RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Sabtu, 07 April 2018

Kumpulan Puisi Cheloenk Dadap - PUPUS


PUPUS

Senja;
Berlabuh di dermaga usia
Menghitung berapa kali lagi
Jingga menatap kesendirian yang tak bertepi
Penuh saga dalam iba

Penantian;
Harus kuakhiri hingga malam
Kala pagi menjelang
Kau tak akan temui lagi
Sisa napas kemarin

Cheloenk Dadap
260318.





KAU


Saat ini;
Kesal bersarang di hulu dada
Menyumbat segala arus ketenangan

Kau;
Dalang dari segala sengketa
Yang menjalari seluruh nadi sajakku

Cheloenk Dadap
260318

Kumpulan Puisi Riri Angreini - SESAL



SESAL
Riri Angreini


Setelah kusadari diri
Kau telah jauh pergi
Tinggalkan mimpi; tiada bertepi

RA_240318.
#DarahMinang





KUAT HATI
Riri Angreini


Ach!
Rindu yang payah
Hanya bisa mengelus dada
Sembari berbisik lirih; sabar

Kau tak pernah tau
Berapa banyak air mata yang tumpah
Menahan gemuruh di dada
Mendeklarasikan pada dunia
Betapa aku perempuanmu;
Tabah

RA_230318.
#DarahMinang
#PutihBiru.

Kumpulan Puisi Ade Saputra Sunankaligandu - BUKAN FATAMORGANA


♡ KIDUNG ANGIN ♡

Kuliti remah puisi
Remah aksara bening sudut netra
Berjelaga, purna remang cahaya lentera
Menari, tanpa irama perkusi

Kepak sayap merpati
Patah, enggan meninggi
Berputar di kuil prasasti
Hitung deretan elegi

Rinai ini kian ramai
Kunci malam di laci sunyi
Mengapa, ribuan mimpi engkau kutuk
Kau biarkan, malam kian lapuk

Aku tahu, jendela tanpa kaca
Sebab, ada sejuk semilir angin
Sapa ulu asa
Terbangkan sayap angan

Mari menari
Jadikan rinai rincik melodi
Jelmakan remah aksara
Sebelum atma dalam pusara

#DewaBumiRaflesia_02_04_18





♡ BUKAN FATAMORGANA ♡


Rinai, tak jua menepi
Bui mimpi di jeruji sepi
Hantarkan angan lewat angin
Sedangkan malam, makin dingin

Duhai cinta, pada sebentang antara
Yang telah sulut lentera
Kala gulitaku di lorong lara
Hingga kubisa eja aksara

Aku sangka, malam ini kan jelita
Pesona purnama nan bertahta
Sebab, ada pelangi di senja tadi
Kala hantar mentari nan usai mengabdi

Kini, aku jatuh di sudut sunyi
Namun, masih jua ku bernyanyi
Senandungkan kidung, tanpa rima
Laguku, sirna tanpa gema

Aku, masih coba memaksa
Pecahkan salju yang membatu
Tanpa batas waktu
Dengan jemari asa

#DewaBumiRaflesia_27_03_18




INI BUKAN PUISI


Biarkan waktu merentangkan tembikar yang masih samar.
Dan aku, enggan lelap di atas pelupuh yang kian berpeluh.
Diam, dalam semedi sunyi.
Atau, coba beranjak,mengais jejak- jejak tak bijak.

Namun, diamku dalam jeruji tanpa tepi.
Sirna daya, mengepak pun, tak lagi kuasa
Hingga lupa warna remah yang dulu basah.
Aku, mencari warna dalam gulita
Sedang pagi, kian meninggi

#DewaBumiRaflesia_15_04_18

Kumpulan Puisi Endang Misnawaty - MENTARIKU



IBU INDONESIA
By Endang Misnawaty


Aku tau..
Gulungan kondemu sangat indah menghiasi setiap gerak gemulai tubuhmu mengikuti tarian yang menggetarkan jiwa
Dengan baju kebaya yang berhiaskan permata yang mahal harganya
Tapi bagiku lebih indah hijab yang menutup wajah dan tubuhku dari tatapan jalang setiap mata yang memandang

Aku tau....
Kidung indahmu memang merdu mengalun bagai nyanyian rahwana menina bobokkan setiap insan yang kian terbuai oleh alunan suaranya
Tapi bagiku lebih merdu suara adzan yang berkumandang memanggil ku untuk menghadap Illahi Robbi yang telah menciptakan diriku dan semesta alam ini
Suaranya menyejukkan ku
Panggilannya selalu kurindu
Hingga ku bergegas bersujud memohon ampunannya di sajadah usang milikku
Karena kusadari diriku sangat hina dan tak luput dari dosa

Aku tau
Meski gemulai tubuhmu mempesona
Dan menggoda iman di dada
Tapi aku lebih memilih menutupi setiap jengkal tubuhku dengan busana muslimah
Meski dimatamu busanaku sangat hina

Memang..
keyakinan kita berbeda
tapi tolong hargai setiap insan pemeluknya
Karena setiap kita memang diciptakan berbeda aqidah dan syariat Agama

Jangan kau cela hijabku
Jangan kau hina baju muslimahku
Jangan kau larang adzanku tuk berkumandang di bumi pertiwi ini
Meski katamu suaranya tidak seindah kidungmu
Tapi ku selalu merindukan alunannya yang indah dan penuh makna
Karena suara itu selalu berkumandang setiap detik di belahan bumi saling
Bersahut sahutan tanpa berhenti
Untuk memuja Robbku yang maha Agung

Ibu Indonesia
Meski kebayamu indah dari bahan mewah dan gelung rambutmu penuh pesona
Tapi aku bangga jadi wanita muslimah
Meski rambutku tidak bergelung indah
Dan tubuhku berbalut busana yang tidak mewah harganya
Juga tubuhku tidak meliuk mempesona mengikuti setiap kidung indahmu
Bagimu Agamamu dan bagiku Agamaku
Hanya itu pegangan kita agar selalu hidup rukun dan saling mencinta

Endang misnawaty
3 april 2018 22:26
Siantar city





MENTARIKU


Mentari pagi tidak seindah dulu
Yang selalu dihiasi senyum manis dan canda tawamu
Semua bagai tabir yang mencabik suasana hati yang begitu temaram dan kelam
Meski kukata tidak...
Tapi semua berubah
Kau pergi ke ujung dunia yang aku tidak bisa mencapaimu

Lembaran demi lembaran kusam
Kini menghisai cerita tanpa makna
Pena tua yang menari diatasnya menorehkan warna yang begitu kelam
Meski kepergianmu menyisakan kenangan indah tentang cerita cinta kita
Tanpa pamit tanpa lambaian kau pergi jauh keujung dunia
Meski hati tak rela tapi semua telah terjadi
Tanpa tangisan tanpa senyuman apalagi canda dan tawamu yang begitu renyah

Mentari kini bersinar lagi
Menghiasi setiap langkah dan cerita indah meski tanpa senyum manismu
Tanpa coretan dikertas buram yang kelabu
Tanpa tarian pena yang lelah cerita tentang dirimu
Ach....
Pergilah jika memang engkau harus pergi
Biar kututup lembaran demi lembaran kusam ini dan kupeti matikan pena yang lelah karena coretannya tidak bermakna lagi
Toh mentari pagi tak pernah lelah bersinar untuk hiasi cerita indah yang telah punah.
Tentang diriku dan dirimu

By Endang Misnawaty
Di gubuk tua rumahku
2 April 2018 08;34
Siantar city

Kumpulan Puisi Reni Kusumaningrum - SABARMU



# SENTUHANMU #

Diamku pada gemintang, mencabik rasa di relung jiwa
Torehkan seikat nestapa pada ujung raga
Membenamkan seribu asa yang baru berputik di senja lalu
Pupus hanyut di bawah rinai hari ini

Kutemukan getar saat tatap matamu menyatu
Terpana sesaat tertunduk lalu bisu
Debar di sudut hati yang tlah lama membatu
Luluh.. tanpa jejak

Tatap dan senyummu, sentuh hatiku
Kini aku terbakar rindu

# Renny Kusuma
# 3.4.18





# SANGKAR #


Kerlip binar menatap sang senja
Tanpa rintih berbincang pada bintang
Ku ingin terbang menjangkaumu
Namun ku tertahan disini
Di sangkar emasku

Aku bukanlah camar
Aku pemilik hati dan berjiwa
Namun terbelenggu di istanaku
Berbalut cinta yang berlebih
Yang merantai nuraniku
Ku ingin sentuh dunia dengan jemariku

# Renny Kusuma
# 27.3.18






# SABARMU #


Seraut wajah di pertengahan senja
Selengkung senyum terhias disetiap ucapan kata
Lembut membelai aksara yang menyapa raga
Tajam menusuk tatap ke dalam sukma

Ego yang tertata sembunyi di balik jiwa
Rasa yang tertuang lenakan asmara
Membuai di antara nadi cinta
Lumatkan amarah yang mengelilinginya

Tak terkecoh debat emosiku
Melerai gundah di ucapku
Menenangkan prasangkaku
Meredupkan gelisah hatiku

Kecup kening, tanda sayangmu
Luruhkan segala egoku

# Renny Kusuma
# 31.3.18

Kumpulan Puisi Suyatri Yatri - ENERGI CINTA


MEMBACA TIRANI

Hembuskan napas
tersengal
Lepaskan kata
terjungkal
makna pun
terpenggal
Tiada ujung
pangkal

Angkuh bercampur ambisi

Malam pekat
sendu
Membaca waktu
Luruh
ngilu
Nafsu
memburu
Pita merah berkibar marah

Algojo tebas; pangkas tirani!

Rokan Hulu, 5 April 2018
Suyatri Yatri





ENERGI CINTA
Karya : Suyatri Yatri


Purnama enggan menaruh jiwanya pada bintang
Sebab bulan percaya energi sinar matahari
Sementara ketulusan bumi mendapat cahaya keduanya dengan keikhlasan cinta
Tiada pilihan langit untuk menghentikan rasa hadirkan haru dalam tangis
Hingga suburkan benih kasih melahirkan sayang romansa hutan
Birunya laut menguatkan kesabaran dari empasan gelombang
Di sanalah bukti keteguhan jiwa terendap makna kesungguhan hati

Rokan Hulu-Riau, 3 April 2018





#Quatrain
RASA HATI


Sepi menyulam malam
Sendiri rangkai kenangan
Kulampiaskan rasa di langit lebam
Sebentuk kata rindu dipusarakan

Hati telah bergemuruh syahdu
Memetik tangga nada debarkan dada
Menatap lukisan di lautan biru
Ada cinta terselip di jiwa

Selarik pinta sembunyikan makna
Tatapan kasih berdaun rimbun
Hentakkan jejak di altar kata
Bersulam pernik tetesan embun

Tak bisa dipungkiri percikan pijar cinta
Bersemayam teduh di ruang hati
Biarkan tunas bersemi di pagar bahagia
Tanpa ungkapan mengikat janji

Rokan Hulu-Riau, 29 Maret 2018
#Romansa_SuyatriYatri





Rindu Bidadari


Hatiku
tersulut rindu
menggebu
tak menentu
Gelisah kian memburu
Ingin segera bertemu
Pada bayu
aku berseru
Menitipkan pesan di ujung waktu
di bait kisah teramu
bersanding cerahnya langit biru

Melangkah pasti
walau berhias
benih cemburu
Kujemput nyanyian bidadari hatiku
Gelegar petir bersambar kelakar

Ujungbatu, 7 April 2018
#SuyatriYatri





Pangeran Laut di Dermaga Cinta

Belawan masih bersuara
Kenanganmu
masih ada
Takkan kulupa
ukiran nama
Walau tersamar kata
Di sela pasir menimbun raga

"Cinta masih setia singgahi dermaga."

Kupandang karang
menghempas gelombang
Wajahmu terbayang
terus kukenang
Kepergianmu
membuat aku gamang

Laut biruku
hadirkan rindu
Ombak bersenandung syahdu

Jiwa baharimu
Masih melekat; terpatri
di hati anak gunung

Terumbu karang melambai
naluriku terbuai
Bisikan bayu membelai
Cintaku terlerai
hingga hatiku terluka berderai
Batin pun bertikai
sementara waktuku terbengkalai

Kusimpan jejak kasih
di timbunan pasir
Nanti,
aku kembali menyisir
Setiap celah makna
yang mampir
Longgarkan syaraf
agar mampu berpikir
janjiku tak pernah mangkir

Kau
yang kusebut pangeran laut
berbintang
nahkoda bijak!

Rokan Hulu, 8 April 2018
#SuyatriYatri




REBAH MERINGKUK
: Suyatri Yatri


Dekapan gigil
mengguncang gemetar raga
kusembunyikan dalam selimut
menahan rasa
menusuk pori
kalah jiwa
Kuyup menyiksa
Jemari tak berasa
Keriput pun tak kuasa
menggenggam bara

Erangan semakin menggila
Meringkuk melipat lutut berniat membulat bola
Tak ingin sebentuk kata
gerogoti kekebalannya
Rebah mewabah salah
pahit pun merubah selera lidah

Kalah belulang menyanggah!

Rohul, 9 April 2018





BENANG SUTRA BERLAPIS DUA
karya : Suyatri Yatri

Pada siapa kusanjung rasa memerih makna
tak hendak dia memintal cinta
dari benang sutra berlapis dua
Tak ingin hatiku bercermin ganda
Cinta bukan syahwat yang berkuasa
Memahami batin selami setia
Jangan mencari teduh jiwa
luka yang pasti diterima
sebab laguku tak berirama
Kosong hampa tak berisi
Tiada permata tersimpan di hati
Tak perlu merayu cari simpati
sebab pintu telah terkunci
Palingkan wajahmu tak perlu menyelinap di hati
rasa tak bisa dipaksakan
sebab langit tak selalu biru

;Pergilah jauh!
Rokan Hulu. 11 April 2018





TUNGKU PEMBAKARAN
: Suyatri Yatri


Jika tungku pembakaran makna
telah menghanguskan rasa
dan juga dusta pun
mengabu mengapa
jujur dipertanyakan juga
Sementara
nanah tak percaya
mengucur deras pada tikaman
yang mematikan jiwa
Lelah menutupi
namun terbuka juga
Sedu sedan
dalam setiap tarikan napas
terbata

"Jerit hatiku pada fajar tanpa purnama!"

Tanda bermuram
menafsir kalam
Kaki tergelincir
ke lembah curam
Isak rindu lebam
kucari
di kantong kiri
penawar perih ini
Lepaskan sesak tak persegi
Tabiat kalap sendu memburu

Kubisikan nyanyian cinta berpagar racun sianida!
Rokan hulu 10 April 2018




SPEKULASI EMBUN FAJAR


Ketika embun fajar menyapa
Sederet kata berbaris mengejutkan mata
Rasa mengiris tak percaya
Sepotong hati tercabik mengentalkan rasa
Goresan dalam tertikam di dada
Di kantong kiri yang tak terisi beraroma curiga
membentuk tanda tanya
sisakan spekulasi membumbung jelaga
terasa sesak membuncah aksara
meledak jua akhirnya
Diam menatap langit kelam berwarna hitam
tertunduk kepala mengimla kalam
Kemana arah yang tak ada kecam
walau asing jiwa lebam
ikhlas hati bersemayam

Rohul, 13 April 2018
#SuyatriYatri




TUNAS RINDU DI TAMAN HATI
: Suyatri Yatri


Semakin kuusir segala rasa
semakin cemas membalut jiwa
Telah kubirukan warna minda
Saat pertemuan dunia maya

Bayanganmu mengusik pikiranku
Hingga hadirkan tunas rindu
Telah kupersiapkan kata indah untukmu
Bukan sekadar polesan merayu

Getaran menguasai ruang kalbu
Cemasku berkelana bersamamu
Ingin ragaku terbang memelukmu
Namun kau belum menjadi kekasih halalku

Semakin subur bunga di taman hati
Memberi warna di larik puisi
Tak ingin kuberpaling lagi
Kusandarkan bait doa dalam ikatan suci

Rokan hulu, 16 April 2018





MEMETIK RINDU FAJAR
Karya : Suyatri Yatri


Fajar berembun suci
Muhasabah diri
Zikir pada Ilahi Robbi
Di bentangan sajadah sunyi
Memintal doa hati
Merapal kalam memetik rindu di pucuk sepi

Kulingkarkan tafakur
Tak ingin jiwaku kufur
Raga tersungkur
saat dini mendengkur
Tetesan bening mengalir munajatkan syukur

Rohul, 18 April 2018





TUAN PERGI
Karya : Suyatri Yatri


Tanpa sadar tuan telah menyentuh hati yang lama terkunci
Kini tuan pergi
membawa tanda tanya di ujung hari
Antara abu-abu dan merah hati
di manakah tuan berdiri
Aku telah berkeliling berlari
Mencari ke seluruh negeri
namun tuan tak bernyali
Ungkapkan rasa ini
Tuan bersembunyi
hilang di telan bumi
Haruskah aku kembali
menawarkan kasih suci
Menjadi cadas tajam di lembah sunyi
Berharap kematian hadir menghampiri

Rokan Hulu, 17 April 2018

Kumpulan Tembang Kata Nur Aini Natakusuma - MEMAHAMI CINTA


KUNCI DARI KEPERCAYAAN

Kepercayaan itu kunci dari hubungan yg langgeng, jaga selalu kepercayaan itu .
Cinta pasti membutuhkan pembuktian.
Dan Allah, sungguh akan mengujinya, yaitu dari bagaimana cara hamba-Nya menempatkan diri sebagai seorang hamba; beribadah pada-Nya.
Apakah semua itu dilakukan semata karena-Nya, atau karena selain-Nya.
Seringkali sesuatu hal terjadi tidak seperti apa yang diinginkan dan direncanakan jauh-jauh hari.
Kalau sudah begitu ya sudah ikhlas menerima apa yang sudah ditentukan oleh-Nya.
Dijalani, disyukuri,dinikmati..
Apa yang seharusnya kamu cintai, usahakan...
apa yang seharusnya kamu lepaskan, berikan! ikhlaskan!

Selamat Pagi 🙋





*MEMAHAMI CINTA*


cinta tidak melulu perihal bahagia, kadang ia pun ada untuk menguras airmata, atau sekadar memberitahu kita, arti dari kata singgah.

Pahamilah dari makna cinta itu

Terkadang kamu harus menutup
hati sementara, untuk sekedar meyakinkan dan memahami dari makna cinta itu

bahwa hanya ia yg tepat boleh membukanya.

Pemaaf itu seorang yg berbahagia karna hatinya tdk terbebani dendam & benci.




Cinta Pertama


kenapa cinta pertama selalu terngingat sampai akhir hayat? karena ia adalah sayatan perasaan pertama pada sebuah jiwa. Jangan takut untuk jatuh cinta.
Percayalah, ada seseorang yang akan hadir dalam hidupmu, mengubah segalanya, dan membuatmu tertawa bahagia.
Cinta sejati tdk bertindak kasar. Cinta akan sllu bertindak lembut karna didasari dengan perasaan yang tulus dari dalam hatinya