RUANG PEKERJA SENI ADALAH GROUP DI JEJARING SOSIAL FACEBOOK, BERTUJUAN…MENGEPAKKAN SAYAP – SAYAP PERSAHABATAN…MELAHIRKAN KEPEDULIAN ANTAR SESAMA…MEMBANGUN SILATURAHMI/TALI ASIH…SAHABAT LEBIH INDAH DARIPADA MIMPI.

Rabu, 08 Desember 2021

Siamir Marulafau - TAUISIAH


TAUISIAH :BOLEHKAH UCAP NATAL PADA UMAT KRISTIANI ATAU TIDAK?
Oleh :AL-Ustad.Assoc.Prof.Drs. S.Marulafau,M.Hum
Dosen Fib USU,Medan


لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Ada seorang hamba Allah bertanya pada saya, pertanyaannya begini.Bolehkah saya ucap selamat natal pada umat kristiani atau tidak, Ustad?

Lantas, saya jawab : “ Tujuan dan niatmu apa berucap natal kepada yang bukan non muslim? Kamu tahu bahwa segala sesuatu yang berhubungan dengan tindak tanduk ,ucapan dan gerak langkah untuk berbuat sesuatu adalah didasari pada niat.Jika ucapan pada niat yang baik akan merujuk pada surga dan jika yang tidak baik akan merujuk juga pada neraka. Allah senang bila hamba-hamba-Nya rukun dan tidak saling bermusuhan karena agamanya di bumi ini, maka Allah tidak menyebutkan dalam firman-Nya tentang hukum ucapan natal secara khusus terkait dengan kebolehan atau keharaman mengucapkan selamat natal kepada umat Kristini. Oleh karena itu, maka kita harus tahu bahwa Qur’an dan Hadist itu adalah dinamika ke depan sepanjang tidak merujuk pada maksiat yang dipelopori oleh ulama kontemporer. Allah subhanhu wa ta’ala menyuruh manusia untuk baik kepada siapa pun di bumi ini, sebagaimana yang difirmankan Allah dalam surah Al- Mumtahanah ayat 8 :

لَا يَنْهٰىكُمُ اللّٰهُ عَنِ الَّذِيْنَ لَمْ يُقَاتِلُوْكُمْ فِى الدِّيْنِ وَلَمْ يُخْرِجُوْكُمْ مِّنْ دِيَارِكُمْ اَنْ تَبَرُّوْهُمْ وَتُقْسِطُوْٓا اِلَيْهِمْۗ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِيْنَ

Artinya :
Allah tidak melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil.

Merujuk pada firman di atas, Allah menyuruh hamba-hambanya berbuat baik(ihsan) dan ucapan selamat hari natal itu adalah tindakan dan ucapan berbuat baik. Jadi pertanyaan Saudara tentang apa boleh atau tidak ucapan natal itu kepada umat Kristiani adalah saya jawab : “BOLEH”, dan tidak menjadi masalah bagi siapa pun dia yang mengucapkan selamat natal bagi yang non muslim. Apalagi kita hidup di negara yang multikultural ini dan dilandaskan pada PANCASILA dan bukan negara agama dan hanya Allah Swt yang tahu dengan segala firman dan kebijakan-Nya akan tidak menghukum hamba-hamba-Nya KAFIR SPONTAN berucap kebaikan berupa “UCAPAN SELAMAT NATAL PADA UMAT KRISTIANI” kepada siapa pun asalkan AKIDAH kita itu dijaga sebaik-baiknya.” Saya sebagai warga negara RI saya berucap”SELAMAT HARI NATAL DAN TAHUN BARU” kepada umat Kristiani.

Kemudian, saya jelaskan kepadanya bahwa inilah kadang menimbulkan konflik dan sara di negara ini,yang membuat tidak rukun karena kesalahpahaman dan terkait pada para ulama yang selalu terikat pada ulama sebelumnya yang tidak memikirkan perkembangan zaman ke zaman.Yang pada akhirnya sebagian mereka atau pengikutnya menuding kafir apabila berucap selamat hari natal. Allah SWT lebih tahu dari mereka,dan Allah sudah tahu sebelumnya maka Ia tidak mengatakan secara langsung kepada hamba-Nya”KAU KAFIR APABILA KAU BERUCAP SELAMA HARI NATAL” ,bukan karena kepercayaan umat Nasrani dengan akidah mereka Nabi Isa a.s. adalah menganggap TUHAN. Masalah tanggapan umat Kristiani tentang Nabi Isa a.s. apakah Tuhan atau tidak itu adalah adalah akidah dan HAK mereka dan hanya Allahlah yang lebih tahu dan menilai apakah mereka mempersekutukan Allah atau Tidak?

Lantas,hamba Allah itu mengatakan pada saya :” Jelas sekali Ustadz. Terima kasih. Saya condong dan setuju dengan tausisah dan tanggapan Bapak tentang hal ini. Jadi, tak menimbulkan KONFLIK, salah kepahaman dan saling kafir mengkafirkan, artinya sudah ada bahagian masing-masing sesuai dengan dalil:” LAKUM DINUKUM WALIYADIN”. Selesai.

Di akhir tausiah saya, saya katakan janganlah hamba-hamba Allah ini terlalu PICIK, dan ulama-ulama kontemporer ini bukan ulama-ulama yang BODOH, mereka selalu memikirkan KONSISTENSI KANDUNGAN ISI AL-QUR’AN dalam berbagai aspek kehidupan, supaya jangan tumpang tindih dengan kehidupan manusia, kehidupan beragama dengan sesama kaum lainnya. Inilah yang diinginkan Allah SWT beserta Rasul-Rasul-Nya.

Demikianlah tausiah singkat ini dibentangkan dan apabila ada kekurangan dan kelebihan serta kekhilafan dalam penyampaian,maka saya sebagai penulis mohon dimaafkan.

Wassalam,
dtt
Assoc.Prof. Drs.Ustaz. Siamir Marulafau, M.Hum
NIP.19580517 1985031003

REFERENSI :
Abu Daud, Sunan Abi Daud.
Al-Bukhari, al-Jami’ as-Shahih.
Al-Qur’an al-Karim.
Audio Fatwa Ibnu Baz.
Ayman Harusy, Hukmu Tahniah al-Kuffar bi A’yadihim.
Buya Yahya & Habib Ali Al-Jufri : Ucapan Selamat Natal, Pendidikan Indah & Cinta dalam Perbedaan, Kajian Video Youtube Channel Al-Bahjah TV (06 Desember 2019).
Darul Ifta’ al-Mishri.
Fatwa Majelis Ulama Indonesia.
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah lil Buhuts al-‘Ilmiyyah wa al-Ifta’
Hal Naqulu li Ikhwatina al-Masihiyyin …, | Alhabib Ali Aljifri , Kajian Video Youtube Channel Alhabib Ali Aljifri (24 Desember 2018).




Tausiah : APAKAH MUSIK ITU HARAM ATAU TIDAK, Ustadz?

لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Assalamulaikum Warramatullahi Wabarrakatuh,a saya. Pertanyaannya begini,: "Ustadz, apakah musik itu haram atau tidak?"

Lantas saya jawab : "Musik itu kan merujuk pada irama dan nada dengan memakai alat musik, dan tak ada ayat al- quran yang menegaskan bahwa musik itu haram. Dalam surah Al- Lukman ,ayat 6 Allah berfirman "وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّشْتَرِيْ لَهْوَ الْحَدِيْثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ بِغَيْرِ عِلْمٍۖ وَّيَتَّخِذَهَا هُزُوًاۗ اُولٰۤىِٕكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُّهِيْنٌ

Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan percakapan kosong untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa ilmu dan menjadikannya olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

Jika kita melihat pendapat Iman Ghazali dalam menafsirkan surah Al-Luman ayat 19 adalah sbb:

"Para ulama berselisih paham mengenai hukum bernyanyi dan bermain musik. Imam Al Ghazali tidak mempermasalahkan seni musik atas dasar Alquran surat Luqman ayat 19 yang artinya:

“Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkan suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruknya suara ialah suara keledai”.

Imam Al-Ghazali mengambil pengertian ayat ini dari mafhum mukhalafah. Dalam ayat tersebut, Allah SWT memuji suara yang baik yang bisa diartikan boleh mendengarkan nyanyian yang baik."

Coba kita lihat firman Allah dalam Al-Qur'an,surah Al-Lukamn 19 :

وَاقْصِدْ فِيْ مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَۗ اِنَّ اَنْكَرَ الْاَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِي ࣖ

Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.”

Dalam ayat-ayat yang dikutip di atas tak ada larang yang tegas dari Allah SWT tentang larangan musik dan mendengar musik. Maka saya cenderung pada apa yang dikatakan Imam Al- Ghazali di atas. Meskipun ada beberapa pendapat para ulama lainnya termasuk Imam Mazhab mengharamkannya. Bisa saja diterima bila merujuk pada pengguna musik yang tidak mewujudkan kebaikan dalam kehidupan manusia.Mereka mengharamkan musik itu pada zaman mereka dan termasuk Rasulullah karena terlihat mereka bahwa musik itu digunakan ke jalur maksiat. Saya pikir masalah musik ini haram atau tidaknya tergantung pada PENGGUNA MUSIK. Ingat segala perbuatan manusia baik ucapan yang berirama dengan menggunakan alat musik tercatat di sisi Allah SWT. Jadi, tergantung pada Niat.

Dalam pola pikir saya dengan perasaan yang tajam sebagai Ustadz,iya tergantung pada NIAT kita menggunakan musik itu. Jika kita menggunakan musik dan berirama yang mewujudkan lagu yang merujuk pada keagamaan untuk memuja Allah dan mewujudkan hal-hal yang baik dengan irama musik, iya TIDAK HARAM. Saya pun tak habis pikir banyak sekali para ulama yang mengharamkan MUSIK. Saya pikir bukan Musik dan alat musiknya yang haram tapi perilaku MANUSIA TERHADAP PENGGUNAAN MUSIK DAN ALATNYA. Nah, bagaimana pula dengan alat kelamin manusia, apakah haram atau tidak? Jika alat kelamin itu digunakan pada yang bukan tempatnya, iya HARAM. Jadi, tergantung pada manusianya. Mau diletakkan ke mana alat-alat itu?Allah itu sangat senang pada keindahan dan ucapan yang baik indah sepanjang manusia mendekat kepada-Nya dengan suara yang indah, apakah pakai musik atau alat musik.Contohnya : Banyak kaum Ibu yang melantungkan suara indah dengan menggunakan alat musik dengan berirama QASIDAH, NASYID,dll sebagainya untuk mendekatkan diri kepada Allah serta menyanyikan lagu berbau keagamaan. Tentu hal ini akan mendapat barokah dari Allah SWT sepanjang irama lagu dengan memakai MUSIK tidak MAKSIAT.

Lantas Hamba ALLah itu berkata ; "Jelas Ustadz. Jika Bung Roma Irama menyanyikan lagu dengan musik dan berbau keagamaan dan syiar agama untuk mengubah tingkah laku manusia supaya jangan BERJUDI dengan Tajuk" JUDI", iya jelas Allah SWT sangat senang. Jelas sekali ustadz, soalnya banyak sekali para Ustadz mengacaukan masalah MUSIK INI, dan mengatakan MUSIK HARAM,hehe.

Lantas Hamba Allah bertanya lagi: " Ustadz, bagaimana jika Musik ini digunakan dalam bentuk maksiat seperti musik di Nite Club atau Karoke, dan musik yang merujuk pada hal yang tak baik?"

Saya jawab : "Iya jelas MUSIK ITU HARAM dan hal inilah yang terjadi di masa Rasulullah dan para Sahabat.Karena Musik pada masa itu digunakan untuk hiburan dalam menikmati minuman keras yaitu khamar yang merujuk pada MAKSIAT. Dan yang mendengar musik itu pun akan digosok kuping mereka dengan besi dari Api Neraka. Tak salah jika para Ulama Mazhab mengharamkan MUSIK ITU dalam kehidupan manusia.Jadi,kesimpulan :TERGANTUNG PADA PENGGUNA MUSIK ITU.




SUARA AZAN DAN GONGGONGAN ANJING
Oleh : AL-Udstaz. Assoc. Prof. Siamir Marulafau, M.Hum


لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Saudara Kaum Muslimin Dan Muslimah Rahimah Kumullah, ada seorang hamba Allah bertanya pada saya, dan pertanyaannya begini : “ Ustadz, apakah suara azan itu bisa disamakan dengan gonggongan seekor anjing?”

Lantas, saya jawab: “ Nauzubillahi minzholik, mendengarkannya saja pun bulu kuduk saya merinding.Mengapa dan ada apa? Bila ada hamba Allah menyamakan suara anjing dengan gonggongan anjing, itu sudah keterlaluan. Karena suara azan itu adalah sebagian SIAR agama Allah SWT. Dalam suara azan itu terdapat kalimat TAUHID, yang mengesakan Allah dan mengakui Muhammad sebagai utusan Allah. Kalimat ini bukan sembarang dan dipermainkan. Kalimat yang diucapkan melalui azan dengan alat TOA adalah kalimat yang mengantar umat Islam ke surga Allah. Apabila Muazin meninggal dunia dalam keadaan berazan dan tepat pada ucapan “ Asyhaduallailahaillallah “ dan “Asyhaduanna Muhammadarrasulullah”. Maka muazin itu dijamin masuk surga Allah, dan bahkan dapat dianggap mati Syahid. Karena menyerukan kalimat Thoiyiba, kalimat mengesakan Allah dengan membacakan “ALLAHU AKBAR”. Bila suara azan diperbesar seperti suara azan yang dilantunkan oleh Muazin di zaman Rasulullah, yakni BILAL BIN RABAH, maka pintu langit terbuka dan pintu surga juga terbuka bagi Muazin dan juga bagi kaum muslimin dan muslimah yang hendak dipanggil bersalat, menghadap Allah. Ini tidak boleh dipermainkan dan disamakan dengan gonggongan ANJING. Anjing adalah seekor makhluk atau binatang yang paling NAJIS. Karena air liurnya Najis 100 % dan apabila terkena dengan organ tubuh kita, maka harus disamak pakai pasir sebanyak 7 X dan barus disiram pakai air untuk membersihkan dan menyucikannya. Apabila bekas jilatan anjing yang terkena di organ tubuh kita tidak disamak (Diusap pakai pasir sebanyak 7 X) maka salat kita tidak sah. Mengapa dan apa? Karena bekas itu masih dalam keadaan NAJIS. Biarpun bekas jilatan anjing itu disiram sebanyak buih yang ada di lautan tidak akan suci, makanya kita harus hati-hati untuk berdekat dengan seekor anjing, dan apalagi jika suaranya disamakan dengan suara azan. Jika seseorang itu berucap menyamakan suara azan dengan gonggongan anjing , maka hendaklah segera bertobat di sisi Allah SWT sebelum dipanggil oleh Allah SWT. Karena segala ucapan dan perbuatan kita itu selalu direkam oleh Allah SWT dan tak akan tersembunyi sebesar zarrah pun. Ingat firman Allah :

• فَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرًا يَّرَهٗ

Famaiy ya'mal mithqala zarratin khai raiy-yarah

7. Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya,

Juz Amma' (Juz ke-30) tafsir ayat ke-7

• وَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ

Wa maiy-y'amal mithqala zarratin sharraiy-yarah

8. dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.

Kemudian, hamba Allah berkata pada saya” SUBHANALLAH”, Ustadz. Tak usah berucap demikian. Bagus diam daripada kita tercela di sisi Allah SWT. Tapi mengapa berani sekali hamba Allah ini berucap demikian, Pak? Kemudian, saya jawab : “ Tidak mungkin seseorang itu berucap tanpa sadar, apalagi seorang intelektual, “ Afala Takkilun”(=Apakah kamu tak berpikir?) Nah, itu saja yang dapat disampaikan dan apabila ada kesalahan , kekurangan dan kelebihan kepada Allah saya minta ampun.

Wassalam,
Medan, 04/03/20



LARANGAN SUARA AZAN BAGI KAUM MUSLIMIN & MUSLIMAH
Oleh :Al-Ustad. Assoc.Prof. S.Marulafau,M.Hum


Saudara kaum muslimin dan muslimah rahimah kumullah,seorang hamba Allah bertanya pada saya. Pertanyaannya begini: ” Ustad, Apakah hukumnya larangan suara azan yang dilantunkan di berbagai Masjid, apakah berdosa atau bagaimana?

Lantas saya jawab :” Melarang keras atau tidak kerasnya suara azan oleh seseorang hamba Allah sangat dimurkakan oleh Allah SWT. Mengapa dan ada apa? Karena Allah berfirman dalam Al-Qur’an ,Surah Al-Maidah 48 :

وَاِذَا نَادَيْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ اتَّخَذُوْهَا هُزُوًا وَّلَعِبًا ۗذٰلِكَ بِاَ نَّهُمْ قَوْمٌ لَّا يَعْقِلُوْنَ

Artinya : Dan apabila kamu menyeru (mereka) untuk (melaksanakan) salat, mereka menjadikannya bahan ejekan dan permainan. Yang demikian itu adalah karena mereka orang-orang yang tidak mengerti.

Merujuk pada firman Allah di atas, sudah jelas sekali bahwa seseorang itu dihukum tidak mengerti AGAMA ALLAH. Jika tidak mengerti maka dihukum jahiliyah. Jahiliyah berarti BODOH, dan harus belajar dan mengerti hukum Islam.Makanya seseorang itu harus mengaji, dan jika tidak , akan terancam dalam kebodohan dan akan masuk NERAKA ALLAH. Wajib diketahui bahwa suara azan adalah sebagian siar agama Allah untuk memberikan informasi berupa tanda yang menggema dengan suara kaum muslimin seiring mengajak untuk bersalat lima waktu sehari semalam.Suara itu adalah bahagian roh seseorang hamba Allah, yang dianugerahkan Allah. Makin besar volume azan makin besar pahala seseorang Muazin di sisi Allah SWT. Karena dengan adanya suara azan , maka akan terbuka pintu langit dan pintu surga bagi Muazin dan juga bagi orang kaum muslimin dan muslimah yang hendak melaksanakan ibadah salat di Masjid. Jika ada yang melarang kerasnya suara azan maka seseorang itu akan dilaknat oleh Allah SWT. Yang dikurangi bukan suara azan tetapi MAKSIAT di mana-mana. Uang Dolar juga harus dikurangi dan Rupiah diperbesar untuk kesejahteraan umat Islam.

Kemudian,hamba Allah itu mengatakan kepada saya. : “ Wah, mengerikan Ustad, hukumnya.”.Jika begitu, suara azan melalui pengeras suara harus besar karena saudara-saudari kita kaum muslimin dan muslimah yang jauh dari Masjid dapat mendengar suara AZAN. Tapi, kok di negara ini volume azan ini diperkecil malah dikurangi. Aneh sekali Ustad.

Lantas ,saya jawab : “ Iya namanya TOLERANSI , dan sebenarnya suara azan itu hanya sejenak dan tidak terus menerus disuarakan atau dilantunkan. Tapi jika suara nyanyi DANGDUT di lapangan sana, iya dibesarkan sampai gendang kuping pecah ,hehehe. Sementara mereka bukan ibadah tetapi JOGET-JOGET dan hal ini yang tidak disukai oleh Allah SWT. Mereka itu harus segera bertobat. Jika tidak Mereka terancam neraka-Nya Allah. Saya pikir, hal ini sudah jelas diterangkan dan harus Istiqomah dan menjaga jangan sampai iman kita ini luntur di sisi Allah SWT.Demikianlah tausiah singkat ini disampaikan dan jika ada kekurangan dan kelebihan , kepada Allah saya minta ampun.

Wassalam,
Medan,01-03-2021.



SYIRIK DALAM AGAMA ISLAM
Oleh :AL-Ustadz. Assoc.Prof.S.Marulafau,M.Hum


Saudara kaum muslimin rahimah kumullah, ada seorang hamba Allah bertanya pada saya. Pertanyaannya begini : “Salam prof. .mohon pndgn.. Ayat.. 1. Selain menyembah Allah, Itu syirik namanya. ..bolehkan !!?” Lantas saya jawab : “ Selain menyembah Allah yang tunggal dengan tidak beranak dan diperankkan adalah hukumnya SYIRIK. Artinya menduakan Tuhan atau Allah yang sangat bertentangan dengan Al-Qur’an dan orang –orang yang mempersekutukan Allah adalah oramg-orang yang sangat tercela di sisi Allah SWT, dan tidak ada ampun bagi mereka kecuali neraka. Allah berfirman dalam Al-Qur’an ,surah An- Nisa’ Ayat 48 :

اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا

Artinya :

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), dan Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar.

Merujuk pada ayat tersebut di atas,iya sudah jelas sekali bahwa siapa pun yang mempersekutukan Allah akan tidak ada baginya dan ini merupakan dosa yang sangat besar. Dosa besar ini takakan ada kifarahnya dan jelas masuk neraka. Maka kita kaum muslimin dan muslimah yang beriman kepada Allah sesuai dengan ucapan “ Asyhadualailahaillah Wa’asyhaduanna Muhammadarasulullah ”( = Aku naik saksi bahwa tidak ada Tuhan yang disembah selain Allah dan mengakui Muhammad adalah utusan Allah)

Marilah kita menjaga tauhid kita masing-masing agar jangan tergelincir sembari memperkuat keimanan kita kepada Allah SWT yang telah menjadikan kita sebagai makhluk yang lengkap dengan organ tubuh yang cantik, pikiran yang waras untuk senantiasa tidak mempersekutukan Allah SWT. Allah itu tak ada yang mengawali dan tak ada yang mengakhiri.( Qur'an : Surah Al- Ikhlas) Alah itu tidak beranak dan diperanakkan.Allah itu tidak menyerupai apa pun yang diciptakannya di muka bumi ini.

Demikianlah tausiah singkat yang dapat dibentangkan kepada kita.Bila ada kekhilafan dalam penyampaian, kepada Allah minta ampun. Terima kasih.

Wassalam,
medan,26-02-2022.



APA ITU AHLU SUNNAH WAL JAMAAH?
Oleh :Al-Udstz. Siamir Marulafau


Ahlu Sunnah Wal jamaah itu adalah orang-orang Islam yang berkiblat kepada Sunnahnya Rasul berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadist sebagai pedoman dan kompas menuju ke surga Allah dan terhindar dari neraka Allah.Ahlu sunnah wal jamaah tak tergolong dalam golongan -golongan Islam yang telah berpecah sampai 72 golongan dan ditambah 1 golongan ,yaitu Ahlu Sunnah Wal Jamaah. Ahlu Sunnah Wal jamaah adalah satu golongan Islam secara keseluruhan tanpa ada pemecahan dan tak termasuk dalam setiap golongan yang 72 itu,,,.Ahlu Sunnah Wal jamaah adalah dijamin masuk surga dan terhindar dari neraka Allah karena golongan ini berperinsip dan mengamalkan perintah-Nya Allah dan menjauhi larangan-Nya Allah serta memercayai SejarahNya Allah yang ada dalam Kitab-Nya Allah karena Al-Qur'an adalah petunjuk yang merupakan KOMPAS bagi orang yang Mutaqim dan tak ada keraguan di dalamnya.Jadi siapa yang ragu berarti MUNAFIQ alias KAFIR,,,,,.Makanya kita pegang saja Al-Qur'an dan Prakteknya Hadist dan bukan merujuk atau taklik pada seorang Kiyai yang mengaku dirinya sebagai Rasul yang 26,,,,yang harus dibaiat menurut surat Al-Fath ayat 10,,,,Naunguzubillahi minzholik,,,,..Perinsip Ahlu Sunah Wal Jamaah adalah : 1.Melaksanakan perintah Allah ; 2. Mejauhi dan tidak mengerjakan larangan Allah ; 3. Mempercayai dan meyakini sesuatu yang terjadi berdasarkaan kitab-Nya Allah sebagai Sejarah.Wajib diingat bahwa Allah SWT sangat benci pada firqah /pemecahan Islam dan setiap Amir yang memimpin golongan Islam yang 72 ini akan dipanggil oleh Allah SWT kelak untuk mempertanggungjawabkan ke Amiran mereka, dan salah satu golongan itu adalah Chawarish Gaya Baru. Makanya kita tidak boleh ikut-ikutan sembarang majelis. Allah tidak mengenal golongan, partai , warna dan rupa manusia di bumi ini tetapi yang paling penting bagi Allah SWT adalah AMALAN SOLEHA berdasarkan Qur'an dan Prakteknya Hadist,,,,,SELESAI.Sebagai Udstz merasa dayus dan akan berdosa jika saya tidak memberitahukan masalah ini karena pada masa sekarang ini banyak sekali ALIRAN SESAT dan MENYESATKAN.

Wassalam,
dtt
Udstz/29/01/2019,Mdn



INFAQ
Oleh : Uzt.Siamir Marulafau


A. s .w. w,
Sdra/i Kaum Muslimin dan Muslimah Rahimahkumullah
B.
Tausiah singkat ini berjuan mengigatkan kepada kita semua supaya kita jangan terlena akan kewajiban kita untukmenunaikan zakat sebagaimana yang difirmankan Allah SWTdalam Al-Qur'an :" Waakimu salata waatu zakat Warkaa'u Maarakiin,,,,,,,"(=Salatlah kamu dan Tunaikanlah Zakat, dan Rukuklah kamu,,,,)

Dalam hal ini perlu diingatkan kembali kapada kita bahwa Infaq itu adalah sebahagian dari zakat yang wajib ditunaikan dan dilaksanakan sebagai salah satu perintah dari Allah SWT sebagaimana halnya salat dan kita selalu lupa bahwa setiap perwiritan, kita sering membaca firman Allah dalam surat Al-Baqorah :" Wa mima razak nahum yumfiqum" (=Dengan apa-apa rezekimu infakkan)Jika harta kita diinfakkan ke jalan Allah dengan adanya pembangunan mesjid dengan rezeki yang kita peroleh perhari, perminggu atau perbulan maupun pertahun maka Allah SWT tidak akan memiskinkan hamba-hamba-Nya di bumi ini, karena Allah adalah maha Pengasih lagi maha Penyayang kepada manusia khususnya Islam di Bumi ini.Jika kita mengifakkan harta dan rezeki kita di jalan Allah seperti pembelaan dalam pembangunan Mesjid maka Allah SWT akan membalas kebaikan dan keikhlasan kita itu baik di dunia maupun akhirat karena Infaq untuk pembangunan Mesjid sudah masuk kategori pembelaan agama Allah yang merujuk pada KEMAKMURAN MESJID. Dalam hal ini, Allah sangat senang kepada orang-orang yang memakmurkan Mesjid Allah,dan barang siapa yang memakmurkan dan membangun mesjid Allah di dunia ini,akan dibangun juga rumanya di akhirat kelak.

Demikianlah tausiah singkat ini dibentangkan kepada kita semua.Moga Allah paring barokah.Aamiin.

Wassalam,
dtt
Ust/12/02/2019,Mdn



Tausiah Singkat bertajuk : "ZINA"
Uzt. Siamir Marulafau


A. S. W .W.
Kaum Muslimin dan Mulimah Rahima Kumullah,,,
B.
Dalam tausiiah yang singkat ini ditayangkan kepada tentang hukum " ZINA",,,,.Apa itu Zina? Zina adalah salah satu perbuatan yang sangat tercela di sisi Allah SWT karena perbuatan dilakukan oleh sepasang hamba Allah yang berlainan jenis dengan pengertian bahwa pasangan ini melakukan hubungan intim yang bukan mukhrim, dan di luar pernikahan. Sementara Allah swt telah melarang hubungan seperti ini dalam Al-Qur'an, " Wala Tak Rabu Zina,,,,,"( = Jangan dekati Zina dan sesungguhnya zina itu adalah perbuatan yang amat keji,,,,,).

Perlu diperjelas bahwa hukum zina itu amat berat karena yang melakukan ZINA harus taubat Nashuha dan ditambah dengan membayar "KIFARAH", yaitu denda,,,,,,,dan apa dendanya? Di pengajian Ibu-ibu, saya sampaikan beberapa bulan yang lalu di salah satumesjid dan banyak Ibu-Ibu bertanya pada saya bagaimana hukum zina dan kifarahnya, Udstz,,,,,?

Uzt, menjawab : zina adalah salah satu perbuatan yang sangat keji di sisi Allah SWT dan oarang yang melakukan zina dan terbukti bahwa sepasang hamba Allah melakukan ZINA,,,,maka mereka harus di rajam atau dilontar pakai batu sampai mati apabila mereka itu 'muhshan ' yang artinya mereka yang sepasang ini telah pernah bercampur dengan jalan yang sah atau menikah, dan hal ini selalu terjadi di kalangan para janda atau duda yang kesepian dan tak tahan mengendalikan hawa nafsunya,,,,,.Maka dengan ini, hamba Allah yang sudah muhshan,,,,,hendaknya janganlah berbuat zina,,,,dan carilah jalan yang halal.

Pertanyaan :
Udstz,, dan bagaimana jika seorang suami berbuat zina dengan seorang Gadis kemudian terbukti hamil 7 bulan,,,,dan bagaimana hukunya itu,,,,?"Wah,,,,Ibu ini serius kali bertanya tentang itu, iya,,,,,,..Baiklah,Udstz, menjawab : " Jika seorang suami terbukti 100 % berbuat zina dengan menghamili seorang Gadis apakah 7 bulan atau bagaimana,sang suami harus dirajam sampai mati karena dia sudah muhshan dan sang Gadis harus dirajam sebanyak 100 X sebagai kafaratnya,dan kemudian dibuangkeluar negeri satu tahun, dan hal ini harus dilaksanakan di dunia dan jika tidak,,,,akan tetap dilaksanakan di akhirat,kemudian, sang suami tidak boleh bersatu dengan istrinya lagi,,,,,,meskipun suami sudah habis masa hukumannya di penjara dunia dengan menggunakan HUKUM KUHP(Hukum Pemerintah),,,maka hukum dan kifarat perzinahan harus dilaksanakan di dunia, dan jika tidak,Allah tetap menghukumnya di akhirat kelak dan hal itu tidak mungkin lagi karena hukum zina bagi yang 'muhshan ' adalah dirajam sampai mati, dan jika tak mati harus diulang sampai mati,,, dan terkecuali jika laki-laki itu belum pernah menikah dan bercampur dengan lain jenisnya, dan dia hanya dipukul 100 x toh,,, perzinahan itu memendekkan umur manusia.

Mendengar keterangan Udstz,seorang Ibu mengatakan ,wou,,,,,wou,,,,mengerikan, iya udstz,,,Nanguzubillahi Minzholik,,,,.Kemudian,,,Uzt menambahkan keterangan bahwa jika seorang Janda yang tak pernah berbuat ZINA maka dia tak boleh menikah dengan seorang yang telah berbuat zina,, dan baru bisa menikah jika seorang laki-laki itu menjalani hukuman perzinahannya dengan jalan taubat dan melaksanakan kifaratnya jika laki-laki itu ternyata masing lajang,,,,,,Ngeri kan, Ibu.Makanya generasi muda dan janda-janda atau duda selalu dinasehati supaya jangan tergelincir dalam hubungan bebas.

Terimakasih Udstz,,,,,,,,jelas sekali, dan teringatnya kok Udszt tahu hukum-hukum ini semua.Sementara Udstz bukan Sarjana Agama,,,,Wah,,,,,wah,,,,lucu juga Ibu ini, iya,,,,lantas Uzt katakan pada Ibu itu,,,,iya tanya saja pada rumput yang bergoyang hehehehe. Ibu,,,,Ibu,,,,Allah SWT tak mengenal apakah seseorang Sarjana Agama atau Sarjana Sastra atau Sarja apa tapi yang ingin diketahui oleh Allah adalah seseorang tahu tentang hukum-Nya ,,," Tilka Hududullah,,,,,,"(=Demikianlah batas-batas hukum Allah,,,,).Makanya wajib bagi setiap muslim mengaji Qur'an dan Al-Hadist (Talbi Ilmi Faridhatum Mingkuli Muslmin) supaya tahu tentang hukum Allah dan apabila tahu dan jangan dilanggar,,,.Makasih.
Wassalam
udstz/10/07/2018, Mdn



Tausiah Singkat bertajuk "MINUMAN KERAS"
Oleh : Al-Udtz.siamir marulafau


A.s.w.w.
Kaum Muslimin dan Muslimat Rahimah Kumullah.

Dalam tausiah yang sangat singkat ini ditayangkan kepada kita semua bahwa minuman keras itu adalah sejenis "Khamar"yang sangat terlarang di sisi Allah SWT sebagaimana yang difirmankan dalam Al-Qur'an,surah Al-Maidah , 90 : " Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras(arak),,,,,adalah pekerjaan yang keji dari pada setan,,,,".

Dijelaskan bahwa "Khamar"ini sesuatu zat yang memabukkan, dan para ulama terdahulu mengqiaskan bahwa apa pun cairan atau zat berupa minuman yang membuat seseorang MABUK seperti TUAK, Brendy,Whisky, dan lain sebagainya adalah HARAM dan yang meminum minuman keras itu wajib didera atau dipukul sebanyak empat puluh kali.Kifarah ini harus dilaksanakan di dunia,dan jika tidak, akan dilaksanakan di akhirat.maka dengan demikian hindarilah minuman keras yang memabukkan guna menghindari diri dengan laknat dan siksaan Allah swt baik di dunia maupun di akhirat.

Pertanyaan : Bagaimana pula orang yang menjual minuman keras,apakah seseorang itu juga berdosa?

Jawab : Kata orang tak akan ada asap jika tak ada api, dan jika seseorang beragama islam dan beriman dengan sengaja menjual minuman keras itu kepada seseorang akan mendapat imbalan yang setimpal jika seseorang itu tahu hukumnya bahwa minuman keras adalah HARAM. Tak obahnya seperti yang menjual NARKOBA dan PEMAKAI NARKOBA, akan sama mendapat hukuman(Logika berpikir dalam Qur'an),,,,,Afala Tak Kilun,,,,(=Apakah kamu tak berpikir?)

Pertanyaan : Apakah orang yang meminum minuman keras dan menjual minuman keras masuk surga Allah?

Jawab : Tidak?Mengapa?Karena mereka telah murka di sisi Allah SWT, dan apabila mereka taubat dan melaksanakan kafarat(denda) sesuai dengan Hukum Islam,maka insya Allah taubat mereka akan diterima Allah SWT.

Demikianlah tausiah singkan disampaikan dan apabila ada kekurangan,mohon dimaafkan,dan moga tausiah ini akan menjadi penambah wawasan untuk mengetahui HUKUM ALLAH supaya jangan tergelincir di jurang NERAKA.Aamiin.

Uzt/25/06/2018.



TAUSIAH SINGKAT:
Oleh :Utz.siamir marulafau


A.S.W.W.
Kaum Muslimin Dan Muslimat Rahimah Kumullah

Dalam tausiah singkat ini,ditayangkan kepada kita semua bahwa salah satu unsur pemikiran yang harus ditanamkan dalam hati kita masing-masing sebagai umat Islam yaitu Kesepakatan para ulama terdahulu yang salah satu diantaranya adalah QIAS,,,,,,.guna untuk mengingatkan kita bahwa segala hewan yang dagingnya tak halal dimakan adalah HARAM dan air liur, kotoran dan air kencing hewan tersebut adalah NAJIS,dan jika kotoran hewan itu mengenai jasad kita,harus disucikan.Contoh : Air liur,kotoran,dan air kencing KUCING adalah NAJIS karena hewan itu sama spesisnya dengan HARIMAU,SINGA,BERUANG,dll yang tak halal dagingnya dikosumsi,dan itulah persamaan Qiasnya.

Sedangkan hewan yang bisa dikosumsi dagingnya seperti:Kambing,domba,kerbau,lembu,ayam,rusa,dan unta HALAL dan kotoran dan kencing hewan tersebut di atas tak bersifat NAJIS, dan apabila tersenggol dan mengenai jasad kita,cukup untuk membersihkan saja serta menghilangkan baunya.

Bagaimana dengan jilatan seekor ANJING mengenai jasad kita?Ini kategori Najis yang sangat berat, dan harus disamak atau disucikan pakai tanah atau pasir sebanyak 7 kali dan disamak di bahagian badan yang terkena,dan baru dibersihkan dengan air.Lantas,bagaimana jika badan kita terkena dengan kotoran burung?Hal ini harus diperhatikan jenis burung apa yang kotorannya mengenai badan anda?Jika kotoran burung yang dagingnya halal dimakan,maka cukup kita membersihkan saja seraya menghilangkan baunya karena kotoran burung tersebut tak bersifat najis, dan apabila kotoran burung yang dagingnya tak halal dimakan seperti burung PEMANGSA dan Burung Platuk,melubangi kayu,maka kotorannya harus disucikan jika kotoran itu mengenai badan kita karena kotoran dan air kencing burung pemangsa itu adalah NAJIS.

Kemudian,bagaimana jika darah gigitan Nyamuk yang mengenai badan atau jasad kita,apakah itu najis atau tidak?Jawab : Darah bekas gigitan Nyamuk di badan kita tidaklah Najis karena darah itu telah berproses dan cukup kita membersihkannya saja tapi jika darah yang keluar dari tubuh kita karena bekas kudis dan kemudian tersenggol di sebahagian tubuh kita maka ini membatalkan wudu jika kita dalam keadaan berwudu.Berwudulah dengan sempurna sebelum salat.

Pertanyaan: Mengapa daging ikan HIU halal sementara daging BUAYA haram?
Jawab: Meskipun kedua hewan itu memiliki gigi taring dan memangsa daging atau bangkai tapi mereka memiliki kehidupan berbeda, yaitu Ikan Hiu tak bisa hidup di darat tapi hanya dapat hiidup di air(yaitu satu alam) sedangkan BUAYA hidup di darat dan di air(Dua Alam),sama dengan kodok, kepiting tanah yang sebahagian badannya merah,dll yang hidup dalam dua alam,yang dikategorikan HARAM,dan bagaimana pula dengan Cecak?Apakah kotorannya Najis?Kotoran cecak itu adalah NAJJIS karena sama spesisnya dengan buaya,dan itulah sebahagian Qias Ulama terdahulu untuk menentukan haram atau tidak? Najis atau tidak? berdasrakan AL;Qur'an dan Hadist.

Demikianlah tausiah singkat ini ditayangkan supaya kita jangan tergelincir dengan beberapa pendapat ulama yang serba modren ini untuk menjaga kesucian kita berhadapan dengan Allah SWT karena yang disembah itu adalah MAHA SUCI(AL MALIKUL QUDUS).Jika terdapat kekurangan dan kesalahn,mohon dimaafkan.

Demikianlah tausiah singkat ini ditayangkan supaya kita jjangan tergelincir dengan beberapa pendapat ulama yang serba modren ini untuk menjaga kesucian kita berhadapan dengan Allah SWT karena yang disembah itu adalah MAHA SUCI(AL MALIKUL QUDUS).Jika terdapat kekurangan dan kesalahan,mohon dimaafkan.

uzt/24/06/2018



Tausiah Singkat bertajuk "DURHAKA"disampaikan oleh: Al-Udstaz. siamir marulafau

A.S.W.W.

Dalam tausiah yang singkat ini disampaikan kepada kita bawa "Durhaka " itu adalah salah satu ganjaran yang diberikan oleh Allah SWT kepada seseorang yang melawan atau menentang kepada Allah,orang tua maupun guru di sekolah atau dosen di Universitas.Tindakan seorang siswa atau mahasiswa melawan guru atau dosennya sampai memukul,dan yang pada akhirnya membawa kematian bagi sang guru atau dosen adalah merupakan hal yang sangat tercela di sisi Allah SWT,karena tindakan sampai mematikan adalah hukumnya sangat berat dalam Al-Qur'an.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an "Waatiullah wa'atiul Rasul Wa Ulil Amrin Mingkum(=Patuh pada Allah,patuh pada Rasul dan Ulil Amrin Mingkum atau Amir(Pemimpin) ,yang memegang perkaranya Allah).Merujuk pada firman tersebut di atas, hendaklah siswa SMU di sekolah atau mahasiswa/i di Universitas harus patuh pada gurunya sebagai Ulil Amrin Mingkum.Guru dalam penglihatan Allah swt adalah sama nilai dan derajatnya di hadapan Allah swt karena Guru adalah sebagai pengayom dan mendidik,mengubah masa gelap seorang anak didik ke alam yang terang benderang.Oleh karena itu ,seorang murid di sekolah atau mahasiswa/i di Universitas harus patuh pada gurunya atau dosennya dan jika tidak ,akan terancam dalam neraka baik neraka dunia maupun neraka di ahkirat dan jika terancam neraka dunia berarti itulah KEDURHAKAAN seorang murid (siswa) dan apalagi jika siswa SMU seperti penganiayaan seorang guru oleh seorang murid seperti yang dialami PAK.BUDI (Salah seorang guru Sekolah yang telah menjadi korban Penganiayaan seorang Murid),,,,,,,,.Wah sungguh keterlaluan.Ini adalah hal yang sangat fatal dalam kehidupan dunia maupun akhirat bagi siswa maupun mahasiswa,yang sampai pada akhirnya melakukan PEMBUNUHAN.

Dalam tausiah singkat ini diharapkan bahwa orang tua juga harus selalu bekerja sama dengan guru di sekolah maupun di Universitas dalam hal mendidik dan mengarahkan anak didik yang pada hakekatnya sama-sama bahu membahu supaya anak didik selamat dunia akhirat dan tercapai visi dan misi yang diinginkan, dan jangan pula orang tua murid turut memukul guru karena anaknya dimarahi atau mengadukan sang guru atau dosen di kantor polisi untuk melalui jalur hukum sebagaimana yang telah pernah terjadi.

Sebagai pentausiah,penceramah,penyair(sastrawan) dan dosen di Universitas Sumatera Utara meluangkan waktunya menulis puisi yang kemungkinan terbit
dalam sebuah Antologi puisi bertajuk " SENDJA JIWA PAK BUDI".Buku Antologi Puisi ini akan diluncurkan pada hari Sabu 14 April 2018,am: 13.00 - 17.45.di Taman Budaya Sumatera Utara(TBSU)Medan.

Demikianlah tausiah singat ini disampaikan semoga bermanfaat bagi para permirsah di tanah air.Aamiin.

sm/01/04/2018,Mdn.



TAUSIAH SINGKAT
Disampaikan oleh :Al-Udstaz,siamir marulafau


A.s.w.w.

Dalam tausiah singkat ini, dipertanyakan kepada seorang hamba Allah,yaitu :"Bagaimana hukumnya Udstz.,jika ada seorang hamba Allah(Rajul) cinta kepada seorang gadis dan orang tua gadis ini tak setuju jika anak gadisnya ini menikah dengan laki-laki ini (Rajul ini).Beberapa bulan kemudian,anak gadis ini dinikahkan dengan seseorang di negeri seberang dan masalah ini sudah diketahui oleh lelaki tersebut.Kemudian Laki-laki ini mengejar gadis yang telah dinikahkan kepada seseorang,,,,,,,dengan alasan karena saling cinta mencintai laki-laki ini berusaha dan melarikan perempuan yang telah menikah ini di suatu tempat dan mereka melaksanakan pernikahan di sana,,,,,,.Nah,pertanyaan kami udstz.Apakah pernikahan mereka ini sah atau bagaimana?Bagaiman pula dengan yang menikahkan mereka ini?

Jawab: Dalam tausiah yang singkat ini Udstz.,mengatakan bahwa inilah suatu perbuatan yang sangat tercela di sisi Allah SWT,Mengapa?Istri orang,kok dilarikan,kan belum dicerai dan belum dijatuhkan talak berapa?Perempuan itu kan masih istri orang,dan jika perempuan ini cinta kepada lelaki yang membawanya dan melarikannya ke suatu tempat dan kemudian melaksanakan pernikahan di sana,iya hukumnya tak sah dan haram dan tetap dianggap PERZINAHAN,dan anak-anaknya pun nanti anak ZINA.Orang yang menikahkan mereka juga termasuk melaknasakan perbuatan ZINA,dan dimasukkan dalam neraka .Biar kalian tahu iya,perempuan yang sudah diceraikan saja pun jika belum habis masa idahnya,tak boleh nikah dengan siapa pun.Seseorang yang hendak menikah dengan seorang janda, lelaki itu harus mengetahui status janda tersebut dengan catatan bahwa dia harus tahu berapa lama janda itu sudah bercerai dengan suaminya jika ada perceraian dan jika suaminya meninggal dunia ,dia harus tahu berapa lama suaminya itu meninggal dunia dan apakah idahnya sudah habis atau bagaimana?Ini tidak boleh dianggap remeh,Allah sangat melarang hambanya untuk mendekati ZINA,dan Allah berfirman dalam Al-Qur'an"Wala Tak Rabu ZIna"(=Jangan mendekat pada Zina dan sesungguhnya Zina itu perbuatan yang sangat tercela).Yang paling penting diketahui lagi adalah seorang lelaki tak boleh menikahi dengan seorang perempuan yang telah berzina dan sebaliknya.

Oh,iya Udstz.Makasih

Makasih semua penjelasan ini semoga tak ada yang terlibat dalam masalah ini.

Kok,bisa tahu Udstz,tentang hukum ini semua.Sementara Udstz kan Penyair, sastrawan dan staf pengajar bahasa Inggris,kok bisa begitu?Kami hanya sekedar bertanya saja,Udstz.

Udstz.,Ada-ada saja kalian semua.Kita sebagai hamba Allah ini harus tahu batas-batas hukum Allah,Surat Annisa 13,14,dan bacalah kalian itu semua.Kalian calon sarjana harus tahu hukum Allah,jika tidak sarjanamu tak ada gunanya,,,,,hehehehe.




ISLAM ITU,APA?
Oleh : Al-Ustadz. Assoc.Prof.Siamir Marulafau ,M.Hum


Ustadz yang berahlul sunah waljamaah berlandaskan pada Qur'an dan Hadis ,ijma dan Ijtihad serta qiyas. Menurut Ustadz ini, Islam tidak boleh berfirqoh ,Islam hanya satu dan tak berwarna. Allah tak mengenal golongan dan adapun yang golongan yang 72 adalah golongan yang tak disukai oleh Allah SWT.

Ustadz ini menyatakan bahwa Hadis itu tak bisa dipisahkan dari Al-Qur'an sepertinya ibarat kulit dengan daging. Hadis itu adalah merupakan kumpulan tata cara praktis Rasulullah dalam segala aspek pengamalan berdasarkan Al-Qur'an yang merujuk pada jalur ibadah melalui fisik, kalbu,dan ucapan melalui mulut. Dalam diri Rasulullah , ada Al-Qur'an secara teoritis dan praktis sejak Nabi Muhammad s.a.w didatangi oleh Malaikat Jibril seiring menyampaikan wahyu (Iqra, ayat 1-5) di Gua Hirah pada 17 Ramadan yang selalu dimuliakan menjadi malam NUZUL QUR'AN setiap tahunnya.

Bagaimana bila Rasulullah s.a.w. terbunuh oleh musuh-musuhnya dalam keadaan menerima Wahyu yang disampaikan Malaikat Jibril dari Allah SWT di Gua Hirah. Dan untung sekali di pintu Gua Hirah itu terbentang sarang labah-labah dengan dugaan bahwa tak ada seseorang seperti Rasulullah berada dalam GUA ini. Ini adalah salah satu pembuktian kebesaran Allah SWT melindungi Nabi Muhammad s.a.w., dari orang-orang kafir yang selalu menentang Rasulullah dalam mengembangkan agama Islam.

Jika Nabi Muhammad s.a.w., terbunuh dalam Gua Hirah itu, apa yang terjadi? Jelas, bahwa umat Islam sedunia tak bisa mengamalkan isi kandungan Al -Qur'an berupa perintah seperti halnya SALAT dan menjauhi larangan apa yang dilarang dalam Al- Qur'an, serta kisah, sejarah yang disabdakan oleh Rasulullah kepada para sahabat merujuk pada Al-Qur'an. Dengan demikian, terbentuknya hadis yang berkaitan dengan gerak, perbuatan dan ucapan Rasulullah yang dihimpun oleh para sahabat. Di sinilah kadang penafsiran para Cendekiawan seperti Ade Armando tentang Al-Qur'an,dan tak tahu bahwa dalam diri Muhammad melalui gerak fisik, kalbu dan ucapan tertera Al-Qur'an secara teori dan praktis walaupun dalam Al-Qur'an tidak disebut bagaimana parakteknya bersalat dan lain-lainnya. Maka bila tidak paham tentang Al-Qur'an dan hadis, janganlah menista agama Islam berlandaskan Al-Qur'an dan Hadist serta Ijma para Ulama yang faqih. Barang siapa yang menista dan menginjak AL-Qur'an maka seseorang itu akan mendapat kehinaan, siksaan baik di dunia maupun akhirat. Apabila tidak bertobat,maka akan menjadi ANJING NERAKA kelak di sisi Allah SWT.

Dalam hal ini, wajib diketahui bahwa Rasulullah s.a.w.,itu hafal Al-Qur'an sejak Malikat Jibril menyampaikan wahyu kepadanya selama 23 tahun setiap bulan Ramadan dan teristimewa pada 10 malam yang disebut malam LAILATUL QODAR.

نَّاۤ اَنۡزَلۡنٰهُ فِىۡ لَيۡلَةِ الۡقَدۡرِ

Innaa anzalnaahu fii lailatil qadr

1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar.

وَمَاۤ اَدۡرٰٮكَ مَا لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِؕ

Wa maa adraaka ma lailatul qadr

2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?

لَيۡلَةُ الۡقَدۡرِ ۙ خَيۡرٌ مِّنۡ اَلۡفِ شَهۡرٍؕ

Lailatul qadri khairum min alfii shahr

3. Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.

تَنَزَّلُ الۡمَلٰٓٮِٕكَةُ وَالرُّوۡحُ فِيۡهَا بِاِذۡنِ رَبِّهِمۡ‌ۚ مِّنۡ كُلِّ اَمۡرٍ

Tanaz zalul malaa-ikatu war ruuhu fiiha bi izni-rab bihim min kulli amr

4. Pada malam itu turun para malaikat dan Rµh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.

سَلٰمٌ هِىَ حَتّٰى مَطۡلَعِ الۡفَجۡرِ

Salaamun hiya hattaa mat la'il fajr


Salah seorang hamba Allah bertanya pada saya,dan pertanyaannya begini,: " Ustadz. Apakah Lailatul Qodar itu turun setiap bulan Ramadan pada masa sekarang ini?"

Lantas saya jawab :" Iya jika merujuk pada penafsiran saya pada apa yang difirmankan Allah SWT pada ayat di atas ini,iya jelas turunnya LAILATUL QODAR itu sudah turun tapi hanya pada zaman Rasulullah menerima wahyu "Al-Qur'an" pada setiap bulan Ramadan selama 23 tahun lamanya. Tapi menurut saya ,iya tak akan mungkin lagi karena AL-Qur'an telah diturunkan secara lengkap sebagai pedoman bagi manusia di bumi Allah( QS: AL- Baqorah, ayat 185) SWT Walaupun berbagai pendapat ulama mengatakan bahwa Lailatul Qodar itu turun sampai sekarang adalah hanya merupakan IMAGE yang harus dijunjung tinggi dan disambut dengan baik oleh kaum Muslimin sedunia. Maka dianjurkan untuk itikaf di masjid mulai dari salat Isya, tarawih, witir, sampai menjelang fajar harus itikaf dengan menunaikan ibadah-badah seperti salat sunah tahjud, salat sunah tasbih, baca qur'an, berzikir, dll sebagainya untuk mendapatkan pahala seribu bulan lamanya. Mana tahu Allah SWT akan memberikan anugerah kepada hamba-hamba-Nya mendapatkan pahala yang besar pada malam Lailatul Qodar. Hal ini tak seorang pun umat Islam di dunia ini tahu tentang turunnya Lailatul Qodar, apakah pada malam genap, atau ganjil 10 malam menjelang akhir Ramadan dan hanya Allah SWT yang lebih tahu."

Demikian yang dapat disampaikan sebagai pencerahan tentang apa itu, Islam. Bila ada kelebihan dan kekurangan kepada Allah saya minta maaf karena saya juga seorang hamba Allah yang sangat terbatas pengetahuannya dalam penafsiran ayat-ayat Allah.

Wassalam,
Medan,12-05-2022.

Rabu, 01 Desember 2021

Cermin - HUJAN DI MALAM MAULID NABI MUHAMMAD SAW Penulis : Suneni


   Malam itu malam Minggu, di desaku ada acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Rinai turun marawis belum ditabuh dan anak-anak tampil membawakan surat-surat pendek sebelum Kiai ceramah di pengajian. Akhirnya hujan turun dengan lebatnya petir menggelegar. Acara Maulid Nabi sempat terhenti. Ada seorang anak di depan pintu rumah bernama Hamdan berkata: "Bu, ayuk nonton pengajian!" Hamdan merengek memaksa ibunya. "Nanti Nak, nunggu hujan reda dulu" kata ibunya.

Tujuh menit kemudian, hujan reda. Hamdan menarik tangan Ibunya untuk segera menonton pengajian. Sesampainya di sana, marawis hendak ditabuh. Orang-orang berduyun-duyun datang ke masjid menyaksikan acara Maulid Nabi Muhammad SAW, pun melihat anaknya tampil mengisi acara maulidan. Marawis terhenti, puncak acara yang ditunggu tiba. Kiai menyampaikan ceramahnya. "Wahai, para jamaah yang berbahagia? Mengenang lahirnya sejarah nabi adalah kontemplasi bagi kita sebagai umat di tengah kehidupan yang kita jalani untuk suri teladan, sopan kepada sesama apalagi kepada orang tua yang melahirkan kita. Bagaimana suka dukanya nabi ditempa ujian sepeninggal kedua orang tuanya dari kecil hidup dengan pamannya."

Lalu acara pengajian selesai, jamaah bubar dengan tertib ke rumah masing-masing. Si Hamdan kecil memeluk ibunya sesampai di rumah. Tiba-tiba air matanya mengalir dan berkata: "Bu, maafkan Hamdan ya, Bu?" Sahut Hamdan pada Ibunya. "Iya, Hamdan anak Ibu yang ganteng. Lain kali jangan nakal ya?! Gak boleh memukul-mukul tangan Ibu kalau hendak bepergian." Nasehat Ibu Hamdan pada anaknya. "Tadi Hamdan menyimak ya, ceramah kiai di masjid?" Ibu Hamdan bertanya sambil melihat respon anaknya. Tak terasa air mata Ibu Hamdan menetes menatap anaknya mendapat hidayah dari pengajian kiai maulid di masjid. Hamdan kecil tertidur pulas. Ibunya mendekap tubuh Hamdan penuh kasih sayang, hingga mereka tertidur bersamaan menuju hari esok yang gemilang.

*****TAMAT*****

Cermin –
HUJAN DI MALAM MAULID NABI MUHAMMAD SAW
Penulis : Suneni
Indramayu, 31 Oktober 2021

SUNENI

Cerpen- MAMAK MAMAK ZAMAN CANGGIH Penulis : Airi Cha


   Mendadak datanglah kawan awak si pelit itu sore-sore. Entah apalah maksud dan tujuannya, udah deg deg duer jantung awak sebenarnya.

"Gak kemana-mana ko, kan?"

Mulailah dikeluarkannya kuda-kuda.

"Gak, Bang. Males awak," sahutku mulai meraba-raba maksudnya.

"Ayoklah, dari pada ko di rumah gak sehat kurang gerak gitu," bujuknya mulai ngeluari jurus andalan.

"Abang ajalah sendiri."

"Cepatlah. Pokoknya beres nantik. Nah dp buat isi bensinmu," disodorkannya uang dua puluh ribu. Tumben-tumbenan orang bedangkik ini mendadak royal. Biasanya, dakinya pon jangan dimintak. Cepat-cepatlah awak masukkan uang itu ke kantong, karena masih penuh isi tangki Baday.

"Kemana kita, Bang?"

Purak-purak semangat empat limalah awak tanyanya.

"Jalan aja, nantik kutunjuk arahnya," jawabnya sok pakek rahasia segala.

Awak idupkanlah langsung Baday. Jalan lurus, belok kanan, belok kiri. Pokoknya apa intruksi dia awak lakukan. Eh rupanya dibawaknya ke tanah lapang desa. Bukannya dibilang dari tadi kalok mau ke situ. Jadi awak bisa jalan pintas gak muter-muter kejauhan jadi boros bensin. Memang dasarlah kawan yang satu ini.

"Eh, kok rame kalilah hari ini, Bang?"

Awak keheranan banyak kali tak tengok orang berkerumun di pinggir jalan. Udah kayak semut mabok. Pada hal gak ada gula atau madu yang kececer. Pun gaknya ada orang main bola di tengah lapangan, bukan jadwalnya pulak hari ini.

"Gak usah tanyak-tanyak. Ko gas aja biar cepat sampai di kerumunan," katanya kek udah gak sabaran. Tambah penasaranlah awak. Apa lagi dengar suara musik kayak di bar-bar gitu, bikin mancing semangat buat joget.

Setelah parkir, awak ikutilah kawan nyibak kerumunan orang biar bisa dapat posisi paling depan.

"Eh, ah, eh, ah. Tarik!"

Kek gitulah awak dengar suara intruksi dari seorang perempuan. Manja dan menggoda pulak suaranya. Pon awak baru sadar yang nonton semua cap lonceng alias kaum adam, bisa lakik orang, bisa jugak anak lajang orang. Gak nampak yang sejenis awak. Keknya cuma awak sendiri penonton yang beda jenis kelamin.

Eh ternyata setelah awak bisa liat paling depan. Mamak-mamak lagi senam rupanyanya. Goyang pinggul, goyang pantat sama goyang tetek, mentel pulak lagi gayanya kek abegeh kecentilan ketemu jantan. Pantesan ajalah yang nonton rombongan genta semua cap belalai gajah. Itu mamak-mamak pada pakek baju ketat semua. Memang gak ada lah sejarahnya baju senam longgar kayak gamis. Awak pun tau itu, tapi jangan pulak kek lejing gitu. Sampek nampak semua liku dan biku badan, dari lapisan lemak sampek lapisan tonjolan.

Yang jadi masalah sama Awak, mereka semua pakek kerudung bukan topi. Kalok orang macam awak gak papalah, lah ini mereka kan katanya syari. Sangkin ketatnya baju ma celana, sempak daleman pon sampek betepak berbentuk segitiga pengaman. Ada jugak segi tiga sama sisi, mungkin juga satu dua ada yang pakai bujur.sangkar. Ada pulak yang awak liat kek molor gitu sempaknya. Kenapa bisa awak bilang kek gitu? Soalnya kelihatan nyelip CDnya.

Terus mereka bikin gerakan senam pantatnya ditunging-tunggingi ke belakang. Dada dimaju-majuin ke depan. Moncong teriak-teriak pake suara manja desisi-desis kek uler kelolotan linggis. Kalok awaklah lakiknya, pas nungging gitu langsung tak tunjang pantatnya biar nyungkur sekalian. Untung bukan awak lakinya, pun awak gak berhak pulak nyampuri hobby mereka. Kan ada pulak lakik yang kasih izin dan senang liat biniknya jadi pusat perhatian orang. Dipuja-puji dibilang bohay dan hot bangga dia.

"Uh akh, uh, akh, yeee!"

Mana ada zaman dulu senam kek gitu. Adanya orang dalam kaset nyuruh awak ngitung detak nadi, tarik napas-embuskan, lakukan sampek tiga kali terus gerak kaki-tangan, samping kanan-kiri, geleng-geleng selesai.

Pantesanlah pasukan kesatria baja hitam rela berdiri berjam-jam melototi tontonan gratis, dan keknya pun mamak-mamak itu senang bukan kepalang. Sampek dalam ati awak berpikir, udah pada masak belum mamak-mamak ini? Mana udah sore, jamnya lakik pulang kerja, dan lapar. Udah waktunya jugak anak dimandiin. Ini kok malah auh akh uh bikin pertunjukan gratis.

Apa gak ada lagi tempat tertutup buat senam, biar gak menggoda iman begini? Pantesanlah sempat beberapa waktu lampau ada video viral lakik marah udah sore istri belum masak. Jadi kepingin pulak awak kabari lakiknya di mana posisi biniknya sekarang, tapi masalahnya awak gak tau pulak mereka binik siapa.

Dari pada Awak yang malu lama-lama di situ, tanpa ba bi bu awak jewer kawan sambil geret dia supaya pulang. Spontanlah semua mata tertuju ke kami. Mampos situlah pikir awak. Namanya jugak nyelamati kawan dari godaan dunia. Perkara dia marah nantiklah kerahannya.

"Eh, gilak ko! Malu aku, di kira orang ko binikku," protesnya berbisik sambil ngusap kuping yang merah.

Dipikirnya mau kalilah awak jadi biniknya. Ora sudih. Udahlah pelit mata mesum lagi.

"Pulang gak ko, Bang! Kalok gak pulang siaplah nantik kubikin," ancam awaklah purak-purak jadi biniknya. Langsunglah banyak mata melototi kami.

"Bang, pulanglah. Gawat kalok binik udah ngancem kek gitu. Gak selamat Abang nantik tidur malam," celetuk seorang penonton.

Dengan mukak kesal, terpaksalah si kawan ngikuti awak di belakang. Sementara Awak mau ketawa takut dosa, gak ketawa udah sakit perut. Mana sesak kencing lagi.

"Rasain ko, Bang. Gantian awak kerjain ko kali ini," kata Awak terkekeh jahat.

*****TAMAT*****

Cerpen-
MAMAK MAMAK ZAMAN CANGGIH
Penulis : Airi Cha
Pengojek Hati
1447.231121



Rabu, 27 Oktober 2021

Cermin - MAR DAN ILHAM Penulis : Yuni Tri Wahyu


   Perempuan itu berjalan sesuka hati, tidak menengok kanan kiri. Senyumnya diiringi liur yang terus bersambung hingga menyentuh tanah. Orang menyebutnya "gila". Tidak!. ia waras hanya mengalami keterbelakangan mental.

Ayahnya seorang pembuat bilik dari bambu, ibunya bekerja sebagai buruh cuci di rumah gedongan. Ia mempunyai seorang kakak laki-laki, dua adik, perempuan dan laki-laki. Mereka tumbuh normal.

Kakaknya sudah berkeluarga dengan empat anak. Adik perempuan pun sudah berkeluarga dengan satu anak. Sementara adik laki-laki belum berumah tangga karena masih ingin leluasa membantu keuangan orang tua.

Suatu hari rumah dalam keadaan sepi, ibunya sudah berangkat bekerja, ayahnya sibuk membuat bilik di belakang rumah. Kebetulan ayahnya memanggil tukang service untuk mereparasi televisi. Tidak ada pikiran apapun karena tukang service itu adalah tetangganya. Perempuan terbelakang mental itu ( sebut saja, Mar ) mendekati tukang service, melihat dengan wajah lugunya. Ia berdiri di samping tukang service. Mungkin karena lelah ia duduk.

Inilah awal dari kesalahan itu. Mar duduk sesukanya, ternyata roknya tersingkap dan astagfirullahhalazim ia tidak memakai celana dalam, dan terlihatlah kemaluannya oleh tukang service. Entah setan apa yang merasuki hati hingga dia mampu berbuat tak senonoh, padahal dia punya istri. Dan Mar yang tak mengerti tidak bisa melawan sama sekali.

Beberapa bulan berlalu, ibu Mar mulai bertanya-tanya kenapa Mar tidak datang bulan dan bentuk tubuhnya berubah. Dihampiri Mar, dengan bahasa isyarat Mar bercerita tentang kejadian itu dan menuntun ibunya ke rumah tukang service. Semula dia tidak mengaku. Tapi Mar terus menunjuk dia hingga akhirnya mengakui juga.

Sembilan bulan berlalu, Mar pergi ke kamar mandi, tiba-tiba ia berteriak

"Emaaaakkk". Ibunya menghampiri, kepala bayi sudah nongol, segera menyuruh adik laki-laki Mar untuk memanggil paraji ( dukun beranak ). Alhamdulillah bayi laki-laki lahir dengan selamat dan tak kurang suatu apa. Di beri nama Ilham. ( saat kelahiran, ayah Mar sudah meninggal).

Ilham kecil adalah kebahagiaan buat ibunya Mar, diakuinya sebagai anak bukan cucu. Bapak biologis Ilham tak pernah memberi perhatian maka oleh ibu disebutlah Ilham sebagai anak yatim.

Kini Ilham sudah besar dan sudah duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama ( SMP ) dan ibunya Mar sudah meninggal dunia. Adik Mar laki-laki yang menjadi orang tua Mar dan Ilham.

Bagaimana orang menyebut Mar gila?, bukankah laki-laki tukang service itu yang GILA?.

Ilham lekas besar nak, jaga dan lindungi Mar sebaik-baiknya, ia ibu kandungmu.
 *****TAMAT*****
Cermin -
MAR DAN ILHAM 
Penulis : Yuni Tri Wahyu
Tangerang, 15 Oktober 2021

YUNI TRI WAHYU




Cermin - KISAH CINTAKU Penulis : Merawati May


   Tuhan mempertemukan kita dalam satu titik yang dinamakan dumai,
Namum aku yakin dalam sebuah perjalanan kisah itu tertulis karena satu alasan
Entahlah, itu yang selalu ada dalam perjalananku.
Waktu berlalu dengan begitu cepat
Kisah selalu tertulis dalam sebuah kitab yang dinamakan cerita
Kadang hati selalu bertanya?
Apakah ini kisah yang sempurna?
Atau hanya sebatas majas dalam puisi saja?
Waktu adalah jarak yang terbentang luas dan terpisah oleh pulau.
Namun waktu selalu berjalan dengan lamban di saat hati mulai gundah
Waktu akan berjalan dengan cepat saat hati mulai merasuk bahagia.
Alkisah mulai diciptakan dalam satu rasa
Kadang rindu, kadang sedih dan bahagia
Namun dibalik semua itu selalu tersimpan tawa bahagia dan amarah yang entah apa alasannya.
Di sini kuhanya menunggu waktu
Entah kapan waktu itu akan tiba untuk berjumpa
Sedangkan dirimu di sana berpacu dengan waktu untuk menghujudkan mimpi
Dengan harapan menciptakan sebuah bahagia dalam sejarah perjalan panjang untuk kita.
Tuhan...
Masih adakah waktu untukku?
Untuk bersama merangkai indahnya mimpi
Atau akan selalu terpisah karena waktu dan jarak dalam sebuah perjuangan atas nama cinta.
Tuhan...
Izinkan mimpi dan harapan terhujud selalu dalam doa
Karena kuberharap dalam pinta berjumpa dengan sebuah pelukkan hangat di antara ikatan sakral-Mu.
*****TAMAT*****

Cermin-
KISAH CINTAKU
Penulis : Merawati May
Bengkulu, 2019
MERAWATI MAY


Kamis, 21 Oktober 2021

Cermin - PERAMPOK DAN JANDA Penulis : Merawati May


   Di sebuah dusun ada seorang janda yang kaya raya, belum memiliki anak, penampilannya selalu seksi dan terlihat menggairahkan. Informasi tersebut terdengar oleh seorang pemuda yang terkenal dengan gelar Sang Perampok Sejati.

Suatu hari, pemuda tersebut berniat untuk merampok rumah janda tersebut. Ketika ia berhasil memasuki rumah janda tersebut, ia kaget bukan kepalang. Ketika itu ia melihat janda tersebut tidur tanpa busana sehelai pun. Melihat kondisi tersebut, maka pemuda tersebut memiliki niat lain selain merampok isi rumah si janda.

Dengan perlahan ia menyelinap dari bawah tempat tidur si janda, tapi yang terjadi sebuah gelas yang ada di dekat tempat tidur itu tersenggol dan jatuh. Spontan si janda terbangun, dan pemuda itu pun langsung menodongkan golok ke leher dan mengancam janda tersebut.

Pemuda: “Jangan teriak, pilih NYAWA atau NYAMAN?” (Dengan nada menggertak).

Si janda: (Ketakutan, menjawab dengan lemas) “NYAMAN aja deh mas!”

Setelah ia berhasil memuaskan dirinya, pemuda itu pun segera keluar. Dan ketika ia mengenakan pakaiannya, melihat kondisi pemuda yang sedang lengah itu si janda langsung mengambil golok yang berada tepat di sebelahnya dan langsung menodong serta mengancam si pemuda tersebut dengan nada menggertak.

Si janda: “Mau PULANG, atau ULANG!”

*****TAMAT*****
Cermin -
PERAMPOK DAN JANDA
Penulis : Merawati May
Bengkulu, 2021

MERAWATI MAY


Sabtu, 16 Oktober 2021

Cermin – PUJON Penulis : Visty Oktaviaa


   Suatu pagi desa Nusa Ramai geger. Berawal sebuah teriakan wanita yang histeris. Aku yang baru selesai tadarus Alquran usai salat subuh, cepat-cepat melipat mukena.

"Nis, Nisa ..." Suara bang Jarwo terdengar dari teras, gegas aku berjalan keluar sembari memakai jilbab.

"Ada apa bang?"

"Itu ada ribut-ribut di rumah Mbak Rum, Abang mau ke sana. Kamu di rumah saja biar Abang yang cari tahu."

"Baik Bang."

Aku menutup pintu setelah bang Jarwo pergi. Menyapu, mencuci piring lalu memasak adalah rutinitas sehari-hari bahkan sebelum ibu meninggal. Aku empat bersaudara, anak pertama perempuan bernama Mustika Widia Sari, lalu bang Sujarno Widi Wibowo, bang Sujarwo Widi Harmoko dan aku Annisa Widia Wati. Yuk Tika sudah menikah dan ikut suaminya di Muara Dua, begitu pula dengan bang Jarno ikut istrinya di Alang Alang Lebar Palembang.

Aku dilahirkan di dusun kecil Nusa Ramai. Dusun yang asri dengan hasil padi nan melimpah. Ayah meninggal karena sakit saat bang Jarwo hendak lulus SMA. Itulah yang membuat bang Jarwo bekerja demi menghidupi aku dan ibu.

Yuk Tika hanya sesekali berkirim kabar, maklum di tempatnya sulit mendapatkan sinyal. Muara Dua itu pun pelosoknya, bukit-bukit nan hijau tanaman kopi. Entahlah aku belum pernah ke sana, hanya mendengar Ayuk yang bercerita. Hidup pun sederhana, sang suami bukanlah orang kaya tapi rajin bekerja.

Bang Jarno mungkin lebih beruntung, istrinya ialah anak orang kaya. Pemilik toko sembako yang lumayan besar, jadilah bang Jarno yang menjalankan bisnis toko itu. Tapi Abangku itu juga jarang berkabar, sibuk itu yang menjadi alasan. Entah, seolah lupa pada kami yang hidup di dusun.

Bang Jarwo satu-satunya yang peduli dengan pendidikanku. Aku baru kelas 2 SMP ketika ayah dipanggil Allah. Bekerja serabutan, kadang ya nyangkul atau nyemprot atau apapun yang orang suruh. Kami hidup apa yang ada cukup untuk hari ini entah esok. Dulu kami punya beberapa petak sawah. Tapi habis dijual untuk pengobatan ayah. Tapi kami anak-anaknya ikhlas, jadi tinggal tempat di mana rumah tegak itulah tanah yang kami punya.

"Hei Nisaaaaa ... Nih anak dipanggil-panggil kok diem aja, kesambet Lo?"

"Astagfirullahaladzim," Aku tersentak sambil mengelus dada. Bayangan masa lalu membuat kuping tak mendengar panggilan bang Jarwo.

"He he he ... Maaf Bang, Nisa melamun. Lama amat Abang di rumah Mbak Rum, emang ada apa?"

"Itu Nis, kamu tahu kan Mbak Rumaniyah lagi hamil?"

"Tahu Bang."

"Wetenge kempes, bayine ilang. (Perutnya kempes, bayinya hilang)." Bang Jarwo berbisik

"Apaaaaa!!!" Spontan aku berteriak sambil menutup mulut.

"Ssttttt!, Cangkemmu (Ssttttt! Mulutmu)" Bang Jarwo meletakkan telunjuknya di bibir.

"Kok bisa Bang?"

"Yo isolah, tuh buktinya."

"Gimana ceritanya?"

"Jadi gini ..."

*****

   POV Rumaniyah

"Kulo nuwun, Nduk ... Nduk Rum ..."

Aku tertegun, ya ini hampir magrib waktu surup orang bilang. Pamali bagiku yang sedang hamil untuk berada di luar rumah. Dan siapa orang yang memanggil itu? Suaranya seperti kenal ... Firasat tidak enak muncul di benak. Apalagi bang Juki belum pulang dari menjemput Emak. Perutku yang mulai mulas seperti hendak melahirkan membuat bang Juki menjemput Emak supaya bisa menemani kalau sudah waktunya.

"Sinten nggih?" Tanyaku sebelum membuka pintu.

"Aku Nduk, Mbah Yem."

Kening berkerut, Mbah Yem?

Bukannya beliau istri Mbah Surip yang katanya "orang pintar" itu?

"Onten nopo Mbah kok surup-surup mriki?(Ada apa Mbah kok surup-surup ke sini?)"

"Mbok dibukakne lawange to Nduk, Iki lho Mbah betakne pisang mateng. Mumpung urong kendalon menowo sampeyan pengen pisang goreng utowo ngolak. (Tolong pintunya dibuka to Nduk, ini lho Mbah bawakan pisang matang. Mumpung belum terlalu matang siapa tahu kamu ingin pisang goreng atau kolak."

"Owalah, nggih Mbah ..." Pintu kubuka sembari tersenyum. Tanganku terulur menerima pisang yang diberikan Mbah Yem.

Tangan keriput Mbah Yem ganti mengelus perutku. Sontak perasaanku was-was.

"Pun wayah e nggeh Nduk?"

"Emmm ... Nggih Mbah."

"Ya wes, Mbah wasul Nduk, didahar pisang e."

"Injih Mbah, matur nuwun."

Huffff aku bernapas lega melihat tubuh renta itu berjalan menjauh.

Suara deru motor mengalihkan perhatian dari pisang sesisir yang kupegang. Bang Juki datang membonceng emak, di depannya tas hitam lusuh milih emak bertengger.

"Assalamualaikum , Nduk." Emak mengulas senyum, tangannya terulur untuk salim.

"Waalaikumussalam Mak," kusambut tangannya dengan ciuman di punggung.

"Surup-surup kok nek jobo lho Rum"(Surup-surup kok di luar lho Rum?)" Tanya bang Juki, tangannya menenteng tas Emak.

"Iya Bang, Mbah Yem barusan ngasih pisang. Nih ..." Tanganku mengangkat pisang yang menguning dan gemuk-gemuk.

"Mbah Yem?" Kening bang Juki berkerut.

"Sudah ... Sudah ... Azan Maghrib tuh, ayo masuk dulu." Ibu menengahi percakapan kami.

Kami pun masuk tak lupa mengunci pintu. Usai salat Magrib, kami makan malam sambil bercengkerama. Lalu ibu pamit untuk menunaikan salat Isya dan langsung beristirahat.

Begitu juga aku dan bang Juki, sebelum tidur kucomot pisang sebiji pemberian Mbah Yem. Lumayan, buat cuci mulut sebelum gosok gigi.

Allahu Akbar Allahu Akbar!!!

Allahu Akbar Allahu Akbar!!!

Azan subuh berkumandang, kepalaku terasa sedikit pusing, badanku sakit, lelah seperti habis dari melakukan pekerjaan berat. Kupejamkan mata, sebentar lagi saja ah. Setelah merasa lebih baik, aku duduk pelan turun dari ranjang, maklum hamil tua.

Tunggu

Seperti ada yang salah

Ya, ada yang kurang

Perutku kok gak gendut?

"Abaaaaang ..." Aku berteriak histeris

POV Author

"Oeeek oeeekk ..."

"Alhamdulillah, selamat ya Bu, anaknya perempuan." Bidan Naya mengucapkan selamat pada pasiennya.

"Alhamdulillah ..." Ucap wanita yang berbaring lemah mengukir senyum.

Setelah beberapa jam menunggu akhirnya bayi mungil itu lahir sehat. Penantian tujuh tahun kini telah terbayar.

Meski ada hal mengganjal di hati bidan Naya, bagaimana mungkin bahkan sebulan yang lalu pasutri itu datang untuk USG dan rahim itu kosong, sungguh-sungguh kosong.
*****TAMAT*****

Cerita di atas hanya fiksi ya, itu yang menjadi alasan kenapa disarankan untuk ibu-ibu yang sedang hamil untuk tidak jujur dengan umur kandungannya. Semisal hamil empat bulan katakanlah tiga atau lima bulan.



Cermin (Cerita Mini) –
PUJON
Penulis : Visty Oktaviaa

VISTY OKTAVIAA



Cerpen - JANGAN HINA IBUKU Penulis : Visty Oktaviaa


   "Niaaa, Nia!!" Suara menggelegar Edi mengusik pagi. Jam baru menunjukkan pukul setengah tujuh, tapi rumah megah itu sudah riuh.

"Iya Mas, ada apa?" Nia datang tergopoh-gopoh menyahut seruan Edi.

"Ada apa matamu pic*k!! Kamu gak liat rumah berantakan seperti ini?"

"Maaf Mas, adik lagi memasak. Jadi belum bisa beberes rumah. Hari ini Lisa masuk sekolah, jadi Nia siapkan sarapan sekaligus bekalnya."

"Halaaah, alasan!! Percuma aku bikin rumah mewah kalo berserakan sampah. Percuma juga punya istri, udah melarat lambat lagi."

"Maaf Mas ..."

"Maaf maaf ... Emang selesai dengan kata maaf? Bisa bersih sendiri ruangan ini hah?" Bentak Edi sembari menarik rambut Nia.

"Auuuu ... Sakit Mas ... Aduuuhh ...." Spontan Nia berteriak kesakitan, tangannya memegang rambut agar tidak tercerabut.

Bukannya kasihan dengan sang istri, Edi malah menendang bokong Nia sehingga membuatnya terjerembab. Nia mengaduh, diam tengkurap tanpa ingin melawan. Hujan jatuh di pipinya, bibir rapat menahan isak.

Melihat itu Edi tertawa-tawa, bau alkohol menguar menyesakkan dada, berlalu begitu saja memasuki kamar utama.

Ya, Edi yang semalam tidak pulang ternyata mabuk-mabukan di lapo tuak bli Kadek hingga pagi. Edi adalah anak pak Heru, retenir yang sukses mengembangbiakkan duit. Pak Heru sudah meninggal setahun yang lalu, seluruh warisan jatuh ke anak tunggal, Edi. Akibat pola asuh yang salah, Edi tumbuh menjadi pribadi yang pemalas, egois dan tidak beradab. Ibunya yang sudah tua pun kadang tak luput dari sasaran kemarahannya.

Sedang Nia adalah gadis ayu nan santun. Kemiskinan mengajarkan syukur di setiap kenikmatan. Dia tidak pernah mengeluh dan mampu berusaha sendiri untuk meraih apa yang diinginkan. Ayah dan ibunya meninggal karena kecelakaan semenjak ia kecil, dua orang kakak hidup di perantauan. Sedangkan Nia kecil diasuh nenek. Kakaknya hanya pulang ketika menikahkan Nia dengan Edi, hadir sebagai wali kemudian langsung pergi.

*****

   Ya Allah, Astagfirullah ...

Nia menjerit dalam hati, dosa apa yang membuatnya menjalani kehidupan seperti ini. Edi yang dulu romantis begitu manis merayu sang gadis. Kini setelah menjadi istri bukannya posisi ratu tapi babu yang diberikan.

Rumah dua lantai dengan lima buah kamar tidur dan tiga kamar mandi, ruang tamu dan ruang keluarga nan luas, serta perabot mewah harus dijaga kebersihannya. Lemari, kulkas, dapur, debu harus kabur darinya. Belum lagi ibu mertua yang semena-mena persis anaknya dan buah hati yang nurun bapaknya. Sungguh, cobaan yang luar biasa.

*****

   Ia bangkit, bukan sekali dua kali ia sakit. Disekanya netra, merapikan rambut lalu berjalan menuju kamar sang anak.

"Lis, Lisa sayang. Bangun nak nanti terlambat." Digoyangkan pelan tubuh mungil itu. Ia baru berusia lima tahun, sekolah TK nol kecil.

Nia menghela napas, gegas masuk ke kamar mandi. Menyalakan shower air, mengatur suhu panas. Setelah dirasa cukup, ia matikan shower. Dibuatnya susu hangat terlebih dahulu, lalu pelan-pelan dibuka baju Lisa. Dengan mata terpejam bibir Lisa menyedot dot, sedang ibunya menggendong dan memasukkan di bak mandi. Dengan telaten dibersihkan tubuh Lisa.

Selalu seperti itu jika sang anak akan mandi.

*****

   Tepat jam tujuh Lisa sudah siap berangkat ke sekolah. Ia akan dijemput oleh Bu Ani, gurunya yang tinggal di sebelah rumah. Bu Ani sukarela membersamai pulang pergi Lisa sekolah karena kasihan jika harus Nia yang melakukan. Mengingat Edi tak suka jika rumah belum bersih kinclong saat ia bangun.

*****

   Nia menatap kepergian anaknya ke sekolah, ia merasa begitu lelah, enam tahun memendam amarah. Sejak menikah hidupnya pilu,a Ia ingin istirahat sejenak.

*****

   "Njing eh njing, bangun!!" Lasmi menggoyangkan tubuh menantunya dengan ujung kaki. Di usia yang memasuki lima puluh delapan tahun, gurat kesombongan mengukir raut kerasnya. Baginya, Nia tak lebih dari seekor anjing yang harus menuruti perintah majikan.

"Ehhmmmm ..." Nia menggeliat sembari mengerjapkan mata.

"Ada apa Bu?"

"Bangun anj***g!!! Kamu gak liat matahari sudah di mana. Jam segini sudah molor, nih bajuku dicuci yang bersih. Pakai tangan ya, dengar? Pakai tangan." Bu Lasmi menekan dan mengulang perkataannya.

Nia melirik jam di dinding, sudah jam delapan rupanya. Lumayan juga tidurnya.

"Baik Bu." Nia beranjak sambil menerima uluran baju dari mertuanya.

*****

   Usai merendam baju Bu Lasmi dengan Molt* Nia lanjut beberes rumah sebelum suaminya bangun. Sepuluh menit lagi baru dikeringkan pakai mesin cuci. Saat ia menyapu garasi, didengarnya ibu mertua bercerita dengan tetangga. Ia menajamkan pendengaran.

"Saya itu heran sama si Nia, pagi-pagi sudah tidur. Apa gak diurusnya dulu anaknya sekolah, masa harus saya yang memandikan serta menyiapkan kebutuhan Lisa. Belum lagi masak untuk sarapan Edi, capek badan tua ini. Punya menantu malas kok begitu."

"Masa sih Bu? Setahu saya Nia anak yang rajin tuh" sahut Bu Endang

"Iya, wong kita-kita juga tahu seperti apa dulu gadisnya Nia. Gak neko-neko dan sangat santun. Andai saya punya anak lelaki sudah kujadikan menantu si Nia." Suara Bu Ita menimpali.

"Ah ibu-ibu ini ditipu sama casingnya Nia, aslinya sungguh hemmm ..." tukas Bu Lasmi sambil memonyongkan bibirnya.

"Eh, tahu gak ibu-ibu ini. Dulu ibunya si Nia kan pela**r, dan yang menghamili itu bukan suaminya. Entah siapa bapak aslinya. Dih, menjijikkan, mending kalo cantik, udah jelek, miskin, nyebarin penyakit lagi. Edi aja yang ngeyel, padahal saya tidak setuju punya besan pelac*r meski sudah koit." Bu Lasmi melanjutkan omongan pedasnya.

Nia yang menguping, menggenggam erat sapu. Gemuruh amarah memenuhi rongga dada, meledak tanpa bisa dicegah lagi. Ia ingat, dulu sebenarnya Bu Lasmi menyukai bapak, tapi bapak memilih ibu. Dari situ mungkin dendam bercokol, mulai dari tingkah semena-mena hingga fitnah disebar. Ia tak terima ibunya dihina.

"Cukup Bu ... Cukuuuuup. Aku terima segala perlakuan ibu juga anak ibu ke aku. Tapi aku tidak terima ibu menghina ibuku. Fitnah apalagi yang ibu tebar? Belum cukupkah ibu menghinaku? Menyakiti lahir dan batinku? Aku diam karena menghormati ibu. Jika seperti ini aku berhenti untuk jadi menantu dan babumu. Allah tidak tidur Bu, ingat umur. Jangan sampai ibu menyesal telah menghina dan memfitnah ibuku" teriak Nia sambil berkacak pinggang. Sapunya dibanting ke arah ibu mertua, mukanya merah padam tanda amarah menguasai.

Dihentakkan kaki, berlari memasuki rumah. Di kamar di lihatnya Edi pulas telentang. Segera disambarnya tas, dimasukkannya beberapa baju, dompet dan perangkat salat. Dipakainya sandal, berlalu di hadapan mertua yang menatap sinis.

Dulu demi Lisa ia bertahan, berharap keajaiban Tuhan. Anak semata wayang berubah haluan, tidak berwatak seperti bapaknya. Namun kini ia tak sanggup lagi, memilih pergi mencari damai. Diamnya dianggap lemah, santunnya dianggap pasrah, menurut dikira takut. Padahal Nia ingin berbakti pada suami, merawat mertua dan membahagiakan anak. Hanya itu keinginan di hati, keluarga kecil yang saling menyayangi. Selama ini Nia sendiri, saudara jauh kerabat jauh. Sesederhana itu pintanya di setiap doa. Mungkin Allah punya rencana, yang tak terduga di depan sana.


*****TAMAT*****

Cerpen –
JANGAN HINA IBUKU
Penulis : Visty Oktaviaa

VISTY OKTAVIAA


Senin, 11 Oktober 2021

Cerpen dan Puisi - DIALOG SENJA Penulis : S Pandi Wijaya


 
   "Son ... "

"Kamu ... " ujarku, setelah ada beberapa detik terdiam.

"Sepertinya kita telah menjadi asing yah ... "

"Sudah terlalu lama memang. "

Aku sekejap menatap wajah sesal itu.

"Terlalu lama ... !?" aku gamang.

"Hehhm maaf. Harusnya aku sadar, mungkin semuanya sudah lampau, sudah terlupakan. "

Senyum itu ...

Wajah perempuan itu tidak banyak berubah, hanya matanya yang kehilangan binarnya.

"Sepertinya bukan waktu yang tepat untuk jingga menghampiri senja. Bisa jadi hadirnya jingga hanya merusak heningnya senja. "

Binar di mata itu telah hilang.

"Atau malah sudah merusak juga nikmatnya rasa secangkir kopimu ... "

Mataku jatuh pada secangkir kopi di atas meja yang sempat sedikit tertumpah.
Malah sudah berkarat sebelum mengering.

"Maaf, sepertinya aku harus sadar diri. Jingga tidak semestinya selalu ada saat senja. Yah, seperti aku yang seharusnya tak ada lagi ... "

Akh, adalah aku selayak paku tak tercabut pada kayu. Serupa merapuhmu, aku pun sirna.

Akh, air matamu menghunjam jantungku ...

**********
Album Cerpen dan Puisi
DIALOG SENJA
Penulis : S Pandi Wijaya
SPW,
Pandeglang, 19052021
( Catatan Kelana Bodo )

S PANDI WIJAYA


Prosa - MENITI SEBUAH EKSTASE Penulis : Mohammad As'adi


   Tak terasa , hari terus bergulir. Waktu, aku terus berusaha memiliki waktu untuk diriku, kesepianku, kerinduanku . Ada kesadaran untuk mengenang sekaligus ingin melupakan. Tapi seperti angin yang tak pernah berhenti sekecil apapun semilirnya , ia , cinta itu selalu terasa menyentuh sekujur tubuhku dan acapkali menusuk pori-pori.Inilah derita paling dalam sampai mawar tak terasa wanginya, sampai jiwa kehilangan jiwanya.

Kesetiaanku mengunjungi ceruk jiwaku adalah kenestapaan . Dengan luka karena cinta kuseduh secawan air mata ,kulukisi sajak dengan kata bisu, merindu Engkau ,menangisi diriku yang tak pernah berani mengatakan : Aku menyintai Mu ya Raab

***

   Cinta adalah penderitaan dan wewangian, jangan pernah engkau mengatakannya. Sebab hanya jiwa yang mengerti kenapa betapa sakitnya ketika cinta tak lagi berhadapan –hadapan , karena hanya jiwalah yang mengerti betapa cahayanya menerangi sudut-sudut kegelapan paling tersembunyi sekalipun dan hanya jiwalah yang mampu memahami bahwa cinta adalah hidup dan hidup hanyalah sebuah jalan menuju keabadian : dengan cinta kita merendanya, seserpih demi seserpih harapan untuk meraih hakekat cinta termegah yang bersemayam hanya dalam jiwa yang menaungi semesta, karena Ia lah cinta yang sebenarnya, tak pernah tidur dan tak pernah mati.

***

Prosa –
MENITI SEBUAH EKSTASE
(Prosa untukmu)
Penulis : Mohammad As'adi
Temanggung 31012021




Catatan Mohammad As'adi

Hai perempuan bermata binar dengan senyum rembulan.Kaukah itu ?--lagi2 huruf R yg melintas..hhhhhhh

MOHAMMAD AS'ADI

Jumat, 08 Oktober 2021

Cermin - KISAH CINTA YANG TERTUNDA Penulis : Merawati May


   Pagi ini sinar matahari begitu indah di pucuk cemara, kuramukan secangkir kopi penuh cinta sebagai penghangat perut dan pelepas dahaga dengan sepotong roti bertaburkan mesis penuh doa.

Kuseruputi kopiku dengan nikmat, dunia terasa begitu indah
Alam begitu bersahabat dan angin pun terasa sepoi-sepoi mengelitik kulitku
Ku pandangi wajah serambi sampingku dengan hikmat untuk mengigat memory kisah cinta kita yang tertunda lewat dinding maya.

Tak terasa waktu terus bergulir, sudah sampai waktunya aku melangkah untuk merangkai recehku di ujung jalan itu
Dengan gontai kuselusuri jalan trotoal penuh kenang saat bersamamu
Sambil tersenyum lebar kulemparkan kepada setiap pengguna jalan sebagai salam hangat dari bibir ranumku.

Lalu langkahku terhenti pada satu titik
Sambil memandangi seluruh kondisi sisi jalan hatiku bergumam, di mana dia yang biasa aku sapa lewat maya?
Tak terlihat sedikit pun bayangannya
Apa lagi suara indahnya menyapaku lewat angin.
Semua terasa hilang dan sunyi kembali.

Dan, sampai waktunya untuk tidak mencari lagi
Kututup rapat-rapat hati dan pikiranku tentangnya
Kubuang semua kenang lewat maya sapa untuknya
Namun apa hendak di kata kisah yang tertunda kembali di buka atas goresan maya lewat sebait doa.

Dalam tanya aku selalu mencari sebuah jawaban yang tertulis
Namun semua hanya bisu dalam keterpurukan dan sandiwara maya.

*****

Cermin
KISAH CINTA YANG TERTUNDA
Penulis : Merawati May

Bengkulu, 2021

MERA WATI SE
(MERAWATI MAY)