Selasa, 22 Mei 2012
HARI - HARI YANG HILANG
Aku menangis,
meratapi hari hari yang hilang,
biarpun
sudah kucoba punguti lalai,
masih saja berceceran tiang waktu,
tak mungkin kususun serapi dulu,
itu pula sesalku,
mengapa kudiamkan tantangan,
padahal semua orang melakukan,
kenapa kubiarkan godaan,
padahal semua orang menikmatinya...
sekarang aku menangis,
meratapi senjaku pergi,
sedang bekalku sedikit sekali,
apa aku berani tinggalkan dunia ini,
dengan bekal cuma seperti saat ini,
sungguh aku menangis,
kehabisan waktu sia sia,
sekarang aku cuma berharap,
Penguasa Waktu masih bermurah hati,
memberiku bonus atau kemurahan hati,
agar nafas ini masih berdegub,
supaya bisa kubayar hutang duniawi,
merajut bekal didunia hakiki..
bantulah aku ya Penguasa Hati,
agar ratapanku tak hilang pupus arti,
agar air mata jadi sungai,
berlayarlah aku kenegri impian.....
-----oleh Drs Mustahari Sembiring.---------------------------------
------Pondok Bambu Batas, Jkt Timur. Minggu. 20 Mei 2012.-----
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar