RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Minggu, 04 September 2016

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - KABUT MALAM



== TERULANG SETIAP DETIK,==
Karya : Siamir Marulafau


Aku tak seperti dulu lagi
Aku tak bisa jalan setapak demi setapak
Hanya kaki kutitip di muka bumi
Derap langkahku berat
Menginjak dikau
Apalagi kepalamu
Apalagi harga dirimu
Hanya pesan dan kesan
Apa pun hendak dikata
Ucapanku terulang setiap detik

sm/04/09/2016





==LAKA==
Karya :Siamir Marulafau


Fatua so nihale dedenia kheu
Ba tengamai wa'ami nidane mbawa nia kheu
Ba'afuriata dania nano isendra niwa'e dedenia ba'ieroge,ba'itoyononi ndrauge
Da'e dania wasagete badedeu
Haweisa lakau khenia.

sm/03/09/2016






== Oroisa ==
Siamir Marulafau


Bei misofu -sofu sa'a dania
Nale anau lala wa'aurigu
Bere mefa'auri andre ba hamamei here
Henale urei harato
Ba ha hasil korupsi zino urei
Bei mifatou-toudo sa'ae
Awai ligu

Sm/03/09/2016





== TERKAPAR ==
Karya : siamir mrulafau


Kecantikanmu terkapar
Dirundung angin malam
Kepompong liar bergentayangan
Hasrat memanas
Memikat lara
Duit pun tersenyum
Kantong-kantong koyak
Dosa tercatat
Surga sirna
Mendesah di malam purnama
Di kala cahaya benderang
Apakah kupu-kupu malam?
Hinggap ke sana sini
Jeritan menguat

sm /30/08/2026





Tausiah singkat disampaikan oleh :Al-Udstz.Siamir Marulafau bertajuk "TAUBAT".


A.S.W.W.
Sdr/i kaum muslimin muslimah rahimah kumullah.

Tausiah singkat ini, mengingatkan kita bahwa taubat sangat penting dilaksanakan jika merasa bahwa ada kesalahan atau dosa yang kita buat kepada Allah Swt yang bertentangan dengan Al-Qur'an.

Seterusnya,apakah orang yang berbuat ke
Salahan (dosa)khususnya kaum muslimin seperti korupsi dan lantas jika meninggal dunia,mayatnya wajib disalatkan?

Saya sebagai seorang udstz juga kurang se-7 jika yang besangkutan dan terkait masalah korupsi yang jenazahnya tidak disalati karena dalam Qur'an,Allah berfirman dan menyarankan kita untuk bertaubat sebelum mati dan taubat itu akan diterima Allah SWT jika benar-benar taubat itu taubatan nasuha dengan catatan bahwa perbuatan yang dilakukan itu tak diulangi lagi dan sekalian membayar kafarah sesuai dengan perbuatan yang dilakukan sebelumnya terkecuali perbuatan atau dosa seperti syirik(menduakan Allah atau mempersekutukan Allah),dan dosa bunuh diri karena perbuatan seperti ini sangat tercela dan tidak ada ampun di sisi Allah SWT dan orang yang berbuat dosa seperti ini tak akan halal masuk surga Allah dan kekal masuk neraka Allah selama-lamanya.Maka jenazahnya tak perlu disalatkan lagi.Sementara dosa yang berbuat korupsi,masih bisa ditaubati karena perbuatan korupsi itu termasuk perbuatan mencuri,dan jika mencuri tangannya harus dipotong atau ditembak mati sesuai dengan kesepakatan para ulama dan MUI.

Demikianlah tausiah singkat disampaikan kepada kita semua dan apabila ada kesalahan,kekurangan dan kelebihan dalam penyampaian,saya minta maaf pada permirsah di tanah air. Saya tulis tausiah singkat ini karena terinspirasi dengan tuntutan yang saya baca di media sosial "TRIBUN"/30/08/3016.Maksih-Wassalam(pdlc).
Foto Siamir Marulafau.








ANEH TAPI NYATA!
karya : Siamir Marulafau


"MENGAPA HUKUM DI NEGARAMU TAJAM DI BAWAH TUMPUL DI ATAS?"APA MAKSUDMU?APAKAH INI MASALAH DUIT ATAU BACKING?BIAR SAYA TAHU,,,,,,,,,,,.JIKA TIDAK DIBERITAHU, KAU AKAN DIJILAT SAMPAI TERKAPAR DI KARANG TAK BERLUMUT,,,,,

sm/31/08/2016





KABUT MALAM
Karya :siamir marulafau


Kabut menggulung harapanku
Di kala senja suamiku mencebur
Hanya pasrah pada--Mu
Dengan rinai hujan merintik
Membasahi seluruh impianku

...
Apa salahku?
Tak ada tersirat
Dalam batin kusemai rasa bahagia
Suamiku bagaikan intan permai
Lembut selembut sutra
Seyumku kulemparkan dalam nafas
Sepanjang ragaku tertanam dalam lara
Tak akan kubiarkan...
Belut kasih kudapat
Sampai terkapar di kasur nan indah
Kuselimuti duka dan suka
Seiring pelangi mengintai sekejap
Suaraku mengerang ...
Di saat surga dunia terlampiaskan

31/08/2016





KRITIK SIAMIR MARULAFAU PADA PUISI Ady Harboy bertajuk"MEMIKUL CINTA MENEMBUS LARA"


MEMIKUL CINTA MENEMBUS LARA.

kata sulit di racik
lelangit khayal masih berseda gurau
mungkin tak ada lagi kata cinta
andai mulut masih terus saja berkata-kata
tak jarang tanpa makna
yang menghujam semua peristiwa

alibi sejuta keinginan
menggoda cuaca
terik mentari
tak lagi menguras keringat
dan peluh sejurus menghardik
duka melambung tinggi
lihat dan amati
mobi-mobil mewah itu
entah kemana saja maunya

rumah-rumah elite
berjejer
bak pasukan menanti tempur
entah dari mana saja
uang mendekap kemauan
sebelum jalan tumpat seisi keinginan
sebaiknya ikutan saja

mencintai luka
kian berkepanjangan
sebelum bui penuh sesak
dan mati bak ikan gembung
di arena nyata
bahkan kenyamanan jangan lagi di tanya
mau apa hidup

kalau putus kata cinta
mau apa nikmat
andai semua tersumbat bersubahat
kuat mengikat rezim
yang sedang berkembang
dan langkah-langkah berpundak cinta
akan sirna bersepanduk tipu daya

lihat
dan buktikan saja
yang kaya
masih saja menumpuk harta
yang miskin
terus saja menyakini kemiskinannya
lalu memikul kata cinta
untuk sebuah lara
adakah kau sangka
bila hanya di mulut monyong belaka?

DISKUSI DAN APRESIASI :

Melihat sepintas puisi di atas sangat membuat pembaca tergiur dengan tajuk puisi yang tajuknya sangat relevan dengan tema dan isi kandungan puisi yaitu makna yang tersirat di balik tersurat.Para permirsah di tanah air perlu diketahui bahwa penyair kita ini sangat aktif dalam menulis puisi di berbagai grup dan menulis puisi dengan baik termasuk puisi yang diapresiasi ini bertajuk"MEMIKUL CINTA MENEMBUS LARA".Dari tajuk puisi ini, pembaca mendeteksi bahwa penyair ini sangat peka perasaannya melihat peristiwa dalam kehidupaan masa kini.Hal ini tergambar pada puisi ke 5, dan memberikan kesimpulan kepada kita tentang apa yang terjadi dalam liku-liku kehidupaan sosial bahwa kehidupan yang kaya masih mencari harta yang berlimpah ruah untuk mempertahankan kekayaannya.Sementara yang miskin hanya berdiam dalam mempertahankan eksistensi kemiskinannya.Penyair dalam hal ini sangat antusiasi jika yang kaya tak salah membantu yang miskin dan jangan hanya di mulut saja.Dalam UUD 1945, juga yang miskin itu juga harus diurusi, dan jangan dibiarkan dan terlantar begitu saja, iya apa tidak?Penyair tentu saja memikul kata cinta dan prihatin tentang sifat manusia pada zaman sekarang ini bahwa jika manusia sudah kaya akan lupa daratan dan tidak ingat lagi kepada yang miskin dan kadang yang kaya atau penguasa menginjak yang miskin.Cetusan hati penyair ini dapat dilihat pada apa yang dikatannya pada baris-baris puisinya(Sajak ke 5), sbb:

"lihat
dan buktikan saja
yang kaya
masih saja menumpuk harta
yang miskin
terus saja menyakini kemiskinannya
lalu memikul kata cinta
untuk sebuah lara
adakah kau sangka
bila hanya di mulut monyong belaka?"

Selanjutnya, pada puisi ke 3, penyair juga mengatakan bahwa pada masa sekarang ini, banyak rumah-rumah elite berjejer dan sangat mewah, dan kemudian penyair juga selalu bertanya-tanya, entah dari mana saja uang diperoleh dalam mencapai keinginan hidup dalam kemewahan, dan sangat jauh sekali bila dibanding dengan rumah "KUMU" yang ditempati oleh orang-orang miskin dan ini adalah kenyataan.Bahkan yang miskin bisa saja tergusur.Dalam ilustrasi ini, penyair juga menggunakan gaya bahasa simile seperti " "rumah-rumah elite berjejer bak pasukan mennati tempur".Cetusan hati penyair dapat dilihat pada sajaknya yang ke 3, sbb:

"rumah-rumah elite
berjejer
bak pasukan menanti tempur
entah dari mana saja
..............ikutan saja'

Seterusnya, penyair juga selalu mengamati bahwa kehidupan orang kaya ini luar biasa,dan bukan hanya rumah mewah saja dimiliki tapi mobil-mobil mewah juga,dam memang itulah kenyataan liku-liku kehidupan dunia sekarang yang sangat membedakan antara sikaya dan simiskin di mana yang kaya sangat alibi dalam memperkaya diri dan sudah kaya kurang kaya lagi.Dengan catatan, penyair mengatakan bahwa orang yang kaya itu tak lagi menguras keringat dalam mencari kekayaan.Sudah kaya bertambah kaya.Cetusan hati penyair dapat dilihat pada sajak yang ditulisnya, yaitu : Sajak ke-2, sbb:

"alibi sejuta keinginan
menggoda cuaca
terik mentari
tak lagi menguras keringat
................mobil-mob il mewah itu
entah kemana saja maunya"

Selanjutnya, penyair dalam puisi ini menyatakan bahwa rasa cinta antara sesama pada masa sekarang ini sudah tak ada lagi dan keakraban dan hubungan silaturahmi itu dirasa renggang sebagaimana yang digambarkan pada sajak 1 dengan kalimat yang sangat tajam dalam bentuk gaya bahasa personifikasi :"kata sulit diracik
lelangit khayal masih berseda gurau
mungkin tak ada lagi kata cinta
......................yang menghujam semua
peristiwa"

Pada sajak ke-4, penyair nampaknya memarkan kepada kita bahwa kehidupan manusia yang serba serbi pada masa sekarang tak perlu lagi dipersoalkan karena ibaratnya mencintai sebuah luka, dan ini sangat terasa sakit dalam kehidupan orang-orang lainnya yang tak sebanding dengan kehidupan orang-orang yang kaya, yang terus menerus berjalan.Ungkapan ini selalu dikatakan dalam bentuk kalimat yang indah dengan gaya bahasa simile :"mencintai luka kian berkepanjangan sebelum bui penuh sesak dan mati bak ikan gembung di arena nyata......"(Sajak ke 4)

Setelah menganalisis sekelumit isi dan bentuk penulisan puisi ini, pembaca merasa bahwa puisi ini termasuk puisi yang bagus dalam konteks pemaparan dipandang dari segi sosial budaya.Maka dalam hal ini, pembaca menganalis dengan pendekatan ekstrinsik berkaitan dengan pendekatan sosiologi merujuk pada kehidupan sosial masyarakat.(Rene Wellek&Austi Warren)
Seterusnya, dalam sistem penulisan, penyair menggunakan sistem yang tak terikat dan selalu bebas dalam pengungkapan dengan menggunakan bahasa yang agak sulit dicerna.Penyair juga menggunakan beberapa gaya bahasa seperti simile,personifikasi dan beberapa metapora yang indah untuk membuat puisi ini terasa indah.

SUGESTI :
Penyair cenderung menyarankan pada kita sebagai pembaca bahwa dalam puisi ini sebaiknya orang-orang kaya itu jangan hanya bergelimang dalam eksistensi kekayaanya tapi alangkah baiknya jika mereka juga menaruh rasa cinta dan kasih pada yang miskin karena harta kekayaan itu adalah hanya sebagai pinjaman sementara hidup di dunia, dan ini semuanya tidak kekal.

Pada kesimpulannya, pembaca juga mengapresiasi bahwa penyair ini memiliki rasa solidaritas yang amat tinggi atas kemanusiaan(HUMANITY) sebagaimana tergambar dalam beberapa baris puisi yang membuat saya terinspirasi dalam mengkaji nilai budaya dan kihidupan sosial masyaarakat terutama pada masyarakat kita, Indonesia tercinta bahwa beginilah kehidupan sosial masyarakat di negara kita ini"Yang kaya akan bertambah kaya dan yang miskin akan bertambah miskin, dan yang kaya tak ada lagi rasa cinta dan kasih pada yang miskin".Apakah hal ini dibiarkan?Inilah kegunaan penyaair dalam mencetuskan buah pikiran dan perasaannya dalam bersyair yang harus dibaca dan direnungkan para permirsah di tanah air tercinta.

Akhir kata, jika terdapat kekeliruan ,kesalahan dan kelebihan dalam penafsiran, pengkritik/pembaca mohon dimaafkan karena tak ada kesempurnaan dalam ilmu sastra sebagai ilmu sosial yang tak habis-habisnya.Makasih.Wassalam(Pdlc/ 30/08/2016)





== BUKAN MUTIARA==
Karya : Siamir Marulafau


Meskipun namamu seindah mutiara
Laramu terdampar di gurun pasir
Tak satu pun keindahanmu tersentuh
Jika kasihmu sirna

Burung-burung pun tak akan hinggap
Di kala santunmu kering
Tak bersinar
Untuk apa dipertahankan?
Jika mutiara dikau suguhkan tak menepi
Pasir- pasir pantai akan berhamburan
Tergulung di deburan ombak
Tak akan ada arti sepanjang dunia tak bergulir
Walaupun namamu disebut setiap detik

sm/04/09/2016





== MERANGKUL KASIH ==
Karya :Siamir Marulafau


Kasihku tak akan terhempas di ujung langit
Meskipun langit tak cerah
Awan tak berjalan
Badai mengganas
Biduk terombang ambing dengan ombak
Tapi kasih tak akan sirna
Sepanjang dunia tak berantakan
Akan kurangkul sampai titik nafas tak mendesah
Di penantian akan kutabur berbenih surga

sm/05/09/2016




BELAIAN KASIH
Karya : Siamir Marulafau


Hanya membelai rambutmu
Di ujungnya akan terurai kasih
Walaupun cahaya rembulan dikau rangkul
Akan kutunjuk angin menghembusnya
Agar rasa rinduku tersentuh dalam kalbu

Sm/05/09/2016





==Miera-era==
karya :siamir marulafau


Zage-zagemi ya'ami ira alawe sa'ae
Nano la'etu6 gufahadia bakha ba rafe ba ma bani'okeli manu
.....bahada ndratuada andre
Ba bei mifaruka ami sa'ae
Duma-duma nia :

Tebai nifawu'a ma zui nitukari dei nono nihale nano la'aetu6 ira zatuada bakha bahada andre

Namibule'6 da'6 ya'ami ira alawae
Eluahania da'6, mifuta tela hege ndratuada ba heira amada ba mazui sibayada

Balua-lua niada'6
Aboto mbanua
Aboto zifatalifuse
Timbul wabal6sa
Hawa'as6khinia dania,mafayagu andre?

Ba bei milau-lau sa'ae
Mititi mbu'umi, he
Awai ligu...

sm/06/09/2016





== Bua-Bua Nono Nihal6==
karya :siamir marulafau


Akha sa'ae maha mbeli nono nihal6
Nasekhi warange
Ilawa matua nia'i
Ba l6'ifosumange
Ba l6'iroroge namofekhe
Ba l6'ifahede namofekh6
Ha dongania niera-era nia
Ira alawe sil6fozu
Ira alawe sil6 mofotu

Wa'amaniasagu wohal6 ya'ug6
O'usibo'6 gefe sebua
Ulau mofane
Meido marato
Ba lemeido fagai
Wangobini kefe
Ya mate'6
6rorog6 nonom6, he
Ulau mofane
Bal6 mangawulido sa'ae

sm/06/09/2016





==Mihene-hene Zinga==
Karya : siamir marulafau


Miteng6ni wehede andre
Tenga fa'abaga nigohi ba ndra'alawe
Ba bua-bua nit6ng6ni
Natahale fo'omoda ba mazui um6neda
B6r6 me fongowalu bakheda ba dan6 Niha ba ebua sibai mb6li
Da'6 dania wa tafaigi-faigi sibai
Ena'6 l6tekiko ita
Ba nal6 faduhu d6d6mi sa
Ba mitandraig6, he
No iter6-ter6 gahe nosegu
Wa bola bale mongowalu

sm/06/09/2016





L6uwa'6 Sa'ae
Karya :siamir marulafau


Badaroma li lowalangi
B6i ohore
Babei manage
Babei upe naweu
Babei'a mbeli naweu
Babei limo naweu
Babei 6badu duo
Babei korupsi ndrauge
I'ila ndaruge Soaya
Lemei'6 ba zorugo

Ba nal6 farisayo'6 at6
Balazi ndraug6
Ba'6 tandraig6
Bal6 uwa'6 kheu sa'ae
Awai ligu

sm/07/09/016





==TAK AKAN MEMILAH==
Karya :siamir marulafau


Aku tak sanggup lagi menggenggam surga
Jika amalan kusuguhi pada-Mu bagaikan hujan rintik-rintik
Keteledoran kusemai dalam jiwa membakar harapan di penantian

Sungguhkah itu?
Aku hanya memberi bayangan
Pandanganku untuk-Mu tak akan memilah kasih
Tak akan tinggi sehelai benang
Penasaran....
Apakah aku ini makhluk surga-Mu atau neraka-Mu?

sm/06/09/2016





WHAT IS IT?


No sky can be grasped
No rain can be stopped

No sea can be resisted
No waves can be swum

No death can be avoided
No case can be overcome

Depends on how to do it
Let think it twice or trice
Before the breath stops

And that's the final door
Must be thought

sm/copyright, 06/09/2016





==DI BATU NISAN==
Karya :siamir marulafau


DISINYALIR AKAN MENJADI PROF. PUISI DI ALAM BARZAH
BILA NAFAS TAK MENGUDARA LAGI
LANGIT BAKAL TAK CERAH
AWAN-AWAN BERHAMBURAN
BUMI GONCANG
POHON-POHON BERTUMBANGAN
HALILINTAR MENGAUNG BAGAIKAN SINGA KELAPARAN
PETIR MENYAMBAR LARA
TERTULIS DI KAIN KAFAN BERTINTA HIJAU
MENGERING DI TANAH TAK BERSULUH

sm/07/09/2016





==Tatuk6==
karya : siamir marulafau


Tatuk6 bad6d6gu
Hanizomasi'6
Yaia ba maya'o
Ena'6 aboto bad6d6gu
B6r6 mele'omasido na'6gatu-gatu ndra'o
Oya ndramatua b6'6 zomasi kh6gu
Ena'6 aboto ba d6d6u niwa'6gu andre

Ya'odo andre batenga ono sifageu-geu
Tuagu bano ilau mangowasa
Nga'6t6 mbalugu Hili ba mbawasawa
Da'6 dania wab6i omai-mai'6

Na'6sofu khegu,hawa'omasigu kh6u?
Ba tebai 6'su'a
Hul6 na'esu'a fa'abakha nasi gero hulo mbawa
Na'iotarai ba d6d6u wa'omasime kh6gu
Ba 6wa'6 khezatuau
Ena'6 lafatune da'a kh6da
Hadia wafasita-sita man6 ita
L6 eluaha, modose, modose
Bahadia sa'ae na'6uma-uma ba ma ebabaya ndra'o
Meita bakha ba narako
Awai ligu...

sm/07/08/2016





==TERGENANG==
Karya : Siamir Marulafau


Sinar mentari tak akan meraut wajahku
Sepanjang dunia tak terhembus dengan angin
Hanya anganan tak tergapai
Dalam impian berbayang

Sungguh sanubari mendekap ke langit
Tak ada suara menyapa
Hanya zikir pada Tuhan-Ku
Menggema di sekujur jasadku
Tetesan air mataku pun mengalir
Tergenang di telaga surga

sm/07/09/2026





==TERBENAM==
Karya : siamir marulafau


Akan ke mana kubawa lukaku?
Lukaku mengangah
Tak terhankan di kala jeritan bagaikan petir
Sakitku membuat harapanku tercabik-cabik
Sungguh perih pedih
Sepertinya bumi tak terpijakan lagi
Kubawa berlari pun tak akan sirna
Terdampar di muara tak bertebing
Terhempas di hamparan lautan dengan gelombang menggulung pasir
Terbenamlah sudah
Biduk akan tak terbangun lagi
Di saat senjaku tak menggapai kayuh

sm/08/09/2016





==TAK TERGIUR DENGAN RUPA==
Karya :siamir marulafau


INGAT! AKU TAK BUTUH KECANTIKAN
YANG CANTIK BELUM TENTU CANTIK
YANG JELEK PUN BELUM TENTU JELEK
TAPI HATIMU YANG KUBUTUHKAN
JASAMU PADAKU TERUKIR DI MANA PUN AKU BERADA
JIKA DIRIMU CANTIK AKAN MEJADI RACUN BUAT HIDUPKU
AKU TIDUR PUN TAK TENANG
DAN APALAGI JIKA DIKAU JELEK, JELEK PULA PERANGAIMU
MAMPUS, MAMPUSLAH AKU INI

AKU TAK BISA LAGI MEMUISI
DI MANA-MANA PUN AKAN TERINGAT
HANCURLAH HARAPAN SEMUANYA
MAKA JANGAN SOK CANTIK
JANGAN SOK JELEK PULA
CANTIKMU TAK TERBUNGKUS DALAM RINDUKU
JELEKMU PUN TAK SIRNA DALAM JIWAKU
TAPI JASAMU ADA DALAM BATINKU

WAHAI KEKASIHKU...

SADARILAH,AKU BUKAN YANG KAYA,GANTENG
TAPI HANYA PENYAIR MENGGORES AKSARA DENGAN TINTA DI ATAS KERTAS PUTIH TAK BERNODA
MELUKIS EKSPRESI JIWA UNTUK MASSA
BUKAN PECUNDANG DALAM CINTA
HANYA SENI TERUKIR DI SETIAP SUDUT KOTA
KUTERAPKAN SEBELUM HAYAT DIKANDUNG TANAH
ITULAH PESAN BUAT CUCU ANAK BANGSA

sm/08/09/2016





==RINDU YANG TERBUNGKUS==
Karya :siamir marulafau


Aku jadinya tergilas dalam senyummu
Membuat dunia goncang tak terpijak
Sungguh laraku tertusuk jarum
Biarkanlah kutahankan sakitnya
Akan berbalik jadi rindu
Kunantikan di ujung nafas sebelum tenggelam
...di tanah tak bersuluh

sm/08/09/2016




SEKELUMIT MAKNA KARYA SASTRA
Oleh :Siamir Marulafau


Wajib diingat oleh para pembaca karya sastra di tanah air bahwa ulasan karya sastra ditulis dalam berbagai bahasa kadang lembut dan kadan kasar dalam penyampaian baik secara ironis halus maupun tak halus,dan itulah dia karya sastra karena sifatnya sangat menuntut moral dan parbaikan tingkah laku manusia.Maka untuk itu,kita sebagai pembaca tak perlu merasa emosionil dalam menghukumi bahwa karya sastra itu tidak bagus.Sementara yang diulaskan dalam sebuah puisi sangat penting dan bermakna untuk perbaikan diri ke depan.Apa yang ditulis seorang penyair,bukanlah hal yang sembarang karena masalah yang diungkapkan dalam puisi itu adalah sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.Makasih(pdlc

/09/09/2016)




===KURBAN===
Karya : siamir marulafau


Sepertinya darah menetes di bumi Tuhan
Leher anaku kupertaruhkan
Kusembelih mengukir perintah
Berganti jadi domba
Kutebas lehermu demi mukzizat
Perintah-Mu tak akan tersia-siakan
Ya,Tuhan ....
Sungguh mulia perintah-Mu padaku
Sesungguhnya anak kusayangi di dunia
Ismail,anak semata wayangku

Aku sungguh tak berpaling dengan godaan saitan
Perintah-Mu, penyebelihan terukir jadi emas
Emas berbingkai surga
Dengan tetesan darah mengalir ke surga-Mu
Kasih sayang-Mu tak akan putus
Mengubah sejenak tanpa kesangsian
Ya,Tuhan...

Tetesan darah mengalir bukan sembarang
Perintah-Mu padaku terlaksana
Di padang Arafah kusemai rasa cinta
Cinta dan kasih-Mu membelai leher anaku
Tak akan putus dengan kapak besi
Leherku menyatu...
Domba silih berganti dengan tetesan darah mengalir ke surga-Mu
Terekam dalam imanku
Nabi Ibrahim,nabi mulia di sisi-Mu
Iman teruji di kala wahyu-Mu menggema
Kupasrahkan leher anaku menggapai surga-Mu
Barokah di sisi-Mu
Menyatu dalam kalbu

sm/10/09/2016




==NABI ISMAIL==
Karya :siamir marulafau


Aku hanya menyapa hewan-hewan jadi kurban
Mereka berkata :
"Kami hanya disembelih dan tidak menuntut tetesan darah"
Penyair terkekekekeh...
Luarbiasa pengorbanan kalian demi Ibrahim
Demi Ismail kalian mengorbankan nyawa
Menahan perih pedih
Biarkan leher kami ditebas asalkan selamat neraka Tuhan
Masuk surga pun tetesan darah kami jadi air susu seluas lautan
Bulu-bulu kami diperhitungkan akan mengukir amalan
Ketimbang bakhil berkantong tebal kurban pun tidak
Aku terdiam...
Mahalnya surga Tuhan bermodalkan seekor biri-biri
Ya,Tuhan...
Ketuklah hati mereka
Jangan terlalu bakhil di dunia demi surga
Surga titipan bagi beramal
Neraka bagi yang bejat
Masya Allah,masya Allah

sm/11/09/2016




==TAK AKAN TAK PERDULI==
Karya :siamir marulafau


Aku hanya menitip keperdulianku akan dikau
Sepanjang dunia tak bergulir jadi debu
Meskipun Bumi Tuhan gersang retak dan pecah
Laraku bersenandung mengungkap kasih tak berujung
Di kala sinar membias sampai ke kutub
Salju akan kering...

Memanas di daun-daun cinta kusemai
Akan tak perduli lagi pedih perih
Rintihan akan kasih tak akan berpaling
Jika pohon kutanam dikau siram setiap pagi
Senjaku tak akan terbenam
Walaupun mentarinya panas terik
Akan kubalut dengan senyum sampai dikau tak terkapar di pantai tak berpasir

sm/13/09/2016





==BILA BINTANG MENDEKAP==
Karya : Siamir Marulafau


Jika bintangnya mendekap
Akan kuhampiri
Meskipun kelap kelipnya berbayang
Cahayanya mematrik dalam lara
Sepanjang bumi tak terhimpit
Lautan tak akan meluap
Ciprakannya juga tak akan keluar
Akan kutampung sekejap
Kuoleskan dengan senyum sepanjang hayat
Di sanalah kutunggu...
Kubelai di atas karang terjal tak bertepi
Walaupun biduk hampir tenggelam
Seiring badai tak menghempas
Di kala harapan tak menipis di deburan ombak tenggelam

sm/14/09/2016





==BEGAL==
Karya :Siamir Marulafau


Aku ini begal
Bukan anti bekal
Apakah tak tahu kalian?
Siapa berani mencegah?
Jika mencegah...
Akan kubegal sampai pegal-pegal
Polisi pun akan kubegal
Di mana pun anda berada akan dibegal
Jika tak mau dibegal
Serahkan semua harta
Pembegal melahap makanan di tong sampah
Akan dibegal sampai tak jerat
Penjara rumah begal
Ditembak di tempat akan tak membegal
Taruhan nyawa pun siap dibegal
Asalkan damai di tempat
Siang malam parang pembegal terhunus
Siapkan lehermu ditebas
Jika hartamu tak berbagi buat pembegal
Lapangan kerja pun telah terbegal
Perut berbunyi pegal-pegal
Berhati-hati di setiap jalan berbegal

sm/14/09/2016





==INGATLAH SELALU==
Karya :siamir marulafau


JANGAN MACAM-MACAM!
DALAM HATIMU ADA AKU
DALAM PENGLIHATANMU ADA AKU
DALAM PENDENGARANMU ADA AKU
PADA UCAPANMU ADA AKU
PADA PERBUATANMU ADA AKU, PENYAKSI
DALAM KESEDIHANMU ADA AKU
DALAM DOAMU ADA AKU
DALAM KEBEJATANMU ADA AKU
DALAM KEBAJIKANMU ADA AKU
DALAM RENUNGANMU ADA AKU
DALAM KORUPSIMU ADA AKU
DALAM PENGHUKUMANMU ADA AKU
SEMUANYA ADA AKU

MAU KE MANA KAU?
TETAP BERSAMAMU
TAK AKAN SIRNA DALAM PANDANGANKU
KARENA AKU TUHANMU
SADARLAH KAU
KUINGATKAN SELALU
MANA KAU SUKA NERAKAKU ATAU SURGAKU?
MAKA KAU HARUS KURBAN UNTUKKU
MAKA KAU HARUS BERBUAT AMAL UNTUKKU
KUHIDUPKAN KAU UNTUK MENYEMBAHKU
BUKAN UNTUK BERJUDI TERUS MENERUS
BUKAN UNTUK BERZINA SEENAKNYA KAU
BUKAN UNTUK MENCURI SEMAUMU
BUKAN UNTUK KORUPSI MEMUSNAHKAN HAMBAKU
TUNGGULAH AZABKU DI KALA NAFASMU TAK MENDENGUNG
TAK USAH MENYESAL KATAKU
AKU INI, TUHANMU
JANGAN MAIN-MAIN DENGAN AGAMAKU
JIKA TAK MAU DENGAR APA KATAKU
AKAN KUBOLAK BALIKAN DUNIA SEKEJAP UNTUKMU
MAU KE MANA KAU?
INSYAFLAH, HAMBAKU SEBELUM TERLEBUR DI TANAH TAK BERSULUH

sm/13/09/2016





==MENGUPAS SENJA==
Karya :Siamir Marulafau


Aku bukan tak mengupas senja
Meskipun berlari dan jatuh di ufuk barat
Hati nuraniku terukir pada bingkai
Bingkainya akan berbunga

Suatu waktu denyutan jantungku berhenti
Di kala nafas menerawang
Entah kapan akan terjadi?
Hanya kubiaskan doa sujudku pada-Mu
Terserah namaku disemayamkan di langit ke-7
Mungkinkah itu?
Terserah
Terserah
Terserah

sm/16/09/2016




==TAK AKAN ABADI==
Karya :siamir marulafau


Hidup bagaikan pelangi
Kadang bagaikan api menyala
Kemudian mati
Hanya asap tertinggal mengepul
Meninggalkan pesan kesan
Bertanya selalu...
Apakah dikau kembali?

Tak kembali sepertinya gulungan ombak
Menghempas di tepi pantai
Akan balik kembali tapi menghilang
Menghilang
menghilang
menghilang

sm/21/09/2016





===SETIA ATAU TIDAK?===
Karya :siamir marulafau


APAKAH DIKAU INGAT AKAN AKU JIKA NAFASKU TAK MENDENGUNG???,,,,,,,,,,,Jawablah sayangku,,,,,,

AKU YAKIN AKAN DIKAU CARI KEPOMPONG MENENGGEK TAK BERARTI
SEBAGAI PENGGORES NAMA DI BATU NISAN PUSARAKU

sm/21/09/2016





===SETIA ATAU TIDAK?===
Karya :siamir marulafau


APAKAH DIKAU INGAT AKAN AKU JIKA NAFASKU TAK MENDENGUNG???,,,,,,,,,,,Jawablah sayangku,,,,,,

AKU YAKIN AKAN DIKAU CARI KEPOMPONG MENENGGEK TAK BERARTI
SEBAGAI PENGGORES NAMA DI BATU NISAN PUSARAKU

sm/21/09/2016





===ANGIN YANG DIUTUS===
Karya :siamir marulafau


Akan kuutus angin sepoi menghembus di atas karang meskipun ketegaran dalam kesepian tak berujung di deburan ombak memecah,membuat lara hanyut dalam kesepian

Meskipun angin laut itu menjadi penyaksi
Akan luluh di ufuk timur di kala mentari terbit
Sinarnya akan membias sepanjang hayat

sm/21/09/2016





==NAFAS TAK BERSATU LAGI==
Karya :siamir marulafau


Nafasku tak akan bersatu dengan nafasmu lagi karena hatimu sudah berseberang dengan lautan yang membuat bidukku terombang ambing
sampai terkapar di bawah karang terjal tak berpasir

sm/21/09/2016





==ISTRI YANG BAGAIMANA?==
Karya :siamir marulafau


AKU TAK MAU MENIKAHI PEREMPUAN YANG HATINYA SETINGGI GUNUNG
UCAPANNYA SETINGGI LANGIT
NAFSUNYA SEPERTI BADAK
WAJAHNYA SEPERTI BIDADARI
ALISNYA SEPERTI LINGKARAN PELANGI
BIBIRNYA SEPERTI MERAHNYA BUAH DELIMA
TAPI PREMPUAN YANG HATINYA BAIK DAN SALEHA

PEMBAWA UMAT KE SURGA
PEMBAWA REZEKI HALAL
PENJAGA MARWAH DAN AMANAH
PENYEGAR HIDUP BAROKAH

sm/20/09/2016





==MY PREVIOUS LOVE==


Though i can't grasp the stars
I am the wind to blow
As far as i can but not like that
Never i give up to do
My effort is for you all
That the love you perform is mine
I know, i know how much attention you give
I am alone for no friends and relatives
Therefore i think too much for this
Since the star gives me lighting
Never i throw away
That is a real pearl for the happiness
Till to die i will be with you always
So as to show lightning is previous
For the sake of lives to run

Sm/19/09/2016,copyright





==BALIK KE MUARA==
Karya : Siamir Marulafau


Bisikanku pada kasih
Membuat langit cerah
Seiring bumi bergetar
Lautan pun tak akan berombak
Sepanjang belaian dikau eluskan
Menawan lara sampai tergulung di karang tak berpilar
Sungguh deburan ombak menyapa
Tak menggulung sampai ke tengah lautan
Hanya kau dan aku mendayung biduk kehidupan
Sampai balik ke muara
Meskipun angin sepoi menghembus
Mengirim kasih tak sampai di penantian
Akan kubelai sampai akhir hayat

sm/20/09/2016





==PENYESALAN==
Karya : Siamir Marulafau


Di suatu masa tak bersua
Hanya pasrah pada Tuhan
Dosa kulalui singgah sana sini
Tak begerak...
Mau kemana aku?

Hanya penyesalan kututurkan
Hati sanubari mengutuk
Mengapa tak berpikir sebelumnya ?
Enak dirasa kepahitan bertahun tersiksa
Di hadapan mahkamah tak berkutip
Sungguh penyesalan terukir dalam neraka
Selamat menikmati bara api tak putus-putusnya

sm/30/09/2016






== LIFE==


This life looks like a rainbow
It comes up for a moment
With beautiful colors that inspired
My heart becomes amazed to gaze around
It was a first moment to keep in mind
For the lives looks like leaves
When it falls down becomes dried
No one rejects for its running
Its beauty keeps impression for a while
I myself wish to grasp
How can this be like this?
Question be addressed to,whom?
That's the almighty decides
For destiny of lives in His hand
Nobody rejects
Nobody rejects

sm/20/09/2016,copyright





==MY PREVIOUS LOVE==


Though i can't grasp the stars
I am the wind to blow
As far as i can but not like that
Never i give up to do
My effort is for you all
That the love you perform is mine
I know, i know how much attention you give
I am alone for no friends and relatives
Therefore i think too much for this
Since the star gives me lighting
Never i throw away
That is a real pearl for the happiness
Till to die i wiil be with you always
So as to show lightning is previous
For the sake of lives to run

Sm/19/09/2016,copyright





==B6i Osiwaw6i Naw6u==
Karya ;siamir marulafau


B6i fat6r6 li sabua kh6naw6u
Ba wauri andre b6r6 mondr6i-ndr6i bad6d6nia
Hadia sa'6 na'atua ia moroi kh6da
Ba maga'ada ba ma'amada,ba gufa haniha ia
Tebai tadada wa'asil6yawada kh6ra
B6i dania meno so wokh6da, ba alawa fakada
Ba ta'o siwaw6i ira

Za b6l6 s6khi nia :
Tafosumange ira
Tafos6fu ira
Tabe'e yawa d6ira
He na fahuhuo ira, ba tadukung ira
Ba da'6 g6i dania wala'omasi'6 ita,mafayagu andre?

Hadia watawa'6 zimane da'a?
It6r6-t6r6 gahe noseda fasamesana
B6i tapandang enteng niha ba gulidan6
Me yaita andre ba l6fata wa'aurida
Hamam6'i here, ba no mate
Hadia wa tawa'6 kh6nia :
Ae sil6karua-karua man6 niwa'6 m6 andre
l6 it6r6 boto...
Oi mondrei ba d6d6nia le

awai ligu
sm/22/09/2016





==HOW DOES LIFE LOOK LIKE?==


No single word can be urged
Since it reminds me how to avoid racism

The people become cruel
Without having thought that human relation is precious

It looks like golden
It seems like daffodils

To provide man happiness
To keep a friendship with others

To keep humanity and solidarity
Social justice is important role of all
Without oppression

That be a hope for generations to occupy
Whereas the lives is the major goal of all
Keep this on mind,keep this on mind

sm/22/09/2016,copyright





==DERITA==
Karya: siamir marulafau

Tak pantas lagi bidukku mengharungi lautan dengan tiang layar patah
Sementara harapan tak akan terkayuh menggapai sebuah pulau
Angin sepoi mengoyakkan perjalanan hidup dari masa ke masa
Gagasan lenyap ditelan derita
Tak akan dapat kusimpan lagi di tanah gersang
Akan terbakar dengan penyesalan merundung ke permukaan

sm/22/09/2016





==TAK BERBAYANG==
Karya :siamir marulafau


Hanya meneteskan air mata di atas langit cerah
Meskipun sayap burung besi berantakan
Patah di tengah jalan
Semangat berkobar terkubur di tanah diam
Rerumputan tak akan lagi bergoyang
Pohon-pohon pun bertumbangan
Di kala badai menerpa harapan
Tak akan ada sehelai daun pun dapat menampung kegalauan
Dengan air mata berlinang ke tepian
Sungguh nasib malang dirundung malam gelap tak berbintang
Aromanya pun menghilang

sm/22/09/2016





==TAK BERBAYANG==
Karya :siamir marulafau


Hanya meneteskan air mata di atas langit cerah
Meskipun sayap burung besi berantakan
Patah di tengah jalan
Semangat berkobar terkubur di tanah diam
Rerumputan tak akan lagi bergoyang
Pohon-pohon pun bertumbangan
Di kala badai menerpa harapan
Tak akan ada sehelai daun pun dapat menampung kegalauan
Dengan air mata berlinang ke tepian
Sungguh nasib malang dirundung malam gelap tak berbintang
Aromanya pun menghilang

sm/22/09/2016





==Fa6si==
Karya : Siamir Marulafau


Hadia geluaha nia
Na fehede niha tafalemba ba d6d6da
Oi tab6b6 bakha ba d6d6da
Sil6karua,ba laba li'6 ita niha sil6 karua

Ab6l6 sekhi na tibo'6 wehede-hede niha
Naiwa'6 kh6da zil6s6khi ba mazui iwa'6 kh6da"Sil6karua Man6 Niwa'6m6".

Ab6l6 sekhi na'i na ta be'e khenia mene-mene
Ena'6 aboto ba d6d6nia
Wa yaita andre fa6si,mafayagu andre?

Awai ligu/26/09/2016





==B6i Mangosebua==
Karya :Siamir Marulafau


B6i ebua sibai wehededa ba niha
Na l6 it6r6 boto

B6r6 wa'asalada dania naso zangila mbikoda
Ba ha tawa'6 kh6ra
Oi dania aila-aila ita,mafayagu andre?
He talahisi ita ba niha
Ba simane ndrao
Halew6gu ba sohal6w6 ba perusahaan
Fagawegu man6 no 500 niha wa'oya

Ba nal6 it6r6 boto
Balaw'a6 niha sato bad6d6ra:

Ae sileboto nihada'a le
Idada mbuayo nia kh6da
Fefu ni wa'6-wa'6 nia leboto taluwaya
Niha sebua buraka
Niha sile fa'aila

Da'6 zamaigi yaita napade ba mal6'6
Yaida'6 niha b6'6,mafayagu andre?
Da'6 dania wa bei talahi-lahisi sibai ita ba niha,wa'ailada le
Mitan6 ba mb6r6 d6d6 mi da'a,goroisa ndra tuada ba amada wa :

Wa bawa'auri andre ba b6i mangosebua
Taide-ide ita ba niha
Ta'obua fakhe ita ba niha
Itugu mo6si ba itugu ifatugu ia
B6 simane bulu go'o,mafayagu andre?

Bahe nala-lahisi ita b6r6 meso wokheda ba mafakada alawa
Ba l6 sekhi natawa'6 : Da'6 fefu ama ba tenga faab6l6da fa'ab6 Zokh6yaita,mafayagu andre

Niha sangosebua yaia
Ba i'ide-ide6 Sokh6yaita
Ba niha sangide-ide'6 yaia ba iebua'6 Sohk6yaita

Awai ligu
sm/24/09/2016





KOTA JAKARTA :KOTA METROPOLITAN
Karya :siamir marulafau


Kotaku kota metropolitan
Menggugah semua lara
Kota indah permai
Jakarta bukan sembarang kota
Kota yang penuh sejarah

Kota induk dari semua kota di negeri tercinta
Bukanlah kota berbanjir bandang
Kota dengan massa banyak
Terhimpun dari semua daerah

Dengan agama yang berbeda-beda
Islam dominan berkiblat pada santun
Bukan dizolimi bukan dikasari
Membutuhkan pemimpin santun
Pemimpin berakhlak tinggi

Bukan pemimpin ngawur
Dalam ucapan santun mulia
Bukanlah domba-domba dikembala dan dipukuli
Punya hak dan martabat...

Butuh pemimpin adil dan berwibawa
Bukan pemimpin kasar,menyiksa
Bukan pemimpin kafir,munafik
Tak bisa mengasah mengasuh mengasih
Hengkanglah di negeri ini

Kotaku kota metropolitan
Bukan kota metrokolam
Butuh pemimpin handal pada massa
Janjimu mulus bagaikan sutra
Massa butuh pemimpin penyayang

Tak akan menggesek menggosok dan menggasak
Jika demikian ...
Air mata rakyat membanjir di setiap sudut kota
Kota jakarta dengan pemimpin yang tak zolim
Memilih pemimpin soleha dan berakhlak santun baik

sm/24/09/2016




==AKAN KUBUNGKUS DENGAN KAPAS==
Karya :siamir marulafau


Kasihmu akan kubungkus dengan kapas
Bukan dengan salju
Tak akan kubiarkan meleleh di lereng pegunungan
Tak akan kubiarkan kering di tanah gersang

Tak akan kubiarkan terjatuh di lembah bukit terjal
Senantiasa kukalungkan di atas pelangi berwarna
Akan menjadi obat penawar dalam lara sepanjang masa
Walaupun hidupku sekejap

sm/27/09/2016





==KASIH TAK TERDUGA==
Karya :siamir marulafau


Meskipun lautan kubelah
Tanganku tak akan menggapai sasaran
Hanyalah karang berlumut menantikan
Melambaikan hasrat dan kerinduan
Tertanam di celah-celah karang terjal
Apakah itu kasih atau kebencian
Terserah, terserah...

sm/27/09/2016





==JAUHILAH DIRIKU==
Karya :siamir marulafau


Seganteng apa pun dikau
Tak akan kubiaskan sinarku jika kantongmu tak mendesir

Rindu dan kasihku berpaling di atas karang berlumut
Hanya meneteskan kasih di atas daun-daun bermutu
Resapilah siapa diriku

Jauhilah diriku dari kegelapan malam
Malam tak beraroma
Dengan semilir angin menghembus

sm/27/09/2016





==HUJAN TAJAM==
Karya :siamir marulafau


Hujan di luar jendela
Menikam kulit-kulit
Terasa membasahi harapan
Sirna ditelan tikus-tikus basah
Menggasak menggesek menggosok
Meradang dalam daging
Terkapar di luar istana
Hancur
Hancur
Hancur

sm/26/09/2016





==MENYENGAT DALAM RINDU==
Karya :siamir marulafau


Hanya kau dan aku tertiup angin
Tak akan dapat dielakkan lagi
Angin dikau hembus menggapai bidukku
Mengayuh di sebuah pulau
Karang terjal pun menyambut dengan nyanyian shahdu
Hanyalah karang tajam menyengat dalam rindu
Sepanjang desiran ombak menghempaskan harapan tak berlabuh

sm/27/09/2016




==AKAN KUBUNGKUS DENGAN KAPAS==
Karya :siamir marulafau


Kasihmu akan kubungkus dengan kapas
Bukan dengan salju
Tak akan kubiarkan meleleh di lereng pegunungan
Tak akan kubiarkan kering di tanah gersang

Tak akan kubiarkan terjatuh di lembah bukit terjal
Senantiasa kukalungkan di atas pelangi berwarna
Akan menjadi obat penawar dalam lara sepanjang masa
Walaupun hidupku sekejap

sm/27/09/2016





==KASIH TAK TERDUGA==
Karya :siamir marulafau


Meskipun lautan kubelah
Tanganku tak akan menggapai sasaran
Hanyalah karang berlumut menantikan
Melambaikan hasrat dan kerinduan
Tertanam di celah-celah karang terjal
Apakah itu kasih atau kebencian
Terserah, terserah...

sm/27/09/2016





==JAUHILAH DIRIKU==
Karya :siamir marulafau

Seganteng apa pun dikau
Tak akan kubiaskan sinarku jika kantongmu tak mendesir

Rindu dan kasihku berpaling di atas karang berlumut
Hanya meneteskan kasih di atas daun-daun bermutu
Resapilah siapa diriku

Jauhilah diriku dari kegelapan malam
Malam tak beraroma
Dengan semilir angin menghembus

sm/27/09/2016





==HUJAN TAJAM==
Karya :siamir marulafau


Hujan di luar jendela
Menikam kulit-kulit
Terasa membasahi harapan
Sirna ditelan tikus-tikus basah
Menggasak menggesek menggosok
Meradang dalam daging
Terkapar di luar istana
Hancur
Hancur
Hancur

sm/26/09/2016





==MENYENGAT DALAM RINDU==
Karya :siamir marulafau


Hanya kau dan aku tertiup angin
Tak akan dapat dielakkan lagi
Angin dikau hembus menggapai bidukku
Mengayuh di sebuah pulau
Karang terjal pun menyambut dengan nyanyian shahdu
Hanyalah karang tajam menyengat dalam rindu
Sepanjang desiran ombak menghempaskan harapan tak berlabuh

sm/27/09/2016




==IKATAN CINTA ==
Karya: Siamir Marulafau

Aku hanya melukis namamu
Sungguh bibirmu mengoyak sanubariku
Di kala embun menetes di ubun-ubunku
Kutak akan mengeja lagi
Siapa dikau?
Tak akan menjadi pencundang
Menantikan kumbang hinggap pada kasihku
Tak akan terbenam di dasar laut
Kuorbitkan di langit cerah
Di kala awan menyimak
Antara kau dan aku terjalin kasih
Berbenang dalam sanubari
Mengikat
mengikat
mengikat

sm/29/09/2016

Senin, 29 Agustus 2016

Kumpulan Tembang Kata Manda Ajah - ADA SYARAT DI ANTARA MALAM YANG TENGGELAM


ada syarat diantra mlm yg tengglam
MANDA AJAH•27 AGUSTUS 2016


Biarkn q berputar diantara rbuan mlm antariksa
Menyelubung hitam dan membias dlm chaya
Bermain bersama ruang yg melayang layang
Mengibas mimpi hingga jtuh k permukaan
Meraup bintang dan melukiskan nama dgenggaman langit
Aq tak pernh bermimpi hingga ia tumbuh dan terlahir
Aq tak pernah bermimpi Ia lelap dan menetap
Tanpa pernah brrmimpi ia bermain dgn byang2
Aq syarat diantra rbuan mlm yg tenggelam
Tnp lebam wjah sipenulis
Sepertiny ia mencoba menukar mimpi
Ada wajah yg pernah terlihat tnp lebam
Atau cerita yg ia tukar pd lngit


---------------------------------


Sesuatu yg hitam dan sunyi seperti pesan Entah mengapa rasanya begitu mengejutkan aq yang diam lantas lalu membiarkan ia berdiri tanpa ucapan lantas menghilang wajah londo kekasih yg periang entah berapa lama aq berteman pd kenang menghitung malam ingin rasa segera pulang mengabarkn pd bulan bahwa segera aq dipinang melangkahi jembatan yg akn segera melamar janjimu lalu ikut menyamar sepertinya....sebelum kw meninggalkan

#####Dimalam sebelum kau berjanji

Sabtu, 06 Agustus 2016

Kumpulan Puisi LUmbang KAyung - ANDAI KAU DISINI


# ANDAI KAU DISINI #


Semerdu kicau burung burung,
Embun embun yang meyelimuti,
Akan rimbunan ilalang,
yang bergoyang kesana kemari,
Mengikuti angin yang menerjang.

Luas nya Lautan,
Tinggi nya pegunungan,
Menjadi satu ke indahan,
yang tak dapat ku lupakn,
Melahirkan hayal di dalam angan,
Angan menjalani titian kehidupan.

Andai kamu ada di sini,
Menyeguh kan ku segelas kopi,
Beriku sepotong roti,
Untuk dapat ku nikmati,
Sebelum aku pergi,
Untuk mengais rejeki.

Aku harus pergi,
Melepas ke indahan pagi,
Dan di saat aku kembali,
Ku berharap diri mu di sini,
Layak nya seindah pelangi,
Bersama senyuman mu kini ku nanti nanti.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 06:08:2016




# HARI INI #

Hari ini,
Kicau burung terdengar lagi,
Ia menyamabut mentari,
Ia terbang kesana kemari,
Ia juga tak mengerti,
Apa yang kini terjadi.

Hari ini,
Ku tulis lagi,
Tentang isi hati,
Tentang malam malam sepi,
Dan berakhirnya mimpi,
Mimpi yang tak dapat ku pahami.

YA,,,
Hari ini tiada canda,
Hari ini tiada tawa,
Hanya ada duka,
Duka yang kunjung sirna,
Duka yang masih menoreh di dada.

Selamat jalan kenangan,
Selamat jalan impian,
Hari ini begitu indah menawan,
Hari ini bagi mu penuh keceriaan,
tapi tak secerah yang ku rasa kan,
Tak se bahagia yang ku dambakan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 09:08:2016





# BINTANG BINTANG #


Bintang bintang,
Jangan engakau sembunyi,
beri ku kemerlap yang terang,
Aku ingin menghempas kan resah hati,
Resah yang tinggi melayang,
Jauh menapak di sanubari.

Bintang Malam,
Di mana rembulan,
kenapa langit kian kelam,
Kemana cahaya yang ku rindukan,
Aku tak ingin bungkam,
Tenggelam di dalam ke gelapan.

Bintang bintang,
Dapat kah kau rasa apa yang ku rasa,
Impian ku kini telah hilang,
Angan ku jauh ke ruang hampa,
Tampa ada kasih dan sayang,
Bersama cinta ku yang larut tak bermakna.

Bintang bintang,
Aku tak ingin kesepian,
aku ingin terbang tinggi melayang,
Tinggal kan semua kenangan,
Menari diantara cahaya yang terang,
Hingga luka dan lara tak dapat lagi ku rasakan.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 08:08:2016





# KEMBALI LAH KASIH #


Jauh sudah langkah ini,
namun tiada arti,
Entah kemana lagi,
aku harus mencari,
Bayang mu saja tak ku temui,
Hingga kini.

Kekasih,
Masih tersimpan Kerinduan,
Membuai hati ku yang lirih,
Yang begitu indah dalam kenangan,
Hingga hidup ku bagai tersisih,
Dari setiap keramaian.

Tiada guna lagi hidup ini,
Jika kau tak dapat ku temui,
Menemani ku di sini,
Membina kesilapan yang terjadi,
Hingga nanti,
Tiada malam menyelimuti sepi.

Kembali lah,
Aku tak kan pernah marah,
walau diri mu bersalah,
Semua itu membuat ku kian resah,
Dan lara ku kian parah,
Menjadi derita yang tak kunjung sudah.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 08:08:2016





# KARENA KAMU #

Karena kamu,
Aku jadi rindu,
Karena kamu,
Aku jadi cemburu,
Karena kamu,
Aku rela menunggu.

Ya,,,
Itu cinta,
Itu asmara,
Dan itu gelora,
Yang telah menjadi romantika,
Cerita panggung dunia.

Di situ,
Ada kamu,
Ya kamu,
Belahan jiwa ku,
Yang akan menjadi permaisuri ku,
Teman sepanjang hayat ku.

Ini adalah luahan isi hati,
Yang tak dapat ku pungkuri,
Hanya sebuah janji,
Itu janji suci,
Yang akan menjadi kan mu seorang istri,
Istri yang telah menjadi restu Illahi.

By : LUmbang KAyung
Tanjung Balai 12:08:2016

Kumpulan Puisi Ade Saputra Sunankaligandu - NALAR BINAL


NALAR BINAL


Mengapa harus kutanyakan pada rumput yang bergoyang.......?
Sedangkan irama jiwamupun telah dapat aku baca.
Jangankan satu kalimat...
Satu katapun tak akan mampu kau dustai aku...
Sebab selalu kuhitung tiap denyut nada nadimu.

.....
........
‪#‎DewaBumiRaflesia_03_08_16‬





♡ PASRAH TAPI TAK RELA ♡


Udar saja
Temali pengikat hati
Bila engkau tersakiti
Mungkin, cintamu sudah sirna

Bunuh saja
Bunga-bunga di taman rindu
Bila engkau telah jemu
Mungkin, yang ada hanya angkara

Meski telah kugantung asa
Di puncak langit jingga
Namun, aku insan biasa
Ada kala, aku tiada daya

Sungguh
Aku akan rapuh, lalu punah
Bila cinta kita
Kau kubur dalam pusara

‪#‎DewaBumiRaflesia_06_08_16‬





♡ HENING KERINDUAN ♡


Akulah hening itu
Yang merayap di dinding malam
Lalu terkapar tak bertilam
Ditikam rindu yang menggebu

Akulah hening itu
Yang berkelana dengan bayu
Menghitung deretan mimpi
Ketika hati telah dicuri

Akulah hening itu
Yang merayu rembulan buram
Agar malam tak lagi kelam
Sebab langit sudah tak biru

Akulah hening itu
Yang menelisik relung kalbumu
Agar sirna beribu tanyaku
Masihkah kau rindukan aku

‪#‎DewaBumiRaflesia_10_08_16‬




♡ LENTERA KACA ♡


Sekeping hati kusaji pada gulita
Ukiran paras cinta hiasi mimpi
Lukisan asa pengisi figura dilema
Tak lelah kugores tinta janji

Meski hanya lentera kaca
Penerang dalam gulita
Namun bisa engkau eja
Rupa warna lukisan nyata

Dinding-dinding sunyi ini
Bukanlah batas tepian mimpi
Sebab lentera renda cahaya
Untuk kau baca tanpa kacamata

Sejengkal, menuju sehasta
Kian nyata warna lukisan asa
Masihkah tersisa gundah
Akan tinta yang kuluah

Terjawabkah berjuta tanya
Yang merajam ulu mimpi
Yakinkan, kitakan berdiri di elegi pagi
Ayunkan langkah pasti dalam nyata

‪#‎DewaBumiRaflesia_09_08_16‬




♡ SAPAKU PADA CINTA ♡


Salam pagi cinta
Ketika ku terjaga
Sempat kulihat malam
Berkemas melipat tilam

Mentaripun hadir menggusur kelam
Penghuni mimpi terbirit pergi
Riang lolong jantan bangunkan alam
Pucuk kuncup mulai bersemi

Sempat kupinta dalam doa
Ketika simpuhku di atas sajadah
Agar hari-hariku indah dalam berkah
Berikan makna untuk yang kucinta

‪#‎DewaBumiRaflesia_11_08_16‬





♡ TANPA RUPA CAHAYA ♡


Terperangkap, di lorong gulita
Kian pekat, berselimut kabut
Terus berlari, mencari cahaya
Meski asa, didera penat

Aku, sirna raut rupa
Lolongpun, sudah tak gema
Cuma mengais, dalam ringis
Tuk mengubur, giris tangis

Entah apa, warna senja
Ketika aku, masih di sini
Terpenjara, di kastil purbalara
Terbelenggu, dalam jeruji sepi

Aku, ingin terbang
Menembus, batas langit
Tuk memetik, binar gemintang
Agar udar, selimut pekat

‪#‎DewaBumiRaflesia_19_08_16‬

Kumpulan Puisi & Cerpen Tguh KlasBungamatahari - AU REVOIR


AU REVOIR


(adaptasi dari sebuah puisi dengan judul yang sama karya Tguh Klasbungamatahari)

Apa jadinya?
Saat pejal payudara tak lagi nikmat menyentuh dada. Sedang dalam ketat pelukan, satu per satu kelopak asa berguguran.

"Ku rasa, aku kan merindukanmu setiap malam." bisikku.
Lirih. Hampir mendekati putus asa. Masih dalam pelukan tubuh tinggi berambut pirang.
Aku busa merasakan bahuku mulai basah. Dari titik demi titik sudut mata biru yang luntur. Atau encer lendir turun bersama isak dari hidung mancung. Melewati indah bibir tipis. Juga merah jambu rona pipinya.

"Seorang Penyair tidak sedih karena ditinggalkan... Karena Penyair adalah pemburu kesedihan. Kesedihan yang sempurna adalah surga yang dijanjikan..." katanya.

Mawarku beku pucat. Tambah lekat dalam genggaman. Berada dibalik pinggang rampingnya. Tak sempat aku berikan, sepasang tangan panjangnya keburu merangkum tubuhku dalam tubuhnya. Seperti enggan melepas atau menghabiskan rindu tanpa bersisa.

"Kau masih penggalan ingat puisi itu Aimee? Coba bacakan untukku untuk terakhir kali.."

Ia menghentikan isak. Menghela nafas panjang. Dan mulai bergumam.

"Seorang Penyair menyalib separuh tubuhnya pada kesedihan dan separuhnya lagi pada keriangan. Hanya Pecinta yang tidak sedih karena ditinggalkan. Karena ia tahu kelak akan ditinggalkan.."

"Seorang Penyair dan Pecinta mengembara dalam tubuhku. Maka lukai aku dengan kesedihan. Biar kuiris matamu dengan puluhan kecupan."
Dan kami mengucapkan penggalan syair itu bersamaan.

***

Aimee sudah terbang. Bukan kembali ke kahyangan. Tapi jauh ke negeri seberang. Melesat diantara awan. Meski mungkin ia telah menemukan selendangnya yang sengaja ku curi dan ku sembunyikan. Atau sekedar siuman dari amnesia panjang. Mengakhiri selamanya yang pernah ia janjikan.

"Au Revoir..." katanya perlahan diantara isak dan sisa senyum ketegaran.

Kemudian ia bergegas menjauh. Dari bibir yang tak pernah jemu ia sentuh. Wanginya masih mengeras di sekeliling nafasku. Menusuk perih dalam tiap helaan panjang.

"Selamat tinggal...!"

Cuma itu yang bisa aku ucapkan saat tubuhnya raib di ujung penglihatan.

Ia masih mengingat penggalan Syair Kematian. Syair yang kerap aku bacakan saat kepalaku manja rebah diatas pangkuan. Dibelai jemari putih panjang berbulu pirang. Diatas pasir, gelisah deru ombak dan sunset menyemburat menor pada ujung cakrawala di depan. Ia sungguh masih mengingatnya. Dan celakanyapenggalan syair itu bukan karya yang ku ciptakan. Sepenggal syair indah, berakhir tersia sebagai sobekan koran bungkus nasi Padang. Yang aku simpan tanpa mengetahui siapa penulisnya. Mungkin seperti itu kelak sajak sajak yang kutuliskan. Kau lupakan dan kau tinggalkan. Aku coklat manismu pada satu episode liburan. Lelaki kecil naif, terlalu menggemari kata-kata. Suka bersenda dengan airmata untuk sekedar menutupi lobang hampa dalam dada.

Kau tinggalkan.

***

Senja mengulurkan tangan. Lembut merangkul pundak. Membujuk aku dengan hangat senyuman. Menuntun aku pulang.

Kembali pada kesepian.

Indragiri Hulu. 2016
Coklat manismu yg malang.
*au revoir_ Selamat tinggal dalam bahasa Perancis.
*Syair Kematian_ sepenggal sajak yg sangat saya kagumi. Saya dapat dari sobekan koran. Dan sampai sekarang saya tak tau siapa penulisnya.
Seharusnya berjudul Syair Kesedihan ada salah ingat waktu saya menulis kemarin. Ini konfirmasi bahwa saya hanya menuliskan kembali. Seperti misalnya saya menuliskan lirik lagu dlm karya saya. Sedikitpun tidak ada niat saya untuk memplagiasi karya penulis lain.




Istri Pertamaku Bernama Kesepian
by; Teguh Santoso Mulyadi


Yang cantik
sebaik-baik hati iblis
merupa setia bayangan mengikut.

Kau datang
diam-diam dan tenang.
Bisik ninabobo tak pernah lekang
hingga lena
hingga tutup usia.

Kawan setia dalam kesedihan
meski kurang ajar kadang,
menyelinap diantara tubuh basah telanjang aku dan istriku sekarang.
Sehabis percintaan.

Kali itu dia datang.
Asyik memandang buncit perut bugil pulas tidur istriku sekarang,
saat aku bercengkrama, mengajak berdoa buah hatiku..

"Kemarilah, berbisiklah atau sapa dia dengan usapan..ini kan anakmu juga.." Kataku perlahan, iba menengok sedih air mukanya.

"Tidak. Itu bukan anak kita sayang..Itu anugerah, dari satu hubungan yang kalian awali dengan menyebut Asma Tuhan.. yah, disaat itu saja aku tak pernah mengganggu kalian..."Lirihnya.

Sejak itu jarang dia datang..
Sesekali menjenguk
melepas kerinduan.

Yang cantik
sebaik-baik hati iblis
merupa setia bayangan mengikut.

Istri pertamaku bernama kesepian.

Inderagiri Hulu, 2009

Kamis, 04 Agustus 2016

Kumpulan Puisi Siamir Marulafau - INGATLAH SELALU


==KENALKAH ANDA PENYAIRNYA?==
Karya :siamir marulafau


JANGAN MAIN-MAIN SAMA PENYAIR,IYA:PENYAIR ITU PUNYA HATI YANG LUAS SELUAS LAUTAN
PUNYA NALAR SETINGGI LANGIT
PUNYA PERASAAN SEHALUS SUTRA
PUNYA NAFSU TAK AKAN SAMA DENGAN SEEKOR BADAK

PUNYA ILMU SETINGGI GUNUNG
PUNYA NALURI SETAJAM PISAU
PUNYA KEKUASAAN TAK SEBANDING DENGAN KEPALA NEGARA

PUNYA KEDUDUKAN HAMPIR SAMA DENGAN TUHAN
PUNYA KEKUATAN SEKUAT GEMPA
PUNYA ANGANAN SETINGGI AWAN
MESKIPUN LANGIT TAK CERAH IMAJINASI JAUH SAMPAI UJUNG DUNIA

JIKA TAK PERCAYA BACALAH PUISI-PUISI PENYAIR DALAM LINGKARAN CINTA
PENGKRITIK NARUDDIN PITUIN SIAP DI LAPANGAN

ITULAH HAKIKAT PUISI OLEH PENYAIR SELURUH DUNIA
JIKA DIBACA AKAN MENJADI PENGOBAT
JIKA DITELAAH AKAN MENJADI PENGALAMAN
JIKA TAK DIBACA AKAN MEMBAWA KELUMPUHAN
PUISI AKAN BISA PENGOBAT BAGI INSAN YANG STRUK
AKAN MEMBAWA BAROKAH BAGI SEGENAP UMAT

sm/03/08/2016





==INGATLAH SELALU==
Karya :siamir marulafau


Aku bukan malaikat dalam ingatanmu
Aku hanya setetes sperma yang hina
Menghias malammu sampai ujung dunia
Di manapun kuselalu berbayang dalam impianmu
Meskipun merembang sepanjang malam
Galauku sirna ditelan senyum
Biarkanlah dunia ini berbicara
Asalkan tak berpaling sampai dunia akhirat
Dukamu membias dalam darah
Sepanjang kekecewaan tak tersimpan dalam lara
Entah apa yang kukata?
Dalam ingatanku dikau berbaring di atas langit cerah
Ingatlah selalu pesan dalam aksara
membahana pada setiap jiwa

sm/03/08/2016





==MY LONGING IS FOR YOU ALL==


No reason to put off my love
Mean while you are opening the door to welcome
It is hard to forget who you are
If i were a bird
I would bring you to fly where i wished to go
But I kept silent
Since you are only traveling to an island
Where i sit on to wait for my longing
My longing is not for others
But for beautiful rose whom i love
Though regarding my love is like a red red rose
Never i turn my mind away from
Because you are the fuel of my heart
Since i was born till to die

sm/02/08/2016,copyright




==FLOWER OF LOVE==


You are the flower of my heart
I do bring wherever i go
Since i keep in my mind always
Never i leave at home
I found thy bed in my dream
My longing is for you all
As long as this world belongs to us
Nobody will disturb
I say so because i never do the same
You kiss me when i say good bye
You might not allow me go alone
And i use to dream what you dream
As long as the breath is singing
If i were a bird and had a wing
I would bring you to fly
That be in my last dream since i meet you
And let the sky be dark
My lightning comes to you
For the sake of love
If you seize my heart to the end
I will come to see you again
And I am watering you as flower in the morning
Till i die, never i forget
Because you are the lighting of my lives
I do hope so
You might not betray my love
For watering from now and then
Until the tree of yours will fly into the sky
As long as my love flies to reach

sm/05/2016





==DI TANAH GERSANG==
Karya : Siamir Marulafau


Meskipun jasadku terlebur di tanah gersang
Di kala panasnya sinar mentari
Aku hanya pasrah pada-Mu
Sering doaku mengukir namaku

Menyair hanya sebatas kemampuan
Tak akan mengharap daun-daun berlukiskan emas
Bukan untuk nama disanjung
Hanya menitip pesan di saat air terjun mengalir sampai ke hulu

Di sanalah aksara puitisku berteriak
Di saat airnya menghanyutkan laraku
Sampai buihnya menggumpal di tebing
Walaupun gerimis mengukir senja
Alam bersahabat selalu sepanjang pesanku terbaca di langit biru

sm/04/08/2016





==JANGAN TERLENA==
Karya : siamir marulafau


WAJIB DIINGAT! MANUSIA SIBUK MENCARI HARTA,PANGKAT,JABATAN,NAMA,ISTRI CANTIK,SUAMI GANTENG,RUMAH MEWAH,MOBIL MEWAH HANYA KESENANGAN DUNIA.AMALAN UNTUK AKHIRAT MAKIN MENIPIS,BAGAIMANA ITU,TAHU-TAHU ESOK LUSA MATI.

NERAKA MENANTI
PINTU SURGA TERTUTUP
TERLENA SUNGGUH
DUNIA MENIPU
USIA MAKIN LANJUT
UMUR SUDAH BERAPA?
UBAN MEMUTIH DI KEPALA ATAS
GIGI BEROMPONGAN
PENDENGARAN SEMAKIN PEKA
NIKMAT MAKIN TAK TAJAM
NAFSU MAKIN MEMBARA
TENAGA SEMAKIN KURANG
MENGAPA INSAN TAK SADAR
PERASAAN MAKIN MUDA
TAPI BERTONGKAT SELALU JIKA BERJALAN

sm/04/08/2016




== SIAPA SALAH ==
Karya : siamir marulafau


Hatiku tak akan tercebur dalam lautan
Meskipun langit tak cerah
Aku hanya mengingatkan
Jika sinar tak menerangi dunia ini lagi
Mau ke mana hidup ini bersandar?

Bertanya selalu setiap penyair
Mengapa dunia terbalik?
Hukum lebih tajam ke bawah
Sementara tumpul di atas
Apakah ini sama dengan air
Di mana legok ikut terus mengalir

Tuhan sungguh melihat
Kebodohan tak akan menjadi jembatan
Dalam penyebrangan :
Hidup kaya dianggap mulia
Kemiskinan dianggap sampah
Ini hanya aksara berkata
Puitis menggugah lara
Siapkah salah jika terjadi demikian?

sm/0/08/2016





= POHON ==
Karya : siamir marulafau


Aku ini bagai pohon
Disiram-siram setiap hari
Jika air tak mengalir di bumi Tuhan
Apa yang diminum?

Kebutuhan hanya sekedar
Tak akan kuminum setiap harinya
Jika insan berkenan
Siramlah batangku sampai ke pucuk
Tapi aku berpesan...
Batangku jangan ditebang
Hidupku akan sirna sepanjang masa
Cukuplah daun-daunku dipetik
Sementara buahku disedekahkan
Sebelum sinar menyinari harapan
Moga tunasku berkembang

sm/14/08/2016






==IN MOONLESS NIGHT==


In moonless night
My dream never goes away

Since my poetical words come up
To negotiate the real meaning of life
What is life?

It looks like a bubble blows up in the air
It looks like a rainbow
It sometimes has lighting

My love to mankind is full
But never i betray what love looks like
For the love of man is natural
Though the sky is too dark

And the sea is drying
Never i say you are not right
That be written in a note

Whereas the sun will give its lighting
Hoping the dream be still in breath

sm/14/08/2016,copyright





Tausiah Singkat : Disampaikan oleh :Udstz.siamir marulafau,Drs;M.Hum(Dosen USU) dengan topik " MAU KE MANA AKU?"


A.S.W.W.
Kaum Muslimin dan Muslimat Rahimah Kumullah.

Dalam tausiah singkat ini perlu disampaikan bahwa kehidupan di dunia fana ini adalah tidak lain hanyalah menyembah kepada Allah sebagaimana yang difirmankan Allah SWT dalam Al-Qur'an : "Wama khalaktul Jin wal Insan illa liyakhbuddun".Oleh karena itu, kita sebagai hamba Allah wajib mengingat bahwa kehidupan ini singkat dan tak boleh terlena dalam aspek apa pun.

Kaum Muslimin Rahimah Kumullah.
Wajib diingat bahwa apa pun kegiatan yang kita lakukan dalam mengembangkan kehidupan dunia ini tak boleh dikalahkan oleh kegiatan menempuh akhirat karena akhirat itu adalah kekal, dan Allah SWT tidak pandang bulu pada siapa pun jika ternyata perintahnya diabaikan dan tidak dilaksanakan.Tegas-Nya,Allah tidak melihat rupa apakah cantik, jelek,kaya,miskin, pangkat,profesor,dosen,guru, tukang becak, Juragan, supir, nelayan, tukang batu,penyair,cerpenis,novelis, dramawan dan lain sebagainya,dan Allah SWT hanya tahu dan kenal serta sayang pada hamba-Nya yang beramal shaleha karena surga itu diwarisi bagi orang-orang yang beramal shaleha dan bukan diwarisi pada orang-orang yang bejat"....Jannah Urustumuha bimakuntum takmalun"(Qur'an).Marilah kita berlomba dalam amal dan tawakal kepada Allah, dan janganlah melalaikan kewajiban karena sibuk urusan dunia.

Kaum Muslimin dan Muslimat Rahimah Kumullah.
Jika ditanya : "Mau ke mana Aku?"Lantas dijawab :Allah SWT telah menetapkan dua tempat setelah kehidupan dunia berakhir, yaitu: Mau ke Surga atau mau ke neraka?Allah berfirman dalam Al-Qur'an " Barang siapa yang patuh kepada kami Allah dan Rasul-Nya,niscaya akan dimasukkan dalam Surga-Nya,Allah(Annisa 13), dan barang siapa yang tak patuh pada kami Allah dan Rasul-Nya,akan dimasukkan ke dalam neraka(Annisa 14).Jadi pilih yang mana?

Demikianlah tausiah singkat disampaikan pada kesempatan berbahagia ini, moga kita selalu mengingatkan diri kita masing-masing supaya jangan menjadi hamba Allah yang sangat merugi hidup di dunia fana ini.Makasih pada para permisah di tanah air, (pdlc/13/08/2016)





==TAK AKAN MERAJUT==
Karya :siamir marulafau


Senja tak akan merajut
Jika sinar membias dalam lara
Sepanjang malam tak sepi
Di kala gerimis tak merintik

Aku hanya membentangkan rindu
Terlipat di heningnya malam
Di kala rembulan berteriak
Cahayamu tergapai
Di saat kududuk menghening

sm/13/08/2016





==TAK AKAN TERABAIKAN==
Karya :siamir marulafau


Hidupku bagaikan pelangi
Di siang hari hanya membentangkan warna-warni
Meskipun aku bernyanyi dengan merdu
Suaraku tak akan kedengaran
Jika hidup tak berarti
Pada-Mu juga kuberdoa

Jika sujudku kubentangkan
Langit pun akan tersenyum
Bumi tak akan menjepit
Jika jasad bersemayam di tanah diam
Tulang belulangku pun tak akan merapuh
Jika perintah-Mu tak terabaikan
Sampai nafasku tak akan mendengung lagi

sm/13/08/2016




==WHY DO YOU HURT ME?==


You'll never find another like mine
Though you are traveling around the world for 80 days
Since the love i provide is a pure
And you'll not see me again even a single minute
Not because of anger
But it is a first lesson for you all
Then you might not do that again
If the woman like me be easily offended
Better I go so far away from
Because there is no an insect stings me anymore
Therefore, I go away so far from
If you swear by the name of God
My love will be coming soon
You might not find me anymore
I would like traveling by ship any where I like
Nobody forces me
Nobody forbids me till i die
That be a message urged till my longing fades away
Keeps this for a bitter lesson until the sea dries,my dear
That my love will say good bye with the tears coming down

sm/06/08/2016





==TAK AKAN LAYU LAGI==
Karya :siamir marulafau


Di kala panen berhati emas
Tak sehelai pun daun-daun layu sebelum berkembang

Di saat kelelahan mengukir harapan
Sinar mentari pun ikut tersenyum
Daunnya pun berkata :

Mengapa dikau tega memetikku?
Aku hanya mengambil sehelai daun dalam mengulas kasih tak setinggi benang
Sebelum jatuh di tanah gersang
Aku senantiasa menyiram daunmu sampai hijau
Di saat rembulan mengulas senyum
Tertanam dalam lara berbingkai kasih

sm/12/08/2016





==TAK AKAN LAYU LAGI==
Karya :siamir marulafau


Di kala panen berhati emas
Tak sehelai pun daun-daun layu sebelum berkembang

Di saat kelelahan mengukir harapan
Sinar mentari pun ikut tersenyum
Daunnya pun berkata :

Mengapa dikau tega memetikku?
Aku hanya mengambil sehelai daun dalam mengulas kasih tak setinggi benang
Sebelum jatuh di tanah gersang
Aku senantiasa menyiram daunmu sampai hijau
Di saat rembulan mengulas senyum
Tertanam dalam lara berbingkai kasih

sm/12/08/2016





==BILA BINTANG BERKELIP==
Karya :siamir marulafau


Aku sudah bersemayam dalam dirimu
Di kala rinduku tak menyepi lagi
Hanyalah rintihan kedengaran
Tertiup angin sepoi-sepoi
Hingga bulan pun tersenyum
Cahayanya pun tak redup
Bintang ikut mengerang dan berkelip
Di saat bulan purnama menerangi kasih
Tak akan sirna sepanjang zaman

sm/12/08/2016





WAJIB DIINGAT!


ADA BEBERAPA KARAKTER YANG HARUS DIMILIKI OLEH SEORANG PENYAIR,SBB :

1.PENYAIR BUKAN SEMBARANG ORANG
2.PENYAIR BUKAN PENGECUT DALAM MENGULAS KARYANYA,KHUSUSNYA YANG BERKAITAN POLITIK
3.PENYAIR MEMILIKI INTERPRETASI YANG TINGGI
4.PENYAIR MEMILIKI NALURI TAJAM,DAN IMAJINASI YANG TINGGI
5.PENYAIR MEMILIKI ILMU YANG TINGGI BERKAITAN DALAM PENULISAN PUISI DAN HARUS MENGUASAI BIDANG ILMU LAINNYA,SEPERTI : ILMU FILSAFAT,ILMU SOSIOLOGI,ILMU PSIKOLOGI,ILMU TEORI SASTRA,ILMU KRITIK SASTRA ,SEJARAH,DAN PENGUASAAN BAHASA SEBAGAI MEDIA DALAM PENULISAN KARYA SASTRA,DLL.
6.PENYAIR MEMILIKI SIKAP YANG RAMAH,DAN TAK SOMBONG
ATAU MERASA DIRINYA HEBAT
7.PENYAIR HARUS SABAR DAN TAHAN DIKRITIK,DAN TIDAK EMOSIONAL
8.PENYAIR HARUS AKTIF MENULIS

sm/20/08/2016>pdlc





== T E L U R ==
Karya :siamir marulafau


Aku bukan seekor ayam
Menetaskan telur-telur busuk
Busuk tak berguna bagi bangsa
Busuk tak berarti
Busuk bagaikan terorisme
Mengukir kemelaratan bagi umat
Pengkhianat bagi negara
Menghanguskan bumi pertiwi
Membakar harapan dengan bom
Meletus di berbagai daerah

...
Aku hanya menetaskan telur-telur
Membuat manusia segar sehat
Meskipun telurnya bergulir
Tak akan pecah
Menyiprak ke penjuru dunia
Tak berkiblat pada keyakinan
Tak akan tersesat sampai akhir zaman
Tak akan membuat kesengsaraan
Apakah naluriku benar?
Terserah...
Bagi pengamat

sm/20/08/2016





== TANGISAN DI BAWAH BENDERA ==
Karya :siamir marulafau


Jika benderamu tak naik
Tak perlu dikau menangis
Tapi hatimu telah terikat pada tali
Meskipun tak dapat ditarik
Tali hatimu terukir pada merahnya putih

Sepanjang upacara terbingkai
Tangisan dan jeritanmu tetesan air mataku
Di kala bendera merah putih tak layu
Menyelimuti harapan generasi

Rintihanmu mengulas dalam diriku
Sepanjang malam pun tak bisa tidur
Tapi semangat berkobar selalu
Hanyalah kekesalan membias dalam jiwaku

Mengapa talimu tak tertarik?
Aku tetap membisu
Kutunggu...
Tapi tak terjawab
Siapa salah?

sm/19/08/2016





==YOUR LOVE IS NOT IN THE DUSTBIN==


If you come in my heart
Never I throw you in the dustbin
For it is a memory of love
That be a flower of my lives

When you come to me like a lighting
I will fetch you in the moon
As long as it is a moonless night
And i say how great my love towards you

The love you express is not like green leaves
It sounds like a thunder storm
To make my body be cool
But not like a rainbow

I use to keep the voice of love
You have ever urged in my hope
As long as my breath is not out
That the nature of love be spelled

sm/19/08/2016,copyright





==NO OTHER WAYS==


No worried if the moon gives lighting
As long as His mercy does not fade away
Never I forget Him
For the bless provided
Since my holy soul comes from Him
I thank Him always days and nights
For I pray to Him for the success
And nobody helps me
Except Him from the heaven I dream
The dream be factual if I come near
And no comment to put me in hell I hate

sm/19/08/2016





== NO DIFFERENCE ==


Should this life be empty?
Never people think twice
If the mankind loves each other
How can a conflict be there existing
How can the death there be growing
Because of killing
Let them think twice until trice
Let them walk on the deserted land
And know how important the sun provides lightning

Only the thing i worry about is the sun
If there is no lightning
How can this world as well as life be bright
Life seems like growing leaves
Whereas the trees are the major thing that look like
For the justice they need
For equality is the basic
Though the man with different religion
With different culture
Are united in the same clay
That will make the prosperous
The lives will be peaceful
With no different humanity

Is it true what the poet says?
Where is the love?
Is the potential Governance giving love?
Is oppression given to them?
Are they cruel for every man?
Is humanity important to keep in mind?
Where is the solidarity?
Not only to speak up seriously
The factual responsibility be essential
Let them think trice...
If not,That this world and lives will be too dark
Because of weaknesses to care for
That must not be...
The lives needs humanity
And it needs love and solidarity

sm/18/08/2016





==A LIFE FOR JUSTICE==


Never i miss to think how cruel of the man is
Since this world is blamed always

But man is sometimes makes troublesome
If this world is mistaken

Why should be there creatures to run the lives?
Humanity is the key

Justice is the major thing to bring up
That this life seems so fair

If the mankind is not arrogant
There will be no conflict among

The pride is useless to run the lives
For this life looks like lightning

It will give lighting to make the night bright
With no necessary to oppress the poor

Where is the potential Governance to handle this?
Are the poor of all useless?

Let think trice
For this is a serious case

Because everybody has right to live in
So as to make the same equality

There will be no much different
The poor and the rich

They are the creatures with the same soul
Though with different color of skin

With the same breath
Before coming into the silent land

sm/18/08/2016,copyright





LAST MESSAGE


The night you sleep
Makes my dream achieved

For the rain is falling down heavily
Never i put off my longing

Since you are the soul of my body
Though i will be buried

The silent land is whispering
That my last message noted

Might not be put away
Now i am crying

Not for the moon
But for you and my dream

My longing is not for others
Only for the rose i am watering

And plant for the lives
For the sake of dream

sm/18/08/2016,copyright





==JANGAN BIMBANG==
Karya :siamir marulafau


Kehausanmu akan kusuhkan dengan bunga teratai di surga kelak
Sepanjang cintamu melilit sampai pinggang dan laramu memutus di Aras-Ku
Meskipun hanya bayangan cinta dan kasih dikau ukir pada 1/3 malam
Sujudmu akan menjadi pengaman dalam dirimu
Jika dikau tawakal pada-Ku

sm/17/08/2016





==DI USIA 71 TAHUN :APAKAH MERDEKA==
Karya:siamir marulafau


Aku hanya termenung di bawah tiang bendera
Lapar dan dahaga kutahankan
Sembari benderaku susah dinaikkan
Mengapa tak susah?
Beli beras pun payah
Cari kerjaan pun payah
Air minun saja pun kubeli
Berak dan kencing pun dibayar
Apalagi pajak...
harus bayar...
Jika tidak?
Hengkang dari bumi pertiwi ini
Hanya korupsi saja diperbesar
Benderaku bisa terkoyak-koyak
Tercabik-cabik karena tak kuat menaikannya
Susah,,,,,susaah,,,susah,,,
Rakyat pun ikut sengsara
Rakyatpun turut ditindas
Digilas...
Digasak
Digosok
Digesek
Apa arti hidupku
Tapi katanya merdeka?
Aku hanya mengingatkan
Usiaku 71 tahun sudah
Bakal masuk liang lahat
Apa yang yang kurasakan
Yang atas makin kaya
Yang bawah semakin dipijak
Dipukuli,diinjak-injak
Lahanku pun direbut tanpa pamit
Apakah aku harus sabar?
Tapi katanya merdeka
Itulah rintihan penyair dalam lingkaran cinta

sm/17/08/2016





== MERDEKA ==
Karya :siamir marulafau


Cintailah negara ini
Jangan hanya pandai menaiki bendera saja
Jangan hanya pandai melipat bendera saja
Jangan hanya pandai berbaris saja
Membawa bendera pusaka ke tiang bendera
Dikibarkan menuju tiang bendera
Bendera merah putih, lambang kebanggaan nasional
Bendera merah putih menjadi simbol keberanian dan kesucian
Bendera pusaka mewarnai pertumpahan darah
Memperjuangkan bangsa indonseia dari belenggu penjajahan
Tak akan gampang digapai
Jika tak ada perjuangan
Persatuan dari Sabang sampai Merauke
Indonesia tak akan merdeka
Indonesia tetap merdeka
Tetap merdeka...

Jangan dibiarkan kemerdekaan sirna ditelan derita
Rakyat berjuang sepenuhnya
Sampai tetesan darah mengalir dari hulu ke muara
Tak ada siang malam terpikirkan
Indonesia tetap merdeka
Bebas dari belenggu penjajahan
Resapilah perjuangan para pahlawan
Jangan dibiarkan negara ini hancur
Jangan dibiarkan rakyat menderita
Bersatulah dalam perjuangan, pengembangan
Berilah arti kemerdekaan sampai ke 71 tahun merdeka
Jangan mengkhianati negara dan bendera merah putih

Marilah tetap teguh dan bersatu dalam membangun bangsa dan negara :
Dengan kejujuran, keaktifan, kegigihan dalam membuat negara jaya,aman, bahagia
Bendera merah putih mengukir sejarah bangsa Indonesia dari tahun ke tahun
Indonesia tetap merdeka
Jangan dibiarkan bendera merah putih diinjak-injak
Agungkanlah bendera merah putih
Menjadi selendang pengikat keakraban setiap umat
Merdeka.....
Sekali merdeka tetap merdeka

sm/17/08/2016





== BANGSAKU ==
Karya : Siamir Marulafau


Aku hanya mengingat :
Kemerdekaan tergapai 17-08-1945
Mengukir suka duka
Meneteskan darah di bumi Tuhan
Sepertinya tahun berganti tahun
Usia pun berlanjut bagai roda berputar
Insan lahir di tahun 1945
Tertanam rasa haru
Di kala penjajahan berakhir sudah
Kesan terangkul pahit
Usiaku menggapai 71
Kemerdekaan kugapai tak akan sirna
Membuahkan generasi penerus handal
Apakah ada kesetiaan?
Bedera berkibar dari Sabang ke Merauke sampai ujung dunia
Mengangkat tangan kanan mengagungkan
Bendera pusaka tercinta
Bendera merah putih mengukir sejarah
Tak akan terlupakan dalam lara
Bagi segenap bangsa,negaraku negara RI

Merdeka...
sm/15/08/2016






== PANAS==
Karya :siamir marulafau


Aku tak sanggup lagi merangkul sinar pada pagi hari
Jika sinarnya hanya mengulas kepanasan
Sementara jasad panas bagaikan lahar gunung
Bila langit tak tergantung pada bumi
Hidup pun tak bagaikan benalu
Berjuang sampai ujung dunia
Akan kemana kemanusiaan dan harkat?
Berpikir sebelum meteor jatuh ke bumi

sm/15/08/2016




==BILA LANGIT MARAH==
Karya : Siamir Marulafau


Bila langit marah
Hujan pun turun deras
Petir menyambar
Akan hangus...

Mau ke mana berteduh?
Semua gersang
Tetesan air dari langit pun hanya sedikit
Bumi pun menjerit
Sepertinya angin tersenyum
Masih sabar...
Kuhempaskan semua makhluk bumi
Kutiupkan sampai ke lautan
Di sanalah kita berjumpa

Tak sabar lagi
Carilah bumimu
Mentari akan menghanguskan kehidupan
Bumi pun berputar dari rotasinya
Amarah-Nya bertiup dalam peringatan
Sujudlah semua
Dunia Kugoncang

sm/23/08/2016





YOUR SECRET IS IN MINE


The secret of your tears is in my heart
Difficult to avoid in lives
Since it is inspired me to think days and nights
And I share to keep in mind
From now and then I am used to remembering
Because it looks like a river and flows up to the bay
Whereas the secret be concealed
Nobody knows except you and me
For further life be kept
Never I say good bye at the end

sm/23/08/2016





==THE POOR AND THE RICH==


It was drizzling
To feel cool
I am unable to cover
I write a poem
For i have no blanket
How can i stand still
No food
No drink
I am a poor
My poem has not yet finished
The lines of poem are saying :
The poor and the rich
It is so different
And the racism is also the same
Different, different
Where should i go?
Should i report to the governance?
Is it possible?
Let me think first
It was tire to do so
Because no voice of them
They don't care for
Since i am the poor
But no money to pay
That the voice be noticed
Only crying to soothe my nerve
That the lives is cruel
And has no meaning
It is really absurd
But no suicide
Since the tree i saw has leaves
With a hope to run
Before coming into the silent land

sm/23/08/2016,copyright





KRITIK SIAMIR MARULAFAU PADA PUISI MS Sang muham
KERING DIJALAN BUNTU
Karya MS Sang muham


Cintaku mengering di lajur pasrah
entah bagaimana lagi harus bersusah payah
duduk salah berdiri pun salah

Jauh sebelum jejak mengakar
hati nurani kerap terbakar
langit berkabar berita tersiar

Takdir dan nasib adalah kata penutup sejuta tanya
babak per babak dirangkai manusia
tak sangka begini akhir cerita pengabdian anak desa
kering di jalan buntu menggelepar tak berdaya

�#�Billymoonistanaku�, Seninmalam, Agts 22/2016 = 22:02 wib

Penyair kita ini adalah selalu aktif dalam penulisan puisi di berbagai grup, dan ternyata banyak puisi yang ditulisnya mengandung makna yang sangat mendalam.Salah satu puisi yang ditulis penyair ini bertajuk "KERING DIJALAN BUNTU".

Jika kita memperhatikan judul puisi ini sangat menarik dan akan sesuai dengan tema maupun dalam pemilihan kata(diksi) meskipun puisi ini ditulis 10 baris dengan pemenggalan 3 bagian tapi ternyata penyair terikat pada konvensi lama.Dengan pengertian bahwa setiap baris puisi memiliki sajak yang berbeda-beda.Hal ini,terlihat pada alinia pertama bersajak : a, a , a sbb:

"Cintaku mengering di jalur pasrah
entah bagaimana lagi bersusah payah
duduk salah berdiri pun salah"

Dan di alinia 2 ternyata setiap baris puisi juga mempunyai sajak yang sama : b, b, b, sbb :

"Jauh sebelum jejak mengakar
hati nurani kerap terbakar
langit berkabar berita tersiar"

Dan begitu juga pada alinia ke 3,penyair menulis puisinya bersajak c, c, c, c,sbb:

Takdir dan nasib adalah kata penutup sejuta tanya
babak per babak dirangkai manusia
tak sangka begini akhir cerita pengabdian anak desa
kering di jalan buntu menggelepar tak berdaya"

Terlihat bahwa dari segi penulisan terstruktur dengan mempergunakan bahasa Indonesia yang sederhana tapi mengandung makna yang dalam di mana sang penyair memberikan ulasan tentang kisah cinta dalam hidup yang dialaminya dan amat KERING dan tetap bersabar dan pasrah dalam menghadapi kepahitan hidup.Kepahitan dialami oleh penyair juga dicetuskan dalam baris kedua, alinia 1, yaitu masih bertanya-tanya, apakah perjuangan dalam hidup ini berhasil atau tidak? Terserah dengan uungkpana gaya bahasa dan metafora yang indah.

Kelihatan bahwa di alinia ke 2,penyair lebih jauh memberikan ilustrasi dan penjelasan tentang kehidupan sebelumnya bahwa sang penyair memiliki perencanaan yang sangat mantaap dan berakar bagaikan pohon untuk tumbuh dan kokoh dalam kehidupan,dan berkobar selalu dalam luapan kegigihan yang tersiar di publik dalam hal perjuangan untuk hidup.

Di alinia yang ke 3, sang penyair tak akan lupa bahwasanya sesuatu yang direncanakan dan dibuat manusia itu adalah tergantung pada TAQDIR dan NASIB.Nasib juga berperan dalam menyimpulkan usaha manusia di dunia.Hal seperti ini adalah kehendak TUHAN dan hanyalah TUHAN yang tahu dengan kata lain bahwa "Manusia merancang Tuhan yang menentukan".Itulah perjuangan CINTA akan kehidupan dialami dalam pengabdian pada negara,dan sebagai jabatan apa pun harus diterima tapi tak luput dari perjuangan, taqdir, nasib yang sama sekali tak disangka pada akhirnya.Di akhir baris puisi, penyair mengaku atau kemungkinan dia adalah seorang anak desa yang berstatus tak mampu atau berasal dari keluarga miskin dan ingin berjuang untuk hidup demi masa depan.Meskipun dia berhasil pada usia muda tapi pada akhirnya, dia terbentur dan tak ada jalan lain lagi untuk berjuang dan semuanya tertutup (KERING).Misalnya pada hari tuanya, tak akan ada lagi harapan dan pasrah, terkapar dan tak berdaya.

Penilaian puisi : Puisi ini sangat memberikan gambaran yang baik bagi pemuda, khususnya guna memperbaiki langkah-langkah kehidupan pada masa depan supaya tahu bahwa kehidupan itu tak selalu lurus dan pasti ada liku-likunya.Untuk itu, meskipun selalu sabar dan tabah menghadapi sesuatunya dalam hidup tapi wajib dicintai.Cinta itu adalah kehidupan dan bukan hanya cinta pada seorang gadis saja.Itulah tajuk puisi yang ditulis oleh penyair "KERING DIJALAN BUNTU">Seharusnya ditulis "KERING DI JALAN BUNTU".Apresiasi puisi ini singkat dan mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengungkapan tapi sebagai seorang pembaca berusaha mengungkapkan makna tersirat di balik yang tersurat supaya permirsa di tanah air mengerti apa yang dikatakan oleh penyair kita ini.

Maksih,pdlc/23/08/2016.Bujur Kam





OPINI DALAM ILMU SASTRA DAN TERJEMAHAN :
Oleh :siamir marulafau


Wajib diingat! Bagi para penerjemah puisi dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan sebaliknya bahwa meskipun terjemahan puisi sudah tercapai ke bahasa sasaran tapi itu hanya sekedar mengetahui makna sementara dikhwatirkan bahwa seni puitis puisi terjemahan tersebut berkurang disebabkan karena bahasa puisi yang ditulis seorang penyair dalam bahasa inggris atau bahasa Indosesia ( bahasa asal) akan tidak sama dengan bahasa sasaran (bahasa indonesia) dan sebaliknya karena bahasa adalah bahagian budaya setiap suku bangsa dan memiliki karakter sifat kebahasaan,dan budaya yang berbeda

.(pdlc/22/08/2016)




A CRITICAL OPINION Of siamir marulafau toward a poem by Gina Ancheta Augsaulio,entitled "You and I".

You And I

It´s a love from the beginning
That creates a world of imagination
Expresses words into poetry
Which has been turned into lyrics
That given a tune into the music
As song of love to the universe
That lend us wings to fly
A wonderful world to live
As the love of life
Just like You and I.

(c)gina27Feb2015

DISCUSSION AND ANALYSIS :

This poem is short but it has a deep meaning and illustrates a romantic love.The poet writes this poem consists of 10 lines, and every line has a real meaning, which supports about telling love.It is a right of someone whether she or he is a poet telling about love since the love is something that spontaneously comes and over flows of deep feeling of someone.

The topic of this poem is "You And I" seems to be a simple one to express how deep of love expressed and the poet spontaneously says
that she has ever been falling in love with someone before or something she loves being living in this world ,and starts from the beginning and states the love she has is like the love owned by someone.Shortly, the poet constantly gives an illustration about human beings living in this universe are just the same to love .This expression can be seen in the first line as
:
"It's a love from the beginning"

Since the poet was in love, she further explains that the love she possesses is really put in mind and though the love created through imagination and sometimes it will be a true love as what she
says in the line : "That creates a world of imagination".In this analysis this poem becomes a good work that makes interested to read because of having related to writing poetry.It is right for the poet to say so for the poems are mostly talking about "LOVE', as what is said in line 3, and 4 :

"Expresses words into poetry"
"Which has been turned into lyric"

In these lines are said that she is a real poet and expresses the love into poetry as" the arts of a poem or a poet"(Hornby :642)The poet uses the very simple language to say until the reader becomes interested to look up and to read every line of the poem.Not only to describe into the lyric but also turns to be a song, whereas the poet also likes to sing a song as elaborated in 5,and 6 as :

"That given a tune into the music"
"A song of love to the universe"

It is clearly stated that the poet sings a love song which shows to the public how great love she owns in life that can not be separated, anyhow since the love is the flowers of lives, and it is a must to posses as a complete human beings. The poet also suggests to lend the wings whether it is the wing of a bird or a plane as stated in the line :
"That lend us wing to fly", which has a deep meaning to express that the poet is really serious to state about LOVE,whereas the love has a real value to mankind,which may not be considered as the useless thing and should be given the meaning.If the love possessed by man and shows that this world is really wonderful because of its deep meaning as well as the love is achieved means :You and I can fly as far as we can t and search for the love till the edge of the world.That's a great exaggerated words to urge that inspired to state in a figure of speech in writing poem, something like a 'Hyperbole',and the poet states in the last lines(lines :8,9 and 10) that :

"A wonderful to live"
" As the love of life"
"Just like You and I"

The last lines of this poem seem so beautiful to state because when the man is in love to everything she or he loves like the poet and someone(You) means that the life is full of meaning and so wonderful to run the lives.The statement of love is a must for human beings :"As the love of life" means that nature of the world as well as the nature of love are really in the love of man, which may not be regarded useless, and we have to love them, not only to love man but also universe.Philosophically,the poet suggests and says that man should love others, something like other things around us.

Having analyzed and appreciated this short poem,i come to a conclusion that the poet is really in love of what she feels and sees in life as what other feels and see so.This poem is good but short to keep in mind as a good lesson for us as readers in order that what is said will be a good portrayal though a literary work like a poem is sometimes not real.
On behalf of this occasion, concerning analysis and appreciation,i would like to be apologized if there is a mistake for not being perfect since i am still green in it.

sm/27/08/2016





== SIULAN ==
Karya : Siamir Marulafau

Siulan dikau suguhkan menggetarkan bumi
Hampir semua makhluk tertegun
Di kala rahasia tertanam sedalam lautan
Aku hanya membendung rasa suka
Apakah suaranya menderu atau tidak?

Aku pasrah
Akan kuintai lagi
Suaranya membuat hatiku terpesona
Yang tak akan sama sebelumnya
Biarkan nafasku tersendat
Selagi siulan memikat kasih
Seiring persahabatan tak renggang lagi
Sampai tersirat dalam syair puitis

sm/25/08/2016





==SEBELUM SENJA MEMUDAR ==
Karya: Siamir Marulafau


Membiaskan sinar-sinar di celah pohon kehidupan
Menggapai rido-Mu di kala shalat duha
Sebelum senja pudar

Di tanah tak bersuluh tak akan ada pengampunan
Jasad pasrah ...
Jeritan mendesah
Bumi menangis mendengar

sm/26/08/2016





== THE DEATH ==


In my twilight i come to say
That the age be more less
The pleasure is just the same
How can I come back to young age?
Is it possible?
Years by years my age is not as same as before
To trace back as before be unknown
Since my breath is not like green leaves
It has been dried for so long
As long as my existence being living in
This life might not be praised
Yet it is not eternal
Though it looks like a rainbow
And it looks like a bubble blows up in the air
While children are chasing to grasp
But it breaks down
That is known when the final lives be ended
Never the death be avoided
That is the final door to run
And nobody knows when it comes
All of sudden will be mysterious
Amazing, amazing
No one can get rid off from the sudden death
Because of its mystery
As we think it is not fair
That the destiny should be faced

sm/24/08/2016





== BACALAH==
Karya :siamir marulafau


JIKA MEMBACA PUISIKU
AKAN TERTEGUN SEKETIKA
MENGAPA DAN ADA APA?
DI SANA ADA PUJANGGA
PENYAIR DI SUMUT,SUMATERA BARAT
OMPUNG LENTERA LELA DJINGGA
SYARIFUDIN ARIFIN DUA,DKK
PENYAIR DALAM LINGKARAN CINTA
HANYA MENGUKIR BARIS-BARIS SAJAK
BERMAKNA DARI ZAMAN KE ZAMAN
BERNUANSA DI BUMI PERTIWI TERCINTA
MEMBIAS DALAM SETIAP LARA
ANTI BAGI TERORISME
APA KUKATA?
AKAN BENAR,TIADA TARA
MENGUPAS KEHIDUPAN
KEHIDUPAN KACAU
BUKAN SEMBARANG KASAR DALAM UCAPAN
MENGGUGAH HATI INSAN BERJUANG
TERORIS PENGKHIANAT
PENYAIR BERSENANDUNG
BERSENANDUNG DENGAN SYAIR
MENGGEMA DI UDARA TUHAN
MOGA DUNIA TERCINTA AMAN SENTOSA
TAK AKAN MENGUPAT DALAM IMPIAN
MOGA CITA DAN HARAPAN TERWUJUD
DI KALA POHON TAK AKAN TUMBANG
DAUN-DAUN AKAN MENYANYI
BERBARIS DARI HILIR KE HULU SAMPAI KE MUARA
ITULAH PENGHARAPAN...
AKAN DICETUSKAN DALAM BARIS-BARIS
SYAIR DEMI SYAIR AKAN BERCERITA
CERITAMU SUNGGUH MENYEDIHKAN
PARA KORBAN BOM TAK TERDUGA
MEMBUAT DUNIA KEHIDUPAN TAK AMAN
HENGKANGLAH DI BUMI KUCINTA
BAGI MANUSIA TAK BERTANGGUNGJAWAB

sm/24/08/2016





BACALAH==
Karya :siamir marulafau



JIKA MEMBACA PUISIKU
AKAN TERTEGUN SEKETIKA
MENGAPA DAN ADA APA?
DI SANA ADA PUJANGGA
PENYAIR DI SUMUT,SUMATERA BARAT
OMPUNG LENTERA LELA DJINGGA
SYARIFUDIN ARIFIN DUA,DKK
PENYAIR DALAM LINGKARAN CINTA
HANYA MENGUKIR BARIS-BARIS SAJAK
BERMAKNA DARI ZAMAN KE ZAMAN
BERNUANSA DI BUMI PERTIWI TERCINTA
MEMBIAS DALAM SETIAP LARA
ANTI BAGI TERORISME
APA KUKATA?
AKAN BENAR,TIADA TARA
MENGUPAS KEHIDUPAN
KEHIDUPAN KACAU
BUKAN SEMBARANG KASAR DALAM UCAPAN
MENGGUGAH HATI INSAN BERJUANG
TERORIS PENGKHIANAT
PENYAIR BERSENANDUNG
BERSENANDUNG DENGAN SYAIR
MENGGEMA DI UDARA TUHAN
MOGA DUNIA TERCINTA AMAN SENTOSA
TAK AKAN MENGUPAT DALAM IMPIAN
MOGA CITA DAN HARAPAN TERWUJUD
DI KALA POHON TAK AKAN TUMBANG
DAUN-DAUN AKAN MENYANYI
BERBARIS DARI HILIR KE HULU SAMPAI KE MUARA
ITULAH PENGHARAPAN...
AKAN DICETUSKAN DALAM BARIS-BARIS
SYAIR DEMI SYAIR AKAN BERCERITA
CERITAMU SUNGGUH MENYEDIHKAN
PARA KORBAN BOM TAK TERDUGA
MEMBUAT DUNIA KEHIDUPAN TAK AMAN
HENGKANGLAH DI BUMI KUCINTA
BAGI MANUSIA TAK BERTANGGUNGJAWAB


sm/24/08/2016





== MY MORNING ==

My morning is bright
Till mid day no rain
My feeling is calm
Since there is no foggy at all
That this world seems to smile
And I walk on the road to gaze
Where all the leaves are singing
And saying how this world will be
My horse stops for a while
For I am walking near the lake
From the distance is being heard
That this world is screaming
Because of cruelty
The mankind needs help
But nobody cares

Where should I come to report?
Is there potential way found?
Where is human solidarity?
Only to talk is too much
No ways to handle at all
If I were a bird
I would give my wing to fly
And settle all the cases
It is difficult to count
But I stop saying
For I burst out of not laughing
It is important to keep in
So as to be...
That humanity needs peace
For the lives will be in peace

sm/24/08/2016,copyright




== BURUNG MERPATI ==
Karya : siamir marulafau


Burung merpati
Burung piaraan sejati
Tak akan mau menyakiti
Karena tak disakiti

Jika majikan menyakiti
Tak akan pulang sampai pagi
Berhati-hatilah dengan janji
Karena mengikat leher sampai mati

Jika janji tak ditepati
Korupsi semakin menjadi
Hanguslah bumi pertiwi
Rokok pun harganya meninggi

Asap-asap pun tak ada di kota kami
Hanya api membakar hati
Karena selalu makan hati
Melihat prilaku pejabat kami

sm/30/08/2016





==TIKUS==
karya : siamir marulafau


Aku bukan tikus kelaparan
Padi-padi mengunig di sawah-sawah kusantap
Sepanjang dunia kuhirup
Berudara segar
Air parit pun kuminum
Sisa makanan di tong sampah pun kulahap
Ketimbang mengemis
Mengulurkan tangan kiri kanan untuk sesuap nasi
Mengharap posisi dan kursi di ruangan dingin
Aku tak tergiur
Tak akan kuangkat telor
Memuji-muji dikau baik dan sukses
Semut pun menjalar ke atas pohon untuk berlindung
Mengorek lubang ke sana sini
Setapak perut kosong terisi dengan gula manis

sm/29/08/2016





==DI MALAM KEAKRABAN==
Karya : siamir marulafau


Malam terukir musik
Kabut-kabut menghilang
Angin sepoi-sepoi menghembus
Lara tersanjung
Cahaya rembulan menampakan wajah
Di kala syair membahana
Sepertinya malam terusir duka
Rasa pesimis sirna
Harapan membangun USU berbayang, nyata
Akreditasi meningkat
Optimis mengurai keyakinan
Usaha insan jaya tetap
Rektor mulia
Dies natalis ke-64
Mengukir persatuan
USU bahagia
Keakraban menyatu bagaikan daun-daun dengan ranting
Tak akan terpisahkan
USU akan tetap jaya berkembang

Sm/20/08/2016

Kumpulan Puisi Aulia Zack Lee - MAHARAJA CINTA


MAHARAJA CINTA


Aku lelah menghamba kepada cinta
Yang sering kali mengalahkan logikaku sebagai hamba
Semestinya cinta itu bisa lebih membuatku percaya
Ada yang kuasa yang menganugrahkanya sebagai kenikmatan sempurna
Bukan hanya sebentuk keegoisan
Yang menjadikan cinta lebih mulia dari sang pencipta
Apakah kita berfikir cinta itu apa?
Dan siapa yang menjadikan seluruh cinta
Mengapa kita lebih takut kehilangan cinta
Tanpa berfikir sang pencipta mahadiraja dari cinta
Dan dia mampu dengan sekejap mata
Menjadikan seluruh cinta menjadi sebuah luka
Dan juga sebaliknya ....!!!

Sumpiuh 02 AGUSTUS 2016
24ck




SEPENGGAL PILU


Sepertinya aku telah kehilangan cintaku
Ketika dahulu kuputuskan untuk mencintaimu
Dan rasa cintaku yang dulu kumiliki padamu
Tak lagi dapat kutemukan diantara sisa waktu yang berlalu
Karna bagaimanapun aku berusaha untuk mencintai selainmu
Rasa cinta itu tak pernah bisa mengganti cintaku padamu
Meski berulang kali kuyakinkan pada hatiku jika yang lalu pasti berlalu
Namun rasa kehilanganku padamu tak pernah mampu terganti, meski ada kisah lain yang bermain dalam lembaran baruku
Apa mungkin karna cintaku padamu terlalu lama mempermainkan waktu?
Atau aku memang telah terlanjur terkubur diantara seluruh pesonamu
Hingga tanpa sadar aku telah mati dalam kehidupanku

KEBUMEN 05 AGUSTUS 2016
24ck






PUJA JINGGA

Jingga
Kini kau telah sempurna menjadi senja
Biasmu yang kujadikan makna
Sepertinya kini telah ada di antara surga
Jingga
Aku tak percaya
Kau telah menjadi cerita
Yang kukenang sebagai masa
Dan aku senantiasa ingin tetap bersamamu menuju sorga
Jingga
Bintang Kejora kini telah menjelma
Mungkinkah itu kamu ....?
Yang tersenyum menatapku dari indahnya surga
Karena aku tak sanggup menatapmu
Dengan mata terbuka
Mungkin akan lebih sempurna jika kuputihkan tulang dan mata!

Denpasar 18 Mey 2013
24ck






TAK TERBACA


Jika jatuh cinta semudah yang kau kira
Mungkin aku tak perlu meratap lara
Demi cinta yang dulu kupunya
Yang kini hanya tinggal cerita
Dan aku tak perlu merubah segalanya
Agar aku tetap bisa dianggap manusia dengan segala realitanya
Butuh dicinta, mencinta, dan berharap bisa rasakan kembali bahagia seutuhnya
Jika melupakan luka
Sama halnya mengemas sebuah cerita
Mungkin telah banyak sekali lembar lembar tanpa sisa
Yang bisa menceritakan apa yang kurasa
Tentang luka
Kau tahu
Aku hanya berusaha menikmati waktu
Sebelum apa yang pernah kutunjukan padamu sebagai mimpiku
Terwujud disatu waktu
Mungkin aku butuh buta, tuli dan bisu
Meski kuyakin menyakitimu

Kebumen 10 AGUSTUS 2016
24ck




SEPENGGAL ASA DALAM KENANGAN

Selalu saja harus kunikmati senyum itu
Senyum yang senantiasa mengingatkanku
Bahwasanya semua telah berlalu
Pahit memang
Tapi memang seperti itulah kenyataan
Sedapat mungkin aku harus meyakinkan pada perasaanku
Indah itu, ada pada sepenggal kenangan
Entah
Apakah esok masih ada kejutan-kejutan yang menakjubkan
Sesuatu yang sering di sebut keajaiban tuhan
Semoga pada suatu waktu
Kita bisa bersama dalam sebuah suasana
Dinana kita satu dalam kenyataan
Merajut esok menyemai menuai harapan

KEBUMEN 19 AGUSTUS 2016
24ck




PUISI MATI

Puisiku bertemu mati
Aksaranya terlalu keras membentur kenyataan
Dan lembar lembarnya terobek ironi
Denyut nadinya melemah
Seiring waktu yang mencemburui jengah
Puisiku dibunuh lagi
Oleh cinta yang berwajah ayu
Dari waktu yang mulai sayu
Puisiku mati
Tanpa arti
Tanpa janji

Bogangin sumpiuh 15 AGUSTUS 2016
24ck




LAGU RINDU PENGHUJUNG WAKTU

Dan tak ada alasan apapun untuk aku membencimu
Karna seluruh kisah yang kurangkum diantara detak nafasku
Masih kau miliki sebagai desah nafasmu
Dan bagaimana aku akan mampu melupaknanmu
Jika tiap mata ini terbuka dari seluruh mimpi yang kulewati
Masih ada dirimu
Masih tentangmu
Dan aku tak peduli apakah yang kuasa akan mempertemukanmu denganku disisi waktu
Atau bahkan waktu terlanjur merampas nafasku dan kita tak miliki lagi waktu untuk bertemu
Cintaku akan tetap menjadi lagu
Yang akan di senandungkan oleh sang bayu
Dan kau hanya butuh menarik nafasmu
Agar seluruh lagu rindu itu
Merasuk kedalam rongga dadamu
Dan kau tau
Aku merindukanmu dari sebuah ruang yang dipisahkan waktu

Kebumen 17 AGUSTUS 2016
24ck




LEMBAR TERSISA


Dan diantara lembar waktu yang berlalu
Aku hanya mampu menyisakan pilu dalam hidupku
Jujur aku tak mampu
Untuk merangkai aksaraku
Dalam sebentuk puja rayu
Sebab
Aku terlalu lama menjadikan luka sebagai cerita yang semakin lama
Semakin membuatku percaya
Jika bahagia itu hanya sebuah cerita
Yang nampak begitu indah
Takala ada seseorang yang menceritakanya
Namun ketika dijalani
Itu semua tak seindah yang kita dengar apalagi perihal cinta
Yah, sepertinya aku harus bisa
Merangkai tiap alinea hingga pada suatu ketika
Ada sebuah kisah sepadan
Yang bisa juga membuatku merasa
Akupun mampu merajut kisah
Yang bisa kurasa lebih indah
Dari sekedar kisah yang kemarin kubaca

Sumpiuh 28 agustus 2016
24ck






SEBUAH TITIK TANPA KOMA


Titik pilu itu hanya ada dalam perasaanmu
Yang senantiasa mendramatisir perasaan
Hingga seolah yang kau rasakan itu
Satu hal yang begitu menyakitkan
Tanpa pernah berfikir jika apa yang engkau rasakan
Tak hanya dirimu yang pernah merasakannya
Karna bagaimanapun juga
Semua rasa itu sama
Sesuatu yang sakit kau rasa
Itu juga rasa sakit pula, buatku, dia , kita juga mereka
Begitupun sebaliknya
Mungkin akan lebih dewasa
Jika seandainya apapun yang kita temukan itu kita terima
Tanpa berfikir bagaimana harus menjalaninya
Karna hidup itu bukan hanya berfikir
Tapi bagaimana kita bisa menjalaninya

Bogangin 26 AGUSTUS 2016
24ck

Kumpulan Puisi Urs Meliala _ TEPIAN


Tepian


Horizontal berpagar portal, berambu adab dan kepantasan
Vertikal dilingkup awan, sedia badai kemustahilan
Menghirup angin, kenyangkan candu keterlanjuran
Melukis helai, maknai arif yang menjuntai
Aku merdeka puan
Penjaraku samudera cahaya
Aku takjub puan
Hibaku gilang percaya

Ceritera suara swipoa
Ditepian nyata dan maya

FnNf.03-08-2016


-------------------------------


Sedianya jamah aksara yang secuma rimah, pengganti lilin bersekedar panggang bongkah dingin agar terpapar menjadi uap, hingga gigil beranjak

FnNf.hariku


-------------------------------


Memujuk setengah sayap, mengepak tegarkan pijak
Cukuplah mimpi memilin lembaran lembab
Bisaku malu puan
01-08-2016




Masih


Padahal terus saja
aku dikatakan bodoh
ketika potret menasihatiku,
dan berkata jujur,
tentang lututku yang lemah
Tetapi musim hujan kali ini
justru membelamu,
dengan sejuta dingin
Hingga kian erat,
balutan syal ungu,
yang kurajut dengan utas senyummu
Bahkan ketika kopi pagi ku
seolah terkontaminasi
oleh derai aksaramu,
yang berotasi
diberanda penatku

FnNf.11/08/2016




Angsana

Sejuk damai janji naungan
Obat dahaga sengat surya
Ketika engkau berbunga
Mataku purna lupa, engkau angsana

FnNf.09-07-2016





Harus beli


Ibu; entah siapa yang memulakan namamu pertiwi
Hingga; putera puteri telah rela mati
Elok bestari, kaya tiada terperi
Ternyata; itu hal terpaling untuk rela kini

Lalu, nurani mati bertransaksi
Korsa dibeli dengan lahan nasi,
lalu dijual dengan recehan dipinggir jalan

Pedagang upeti berlapak instansi,
menjual duri pada pribumi
Memaksa mandiri dengan iuran untuk sakit; sendiri
Berbaik hati dengan beras mulia, berlabel miskin
Dan beralibi subsidi pada pencucian upeti

Ibu; engkau pastinya pertiwi
Meski tanah, air, harus beli

FnNf.16/08/2016





Biar


Seandainya engkau malam; biarkan kupesan sejuta embun
Atau bila engkau hujan; jangan gigilku genangi mata
Biarkan percaya bicara; tanpa podium dan pemirsa
Asal lentera menyala; bersumbu tatapmu puan juwita

FnNf,20-08-2016





Martabak

Sepertinya engkau kian terbahak, jika isi kantong plastik ini dibubuhi kacang dan coklat
Tetapi mengapa justru aku tersedak, setiap kali seduhan kopimu tinggalkan bercak
Apakah ini kau anggap kocak, setelah setiap lembar tisu berwarna merah
Padahal hujan enggan beranjak, ketika setiap warna menggugah

FnNf.20-08-2016




Arang


Kemarin sekali, kubentang arang
Dipermukaan telaga cundang
Biar menguap terbang
Direngkuh langit petang
Bukan untuk warnai awan
Atau racuni semilir dendang
Sungguh berharap menjadi hujan
Padamkan bara berapi kenang

FnNf.27-08-2016

Selasa, 02 Agustus 2016

Kumpulan Puisi Rizky - AYAH


Mengeluh........ menangis.........menyesal.........itulah yg ayah bisa 3anakku............mengadu......memohon pertolongan allah............hanya itu yang ayah bisa 3anaku..........manusia takkan mampu menolong......manusia cuma bisa berguman.........nah......nih.......loe........... Tak ada niat ayah memisahkan........memutuskan........hubungan 3ankku dengan ibu mu.........ibu mu seakan malu.......takut.....kalau ia telah memiliki 3ank.......ayah........tehah sabar.......ibumu 1 th lebih pergi.......datang.......mengaku........istri....ayah........pergi........pergi......tak kembali.......lagi.........ini fb ibu mu.....nila.......nila wati........vitha nila.nila vitha.......manusia takkan bisa menyadarkan ibu mu yg bisa hanya allah...........3ankku........


-----------------------------------------


Tersenyumlah..........tertawalah.............menangislah............sesuka hati mu ayah........... Beruntung ayah dan sangat beruntung..............ayah bisa tersenyum,awa,menangis bersama 3ank ayah....... Ayah bersukur allah masih sayang ayah "insyaallah". Dia disana belum tentu bahkan tidak bisa seperti ayah disini tertawa,menangis, tersenyum bersama 3ank ayah........ Terulah........bersukurlah........ambil hikmah semu ini ayah..........semakin ayah berserah diri pada allah semakin lapang hati ayah........semakin sering ayah istigfar...........jadi semakin ayah sadar.........


-------------------------------------------


Ayah.............
Ku tahu kau sedang terluka.......
Jangan kau tunjukan luka mu.........
Ayah............
Ku tahu kau merasa kesepian seorang diri.......
Aku 3ankamu menemani .......
Ayah............
Ku tahu kau mersa berat memikul beban seorang diri.......aku 3anakmu yang memikul beban lebih berat ...........
Ayah.........
Ku tau semua.........apa yang ayah pikirkan.......tapi ayah........aku saudara2 ku anak2 ayah berlomba,........mengalah......meminta...........memohon...........untuk terlahir kedunia ini hanya ingin bersoimpu memohon doa dan restu ibuku.......ternyata tak nampak kasih sayang ibu ku..........mengapa......surga ditelapak kaki ibu........bukan kaki ayaH........?.


===================================



"3anaku ku"


Dalam diam hati berkata
"Mengapa jadi begini"
Dalam tawa hati menyapa "ingat anak mu ada 3"
Saat makan hati berbisik
"Makan tidak 3 anak ku"
Ingin mencari pengganti istri Hati mengingatkan" ibunya saja tak sayang bagai mana wanita lain"
Haruskah hati berlawanan dengan ingin ku
Haruskah aku menyerah pada nasib
Haruskah ku berlari dan menjerit
(Yaa allah kumohon pertolongan mu
Jauhkan setan yg mengganggu aku
Anak ku ayah selalu bersama mu" dan allah menjaga mu...........3anakku amiin....




3 ankku


Lelah sudah langkah ayah tuk melangkah seakan tak mampu ayah tuk berjalan
Seakan rapuh sudah semua tulang ayah karna berat beban yg ayah pikul karna dosa ayah
3 ankku
Lelah sudah mata ayah untuk melihat,memandang,membaca karna terlalu banyak air mata yang ayah tumpahkan karna dosa ayah
3 ank ku
Tak mampu lagi jiwa ini tuk bepikir kemana arah dan tujuan allah berikan kepada ayah
3 ank ku
Ayah tak pernah tahu isyarat apa bertanda tuk ayah
3 ank ku
Jikalau pendek umur ayah......jikalau sang kuasa mengambil ayah kembali
Ingat nak pesan ayah........seburuk apapun sifat mama mu.................jangan pernah kau membenci mama mu karna surga mu ada pada mama mu dan ingat 3 ank ku sholat jangan pernah kamu tinggalkan jujur dan ringan tangan kemana dan dimana pun 3 ank ku berada





Ayah..............


Jangan kau menipu hati mu.....
Jangan kau tutupi gelisah mu..............
Jangan kau putar putarkan kata hati mu...........
Aku 3ank mu dan publik pun mengerti dibalik kebencian mu.............dibalik kekecewaan mu............dibalik semua goresan tinta hitam mu........
Engkau masih ada rasa.......terhadap mama.......karna dia pernah mengisi hari2 ayah..................
.teruskanlah ayah.........3ank mu sangat mengerti........ayah hanya mengisi kekosongan hati ayah........bukan mencari simpati darinya........dan bukan juga mencari simpati pembaca..........
Ku sangat tahu apa mau ayah........
Rindu..........kangen...........ingin............memiliki pengganti mama 3ank mu dan pendamping hidup ayah hingga menutup mata.......


----------------------


Ku ingin lupakan semua tentang kita......
Namun ku tak mampu berlari jauh.........
3ank kita selalu membayangi wajah mu menangis.........
,tersenyum...........
,tertawa..............
,marah............
Apakah ku mampu lari dari kenyataan ini.......haruskah aku membenci mu.........lari..membenci mu.......aku sayang dan bahagia dengan dengan buah hati kita......
Kamu mampu berlari jauh dan melupakan aku karna kamu mamapu meninggalkan 3ank kita
Walau kau berlari......terus berlari kamu tak kan pernah mampu berlari dari allah.....
Allah maha melihat....maha mendengar......maha adil......maha bijaksana......amin......amin.......




=mengapa harus terjadi=

Senyum itu tlah pudar
canda tawa tlah menghilang
karna luapan emosi sesaat
goresan sesal nampak diraut wajah....
pupus sudah semua harapan
cinta dan cinta tinggal cerita
penyesalan jadi seiring sejalan
umpat kata dalam hati "mengapa harus terjadi"
ingin menghindar sudah tak mampu....
Ingin membenci sudah tak bisa....
Ingin berteriak....sudah tak bersuara....
Ingin menangis, air mata sudah menering...
Tapi kumasih bisa dan sangat yakin ku mampu membangun kembali cintaku pada mu meski cuma dalam hayal ku....bila kau hadir dalam hidup ku....





Emak
seperti biasa ku mengadu
memita doa untuk anak mu
meringan kan beban derita hidup
yang tak akan ada akhirnya
emak
jalan setapak yang ku lalui
menanjak menurun dan berkelok.....menggendong 3 cucu emak dipundakku....tak ada emak yang menuntun langkah ini...
Emak
andai emak mendengar rintihan ratapan anak mu.....
Ku mohon panjatkan doa untuk anak dan 3cucu mu ini
kembalikan istri ku ibu 3anakku
atau berikan aku gantinya yg lebih segalanya dari dia.....
Emak
sayang emak tlah tiada
yang ada hanya tangis anakmu dan 3cucumu serta pesan mu terakhir"kalo emak sudah gak ada apa anak emak sholat"





"Akibat mimpi"


Saat ayah terjaga dari mimpi........
Kala itu mama tlah tiada
Terlambat sudah semua tuk kembali.......
Yang tersisa hanya memori......saat bersama.
Ketegaran dan kegigihan mu mama......
Tak dapat ayah rangkai dengan kata kata.....
Tetapi semua tlah berlalu,
Akibat mimpi yang berkepanjangan.....ayah
Sadar ayah tlah terlambat
Hilang sudah wanita yang ayah cinta.......
Selamat jalan mama.....
Semoga tak salah jalan mu mama.......
Biarlah ayah disini dengan mimpi ayah, menunggu kata ma'af dari mama.....tuk kembali atau tidak......

Kumpulan Puisi Hanny Juwita - RAPUH


R A P U H

Hidup sekedar mengalami
Suka atau duka sama saja
Aku menunggu
Perjalanan itu
Panggilan itu

In The Mist, 230716_Juwita





#1

"Aku datang dimimpimu, saat kau tersenyum dimimpiku.
Teamo....

Tanah Lot_120716_Juwita





Awan Dan Hujan


Meski jarak menjelma irama
Meski cinta mungkin perih, kebahagiaan pedih.
Harapan padamu seperti awan dan hujan.
Sabar menunggu hingga matahari memanggil kembali

Morning Has Broken, 310716_Juwita




When Your Gone

"Entah kau berada diruang yang mana
Tapi gemulai jariku hanya dapat menyusun kata
Pulanglah sekarang kedalam hangat rinduku."

20816_Juwita





Kepada Penyair


Malam panjang yang lengang
Bulan hanya ninaboboi bintang
Redup dalam mega debu
Duhai, masih birukah rasa hatimu?

Baru saja melalui hati :(
10816_Juwita