RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Selasa, 27 Juni 2017

Kumpulan Puisi Untuk RUANG PEKERJA SENI


KADO UNTUK TUAN SASTRA
RUANG PEKERJA SENI TANJUNG BALAI
By Romy Sastra II


tuan
tiga tahun sudah jejak tinta kutorehkan ke persada maya, daku titipkan selarik kata di pucuk rasa menari pada kertas yang hampir lusuh, tintaku yang lama membisu kini kembali berbenah

kalau tidak karena tuan ada di sini, tak mungkin ada bingkai-bingkai sastraku di lemari mayamu, tuan kemas rapi

tuan
layaran tintaku selalu menepi tak ingin terlalu jauh berlayar bukan takut tenggelam, daku selalu mencari tempat keberadaan yang sunyi tuk memadah yang ada dan tiada, sebab tintaku masih mentah tuk dilarung ke samudera terjauh

tuan
di ruang pekerja seni ini kita tersenyum
usia boleh bertambah sisa umur kian berkurang, dan mati
sedangkan lemari seni ini tetap berjaya hingga beribu tahun lamanya, dikau menyusun rapi talenta-talenta sastra yang tuan kelola tanpa pamrih, justru senyuman mesra dikau hadiahkan kepada kami, tuan

di haul yang ke delapan ini kami tak mengirimkan kado-kado seremonial di ruang mayamu tuan, melainkan wejangan diksi-diksi basi kukirimkan di ruang seni yang tuan bina
meski tak berharga tinta ini kumadah saat ini, tapi ia akan menjadi sejarah sepeninggalku nanti di dunia ini, bersamamu tuan

selamat ulang tahun Grup
RUANG PEKERJA SENI
di bawah asuhan abangnda
Ahmed El Hasby semoga RPS berjaya selamanya

HR RoS
Jakarta, 060617. 03:00






💖 INDAHNYA BERSAMAMU RPS 💖
************************************


Setiap detik berlalu
Bertambah panjang langkah perjalanan
Semakin jauh jarak yang tertempuh dalam merajut butiran-butiran kosa
Pada dinding yang tertera
RPS.. Happy Milad yua 😘 🌹 😍

Dalam perjalanan mengais kata mengikat sajak dan puisi
Kami bagaikan anai-anai tanpa arah dan tuju
Kini adamu, bersamamu
Kami seolah menemukan tempat singgah
Yang terkemas rapi nan indah tanpa takut sang garong
Mencundangi hak cipta dan karya 😭 😍

Kaulah sang hero yang menawarkan kasih
Akan dekap rengkuhmu menjadikan kami satu
Dalam cupu manikmu
Tanpa bingung tertohok desir rasa kehilangan
dalam was-was jiwa
Pula tanpa takut sesat karya, yang sewaktu-waktu bisa di plagiat predator

RPS.. 🌹
Seucap kata yang paling indah
Yang dapat kupersembahkan untukmu
Bunga-bunga kasih tetaplah bermekaran di ruang nan indah ini
Sambung sinambung berjuta karya
Pula silaturahmi berjabat rasa-- 😍 🎈 💖

Hari jadimu munajat cinta kasih 💖
Doaku selalu bertasbih
Jayalah RPS
Perjalanan ini masih panjang
Mari kita terus berdendang karya

Ahmed El Hasby 🌹 💖
Indahnya yang indah
Adalah kasihmu yang menyatukan kami para pengais ilusi
Kau jadikan senandung klasik di ruang kerja seni
Sekuntum melati kusemat untukmu 🌹
Tetaplah merengkuh kami dalam semangat hakiki
Love you forever adik n RPS. 😎

Cepu. 6/6/2017
By RETNO RENGGANIS.
LOVE.. LOVE..LOVE..FOREVER 💖 💖 🌹 🌹 😍





*Untuk mu RPS*
oleh, Mahyaruddin


bait bait kata pada sketsa sastra kemarin terserak pada kertas kertas malang
hingga terlupa akal ku
sebab larik tiada bertemu wadah nya
lama masa berselang
hingga hampir lekang di ingatan juga jiwa ikut terkekang
waktu pula memburu mencari terang
hasrat pujangga mulai terbenam rindu
memaksa berlari mencari peti kesana kemari
tempat harta karun nya agar tesimpan rapi

hingga bertemulah jiwa pada bilah ruang nan megah
banyak syair syair indah padu padan
tertata pada tiap tiap dinding ruang nya
lahir dari tangan tangan ulung penyair penyair mahsyur
beruntung langkah bisa bertamu di rumah ini
pintu pula tiada terkunci
sungguh tuan rumah tiada bosan dalam jamuan
terima kasih daku ucapkan
telah kenankan bait demi bait coretan ku ikut di tata pada ruang istana dalam bingkai bingkai sastra
di rumah ini
di Ruang Pekerja Seni
Dirgahayu dirimu
Jayalah selalu dalam karya cipta
lahirkan sastra demi sastra dari jemari jemari ulung petarung karya pada kertas kertas dunia

Salam cinta satu jiwa
RPS sukses dan jaya

#pondokteduh_olehku_pengendarabesitua







SECUIL TERIMAKASIH
By : Puji Astuti


Baru terlahir aku yang melihat dunia
Belai kasih nan tulusmu menggenggam jemari
Menina bobok tuk menjaga lelap
Di kamar hangat yang penuh dekap

Di sini berjuta harap tersematkan
Larikan dan titisan aksara tertata indah
Melahirkan dimensi yang tak ternilai
Oleh perjuangan tanpa pamrih penuh kasih

Walaupun baru sekejap
Aku hadir dan bertandang
Namun begitu tenang ku terlelap
Tuk menciptakan karya yang selalu mencuat berulang-ulang

Met MILAD RPS..
Makasih tak terkata tuk mas Ahmed El Hasby
Kepedulianmu menjadi mutiara di hati kami para pendulang seni..
Jayalah selalu untuk menjadi yang terbaik di antara yang baik.
JOGJA, 6 Juni 2017





RUANG PEKERJA SENI


Disini ruang bebas berekspresi
Disini ruang indah berkumpulnya suara hati
Disini pula kata demi kata
Bait demi bait indah terangkai jadi puisi
Disini tempat kami para pengagum goresan pena nan indah
Penuh arti lukisan bahasa hati
Banyak sodara kan kita temui
Berbaur lewat barisan2 puitis sebuah puisi
Kepakkan sayapmu wahai Ruang pekerja seni
Temukan karya2 baru dr setiap insan yang berjiwa seni
Walau biasa tapi selalu mengena di hati
Walau sederhana tapi penuh makna
Walau tak terindah tapi penyemangat diri2 berpotensi
Wahai kawan,,,, teman yang paling setia adalah pena
Yang takkan berdusta pada setiap keluh kesah kita
Teman yang paleng jujur adalah barisan puisi curahan hati
Yang takkan pernah bohongi setiap resah gelisah diri ini
Menulis dapat menjadi terapi diri n hati
Menetralisir setiap gejolak di dada ini
Mampu mengungkap setiap kata yang tak mungkin terucap dari bibir ini
Selamat berkarya shobat RPS
Senang bisa menjadi bagian mu disini

Dezzta Deasya Dekkixx Boenga Reock
In colection
Ponorogo





JAYALAH RUANG PEKERJA SENI


telah ramai khalayak menorehkan tinta.
meski tiada nyata tertulis hanya maya.
bermacam peristiwa tertuang disini.
penuh makna dan erti kisah sejati.
walau sehelai rambutpun tak tersisih.
ada duka serta gembira berhias airmata.
hanya kalimat selamat termampu diucapkan.
disetiap musim hadirnya berbeza.
semoga jaya ruang pekerja seni.
bersama goresan kalimat yang syahdu.
usahlah berlalu bila tertiup bayu.
dipersada jiwa dinanti selalu.

by : zharif
surabaya





AHMED EL HASBY


Tadinya memang tidak terpikirkan olehku melanglang
Aku tersesat diruangan asing , milik seorang bintang
Sebuah ruangan penuh kata kata indah nan merangsang
Dibina pemuda Tanjung Balai , berpikiran cemerlang

Ahmed El Hasby , nama itu selalu mengiang
Membikin suaktu pilihan blog menantang
Membangkitkan adrenalin berkarya yang hampir hilang
Mewujudkan impian semasa muda , terkenang

Trimakasih kawan , tlah memberikan wadah seniman terbuang
Dari segala hiruk pikuknya kesibukan , tanpamu duniaku seakan gersang
Ruang Pekerja Seni , maha karyamu dihatiku terpampang
Sebagai simbol pemersatu seniman tuk berjuang


********************************************************
Mungkin hadiah kecil ini tidaklah seberapa , dibandingkan dedikasinya yang tlah memberika wadah bagi seniman merana , seperti saya...........

by : DEKY BUDI
Surabaya

Kumpulan Puisi Samsul Hadilombok - BIAR HARAP


Biar harap.
Sejengkal mimpi mengukur massa.
Seberat masa lalu mengoyak tenun tobat.
Harap tiada jeda
Cemasku tak tertentu
Entah sampai kapan itu
Dsn biarlah tetap menjadi harap.

lombok 11,juni 2017


-----------------------


Mencoba jatuh hati.
Ku menatap dengan akalku.
Ia tak mampu ku temu.
Kutatap dengan mataku ku temu hanya bayang semu.
Ku tatap dengan jiwaku
Ternyata kau bersemedi disana dengan malu.
Lalu apakah pantas ku jatuh hati kepadamu
Hingga syurgapun tak jauh ku tuju.

Kumpulan Puisi Eli Oktarina - SYAIR CINTA


*DEWA PENGGODA*

Sang penggoda
Jangan pernah merasa bangga atau merasa hebat
Oleh karena kau raja pemikat
Sadarlah...
Tidakkah kau rasa
Di setiap rayumu ada insan yang terluka

Sang penggoda
Kau halalkan segala cara
Hanya untuk para wanita
Yang haus akan untaian mesra
Insyaflah ...
Cobalah untuk mengerti
Setiap bait, setiap ucap kau bius semua wanita
Agar terpenuhi hasrat di jiwa

Sang penggoda
Tidakkah kau iba
Melihat kaum wanita terpedaya
Dengan rayuan maut mu itu
Kau biarkan mereka bangga
Lalu bila bosan kau berlalu tanpa dosa





*RASA *


Diam mu sungguh menyiksa
Kita bertemu
Tapi sama sama membisu
Terlena sesaat
Setelah itu hilang menyepi
Bersama sunyinya hati

Ku cermati wajah mu
Telusuri titian hati mu
Ada apa dengan diri mu
Mengapa ada keraguan
Yang bertaut di hati mu

Sungguh aku ingin menepis
Mimpi yang miris
Mendengar kan nyanyian kidung
Mentari yang merdu
Kau sembumbunyikan
ketulusan ku
Di balik sifat angkuh mu
Kau tahu....
Aku tak kuasa untuk berlalu
Sudah berapa banyak air mata
ini menetes
Hingga membentuk gelombang
ombak di samudera

Dalam belenggu
Ku coba untuk tetap merajut asa
Membuang penat yang ada
Hingga ku rengku dalam satu wadah
Lemah mengiba
Mengemis dalam hina nya diri
Biar kan sapa tetap terucap
Biar rasa tetap terpatri
Di dalam sanubari
Ku harap ke ajaiban kan datang
Dengan untaian doa
Kan menjelma menjadi bahagia

Pg dewa :4-6-17
By Fadellis





*SYAIR CINTA*


Putih suci tak bernoda
Dalam ikatan cinta setia
Menoreh cerita dalam syair cinta
Dengan selimut bahagia

Tidakkah kau dengar suara jiwa
Tertata rangkaian aksara cinta
Meski sedikit gunda didada
Biar tetap ku jaga
Agar bisa ku ukir singgasana cinta

Kita masih di sini
Dan tetap di sini
Menyulam asa mengejar mimpi
Demi sebuah janji
Ikrar bukti cinta itu suci
Dan abadi

23-5-07
By Fadellis




"Love"


Segala yang kita jalani itu indah
Cara diri mu menyentuh ku
Cara diri mu mencium ku
Cara diri mu memeluk hangat tubuh ini

Kau adalah sorga yang indah
Mampu memberikan rasa
Kau adalah cinta....
Kau adalah sayang....
Dan kau adalah kasih...

Aku memuja mu dalam doa
Aku memanggil mu dengan rindu
Dan aku melukiskan mu dengan jiwa
Wahai cinta....
Aku menjaga mu dalam jiwa bukan bentuk mu

By Fadellis
10,7,17

Kumpulan Puisi Zibril Azanafa - SAYAP SAYAP JIBRIL


SAYAP SAYAP JIBRIL
**************************


jalanmu ke aku ❤️ 💛 💛 ❤️ 💙 💙 💚 💗 💜 💜 💜 💜 💜 💖 💙
adalah tempat dimana kami kembali kepadamu 💞 💓 💗 💚 💘 💘 💖 💔 💜 💜 💜 💜 💜 💜 💜 💟 💝 💘 💘 💗
katakanlah dimana kita pernah bertemu ☪️ ✝️ 🕉️ ☸️ ✡️ 🔯 🕎 ☯️ ☮️ ⚛️
melukis warna syair dan bercerita tentang puisi 💚 💚 💚 💚 💚 💚 💚 ❤️ ❤️ ❤️ ❤️ 💛 💛 💛 💛 💛 💛 💛 💛 💛 💛 💛
sayap sayap jibril....................................... 💙 💙 💔 💜 💜 ❣️ ❣️ 💕 💟 💝 💖 💙 💚 💚 💛 ❤️ ❣️
seluruh nafasu cinta..reda rela padamlah semua amarah dimulai dari tanah air ini
sementara ku lukis rindu di dinding hujan
berharap langit mendekap,mu manza
setia menunggu puisi cinta TUHAN paling romantis...............





JALAN PUISI
by:zibril


jalan puisi memang selalu sunyi,tak ada puji seperti yang didapat politisi,hanya intuisi kontemplasi yang penuh diksi,dan kita menyebutnya dengan puisi.





METAMORFOSA by:zibril


wahai diri..jangan inginkan dirimu terbang mencari madu terbaik dari bunga bunga terindah
sebelum kau merasakan sunyinya didalam kepompong
dan terasing dalam sepi.




WARNA SYAIR
:zibril

andai umpama ibarat bagaikan laksana jika ia yang didamba cinta adalah ratu dari semua bunga adalah harapku aku raja dari semua alam...
bukan maksudnya mengguruimu hanya akulah yang meng alami.





SaStRA STAtistik
by:zibril


1.Bangsa
2.yang besar dan beradab
3.lahir dihati penyair
4.mereka tumbuh,berkembang dan mati
5.ditangan politisi busuk





IJTIHAD CINTA KITA
by:zibril


setiap jalan yang menuju ENGKAU adalah INDAH
setiap mata yang menentang AKU indahkan ijtihad CINTA
setiap HATI yang mengulang kalimat ini adallah INDAH






BENDERA GENERASI LANGIT
by:zibril

lihat setiap bangsa berdiri dibawah kaki pemuda
dan diatas pundak anak mudalah masa depan bangsanya berada

Kumpulan puisi Ade Saputra Sunankaligandu - SANG PENJAGA


♡ SANG PENJAGA ♡

Malampun lena di bilik sunyi
Sedang aku masih terjaga
Genggam dunia dalam kaca
Eja aksara bertinta illusi

Telah kucoba, katup jendela netra
Setubuhi sunyi nan kian birahi
Agar kunikmati nirwana mimpi
Namun, separuh sukma kian berkelana

Duhai puan
Tidakah dikau dengar
Sahut serunai angin pada daun
Adalah detak rinduku yang menjalar

Ah, mungkin dikau telah lena
Di atas tilam cintaku
Nan kusulam dengan benang asmara
Hingga tak lagi tahu bisik bayu

Biarlah, aku masih di sini
Bercengkerama di elegi sunyi
Mengais remah kasturi
Menjaga mimpi, agar tak dicuri

#DewaBumiRaflesia_29_05_17





♡ PENGEJA AKSARA JIWA ♡


Puan,
Aku telah terbiasa
Dicabik beribu sembilu
Bahkan,
Ketika luka lama belum tutup usia
Aku tak jua jemu

Mengukir syair di helai angin
Mengutip mimpi malam tadi
Menapak jejak di sela onak
Mengepak sayap angan ke awan
Menabur benih di taman kasturi
Menitip asa pada peluh di bawah terik

Puan,
Sejatinya cinta adalah karya
Jadikan benderang bila remang
Sejuk, bak cahaya rembulan
Pasti, tak seperti pelangi senja
Nyata, meski hanya sehelai benang

Puan,
Aku tak seteguh karang
Nan dibentang masa tuk binasa
Namun,
Akupun tak serapuh kertas usang
Nan tak bisa tuk direnda tinta

Puan,
Sebut saja aku legenda nyata
Sebab, belum usai kau baca
Usah coba hendak kau cabik
Meski bait buat kau terusik
Eja saja, pelan-pelan

#DewaBumiRaflesia_06_06_17





♡ CINTAKU TAK BIRU ♡


Sayangku,
Ada hela napas rinduku di hela bayu
Nan kukemas dalam lirih melodi sunyi
Penghantar lelapmu menganyam mimpi
Sayangku,
Mungkin antara,jadi buah benalu
Nan kau saji di altar nirwana kita
Hingga pilu, warna meja asa kita
Sayangku,
Malam saja, bisa ukir melodi
Lalu, mengapa cinta kau anggap sepi
Atau, memang asamu nan beku
Sayangku,
Masih kuanyam tilam cinta
Dengan rerona rasa di atas karya
Karena bagiku, cinta itu tak biru
#DewaBumiRaflesia_18_06_17




♡ ELEGI HATI SUNYI ♡


Malampun tak bisa buatku lena
Manalah mungkin kan ku kejar bayang
Remang sang kunang-kunang
Di sela rimba maya gulita

Aku pemilik alfa
Tapi netra ini masih perkasa
Eja aksara bertinta illusi
Bertajuk pencuri mimpi

Sudahlah
Kemas saja di atas hamparan sajadah
Beri arti pada fosil-fosil purba
Beri singgasana pada jiwa terlunta

Kita masih di sahara cinta
Lalui panjangnya malam gulita
Tanpa kelambu bisu
Dalam deru-deru yang tak jemu

#DewaBumiRaflesia_01_07_17





♡ RABA WARNA GULANA ♡


Lembayung senja usai tunaikan janji
Nan tersisa, sunyi hantar mimpi
Reraga sirna rona perkasa
Layu, di singgasana asa tertunda

Ingin, kuhitung jerit jangkrik
Namun degupku lebih berisik
Melolong di lorong kosong
Nanar langkah, huyung limbung

Mungkinkah, mampu tuk dilarung
Benalu itu kian membiru
Sedang atma dibelenggu
Dihimpit karang dasaran palung

Atau, kuhitung saja jejak telapak
Lalu, kukemas dalam peti mimpi
Agar sirna warna elegi
Namun, rupa asa kan terkoyak

Biarkan saja,
Ujung jeda kuliti masa
Berkelahi dengan alibi
Leburkan pepuing prasasti

#DewaBumiRaflesia_13_07_17

Kumpulan Puisi Emmy Metamorfossa - DUNGU DIAM MERINDU


TANGGOLAM (TENGGELAM)
Oleh : Bandi Teater'O


Bapak-bapak, ibu-ibu, abang, kakak, adik-adikku,
Kalian harus percaya,
bahwa mimpi sering kali membawa bencana.
Bencana yang akhirnya tumbuh menjadi perampok akal sehat yang ganas.
Menggasak habis cinta yang bersemi.

Mimpi kau kejar ?
Ah .. naif sekali dirimu.

Kuceritakan istriku yang hilang di laut.
Yang tak ku tahu namanya.

Orang-orang cemooh, katanya aku gila.
Yaa .. aku gila,
Lantas kegilaan ini membuatku bebas membiarkan orang-orang yang kucintai tenggelam juga.
Hilang dirampok laut.

Jangan tinggalkan mereka atau jangan biarkan mereka meninggalkanmu.
Hidup indah karena bersama.

Dan jangan gila karena mimpi, sebab ketika kau sadar ..
Dia telah jauh,
Tak kembali,
Tak kembali.

Bingkisan yang membungkus bencana
Bencana pada duka yang tanggolam...
Tanggolam
Tanggolam

Aku merasakan duka menyeruak pada ruang dukaku,
Berpesta sebebas bebasnya. Aku merasakan dingin sepi kesepian.
Menyesali mimpi yang membuainya.
Melayarkannya di laut maut.
Wahai duka, hentikan hentakan yang menyeret-nyeret langkah-langkah menemuimu, mereka mencari kebahagiaan di peta yang terkubur semu.

Hai, saudaraku, apa yang kau cari ... apa yang kau nikmati yang tak kau nikmati, apa yang kau percaya yang orang tak percaya .. di sini aku,, kita semua sama .. duka, duka.

Aku melihat mimpi hanyut,
aku melihat kau hanyut. Tanggolam .. tanggolam ....

Kiriman : Emmy Metamorfosa
Gedung Olah Raga Kisaran
220517





DUNGU DIAM MERINDU
by, Emmy


Batu itu. Kera dan upil itu
Diam dungu di sudut ruang pikiranmu

Sampai akhirnya ..

Lepas liar di tajam kata-katamu
pecundang di riuh gelak mata-matamu

Masih pada pekat kedunguan
Batu itu. Kera dan upil itu,
menghidu .. sisa sisa rindumu

Kisaran, 260517





MAWAR RINDU
by: Emmy


Malam ini,
Digiring nyali yang terbiasa sembunyi
Kurekah kelopak-kelopak rindu --membiru
Layangku sebatas luruh, Tuan..
Kepak sayap, itu kau punya.

Kisaran, 140717




SELAMAT ULANG TAHUN


Langkahmu, ciptakan jejak jalan setapak. Dari helai-helai hari yang gugur berdaun tanggal. Terus melangkah mengikut pola waktu; berputar melingkar spiral.

Hari ini. Hinggap langkahmu di hujung lingkaran lama sekaligus pangkal lingkaran baru.

Selamat ku ucap buatmu. Atas kisahmu sejauh ini. Yang kau gores di atas jalan setapak. Bertinta aneka warna. Seperti warna dedaun tanggal yang gugur.. merah, putih dan jingga. Pagi, siang dan senja. Suka, ceria dan duka. Asa, nyata dan kecewa. Kubaca sebagai "indah".

Terimakasih ku hatur padamu.
Telah turut warnai hariku, hari kita semua. Pada putaran galaksi mini. Yang kau namai Silahturahmi. 🎁 ✉

** Semoga sehat dan bahagia selalu , Saudaraku Mama BiriUrs Melialalaa **

Hanya berkado sesisir pisang rebus dan secangkir kopi. Kuhantar di akhir pesta

Kumpulan Puisi Sri Handayani - TENTANG SEJUMPUT NYERI


TENTANG SEJUMPUT NYERI
By ; Srihan


Ada sejumput sedih dan nyeri bersembunyi
di sudut ruang hatiku
Baru kusadari ada sedih dan nyeri bersarang di sana
Kupandangi dan kurasakan denyut sedih itu

Embun hangat mataku mencair
Lalu kubungkus sedih dan nyeri ini
dengan selembar doa, kuselimuti ia
dengan selembar semangatku

Kuharap di bulan berkah ini
Keajaiban akan datang, sedih dan nyeriku
Kan menjelma sebongkah bahagia
dan semangat yang menyala dalam hidupku

Man jadda wa jadda....
Siapapun yang bersunggguh sungguh
Pasti akan mendapatkannya
Meraih bintang di langit
dan menyimpannya dalam pinggan semangatku
agar ia terus benderang

dan pantang padam....
Hanya lampu mautlah yang mampu memadamkannya
Biarlah ia tetap bersinar di sana

#sejumput_semangatku
29-05-2017





ANTARA SABAR DAN RINDU
By ; Srihan


Aku ingin berenang di bening telaga sukmamu
dan menari di sudut hatimu...
Biarkan kulukis warna warna rinduku ini
pada dinding hatimu

Tapi apa daya, ini musim bertapa
Bagai ulat bertapa menjadi kepompong
yang khidmat bertapa melupakan makan
dan minum...
Ia pun moksa dalam puasa dan pertapaan

Menganyam letih dan kesabaran
Merenda rasa lapar dan dahaga
Pun menutup mata dari hiruk pikuk dunia
Hingga tiba waktunya Alloh memberi hadiah
Sepasang sayap kupu kupu

Kekasih
Mungkin aku tak sesabar ulat bertapa dan berpuasa
Namun hati kecilku pun merindukan hadiah
Sepasang sayap indah...
Agar aku dapat menari lebih indah di sudut hatimu
esok..

Oh, tapi pantaskah itu??
#kota kembang 28-5-2017





DI STASIUN ITU
By ; Srihan

Jalan di sepanjang stasiun itu,
kembali berdecit dilewati si ular besi
Masih ingatkah kau...
ada kenangan yang teringgal di sana

Diantara deru hilir mudik si ular besi itu
Dulu di sana hilir mudik juga deru cinta kita
Deru cinta yang berpacu dengan deru kereta
Kita dulu saling berpandang sangat dalam
bahkan kau tengok juga bening telaga sukmaku

Lalu kau mandi di sana
Di bening telaga sukmaku
Sambil kau ronce rencana masa depan
Kau sematkan mahkota cinta di kepalaku

Lalu kau titipkan sebongkah cinta
di taman hatiku, pesanmu ; pagarilah ia dengan kesetiaan
Ya, kekasih di sini aku menjaganya dengan pagar setiaku

#distasiun_itu
22-05-2017





EDELWEIS LERENG GUNUNG
BY: Srihan


Aku ingin menjadi Edelweis
yang setia tersenyum sepanjang waktu
Walau telah tercerabut dari akarnya
Ia terus tersenyum pada dunia

Ia sanggup menahan dahaga
dalam kering yang menyesakkan tubuhnya
Wajahnya tangguh dam ramah tetap tersenyum
pada dunia....

Ia begitu kuat, tak cengeng dan gugur
Ia konsisten tetap tegar dan terus tersenyum
Walau tubuh telah terpisah dari akarnya
Ia tak layu di hempas musim
Senyumnya abadi tak kenal letih
Ya... Semoga aku mampu menjadi Edelweis
yang tumbuh di lereng gunung hatimu

Biarkan aku tetap tumbuh di sana
Di lereng gunung hatimu...
Aku lah Edelweismu, yang telah kau temukan
dan kau rawat dengan segenap kasihmu

#edelweis_hatimu
24-5-2017





SEBONGKAH RINDU
By; Srihan


Hari ini masih kukantongi sebongkah rindu
dalam kantong hatiku
Ia kubungkus begitu rapi
dengan selembar setiaku

Biarlah ia diam di sini
bersama pertapaanku yang hening...
Biarkan sebongkah rindu ini tertidur lelap
dalam pelukan hangat selimut setiaku
Esok, ia akan kubangunkan

Saat musim semi tiba
Saat kuncup kuncup sukun mekar
di depan rumahku...
Lalu malaikat berbisik,
Pertapaanmu meronce kesabaran
dan memintal benang benang rindu sudah usai

Kekasihmu sudah datang
Bangkitlah dan bangunkan pula sebongkah rindu
yang sedang tertidur di pangkuanmu
Ia harus ikut hadir pada upacara perhelatan cinta

#ttgsebongkah_rindu
23-5-2017




SANG PEREMPUAN
BY ; Srihan

Dibalik kebaya sederhana itu
Diam diam kau simpan berjuta misteri
Keanggunan dan kelembutanmu
Namun juga kau simpan ruh kekuatan,
Kau lahirkan seorang ksatria tangguh
yang menetek pada khuldi indahmu

Anak anak cerdas dan tangguh itu
Bernaung di bawah lengan kasihmu,
Duhai perempuan ....
Lenganmu serupa sayap merpati Syurga
Memeluk hangat anak anakmu..

Di balik stagen dan kain batik anggunmu
Kau simpan, matahari dan rembulan
Kau jinakan matahari buat menjemur padi
dan juga popok bayimu...

Kau bangunkan ayam jantan berkokok
dengan mengibaskan kain batik yang melilit
di ramping dipinggangmu....
Yang kau cuci di pinggir sungai

Lalu kau taklukan malam
Bersama merebahnya tubuh suamimu
Kau jinakan buas nafsu suamimu hanya dengan seulas senyum.serupa senyum rembulan yang wangi
Hingga suamimu yang garang
Lelap terlentang meronce mimpi hingga esok.pagi

Perempuan kau nampak.lemah dan gemulai
Namun kau mampu mendinginkan gemuruh gunung.api
yang.murka saat suamimu meradang

Di balik segala lembutmu
Kau selipkan kekuatan dan kesabaran
yang menjinakan buasnya kehidupan

#aura_ sang perempuan
Kota kembang 28-06-2017





BALADA RONGGENG SRINTIL
By ; Srihan


Engkau gadis bau kencur
Tiba-tiba indah menembang sangat merdunya
gemulai menari, sangat indahnya
Memuja alam desamu yang subur,
Memuja musim yang ramah
yang melimpahkan padi dan buah- buahan
Desamu menjadi surga yang gemah ripah

Perawan Srintil
Gerangan apa yang menggerakanmu
Menembang dan menari...
Wajahmu sontak penuh binar secantik.bidadari
Seluruh warga desamu terkesima padamu
Para penari iri padamu

Wahai perawan bau kencur
Raga sucimu begitu polos dan murni
Ruh "Indang Ronggeng"memilih menitis ditubuh sucimu
Ia inginkan ritual suci buat desamu
Ia tak mau.menitis di tubuh penari lain...
Engkaulah raga yang terpilih

Sayang, banyak mata-mata buaya
Yang liar menatap cantik.dan gemulai tarian
Ronggengmu...
Dan banyak lelaki mabuk mendengar merdu
suaramu..

Srintil, tembang dan tarian ritualmu
Disalah artikan kaum lelaki yang berhati buaya
Mereka ingin melahapmu bulat-bulat...
Srintil, perawan bau kencur
Takdir suratan tanganmu nyatanya tak semanis
Wajah dan senyummu...

Mungkin nasib menjadi getir dan pahit
Tapi itulah skenario lakon hidup
Tetaplah menembang dan menari Srintil
Untuk menyambut musim hujan dan musim panen

#kota kembang 29- 06- 2017




JEMBATAN AIR MATA
By ; Srihan


Sepotong tulang rusuk lelaki,
yang ditiupkan Ruh Illahi. .
Ia menjelma sesosok wanita
Ia jelita, bintang dan bulan tersenyum ramah padanya
Tangannya terampil mengolah sawah
Ia menyulap dedaunan menjadi masakan sedap

Di rahimnya tumbuh kehidupan
Ia berbadan dua, bernyawa dua
Lalu ia pertaruhkan nyawanya demi nyawa yang baru
Sang jabang bayi....

Ia mahluk ajaib di muka bumi
Ia lembut namun sekuat karang laut
Ia penentram jiwa yang rapuh..
Ia teman sejati..

Namun, jika suratan tangannya buram
Bidadari bumi ini menanggung takdir yang pahit
Bahkan ia menyandang memar
Tapak tangan suaminya sendiri...
Ya, pemilik tulang rusuknya sendiri
Menampar dan menyiksanya,
Ia menelan pahit dan getir kehidupan dengan senyum
dan ketabahan

Ia teraniaya...
Duhai bidadari bumi itu terus berjalan
Menyebarangi jembatan air matanya sendiri
Tugas telah di tunaikan mengurus anak
berbakti pada suami....

Jembatan air mata itu membentang
Menanti langkahmu menuju gerbang syurga

Letihnya raga itu lagu lama
yang erat melekat pada pundaknya
Letihnya hati, menguras airmatanya
Lihatlah kebaya dan kain batiknya kini
Tergenang air matanya...

Bidadari bumi itu terus berjalan
Langkahnya lemah terseok-seok
Menapaki kaki kaki langit...
Ia pergi menuju pintu syurga...

Bilur-bilur luka di tubuh dan hatinya
Itulah tiketnya yang membuka gerbang
Pintu syurga...
Selamat jalan bidadari bumi
Perjuangan hidupmu penuh duri
Darah darah yang tercecer dari kakimu
Adalah saksi perjuanganmu yang perih...

#lukasang_bidadari
30 f06-2017