
Terima kasih,
telah menyingkirkan kesendirianku di dunia maya ini,
kusimpan serat jiwa yang kau goreskan dipustaka hidupku
Agar tetap dapat kueja jika kesendirian itu menghampiriku lagi...
tapi sejujurnya...
seringkali kesendirian itu berujung pilu mengiris iris lembaran rasa
entah apapun nostalgianya...
seringkali pula kesendirian itu menikam ulu hidup
aku pun terkapar menikmatinya,
pada pilihan yang tak kupilih,
dalam kesendirianku....
---by Perlazank Menthaze.---
---Tanah rantau, 04.08.2012 . 13:02.--
Tidak ada komentar:
Posting Komentar