RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 07 Oktober 2017

Kumpulan Puisi Aulia Putry Manurung - HARAPKU -


HARAPKU
By Aulia Putry Manurung


Malam mulai menyapa pagi
Namun kantuk enggan menghampiri
Diri lelah ingin merebah
Membawa tubuh ke alam mimpi

Oh malam yang kelam
Mengapa hati menjadi resah
Berharap akan hari esok yang cerah
Menyongsong asa, meninggalkan silam

Mata ...!
Pujuklah diri agar terlena
Nikmati buaian mimpi yang indah
Agar esok pagi ceria

Buat sang bintang aku berpamit
Menuju peraduan yang hangat ini
Berharap lena bersama
Menikmati dekapan belaian bunda

Bilik peraduan, 071017
#MolenCemolBabyPotato.






#MeyMey


+Selamat malam!
-Malam juga
+Lagi apa?
-Lagi kerja
+Kerja apa?
-obok-obok hatimu

Hhhhh santun malam RPS.
Numpang coret mode baru ya pak Ahmed El Hasby





ALVIAN MUHARMAN

~~~~~~~~~~~~~~
By. Bunda

Manis
Usil
Emosian
Alvian muharman

Penyayang
Peduli
Cuek
Mudah bergaul

Tak pilih teman
Siapapun pasti kau terima
Tanpa pernah memandang rupa
Miskin ataupun kaya

Emosimu Alvian
Cobalah mengontrol diri
Sebab kau anak baik
Hanya terkorban oleh keadaan

Tanjungbalai, 1010117
Bunda yang menyayangimu




AKU ADALAH WAKTU
By. Aulia Putry Manurung

Kau tanya aku siapa
Tak tahu atau tak mau tahu
Aku ada selalu
Di manapun kau mau

Saat siangmu
Ketika malam menyapa
Bahkan subuh membangunimu
Aku tetap ada

Jangan sia siakan aku
Ayo isi dengan prestasimu
Setidaknya dengan keikhlasan
Juga perbuatan yang baik

Siapakah aku?
Jangan pernah kau pertanyakan
Sebab kau sudah mengenalku
Aku adalah waktu

Tanjungbalai, 151017
11:15

Kumpulan Puisi Emmy Metamorfosa - SEHELAI MISTERI



SEHELAI MISTERI
by: Emmy


Seumpama masa semesta
Maha misteri
Bila Nya berawal – berkesudahan

Demikian sua kita
Serasa tanpa awal
Takkan pula ada akhir

Namun kupercaya
Jika gaib hadirkan selayang bayang
Maya 'kan pula berbekas rasa

Rasa yang tiada bernama
Tiada berwarna
Tiada bermassa asa

Rasa yang teramat sutra
Sehalus jaring labalaba
Tiada simpul, tiada tambat
Tiada mengikat, tiada merekat

Tertinggal
Melayang layang
Di ruang angan menari-nari

Biarkanlah.. biarkan saja
Sehelai maha misteri.

Kisaran, 220917





KOPI PAGI DAN HUJAN
By: Emmy


Pagi masih seperti kemarin
Kopi rindu kuseduh dalam cangkir usang.

Rindu pada pajar memerah di atas kota
Rindu akan langit biru berbintik surya
Rindu lukisan mega berbingkai emas, penghias senja.

Setelah larut, perlahan kuseruput
Atap-atap rumah rapat berkarat, kutatap
Masih gigil tersiram tirta sejak semalam.

Satu persatu temanku hadir, membawa cerita masing-masing
Tentang langkah terhalang banjir, mengiring ihktiar yang kian getir
Ada juga dilema dalam gurauan
Antara dua pilihan; selimut hangat menghuni ranjang, atau gaji yang kelak berkurang.

Kuteguk kopi menjelang sisa
Di luar masih berderai basah.

Kisaran, 08:30
190917





DUHAI HATI
by: Emmy


Hati..
Bukankah kini kau tak lagi berapi,
Setelah kau bakar semua ukiran luka dan lembar-lembar goresan nestapa ?

Lalu,,
Mengapa masih ingin kau meraba-raba tumpukan abu itu?!
Masihkah kau berharap ada sepetik bara di dalamnya ..?
Atau kau ingin meniup-niup nya, menjadikannya api meski telah meng-abu lalu membakar tanganmu ?

Hati ..
Sebagai mata dengarkan aku berkata
Kau terkecoh sinar suluhnya yang mendekat padamu.
Ia nya telah dalam gengaman tangan siapa.
Kemudian berlalu seperti kala
dia membiarkanmu terbakar, membakar dan berkobar, lalu padam dalam gigil penderitaan.

Hati ..
Tiada akan abu kembali memerah
Damailah dalam sejuk jiwamu kini.
Terimalah semilir tarian angin
membawa sari-sari bunga hinggap disana.
Tersiram bulir embun
Dan rona pajar kan mewarnaimu.

Hati..
Jadilah taman di antara raga yang mulai meranggas kini.
Biar selamanya suluh itu berlalu pergi.
Disini kita, berpeluk mentari.

Kisaran, 170917

Kumpulan Puisi Drs. Mustahari Sembiring - DALAM KENANG



DALAM KENANG
Karya MS Sang Muham


Dalam kenang pupus
untai rasa terurai
di sapu ombak

Padamu jua kuberharap
meski tertatih
tetaplah ku kenang

Apapun terjadi
kudekap erat kasihmu

Biarlah semua berlalu
penanda sepi berlaku

#Billymoonistanaku, Jumatsore, Sept 30-2017 = 16:46 wib





KENANGAN TERSISA
Karya MS Sang Muham


Dengan tertunduk
sepasang mata polos terkulai
embun menetes di sudut hati

Sejuta barangkali terbayang
tegamu merobek kenangan
sisakan keping keping kenistaan

Menista hati
menggunung haru biru

Selamat jalan kekasih
biar ku punguti satu persatu catatan

#Billymoonistanaku, Jumatpagi, Sept 29-2017 = 08:58 wib





TERKURUNG BAHASA
Karya MS Sang Muham


Menatap sayu
getar hati terkurung bahasa
lunglai lalu terlelap

Meskipun telah lama berlalu
tapi tatapan mata itu
memohon menghiba

Tak usah kau katakan apapun
sebab kutau apa yang juga kau tau

Sekedar salam
mari merangkul niat

#Billymoonistanaku, Jumatpagi, Sept 29-2017 = 08:18 wib





HENING
Karya MS Sang Muham


Hening
memancarkan aroma singit
memendarkan kata hati

Setelah sekian warsa
menahan kasih
kita yang terpungkiri

Katakanlah rindumu
supaya hanyut rinduku

Mari menggenggam hasrat
memeluk gelisah

#Billymoonistanaku, Kamispagi, Sept 27-2017 = 08:08 wib





KISAH NURANI
Karya MS Sang Muham


Telah kembali
menapaki ketidakselarasan hati
inilah kisah nurani

Kutambatkan suara jiwa
pada seutas harap
kelak kutuai panenan sesungguhnya

Inilah aku
mengunjukkan diri

Mengayuh harapan
semoga terkabulkan

#Billymonistanaku, Kamispagi, Sept 27-2017 = 07:07 wib





A Z A B
Karya MS Sang Muham


Menanggungkan azab
memikul segala resah di sukma
melengkung raga merunduk jiwa

Azab yang salah tempat
tidak semestinya kutanggungkan
tapi demi hayat tetap kuterima

Ada saat memberi ada saat menerima
kini tiba saat itu

Kepada Dia Sang Maha Pemberi
kuserahkan segala azab

#Billymoonistanaku, Rabupagi, Sept 27-2017 = 07:47 wib





HUTANG PIUTANG
Karya MS Sang Muham


Segala cara dilakukan
meretas arah perjalanan nasib
supaya tuntas hutang piutang

Bahkan hingga jiwa
tak perduli pertalian darah sekandung
luka tetap luka menunggu saat terbalaskan

Tak habis pikir
tegamu menyisihkan kata

Pada akhirnya semua akan punah
kembali ke asal kata

#Billymoonistanaku, Rabupagi, Sept 27-2017 = 07:27 wib





KEPASRAHAN TOTAL
Karya MS Sang Muham


Tiga pohon paku
merindui cahaya
mengejar cinta tanpa kata

Hijaunya hijau yang sempurna
menggambar tanpa prasangka
pada suratan tersedia

Kepasrahan yang total
pada karma

Ingin ku melambai
laksana pohon paku

#Billymoonistanaku, Selasasiang, Sept 26-2017 = 13:13 wib





KERINDUAN
Karya MS Sang Muham


Pijar pijar sunyi
melolong di sudut hati
melambaikan hasrat bersua

Jarak yang memendar
tak jauh juga tak dekat
lahirkan sunyi yang teramat sepi

Tak mampu kurengkuh suara hati
sebab tangis yang tersendat

Entah sampai kapan
penantian pertemuan yang gelisah

#Billymoonistanaku, Selasasiang, Sept 26-2017 = 10:50 wib





KEKALAHAN HATI NURANI
Karya MS Sang Muham


Potret di dinding hati
semakin kabur tak jelas
mengikuti suara jiwa

Mengenangkanmu
meluruskan batas batas terselubung
berakhir dengan hati lara

Sangkakala pun ditiup
isyarat kekalahan hati nurani

Berakhirlah sudah pengharapan
tumpul didera kehampaan

#Billymoonistanaku, Selasapagi, Sept 26-2017 = 07:27 wib





PENANTIAN
Karya MS Sang Muham


Menanti
mengulur rasa hingga jauh
sesungguhnya menanggungkan kepedihan

Penantian panjang
segala harap telah di tumpahkan
tinggal tersisa sepotong doa

Jika yang di nanti tiada
retak dunia

Saat penantian tak guna
kiamat rasanya

#Billymoonistanaku, Seninsiang, Sept 25-2017 = 12:12 wib





DI POJOK SENJA
Karya MS Sang Muham


Terbang
menyeberangi senja kelana
serupa memangkas pucuk menghijau

Sembari menghitung jemari
satu persatu luruh di ujung mata
tinggalkan kenangan

Maafkan ketidakmampuanku menata waktu
hingga terjebak di siang terbilang

Kini segeralah sadar
bangkit dan menyala lagi

#Billymoonistanaku, Seninpagi, Sept 25-2017 = 08:48 wib





LOLONGAN MALAM
Karya MS Sang Muham


Suara alam
menggaungkan sunyi yang berkepanjangan
lolongan malam yang terkepung pilu

Pergilah ke ujung rasa
temukan diri dalam kabut
menyapa makna sebuah kepedihan

Kau akan tau rasanya menunggu
ketika pagi menjelma

Aku cuma bisa diam
dalam pedih yang tertahan

#Billymoonistanaku, Sabtusiang, Sept 23-2017 = 13:33 wib





PAGI BERKABUNG
Karya MS Sang Muham


Pagiku terkatub
menyisakan barisan sakit hati
di minggu yang berkabung

Andai saja kau tak bicara
menjawab tanya yang tak berkesudahan
barangkali nyali tak menciut

Aku yang tersisih
cuma bisa melipat tangan

Sampai akhirnya henti
pada halte yang terakhir

#Billymoonistanaku, Sabtupagi, Sept 23-2017 = 06:06 wib





NYATA TERBACA
Karya MS Sang Muham


Ranting pun patah
pada sisi yang terlupakan
sebab asa telah punah

Bergantungan di pepohonan
kalimat yang kau seru
tak satu pun tercapai

Akhiri saja kata
sebab kita berjalan kearah berbeda

Aku pun tak kan bertanya
sebab nyata terbaca

#Billymoonistanaku, Jumatsiang, Sept 22-2017 = 11:11 wib





SERUPA AIR MENGALIR
Karya MS Sang Muham


Kekasih
renta raga menanggungkan rasa
sesak rongga jiwa

Kekasih
merambat kata pada lisan terkata
tapi sunyi menyelimuti ruang karsa

Aku sudah hampir pasrah
pada kesungguhan yang terujung

Kubiarkan air mengalir
menyusuri alur tersedia

#Billymoonistanaku, Jumatpagi, Sept 22-2017 = 07:07 wib





PENANTIAN BERUJUNG LUKA
Karya MS Sang Muham


Menanti
dalam galau yang bergulung
tinggalkan karang hati mengeras

Kecewa
penantian berujung luka
ada sengketa berakhir petaka

Aku pun tak sanggub
memikul lelah

Hati menjadi kering
pada letih yang panjang

#Billymoonistanaku, Jumatpagi, Sept 22-2017 = 06:36 wib





TAK SEMPURNA
Karya MS Sang Muham


Menyertaimu
laksana jalani hukuman
memaksa hati jadi beku

Kuakhiri saja segala resah
sebab tak lagi satu jalan kita
menyeberangi kekalutan

Semogalah kini jadi lebih lega
mengayuh bahtera

Tak ada yang sempurna
maka terimalah fakta

#Billymoonistanaku, Kamissore, Sept 21-2017 = 17:27 wib





TERPOJOK
Karya MS Sang Muham


Salam yang kau titipkan
menuntun langkahku menyusuri nuansa
meski akhirnya aku terpojok

Aku pun menyesali diri
mengapa masih saja terpukau
pada rindu yang palsu

Pada kilometer nol
aku henti menata hati

Kubenahi kusut hati
menerima takdir diri

#Billymoonistanaku, Kamissore, Sept 21-2017 = 16:26 wib





MEMBISU
Karya MS Sang Muham


Seringkali
meski hati bersabda lirih
hati tetap tak ingin berujar

Membiarkan angin berhembus
menyusuri rantau terhitung
hati tetap diam

Membisu tidak berarti tidak tau
cuma menyelaraskan suara jiwa

#Billymoonistanaku, Kamismerah, Sept 21-2017 = 16:06 wib





SETITIK TERANG NYATA
Karya MS Sang Muham


Aku telah terbaring
pada sisi yang gelap
tanpa penerang

Ketika semua gulita
setitik terang nyata
memendar di mata

Maka kini kumulai lagi
merajut hati nurani
katakan saja apa yang terjadi
Semoga kelak terpapar
segala kebajikan

@Billymoonistanaku, Seninsiang, Sept 18-2017 = 13:53 wib





KENANGAN
Karya MS Sang Muham


Menatapmu
menguak rindu yang terbungkus
sisakan pilu

Biarkanlah semuanya tuntas
supaya tak lagi membekas
luka yang terdalam

Aku merinduimu sekaligus merelakanmu
menapaki jalan berliku

#Billymoonistanaku, Selasapagi, Sept 19-2017 = 08:08 wib





MENGURAI DIRI
Karya MS Sang Muham


Katakanlah
kecamuk diri dalam dada
rasa tak pernah bisa nyata

Kau meretasku
serupa ketakutan mengejar siang
tak punya nyali

Menaklukkan gunung bukan menantang
serupa hajat mengurai lelah

@Billymoonistanaku, Selasapagi, Sept 19-2017 = 06:26 wib





SEBINGKAI SENDU
Karya MS Sang Muham

Ingin segera ku kembalikan
titipan sendu darimu
membekas di kalbu

Tak berdaya menolak
terus membelit nurani
aku terlena

Ambillah segera bingkai itu
supaya lega jiwaku

@Billymoonistanaku, Seninsore, Sept 18-2017 = 19:19 wib





ENTAH SAMPAI KAPAN
Karya MS Sang Muham


Entah sampai kapan
kogendong rindu itu
mengitari hidupku

Jika saja jarak bersahabat
akan kurengkuh bayangmu
pengobat lara hatiku

Tapi apalah dayaku
nada nada terputus

@Billymoonistanaku, Seninsiang, Sept 18-2017 = 14:34 wib





MEMBEKU
Karya MS Sang Muham


Kau membeku di hati
menyentakkan nadi
terasa nyeri

Aku pun tergopoh
menyandang rindu terpendam
jauh mengangkasa

Aku sudah relakan
hati terbilang

@Billymoonistanaku, Sept 18-2017 = 14:24 wib





AKU PERGI
Karya MS Sang Muham


Akun pergi
menengok hati nurani
sungguh telah teramputasi

Sekarang aku datang lagi
menyelesaikan janji hati
sempurnakan kalimat tak jadi

Sungguh malang
sebab hanya kenang
tetap terbilang

Kini kita saling pandang
menyelesaikan sisa terkenang

@Billymoonistanaku, Senisiang, Sept 18-2017 = 13:43 wib




S E L A S I H
Karya MS Sang Muham
( Kudedikasikan buat adikku SD di P. Batu )


Sehelai daun nangka luruh kekolam
masih adakah tanya setelah itu
sedangkan sunyi semakin sepi

Kemana akan kau teriakkan tangisan
sebab kalimatmu hampa mengikat
semua nestapa menumpuk di raga

Ingin ku suguhkan selasih
tapi jarak merentang hasrat

Genggamlah segala niat tersumbat
moga kelak hasrat terbaca

#Billymoonistanaku, Sabtupagi, Okt 07-2017=09:09 wib





LAKSANA BUNGA
Karya MS Sang Muham
( Kudedikasikan untuk adekku RIS di Batam )


Laksana bunga merekah pagi
berbagi senyum tawarkan tawa
menghiasi tiap baris romantika
menepis segala nestapa

Di balik mega kau merana
tak ingin orang lain tau kusut masaimu
supaya rona tetap terjaga

Aku mengangkat salut
pada sikap yang terbaca

Tetaplah jaga senyuman itu
supaya pesona tetap terjaga

#Billymoonistanaku, Sabtupagi, Okt 07-2017=08:48 wib





SEBAIT DOA PAGI
Karya MS Sang Muham
( Sajak sunyi buat UK di Tanah Rantau )


Di kayuhnya kehidupan
menyusuri belantara kepahitan
tak perduli gulita terus saja melangkah

Apa yang kau gumamkan dalam diam
mengusik penaku menyalin pahit kenyataan
tapi kau tetap tersenyum menyimpan lara

Begitulah hidup terus berjalan
sembunyi sembunyi kau hapus bening air mata

Aku cuma bisa berdoa penuh harap
Dia Yang Maha Tau menyertai langkahmu

#Billymoonistanaku, Sabtupagi, Okt 07-2017 = 08:28 wib





MEMBANGUN PRASASTI
Karya MS Sang Muham
( Sajak untuk adikku JS di Pancur Batu )


Meratapi senja tiada guna
biarlah tersimpan sebagai catatan
melengkapi hidup dan kehidupan

Tata hias kembali kenangan
membangun puing meluruskan niat
niscaya prasasti akan tegak berdiri

Memunguti kenangan tercecer
menyambung temali terputus

Langkah pertemuan maut telah tersurat
biarkan mengalir searah alurnya

#Billymoonistanaku, Sabtupagi, Okt 07-2017 = 06:56 wib





MERAJUT KEHIDUPAN
Karya MS Sang Muham
( Kudedikasikan untuk adikku UK di Tanah Rantau )


Dalam diam hitungan tersurat
mengalir senja di pelataran kehidupan
kau yang tegar tetaplah tegar

Kau telah merajut kehidupan
dalam bait bait tak bersyair
sembari terus saja tengadahkan doa

Nafirimu kuat meski suaramu tersekat
yakinkan diri penuh tirakat

Meski kata tak terucap
sejuta kalimat mengalir tersirat

#Billymoonistanaku, Sabtupagi, Okt 07-2017 = 08:08 wib





M I M P I
Karya MS Sang Muham


Pergi mengejar mimpi
seluruh rasa terjual di mega
tertinggal jiwa merana

Patah galah di tangan
sementara buah belum terjangkau
tersisa sedih pilu dan sesal

Ketika semuanya cuma fatamorgana
peluklah diri dalam mimpi

Sebab mimpi adakalanya nyata
dalam sketsa yang fakta

#Billymoonistanaku, Jumatmalam, Okt 06-2017 + 20:20 wib





MENITI JALAN SETAPAK
Karya MS Sang Muham


Merajah senja
terpapar hati terbuka
menetes satu persatu butir cinta

Kepada-Mu jua
seluruh harap tercurah
kabulkanlah doa

Kuatkanlah hamba
meniti jalan setapak

Agar terbuka alam raya
berbagi buat sesama

#Billymoonistanaku, Jumatsiang, Okt 06-2017 = 12:42 wib





SEDEPA JALAN KE MUKA
Karya MS Sang Muham


Menjemput kenang
terulur hati hingga panjang menjelang
tak sanggub angin menghapus catatan
Memaksa kata
terlanjur berseliweran di rongga kepala
tertimbun dalam hayal

Dibakar tak hangus
direndam tak basah

Sedepa jalan ke muka
selangkah jalan ke depan

#Billymoonistanaku, Jumatpagi, Okt 06-2017 = 06:36 wib



TERAPUNG TAK HANYUT
Karya MS Sang Muham


Berapa lama lagi
kusulut hati di penghujung kusut
penantian nan tiada berujung

Tahun hampir bersandar
masih saja harus bersabar
duh kekasih hati berilah hikmat

Terapung tak hanyut
terendam tak basah

Akal tak sekali tiba
runding tak sekali datang

#Billymoonistanaku, Kamissore, Okt 05-2017 = 17:47 wib





KARAM TIADA BERAIR
Karya MS Sang Muham


Aku terkurung pada celah harap
padahal satu persatu harapan lesap
serupa air terhisap pasir

Semakin nyata
menghimpit sukma menekan jiwa
raga terkatung katung di ujung

Rasaku tak akan lepas
bagai alu pencukil duri

Angus tiada berapi
karam tiada berair

#Billymoonistanaku, Rabumalam, Okt 04-2017 = 19:39 wib





RAHASIA DI BALIK RAHASIA
Karya MS Sang Muham


Menanti
rahasia di balik rahasia
lahirkan lelah letih dan nestapa

Berharap
tentang tulisan nan tak pernah tersurat
bawa sesal kecewa pun lara

Jangan ucapkan kata
manis di bibir pahit sesungguhnya

Semogalah damai menyertai
supaya kita masih bisa bersitatap

#Billymoonistanaku, Rabusiang, Okt 04-2017 = 14:14 wib





RAHASIA MALAM
Karya MS Sang Muham


Pagi menggantikan malam
berikut resah yang terpapar
sungguh tak terperi

Rahasia malam berlalu
seiring cahaya memendar
fajar kehidupan bersinar

Sengketa terus dan terus
musim yang silih berganti

Maka cukupkanlah keperluanmu
bekal abadi jalani hidup setelah hidup

#Billymoonistanaku, Rabupagi, Okt 04-2017 = 07:27 wib





KATAKANLAH
Karya MS Sang Muham


Membentang kenang
wujud terpasang garang
bilah bilah terkatup

Pada senja yang kusut
terseret rasa
sunyi yang mencekam

Ketakutan tak ada artinya
sebab nyata pasti terlampaui

Katakanlah pada seluruh dunia
segalanya akan selesai jua

#Billymoonistanaku, Selasasore, Okt 03-2017 = 16:16 wib





DIAM LEBIH BERHARGA
Karya MS Sang Muham


Lama nian tak merengkuhmu
luruh dalam pelukan
supaya bermekaran bunga bunga

Lama nian tak merengkuhmu
supaya lembayung cahya purnama
bias bias kerinduan menepi

Tak perlu berkata kata
sebab diam lebih berharga

Sebaris senyum telah lepas
seturut alur tersirat

#Billymoonistanaku,Selasasore, Okt 03-2017 = 15:55 wib





TERSASAR
DI JALAN YANG KUBUAT SENDIRI
Karya MS Sang Muham


Jika harus memilih
melupakan atau tidak usah mengenalmu
kupilih tidak usah mengenalmu

Setelah mengenalmu
aku tak punya cara melupakanmu
meski berulangkali kau remukkan
ketulusan dan kepolosan kasih sayangku

Sejujurnya kini aku telah tersasar
di jalan yang kubuat sendiri.

Akupun tak tau
harus bagaimana

Ajari aku cara melupakanmu
sungguh aku telah kehilangan kompas

#Billymoonistanaku, Sabtu, Sept 30-2017 = 20:02 wib





SEBINGKAI HARAPAN
Karya MS Sang Muham


Inilah aku apa adanya
terkunci lisan di ujung mulut
tak satu pun terucap

Apa kata tersirat
membulatkan tekad dalam sekat bertingkat
tak semestinya kalimat tersumbat

Tak ada yang bisa kukatakan
selain doa terucap

Semogalah tetap akan abadi
pada hati tersembunyi

#Billymoonistanaku, Sabtusore, Sept 30-2017 = 14:54 wib





SAJAK BERU SEMBIRING
Karya MS Sang Muham
(Kudedikasikan khusus buat adikku JS di P.Batu)


Terus saja kau bersajak
memuntahkan rasa yang tersekat
padahal hatimu goyah

Resah yang kau simpan
entah sampai kapan tuntas
tak hilang meski kau tutupi senyuman

Kau yang terus saja bersajak
menepis duka mengikis lara

Sempurnakanlah setiap kata
supaya hati tetap terjaga

#Billymoonistanaku, Sabtupagi, Okt 07-2017 = 06:36 wib





HINGGA PAGI MENJELANG
Karya MS Sang Muham


Berhitung pada malam
serupa mengupas lembayung
selaksa tanya tak berjawab

Akhirnya henti pada kata
sebab semuanya cuma fatamorgana
habis dilapisan terujung

Tak perlu lagi menanti
sebab segalanya telah tersuratkan

Sekarang cuma menanti
hingga pagi menjelang

#Billymoonistanaku, Sabtumalam, Okt 14-2017 = 18:58 wib





TERLANJUR
Karya MS Sang Muham


Satu persatu teriakan henti
setelah malam menengadah
tidak adakah lagi pinta

Telah jengah atau sudah jemu
mengukur sederetan lukisan
hingga terbujur dalam kelam

Sudahlah hentikan saja
sebab noda telah membekas

Batas batas akan ku tandai
supaya jangan lagi terlanjur

#Billymoonistanaku, Sabtumalam, Okt 14-2017 = 18:38 wib





MUSIM GUGUR
Karya MS Sang Muham


Pada hentakan kesekian
aku henti pada musim yang gugur
mengaisi kelopak yang luruh ke bumi

Tak sempat mengucapkan salam
sebab tergerus oleh nuansa
patah penggalah genggaman pun terlepas

Hingga kini masih kutunggu kata
sebait doa bagi perpisahan

Disini aku henti
sesuai janji terucap

#Billymoonistanaku, Kamissore, Okt 12-2017 = 15:25 wib





JANJI PELANGI
Karya MS Sang Muham


Memelihara sepi
terus menerus memupuk senyap
serupa rotan meliliti hutan

Memucuk
jauh nian rasa tertinggal
terselimuti mendung pun gelap malam

Entah untuk apa memeluk senyap
cuma untuk bertahan hidup

Bukan bukan itu yang kutunggu
sebab pelangi janjikan lembayung

#Billymoonistanaku, Kamispagi, Okt 12-2017 = 07:37 wib





KISAH NYATA
Karya MS Sang Muham


Menukar kisah
malam berganti siang benerang
nyata terbaca segala cara

Tak banyak yang percaya
segalanya bersumbu pada poros semata
tak ada yang luput

Aku telah tambatkan diri
pada suratan Illahi

Hingga akhir aku terkenang
kalimat tetap kupegang

#Billymoonistanaku, Rabupagi, Okt 11-2017 = 06:06 wib





JANJI ADALAH HUTANG
Karya MS Sang Muham

Renta usia di makan waktu
menanti dan terus menanti
hingga terujung rasa

Pada galau yang tak berwarna
tersusun kata senada
melantunkan harap yang kandas

Aduhai beginikah rasanya
berharap pada ketiadaan

Janji adalah hutang
hutang harus dibayar

#Billymoonistanaku, Selasamalam, Okt 10-2017=20:20 wib





BATAS RINDU
Karya MS Sang Muham


Kerinduan
begitu lusuh kusut masai
terperangkap dalam lipatan

Sejuta kata menghiba
melambai ujung berujung hati
gemetar di batas waktu

Tak usah katakan apapun
sebab hati telah retak

Telah kurelakan tali terputus
menjuntai kenang

#Billymoonistanaku, Seninmalam, Okt 09-2017 = 20:50 wib




SEKUNTUM DOA
Karya MS Sang Muham
( Kudedikasikan buat adikku RIS di Batam )


Jika begini
siapa yang bertanggung jawab pada siapa
selain kalimat meluncur deras

Tak seorang pun sungguh mau tau
jika lara dan nestapa melanda
untung di badan jadi taruhannya

Pungkaskan semua basa basi
sesungguhnya cuma kita yang merasa
Dari tanah rantau kuberkas sekuntum doa
semoga raga lekas terjaga

#Billymoonistanaku, Minggusiang, Okt 15-2017 = 12:22 wib





MENUJU TANAH KELAHIRAN
Karya MS Sang Muham


Menuju tanah kelahiran
runut nostalgia menjalar di sukma
satu persatu luruh di pangkuan

Merancang catatan
sebiru laut terpapar di batas tatapan
tersisa pilu menyayat kalbu

Sempurnakanlah bekal perjalanan
meringkas batas memanjang

Kubawa seberkas bunga di tangan
sujudku mohon keselamatan

#Billymoonistanaku, Selasapagi, Okt 17-2017 = 07:47 wib





BERTAHAN DALAM DIAM
Karya MS Sang Muham


Ku tuntun jiwa merana
merasuk kedalam hingga karam
sungguh nyali tak terkendali

Masih mungkinkah
temukan hati putih bersih
pada raga yang berselimut noda

Satu satunya yang terbaik
memandang lurus kedepan

Supaya semuanya tenteram
biarlah bertahan dalam diam

#Billymoonistanaku, Seninmalam, Okt 16-2017 = 08:28 wib





MEMAAPKAN
Karya MS Sang Muham


Tak pernah usai
menata langkah terseok di kaki
memungkiri hati

Setelah di pikir satu persatu
kembali tersedak rasa di dada
kemudian semuanya berlalu

Memaapkan adalah sebuah terapi
ketika semuanya dikembalikan pada-Nya

Berhitung tentang alfa omega
menjadi ranah jiwa

#Billymoonistanaku, Seninmalam, Okt 16-2017 = 08:08 wib





LARA TERBILANG
Karya MS Sang Muham

Apa yang terbilang lara
takkan merembes di rasa
jika tak menikam sukma

Maka maklumkanlah pandang
supaya jangan terus terkekang
meratapi jalan panjang

Mari segera buang
berkas yang pantang

Sebab lebih indah tersenyum
ketimbang memendam

#Billymoonistanaku, Seninpagi, Okt 16-2017=07:57wib





CATATAN TERPANJANG
Karya MS Sang Muham


Aku selalu terkenang
pada senja yang gamang
di lepas pantai Panjang

Waktu melenggang tenang
sejumput hayal meremang
tak mungkin terbilang

Aku hanyut di belai gelombang
terhempas di batu karang

Catatan itu surat terpanjang
membekas dan terus membayang

#Billymoonistanaku, Seninpagi, Okt16-2017=07:27wib





SEKUNTUM DOA
Karya MS Sang Muham
( Kudedikasikan buat adikku RIS di Batam )


Jika begini
siapa yang bertanggung jawab pada siapa
selain kalimat meluncur deras

Tak seorang pun sungguh mau tau
jika lara dan nestapa melanda
untung di badan jadi taruhannya

Pungkaskan semua basa basi
sesungguhnya cuma kita yang merasa

Dari tanah rantau kuberkas sekuntum doa
semoga raga lekas terjaga

#Billymoonistanaku, Minggusiang, Okt 15-2017 = 12:22 wib

Kumpulan Puisi Sri Handayani - SEPTEMBER CERIA



SEPTEMBER CERIA 1
By; srihan


Tak pernah kupilih bulan
Biarlah ia beredar sesuai daurnya
Tapi Tuhan telah memihkan bulan indah untukku ...

Bulan yang diliputi keberuntungan
Bulan berselimut berkah
Hatiku yang menguncup lalu merekah
Berbinar memerah ...

Dulu kudapatkan bayi merah yang lucu
Pada September ceria
Awan awan menari di kepalaku
Doa doa terlantun merdu disekitarku
Aku serupa bidadari yang bahagia

September ini pangeranku kian gagah
Bayi merah septemberku
Kini menjelma menjadi pemuda tangguh
yang sedang merobohkan gunung kesulitan
Di balik gunung itu ada cita dan asanya
Berjuanglah terus nak ....
September penuh keberuntungan

Dulu kupertaruhkan nyawaku nak
Agar kau bisa tersenyum melihat dunia
Yakinlah, September dan daur perputaran bulan senantiasa melingkupimu.dengan keberuntungan anakku
Tersenyum dan bersemangatah nak

Doa ibu menyelimuti hatimu
Pada tiap langkahmu ...





SEPTEMBER CERIA 2
By ; srihan

Mungkin musim sedang pancaroba,
kemarau ingin segera pergi
Karena mega yang dihamili janin hujan
Ingin segera turun ...
Ia mengutus petir ke bumi, memberi sinyal
Hujan lebat kan turun

Ya, mungkin seperti itu pula hatiku
Semakin kering dan tandus ...
Syukurlah, kau datang
Bersama musim pancaroba itu
Lalu pohon -pohon Sukun di depan itu
Lebat berbuah, selebat rindu yang tumbuh di hatimu ....

Pada sore temaram
Malaikatpun turun, mengikat hati kita
Di balik selendang putih itu hatiku gemetar
Lalu doa doa suci kembali mengalir
Mendoakan kita ...
September pancaroba, bertabur doa doa
September selalu kau mengajaku
Untuk tersenyum dan bersyukur

#bersyukur_september
08-09-2017

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - KENANGAN ITU



KENANGAN ITU

Bercumbu dengan hangatnya mentari
Berlari mengejar asa yang tertinggal jauh
Menapak setiap tanjakan di jalan kecil yang berbatu terjal
Adakah indahnya seperti pelangi yang muncul setelah hujan gerimis

Ada gairah saat cumbuan mentari membakar setiap nadi yang berdetak kencang
Berdegup indah saling berkejaran
membelai mencumbu dihangatnya mentari pagi
Aku kadang lupa saat indah bersamamu dulu
Apakah aku menyayangimu
Atau hanya memori sebatas khayalan indah bersamamu
Ach.....
Kenangan itu muncul lagi
Saat mentari pagi muncul dengan kehangatannya
Semburatkan senyum malu perawan desa di pegunungan
Begitu hangat dan menggairahkan
Tapi dirimu di mana.?
Adakah di balik pegunungan tempat kita bertemu dulu
Kembalilah saat mentari pagi tersenyum
Atau senja di saat rembulan akan muncul
Kita akan bercerita tentang indahnya kunang kunang di gelapnya malam

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
Medio 20 sep 2017
09:43
Siantar kotaku





KENANGAN ITU


Malam ini
Sama seperti malam malam kemarin
Dan malam puluhan tahun yang lalu
Hujan turun dengan derasnya
Saat jemari tanganmu menggenggam jemariku dengan eratnya
Seolah kita tidak akan bertemu kembali
Dengan rasa yang sulit dirasakan
Ada bulir air mata dikelopak mataku
Yang sulit untuk di bendung
Dengan lemah lembut jemari tanganmu menyeka setiap bulir yang jatuh
Ada suara tanpa kata yang kita rasakan bersama
Dengan memohon kau meminta
Berjanjilah....
Jangan pernah melupakan kenangan indah kita ini
Meski kita tidak bersama lagi

Air hujan semakin deras
Sederas air mataku yang jatuh tak beraturan
Malam semakin kelam saat kita ucapkan selamat tinggal
Dengan lunglai dirimu melangkah di kegelapan malam
Di tingkahi hujan yang semakin deras

Saat mentari pagi bersinar indah
Jarak kita semakin jauh
Kusongsong mentari pagi
Sedang dirimu mengejar rembulan malam
Yang selalu dendangkan lagu kerinduan
Berjanjilah
Hadirkan purnama untukku
Dengan lagu yang membuai ku
di kegelapan malam
Dengan syair lagu kerinduan kita
Dengan nada perihnya perpisahan kita
Lagu itu selalu terdengar dikegelapan malam
Bersama butiran air mataku

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
9 sep 2017 22:52
Siantar kotaku tercinta





LELAH


Di puncak bukit kulabuhkan lelahku
Bersama desiran angin yg berhembus kencang
serasa ku ingin terbang jauh menembus awan yang beriringan
Ada sapa yang sulit kucerna
Ada bisikkan tentang lagu kerinduan
Angin yang berhembus indah seolah membelai diriku yang lelah
Terbuai aku dengan kelembutannya
Ingin kurebahkan diriku di padang yang penuh ilalang
Tapi onak dan duri meningkahi setiap jengkal langkahku
Ada rindu.....
terbawa burung yang terbang tinggi di angkasa luas
Rindu itu untukmu...
Yaa...hanya untukmu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
8 sep 2017 17:32
Siantar city kotaku yg indah





CERITA CINTA KITA


Kasih
Biarkan bianglala menyinari langit yang redup
Biarkan embun bersemayam di kelopak bunga
Ketika asaku tak terwujud
Dan diamku menyiratkan seribu bahasa yang tak pernah kau mengerti
Ketika rindu pudar terbawa angin senja
Biarlah semua jadi cerita cinta kita
Toh desiran angin berganti badai yang memporak porandakan hatiku yang sedang berbunga cinta
Cerita cinta kita hanya dongeng
Dari lembaran kertas usang yang telah kusam
Kasih
Aku lelah berlari di antara asa yang putus asa
Dan terjerembab di padang luas yang begitu gersang
Rumput rumput yang menguning
Tertawa melihat ku merintih penuh luka
ilalang kering yang terhampar luas
menari indah penuh kemenangan
Kasih
Aku terluka di atas keangkuhanmu
Aku menangis penuh harap
Agar bianglala tak hilang ditelan awan hitam
Dan mentari sembunyi penuh ketakutan
Di sini aku menantimu dengan cinta dan sayangku
Meski hujan gerimis mengguyurku
Aku kan setia hingga bianglala menampakkan ke indahannya
Seindah cerita cinta kita

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
3 sep 2017 21:24
Siantar city kotaku




DI ANTARA HUJAN


Secangkir kopi hitam
Di antara hujan yang begitu deras
Pahit..
Sepahit kopi hitam tanpa gula
Di antara bayangmu yang semu
Memecah khayalku hingga sirna
Ada nada tanpa kata
Mendayu bagai perawan desa yang lugu
Adakah rindumu sedalam rinduku
Yang berbalut cemburu dan prasangka
Hingga pecah menjadi angkara

Secangkir kopi hitam
Di antara hujan yang begitu deras
Menjadi inspirasi indah dalam bayangan semu
Ada senyum di antara tangis yang tertekan
Meski jeritku tak pernah kau dengar
Aku tersiksa di antara hujan deras ini
Karena bayangmu tak mau pergi
Meski kumatikan dengan segores puisi
Hujan semakin deras
Membasahi setiap ranting di pepohonan
Burung burung mencicit kedinginan
Mendamba kehangatan sarang
Di ujung langit cakrawala bersinar indah
ada pelangi yang menari
Di antara rintik hujan yang berkepanjangan
Ach..
Hujan datang lagi
Menghampiri selembar jiwa yang rapuh
Pergilah.
Biarkan aku di sini merenungi kegagalan dengan secangkir kopi pahit
Yang membuai diriku jauh ke alam khayal
di sana ada bahagia menantiku
bersama bayangmu yang hampir pudar

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
3 0kt 2017 17:14
Siantar city

Kumpulan Puisi LUmbang KAyung - RASA YANG TERPENDAM



# TINGGALKAN PAHAM KOMONIS #

Telah kita alami,
Huruhara di sana sini,
Kita saling mencurigai,
Kebencian telah meracuni,
Akal pikiranpun menjadi mati,
Kehilangan hati nurani.

Kita tak dapat melupakan,
Kenangan dari sebuah penderitaan,
Yang begitu dangat memilukan,
Dari sebuah kesalahan,
Kesalahan yang telah di maaf kan,
Walu telah begitu banyak memakan korban.

Banyak yang telah menangis,
Mencium darah yang terasa amis
Oleh kebiadapan paham paham komonis,
Yang kita lihat begitu teramat sadis,
Menjadikan hati kecil kita ini teriris,
Di dalam perekonomian yang begitu keritis.

Nurani yang hampir pergi,
Raih dan genggamlah kembali,
Sayangi keragaman budaya negeri,
Jadikan Pancasila pedoman yang abadi,
Dan cintai Persada Nusantara Indonesia ini,
Hingga kita tak bisa di adu domba lagi.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 26:09:2017





# RASA YANG TERPENDAM #


Ingin ku getarkan,
Rasa yang lama terperdam,
Bangkit dan bangunkan,
Tinggal kan remang kelam,
Biar bias kerinduan,
Membara bak di dalam sekam.

Mungkinkah semua itu,
Dapat kah aku merindu,
Kepada yang tak pernah ku tau,
Dan entah siapa itu diri mu,
Yang hadir di dalam bayangan semu,
Menemani segenap hasrat anganku.

Bangkitlah wahai cinta,
Berkobarlah dan terus membara,
Raih pinta ku di dada,
Aku juga ingin merasa bahagia,
Akan getaran gelombang asamara,
Menjadi pesona gelora yang bertahta di jiwa.

Namun,,
Masih kah ada waktu,
Apakah aku mampu,
Terbang melintasi langit yang biru,
Berlari dan menemukan mu,
Lalu tinggalka sepi dan Rindu,
Bersama senja ku yang kian kelabu.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 19:09:2017





# BAWA AKU KESANA #

Aku ingin kesana,
Tegakkan hak asasi manusia,
Ini bukan soal agama
Aku hanya ingin hancurkan durjana,
Durjana yang botak kepalanya,
Miyanmar yang bawa bawa ajaran Budha.

Aku ingin kesana,
Tunjukkan pada dunia,
Durjana akan binasa,
Atau aku yang kehilangan nyawa,
Di depan hidung manusia,
Yang hanya bermodalkan air mata.

Aku ingin kesana,
Berjihat atas sesama manusia,
Hancur kan rimba kota,
Musnahkan ajaran sesat dunia,
Biar di dalam negara Indonesia,
Rukun damai yang botak kepalanya.

Bawa aku kesana,
Aku akan pertaruhkan nyawa,
Tiada harta yang kubawa,
Tiada tahta yang ku pinta,
Aku hanya sekedar akan membawa nama,
Sebagai Suhada untuk melebur Dosa dosa.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 09:09:2017





# DUKA DI ANTARA #


Apa sebenarnya kata dunia,
Mengapa diam,
Mungkinkah masih ada sorga,
Tanya nya di dalam kelam,
Yang terperangkap diantara,
Kekejaman yang kian menikam.

Disana ada kota,
Punah menjadi rimba,
Dan para srigala pemangsa,
Hancur kan cita cita,
Para domba domba yang teraniyaya,
Terkapar tak berdaya.

Seberkas cahaya,
Hilang merajut duka,
Merobek di ruang dada,
Takkala,
Hidup nya tiada berharga,
Dalam menggapai suntai bahagia.

Rimba Miyanmar,
Tempat iblis iblis meraja lela,
Jeritan yang hingar bingar
Gema jeritan Muslim Rohingnya,
Membara jiwa raga yang terbakar,
Terkapar tinggalkan sekeping impian Cinta.

By : LUmbang KAyung
Air Joman Baru Asahan 07:09:2017





# BERAKHIRKAH DERITA ROHINNYA #

Ku dengarkan jeritan,
Ku dengarkan isak tangisan,
Air mata yang bercucuran,
Cita cita yang hilang tujuan,
Terpenjara di dalam kekejaman,
Walau nun jauh dari pandangan.

Tertinggal hanya serpihan doa,
Hangus terbakar Bebara,
Puing puing detak jantung di dada,
Berserakan di amisnya darah manusia,
Darah para kaum muslim Rohinnya,
Yang tak dapat lagi bicara seperti kita.

Dunia bagai tutup mata,
Melihat nyawa mereka tiada berhaga,
Mungkinkah hanya karena berlainan agama,
Atau kah sudah menjadi hal yang biasa,
Yang terdengar di daun telinga,
Terlihat di depan kelopak mata.

Kemana lagi mereka memohon pertolongan,
Jika manusia sudah bagai tak bertuhan,
Yang telah hilang ke Imanan,
Hilang akal pikiran,
Brutal buas melebihi hewan,
Dan tertawalah para serdadu Setan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 03:09:2017





# HINGGA AKHIR NANTI #


Langkah untuk bersama,
Mengharungi celoteh canda,
Tawa dan ria,
Hilangkan semua luka lara,
Yang merajuk hangatnya pesona,
Dalam indahnya dilema cinta.

Angin yang membelai,
Ombak yang menyapa,
Lantunkan syair niyur melambai,
Yang datang menyambut gelora,
Menari di warna indahnya pelangi,
Dalam merangkul hari hari bahagia.

Hari esok yang menanti,
Meluluhkan rindu di sanubari,
Bagai mengejar indahnya mimpi,
Terjerat dalam bayang sebuah ilusi,
Yang memanjakan hari hari,
Di setiab langkah langkah meraih janji.

Selamat tinggal getirnya hati,
Langkah ku ini tak akan pernah untuk berhenti,
Hingga sampai tibanya suatu hari nanti,
Kicau camar tak lagi dapat menemani,
Menemani desah hembusan nafas ini,
Yang kembali ke pangkuan Illahi Robbi.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 02:09:2017





# SEINDAH CERIA DEVI #


Secerah hari,
Merasuki sanubari,
Menari dan bernyanyi,
Menjejaki perjalanan sebuah ilusi,
Seindahnya mimpi mimpi,
Dalam menghiasi hari hari yang ia miliki.

Terbang,
Tinggi menjulang,
Melintasi awang awang,
Kemudian menghilang,
Lalu dia datang kembali pulang,
Dalam pandangan ayah bunda tersayang.

Terucap rasa cinta di dada,
Yang tak pernah dia sangka,
Meresap kedalam ruang sukma,
Dalam indahnya Silaturahmi di Hari Raya,
Kepada yang dekat dan nun jauh di sana,
Kepada seluruh Ummat Manusia di Dunia.

SELAMAT HARI RAYA IDUL ADDHA 1438 H
BERSAMA HARI RAYA KURBAN

By : LUmbang KAyung brsm Devi Safrina
Tanjung Balai 01 : 09 : 2018




# TERULANG LAGI #


Kami bukan kamu,
Kamu bukan kami,
Kamu si bunga raya kembang sepatu,
Kami si mungil harum bunga melati,
Kamu memang sudah terlalu,
Kami memang sudah tersakiti.

Panenlah apa yang kamu semai,
Gapailah apa yang kamu dapatkan,
Kami bukannya benci,
Kami yakin kita dalam perjalanan,
Walau sebenarnya kami tak ingin menanti,
Membalas kelakuan dari penghinaan.

Dengarkan amarah kami,
Kemarahan atas semua kalakuan mu,
Ini kata hati si bunga melati,
Untuk kamu si bunga raya kembang sepatu,
Perang mungkin akan terjadi,
Untuk membalas kelakuan mu sejak dari dahulu.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 27:08:2017




# INI AKU YANG KAU RASAKAN #


Malam ini,
Aku dapat rasakan,
Mimpi mimpi,
Keyakinan,
Dalam menjalani,
Sebuah kenyataan.

Langkah ku,
Di penghujung seakan terhenti,
Aku inginkan kau tau,
Dan coba kau kenang kembali,
Tentang masa masa laluku,
Pedihnya kehidupan yang telah ku lalui.

Penderitaan,
Kerinduan,
Kini telah kau rasakan,
Namun jangan jadikan tangisan,
Karena dariku inilah kehidupan,
Bukan keluhan yang menjadi penyesalan.

Kemiskinan,
Bukan kebodohan,
Usah nanti kau jadikan cemoohan,
Aku telah terlalu jauh merasakan,
Walau masih ada sekeping impian,
Yang belum tentu dapat ku temukan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 07:10:2017




# SANG ARJUNA NUSANTARA #

Di angkasa,
Kau bagaikan Garuda,
Di samudra,
Kau bagaikan Hiu pemangsa,
Di dalam Rimba,
Kaulah Harimau banggala.

Kau jaga negeri ini,
Kau lindungi kami,
Bahkan kau rela mati
Meninggalkan anak dan istri,
Juga harta duniawi,
Demi Ibu Pertiwi.

Di mata dunia,
Kau begitu perkasa,
Penuh karisma,
Penuh wibawa,
Juga santun benorma agama,
Yang menjadikan aku selamanya bangga.

Tetap lah abadi,
Jaga Nusantara Indonesia,
Juga kedamaian kami,
Karena kau adalah Arjuna,
Di hati kami,
Di mata dunia.

SELAMAT HUT TNI KE 72
LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 05:10:2017





# SINARAN RACHEL FIONA FURBA #

Lelap ku yang terjaga,
Tersentak dari mimpi mimpi,
Ku coba kembali membuka mata,
Merenungi dunia halusinasi,
Menggapai nyata yang dulu ada,
Yang menghiasi dan terus menemani.

Kau kini telah panggilkan kembali,
Impian ku yang hampir pergi,
Dan akupun ingin kembali berdiri,
Hilang kan segenap keraguan di hati,
Seperti hari hari yang pernah ku lalui,
Di saat kau menerangi kegelisahan ini.

Ibarat cahaya,
Kau selamanya bersinar terang,
Umpama mendung di angkasa,
Kau hujan membasahi kemarau panjang,
Dan seperti bahasa,
Kau bagai kan syair yang merdu berdendang.

Tetaplah tersenyum Rachel sahabat ku,
Gapai kebahagian mu yang ada,
Aku ingin selalu mendengar candamu,
Canda seorang sahabat yang selalu menggoda,
Walau terkadang manja bila dia tersipu malu,
Karena itu kamu di saat kita bersama mereka.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 04:10:2017





# BERTANYA KEPADA RASA HATI #


Jika masih ada mentari,
Tak kan pagi menghilang,
Tiada duri dapat dihindari,
Tiada impian yang terbentang,
Mimpi dan terus bermimpi,
Hilang hilang dan terbuang.

Jika mata tak lagi berguna,
Semua kan menjadi sia sia,
Hidup bagai dalam rimba,
Nyawa tiada lagi berharga,
Hilang norma norma agama,
Tampa ada lagi sorga dan neraka.

Masihkah ada pengajaran,
Masihkah kita mendapat pedoman,
Yang berjalan di dalam kegelapan,
Hatinurani tak dapat lagi di rasakan,
Kasih sayang sirna terabaikan,
Hilang sudah kebahagiaan.

Itu kah pengajaran kepada ku?,
Atau itu pengajaran kepada mu?,
Aku belum pasti tau,
Itu kamu,
Atau itu kah aku,
Yang ku tau Tuhan masih menunggu.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 13:10:2017





# RASAKAN YANG DIRASAKAN #


Aku tak perduli,
Kau memandang ku seperti apa,
Aku tak ingin mengerti,
Kau cerita tentang siapa,
Semua hanya basa basi,
Atau fitnah yang nista.

Lidah memang tak bertulang,
Ajal pasti datang menanti,
Namun perjalanan masih panjang,
Ke egoan tak dapat di sepakati,
Kadang hilang sudah tak terbilang,
Terpuruk di dalam nista yang panjang.

Larut kegelapan semangkin hitam,
Kerikil tajam menanti mu kawan,
Jalan ku masih kelam,
Penuh impian yang belum pasti,
Kehidupan yang cahanya masih sirna,
Sirna di telan mimpi mimpi.

LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 09:10 :2017




# DEMI GENERASI BANGSA #


Cerita semalam,
Cerita kenangan,
Dalam perjalanan kelam,
Masa kebodohan,
Itu sudah lama terpendam,
Dan hampir terlupakan.

Kebencian,
Kemunafikan,
Keterpaksaan,
Dan penindasan,
Tak akan menemukan keadilan,
Menjadi masalah yang tak dapat di selesaikan.

Yang benar masih di salahkan,
Kejujuran di perhinakan,
Rajin bekerja di kecewakan,
Dan jika hanya uang yang kita rasakan,
Maka penderitaan yang akan di telan,
Lalu bernaung di dalam kancah jajahan.

Sadarlah kawan,
Lihat negara negara yang kini di persesatkan,
Disana pecah sudah persaudaraan,
Kebahagiaan sudah tak lagi mereka rasakan,
Dan entah dimana lagi tempat meminta kepada tuhan,
Semua telah musnah hancur berantakan,
Oleh karena ulah pikiran manusia setengah setan.

Cobalah untuk membuka mata,
Rasa kebenaran pinta hati di dalam ruang dada,
Demi masa depan generasi kita,
Demi nusantara Indonesia tercinta.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 20:10:2017





# TERKULAI TAK BERTUJUAN #


Sayup nun di kejauhan,
Bayu mengusik lamunan,
Menggema di keheningan,
Memanggil lirih kenangan,
Hanya sinar rembulan,
Mengintai di balik awan awan.

Ku buka lembaran mimpi,
Rinduku tak ingin menepi,
Lalu ku tanya ruang hati,
Dapat kah cahaya terang kembali,
Menerangi getaran rasa naluri,
Yang terpuruk di lembah gelap dan sepi.

Dedaunan telah berguguran,
Ranting jatuh tinggalkan dahan dahan,
Pepohonan lama sudah menanti turunnya hujan,
Menyirami kegersangan bunga bunga di taman,
Dan kicau kicau bagaikan bertanya kepada tuhan,
Bilakah kemarau panjang berkesudahan.

Malamku terlalu lelap di buai mimpi,
Langkahku terkulai tak bertujuan,
Cahaya hati tak lagi menerangi,
Menerangi doa doa ku kepada mu Tuhan,
Umpama terpuruk di lembah gelap nan sepi,
Di antara kemarau yang tak berkesudahan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai Asahan 18:10:2017





# CINTA TAK BERTUAN #


Bimbang,
Di perjalanan yang panjang,
Luas lautan terbentang,
Tingginya langit menjulang,
Angan ku datang dan hilang,
Menerobos gersang di padang ilalang.

Rasa,
Menerangi bayang bayang,
Serpihan hasrat gelora,
Menebarkan kasih sayang,
Kepada setiap wanita,
Yang datang sekedar memandang,
Bangunkan keharmonisan ku yang masih tersisa.

Walau ingin ku ukirkan kembali,
Tembang kenangan yang telah pergi,
Namun kenangan hati,
Membelai lara yang terus menghantui,
Merobek setiap mimpi mimpi,
Dalam menanti hadirnya mentari pagi.

Dapat kah impian ku kembali,
Akhiri cinta yang tak bertuan,
Hangat memeluk rasa di hati,
Arungi nikmat kebahagiaan,
Dalam mengukir indahnya janji janji,
Yang telah lama ku nanti di dalam kehidupan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 22:10:2017

Kumpulan Puisi Riri Eka Putri - IBU KURINDU



IBU KURINDU
by Riri Eka Putri


sore nan sendu bernuansa kelabu aku masih disini mencoba menghapus mimpi ditemani secangkir teh dan sepotong roti

mengubur semua kenangan dulu , aku semakin tak mampu kerinduan ini semakin merantaiku
ibu aku ingin kau ada di sini memelukku bagai masa kecil dulu bercerita tentang indahnya surga

namun,,,,
semua itu hanya kenangan
negri diawan telah membawamu pergi
kembali kepangkuan illahi rabb

ibu andai waktu ini bisa kuputar
aku hanya ingin selalu bersamamu
menghabiskan waktu menuai mimpi
merenda semua kisah kita
kubingkai sebagai sebuah cerita terindah

simpangtugu
26092017





GERIMIS DI KOTA KU
BY Riri Eka Putri


ketika asaku bercumbu dengan embun pagi ada lara terselip di jiwa , mungkinkah waktu
mampu mengisi kembali kisah ini
bernyanyilah ranah hiasi hari ini dengan kicauan kenari , agar hilang lara di hati

pagi ini sepi tanpa kicauan burung bernyanyi
pagi ini tak bermentari mendung menyelimuti
diri ini semakin sunyi
Di sini,,,,,
di sudut kota ini aku berdiri menunggu pelangi
di tengah rintik hujan di bawah kaki bukit
rindu semakin beku.

simpang tugu
20 september 20017





CINTA KU TERPAUT DI DERMAGA SUNNAH


Ku pahat cinta di ladang sunnah
bersamamu kutemui semua cerita tentang indahnya syurga , ku coba berjalan mengiringi langkah melewati jalan terjal berduri ku tak perduli, kau genggam erat tanganku walau terkadang buntu arah.

ku tinggalkan semua cerita indah
ku tutup mata tentang indahnya dunia
kita berjalan beriringan menuju Ridho-NYA
hiraukan semua tentang indahnya kisah

walau dalam genggamanmu tangan ini
melepuh menggenggam bara aku tak perduli
karena hati ini menuju jalan yang sama

kawan......
genggam erat jemariku, walau bara itu harus melepuhkan jemarimu, kita pautkan semua cerita di ladang sunnah menuju asa merajut Ridho-NYA karena cinta ini untuk-NYA

simpang tugu
19 september 2017





Bismillah....
DI UJUNG PETANG
karya: Riri E P


Di sini di batas kota ini, ingin kutulis sebuah puisi untukmu
di ujung petang kuberdiri, memupuk rindu yang kian layu
sinar keemasan meredup di kaki bukit
pelangi merangkul mesra bumi
sang ratu malam menghiasi kelam

Rembulan cahaya indah menyejukan
yang darinya malaikat diciptakan
ma syaa Allah terkagumku dalam diam

Di sini kuberdiri mengeja aksara
menulis dalam remangnya rembulan
pada kelam kutitip cerita
di ujung petang senja kian kelam

simpang tugu 28-8-2017