dari dosa
Berilah kami kedamaian
Langkah demi langkah hati ini bergetar
Apakah ini teguran yang kuasa ??
Teguran yang tidak bisa ditawar..
Semoga perjuangan hidup ini tidak sia-sia.
#tsunami_atau_airpasang
Syair Menengah Malam :
## INDAHNYA KEBERSAMAAN ##
Oleh : Ahmad Effendi Sibarani
Knpi adalah wadah para pemuda.
Ada pria,ada wanita dan mungkin ada juga waria
Etnis pun yang berbeda juga lain agama
kita tidak pernah membeda beda
dibawah satu atap Knpi tercinta.
Angota ada yang ganteng ada yang jelek
Ada yang hidungnya mancung juga ada yang pesek,ada yang tinggi gaek,juga ada yang pendek.semuanya baek-baek
Ada anggotanya gadis-gadis cantik
ada juga yang tidak cantik tapi menarik
ada anggotanya yang putih manis
ada juga anggotanya hitam manis
katagori necis-necis
kami bukan sekedar sebagai organisasi
untuk menuangkan ambisi ambisi
atau tempat menuangkan inspirasi
untuk meneruskan dari generasi ke generasi bukti nyata telah lahir dari angkatan Generasi ke generasi ada yang jadi karyawan, usahawan, rekanan, relawan, wartawan, pegawaian, Dewan
dan ada juga yang jadi penganguran belum dapat lapangan pekerjaan. yang jadi tokoh agamawan, sastrawan/budayawan dan dermawan, jadi seniman maupun yang jadi tokoh politik-politikan.
Kami knpi bukan saja mencoba mengganyang para pemakai barang haram
tapi kami juga anti drug dan narkoba
semua itu bukan janji semata
kami anti tawuran seperti mereka yang melakukan demi membela suatu suku ras agama main pukul pukulan.
katanya demi suatu komunitas kami rela berkorban.
kami knpi yang tidak suka ngotot demi suatu yang tak bermanfaat adu otot sehingga saling berlaga otot.
Bukan rugi di organisasi knpi tapi rugi di wajah yang kena pletat pletot.
Kami knpi bukan bicara tentang mimpi-mimpi atau kami bicara hanya janji-janji
kami bicara juga demi masa depan nanti
di tubuh knpi ada semboyan kami bangga jadi pemuda dan betapa indahnya kebersamaan kami.
Ketika dari generasi ke genarsi berikutnya
kami tidak lupa awalnya dari mana.
ketika kami sudah jadi orang kaya di dunia
kami tidak lupa balainya.
Kini generasi awal mulai sepuh
banyak yang sudah luluh mengikuti putaran dunia yang sudah rapuh.
## BER - HMI ATAU BER - KNPI ##
Dulu aku kuliah hanya sekedar menuntut ilmu.
Dulu pengalaman hanya sebatas kuliahku.
Tak ada tempat untuk aku banggakan jati diri ini.
Tak ada tempat untuk berlabuh ekspresi.
Bakat hanya sekedar imajinasi
Inspirasi hanya sekedar halusinasi
Sekarang di organisasi aku mengenal jati diri
Pengalaman ku dapatkan tak terbatasi
Kantor dan Sekretariat menjadi tempat mengenal hal baru.
Tempat dimana aku mendewasakan diri.
Banyak sahabat, teman dan kawanku dapat diorganisasi.
Impian yang dulu terpendam
Tidak lagi menjadi angan-angan belaka
Bahkan saat kesepian menghampiri.
Timbul keinginan untuk mencurahkan ide dan isi hati dari sanubari.
Kantor dan Sekretariat menjadi tempat singgasana.
Organisasi HMI dan KNPI lah menjadi rumah keduaku….
*** selamat Munas KNPI Pusat ***
**** selamat sukses Rakerda Knpi ****
Puisi
## ENTAHLAH ORGANISASI ##
Kudaki Puncak yang menjulang tinggi,
Ku lalui bersama para pendaki laki-laki,
Sepanjang perjalanan kawan-kawan saling bernyanyi, terkadang capek datang menghantam jiwa kita duduk menepi.
Dan menyendiri sambil menikmati hangatnya Kopi di sebuah lobi.
Langit menunjukkan Gelap Gulita,
Tenda biru pun berdiri kian tegak gagah perkasa.
Tetesan air hujan tak kunjung reda, dinginpun datang melanda.
Sunyinya malam, pelukan kawan, merangkul Syahdu dalam kehangatan..
Engkaulah, wahai pencipta ide yang menjadi saksi bisu kebersamaan dan keakraban dalam sebuah kesunyian.
PUISI :
## SUAP MENYUAP ##
Suap - Menyuap sambil suap-suapan.
Seperti anak sama ibunya aja. Atau seperti pacar sama kekasihnya.
Kami adalah orang nggak punya, kami juga orangnya tidak kaya.
Tetapi Kami punya hati,
Juga harga diri.
Orang kaya banyak tingkahnya.
Orang kaya banyak mau nya.
Kata orang, negeri kita negeri hukum.
Yang besar salah pura-pura tak tau.
Yang kecil salah cepat-cepat di hukum,sakitnya minta ampun.
Rezki rakyat kau ambil.
Kamu suap orang-orang sipil.
Kami ambilkan sepenggal upil.
Lewat mulut supaya kamu mikir.
Wahai pejabat dasar keparat.
Rezeki rakyat Jangan disunnat bahkan...
Kau simpan rapat-rapat.
Rabu, 05 Desember 2018
Kumpulan Puisi MS Sang Muham - KESADARAN
PANTANG MENYERAH
Karya MS Sang Muham
Aku tak akan menyerah
meski peluh dan darah memerah
sebab ku tau tujuan perjalanan dan tetap berserah
Apalah arti pengorbanan sejengkal kepanikan
ketakutan akan hari esok penuh pertanyaan
hari ini atau esok cuma memenuhi impian
Menyikapi harga diri cuma sebatas menanti
kembali kepada jati diri dengarkan kata hati
Mari belajar sabar setia dan jujur
agar kita tidak kufur
#Billymoonistanaku, Selasapon, Des 04-2018 = 07:07 wib
TABIR SYAK WASANGKA
Karya MS Sang Muham
Entah apalah sebabnya
segala sesuatunya menjadi tertunda
bias angkasa rupa manusia jadi syak wasangka
Keputusan bukan di tangan manusia
terpulang kepada Dia yang Maha Bijaksana
meski semua sudah nyata tetap tak bisa di buka
Tak ada upaya lain selebihnya berdoa
agar tabir tersingkap terkabul cita-cita
Mari menyabarkan diri sembari menengadahkan muka
semoga segera terbuka kita merdeka
#Billymoonistanaku, Selasapon, Des 04-2018 = 06:46 wib
MENGEJAR HARUM SEJATI
Karya MS Sang Muham
Perjalanan ini melelahkan
apalagi tak memahami arti kesetiaan
berbanding terbalik dengan kebutuhan
Merancang tiap kata semuskil menata jalan cerita
tak banyak yang membuka mata
sebab mengejar keperluan semata
Apa yang membuat kita kecewa
jika sesungguhnya Tuhan belum meridhoinya
Mari berserah pasrah berpengharapan
yakinkan diri hingga tercapai tujuan
#Billymoonistanaku, Seninpahing, Des 03-2018 = 07:27 wib
KESADARAN
Karya MS Sang Muham
Kita tak pernah tau
kapan jiwa merambati kalbu
sebab tiba-tiba saja segalanya telah berlalu
Terlambat untuk menyadari
bahkan untuk memahami suratan Illahi
sebab kita sibuk menata diri melupakan kodrat insani
Cobalah sesekali menghitung perjalanan pribadi
memunguti rerimbunan rumput yang lupa kita siangi
Akan menjadi lebih bijak
jika kita sadar berpijak
#Billymoonistanaku, Seninpahing, Des 03-2018 = 06:16 wib
NAFIRIMU
Karya MS Sang Muham
Duh Gusti Pangeran Welas Asih
hati larut dalam pahit nan pedih
limbung dalam arus gelombang tanpa kasih
Patah-patah jiwa tergilas rasa
berseberangan bahkan jauh berbeda
menatap sayu kehidupan penuh nuansa
Nafiri-Mu memanggil lirih
sungguh raga tertatih-tatih
Bagi-Mu ya bagi-Mu semua terpulang
berharap selasih pengobat lara kering
#Billymoonistanaku, Minggulegi, Des 02-2018 = 08:28 wib
BAHKAN KITA
Karya MS Sang Muham
Bahkan kita tak bisa mengakhiri
kata terucap kalimat berdiri
menutup semua yang terjadi
Bahkan kita tak sanggub menyudahi
langkah kaki terlanjur harakiri
matilah aku ini
Masih bisa kah seutas tali
menyambung alur silaturahmi
Dari sini aku cuma bisa mengucap janji
semoga hak dan kewajiban terpenuhi
#Billymoonistanaku, Minggulegi, Des 02-2018 =07:27 wib
DULUAN TIBA
Karya MS Sang Muham
Kita sesungguhnya sama
tapi aku duluan tiba
longgarlah kesempatanku membaca berita
Jika kau punya cita-cita aku juga punya
jika kau ada kepentingan aku sama
jika kau sarat kebutuhan aku pun serupa
Ketika nafsu menggelandang merangsek jiwa
aku berdiri saja tanpa merubah raut muka
Jujur sabar dan ikhlas itulah petuah ku terima
berserah berpengharapan seturut Sabda-Nya
#Billymoonistanaku, Sabtukliwon, Des 01-2018 = 08:38 wib
PEMBUKTIAN
Karya MS Sang Muham
Pembuktian itu perlu
memanjangkan pengharapan dan lagu
memberikan setitik cahaya biru
Berkemas menyongsong cahaya
mengesampingkan tiap kalimat tanya
bertekun dengan setia
Tiap-tiap orang punya ukuran
seturut kebutuhan mencapai keinginan
Pada akhirnya akan mencapai puncak
setelah berlayar memecah ombak
#Billymoonistanaku, Sabtukliwon, Des 01-2018 = 08:18 wib
SEBUAH KEPASTIAN
Karya MS Sang Muham
Jika hari ini mendung aku takkan kecewa
Esok mentari pasti datang menyapa
#Puisiduabaris, Batavia 12132018.--
AKU YANG FANA
Karya MS Sang Muham
Aku yang fana tak seputih melati
terselip khilaf bahkan salah arti
semua menghiasi perjalanan hakiki
Jika kemudian berhamburan kata kata
karena raga masih menjejak dunia
tak pupus dari rasa putus asa
Lihatlah sekeliling dengan mata bathin
betapa lurus cita cita memurnikan perasaan
Selingkup kalimat jawab atas semua tanya
mari bertafekur bertanya pada jiwa
#Billymoonistanaku, Kamispahing, Des 13-2018 = 11:21 wib
PASRAH BERSERAH
Karya MS Sang Muham
Aku pun tak tahu
mengapa jalan berputar dan terus menyiku
sedangkan lara nestapa semakin membatu
Aku tak sanggub curiga apalagi marah
sebab rasa karsa dan asa pasrah berserah
waktu yang belum tepat agar tak salah
Begitulah insan tentu tak sepakem leluhur
tangis dan air mata masih kerap melebur
Tak ada jalan lain kecuali memohon restu-Mu
terbukalah kunci berilah materi seturut kehendak-Mu
#Billymoonistanaku, Kamispahing, Des 13-2018 = 11:01 wib
ULANG TAHUN
Karya MS Sang Muham
( Kado ulang tahun buat adikku Grace di Medan )
Hari ini
sekian warsa melintasi diri
datanglah dewi se harum melati
Hidup dan kehidupan menawarkan problema
rangkaian peristiwa meluluhlantakkan jiwa
akhirnya diri nestapa tertinggal di muka
Ya Tuhanku
kepada-Mu kuberserah berpengharapan tentu
Ya Tuhanku
mampu layakkan hamba jalani takdir suratan-Mu
#Billymoonistanaku, Selasakliwon, Des 11-2018 = 07:27 wib
SUARA JIWA
Karya MS Sang Muham
( Kudedikasikan buat sahabatku Muliana Pinem )
Sesungguhnya maya melingkupi rupa
berbalut canda tawa ceria
ku simpan nestapa sebagai rahasia
Begitulah kehidupan dalam hakekat
tak henti mengucap syukur atas segala berkat
menata hati meski terasa berat
Tak mudah mengayuh bahtera sebatang kara
tapi segala cinta teriring mewujud dalam nyata
Ku seka duka hingga terlihat bahagia
terpapar senyum meluruskan nurani tetap mulia
#Billymoonistanaku, Sabtupahing, Des 08-2018 = 09:29 wib
PERDEBATAN TANPA BATAS
Karya MS Sang Muham
Perdebatan tanpa batas
tak kan membilas
karena kita mencari puas
Sesungguhnya belumlah tuntas
ketika tilik sandi tak bisa di kupas
semoga hati lebih luas
Berhenti, mari menatap ke dalam nurani
masih adakah kusut tertera di hati
Mengapa janji masih terus berganti hari
karena kita mengejar materi
#Billymoonistanaku, Sabtupahing, Des 08-2018 = 08:08 wib
KALIMAT SEMPURNA
Karya MS Sang Muham
Ku bisikkan kalimat sempurna
ke telinga alam semesta
percaya saja segalanya akan membentuk formula
Berulang ulang menjadikan jamak kalimat tanya
hingga menjelma jadi prosa
menyuarakan nurani sesungguhnya
Begitulah barangkali hidup dalam kehidupan
pencarian kita melupakan upaya terpaparkan
Semogalah berkat jadi hikmat
bukti atas syafaat
#Billymoonistanaku, Sabtupahing, Des 08-2018 = 07:57 wib
KETIADAAN FANA
Karya MS Sang Muham
Ada kalanya semua terasa hampa
ketiadaan yang fana
bertahta di dada
Ketika nestapa melanda
jiwa raga kehilangan cerita
melunturkan semua rencana
Bersabarlah menghitung rambut di kepala
serupa itu berkat kita terima
Serupa pasir menghampar di tepian samudra
tak terkira berkat menanti kita di sana
#Billymoonistanaku, Sabtupahing, Des 08-2018 = 07:17 wib
BERSIKUKUH RAPUH
Karya MS Sang Muham
Kita bersikukuh teguh
semburat mentari tetap utuh
sebab belum satu orang pun memberikan petuah
Kalau saja kita mau terus terang
tak perduli ada atau tidak bintang
niscaya tetap percaya segalanya akan terbentang
Cuma lantaran ketakutan yang teramat gamang
kita gadaikan keyakinan dalam bimbang
Mari tetap berpegang pada takdir
sebelum semua ini berakhir
#Billymoonistanaku, Rabuwage, Des 05-2018 = 13:33 wib
TEMPAYAN NASIB KELUARGA
Karya MS Sang Muham
Bagian dari perjalanan
membagi-bagikan tikar pandan
menempuh beribu-ribu kilometer titian
Malam ini kita buka tempayan nasib keluarga
berharap semoga impian ada di sana
bekal buat menyeberangkan sekelompok raga
Tawar menawar mematangkan semua rencana
tak perlu mengejar sebab dia akan menjelma
Bidukku merapat ke dermaga raya
sekolahku tammat meski baru tingkat pemula
#Billymoonistanaku, Minggupahing, Des 23-2018 = 19:49 wib
KITA TELAH SAMPAI
Karya MS Sang Muham
Jika sampai pada batas tuju
sebatas pikir terus melaju
tentu ada ujung tertentu
Jika bersabar hingga tuntas
tak mungkin terbiarkan lepas
bagimu tersedia air segelas
Meski mustahil di ujung kata
percaya saja semua pasti nyata
Sekarang tiba waktunya
bergegaslah menyongsong bahagia
#Billymoonistanaku, Minggupahing, Des 23-2018 = 13:03 wib
MENJEMPUT BERKAT
Karya MS Sang Muham
Menjemput berkat
begitu sulit dan berat
bahkan sering nyerempet maut serupa kiamat
Tinggal bagaimana meraut jiwa
terus bertahan atau menyerah saja
percaya tak percaya pada suratan tangan sesungguhnya
Ibarat berenang telah sampai di tengah arena
mundur atau maju sama saja di perlukan upaya
Tujuan kita adalah puncak hakekat senyatanya
jangan turun di jalan membuang tenaga percuma
#Billymoonistanaku, Minggupahing, Des 23-2018 = 10:50 wib
SENGKETA MEREMUKKAN KEBENARAN
Karya bersama Balqis Putry Aprillia
dan MS Sang Muham
Bagai dua arah berlawanan
semua tak ada yang menghiraukan
saling hantam dalam hujatan
sengketa merejam penuh keegoan.
Adakah benar tiada ber arti
hingga sengketa timbul sana sini
kata menyeruak tiada guna
bila sengketa sudah angkat bicara
Yang ada hanyalah rejam
meremukan arah kebenaran
sengketa menguasai pikiran
hancur luluh dalam amukan.
Sengketa cuma memuaskan ego dalam jiwa
lebih bijak jika kita semeja bersama
Hentilah sejenak di halte kebersamaan
mari menyamakan langkah meski tak setujuan
#Belantaraibukota, Sabtulegi, Des 22-2018 = 07:07 wib
RINDUKU PADA EMAK
Karya MS Sang Muham
Emak,
begitu jauh lirih dan sepoi sepoi hilang
jalan panjang yang kita lalui berbatas kenang
Emak,
Tak cukup kata tak cukup tinta buat melukis rasa
betapa rindu terpenjara jiwa tiap kali terkenang nostalgia
Sembari kukatupkan tangan menggumpal doa
berilah pencerahan bagi jiwa emak tercinta
Kepada-Mu Gusti Pangeran Maha Kasih
pengharapan bermuara lahirkan tali asih
#Billymoonistanaku, Sabtulegi, Des22-2018 = 06:46 wib
MASIH ADAKAH KERAGUAN
Karya MS Sang Muham
Sudah kutukar siang dengan air mata
sebab waktu lelayu telah purna
kini mengumpulkan semangat tersisa
Betapa banyak yang bisa kita lakukan
meski waktu membentangkan keterbatasan
pungutlah yang bisa di kendalikan
Masih adakah keraguan
jika hati menghidangkan kejujuran
Jangan dengarkan kata atau bisikan
hanya menambah lara nestapa berujung kegagalan
#Billymoonistanaku, Jumatkliwon, Des 21-2018 = 14:00 wib
JAUH AKU HANYUT
Karya MS Sang Muham
Jauh aku hanyut
terombang ambing dalam kalut
hingga ku henti dan tutup mulut
Geram sakit hati bahkan tergores kini
perih menyusup kerelung hati
mengapa tak jua kau perduli
Meski begitu tetap ku jalani
kodrat diri tak mungkin ku pungkiri
Kepada-Mu ku berserah pasrah berpengharapan
semogalah terkabul niat terpenuhi impian
#Billymoonistanaku, Jumatkliwon, Des 21-2018 = 06:36 wib
INDAH BERSAMAMU
Karya bersama Balqis Putry Aprillia
dan MS Sang Muham
Indah bagai menghitung hari
lembar perlembar kulalui
tiba di batas penghujung
semua harus di larung
Dengan hadirnya hari baru
semoga indah bersamamu
merenda hari berganti
hingga batas usia ini
Sepenuh hati aku bertekat
sembari berdoa aku bermunajat
agar tekabul harapan dan niat
Melintasi waktu bersamamu
merangkai cinta penuh madu
#Belantaraibukota, Jumatkliwon, Des 21-2018 = 06:06 wib
SUARA JIWA TERDALAM
Karya MS Sang Muham
Malam ini diam diam
ingin kurayu angin malam
untuk tempat curhat tentang hitam teramat hitam
Sudah begitu lama ku pendam
suara jiwa yang terdalam
mengguncang dada tak bisa ku redam
Maafkan aku tak bisa lagi bertahan
tetap dalam kalut yang tertekan
Semoga esok lebih menjanjikan
melanjutkan hidup dan kehidupan
#Billymoonistanaku, Kamiswage, Des 20-2018 = 21:11 wib
MUNGKINKAH
Karya MS Sang Muham
Mungkin ini cuma pendapat
keterpurukan yang teramat pekat
terus menerus tak jeda dan melekat
Bukan berarti melupakan catatan
tapi mungkin serupa keteledoran
hingga pungkas akhir tahun
Lazimnya manusia punya rencana
rupanya tak serupa bahasa kita
Kalender akan berganti pasti
semua kembali kepada kodrati
#Billymoonistanaku, Kamiswage, Des 20-2018 = 20:50 wib
SEBELUM TERLAMBAT
Karya MS Sang Muham
Jauh melangkah melewati bencana
tersasar di pelataran rasa
lalu diam dan tak bersuara
Dalam diam yang tak berujung
terus berdebat dengan tiap gaung
tak ada kalimat yang pantas di sanjung
Begitulah barangkali sengketa
takkan pernah temukan bahasa bersama
Maka segeralah mencari hikmat
sebelum semua menjadi terlambat
#Billymoonistanaku, Kamiswage, Des 20-2018 = 20:20 wib
AKHIR CERITA
Karya MS Sang Muham
Begitulah kawan
cerita memang tak pernah kehabisan obrolan
manakala hati di penuhi kecurigaan
Kau pasti akan menjatuhkan kata
sengaja atau tidak itu biasa
kodrat insan pintar bersandiwara
Aku tidak akan berkomentar
salah benar bukan akhir yang ku kejar
Akan tiba waktu bercerita
lewat tangan yang berkarya
#Billymoonistanaku, Selasapahing, Des 18-2018 = 21:51 wib
PELATARAN RINDU
Karya MS Sang Muham
Ketika senja menyapaku di pelataran rindu
aku teringat kata perpisahan pilu
hati hanyut terbawa sendu
nostalgia itu jadi tugu
#Puisiempatbaris, Batavia, 12182018.--
PASTI BISA MENYATU
Karya bersama Balqis Putry Aprillia
dan MS Sang Muham
Dan kelak setelah tiba waktu tertentu
selewat jalan di persimpangan itu
pasti bisa menyatu
karena temu sudah menunggu
Penantian itu jadi harapan
tak kan terpatahkan
yakinku teguh dalam genggaman
Sembari menengadahkan tangan berserah
terkabul doa seturut kodrat jiwa yang pasrah
#Belantaraibukota, Selasapahing, Des 18-2018 = 21:21 wib
MEMUTIHKAN HATI
Karya bersama Balqis Putry Aprillia
dan MS Sang Muham
Jangan ada cerca
biarkan terang bercahaya
bagai padang nan asri
tanpa ada jalan berduri
Teruslah berharap akan rasa
agar hati jadi akrab terbiasa
menanti dengan sukacita penuh sukaria
Hilangkan semua gelisah gundah gulana
membulatkan tekad dan terus mengasah asa
niscaya tiba pada penutup tergapainya cita cita
#Belantaraibukota, Selasapahing, Des 18-2018 = 12:32 wib
DERETAN UJI
Karya bersama Nur Siha Mustofa
dan MS Sang Muham
Sedari mula harus disadari
meniti kala adalah deretan uji
entah menang atau kalah dan menepi
setelah ikhtiar sampai batas tertinggi
dan lirih doa bergema di hati
pasrahkan pada kasih sayang Ilahi Rabbi
Duh Gusti Pangeran Sumber segala Sumber
setelah kufur hati kembali bergetar
ridho-Mu tetaplah membuat segar
Mari merancang cinta dan kasih sayang bagi sesama
sembari berbagi dan menaburkan benih penuh suka
#Belantaraibukota, Seninlegi, Des 17-2018 = 21:51 wib
PADANG AKAN LAPANG
Karya MS Sang Muham
Betapa runtuh hati
batas-batas ngambang di puncak mimpi
apakah aku mesti tidur kembali
Barangkali lebih baik tak usah bertanya
pasrah berserah pada sabda
agar tak konflik bathin patah asa
Sesungguhnya tujuan begitu mulia
tapi caranya tak seturut berita dunia
Padang akan lapang kembali
setelah jalan di tuturi
#Billymoonistanaku, Seninlegi, Des 17-2018 = 08:38 wib
MENGASAH HATI
Karya MS Sang Muham
Sejenak ku terpaku
selaksa tanya menari-nari di mataku
tarian perang memaparkan ragu
Jiwa raga jadi gagu
sepanjang pengabdian di taburi debu
luka lara pun nestapa jadi satu membeku
Duh Pangeran Gusti cahaya jiwaku
masih perlu kah mengasah hati satu persatu
Berserah berpengharapan kepada-Mu itulah rinduku
sembari belajar terus menata raga di duniaku
#Billymoonistanaku, Seninlegi, Des 17-2018 = 06:36 wib
MELURUSKAN JALAN PANJANG
Karya MS Sang Muham
Menemuimu di batas usia
sesungguhnya sebuah catatan alfa
sebab sebentar lagi senja menyapa
Maafkan aku yang terlanjur merantau
ketika suka duka deras menghalau
ku peluk mesra gema bathinku
Sekarang garis sudah terbentang
mari meluruskan jalan panjang
Begitulah jika kita meminang harapan di negeri orang
pahit getir di kecap sama dirasa sama di kenang
#Billymoonistanaku, Minggukliwon, Des 16-2018 = 07:17 wib
PERTANGGUNG JAWABAN
Karya MS Sang Muham
Jika ingin menguji materi
sebaiknya hindari melacurkan diri
di zaman ini sikap itu kurang di hargai
Siapa pandai merias diri
niscaya cantik dan banyak sanak famili
padahal cantik abadi selaras elok nurani
Memantas mantas diri sesungguhnya upaya dini
merebut hakiki memunguti harum sejati
Hidup dan kehidupan berlimit dan pasti
saatnya di mintai pertanggung jawaban nanti
#Billymoonistanaku, Jumatpon, Des 14-2018 = 19:19 wib
BERHENTILAH MENJUAL KEBOHONGAN
Karya MS Sang Muham
Setapak demi setapak selesaI juga ku jalani
melintasi ragu nan tak terperi
hingga purna di bulan januari
Masih adakah kebenaran berlabel kejujuran
jika lipstik merah menghias bibir berperangko kemunafikan
jika keculasan pembunuhan karakter masih bertahan
Pandai dikau bermuka ganda
menjual kepalsuan di mulut ternganga
Berhentilah meminang kebohongan
kehancuran dan pembalasan menanti di ujung jalan
#Billymoonistanaku, Jumatpon, Des 14-2018 = 18:38 wib
Rabu, 28 November 2018
Kumpulan Tembang Kata VJ Hos Jimmy Ad - BERLALU DARI RUANG RINDU
Tersenyum pun terasa getir berpikir pun terasa mati manis pun terasa pahit ketika nurani tak ber fungsi ada apa ini kenapa purnama tak ter senyum!?? Pilu terasa meyayat dada apakah ada bintang diantara rintik hujan!! 93'35,MEGA Pro, FM.. Jimmy fortuna.
----------------------------------
Berlalu dari ruang rindu,, getar nurani tak pernah sepi cemara biru terisak pilu asmara senjata bak patamorgana musafir itu tlah berlalu meninggalkan sejuta luka d dalam dada seraya telapak menadah memohon indah ke agungan nya allah alloh allah hu akbar !!! 103'5 Nu Fm Anyer-Banten,
Kumpulan Puisi Ade Saputra Sunankaligandu - MASIH TENTANGMU
@ MASIH TENTANGMU @
Masih, kupinang rindu di altar malam
Jemari hati erat menggenggam
Meski dibui dalam jeruji sepi
Ditikam lara hingga sanubari
Masih, tentangmu sang jelita
Nan ronakan pelangi ufuk senja
Nan nyalakan lentera di gulita
Hingga aku, luluh di titik nadir
Masih, rintihku tanpa rupa daya
Kala tanpamu dalam dekapku
Nanar, pijar nyala netra
Tuk mengatup, aku tak mampu
Masih, aku pasti kembali
Tuk anyam rindu di atas tilam
Berbenang sutera dari surgawi
Hingga usai parade mimpi di ujung malam
#DewaBumiRaflesia_14_11_18
@ MERDEKA DI TENGAH RIMBA @
Di tengah waktu yang tak pernah ambigu
Kulalui jalanan licin berbatu
Antara dinding tebing yang nyaris tumbang
Dan jurang yang seakan tak berujung
Celoteh binatang hutan
Derit pepohonan
Asri alam negeriku
Masih seperti ratusan tahun lalu
Bolehkah kutanya padamu
Telah berapa lama negeri ini merdeka
Entahlah, yang kutahu
Mereka hanya kenal kata merdeka
#DewaBumiRaflesia_07_04_18
@ DIMENSI SEPI @
Bayu, merdu mengulum rindu
Hening, dijaring pucuk pilu
Pada altar malam meremang syahdu
Raga renta pun kian sayu
Senyum, lekat di dinding hening
Kian erat, enggan hengkang
Meronca, ukir warna di sudut netra
Pelangi aneka pesona cinta
Kupeluk, dengan rasa buta
Terbangkan fatamorgana asa
Sesat, terlunta di rimba pengembara
Dibui, dalam jeruji dimensi asmara
Usah henti tuk mengunyah
Agar tau aneka rasa
Biarkan, cemeti rajam gundah
Tak kan lekang, hingga akhir masa
#DewaAde Saputra Sunankaligandu berada di Aceh.
DIKSI DI SUDUT NEGERI
Kubisik cinta, di sisa hela napas tersisa
Ketika giris dicumbu gerimis
Di beranda malam yang lupa beri warna
Hingga sunyi kian mengiris
Aku, masih terjaga
Merenda sebait aksara
Pada remah-remah basah
Yang nyaris tak terjamah
Lihatlah, masih tersisa jejak telapak
Dari ribuan jemari kaki yang membengkak
Tertusuk onak pohon ambigu
Buah karya pemburu nafsu
Lihatlah, panorama tanpa cedera
Lukisan SANG maha karya
Indah, tanpa cela
Begitupun kita, tanpa sengketa
#DewaBumiRaflesia_17_11_18
BumiRaflesia_23_04_18
@ DIMENSI SEPI @
Bayu, merdu mengulum rindu
Hening, dijaring pucuk pilu
Pada altar malam meremang syahdu
Raga renta pun kian sayu
Senyum, lekat di dinding hening
Kian erat, enggan hengkang
Meronca, ukir warna di sudut netra
Pelangi aneka pesona cinta
Kupeluk, dengan rasa buta
Terbangkan fatamorgana asa
Sesat, terlunta di rimba pengembara
Dibui, dalam jeruji dimensi asmara
Usah henti tuk mengunyah
Agar tau aneka rasa
Biarkan, cemeti rajam gundah
Tak kan lekang, hingga akhir masa
#DewaBumiRaflesia_23_04_18
@ DIKSI DI SUDUT NEGERI @
Kubisik cinta, di sisa hela napas tersisa
Ketika giris dicumbu gerimis
Di beranda malam yang lupa beri warna
Hingga sunyi kian mengiris
Aku, masih terjaga
Merenda sebait aksara
Pada remah-remah basah
Yang nyaris tak terjamah
Lihatlah, masih tersisa jejak telapak
Dari ribuan jemari kaki yang membengkak
Tertusuk onak pohon ambigu
Buah karya pemburu nafsu
Lihatlah, panorama tanpa cedera
Lukisan SANG maha karya
Indah, tanpa cela
Begitupun kita, tanpa sengketa
#DewaBumiRaflesia_17_11_18
Kumpulan Puisi Bang Toyyib Sibarani - ENTAH KENAPA
##### Puisi : "ENTAH KENAPA". ######
Andai kita tidak di sini
Di kota ini....
Di negeri ini...
Mungkin kita tak tahu
Kapal yang kita tumpangi ini
Selalu dikemudikan kapten-kapten gila
Ku lihat langit di setiap tahun baru
Tak ada juga bedanya
Dengan langit tahun yang lalu
Waktu tetap asing di sana
Dan kian bertanduk-tanduk
Lebih setengah periode sudah
Kita berlayar bersama kapal oleng ini
Sudah lupa kita dari mana berangkat
Dan di mana pula akan melepas sauh untuk bertambat
Berbagai Timbunan sampah peristiwa-peristiwa....
Terus Membusuk di bandar-bandar yang kita singgahi...
Kita tak dapat lagi menghitung dan mambaca
Musim hujan atau musim kemarau
Sama buruknya bagi anak-anak dan orang dewasa.
#bang_toyyib_nan_tak_pulang_pulang
# Harapan Buat Generasi Negeri #
Generasi Negeriku...
Kutulis dan kurangkai puisi ini untuk mu
Kuhimbau dan ku ajak tuk terus belajar demi kemajuan bangsamu
Gapailah cita-citamu yang tinggi itu
Menjulang sampai ke langit ke-7
Wahai generasi Negeriku...
Tuntutlah cakrawala ilmu sampai ke ujung dunia dan dari buaiyan sampai keliang lahat
Karena engkau tidak akan pernah tahu
Perang pemikiran atau Ghazaul Fikri yang akan terus melanda sewaktu-waktu.
Wahai penerus generasi Negeriku...
Jangan menyerah dan putus asa dalam mewujudkan impianmu
Teruslah berusaha dan dongkrak semangatmu
Generasi Negeriku...
Jangan berharap dengan yang lain
Karena yang rela berkorban itu hanya dapat dihitung dengan bilangan.
Inilah saatnya... Bangkit dan berbuatlah
Jangan engkau terlena ataupun lengah
Lakukanlah apa yang dapat engkau mampu melakukannya.
Karena hari ini belum tentu sama dengan hari esok.
Maka, jangan izinkan penyeselan datang memberontak
Hingga membuat Negerimu semakin terpuruk.
Generasi Negeriku...
Nasib bangsa,negara dan kotamu ini sekarang ada pada genggaman kalian
Ya kalian... Karena kalian adalah cahaya bangsa, calon penerus bangsa ini
Oleh sebabnya sinar kalian selalu dinanti-nantikan.
Untuk terus dapat menerangi negeri Indonesia ini...
#by_bang_tiyyob
# Androidku #
Wahai hp androidku...
Setiap hari ku gunakan dirimu
Ku cucuk cucuk melalui jariku
Ku pinjam abdroid temanmu
Kadang ku habiskan paketmu
Abdroidku...
Kau ku gunakan untuk mencurahkan isi hatiku
Kau ku gunakan untuk mencurahkan ide dan isi pikiranku
Dan ku gunakan dirimu untuk menceritakan kisahku
Androidku...
Kau selalu kubawa
Kau selalu menemaniku
Tetapi...
Aku tak pernah berterimakasih padamu
Aku tak pernah memperhatikanmu
Maafkan aku wahai androidku...
Tanpamu aku tak dapat mengisi hari hariku.
#efek_android_bang_toyyib_rusak
# Harapan Buat Generasi Negeri #
Generasi Negeriku...
Kutulis dan kurangkai puisi ini untuk mu
Kuhimbau dan ku ajak tuk terus belajar demi kemajuan bangsamu
Gapailah cita-citamu yang tinggi itu
Menjulang sampai ke langit ke-7
Wahai generasi Negeriku...
Tuntutlah cakrawala ilmu sampai ke ujung dunia dan dari buaiyan sampai keliang lahat
Karena engkau tidak akan pernah tahu
Perang pemikiran atau Ghazaul Fikri yang akan terus melanda sewaktu-waktu.
Wahai penerus generasi Negeriku...
Jangan menyerah dan putus asa dalam mewujudkan impianmu
Teruslah berusaha dan dongkrak semangatmu
Generasi Negeriku...
Jangan berharap dengan yang lain
Karena yang rela berkorban itu hanya dapat dihitung dengan bilangan.
Inilah saatnya... Bangkit dan berbuatlah
Jangan engkau terlena ataupun lengah
Lakukanlah apa yang dapat engkau mampu melakukannya.
Karena hari ini belum tentu sama dengan hari esok.
Maka, jangan izinkan penyeselan datang memberontak
Hingga membuat Negerimu semakin terpuruk.
Generasi Negeriku...
Nasib bangsa,negara dan kotamu ini sekarang ada pada genggaman kalian
Ya kalian... Karena kalian adalah cahaya bangsa, calon penerus bangsa ini
Oleh sebabnya sinar kalian selalu dinanti-nantikan.
Untuk terus dapat menerangi negeri Indonesia ini...
#by_bang_tiyyob
Puisi :
# HORMATI PENGUASA #
Oleh : Ahmad Effendi Sibarani
(Aktivis LSM Mandiri & LSM Insani Tanjungbalai).
Duhai Saudaraku yang Mulia
Dimanapun engkau hidup dan berada,
Junjung tinggi dan hormatilah Penguasa
Hargai dan cintailah dirinya
Bukankah dia penjamin hak hak kita?
Bukankah dia pengayom dan pelindung kita???
Bukankah dia pengatur urusan urusan kita??
Sungguh ….. seratus tahun hidup dibawa penguasa yang lalim
jauh lebih baik daripada hidup sehari tanpa pemimpin
Sungguh sedih hati ini
Ketika mendengar celaan celaanmu
kepadanya…..
baik melalui tulisan atau media lainnya
tidakkah engkau tau….
Bahwa Pemberontakan itu
bukan hanya dengan pedang
tapi juga dengan lisan yang tajam
bisa lebih menghancurkan
sungguh….
janganlah kau remehkan lisan
karena ketajamanya berlaku disemua zaman
dengannya engkau bisa menyulut kericuhan
dengannya juga engkau bisa menyulut peperangan
tapi disisi lain..
dengannya pula kedamaian bisa diwujudkan
maka dari itu…….berhati hatilah….
jangan engkau salah dalam menggunakan.
Dan Ketahuilah…..
sungguh,mencela penguasa itu adalah kejahatan
karena dengannyalah
akan terbuka pintu pintu kerusakan
dan tidak akan terjadi padanya
kecuali dua keadaan
akan tersulut api pemberontakan
atau akan terjadi pembantaian.
Janganlah engkau berdalih ……
menganggapnya sbg nasihat ???
karena nasihat dengan terang terangan
Itu, Tiada beda dengan hujatan
Tidak beda jauh dari gunjingan
dan sama dengan membuka aib orang.
Nasihati dia dengan tersembunyi
ditempat gelap nan sunyi
Itulah akhlak utama dalam menasihati
Nasihat itu kewajiban
Diterima apa tidak, itu bukan urusan
jika diterima itu yang kita maukan
jika ditolak,tak perlu marah
Yang penting kewajiban sudah tertunaikan.
Belum datangkah khobar kepada engkau????
(bahwa) perumpaaan anjing anjing neraka
(itu) bagi para pencela penguasa….
Khawarij itu nama kerennya
kata itu terucap
dari lisan nabi kita yang mulia
melalui hadist belia bersabda……
Malang nian nasib seorang pencela
Sudah berbuat keburukan dan kesesatan
tapi yang dia rasakan
telah berbuat seutama utamanya Kebajikan…
Renungkan…..
Tanyakanlah pada diri kita
Adakah kita orang yang sempurna???
yg tiada cela dan tiada dosa???
lalu sadar dan bangunlah
Sungguh pemimpinmu itu juga manusia
yang punya keutamaan
tapi juga tidak luput dari kekhilafan
Dia bukan malaikat yang selalu benar….
Juga bukan syaitan yang selalu ingkar….
Dia hanya manusia,
tempatnya khilaf dan lupa…..
Jadi…..
tiada hak bagimu untuk mencelanya…
tidaklah elok kau korek korek kesalahannya
serta kau abaikan kebaikanya….
duhai saudaraku
meski silih berganti
pergantian penguasa telah terjadi
celaanmu itu tiada akan pernah berhenti
Karena (celaan) itu makananmu
dan hinaan itu minumanmu
Sungguh celaan dan hinaan
akan terus keluar dari mulutmu
semua itu dikarenakan
tidak ada penguasa
yang sesuai dengan selera nafsumu.
Siapapun penggantinya
pasti banyak cela di hadapanmu
pasti akan kau korek korek aibnya
dan kau buatkan tulisan hujatanya…
Belum sampaikah kisah ini padamu???
kisah seorang alim yang berilmu
dan kisah seorang ulama rabbani
yang seandainya sebuah doa mustazab beliau miliki
Hanya bagi pengusalah doa itu yang beliau maui
karena orang berilmu. itu tau
Bahwa, penguasa yang shalih dan adil
akan memerintah dengan dalil
rakyat akan makmur sejahtera
dan bebas dari kedzolimannya.
Jika penguasamu orang terlaknat
itu karena kebanyakan darimu orang jahat
jika penguasamu korup
itu karena kebanyakan darimu orang korup
jika penguasamu dzolim
pasti kebanyakan dari mu orang jahil
itu terjadi dikarenakan
penguasa itu adalah cermin
dari akhlak rakyat dia pimpin.
Wahai Saudaraku , Ketahuilah
tanpa penguasa tidak akan tegak kehidupan
sehingga tersebarlah kekacauan dan kerusuhan
hidup serasa dalam hukum rimba
siapa yang kuat akan menindas
siapa yang lemah akan dilindas
tanpa penguasa kehidupan akan kacau
karena banyak orang jahat yang mangacau
tidakkah engkau jadikan pelajaran
ketika negri ini dilanda kerusuhan????
penjarahan,pembakaran, dan pemerkosaan
sudah menjadi hidangan yang wajar…
Wahai saudaraku….
tidak inginkah engkau hidup aman..????
tak inginkah engaku hidup tentram???
Hanya dengan adanya penguasalah ….
Ketentraman, keamanan’ketenangan
dan kedamaian itu dapat diwujudkan
sungguh, sejarah jangan kau lupakan
Masa reformasi jadikan pelajaran
betapa pentingnya menjaga lisan….
Karena provokasilah meletus kerusuhan.
sungguh benar kata Alqur’an
Bahwa “fitnah ” itu lebih Kejam dari pada pembunuhan
dan ingatlah engkau dengan perkataan
seorang yang termulia sepanjang zaman
Nasihat Beliau yang sangat berkesan
(yaitu)
“berkatalah yang baik
atau engkau pilih diam”
dan tidak takutkah engkau dengan ancaman…???
sabda nabi penuutp zaman….
“Mencela seorang muslim adalah kefasikan
dan memeranginya merupakan kekafiran”.
Sungguh Soekarno, Suharto, BJ Habibi, Megawati, SBY dan Jokowi itu bukan bahan candaan
juga bukan tempat celaan dan makian
Dia Pemimpin kita
Dia pengayom kita
Dia pelindung kita
dan dialah orang tua kita
yang meski bagaimana pun
kita harus tetap hormat dan mencintainya…..
Kumpulan Puisi Yuliza yuna - FIKIRAN YANG GAGAL
FIKIRAN YANG GAGAL
Apa yang kau miliki tak aku miliki.
Tak satupun hingga aku mengadu.
Aku juga mau yang sama seperti mu.
Tapi aku tak kunjung dapatkan itu.
Terkadang hidup membuatku tanpak rakus.
Haus akan pengakuan.
Lebih sabar dan lebih sabar lagi.
Seperti tetes-tetes hujan yang turun kemarin.
Rasanya masih basah ber bau tanah.
Mereka merah merekah resah.
Serupa nanah didalam darah.
Yuliza yuna
Tanjungbalai, 9 november 2018
Sstt...
Sstt...
Bisik daun kepada batu
Kucurahkan semua
asaku
Sstt...
Bisik daun kepada batu
Tiada tempat untuk mengadu
Sstt...
Bisik-bisik batu kepada daun
Kembali pulang sebulan yang lalu.
Yuna yuliza
Tanjungbalai 9 nobember 2018
Langganan:
Postingan (Atom)










