RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Senin, 13 Juli 2015

Kumpilan Puisi Topan Kejora - BULAN INI KEMARAU BERANGUN


Bulan Ini Kemarau Berangin

Kemarin malam aku melihat tangis rembulan. Wajah
letih Ibu menari-nari di kedalaman kelam. Bulan ini
kemarau berangin, persimpangan jalan Merdeka
berdebu. Senyum ayah mengendap dalam senyap.
Kupu-kupu malam lewat dipagut naga.

Hari ini malam kesebelas purnama. Kemarau berangin
menggantung dingin di bibir jendela. Bulan sembunyi
di sela halusnya irama reruputan yang berpeluh
di jantung malam. Lolong anjing kejauhan seakan
membisikkan dengung nafas setan. Tapi, tak henti
Ibu mengaji di celah sepi.

Kini, aku tahu, malam di musim kemarau berangin
mengalir seperti sungai arak. Mimpi demi mimpi
melayang-layang bagai bayangan yang menyelusup
di bawah bantal benang kekhawatiran.
Akankah esok musim mengayuh sampan?
Malam ini bulan penuh. Bulat seperti bola mata.
Musim ini, kemarau berangin tak kujung pulang.
Sedang air mata telah jadi pualam. O, anak musim
berangin, hujatlah ketiadaan kami. Ketiadaan akan
mimpi di musim kering.

Kini huruf di almanak tinggal angka yang bisu. Ayah
hanya diam menatap lawang. Ibu menanak batu
di ujung siok. Sepi yang tawar di bawah cahaya purnama.
Telaga kerontang, sunyi. Kunang-kunang menemani
keluang menari bisu menyambut malam di musim
kemarau berangin.

-----------------------------------------
INB, Borneo – Indnesia; 2009.




SWA BHUWANA PAKSA

Waktu hari masih terang tanah
Tidakkah kau dengar kepak sayapnya
Gemuruh semangat tunaikan titah
Dengan sorot mata semerah saga
Mereka membumbung indah
Berbekal doa-doa Indonesia pusaka

Hei, itu nyawa. Maka buka mata kepala
Di timur merapi detak jantung memecah sunyi
Nun! Kita punya nyali meliputi angkasa raya
Meleburkan tangsi-tangsi tak tahu diri!
Kita buat dunia tercengang seketika
Itu bukti; bukan basa-basi!

Hei, kita bukan bangsa cengeng
Sekali pun modal kita hanya peti mati
Tak ciut nyali serupa garuda serupa banteng
Tak mungkin kita saling benci dalam sepi
Tak mungkin pula hancur ini benteng
Selagi terbukti janji bhakti negeri

------------------------------------------------------------
Borneo – Indonesia: Juli 2015.
------------------------------------------------------------
Catatan:
*SWA BHUWANA PAKSA; Sayap Pelindung Tanah Airku (Sanskerta). Merupakan “motto” Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU).
*Cureng; Pesawat kecil bermesin tunggal bersayap dua (atas dan bawah). Pesawat ini buatan pabrik Nippon Hikoki KK tahun 1933, dikenal juga dengan sebutan Yokusuka K5Y (Shinsitei). Dalam Perang Pasifik, pesawat ini dijuluki “Red Dragonfly” (Si Capung Merah).





APA YANG KUTEGUK DARIMU

Pada kasih sayangmu yang melimpah
jadi denyut nadi
juga nafas terakhir dihela.
Apa yang kau beri padaku
begitu saja tercurah
menyempil aku dalam adamu
tak dibatasi malam apalagi siang.

Aduhai dari bukit yang bernama kasih
mengalir mata air putih
kemudian aku teguk
sampai puas
gurindam duabelas pun terkulai lemas.

Lewat malam berwarna putih
kubasuh wewangian abadi
di kedua telapak kakimu
untuk tiap tetes semelayu abad
yang tak mungkin terbalas.

--------------------------------
*Terima kasihku Ibu, untuk tiap tetes air susumu. (Hari ASI Sedunia, 1 Agustus 2015).
--------------------------------
Borneo – Indonesia; Juli 2015.

Kumpulan Puisi Tok Laut - KETIKA KITA MELAJU MENJADI TUA



Renungan Sang Penyair
KETIKA KITA MELAJU MENJADI TUA


Ketika kita melaju menjadi tua ' kadangkala gejolak perasaan itu berada pada titik klimak yang mendua , perasaan yang satu merujuk bahwa kita seakan diasingkan oleh sekitar kita, perasaan yang kedua ' kita seolah tidak sezaman lagi dengan mereka. Mungkin fenomena alam dan lingkungan cukup berpengaruh mensejajarkan energy itu untuk tumbuh tidak seimbang. Hari-hari memang terasa hambar dan lebam, prasangka menjulang tinggi ke angkasa, praduga dekat dan sering menggoda, namun kita juga kadang merasa pada keheningan yang statis dalam sebuah tanda tanya yang tetap bahagia.

Senandung kesepian dari hari kehari semakin terasa, orang –orang disekeliling kita seolah terasa lebih memerlukan orang lain menjadi tempat berbagi ceria, kesunyian dan kesederhanaan kemampuan untuk mengitari realitas hidup harus dipertahankan dalam kidung senja yang temaram. Lamunan kita sering terlontar ke nostalgia ke zaman kanak-kanak yang penuh keceriaan, namun kadang kita harus tertegun, sebab orang tua kita pun dulunya ada yang cukup beruntung dalam membesarkan kita dan ada pula yang kurang beruntung melalui hidup mereka ketika membesarkan kita semua, namun apapun ceritanya dan disisi mana posisi mereka pada saat itu ' mereka telah tercatat sebagai dua sosok pahlawan besar dalam kehidupan kita , karna mereka berhasil meng hantar kita kepelabuhan penuh makna bersama sejarahnya masing masing.

Saat ini ' ketika usia kita melaju menjadi tua ' kadang ada yang berada diposisi yang membuat hati terhempas ke batu terjal mengiris luka sebab permintaan dari mereka ( anak anak kita ) tak dapat kita penuhi, dan ada pula yang yang cukup beruntung ' hingga posisinya dapat berperan sebagai seorang baginda atau raja, karna ia seorang sakti buat anak anaknya ( mampu mengabulkan apa yang dipinta kepadanya ' dari sepatu kulit buaya hingga impian kursi cantik singgasana ).

Begitu jugalah bentuk perasaan yang dilalui mereka ( orang tua kita dulu ) sewaktu mengemban kita sebagai anaknya…….nostalgia kita mundur kebelakang menelusuri tingkah laku kita terhadap orang tua kita ( kadang kita mendesak sesuatu yang diluar kemampuan mereka….ya…Tuhan…..betapa pedihnya perasaan mereka kala itu….) , dan ada pula yang selalu tersenyum jika ia kembali bernostalgia' karna ia dulu adalah pangeran yang senantiasa diemban dan disuguhi oleh sang raja.

.Kalaulah boleh realitas hidup ini mundur kebelakang dan bisa dimulai kembalai, mungkin perjalanan itu tidak membebani pikiran dan jiwa kita lagi.
Hari ini kita mungkin terpaksa merokok setengah batang ji sam su bekas berbuka tadi sore, namun ada juga yang hari ini menikmati hidangan dengan penuh kepuasan yang ditutup bersama cerutu made in holland, Namun inilah hidup, penuh fenomena dan warna ......sahabat ...... marilah kita yakini hidup ini hanya sebuah persepsi dan ilusinasi, kesimpulan itu bukan karena terpaksa tetapi berkaca dari pengalaman yang telah dilewati.

( KITA ADALAH APA YANG KITA PIKIRKAN )

Selamat Sahur ' semoga PUASA KITA ADALAH SEBUAH KESEPAKATAN yang menjadikannya jalan menuju firdausz yang nyaman untuk kita semua

Wassalam
TOK LAUT





Catatan Pinggir Sang Penyair


ramadhan kita hamil tua
yang akan melahirkan kesucian kita semua
namun apakah kesucian itu berumur panjang
hingga mampu mengarungi jalan panjang
yang penuh liku dan persimpangan

TOK LAUT




Renungan Malam
SAJAK BURUNG HANTU


kabarnya kau sudah bersahabat dengan burung hantu
dengan alasan karna matanya besar dan bisa memandang meski dalam kegelapan

kabarnya kau bangga betul berteman dengan burung hantu
karna kamu berasal dari satu sarang

kabarnya kau senang betul dengan gaya dan gerak burung hantu
karna jika ia memandang kebelakang sama seperti melihat kedepan

kabarnya kau juga suka kelayapan malam
terbang dan hinggap dipepohonan rindang
dan menyantap tikus binaan tuan

oh burung hantu ...... sahabatku kini teman sejalanmu ...
doa burung pipit tetap bersamamu
TOK LAUT

Rabu, 08 Juli 2015

Kumpulan Puisi Sugidi Prayitno - MAKSIAT


//
:sugidi prayitno


Lakumu senandung karma musim hujan, mengisi jutaan mata dengan pantat dan penat,,
Dikengerian banjir mengairi onat
Kesal, mual, bersetubuh khayal.

Tak perlu!
Simpan saja bajumu!
Lalu, tak usah selambar kain tutupi buah, serta tubuh.

Tak perlu!
Onatku selangkanganmu
Berhenti peduli bermoral
Diumbar rasa-rasa semakin nanar

, lihatlah, kita gagal berkali-kali

Lihatlah! Kita gagal menjadi normal, hancur berkeping tanpa kesadaran menuju kosong kehampaan, perempuan-perempuan sakit, berkeliaran disejengkal perjalanan.
Tanpa bosan, dengan bangga
Acungkan dada pada kelam pengguni surga: ini surga dunia dan kau tak perlu berlama bermain khayal? tinggal keluar jalan, duduk, lalu amati tubuh-tubuh perempuan, dikengerian pecah, onatmu menjeritsakittttt.

Sudahkah kalian rasa! Bagaimana onatmu menuding,
panjang besar kau sebut, 'MAKSIAT!’

Haruskah kita (lelaki) tak perlu mengenal dosa di antara dua kengerian: telanjang dan perempuan.

Perempuan menunduk malu?
Simpan saja malumu itu,
Pendosa mata!
Katakanlah lagi binal….
Agar bisa ku rasa (lelaki) perlahan si kecil tercabik siksa..

dalam tawaku…
Engkau perempuan sakit.
_______
st.kebayoran
05 Juli 2015
18:56





ABORSI


Tangan mungil
Melebur
Menuju titik buram kegelapan

Terbang
Bersama luka
Mencabik malu
Merogoh jantung paru serta empedu

Bangsat!
Sudahkah dengar
Pekik tangis
Kematian.

Mungil telentang
Diantara sapa kesunyian
Ditelan senja
Diujung magrib
Bisakah kau panggil ibu!

_______
st.kebayoran
01 Juli 2015
19:53





MIMBAR


Tuhan, kenapa kehidupan ini
Tak kau daur ulang?
Saat ingin bersetubuh denganMu
Sebagai pendosa, kotor, penghianat!

Aku telentang
Dimimbar penuh lamat
Saat bisik takdir masih mendengung
Mengisi getar kematian.

Cara apa lagi
Agar bisa bersetubuh denganMu
Sedangkan kesucian hanya milikMu.
Hinakah! Aku dihadapMu

Sungguh tak mengerti
Misteri selalu tertutup rapat
Agar belajar, mengenal
Dan bersetubuh denganMu.

_____
sugidi prayitno
01 Juli 2015
04:00




WAKIL RAKYAT BERWAJAH TENGIK
:sugidi prayitno


Aku menikmati angin sore
Bersama melodi
Sampai aku terdiam
Pada baris jas berdasi

Satu pertanyaan dalam angan
Apakah mereka merasakan perih?
Jika jas berdasi berisi artis sinetron dan pelawak.

Apa bisa? Keadilan negeri ini Tegak!
Setegak kisah sinetron dan semewah ia bersandiwara pada kemiskinan yang mulai sakit!

Ehmmmmm
Nafas mulai beratttt
Kita yang memilih
Kita yang menyalahkan

Biarlah! Jika rakyat senang
Biarlah! Jika rakyat ikut bersandiwara
Biarlah! Aku menikmati angin dan melodi, sampai aku muak dengan keadilan negeri ini.

Biarlah! Bayi-bayi haram keluar dari rahim kerena terpaksa tak ada pilihan, asal rakyat senang dengan pembodohan hingga mimik enggan berkomentar.

____
2015, jalan terus




Selamat Jalan Zidniy
:Sugidi Prayitno


Kurangkul tubuh penuh darah
Tak berbentuk
Kucium cecer tulang
Kupungut dalam amis air mata

Diamuk besi
Tubuh tak ada arti
Tinggal baju tinggal nama

Zidniy
Zidniy
Zidniy

Pulanglah nak
Ibu menantimu di surga
Ceritamu kuabadikan dalam rasa
Semoga Tuhan merestui perjalanan pulangmu, menuju keabadian.

________
Tj.priuk 25 Juli 2015 23:45
Sugidi Prayitno u/ Zidniy





Zidniy Bocah Ingusan
:Sugidi Prayitno


Kepak kaki
Berenang dahi
Berjalan tumpu jari
Seperti domba berebut lari

Tanpa letih singa mengunyah kopi
Burung beranak menyusui
Sedang kemarau telah menanti
Tanah basah berselimut belati

Penguasa sibuk merias negeri
Tragedi sebentar lagi menanti
Para rakyat menggali mati
Demi hidup lebih berarti
Dari kejam serentetan jeruji

Zidniy bocah ingusan
Seperti harapan tak dirindukan
Tergeletak dijalan
Berebut liang, berebut kenangan

_______
tj.priuk 25 Juli 2015
Sugidi Prayitno





Potret Diri Di Dunia Sepi
:Sugidi Prayitno


God, temani aku hingga malam pekat
Disaat tubuhku mulai sekarat
Nadi mulai kusayat
Temali kugantung di lamat

God, ingin rasa berdiam pada sepi
Terkurung dan tak lagi berbunyi
Meski kuat diterpa hati
Lambat mengendap selalu berdiri

God, rasa jalan begitu panjang
Berkelok tak ada tiang
Hanya jurang serta karang
Menanti kuditepi liang

God, kamar mulai tergambar terang
Kurapal ayat, sampai malaikat datang
Jemput aku pulang
Merangkul jazad ku yang malang

______
Tj.priuk 25 Juli 2015
Sugidi Prayitno








Minggu, 05 Juli 2015

Kumpulan Puisi Zack Lee Aulia - SAHABATKU


SAHABATKU

Karna sahabatku adalah orang yang tak pernah bertanya siapa aku
Dan sahabatku juga bukan seseorang yang memaksakan diriku untuk mengartikanya
Sahabatku adalah diriku
Dia berteman dengan seluruhku
Bahkan ketika aku terinjak dan berdebu
Dan dia adalah sakitku

Cengkareng 26 juni 2015




CARAKU MENCINTA
By Zack Lee Aulia


Ini caraku mncintaimu!
Jangan pernah samakan dengan cara siapapun mencintaimu.
Mungkin sama dalam cinta
Tapi beda cara mncinta.
Arogan memang!!!
Tapi menurutku mencinta adalah seutuhnya.
Percaya!
Tanpa duga
tanpa prasangka.
Dan serahkan rasa sepenuhnya dalam percaya.

15 November 2011 Cipanas banten





BALADA JIWA


Kau fikir aku ini apa ...?
Boneka, manusia, atau hanya sebuah cerita?
Jika manusia
Pernahkah kau berfikir jika aku miliki rasa
Rapuh di sanjung puja
Lemah memamah luka
Jika manusia
Tak bisakah kau memanusiakan aku
Agar apa yang bernama bahagia itu bisa kurasa,
Utuh, sempurna, dan menjelma sebagai nyata
Atau memang benar aku boneka?
Jika boneka
Mestinya bukan kau yang memainkannya
Melainkan sang pencipta yang memilikiku jiwa dan raga
Jika boneka
Kau tak berhak menyimpan segala yang ada
Untuk melengkapi sepimu ketika tiada
Dan bila kau menganggap diriku sebuah cerita
Kau tak perlu terpengaruh atas apa yang kau baca
Dan kau tak berhak untuk mengahiri semua ketika kau belum seluruhnya membaca semua yang tertera
Karna apapun yang kau baca
Itu semua tak lepas dari siapa yang menulis kisahNya
Dan dialah yang miliki akhir dari seluruh kisah yang ada

Cengkareng 1 july 2015





SEBUAH CERITA


Aku sama sekali bukanlah sebuah Obyek Predikat maupun Subyek
Aku hanya rentetan kata tanpa Rima
Yang terserak tanpa Makna
Dan aku sama sekali tak tertaut dalam sebuah Prosa
Karna Aku hanya rentetan luka
Yang coba mainkan warna
Pada siluet rasa penuh noda
Aku diam,
Aku pendam seluruh kenyataanku
Pada lubang hitam tanpa dasar
Untuk misteriku yang tak bernisan
Sampai kapan....?
Sampai kau paham
Jika aku adalah wujud "luka dalam kenyataan".

KERAWANG 21 mei 2014





NALURI RASA


Semula, aku tak pernah berharap ada air mata
Diantara seluruh cerita yang kita punya
Namun tetap saja
Apa yang kini kita rasa
Menggiringku pada sebuah suasana
Dimana aku disadarkan
Aku masih manusia
Dengan segala keterbatasan
Dan juga naluri yang sering menguras telaga mata
Apa ini yang dinamakan hidup?
Atau ini hanya sebuah cerita yang siapapun bisa merasakan
Karna dia manusia
Dan jika ini hanya rangkaian cerita
Semoga ada episode terahir yang diakhiri dalam suka cita

Cengkareng 07 july 2015





AHIR CINTAKU


Mungkin kau kau berharap mampu berlari jauh meninggalkan aku beserta cintaku
Tapi kau lupa jika cinta sejatimu
Telah menjadi waktu
Yang mengikatku pada cintamu
Hingga sejauh apapun kau meninggalkanku
Aku tetap menjadi bayang bayangmu
Memang benar itu masalalu
Tapi mengertikah dirimu
Jika masa yang kau harap indah dalam khayalmu
Itu telah kita lewati dan kita nikmati
Bahkan sampai kita lupa
Jika cinta kita semakin rapuh dimakan waktu
Dan wajar bila kau semakin rapuh menggenggam cintamu

Kumpulan Puisi LUmbang KAyung - HINGAR BINGAR


# HINGAR BINGAR #

Kecerahan yang seakan membakar,
Ke indahan yang kian memudar,
Membuat langkah menjadi gemetar,
Di tengah suara hingar bingar,
bercengkrama bersama asab motor yang kotor.

Terlihat oleh ku seorang insan tua,
Yang berjalan bagai tak merasa,
Akan panas mentari yang menyengat kepala,
Bising dan kotor nya udara Kota,
Dia nampak tak memperdulikan nya.

Ingin rasanya segera tau,
Untung ku tak perlu menunggu,
Sayub terdengar dendangan lagu,
Di bibir tua yang tadi kaku,
Bersama Langkahnya yang seakan memburu.

Langkahnya ia hentikan,
Di depan bungkusan roti dan botol minuman,
Sisa2 dari anak jalanan,
yang tadi telah tertinggal kan,
Setelah terjadi sebuah pertengkaran.

Mungkin ini sebagian Wajah2 kota,
Wajah yang di hiasi pengemis tua,
Di penuhi oleh gerombolan Serigala,
Yang datang dengan tangan meminta minta,
dan terlena bersama hingar bingar bisingnya kota.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 28:06:2015





# MALAM KU MENANTI CINTA #


Kemana hendak ku bawa,
Risau hati yang menggoda,
Di antara purnama,
Tentang hakikat Cinta,
Yang kini tak juga menjelma.

Malam kian sunyi,
aku masih sendiri,
menatab malam sepi,
merenungi hidub ini,
yang kini masih menanti.

Adakah kau dapat memahami,
Rasa hati yang ku nanti,
Bukan hanya untuk di malam ini,
Tapi selamanya ku ingin abadi,
hingga sepanjang hayat dapat ku nikmati.

Malam ku yang Gelisah,
Resah kian parah,
Dan aku semangkin lelah,
menanti yang tak kunjung Singgah,
Temani hati yang terluka sudah.

Malam yang ku rindu,
Datanglah menemani sepi ku,
Biar dapat ku nikmati malam kelabu,
Bersama canda mesra ku,
Hingga ku terlelab di dalam peluk kasih sayang mu.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 02:07:2015





# SEANDAI NYA #


Seandai nya ku dapat memandang,
Puaslah ku bersama cahaya terang,
Bicara kan tentang luas nya laut biru yang terbentang,
Akan indah nya kemerlib bintang2,
Diantara kunang2 yang terbang melayang.

Seandainya malam dapat bicara,
Puaslah aku bersama gelab nya,
Dalam menanti asa,
menanti sesak di dada,
Dan kan ku hembus kan nafas gelora,
Bila ku kenang diri mu yang ku puja.

Seandainya dapat ku dengar kan kata,
Tak kan ku dengar lagi kata hina,
Tentang lembah dan angkasa,
Tentang air dan bara,
Tentang cinta yang kini ku rasa.

Dan seandai nya ku mampu,
Tak kan mungkin aku ragu,
Yang tak Ingin menahan rindu,
Biar nada ku kan berirama sahdu,
Dalam menjejaki ruang dan waktu.

Namun cahaya Cinta tak dapat menerangi,
Malam2 ku hanya menangisi mimpi,
Sedangkan kata hina telah merobek hati kini,
Yang membuat diri ku terpuruk di dalam sepi,
Dalam menjejaki rangkaiyan hari2,
Yang memang tak pantas untuk ku pungkiri.
Walau hanya diri mu yang kini ku Cintai dalam hidub ini.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 10:07:2015




# LELAH #


Aku kian lelah,
Menjejaki setiab langkah,
Merangkai sebuah kisah,
Tentang cerita indah,
Tergores bersama syair yang hampir punah.

Ingin rasanya aku pergi,
Tinggal kan sepi ini,
Merajut semua mimpi,
Hempas kan penantian yang tak ingin berhenti,
Rindu yang tak pernah dapat ku akhiri.

Atau harus kah ku terus begini,
Merengungi diri di antara hari2,
Terlena bersama bayang ilusi,
Kemudian terhempas berulang kali,
Dan terpuruk di lembah yang sunyi.

Seandai nya ku dapat mengukir kan asamara,
Kan ku pahat kan di dinding setia,
Biar dapat ku kecap rasanya bahagia,
Memeluk makna akan hakikat cinta,
Yang telah begitu lama aku menantikan nya.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 13:07:2015





# MASIH KAH KU CARI JALAN INI #


Kenapa ku bimbang,
kau yang berdendang,
kau yang membikin aku riang,
kenapa aku yang terkenang,
Dan aku bagai menanti malam menjemput siang.

Ku akui aku selalu rindu,
tentang lamunan ku,
tentang kamu,
menemani malam2 ku yang kelabu,
bersama bayang2 mu.

aku inging bermimpi,
hanya untuk sekali lagi ini,
di malam ini,
malam ku yang menemani,
aku sendiri menatab malam sepi.

rinang ku,
ingin menjemput malam mu,
Tiada yang ingin kan malam kelabu,
begitu juga aku,
Namun ku tak mau itu terjadi padamu,
Seperti malam ku yang telah berlalu sendu,
tapi bayang mu selalu menemani ku,
Yang riak ku selalu ingin menemani ku,
Mungkin itu karena aku masih seperti yang dahulu,
Sayang ku .

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 12:07:2015





# BERCUMBU BAYANG MALAM #

Malam ini,
Rembulan kian menerangi,
Langkah ini,
yang tak ingin berhenti,
Di sela2 remang yang menerangi.

Cahaya Lampu2 kota tertinggal kan,
Hingar bingar terlupakan,
Namun sepi mengundang keresahan,
menemani jiwa yang telah terabaikan,
sendiri menapak bayangan.

Masih adakah rindu,
Dalam menanti hadir ku,
Mengurai selusin cumbu,
yang menghiasi ruang kalbu,
Dalam hening bisu ku.

Hanya Doa,
Pinta yang tak kunjung menjelma,
Dalam Lamunan yang Sirna,
Menjejaki Semua cerita Cinta,
Yang kadang menguraikan air Mata,
Kala sunyi sepi menemani setiab rasa,

By : LUmbang KAyung (Tanjung Balai)
Tanjung Balai 11:07:2015





# PUSPITA KU #

Di antara air laut dan pantai,
Buih ombak bak bunga2 bertaburan,
Menari nari kesan kemari,
Bagai cinta ku,
Yang kini menanti,
Saatnya aku kn kembali.

Oh,,,
Merdunya suara nyanyian camar,
Mengiringi hembusan angin,
Yang membelai kelopak mata ini,
Hingga terpejam di dalam keresahan,
Resah menati memeluk tubuh mu.

Begitu juga kumandang takbir,
Mengalun merdu di dalam angan ku,
Di saat kita bersama,
Mencium harum tangan kedua orang tua,
Ayah bunda mu juga ayah bunda ku.

Oh puspita ku,,
Akan kah diri mu tersenyum,
Mendengar alunan suara hati ini,
Ataukah diri mu bersedih,
Aku tak tau,
Lamunan ku telah merindukan semuanya,
Tentang aku dan kamu puspita ku.

Doa mu,
Penantian,
Menjadi gemuruh kerinduan ku,
Mengiringi kidung senja,
Dan melangkah di antara tabuh beduk berbuka puasa,
Dalam menanti esok lusa,
Aku kan kembali bersama mu puspita ku.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 11:07:2015




# RINDU CINTA #

Kemana Jalan hendak di menuju,
Coba berlari iringi waktu,
sedang lelah terus bercumbu,
Bersama Langkah yang di penuhi debu,
Dalam mencari Sekeping Rindu.

Adakah Duga membawa Bahagia,
Mungkinkah sangka mengundang derita,
Diantara Serpihan pecahan kaca,
yang terhempas di Kala Bencana,
Di kala gelisah ini mendera rasa.

Terkadang ku keluhkan sepi,
terkadang ku sesali mimpi,
Di saat asa ini tak lagi menemani,
Bersama derita hati yang tak ingin berhenti,
Di kala embun2 malam kian menyelimuti.

Musim2 terus berlalu,
Bayangan hidub masih kelabu,
Sedang kan rindu bercumbu waktu,
Membaur Cinta yang hampir beku,
Bagaikan Daun2 yang gugur satu persatu.

Terima kasih Tuhan atas hembusan nafas ini,
Terima kasih atas rahmat yang kau beri,
Aku di sini masih dapat berdiri dan berlari
Dalam mencari sekeping serpihan hati,
Yang kan dapat menemani ku sepanjang Hari.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 25:07:2015





# MALAM MASIH KELAM #


Malam,
Kelam,
Bintang temaram,
aku terdiam,
bersama pikiran yang mencekam.

Malam yang ku lalui,
derab langkah sepi,
Sendiri,
Rasa ingin sembunyi,
Dari semua kata hati.

Mimpi tak seperti janji,
Aku sendiri,
Tiada sahabat yang mengerti,
Untuk di Idul Fitri ini,
Yang ingin ku nikmati.

Dapat kah kau beri salam untuk ku,
Walau setahun kan berlalu,
menyemai Rinduku,
menemani malam ku yang kelabu,
Aku hanya ingin salam mu datang menemani ku.

Namun biarlah malam tampa rembulan,
Kan ku cari jalan keajaiban,
Menemani mimpi kesorangan,
Yang hilang dalam keheninan,
Dalam mencari arti sebuah kehidupan,
Di malam ini bersama Bayang ku yang Telah terlewat kan.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 21:07:2015





# KEMBALILAH KEPELUKAN KU #


Dapat kah kita Bicara,
Hanya empat mata,
Tentang Cinta,
Cinta yang pernah Kita bina,
Yang dahulu begitu Indah ku rasa.

Tersenyum lah pada ku,
Sambut lah Tangan ku,
Semua ini tentang rindu,
Dan jangan lagi kau ragu,
Karena di hati ini hanya ada kamu.

Tiada yang di persalah kan,
Anggab semua itu kesilapan,
yang pernah kita lakukan,
dalam menjalani kehidupan,
Untuk mencapai setiab impian.

Untuk apa kau merasa ragu dan malu,
Seribu kata maaf telah menunggu,
Yang menanti akan hadir mu,
kembali kedalam pelukan cinta ku,
Dalam membina kesilapan yang telah lalu.

Kini tinggal kan lah air mata,
Lupakan dirinya yang membuat mu kecewa,
Aku masih tetab setia,
Untuk mengukir kan rumah tangga Bahagia,
Yang di penuhi sejuta keharmonisan Cinta.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 28:07:2015





# KENARI DAN SEGELAS KOPI #

Kenari,
Terbang lah yang tinggi,
Hampiri sang pelangi,
Nyanyikan senandung Pagi,
Biar dapat ku nikmati dengan Segelah kopi.

Kupu2 yang terbang melayang,
Adakah kau rindukan sang kumbang,
Menari di antara harum nya kembang,
Menanti Mentari menghilang,
Di saat berakhirnya Wantu petang.

Kenari kini engkau di mana,
Adakah engkat tersesat di angkasa,
Atau terlena di dalam rimba,
Sedang Kupu2 telah tinggal kan bunga,
Bersama terik mentara yang mulai terasa.

Keteguk segelas kopi,
Ku nanti kan kenari tak juga kembali,
Hari pun telah meninggalkan pagi,
Nyanyian merdu kenari tak lagi ku nikmati,
Sementara hari2 ku kan terus menagih janji,
Untuk memenuhi kebutuhan hidub ini.

Selamat tinggal kenari,
selamat tinggal mentari pagi,
Tiada lagi pelangi,
Tiada lagi Kupu2 yang terbang menari,
Walau ku masih menanti kan pagi kembali,
Bersama Kenari dan segelas kopi.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 28:07:2015

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - INNOCENT CHILD



Ceramah pada Bulan Suci Ramadhan disampaikan oleh :siamir marulafau,Al-Udstz (Drs.M.Hum) dengan tajuk "SHALAT TARAWIH" pada salah satu mesjid di kota Medan

A .s.w.w.
Kaum Muslinin dan Muslimat Rahimah kumullah

Pada kesempatan yang singkat dan berbahagia ini saya sampaikan pengertian shalat tarawih kepada kita semua supaya dapat dimengerti dan dipahami tentang makna dan rakaat shalat tarawih agar senantiasa umat islam pada bulan suci ramadhan khususnya tidak saling salah pengertian dan saling salah menyalahkan bahwa dengan tudingan kami yang benar dan kamulah yang salah atau sebaliknya.

Sebenarnya, shalat tarawih itu adalah termasuk shalat malam(lail) dikerjakan di bulan ramadhan .Sahabat Rasullullah telah pernah melihat Rasullullah mengerjakan shalat malam pada bulan ramadhan sebanyak 8 rakaat dan ditambah dengan witir sebanyak 3 rakat yang jadinya 11 rakaat dan pernah juga melihat Rasullullah mengerjakan shalat malam sebanyak dua rakaat, dua rakaat dan setiap dua rakaat satu salam yang mencapai 8 rakaat ditambah 3 rakaat witir,jadi yang kesemuanya 11 rakaat.Kemudian, para sahabat juga telah melihat Rasullullah mengerjakan shalat malam di bulan suci ramadhan dengan 4 rakaat satu salam, dan 4 rakaat satu salam yang jumlahnya 8 rakaat ditambah witir 3 rakaat yang kesemuanya 11 rakaat.

Kaum Muslimin dan Muslimat Rahimah Kumullah

Hal seperti ini tak perlu diperdebatkan dan menjadi bahan konflik yang berlarut-larut antara sesama kaum muslin pada setiap bulan suci ramadhan untuk memilih mesjid yang 11 rakaat dan 23 rakaat.
Rasullullah shallallahu alaihi wasallam telah bersabda :

"Rasullullah shallallahu alaihi wasallam mengerjakan shalat (lail)di dalam bln ramadhan maupu di luar bulan ramadhan tidak pernah lebih dari 11 rakaat (HR,Al-Bukhari no.1147, dan Muslim no.738).Meskipun demikian Rasullullah juga tak pernah melarang shalat malam yang lebih dari 11 rakaat atau berhenti shalat sampai 11 rakaat.Setelah Rasullullah wafat para sahabat melanjutkan shalat lail pada bulan suci ramadhan yang sebelas rakaat menjadi 23 rakaat dan ada yang 30 rakaat sampai 40 rakaat untuk mengisi malam ramadhan sampai sebelum masuk shalat shubuh.Dalam hal ini,merujuk pada rakat-rakat shalat lail di atas, maka kita kaum muslimin dan muslimat dapat menyimak dan mengerti bahwa Rasullullah telah bersabda :

"Shalat malam itu dua rakat, jika kamu takut masuk waktu subuh, maka witirlah satu rakaat"(HR, Muslim no.749)

Jika kita analisis hadist tersebut di atas, maka Rasullullah tak membatasi jumlah rakat khususnya shalat malam.Seandainya shalat lail ini dikerjakan dari jam 8.30 setelah shalat Isya, nah, berapa rakaat yang dikerjakan oleh para shahabat, Masya Allah, dan memang para shahabat adalah orang-orang terpilih di sisi Allah beramal semalam suntuk baik di bulan ramadhan maupun bukan di bulan ramadhan.

Kaum Muslimin an Muslimat Rahimah Kumullah

Kemungkinan akan timbul pertanyaan kepada kita semua.Apakah kita mengikuti Iman sampai selesai di dalam shalat tarawih?

Jawab :
Rasullullah pernah bersabda:

"Siapa yang shalat tarawih bersama Imam hingga sekesai, akan ditulis baginya pahala shalat semalam suntuk"(Hr, Abu Dawud,At-Tirmizi,An-Nasai dan Ibnu Majad)

Maka dengan demikian, kita kaum muslimin dan muslimat diharapkan kesegaran dalam ucapan,pandangan serta sikap antara sesamanya dalam upaya jangan terjadi salah pengertian dalam hal salah menyalahkan, pojok memojokkan sampai hubungan silaturahmi semakin merenggam dalam bulan suci ramadhan ini, sementara yang paling disenangi Allah SWT itu adalah memupuk hubungan silaturahmi antara kita semua dengan catatan bahwa Allah SWT menginginkan kita sebagai hamba-Nya masuk dalam surga dan terhindar dari neraka-Nya.Yang paling penting kita catat dan ingat pada akhir ceramah ini adalah marilah kita mempertebal keimanan kita serta mempetinggi amalan-amalan kita khususnya pada bulan ramadhan karena semakin tinggi amalam yang kita kerjakan pada bulan ramadhan semakin tinggi surga kita di sisi Allah SWT dan semakin tinggi maksiat yang dikerjakan maka semakin tinggi neraka yang dicapai di sisi Allah SWT, dan kita tak akan tergolong dalam golongan yang merugi itu.Moga2 Allah paring barokah.(PDLC/28/06/2015)





INNOCENT CHILD


If it is so,
Innocent child
was crying for peace
No body cares of him
since humanity
becomes less and less
He asked questions
where should i have to go?
would be impossible
to get suicide
It is not a way out
better to run away
Not so i think
because of the eyes weapons
kill all the innocent ones
without warning...
better to secure
rather than to kill
stop killing...
my poetic words urged the truth
That's all what to be released

sm/27/06/2015,copyright




Ceramah Dengan Tajuk "TAQWA" disampaikan oleh :siamir marulafau pada Bulan Ramadahan setelah shalat subuh di salah satu Mesjid di Medan.

A.s.w.w.
Kaum Muslimin dan Muslimat Rahima Kumullah

Setiap insan dilahirkan di dunia ini memiliki sifat dan kharakter berbeda-beda, dan ini memang sudal lazim harus diterima. Maka dengan demikian tingkat ketaqwaan kepada Allah SWT juga berbeda-beda.Taqwa itu harus dibaringi dengan IMAN, dan tanpa iman mustahil seseorang itu berhasil mendekatkan diri kepada Allah.Dalam hal ini,penceramah dalam kesempatan yang singkat ini mengajak seluruh kaum muslimin dan muslimat untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan meningkatkan kesungguhan kita beribadah sepanjang nafas kita mendengung di bumi yang tercinta ini.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an bahwa"Tidak Kujadikan Manusia(insan) selain menyembah kepada kami, Allah".Untuk itu, kita sebagai insan yang mulia harus sadar bahwa kehidupan di dunia fana yang sekejap harus dimanfaatkan untuk beribadah dan bukan untuk menciptakan dunia berpesta pora atau sesuatu tindakan yang tak menguntungkan.Harus diingat bahwa nikmatnya kehidupan di dunia tak sebanding dengan nikmatnya kehidupan di akhirat.Ini harus dipercaya dan ini merupakan janji Allah SWT sebagaimana yang tertera dalam Al-Qur'an, surah Al-Baqorah bahwa"Allah itu tak berbohong".

Merujuk pada inti ceramah ini, disampaikan bahwa ketaqwaan itu adalah salah satu unsur yang paling penting dalam kehidupan kita sebagai hamba Allah yang berkaitan dengan keimanan kita dalam melaksanakan ibadah pada bulan ramadhan ini semoga kita ditempatkan pada tempat yang sebaik-baiknya,moga2 Allah paring barokah.Amiin.

Kaum Muslimin dan Muslimat Rahima Kumullah
Orang-orang yang taqwa di sisi Allah SWT adalah orang-orang yang paling mulia.Mengapa?Karena mereka itulah akan menjadi pewaris surga yang dijanjikan selain tidak.Maka dengan demikian, kita umat islam jangan selalu lupa akan kewajiban kita yang harus dipenuhi seperti apa yang diperintahkan kepada kita dan larangan-larangan untuk yang haram-haram dalam Al'Quran sebagai petunjuk bagi umat islam untuk terhindar dari neraka-Nya,Allah dan masuk surga Allah, dan ini semua semestinya dan harus dicapai dengan iman dan taqwa karena surga dan neraka itu adalah hal yang "GHAIB".Hal demikian juga Rasullullah bersabda dalam berbagai hadist yang diriwayatkan oleh para sahabat tentang keindahan surga dan pedihnya azab neraka Allah, dan dirasakan bahwa tak akan ada seorang tergolong dalam kemurkaan Allah pada majelis berbahagia ini.

Merujuk pada inti ceramah ini, marilah kita mempertebal keimanan kita dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dalam era kemajuan teknologi ini supaya kita tidak mudah terpengaruh dalam berbagai hal yang membuat diri kita merugi selamanya di sisi Allah SWT.Mengapa harus demikian?Karena hidup ini sementara dan inilah kesempatan bagi kita untuk berbuat amal lebih baik dari dunia seisinya, dan boleh dikatakan bahwa dunia ini adalah tiruan dan menipu dalam berbagai aspek.Dengan demikian,kehidupan harus dimanfaatkan dan diberi makna supaya Allah SWT memberikan nilai tertinggi selamta di dunia dan akhirat.Mogaa2Allah paring barokah.Amiin.

Demikianlan ulasan tentang ketaqwaan dalam ceramah singkat ini moga2 bermanfaaat bagi kita semua.Amiin.
(PDLC)/04/07/2015




LET THEM SMILE


how can i stop my tears
if the guns are around my lives
with no peace to solve
everything seems to be dull
while damage was found

...
the soul was flying like kite
and no steer to control
no strings to seize
only crying of children heard

but how to solve
let them die or...
be provided lives?
let them smile





NEVER LOST


It is impossible
for me to grasp
the rainbow to state
how deep my love
expressed
meanwhile my lives
is for you all
which never lost
a hope for the sake of
futurity somehow
but you never tie up
my feeling to touch
since the moon is
smiling twice....
smiling for the happiness
not for the poverty
you draw in lives
but he chance for living
should not be put off
never this to be done
as long as my heart
is the fuel of yours mixed
never separated in
my feeling because
you are the one,whom
i pay so much attention
for the sake of my golden
love....
my golden love is screaming
for the moon...
smiling for all human beings
though this world is too hot
to live in but never complaint
be pictured as long as

my breath not to stop
sm/09/10/2015,copyright





TASBIH
Oleh :siamir marulafau


biarlah sinar mentari membakar jasadku
kutak sanggup lagi jika perut bergumul terus
kutahankan lapar dan dahaga
sepanjang puasaku untuk-Mu
puasaku sepanjang bulan menggapai surga-Mu

....
ya, Tuhan
kusujud pada-Mu
sampai lailatul qadar menjeputku sebelum subuh
subuh membias dalam sinar
mengubah citraku
jika diperkenan tasbihku menyentuh arasy-Mu
....

Allahu Akbar
subhanallah,moga nafasku membias dalam asma-Mu
maha suci nama-Mu menyatu dalam kalbu

sm/11/07/2015@siamir





Ceramah :
Bertajuk :"LAILATUL QODAR" disampaikan oleh Al-Udstaz,siamir marulafau, Drs.,M.Hum kepada jama'ah di salah satu mesjid di Medan.


A.s.w.w.
Kaum Muslimin dan Muslimat Rahima kumullah

Dalam ceramah yang singkat ini, dikupas kembali masalah pengertian 'Laitaul Qodar'.Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Qadar : 97 bahwa Allah itu sesungguhnya menurunkan(Al-Qur'an) pada malam Qadar, dan pada mala itu turun para malaikat dan Ruh(Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan sampai terbit fajar.

Merujuk pada ayat di atas kita diingatkan oleh Allah SWT bahwa ada pun malam Lailatul Qodar itu bertepatan pada bulan ramadhan yaitu mulai dari malam ke 21 sampai berakhirnya ramadhan setiap tahunnya.Ini adalah malam yang sangat berharga bagi kita semua, mengapa? Karena malam 'Lailatul Qadar adalah malam yang sangat berbeda dengan malam-malam sebelum dan sesudahnya,mengapa demikian?Jika kita beramal dan beribadah pada malam ini, niscaya amalan kita telah dicatat oleh Allah SWT sebanyak seribu bulan, masya Allah. Sungguh Allah maha Mulia,sedangkan usia kita tak sampai 70 tahun sudah kandas,sementara amalan yang diperhitungkan pada malam 'lailatul Qadar' itu adalah lebih kurang 84 tahun lamannya atau diperhitungkan 1000 bulan dengan bonus bahwa semua dosa-dosa kita diampuni oleh Allah SWT, dan ditempatkan di surga yang sebaik-baiknya ,masya Allah.

Kaum Muslimin dan Muslimat Rahima Kumullah

Dalam usia yang singkat ini, alangkah baiknya kita beramala shaleha pada malam lailatul qadar dengan beritikab di Mesjid seraya berzhikir, berdoa dan membaca Al-qur'an sampai menjelang subuh dengan ikhlas dan ridho karena Allah.Moga2 Allah paring barokah.Amiin.
Merujuk pada ayat-ayat di atas, Allah SWT mengutus para malaikat mengatur segala masalah dan urusan yang ada di bumi terlebih-lebih dalam masalah ibadah kepada Allah SWT, bahwa manusia dan Jin dihidupkan adalah semata-mata mengabdi kepada Allah selain tidak(Al-Qur'an).Untuk itu,kita sebagai hamba Allah tak akan terlena dalam kehidupan sejenak untuk beramal di sisi Allah SWT, moga kiranya dapat mengampuni semua dosa-dosa kita pada malam 'Lailatul Qadar' dengan bersujud kepada-Nya dalam hal mengerjakan shalat tarwih, shalat sunnah tasbih, shalat sunnah tahjud , dan berzhikir dan selalu mengingat dan mendekati diri kepada Allah SWT ,niscaya Allah memberikan imbalan surga yang sangat tinggi pada hamba-Nya baik di dunia maupun di akhirat kelak.

Akhirul kalam, dalam ceramah singkat ini, moga2 bermanfaat dan barokah. Amiin.

PDLC/10/07/2015@siamir





SEPERTIGA MALAM
Oleh :siamir marulafau


malam hening sepi
membayang di wajah
malam bagaikan bening air
sejuk di penantian
...

kugapai sungguhkah?
malam menyisir renung
doaku pada-Mu
zhikirku pada-Mu
tasbihku pada-Mu

ya, Tuhan...
perkenankan hidupku
malam sunyi sepi
sepanjang laitaul qodar-Mu
merangkai ibadahku

....
sungguhkah dosa-dosaku
diampuni?
dihapus tak berbekas...
kusujud untuk-Mu
moga-moga Allah paring barokah
amiin...

sm/10/07/2015@siamir





PERJUANGAN
Oleh :siamir marulafau


deburan ombak menggulung di penantian
di kala raga terguling di pantai indah
pasir putih pun bertaburan dan berkata
selamat datang tuan perkasa

...
jika anda tertanam di dalamnya
pasir-pasir pantai tak akan hanyut
diterjang gelombang
meskipun tingginya setinggi langit

kubayangkan betapa dahsyatnya
tak seorang pun berteriak
tertegun di kala ombaknya menerpa
rumah-rumah terhempas

dilanda pasang berantai memuncak
iikan-ikan berenang
pantai pun dibanjiri dengan ikan ganas
kutak tega mengapa dikau terdampar

...
tak ada teman
tak ada sahabat dan kerabat
hidup sendirian ditelan bumi Tuhan
nasib insan tak menentu bagaikan kapal
....terombang ambing di hamparan lautan
tapi kusadar itulah jalan terbaik

memutar haluan...
menggapai pulau kenangan sampai
...akhir zaman

sm/10/07/2015@siamir





FAOMASI
Oleh :siamir marulafau


faomasigu kh6u
no aetu ba dalu idan6
ba ahani miraya
ba tenga miy6u
b6r6 da'6 ena'6 aboto bad6d6u
mefaomasigu iada'a
mohombo-hombo hul6 laya-laya
banal6 tefaudu ba d6d6u sa
bahefabali ita l6 masala
ena'6 faoma ta6'h6 6he kh6da
...faoma fatambai

sm/09/07/2015@siamir





QUR'AN
Oleh :siamir marulafau


ayat-ayat-Mu memukau
menyayat dalam lara
menggema di dalam dada
mengubah di penantian

...
petunjuk bagi insan
menyatu dalam darah
bersemayam dalam jiwa
di palsukan jangan

dirangkai dalam aksara
...arabia, terlantun di udara
daun-daun berguguran
...sujud
langgam jawa tak berkenan
langgam arabia berisnad
dilatunkan dengan suara
...merdu shahdu
mengubah segalanya

diturunkan di Mekah,Madinah
disampaikan pada Rasulullah
Muhammad s.a.w.
bercerita:perintah, larangan
...sejarah mengupas kejadian
tak akan disangsikan
Allah tak berbohong
ayat-ayat-Nya petunjuk bagi umat
jalan ke surga terhindar neraka

....
bacakanlah...
wahai, Muhammad
qalam Allah, Al-Furqan
berisi syiar, haq dan benar
lantunkan pada umat
moga-moga Allah memberi
...manfaat dan barokah

sm/12072015@siamir






MALAM SUNYI
Oleh :siamir marulafau


jiwaku digenggaman-Mu
ya, Allah...
nafasku mendengung di udara-Mu
di malam lailatul qadar
mengukir amalan seribu tahun
menggapai surgamu dahsyat
terhindar siksaan-Mu
ya, Tuhan...
ampunilah semua dosa-dosaku
ampunilah semua dosa-dosa kami
terimalah ibadah kami...

selamatkanlah negara kami
di tangan orang-orang jahil
selamatkanlah agama kami
lailatul qadar-Mu mengukir amalan seribu bulan
menggapai surgamu
terhindar neraka-Mu

ya, Allah...
sujud sembahku di hadapan-Mu
do'aku diperkenan sampai sinar-Mu
....mengubah hidupku,hidup kami
membuat kami hidup bahagia ,barokah
selamat dunia akhirat...
"allahu mainna nasaluka rhidoka waljannahtawana
uzubika minshakhatika wannar, allu mainna ka'afurungkarim
muntuhibbul afwa fa'afuanni/a"

sm/14/07/2015@siamir





Ceramah:
DOA QUNUT

Oleh :siamir marulafau(AL-Udstadz)di sampaikan pada jama'ah di salah satu mesid di kota Medan

A,s.w.w.
Kaum Muslimin dan Muslimat Rahima Kumullah

Pada kesempatan yang singkat ini saya sampaikan di hadapan jama'ah tarawih tentang masalah do'a qunut yang kadang menjadi problema yang agaknya serius ditanggapi oleh bebagai pihak khususnya pada shalat sunnah tarawih pada setiap bulan ramdhan.

Dalam beberapa hadist juga didapati bahwa masalah doa kunut ini diperbolehkan dan dapat dilaksanakan pada pertengahan bulan ramadhan,yaitu malam ke 16 dan seterusnya sampai habis masa ramadhan sebagaimana yang diriwayatkan dalam berbagai hadist yang shaheh :

Do'a qunut dalam witir dapat dilakukan sebelum atau sesudah ruku', walaupun yang terbaik dilaksanakan sebelum ruku'.[Hadits Ubay bin Ka'ab:"bahwasanya Rasulullah shallallaahu 'alayhi wasallam qunut dalam shalat witir sebelum ruku'. HR Abu Dawud no 1427, Ibnu Majah no 1182, sanad hadits shahih (lihat 'Irwaul Ghalil 1/167 hadits no 426 dan Shahih Sunan Abi Dawud no 1266). Dan sebagaimana hadits Hasan bin Ali radiyallaahu 'anhuma, dan ini riwayat yg shahih dari 'Abdullah bin Mas'ud dan 'Abdullah bin Umar radiyallaahu 'anhuma, bahkan diriwayatkan dari jumhur Sahabat, sebagaimana diriwayatkan Ibrahim al-Qamah:"Sesungguhnya Ibnu Mas'ud dan para Sahabat Nabi shallallaahu 'alayhi wasallam qunut dalam shalat witir sebelum ruku'."Simak Diriwayatkan olsyaieh Ibnu Abi Syaibah 2/302 atau 2/202 no 12, dikatakan oleh al-hafizh dalam "Addirayah" sanadnya hasan. Syaikh Albani berkata sanadnya jayyid menurut syarat Muslim (Irwaa'ul Ghalil 2/166). Juga Syaikh al-Albani rahimahullah berkata : "Boleh juga doa qunut sesudah ruku' dan ditambah dengan melaknat orang2 kafir, lalu shalawat kepada Nabi shallalaahu 'alayhi wasallam dan mendoakan kebaikan untuk kaum muslimin, pada pertengahan Ramadhan, karena ada dalil dari para Shahabat radiyallaahu 'anhuma di zaman Umar radiyallaahu 'anhu. Simak Qiyamu Ramadhan hal.31-32]

Kaum Mulimin dan Muslimat Rahimah Kumullah

Merujuk pada keterangan di atas di sini, kita tak perlu lagi berdebat masalah qunut dilaksanakan setelah shalat tarawih yang dilanjutkan dengan shalat witir sesudah rukuk jika tak lupa melaksanakan oleh imam tarawih, dan jika imam lupa akan melaksanakan do'a qunut tersebut, maka tak akan menjadi masalah karena qunut itu adalah sunnah hukumnya.

Demikianlah sekilas tentang keterangan yang disampaikan masalah do'a qunut, dan ada pun kurang lebihnya, mohon dimaafkan.Moga2 bermanfaat dan barokah.

Akhirul kalam, saya ucapkan Alhamdulillah jaza kumullahu khairah.Amiin ya rabal allamiin.(PDLC/13/07/2015)





LOVE MESSAGE


so far i delete my hate
for i know you are the fuel of my heart
since i knew you...
though you are so far away from me
i never betray my love
it looks like the sun shining with beautiful lighting
but you never sent me a message
as long as i stay to wait
where are you now?
so far delete my hate
because you are the one in my deep heart
i never found before
it seems like the angle from the radiant claims
though you have not appeared in my eyes
but to imagine is not far away
surely i never miss...
though i am as busy as bees
you are sometimes to be in mind
without having lost to think
really appear in mind where i go to walk
i use to bring my impression to kiss
for me, not to find out the road showed two ways
because of loving deeply...
that is hard to guess some other days
not to tell lie as what you think
since i am not a typical liar to guess then
sooner or later i use to wait

sm/25/07/2015,copyright





TERBENTUR
Oleh :siamir marulafau


meskipun tercebur dalam laramu
namun kutak sampai terhempas dengan sinarmu
membias dalam jiwaku...
di penantian, nafasku akan terbentur dengan cahayamu
sepanjang gelombang laut dikau harungi
jeritan batinku menerawang di langit biru
di kala senyummu mengurai rasa rinduku

....
meskipun bayanganmu tak hadir dalam jiwaku
kutetap pasrah akan sinarmu sirna
sampai langit meratap terus menerus
petanda aromamu terpatrik dalam kalbu

sm/24/07/2015@siamir





SEKEJAP
Oleh :siamir marulafau


sampai ujung dunia pun tak akan dikau gapai kasihku jika dikau hanya membayangkan kilauan sinarku di atas daun-daun terhempas di bawah sinar mentari di saat fatamorgana membias di jalan tak berujung

sm/23/07/2015@siamir





TERCEBUR
Oleh :siamir marulafau


deburan sungai
mengalir ke relung
di kala rasa galau
terhempas dengan
senyuman mengikat
kalbu
...

rasanya alam
bernyanyi menghempaskan
rasa pilu di saat kutercebur
dengan ciprakan air
menggebu dalam gelora
asmara membiru di langit biru
meskipun deburannya
membias di sekujur tubuh

sm/23/07/215@siamir





VICTIM


how can i come across the life
otherwise the war is on the top of my head
mean while the children are victimized to kill
and the lost generations would be increased
be impossible for a country to be grown up
for this, it needs peace...
it had better stop killing
for the sake of a country
since many of them are in peaceful dream
to imagine the happy lives
not in illusion
but should be in reality
Let's hope their consciousness
not to destruct
to rebirth the damage
because the young generation are the flowers
they would be blooming like bees
and this world would be bright like the sun
while the moon would be in lighting

sm/22/07/2015,copyright




TETESAN AIR BENING
Oleh :siamir marulafau


deburan air membening
sampai tebing tersenyum
di kala gunung terdiam
tapi menghanyutkan sampai
tubuhku menggigil kedinginan
di saat pebatuan berguling

....
petanda kebesaran-Mu terpuji
sudah bertahun usia berenang
sepertinya ikan menghempaskan
...sayapnya yang tak diam
di kala air mengalir dari hulu ke muara
tetesan air-Mu membias dalam kalbu

kuberdoa sampai nafasku tak akan mendengung lagi
Allahu akbar, Allhu akbar....

sm/28/07/2015@siamir




THE LIVES


The lives we run is like a winding road
It sometimes creates much boredom
Since the lives is like the leaves in the trees
It is so hard to count
I can not imagine how bitter life would be there
I really feel confused to solve
Because this world is round like a ball
It might be difficult to guess
If it is so, to whom do i have to ask question?
Be impossible to myself...
To my Lord or yours?
It depends on how He gives grace
It is so great to thank for Him
What the lives He might give should be thankful

sm/29/07/2015,copyright





TAUBATAN NASUHA
Oleh :siamir marulafau


siang malam akan tercebur dalam dosa jika iman tak menguat sepertinya logam dileburkan dalam api panas meleleh sampai ke neraka
...

tak akan ada keampunan jika taubatan nasuha tak menjalar di kerongkongan sebelum terhempas di tanah diam tak berpilar
kafarah,denda harus jalan

...
wahai insan...
janganlah bertingkah
Tuhan akan melihat segalanya
Tuhan akan mendengar semuanya
daun-daun berguguran menjadi saksi di segala punjuru bumi Tuhan

sm/28/07/2015@siamir



SHARPER EYES


The eyes of children around the world
have been sharper as a knife to see how cruel the war would be there as long as the world has an ear to hear
whereas the sky is also whispering
while the sea is roaring to say what weapons were there to damage
....

And human soul had been flying in the sky
The sky is too dark because of less humanity
And the sand of a coastal area as the witnesses to see
How natural sources had been destructive

No one cares for the damage
including killing, poverty, oppression so as to be
But the man is just only speaking
Where are they?

To make man feel unhappy around the world and ask question
'Why should this be like this?'
Poetic words are difficult to explore the answer of it

Because of ambitious mankind for authority
Because of the greediest to grasp the land possessed by
Because of other conflict might be arise
And many things should be the cause of it

sm/27/07/2015,copyright





WHAT WE LIKE :WAR OR PEACE?


No one in this world dislikes peace
Everybody likes peace
Not to beg only by right hand
Though others not care
Love for children are serious
Since they are the fuel of nation
But i am afraid sometimes
Because of selfish to manage
Since some of those wish to kill
The victimized children know nothing
Their soul would be really purified
The innocent children are sacrificed
Who will be saved ?
Everybody would like to save
If not, he would be die
The oppressed mankind would be more
and more increased rather than to be friends
Where is the right?
Authority would be more stronger
Mercy is as bit as germ
Where is the truth?
The factual events have been spread to make man ignorant
The TV had been spoken not only once
But for twice and trice,it declared the war would be an evil
The damage can be found everywhere
Because of the weapons are so cruel to kill
Who would be free at the end?
Is it really a game to play?
While the war would be serious to kill
I am not a selfish
Why should others be selfish
To kill and damage...
I think too much for the country
I would like them to show the very good smile
Children are the growing flowers of the country
They have a right to survive
I wish they would not be killed
Let them be adult to plant seeds for the growing nation
Young generations are true to be paid attention
Destructiveness is not a way out ...
Avoid killing..
Really peace is the heart of conciliation
Reconciliation is the water of all
To make fresh for the lives
Everybody needs peace
Why not?
Loving each other is a message of Radiant Claims
That the Lords would be smile
I would like to show people of my capability
In case of murdering simultaneously
Since the war is the worst
It looks like hell for the lives
Do you need 'Peace'?
It is not like war
Even the peace the angel of security
Let the Earth be smile to fresh the lives
If not, what to do to survive?
I wish for the peace: poverty and oppression be avoided
I wish government to pay attention and to be blind with the wealth
It is nothing for the lives though they are in the rich
The poor and the rich are the same as clay in the eyes of Lord
Why should oppression be growing like bees
Everybody likes 'PEACE' not 'WAR'

sm/26/07/2015,copyright


Jumat, 26 Juni 2015

Kumpulan Puisi Airi Cha - MUNGKIN


DI ANTARA
Karya : Airi Cha


Gerimis mengiringi langkah gontai. Di antara halilintar bersahutan, kau hilang bersama remang malam dalam kebisuan.

Tertinggal hanya aku dan sebongkah sesal dalam kalbu. Lukaku bagai teriris sembilu, terasa perih menikam sanubari.

Sendiri kini mengapai mimpi tak pasti. Di antara luka belum terobati. Dan kau hilang bersama malam.

Dunia sepi, 140615.




MUNGKIN
Karya : Airi Cha


Mungkin senja yang kupandang, sudahlah tak sama dengan senja yang kau saksikan. Walau langit dan bumi serta mataharinya adalah satu.

Ribuaan mimpi harus kularung pada samudera tak bertepi, saat takdir tiada memihak kita. Tertatih aku menata hati, membalut agar lukanya mengering.

Aku meyakini waktu akan menjawab semua tanya hati. Padamu, tak terukir dendam membara jiwa. Bagaimanapun kau perna menjadi yang terindah. Walau akhirnya meluka jiwa.
Mungkin senja ini tak lagi sama.

Di Keramaian, 200615.


Sabtu, 20 Juni 2015

Kumpulan Puisi LUmbang KAyung - JANGAN PERNAH MENGELUH



SELAGI KAKI MASIH KUAT MELANGKAH,
SELAGI MATA MASIH DAPAT MEMANDAN ARAH,
SEDANGKAN TANAH YANG DIPIJAK MASIH TERLIHAT BASAH,
DAN PEPOHONAN MASIH MEMBERI TEMPAT UNTUK BERTEDUH,
JANGAN PERNAH MENGELUH.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin) 28:05:2015


-----------------------------------------



PELAJARILAH DIRI SENDIRI,
KENALILAH DIRI SENDIRI,
SAMPAI KITA MENEMUKAN JATI DIRI,
YANG PANTAS UNTUK KITA KAGUMI.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin) 01:06:2015



-------------------------------


APA GUNA ESOK DIRI MU BERPUASA,
MENAHAN HAWA NAFSU DURJANA DUNIA,
SEDANG KAN ENGKAU MELUPAKAN KASIH SAYANG IBUNDA MU YANG TERCINTA.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin) :16:06:2015





# MENCARI UMPAMA #

Di mana ku cari umpama,
Malam kini gelab gulita,
Sedang kan dingin mengusik rasa,
Menatab Hujan yang tak kunjung reda,
Sendiri tampa pesona.

Di mana gerangan kau cahaya,
Tak mungkin bara dapat menyala,
Biar terobat sesak di dada,
Yang basah di renung kecewa,
Menanti mentari datang menjelma.

Sudah lah derita,
Biarkan kecewa ini sirna,
Biarkan rembulan menjelma,
Menerangi jiwa yang terpedaya,
Bersama impian yang hilang dan sirna.

Malam menjadi bagai tak berarti,
Curahan hujan tak kunjung berhenti,
Dinginnya angin yang menemani,
Gelab gulita yang menyelimuti,
Sendiri ku merenungi diri ini.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 20:06:2015


---------------------------



TIADA DI DUNIA INI YANG SEMPURNA,
SEDANG BAHARU SIPAT MANUSIA,
HARI INI DIA TERTAWA BAHAGIA,
ESOK DIA MENANGIS DI DALAM DERITA,
LALU BERDOA MEMINTA PETUNJUK YANG ESA,
DI KEMUDIAN HARI DIA LUPA AKAN JANJI DI SETIAB DOA2 NYA,
LAYAK NYA SEUMPAMA SANG PUJANGGA,
TERLUPA AKAN UKIRAN KATA2 NYA,
YANG TELAH MENJADI NASEHAT TAULADAN UNTUK INSAN MANUSIA,
SEMENTARA DIRINYA MERANA DI KALA BERSAMA DUKA DAN NESTAPA.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai ( 19:06:2015 )






# DI SEPANJANG TITIAN #

Di sini,
Sepanjang Titian ini,
Kisah cinta pernah ku jalani,
Namun tak dapat ku nikmati,
Yang kini telah menyakiti.
Ku coba lalui sendiri,
Langkah yang seakan tak berarti,
Menatab Angan dan sepi,
Mencerca keluhan Hati,
Merenungi kebodohan diri.
Entah apa yang dapat ku lalukan,
Bayang nya tak dapat ku lupakan,
Walau ku tau ini hanya tinggal kenangan,
Hanya tinggal di sebatas kerinduan,
Menemani ke seorangan.
Lautan yang tak bertepi,
Cinta yang tak dapat ku miliki,
Menemani kenangan di sepanjang titian ini,
Membuai kerinduan di Sanubari,
Di dalam impian yang tak pernah berhenti.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin) 19:06:2015




# IKHLAS MELAWAN DIRI #

Gelab,
Silau nya Mentari,
Lelah,
Belum juga berhenti,
Keringat,
Membasahi tubuh yang hitam legam ini.

Hasrat,
Tak kan terpenuhi,
Dahaga ,
Meronta mencaci maki,
Ikhlas,
Ikhlas ku menjalani hari.

Nurani ini berkata,
Usab lah di dada,
Dan bawa jiwa,
Memandang nun di sana,
Mereka masih bekerja bersama ibadah nya,
Mereka mampu berpuasa.

Ya,, Aku harus bertahan,
Walau dahaga merintih ku rasakan,
Ini bulan Ramadan,
Bulan yang ALLAH SWT muliakan,
Biar kesabaran dan jikir di hati ini yang melawan,
Takluk kan Dahaga dan lelah yang ku rasakan.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 21:06:2015





# KAU CINTA KU #

Ketahuilah wahai juwita,
Di tingginya gunung telah ku ukirkan kan pesona,
Di kedalaman lautan ku tanam kan Cinta,
Berharab permadani membawa bahagia,
Bersama warna warni asmara.

Kuntum bunga ku hanya diri mu,
Bintang2 ku kan memuja mu,
Biar segenab pengisi alam ini tahu,
Hanya diri mu yang ku rindu,
Untuk menghiasi Relung kalbu ku.

Ketahuilah wahai juwita,
Di sini tiada duka,
Tiada derita,
Tiada siksanya jiwa,
Yang ada hanya senyum mu yang ku puja.

Andai kata ini menjadi janji,
Pahamilah janji ini,
Karena janji ini kan melintasi,
Lautan luas dan gunung yang tinggi,
Yang memendam sekeping hati,
Hati cinta yang akan kau miliki,
Hingga ajal yang akan mengakhiri.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 20:06:2015





# PIPI KU JUWITA #


Pipi,
Ku ingin rindu ini berarti,
Hilang kan rasa sepi,
Saling menghibur diri,
Seperti mimpi yang ku nanti.

Pipi ku,
Pahami lah sebuah rindu,
Rindu yang selalu mengganggu,
Tentang diri mu,
Tentang aku yang belum mampu,
Melintasi laut yang biru.

Pipi cobalah rasa,
Aku telah tergoda,
Dari setiab ukiran kata2,
Yang membuat ku seakan menggila,
Di dalam lamunan senja,
Dalam bait ku yang setia.

Senja kan berlalu Pipi,
Malam kan berganti pagi,
Namun kesetiaan yang ku miliki,
Bagai tak pernah memberi arti,
Tentang cinta yang ingin ku miliki.

Pipu ku juwita,
Esok mimpi ku tak kan menjadi nyata,
Semua hanya menjadi cerita,
Bersama dilema cinta yang ku damba,
Sedang diri ini bukan orang yang punya.

Selamat malam Pipi,
Biar ku coba menikmati sepi ini,
Walau pun tiada arti,
Yang ku ingin kita dapat bertemu walau dalam mimpi,
Dari semua mimpi indah yang ingin ku miliki,
Yang dapat menjaga kesetiaan ku ini.

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 25:06:2015





# HILANG #


Diantara rimbun pepohonan,
Ku sandarkan jenuh nya impian,
Yang begitu perih untuk di tahan,
Begitu getir untuk di ucapkan,
Dan hanya bayangan yang tersimpan.

Dimana sang pujangga,
Mungkin kah diri nya bersama duka,
Atau tertidur pulas di pelukan istri nya,
Mengapa tak kau ukirkan sebait kata,
Biar semangat ini kembali bergelora.

Mungkin hanya angin yang dapat mengerti,
Berhembus menyejukan jiwa ini,
Memejam kan mata ini,
Namun mengapa kenangan datang membayangi,
Yang begitu sakit untuk ku miliki.

Senja mulai menjelma,
Burung2 kembali terbang kesarang nya,
Sedangkan angan ini hilang entah ke mana,
Terbang terbawa senja,
Menanti malam bersama gelab nya.

Ku renugi waktu,
Terlalu lama aku menunggu,
Tak mungkin dapat ku seberangi luasnya laut biru,
Karena siapa lah aku,
Namun mengapa aku begitu sangat rindu.

Wahai angan yang hilang,
Terus lah engkau terbang,
Tak usah engkau pulang,
Biar aku teggelam di dalam bayang,
Dan hilang di antara rumput ilalang

By : LUmbang KAyung (Kamaluddin)
Tanjung Balai 23:06:2015


Kumpulan Pusi Topan Kejora - TUJUH LIKUR DENGAN DZIKIRMU, MA'



Di Halaman Masjid Tua

Di halaman masjid tua
awal musim hujan
tangkai-tangkai mawar basah tertiup angin
menutupi pagar besi bercat lumut
kembang sepatu mekar di sekeliling air mancur
gerimis pagi, menggenangi halaman
Mungkinkah kuabaikan rindu,
yang datang bersama angin musim dingin:
Rindu pada gedebug bedug,
gema muadzin,
derap tapak-tapak kaki dan sandal japit.

Malam datang membingkai getar cinta
mencetak mimpi syurga pada rembulan yang hadir
setelah hujan
Aku menuju rumah-Mu
menjauh dari lamun di bangku stasiun yang sendu
aku berdiri di tengah musim ayat-ayat yang
berdengung
Tujuh Likur aku datang mengunjungi-Mu

-------------------------------------------------------
INB, Borneo – Indonesia; 2009.





Tujuh Likur Dengan Dzikirmu, Ma’

(1)
Aku ingin lelap kenangan
bertahun lampau di malam
Ramadhan kesepuluh
Yang terasa amat panjang
di serambe’
Uma’ membisik kata
yang tak mampu kujamah
lewat terawang mata.
“Sannong, hati Ma’ risau.
Pendaringan kita tinggal antah.
Walau Ma’ tau kesulitan
ini dari Allah ta’ala jua
ada nikmat tak terhingga di sebaliknya.”

(2)
Uma’ tidurlah.
Jangan risaukan pendaringan
Kau punya lebih sekepal hati Ma’.
Walau siang membanting tulang
malam menanggung bimbang.

(3)
Kini kurenangi puasa
di tempat angin terderai Ma’.
Dengan seribu harga diri melekat di jantung.
Aku pasti takkan lari dari setia Ma’
Akan kulewati tujuh likur dengan dzikirmu
Takkan pula aku
jadi tempurung naik ke appar.

-----------------------------------------------------
Catatan:
*Serambe’ : Serambi ; beranda rumah (dialek Melayu Sambas).
*Uma’ : Emak, Ibu (dialek Melayu Sambas).
*Sannong : Panggilan sayang kepada anak, adik, atau orang yang lebih muda dan dikasihi (dialek Melayu Sambas).
*Pendaringan : Tempat menyimpan beras yang biasanya terbuat dari tembikar atau alumunium (dialek Melayu Sambas).
*Antah : Sampah sisa beras (dialek Melayu Sambas).
*Tempurung naik ke appar : Pepatah Melayu Sambas yang artinya, “orang yang telah sukses lupa dirinya siapa. Padahal dahulu Ia miskin papa”.

---------------------------------------------------------
INB, Borneo – Indonesia; 2010.




Takwa

Menengadahlah ke langit, jika kau gundah
dari arah yang tak terlihat, akan datang seribu pahala.

Kau takut dengan beras yang tinggal segenggam
sedang langit mengucurkan hujan pada ikan-ikan
dan burung-burung di samudra

Jika menyangka, datangkan seribu pahala
dengan kekuatanmu
bisakah camar makan sedang elang menyambar?

Selama hidup, kau takkan tahu
jika malam tiba kau akan nyenyak sampai pagi

Aku, kau, dan anakmu
mungkin hidup seribu hari
seribu bulan
namun tetap saja kalian menuju mati

-------------------------------------------------------
Borneo – Indonesia; 2015.

Senin, 15 Juni 2015

Kumpulan Puisi Ayit Ray - PERJALANAN SENYAP


Perlawanan senyap (I)
Ayit Ray


Kelak akan lahir orang-orang sepertiku untuk menentang sebuah sistem yang didalamnya hanya mementingan golongan, ia akan berdiri diantara barisan compang untuk merobohkan ketidakadilan dan segala bentuk penindasan.

Bukan senjata untuk melawannya, bukan pula kekuasan yang disalah gunakan untuk memperoleh keuntungan dari jabatan, musuh terbesar adalah mereka, mereka yang hanya menjadikan kami umpan para anjing dan kami bagaikan santapan.

Kami akan melawannya dengan goresan pena, sebuah goresan yang tajamnya melebihi pedang, sayatannya melebihi peluru.

Ingat! Para pemberontak adalah anak kandung penindasan, bila tak ada penindasan maka mereka tak akan lahir.

Dia akan lahir pada masanya
Bergabung mengisi rongga-rongga negara dari kelompok kiri yang dianak tirikan, dia sedang menyusun rencana
Dia diantara kalian, tidak jauh dari kita kehidupanmu dan Disekitarmu. Tujuannya adalah satu:

st.kebayoran
14 juni 2015
0 2 : 2 4




Perlawanan senyap (II)
Ayit Ray


Kami tak sendiri
Saat penguasa sedang berpoligami dengan pemodal asing. Itu tanda bahaya untuk anak-anak bangsa.

Bangsa yang sekarat mulai terjual
Sedangkan kau asyik bercumbu
Menjadi pemuas nafsu asing
Itu solusi untuk menjajah bangsa ini
Tanpa peduli dan pura-pura tuli
Rakyat yang mencari uang
Menambah pundi untuk membangunan bangsa.

Malah kau asyik mejilat keringat
Duduk manis mempersulit birokrasi
Rakyatnya sendiri dipersulit
Bangga menjajah bangsa sendiri
Tanpa tau bangsanya mau mati

Oh, lisa tenanglah
Aku baik-baik saja
Tak usah kau pedulikan keadaanku
Yang sedang marah pada penguasa
Entah pagi, entah siang dan malam
Jika aku meringkuk dibalik jeruji
Itu berarti penguasa pengecut pada keritik dan jerit.

____
st.kebayoran
15 Juni 2015
16:14

Kumpulan Puisi Topan Kejora - PUK AMAI AMAI



PUK AMAI-AMAI


Betapa di antara berjuta dendang, hanya ini cara melagukan kasihku,
iringimu ke negeri yang kita impikan. Orang dididik untuk percaya
negeri tujuan memang idaman kebahagiaan itu.
Seperti kisah nenek-moyang
yang mengalir damai bersama mata air. “Jangan tutup mata kepala,
juga tidak mata batinmu. Jangan mudah percaya ajaran muka dua,
jangan berkeruyuk bangga.
Boleh juga coba-coba, tapi jangan coba-coba.
Kenali rumahmu, wajah dan resam tubuh sendiri di kaca itu.
Hapalkan lagu yang kudesahkan di bantalmu,
jangan pernah lupa sesuku pun!”

Demi waktu hilang datang lagu berlagu. Mungkin,
dendang ini semakin parah. Walhasil,
biar sepimu yang membangkitkan napasku kembali.

Betapa binalnya ini dendang,
itukah takdir otak orang berkuping sepasang,
lirik kasih dan sayang bergelimang dalam muntahan sendiri. Sentimental?
Apa boleh buat, hanya batang kayu yang tak punya sentimen.
Kau, negeri bahagia, setiap di antara kupu-kupu itu adalah juga milikmu.
Juga setiap tetes susu antara dua samudra itu.
Memandangi langit pun hakmu. Dengar, untukmu,
tak kubiarkan engkau haus dan lapar sendiri sehabis birahi.

------------------
Borneo – Indonesia, Mei 2015.






BALADA UNGU


Aku menghidu surga dari dada nusantara, menggelitik
tanya mengotakkan yang dikata. Terlanjur kuhirup aromanya,
hatipun tumpah padamu. Berharap, jadilah selayang balada rindu.
Cengkoknya, tertawan senyap dan berserabut di akar rumput.
Menabung sejuk kalimat yang tak kunjung lesap.

Memandangmu dengan cinta jadi apa adanya. Lebih bicara.
Ingin kuhentikan waktu, tatkala kenangan melintas manja.
Kemudian terdedahlah rona hijau di pipimu. Ada gema tawa,
pun anak petani terlelap. Berhias sebutir nasi di dagu.
Tapi tunggu dulu, kenapa kemudian mereka berubah termangu?
Oalah, cangkulnya patah dan sampannya pecah!
Mestinya tak perlu sendu sewaktu mantera kau taruh di kail dan jala,
Dan kemana gerangan sawah ladang mereka? Wahai,
apa daya, nyata itu sekedar nyanyiku yang tertikam sendawa.

Orang bilang ini tanah surga. Tongkat dan kayu jadi tanaman,
ikan udang menghampiri dirimu. Tapi, kenapa Ibu?
Bercak merah di lehermu kini semakin hitam membiru?
Kami terapung dalam tanya, dipulaukan kelu. Maka maafkan anakmu,
Ibu. Balada ini kemudian sekedar jadi sepantun ungu.

---------------------------------------------
Borneo – Indonesia, Juni 2015.

Selasa, 02 Juni 2015

Kumpulan Puisi Zack Lee Aulia - INSPIRASI MATI


INSPIRASI MATI

Aku sama sekali tak temukan inspirasi
Ketika aku mencari di ujung sepi
Semua jalan seolah buntu
Memojokan semua pada pemikiran kaku
Entah , aku harus memulainya dari mana
Karna seluruh cerita matikan rasa
Dan segalanya hanya bisa terbias maya
Memang aku buta
Karna tatapanku hanya sebatas pandang pada sesuatu yg nyata
Namun semua sembunyi diantara rasa
Dan terwujud pada Impian yg tak pernah kutau kapan menjelma!

Cilegon 01 Desember 2013






Semoga menjadi dewasa


Karna cinta sering datang dan kemudian pergi
Maka nikmati bahagia yang kau temui hari ini
Sebelum esok, semua berubah
Dan cintamu menjadi benci
Mungkin kita sering lupa
Bahwa bahagia hanya rona duka yg tersamarkan tawa
Sebab apapun yg kau miliki dalam rengkuhan sebuah bahagia
Pada suatu ketika
Ia kan menjelma menjadi luka paling sempurna
Yg mampu meruntuhkan nalar bahkan logika
Dan bila itu semua tercipta
Pada siapa kita mengatakan
Bahwa cinta itu tak seindah yg di nyana
Dan pada siapa kita menjelaskan
Bahwa luka dari cinta itu
Bukanlah sebuah cita cita
Cinta itu ibarat piala kaca
Begitu indah di ketika kita menyaksikanya
Namun begitu mudah berkeping
Manakala kita salah menempatkannya

Cilegon 10 Desember 2013
24ck





TERJAGA


Mestinya aku tak harus terbangun
Agar seluruh mimpi tentangmu yang anggun
Tak pernah pergi dan aku tetap bisa tersenyum
Memang mimpi
Tapi sungguh aku begitu menikmati
Saat saat bersamamu meskipun dalam hati kusadari itu hanyalah mimpi
Dan ketika kini aku terjaga
Apakah dirimu pun sama?
Dan apakah kau pernah memimpikanku diantara ketidak sadaranmu
Hingga lirih jeritan hatiku
Mampu mengusik lenamu
Dan tanpa sadar kaupun memanggilku
Ahh
Aku rasa aku hanya mengigau
Karna aku terlalu berharap padamu

Cengkareng 10 juni 2015





CERITA TENTANG KITA


Suatu ketika Kau pasti akan berkata
"Seluruh cerita kita tlah berahir"
Dan kita tak lagi bisa nikmati lagi kebersamaan kita
Aku memilih mengahiri ini semua Karna Aku berharap ada sesuatu yang lebih baik pada kehidupanku selanjutnya
Mungkin kita pernah merasakan bahagia
Tapi bukan itu kebahagiaanku yang sesungguhnya
Kebahagiaan yang tersusun
Dari rapuhnya norma beserta tebalnya duka
Aku ingin kebahagiaan yang utuh
Sama seperti yang mereka bicarakan
Sama halnya yang mereka rasa
Tapi...!
Taukah dirimu?
Banyak cerita yang telah kita rasa dan tercipta yang bahkan orang lain begitu memimpikanya
Dan itu semua kita tinggalkan begitu saja
Apakah itu bijaksana....?

Cengkareng 09 juni 2015





TANYA


Sebenarnya apa yang kau tau dari sebuah bahagia?
Sesuatu yang pernah engkau rasakan
Sesuatu yang kini kau nikmati?
Atau suatu hal yang belum terjadi?

Maaf, bahagia itu bukan sebuah cita cita
Bahagia adalah sebuah suasana
Dimana apa yang kita nikmati
Sesuai dengan apa yang kita ingini
Bahagia bukan tentang esok
Bahagia juga tak perlu yang akan datang

Karna apa?
Bahagia tak pernah mengenal masa
Bahagia tak lagi tentang usia
Dan yang pasti
Kita yang mampu menciptakan bahagia
Biarpun ada orang lain yang hadir diantaranya
Ia hanya inspirasi, dan ia ibarat rona yang memberikan warna agar sempurna

Cengkareng 07 juni 2015
24ck





PENGHUJUNG WAKTU

Apa kau kira dengan aku mencintaimu
Kau bisa dengan mudahnya mempermainkan perasaanku?
Hingga aku yang benar benar berharap pada kebahagiaanmu
Harus selalu dihadapkan pada pilu
Yang hadir padamu
Dan itu bukan karnaku
Apa kau menganggap bahwa cintaku padamu hanya sebuah lelucon?
Yang bisa selalu menghiburmu
Manakala cinta yang kau dambakan
Tak lagi mampu seperti harapmu
Aku rasa kau tengah bergurau
Manakala aku terjebak dalam ilusi
Dan kau nikmati sakitku laksana cerita sendu yang kau saksikan sebagai penghujung waktu

Cengkareng 06 juni 2015





LUPA LUKA


Aku sama sekali bukan boneka
Yang selalu saja kau ajak bicara
Manakala seseorang yang kau harapkan
Hanya mampu berikan cerita
Tapi tidak pada kenyataannya

Aku sama sekali bukanlah doa
Walaupun aku akan berusaha semampuku
Untuk mengabulkan apapun yang kau pinta
Meskipun sebenarnya
Aku juga berharap sama pada yang kau pinta

Akupun berharap sama pada bahagia
Sebagaimana kau meratap dalam doa
Agar esok, lusa dan selanjutnya engkau senantiasa bertabur bahagia
Walau bahagiamu dengannya
Bagiku adalah luka

Cengkareng 05 juni 2015
24ck





HAL GILA

Dan aku nikmati kegilaanku
Pada ambang batas kesadaranku
Karna disitu aku mampu maknaimu
Sebagai sesuatu hal yang waras
Namun membuatku membuang kewarasan beserta kesadaranku
Bagiku, kau tak cuma khayal
Sebab khayal terkadang tak dapat kita temukan sebagai kenyataan
Kau begitu nyata
Dan aku adalah kegilaan paling sempurna
Karna apa?
Meskipun waras aku sering berfikir
Bagaimana caranya agar aku
Selalu bisa kau anggap ada
Walaupun dianggap gila

Cengkareng 03 juni 2015
24ck




JAWABAN PERTANYAANMU


Apa yg tak kau tau dari diriku
Bahkan aku mampu kau telanjangi tanpa membuka baju
Jika masih kau anggap ada yg kusembunyikan padamu
Apa itu menurutmu....?
Dan bahkan ketika aku mencoba menerjemahkan artimu
Semestinya kau tak pernah memberikan tanya pada diriku
Karna apapun pertanyaanmu
Jawabku "aku akan berusaha membahagiakanmu meski ada rasa sakit ketika kujalani itu"
Namun untukmu
Aku akan nikmati itu!
Sebagai sebuah bukti caraku mencintamu

Negara bali 15 november 2008





CINTA (sejati)KU


Jika cinta sejati itu mampu melihat orang yang kita cinta bahagia dengan orang lain selainku
Lantas apa arti kesedihan yang selalu ada di sisi waktu
Hanya pelengkap
Atau sebuah kosa kata yang hanya ada sebagai bahasa baku?
Tak butuh diterjemahkan
Tak perlu diungkapkan karna siapapun pasti tau
Menurutku, kesedihan adalah lagu
Kadang menghentak
Kadang mendayu shahdu
Dan kadang lenyap pada nada rendah penuh pilu
Apakah cinta sejati seperti itu....?
Jika begitu, aku tak butuh cinta sejati
Aku hanya butuh dirimu disisiku
Meski itu bukan cinta sejati untuk diriku
Sebab bahagiaku adalah bersamamu

Cengkareng 18 juni 2015
24ck







Internal madnes

Ingin kucari kebenaran kata katamu
Diantara titik bening dua matamu
Namun.....!
Titik mataku selalu tertunduk
Manakala harus menatapmu
Sebab....!
Ketika kucari di antara bening dua matamu
Yg kutemukan hanyalah bayangku sendiri
Terpaku...!
Menyadari apa yg dapat kulihat
seolah yg kudapati hanyalah aku
Yah aku...!
Aku yg terbias tak berdaya
Lemah, rapuh , bodoh diantara sudut pandangmu

Bogangin sumpiuh 051203




BERHARAP TIADA LAGI CEMBURU


Jika kau mampu membutakan hati dan jiwamu pada sebuah rasa cemburu
Maka akupun mampu membutakan mata pada cinta yang kau miliki padaku
Karna apa?
Aku mungkin mampu membuatmu melihat seperti apa aku
Tapi aku takan mampu merubah sifat
Juga perilaku yang ada pada dirimu
Karna kuizinkan kau mencintaiku
Bukan untuk menyakiti perasaanku
Kau boleh merasa kau miliki seluruh cinta itu padaku
Namun tak seharusnya cintamu itu membunuhku
Apa kau lebih suka aku menjadi bisu?
Yang tau dan faham kau mencintaiku
Tapi semua yang kulihat tak pernah terucap padamu
Semoga seiring waktu
Kau lebih tau bagai mana cara mencintaiku

Cengkareng 20 juni 2015







LUPA


Kau lupa
Kau yang kucinta
Kau lupa
Aku miliki rasa
Kau lupa
Aku bisa terluka
Kau lupa
Aku masih manusia

Cengkareng 24 juni 2015




LIAR


Aku bukan si liar yang teriak dari dalam kamar
Aku sijalang yang teriak lantang dari luar kandang
Tangkap aku
Matikan aku bila perlu
Dan bila kau merasa aku membahayakanmu
Singkirkan aku dari seluruh sudut pandangmu
Sebab
Aku bukan si ramah
Yang menebar senyum dalam gelisah
Aku juga bukan si baik hati
Yang bisa berbesar hati
Dengan aturan pembatas diri
Aku adalah aku
Sosok kaku penikmat waktu
Jangan bicara padaku sebuah aturan
Tapi bicaralah padaku dengan perasaan
Karna sesuatu yang baik menurutmu
Tak harus ku amini baik untuk diriku
Karna baik bagiku bukan berarti baik menurut sang pemilik Waktu

Cengkareng 22 juni 2015

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - KILLING


KILLING

no words could be urged
except when the 'peace' was not
existed in the universe
where as the lives is precious to be
not like animals
regarding a rubbish to be thrown out
wherever to go
man used to be familiar in nature with
it is really beautiful for human beings
as long as the mankind be friendship
but if not
it would be useless in lives
no one can run long life in it
if the killing be found everywhere to live
Be sure of the poetic words
as well as the weapons have eyes
and to make the lives be spoiled
that's the cruelty of the mind
to be stopped for a while
since it breaks down humanity
supposed to be thrown out because of
opposing dignity...
whereas oppression should be avoided
and not to bury the man's lives into
the silent land
since he has a right and authority to live in

sm/29/05/2015,copyright




REMINDING


no war can not drop out
...the blood of creatures
since the weapons have eyes
while the man has not lightning
... from heart to heart
it sometimes it beats pretty fair
because of the world was thought
not to be looked like
but it makes disappointed always
for those who are in pain
why should it not be stopped
mean while the lives is not smiling
let's it be out of mind
the damage is touched everywhere
if we are all right
the lightning would be spread
the lives would be glory
poverty is missing
the sky would be smiling
not to be cursed...
since cruelty is useless to be there
with the hope needs to be saved
that's the aims of poetic urged
not to be the dust burnt by lighting
for the lives is beautiful as the blue sky
it sounds like angels from radiant claims
that's the sound found in today's time
as reminding from eyes to eyes

sm/02/06/2015,copyright





MATA TERBUKA
Oleh :siamir marulafau


Tak pernah kututup mataku melihat dikau
meskipun dikau membenciku seumur hidup selalu
manakala air dibelah dua akan bersatu kembali
niscaya dengan aksaraku membias dalam impian
bahwa aku bukanlah seorang pencunda dalam kisah asmara

Tak pernah kuberpaling di saat dikau melirik
akan tersenyum selalu padamu karena dikau bagaikan plumas ...dalam jiwaku
meskipun lautan kering akan kugapai dengan setulus hati
petanda bahwa kasih kutanamkan di bawah pohon mahoni
terbias dalam relung sepanjang nafasku mendengung

Tak pernah kubersilah lidah jika dikau mengukir aksara dalam ...puitis
meskipun bertahun sudah rindu menerawang di langit biru kelam
namun sanubariku tergilas dengan aromamu yang semerbak
...harumnya

Tak akan sabar lagi impian kutungu dalam rindu
mengikat relung berkepanjangan sampai kuterhempas di atas karang berlumut
....petanda bahwa kasihku tersemayam di atas hamparan lautan tak berpilar

Wahai kasihku...
rindu kuukir di atas batu akik tak sebanding
jika kasih tercebur dengan air mata di kala lautan kutempuh bersua
cinta dan kasih tak akan padam sampai sangka kala dari langit menderu dengan harapan bahwa nafasmu dan nafasku akan bersatu kembali

sm/31/05/2015@siamir





NOT LIKE SALT


I have never closed my eyes
when i saw you since you are the fuel of my life
and i never throw your name in the dustbin
because you are the lightning of my lives
I never put off my promise
when you are calling love to me
because you are the part of my blood
wherever i go i use to remember you
though the rain is falling down heavily
I am not like salt to be damaged
it sounds like what i mean
there is nothing to be worried about
since my love never goes away
it never tells lie
to make the flowers like rose to be blooming
though so far away from my side
but never to be thrown away
since you are the flower of my lives
and i come to the garden to water it always
seems to be a worm to explore
without having a thought for others
except when the flower is not to be touched
and faithfully to be destroyed

sm/30/05/2015,copyright





TAK AKAN KERUH
Oleh :siamir marulafau


aksara puisimu terlantunkan dalam jiwa
sepanjang air lautan tak berkeruh dalam kerinduan
meskipun angin laut tak berdendang
sanubari menenang bagaikan salju berjalan di lereng-lereng pegunungan

...
hati pun terkapar kadang
di kala awan bersahabat
seiring puisimu mengetuk pintu jiwa
tak akan kubiarkan terhempas
meskipun nadanya tak kedengaran

...
tapi aksaranya mengurai rasa rindu berkepanjangan
sepanjang nafas mendengung
wallahu a'llam

sm/11062015@siamir





INSEPARABLE LOVE


though you are so far away from my side
i never put off my eyes as long as your breath is in mine
as long as the world will not break into the dust
as long as the moon not coming down on the earth
as long as the sun stops not to shine
as long as the sea not drying
...

my suggest you are not to hurt me
because thy mine is in yours since no creatures could
... make my dream be a lighting
that's the only worry about i think as long as
...i am not sleeping then for miles away
be sure of thy poetic words urged on the long road there would be

before and after i need apologize
since i am a man that man still a man
with no comment at the end

sm/09062015,copyright





REMIND STILL


Though you have been away from my face
i never put off my spirit to remind you
since you are my ocean while i am sailing
though may mast has broken into pieces
but my boat never gives up to reach an island

...
For the sake of my love
i never go away from
as long as the sun is shining
though the night is so hard for lightning

And never i do before going to sleep
never i do before going to sleep
that's the long lives imaged
what i have put in mind before landing
...to the death land

sm/09062015,copyright
siamir





TERBUANG
Oleh :siamir marulafau


Kopiku telah tumpah
menetes di atas lautan
membasahi bumi Tuhan
kelatnya tak karuan
rasa manisnya menyengat

Biji kopinya berpecah
tak akan dapat dikutip
terguling sampai ujung dunia
apa rasanya?
tak akan ada dalam sejarah

Empasnya terbuang
tak berbaur dengan gula
hitamnya dapat dipandang
tapi gelasnya tak utuh
terhempas ke mana mana

sm/08/062015@siamir





TAK PERDULI LAGI
Oleh :siamir marulafau


tak akan kuperduli lagi dengan diriku
sepanjang dikau tertanam di tanah diam
senyumanku pun tak terurai seperti di masa dulu
rinduku hanya terbungkus dengan daun daun yang rapuh
sinar mentari pun redup sekejap di saat dikau kurindu
sepertinya cahaya tak menembus harapan masa lalu

...
sungguh piluku tak terselimuti dengan salju
rindu membakar jiwa selalu
meskipun prasastimu terukir dengan akik
namun cahaya kugapai menerawang di atas langit biru kelam

sungguh kumeratap tanpa air mata
di kala tetesan embun dikau hembuskan tak meradang dalam lara
sampai kuterhempas di atas pasir tak berpilar

sm/09/06/2015@siamir





KENANGAN
Oleh :siamir marulafau


meskipun apinya menyala
rindu tak akan terbakar
tak akan sirna sepanjang masa

selama raga menyegar dengan guyuran hujan
di kala tubuh basah dengan rindu
akan mencakar sampai tubuhmu berlumuran darah
akan menetes sepanjang jalan kenangan

sm/08062015@siamir





RENUNGAN MALAM
Oleh :siamir marulafau


jika demikian biarkanlah kuberselimut dengan salju
membias dalam impianku
sampai sinar mentari menghangatkan tubuhku
meskipun dikau sirna sekejap dalam renungan malam
petanda dikau selalu rindu akan nafasku
tak akan tak bersemayam sepanjang masa
walaupun esok lusanya mentari membungkus rinduku
...sampai kuterkapar di hari yang kelam

sm/05/06/2015@siamir





SUFFERING LIVES


children's suffering makes one's tears
dropped out like the water fall
since nobody care of the pain
while the killing are simultaneously to come out
mean while the nature is a not friendly speaking
because of less solidarity
no regret to be in mind
while the weapons tend to kill
if this goes on without stopping
the woods would become dry
and no body enjoys the lives
the lives seem to be meaningless
the existence is like animals with no name
that's the difference ...
whereas the sea becomes dry,too
to explore the fire and ice
that's the paradise with the 'peace'
keep this ...
to be the sample of living
whereas the universe is not mistake
but the mankind hates to hate
for lives are previous to be
though it is for the time being
friendship is the queen of all
let's the man be in patience
so as the creatures would be smile
instead of killing...
not to damage ones with another
the final door is to stop misery
to stop poverty
to change the dark sky to the brighter one
let's hope in the long run

sm/04062015,copyright





IKATAN KASIH
Oleh :siamir marulafau


dulu kucinta dikau
sekarang kucinta pada batu
batu membuat wajah berseri
terukir pada cincin permai suri
tak terukir pada prasasti
sepanjang batu bersinar
merangkai akik tak beralih
jika kasih tertumpah pada akik
merundung malam tak berbudi
air mata berlinang ....
sampai kuterhempas di padang pasir
nasib tertuang pada Illahi
karena kasih nan batu akik
sampai kumati pada ikatan akik

sm/04/06/2015@siamir





TAK TERSENTUH
Oleh :siamir marulafau


bertahun sudah dikau membuatku terkapar di atas hamparan lautan tak berpilar
sementara sanubariku tertuang melihat sinar mentari tak bercahaya sampai ujung dunia

meraung...
akan kehilangan pemata bunda
terukir namamu diprasasti
kenangan tak henti henti sampai akhir zaman

meraung...
tetesan air mata membahasahi bumi
di saat air mata tak terbendung
di kala pasir pasir berdendang sampai tubuhku
kering dengan terbalut kulit

meraung...
rindu tak tergapai
di kala nafas tak mendengung
jasad tak tersentuh

sm/03062015@siamir





A Literary Figure :
By :siamir marulafau


One of the most important things to keep in mind before writing poem is that the poet should be able to think over and over about the use of language or diction and the figures of speech related to the theme applied in case of structural device, poetic techniques and sound device.The poet should know how to design the pattern of the poem, and the poem is not merely short or long.

Many poets are really confused to determine the specific theme that she or he writes and the choice of words as well.So, the poet must be able to formulate the subject matter of the poem that is used to be the power or mystery of the poem by the poet.(sm/03062015)





DERITA
Oleh :siamir marulafau


deritamu menyelam pada setiap tetesan darah
sepanjang dikau bernafas dalam lingkaran cinta
cinta kan Tuhan
cinta akan flora dan fauna

sm/03062015@siamir





MAY NOT BE TOUCHED

I have never been away from you
never i have hurt you
since you are the ocean of my lives
since you are the forest of my heart
i urge this for my love is like the flesh
...can't be separated from the skin
my poetic words are at the edge of your hair
you may have seen whenever in dream
but you may not touche for a while
because of gloomy dream still
no promise broken i urged to draw my love
it is precious rather than to kiss
that's the hope i use to convey
while my heart is in yours
no body disturbs
for i know you have a glance at smile
and i use to care since my soul created
though the nature is so gloom
but never frustration be there
as the final door of my love before and after

sm/03/062015,copyright





BECAUSE OF YOU


Never i have put away my attention
Though i have been alone for a while
Because you are the fuel of my lives
Whom i never betray for my love

...
Since then i should have to tell
That you are my flower in the long run
I should pay for the debt of love
But you really forgot what i said

Though the sky is so dark to sail
Whereas the island is near to reach
My destination for love to approach
Because of feeling is serious to

...
Be sure of my poetic urge
Never to tell lie for the love affairs
Really you are the flower of my heart
Wherever i go to bring here and there

Though the sea is rough and dries
My sailing boat would be floating near by
To reach the island of love
That's the hope i gain for the sake

....
Because of you...
My lives is somewhere else not to be
Since you are the blood of my lung
never be separated from now and then
I had better to kill my soul rather than to live
That's the last urge before coming to silent land
I said good bye...

sm/16/06/2015,copyright



NO LAND I PROMISED


No land i promised to you
Supposed you are in sinful
Because the land is not for men all
But for the mankind of kindhearted

...
If you are not sure
You might take a proof at the end of the world
Surely for those i promised
In a piece of message

But the land is forever to stay
Where and when should i provide?
Wherever you go to search for Me
Whenever you are in My command

....
Not all are staying in promised land
Because of its beauty, not like what be imaged
Be sure of my Holly books...
To make man be saved

The messenger from the radiant claim
To see how far away you read Me
In order to gain the 'paradise'
For those who are in lighting

sm/18/06/2015,copyright




MY SOUL IS IN HEAVEN


Though you are to kill
My body is at the silent land
But my soul is in heaven
Since the door of the heaven
...had been reopened
For me to say good bye
Not for others...
As the purified creature
With no sin because of killing
Why should you do murdering
With the weapons full of eyes
But God saw everything
For the sake of losing blood
And the soul as well
If you are in conscious to do
Whatever to be done is false
Because of purified soul
With no hesitation to enter paradise
That ever had been promised
To sacrifice for the lives
In case of murdering
But 'peace' is the above of all
So as to say that's true
Let God knows...
For the power of Lord i come
...to face due to the justice of
the world being living

sm/18/06/2015,copyright




DI AWAL RAMADHAN
Oleh :siamir marulafau


wajahmu berseri seri
menggapai bulan barokah
doa kulantunkan...
nafas bersih bagaikan sutra
kulit kulit licin

...
insyaf akan diri
sadar membias ke kiblat
shalat malam merangkai
pada-Mu kuberzikir

sanubari terdetak
menggapai bulan barokah
ramadhan berwajah rembulan
cahaya-Mu berbisik

...
menggapai keuntungan
sebelum kutidur di alam barzah
di kala ingatan tajam
di kala jasad tak bersemayam

Allahu Akbar...
apunilah segala dosa
moga ramadhan barokah
iman, taqwa tak merapuh
sepanjang senyummu membahana
kuikhlaskan pada-Mu jua

sm/16/06/2015@siamir





ZIARAH
Oleh :siamir marulafau


di prasastimu terukir namamu
nama terurai dalam kalbu
meskipun impian berlalu benang-benang kasih
...terlilit dalam relung
sepanjang tulang belulang tak berserakan
doa selalu mengukir di alam barzah
walaupun nafas tak mendengung
kasih merangkai duka
di kala rindu membias dalam jiwa

...
hidup sepertinya meredup tanpa cahaya
seiring senyummu tak membias dalam pandang
tapi meskipun bintang beralih bintang
...cahayanya berkedip tak terang benderang

merapuh dalam kenangan
tangisan air mata mengering
sampai rerumputan menguning dan berdendang
di kala siraman air menyegarkan
azab kubur tak kunjung datang

....
Wallahu a'allam..

sm/15/06/2015@siamir





BERPIKIRLAH
Oleh :siamir marulafau


Aku ini Tuhan
Pencipta seluruh alam
Pencipta sangka kala
Pencipta semua makkluk
...flora dan fauna
Pencipta nyawa

...
Kuingatkan...
Aku tak akan beruntung dan merugi
jika dikau hamba-Ku tak shalat
jika dikau hamba-Ku tak puasa
jika dikau hamba-Ku tak zakat
jika dikau hamba-Ku tak ibadah haji

tapi ingat...
jika nafasmu tak mendengung lagi
akan dikau rasakan siksaanku yang perih pedih
akan kubakar dikau ke neraka jahanan sampai
...ragamu gosong bagaikan arang
tak akan ada ampunan lagi

sudah cukup dikau senang menghirup udara-Ku
...dengan nikmat-nikmat yang tak terkira
mau apa lagi dikau?

tapi jika dikau, hamba-Ku mengerjakan perintah-ku
menjauhi semua laranganku
akan kutempatkan dikau di surga yang amat dahsyat
...indahnya sampai dikau geleng-geleng kepala
akan Kuutus bidadari-Ku melayani dikau
sampai dikau tak bisa lagi ganti sempa basah terus...

ingat...., ingat,....ingat.
asma-Ku pada helai nafasmu
...pada setiap gerak langkahmu....

sm/20/062015@siamir





CINTAKU JAUH DI PULAU
Oleh :siamir marulafau


cintaku di sebuah pulau
membayang di wajah
tak akan sirna sepanjang
lautan membiru dalam dada
....

meskipun pulaunya tak
tergapai dengan tangan kanan
aromanya menusuk relung
sampai kuhanyut dalam deburan
ombak tak menggulung harapan
di penantian

sm/20062015@siamir




WHAT IS LIFE?


In life,
There are so many
winding roads
and so difficult to run
It needs patience
Otherwise, many of men
...are suicide

Though the life is so hard
Struggling should be running well
Because it is used to changing

It looks like waterfall
It sometimes goes up and down
...flows over the valley and river
That's the poetical words
That can be urged nicely

Therefore, life should be kept well
Not to damage rather than to kill
While the 'Peace' is the filter of all
Be sure of that

sm/20062015,copyright




LIFE LOOKS LIKE MUSIC

In life,
To run life looks like
piano,which its musical
instrument seems so fare
...

It makes sad
sometimes happy
to have an experience
for bitter life
and happy life

The musical instrument
beats feeling to struggle
since it sounds beautifully
and it is missing

Used to pay attention
for the sharing how bitter
and happy life there would be
So as to identify...

sm/1906201,copyright





WHILE IN LOVE


In love,
My body is yours
and yours is in mine
...

No assumption
...be negative
Positiveness is shining
like the sun is coming down
to shine
whereas the lighting is
between yours and mine
Since you have been walking
in my life
inseparable...

sm/19062015.copyright





BLOODY WAR


In war,
My soul is flying
blood is dropped out

In my right hand
No peace
Killing was spread
Good bye...
Who you are
Who i am

sm/19062015,copyright





LOST CHILD

If the war,
Breaks into pieces
No land to stay
No parents to cry

Because of war
Because of killing
No hope for future
The land to live in
...becomes dried

Who would be blamed?
If the child lost
With no mercy...
Would be poverty

Miserable seems to be
That's the risk
Lost generations be
...increased
With no care of
Except to die

sm/21062015,copyright







ASMARA SUBUH
Oleh : siamir marulafau


di kala sahur menjerit
mentari pun tak memanas
embun-embun pagi pun membeku
sepertinya sanubari menerawang

...
mau ke mana?
di pagi hari indah...
sepertinya jiwa melantun di udara
suara kenalpot tak diam

mesjid mesjid menjerit
mengaung bagaikan singa
tak satu pun daun daun muda berzikir
dinding dinding mesjid pun keropos

tak dihiraukan....
di saat kembang tersapa dengan asmara
subuh pun gilang gemilang
polisi pun menyergap...

asmara kandas di penatian
karena terhempas di alam bebas
Tuhan geleng kepala...
nikmat-Ku dikau sia-siakan
nafasmu mengukir neraka..
surga tak ke sampaian
....

ingat-ingat...
Aku ini Tuhan
menciptakan manusia dari segumpal darah
mau ke mana?

nafas, gerak langkahmu di tangan kanan-Ku
Ku-lihat dengan mata-KU
Ku dengar dengan kuping-Ku
akan kuleburkan dikau dengan api panas
meleleh sampai dikau minta ampun
doa'mu sirna ditelan asmaramu di subuh kelam
moga dikau bertaubat sebelum
...malaikat-Ku menjeput

sm/24062015@siamir





Ceramah Ramadhan disampaikan oleh :Al-udstz,Drs.siamir marulafau,M.Hum pada salah satu mesjid di Medan


A.s.w.w.
Kaum Muslimin dan Muslimat Rahimah Kumullah
Ada pun topik yang saya sampaikan pada kesempatan berbahagia ini adalah"NIKMAT ALLAH"

Berpuasa pada bulan Ramadhan adalah salah satu nikmat Allah selain menguji keimanan kita kaum muslimin dan muslimat.Yang mana dalam hakekatnya, puasa adalah merupakan momentum untuk mengubah sikap kita sehari dalam berbagai tindakan, pengucapan atau hal-hal yang lainnya terutama sekali dalam mengekang hawa nafsu.

Berpuasa pada bulan Ramadhan akan tentu memerlukan pisik dan jasmani yang kuat dan sehat merujuk pada kondisi seseorang.maka dengan demikian, nikmat yang diberikan Allah SWT harus benar-benar dimanfaatkan sebelum pisik kita ini tak mampu beribadah, yaitu salah satu contohnya adalah"BERPUASA".Dalam Al-Qur'an Allah berfirman "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkar(nikmat-Ku) maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih"(Qs,Ibrahim(14):7).Maka dalam hal ini, janganlah sekali-sekali kita akan kufur nikmat Allah.

Kaum Muslimin dan Muslimat Rahima Kumullah,

Kufur nikmat yang paling ditekankan dalam ceramah ini adalah kufur nikmat terhadap kesehatan kita.Allah SWT telah memberikan nikmat kesehatan kepada kita berupa penglihatan,pendengaran, serta kesehatan akan selurh anggota tubuh kita dalam upaya mengabdi dan menyembah kepada Allah dan termasuk ibadah puasa yang membutuhkan pisik dan jasmani yang sehat.Konon pula kita akan kufur nikmat terhadap itu semua.Jadi, jika kita tidak mensyukurinya, niscaya kita akan murka di sisi Allah SWT.

Karena puasa adalah salah satu rukun islam yang wajib dikerjakan(Qs, Al Baqarah :183). Maka kita harus bersiap-siap mengerjakannya supaya kita menjadi hamba yag taqwa.Moga2 Allah paring barokah. Amiin.

Demikianlah ceramah singkat ini yang dapat disampaikan.Semoga kita semua menjadi orang yang taqwa di sisi Allah SWT.

Sm/23/06/2015/PDLC





BERPUASA
Oleh :siamir marulafau


meskipun mentari bersinar
memanas sampai ke ujung dunia
puasaku menerawang di arasy-Nya Allah
petanda bulan marfirah menyatu dalam iman
...

senandung akan menggema di udara Tuhan
sepanjang lailatul Qodar turun di kala fajar
...menyingsing langit biru kelam
kusujud pada-Mu

ya, Allah....
ampunilah dosa-dosaku
ampunilah dosa-dosa kami, hamba-Mu
perkenankanlah kami menjadi penghuni surga-Mu
di kala shalat tasbih mengukir amal kebaikan di sisi-Mu

ya, Allah...
ya, Tuhan kami...
Selamatkanlah kami , bangsa kami, negara kami
...dari ancaman dan kezoliman baik dari dalam maupun dari luar
...terutama pada orang-orang yang zholim.Amiin.

sm/23062015@siamir